5 Fakta Menarik Final Piala Emas Sepanjang Sejarah

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Gelaran Piala Emas 2021 sudah memasuki babak final. Timnas AS dan Meksiko akan saling berhadapan pada final Piala Emas, Senin (2/8/2021) pagi WIB. The Yanks lolos setelah menang 1-0 atas Qatar pada semifinal. Sementara itu, El Tri menaklukkan Kanada dengan skor 2-1.

Kelolosan AS dan Meksiko menegaskan dominasi kedua tim tersebut di kawasan Amerika Utara dan Tengah. Khususnya, tentu saja di Piala Emas. Sejak format dan nama baru diberlakukan sejak 1991, hanya sekali gelar juara tak diraih kedua tim tersebut.

Di samping dominasi AS dan Meksiko, masih ada banyak catatan menarik yang tertoreh pada final Piala Emas sejak 1991. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik final Piala Emas sepanjang masa.

1. Baru 9 Tim yang Lolos ke Final Piala Emas

Jamaika jadi tim ke-9 yang lolos ke final Piala Emas saat menghadapi Meksiko pada edisi 2015.
zimbio.com

Gelaran Piala Emas sudah diikuti oleh 30 tim. Itu termasuk 7 tim yang berstatus undangan. Dari jumlah tersebut, baru 9 tim yang mampu lolos ke final Piala Emas. Mereka adalah Meksiko, AS, Jamaika, Brasil, Panama, Honduras, Kolombia, Kosta Rika, dan Kanada.

Dari 9 tim tersebut, AS paling sering lolos ke final. Final pada Piala Emas 2021 adalah yang ke-12 bagi The Yanks. Berikutnya ada Meksiko yang tahun ini menjalani final ke-9. Kedua tim itu tentu saja pernah juara. Selain mereka, tim-tim lain yang memenangi laga final sejak 1991 hanya Kanada pada 2000.

2. Hampir Selalu Ada AS atau Meksiko

Pertemuan AS dengan Meksiko pada final Piala Emas 2021 tidaklah mengejutkan. Sejak 1991, hampir selalu ada salah satu dari kedua tim itu pada laga final. Bahkan, termasuk tahun ini, final AS vs Meksiko telah terjadi sebanyak 7 kali dari 16 final. Pertemuan pertama mereka di final terjadi pada 1993.

Satu-satunya anomali terjadi pada Piala Emas 2000. Ketika itu, Kanada dan Kolombia yang bertarung pada partai final. Pada gelaran kali ini, Meksiko dan AS bahkan gagal lolos ke semifinal. Kedua tim tangguh di kawasan Concacaf itu sama-sama tersungkur pada perempat final.

3. Hanya 3 Kali Tak Selesai dalam 90 Menit

Dari 15 final Piala Emas terdahulu sejak 1991, hampir semuanya selesai dalam 90 menit. Hanya tiga kali laga final harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Dua laga bahkan harus ditentukan pemenangnya lewat drama adu penalti. Sisanya, 12 final selesai dalam 90 menit.

Satu final ditentukan oleh golden goal pada Piala Emas 2003 ketika Meksiko menang 1-0 Brasil. Golden goal dibuat Daniel Osorno pada menit ke-97. Adapun dua adu penalti dilakoni AS pada final Piala Emas 1991 dan 2005 menghadapi Honduras dan Panama. Dua laga itu berakhir 0-0 dalam 120 menit. The Yanks lantas memenangi dua final itu dengan kemenangan 4-3 dan 3-1 pada adu penalti.

4. Total 35 Gol dalam 15 Final Terdahulu

Jonathan dos Santos jadi pemain ke-30 yang mencetak gol di final Piala Emas.
bostonglobe.com

Sejak 1991, telah tercipta 35 gol dalam 15 laga final Piala Emas. Dari 35 gol itu, hanya 3 gol yang berasal dari eksekusi penalti dan satu gol bunuh diri. Satu-satunya gol bunuh diri dibuat Desmond Armstrong pada final Piala Emas 1993 ketika Meksiko menang 4-0 atas AS.

Meskipun lebih sering tampil di final, The Yanks ternyata bukanlah tim dengan koleksi gol terbanyak. Mereka hanya mengemas 9 gol. Itu terpaut jauh dari Meksiko yang mengemas 22 gol, termasuk gol bunuh diri Armstrong. Adapun Jamaika dan Kanada sama-sama mencetak 2 gol.

5. Prestasi Istimewa Andres Guardado

Andres Guardado mencetak gol ketiganya di final Piala Emas saat melawan Jamaika pada 2015
oregonlive.com

Dari 30 pemain yang pernah mencetak gol pada final Piala Emas, Andres Guardado punya prestasi istimewa. Gelandang timnas Meksiko tersebut adalah yang tersubur dengan koleksi 3 gol pada partai puncak. Uniknya, ketiga gol itu dibuat pada tiga final.

Guardado mencetak gol pertamanya pada final saat Meksiko kalah 1-2 dari AS pada partai puncak Piala Emas 2007. Empat tahun kemudian, dia kembali mencetak gol saat El Tri menang 4-2 atas The Yanks. Adapun gol ketiga dibuat pada final edisi 2015 kala El Tri menang 3-1 atas Jamaika.

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More