Final Piala Eropa 2016 jadi salah satu yang harus berlangsung hingga 120 menit.

5 Fakta Menarik Sejarah Final Piala Eropa

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Gelaran EURO 2020 akan segera berakhir. Senin (12/7/2021) dini hari WIB, partai final Piala Eropa akan digelar. Timnas Italia akan menghadapi timnas Inggris di Stadion Wembley. Begitu laga usai dan sang juara telah muncul, pentas empat tahunan itu pun berakhir.

Laga Italia vs Inggris di Stadion Wembley adalah final edisi ke-16 sepanjang sejarah Piala Eropa sejak 1960. Dalam 15 final sebelumnya, sudah tertoreh banyak catatan menarik. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik sejarah final Piala Eropa.

1. Jerman Tersering Tampil di Final Piala Eropa

Jerman vs Spanyol pada final Piala Eropa 2008.
zimbio.com

Gelaran EURO 2020 melahirkan finalis baru. Untuk kali pertama, timnas Inggris akan melakoni laga final Piala Eropa. Sebelumnya, prestasi tertinggi The Three Lions adalah semifinalis pada 1996. Sejak 1960, Inggris jadi tim ke-13 yang menembus partai puncak.

Di antara tim-tim finalis, Jerman punya prestasi tersendiri. Die Mannschaft tercatat sebagai tim yang paling sering lolos ke final, yakni sebanyak 6 kali. Mereka melakukannya pada 1972, 1976, 1980, 1992, 1996, dan 2008. Di belakang Jerman ada Spanyol, Uni Soviet/Rusia, dan Italia. Ketiganya sama-sama empat kali berlaga di final Piala Eropa.

2. Sekali Laga Ulang di Partai Puncak

Gelaran EURO 1968 akan terus terpatri dalam sejarah karena satu keunikan. Itu adalah final yang diulang. Timnas Italia dan Yugoslavia harus menjalani dua pertandingan. Gara-garanya, final yang berlangsung pada 8 Juni 1968 berakhir imbang 1-1 dalam 120 menit. Karena adu penalti belum diterapkan, jadilah laga final harus diulang.

Italia dan Yugoslavia kembali bertanding dua hari kemudian, 10 Juni 1968. Hasilnya kini tidak lagi imbang. Gli Azzurri sukses menaklukkan sang lawan dengan skor 2-0. Menariknya lagi, pada semifinal, Italia menyingkirkan Uni Soviet dengan lempar koin setelah imbang tanpa gol dalam 120 menit.

3. Baru Sekali Juara Ditentukan Adu Penalti

Dalam 15 edisi terdahulu, lumayan sering laga final Piala Dunia tak selesai dalam 90 menit. Tercatat, enam kali laga harus dilanjutkan hingga perpanjangan waktu. Perpanjangan waktu bahkan harus dilakoni final edisi pertama pada 1960 yang menautkan Uni Soviet dengan Yugoslavia.

Meskipun demikian, dari enam kesematan itu hanya sekali sang pemenang harus ditentukan lewat adu penalti. Itu terjadi saat Cekoslowakia bersua Jerman Barat pada final EURO 1976. Imbang 2-2 dalam 120 menit, Cekoslowakia lantas menang adu penalti 5-3 dengan diwarnai eksekusi tak biasa yang dilakukan Antonin Panenka.

4. Dua Laga Final Ditentukan Golden Goal

https://www.youtube.com/watch?v=N5H8KoMPjfk&ab_channel=NIXBLACK

Sudden death karena tercipta golden goal. Itulah yang terjadi pada dua final Piala Eropa beruntun, yakni EURO 1996 dan EURO 2000. Pada EURO 1996, pertandingan berakhir saat perpanjangan waktu berjalan 5 menit. Gara-garanya, Oliver Bierhoff mencetak golden goal yang membawa Die Mannschaft menang 2-1.

Kejadian serupa terulang pada final EURO 2000 yang menautkan Prancis dengan Italia. Skor imbang 1-1 saat babak kedua usai. Alhasil, laga pun dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Kali ini, golden goal baru tercipta pada menit ke-103 melalui sepakan David Trezeguet. Les Bleus menang 2-1 atas Gli Azzurri.

5. Laga Final Hampir Selalu Berbeda

Laga Jerman vs Rep. Cheska pada final EURO 1996 adalah ulangan final Piala Eropa dua dekade sebelumnya,
thesun.co.uk

Dari gelaran EURO 1960 hingga EURO 2020, komposisi tim yang berlaga pada final Piala Eropa hampir selalu berbeda. Italia vs Inggris pada EURO 2020 adalah kombinasi ke-15. Pengulangan hanya terjadi sekali, yaitu saat Jerman bersua Rep. Cheska pada final EURO 1996.

Laga final itu adalah ulangan pada dua dekade sebelumnya, tepatnya pada EURO 1976. Bedanya, ketika itu kedua negara punya nama lain. Jerman masih belum bersatu dan bernama Jerman Barat. Sebaliknya, Rep. Cheska belum pecah dan masih mengusung panji Cekoslowakia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]