Asnawi Mangkualam lebih sering dimainkan sebagai winger oleh pelatih Kim Gil-sik di Ansan Greeners.

Ansan Greeners Berupaya Asnawi Mangkualam Bisa Segera Main Lagi

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Kepastian Asnawi Mangkualam memperkuat timnas Indonesia jadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Ansan Greeners. Klub K League 2 itu harus kehilangan sang pemain sayap untuk jangka waktu lama.

Saat ini, Asnawi memang masih belum bergabung dengan timnas Indonesia. Sesuai jadwal yang disepakati, dia baru akan berangkat dari Ansan pada 18 Mei mendatang. Dia akan langsung menuju Dubai, tempat Tim Garuda menjalani tiga laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada 3 Juni. Berikutnya, tim asuhan Shin Tae-yong akan melawan Vietnam dan Thailand pada 7 dan 11 Juni. Setelah itu, Asnawi diharapkan segera kembali ke Korea Selatan. Pasalnya, dia harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari sesuai protokol kesehatan yang berlaku di sana.

Bila harus menjalani karantina seperti yang diwajibkan, Asnawi baru akan bisa membela Ansan Greeners pada awal Juli. Alhasil, klub asuhan Kim Gil-sik tak diperkuat sang pemain selama hampir dua bulan. Pasalnya, dia cedera dalam laga melawan Seoul E-Land, 2 Mei silam.

Soal karantina inilah yang coba dilobi oleh manajemen Ansan. Mereka berupaya Asnawi bisa mendapatkan dispensasi atau pemotongan masa karantina sehingga bisa segera bermain lagi setelah membela timnas Indonesia.

“Kami saat ini tengah berdiskusi degan departemen-departemen terkait. Namun, ini tak akan mudah,” kata seorang staf Ansan Greeners seperti dikutip Football5Star.com dari News1 Korea.

Karantina Ketiga Asnawi di Korea

Asnawi Mangkualam diharapkan Ansan Greeners bisa mendapatkan pemotongan masa karantina setelah membela timnas Indonesia.
greenersfc.com

Bagi Ansan Greeners, keharusan Asnawi Mangkualam menjalani karantina lagi jadi pukulan tersendiri. Pasalnya, itu akan jadi karantina ketiga yang dijalani pemain didikan PSM Makassar tersebut sejak resmi menjadi bagian dari skuat The Green Wolves.

Sebelumnya, Asnawi harus menjalani dua kali karantina pada awal kedatangannya di Korea Selatan. Karantina pertama dilakukan sesuai ketentuan bagi pendatang yang masuk Korsel. Adapun karantina kedua dijalani karena dia melakukan kontak dengan seseorang yang kemudian terkonfirmasi positif COVID-19.

“Jujur saja, sungguh sangat disayangkan dia harus kembali menjalani karantina mandiri saat musim masih sedang berjalan,” ucap staf Ansan penuh kekecewaan.

Pihak Ansan Greeners berupaya keras membuat Asnawi Mangkualam mendapatkan pengecualian. Dasarnya, pemain-pemain timnas Korsel mendapatkan hal tersebut setelah melawat ke Jepang pada Maret silam. Namun, kemungkinan itu tipis karena Asnawi membela timnas Indonesia, bukan timnas Korsel.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]