Atalanta Dikalahkan oleh Aturan Wasit yang Tak Jelas

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Atalanta menelan kekalahan saat bersua Fiorentina dalam lanjutan Liga Italia 2021-22. Bermain di markas sendiri, Atleti Azzurri d’Italia, anak asuh Gian Piero Gasperini kalah 1-2 dari La Viola.

Yang menarik pada laga kedua tim ini adalah tiga gol yang tercipta dari titik putih alias penalti. Fiorentina mencetak gol terlebih dahulu lewat penalti Dusan Vlahovic di menit ke-33 dan 49.

Atalanta Dikalahkan oleh Aturan Wasit yang Tak Jelas

Atalanta baru memperkecil ketertinggalan lewat penalti Duvan Zapata pada menit ke-65. Terkait kekalahan tersebut, direktur Atalanta, Umberto Marino mengaku tak habis pikir dengan kepemimpinan wasit, Valerio Marini.

Tim berjuluk La Dea itu sebenarnya sempat mencetak gol terlebih dahulu lewat sundulan Zapata. Namun wasit Marini menganulir gol Zapata karena dianggap mengganggu permainan.

“Kami ingin seseorang mengklarifikasi dan menginterpretasikan situasi seperti ini. Kami melihat insiden yang tak logis. Otoritas wasit tidak bisa begitu saja meninggalkan kami dalam kegelapan di sini,” kata Marino seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sport, Minggu (12/9/2021).

Atalanta Dikalahkan oleh Aturan Wasit yang Tak Jelas

“Wasit memberi tahu kami bahwa Duvan Zapata mengganggu permainan. Saya tidak mengerti bagaiamana caranya,” tambah Marino.

Atalanta Kebobolan Lewat Dua Gol Penalti

La Dea kebobolan terlebih dahulu setelah wasit Marini memberikan hadiah penalti pada menit ke-33. Penalti itu diberikan Marini karena menganggap Joakim Maehle dengan sengaja menggunakan tangannya untuk membelokkan umpan Marco Sportiello.

Atalanta Dikalahkan oleh Aturan Wasit yang Tak Jelas

“Dengan handball itu, kami memiliki pandangan subjektif terhadap inidividu tentang apa itu handball dan apa yang tidak. Dengan kata lain, keputusan tersebut merupakan kekacuan total,” ungkap Marino.

“Saya benci untuk kembali ke pertandingan sebelumnya, tetapi situasi Lorenzo De Silvestri di pertandingan Bologna, sejujurnya lebih merupakan handball daripada ini. Namun wasit dalam pertandingan itu mengatakan itu bukan handball yang disengaja. Kami butuh kejelasan dengan semua ini,” tutup Marino.

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More