Madura United vs PSM: Gagal Raih Kemenangan Pertama

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Madura United gagal meraih kemenangan pertamanya di Liga 1 musim ini setelah ditahan PSM Makassar pada Minggu (12/9) malam WIB. Laga Madura United vs PSM di Stadion Madya berakhir dengan skor sama kuat, 1-1.

Tampil dengan motivasi ekstra, PSM langsung menekan lini belakang Madura United. Pada menit ke-8, Anco Jansen hampir menjebol gawang kawalan Muhammad Ridho. Namun, sepakan bebasnya masih terlalu lemah dan tanpa kesulitan diamankan Ridho.

Madura United vs PSM - Liga 1 - ligaindonesiabaru. com
ligaindonesiabaru.com

Memasuki pertengahan babak pertama, Madura United mulai bisa mengimbangi intensitas permainan Juku Eja. Skuat besutan Rahmad Darmawan juga sempat menciptakan beberapa peluang yang belum membuahkan hasil.

Asyik menyerang, Madura United malah kecolongan. Pada menit ke-36, PSM berhasil mencuri keunggulan lewat Ilham Udin yang menyambar umpan kiriman WIljan Pluim. Skor 1-0 tak berubah hingga babak pertama berakhir.

Tertinggal satu gol, Madura United mengawali babak kedua dengan inisiatif serangan. Laskar Sape Kerrab akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-51 melalui sundulan Rafael Silva yang memaksimalkan umpan silang Kim Jin-sung.

Sembulan menit berselang, Rafael hampir membawa Madura United unggul. Namun, kali ini upayanya bisa diblok dengan baik oleh Syaiful Syamsuddin. Bola muntah kemudian jatuh ke kaki Slamet Nurcahyono. Tapi, sepakan Slamet masih belum membuahkan hasil.

Madura United vs PSM - Liga 1 - ligaindonesiabaru. com 3
ligaindonesiabaru.com

Pada menit ke-68, Slamet kembali mendapat peluang emas. Tapi, lagi-lagi upaya Slamet dipatahkan Syaiful. Selepas peluang Slamet, Madura United terus menggempur lini belakang PSM. Namun, mereka gagal mencetak gol keduanya dan skor 1-1 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan.

Hasil ini membuat kedua tim sama-sama belum berhasil meraih kemenangan pertamanya di Liga 1 2021-22. Kedua tim sama-sama memiliki koleksi dua poin dari sepasang pertandingan dan harus puas duduk di papan tengah.

SUSUNAN PEMAIN MADURA UNITED VS PSM:

Madura United: 20-Muhammad Ridho; 6-Andik Rendika Rama (15-Alfin Tuasalamony 71′), 19-Fachruddin Aryanto, 5-Jaime Xavier, 13-Dodi Alexvan Djin; 50-Hugo Gomes, 55-Kim Jin-sung (4-Asep Berlian 90′), 10-Slamet Nurcahyono (77-Ronaldo Kwateh 83′); 7-Bayu Gatra (11-Silvio Escobar 71′), 9-Rafael Silva, 91-David Laly

Pelatih: Rahmad Darmawan

PSM: 51-Syaiful Syamsuddin; 3-Zulkifli Syukur (93-Dolly Gultom 79′), 5-Erwin Gutawa, 15-Hasyim Kipuw, 7-Abdul Rachman; 8-Sutanto Tan, 17-Rasyid Bakri (19-Rian Firmansyah 90′), 48-Muhammad Arfan (24-Rizky Eka 69′); 80-Wiljan Pluim; 30-Ilham Udin (22-Yakob Sayuri 80′), 10-Anco Jansen

Pelatih: Milomir Seslija

Kartu Kuning: Rafael 59′

Tira-Persikabo vs Madura United: Hasil Seri Pertama di Liga 1 2021-22

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Partai Tira-Persikabo vs Madura United di Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (3/9/2021) berakhir antiklimaks. Kedua tim yang sejak awal laga saling jual-beli serangan harus mengakhiri laga dengan skor sama kuat, 1-1.

Pertandingan sejak awal sebenarnya berjalan cukup lambat. Tak banyak peluang yang dilakukan kedua kesebelasan hingga setidaknya 20 menit pertama.

Baru, pada menit ke-21 Tira-Persikabo melakukan percobaan dari luar kotak penalti melalui Hendra Adi Bayauw. Sayang, sepakannya tak tepat sasaran.

Madura United membalas sepuluh menit kemudian melalui Ronaldo Kwateh. Bekerja sama dengan Silvio Escobar, dia nyaris membuka skor andai sepakannya tak diblok bek lawan.

Tira-Persikabo vs Madura United: Hasil Seri Pertama di Liga 1 2021-22
Instagram: Madura United

Menit ke-40, Madura United akhirnya berhasil membuka skor. Berawal dari pergerakan Novan Sasongko dari sisi kiri pertahanan TIRA-Persikabo, Didik Wahyu gagal mengantisipasinya dengan baik. Bola liar langsung mendarat di kaki Jaja dan bisa diselesaikan dengan baik. Partai Tira-Persikabo vs Madura United bertahan dengan skor 1-0 pada paruh pertama.

Jalannya Laga Tira-Persikabo vs Madura United di Paruh Kedua

Tira-Persikabo vs Madura United: Hasil Seri Pertama di Liga 1 2021-22
Instagram Liga1match

Usai turun minum, pelatih Tira-Persikabo, Igor Kriushenko mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan sejumlah nama, seperti Ahmad Nufiandani, hingga Munadi.

Terbukti, utamanya masuknya Nufiandani bikin Ciro lebih leluasa menguasai bola. Beberapa kali, striker asal Brasil itu mendapat peluang, seperti menit ke-59 usai sepakannya bisa diadang Ridho.

Tira-Persikabo vs Madura United: Hasil Seri Pertama di Liga 1 2021-22
Instagram Persikabo

Puncaknya terjadi pada menit ke-65. Berawal dari pergerakan Ciro Alves, yang mengirimkan umpan tarik ke Roni Sugeng namun tendangannya masih bisa ditahan oleh Muhammad Ridho. Tapi bola muntah yang terlepas bisa diselesaikan dengan baik oleh Nufiandani.

Kedua tim sama-sama saling jual-beli serangan. Namun, hingga peluit panjang ditiupkan wasit Abdullah, skor 1-1 tak berubah.

Susunan Pemain:

Tira-Persikabo (4-3-3): 26-Syahrul Fadil; 23-Gilang Ginarsa (17-Ahmad Nufiandani 46′), 13-Didik Wahyu, 2-Andi Setyo, 11-Firza Andika; 69-Manahati Lestusen, 10-Guntur Triaji (8-Andre Oktaviansyah 63′), 68-Roni Sugeng; 97-Dimas Drajad, 21-Hendra Bayauw (22-Munadi 73′), 7-Ciro Alves

Madura United (4-3-3): 20-Muhammad Ridho; 15-Alfin Tuasalamony, 19-Fachrudin Aryanto, 5-Jaime Xavier, 26-Novan Sasongko; 4-Asep Berlian, 50-Jaja, 91-David Laly 11-Silvio Escobar, 77-Ronaldo Kwateh (7-Bayu Gatra 61′), 9-Rafael Silva.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bos Madura United Soal Timnya Main Sore Terus: Kami Belum Sehebat Mereka

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Bos Madura United, Achsanul Qosasi, buka suara soal timnya yang dijadwalkan main sore terus. Dengan nada menyindir, dia menyebut kalau klubnya mungkin belum sehebat yang bermain malam.

Memang, Madura Utd semenjak pekan pertama hingga pekan keenam kebagian mentas di Liga 1 2021-22 selalu sore hari. Pada pekan pertama melawan PS Tira, Jumat (3/9/2021) contohnya. Mereka akan jadi pembuka kompetisi pekan ini yang digelar secara penuh.

madura united vs persebaya- Bos Madura United Soal Timnya Main Sore Terus: Kami Belum Sehebat Mereka

Achsanul Qosasi pun berkomentar soal hal itu di Instagram pribadinya. Secara umum, sebenarnya dia tak masalah. Namun ada kalimat darinya yang seakan menyindir penyelenggara.

Bos Madura United Soal Timnya Main Sore Terus: Kami Belum Sehebat Mereka

“Enggak apa-apa main siang terus, Madura United belum sehebat mereka. Kami harus siap dalam situasi apapun,” tulis Achsanul Qosasi dalam Instagram pribadinya. “Lanjutkan,” sambung dia.

Madura United Tak Sabar Hadapi PS Tira

Terpisah, pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, mengaku kalau skuatnya sudah siap tempur hadapi PS Tira di Indomilk Arena, Tangerang. Pengalamannya yang pernah menjadi nakhoda PS Tira jelas menjadi modal berharga buat Laskar Sape Kerap.

Bos Madura United Soal Timnya Main Sore Terus: Kami Belum Sehebat Mereka

“Pertandingan ini jadi momen yang ditunggu-tunggu pemain, semoga kami main lepas dan gembira. Saya pernah melatih mereka hampir semusim dan ada beberapa individu yang saya kenal baik serta harus diwaspadai, mereka sudah persiapan jua selama lima bulan tanpa jeda,” tutur Rahmad memungkasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Greg Nwokolo: Kalau Situasi Finansial Tak Bisa, Jangan Dipaksa, Aku Mengerti

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Greg Nwokolo mengakui sangat siap untuk kembali memperkuat Madura United kapan saja. Namun, dia menegaskan kalau situasi finansial klub tak memungkinkan, tak usah dipaksa karena dirinya pun mengerti.

Seperti diketahui, Greg sampai saat ini memang masih berstatus bebas. Dia sebenarnya sempat memperkuat Madura United pada Liga 1 2019 lalu. Namun, tiba-tiba pemain naturalisasi itu memilih untuk pergi karena sejumlah hal, salah satunya gaji.

Greg mengakui sampai saat ini hubungannya dengan Madura United masih baik-baik saja. Dia acap berkomunikasi dengan manajemen klub, mulai dari Achsanul Qosasi, Haruna Soemitro, hingga pelatih Rahmad Darmawan. Tentu, dia siap saat dipercaya lagi di sana.

Greg Nwokolo: Kalau Gaji Turun 50-70 Persen, Itu Tak Masuk Akal
Dok. Goal

“Pastilah, aku udah 4 tahun sama Madura. Aku sudah nyaman. Tapi aku gak mau membebankan mereka apa yang mereka gak bisa. Jadi kita sama-sama gak enak. Jadi aku jaga silaturahmi,” ungkap Greg Nwokolo dalam kanal YouTube Hamka Story 23.

Greg Nwokolo Tak Punya Masalah dengan Madura United

Greg Nwokolo: Kalau Situasi Finansial Tak Bisa, Jangan Dipaksa, Aku Mengerti

“Aku sama pak Achsanul baik, pak Haruna baik. Aku bilang kalau situasi finansial tidak bisa jangan paksa, aku mengerti,” sambung dia.

Cuma memang, Greg jelas memiliki pertimbangan lain. “Aku paham mereka aku juga kasih tahu, mereka juga paham. Kalau Madura, semuanya sangat oke dan gak ada masalah,” tutup dia.

Greg Nwokolo sendiri jadi andalan Laskar Sape Kerap selama empat tahun terakhir. Dikutip dari Transfermarkt, dia sukses melesakkan 24 gol dan 20 assist dalam 82 penampilan di sana.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Greg Nwokolo: Kalau Gaji Turun 50-70 Persen, Itu Tak Masuk Akal

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Greg Nwokolo mengaku sebenarnya mengerti kalau kondisi keuangan klub-klub Indonesia sedang sulit di tengah pandemi Covid-19. Dia pun bersedia gajinya dipotong, tapi kalau melebihi 50 persen menurutnya tak masuk akal.

Seperti diketahui, Greg sampai saat ini memang masih berstatus bebas. Dia sebenarnya sempat memperkuat Madura United pada Liga 1 2019 lalu. Namun, tiba-tiba pemain naturalisasi itu memilih untuk pergi karena sejumlah hal, salah satunya gaji.

Usai cabut dari Madura United, Greg pun sempat dikait-kaitkan dengan sejumlah klub, mulai dari pulang ke Persija Jakarta, hingga gabung ke klub Atta Halilintar, AHHA PS Pati FC. Greg pun menyebutkan syarat untuk klub yang berminat dengan jasanya.

Greg Nwokolo Ogah Turunkan Gaji: Aku Bukan Messi atau Ronaldo

“Satu nyaman, dua value oke. Turun value aku, 10-30 persen aku masih oke. Kalau kamu telepon aku turun 50-70 persen, itu gak masuk akal,” ungkap Greg Nwokolo dikutip dari kanal YouTube Hamka Story 23.

Greg Nwokolo Tak Masalah Tanpa Sepak Bola

Greg Nwokolo Ogah Turunkan Gaji: Aku Bukan Messi atau Ronaldo

Greg tentu mengerti kondisi keuangan klub-klub Indonesia sedang sulit di tengah pandemi Covid-19. Dia pun bersedia dipotong gajinya. Namun tentu, semua itu ada batasannya. Sebab, eks pemain Persija Jakarta itu bekerja untuk keluarganya yang harus dinafkahi.

“Aku main buat apa? Aku di rumah saja cari duit, aku bisa kok. Aku bukan orang malas. Aku gak mau terlalu pikir tanpa bola aku gak bisa hidup. Kalau pintu ini tutup, pintu ini buka,” tutup Greg.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Greg Nwokolo Ogah Turunkan Gaji: Aku Bukan Messi atau Ronaldo

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Greg Nwokolo akhirnya buka suara soal karier sepak bolanya yang belakangan mulai tak terdengar. Dia mengaku masih ingin bermain tapi ogah menurunkan nilai gajinya.

Seperti diketahui, Greg sebenarnya sempat memperkuat Madura United pada Liga 1 2019 lalu. Namun, tiba-tiba pemain naturalisasi itu memilih untuk pergi karena sejumlah hal, salah satunya gaji.

Usai cabut dari Madura United, Greg pun sempat dikait-kaitkan dengan sejumlah klub, mulai dari pulang ke Persija Jakarta, hingga gabung ke klub Atta Halilintar, AHHA PS Pati FC. Namun nyatanya, eks pemain Persis Solo itu belum juga memiliki pelabuhan baru.

Greg Nwokolo Ogah Turunkan Gaji: Aku Bukan Messi atau Ronaldo

“Kalau main bola itu passion, aku mau main tapi aku gak mau value aku diturunin karena alasan covid. Ini waktu yang sulit buat semua, aku paham, ini juga sulit buat aku,” ungkap Greg Nwokolo dalam kanal YouTube Hamka Story 23.

Greg Nwokolo Jawab Tudingan Mata Duitan

Greg Nwokolo Ogah Turunkan Gaji: Aku Bukan Messi atau Ronaldo

“Kalau aku tinggal keluarga aku di tengah pandemi dan aku pergi kerja, gaji aku dipotong hampir 50 persen, kalau aku Messi, aku potong. Aku bukan Messi dan Ronaldo,” sambung dia.

Greg Nwokolo menyebut kalau nilai kontraknya sebenarnya tak besar. Maka dari itu, kalau sampai dipotong hingga 50 persen sudah pasti dirinya akan kian sedikit mendapat pemasukan.

“Kontrak juga tidak seberapa. Orang bilang jangan mata duitan, memang kalau mata duitan kamu yang kasih keluarga aku makan?” tutup Greg.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Madura United: Buat kami yang Penting Ada Kepastian

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, menyebut ada sisi positif dari penundaan kembali Liga 1 2021-22. Namun yang penting, dia berharap kompetisi benar-benar pasti digelar.

Seperti diberitakan sebelumnya, kompetisi strata satu Indonesia itu tadinya akan digelar oleh PSSI dan PT LIB pada 20 Agustus. Namun, nyatanya rencana mereka lagi-lagi menguap begitu saja setelah Menpora menunda kompetisi hingga 27 Agustus alias mundur sepekan.

Klub sebenarnya tak masalah Liga 1 2021-22 diundur hingga 27 Agustus. Namun, yaang dipermasalahkan ialah kepastiannya. Hal itulah yang disuarakan pelatih Madura United, Rahmad Darmawan.

Rahmad Darmawan Himbau Pemain Madura United Untuk Tetap Berlatih di Rumah Madura United: Buat kami yang Penting Ada Kepastian

“Buat kami yang penting adalah adanya kepastian. Kalau kemarin tanggal 20 kemudian mundur tanggal 27, saya rasa sangat memungkinkan untuk kita selesaikan kompetisi sesuai dengan target,” ungkap Rahmad.

Sebenarnya, ada nilai positif di balik penundaan Liga 1 menjadi 27 Agustus. Sebab, persiapan tim-tim kontestan bisa jadi maksimal. Mereka kini punya waktu lebih panjang untuk menyiapkan skuat menatap kompetisi sesungguhnya.

madura united vs persebaya- Madura United: Buat kami yang Penting Ada Kepastian

“Dengan pengunduran ini, kami punya sisa satu pekan lagi untuk mempersiapkan tim. Kami akan manfaatkan sebaik mungkin untuk bersiap menghadapi pertandingan 27 Agustus. Mudah-mudahan ini sangat bermanfaat bagi kami. Apalagi kami benar-benar baru hari ini mencoba berlatih,” tutup Rahmad Darmawan.

Sebelumnya, Menpora sudah menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam rakor itu diputuskan kalau Liga 1 2021-22 harus ditunda hongga 27 Agustus.

Penundaan itu dilakukan setelah memantau perkembangan kasus Covid-19 hingga pemberlakuan PPKM Level 4 yang masih dilanjutkan. PSSI juga disebut Menpora tak keberatan dengan kick-off 27 Agustus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Andai Tak Diizinkan Pemerintah, Liga 1 2021-22 Bubar Saja

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Belum adanya kepastian dari pemerintah terkait digelarnya Liga 1 2021-22 mulai banyak yang berpikir pesimistis soal nasib kompetisi. Seharusnya, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) disebut lebih proaktif meyakinkan pemerintah untuk bisa menggelar kompetisi.

Komentar itu disuarakan oleh Presiden Madura United, Achsanul Qosasi. Dia memang beberapa kali meminta kepada PSSI agar lebih aktif melakukan pendekatan ke pihak terkait, khususnya pemerintah. Sebab, memang nasib para klub kini tergantung dari induk sepak bola Indonesia tersebut.

Padahal, Achsanul menyebut izin keramaian dari kepolisian untuk Liga 1 2021-22 sudah ditangan. PSSI tinggal menjalin komunikasi secara intens dengan Satgas Covid-19, dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kita harapkan Ketua PSSI dapat segera melakukan lobi ke BNPB dengan hadir langsung dan mempresentasikan tentang data empiris atas hasil sukses di Piala Menpora,” tulis AchsanuL Qosasi dalam Instagram pribadinya.

Andai Tak Diizinkan Pemerintah, Liga 1 2021-22 Bubar Saja Begini Reaksi Bos Madura United Usai Timnya Dirugikan Wasit Pemilik Madura United Tulis Surat Terbuka kepada Para Pemainnya Andai Liga 1 2020 DiBatalkan Sejak April, Klub Tak Akan Bingung Madura United: Liga Bergulir untuk Kepentingan Siapa? Jangan Ingkar! Bos Madura United: Yang Masih Nekat Latihan, Semoga Berhenti. Liga 1 2020 Tanpa Degradasi, PSSI Dianggap Mau Tabrak Statuta Lagi

“Saat Piala Menpora tidak terjadi klaster (virus corona) sepak bola. Piala Menpora menerapkan protokol kesehatan ketat dan sukses. Tampilkan juga video-video protokol kesehatan saat Piala Menpora berlangsung,” sambung dia.

Piala Menpora memang bisa menjadi modal berharga bagi PSSI meyakinkan pemerintah agar Liga 1 benar-benar bisa bergulir kembali. Turnamen itu juga digelar di tengah pandemi dan tergolong sukses.

“PSSI dan PT LIB juga sudah memiliki regulasi atas kompetisi di tengah pandemi termasuk tentang langkah dan antisipasi keamanan dan pencegahan, termasuk mitigasi resiko terdampak,” papar dia.

Akan tetapi, Achsanul jelas tak bisa berbuat banyak andai pemerintah tak mengizinkan Liga 1 berjalan. “Namun, jika PPKM diperpanjang, atau pemerintah tidak mengizinkan, sebaiknya kompetisi musim 2021 ditiadakan saja,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Zulfiandi Akhirnya Bicara Kabar akan Diboyong Persija Jakarta

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Zulfiandi akhirnya buka suara soal kabar meninggalkan Madura United dan hengkang ke Persija Jakarta. Dia menyebut kalau kabar itu cuma isapan jempol belaka.

Seperti diketahui, klub berjuluk Macan Kemayoran itu memang membutuhkan tambahan pemain baru, terutama di posisi gelandang. Salah satu yang dikabarkan akan datang ialah Zulfiandi. Mantan pemain Sriwijaya FC itu dianggap bisa menjadi pasangan serasi bagi Rohit Chand di lini tengah Persija.

Akan tetapi, gelandang asal Aceh itu dengan tegas menyanggah kabar akan ke klub ibu kota. Dia menyebut menghormati kontraknya bersama Madura United.

Zulfiandi Disebut Menuju Persija Jakarta, Begini Respons Madura United
Goal.id

“Saya profesional, saya terikat kontrak dengan Madura United. Saya tetap di sini, tidak akan kemana-mana. Tidak usah dengarkan isu itu,” ucap Zulfiandi dalam laman resmi klub.

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan pun bicara soal kabar tersebut. Arsitek yang familiar disapa RD ini menyebut stok gelandang di Madura United yang siap tempur dalam ketatnya kompetisi tidak terlalu banyak. Terlebih mereka juga ditinggal Syahrian Abimanyu yang merapat ke Johor Darul Takzim.

“Jasa Zulfiandi kami butuhkan, bahkan dia jadi prioritas dalam tim ini untuk mengisi lini tengah dengan stok gelandang kami yang berkurang,” tutup RD.

Zulfiandi sendiri bergabung dengan Madura United pada Januari 2019 dari Sriwijaya FC. Dia memang masih tercatat sebagai salah satu pemain yang dipersiapkan Laskar Sape Kerrab untuk Liga 1 2021-22 setelah kontraknya diperpanjang beberapa waktu lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Rahasiakan Sponsor Liga 1 2021-22, Keputusan PT LIB Dipertanyakan

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang masih merahasiakan sponsor buat Liga 1 2021-22 dipertanyakan oleh Presiden Madura United, Achsanul Qosasi. Menurutnya, tak ada gunanya merahasiakan sponsor karena tak ada saingan.

Seperti diketahui, sampai saat ini PT LIB memang belum membuka sponsor utama kompetisi strata satu Indonesia itu. Banyak kabar beredar kalau Liga 1 akan disponsori oleh salah satu Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tapi, LIB memilih untuk masih merahasiakannya.

Kondisi itu yang dipertanyakan oleh Achsanul. Melalui Instagram pribadinya, dia mengaku heran karena sebenarnya PT LIB itu penyelenggara tunggal kompetisi jadi tak memiliki saingan.

“Sebut saja siapa calon sponsornya! Biar klub tak perlu menargetkan calon sponsor yang sedang negosiasi dengan PT LIB,” tulis Achsanul Qosasi.

madura united vs persebaya-

“Calon sponsor Liga 1 2021-22 tak mau disebut? Rasanya enggak mungkin. Karena itu bagian dari pronosinya. Jadi, untuk apa dirahasiakan?”

PT LIB sebenarnya sudah mulai membocorkan sponsor anyar buat kompetisi strata satu Indonesia itu. Hal itu setelah mereka mengunggah sebuah video terkait teka-teki calon sponsor utama Liga 1 2021-22 di Instagram resminya.

Akan tetapi memang, dalam video tersebut belum diumumkan secara resmi sosok sponsor utama tersebut. Hanya saja dengan latar warna biru, banyak yang menebak-nebak sponsor utama liga berasal dari bank BRI.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Zulfiandi Disebut Menuju Persija Jakarta, Begini Respons Madura United

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Manajemen Madura United akhirnya bersuara soal kabar pemainnya, Zulfiandi, bakalan merapat ke Persija Jakarta. Mereka menyebut kabar itu cuma rumor dan tak bisa dibuktikan kebenarannya.

Seperti diketahui, klub berjuluk Macan Kemayoran itu memang membutuhkan tambahan pemain baru, terutama di posisi gelandang. Hal itu setelah mereka ditinggal sejumlah pilar penting, seperti Sandi Sute, hingga Marc Klok yang sudah bergabung dengan klub barunya masing-masing.

Beberapa pemain dikait-kaitkan dengan tim kebanggaan the Jakmania itu. Salah satunya ialah Zulfiandi. Mantan pemain Sriwijaya FC itu dianggap bisa menjadi pasangan serasi bagi Rohit Chand di lini tengah.

Zulfiandi Disebut Menuju Persija Jakarta, Begini Respons Madura United Madura United Kedatangan Pemain Asing Baru, Posisinya Gelandang Haruna Soemitro Serang Sesmenpora, Disebut Terlalu Campuri PSSI Haruna Soemitro Melunak Soal Liga 1 Dilanjutkan: Percaya Suara Tuhan
Dok. Kabar Madura

Kendati begitu, kubu Madura United ternyata membantah kabar gelandang asal Aceh itu ke Persija. Direktur Madura United, Haruna Soemitro, menyebut kabar itu hoaks.

“Insyaallah false atau hoaks. Zulfiandi akan tetap bersama Madura United,” ungkap Haruna Soemitro singkat saat dihubungi Football5Star.com.

Zulfiandi sendiri bergabung dengan Madura United pada Januari 2019 dari Sriwijaya FC. Dia memang masih tercatat sebagai salah satu pemain yang dipersiapkan Laskar Sape Kerrab untuk Liga 1 2021-22 setelah kontraknya diperpanjang beberapa waktu lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Begini Reaksi Bos Madura United Setelah Timnya Dirugikan Wasit

Begini Reaksi Bos Madura United Setelah Timnya Dirugikan Wasit 46

Football5Star.com, Indonesia – Bos Madura United (MU), Achsanul Qosasi, buka suara soal timnya yang sempat dirugikan wasit di Piala Menpora 2021. Dia merasa PSSI akan melakukan evaluasi kepada wasit-wasit yang memimpin nantinya untuk Liga 1.

Seperti diketahui, MU sempat dirugikan keputusan wasit saat lawan Persik Kediri, 3 April 2021. Hal itu setelah gol Bruno Lopes dianulir karena dianggap dalam posisi offside sebelum mendapatkan umpan dari rekannya.

Padahal bila dilihat dari tayangan ulang, posisi Bruno masih sejajar dengan bek Persik. Hal itu cukup krusial karena MU akhirnya kalah 1-2 dari Persik. Achsanul Qosasi pun bereaksi soal ini.

Begini Reaksi Bos Madura United Usai Timnya Dirugikan Wasit Madura United Kaget Persik Ubah Formasi di Tengah Pertandingan

“Wasit salah ambil keputusan, itu biasa. Kita percayakan pada PSSI untuk melakukan evaluasi. Turnamen ini bukan hanya evaluasi klub, pemain dan penyelenggara, tapi untuk wasit dan hakim garis juga,” bilang bos Madura United itu dalam Instagram pribadinya.

Achanul pun pasrah bila MU gagal lolos ke babak perempat final. Dia berterima kasih kepada PSSI dan penyelenggara Piala Menpora yang dijadikan evaluasi diri performa MU.

“Kepada PSSI, agar terus melakukan pembinaan, pelatihan dan penyegaran wasit. Dan lakukan hukuman jika melakukan kesalahan fatal,” tulis Achsanul.

“Jika klubh sudah mengandalkan pemain muda, maka wasit juga harus cari yang muda-muda. Setiap pertandingan hujan kartu kuning, akibatnya sangat berpengaruh terhadap pertandingan. Mari sama-sama evaluasi, salam sepak bola,” tutup bos MU.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Madura United Kaget Persik Ubah Formasi di Tengah Pertandingan

Madura United Kaget Persik Ubah Formasi di Tengah Pertandingan 50

Football5Star.com, Indonesia – Madura United (MU) mengaku sempat kaget karena Persik kediri mengubah formasi di tengah pertandingan. Pelatih MU, Rahmad Darmawan, menyebut anak asuhnya juga terlalu terburu-buru dalam laga di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (3/4/2021).

Sebenarnya, MU sempat unggul terlebih dahulu lewat penalti Alberto Goncalves. Namun, Andri Ibo juga berhasil mengeksekusi tendangan 12 pas menit ke-69. Bahkan, Persik kediri justru berbalik unggul menit ke-79 melalui Antoni Putro.

Pelatih Rahmad Darmawan menyebut Madura United memang main terlalu terburu-buru, terutama saat menyelesaikan peluang di depan gawang. Padahal, Rahmad menyebut kalau secara keseluruhan MU pantas menang lawan Persik.

madura vs persik-MaduraUnitedFC

“Hari ini kami seharusnya wajib menang. Itulah yang mendasari saya melakukan rotasi yang menurut saya butuh recovery dan masuk nanti di babak kedua,” kata Rahmad usai laga.

“Babak pertama MU awali terlalu terburu buru, ada beberapa peluang tapi tak bisa dimanfaatkan. Babak kedua kami menyerang dengan ubah formasi jadi 4-3-3,” sambung dia.

Rahmad juga mengaku sempat kaget kala Persik melakukan perubahan formasi di tengah pertandingan. Usahanya agar Madura United tampil menyerang direspons oleh persik dengan main lebih aman dan ubah formasi,

“Lawan juga kontra strategi dengan mengubahnya menjadi 4-4-1-1. Tapi secara keseluruhan peluang kami dapatkan. namun problem kami tetap di penyelesain akhir,” pungkas dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persik Kediri vs Madura United: Kalah, Sape Kerrab Terancam

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Madura United terancam gagal menembus perempat final Piala Menpora. Di luar dugaan mereka kalah 1-2 dari tim juru kunci Grup C, Persik Kediri, Sabtu (3/4/2021).

Butuh menang untuk menemani Persebaya Surabaya ke perempat final, Madura United langsung menekan Persik Kediri. Akan tetapi mereka kesulitan menembus pertahanan lawan.

Persik yang sudah tak punya peluang lolos bermain tanpa beban. Kendati lebih banyak bertahan, mereka beberapa kali melakukan serangan.

Sayang, kedua tim gagal mencetak gol pada babak pertama. Tensi pertandingan pun meningkat memasuki babak kedua. umpan silang Bayu Gatra dari sayap kanan berusaha digapai Beto Goncalves.

Akan tetapi dia ditarik bek lawan. Wasit yang melihat kejadian tanpa ragu menunjuk titik putih. Eksekusi yang diambil Beto berhasil mengecoh kiper kawakan, Dian Agus Prasetia.

Kebobolan justru membuat Persik bangkit. Memasuki menit ke-71 giliran mereka yang mendapat hadiah penalti setelah pemainnya di langgar.

Andri Ibo sukses menjalankan tugasnya untuk mengubah skor menjadi sama kuat 1-1. Dan delapan menit kemudian, anak asuh Joko Susilo justru berbalik unggul.

Adalah Antonio Putro Nugroho yang membuat Persik comeback pada laga ini. Tendangan spektakulernya dari sisi kiri pertahanan Madura tak mampu dibendung Muhammad Ridwan.

Klub berjuluk Laskar Sape Kerrab yang butuh gol melakukan segala cara di sisa laga. Tapi upaya mereka sia-sia. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga skor 2-1 untuk Persik tidak berubah.

Hasil ini membuat Madura United terancam gagal melaju ke perempat final andai PSS Sleman menang atau imbang malam nanti. Pasalnya kedua tim saat ini sama-sama meraih empat poin.

Adapun bagi Persik Kediri, ini jadi kemenangan pertama mereka di Piala Menpora. Dan membuat Macan Putih untuk sementar naik ke urutan keempat.

Susunan Pemain:

Persik Kediri: 32-Dian Agus; 22-Sanjaya, 28-Andri Ibo, 5-Muhammad Sabillah, 3-Dany, 7-Yusuf, 11-Ady Eko, 4-Sackie, 6-Krisna, 2-Aldo, 10-Bagaskara

Pelatih: Joko Susilo

Madura United: 21-Muhammad Ridwan; 22-Jaimerson, 23-Kadek, Samuel Christian soon, 35-Zulfiandi, Pepper, 22-Marckho Sandy, 10-Slamet Nurcahyo, Jaja, 11-Bruno Alves, 9-Beto Goncalves

Pelatih: Rahmad Darmawan

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Madura United vs Persebaya Surabaya: Bajul Ijo Sempurna

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya terus membuktikan kelasnya di Piala Menpora 2021. Menghadapi Madura United di stadion Si Jalak Harupat, Minggu (28/3/2021) mereka menang 2-1.

Persebaya langsung tancap gas sejak laga dimulai. Gol bahkan sudah mereka cetak saat laga baru berusia 11 menit.

Memanfaatkan sepakan pojok, bek tengah Ady Setiawan sukses menceploskan gawang lawan lewat sundulan terukurnya. Gol ini membuat laga berlangsung dalam tempo tinggi.

Akan tetapi tidak ada gol tambahan yang tercipta di sisa babak pertama. Memasuki babak kedua giliran Madura United yang menggebrak.

Laga baru berjalan tiga menit mereka sudah berhasil menyamakan kedudukan. Gol penyeimbang lahir dari pemain andalan mereka, Slamet Nurcahyo.

Sontekan keras sang gelandang dari luar kotak penalti tak mampu dibendung Satria Tama. Kedudukan 1-1 membuat pertandingan makin menghibur.

Kedua tim saling serang untuk mencetak gol kemenangan. Dewi fortuna berpihak pada Bajul Ijo. Serangan balik yang dibangun menghadirkan kemelut di depan gawang yang kemudian diselesaikan dengan baik oleh Rendi Irwan.

Gol Rendi Irwan sekaligus jadi gol penutup pada laga kedua Piala Menpora Grup C. Hasil ini membuat Persebaya Surabaya makin kokoh di puncak klasemen dengan enam poin. Sementara Madura United berada di peringkat kedua dengan tiga angka.

Susunan Pemain:

Madura United (4-3-3): 21-Muhammad Ridwan; 15-Alfin Tuassalamony, 19-Fachruddin Arianto, 5-Jaimerson, 6-Rendika Rama; 35-Zulfiandi, 8-Pepper, 33-Moch Kevy; 22-Marckho Sandi, 9-Bet Goncaleves, 25-Hugo

Pelatih: Rahmad Darmawan

Persebaya Surabaya (4-3-2-1): 86-Satria Tama; 23-Ady Setiawan, 29-Syaifuddin, 13-Rachmat Irianto, 33-Koko Ari; 88-Alwi Slamat, 96-Hidayat, Akbar; 11-Supriadi, 89-Hambali Tholib; 9-Samsul Arif

Pelatih: Aji Santoso

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Madura United vs PSS: Gol Free Kick Jaimerson Jadi Pembeda

Madura United vs PSS: Gol Free Kick Jaimerson Jadi Pembeda 57

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan pertama Grup C Piala Menpora 2021 yang mempertemukan Madura United vs PSS. Madura berhasil menang 2-1 dengan gol tendangan bebas dari Jaimerson Xavier menjadi pembeda di menit ke-87.

PSS berhasil mencetak gol pada menit ke-18. Lewat tendangan bebas, pemain baru PSS, Irfan Jaya melepaskan tembakan melengkung masuk ke kanan gawang Muhamad Ridho.

Madura punya peluang emas pada menit ke-25. Fachruddin menyundul bola di depan gawang, tapi Wahyu Sukarta berhasil melakukan goal line cleareance.

Super Elang jawa kembali mendapat peluang pada menit ke-44. umpan dari Derry Rachman diterima oleh Rafi Angga dengan tendangan voli, tapi Ridho berhasil mengamankan tendangan.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

PSS langsung mendapat peluang satu menit setelah sepak mula babak kedua. Irfan Bachdim memberi umpan cantik kepada Irkham Milla, tapi tendangannya tipis melebar.

Madura hampir mencetak gol pada menit ke-55. Tendangan jarak jauh Zulfiandi mengenai kaki Fabiano Beltrame dan bola berbelok arah, beruntung bola tak masuk ke gawang.

Madura akhirnya berhasil mencetak gol. Pada menit ke-67, Ega Rizky menepis bola hasil dari sapuan tak sempurna Asyraq Gufron, bola mengarah ke Moch Kevy yang hanya tinggal memasukkan bola ke gawang yang kosong.

Laskar Sape Kerab berhasil lakukan comeback. Pada menit ke-87 lewat tendangan bebas, Jaimerson “Jamie” Xavier yang melakukan eksekusi berhasil melepaskan tembakan keras dan masuk ke gawang Ega.

Laga Madura United vs PSS berakhir dengan skor 2-1.

Susunan Pemain Madura United vs PSS

Madura United (3-5-2): 20-Muhamad Ridho; 5-Jaime Xavier, 8-Jacob Pepper, 19-Fachruddin (77-Moch Kevy); 6-Rendika Rama, 15-Alfin Tuasalamony (7-Bayu Gatra), 35-Zulfiandi, 10-Slamet Nurcahyo (75-Hugo Gomez), 22-Marchko Sandi; 9-Beto Goncalves (4-Asep Berlian), 11-Bruno Lopes (77-Ronaldo).

Pelatih: Rahmad Darmawan.

PSS (4-3-3): 21-Ega Rizky; 3-Bagus Nirwanto, 5-Asyraq Gufron, 69-Derry Rachman (8-Arthur Irawan), 15-Fabiano Beltrame; 6-Wahyu Sukarta (66-Misbakus Solihin), 23-Kim Jeffrey, 17-Irfan Bachdim (7-Fitra Ridwan); 41-Irfan Jaya. 27-Irkham Milla (77-Jepri Kurniawan), 96-Rafi Angga (32-Arsyad).

Pelatih: Dejan Antonic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Madura United Tak Menargetkan Kemenangan Lawan PSS

gamespool
Madura United Tak Menargetkan Kemenangan Lawan PSS 61

Football5star.com, Indonesia – Rahmad Darmawan mengatakan bahwa kemenangan bukan target utama Madura United pada partai Piala Menpora melawan PSS Sleman. Adaptasi para pemain setelah lama absen menjadi target utama Laskar Sappe Kerrab.

Madura United akan menghadapi PSS Sleman pada partai grup C Piala Menpora pada Selasa (23/3) sore WIB. Laga ini akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

“Target pertandingan pertama adalah tentu kita ingin pemain cepat beradaptasi dengan petandingan, dengan semua atmosfer pertandingan walau tanpa penonton,” kata Rahmad Darmawan dikutip football5star dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

Rahmad Darmawan - Madura United - PSS Sleman - Piala Menpora - ligaindonesiabaru. com
ligaindonesiabaru.com

“Agar segera pemain bisa bermain seperti biasanya tidak ada kecanggungan sehingga pertandingan berjalan menarik,” kata Rahmad menambahkan.

Lebih lanjut, Rahmad juga mengakui bahwa Laskar Sappe Kerrab tidak memiliki persiapan yang terlalu matang jelang partai Piala Menpora. Namun, ia yakin semua tim peserta juga tidak memiliki persiapan yang terlalu matang.

“Persiapan Madura United sudah tiga minggu kami yakin semua tim pasti akan mengatakan hal sama, masa persiapan kita kurang.”

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin meski pesiapan tim kita singkat, alhamdulillah semua pemain siap melaksanakankan pertandingan di grup C besok,” tuntas Rahmad.

Madura United tergabung di grup C Piala Menpora 2021. Selain PSS Sleman, Andik Rendika Rama cs juga akan bersaing dengan Persebaya Surabaya, Persik Kediri serta Persela Lamongan demi meraih tiket berlaga di babak gugur.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Madura United Kedatangan Pemain Asing Baru, Posisinya Gelandang

Madura United Kedatangan Pemain Asing Baru, Posisinya Gelandang 65

Football5Star.com, Indonesia – Madura United (MU) memastikan akan menggunakan empat pemain asing untuk mentas dalam Piala Menpora 2021. Mereka juga sudah kedatangan satu nama pemain import asal Brasil yang berposisi sebagai gelandang.

Soal slot pemain asing MU memang menjadi banyak pertanyaan. Sebab sebelumnya, Bruno Lopes yang baru diumumkan gabung ke dalam skuat Madura United justru bergabung ke klub Brasil, Parana Clube.

Akan tetapi, tim asal Pulau Garam itu memastikan slot pemain asingnya sudah lengkap. Bruno Lopes, Jaimerson Xavier, Jacob Pepper dan satu pemain asing asal Brasil dikonfirmasi akan datang. Namun MU masih belum membuka sosok calon pemain barunya itu.

Begini Jawaban Botafogo Usai Bruno Matos Mengemis Minta Gabung Bruno Matos Madura United - Instagram @maduraunited

“Pemain asing kami sudah lengkap. Sekarang lagi proses karantina. Ada Jaime, Bruno Lopes, dan satu asing baru karantina, besok keluar. Posisinya gelandang, ini pemain yang baru. Dia belum pernah main di Indonesia,” beber Manajer MU, Haruna Soemitro, kepada awak media di Jakarta.

Tak cuma pemain asing, Madura United saat ini tengah bernegosiasi dengan pemain lainnya. Mereka juga tak menampik tengah menggoda Greg Nwokolo untuk mudik ke Madura untuk Piala Menpora 2021.

“Greg masih proses lah. Maunya (Greg) balik lagi. Ya mudah-mudahan,” pungkas Haruna.

Madura United sendiri masuk ke dalam Grup C yang dilaksanakan di Bandung. Mereka akan bertempur dengan tim-tim Jawa Timur, yakni Persebaya Surabaya, Persik Kediri, dan Persela Lamongan, serta PSS Sleman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemilik Madura United Tulis Surat Terbuka kepada Para Pemainnya

Pemilik Madura United Tulis Surat Terbuka kepada Para Pemainnya 69

Football5Star.com, Indonesia – Pemilik Madura United, Achsanul Qosasi, baru-baru ini menulis sebuah surat terbuka untuk para pemainnya. Dia mengucapkan selamat datang kembali buat pemain yang bakal latihan lagi menyambut Piala Menpora 2021.

Seperti diketahui, Madura United menjadi salah satu tim yang sempat membubarkan skuat karena ketidakjelasan kompetisi. Namun kini, Madura United akhirnya bakal berkumpul kembali setelah adanya kepastian izin menggelar turnamen Piala Menpora 2021.

Achsanul Qosasi pun menulis surat terbuka dengan menyambut kembali para pemainnya. Achsanul juga tampak menegaskan kalau pelatih Madura United masih dipegang oleh Rahmad Darmawan.

Pemilik Madura United Tulis Surat Terbuka kepada Para Pemainnya Andai Liga 1 2020 DiBatalkan Sejak April, Klub Tak Akan Bingung Madura United: Liga Bergulir untuk Kepentingan Siapa? Jangan Ingkar! Bos Madura United: Yang Masih Nekat Latihan, Semoga Berhenti. Liga 1 2020 Tanpa Degradasi, PSSI Dianggap Mau Tabrak Statuta Lagi

Berikut Surat Terbuka Presiden Madura United, Achanul Qosasi:

Selamat Datang kepada seluruh Pemain Madura United FC.

  1. Alhamdulillah kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan dalam 12 bulan menghadapi cobaan kehidupan yang telah memperburuk penghidupan kita semua.
  2. Bersyukurlah, Saat ini dengan segala keterbatasan dan kekurangan, kita masih mampu bertahan, mampu mengumpulkan semua utk bersama menjalankan kegiatan normal demi perjalanan hidup dan karier yang tak boleh mati, karena kita tulang-punggung keluarga.
  3. Saya mohon kepada Kalian semua, terhadap pemain yang sudah terdaftar dan menandatangani kesepakatan (sbg Keluarga Besar Madura United), utk tetap menjaganya, mematuhinya dan menjalankan kesepakatan dg sepenuh hati dan bahagia.
  4. Pegang Teguh 3 philosophy Club: Kedisiplinan, Kebersamaan dan Keperdulian. Ketiganya diimplemntasikan dalam 3 philosophy Pertandingan: Bangun ketika jatuh, kejar ketika tertinggal dan rebut ketika kehilangan. Itulah Sepakbola Madura.
  5. Bp Rahmad Darmawan saat ini sbg Manager (Leader) yg dibantu oleh 15 orang yg dipercaya sesuai Keahlianya, harus mjd Organisasi yg Solid dan kokoh saling menghargai peran dan fungsi masing2. Seluruh pemain wajib mempermudah tugas mereka, shg semua berjalan baik sesuai amanah, Tugas dan fungsi yg dibebankan.
  6. Performance, Kapasitas dan Integritas semua pemain menjadi penilaian penuh Manager dan Anggotanya. Dari sinilah Keputusan itu diambil dan dilaporkan kpd Direksi, dg jujur, sportif apa adanya.
  7. Jika kita semua menginginkan prestasi Baik, mulailah ke-Baik-an itu dari diri kita sendiri. Berfikir Positif dan maju melalui rasa saling menghargai dan saling mendukung. Berkomunikasi-lah seluas2nya, dg etika dan cara yg baik.
  8. Hak dan Kewajiban itu akan berjalan seimbang. Jika keduanya tak sebanding maka akan merusak rejeki dan mencederai masadepan.
  9. Jangan lupa Berdoa utk kita & keluarga kita. Semoga Allah SWT, Tuhan Yg Maha Kuasa memberkati dan memudahkan semua ikhtiar kita saat ini dan nanti.
  10. Salam dari keluarga besar saya utk keluarga Kalian semua dan juga utk semua yg saat ini berjuang utk nama besar Klub Madura United FC.

Salam Sehat dan Salam Silaturrahim…

Achsanul Qosasi & Keluarga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemain Keturunan Resmi Gabung Madura United, Jadi Rekrutan Termuda

Pemain Keturunan Resmi Gabung Madura United, Jadi Rekrutan Termuda 74

Football5star.com Indonesia – Madura United mengumumkan kedatangan pemain keturunan Indonesia, Ronaldo Kwateh. Pemuda berusia 16 tahun itu resmi menjadi rekrutan termuda Madura United.

Ronaldo Kwateh diumumkan oleh tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini melalui media sosial, Rabu (24/2/2021). Dia menjadi rekrutan termuda pada musim 2021. Sebelumnya, rekrutan termuda Madura United adalah Maulan Romadhun yang berusia 19 tahun.

Ronaldo Kwateh timnas u-16 Indonesia TC - pssi
pssi.org

Pemain bernama lengkap Ronaldo Joybera Kwateh itu didatangkan dari klub yang membinannya sejak usia belia, Persib Bandung. Diharapkan, Ronaldo akan menjadi aset berharga bagi tim beralias Sape Kerrab tersebut.

“Pemain muda itu sangat penting, itu aset tim. Mereka akan terus berkembang hingga menjadi pemain bintang di tim. Pemain yang satu ini, kami lihat memang punya kualitas, jika benar-benar terus dikembangkan bisa menjadi pemain bagus,” bilang pelatih Madura United Rahmad Darmawan, dikutip Football5star.com dari laman resmi klub.

Victor Jonson Benjamin Dethan & Ronaldo Joybera Kwateh timnas U-16 Indonesia - pssi
pssi.org

Rahmad Darmawan juga berpesan agar Ronaldo tidak cepat berpuas diri setelah membukukan kontrak dengan Sape Kerrab. Dia dituntut semakin giat berlatih, serta menimba ilmu kepada pemain senior lainnya. “Harus terus giat berlatih,” tegas Rahmad.

Sekadar informasi, Ronaldo berstatus pemain keturunan karena memiliki darah campuran. Ayahnya berkebangsaan Liberia, Roberto Saydee Kwateh, sedangkan ibunya orang Indonesia.

Ronaldo Kwateh juga sudah berkomitmen membela timnas Indonesia. Dia sempat dipanggil beberapa kali mengikuti pemusatan latihan timnas U-16 Indonesia asuhan Bima Sakti.

Selain Ronaldo, Madura United juga mengumumkan empat jebolan Madura United Football Academy (MUFA), serta Kadek Raditya Maheswara.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Rahmad Darmawan Berharap Ada Turnamen Pramusim Sebelum Liga Dimulai

Rahmad Darmawan Berharap Ada Turnamen Pramusim Sebelum Liga Dimulai 78

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, berharap ada turnamen pramusim sebelum Liga 1 kembali dimulai kembali. Coach RD menilai turnamen itu sangat bagus untuk pemanasan pemain.

Liga 1 2020 baru saja resmi diberhentikan oleh PSSI. Liga 1 2021 baru akan dimulai jika sudah mendapatkan izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Namun, Rahmad Darmawan memberi saran kepada PSSI bahwa lebih baik menggelar turnamen pramusim terlebih dahulu sebelum menjalan Liga 1 jika sudah diizinkan berjalan.

“Harapan saya, tentu ada turnamen sebagai pramusim atau pemanasan. Itu juga bisa menjadi simulasi sepak bola di tengah Covid-19 ini, bisa atau tidak?,” ucap Darmawan seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

Rahmad Darmawan Himbau Pemain Madura United Untuk Tetap Berlatih di Rumah
maduraunitedfc

Bukan hanya Rahmad Darmawan, bek Madura United, Guntur Ariyadi, juga setuju dengan pernyataan pelatihnya itu. Guntur menyebur bahwa turnamen pramusim juga bisa untuk menilai apakah Liga 1 bisa dijalankan dengan aman atau tidak.

“Kalau nanti ada turnamen, tentu sangat nyaman. Semua bisa tahu, sebenarnya kompetisi bisa atau tidak digelar. Berdampak buruk atau justru berdampak positif. Semuanya bisa melihat dengan jelas. Apa salahnya dicoba,” kata Guntur.

Kompetisi Liga 1 2021 sendiri masih belum diputuskan akan seperti apa sistem dan formatnya. Tapi ada wacana kompetisi akan menghilangkan degradasi.

“Kami menunggu format, sistem dan jadwal yang dibuat PT. LIB. Soal izin, PSSI dan LIB selalu berusaha berkomunikasi dengan pihak kepolisian, menpora, agar kiranya ada persetujuan pelaksanaan kompetisi di 2021,” ucap Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, beberapa hari yang lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tinggalkan Madura United, Emmanuel Oti Gabung Klub Kasta Atas Jepang

Tinggalkan Madura United, Emmanuel Oti Gabung Klub Kasta Atas Jepang 81

Football5Star.com, Indonesia – Usai memilih pergi Madura United, Emmanuel Oti Essigba, dipinang klub kasta teratas Jepang, Vegalta Sendai. Hal itu diumumkan langsung oleh agen yang menaunginya, Insa Project Global Group.

Seperti diketahui, Emmanuel Oti Essigba memang sempat membela Madura United di Liga 1 2020. Namun sayang, pemain asal Ghana itu tak sempat unjuk gigi. Dari tiga kali tampil, dia tak sempat mencatatkan namanya di papan skor sebelum akhirnya Liga 1 dibubarkan.

Oti sendiri sebenarnya sempat mampir ke tim Portugal, Vizela. Namun, di sana dia juga tak lama sebelum akhirnya diumumkan menjadi pemain Vegalta Sendai. Kabar Oti ke sana dikonfirmasi melalui agennya.

“Selamat kepada pemain kami, Oti @ titotti11 atas penandatanganannya di tim @vegaltasendai dari J1 JLeague @jleaguejp dari Jepang,” tulis Insa Project Global Group di Instagram.

“Kami sangat bangga dan bersemangat untuk melihat bagaimana Anda menghadapi tantangan baru ini di liga terbaik Asia. Hal-hal besar menanti kami, kami yakin akan hal itu, semoga Anda beruntung. Vamos The Rocket,” sambung mereka.

Emmanuel Oti Essigba sendiri sepanjang kariernya memang belum juga mampu menampilkan permainan terbaiknya. Sejak main di Braga B, hingga Vizela, dia tak pernah mampu mencetak dua digit gol buat timnya.

Paling bagus saat dia memperkuat Esbjerg fB. Dari 56 penampilan, dia mampu terlibat dalam tujuh gol dalam 56 penampilan, yakni satu gol dan enam assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sudah Saatnya Liga 1 Ikuti Kalender Kompetisi Eropa

Sudah Saatnya Liga 1 Ikuti Kalender Kompetisi Eropa 85

Football5Star.com, Indonesia – Madura United berharap Liga 1 2021 bisa mengikuti kalender kompetisi di Eropa agar memudahkan segalanya. Nah kompetisi musim baru ini bisa menjadi momentum yang tepat.

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah mengumpulkan para klub pada Jumat (15/1/2021) untuk membahas nasib kompetisi. Diputuskan kalau musim 2020 diusulkan dibubarkan, diganti Liga 1 2021.

Direktur utama PT Polana Pola Madura Bersatu, Zia Ul Haq, menyebut sudah saatnya kompetisi di Indonesia mengikuti kalender liga-liga Eropa. Tak cuma memudahkan berbagai hal, tapi juga sesuai dengan kalender FIFA.

Sudah Saatnya Liga 1 Ikuti Kalender Kompetisi Eropa Klub Mulai Mengancam Akan Boikot Liga 1 2020-2021

“Biasanya kompetisi Indonesia selalu dimulai kalau tidak Februari, ya di Bulan Maret. Pada kenyataannya, dengan jadwal itu, kami harus terbentur dengan bursa transfer pemain yang tidak sama dengan jadwal kompetisi lain,” kata Zia Ul Haq saat dihubungi awak media.

Madura United sendiri menjadi salah satu klub yang setuju kompetisi 2020 dibatalkan dan diganti musim baru. Liga 1 2021 bisa menjadi momentum buat sepak bola Indonesia memperbaiki kualitasnya, termasuk penjadwalan.

“Oleh sebab itu, kami mengusulkan agar kompetisi dimulai berbarengan dengan negara-negara berkembang seperti di Eropa. Jadi kami dalam memilih pemain juga lebih enak, khususnya untuk pemain asing. Jadwal tentunya juga tak akan terganggu dengan FIFA Matchday. Itulah dasar pertimbangan kami,” pungkas Zia Ul Haq.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Syekh Ali Jaber Meninggal, Klub-Klub Indonesia Turut Kehilangan

Syekh Ali Jaber Meninggal, Klub-Klub Indonesia Turut Kehilangan 88

Football5Star.com, Indonesia – Kabar meninggalnya Syekh Ali Jaber, bikin klub-klub di Indonesia turut merasakan kehilangan. Hal itu setelah Madura United dan Borneo FC mengucapkan turut berbelangsungkawa mendengar meninggalnya Syekh Ali.

Sejak 29 Desember 2020, Syekh Ali memang sempat mengumumkan diri positif terpapar Covid-19. Dia bahkan sempat masuk ke ruang Intensive Care Unit (ICU). Akun @yayasan.Syekhalijaber sempat mengabarkan kondisi pendakwah itu sempat membaik.

Hingga akhirnya Syekh Ali Jaber meninggal dunia. Dia dilaporkan menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis (14/1/2021) pagi. Almarhum meninggal dunia dengan keadaan negatif Covid-19. Namun, dia meninggal dunia usai dirawat 19 hari di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Kabar meninggalnya Syekh Ali membuat klub-klub Indonesia turut merasakan kehilangan. Madura United mengucapkan ungkapan dukanya melalui akun media sosial resminya.

“Keluarga besar Madura United turut berbela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya Syaikh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber. Semoga ilmu dan amal baik yang engkau tinggalkan menjadi ladang pahala untukmu. Al Fatihah,” tulis @maduraunited.fc.

Tak cuma Madura United, Borneo FC juga mengucapkan bela sungkawanya kepada Syekh Ali Jaber yang dinyatakan meninggal dunia. Mereka mengajak kepada pendukungnya untuk turut mendoakan almarhum.

“Keluarga besar Borneo FC Samarinda turut berduka cita atas berpulangnya Syaikh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber. Semoga Allah muliakan almarhum. Aamiin,” tulis Borneo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Reaksi PT LIB Usai Madura United Resmi Bubar

Reaksi PT LIB Usai Madura United Resmi Bubar 92

Football5Star.com, Indonesia – PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) bereaksi usai Madura United resmi membubarkan timnya. Mereka pun mengaku tak bisa berbuat apa-apa karena memang Liga 1 sampai saat ini belum menemui titik terang.

PSSI dan PT LIB memang sudah sepakat Liga 1 2020 akan dilanjutkan Februari 2021. Mereka jua memutuskan kalau kompetisi musim ini akan bertitel Liga 1 2020-2021 karena lintas tahun akibat pandemi COVID-19 dan tak dapat izin keamanan.

Namun demikian, hingga kini PSSI dan PT LIB pun belum mendapatkan izin keamanan dari pihak polisi. Pandemi COVID-19 di Indonesia pun masih belum juga mereda. Madura United pun akhirnya memilih membubarkan skuatnya karena Liga 1 belum juga jelas.

madura united psm mAKASSARDirektur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita (liga-indonesia.id)

Bagaimana reaksi PT LIB? Direktur Utama (Dirut) LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengaku paham dengan kondisi tim asal Pulau Garam itu. Karena memang kalau tim terus berjalan, pengeluaran klub juga kian berat.

“Saya pribadi paham dan maklum dengan apa yang dilakukan oleh Madura United. Saat ini kondisi sudah sangat berat,” ungkap Akhmad Hadian saat dihubungi awak media.

“Semua sudah terdampak, apalagi pemain. Baik itu lokal ataupun asing juga sekarang sudah sulit. Mereka pasti akan mencari yang lebih baik,” tambah dia.

PT LIB pun mengaku bingung soal kejelasan nasib Liga 1 dilanjut atau tidaknya. Karena memang sampai saat ini mereka belum bisa mendapatkan izin dari pihak polisi.

“Kami sudah mengirimkan surat kepada Kepolisian, tapi sampai sekarang belum ada respons,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Nasib Kompetisi Belum Juga Jelas, Madura United Siap Bubarkan Tim

gamespool
Nasib Kompetisi Belum Juga Jelas, Madura United Siap Bubarkan Tim 96

Football5star.com, Indonesia – Direktur Madura United, Haruna Soemitro, sudah menyiapkan langkah tegas sembari menunggu kejelasan nasib Liga 1 2020-21. Ia mengaku siap membubarkan tim andai nasib kompetisi belum juga menemui titik terang hingga akhir 2020.

Haruna sendiri tak akan menahan pada pemain Madura United yang ingin mencari klub baru dalam waktu dekat. Selain itu, ia juga sudah menyiapkan empat poin dalam surat pembubaran tim yang bakal disebarkan ke seluruh penggawa Laskar Sappe Kerrab.

“Bahkan klub sudah menyiapkan konsep surat pembubaran kepada seluruh komponen tim,” kata Haruna Soemitro seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman Kompas.

Haruna Soemitro - Madura United - Liga 1 - @maduraunitedfc - Copy
instagram.com/maduraunited.fc

Kompas juga membeberkan empat poin yang bakal dimuat dalam surat pembubaran tim Madura United. Keempat poin tersebut adalah:

  • Sisa gaji hingga Desember 2020 akan tetap dibayarkan. Sesuai dengan SK PSSI terakhir.
  • Diberikan kesempatan kepada para pemain untuk mencari klub lain.
  • Mulai Januari 2021 dan seterusnya, tak ada lagi hak gaji.
  • Apabila sudah ada kejelasan dari PSSI dan PT LIB, maka pemain akan kembali dipanggil sesuai dengan kebutuhan tim.

Klausul nomor empat dimasukkan Haruna untuk mengantisipasi tanggapan dari pihak kepolisian mengenai nasib Liga 1. Ia memasukkan klausul tersebut karena bejalar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya.

“Kan ada klausul nomor empat. Kami tidak mau kena prank dari PSSI dan PT LIB untuk ketiga kalinya,” kata pria yang pernah menjabat sebagai ketua Asprov PSSI Jawa Timur itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kalaupun Syahrian Abimanyu Main di JDT, Memangnya Kenapa?

Kalaupun Syahrian Abimanyu Main di JDT, Memangnya Kenapa? 100

Football5Star.com, Indonesia – Bos Madura United, Achsanul Qosasi, ingin Syahrian Abimanyu tak mendengarkan komentar netizen soal kepindahannya ke Johor Darul Takzim atau JDT. Kalaupun Aby main di JDT II, kata dia, sebenarnya tak ada masalah.

Banyak kabar menyebut kalau Syahrian Abimanyu bakalan dilempar ke tim kedua JDT yang main di Malaysia Premier League. Sebab, tim utama klub berjuluk Harimau Selatan itu sudah memiliki slot pemain asing Asia yang diisi penggawa Singapura, Harris Harun.

Namun demikian, bos JDT, Tunku Ismail Sultan Ibrahim akhirnya membantah kabar tersebut. Tunku Ismail mengaku akan meminjamkan Syahrian ke klub dan negara lain.

Andai Liga 1 2020 DiBatalkan Sejak April, Klub Tak Akan Bingung Madura United: Liga Bergulir untuk Kepentingan Siapa? Jangan Ingkar! Bos Madura United: Yang Masih Nekat Latihan, Semoga Berhenti. Liga 1 2020 Tanpa Degradasi, PSSI Dianggap Mau Tabrak Statuta Lagi

“Saya sampaikan ke Aby, jangan mempedulikan netizen yang merendahkanmu yang bilang ‘hanya bermain di tim JDT II, bukan JDT Utama’. Bagi saya kamu main di JDT VIII juga gak masalah,” kata Achsanul Qosasi.

“JDT mengontrakmu untuk bermain bola, dan tugasmu bermain bola. Negeri ini masih melarang bermain bola, silakan bermain baik dan jaga sikap, saya yakin kamu dikontrak untuk bermain di JDT utama. Saya katakan dengan tegas dan lantang, ‘Saya bangga denganmu, jika ada yg nyinyir kamu tak perlu merespons.'” sambung dia.

Syahrian Abimanyu, kata Achsanul, sudah masuk ke dalam klub yang tepat. Apalagi, JDT punya pengelolaan yang sangat baik.

“Pelajari cara mereka, ceritakan ke saya, agar Madura bisa meniru walaupun dengan kemampuan yg jauh berbeda,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

JDT Memang Sudah Pantau Syahrian Abimanyu Sejak Lama

JDT Memang Sudah Pantau Syahrian Abimanyu Sejak Lama 104

Football5Star.com, Indonesia – Tim Malaysia, JDT (Johor Darul Takzim) ternyata memang sudah lama memantau Syahrian Abimanyu sebelum direkrut. Hal itu dibeberkan langsung oleh pemilik Madura United, Achsanul Qosasi.

Teka-teki pemain muda Indonesia yang akan direkrut oleh JDT akhirnya terungkap. Dialah Syahrian Abimanyu. Syahrian sendiri disebut-sebut bakalan menjadi salah satu bagian dari masa depan klub berjuluk Harimau Selatan. Dia diikat kontrak oleh JDT selama tiga tahun ke depan.

Achsanul membeberkan kalau Syahrian memang sudah lama dipantau oleh klub peraih tujuh gelar di Malaysia itu. Makanya ketika ada manajemen JDT datang, dia pun tak pikir panjang.

JDT Memang Sudah Pantau Syahrian Abimanyu Sejak Lama

“Syahrian Abimanyu memang sudah diinginkan JDT sejak satu bulan lalu. Sebelum tandatangan Kontrak dia minta izin kepada saya Saya menyutujui bahkan menganjurkan untuk mengambil kesempatan itu,” kata Achsanul.

Menurutnya, JDT memang salah satu tim terbaik di Asia Tenggara. Madura United pun, kata dia, harusnya bisa menjadikan klub milik Tunku Ismail Sultan Ibrahim itu contoh.

“JDT adalah klub bagus yang dikelola sangat baik. Federasi Malaysia (FAM) juga memiliki Perencanaan yang jelas. Pelajari cara mereka, ceritakan ke saya, agar Madura United bisa meniru walaupun dengan kemampuan yang jauh berbeda,” tutup Achsanul.

Syahrian Abimanyu sendiri tampaknya tak akan langsung gabung JDT musim ini. Dia akan dipinjamkan JDT ke klub di luar Malaysia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sudahi Saja Liga 1 2020, Mulai Lagi Musim Baru

Sudahi Saja Liga 1 2020, Mulai Lagi Musim Baru 108

Football5Star.com, Indonesia – Klub-klub tampaknya mulai gerah dengan ketidakpastian Liga 1 2020 dan meminta disudahi saja, buat musim baru. Hal itulah yang disuarakan oleh kubu Madura United karena sudah jengah menanti sesuatu tak jelas.

PSSI dan PT LIB memang sudah sepakat Liga 1 2020 akan dilanjutkan Februari 2021. Mereka jua memutuskan kalau kompetisi musim ini akan bertitel Liga 1 2020-2021 karena lintas tahun akibat pandemi COVID-19 dan tak dapat izin keamanan.

Namun demikian, hingga kini PSSI dan PT LIB pun belum mendapatkan izin keamanan dari pihak polisi. Padahal, ini sudah nyaris sebulan sebelum rencana. Madura United sendiri meminta agar kompetisi musim ini disudahi saja.

Madura United - Liga 1 2020 - Rahmad Darmawan - PSSI - @maduraunited.fc 2
instagram.com/maduraunited.fc

“Sejak awal kami sudah menyuarakan agar kompetisi musim 2020 dihentikan, dibatalkan, atau dianggap selesai sehingga PSSI maupun PT LIB sebagai regulator kompetisi bisa lebih fokus untuk mempersiapkan kompetisi musim 2021. Kini kami sampaikan lagi,” kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq Abdurrahim, dikutip Berita Jatim.

“Seperti yang sudah kami sampaikan berulang-ulang, Madura United akan sangat legowo jika kompetisi Liga 1 musim ini dinyatakan selesai. Karena fokus saat ini adalah melakukan pembenahan infrastruktur dan youth development yang sedang kami garap,” tambah dia.

Di tengah ketidakpastian ini, Zia menyebut kalau PSSI dan PT LIB harusnya fokus ke hal lain. Kata dia, mendingan PSSI kini memikirkan bagaimana bisa meningkatkan kualitas Liga 1 musim depan.

“Semestinya saat ini menjadi momentum tepat bagi PSSI maupun PT LIB untuk berbenah, sehingga kompetisi kedepan lebih bagus lagi,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Baru Direkrut Madura United, Bruno Lopes Malah Diperkenalkan Klub Lain

Baru Direkrut Madura United, Bruno Lopes Malah Diperkenalkan Klub Lain 111

Football5Star.com, Indonesia – Bruno Lopes yang baru saja direkrut oleh Madura United tiba-tiba diperkenalkan oleh klub lain. Dia disebut sudah resmi bergabung dengan salah satu tim Brasil, Parana Clube.

Seperti diketahui, Bruno Lopes menjadi salah satu pemain anyar yang sempat diperkenalkan Madura United dan dipersiapkan dalam lanjutan Liga 1 2020. Dia datang dengan menggantikan Emmanuel Oti Essigba yang sebelumnya memilih pergi dari tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu.

Namun demikian, kompetisi Liga 1 2020 sampai saat ini belum juga menemui kejelasan. Tampaknya kondisi ini yang membuat Bruno memilih untuk mencari tim lain. Klub Serie B Brasil, Parana Clube lantas mengumumkannya menjadi pemain anyar.

“Bruno Lopes bakal jadi salah satu pemain baru untuk musim ini. Pemain berusia 34 tahun ini datang untuk membawa pengalaman banyaknya ke dalam skuat,” tulis Parana Clube dalam Instagram resminya.

Sedang, Bruno sendiri mengaku sangat senang bisa menjadi bagian dari klub yang berdiri sejak 19 Desember 1989 itu. “Seluruh keluarga saya berasal dari Parana. Jadi, ini sungguh menjadi miimpi yang berubah kenyataan mengenakan jersey Tricolor,” ungkap Bruno Lopes.

Bruno sendiri pernah menjadi pemain menakutkan bersama Persija. Dia turut membantu Macan Kemayoran lolos ke Asia berkat penampilan apiknya di Liga 1 2017 lalu bersama Stefano Cugurra Teco.

Total, Bruno Lopes memainkan 29 prtandingan dengan mengemas 10 gol serta empat assist di Persija. Setelah dari Persija, dia sempat ke Kelantan FA, Monte Yamagata, Cascavel, Vitoria ES, hingga Madura United.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]