Eks Persebaya Surabaya Ceritakan Kedekatannya dengan Cristiano Ronaldo

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Eks Persebaya Surabaya, Eric Djemba-Djemba, baru-baru ini bercerita soal kedekatannya dengan bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo. Hal itu diungkapkan oleh Djemba Djemba saat sama-sama memperkuat United 2003 silam.

Pada 2003 silam, Djemba-djemba dan Ronaldo memang sama-sama baru datang ke Old Trafford. Pemain yang perkuat Persebaya pada 2015 itu datang ke United dari Nantes. Tak lama kemudian, Ronaldo pun datang dari Sporting Lisbon.

Eks Persebaya Surabaya Ceritakan Kedekatannya dengan Cristiano Ronaldo
Dok. Surya

Nah, keduanya ternyata langsung dekat. Faktor sama-sama anak baru United saat itu, kian memperdalam persahabatan keduanya. Djemba-Djemba pun bercerita soal awal pertemuannya dengan Cristiano Ronaldo.

“Ronaldo selalu datang lebih dahulu setiap hari. Dia bisa ke gym dahulu sebelum berlatih, bahkan dia beberapa kali ke gym,” ungkap Eric Djemba-Djemba dikutip dari The Sun.

Eks Persebaya Surabaya Ceritakan Kedekatannya dengan Cristiano Ronaldo
Persebaya/Bolacom

“Dia dan saya melakukan debut bersama melawan Bolton. Saat itu saya tidak tahu apa yang terjadi di masa depan, tapi saya bangga melakukan debut bersamanya,” sambung dia.

Cristiano Ronaldo Sosok Bersahabat

Djemba-Djemba sendiri mengakui kalau Ronaldo merupakan sosok yang rendah hati. Bahkan, beberapa kali dia mengajak Cristiano Ronaldo pulang bareng usai berlatih.

Eks Persebaya Surabaya Ceritakan Kedekatannya dengan Cristiano Ronaldo
Daily Advent

“Kadang-kadang saya akan mengatakan ‘Cristiano ayo pulang’, karena terkadang kami berkendara bersama untuk berlatih. Saya akan menyetir atau bergantian dia yang akan mengantar saya,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya vs Persikabo: Brace Jose Wilkson Hasilkan Poin Penuh

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Jose Wilkson menjadi bintang kemenangan Persebaya Surabaya atas Persikabo 1973 di Indomilk Arena, Sabtu (11/9), malam WIB. Wilkson berhasil mencetak dua gol dan membuat laga Persebaya vs Persikabo berakhir dengan kedudukan 3-1.

Tampil sebagai tim unggulan, Persebaya langsung tancap gas di menit-menit awal. Pada menit ke-4, Samsul Arif nyaris membuka keunggulan Bajol Ijo. Namun, sepakannya dari dalam kotak penalti masih terlalu lemah dan belum menyulitkan kiper Persikabo, Syahrul Fadil.

Persebaya vs Persikabo - Jose Wilkson - @officialpersebaya 2
instagram.com/officialpersebaya

Dua puluh menit berselang, Persebaya berhasil membuka keunggulan. Berawal dari aksi penetrasi Alwi Slamat, Jose Wilkson berhasil menjebol gawang Persikabo tanpa kesulitan berarti. Pada menit ke-38, Persebaya berhasil menggandakan keunggulannya. Kali ini, giliran Ricky Kambuaya yang sukses membobol gawang Persikabo.

Unggul dua gol tak membuat Bajol Ijo puas. Mereka terus menekan dan berhasil mencetak gol ketiganya pada menit ke-41 melalui aksi Wilkson. Skor 3-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Persikabo mengawali babak kedua dengan intensitas serangan yang cukup tinggi. Akan tetapi, lini pertahanan Persebaya berhasil menghalau serangan-serangan Persikabo di 10 menit pertama babak kedua.

Pada menit ke-63, Persikabo mendapat hadiah penalti setelah Dimas Drajad dilanggar Ricky Kambuaya di dalam kotak terlarang. Ciro Alves yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Persikabo memperkecil ketertinggalan.

Persebaya vs Persikabo - Jose Wilkson - @officialpersebaya
instagram.com/officialpersebaya

Gol Ciro membakar semangat Persikabo. Pada menit ke-77, Ahmad Nufiandani hampir mencetak gol kedua Persikabo. Namun, sepakan terukurnya dari luar kotak penalti digagalkan mistar gawang Persebaya. Delapan menit berselang, giliran Firza Andika yang mengancam. Namun, sepakan kerasnya masih belum berhasil menembus gawang Ernando Ari.

Meski terus menyerang, Persikabo gagal mencetak gol tambahan dan skor 3-1 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Kemenangan ini membuat Persebaya berhasil naik ke posisi ke-8 klasemen Liga 1 2021-22 dengan perolehan tiga poin.

SUSUNAN PEMAIN PERSEBAYA VS PERSIKABO:

Persebaya: 21-Ernando Ari; 29-M. Syaifuddin, 4-Alie Sesay, 28-Arif Satria, 88-Alwi Slamat; 99-Bruno Moreira (7-Marselino Ferdinan 66′), 10-Taisei Marukawa (23-Ady Setiawan 84′), 13-Rachmat Irianto; 9-Samsul Arif (57-Akbar Firmansyah 65′), 84-Jose Wilkson, 17-Ricky Kambuaya (12-Rendi Irwan 90′)

Pelatih: Aji Santoso

Persikabo: 26-Syahrul Fadil; 13-Didik Wahyu (17-Ahmad Nufiandani 46′), 4-Veniamin Shumeiko, 2-Andy Setyo; 11-Firza Andika, 68-Roni Sugeng (8-Andre Oktaviansyah 59′), 69-Manahani Lestusen (10-Guntur Triaji 77′), 21-Hendra Bayauw (23-Gilang Ginarsa 35′); 7-Ciro Alves, 97-Dimas Drajad, 35-Sergey Pushnyakov

Pelatih: Igor Kriushenko

Kartu Kuning: Alwi 16′, Kambuaya 80′ – Guntur 88′

Borneo FC vs Persebaya: Tanpa Pemain Asing, Bajul Ijo Takluk

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan pertama Liga 1 yang mempertemukan Borneo FC vs Persebaya. Bajul Ijo yang tak diperkuat pemain asingnya harus kalah 3-1 dari Pesut Etam.

Borneo berhasil mencetak gol pada menit ke-8. Francisco Torres berhasil mendapatkan bola di dalam kotak penalti dan memberi umpan ke Muhammad Sihran yang dengan tenang memasukkan bola.

Pesut Etam terus menerus menggempur pertahanan Persebaya. Terens Puhiri melakukan aksi ciamik dari sisi kanan dan memberi umpan terobosan keapda Torres, tapi tendangannya bisa ditepis oleh Ernando Ari.

Borneo FC vs Persebaya Tanpa Pemain Asing, Bajul Ijo Takluk
@Liga1Match

Persebaya punya peluang pertama pada menit ke-31. Lewat tendangan bebas, Hambali Tolib melakukan eksekusi yang melebar ke sisi kanan gawang.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Borneo mencetak gol kedua pada menit ke-48. Lewat serangan balik, Bustos memberi umpan terobosan ke Puhiri yang hanya tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Ernando. Puhiri dengan tenang berhasil memasukkan bola.

Bajul Ijo hancur lebur. Pada menit ke-60 Borneo kembali mencetak gol. Bustos lagi-lagi menjadi kreator, dia memberi umpan ke Guy Junior yang langsung menceploskan bola ke gawang.

Pesut Etam hampir mencetak gol keempat pada menit ke-63. Puhiri melepaskan umpan cutback yang bisa disambar oleh Muhammad Sihran, tapi bola melebar ke atas gawang.

Persebaya akhirnya bisa mencetak gol pada menit ke-75. Akbar Firmansyah memberi backpass di kota penalti ke Ricky Kambuaya yang berhasil mencetak gol ke gawang Angga Saputra.

Tak ada tambahan gol di sisa babak. Laga Borneo FC vs Persebaya berakhir dengan skor 3-1.

Susunan Pemain Borneo FC vs Persebaya

Borneo FC (4-4-2): 1-Angga Saputra; 74-Rifad Marasabessy (56-Muhammad Faturrahman), 4-Wildansyah, 18-Javlon Guseynov, 15-Leo Guntara (44-Nur Diansyah); 12-Hendro Siswanto, 10-Bustos, 8-Nuriddin Davronov; 28-Terens Puhiri (2-Marchkho Merauje), 90-Muhammad Sihran, 9-Fransisco Torres (30-Guy Junior).

Pelatih: Mario Gomez.

Persebaya (4-3-3): 21-Ernando Ari; 13-Rachmat Irianto, 88-Alwi Slamat, 14-Frank Sokoy (47-Arizky Wahyu); 23-Ady Setiawan (8-Oktofianus), 17-Ricky Kambuaya, 18-Hambali Tolib (12-Rendi Irawan); 11-Supriadi (28-Arif Satria), 57-Akbar Firmansyah, 45-Johan Yoga (9-Samsul Arif).

Pelatih: Aji Santoso.

Pelatih Persebaya Surabaya Minta Tolong Oknum Bonek Jangan Nekat Lagi

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, meminta tolong kepada suporter agar tak lagi memaksa datang ke Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Sebab, jangan sampai kompetisi tak diizinkan karena ulah oknum tak bertanggung jawab.

Pada Minggu, 29 Agustus memang ada belasan oknum Bonek yang tiba-tiba datang ke Stadion Wibawa Mukti. Kedatangan mereka ke stadion karena dapat kabar Persebaya Surabaya bakal bermain melawan Borneo FC hari itu.

Pelatih Persebaya Surabaya Minta Tolong Oknum Bonek Jangan Nekat Lagi
Pikiran Rakyat

Akan tetapi, nyatanya kabar tersebut cuma hoaks. Tim berjuluk Bajul Ijo itu baru akan bertarung melawan Borneo pada Sabtu (4/9/2021). Tentu, Aji Santoso berharap hal itu tak lagi terulang.

“Saya sudah sampaikan berputarnya kompetisi tidak dengan mudah kita harus apresiasi LIB, PSSI, Menpora dan kepolisian yang telah beri izin kompetisi berputar. Artinya untuk bisa berjalan sangat susah, kita harus mendukung dengan prokes ketat baik suporter dan manajemen,” ungkap Aji Santoso.

Pelatih Persebaya Surabaya Minta Tolong Oknum Bonek Jangan Nekat Lagi
Suara.com

“Untuk suporter saya berharap permintaan pribadi dan tim mohon untuk kompetisi kali ini jangan ada satupun yang datang. Bukan berarti kami tidak dukung, kami sangat butuh dukungan tapi untuk saat ini butuh doa dari rumah,” sambung Aji

Aji Minta Oknum Jangan Coreng Nama Persebaya Surabaya

Aji menyebut kalau ulah oknum suporter yang nekat bisa saja mencoreng nama Surabaya. Tak cuma itu, Bajul Ijo sebagai sebuah tim bisa saja dirugikan karena ulah oknum tak bertanggung jawab.

Pelatih Persebaya Surabaya Minta Tolong Oknum Bonek Jangan Nekat Lagi

“Jangan karena beberapa suporter nama Persebaya tercoreng ini yang dikhawatirkan. Kami yakin kemarin di Surabaya mendukung dari rumah dan tidak ada menonton bareng di Surabaya saya mohon doa supaya kami bisa tampil bagus,” tutup Aji.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Soal Oknum Bonek Datang ke Stadion Wibawa Mukti, Begini Kata PT LIB

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PT Liga Indonesia Baru (LIB) buka suara soal oknum Bonek yang sempat datang ke Stadion Wibawa Mukti beberapa hari lalu. Mereka akan bekerja sama dengan Polri serta Divisi Suporter PSSI agar hal serupa tak terulang.

Pada Minggu, 29 Agustus memang ada belasan oknum Bonek yang tiba-tiba datang ke Stadion Wibawa Mukti. Kedatangan mereka ke stadion karena dapat kabar Persebaya Surabaya bakal bermain melawan Borneo FC hari itu.

Soal Oknum Bonek Datang ke Stadion Wibawa Mukti, Begini Kata PT LIB
Pikiran Rakyat

Akan tetapi, nyatanya kabar tersebut cuma hoaks. Terlebih, PT LIB memang sedari awal merencanakan cma menggelar tiga pertandingan pada pekan pembuka Liga 1. Namun, hal itu jelas jadi perhatian serius PT LIB.

Hal itu lantaran bisa saja ke depan ada oknum suporter yang mencoba datang ke stadion untuk saksikan timnya berlaga. Ini tentu melanggar karena PSSI dan PT LIB tak membolehkan pertandingan digelar dengan penonton.

Soal Oknum Bonek Datang ke Stadion Wibawa Mukti, Begini Kata PT LIB

“Suporter bagian kami dengan Kapolri. Kampanye kami jangan datang ke stadion. Kalau ada kaya gitu kita komunikasian dengan Polri. Kami info ada laga ini vs ini,” ungkap Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, kepada awak media via virtual.

PT LIB Sebut Bonek Sudah 3 Hari di Cikarang

Sudjarno menambahkan, pihaknya sudah menerima informasi kalau oknum suporter Persebaya itu memang nekat datang. Makanya, mereka langsung ditertibkan oleh kepolisian setempat.

Soal Oknum Bonek Datang ke Stadion Wibawa Mukti, Begini Kata PT LIB
Dok. Antara

“Kejadian kemarin ada hoaks kami dapat informasi. Kami juga tahu mereka sudah tiga hari di sana. Masalah suporter departemen kita akan sangat sibuk,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Taisei Marukawa Nafsu Bawa Persebaya Juara Asia hingga Dilirik Timnas Jepang

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain asing Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa, ternyata memiliki ambisi besar dalam musim perdananya di Indonesia. Dia ingin membawa klubnya itu juara di Asia hingga bisa menarik timnas negaranya, Jepang.

Kedatangan Taisei di kubu Bajol Ijo memang menarik untuk dinantikan. Sebab, pemain berusia 24 tahun itu sudah melanglang buana ke sejumlah klub Malta hingga Latvia kala memperkuat Senglea Athletic, Valetta, dan Noah Jurmala.

Taisei Marukawa Nafsu Bawa Persebaya Surabaya Juara Asia hingga Dilirik Timnas Jepang

Ini menjadi karier perdananya di Asia Tenggara, utamanya Indonesia. Banyak Bonek yang berharam Taisei bisa lebih baik dari pemain asing asia tim sebelumnya, Mahmoud Eid.

Nah, hal itu justru bikin Taisei kian semangat. Bahkan, dia menargetkan terlibat banyak gol untuk tim besutan Aji Santoso itu di Liga 1 2021-22.

Taisei Marukawa Nafsu Bawa Persebaya Surabaya Juara Asia hingga Dilirik Timnas Jepang

“Saya ingin mencetak 10 gol dan 10 assist dan memenangkan kejuaraan. Saya ingin menjadi juara Asia dan akhirnya berperan aktif di tim nasional Jepang,” ungkap Taisei Marukawa dikutip media Jepang, Mainichi.

Taisei Marukawa Awalnya Ragu

Taisei tak memungkiri, awalnya ragu memutuskan berkarier di Indonesia dan menerima pinangan Persebaya. Hal itu bukan karena kualitas liga Indonesia, melainkan kondisi Covid-19.

Taisei Marukawa Nafsu Bawa Persebaya Surabaya Juara Asia hingga Dilirik Timnas Jepang

Apalagi, beberapa waktu lalu pemerintah Jepang sempat meminta masyarakatnya untuk meninggalkan Indonesia. Namun, dia mengaku merasa tertantang dan akhirnya menerima Bajol Ijo.

“Jujur, saya khawatir soal Covid-19 sebelum akan memutuskan klub berikutnya. Tetapi pada Mei, seorang agen Indonesia menghubungi saya. Saya ingin akhirnya menerima dan ini tantangan baru saya,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya Surabaya Soal Jadwal Liga 1: Waktunya Sudah mepet!

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya tampaknya mulai jengah menanti kejelasan soal jadwal Liga 1 2021-22 yang belum juga dirilis. Mereka mengatakan kalau waktunya sudah sangat mepet.

Penantian pencinta sepak bola Indonesia untuk menyaksikan kompetisi strata satu bergulir sebentar lagi akan berakhir. PSSI dan PT LIB sudah mendapatkan lampu hijau dari sejumlah pihak terkait untuk menggulirkan liga pada 27 Agustus mendatang.

Akan tetapi, nyatanya hingga kini PT LIB belum juga merilis jadwal. Padahal, idealnya klub sudah mendapatkan jadwal kompetisi sepekan sebelum kick-off. Hal itulah yang disuarakan pelatih tim berjuluk Bajul Ijo, Aji Santoso.

Persebaya Surabaya Soal Jadwal Liga 1: Waktunya Sudah mepet!

“Waktu sudah sangat mepet. Seharusnya hari ini (kemarin), kami sudah dapat jadwal pertandingan,” ungkap Aji.

Jadwal Liga 1 Dibutuhkan Persebaya untuk Pelajari Lawan

Persebaya Surabaya Soal Jadwal Liga 1: Waktunya Sudah mepet!

Sejatinya, dengan mendapatkan jadwal lebih cepat, klub jadi bisa mempersiapkan calon lawannya jauh-jauh hari. Ini tentu menjadi sebuah ujian bagi para pelatih, tak terkecuali Aji santoso.

“Kami akan bisa lebih mempersiapkan dengan baik. Jadi, misal pekan pertama bertemu tim A, kemudian tim B, maka kami bisa memperhitungkan (strategi) yang pas,” tutup dia.

Persebaya Surabaya Soal Jadwal Liga 1: Waktunya Sudah mepet!

Sebelumnya, PT LIB mengaku mungkin akan mengeluarkan jadwal kompetisi paling lambat pada 24 Agustus mendatang, alias tiga hari jelang kick-off. Rencananya jadwal jua akan dirilis per seri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ini Nilai Kontrak Pertama Budi Sudarsono Bersama Persebaya Surabaya

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang legendaris di Liga Indonesia, Budi Sudarsono, baru-baru ini menceritakan soal nilai kontrak pertamanya saat bela Persebaya Surabaya. Dia bahkan menyebut gaji pertamanya itu langsung diberikan kepada bapak angkatnya di Surabaya.

Seperti diberitakan sebelumnya, untuk mengejar mimpi jadi pesepak bola, dilalui oleh Budi dengan tak mudah. Sosok yang menjebol gawang Bahrain 2007 silam itu bahkan sempat merantau ke Jakarta untuk mencari peluang dan pulang kampung lagi karena nyaris putus asa.

Budi Sudarsono pun akhirnya mendapat kesempatan bergabung untuk tim Fatahillah di Surabaya. Singkat cerita, dia digembleng selama dua tahun di sana melalui turnamen Gala Desa. Hingga suatu hari dia mendapat kesempatan seleksi di Persebaya Surabaya dan lolos.

Ini Nilai Kontrak Pertama Budi Sudarsono Bersama Persebaya Surabaya

“Setelah 2 tahun di tim junior saya naik kelas sama pak haji Karwoto, kakaknya pak Wali Kota dulu Pak Narto. Jadi, langsung disodori kontrak itu 10 juta, dulu ada DP 10 juta,” ungkap Budi dikutip dari kanal YouTube pribadinya, Budi Python13 Official.

Budi Sudarsono Langsung Beri Uang itu kepada Ayah Angkatnya

Budi Sudarsono Muda, Ingin Jadi Pemain Persebaya hingga Dimarah Tetangga

Mendapatkan gaji besar perdananya, striker yang pernah membela Persija Jakarta tersebut tak lupa dengan ayah angkatnya di Surabaya. Dia bahkan ketika mendapatka uang langsung mengantarkan kepada ayah angkatnya.

“Uang per bulannya kalau gak salah Rp 1,25 juta. Kebetulan di Surabaya ada bapak angkat, saat dapat kontrak uang saya masukin ke dalam baju, naik angkot, saya kasihkan ke bapak angkat saya itu. Beliau berjasa buat saya, bantu saya, maki-maki saya, itu motivasi saya,” tutup Budi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Budi Sudarsono Muda, Ingin Jadi Pemain Persebaya hingga Dimarahi Tetangga

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Legenda sepak bola Indonesia, Budi Sudarsono, menceritakan kisah awal kariernya sebagai pesepak bola yang tak mudah. Dia mengaku sejak kecil mengidolai Persebaya Surabaya hingga berjuang mengejar mimpinya itu.

Untuk mengejar mimpi jadi pesepak bola, dilalui oleh Budi dengan tak mudah. Sosok yang menjebol gawang Bahrain 2007 silam itu bahkan sempat merantau ke Jakarta untuk mencari peluang.

Akan tetapi justru sesampainya di Jakarta dia malah ditawari bekerja di kapal tanker. Dia pun kukuh dengan keinginannya menjadi pesepak bola hingga menolak pekerjaan itu.

Budi Sudarsono Muda, Ingin Jadi Pemain Persebaya hingga Dimarah Tetangga
Helmi Fithriansyah/Liputan 6

“Saat di Jakarta Utara saya sempat ditawari kerja di Pelindo atau tanker, tapi saya cuma main bola. Saya gak mau kerja, saya maunya kaya di televisi itu, saya suka Persebaya, kalau saya di rumah latihan tendang-tendang saya selalu ngomong Persebaya,” ungkap Budi Sudarsono dalam kanal YouTube pribadinya, Budi Python13 Official.

Bahkan, saat latihan di rumahnya dia acap diomeli tetangganya. “Latihan sendiri, sampai orang yang punya lahan marah-marah karena berisik. Itu ada prokontra sama bapak ibu,” sambung dia.

Budi Sudarsono Akhirnya Ditakdirkan Jadi Pesepak Bola

Budi Sudarsono Muda, Ingin Jadi Pemain Persebaya hingga Dimarah Tetangga

Setelah putus asa di Jakarta dia akhirnya kembali ke kampung halamannya. Dia bahkan sempat berpikir ingin menjadi ustadz. Namun tiba-tiba ditawari ke Surabaya untuk gabung dengan tim Fatahillah.

“Setelah di Jakarta tak berkembang, saya agak putus asa, pulang ke rumah mau jadi ustadz. Sembari jalan, saya ditawari ke Surabaya diantar bapak dan pak Ansory di Fatahilah. Itu tim amatir tapi dihuni pemain-pemain top, akhirnya saya digembleng di sana,” tutup sosok yang sempat ditunjuk jadi asisten pelatih Persik Kediri itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya Beri Tanggapan Positif Terkait Penundaan Liga 1

gamespool
Persebaya Beri Tanggapan Positif Terkait Penundaan Liga 1 45

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, tidak mau terlalu memusingkan diundurnya kick-off Liga 1 2021-22. Aji malah memberikan tanggapan positif terkait keputusan Kemenpora dan PSSI terkait nasib kompetisi.

Awalnya, PSSI dan PT LIB sepakat untuk menggelar Liga 1 pada 20 Agustus mendatang. Akan tetapi, pandemi Covid-19 yang masih belum mereda membuat PSSI memutuskan untuk mengundur gelaran Liga 1 ke 27 Agustus 2021.

“Cuma akan ada penyesuaian saja. Sudah tugas pelatih seperti itu. Tidak ada dampak signifikan,” tegas Aji Santoso dikutip Football5star dari laman resmi Bajol Ijo.

Persebaya - Liga 1 - persebaya. id
persebaya.id

“Kalau menurut saya, penundaan jadi tanggal 27 jadi lebih fair buat tim yang belum latihan. Kita juga ada waktu lagi untuk mematangkan strategi,” imbuh pelatih berumur 51 tahun itu.

PERSEBAYA AKAN TERUS MANTAPKAN PERSIAPAN

Lebih lanjut, Aji memastikan persiapan Bajol Ijo tidak akan terganggu dengan kembali diundurnya kick-off Liga 1. Aji mengaku sedang mencari tim untuk menjadi lawan uji coba Bajol Ijo.

Akan tetapi, Aji cukup kesulitan mencari lawan uji coba untuk timnya. Ia pun memastikan Persebaya hanya akan menggelar laga internal andai gagal mendapatkan lawan uji coba.

Persebaya - Liga 1 - persebaya. id 3
instagram.com/officialpersebaya

“Inginnya sih uji coba dengan tim Liga 3, 2 dan 1. Tapi waktu juga mepet, masih PPKM juga jadi tidak mudah. Kalau tidak bisa kita ganti dengan internal game saja,” tuntas Aji.

Andai tak kembali diundur, Bajol Ijo bakal memulai Liga 1 2021-22 dengan kekuatan penuh. Mereka sudah memiliki skuat yang siap tanding dan hanya kehilangan Koko Ari yang sedang menjalani proses rehabilitasi cedera lutut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jersey Mat Halil Laku Rp130 Juta karena Punya Kenangan di IPL

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Jersey eks pemain Persebaya Surabaya, Mat Halil, baru saja menyita perhatian setelah laku hingga senilai Rp130 juta dalam sebuah lelang. Sang pemenang lelang, Dinar Wahyu, menyebut berani keluarkan uang besar karena jersey itu punya sejarah panjang selain alasan kemanusiaan.

Seperti diketahui, baru-baru ini pendukung Persebaya, Bonek Green Nord 27 baru saja melakukan lelang jersey-jersey. Lelang itu dilakukan demi membantu masyarakat Surabaya dan sekitarnya yang terdampak pandemi Covid-19.

“Saya berniat untuk kemanusiaan sih, apapu medianya. Kebetulan ini medianya jersey jadi saya support sisi kemanusiannya,” ungkap Dinar dikutip dari Liputan 6.

Jersey Mat Halil Laku Rp130 Juta karena Punya Kenangan di IPL

Mat Halil sendiri tak menyangka jerseynya itu bisa menembus angka Rp130 juta. Namun memang, dia menyebut kalau jersey itu memiliki nilai sejarah saat Persebaya Surabaya sempat ikut dalam ajang Indonesia Premier League (IPL).

“Kalau enggak salah itu buat laga away. Kalau biasanya home kan hijau, kalau away itu kan biasanya ada merah, kuning, sama putih,” papar dia.

Nah itu mungkin saking lamanya sampai lupa dipakai dimana, pokoknya bukan home. Kalau gak salah itu dipakai di luar pulau,” sambung dia.

Jersey Mat Halil Laku Rp130 Juta karena Punya Kenangan di IPL

Jersey Mat Halil itu memecahkan rekor perlelangan jersey di Indonesia. Sebelumnya, jersey termahal yang memiliki nilai fantastis ialah milik Bambang Pamungkas yang menyentuh Rp23 juta.

Hal ini juga mendapat perhatian dari Persebaya. Mereka mengaku bangga bisa turut andil dalam membantu sesama di tengah pandemi Covid-19.

“Seluruh hasil lelang tersebut akan digunakan untuk kegiatan kemanusiaan Bonek Peduli Rakyat yang digalang @greennord.27 @bdrt.27. Gerakan kemanusiaan yang sudah berjalan seperti pembagian sembako, ambulance gratis dan pengisian oksigen gratis, panjang umur hal-hal baik! Salam satu nyali,” tulis mereka.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Rizky Ridho Akhirnya Jawab Rumor Ketertarikan Klub Korsel

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Bek Persebaya Surabaya, Rizky Ridho, akhirnya buka suara sekaligus menjawab rumor ketertarikan klub asal Korea Selatan. Dia mengaku kabar tersebut hoaks, tapi tetap berharap bisa berkarier di sana.

Beberapa waktu lalu, bek berusia 19 tahun itu disebut-sebut masuk dalam radar klub K-League 1, Pohang Steelers. Kabar Rizky menuju Pohang Steelers datang dari salah satu akun Twitter gosip transfer di Korea Selatan, @CLvis91.

Si pemegang akun tersebut bahkan sudah mengklaim kalau Rizky Ridho akan segera bergabung dengan Pohang Steelers sebagai salah satu pemain asingnya. Tak cuma Rizky, pemain Timnas U-19 Indonesia lainnya, Pratama Arhan juga disebut oleh pemilik akun tersebut. Arhan disebut akan menjadi pemain asing klub K-League lainnya, Seongnam FC.

Rizky Ridho Akhirnya Jawab Rumor Ketertarikan Klub Korsel

Nah kali ini, Rizky pun akhirnya buka suara. Bek muda milik Bajul Ijo itu mengaku baru tahu kabar tersebut melalui media. Dia pun kaget, tapi sambil mengamini kabar itu.

“Saya tidak tahu. Itu tiba-tiba media ada memberitakan seperti itu. Saya cuma mengamini,” ungkap Rizky Ridho dikutip dari kanal YouTube resmi klub.

“Semoga ada tawaran. Tapi, sampai saat ini belum ada apa-apa dan belum ada komunikasi apa-apa (Dari klub Korsel),” sambung dia.

Saat ini, K-League 1 dan K-League 2 memang memasukkan satu slot khusus pemain asing asal ASEAN. Keberadaan Shin Tae-yong jelas bisa menjadi kunci kedua pemain itu bisa menyusul Asnawi mentas di kompetisi Korea Selatan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pernah Bela Leicester City, Bek Persebaya Heran Liga 1 Tak Juga Jalan

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Bek Persebaya Surabaya, Mohamed Alie Sesay, heran Liga 1 2021-22 belum juga bergulir sesuai dengan rencana. Pemain yang pernah membela Leicester City itu mengaku kecewa karena hari-harinya cuma berlatih tanpa bertanding.

Seperti diketahui, nasib Liga 1 memang tak menentu. Kompetisi strata satu Indonesia itu sedianya akan dihelat 9 Juli lalu. Tapi batal karena menghormati imbauan pemerintah yang ingin menerapkan PPKM darurat. PT LIB lantas berencana menggulirkan liga pada Agustus mendatang meski belum bisa dipastikan juga.

Kondisi itu mulai bikin jengah para pemain asing, termasuk Alie Sesay. Dia sebenarnya sudah sangat siap menampilkan aksi perdananya di Indonesia. Namun apa daya, semuanya masih sebatas angan.

Pernah Bela Leicester City, Bek Persebaya Heran Liga 1 Tak Juga Jalan Alie Sesay

“Saya sudah berlatih selama enam minggu. Hanya berlatih saja memang mengecewakan. Tetapi kami memahami situasi karena pandemi Covid-19. Jadi, kami harus sabar,” ungkap Sesay.

Bek berusia 26 tahun itu berharap rencana PT LIB dan PSSI untuk menggulirkan Liga 1 pada Agustus mendatang benar-benar jadi kenyataan. Dia juga berdoa agar situasi pandemi Covid-19 di Indonesia bisa segera reda dan tertangani dengan baik.

“Kami dengar minggu depan ada kabar terbaru tentang liga, kami melihatnya sebagai hal yang positif,” tutup dia.

Sesay sendiri menjadi salah satu pemain yang punya latar belakang lumayan mentereng di Persebaya. Dia pernah menimba ilmu di dua tim Premier League sekaligus, yakni Arsenal dan Leicester City. Dia melengkapi daftar pemain asing Bajul Ijo, setelah Taisei Marukawa, Jose Wilkson, dan Bruno Moreira.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jika Belum Ada Keputusan hingga Agustus, Liga 1 Diminta Dibatalkan Saja

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Klub-klub tampaknya sudah mulai jengah menanti kepastian nasib Liga 1 2021-22 yang sampai saat ini belum jelas. Salah satunya ialah Persebaya yang meminta kompetisi dibatalkan saja andai tak ada kejelasan hingga Agustus.

Seperti diketahui, nasib Liga 1 memang tak menentu. Kompetisi strata satu Indonesia itu sedianya akan dihelat 9 Juli lalu. Tapi batal karena menghormati imbauan pemerintah yang ingin menerapkan PPKM darurat. PT LIB lantas berencana menggulirkan liga pada Agustus mendatang.

Rencana itu jua belum bisa dipastikan 100 persen karena harus melihat pergerakan kasus aktif Covid-19 di Indonesia. Persebaya pun mulai jengah dengan situasi tersebut. Mereka bahkan sudah menyurati PT LIB.

“Kami harap bulan depan ada keputusan. kami bahkan sudah mengirimkan surat kepada PT LIB,” ungkap manajer Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, dikutip dari Antara.

Soal Peluang Bawa Pulang Makan Konate, Ini Kata Persebaya Surabaya Jika Belum Ada Keputusan hingga Agustus, Liga 1 Diminta Dibatalkan Saja

Candra melanjutkan, surat terseut berisi permintaan kepada LIB agar kompetisi segera diputuskan secara definitif. Dia tak mau isu Liga 1 dibiarkan mengambang seperti musim lalu yang berujung dibatalkan. Surat tersebut juga sebagai balasan dari LIB yang berinformasi penundaan kompetisi.

Surat dari LIB itu, kata Candra tak terlalu jelas terkait parameter. “Misal, dikatakan melandai jika angka kasus harian di bawah 10 ribu. Sementara, situasi sekarang lebih dari angka itu. Tanpa parameter jelas maka kita tak bisa mengukur dan menimbulkan ketidakpastian nasib kompetisi,” kata dia.

Makanya, Persebaya ingin PT LIB memutuskan nasib Liga 1 setidaknya sampai akhir Agustus. Jika sampai waktu tersebut tak jua pasti, mereka mengusulkan kompetisi diputuskan secara definitif. Hal ini, lanjut Candra, lebih baik daripada membiarkan mengambang.

“Ini berkaitan durasi kontrak pemain, begitu juga sponsor. Kalau sampai molor tentu memberi tambahan bagi klub,” pungkas dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemain Asing Persebaya Diminta Pemerintahnya Pergi dari Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain asing Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa, diminta oleh pemerintah negaranya untuk pergi dari Indonesia. Hal itu setelah pemerintah Jepang ingin warganya pulang dari Indonesia menggunakan penerbangan khusus akibat tingginya kasus Covid-19.

Taisei memang sudah beberapa pekan terakhir berada di Indonesia. Dia sudah menjalani sejumlah sesi latihan bersama tim berjuluk Bajul Ijo itu. Namun kini, latihan tim sedang libur karena adanya penerapan PPKM Darurat di Jawa-Bali.

Nah kini, pemerintah Jepang ingin Taisei segera pulang ke negaranya. Dia juga mengetahui bahwa banyak warga negara matahari terbit itu berbondong-bondong keluar dari Indonesia. Namun Taisei menjelaskan posisi pemerintah Jepang hanya memfasilitasi, bukan memaksa.

taisei marukawa Pemain Asing Persebaya Diminta Pemerintahnya Pergi dari Indonesia

“Benar memang diimbau untuk meninggalkan Indonesia. Tapi bukan panggilan pribadi. Mereka yang mau bisa menghubungi perwakilan pemerintah Jepang dan akan diberikan fasilitas untuk pulang,” jelas Taisei Marukawa dikutip laman resmi Persebaya.

Berbeda dengan kebanyakan warga negara Jepang, dia justru memilih untuk bertahan di Indonesia. Taisei juga tengah menanti kepastian Liga 1 2021-2022. Dikarenakan menyangkut dengan masa depan kariernya sebagai legiun asing Bajol Ijo.

“Saya tidak bisa memutuskan sekarang. Karena saya tidak tahu kapan kompetisi dimulai. Lagipula kita juga masih melakukan latihan. Jadi saya di sini saja dulu,” beber Taisei.

“Di sini sebenarnya cukup aman karena saya tidak pernah keluar apartemen selain untuk latihan. Kesehatan dan makanan juga dipantau oleh tim medis dan chef tim. Jadi sebenarnya tidak masalah,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya Surabaya Didorong Latihan Bareng Arema FC

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Setelah dengan Persela Lamongan, Persebaya Surabaya didorong untuk bisa latihan bareng Arema FC menyambut Liga 1. Usulan itu datang dari mantan ketumnya, Dahlan Iskan, yang melihat kalau hal itu pasti akan sangat menarik disaksikan.

Seperti diketahui, beberapa hari lalu tim berjuluk Bajul Ijo itu sempat menyambangi markas Persela, Stadion Surajaya, Lamongan untuk latihan bareng. Latihan bersama itu pun mendapatkan atensi besar dari para suporter kedua kesebelasan.

Dahlan Iskan sendiri mengaku menonton latihan bareng pasukan Aji Santoso dengan Persela. Hal itu setelah dia dibelikan karcis online oleh putrinya yang juga merupakan Komisaris Persebaya, Fitriana.

“Dari situ saya sebetulnya mengusulkan supaya ayolah kita (Persebaya) latihan bersama dengan Arema FC begitu. Sehingga pasti yang ikut di live streaming banyak, (sistem) home and away, sambil mengisi keadaan saat ini. Tetapi ya itu terserah saja, saya kan hanya mengusulkan,” ungkap Dahlan Iskan dikutip dari DI’s Way.

Tak cuma itu, Dahlan juga mengusulkan tiap pekan tim asal kota pahlawan itu bisa latihan bersama tim lain supaya bisa disaksikan penonton. Hal itu juga merupakan hiburan bagi suporter Bajul Ijo di tengah kekosongan sepak bola.

Kiprah apik Persebaya Surabaya dengan pemain-pemain lokalnya di Piala Menpora 2021 dipuji Robert Alberts. Persebaya Surabaya Didorong Latihan Bareng Arema FC

“Sekarang kan tidak ada masalah seperti tiap hari menonton sepak bola internasional, kenapa melupakan sepak bola sendiri. Kalau bisa tiap Sabtu atau Minggu gitu ada pertandingan, lawan Arema kemudian Madura United,” papar dia.

“Jadi, saya usul begini, misalnya Persebaya latihan bersama dengan Arema, tempatnya jangan di Surabaya atau Malang. Jadi, penonton sekarang ada di rumah masing-masing,” sambung mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

Usulan itu ditanggapi oleh manajer tim, Candra Wahyudi. Menurut Canda, usulan Dahlan Iskan tentu sangat menarik. Namun masalahnya jelas ada pada perizinan. Saat Bajul Ijo latihaan bareng Persela, izinnya pun sebenarnya sulit.

“Bahkan pada 10 menit terakhir itu mau dipercepat agar segera selesai karena di luar sudah ada beberapa suporter yang berusaha untuk mendekati stadion. Jadi memang butuh edukasi ketika situasi sepak bola seperti ini, mengedukasi teman-teman suporter untuk tidak datang. Kemudian kita sudah layani lewat live streaming,” tutup Candra.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Rizky Ridho Masuk Radar Klub K-League 1, Pohang Steelers

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Satu lagi pemain muda Indonesia yang disebut akan bergabung ke klub Korea Selatan, yakni Rizky Ridho. Tak tanggung-tanggung, bek muda berusia 19 tahun itu disebut-sebut masuk dalam radar klub K-League 1, Pohang Steelers.

Kabar Rizky menuju Pohang Steelers datang dari salah satu akun Twitter gosip transfer di Korea Selatan, @CLvis91. Si pemegang akun tersebut bahkan sudah mengklaim kalau Rizky Ridho akan segera bergabung dengan Pohang Steelers sebagai salah satu pemain asingnya.

Tak cuma Rizky, pemain Timnas U-19 Indonesia lainnya, Pratama Arhan juga disebut oleh pemilik akun tersebut. Arhan disebut akan menjadi pemain asing klub K-League lainnya, Seongnam FC.

Rizky Ridho timnas U-19 Indonesia - pssiRizky Ridho Masuk Radar Klub K-League 1, Pohang Steelers

“Sekarang ada 9 pemain Brasil dan 5 pemain Serbia. Yang ditunggu, juga akan ada pemain Australia. Dan saat ini ada 1 pemain ASEAN yang bermain di divisi utama,” tulis @CLvis91 yang juga memasukkan Rizky Ridho dan Pratama Arhan dalam daftar pemain asing di K-League 1.

Andai benar, Rizky Ridho dan Pratama Arhan akan menyusul Asnawi Mangkualam yang sebelumnya sudah lebih dahulu bermain di Korsel. Asnawi sendiri tampil lumayan bagus saat bermain untuk Ansan Greeners di K-League 2.

Terlebih, saat ini K-League 1 dan 2 memang memasukkan satu slot khusus pemain asing asal ASEAN. Keberadaan Shin Tae-yong jelas bisa menjadi kunci kedua pemain itu bisa menyusul Asnawi mentas di kompetisi Korea Selatan.

Rizky sendiri saat ini masih berstatus pemain Persebaya Surabaya. Situs Transfermarkt mencatat, pemain kelahiran 21 November 2001 itu memiliki kontrak bersama Persebaya hingga 31 Desember 2023.

Jose Wilkson Bikin Lawan Gemetar, Begini Reaksi Pelatih Persebaya

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain baru Persebaya Surabaya, Jose Wilkson, sukses bikin lawan gemetar saat uji coba kontra Persela Lamongan. Aksinya itu dikometari pelatih Persebaya, Aji Santoso, yang berharap Wilkson bisa tampil konsisten.

Baru direkrut, penampilan Wilkson memang tampaknya mulai menjanjikan buat tim berjuluk Bajul Ijo tersebut. Pemain asal Brasil itu berhasil mencatatkan hattrick dalam kemenangan 3-1 Persebaya atas Persela Lamomgan di Stadion Surajaya, Senin (28/6/2021).

Tentu, aksi Jose Wilkson itu menjadi sinyal bahwa Persebaya Surabaya kini sudah menemukan pengganti sepadan David Da Silva. Jelas hal itu disambut positif oleh Aji Santoso. Namun, Aji tak mau terlalu jemawa. Sebab, menurutnya semua ini baru sebatas laga uji coba.

Aji Santoso menegaskan Persebaya Surabaya tak akan lagi merekrut pemain lokal yang sudah jadi. Jose Wilkson Bikin Lawan Gemetar, Begini Reaksi Pelatih Persebaya
Jose Wilkson Bikin Lawan Gemetar, Begini Reaksi Pelatih Persebaya 71

“Saya harap Jose Wilkson tetap jadi goal getter Persebaya. Kami menunggu pertandingan pertama dengan level yang sama, tentunya ini (hattrick lawan Persela) akan membuat kepercayaan diri Wilkson lebih tinggi lagi,” ungkap Aji Santoso.

Soal kemenangan Bajul Ijo, Aji Santoso mengaku penampilan anak asuhnya lumayan memuaskan. Terlebih, Jose Wilkson dan kawan-kawan sukses membongkar permainan Persela yang memainkan strategi bertahan yang baik.

“Lawannya bagus karena melakukan compact defend yang bagus, ini sebagai evaluasi. Babak kedua kami lebih menyerang, ada perubahan taktikal formasi dari 4-2-3-1 menjadi 4-3-3, memasukkan Hambali (Tolib) dan Marselino (Ferdinan), terbukti bagus, kami lebih mendominasi permainan dan menciptakan banyak peluang,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Media Brasil Soroti Fenomena Pemain Baru Persebaya Surabaya

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Kedatangan Bruno Moreira ke Persebaya Surabaya mendapat sorotan dari salah satu media Brasil. Pasalnya, ada fenomena yang dianggap menarik ketika popularitas pemain muda Brasil itu melonjak drastis ketika tiba di Surabaya.

Bruno Moreira diperkenalkan sebagai pemain baru Persebaya Surabaya pada Selasa (15/6). Dalam usia yang asih 22 tahun, mantan pemain Ansan Greeners itu dinilai bisa menjadi proyeksi jangka panjang The Green Force.

Bruno Moreira Persebaya Surabaya - Instagram @officialpersebaya
Instagram @officialpersebaya

Meski tergolong bukan pemain populer di tanah kelahirannya, Bruno Moreira mampu menyita perhatian media Brasil. Bukan lantaran performanya yang luar biasa, melainkan soal fenomena naiknya popularitas terutama di media sosial.

Lance! salah satu media Brasil, menyoroti lonjakan pengikut Bruno Moreira di instagram yang mencapai 30.000 hanya dalam beberapa hari. Hal itu, bagi publik Brasil, dianggap sebagai fenomena yang menarik.

“Apa yang terjadi setelah pemain Brasil tiba di klub Indonesia? Gelandang serang Bruno Moreira (22 tahun) meraih lebih dari 30.000 pengikut di Instagram, kurang dari sepekan. Dia juga mendapat sambutan yang luar biasa setibanya di Persebaya Surabaya, Indonesia,” tulis Lance!

Bruno Moreira Kaget dengan Sambutan Fan Persebaya Surabaya

Bruno Moreira Persebaya Surabaya media Brasil - Lancecombr
Lance.com.br

Bruno Moreira, dalam keterangannya kepada media, juga mengaku terkejut dengan sambutan luar biasa yang diterimanya. Dia kaget, meski popularitasnya tidak tinggi, tapi kedatangannya sudah ditunggu sejak di bandara.

“Aku senang dengan segala yang kualami sejak tiba. Beberapa penggemar mengenaliku di pesawat dan aku harus keluar leat pintu berbeda saat meninggalkan bandara. Kerumuman yang menyambut sangat luar biasa dan aku mulai menyadari kehebohannya ketika mereka juga meramaikan media sosial,” bilang Bruno Moreira.

Dia melanjutkan, “Aku merasakan kehangatan dari penggemar sangat hebat sejak kabar trasferku beredar. Rasa penasaran mereka sangat tinggi dan semoga aku bisa membantu dengan meraih hasil baik serta gol”.

Bruno Moreira memulai karier bersama akademi Santos di Brasil. Namun, karier profesionalnya dirintis saat pindah ke Envigado pada periode 2019-2021. Dia juga sempat menjalani masa peminjaman di dua klub Korea Selatan, Ansan Greeners dan Chungnam Asan, pada 2020, hingga akhirnya bergabung ke Persebaya Surabaya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Eks Ansan Greeners Bisa Masuk Rencana Masa Depan Persebaya Surabaya

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Didatangkan dalam usia yang masih muda, Bruno Moreira menjadi proyeksi masa depan Persebaya Surabaya. Jika penampilannya menjanjikan pada Liga 1 mendatang, bukan mustahil pemain berumur 22 tahun itu akan terus diikat The Green Force.

Memang, ada hal yang cukup menarik dalam aktivitas transfer Persebaya Surabaya musim ini. Jika diamati seluruh pemain asing rekrutannya berusia di bawah 30 tahun.

Bruno Moreira Persebaya Surabaya 1 - Instagram @officialpersebaya
Instagram @officialpersebaya

Taisei Marukawa, yang menjadi rekrutan asing pertama, saat ini berusia 24 tahun. Lalu penyerang asal Brasil, Jose Wilkson, baru saja menginjak usia 29 tahun pada 22 Maret lalu.

Dua rekrutan lain, Bruno Moreira dan Alie Sesay juga sama-sama masih berusia produktif. Alie Sesay saat ini berusia 26 tahun. Sementara, Bruno Moreira yang pernah membela Ansan Greeners pada 2000, malah jauh lebih belia. Dia baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-22 pada 8 April lalu.

Jiwa Muda Persebaya Surabaya Kian Kental

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengatakan punya pertimbangan khusus dengan kebijakan transfer tersebut. “Pemain asing usianya di bawah 30. Si Bruno itu kelahiran 1999. Artinya, ketika usia-usia ini mereka dalam kondisi puncak. Itulah salah satu pertimbangan saya,“ ucap Aji Santoso dikutip Football5star.com dari laman resmi PT LIB.

Aji Santoso - Persebaya Surabaya - Liga 1 2020 - persebaya. id 2
Persebaya.id

Aji Santoso mengatakan, dengan merekrut pemain-pemain asing berusia produktif, Persebaya Surabaya juga melakukan investasi. Jika kemudian pemain tersebut cocok dengan skema tim, bisa saja dijadikan proyeksi jangka panjang Persebaya.

“Kalau umpamanya dia bermain dengan bagus akan lebih enak, kami tidak perlu mencari pemain lagi tinggal meneruskan,” tutur Aji menambahkan.

Masuknya empat pemain asing itu membuat Persebaya Surabaya kian kental dengan jiwa muda. Rata-rata pemain mereka pada musim 2021 adalah 24 tahun. Dari 27 pemain yang ada, hanya tiga berusia di atas 30 tahun. Sementara, 13 di antaranya berusia di bawah 23 tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Aji Santoso Apresiasi Langkah Persebaya Gaet Bruno Moreira

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya kembali kedatangan pemain baru. Kali ini mereka menggaet pemain asal Brasil, Bruno Moreira.

Bruno resmi meneken kontrak selama semusim bersama Bajol Ijo. Langkah ini pun disambut positif oleh pelatih kepala, Aji Santoso.

Bahkan Aji Santoso berharap banyak pada gelandang yang baru berusia 22 tahun. Dia membuka peluang untuk menambah durasi kontrak pemain anyarnya itu andai tampil memuaskan.

persebaya - bruno moreira
ligaindonseiabaru.co.id

“Jika dia bermain bagus musim ini bisa jadi untuk musim depan kami tidak perlu repot lagi cari pemain asing,” ungkap legenda timnas Indonesia seperti dikutip Football5star dari laman resmi Bajol Ijo, Selasa (15/6/2021).

“Dengan itu bisa jadi nantinya kontrak dia bisa lebih panjang,” sambungnya. Kedatangan Bruno sekaligus melengkapi skuat Persebaya Surabaya.

Ya, pemain yang pernah berseragam Ansan Greeners ini merupakan rekrutan terakhir klub jelang bergulirnya Liga 1 Juli mendatang. Dengan skuat yang sudah lengkap dan kompetisi menyisakan satu bulan lagi, Aji Santoso bisa leluasa mempersiapkan skema permainan.

Bruno sekaligus jadi legiun asing keempat yang didatangkan klub kebanggaan warga Surabaya. Sebelumnya mereka sudah lebih dulu mengamankan jasa Alie Sesay, Taisei Marukawa, dan Wilkson.

Untuk mengarungi Liga 1 2021, Persebaya memang aktif di bursa transfer. Pasukan Aji Santoso sudah lebih dulu mendatangkan Satria Tama, Rivaldi Bawuo, Reva Adi, Ady Setiawan, serta Samsul Arif.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya Jadikan Eks Ansan Greeners Sebagai Rekrutan Terakhir

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya kembali mendatangkan pemain baru. Kali ini mereka menggaet legiun asing asal Brasil, Bruno Moreira.

Menariknya, Bruno menjadi rekrutan terakhir Persebaya untuk mengarungi Liga 1 2021. Pemain asal Brasil ini pun akan dikontrak selama satu musim ke depan.

Selama memperkuat Bajul Ijo, jebolan akademi Santos akan mengenakan jersey bernomor 99. Dengan nomor kesukaannya itu dia berharap bisa membawa klub meraih prestasi tinggi.

persebaya surabaya - bruno moreira
persebaya.id

“Saya lahir tahun 1999. Saya sangat suka angka 99. Saya juga punya tato tahun kelahiran saya. Dengan nomor favorit saya, semoga saya bisa membantu tim berprestasi,” kata Bruno seperti dikutip Football5star dari laman resmi klub, Selasa (15/6/2021).

Usia Bruno masih cukup muda. Pemain yang juga bisa berperan sebagai sayap kanan ini baru berumur 22 tahun. Walau begitu, dia sudah cukup berpengalaman di Asia.

Bagi sang gelandang, Asia bukanlah kompetisi asing. Ia pernah bermain di Korea Selatan dan memperkuat dua klub di sana.

Klub pertama yang diperkuat adalah Ansan Greeners, yang musim ini dihuni penggawa timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Setelah itu dia hijrah ke Chungnam Asan.

Kedatangan pemain berposisi sebagai gelandang serang melengkapi legiun asing yang dimiliki Bajul Ijo. Sebelumnya mereka sudah mengamankan tanda tangan Taise Marukawa asal Jepang, Wilkson dari Brasil, serta Alie Sesay asal Sierra Leone.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jose Wilkson Langsung Cari Tahu Soal Bonek di YouTube

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya akhirnya mengumumkan satu lagi pemain asing, yakni Jose Wilkson untuk Liga 1 2021-2022. Dalam wawancaranya, Wilkson mengaku keberadaan Bonek menjadi salah satu alasan mau bergabung dengan Persebaya.

Seperti diketahui, Wilkson baru saja tiba di Surabaya pada Selasa (8/6/2021) setelah menjalani masa karantina di Jakarta. Pemain asal Brasil itu langsung menjalani tes medis, dan resmi diperkenalkan Persebaya pada Rabu (9/6/2021).

Jose Wilkson jelas mencari tahu dahulu latar belakang Persebaya Surabaya sebelum menerima tawarannya. Dia mengaku tahu sepak bola Indonesia dari beberapa rekannya.

“Sepak bola Indonesia adalah salah satu yang terbesar di dunia. Saya punya beberapa teman yang main di sini dan mereka bilang sepak bola Indonesia sangat bagus dengan suporter klub yang fanatik,” ungkap Jose Wilkson dalam YouTube resmi Persebaya.

Bonek, kata Wilkson, jelas menjadi salah satu alasannya datang jauh-jauh ke Surabaya. Pemain berusia 29 tahun itu mengaku langsung mencari tahu soal Bonek melalui YouTube.

“Soal suporter, ini bagus karena mereka selalu mendukung tim saat bermain. Bagi saya sangat bagus dan saya suka mereka. Saya suka suporter Persebaya. Saya melihat video mereka di YouTube. Saat saya melihat video mereka, saya langsung yakin bahwa klub ini sangat bagus untuk saya bermain,” papar dia.

“Saat mereka hadir di stadion, kami akan memberikan segalanya di pertandingan. Kami akan senang karena bisa secara langsung menyambut mereka. Saya suka ini,” tutup Jose Wilkson.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Taisei Marukawa, Pemain Anyar Persebaya yang Miliki 377 Menit Bermain di Eropa

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya resmi mengontrak pemain asal Jepang, Taisei Marukawa. Bajul Ijo mendapatkan pemain kelahiran Hirosima dengan status bebas transfer. Sebelumnya, Taisei Marukawa tercatat bermain di Liga Latvia bersama FC Noah Jurmala.

Saya senang akhirnya bisa bergabung dengan klub sebesar Persebaya. Suporternya juga sangat fanatik. Saya akan berjuang keras untuk memberikan yang terbaik,” ungkap Taisei seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi Persebaya, Senin (31/5/2021).

Taisei Marukawa, Pemain Anyar Persebaya yang Miliki 377 Menit Bermain di Eropa
persebaya.id

Sebelum berstatus bebas transfer, Marukawa pada awal tahun ini sempat mencicipi bermain di babak kualifikasi Liga Europa. Pemain berusia 24 tahun tersebut bermain selama 22 menit saat Noah melawan wakil Wales, Bala Town.

Sebelum bermain bersama FC Noah, Marukawa tercatat bermain di Liga Malta bersama Valletta. Liga Malta cukup akrab bagi Marukawa. Sebelum di Valletta, ia bermain bersama klub Malta lainnya, Senglea Athletic FC.

Dikutip dari data Transfermarkt, Marukawa memiliki 337 menit bermain di kompetisi Eropa. 355 menit bermain bersama Valletta di BOV Premier League atau kompetisi tertinggi Liga Malta dan 22 menit di kualifikasi Liga Europa bersama FC Noah.

Karier pemain yang bisa ditempatkan sebagai gelandang kiri dan gelandang serang ini dimulai saat ia bermain untuk Hiroshima Minami Highschool. Ia lalu melanjutkan karier ke Chuo University.

Taisei Marukawa menjadi pemain kedua asal Jepang yang bermain untuk Persebaya. Sebelumnya ada Takatoshi Uchida. Ia bermain di Bajul Ijo pada musim 2009-10.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Soal Peluang Bawa Pulang Makan Konate, Ini Kata Persebaya Surabaya

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Manajemen Persebaya Surabaya buka suara terkait peluang membawa pulang Makan Konate dan David Da Silva. Mereka menyebut kalau untuk saat ini memulangkan keduanya mustahil karena sedang terikat kontrak.

Seperti diketahui, Persebaya sebenarnya memiliki legiun import berbahaya untuk Liga 1 2020, termasuk Konate dan David. Namun, semua pemain itu akhirnya memilih angkat kaki dari Persebaya karena kompetisi Indonesia sempat tak jelas. Konate dan David memilih menyeberang ke Malaysia untuk gabung Terengganu FC.

Kini, dengan kejelasan Liga 1 2021-2022, Persebaya bicara soal memulangkan keduanya dari Terengganu FC. Namun, saat ini diakui manajemen Persebaya Surabaya hal itu tak mungkin.

Soal Peluang Bawa Pulang Makan Konate, Ini Kata Persebaya Surabaya

“Makan Konate dan David Da Silva enggak mungkin balik. Hal itu memang karena kedua pemain itu masih terikat dengan klubnya sekarang,” ungkap manajer Persebaya, Candra Wahyudi, kepada awak media di Jakarta.

Candra memastikan saat ini Persebaya sudah mendapatkan tiga pemain asing sekaligus untuk menatap Liga 1 2021-2022. Namun, baru Taisei Marukawa yang terungkap. Dua nama lainnya masih dirahasiakan oleh Candra. Nanti, kata Candra, dua pemain itu akan diumumkan begitu sudah lolos persyaratan, seperti tes medis dan berbagai adminstrasi lainnya.

“InsyaAllah sudah tiga yang pasti (direkrut oleh Persebaya). Satu (Jepang) sudah. Dua lagi dalam proses kedatangan. Nanti kita lihat yang satu ini kita tunggu final regulasinya seperti apa,” tutup Candra Wahyudi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya Surabaya Akhirnya Dapatkan 3 Pemain Asing Sekaligus buat Liga 1

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya akhirnya mengumumkan sudah mendapatkan tiga pemain asing sekaligus untuk menatap Liga 1 2021-2022. Meski, saat ini manajemen Persebaya masih belum mengungkapkan sosok-sosoknya.

Seperti diketahui, Persebaya baru saja mendapatkan jasa Taisei Marukawa yang lolos tes medis beberapa waktu lalu. Pemain asal Jepang itu menjadi pemain import perdana yang didatangkan skuat berjuluk Bajul Ijo itu untuk menatap musim baru Liga 1.

Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, tak menampik timnya sempat gerak lambat belanja pemain asing. Namun yang jelas, saat ini sudah ada tiga pemain asing datang, salah satunya Taisei. Soal dua sosok pemain asing lainnya, Candra belum bisa membeberkannya.

Skuat Persebaya Surabaya yang akan dihadapi Persib Bandung pada 8 besar Piala Menpora 2021 sangat disegani Robert Alberts. Persebaya Surabaya Akhirnya Dapatkan 3 Pemain Asing Sekaligus buat Liga 1

“Sebenarnya kan kalau aturan regulasi pemain asing belum resmi kita dapatkan. Karena Persebaya pakai acuan tahun lalu saja. Pakai 4 pemain asing ya kita berupaya untuk memenuhi kuota itu,” ungkap Candra Wahyudi kepada awak media.

“InsyaAllah sudah tiga yang pasti. Satu (Jepang) sudah. Dua lagi dalam proses kedatangan. Nanti kita lihat yang satu ini kita tunggu final regulasinya seperti apa,” smabung dia.

Terkait sosok pemain asing baru Persebaya Surabaya, Candra memberikan bocorannya. Dia bilang kalau dua pemain import timnya baru kali ini mentas di Indonesia.

“Mereka belum pernah main di Indonesia. Semua pemain dari pelatih. Manajemen yang mewujudkan untuk kedatangan mereka,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ditolak Persebaya Surabaya karena Usia, Begini Kata Gelandang Brasil

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang asal Brasil, Diego Barboza, buka suara usai ditolak Persebaya Surabaya karena usianya melebihi batas maksimal yang diinginkan. Dia berterima kasih kepada pendukung Persebaya yang sempat berharap dirinya bergabung.

Seperti diketahui, belakangan nama Barboza memang jadi pembicaraan, khususnya oleh pendukung Persebaya. Pemain asal Brasil itu disebut-sebut bakalan menjadi rekrutan anyar tim berjuluk Bajul Ijo utnuk menata Liga 1 2021.

Akan tetapi, belakangan manajemen Persebaya Surabaya membantah kabar akan merekrut Barboza. Nah, sang pemain sendiri buka suara. Melalui Instagram pribadinya, Barboza mengaku tak direkrut oleh Persebaya karena usianya. Menurutnya, Persebaya menetapkan batas pemain asing yang akan direkrut ialah 31 tahun.

Ditolak Persebaya Surabaya karena Usia, Begini Kata Gelandang Brasil

“Sayangnya kami tidak mencapai kesepakatan, pelatih Persebaya memprioritaskan pemain hingga usia 30 tahun dan saya 31 tahun,” kata Barboza dalam Instagram Story yang sempat diunggahnya.

“Saya berterima kasih kepada semua penggemar Persebaya atas pesan cinta dan dukungan. Semoga sukses!!” sambung sambung pemain yang sempat mencetak 15 gol buat tim Arab Saudi, Al-Qaisumah, dalam rentang musim 2017 hingga 2019 itu.

Sebelumnya, sekretaris tim Persebaya Surabaya, Ram Surahman, memang membantah akan merekrtu Diego Barboza. Menurutnya, pihak Persebaya Surabaya tak pernah sekalipun berkomunikasi dengan perwakilan pemain Brasil itu.

“Bukan itu (Barboza). Kami tidak pernah berkomunikasi dengan sang pemain maupun agennya,” beber Ram Surahman dikutip dari mainmain.id.

Liga 1 2021 Tanpa Degradasi Rawan Pengaturan Skor

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Wacana PSSI yang ingin menggulirkan Liga 1 2021 tanpa adanya degradasi justru rawan terjadi pengaturan skor. Hal itu disuarakan oleh pelatih Persebaya, Aji Santoso, yang menilai Liga 1 akan kehilangan daya tariknya kalau menghapus degradasi.

Seperti diketahui, belakangan memang suporter ramai membicarakan soal Liga 1 2021 tanpa degradasi di media sosial. Sejumlah klub Liga 1 pun menyatakan sikapnya. Ada yang mendukung, tapi tak sedikit pula menolak mentah-mentah usulan tersebut. Suporter pun dengan tegas menolak wacana itu.

Aji Santoso pun mengakui kalau Liga 1 bakalan cenderung monoton andai degradasi dihapus oleh PSSI. Bahkan, menurutnya kompetisi bisa berjalan tak sehat andai dipaksakan tanpa degradasi.

Aji Santoso menegaskan Persebaya Surabaya tak akan lagi merekrut pemain lokal yang sudah jadi. Liga 1 2021 Tanpa Degradasi Rawan Pengaturan Skor

“Kalau Liga 1 digelar tanpa adanya degradasi itu intinya ya kurang seru. Jadi menurut saya akan lebih baik apabila ada degradasi. Karena kalau ditiadakan itu akan rawan pengaturan skor,” ungkap Aji Santoso singkat saat dihubungi oleh awak media.

PSSI sendiri sebelumnya berkukuh menyebut wacana menghapus degradasi di Liga 1 2021 merupakan usulan klub. Usulan itu kemudian dibawa dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk dibahas. Setelah dibahas di rapat Exco PSSI, usulan dari klub-klub itu akan dimintakan persetujuan dalam Kongres Tahunan PSSI yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 29 Mei

“Bahwa Exco PSSI mengakomodasi surat permohonan dari sebagian besar klub Liga 1 dan Liga 2 tentang permohonan kompetisi tanpa degradasi. Namun tetap ada promosi, juara Liga 1 dan juara Liga 2 tetap ada,” kata Plt Sekjen Yunus Nusi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya Surabaya Heran Tarif Sewa Stadion GBT Mahal

Persebaya Surabaya Heran Tarif Sewa Stadion GBT Mahal 106

Football5Star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya mengaku heran dengan tarif sewa Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang mahal. Bahkan, mereka saat ini jadi berpikir ulang untuk memasukkan GBT sebagai daftar kandang untuk Liga 1 2021.

Belakangan memang manajemen Persebaya dengan pengelola Stadion GBT sedang melakukan negosiasi terkait musim 2021. Namun setelah bernegosiasi, pihak pengelola tetap mematok harga yang tinggi buat Persebaya untuk memakai stadion tersebut.

Tentu, pihak Persebaya pun keberatan dengan harga yang dipatok oleh pengelola Stadion GBT. Hal itu ditambah fakta kalau LIga 1 2021 kemungkinan tak akan bisa disaksikan dengan suporter langsung di stadion. Kondisi tersebut bikin maajemen Persebaya Surabaya tambah kepikiran.

Bonekmania - Persebaya Surabaya - Liga 1 - persebaya. id
persebaya.id

“Sudah saya sampaikan di forum, prinsipnya Persebaya masih keberatan dengan angka yang disodorkan. Harga 22 juta (rupiah) per jam, dan 440 juta (rupiah) sekian per hari,” ungkap Sekretaris Persebaya, Ram Surahman, dikutip dari Surya.

Padahal, harga sewa stadion kebanggaan masyarakat Surabaya itu sudah ada dalam Peraturan Daerah (Perda) lama. Tarifnya pun dalam Perda lama masih masuk akal bagi Persebaya.

“Kami hitung-hitung juga tidak masuk (dalam anggaran). Dalam Perda yang lama, Perda 13 tahun 2010, tarif waktu itu masih 30 juta, hitungan kami kalau pertandingan biasa kami bisa hampir 1 M, atau 900 juta sekian,” papar dia.

Manajemen Persebaya pun mencoba menawar harga sewa itu kepada pengelola Stadion GBT. “Tadi kami tawarkan kalau memungkinkan sekali pertandingan kami 100 juta (rupiah), tidak per jam, tapi sekali pertandingan,” tutup Ram Surahman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Nostalgia Hari Ini: Partai Perdana Persebaya Setelah Kembali ke Pelukan PSSI

Nostalgia Hari Ini: Partai Perdana Persebaya Setelah Kembali ke Pelukan PSSI 111

Football5Star.com, Indonesia – Hari ini, empat tahun lalu menjadi salah satu hari bersejarah buat Persebaya Surabaya. Sebab, pada 20 April 2017 Persebaya akhirnya menjalani partai perdananya setelah kembali menjadi anggota PSSI.

Seperti diketahui, Persebaya memang sempat dikeluarkan dari PSSI pada 2011-2012. Hal itu buntut dari keputusan mereka yang memlih untuk bergabung dengan breakaway league, Liga Prima Indonesia (LPI). PSSI pun menjatuhkan sanksi kepada klub-klub pembangkang dengan menghapus dari daftar anggota.

Namun demikian, seiring berjalannya waktu, kompetisi Indonesia kembali jadi satu, tapi status Persebaya masih menggantung. Suporter Persebaya, Bonek pun memperjuangkan hak-haknya selama itu. Perjuangan mereka buat Persebaya Surabaya pun akhirnya berbuah hasil indah 2017 lalu.

Kala itu, Persebaya resmi kembali menjadi anggota PSSI pada 8 Januari 2017. Status mereka dipulihkan dalam Kongres PSSI yang digelar di Bandung, Jawa Barat. Tim berjuluk Bajul Ijo itu pun diizinkan kembali mentas dalam kompetisi resmi PSSI, tapi dari Liga 2 2017.

Nostalgia Hari Ini: Partai Perdana Persebaya Usai Kembali ke Pelukan PSSI
Dok. Jawa Pos

Manajemen pun bergegas menyiapkan skuatnya. Mereka menunjuk Iwan Setiawan sebagai nakhoda. Beberapa pemain datang, mulai dari eks pemain PSM Makassar U-21, Irfan Jaya, Rachmat Latief, hingga Andri Muliadi.

Antiklimaks

Nah, tepat pada 20 April 2017 Persebaya akhirnya kembali untuk kali pertama berkompetisi di bawah payung PSSI. Mereka menjamu Madiun Putra di Stadion Gelora Bung Tomo.

Sayang, hasil pertandingan terbilang antiklimaks. Tim tamu kala itu bahkan unggul terlebih dahulu via Purniawan menit ke-15. Namun, Persebaya sukses bangkit menit ke-27 melalui Misbakhus Solikhin.

Paruh kedua, Iwan Setiawan sebenarnya sempat berusaha menambah daya gedor Persebaya Surabaya. Dia memasukkan tiga nama penyerang sekaligus, yakni Yogi Novrian, Irfan Jaya, dan Oktafianus Fernando. Namun sayang, hasil imbang 1-1 antara Persebaya vs Madiun Putra tak berubah.

Nostalgia Hari Ini: Partai Perdana Persebaya Usai Kembali ke Pelukan PSSI
Dok. Jawa Pos

“Penampilan sangat mengecewakan. Mental pemain hari ini sangat buruk, jauh berbeda dari pertandingan (uji coba) sebelum melawan Persegres. Kami mohon maaf kepada semua pendukung Persebaya,” kata Iwan Setiawan selepas laga.

“Saya tidak ingin cuci tangan, tapi kami memang tidak bermain bagus. Serangan balik lawan selalu nyaris berbuah gol. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih,” sambung dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]