Jelang Liga 1 2020: Striker Asing Mendominasi Gelar Top Skorer

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Kick off Liga 1 2020 tinggal hitungan hari. Tim peserta sudah merampungkan sejumlah persiapan akhir untuk mengarungi satu musim kompetisi, utamanya soal pembelian pemain untuk memperkuat komposisi dan kedalaman skuat.

Salah satu yang jadi fokus tim-tim peserta Liga 1 2020 ialah mendatangkan atau mempertahankan para pemain depan sebagai juru gedor di musim ini. Persija misalnya di Desember tahun lalu langsung mengingkat kontrak 3 tahun kepada Marko Simic.

Tim Macan Kemayoran tentu saja tak ingin top skorer Liga 1 2019 hijrah ke tim lain di tahun ini. Sementar tim-tim lain juga berusaha untuk datangkan bomber kelas wahid agar bisa menjadi peneror lini belakang tim lawan.

Bhayangkara FC misalnya sukses merekrut bomber asal Chad, Ezechiel N’douassel dari Persib. Pemain yang sudah dua setengah musim membela Maung Bandung tercatat menorehkan 36 gol untuk tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat.

Tim lain pun tak mau kalah, Barito Putera sukses mendaratkan mantan top skorer Liga 1 2018, Aleksandar Rakic dari Tira Persikabo. Bergabungnya Rakic tentu saja membuat tim berjuluk Laskar Antasari bakal disegani oleh lini belakang tim lain di Liga 1 2020.

Para striker impor ini tentu saja memiliki kans besar untuk menjadi top skorer di Liga 1 2020. Namun pertanyaannya kemudian, apakah striker lokal kita mampu bersaing untuk bisa menyabet gelar top skorer di Liga Indonesia?

Faktanya, striker lokal yang terakhir mampu menyabet gelar ini adalah Boaz Solossa bersama Persipura di era Liga Super Indonesia 2013. Torehan 25 gol Boaz tak terkejak oleh striker lain. Setelah Boaz, nama striker asing yang selalu mejeng menyabet gelar top skorer Liga Indonesia.

LOKAL VS IMPOR
Ferdinand Sinaga
dailyphotopsm

Dalam tiga tahun ke belakang penyelenggaraan Liga Indonesia, striker impor selalu sukses menyabet gelar ini. Pada 2017, striker Bali United, Sylvano Comvalius berhasil meraih gelar ini.

Torehan 37 gol striker Belanda ini tak terkejar oleh pemain lain. Bahkan striker lokal hanya menduduki peringkat empat dan lima daftar pencetak gol terbanyak Liga 1 2017. Samsul Arif dengan 17 gol di peringkat ke-4 dan Lerby Eliandry dengan 16 gol di posisi selanjutnya.

Setahun kemudian, giliran striker asal Serbia, Aleksander Rakic yang berhasil menjadi raja gol. Tambahan dua gol Rakic di pekan terakhir Liga 1 2018 membuatnya menyalip posisi David da Silva dari Persebaya.

Rakic saat itu jadi peraih gelar top skorer dengan koleksi 21 gol, diikuti David da Silva dengan 20 gol, Marko Simic 18 gol. Samsul Arif yang sempat berada di peringkat ke-4, di tahun ini menurun torehan golnya. Dari 17 gol di 2017, ia hanya mampu mencetak 14 gol di Liga 1 2018.

Sedangkan di tahun lalu, ada nama pemain Indonesia di daftar pencetak gol. Namun sayangnya keduanya adalah pemain naturalisasi. Beto Goncalves dengan torehan 18 gol dan Iija Spasojevic dengan 16 gol. Ke mana striker lokal kita?

Tak berlebihan jika kita mengatakan striker lokal dalam kepungan pemain asing. Tentu ada alasan kuat dari pelatih di Liga 1 lebih mempercayakan kepada striker impor.

Salah satunya soal bagaimana komposisi pemain belakang di Liga 1 yang juga mayoritas ialah bek berpostur tinggi besar. Akan terlalu beresiko bagi pelatih jika mempercayakan ujung tombak kepada striker lokal untuk berduel dengan bek impor.

Pemain lokal lebih banyak bakal di-plot sebagai penopang di sisi sayap. Seperti yang dilakukan Riko Simanjuntak dengan Marko Simic di Persija. Lantas seberapa besar peluang pemain lokal untuk mendominasi para striker impor dari daftar top skorer Liga 1 2020?

Peluang tentu ada asalkan para striker lokal ini mendapat kepercayaan lebih sebagai starting line up di tiap pekan. Kemampuan striker lokal pada dasarnya tak terlalu jauh berbeda dengan striker impor.

Nama-nama seperti Ferdinand Sinaga, Irfan Jaya, Lerby Eliandry masih memiliki kans untuk meraih gelar top skorer di Liga 1 2020. Ferdinand Sinaga bersama PSM misalnya.

Hengkangnya sejumlah pemain kunci di PSM membuat Ferdinand berpeluang menjadi andalan di lini depan Juku Eja. Apalagi ia sudah membuktikan hal itu saat PSM meraih kemenangan 3-1 atas Shan United. Di laga sebelumnya ia juga torehkan hat-trick saat PSM kalahkan wakil Timor Leste, Lalenok United di play off Piala AFC 2020.

MARKO SIMIC VS ALEX GONCALVES
Jelang Liga 1 2020, Berharap Skuat Bintang Persija Tak Antiklimaks
Ervan Satrio/F5S

Peta persaingan gelar top skorer Liga 1 2020 menurut prediksi Football5star.com akan diperebutkan oleh dua striker impor, Marko Simic vs Alex Goncalves.

Marko Simic di Persija musim ini akan sangat bahagia. Tentu saja hal ini karena tim Macan Kemayoran memiliki kedalaman skuat yang sangat bagus. Persija di Liga 1 2020 adalah The Dream Team.

Aliran bola di lini tengah akan semakin bervariasi dengan masuknya Evan Dimas. Hal ini tentu saja membuat Simic bakal lebih sering mendapat umpan enak yang bisa membuatnya keranjingan untuk membobol gawang lawan di Liga 1 2020.

Sedangkan Alex Goncalves yang bergabung ke Tira Persikabo juga memiliki kans untuk menggeser posisi Simic. Torehan 17 gol bersama Persela di musim lalu tentu ingin dilewati oleh pemain asal Brasil ini.

Meski berstatus pemain anyar, Goncalves diprediksi akan lebih mudah beradaptasi dengan startegi dari Igor Kriushenko. Apalagi, Tira Persikabo musim ini memiliki komposisi tim yang tidak lagi timpang seperti musim lalu.

Pemain-pemain di sektor tengah seperti Arthur Bonai, Manahati Lestusen, Hendra Adi Bayauw serta Petteri Pennanen bisa membuat Goncalves mendapat servis enak di lini depan. Namun, jika Goncalves tergelincir di pekan-pekan awal dengan tidak mencetak gol bukan tidak mungkin posisi di tempat utama digantikan oleh Ciro Alves ataupun Silvio Escobar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Perseru Badak Lampung FC Resmi Kembali Berganti Nama

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Perseru Badak Lampung FC resmi kembali berganti nama jelang kompetisi 2020. Mereka sudah mendapatkan restu dari PSSI untuk menghilangkan nama Perseru di awal untuk dipakai musim depan.

Seperti diketahui, Badak Lampung memang membeli lisensi dari Perseru Serui sejak awal musim lalu. Mereka memindahkan kandang dari Serui ke Lampung. Hal itu bahkan menjadi kabar baik lantaran sepak bola Lampung kembali bergairah.

Pada Liga 1 2019, nama Perseru masih menjadi awalan buat Badak Lampung. Tapi kini, mereka resmi hanya memakai nama Badak Lampung FC saja untuk mengarungi Liga 2 2020.

https://www.instagram.com/p/B7vmT2gH8cS/

“Resmi!! Musim 2020 BLFC sudah tidak menggunakan nama Perseru. Nama yang terdaftar di PSSI untuk musim ini adalah Badak Lampung FC,” tulis akun resmi tim berjuluk Laskar Saburai itu.

Akan tetapi memang sayangnya BLFC gagal mentas di Liga 1 2020. Hal itu setelah mereka menjalani musim buruk dan terdegradasi di Liga 1 2019. Tapi, cukup nantikan bagaimana persiapan tim agar bisa mengembalikan BLFC ke papan atas.

Kick-off Liga 2 2020 sendiri rencananya akan dihelat dua pekan setelah Liga 1. Kabarnya kompetisi strata kedua itu akan dimulai pada tanggal 13 Maret 2020.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Badak Lampung Tahan Tira Persikabo

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Tira Persikabo hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Perseru Badak Lampung pada lanjutan pertandingan Liga 1 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (23/9/2019) malam WIB.

Dengan hasil ini, Tira Persikabo bertahan di posisi dua klasemen dengan 35 poin. Mereka tertinggal sembilan poin di belakang Bali United. Sementara Badak Lampung terpaku di posisi 12 dengan angka.

Tira Persikabo - Badak Lampung - Milan Petrovic - liga-indonesia. id 2
liga-indonesia.id

Tira Persikabo mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-44 lewat aksi Ciro Alves. Namun, keunggulan mereka tak bertahan lama. Tim tuan rumah menyamakan skor pada injury time babak pertama lewat gol Suhandi setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Angga Saputra. Skor 1-1 menutup babak pertama.

Badak Lampung langsung tancap gas pada babak kedua. Fernandinho menggandakan skor Badak Lampung pada menit ke-61.

Tira Persikabo menyamakan skor pada menit ke-85 lewat aksi Wawan Febrianto. Gol tersebut menjadi yang terakhir dalam duel itu. Skor jadi 2-2 dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

Badak Lampung: Yoewanto Setya Beny; Anthony Golec, Bojan Malisic, Kurniawan Karman, Reva Adi Utama, Saepulloh Maulana; Akbar Tanjung, Arthur Bonai, Fernandinho; Haryanto Panto, Marquinhos.

Tira Persikabo: Angga Saputra; Rifad Marasabessy, Zoubairou Garba, Khurshed Beknazarov, Abduh Lestaluhu; Wawan Febrianto, Louise Parfait, Manahati Lestusen; Osas Saha, Guntur Triaji, Ciro.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Piala Presiden 2019: Laga Pamungkas, Persib Bandung Bantai Perseru

Football5star.com, Indonesia – Persib Bandung menang 4-0 atas Perseru Serui pada laga pamungkas Grup A Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/3) malam WIB.

Persib membuka keunggulan pada menit 53. Adalah Erwin Ramdani yang mencatatkan namanya di papan skor. Lolos jebakan offside, Erwin dengan tenang menyontek bola ke gawang Perseru.

Supardi Nasir - Persib Bandung - Liga 1 - ayobandung. com
ayobandung.com

Ezechiel N’Douassel menambah keunggulan tuan rumah pada menit 69 melalui penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah Diakite Seydou melanggar Ezechiel di kotak terlarang. Ezechiel yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan kiper Bimasakti Andiko.

Menit 89, Henhen Herdiana menambah pesta gol Persib. Ia sukses menyontek umpan hasil sundulan Ezechiel. Henhen kemudian menambah gol Persib lagi di masa injury time. Skor jadi 4-0 untuk Persib Bandung dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Persib finis di posisi ketiga klasemen Grup A Piala Presiden 2019 dengan tiga poin. Sementara Perseru mengoleksi poin nol.

Susunan Pemain

Persib Bandung: 1- M Natshir (GK), 12- Henhen Herdiana, 16- Indra Mustafa, 6- Saepulloh Maulana, 3- Ardi Idrus, 93- Erwin Ramdani, 7- Beckham Nugraha, 23- Kim Kurniawan, 22- Supardi Nasir, 10- Ezechiel N’Douassel, 77- Ghozali Siregar

Perseru: 25- Bimasakti Andiko (GK), 3- Irfan Febrianto, 21- Abdulrahman, 6- Diakite Seydou, 20- Yericho Christiantoko, 38- Wirdan Septian, 16- Bhagaskara, 99- Delvin Rumbino, 33- Akbar Munir, 9- Turkovic Nedo, 87- Supriyadi

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Dua Kartu Merah Warnai Kemenangan Tira Persikabo Atas Perseru

Football5star.com, Indonesia – Partai sengit terjadi di ajang Piala Presiden 2019 antara Tira Persikabo vs Perseru Serui di Stadon Si Jalak Harupat pada Kamis (7/3). Kemenangan Tira Persikabo di partai ini diwarnai oleh satu kartu merah yang dikeluarkan wasit kepada masing-masing tim.

Kedua tim langsung mengambil inisiatif serangan di awal-awal pertandingan. Di menit ke-23, Osas Saha berhasil membuka keunggulan Tira Persikabo setalah memaksimalkan skema serangan balik cepat.

Namun, keunggulan pasukan Rahmad Darmawan tak bertahan lama. Di menit ke-29, Cendrawasih Jingga berhasil menyamakan kedudukan lewat Ongky Nurakbar yang mampu menjebol gawang Tira Persikabo lewat sepak pojok langsung.

Kembali unggul, permainan kedua tim mulai agresif. Hasilnya, The Young Warriors harus bermain dengan 10 pemain setelah Osas Saha diganjar kartu merak pada menit ke-35. Ia mendapatkan kartu merah setelah melayangkan pukulan telak kepada salah seorang pemain bertahan Perseru.

Bermain dengan 10 pemain terbukti tak menurunkan semangat juang The Young Warriors. Semenit sebelum turun minum, Ciro Henrique berhasil mengembalikan keunggulan pasukan Rahmad Darmawan. Paruh pertama pun berakhir dengan keunggulan 2-1 untuk Tira Persikabo.

Tira Persikabo vs Perseru Serui - Piala Presiden 2019 - Antara 2

Di babak kedua, Perseru yang tertinggal mulai keluar menyerang. Selain mulai menyerang, mereka juga mulai bermain dengan agresif. Hasilnya, Cendrawasih Jingga harus bermain dengan 10 pemain setelah Jardiev mendapatkan hadiah kartu merah.

Semenit setelah kartu merah Jardiev, The Young Warriors berhasil mencetak gol ketiganya di pertandingan ini. Loris Arnaud mampu memaksimalkan kesalahan yang dilakukan oleh kiper Perseru untuk semakin memperlebar keunggulan Tira Persikabo.

Di sisa waktu pertandingan, Perseru semakin menyerang demi memperkecil ketertinggalan. Hasilnya, Seydou Diakite berhasil mencetak gol kedua Perseru di pertandingan ini. Partai sengit ini pun berakhir dengan skoe 3-2 untuk keunggulan The Young Warriors

Djanur Petik Pelajaran Berharga dari Pertandingan Lawan Perseru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman mengaku mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari pertandingan melawan Perseru Serui. Ia pun membawa anak buahnya untuk tampil lebih baik lagi di pertandingan melawan Persib Bandung.

Di pertandingan melawan Perseru, Bajul Ijo harus tertinggal 2-0 di babak pertama. Di paruh kedua, mereka berhasil bangkit dan berhasil memastikan tiga poin berkat dua gol Amido Balde serta tambahan satu gol dari Manu Dzalilov di penghujung pertandingan.

“Sepanjang persiapan Persebaya ke Liga 1, baru kemarin ketemu lawan yang satu strata kompetisi. Sebelumnya lawan klub Liga 3. Mungkin saat itu (lawan Perseru) agak sedikit sulit, faktor mental sepertinya,” kata Djanur dikutip dari laman resmi Persebaya.

Djanur - Persebaya Surabaya - Perseru Serui - Goal
Goal

“Dari segi permainan tidak ada masalah, cuma harus tertinggal di babak pertama. Dan saya apresiasi kebangkitan anak-anak di babak kedua,” imbuhnya menambahkan.

Saat ini, Persebaya sedang melakukan persiapan jelang pertandingan panas melawan Persib Bandung. Jelang pertandingan melawan Persib, Djanur fokus membenahi kondisi fisik pemainnya. Pasalnya, stamina para pemain terkuras habis pasca pertandingan melawan Perseru yang digelar dalam kondisi hujan deras.

Selain itu, Bajul Ijo juga mendapatkan angin segar dari penggawa anyar mereka, Hansamu Yama. Bek timnas Indonesia itu kini sudah bergabung dengan tim di Bandung dan mulai berlatih ringan. Hansamu Yama diprediksi sudah bisa tampil di partai melawan Persib.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya Awali Piala Presiden dengan Kemenangan Dramatis

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya sukses mengawali Piala Presiden 2019 dengan kemenangan. Menghadapi Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (2/3/2019) mereka berhasil meraih kemenangan dramatis 3-2.

Kendati unggul materi pemain, Persebaya gagal memanfaatkan hal tersebut pada babak pertama. Hal ini terbukti dengan ketertinggalan mereka pada babak pertama oleh Perseru.

Tidak tanggung-tanggung, anak asuh Djajang Nurjaman sudah tertinggal 0-2 pada paruh pertama. Terus menekan sepanjang laga membuat Persebaya lupa dengan lini pertahanannya. Kelengahan ini kemudian dimanfaatkan Nur Akbar untuk membuat Perseru unggul pada menit ke-35.

Persebaya tak ambil pusing meski tak turun denga kekuatan penuh saat fase grup Piala Presiden 2019.
persebaya.id

Bukannya memperbaiki performa, klub berjuluk Bajul Ijo ini kembali kecolongan empat menit kemudian. Kali ini Delfin yang sukses membuat Miswar Saputra memungut bola dari gawangnya.

Tidak ada cara lain bagi Persebaya untuk mengurung pertahanan Perseru pada babak kedua. Irfan Jaya nyaris membuat timnya memperkecil ketinggalan andai tendangan jarak dekatnya tidak dimentahkan kiper Hendra Mole.

Pada menit ke-58 giliran sundulan Amido Balde yang belum menemui sasaran. Upayanya kali ini masih melenceng tipis dari gawang klub berjuluk Cendrawasih Jingga.

Akan tetapi empat menit kemudian Balde akhirnya mencetak gol. Ia sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk memperkecil ketinggalan menjadi 1-2.

Striker anyar Persebaya ini sejatinya berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-70. Tapi wasit menganulir gol tersebut karena menganggap dia sudah lebih dulu berdiri dalam posisi offside.

Dua menit jelang bubaran, Amido Balde baru benar-benar menyamakan kedudukan. Mendapat umpan matang dari Otavio Dutra, mantan pemain Celtic ini sukses menyamakan kedudukan.

Gol Balde tersebut nyatanya bukanlah gol terakhir pada laga ini. Adalah Manu Zalilov yang muncul sebagai pahlawan klub asal Surabaya ini usai golnya di masa injury time memastikan kemenangan 3-2.

Tiga poin pertama ini tak ayal membuat anak asuh Djajang Nurjaman memuncaki klasemen Grup A Piala Presiden. Mereka unggul selisih gol atas Tira Persikabo yang sebelumnya mengalahkan tuan rumah Persib Bandung.

Susunan Pemain:

Persebaya Surabaya (4-3-3): 33-Miswar Saputra; 2-Novan Setya, 5-Otavio Dutra, 29-Syaifuddin, 14-Ruben Sanadi; 88-Alwi,6- Misbakus Sholihin, 63-Manu Zalilov; 10-Damian Lizio, 9-Amido Balde,41- Irfan Jaya

Pelatih: Djajang Nurjaman

Perseru Serui (4-3-3): 30-Hendra; 6-Seyoou, 3-Irvan, 5-Tegar, 20-Yericho Kristiantoko; 16-Bhagascara, 40-Zardiev, Nur Akbar; 21-Abdul, 99-Delvin, 9-Nedo

Pelatih: I Putu Gede

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya Surabaya Tak Akan Remehkan Perseru Serui

Football5star.com, Indonesia – Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, mengatakan bahwa para pemainnya tak akan menganggap remeh Perseru Serui. Bejo mengatakan bahwa Perseru merupakan tim tangguh yang memiliki potensi besar untuk merepotkan Persebaya.

Kedua tim akan saling berhadapan pada partai Piala Presiden Grup A malam nanti. Pertandingan ini akan digelar tak lama setelah partai pembuka antara Persib Bandung vs Tira Persikabo selesai.

“Tidak ada unsur meremehkan. Bagi kami, Perseru merupakan tim tangguh terlepas kondisinya saat ini. Walaupun lawan berada di posisi terbawah sekali pun dan dengan persiapan minim, kami harus respect kepada lawan,” tegas Bejo Sugiantoro dikutip dari laman resmi Bajul Ijo.

Bejo Sugiantoro - Persebaya Surabaya - Perseru Serui - @persebayaupdate
@persebayaupdate

“Siapa pun lawannya nanti, sudah seharusnya para pemain menyikapinya dengan serius. Karena setiap pertandingan adalah ajang untuk melatih kekompakan tim. Dan turnamen pramusim ini menjadi persiapan tim-tim untuk menyambut Liga 1,” imbuhnya menambahkan.

Hal senada juga disampaikan oleh kapten kesebelasan, Ruben Sanadi. Ia mengatakan bahwa Persebaya sudah siap tampil maksimal di ajang Piala Presiden 2019 dan sudah berlatih keras sebelum tiba di Bandung.

“Kami semua sudah siap untuk pertandingan besok. Kami sepakat ini adalah titik awal. Sebab semua kontestan Piala Presiden sudah siap tanding. Jadi kami tinggal menerapkan hasil latihan selama ini dan menjalankan setiap intruksi pelatih,” terang Ruben Sanadi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Perseru Tak Bermain Seperti Tim Liga 1

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengaku sangat bahagia usai anak asuhnya meraih kemenangan besar atas Peseru Serui di ajang Piala Indonesia, Sabtu (16/2). Menurutnya, Perseru menunjukkan kapasitasnya sebagai tim Liga 1.

Di ajang Liga 1 musim lalu, Cendrawasih Jingga sempat menahan imbang Juku Eja ketika bermain di Stadion Mattoanging. Namun, permasalahan internal klub membuat Silvio Escobar harus mengakui keunggulan Juku Eja dengan skor 9-0 sore tadi.

“Gol-gol yang terjadi membuat saya bahagia. Walaupun lawan terlihat tidak selevel tim liga 1, namun melawan siapapun tidak mudah mencetak banyak gol. Pemain telah melakukan yg terbaik dan saya memuji itu. Saya juga berikan pujian kepada seluruh suporter PSM,” kata Darije Kalezic di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Perseru Serui - PSM Makassar - Darije Kalezic - Liga 1 - Nusakini
Nusakini

Saat ini, Perseru Serui memang sedang mendapatkan masalah finansial. Hingga kini, mereka belum mengamankan satu pun sponsor untuk mengarungi kompetisi di kasta teratas musim depan. Masalah ini pun dituding akan membuat Cendrawasih Jingga mengundurkan diri lagi Liga 1 musim depan.

Pelatih Cendrawasih Jingga, Choirul Huda mengaku bahwa dirinya sama sekali tak mengetahui soal isu pengunduran diri Perseru dari Liga 1. Ia pun berharap Silvio Escobar dkk bisa terus berkompetisi di kasta teratas musim depan meskipun harus melakukan merger dengan klub lain.

“Kemarin beliau (CEO Perseru) sudah sampaikan dan usahakan. Perseru tetap ikut, soal modelnya bagaimana, katanya lihat nanti. Salah satunya merger dengan tim lain,” kata Choirul Huda dikutip dari Goal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Markkanen dan Zulham Bawa PSM Gulung Perseru Serui

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 9-0 atas Perseru Serui di ajang Piala Indonesia, Sabtu (16/2). Kemenangan ini diraih di hadapan ribuan suporter yang memadati Stadion Mattoanging, Makassar.

Tampil dengan skuat terbaiknya, PSM langsung tancap gas. Baru sembilan menit berjalan, Juku Eja mampu meraih keunggulan lewat Eero Markkanen yang memanfaatkan bola muntah hasil sepakan bebas Marc Klok.

Tertinggal, tim tamu berusaha keluar menyerang untuk menyamakan kedudukan. Namun, usaha mereka gagal membuahkan hasil. Pasalnya, Eero Markkanen berhasil menggandakan keunggulan tim tuan rumah di menit ke-24.

Tak puas dengan keunggulan 2-0, Juku Eja terus menggempur lini pertahanan Cendrawasih Jingga. Di menit ke-31, Zulham Zamrun berhasil mencetak gol ketiga tuan rumah. Dua menit setelahnya, Zulham kembali mampu menjebol gawang Perseru yang dikawal oleh Hendra Mole.

PSM Makassar vs Perseru Serui - Piala Indonesia - @fotographer_psm
instagram.com/fotographer_psm

Di menit ke-36, Eero Markkanen berhasil melengkapi hattricknya setelah memanfaatkan umpan Zulham Zamrun. Di menit ke-38, giliran Zulham yang melengkapi hattricknya. Di penghujung babak pertama, Markkanen kembali berhasil menjebol gawang Hendra Mole. Paruh pertama pun berakhir dengan keunggulan 7-0 untuk tim tuan rumah.

Di paruh kedua, PSM yang sudah unggul mulai mengendurkan serangan. Hal ini berhasil dimanfaatkan oleh bomber Perseru, Silvio Escobar yang hampir menjebol gawang Rivky Mokodompit.

Terus menyerang, tim tamu malah kembali kecolongan. Di menit ke-79, pemain pengganti, Ferdinand Sinaga, mampu mencetak gol kedelapan PSM di pertandingan ini. Di penghujung pertandingan, Bayu Gatra berhasil mencetak gol dan menutup pesta gol PSM.

Hasil ini membuat PSM hampir pasti melaju ke perempat final Piala Indonesia. Partai leg kedua akan digelar di markas Perseru Serui pekan depan.

SUSUNAN PEMAIN PSM MAKASSAR VS PERSERU SERUI:

PSM Makassar: Rivky Mokodompit, Aaron Evans, Abdul Rahman, Benny Wahyudi,Taufik Hidayat. Wiljan Pluim, Marc Klok, Zulham Zamrun (Guy Junior 82′), Rizky Pellu, Eero Markkanen (Ferdinand Sinaga 67′), M Rahmat (Bayu Gatra 72′)

Pelatih: Darije Kalezic

Perseru Serui: Hendra Mole, Josua Merauje, Nico Pasura Wirawan, Franklin Rumbiak, Anton Sandi Pairie, Irvin Waromi, Marten Merowi, Mesak Serfan (Adil Nur 86′), Ronaldo Mesido, Delvin Rumbino, Silvio Escobar

Pelatih: Choirul Huda

Perseru Pastikan Satu Tempat di Liga 1 Musim Depan

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Perseru Serui berhasil berhasil lolos dari zona degradasisetelah mengalahkan Persipura Jayapura, di partai pamungkas Liga 1 musim ini. Kemenangan ini diraih di markas Persipura, Stadion Mandala, Jayapura.

Tampil dengan motivasi tinggi, Perseru langsung keluar menyerang di awal-awal pertandingan. Serangan bergelombang dari tim tamu pun membuahkan hasil di menit ke-11.

Melalui skema sepak pojok, Boas Isir berhasil membuka keunggulan Perseru. Bola sundulannya sempat membentur salah satu pemain bertahan Persipura dan berhasil mengelabui Panggih Sambodo.

Di sisa babak pertama, Persipura gagal mencetak gol penyama kedudukan meskipun keluar menyerang. Di paruh kedua, tim tuan rumah semakin bernafsu untuk menyerang demi menyamakan kedudukan. Pelatih Oswaldo Lessa pun memasukkan Todd Rivaldo Ferre dan Gunansar Mandowen untuk menambah daya gedor tim tuan rumah.

Asyik menyerang, gawang Panggih justru kembali kebobolan. Di menit ke-66, Silvio Escobar berhasil menggandakan keunggulan tim tamu melalui skema serangan balik.

Masuknya penyerang kawakan, Addison Alves pun gagal membuat Persipura mencetak gol pengecil ketertinggalan. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-0 untuk Cendrawasih Jingga.

Kemenangan ini memastikan Perseru lolos dari jeratan degradasi. Pasalnya, PSMS Medan, Mitra Kukar dan Sriwijaya FC menelan kekalahan di partai pamungkas Liga 1 musim ini. Ketiga tim itupun dipastikan harus turun kasta ke Liga 2.

SUSUNAN PEMAIN PERSIPURA VS PERSERU:

Persipura: Panggih Sambodo; Valentino Telaubun, Yohanis Tjoe, Márcio Rosário, Tinus Pae; Ian Kabes, Immanuel Wanggai (Todd Ferre 64′), Muhammad Tahir; Prisca Womsiwor (Gunansar Mandowen 56′), Hilton Morreira (Addison Alves 77′), Boaz Salossa

Pelatih: Oswaldo Lessa

Perseru: Samuel Reimas; Boas Isir, Makarius Suruan, Kalvin Wopi (Anggi Permana 90+5), Donny Haroim; Marten Raweyai, Arthur Bonai, Beto de Paula, Ronaldo Meosido; Silvio Escobar (Jaelany Arey 85′), Sidik Saimima

Pelatih: Wanderley Junior

Kartu Kuning: M. Tahir 54, Hilton Morreira 55′ Todd Ferre 89′

Pelatih Perseru Yakin Bisa Lanjutkan Tren Positif

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Pelatih Perseru Serui, Wanderley Junior, yakin anak asuhnya dapat melanjutkan tren posisif pada partai pamungkas Liga 1 melawan Persipura Jayapura 8 Desember mendatang. Wanderley mengatakan bahwa skuatnya akan datang ke Jayapura untuk meraih kemenangan.

Dari lima pertandingan terakhir, Perseru hanya menelan satu kekalahan. Tren positif itu membuat Cendrawasih Jingga kini berada di peringkat ke-14 klasemen sementara Liga 1. Unggul selisih gol dari Mitra Kukar yang ada di peringkat ke-17 dan tertinggal empat angka dari Persela Lamongan yang ada di peringkat ke-13..

Pertandingan terakhir ini akan menentukan, apakah kami bertahan atau terdegradasi. Kami percaya, kami datang ke Jayapura untuk menyelamatkan Perseru,” tutur Wanderley Junior dikutip dari Goal.

Perseru vs Madura United - liga-indonesia.com - Liga 1 2
liga-indonesia.com

“Kami selalu bermain untuk menang. Kami tidak ingin mencari imbang melawan Persipura. Mereka tim besar, dan menghormati kakak kami, tapi kami tak gentar. Kami selalu percaya kepada pemain yang diturunkan,” imbuh pelatih berdarah Brasil itu menambahkan.

Di partai melawan Persipura, Perseru akan kembali diperkuat oleh penyerang andalannya, Silvio Escobar. Sebelumnya, Escobar harus menepi karena mendapatkan hukuman skorsing empat pertandingan dari Komisi Dispilin (Komdis) PSSI pada awal November lalu.

“Kami punya kekuatan lagi di lini depan, karena Escobar sudah selesai menjalani hukuman. Kami akan terus berjuang. Saya berharap musim depan Perseru tidak bermain di Liga 2,” pungkas Wanderley Junior.

 

Beto de Paula Bawa Perseru Jauhi Zona Degradasi

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Perseru Serui berhasil menjauhi zona degradasi Liga 1 setalah meraih kemenangan atas tim papan tengah, Madura United. Kemenangan ini disaksikan oleh ribuan pasang mata yang hadir di Stadion Marora, Serui.

Tampil dengan motivasi ekstra, Perseru langsung mengambil inisiatif serangan di awal-awal pertandingan. Dimotori oleh Anis Nabar, Cendrawasih Jingga berkali-kali memberikan ancaman ke lini pertahanan tim tamu.

Di menit ke-30, Beto de Paula berhasil memecah kebuntuan dan membawa Perseru Unggul. Gol miliknya menjadi satu-satunya pembeda kedua tim di babak pertama.

Perseru vs Madura United - liga-indonesia.com - Liga 1 2

Di paruh kedua, Madura United yang tertinggal berusaha untuk mencetak gol penyama kedudukan. Skuat asuhan Gomes de Oliveira keluar menyerang demi menyamakan kedudukan.

Namun, strategi tersebut tak berbuah manis. Madura United justru kembali kecolongan di menit ke-79. Beto de Paula berhasil menggandakan keunggulan tim tuan rumah melalui sepakan penalti. Skor 2-0 bertahan hingga wasit mengakhiri pertandingan.

Hasil ini membuat anak asuh I Putu Gede kini ada di peringkat ke-14 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 39 poin. Unggul selisih gol dari Mitra Kukar yang ada di peringkat ke-17.

SUSUNAN PEMAIN PERSERU VS MADURA UNITED:

Perseru: Hendra Mole, Donald Haroim Munim, Kunihiro Yamashita, Kalvin Wopi; Makarius Suruan (Anggi Permana 88′), Arthur Bonai, Ronaldo Mesidu, Marten Raweyai (Delvin Rumbino 69′), Sidik Saimima (Jaelani Arey 81′); Beto de Paula, Anis Nabar

Pelatih: I Putu Gede

Madura United: Hery Prasetyo; Andik Rendika Rama (Irsan Lestaluhu 82′), Fabiano Beltrame, Fachrudin Aryanto, Guntur Ariyadi, Alfath Fathier (Rifad Marasabessy 46′); Zah Rahan Kranger, Slamet Nurcahyono, Bayu Gatra; Milad Zeneyedpour (Imam Bagus 65′), Engelbert Sani

Pelatih: Gomes de Oliveira

Kartu Kuning: –

Kartu Merah: –

Maung Bandung Gagal Bungkam Cendrawasih Jingga di Bali

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Persib Bandung kembali gagal meraih kemenangan setelah dipaksa bermain imbang oleh Perseru Serui di partai lanjutan Liga 1, (23/11). Partai ini digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Bermain sebagai tim unggulan, Persib tak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Di menit ke-6, Patrich Wanggai berhasil menyundul bola kiriman dari Supardi Nasir. Sundulan dari Wanggai tak mampu dibendung oleh kiper Perseru, Samuel Reimas.

Selepas gol dari Wanggai, Persib terus menyerang demi mencetak gol kedua di pertandingan ini. Namun, tak ada gol lagi yang tercipta hingga babak pertama usai.

Mario Gomez yang kurang puas dengan penampilan anak asuhnya di babak pertama memutuskan untuk menarik keluar Supardi Nasir dan memasukkan Jonathan Bauman. Strategi tersebut berbuah manis.

Enam menit setelah dimasukkan Bauman berhasil mencetak gol kedua Persib di pertandingan ini. Sundulannya memanfaatkan umpan dari Wanggai mampu menjebol gawang dari Reimas untuk kali kedua di pertandingan ini.

Di menit ke-83, tim tamu berhasil mencetak gol untuk memperkecil keunggulan melalui sepakan penalti Beto de Paula. Di menit ke-83, Cendrawasih Jingga berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat Sidik Saimima.

Hasil ini semakin mempersulit langkah Persib untuk mengejar PSM Makassar dan Persija Jakarta di papan atas klasemen Liga 1. Bagi Perseru, hasil ini membuat skuat asuhan I Putu Gede menyamai peroleh poin dari Sriwijaya FC yang ada di peringkat ke-15.

SUSUNAN PEMAIN PERSIB BANDUNG VS PERSERU SERUI:

Persib: I Made Irawan; Ardi Idrus, Bojan Malisic, Tony Sucipto, Victor Igbonefo, Supardi Nasir (Jonathan Bauman 46′); Atep Rizal (Eka Ramdani 90′), Ghozali Siregar (Indra Mustafa 86′), Hariono, Kim Kurniawan; Patrich Wanggai

Pelatih: Mario Gomez

Perseru: Samuel Reimas; Donald Monim, Kalvin Wopi, Kunihiro Yamashita, Anis Nabar; Arthur Barrios Bonai, Makarius Suruan, Marten Raweyai (Gusti Rustiawan 61′ (Delvin Rumbino 70′)), Sidik Saimima, Ronaldo Mesidu; Beto de Paula

Pelatih: I Putu Gede

Kartu Kuning: i Made Wirawan 24′, Victor Igbonefo 25′ Hariono 48′ -Arthur Bonai 77′, Beto de Paula 90′

Bantai Borneo, Perseru Masih Terjebak di Dasar Klasemen

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Borneo FC menjalani petang yang sulit di Papua. Menghadapi Perseru Serui di Stadion Marora pada pekan ke-32 Liga 1, Sabtu (17/11/2018) Pesut Etam kalah telak dengan skor 0-3.

Tim tuan rumah sudah unggul terlebih dahulu pada menit ketujuh melalui gelandang yang pernah memperkuat Persebaya Surabaya, Sidik Saimima. Gol tersebut menjadi yang kedua bagi pemain asal Tulehu Ambon tersebut di Liga 1 musim ini.

Perseru kemudian menggandakan keunggulan jelang babak pertama berakhir. Arthur Bonai sukses mencatatkan namanya di papan skor dan membuat Laskar Cenderawasih Jingga unggul dua gol di babak pertama.

Pesta kemenangan Perseru ke gawang Borneo dilengkapi oleh gol yang diciptakan Anis Nabar pada menit ke-73. Sejauh ini dalam dua pertandingan kandang terakhir Laskar Cenderawasih Jingga sukses sapu bersih kemenangan dengan mencetak lima gol.

Akan tetapi tambahan tiga poin tersebut belum bisa membuat Perseru keluar dari zona degradasi. Saat ini Laskar Cenderawasih Jingga ada di dasar klasemen dengan mengemas 32 poin. Sedangkan Borneo FC yang memiliki poin 45 ada di posisi kelima.

Susunan Pemain:

Perseru Serui: Hendra Mole, Donny Harild Monim, H Isir, Kelvin Wopi, Gusti Rustiawan, Sidik Saimima, Ronaldo Mesidu, Arthur Bonai, Makarius F Suruan, Beto, Yohanis Nabar.

Borneo FC: Gianluca Claudio Pandeynuwu, Diego Michiels, Leonard Tupamahu, Renan Alves, Wildansyah, Umanailo, Achmad Hisyam, Tijani Belaid, Billy Keraf, Matias Conti, Lerby Eliandry.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Arema Pesta Gol ke Gawang Perseru

Banner Football Live Star

Football5Star.com, Indonesia – Arema FC mengamuk. Singo Edan menang telak 4-1 atas tamunya Perseru Serui pada lanjutan pertandingan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (11/11/2018) sore WIB.

Arema buka kenggulan pada menit 12 melalui Makan Konate. Tendangan bebas pemain bernomor punggung 10 itu tak mampu dihalau oleh kiper lawan, Samuel Reimas.

Menit 28, giliran Dendi Santoso yang menambah keunggulan tuan rumah. Tendangan mendatar Dendi dari luar kotak penalti meluncur mudah ke gawang Perseru.

Singo Edan menambah keunggulan lagi menjadi 3-0 melalui gol bunuh diri dari kapten Perseru, Tony Rooy Ayomi pada menit 48.

Delapan menit berselang, Konate mencetak gol keduanya di laga ini sekaligus memperbesar kedudukan jadi 4-0.

Perseru akhirnya mampu mencetak satu gol melalui Alberto Antonio de Paula pada menit ke-72. Eksekusi penalti Alberto tak mampu ditepis oleh Utam Rusdiana dan mengubah skor menjadi 4-1. Skor ini bertahan hingga laga usai.

Arema FC
Liga Indonesia

Susunan Pemain

Arema FC: Utam Rusdiana; Alfin Tuasalamony (Ricky Ohorella 83′), Hamka Hamzah, Arthur Cunha, Johan Ahmad Alfarizi; Hendro Siswanto, Jefri Kurniawan (Ahmad Nur Hardianto 38′); Makan Konate, Muhammad Rafli (Jayus Hariono 76′), Dendi Santoso; Sunarto

Perseru Serui: Samuel Reimas; Kelvin Wopi, Kunihiro Yamashita, Habel Boas Isir, Tony Rooy Ayomi (Arthur Barrios Bonai 59′); Makarius Fredik Suruan, Ronaldo Mesido, Osmar Dos Santos Filho; Yohanis Nabar (Devin Rumbino 73′), Alberto Antonio de Paula, M Sidik Saimima (Marten Raweyai 82′)

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kalah, Mitra Kukar Dekati Zona Merah

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Setelah sempat mengambil napas dengan mengalahkan PSIS Semarang, kini Mitra Kukar dekati zona merah. Terbaru, mereka ditaklukkan Perseru Serui, sang juru kunci Liga 1 2018.

Bermain di Stadion Marora, Serui, Wanderley Machado Da Silva Junior memasang formasi 4-3-3. Menempatkan Samuel Reimas di posisi kiper. Samuel dikawal dengan empat bek kokoh yang dikomando oleh Kunihiro Yamashita. Di posisi gelandang, ada Arthur Bonai yang mengatur jalannya pertandingan. Di lini depan, mereka berharap pada Alberto de Paula.

Sementara Rahmad Darmawan memasang formasi 4-2-3-1. Posisi kiper masih dipercayakan kepada Yoo Jae-hoon. Di depannya, ada duet Dedy Gusmawan dan Mauricio Leal. Absennya Bayu Pradana yang memenuhi panggilan Timnas Indonesia, membuat Coach RD memasang Anindito bersama Danny Guthrie. Di lini depan, ada Aldino yang ditopang tiga gelandang serang.

Babak pertama baru berjalan lima menit, sang kapten Perseru, Arthur membawa Perseru unggul. Menjelang babak pertama usai, Arif Suyono mencetak gol penyama kedudukan di menit 45+1. Skor 1-1 di babak pertama.

Di babak kedua, Cendrawasih Jingga mencetak dua gol tambahan. Di menit ke-56 dan ke-65 lewat gol Anis Nabar dan Beto De Paula lewat titik putih. Kemenangan ini membuat Perseru semakin dekat dengan zona aman dan Mitra Kukar dekati zona merah.

Susunan Pemain

Perseru Serui (4-3-3): Samuel Reimas; Makarius, Donny Harold, Kunihiro, Tony Rooy; Arthur Barrios, Ronaldo M., Sidik Saimima; Marten Raweyai, Beto De Paula, Gusti Rustiawan

Pelatih: Wanderley Machado Da Silva Junior

Mitra Kukar (4-2-3-1): Yoo Jae Hoon; Rendy S., Dedy Gusmawan, Mauricio Leal, Wiganda; Danny Guthrie, Anindito; Arif Suyono, Dedy Hartono, Andre Agustiar; Aldino

Pelatih: Rahmad Darmawan

Barito Putera Perpanjang Paceklik Kemenangan

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Barito Putera memperpanjang paceklik kemenangan mereka di Liga 1 musim ini. Kali ini menghadapi Perseru Serui pada pekan ke-26 di Stadion 17 Mei, Laskar Antasari ditahan imbang dengan skor 0-0.

Sejatinya tim tuan rumah mempunyai kans untuk memenangkan pertandingan tersebut. Pasalnya mereka bermain dengan unggul jumlah pemain setelah Penyerang Perseru, Silvio Escobar dikartu merah pada menit ke-58.

Barito Putera punya peluang emas untuk mencetak gol ketika laga baru berjalan sembilan menit. Penyerang Laskar Antasari Douglas Packer gagal memanfaatkan umpan lambung dari Nazar Nurzaidin.

Beberapa menit kemudian Kiper Perseru, Samuel Reimas melakukan penyelamatan gemilang. Kiper yang lalu memperkuat Persebaya Surabaya tersebut sukses menangkap bola hasil tembakan melengkung dari Paulo Sitanggang.

Satu-satunya peluang yang dimiliki oleh Perseru hadir pada menit ke-82 lewat tembakan Oscar Dos Santos Filho dari luar kotak penalti. Akan tetapi Kiper Barito Putera, Dian Agus Prasetyo masih sigap dalam menahan sontekan tersebut.

Hasil imbang itu membuat Barito Putera kini tertahan di peringkat ke-37 klasemen sementara Liga 1 dengan mengemas 37 angka. Sedangkan Perseru masih yang terpaut 11 angka dari Laskar Antasari berada di posisi ke-16.

Susunan Pemain:

Barito Putera (4-2-3-1): Dian Agus Prasetyo; Gavin Kwan Adsit, M. Rifqi, Hansamu Yama Pranata, Nazar Nurzaidin; Mathias Cordoba, Fajar Handika; Paulo Oktavianus Sitanggang, Douglas Packer, Rizky Rizaldi Ripora; Samsul Arif Munip

Pelatih: Jacksen F Tiago

Perseru Serui (4-3-3): Samuel Reimas; Donni Monim, Kunihiro Yamashita, Kevin Wopi, Makarius Fredik Suruan; Arthur Bonai, Ronaldo Meosido, Alberto de Paula; I Gusti Rustiawan, Silvio Escobar, Oscar Dos Santos Filho

Pelatih: Wanderley Machado da Silva Junior

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Perseru Tinggalkan Dasar Klasemen Usai Libas Persela

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Perseru Serui berhasil meraih tiga poin usai menang 2-0 atas tamunya Persela Lamongan pada lanjutan pertandingan Liga 1 Indonesia di Stadion Marora, Serui, Sabtu (13/10/2018) sore WIB.

Tuan rumah membuka keunggulan pada menit 20. Mazinho berhasil membawa Perseru unggul lewat sepakan penalti, yang sekaligus jadi gol ke-20 Perseru di Liga 1 musim ini.

perseru serui
Liga 1

Menit 37, Silvio Escobar kemudian sukses menggandakan keunggulan untuk tuan rumah. Ini adalah gol kedelapan bagi striker Perseru asal Paraguay tersebut di musim ini.

Persela coba membalas di babak kedua. Serangan demi serangan dibangun tim tamu. Namun, hingga peluit akhir dibunyikan skor tetap 2-0 untuk keunggulan Perseru Serui.

Dengan kemenangan tersebut, Perseru naik ke peringkat 16 klasemen Liga 1 dengan 27 poin. Sementara Persela ada di posisi sepuluh dengan 32 angka.

Susunan Pemain
Perseru Serui: 
Samuel Reimas, Kunihiro Yamashita, Gusti Rustiawan (Delvin Rumbino ’67), Kelvin Wopi, Habel Isir, Mazinho (Sidik Saimima ’67), Anis Nabar, Arthur Bonai, Tonny Ayomi, Ronald Meosidiu, Silvio Escobar

Persela Lamongan: Dwi Kusnanto, Wallace, Eky Taufik, Birrul Walidan, Arif Satriya, Ahmet Atayev (Agung Pribadi ’69), Gian Zola, Ahmad Subagja, Loris Amaud, Dendi Sulistyawan (Efendi ’46), Fahmi Al-Ayyubi

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih Perseru Sayangkan Penalti Persija

Banner Footbal Live Star-Football5starFootball5star.com, Indonesia – Perseru Serui gagal mempertahankan keunggulan atas Persija Jakarta ketika bertandang ke Stadion Patriot, Senin (8/10) sore. Pelatih Cendrawasih Jingga, Wanderley Junior, menyayangkan penalti yang didapat tuan rumah pada babak pertama.

Perseru sempat unggul lebih dulu lewat sepakan terukur Alberto Antonio pada menit ke-28. Jelang turun minum, Macan Kemayoran mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan Donni Haroid Monim kepada Osas Saha. Ini yang diprotes Wanderlery.

“Saya pikir mereka tidak perlu menang seperti itu karena pada babak kedua bisa unggul dengan gol kedua yang cantik. Mereka memiliki umpan bagus untuk mencetak gol,” kata mantan pelatih Persipura Jayapura tersebut.

Kekalahan ini membuat tim tamu tetap terjebak di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-17 dengan 24 angka. Sementara Persija, naik satu strip ke peringkat ketiga dengan 39 poin di tangan.

Pelatih kelahiran Brasil tersebut kecewa karena sejak awal timnya sudah bermain rapi. Silvio Escobar dkk dianggap menjalankan tugas dengan baik, terutama pada awal babak pertama. Namun, keputusan penalti dari wasit Rully Tambuntina, membuyarkan semuanya.

tundukkan perseru, persija merangsek ke peringkat tiga
mediapersija

“Dari menit awal kami sudah mencoba tahan emosi, kami pertahankan permainan, kami fokus main sesuai taktik. Tapi, penalti itu sangat aneh, katanya mau main fair play?” imbuhnya.

Selepas dari Persija, Perseru dijadwalkan menghadapi Persela Lamongan, Sabtu (13/10) di Stadion Marora. Laga kandang tentu menjadi andalan mereka dalam meraih tiga poin, terlebih tak banyak tim tamu yang mampu meraih kemenangan di sana.

Tundukkan Perseru, Persija Merangsek ke Tiga Besar

Football5star.com, Indonesia – Persija Jakarta sukses meraih tiga angka pada pekan ke-24 Liga 1. Kembali bermarkas di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, anak asuh Stefano Cugurra menundukkan Perseru Serui 2-1.

Walau bergintdak sebagai tuan rumah, Persija sempat kesulitan mengembangkan permainan. Ini tak lepas dari absennya beberapa pemain karena menjalani sanksi dari PSSI.

Bahkan mereka sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-28. Aksi Beto de Paula yang lepas dari jebakan offside berhasil mengelabui Sahar Ginanjar. Golnya ini pun sekaligus membuat Jakmania yang memadati stadion Patriot terdiam.

AK 1079
media persija

Persija tidak tinggal diam. Mereka sempat menyamakan kedudukan lima menit berselang. Namun, gol yang dilesakkan Riko Simanjuntak dianulir wasit karena sang pemain sudah berada dalam posisi offside.

Gol yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah pun hadir satu menit jelang jeda. Pelanggaran yang dibuat pemain Perseru terhadap Osas Saha membuat wasit menunjuk titik putih. Marko Simic pun sukses mengeksekusi tendangan 12 pas dengan sempurna.

Pada babak kedua, Teco memasukkan Rudi Widodo untuk menambah intensitas serangan. Hasilnya pun langsung terlihat ketika sang striker menjadi penentu kemenangan Macan Kemayoran saat laga menyisakan 10 menit lagi.

Gol ini pun menjadi gol terakhir yang tercipta. Tambahan tiga poin pun membuat klub ibu kota merangsek ke peringkat tiga klasemen dengan 39 poin. Mereka menggeser Bali United ke peringkat empat.

Susunan Pemain:

Persija Jakarta (4-2-3-1): 88-Sahar Ginanjar; 41-Anan Lestaluhu, 6-Maman Abdurrahman, 5-Jeimerson, 11-Novri Setiawan; 31-Rohit Chand, 24-Peter Nasadit (27-Fitra Ridwan 77’); 79-Osas Saha (10-Rudi Widodo 73’), 7-Ramdani Lestaluhu (16-Asri Akbar 85’), 25-Riko Simanjuntak; 9-Marko Simic
Pelatih: Stefano Cugurra

Perseru Serui (4-3-3): 93-Samuel Reimas; 95-Wopi, 3-Isir, 47-Monim, 38-Ayomi (99-Rumbino 76’); 15-Guntur Rustiawan (2-Sukman 90’), 87-Suruan, 14-Reinaldo Mesidu; 91-Anis Nabar (10-Sadek Saimima 59’), 9-Escobar, 23-Beto de Paula
Pelatih: Wanderley da Silva

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Misi Perseru Bertahan di Liga 1

Football5star.com, Indonesia – Perseru Serui akan meyambangi markas Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-24 Liga 1 2018. Silvio Escobar dkk mengusung misi penting demi tetap bertahan di kompetisi tertinggi musim depan.

Saat ini, tim besutan Wanderley Junior tercecer di peringkat ke-17 dengan baru mengantongi 24 angka. Senin (8/10) besok, Cendrawasih Jingga bertekad mencuri poin dari Macan Kemayoran.

“Kami ingin maksimalkan kesempatan bertahan di Liga 1 musim ini, itu jadi target kami bersama. Persija tim bagus dan tentunya kami menaruh hormat besar. Kami akan mencoba bermain baik dan fokus untuk mendapatkan poin, itu harapan kami,” kata Wanderley pada konferensi pers di Bekasi, Minggu (8/10) pagi.

Pelatih Persipura, Wanderley da Silva mengaku Persib bukan lawan yang mudah
liga-indonesia.id

“Persija memang luar biasa. Kami persiapkan diri dengan maksimal dan memanfaatkan pemain yang kami punya. Kami berharap bisa bermain bagus di stadion besar seperti di sini,” lanjutnya.

Wanderley mengakui, persiapan yang dilakukan timnya belum terlalu maksimal. Salah satu faktornya adalah jarak tempuh yang jauh dari Serui ke Jakarta sehingga kebugaran para pemain sedikit terpengaruh.

“Kami tidak melakukan banyak persiapan karena perjalanan jauh Jakarta-Semarang-Serui. Tujuan kami adalah keluar dari zona degradasi dan saya pada kemampuan pemain yang kami punya,” pungkasnya.

Adapun Wanderley baru sepekan terakhir menangani Perseru. Ia ditunjuk manajemen untuk menggantikan posisi I Putu Gede yang gagal membawa klub asal Papua itu keluar dari zona degradasi.

Enam Gol Tercipta Saat PSIS Taklukkan Perseru

Football5star.com, Indonesia – PSIS Semarang berhasil keluar dari zona degradasi. Menjamu Perseru Serui di Stadion Mochamad Soebroto, Magelang, Minggu (23/9/2018) tim Mahesa Jenar menang 4-2.

Kendati bertindak sebagai tuan rumah, PSIS justru kesulitan mengembangkan permainan pada awal laga. Ini pula yang dimanfaatkan Perseru untuk mengeksploitasi pertahanan tuan rumah.

Pada menit ke-11, klub asal Papua itu pun menghukum Tim Mahesa Jenar lewat gol yang dicetak striker andalan mereka, Alberto de Paula. Berada pada situasi sulit, pemain asal Brasil itu sukses menceploskan bola lewat tendangan memutar badannya.

Tersentak dengan gol kilat tersebut, PSIS coba mengubah gaya permainan. Namun, hingga babak pertama usai, mereka gagal menyamakan kedudukan.

Pada babak kedua, PSIS langsung mengambil inisiatif serangan. Hasilnya terlihat pada menit ke-52 usai pemain Perseru melakukan pelanggaran di kotak penalti. Wasit pun tanpa kompromi memberi hadiah penalti yang mampu diselesaikan dengan apik oleh Bruno Silva.

https://twitter.com/psisfcofficial/status/1043810491078823936

Setelah itu anak asuh Jafri Sastra langsung bermain kesetanan karena bisa mencetak dua gol beruntun dalam kurun waktu empat menit. Hari Nur Yulianto membuat PSIS berbalik unggul pada menit ke-56. Setelah itu, giliran Bruno Silva yang mencetak brace.

Jalannya laga semakin sengit karena Perseru berhasil memperkecil ketinggal melalui gol yang dilesakkan bek tengah mereka, Yamashita, pada menit ke-74. Namun, hanya sampai di situ perlawanan anak asuh I Putu Gede tersebut.

Tiga menit jelang bubar, PSIS berhasil menutup laga dengan kemenangan menjadi 4-2 melalui gol kedua Hari Nur Yulianto usai menerima umpan Bruno Silva. Kemenangan ini sukses mendongkrak posisi klub kota Semarang di klasemen. Mereka menggeser posisi Perseru di urutan ke-15 dengan 25 poin, unggul satu angka dari tim lawan.

Susunan Pemain:

PSIS Semarang (4-2-3-1): 30 Jandia Eka Putra, 27-Tahar, 13-Fajri Nasrulla, 25-Petar Planic, 23-Gilang Ginarsa; 24-Ibrahim, 7-M Yunus; 22-Yulianto, 55-Ibrahim Conteh, 92-Nugroho; 91-Bruno Silva
Pelatih: Jafri Sastra

Perseru Serui (3-4-3): 93-Reimas; 47-Monim, 7-Yamashita, 95-Wopi; 87-Suruan, 18-Arthur Bonai, 38-Ayomi, 15-Rustiawan; 9-Pablo Escobar, 91-Anis Nabar, 23-Albeto de Paula
Pelatih: I Putu Gede

PSMS dan Perseru Berbagi Poin di Marora

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Perseru Serui gagal meraih poin penuh di partai kandang melawan PSMS Medan pada lanjutan Liga 1 pekan ke-22. Kedua tim harus puas berbagi satu angka setelah pertandingan berakhir dengan hasil imbang.

Di babak pertama, kedua tim berusaha untuk mengambil inisiatif serangan untuk membuka keunggulan. Namun, usaha dari kedua tim gagal membuahkan hasil dan babak pertama berakhir dengan skor imbang, 0-0.

Di babak kedua, Perseru yang bermain di hadapan para pendukungnya berusaha untuk keluar menyerang. Hasilnya, tim asuhan I Putu Gede itu berhasil mencetak gol di menit ke-72 melalui sepakan penalti Beto De Paula.

PSMS yang membutuhkan tiga angka pun langsung berusaha membalas. Ayam Kinantan baru bisa menyamakan kedudukan menjelang pertandingan berakhir melalui Erwin Ramdani. skor 1-1 bertahan hingga wasit meniupkan peluit akhir.

Hasil ini tak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Liga 1. Perseru masih berada di peringkat ke-16 dengan raihan 24 poin dari 22 pertandingan. Sementara PSMS masih terjebak di dasar klasemen dengan rekor 20 poin dari 22 partai.

 

Susunan Pemain: 

Perseru Serui: Samuel Reimas; Tonny Roy Ayomi, Kunihiro Yamashita, Donald Monim, Habel Inzaghi (Anton Sandi 59′;(Kalvin Wopi 83′)); Beto de Paula, Ronaldo Meosido, Arthur Barrios Bonai, Osmar dos Santos (Makarius Suruan 48′); Silvio Escobar, Annis Nabar

Pelatih: I Putu Gede

PSMS Medan: Abdul Rohim; Gusti Sandria, Reinaldo Lobo, Alexandros Tanidis, Roni Fatahillah; Shohei Matsunaga, Legimin Raharjo, Fredyan Wahyu; Frets Butuan, Felipe Martins (Erwin Ramdani 59′), Antony Nugroho

Pelatih: Peter Butler

Silvio Escobar Ingin Dinaturalisasi Menjadi WNI

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Kabar bahwa penyerang asing Perseru, Silvio Escobar, segara menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), ternyata benar adanya. Dilansir dari Indosport, Escobar menceritakan prosesnya untuk segera menjadi WNI.

“Saya sudah ajukan prosesnya sejak awal tahun 2018 ini. Kalau semua lancar, seharusnya di bulan November atau akhir (Desember) tahun nanti saya sudah menjadi WNI,” ujar Escobar dikutip dari Indosport.

Penyerang 32 tahun ini sendiri sebenarnya masih simpang-siur terkait lama waktu tinggalnya di Indonesia. Bila mengacu kepada aturan pemerintah di Undang-Undang No. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Indonesia, minimal harus tinggal selama 5 tahun di Indonesia. Walau Escobar bilang ia sudah bermain di sini sejak 2013, situs Transfermarkt melansir bahwa dia baru bermain di Liga Indonesia per tahun 2014 bersama Madura United.

Kendati kini ‘hanya’ membela tim papan bawah seperti Perseru, Escobar sebenarnya bukan penyerang medioker. Dirinya tercatat pernah membela panji beberapa klub besar seperti PSM Makassar dan Bali United. Selain itu, kini ia tercatat sebagai kapten tim Perseru di Go-Jek Liga 1 2018.

Escobar
Foto: baliutd.com

Sejak musim lalu, penyerang asli Paraguay ini selalu menjadi andalan Perseru di Liga 1. Dia tampil di semua laga Perseru sebanyak 34 laga dan menggelontorkan 10 gol. Selain itu, dia masih menjadi andalan di musim ini dengan total penampilan di 19 laga dan sukses cetak 6 gol. Kepindahan sementara Arthur Bonai ke Persija bahkan memberinya ban kapten sejak awal musim.

Saat ini sendiri, sudah cukup banyak penyerang naturalisasi di Indonesia. Selain Beto Goncalves yang membela timnas di Asian Games 2018, masih ada Ilija Spasojevic dan Herman Dzumafo. Juga jangan lupakan nama winger Madura United, Greg Nwokolo, yang sudah lama absen dari skuat timnas.

Platje Gemilang, Bali Kandaskan Perseru di Marora

Banner Footbal Live Star-Football5star

 

Football5star.com, Indonesia – Bali United berhasil mencuri tiga angka di kandang Perseru Serui. Berlaga di Stadion Marora, Jumat (10/8/2018) anak asuh Widodo C Putro menang dengan skor tipis 1-2.

Laga berlangsung cukup ketat sejak menit pertama. Gol pun langsung tercipta ketika pertandingan memasuk menit 18. Menerima umpan Melvin Platje, bomber Ilija Spasojevic berhasil membuka keunggulan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.

Tertinggal satu gol membuat Perseru tampil lebih menyerang. Lewat pergerakan gelandang anyar, Mazinho, mereka nyaris menyamakan kedudukan.

bali united spaso
@Bali Utd

Terus menyerang, gol yang ditunggu publik tuan rumah tercipta ketika babak pertama menyisakan lima menit. Sundulan pemain yang baru didatangkan dari Madura United, Beto De Paula, tak mampu dihalau kiper Wawan Hendrawan. Skor 1-1 pun menutup laga babak pertama.

Membutuhkan kemenangan untuk merangsek ke papan atas, Tim Serdadu Tridatu tetap mempertahankan tempo tinggi pada babak kedua. Namun, baru pada menit 65 mereka berhasil unggul.

Setelah memberikan umpan pada gol Spasojevic di babak pertama, giliran Platje yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini sedikit banyaknya mengubah jalannya pertandingan.

Bali yang tadinya terus menekan pertahanan tuan rumah justru berbalik diserang di waktu tersisa. Tapi Perseru gagal memanfaatkan peluang yang ada. Hingga wasit meniupkan peluit panjang, skor 2-1 untuk klub asal Pulau Dewata tidak berubah.

Kemenangan ini pun membuat Bali merebut peringkat dua dengan 32 angka. Sementara Perseru masih terjebak di posisi 15 dengan 23 poin

Susunan Pemain:

Perseru Serui (4-3-3): 21-Anas Fitrianto; 7-Kinichiro Yamashita, 95-Wopi, 47-Monim, 8-Mazinho, 91-Anis Nabar, 18-Arthur Bonai (Pairie 77’), 38-Ayomi (Raweyai 86’), 14-Ronaldo Mesido, 87-Suruan (Rumbino 68’), 23-Beto De Paula
Pelatih: I Putu Gede

Bali United (4-3-3): 59-Wawan Hendrawan; 26-Mahamadou N’Diaye, 22-Dias Angga, 27-Andhika, 62-Taufik Hidayat, 3-Brwa Nouri (Nyoman Sukarja 55′), 44-Gede Sukadana (Ramadhan 69′), 8-Taufik, 48-Agung, 9-Illija Spasojevic, 90-Malvin Platje
Pelatih: Widodo C Putro

Lawan Bali United, Perseru Tanpa Escobar

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia – Perseru Serui akan menjamu Bali United di Stadion Marora, Serui, dalam lanjutan Liga 1 2018, Jumat (10/8/2018).

Namun, Perseru tak bisa tampil dengan kekuatan terbaik. Silvio Escobar absen karena harus melakoni hukuman akumulasi kartu. Escobar mendapatkan tambahan kartu kuning saat Perseru menahan imbang tuan rumah PSM Makassar 2-2, Minggu (5/8/2018).

“Sedikit disayangkan memang, karena Escobar justru tidak bisa main lawan Bali United akibat hukuman akumulasi kartu. Tapi hanya Escobar saja, selebihnya nggak ada masalah,” tutur pelatih Perseru, Putu Gede, Selasa (7/8/2018).

Meski demikian, Putu Gede optimistis permainan Perseru tidak terganggu. Terlebih, Osmar dos Santos Filho alias Mazinho tampil bagus dalam beberapa laga terakhir, begitu juga Alberto Antonio de Paula alias Beto, yang baru saja didapat dari Madura United.

Keduanya bakal dijadikan trisula bersama Anis Nabar, guna merepotkan barisan pertahanan Bali United.

“Mudah-mudahan kami bisa memberikan perlawanan maksimal meski Bali United ini salah satu tim yang tidak mudah dikalahkan. Semangat anak-anak juga sedang bagus, setelah berhasil dapatkan poin di kandang PSM,” ucap dia.

Selain Mazinho dan Beto, Perseru juga berhasil mendatangkan I Gusti Rustiawan yang sebelumnya dilepas Persela Lamongan, serta Muhammad Sidik Saimima sebagai amunisi baru pada putaran kedua musim ini.

“Tapi untuk Sidik Saimima belum bisa gabung bersama tim, mungkin nanti selepas lawan Bali United baru akan gabung,” kata dia.

Escobar mencetak gol penyama saat Perseru menahan imbang Bali United 1-1 pada putaran pertama di kandang Bali United. Dia membobol gawang tuan rumah pada menit ke-64, setelah Muhammad Taufiq bawa Bali United unggul pada menit ke-29.

Perseru Yakin Bisa Bungkam Bali United

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia – Perseru Serui akan menjamu Bali United dalam lanjutan Liga 1, Jumat (10/8/2018).

Perseru berhasil mengawali putaran kedua Liga 1 musim ini dengan hasil terbilang memuaskan setelah mengalahkan Persebaya Surabaya 3-1 dan terbaru berhasil menahan imbang tuan rumah PSM Makassar 2-2, Minggu (5/8/2018) lalu.

Capaian positif itu diharapkan oleh Putu Gede, sebagai arsitek Perseru, bisa terus dilanjutkan pada saat mereka menjamu Bali United di Stadion Marora, Serui, Jumat (10/8/2018) nanti.

Namun, Putu Gede menyadari, Bali United merupakan tim yang juga menunjukkan permainan mengesankan dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Bali United ini sebuah tim yang terus menunjukkan grafik permainan meningkat, terlebih dengan masuknya para pemain baru di putaran kedua ini,” ujar Putu Gede, Selasa (7/8/2018).

“Saya sendiri berharap saat main di Serui nanti, anak-anak tidak banyak memberikan ruang kepada para pemain Bali United untuk berkembang. Saya sudah lihat, mereka itu didukung oleh penyerang-penyerang berkualitas,” ucap dia.

Putu Gede berharap, semua pemain Perseru dapat kompak dalam menekan dan tidak memberikan ruang kepada skuad Bali United sehingga Malvin Platje, Ilija Spasojevic, Nick van der Velden, juga Muhammad Taufiq, tidak bisa mengembangkan permainan mereka seperti pada laga-laga sebelumnya.

“Jadi, tidak hanya bek dan para pemain bertahan, tetapi juga semua pemain harus sudah mulai menekan permainan Bali United sejak atas (sepertiga lapangan), begitu kehilangan bola,” kata Putu Gede.

Sama halnya dengan Perseru, Bali United juga mengawali perjalanan mereka di putaran kedua musim ini dengan hasil positif, dengan sukses menumbangkan PSMS Medan 2-1 dan PSIS Semarang 2-0.

“Saya kira semua pemain Bali United berkualitas dan bisa membuat perbedaan, jadi patut untuk diwaspadai. Meski begitu, saya tidak akan menginstruksikan kepada anak-anak untuk memberikan penjagaan khusus, hanya kepada salah satu pemain Bali United dalam pertandingan nanti,” tutur dia.

Dalam perjumpaan kedua tim di putaran pertama Liga 1 musim ini, Perseru yang saat itu bertindak sebagai tim tamu berhasil menahan imbang Bali United dengan skor 1-1.

Gol Bali United waktu itu dicetak atas nama Taufiq pada menit ke-29 dan berhasil disamakan oleh Silvio Escobar pada menit ke-64.

Bertolak Ke Serui, Bali United Pecah Dua Rombongan

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Bali United akan menjalani laga tandang menghadapi klub asal Papua, Perseru Serui di Stadion Marora dalam laga lanjutan Liga 1, Jumat (10/8/2018). Menurut rilis yang dikeluarkan oleh Baliutd..com, Laskar Tridatu (julukan Bali United) akan membawa 19 pemain mereka.

Namun kali ini ada hal tak biasa yang dilakukan oleh berbagai klub termasuk Bali United kala berkunjung ke Markas Perseru. Laskar Tridatu akan memecah 19 pemain tersebut menjadi dua rombongan untuk berangkat ke Serui.

Perjalanan ke ibu kota kabupaten Kepulauan Yapen, Papua tersebut memang mempunyai kesulitan tersendiri. Dari jarak tempuh yang cukup jauh belum lagi harus dua kali transit di Makasar dan Biak. Hal itu juga dipersulit dengan akses dan terbatasnya kuota penumpang jalur udara ke daerah itu.

Dengan demikian rombongan pertama Laskar Tridatu akan bertolak dari Bali pada Selasa (7/8/2018), sedangkan yang kedua pada esoknya, Rabu (8/8/2018).

Bali United tak menjelaskan secara rinci pemain mana yang dipecah kedalam dua rombongan tersebut. Akan tetapi, beberapa pemain inti tetap dibawa oleh klub besutan Widodo Cahyono Putro tersebut menghadapi Perseru.

Pilar penting Bali United yang tak dibawa adalah Fadil Sausu, Nick Van der Velden, dan Stefano Lilipaly. Khusus nama terakhir saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia jelang Asian Games 2018.

Daftar 19 pemain Bali United yang diboyong ke Serui :

  1. Wawan Hendrawan
  2. I Made Wardana
  3. Dallen Doke
  4. Mahamadou N’Diaye
  5. Agus Nova Wiantara
  6. Taufik Hidayat
  7. Dias Angga Putra
  8. Junius Bate
  9. Novan Setya Sasongko
  10. Ahmad Agung Setia Budi
  11. Sutanto Tan
  12. I Gede Sukadana
  13. Taufiq
  14. Brwa Hekmat Nouri
  15. I Nyoman Sukarja
  16. Yabes Roni
  17. Ilija Spasojevic
  18. Yandi Sofyan
  19. Melvin Platje

10 Pemain PSM Makassar Tahan Perseru

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar bermain imbang 2-2 dengan tamunya Perseru Serui pada lanjutan pertandingan Liga 1 di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (5/8/2018). Dalam laga ini, PSM harus bermain dengan 10 orang setelah Imam Fadillah mendapat kartu merah di menit 40.

Perseru unggul lebih dulu di menit 19. Tendangan bebas Mazinho sukses mengoyak gawang PSM yang dikawal Imam Fadillah.

psm makassar super cup 2018
Twiiter PSM

PSM berhasil menyamakan kedudukan pada menit 28. M Rahmat menjebol gawang Perseru, usai memanfaatkan umpan Ferdinand Sinaga.

Silvio Escobar kemudian berhasil membuat Perseru kembali unggul pada menit 40 lewat eksekusi penalti.

Tertinggal dan bermain dengan 10 orang tak membuat PSM menyerah. Tim besutan Robert Rene Alberts ini sukses menyamakan kedudukan di menit 49.

Tandukan Ferdinand Sinaga bersarang di gawang PSM yang dikawal Samuel Reimas. Skor jadi imbang 2-2 dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

PSM Makassar: Imam Fadillah, Steven Paulle, Zulkifli Syukur, Abdul Rahman Sulaeman, Reva Adi Utama (Saldi 86′), Wiljan Pluim, Ferdinand Sinaga, Rizky Pellu, Marc Klok, Guy Junior (Sandro 55′), M Rahmat (Hilman Syah 39′).

Perseru Serui: Samuel Reimas, Kelvin Wopi, Donni Haroid Monim, Habel Isir, Mazinho, Anis Nabar, Arthur Barrios Bonai, Ronald Meosidu, Makarius Suruan, Alberto ‘Beto’ Goncalves, Silvio Escobar (Delvin Rumbino 90’+4).