Persija Siapkan Jurus Jitu untuk Rengkuh Piala Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Persija Jakarta sudah menyiapkan satu jurus jitu saat melakoni laga leg kedua final Piala Indonesia di kandang PSM Makassar, Minggu (28/7/2019). Pelatih Julio Banuelos mengatakan, jurus itu sangat penting untuk mengamankan kemenangan 1-0 yang diraih pada leg pertama di Jakarta pada pekan lalu.

Julio Banuelos menyatakan skuat Persija Jakarta sangat siap menghadapi pertandingan leg kedua final Liga Indonesia 2018-19. Demi mengamankan keunggulan 1-0, dia ingin anak-anak asuhnya nantu langsung menggebrak dan mencetak gol cepat guna meruntuhkan mental tim lawan.

“Kami tidak akan mengubah gaya permainan dengan tetap bermain dari kaki ke kaki dan menyerang. Kami berupaya mencetak gol terlebih dahulu,” ucap Julio Banuelos seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Persija.

Persija diharap Julio Banuelos mencetak gol cepat pada leg II final Piala Indonesia 2018-19 di kandang PSM Makassar.
pssi.org

Mantan asisten pelatih timnas Indonesia era Luis Milla itu menambahkan, “Hadapi pertandingan besok ya kami tidak ada istilah yang bertahan ya, ya memang kami unggul satu gol, namun demikian kalau bertahan di kandang PSM itu sama dengan menyerah.”

Dalam pandangan pelatih asal Spanyol itu, bermain bertahan justru bisa jadi bumerang karena PSM tentu akan tampil all out. Mereka punya potensi memberikan kejutan. Saat di Jakarta saja, tim asuhan Darije Kalezic sanggup menyulitkan Marko Simic cs.

Guna mewujudkan hal itu, Julio Banuelos didukung kondisi skuat Persija yang sangat bagik pada saat ini. “Secara keseluruhan kami siap menghadapi PSM di kandangnya. Seluruh pemain siap. Tidak adanya pemain yang akumulasi juga menambah kekuatan kami,” kata dia. “Termasuk juga Maman (Abdurrahman) dan Ramdani (Lestaluhu), mereka sudah siap. Untuk dibutuhkan tim besok, mereka siap.”

Bagi Persija, final kali ini merupakan yang kedua di ajang Piala Indonesia, termasuk saat bernama Copa Dji Sam Soe pada 2005 hingga 2009. Pada kesempatan pertama, Macan Kemayoran kalah 3-4 dari Arema Malang lewat perpanjangan waktu dalam gelaran Copa Dji Sam Soe 2005.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jelang Leg Kedua Final Piala Indonesia, Ismed Soroti Mental Persija

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persija Jakarta akan menghadapi PSM Makassar di leg kedua final Piala Indonesia pada Minggu (28/7/2019) di Stadion Andi Mattalatta. Kendati sudah mengantongi kemenangan 1-0 di leg pertama, kapten tim, Ismed Sofyan, meminta timnya tidak jemawa.

Seperti yang diketahui, Persija berhasil mengalahkan PSM Makassar di Gelora Bung Karno pekan lalu. Saat itu gol semata wayang klub berjuluk Macan Kemayoran dicetak Ryuji Utomo tiga menit jelang laga berakhir.

Bagi Ismed Sofyan, kemenangan tersebut belum berarti apa-apa karena masih ada leg kedua yang berlangsung di Makassar. Ia pun meminta timnya untuk mempersiapkan mental agar tetap menunjukkan performa terbaik selama 90 menit.

piala indonesia-persija-psm
@OfisialPialaIDN

“Kami masih harus berjuang maksimal di leg kedua. Main di Makassar tidak pernah mudah, kami harus benar-benar mempersiapkan mental, baik itu mental saat bertanding di lapangan ataupun menghadapi tekanan dari fan tuan rumah,” ujar Ismed seperti dilansir laman resmi klub, Kamis (25/7/2019).

“Tapi saya pikir bukan cuma kami yang mengalami hal seperti itu. Tim lain juga merasakan hal serupa setiap bermain di Makassar. Musim lalu kami menahan imbang PSM 2-2 di sana dan saya harap semua pemain bisa mempersiapkan mental seperti itu lagi,” sambungnya.

Kemenangan 1-0 di GBK menjadi keuntungan tersendiri untuk klub ibu kota. Pasalnya hasil imbang atau kalah dengan skor 1-2 saja sudah cukup bagi mereka memastikan juara Piala Indonesia.

https://www.instagram.com/p/Bz-dtNtgeOq/

https://www.youtube.com/watch?v=DBoZYwFDr8k

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Cristiano Ronaldo Disebut Tak Akan Bisa Gantikan Guy Junior

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, membela penampilan buruk yang ditunjukkan oleh Guy Junior di partai leg pertama final Piala Indonesia. Menurutnya, seorang Cristiano Ronaldo pun tak akan bisa mengisi peran Guy Junior.

Guy Junior memang sempat mendapatkan kritikan pedas setelah ia tampil buruk di partai melawan Persija Jakarta. Pada partai tersebut, ia tak mendapatkan suplai bola yang mumpuni dan sempat beberapa kali gagal memaksimalkan peluang emas.

“Dia (Junior) gagal mencetak gol karena dia tidak mendapatkan suplai bola yang bagus selama 90 menit. Kita hanya memainkan bola panjang ke Junior dan dia harus bertarung dengan dua pemain belakang Persija,” tutur Darije Kalezic dikutip dari laman Sulsel Ekspres.

“Dan gara-gara kita kehilangan bola cepat sekali, Junior harus bertahan dan dia bekerja sangat keras untuk tim. Karena itu juga Persija tidak membukukan peluang 100%. Jadi kritik ini tidak tepat sasaran.”

“Sekalipun kita punya Cristiano Ronaldo sebagai striker, dalam situasi pertandingan seperti itu, kalau dia tidak mendapat passing-passing yang bagus, dia tidak bisa melakukan apa-apa,” sambung Kalezic.

Penampilan buruk dari Junior membuat PSM harus takluk dengan skor tipis, 1-0. Kekalahan ini membuat Juku Eja harus bisa meraih kemenagnan dengan skor minimal 2-0 pada partai leg kedua di Stadion Mattoangin pada akhir pekan nanti untuk bisa mengamankan gelar Piala Indonesia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Dua Bintang PSM Absen di Partai Leg Kedua Final Piala Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Jelang partai leg kedua final Piala Indonesia melawan Persija Jakarta pada Minggu (28/7) nanti, PSM Makassar mendapatkan berita yang kurang menyenangkan. Pasalnya, mereka tak akan bisa menurunkan dua pemain andalannya, Wiljan Pluim dan Marc Klok.

Marc Klok dipastikan absen karena harus menjalani hukuman setelah menerima tiga kartu kuning sepanjang gelaran Piala Indonesia. Ia mendapatkan kartu kuning ketika bermain di babak 32 besar, semifinal serta leg pertama partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akhir pekan lalu.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Marc Klok akan mengalami pemutihan. Namun, kabar ini langsung dibantah oleh Media Officer PSSI, Bandung Saputera. “Nggak ada pemutihan, jadi (aturan akumulasi) tetap.”

Sementara itu, Wiljan Pluim tak akan bisa memperkuat PSM di partai leg kedua karena masih menderita cedera. Ia mendapatkan cedera ketika memperkuat Juku Eja pada partai Liga 1 melawan Persebaya Surabaya 17 Juli lalu.

Tanpa komando Pluim di lini tengah, PSM harus mengakui keunggulan Persija Jakarta pada partai leg pertama. Ketika itu, Persija berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-0 lewat gol Ryuji Utomo pada menit ke-87.

Hasil itu membuat PSM akan tampil dalam tekanan pada partai leg kedua akhir pekan nanti di Stadion Mattoangin. Apabila ingin mengunci gelar juara, pasukan Darije Kalezic harus bisa meraih kemenangan dengan skor minimal 2-0.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bek Tangguh Liverpool Dibuat Kaget oleh Persija Jakarta

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bek tangguh Liverpool, Dejan Lovren, ternyata dibuat kaget oleh Persija Jakarta. Hal itu diungkapkan oleh rekan senegara Lovren yang juga striker Persija, Marko Simic.

Marko Simic dan Dejan Lovren memang memiliki kedekatan sebagai sahabat. Kebetulan, keduanya meniti karier sepak bola pada waktu yang hampir bersamaan dan pernah satu tim di timnas Kroasia level usia muda. Tak heran, Simic dan Lovren masih menjain komunikasi sampai saat ini.

Simic pun mengaku sempat berbagi cerita soal klub yang dibelanya, Persija Jakarta. “Dia (Dejan Lovren) terkejut melihat Persija yang ternyata tim besar,” ujar Simic, seperti dikutip Football5star.com dari Antaranews.com.

Anfield - Dejan Lovren - Liverpool vs Barcelona - Liga Champions - Givemesport

Simic dan Lovren pun cukup sering saling mengomentari unggahan di akun Instagram. Menurut Simic, bek tangguh Liverpool itu pun mulai mengikuti sepak terjang serta ingin mengetahui lebih banyak tentang Persija dan Jakarta.

“Saya dan Lovren berkomunikasi hampir setiap hari. Dia berharap suatu saat dapat berkunjung ke sini,” tutur Simic lagi.

Dejan Lovren sempat memberikan dukungan kepada Persija Jakarta dan Marko Simic untuk menjuarai Piala Indonesia 2018-2019. Dukungan itu ditampilkan dalam sebuah video yang diunggah di laman Instagram Persija, Jumat (19/7).

https://www.instagram.com/p/B0Flz4FjpqE/

Persija Jakarta sudah meraih modal bagus dengan kemenangan 1-0 pada leg 1 di Jakarta. Selanjutnya, mereka akan bertandang ke markas PSM Makassar pada leg 2 pekan depan.

Dalam laga tersebut, Persija dipastikan masih mengandalkan Marko Simic di lini depan. Sejauh ini, Simic sudah membuat lima gol di Piala Indonesia 2018-2019.

https://www.youtube.com/watch?v=Wc5VOOn6ij4&t=3s

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ryuji Utomo: Pertama Jakmania, Kedua Persija, Ketiga Istri

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Ryuji Utomo jadi penentu kemenangan Persija Jakarta atas PSM Makassar pada leg 1 final Piala Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (21/7/2019). Selepas laga, Ryuji Utomo mempersembahkan gol tunggal Persija yang dicetaknya untuk tiga pihak.

Gol itu lahir pada waktu-waktu krusial. Tiga menit jelang waktu normal babak kedua berakhir, bola sepakan keras Ryuji Utomo melesak ke dalam gawang PSM Makassar. Pemilik nomer punggung 4 itu mengaku sangat senang bisa membawa Persija Jakarta menang melawan PSM Makassar.

“Saya sangat senang bisa mencetak gol hari ini. Gol ini yang pertama saya persembahkan kepada The Jakmania yang sangat luar biasa hari ini. Kedua untuk pemain dan staf pelatih Persija. Terakhir untuk istri saya yang sedang mengandung,” kata Ryuji, dikutip Football5star.com dari Persija.id.

https://www.instagram.com/p/B0LlY83lUdE/

Gol tunggal Ryuji Utomo memang bermakna penting bagi Persija Jakarta. Kemenangan 1-0 yang didapatkan Persija menjadi modal untuk leg kedua di kandang PSM Makassar.

Pada leg kedua pekan depan, Persija hanya butuh bermain imbang di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, agar keluar menjadi juara Piala Indonesia 2018-2019.

“Kemenangan ini tak lepas dari kerja keras pemain dan tim pelatih selama pertandingan. Saya berharap kami ke depannya harus fokus untuk laga selanjutnya karena itu penting. Kami harus kerja keras lagi karena masih ada satu laga di Makassar,” kata Ryuji memungkasi.

https://www.youtube.com/watch?v=IFC7i1A7zZ8&t=117s

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Piala Indonesia: Kalahkan PSM, Persija Selangkah Lagi Juara

Football5star.com, Indonesia – Persija Jakarta selangkah lagi memastikan diri sebagai juara Piala Indonesia. Hal ini tak lepas dari kemenangan 1-0 yang mereka raih saat menjamu PSM Makassar di final leg pertama yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (21/7/2019).

Sama-sama membutuhkan gol agar bisa mengambil keuntungan di leg kedua, baik Persija maupun PSM memeragakan permainan menyerang. Tapi mereka gagal mencetak gol sepanjang 45 menit pertama.

Tensi pertandingan baru benar-benar memanas di babak kedua. Tapi peluang untuk mencetak gol justru didapat tim tamu melalui Guy Junior.Namun, aksinya yang mampu mengelabui Maman masih belum bisa mencatatkan namanya di papan skor.

piala indonesia-persija-psm
@OfisialPialaIDN

Pasalnya tendangan sang bomber masih mampu dihalau Shahar Ginanjar. Dikejutkan dengan peluang Guy Junior tersebut Macan Kemayoran langsung meresponnya dengan berbalik menekan PSM.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta tiga menit jelang laga berakhir. Adalah Ryuji Utomo yang membuat Stadion Gelora Bung Karno lewat gol kemenangan yang ia cetak.

Praktis ini menjadi satu-satunya gol yang tercipta. Kemenangan 1-0 untuk klub ibu kota sekaligus menjadi modal penting mereka ketika gantian bertandang ke stadion Andi Mattalata, Makassar.

Sementara bagi PSM, mereka masih punya peluang untuk membalikkan keadaan. Terlebih di leg kedua anak asuh Darije Kalezic ini akan bertindak sebagai tuan rumah.

Susunan Pemain:

Persija Jakarta: Shahar Ginanjar; Ismed Sofyan, Rezaldi Hehanusa, Maman, Tony Sucipto; Bruno Matos, Novri Setiawan, Riko Simanjuntak; Rohit Chand, Sandi Sute, Marko Simic
Pelatih: Julio Banuelos

PSM Makassar: Hilman Syah; Aaron Evans, Abdurrahman, Asnawi Mangkualam, Beny Wahyudi; Marc Klok, Rasyid Bakri, Rizky Pellu; Zulham Zamrun, Guy Junior, Rahmat
Pelatih: Darije Kalezic

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

CEO PSM Makassar Bawa Misi Suci ke Final Piala Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, mengaku memiliki misi suci yang ia bawa ke babak final Piala Indonesia pada tanggal 21 Juli mendatang. Ia mengaku ingin menjadikan PSM sebagai sumber inspirasi untuk seluruh klub sepak bola di Indonesia.

Dalam beberapa musim terakhir, Juku Eja memang menyandang status sebagai salah satu tim terkuat di Indonesia. Hal tersebut mereka buktikan dengan keberhasilan finis di papan atas Liga 1 dalam dua musim terakhir dan menjadi perwakilan Indonesia di ajang Piala AFC 2019.

“Kami berharap ini (final Piala Indonesia) akan bisa menjadi motivasi untuk semua tim Di indonesia. Agar sepak bola Indonesia bisa terus berkembang di masa depan,” kata Munafri Arifuddin di sesi jumpa pers pada Selasa (9/7).

Selain itu, ia juga mengaku mendapatkan misi khusus dari Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. Ia mengatakan bahwa Pemprov Sulsel memberikannya misi untuk membawa trofi ke Makassar setelah PSM menjalani puasa gelar yang cukup lama.

“Pesan Gubernur kepada kami, tentu memberikan support. Untuk kami bisa bertanding, bisa memenangkan pertandingan dan bisa membawa trofi Piala Indonesia ke kota Makassar,” tandas pria 43 tahun itu.

Partai leg pertama antara Persija Jakarta vs PSM Makassar akan digelar di Jakarta pada tanggal 21 Juli mendatang. Sepekan berselang, kedua tim akan kembali saling berhadapan pada partai leg kedua yang akan dilangsungkan di Stadion Mattoangin, Makassar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

CEO PSM Makassar: Tak Masalah Leg Pertama Digelar di Jakarta

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, mengaku sama sekali tak mempermasalahkan hasil undian babak final Piala Indonesia. Ia pun mengatakan bahwa PSM siap menjadi tim tamu di partai leg pertama final Piala Indonesia pada tanggal 21 Juli mendatang.

PSM berhasil melaju ke partai puncak setelah mengandaskan Madura United di babak semifinal Piala Indonesia. Juku Eja pun bertekad untuk menunjukkan penampilan terbaiknya agar bisa membawa pulang trofi kembali ke Makassar setelah cukup lama puasa gelar.

“Menurut kami, ini (hasil undian) adalah persoalan yang biasa-biasa saja. Karena, selama turnamen ini berlangsung, kami sudah melanglang buana ke seluruh Indonesia,” kata Munafri Arifuddin di sesi jumpa pers pada Selasa (9/7).

Munafri Arifuddin - PSM Makassar - Piala Indonesia - Persija Jakarta 2
www.old.football5star.com/YohanesBudiSatrio

“Kami mengawali turnamen ini dari kota Ternate dan terakhir di Madura. Sekarang, kami masuk ke ibu kota untuk laga final,” sambung pria kelahiran Sulawesi Barat itu.

Dalam kesempatan yang sama, Munafri juga berjanji akan memberikan perlakuan spesial kepada Persija Jakarta di Stadion Mattoangin, Makassar pada tanggal 28 Juli mendatang. Menurutnya, setiap tim yang datang ke Makassar dan bertanding di Stadion Mattoangin, merupakan tamu kehormatan untuk PSM.

“Di Makassar, semua tim yang datang adalah tamu kehormatan untuk PSM. Oleh karena itu, kami akan memberikan perlakuan yang spesial untuk Persija. Karena, mereka datang sebagai tim yang sangat penting,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Dejan Antonic: Madura United Siap Susul Langkah Persija Jakarta

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Madura United, Dejan Antonic, memastikan anak asuhnya akan tampil dengan motivasi berlipat di partai leg kedua semifinal Piala Indonesia sore nanti. Ia pun bertekad untuk menyingkirkan PSM Makassar dan melaju ke partai puncak Piala Indonesia.

Pada pertemuan pertama yang digelar di Makassar, Madura United harus mengakui keunggulan Juku Eja lewat gol tunggal Zulham Zamrun. Hasil tersebut menjadi ujian tersendiri yang harus dilampaui oleh Greg Nwokolo dkk di Stadion Gelora Ratu Pamelingan nanti.

“Nanti kita ada satu pertandingan yang jauh beda dengan partai kemarin. Karena ini Piala Indonesia dan kita kalah 1-0 di Makassar, kita harus hati-hati. Kita harus disiplin,” kata Dejan Antonic di sesi jumpa pers pada Sabtu (6/7) lalu.

“Kita harus belajar dari pertandingan kemarin. Kita harus cari kesempatan untuk masuk ke final karena ini adalah laga besar untuk semua pemain. Pasti anak-anak akan kerja keras untuk Madura dan untuk kesempatan yang kita incar,” kata pelatih asal Serbia itu menambahkan.

Hal senada juga diungkapkan oleh bek sayap, Alfath Fathier. Menurut penggawa timnas Indonesia itu, tahun ini sudah saatnya Madura United meraih gelar juara di kancah persepak bolaan Indonesia.

“Buat saya pribadi dan semuanya, pertandingan nanti sangat penting sekali. Karena, kita kan disana ketinggalan dan kita harus berjuang mati-matian untuk melaju ke final. Sudah saatnya tahun ini Madura menjadi juara,” katanya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Julio Sayangkan Persija Kebobolan di Kandang Borneo FC

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos, menyoroti kinerja lini belakang timnya saat bertandang ke markas Borneo FC, Sabtu (6/7) sore. Dalam laga semifinal leg kedua Piala Indonesia 2018 tersebut, Macan Kemayoran sukses lolos ke final dengan skor 1-1.

Meski mampu lolos ke final, Banuelos menyayangkan gol yang diciptakan Borneo FC. Gol tersebut tercipta berkat tendangan keras Renan Silva pada pertengahan babak kedua. Sebelum terjadi, tidak ada satu pun pemain Persija yang menutup pergerakan pemain asal Brasil tersebut.

“Kami bersyukur bisa melaju ke babak final. Sayangnya kami harus kebobolan padahal sempat menguasai jalannya pertandingan. Ini merupakan hasil kerja keras kami selama sebulan belakangan dan senang bisa tetap berada di turnamen ini,” katanya selepas pertandingan.

Persija Jakarta - Borneo FC - Piala Indonesia 2019 --
persija.id

Pada babak kedua, Banuelos melakukan pergantian berani yakni menarik keluar Bruno Matos dan memasukkan Bambang Pamungkas. Keputusannya cukup berhasil mengingat ada sejumlah peluang matang yang berhasil didapatkan tim ibu kota.

“Masuknya Bepe jelas menambah motivasi para pemain. Pada akhirnya kami kembali menguasai bola. Saya berterima kasih kepada para pemain karena pencapaian ini sangat luar biasa bagi kami semua,” ucap mantan manajer Leeds United tersebut.

Sejak menangani Persija Jakarta dalam tiga pertandingan, belum sekali pun Ismed Sofyan dkk menelan kekalahan. Total ada dua kemenangan dan satu hasil imbang yang didapatkan sejak ia datang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pertahankan Rekor Bagus di Segiri, Persija Jakarta Tembus Final

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persija Jakarta berhasil melangkah ke final Piala Indonesia 2019. Pada pertandingan leg kedua semifinal yang berlansung di Stadion Segiri, Sabtu (6/7), tim ibu kota bermain imbang 1-1. Dengan demikian, Ismed Sofyan dkk unggul agregat 3-2 menyusul kemenangan 2-1 di leg pertama.

Kedua tim memulai pertandingan dengan permainan terbuka. Saling jual beli serangan kerap terjadi pada awal babak pertama. Tim tuan rumah yang hanya butuh kemenangan tipis, kerap menekan pertahanan tim ibu kota di awal laga.

Terens Puhiri, Mattias Conti, dan Rival Lastori menjadi motor utama serangan anak-anak asuh Mario Gomez. Akan tetapi, rapatnya pertahanan Persija yang dikomandoi Maman Abdurrahman membuat tuan rumah harus bekerja ekstra keras.

Persija Jakarta - Borneo FC - Piala Indonesia 2019 - -
twitter.com/PusamaniaBorneo

Persija juga perlahan-lahan mulai membangun serangan dari kaki ke kaki untuk membongkar lini bertahan Borneo. Hasilnya, pada menit ke-35, Ismed Sofyan sukses mengeksekusi tendangan bebas usai Marko Simic dijatuhkan Dirga Lasut beberapa menit sebelumnya. Skor bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, pertandingan lebih terbuka. Borneo FC tampil lebih dominan dibandingkan babak pertama. Terutama setelah masuknya Sutan Sama dan Renan Silva.

Tim tuan rumah sempat menambah satu gol lewat tendangan keras Renan Silva pada menit ke-57. Bola sepakannya menyentuh Bruno Matos sehingga mengubah arah bola yang menyebabkan kiper Persija, Shahar Ginanjar, mati langkah.

Hingga menit-menit akhir, Borneo FC terus menekan lini bertahan Macan Kemayoran. Akan tetapi, skor tidak berubah hingga pertandingan selesai.

Susunan Pemain

Borneo FC (4-2-3-1): Alfonsius Kevlan, Jan Lammers, Javlon Guseynov, Faturahman, Diego Michiels, Terens Puhiri, Dirga Lasut, Asri Akbar, Rival Lastori, Lerbi Eliandry, Mattias Conti.
Pelatih: Mario Gomez

Persija Jakarta (4-3-3): Shahar Ginanjar, Maman Abdurrahman, Tony Sucipto, Ismed Sofyan, Novri Setiawan, Sandi Sute, Rohit Chand, Bruno Matos, Riko Simanjuntak, Yogi Rahadian, Marko Simic.
Pelatih: Julio Banuelos

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Borneo FC Masih Yakin Bisa Singkirkan Persija Jakarta

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, masih yakin timnya akan bisa menyingkirkan Persija Jakarta melaju ke babak final Piala Indonesia. Ia pun berharap anak asuhnya akan bisa tampil maksimal pada partai melawan Kalteng Putra, Rabu (3/7) nanti.

Pada partai leg pertama semifinal Piala Indonesia, Pesut Etam harus mengakui keunggulan Persija dengan skor 2-1. Pada laga tersebut, gol kemenangan Macan Kemayoran dicetak oleh Bambang Pamungkas di penghujung pertandingan. Sementara itu, gol tunggal Borneo FC dicetak oleh Terens Puhiri pada menit ke-37.

“Kita berharap persembahan terbaik diberikan tim pada warga Samarinda. Insya Allah, kita bisa lolos ke final. Saya juga berharap publik Samarinda tetap percaya pada tim ini,” kata Dandri Dauri dikutip dari laman resmi klub.

“Kita harus bersabar dengan hasil akhir. Beri waktu manajemen dan pelatih bekerja saat ini untuk mendapatkan apa yang kita inginkan,” tegasnya menambahkan.

Sebagai bentuk motivasi, Dandri mengaku sudah menyiapkan bonus besar kepada para pemain Borneo FC. Bonus tersebut akan diberikan kepada Dirga Lasut dkk apabila mereka berhasil menyingkirkan Persija dan melaju ke partai puncak Piala Indonesia.

“Soal besarnya berapa itu rahasia kami. Yang jelas kami terus memotivasi pemain sebagai anak, teman dan saudara. Kami akan terus sharing dan tukar pendapat demi kemajuan tim ini,” pungkas Dandri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Piala Indonesia: PSM Makassar Selangkah Lagi ke Final

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar tidak menyia-nyiakan status tuan rumah di leg pertama semifinal Piala Indonesia. Menjamu Madura United di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (30/6/2019) mereka menang tipis 1-0.

Butuh kemenangan sebagai pelipur lara usai tersingkir di ajang Piala AFC membuat PSM Makassar langsung menggempur pertahanan Madura. Bahkan mereka nyaris unggul pada menit keenam melalui kemelut di depan gawang.

Tapi upaya yang dilakukan Guy Junior dan Muhammad Rahmat gagal mengubah skor. Tendangan mereka masih mampu digagalkan Muhammad Ridho. Dua menit berselang giliran tendangan Wiljan Pluim yang dimentahkan sang kiper.

Pada menit ke-27 Madura mulai keluar menyerang. Peluang pertama pun didapat melalui sundulan Aleksander Rakic. Tapi upaya pertamanya itu masih membentur mistar gawang.

Hanya berselang 10 menit tuan rumah berhasil memecah kebuntuan. Umpan silang Asnawi Mangkualam berhasil disambut Zulham Zamrun melalui tendangan melengkungnya. Skor 1-0 untuk PSM menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sedikit menurun. Hal ini tak lepas dari keputusan Darije Kalezic yang ingin anak asuhnya mengamankan kemenangan. Sementara Madura United yang terus mencari gol penyeimbang selalu gagal menembus pertahanan rapat tuan rumah.

Bahkan hanya ada satu peluang emas yang tercipta sepanjang 45 menit kedua, yaitu melalui kaki Rizky Pellu. Tapi tendangan mendatarnya masih menyamping tipis dari gawang tim tamu

Alhasil skor 1-0 untuk kemenangan untuk tim berjuluk Juku Eja bertahan hingga akhir. Kemenangan ini tentu menjadi modal berharga bagi PSM Makassar yang akan gantian tandang ke markas Madura di leg kedua semifinal Piala Indonesia.

Susunan Pemain:

PSM Makassar (4-3-3): 20-Rivky Mokodompit; 14-Asnawi Mangkualam, 28-Abdul Rahman, 4-Aaron Evans, 32-Beny Wahyudi; 10-Marc Klok, 19-Rizky Pellu, 80-Wiljan Pluim; 7-Zulham Zamrun, 11-M Rahmat, 39-Guy Junior.

Pelatih: Darije Kalezic

Madura United (4-3-3): 20-Muhammad Ridho; 5-Jaime Xavier, 26-Fachrudin Ariyanto, 6-Rendika Rama, 22-Marckho Sandi; 4-Asep Berlian, 2-Guntur Ariyadi, 10-Slamet Nur Cahyo; 80-Beto Goncalves, 11-Greg, 9-Aleksander Rakic

Pelatih: Dejan Antonic

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Piala Indonesia: Gol ke-200 Bepe Menangkan Persija atas Borneo

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan pertama di bawah asuhan pelatih baru, Julio Banuelos. Menjamu Borneo FC di semifinal leg pertama Piala Indonesia, Sabtu (29/6/2019), Bambang Pamungkas dkk sukses meraih kemenangan 2-1.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Persija berhasil unggul cepat. Laga baru berjalan dua menit, Yan Pieter Nasadit sukses menceploskan bola ke gawang setelah memanfaatkan umpan Feby Eka.

Gol ini sekaligus menambah semangat pemain tuan rumah untuk mencari gol tambahan. Tapi mereka gagal mencetak gol tambahan di 45 menit pertama. Justru Borneo yang berhasil mencuri gol jelang jeda. Adalah Terens Puhiri yang mencetak gol spektakuler pada menit ke-38 yang sekaligus menyudahi babak pertama dengan skor 1-1.

persija vs borneo
@PusamaniaBorneoFC

Kedudukan 1-1 ini membuat jalannya pertandingan di babak kedua lebih menarik. Kedua tim sama-sama memeragakan permainan terbuka guna mendapat gol tambahan demi memuluskan langkah di leg kedua.

Tapi dewi fortuna lebih berpihak pada Macan Kemayoran pada laga kali ini. Keputusan pelatih Julio Banuelos memasukkan sang legenda, Bambang Pamungkas terbukti jitu. Pemain yang akrab disapa Bepe ini sukses memastikan kemenangan di masa injury time.

Memanfaatkan umpan lambung Riko Simanjuntak, sundulan sang bomber meluncur mulus ke gawang Borneo. Selain menjadi penentu kemenangan, gol penutup Bepe ini juga menggoreskan sejarah. Ini adalah gol ke-200 sang legenda selama berseragam Persija.

Sementara itu, kemenangan 2-1 ini tentu belum membuat posisi tim ibu kota aman. Mereka masih harus menjalani leg kedua yang akan berlangsung di Samarinda pada 6 Juli mendatang.

Susunan Pemain:

Persija Jakarta (4-3-3): 26- Andritany Ardhiyasa, 3- Dany Saputra, 14- Ismed Sofyan, 6- Maman Abdurahman, 16- Tony Sucipto, 11- Novri Setiawan, 25- Riko Simanjuntak, 32- Rohit Chand, 24- Yan Pieter Nasadit, 29- Feby Eka Putra, 9- Marko Simic

Pelatih: Julio Banuelos

Borneo FC (4-3-3) 1- Nadeo Arga Winata, 24- Diego Michiels, 37- Fathul Rachman, 3- Jan Lammers, 4- Wildansyah, 14- Abrizal Umanilo, 16- Asri Akbar, 15- Dirga Lasut, 28- Terens Puhiri, 9- Matias Conti, 11- Rifal Lastori

Pelatih: Mario Gomez

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tiket Semifinal Piala Indonesia Jadi Harga Mati Untuk Madura United

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Madura United, Haruna Soemitro, mengatakan bahwa anak asuhnya harus bisa mengalahkan Persebaya Surabaya dan meraih tiket semifinal Piala Indonesia. Menurutnya, partai melawan Persebaya pada tanggal 27 Juni nanti memiliki arti yang sangat penting untuk Madura United.

Pada pertemuan leg pertama beberapa waktu lalu di Stadion Gelora Bung Tomo, kedua tim harus puas mengakhiri pertandingan dengan skor imbang, 1-1. Pertandingan tersebut diwarnai oleh aksi protes Bonek yang kecewa dengan penampian kurang menjanjikan Persebaya dalam beberapa pekan terakhir.

“Sepakbola tidak hanya tentang pertandingan. Banyak hal di sepakbola, ini soal harga diri, ini soal pertanggung jawaban, ini soal mimpi, ini soal segalanya yang dipertaruhkan,” ujar Haruna Soemitro dikutip dari laman resmi klub.

Haruna Soemitro - Madura United - Piala Indonesia - @maduraunitedfc 2
twitter.com/maduraunitedfc

“Piala Indonesia adalah prioritas dari manajemen bersama-sama dengan kompetisi Liga 1. Sebagai prioritas maka Madura United harus menegaskan bahwa mendapatkan titel kejuaraan Piala Indonesia adalah bagian dari harga diri yang harus dijunjung,” imbuhnya menambahkan.

Persiapan yang mepet pun tak menjadi maslaah untuk Dejan Antonic. Pelatih asal Serbia itu mengaku sudah mempersiapkan tim yang akan diturunkan sebagai starter di partai nanti.

“Sudah siap, semua sudah oke. Kami sudah lama latihan mulai setelah libur lebaran itu kami sudah persiapakan untuk pertandingan melawan Persebaya nanti. Semuanya oke, tidak akan berubah terlalu banyak, sedikit-sedikit saja tergantung lawannya,” katanya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Djanur Belum Ingin Mengundurkan Diri

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Hasil kurang maksimal yang diraih oleh Persebaya Surabaya dalam beberapa pekan terakhir ternyata tak membuat Djadjang Nurdjaman (Djanur) menyerah. Menurutnya, satu-satunya cara agar ia pergi dari Persebaya adalah jika manajemen klub memutuskan untuk memberhentikannya.

Persebaya kembali gagal meraih hasil maksimal setelah ditahan imbang oleh Madura United di partai perempat final Piala Indonesia pada Rabu (19/6). Hasil imbang di Stadio Gelora Bung Tomo ini membuat Bajul Ijo hanya berhasil meraih satu kemenangan dari empat partai terakhirnya.

“Saya sepebuhnya bertanggung jawab atas hasil pertandingan ini kepada manajemen klub. Saat manajemen belum mau pecat saya, ya saya akan jalan terus,” kata Djanur di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Djanur - Persebaya Surabaya - Goal
Goal

“Tanyakan ke manajemen kapan mau pecat saya. Kalau tidak dipecat, saya jalan terus. Saya masih yakin dengan pemain ini untuk diperbaiki ini ke depannya,” imbuh pelatih asal Majalengka itu.

Rentetan hasil buruk yang diraih oleh Persebaya pun membuat para suporter merasa tak puas. Di penghujung pertandingan melawan Madura United, para suporter tuan rumah langsung memasuki lapangan sambil membentangkan spanduk bertuliskan “Jangan bikin malu Surabaya.”

Selain masuk ke dalam lapangan, beberapa suporter yang berada di tribun juga menyalakan flare. Kedua insiden tersebut membuat wasit langsung meniupkan peluit panjang meskipun pertandingan masih menyisakan waktu sekitar 2 menit lagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Andik Vermansyah Sempat Tolak Kenakan Ban Kapten

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Andik Vermansyah mengatakan bahwa dirinya sama sekali tak menyangka akan menjadi kapten Madura United di partai melawan Persebaya Surabaya pada Rabu (19/6). Menurutnya, menjadi kapten tim di atas lapangan merupakan sebuah tanggung jawab yang sangat besar.

Andik menjadi kapten Madura United di babak kedua pada partai melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. Ia mengenakan ban kapten setelah Greg Nwokolo yang menjabat sebagai kapten ditarik keluar pada pertengahan babak kedua pertandingan.

“Sebenarnya dari awal saya sudah dikasih, sudah ditanyain dari awal sama papa Greg. Tapi saya tolak karena jarang kapten,” ungkap Andik Vermansyah.

Andik Vermansyah - Madura United - Persebaya Surabaya - @bajolijo. id
instagram.com/bajolijo.id

“Tapi akhirnya saya bilang, nanti kalau babak kedua papa Greg diganti diberikan ke saya tidak apa-apa. Yang pasti tanggung jawab saya besar sekali,” imbuh jebolan diklat Persebaya Surabaya itu.

Meskipun Andik Vermansyah dan Greg Nwokolo sudah menyalahi aturan penggunaan ban kapten yang sudah disepakati oleh skuat Madura United, Dejan Antonic tetap memaklumi kejadian ini. Menurutnya, keputusan yang dibut oleh para pemain di atas lapangan berada di luar kuasanya sebagai pelatih kepala.

“Pemain buat itu sendiri di lapangan. Kalau saya tidak salah, seharusnya Asep (Berlian) karena dia kapten ketiga. Tetapi kalau pemain buat keputusan seperti itu di atas lapangan, tidak ada masalah,” kata pria asal Serbia itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Dejan Antonic Buka Sura Soal Insiden di Gelora Bung Tomo

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Madura United, Dejan Antonic, mengaku kecewa dengan sikap yang ditunjukkan oleh para suporter Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (19/6). Ia mengaku kecewa karena insiden tersebut membuat pertandingan harus dihentikan sebelum usai.

Di penghujung pertandingan antara Persebaya vs Madura United, para suporter tim tuan rumah yang hadir di stadion berusaha untuk memasuki lapangan pertandingan sebagai bentuk protes atas kinerja buruk Bajul Ijo di atas lapangan. Selain itu, mereka juga menyakalan flare yang memaksa wasit harus menghentikan pertandingan.

“Kami harus menyampaikan permohonan maaf karena pertandingan diselesaikan sebelum peluit akhir. Kalau bicara diuntungkan ataupun dirugikan, kedua tim diuntungkan dan juga dirugikan,” kata Dejan Antonic di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Dejan Antonic - Persebaya Surabaya - Madura United - @maduraunitedfc
twitter.com/MaduraUnitedFC

“Tetapi hal terpenting dari pertandingan kali ini, tidak ada pemain yang cedera di luar pertandingan dan pemain juga selamat dengan kondisi sudah banyak asap. Sekali lagi kami mohon maaf karena ada sekitar 2 atau 3 menit yang tidak diselesaikan,” imbuh pelatih asal Serbia itu.

Selain Dejan Antonic, PSSI juga membuka suara terkait insiden ini. Pihak Federasi pun siap memberikan hukuman kepada pihak Bajul Ijo yang gagal mengontrol perilaku dari para suporternya yang hadir di dalam stadion.

“Nanti Match Commisioner akan membuat laporan terlebih dahulu dan diserahkan ke komdis PSSI. Dari sana, komdis baru sidang dan menentukan hukuman yang akan dijatuhkan,” kata Direktur Media dan Promosi Digital PSSI, Gatot Widiakto dikutip dari Tribun Jatim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Piala Indonesia: Persebaya Imbangi Madura di Gelora Bung Tomo

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah saat menjamu Madura United di leg pertama perempat final Piala Indonesia. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (19/6/2019) mereka hanya bermain imbang 1-1.

Tampil di kandang Persebaya justru dikejutkan oleh gol cepat Madura ketika laga baru berjalan dua menit. Lolos dari jebakan offside Aleksandar Rakic melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dihalau kiper Miswar Saputra.

Gol ini pun membuat tuan rumah makin tertekan. Bahkan lini belakang mereka beberapa kali membuat kesalahan hingga mengancam gawangnya sendiri.

aleksander rakic-madura-persebaya (@MaduraUnitedFC)
@MaduraUnitedFC

Si anak hilang, Andik Vermansyah nyaris mencetak gol ke gawang klub kebanggannya itu. Tapi sontekan winger Madura ini masih bisa digagalkan Miswar. Kendati laga berjalan menarik, tidak ada gol tambahan yang tercipta di sisa babak pertama.

Memasuki babak kedua Persebaya mencoba bangkit. Pada menit ke-53 kerja sama Osvaldo Haay dengan Manu Djalilov nyaris membuat Stadion Gelora Bung Tomo bergemuruh. Tapi upaya tersebut masih bisa digagalkan Muhammad Ridho .

Baru semenit kemudian Persebaya berhasil menyamakan kedudukan. Bola muntah hasil tendangan Djalilov berhasil dimanfaatkan Osvaldo Haay untuk mencatatkan namanya di papan skor.

Tapi setelah tuan rumah kembali tertekan. Dua kali Miswar Saputra harus berjibaku untuk menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Bahkan dalam kurun waktu tiga menit ia membuat penyelamatan gemilang dari upaya Andik Vermansyah.

Sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor imbang 1-1 tidak berubah. Dengan hasil ini Persebaya dan Madura masih memiliki peluang yang sama di leg kedua yang akan berlangsung 27 Juni mendatang.

Susunan Pemain:

Persebaya Surabaya (4-3-2-1): Miswar Saputra, M. Syaifuddin, Hansamu Yama, Novan Sasongko, Ruben Sanadi, M. Hidayat, Misbakus Soilikin, Damian Lizio, Oktafianus Fernando, Manuchekhir Dzalilov, Amido Balde

Pelatih: Djajang Nurjaman

Madura United (4-3-3): M. Ridho, Fandry Imbiri, Jaimerson, Rendika Rama, Marckho Sandy, Asep Berlian, Zulfiandi, Andik Vermansah, Alberto Goncalves, Greg Nwokolo , Aleksandar Rakic

Pelatih: Dejan Antonic

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Borneo FC: Duel Leg Pertama Harus Digelar di Markas Persija

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Borneo FC, Dandri Dauri bersikeras bahwa partai leg pertama semifinal Piala Indonesia harus dilaksanakan di markas Persija Jakarta. Ia pun berharap PSSI tak akan mengabulkan permintaan Persija untuk menggelar partai leg pertama di Samarinda.

Sebelumnya, PSSI sempat keberatan dengan jadwal partai leg pertama semifinal Piala Indonenesia pada tanggal 29 Juni mendatang. Kekahwatiran tersebut bermula dari sidang di Mahkamah Konstitusi terkait keputusan Piala Presiden 2019.

Persija mengusulkan bahwa partai leg pertama sebaiknya digelar di kandang Borneo FC untuk mengantisipasi potensi kerusuhan yang bisa terjadi di Jakarta. Usul ini langsung ditolak mentah-mentah oleh Borneo FC.

Dandri Dauri - Persija Jakarta - Borneo FC - Piala Indonesia - borneofc. id
borneofc. id

“Jadi setelah melawan Persebaya di Liga 1 pada 23 Juni, kita langsung bersiap bertemu Persija di semifinal leg pertama di Jakarta. Kita memang belum mendapat konfirmasi soal di mana kita bermain. Tapi yang jelas Persija akan menjadi tuan rumah pertama,” ujar Dandri Dauri dikutip dari laman resmi Borneo FC.

“Kalau memang Persija meminta jadwal dibalik, kami jelas menolak. Kalau mereka tak berani memainkan pertandingan di Jakarta dengan alasan ada sidang di MK, mereka bisa mencari stadion alternatif di luar Jakarta.”

“Kita siap menghadapi mereka di mana saja, tetapi jangan sampai mengubah jadwal dengan menjadikan kita sebagai tim tamu di leg kedua,” tegas Dandri Dauri menambahkan.

Borneo FC berhasil melaju ke babak semifinal Piala Indonesia setelah mengandaskan Persib Bandung di babak perempat final. Sementara itu, Macan Kemayoran memastikan satu tempat di babak empat besar setelah menyingkirkan Bali United.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Djanur Waspadai Performa Gemilang Madura United

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, mengaku sangat mewaspadai performa gemilang Madura United dari tiga pertandingan Liga 1 musim ini. Namun, ia mengaku masih yakin akan bisa mengalahkan Madura United di ajang Piala Indonesia nanti.

Persebaya akan menjamu Madura United pada tanggal tanggal 19 Juni mendatang di partai leg pertama babak perempat final Piala Indonesia. Sepekan setelahnya, giliran Madura United yang menjamu Persebaya di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Bangkalan di partai leg kedua.

“Sangat berbeda, Maduranya lagi on fire, kami lagi seperti ini. Yang pasti sudah saya sampaikan pada pemain ini bukan pekerjaan gampang,” kata Djanur dikutip dari laman Emosi Jiwaku.

Madura United - Djanur - Persebaya - @officialpersebaya
instagram.com/officialpersebaya

Dalam waktu beberapa bulan terakhir, Persebaya sudah dua kali menghadapi Zah Rahan dkk. Ketika itu, mereka berhasil menyingkirkan skuat Dejan Antonic di babak semifinal Piala Presiden. Namun, Djanur mengatakan bahwa hal tersebut tak menjadi patokan untuk para pemainnya jelang partai Piala Indonesia nanti.

“Hasil di Piala Presiden jangan menjadi patokan. Tapi paling tidak menjadi kepercayaan diri bahwa sebetulnya kami sanggup melawan mereka yang bertabur bintang.”

“Sudah mulai (membenahi mental). Saya sampaikan hal-hal, bahwa kami pernah menang sama mereka walaupun mereka main dengan skuad inti waktu itu. Semoga bisa menolong mental mereka supaya tidak mengingat-ingat hasil buruk di tiga pertandingan kompetisi,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija Jakarta vs Bali United: Kolev Tuntut Timnya Bangkit

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga antara Persija Jakarta vs Bali United di leg kedua perempat final Piala Indonesia, Minggu (5/5/2019) diharapkan jadi ajang kebangkitan untuk tuan rumah. Tuntutan ini disampaikan langsung oleh pelatih Persija, Ivan Kolev.

Keinginan Kolev ini tak lepas dari hasil buruk yang menimpa Persija di tiga pertandingan terakhir. Mereka menelan tiga kekalahan dari Ceres Negros dan Becamex di AFC Cup. Sementara di Piala Indonesia mereka takluk 1-2 di leg pertama yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Untuk itu, pelatih asal Bulgaria ini tak ingin anak asuhnya kembali merana di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Ia ingin laga Persija Jakarta vs Bali United dimenangkan Ismed Sofyan dkk.

Persija Jakarta - Bali United - Piala Indonesia 2018 - Football5star
@BaliUtd

“Kami memang sempat mengalami beberapa masalah belakangan ini. Tapi saya yakin kami bisa kembali ke arah yang benar untuk memenangkan pertandingan, kalau kita semua bisa main, bisa latihan seperti biasa, kita semua pasti bisa maju,”ujar Kolev seperti dilansir laman resmi Persija, Sabtu (4/5/2019).

Kekalahan terakhir yang diderita Persija di kandang Becamex tengah pekan lalu membuat Jakmania murka. Mereka yang datang langsung ke Vietnam bahkan sampai mencaci para pemain setelah pertandingan. Melihat hal itu sang pelatih pun meminta suporter untuk tetap bersabar.

“Saya mohon kepada suporter untuk bersabar. Saya yakin tim akan bangkit dan saya harap semua suporter yang suka Persija bisa paham dan ikut membantu tim,” tutur Kolev saat konferensi pers jelang laga Persija Jakarta vs Bali United.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija Jakarta vs Bali United: Teco Fokus Persiapkan Timnya

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Jelang partai Persija Jakarta vs Bali United, tim tuan rumah tak memiliki modal yang positif. Pasalnya, mereka harus menelan lima kekalahan dari lima partai terakhirnya di semua kompetisi.

Meskipun hal itu bisa dianggap sebagai sebuah keunggulan, Stefano “Teco” Cugurra enggan menganggap remeh catatan negatif itu. Ia mengaku lebih fokus untuk mempersiapkan timnya jelang laga di Stadion Wibawa Mukti yang rencananya akan digelar pada Minggu (5/5) sore nanti.

“Yang pasti kami tetap respek kepada manajemen, tim pelatih, dan seluruh pemain di Persija Jakarta. Saya tidak terlalu memikirkan hasil yang mereka raih dalam beberapa pertandingan terakhir. Mereka pasti memiliki semangat yang lebih ketika melawan kami nanti,” ujar Teco jelang laga dikutip dari laman resmi Serdadu Tridatu.

Persija Jakarta vs Bali United - Teco - Piala Indonesia - @BaliUtd 2
twitter.com/BaliUtd

“Kami masih memiliki satu kali latihan di Stadion Wibawa Mukti untuk uji coba lapangan sebelum pertandingan. Seluruh pemain sudah bekerja keras dalam beberapa kali sesi latihan. Semoga hasil terbaik kami bisa peroleh.”

Pada partai pertama antara kedua tim, Bali United berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan Serdadu Tridatu dicetak oleh penggawa timnas Indonesia, Stefano Lilipaly. Sementara, satu gol Persija dicetak oleh penyerang veteran, Bambang Pamungkas.

Hasil tersebut membuat partai Persija Jakarta vs Bali United nanti diprediksi akan berjalan dengan sengit. Macan Kemayoran hanya membutuhkan kemenangan dengan skor 1-0 untuk memastikan tiket ke babak empat besar menemani PSM Makassar dan Borneo FC yang sudah dipastikan lolos.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija Jakarta vs Bali United: Wawan Hendrawan Siap Hadapi Laga Sulit

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Minggu (5/5) nanti, partai leg kedua perempat final Piala Indonesia yang akan mempertemukan Persija Jakarta vs Bali United akan digelar di Stadion WIbawa Mukti. Kiper Bali United, Wawan Hendrawan pun mengaku siap menghadapi laga tersebut dan membawa timnya melaju ke babak semifinal.

Meskipun menelan kekalahan dengan skor 2-1 di leg pertama, Macan Kemayoran masih memiliki peluang besar untuk melaju ke putaran semifinal. Untuk melakukan hal itu, pasukan Ivan Kolev hanya harus mencetak satu gol dan menjaga clean sheet di partai Persija Jakarta vs Bali United nanti.

“Kami sadar pertandingan besok tidak akan mudah untuk kami. Persija butuh satu gol untuk bisa lolos ke semifinal, tapi kami juga datang dengan motivasi tinggi untuk bisa meraih hasil terbaik,” kata Wawan Hendrawan dikutip dari laman resmi Bali United.

Persija  Jakarta vs Bali United - Wawan Hendrawan - Piala Indonesia - @BaliUtd 2
twitter.com/BaliUtd

“Skor 2-1 saya rasa belum aman untuk kami. Kami benar-benar harus menjaga fokus dan konsentrasi di pertandingan besok. Sebagai seorang penjaga gawang, tentu saya punya tekad untuk tidak kebobolan besok. Dengan tidak kebobolan, maka kami yang akan lolos ke semifinal. ” imbuhnya menambahkan.

Di ajang Piala Indonesia, Wawan Hendrawan sendiri memiliki rekor yang cukup baik. Dari enam laga yang ia sudah dilakoni, gawangnya hanya berhasil sekali dibobol lawan. Satu-satunya gol yang berhasil bersarang di gawangnya terjadi di partai leg Persija vs Bali United beberapa waktu lalu.

Sejauh ini, baru ada dua tim yang memastikan tempat di babak semifinal Piala Indonesia. Kedua tim itu adalah PSM Makassar yang berhasil menyingkirkan Bhayangkara FC serta Borneo FC yang mampu megnandaskan Persib Bandung.

Dua tiket semifinal lain akan diperebutkan dalam laga Persija Jakarta vs Bali United dan Madura United vs Persebaya Surabaya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Stadion Wibawa Mukti Miliki Tempat Spesial di Hati Teco

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Bali United, Stefano ‘Teco’ Cugurra, mengaku sangat senang karena akan kembali bermain di Stadion Wibawa Mukti pada Minggu (5/5) mendatang. Ia pun mengungkapkan bahwa Stadion Wibawa Mukti memiliki tempat khusus di dalam hatinya.

Teco dan Bali United akan menyambangi Stadion Wibawa Mukti untuk melakoni partai leg kedua perempat final Piala Indonesia melawan Persija Jakarta. Ketika masih mengauh Persija musim lalu, Teco sempat beberapa kali bermain di Stadion Wibawa Mukti.

“Saat di Persija, kami memang beberapa kali bermain disana dan meraih hasil bagus. Stadion Wibawa Mukti mungkin lebih kecil secara kapasitas dari Patriot. Tapi ketika Persija bermain disana, stadion selalu penuh. Kualitas rumput disana juga cukup bagus,” kata Teco dikutip dari laman resmi Bali United.

Teco - Bali United - Stadion Wibawa Mukti
baliutd.com

“Tentu saya juga senang bisa bertemu dengan beberapa teman yang saya kenal di Persija. Selain itu saya juga tetap respek dengan suporter Persija. Tapi saya juga harus fokus untuk bisa membawa tim Bali United meraih hasil terbaik,” imbuhnya.

Pada awalnya, laga antara Persija vs Bali United akan digelar pada 4 Mei mendatang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Namun, PSSI memutuskan untuk mengundur jadwal pertandingan kedua tim. Hal ini pun tak membuat Teco pusing.

“Kami tidak ada masalah dengan adanya perubahan jadwal. Justru dengan pengunduran jadwal, kami bisa waktu persiapan agar lebih matang jelang menghadapi Persija,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Melvin Platje Diprediksi Masih Akan Absen Lawan Persija

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bali United diprediksi belum bisa diperkuat Melvin Platje di partai leg kedua perempat final Piala Indonesia melawan Persija Jakarta pada tanggal 5 Mei mendatang. Pemain asal Belanda itu masih berada di tahap pemulihan pasca cedera.

Pada Rabu (5/1), Melvin Platje sudah mengikuti sesi latihan bersama skuat Serdadu Tridatu. Namun, ia masih belum bisa menunjukkan performa maksimal di sesi latihan karena takut cederanya akan kembali kambuh.

“Ya, kondisi saya semakin membaik. Dalam sesi latihan juga saya sudah bisa bergabung dengan tim di lapangan. Hanya saja, saya masih perlu berhati-hati dalam latihan agar kondisi saya pulih 100%,” ujar Melvin Platje dikutip dari laman resmi Bali United.

Melvin Platje - Bali United - Piala Indonesia - baliutd. com 2
baliutd.com

“Saya belum tahu apakah saya akan diturunkan atau tidak saat laga leg kedua melawan Persija. Yang pasti saat ini saya fokus mengembalikan kondisi agar bisa 100% dan bisa bermain baik ketika dipercaya bermain oleh pelatih.”

Meskipun belum tentu akan tampil, Melvin Platje mengaku akan tetap mendukung rekan-rekannya di Stadion Wibawa Mukti nantinya. Menurutnya, Bali United merupakan tim kuat yang bisa mengakhiri kiprah Persija di ajang Piala Indonesia.

“Ada saya atau tidak saat pertandingan tentu tim Bali United tetap kuat. Persija juga tim kuat dan tidak bisa diremehkan. Tapi kami ingin membuktikan bila kami bisa meraih hasil terbaik melawan mereka,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Optimisme Kiper Persib Jelang Laga Melawan Borneo FC

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penjaga gawang Persib Bandung, Deden Natshir, memiliki rasa optimisme yang cukup tinggi jelang pertandingan leg kedua perempat final Piala Indonesia melawan Borneo FC. Menurutnya, Persib akan melaju ke babak semifinal Piala Indonesia tanpa harus melalui drama adu penalti.

Pada partai leg pertama yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Borneo FC berhasil meraih kemenangan berkat gol Asri Akbar di penghujung pertandingan. Hal itu pun membuat Maung Bandung diprediksi akan memasang strategi ofensif guna meraih kemenagnan pada partai leg kedua.

“Belum yah (latihan adu penalti), karena kita bertekad untuk memenangkan pertandingan, ingin lolos langsung. Persiapan pasti ada tapi tidak konsen untuk penalti, konsen dulu di 90 menit. Setiap pertandingan kita pasti ada kekurangan dan diperbaiki dalam latihan,” kata Deden Natshir dikutip dari laman Simamaung.

Deden Natshir - Persib Bandung - Borneo FC - @Persib 2
twitter.com/Persib

Selain itu, Deden Natshir juga berharap dukungan dari ribuan bobotoh di Stadion si Jalak Harupat nanti bisa membawa Persib meraih hasil positif. Oleh karena itu, ia siap menjalankan setiap instruksi yang sudah diberikan oleh Miljan Radovic.

“Harapannya menang, bisa lolos ke babak selanjutnya. Semua tekad pemain ingin lolos, apalagi main di kandang di Bandung. Mudah-mudahan lolos,” tandasnya.

Kekalahan atas Borneo FC beberapa waktu yang lalu membuat Miljan Radovic mendapatkan kritik keras dari para bobotoh. Pelatih asal Montenegro itu tentu berharap bisa mengubah pandangan bobtoh dengan kemenangan di leg kedua.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Dukungan Jakmania Akan Buat Bali United Tampil Maksimal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Bali United, Irfan Bachdim, mengatakan bahwa dirinya tak gentar jelang laga melawan Persija Jakarta di ajang Piala Indonesia. Ia malah mengatakan bahwa dukungan dari Jakmania yang hadir akan membuat Bali United tampil maksimal.

Partai leg kedua perempat final Piala Indonesia antara Persija vs Bali United akan digelar pada tanggal 5 Mei mendatang. Partai tersebut akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang pada pukul 15.00 WIB.

Pada partai leg pertama yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Serdadu Tridatu berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan tim tuan rumah dicetak oleh penggawa timnas Indonesia, Stefano Lilipaly.

Irfan Bachdim - Persija Jakarta - Bali United - @baliutd
twitter.com/baliutd

“Bagi saya secara pribadi kehadiran suporter yang mendukung Persija akan sangat menyenangkan. Saya justru melihat hal tersebut bisa menjadi motivasi dan semangat bagi kami untuk berjuang meraih hasil terbaik,” ujar Irfan Bachdim dikutip dari laman resmi klub.

Kekalahan yang didapatkan oleh Persija di partai leg pertama membuat pasukan Ivan Kolev diprediksi akan tampil dengan skema ofensif di leg kedua. Hal ini pun juga mendapatkan tanggapan yang cukup positif dari Irfan Bachdim.

“Ya, akan jadi hal bagus jika Persija tampil menyerang di leg kedua nanti. Kami bisa melakukan serangan balik atau menerapkan strategi yang sudah disiapkan oleh tim pelatih. Kami tentu akan bekerja keras dan berusaha agar bisa lolos ke semifinal,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jadwal Madura United vs Persebaya Belum Jelas, Agenda Uji Coba Dibatalkan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Madura United, Haruna Soemitro, merasa cukup kesal karena PSSI hingga saat ini belum juga menentukan kapan laga perempat final Piala Indonesia akan digelar. Madura United pun harus membatalkan agendanya karena masih menunggu kejelasan jadwal.

Laga Persebaya vs Madura United di ajang Piala Indonesia sejatinya akan digelar pada 23 April lalu. Namun, laga itu harus diundur karena Bajul Ijo tak mendapatkan izin dari pihak kepolisian. PSSI pun belum menentukan kapan partai panas itu akan digelar.

Berdasarkan agenda yang telah dibuat, Laskar Sappe Kerrab akan bertolak ke Yogyakarta pada Senin (29/4) untuk menggelar laga uji coba. Di Kota Pelajar, Zah Rahan Krangar dkk rencananya akan menghadapi Persipura Jayapura dan Kalteng Putra.

Madura United - Piala Indonesia - Haruna Soemitro - @MaduraUnitedFC
twitter.com/MaduraUnitedFC

“Saya heran, masak di Bali dan Samarinda bisa, kemudian di Jawa Timur PSSI tidak bisa mengeksekusi, Ini ada apa? Kan ini lucu. Jadi kami gagalkan uji coba yang ke Jogja itu jika belum jelas ini,” terang Haruna Soemitro dikutip dari laman resmi klub.

Kegagalan menggelar laga uji coba tak membuat pelatih Madura United, Dejan Antonic merasa pusing. Ia pun memutuskan untuk tetap menggelar sesi latihan di Bangkalan demi mempersiapkan skuatnya jelang partai melawan Persebaya.

“Hasil diskusi, kami menggagalkan uji coba. Kami akan latihan kembali besok di Bangkalan. Tapi, patut diketahui, ini menggangu ritme (latihan) kami, karena tidak tahu. Takutnya nanti tiba-tiba ada jadwal dan akan main segera,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]