Pelatih PSIS Semarang Akui Dibantu oleh Hujan Lawan Persija

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury, mengakui dibantu faktor hujan saat sukses tahan imbang 2-2 Persija Jakarta. Dua gol yang mereka ciptakan dalam laga di Indomilk Arena, Minggu (12/9/2021) itu memang tak lepas dari faktor hujan deras.

Persija Jakarta sejatinya unggul dua gol terlebih dahulu via Otavio Dutra dan Marko Simic. Namun, perjuangan tim berjuluk Mahesa Jenar itu patut diapresiasi.

Pelatih PSIS Semarang Akui Dibantu oleh Hujan Lawan Persija

PSIS Semarang justru bisa mengejar dari situasi serupa, yakni tendangan bebas saat hujan. Kondisinya pun berbeda, yakni bikin pertahanan lawan salah antisipasi dan sukses memanfaatkannya.

Persija vs PSIS Pelatih PSIS Semarang Akui Dibantu oleh Hujan Lawan Persija
ligaindonesiabaru.com

“Saya mengapresiasi semua pemain. Jika memilih pemain terbaik, semua nama yang bermain. Memang saya meminta anak-anak main kaki ke kaki pada babak kedua. Bola baru diarahkan umpan jauh langsung ke depan ketika ada peluang, alhamdulillah bisa berjalan dengan baik,” ungkap Imran Nahumarury.

Hujan Bantu PSIS Semarang

Imran tak menampik turunnya hujan memang berkah buat Mahesa Jenar. Termasuk, kata dia, memasukkan Jonathan Cantillana yang jadi eksekutor dua tendangan bebas yang berbuah gol, sebenarnya sudah direncanakan.

Persija vs PSIS Pelatih PSIS Semarang Akui Dibantu oleh Hujan Lawan Persija
ligaindonesiabaru.com

“Saya pikir keberuntungan saja pas hujan tapi kita lihat babak kedua saya mencoba memasukan banyak beberapa pemain termasuk Jonathan karena itu merupakan bagian dari taktikal,” papar dia.

“Hujan sangat membantu kami terutama dalam bola setpiece dari Jonathan ya dan saya pikir ini bagian dari rezeki PSIS Semarang,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija vs PSIS: Gol ke-47 Marko Simic Jadi Sia-Sia

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Persija vs PSIS di lanjutan Liga 1 2021 berlangsung di Indomilk Arena, Minggu (12/9/2021). Pada laga ini, Persija gagal mengukir kemenangan perdana di musim ini. Macan Kemayoran harus puas dengan skor imbang, 2-2.

Pada awal babak pertama, Persija dan PSIS bermain cukup hati-hati. Permainan lebih di menit-menit awal babak pertama ini lebih banyak pada perebutan bola di lini tengah.

Persija vs PSIS
ligaindonesiabaru.com

Memasuki pertengahan babak pertama, permainan berlangsung lebih sengit. Peluang emas sempat diciptakan oleh PSIS pada menit ke-39 lewat skema tendangan bebas, namun kiper Andritany dengan sigap menggagalkan peluang tersebut.

Tak berselang lama, Macan Kemayoran memiliki peluang dari kerjasama Riko Simanjuntak dan Nico Saputro. Namun sepakan Nico Saputro masih bisa digagalkan oleh Jandia Eka.

Memasuki menit akhir babak pertama, Otavio Dutra berhasil membuat Persija unggul 1-0 lewat sundulannya memanfaatkan sepak pojok. Laga Persija vs PSIS di babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Persija vs PSIS
ligaindonesiabaru.com

Persija vs PSIS di Babak Kedua

Laga Persija vs PSIS di babak kedua berlangsung lebih sengit. Macan Kemayoran semakin menjauh tak berselang lama dari kick off babak kedua.

Sepakan keras dari Marko Simic di menit ke-49 membuat Persija menjauh dari PSIS menjadi 2-0. Ini menjadi gol ke-47 Marko Simic untuk Persija dari 47 laga di Liga 1. Laskar Mahesa Jenar yang tertinggal dua gol berusaha untuk bisa membongkar pertahanan Macan Kemayoran, namun selalu gagal.

Persija vs PSIS
ligaindonesiabaru.com

Persija kembali mendapatkan peluang emas di menit ke-52 lewat aksi Osvaldo Haay. Namun tendangan Osvaldo hanya membentur mistar gawang PSIS. Laskar Mahesa Jenar sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-71 lewat gol Hari Nur Yulianto.

Petaka untuk Persija di menit akhir babak kedua. Pada menit ke-88, PSIS bisa kembai menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri pemain asal Nepal, Rohit Chand.

Susunan Pemain Persija vs PSIS:

Persija: Andritany, Rezaldi Hehanusa, Marco Motta, Otavio Dutra, Tony Sucipto, Yan Motta, Nico Saputro, Osvaldo Haay, Riko Simanjuntak, Rohit Chand, Marco Simic

Pelatih: Angelo Alessio

PSIS: Jandia Eka, Dewangga, Pratama Arhan, Wahyu Pras, Eka Febri, Finky Pasamba, Fredyan, Reza Irfana, Septian David Maulana, Hari Nur, Komarudin

Pelatih: Imran Nahumarury

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Imran Nahumarury Perang Batin Jelang PSIS Lawan Persija

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Imran Nahumarury mengaku perasaannya campur aduk ketika akan menghadapi Persija Jakarta sebagai nakhoda PSIS Semarang, Minggu (12/9/2021). Hal itu karena skuat ibu kota tersebut memiliki kenangan tersendiri buatnya.

Imran boleh dibilang menjadi salah satu legenda bagi skuat Macan Kemayoran. Dia berada dalam skuat yang berhasil membawa Persija Jakarta merengkuh gelar juara pada 2001 silam.

Imran Nahumarury Campur Aduk akan Hadapi Persija bersama PSIS
https://twitter.com/imrannahumary16

Kini situasinya berbeda. Pertemuan Persija vs PSIS akhir pekan ini pun terasa spesial. Hal itu karena Imran yang kini bertindak sebagai pelatih karteker PSIS akan menghadapi tim yang pernah membesarkan namanya itu.

Imran Nahumarury Campur Aduk akan Hadapi Persija bersama PSIS
Bola.com/Vitalis Yogi Trisna

“Persija adalah tim yang membesarkan saya. Ini adalah momen pertama saya menhadapi Persija dengan status yang berbeda (pelatih). Jadi, bakal menjadi laga luar biasa bagi saya,” ucap Imran Nahumarury dalam laman resmi Persija.

Imran Nahumarury akan Tetap Profesional

Imran Nahumarury Campur Aduk akan Hadapi Persija bersama PSIS
PSIS.co.id

Imran sendiri mengaku akan tetap profesional. Bahkan, dia sudah mengamati betul permainan Macan Kemayoran. Dia sudah menganalisis permainan Persija saat ditahan imbang PSS Sleman, pada pekan perdana Liga 1 lalu.

“Berdasarkan video analisis lawan PSS, Persija juga sudah kita amati. Kami saat ini sudah menyiapkan beberapa plan untuk pertandingan besok,” ujar Imran dikutip dari situs resmi PSIS.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSIS Semarang vs Persela Lamongan: Gol Indah Penentu Mahesa Jenar

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Gol indah Riyan Ardiansyah tercipta dalam laga PSIS Semarang vs Persela Lamongan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (4/9/2021). Dia sukses jadi penentu kemenangan 1-0 PSIS atas Persela.

Semenjak awal laga, sebenarnya kedua tim saling jual-beli serangan. Riyanto Abiyoso mengawali peluang bagi Persela saat laga baru berusia lima menit. Tapi, Wallace Costa dengan sigap menutup pergerakannya.

PSIS Semarang merespons dengan tendangan bebas Bruno Silva menit ke-13. Eksekusinya hanya tipis saja di atas gawang Persela yang dikawal Dwi Kuswanto.

PSIS Semarang vs Persela Lamongan: Gol Indah Penentu Mahesa Jenar
Twitter Perselafc

Memasuki menit ke-30, kedua tim tampak masih sulit membuka peluang. Baru, semenit jelang turun minum, PSIS kembali tebar ancaman. Tendangan bebas Septian David dari jarak jauh masih melebar diatas gawang Persela. Skor kacamata laga PSIS Semarang vs Persela Lamongan berakhir sampai turun minum.

Babak Kedua PSIS Semarang vs Persela Lamongan

Usai jeda, Persela Lamongan coba ambil alih serangan. Zainuri mendapat peluang matang pada laga ini setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang. Tapi, tendangannya masih ditepis Jandia Eka Putra.

Lima menit kemudian gantian PSIS yang menyerang. Berawal umpan manis dari Nerius Alom, Hari Nur sebetulnya tingga berhadapan 1v1 dengan kiper tapi malah tembakannya melambung.

PSIS Semarang vs Persela Lamongan: Gol Indah Penentu Mahesa Jenar
Twitter Liga1match

Bruno Silva pun gantian membuang peluang emas menit ke-70. Hal itu setelah sepakannya masih bisa ditepis oleh Dwi Kuswanto.

Dua menit jelang waktu normal berakhir, Joko Tingkir mendapat peluang matang untuk mengunci kemenangan. Berawal dari aksi rekannya di sebelah kanan yang memberi umpan, Syahroni berdiri bebas tak terkawal tapi bola malah melambung.

PSIS Semarang vs Persela Lamongan: Gol Indah Penentu Mahesa Jenar

Drama kemudian terjadi menit ke-90+1 usai PSIS sukses mencetak gol. Berawal dari umpan Nerius Alom, Riyan Ardiansyah menggiring bola dan melepaskan tembakan melengkung ke gawang Dwi Kuswanto.

Gol itu pun mengakhiri laga PSIS Semarang vs Persela. PSIS pun menang 1-0 atas Persela dalam pekan pembuka Liga 1 2021-22.

Susunan pemain:

PSIS (4-2-3-1): 30-Jandia Eka Putra; 16-Finky Pasamba, 11-Pratama Arhan, 4-Wallace Costa, 17-Muhammad Rio Saputro (19-Alfeandra Dewangga 46′), 46-Fredyan Wahyu, 29-Septian David Maulana (14-Riyan Ardiansyah 82′), 81-Fandi Eko Utomo, 10-Jonathan Cantilana (12-Nerius Alom 56′), 22-Hari Nur Yulianto, 91-Bruno Silva.

Persela (4-5-1): 31-Dwi Kuswanto, 2-M Zaenuri, 44-Andri Muliadi, 14-Birrul Walidan, 11-Nasir; 77-Malik Risaldi, 8-Syahroni, 6-Akbar Hermawan, 19-Ahmad Bustomi, 22-Riyatno Abiyoso; 28-Ibrahim Musa Kosepa (52-Revan NUrianto 69′)

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Iwan Setiawan Bocorkan Formasinya Sendiri kepada Pelatih PSIS

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan, tampaknya percaya diri betul saat timnya menghadapi PSIS Semarang, Sabtu (4/9/2021) sore nanti. Sebab, dia secara gamblang malah membocorkan formasinya sendiri kepada nakhoda PSIS, Imran Nahumarury.

Hal itu merujuk dari banyaknya pemain Persela yang bakalan absen menghadapi PSIS. Bukan cuma Guilherme Batata yang dipastikan absen, sejumlah nama jua bakalan tak ikut serta dalam laga di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang itu.

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

Nah, Iwan Setiawan pun tak mau memusingkan banyaknya pemain Laskar Joko Tingkir yang absen. Malahan, dia memberikan bocoran kepada Imran soal strategi yang akan diterapkannya nanti.

“Ini jadi kabar gembira buat Imran dan PSIS, saya jujur saja. Kami tak punya pemain lain, kami hanya punya tiga orang karena terkendala regulasi, masalah vaksin, cedera,” ungkap Iwan Setiawan.

Kabar Buruk buat Persela Lamongan, Guilherme Batata Absen Setengah Musim Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

“Artinya kami tak punya pemain gelandang lagi, jadi kami pakai 4-2-3-1, saya kira sama seperti PSIS yang ada di otak saya PSIS 4-2-3-1, mereka punya kemampuan throw in yang hebat, agresif. Kami tak punya posisi khusus di tengah tak ada cadangan,” papar dia.

Iwan Setiawan Tetap Pe-de

Kendati bagasi pemain di lini tengahnya tipis, Iwan tetap percaya diri Laskar Joko Tingkir akan berbuat banyak dalam laga nanti. Dia bahkan memberi peringatan kepada PSIS Semarang agak tetap waspada.

Kabar Buruk buat Persela Lamongan, Guilherme Batata Absen Setengah Musim

“Tapi, hati-hati PSIS, saya yakin siapapun yang main pasti lebih bagus dari Batata, hati-hati PSIS,” pungkas Iwan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Dia Pelajaran!

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persela Lamomgan, Iwan Setiawan, langsung memberikan psywar kepada nakhoda PSIS Semarang, Imran Nahumarury. Dia menyebut kalau sepak bola sesungguhnya beda dengan komentator.

Seperti diketahui, Persela bakalan menghadapi PSIS Semarang dalam pekan pembuka Liga 1 2021-22. Partai kedua kesebelasan itu akan diselenggarakan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (4/9/2021).

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

Iwan pun memberikan ucapan selamat datang bagi Imran yang akan debut jadi pelatih di Liga 1. Dia tak segan memuji Imran yang memiliki latar belakang komentator sebelum jadi pelatih PSIS.

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

“Yang jelas secara pribadi, Imran teman baik buat saya. Saya ingin ucapkan welcome di Liga 1. Jujur saja, yang saya kenal Imran, adalah Imran Komentator. Artinya, yang dimiliki dia terutama dalam kemampuan analisis, saya kira patut diperhitungkan,” ujar Iwan Setiawan.

“Saya yakin, kemampuan Imran dengan didasari kemampuan analisis dia akan InsyaAllah jadi pelatih hebat. Saya harap seperti itu,” sambung dia.

Iwan Setiawan akan Beri Pelajaran kepada Imran Nahumarury

Kendati demikian, saat keduanya bertemu nanti jelas ceritanya berbeda. Iwan yang lebih senior mengaku akan memberikan pelajaran kepada Imran kalau jadi pelatih tak semudah saat berkomentar.

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

“Tapi untuk laga besok, bukan laga mudah buat Imran lawan Iwan. Saya akan beri pelajaran, ternyata real sepak bola tak semudah jadi komentator,” papar dia.

“Kami tahu banget, PSIS tim bagus, kemarin di Piala Menpora tim terbaik salah satunya, agresif juga. Tapi, InsyaAllah besok kami akan bikin sulit PSIS, itu janji saya untuk Imran,” tutup Iwan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Cabut dari PSIS Semarang, Dragan Djukanovic Segera Diumumkan Klub Yunani

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Dragan Djukanovic tampaknya tak akan menganggur lama-lama usai resmi mengundurkan diri dari PSIS Semarang. Dia dikabarkan segera diumumkan oleh klub Yunani, AE Karaiskakis.

Seperti diberitakan sebelumnya, PSIS baru saja secara resmi mengumumkan tak akan lagi diasuh oleh Djukanovic. Sang nakhoda mundur karena ketidakjelasan nasib Liga 1 2021-22. Manajemen tim berjuluk Mahesa Jenar itu pun menghormati keputusan Djukanovic.

Nah, belakangan beredar salah satu yang membuat Djukanovic mundur dari PSIS Semarang ialah AE Karaiskakis. Sebab, sudah beberapa hari terakhir klub Yunani itu disebut-sebut akan segera ditangani oleh eks pelatih Borneo FC itu.

Gara-Gara Liga 1 Tak Jelas, Dragan Djukanovic Resmi Tinggalkan PSIS Semarang

Media Yunani, Prismanews bahkan menyebut sudah ada kesepakatan yang terjadi antara Dragan Djukanovic dengan AE Karaiskakis. Dalam waktu dekat, pelatih berusia 50 tahun itu dilaporkan akan segera diumumkan oleh klub yang berbasis di Arta, Yunani itu.

“Kedua pihak sudah hampir mencapai kesepakatan. Jika kesepakatan akhirnya ditemukan, sosok asal Montenegro akan kembali ke negara kita yang dicintainya, tetapi akan melakukannya dalam posisi berbeda (sebagai seorang pelatih),” tulis Prismanews.

Dragan Djukanovic - PSIS Semarang - Yoyok Sukawi - @psisfcofficial 2
instagram.com/psisfcofficial

Seperti diketahui, Djukanovic sebenarnya sudah bergabung dengan Mahesa Jenar sejak 2019. Dia sempat menduduki posisi sebagai direktur teknik, lalu ditunjuk menjadi pelatih awal 2020.

Kubu PSIS lantas menyiapkan Imran Nahumarury sebagai pelatih interim. Imran diketahui merupakan asisten pelatih Djukanovic sebelumnya. Namun, ke depan manajemen akan segera mencari pengganti sepadan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Gara-Gara Liga 1 Tak Jelas, Dragan Djukanovic Resmi Tinggalkan PSIS Semarang

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSIS Semarang akhirnya mengumumkan kalau tak akan lagi diasuh oleh Dragan Djukanovic untuk mengarungi Liga 1 2021-22. Alasan Djukanovic mundur diakui karena ketidakjelasan kompetisi di Indonesia.

Seperti diketahui, Djukanovic sebenarnya sudah bergabung dengan tim berjuluk Mahesa Jenar itu sejak 2019. Dia sempat menduduki posisi sebagai direktur teknik, lalu ditunjuk menjadi pelatih awal 2020.

Namun sayangnya, belum sempat menunjukkan tangan dinginnya, Djukanovic harus mengundurkan diri. Manajemen tim menyebut mundurnya sang pelatih karena ketidakjelasan kompetisi di Indonesia karena beberapa kali mengalami penundaan.

Dragan Djukanovic - PSIS Semarang - Yoyok Sukawi - @psisfcofficial 2
instagram.com/psisfcofficial

Hal ini lantas ditanggapi oleh manajemen PSIS secara bijak dan menghormati keputusan yang diambil Dragan Djukanovic. Mereka mendoakan agar sang pelatih bisa sukses ke depannya.

“Mulai hari ini coach Dragan sudah tidak bersama PSIS. Beliau memilih mengundurkan diri karena ketidakjelasan kompetisi di sini yang berlarut-larut. Kami menghormati itu dan selalu mendoakan coach Dragan selalu sukses,” tutur CEO PSIS, Yoyok Sukawi.

Gara-Gara Liga 1 Tak Jelas, Dragan Djukanovic Resmi Tinggalkan PSIS Semarang

Perihal penggantinya, PSIS Semarang menyiapkan Imran Nahumarury sebagai pelatih interim. Imran diketahui merupakan asisten pelatih Djukanovic sebelumnya. Namun, ke depan manajemen akan segera mencari pengganti sepadan.

“Sementara tim dipimpin coach Imran. Nanti kami segera cari pengganti yang sepadan dengan coach Dragan. Mohon doanya Dulur-dulur semua semoga dilancarkan,” pungkas Yoyok Sukawi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sukses Telikung Brian Ferreira dari Persela, Begini Kata PSIS Semarang

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSIS Semarang secara resmi mengumumkan telah mendapatkan Brian Fereirra yang sebelumnya sempat berlatih bersama Persela Lamongan. Mereka berharap Brian bisa langsung nyetel dengan tim kebanggaan masyarakat Semarang itu.

Seperti diketahui, Brian sebenarnya sudah berlatih selama beberapa pekan bersama Persela. Dia merupakan salah satu pemain yang masuk dalam rencana pelatih Iwan Setiawan bersama tim Laskar Joko Tingkir untuk mengarungi Liga 1 2021-22.

Akan tetapi, tiba-tiba Brian justru pamitan dengan Persela dan membelot ke PSIS Semarang. Pemain berpaspor Argentina Irak ini akan dikontrak untuk memenuhi kuota pemain asing dan memperkuat lini tengah Laskar Mahesa Jenar.

Sukses Telikung Brian Ferreira dari Persela, Begini Kata PSIS Semarang

“Brian didatangkan ke PSIS untuk melengkapi kuota pemain asing sesuai dengan komitmen kami sebagai manajemen. Semoga kedepannya Brian cepat beradaptasi dengan tim dan mampu membawa PSIS meraih hasil maksimal di kompetisi Liga 1,” tutur manajer tim, Fardhan Nanda Ramadhan Junianto dalam laman resmi klub.

Sementara itu, Brian Ferreira mengungkapkan bahwa sebuah kehormatan bisa berseragam PSIS di kompetisi Liga 1. Dia juga berjanji akan memberikan penampilan maksimal di kompetisi resmi nanti.

Sukses Telikung Brian Ferreira dari Persela, Begini Kata PSIS Semarang

“Sebuah kehormatan dan sangat senang bisa berseragam PSIS. Dan saya akan berusaha untuk menampilkan penampilan maksimal untuk PSIS. Kulanuwun Panser Biru dan Snex. Yoh Iso Yoh,” tandas Brian yang sudah mengikuti latihan perdana di Stadion Citarum pada Sabtu (7/8) pagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Temui Jalan Berliku Gabung PSIS, Jonathan Cantillana Terpukul

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Jonathan Cantillana diakui terpukul usai menemui jalan berliku untuk kembali bergabung dengan PSIS Semarang. Hal itu setelah dia batal segera gabung ke Semarang karena terganjal proses administrasi.

Seperti diketahui, sebelumnya PSIS Semarang memang sangat berharap seluruh pemain asingnya sudah lengkap menjelang beberapa pekan lagi dimulainya Liga 1. Setelah Wallace Costa, Cantillana tadinya diharapkan bisa segera bergabung dengan Mahesa Jenar setelah kontraknya sudah diperpanjang.

Akan tetapi, pemain berpaspor Cile dan Palestina itu harus mengurungkan rencananya untuk segera kembali ke INdonesia. Sebab, ada aturan baru pada pihak Imigrasi Cile yang membuat Jonathan Cantillana batal bergabung dengan PSIS Semarang pada Senin (21/6/2021).

Jonathan Cantillana - PSIS - PSSI - @psisfcofficial 2 Jonathan Cantillana Terpukul Usai Temui Jalan Berliku Gabung PSIS

Hal itu sebenarnya dimaklumi oleh manajemen PSIS. Apalagi, Cantillana sendiri sudah memberikan kabar dan terus berkomunikasi dengan manajemen. Namun, diakui Jonathan Cantillana agak terpukul dengan hal tersebut.

“Kami sudah komunikasi, memang situasi pandemi ini tidak mudah berpergian dengan skala antarnegara. Jonathan sangat terpukul tapi dia tetap semangat mengurus administrasi lagi, keep spirit, Bro,” ungkap CEO PSIS, Yoyok Sukawi, dalam laman resmi klub.

Cantillana memang sudah sejak 2019 membela klub kebanggaan masyarakat Semarang itu. Menurut Transfermarkt, pemain 29 tahun itu total sudah menjalani 19 pertandingan dan mengemas tiga gol serta lima assist buat Mahesa Jenar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pratama Arhan Akhirnya Bersuara Soal Isu Gabung Seongnam FC

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pratama Arhan akhirnya buka suara soal isu dirinya bakalan gabung Seongnam FC. Dia mengaku untuk saat ini lebih memilih fokus untuk mengembangkan dirinya buat Timnas Indonesia maupun PSIS Semarang.

Belakangan memang disebut-sebut Pratama Arhan menjadi salah satu bidikan Seongnam FC untuk mentas di K-League 1. Mereka dilaporkan tertarik dengan jasa Arhan yang tampil cemerlang bersama Timnas Indonesia.

Arhan pun tak mau banyak komentar terkait kabar dirinya diincari tujuh kali juara K-League 1 tersebut. Bek kiri berusia 19 tahun itu mengaku saat ini fokusnya ialah PSIS Semarang dan Timnas Indonesia.

Pratama Arhan Diakui sebagai Talenta Fenomenal Milik Indonesia

“Untuk saat ini saya fokus ke PSIS dulu setelah membela timnas. Sebagai seorang pemain profesional, saya fokus terlebih dahulu dengan klub yang saat ini saya bela dan terus belajar, berproses serta mengembangkan diri untuk lebih baik lagi kedepannya,” ungkap Pratama Arhan singkat.

Penampilan Pratama Arhan memang belakangan sedang bagus-bagusnya. Selain sukses mencetak dua gol buat PSIS, dia juga baru saja didaulat menjadi pemain muda terbaik Piala Menpora 2021. Namanya juga masuk ke Best XI Piala Menpora mengalahkan sejumlah nama tenar lainnya.

Lampu hijau sendiri sudah diberikan oleh PSIS Semarang. Mereka siap melepas Arhan andai ada komunikasi atau tawaran resmi dari klub luar negeri.

“Kami tentu terbuka apabila ada tawaran dari klub luar negeri, baik Eropa maupun Korea Selatan untuk Pratama Arhan,” ujar CEO PSIS, Yoyok Sukawi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ditanya Soal Harga Pratama Arhan, Begini Jawaban PSIS Semarang

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSIS Semarang buka suara soal kisaran harga Pratama Arhan andai jadi dibeli oleh klub Korsel, Seongnam FC. Mereka ogah membukanya, tapi intinya akan sangat mendukung Arhan berkarier di luar negeri.

Seperti diketahui, penampilan impresif Arhan memang disebut-sebut bikin klub Korsel, Seongnam FC kepincut. Juara tujuh kali K-League itu bahkan kabarnya sudah berbicara dengan bek muda berusia 19 tahun itu untuk merayunya mau datang ke Korea Selatan.

Pratama Arhan sendiri saat ini terikat kontrak jangka panjang dengan PSIS Semarang. Tentu, bisa saja manajemen tim berjuluk Mahesa Jenar itu meminta uang transfer andai ada klub yang berminat kepada Arhan. Namun, PSIS tak mau mempersulit Arhan untuk berkarier di luar negeri. Mereka ogah pikirkan soal uang.

Pratama Arhan Diakui sebagai Talenta Fenomenal Milik Indonesia

“Wah engga seperti itu. Enggak usah dibahas di media. Intinya, kami tentu terbuka apabila ada tawaran dari klub luar negeri, baik Eropa maupun Korea Selatan untuk Pratama Arhan,” ujar CEO PSIS, Yoyok Sukawi, kepada Football5Star.com.

Namun demikian, Yoyok mengakui sampai saat ini belum ada tawaran resmi kepada PSIS terkait Arhan. Dia pun hanya mengetahui kabar bek kiri muda Timnas Indonesia itu bakalan ke Korsel dari media.

“Resminya ke klub belum ada. Soal Pratama Arhan sudah atau belum bicara kepada saya, langsung tanya Arhan langsung saja, ya. Saya juga tahu kabar ini dari teman-teman media,” tutup dia.

Penampilan Pratama Arhan memang belakangan sedang bagus-bagusnya. Selain sukses mencetak dua gol buat PSIS, dia juga baru saja didaulat menjadi pemain muda terbaik Piala Menpora 2021. Namanya juga masuk ke Best XI Piala Menpora mengalahkan sejumlah nama tenar lainnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pratama Arhan Diakui sebagai Talenta Fenomenal Milik Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pratama Arhan diakui sebagai salah satu talenta fenomenal yang dimiliki oleh Timnas Indonesia. Hal itu disuarakan oleh CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, menanggapi isu Arhan akan pergi ke Korea Selatan.

Seperti diketahui, penampilan impresif Arhan memang disebut-sebut bikin klub Korsel, Seongnam FC kepincut. Juara tujuh kali K-League itu bahkan kabarnya sudah berbicara dengan bek muda berusia 19 tahun itu untuk merayunya mau datang ke Korea Selatan.

PSIS Semarang sebagai pemilik sah Pratama Arhan sebelumnya sempat memberi sinyal positif. Mereka mendukung saja Arhan hijrah ke Korsel demi mengembangkan kariernya. Meski, sejauh ini belum ada pihak Seongnam FC yang menghubungi.

Shin Tae-yong Beri Kode Pratama Arhan akan Gabung Seongnam FC

Yoyok tak memungkiri Arhan memang memiliki potensi besar sebagai pesepak bola. Sebenarnya, PSIS Semarang, kata dia, punya banyak nama-nama yang potensial. Namun, Arhan disebutnya fenomenal.

“Alhamdulillah. Sebenarnya masih banyak yang hebat seperti Pratama Arhan di PSIS ini. Cuma memang belum saatnya hebat, kalau Arhan ini memang fenomenal,” ungkap Yoyok Sukawi, saat dihubungi oleh Football5Star.com.

Penampilan Pratama Arhan memang belakangan sedang bagus-bagusnya. Selain sukses mencetak dua gol buat PSIS, dia juga baru saja didaulat menjadi pemain muda terbaik Piala Menpora 2021. Namanya juga masuk ke Best XI Piala Menpora mengalahkan sejumlah nama tenar lainnya.

Hal itulah yang membuat pelatih Shin Tae-yong terkesima dengan aksi Arhan. Bahkan, Arhan selalu menjadi starter di timnas senior Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, beberapa waktu lalu.

Shin Tae-yong Beri Kode Pratama Arhan akan Gabung Seongnam FC

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Shin Tae-yong seperti memberikan sinyal kalau Pratama Arhan akan bergabung dengan Seongnam FC. Kode tersebut terlihat dari akun Instagram pelatih Timnas Indonesia itu.

Seperti diketahui, penampilan impresif Arhan memang disebut-sebut bikin Seongnam kepincut. Juara tujuh kali K-League itu bahkan kabarnya sudah berbicara dengan bek muda berusia 19 tahun itu untuk merayunya mau datang ke Korea Selatan.

Meski sebatas rumor, Arhan sendiri bisa saja benar-benar dilirik Seongnam karena faktor Shin Tae-yong. Sebab, sebelumnya Shin pernah menjadi nakhoda Seongnam pada 2009 sampai 2012. Shin pun pernah membela Seongnam sebagai pemain dari 1992 hingga 2004.

Timnas U-19 Indonesia Pratama Arhan Alief 2 - pssiorg Shin Tae-yong Beri Kode Pratama Arhan akan Gabung Seongnam FC

Nah, kabar Pratama Arhan ke Korea Selatan juga diperkuat dari Instagram Shin Tae-yong. Dari 85 akun yang diikuti oleh Shin di Instagram, cuma ada tiga yang dari Indonesia. Mereka ialah Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Bandung Saputra. Nama terakhir merupakan media officer PSSI.

Sedang, Asnawi sendiri sudah lebih dahulu memperkuat klub Korsel, Ansan Greeners. Dengan cuma ada dua pemain Indonesia yang diikuti Shin, kencang kemungkinan kabar Arhan ke Korsel pun benar terjadi.

PSIS Semarang sebagai pemilik sah Pratama Arhan sebelumnya sempat memberi sinya positif. Mereka mendukung saja Arhan hijrah ke Korsel demi mengembangkan kariernya. Meski, sejauh ini belum ada pihak Seongnam FC yang menghubungi.

“Bagus dong, membanggakan. PSIS akan mendukung Arhan bermain di Korea Selatan. Kami terbuka untuk itu,” kata Yoyok Sukawi saat dihubungi oleh awak media.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pratama Arhan Dibidik Seongnam FC, PSIS Semarang Bereaksi

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Kabar Pratama Arhan yang belakangan disebut tengah dibidik oleh klub K-League 1, Seongnam FC, akhirnya bikin PSIS Semarang bereaksi. Mereka menyebut Arhan masih terikat kontrak hingga 2024 bersama PSIS.

Seperti diketahui, penampilan impresif Arhan memang disebut-sebut bikin Seongnam kepincut. Juara tujuh kali K-League itu bahkan kabarnya sudah berbicara dengan bek muda berusia 19 tahun itu untuk merayunya mau datang ke Korea Selatan.

Kabar itu pun didengar oleh kubu PSIS Semarang. CEO klub A.S.Sukawijaya alias Yoyok Sukawi, membuka kesempatan bagi Pratama Arhan untuk mengembangkan kariernya ke Korsel.

Timnas U-19 Indonesia Pratama Arhan Alief - pssiorg Pratama Arhan Dibidik Seongnam FC, PSIS Semarang Bereaksi

“Bagus dong, membanggakan. PSIS akan mendukung Arhan bermain di Korea Selatan. Kami terbuka untuk itu,” kata Yoyok Sukawi saat dihubungi oleh awak media.

Penampilan Pratama Arhan sendiri belakangan juga sedang bagus-bagusnya. Selain sukses mencetak dua gol, dia juga baru saja didaulat menjadi pemain muda terbaik Piala Menpora 2021. Namanya juga masuk ke Best XI Piala Menpora mengalahkan sejumlah nama tenar lainnya. PSIS Sendiri mengaku belum dapat tawaran resmi dari Seongnam soal Arhan.

“Rumornya kan begitu ya. Untuk pembicaraan atau tawaran resmi belum ada. Sekarang enggak usah berandai-andai dulu. Yang jelas Pratama Arhan punya kontrak di PSIS sampai tahun 2024,” tutup Yoyok.

Meski sebatas rumor, Arhan sendiri bisa saja benar-benar dilirik Seongnam karena faktor Shin Tae-yong. Sebab, sebelumnya Shin pernah menjadi nakhoda Seongnam pada 2009 sampai 2012.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pratama Arhan Pikat Klub K League 1, Seongnam FC

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Penampilan bek kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan, ternyata mendapatkan perhatian klub K League 1, Seongnam FC. bahkan, saat ini disebut-sebut pihak Seongnam sedang berkomunikasi dengan pihak PSIS Semarang sebagai pemilik sah Arhan.

Masih berusia 19 tahun, Arhan memang sudah menarik perhatian Shin Tae-yong. Bahkan, Shin memberi kepercayaan penuh kepada pemain PSIS Semarang tersebut untuk mengisi posisi bek kiri Timnas senior Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Penampilan Pratama Arhan sendiri belakangan juga sedang bagus-bagusnya. Selain sukses mencetak dua gol. dia juga baru saja didaulat menjadi pemain muda terbaik Piala Menpora 2021. Namanya juga masuk ke Best XI Piala Menpora mengalahkan sejumlah nama tenar lainnya.

Pratama Arhan Dapat Teror dari Suporter Timnas Vietnam Pratama Arhan Bikin Klub K-League 1, Seongnam FC Kepincut

Nah, aksi impresif Pratama Arhan itu ternyata mendapat sorotan klub Korsel. Tak tanggung-tanggung, klub yang mengincar Arhan ialah Seongnam FC yang sudah juara tujuh kali K League 1. Kabar Arhan diincar Seongnam sendiri tercium oleh salah satu akun YouTube asal Korsel, Soccer KOR-ASEAN.

“Baru-baru ini, ada desas desus bahwa Pratama Arhan mungkin pergi ke Seongnam FC (K League 1). Meskipun saya tidak yakin apakah rumor ini dapat dipercaya atau tidak, ini sangat menarik,” kata Soccer KOR-ASEAN.

Meski sebatas rumor, Arhan sendiri bisa saja benar-benar dilirik Seongnam karena faktor Shin Tae-yong. Sebab, sebelumnya Shin pernah menjadi nakhoda Seongnam pada 2009 sampai 2012.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSIS vs PSM: Adu Penalti Loloskan Juku Eja ke Semifinal

PSIS vs PSM: Adu Penalti Loloskan Juku Eja ke Semifinal 66

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji di babak perempat final Piala Menpora 2021 yang mempertemukan PSIS vs PSM. Laga berakhir imbang 0-0 dan PSM lolos ke semifinal lewat adu penalti 4-2.

PSIS dapat peluang pertama pada menit ke-14. Lewat tendangan bebas, Alfreandra Dewangga melakukan tendangan yang bisa ditepis oleh Hilman Syah. Bola rebund disambar Riyan, tapi tendangannya melebar.

Laskar Mahesa Jenar terus memborbardir pertahanan PSM. Hari Nur memiliki peluang lewat sundulan tapi melebar. Selanjutnya Komarudin punya kesempatan lewat tendangan jarak jauh, tapi juga melebar.

Babak pertama PSIS vs PSM berakhir dengan skor 0-0.

Kedua klub tetap kesulitan untuk menembus pertahanan lawan dengan PSIS tetap mendominasi penguasaan bola. Mereka baru dapat peluang pada menit ke-60 lewat sundulan Fredyan yang melebar.

Peluang emas untuk PSM datang pada menit ke-64. Abdul Rahman memberi umpan lambung cantik ke Saldy yang berhasil menanduk bola, tapi Jandia Eka berhasil menepis bola.

Hari Nur punya peluang emas pada menit ke-69. Berawal dari blunder bek PSM, Hari Nur hanya tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Hilman Syah, tapi tendangannya melebar.

Jandia Eka menyelamatkan gawangnya pada menit ke-85. Rasyid Bakri memberi umpan lewat sepak pojok dan ditanduk oleh Sutanto Tan, tapi Jandia menepis bola.

Babak kedua PSIS vs PSM berakhir dengan skor 0-0. Laga dilanjutkan ke babak adu penalti.

Adu Penalti

Pratama Arhan menjadi eksekutor pertama bagi PSIS, dan Hilman Syah berhasil menepis tendangan. Hasyim Kipuw yang menjadi eksekutor pertama PSM berhasil memasukkan bola, 1-0 untuk Juku Eja.

Hari Nur menjadi eksekutor kedua, dan lagi-lagi Hilman Syah dengan luar biasa menepis tendangan. Pemain PSM, Rasyid Bakri berhasil mengeksekusi tendangan, 2-0.

Alfeandra Dewangga yang menjadi eksekutor ketiga PSIS baru bisa berhasil mencetak gol. Namun eksekutor ketiga PSM, Abdul Rahman berhasil melakukan panenka ke gawang Jandia Eka, 3-1.

Eksekutor keempat Fredyan berhasil mencetak gol untuk PSIS. Tapi, eksekutor PSM, Sutanto Tan berhasil menaklukan Jandia Eka, 4-2 dan Juku Eja lolos ke semifinal.

Susunan Pemain PSIS vs PSM

PSIS (4-2-3-1): 30-Jandia Eka; 46-Fredyan, 5-Wahyu Prast, 19-Alfeandra Dewangga, 11-Pratama Arhan; 16-Finky Masamba, 44-Eka Febri (20-Riski Fajar); 79-Fandi Eko, 95-Komarodin (77-Andreas Ado (13-Soni Setiawan)), 2-Riyan Ardiyansah (27-Safrudin Tahar); 22-Hari Nur.

Pelatih: Dragan Djukanovic

PSM (4-3-3): 97-Hilman Syah; 3-Zulkifli Syukir, 5-Erwin Gutawa, 15-Hasyim Kipuw, 25-Abdul Rahman; 48-M Arfan, 17-Rasyid Bakri, 8-Sutanto Tan; 22-Yakob Sayuri, 24-Risky Eka (27-Patrich Wanggai), 99-Saldy (37-M. Rifky).

Pelatih: Syamsudin Batola.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar Siap Tantang PSIS Semarang Hingga Babak Adu Penalti

gamespool
PSM Makassar Siap Tantang PSIS Semarang Hingga Babak Adu Penalti 70

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batolla, mengaku sudah menyiapkan berbagai strategi jelang partai babak delapan besar Piala Menpora melawan PSIS Semarang. Syamsuddin bahkan siap meladeni permainan Mahesa Jenar hingga ke babak adu penalti.

PSM berhasil meraih tiket berlaga di babak delapan besar setelah finis sebagai runner up grup B dengan koleksi lima poin. Sementara, PSIS keluar sebagai juara grup A berkat performa impresif dalam tiga pertandingan.

“Kita sudah jauh-jauh hari mempersiapkan semua masalah adu penalti. Saya sudah mempersiapkan dan melatih beberapa pemain dan kiper juga sudah saya siapkan,” kata Syamsuddin Batolla dikutip football5star dari laman resmi Liga Indonesia.

Syamsuddin Batolla - PSM - PSIS - Piala Menpora - ligaindonesiabaru. com
ligaindonesiabaru.com

PSIS merupakan tim yang patut diwaspadai PSM di babak delapan besar. Pasalnya. Mahesa Jenar tampil impresif di babak grup dengan catatan dua menang dan sekali imbang. Tak cuma itu, Hari Nur Yulianto cs juga berhasil mencetak sembilan gol dari tiga partai.

Syamsuddin mengaku sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam barisan depan PSIS. Ia bakal menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain disiplin dan tak terburu-buru dalam mengambil setiap keputusan.

“Kami tidak keluar dari bagaimana permainan anak-anak kami dan saya selalu instruksikan anak-anak kami bahwa kalian harus bermain disiplin, sabar, dan kerja keras. Itu yang selalu saya tekankan pada para pemain,” tandas Syamsuddin.

PSIS vs PSM merupakan partai pembuka babak delapan besar Piala Menpora 2021. Laga tersebut akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Jumat (8/4) petang WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Arema vs PSIS: Pratama Arhan Gemilang, Singo Edan Angkat Koper

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Arema harus menyudahi perjalanannya di Piala Menpora 2021. Menghadapi PSIS Semarang, Selasa (30/3/2021) mereka dipaksa menyerah 2-3.

Sejak wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai kedua tim langsung menerapkan permainan terbuka. Cara ini membuahkan hasil untuk Arema.

Sukses melewati seorang pemain, tendangan Dedik menyentuh kaki bek PSIS hingga membuat bola berbelok arah ke gawang.

Ketika babak pertama akan berakhir 1-0, Komarudin mengejutkan Singo Edan. Memanfaatkan kemelut di depan gawang sontekannya sukses menyamakan kedudukan.

Tempo pada babak kedua tetap terjaga. Setelah mencatatkan beberapa peluang, PSIS Semarang akhirnya berbalik unggul pada menit ke-62.

Gol kali ini dicetak oleh wonderkid mereka, Pratama Arhan. Tendangan bebas penggawa timnas U-19 Indonesia dari sudut sempit tak mampu dibendung Utam.

Akan tetapi keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Pelanggaran yang dilakukan bek PSIS terhadap Kushedya Yudo membuat wasit menunjuk titik putih. Dedik Setiawan yang maju sebagai algojo melengkapi bracenya pada laga ini.

Laskar Mahesa Jenar lagi-lagi mengejutkan Arema pada menit terakhir. Adalah pemain pengganti, Riyan Ardiansyah, yang memastikan kemenangan 3-2 PSIS pada masa injury time.  

Tambahan tiga poin membuat PSIS bertengger di puncak klasemen Grup A dengan tujuh poin dan melaju ke babak selanjutnya. Adapun bagi Arema kekalahan ini jadi pertanda berakhirnya perjalanan mereka di Piala Menpora 2021.

Susunan Pemain:

Arema (4-3-3): 1-Utam Rusdiana; 12-Rizky Dwi, 5-Bagas, 44-Ikhwan, 33-Didik; 19-Hanif Sjahbandi, 92-Dave, 8-Bruno; 41-Dendi Santoso, 11-Feby Eka, 27-Dedik Setiawan

Pelatih: Kuncoro

PSIS Semarang (4-3-3): 30-Jandia Eka Putra; 46-Fredyan, 27-Safrudin, 5-Wahyu, 19-Dewangga; 11-Pratama Arhan, 44-Eka Febri, 16-Fingki Pasamba; 79-Fandi Eko Utomo, 22-Hari Nur Yulianto, 95-Komarudin

Pelatih: Dragan Djukanovic

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Best XI Putaran Kedua Piala Menpora 2021: Persija Mendominasi

Best XI Putaran Kedua Piala Menpora 2021: Persija Mendominasi 75

Football5Star.com, Indonesia – Putaran kedua Piala Menpora 2021 baru saja berjalan dengan sukses. Football5Star kembali membuat daftar Best XI untuk putaran kedua ini. Pemain Persija mendominasi daftar dengan total empat pemain.

Macan Kemayoran merupakan klub paling impresif pada putaran ini dengan menghancurkan Borneo FC 4-0. Wajar saja mereka memilik banyak pemain di daftar ini. Setelah itu disusul masing-masing dua pemain dari PSIS dan Bali United, dan Persib, Persela dan Barito Putera masing-masing menyumbang satu pemain.

Kiper dan Lini Pertahanan

Dari posisi kiper, ada kiper senior Persela, Dwi Kuswanto. Kiper berusia 35 tahun itu berhasil menjaga gawang timnya tidak kebobolan melawan PSS. Dwi juga berhasil menepis penalti Aaron Evans di penghujung laga dan membuat skor tetap 0-0.

Lalu, di posisi bek, ada Marco Motta, Yann Motta, William Pacheco, dan Pratama Arhan. Duo Motta Persija berhasil masing-masing mencetak satu gol di laga melawan Borneo.

Pemain muda PSIS, Pratama Arhan bermain cukup solid di sisi kiri pertahanan melawan Persikabo. Pemain timnas U-19 Indonesia itu juga mampu mencetak gol lewat titik putih. Sementara Pacheco kembali bermain apik melawan Persiraja dimana dia berhasil mencatatkan clean sheet dan memenangkan 9 duel udara.

Lini Tengah dan Depan

Di lini tengah, ada Fandi Eko, Marc Klok, dan Rizky Pellu. Ketiga pemain itu berhasil menjadi nyawa di lini tengah masing-masing timnya. Fandi Eko berhasil menyumbang satu gol dan satu assist untuk Laskar Mahesa Jenar. Rizky Pellu berhasil mencetak satu gol cantik ke gawang Persiraja. Dia bisa saja mencetak dua gol jika gol keduanya tidak dianulir.

Sedangkan Marc Klok, dua umpan cantiknya dari tendangan pojok berhasil membuahkan gol untuk Persija. Bukan hanya itu, dia juga berkontribusi besar atas terciptanya gol ke-4 Persija, dimana dia memberikan umpan jauh ke Osvaldo Haay sebelum diselesaikan oleh Marko Simic.

Untuk lini serang, ada Osvaldo Haay, Wander Luiz, dan Beni Okto. Ketiganya bermain sangat baik untuk masing-masing klubnya. Osvaldo berhasil mencetak gol dan memberi assist untuk gol Marko Simic.

Wander Luiz memang tidak berhasil mencetak gol melawan Persita. Namun dia bisa menjadi kreator dengan memberi dua assist kepada Esteban Vizcarra dan Frets Butuan dan membawa Maung Bandung menang 3-1.

Beni Oktovianto menjadi satu nama kejutan di daftar ini. Pemain Barito itu berhasil mengobrak-abrik sisi kanan pertahanan Arema. Termasuk golnya yang berhasil dia ciptakan setelah mengelabui dua pemain Arema terlebih dahulu.

Best XI Putaran Kedua Piala Menpora 2021 versi Football5Star:

Formasi 4-3-3

Kiper: Dwi Kuswanto.
Bek: Marco Motta, Yann Motta, William Pacheco, Pratama Arhan.
Gelandang: Fandi Eko, Marc Klok, Rizky Pellu.
Penyerang: Osvaldo Haay, Wander Luiz, Beni Okto.

Untuk Best XI pekan pertama Piala Menpora 2021 versi Football5Star bisa dilihat di sini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSIS Semarang Bakal Mainkan Pemain Pelapis Lawan Arema FC

PSIS Semarang Bakal Mainkan Pemain Pelapis Lawan Arema FC 79

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, bakal menurunkan sejumlah pemain pelapis pada partai melawan Arema FC pada Selasa (30/3) sore WIB. Tak cuma itu, Dragan juga memastikan Laskar Mahesa Jenar tak akan mengubah gaya mainnya.

PSIS saat ini berada di atas angin berkat perolehan empat poin dari dua pertandingan Piala Menpora 2021. Mereka cuma membutuhkan tambahan satu poin untuk mengamankan tempat di babak gugur.

“PSIS tidak akan mengubah gaya permainan untuk laga besok,” kata Dragan Djukanovic dikutip football5star dari laman AyoSemarang.

PSIS - Dragan Djukanovic - Arema - @psisfcofficial 2
twitter.com/psisfcofficial

“Untuk rotasi kita lihat besok. Jika unggul, kami akan memasukkan pemain yang belum pernah bermain, karena PSIS datang ke sini untuk persipaan kompetisi,” kata Dragan menambahkan.

Arema saat ini memang belum berhasil menunjukkan performa terbaiknya di ajang Piala Menpora 2021. Skuat Singo Edan hanya mampu meraih satu poin dari dua pertandingan.

Catatan kurang baik itu tak membuat Dragan meremehkan kekuatan Arema FC. Di mata Dragan, Singo Edan merupakan tim kuat dan hanya kurang beruntung pada partai melawan Barito Putera beberapa waktu lalu.

“Kami telah membuat analisa bagaimana Arema FC bermain pada saat menghadapi Tira Persikabo dan Barito Putera. Saya respect terhadap Arema FC. Mereka adalah tim yang bagus menurut saya. Mereka hanya kurang beruntung pada saat melawan Barito Putera,” tutur Dragan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hadapi Arema FC, PSIS Akan Manfaatkan Skema Set Piece

gamespool
Hadapi Arema FC, PSIS Akan Manfaatkan Skema Set Piece 83

Football5star.com, Indonesia – PSIS Semarang akan menghadapi Arema FC laga pamungkas grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (30/3/2021).

Menghadapi Arema FC, pelatih PSIS, Dragan Djukanovic dalam sesi latihan pada Senin (29/3) fokus menerapkan latihan penguasaan bola dan simulasi set piece. Dikatakan oleh Djunakovic, dua metode latihan tersebut sangat penting diterapkan untuk hadapi Arema.

Hasil Tira-Persikabo vs PSIS Semarang: Mahesa Jenar Pimpin Grup A

Hari ini saya membuat beberapa latihan koordinasi, seperti terus mengasah kemampuan untuk penguasaan bola,” ujar Dragan seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi klub.

“Setelah penguasaan bola, kami juga membuat beberapa simulasi set piece. Ini semuanya penting untuk besok,” tambahnya.

Dragan pun yakin bahwa skuat Mahesa Jenar akan mampu meraih tiga pion saat menghadapi Arema. “Semoga dan kami optimis akan mendapatkan kemenangan pada pertandingan besok,”

Sebelumnya pada Minggu (28/3), Dragan Djukanovic menjalankan kombinasi taktikal dalam sesi latihan yang berlangsung di Lapangan Donohudan, Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

“Hari ini kami berlatih beberapa kombinasi taktikal seperti possession, pressing, dan transisi. Itu semua hal penting yang harus kami perbaiki hari demi hari,”

Soal evaluasi pada dua laga sebelumnya, Dragan mengatakan masalah konsentrasi menjadi hal yang harus diperbaiki. Hal ini berkaca pada dua pertandingan melawan Barito Putera dan Tira Persikabo

“Tentu konsentrasi harus kami perbaiki. Setiap latihan selalu saya bilang ke pemain untuk meningkatkan konsentrasi. Saya tahu mereka sedikit lelah di babak kedua, namun konsentrasi harus selalu dijaga,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Persikabo 1973 vs PSIS Semarang: Mahesa Jenar Pimpin Grup A

Hasil Persikabo 1973 vs PSIS Semarang: Mahesa Jenar Pimpin Grup A 86

Football5Star.com, Indonesia – Hasil Persikabo 1973 vs PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/3/2021) sangat sempurna buat Mahesa Jenar. Mereka sukses menang 3-1 atas Persikabo.

Sudah sejak awal, PSIS memang tampil begitu impresif sepanjang babak pertama. Mereka bahkan sudah mencetak gol pembuka menit ke-21 melalui Farey Arya.

Mendapatkan umpan dari Fandi Eko Utomo, Farel mengontrol bola dengan tenang di kotak penalti Persikabo. Dia lantas melepaskan tendangan dengan kaki kirinya yang tak bisa diadang Syahrul.

Tak berselang lama, PSIS sukses menggadakan kedudukan. Kali ini gantian Fandi Eko yang mencatatkan namanya di papan skor. Dari luar kotak penalti, Fandi lakukan tendangan keras mendatar ke pojok kanan gawang Persikabo.

Fredyan Wahyu bahkan nyaris membuat Mahesa Jenar unggul tiga gol di paruh pertama andai tendangan jarak jauhnya tak melayang. Hasil Persikabo vs PSIS Semarang ditutup dengan kemenangan 2-0 buat Mahesa Jenar.

Usai jeda, Persikabo gantian mencoba ambil alih serangan. BVabak kedua baru berjalan empat menit, Roni Sugeng mendapatkan peluang emas. Dia mendapat ruang dan menggocek beberapa pemain, sayang tembakannya masih sangat lemah.

Menit ke-68, Persikabo kembali dapat kesempatan memperkecil kedudukan. Sayang, umpan dari sisikanan gagal menjangkau para penyerang Persikabo.

Tiga menit kemudian, gantian Hanis Saghara yang membuang peluang. Dia melepaskan tembakan keras tapi masih bisa diblok pemain PSIS.

Sembilan menit jelang waktu normal berakhir, Persikabo justru harus dihukum penalti. Dorongan Dava Ramadhan kepada Rio Saputro dilihat wasit. Pratama arhan yang jadi algojo sukses menjalankan tugasnya.

Menit ke-89, Firza Andika berhasil memperkecil kedudukan melalui tendangan bebas. Tendangan kaki kiri Firza melayang indah yang tak mampu dijangkauh Jandia Eka Putra.

Hasil Persikabo vs PSIS Semarang akhirnya bertahan dengan kemenangan 3-1 buat Mahesa Jenar. Hasil itu membuat PSIS kini memimpin klasemen sementara Grup A dengan 4 poin. Sedang Persikabo masih dengan satu angka.

Susunan Pemain:

Persikabo 1973 (4-2-3-1): 26-Syahrul Trisna Fadillah; 2-Andy Setyo Nugroho, 83-Julyano Pratama Nono, 3-Muhammad Abduh Lestaluhu, 12-Muhammad Rifad Marasabessy; 17-Ahmad Nufiandi, 14-Izmy Yaman Hatuwe, 69-Manahati Lestusen, 68-Roni Sugeng Ariyanto, 76-Wawan Febriyanto; 97-Muhammad Dimas Drajad.

Pelatih: Igor Kriushenko.

PSIS Semarang (3-4-3): 30-Jandia Eka Putra; 19-Alfandra Dewangga Santosa, 11-Pratama Arhan, 5-Wahyu Prasetyo; 44-Eka Febri, 79-Fandi Eko Utommo, 16-Finky Pasamba, 46-Fredyan Wahyu; 32-Farrel Arya Trisandika, 22-Hari Nur Yulianto, 95-Komarudin.

Pelatih: Imran Nahumarury.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSIS vs Barito Putera: Rizky Pora Pimpin Comeback Laskar Antasari

PSIS vs Barito Putera: Rizky Pora Pimpin Comeback Laskar Antasari 89

Football5star.com, Indonesia – Risky Pora menjadi pahlawan Barito Putera berkat golnya di menit-menit akhir pada laga melawan PSIS Semarang. Gol Risky membuat partai Piala Menpora antara PSIS vs Barito Putera berakhir dengan skor sama kuat, 3-3.

Tampil sebagai tim unggulan, PSIS langsung keluar menyerang. Baru dua menit laga berjalan, Laskar Mahesa Jenar nyaris unggul. Tapi, sepakan Hari Nur Yulianto masih lemah dan bisa dimentahkan Aditya Harlan.

Usaha keras PSIS akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-32 setelah sepakan Fandi Eko Utomo dari luar kotak penalti gagal diamankan Aditya. Dua menit setelahnya, PSIS berhasil memperlebar keunggulan. Kali ini, giliran Hari Nur Yulianto yang menjebol gawang Barito Putera.

Unggul dua gol tak membuat PSIS puas. Mereka berhasil memperlebar keunggulan pada menit ke-40 lewat sontekan Komaruddin. Skor 3-0 tak berubah hingga wasit menyudahi paruh pertama.

Selepas masa jeda, Laskar Antasari langsung bangkit. Hasilnya, mereka berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sepakan Donald Bissa tiga menit setelah babak kedua dimulai.

Gol tersebut membakar semangat bermain Barito Putera. Mereka langsung mengurung lini belakang PSIS dan sempat mendapat peluang lewat Bayu Pradana dan Risky Pora. PSIS tak tinggal diam. MEmanfaatkan serangan balik, mereka mampu beberapa kali mengancam lini belakang Barito Putera.

Pada menit ke-84, Barito Putera berhasil mencetak gol keduanya ke gawang PSIS. Kali ini, giliran aksi Bayu Pradana yang gagal diselamatkan Joko Ribowo. Di penghujung pertandingan. Barito Putera berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi Risky Pora.

Skor 3-3 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Hasil pertandingan ini membuat hari pertama gelaran Piala Menpora 2021 berakhir tanpa pemenang. Pasalnya, laga Arema FC vs Tira Persikabo yang digelar sore tadi juga berakhir imbang.

SUSUNAN PEMAIN PSIS VS BARITO PUTERA:

PSIS: Joko Ribowo,  Pratama Arhan, M. Rio Saputro, Alfaendra Dewangga,  Eka Febri, Fandi Eko Utomo, Finky Pasamba, Fredyan Wahyu, Hari Nur Yulianto dan Komarudin

Pelatih: Imran Nahumarury

Barito Putera: Adhitya Harlan, Dendi Maulana Abdulhak, Ambrizal Umanailo, Alif Jaelani, Bayu Pradana, M Lutfi Kamal, Muhammad Firli, Rizky Pora, Beni Oktovianto dan Kahar Kalu Muzakkar

Pelatih: Djdjang Nurdjaman

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSIS Semarang Resmi Tunjuk Legenda Persija Jadi Pelatih

PSIS Semarang Resmi Tunjuk Legenda Persija Jadi Pelatih 93

Football5Star.com, Indonesia – PSIS Semarang secara resmi menunjuk legenda Persija Jakarta, Imran Nahumarury sebagai nakhoda untuk Piala Menpora 2021. Imran sementara akan melatih tim karena Dragan Djukanovic masih belum bisa terbang ke Indonesia karena aturan di negaranya.

Manajemen PSIS sendiri baru saja memanggil seluruh pemain lokalnya untuk kembali ke Semarang sebagai persiapan menghadapi ajang Piala Menpora 2021. General Manager Wahyoe ‘Liluk’ Winarto, menyebut dalam waktu dekat tim berjuluk Mahesa Jenar itu akan segera latihan perdana.

Akan tetapi, sementara ini PSIS masih diperkuat oleh para penggawa lokal. Liluk menuturkan untuk pemain asing akan menyusul gabung PSIS karena aturan karantina masuk ke Indonesia untuk Warga Negara Asing (WNA).

PSIS Semarang Resmi Tunjuk Legenda Persija Jadi Pelatih

“Senin ini seluruh pemain lokal PSIS, kami undang ke Semarang untuk persiapan menghadapi Piala Menpora. Kalau latihan perdana akan dilaksanakan Selasa esok,” tutur Liluk dalam laman resmi klub.

“Semuanya kami ajak komunikasi, namun untuk WNA kan memang sulit masuk Indonesia karena harus karantina dan lain sebagainya jadi kemungkinan mereka menyusul,” lanjut Liluk.

Pada kesempatan yang sama, Liluk juga memastikan PSIS akan dinakhodai oleh Imran Nauhmarury. Hal itu karena Dragan Djukanovic belum bisa terbang ke Indonesia. Nantinya Imran juga akan berkoordinasi dengan Dragan terkait program latihan.

“Sementara dipegang coach Imran. Namun beliau tetap akan berkoordinasi dengan coach Dragan program latihan apa yang akan diterapkan,” pungkas Liluk.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Abdul Abanda Rahman Jadi Pemain Indonesia ke-7 di Liga Timor Leste

gamespool
Abdul Abanda Rahman Jadi Pemain Indonesia ke-7 di Liga Timor Leste 97

Football5star.com, Indonesia – Bek PSIS Semarang, Abdul Abanda Rahman resmi melanjutkan karier di luar negeri. Pemain berusia 30 tahun asal Kendari tersebut dipinjamkan PSIS Semarang ke klub Timor Leste, Lalenok United.

Pengumuman peminjaman Abanda Rahman disampaikan pihak klub Lalenok United di akun Instagram resminya.

Abdul Abanda Rahman Jadi Pemain Indonesia ke-7 di Liga Timor Leste2
instagram.com/abandarahman

“Pengumuman resmi, PSIS telah bersepakat dengan Lalenok United untuk meminjamkan Abdul Abanda Rahman untuk musim 2021. Terima kasih PSIS untuk kerja sama yang sangat baik dengan kami, selamat datang Abanda Rahman,” tulis pihak Lalenok United,” tulis Lalenok United, Jumat (29/1/2021).

Dalam opsi peminjaman tersebut, pihak klub Liga Timor Leste tersebut bersedia mengembalikan Rahman ke klub jika kompetisi Liga 1 2021 dimulai. Sebagai informasi, Lalenok United juga harus melalui play-off terlebih dahulu untuk tampil di Piala AFC.

“Betul, saya yang meminta kalau Liga 1 mau berjalan maka akan kembali ke PSIS. Saya ini sudah cinta sama Semarang,” kata Rahman seperti dikutip dari Goal.

Kepindahan Rahman ke Liga Timor Lester menjadikannya pemain Indonesia ke7 bermain di sana. Pada 2016, tercatat 6 pemain asal Indonesia bermain di Liga Timor Leste.

Patrich Wanggai pada 2016 menjadi pemain pertama yang bermain di Timor Leste dengan membela klub Karketu Dili. Wanggai datang ke sendiri, ia bersama Titus Bonai dan Abdul Rahman.

Tidak hanya Karketu Dili yang membawa tiga pemain asal Indonesia. Klub Timor Leste lainya, Carsae FC pada tahun yang sama juga memboyong tiga pemian Indonesia lainnya yakni, Boaz Solossa, Imanuel Wanggai serta Okto Maniani.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Hati-Hati Pengaturan Skor

Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Hati-Hati Pengaturan Skor 101

Football5Star.com, Indonesia – Wacana menggelar Liga 1 2021 tanpa ada degradasi disebut bisa mengundang mafia sepak bola dan rawan pengaturan skor. Hal itu disuarakan oleh pemain PSIS Semarang, Muhammad Rio Saputro, yang bicara soal wacana tersebut.

Seperti diketahui, Exco PSSI baru menggelar rapat tengah pekan lalu. Rapat tersebut memutuskan kalau Liga 1 2020 dibatalkan karena kondisi kahar. Lalu diputuskan tidak ada juara dan tidak ada degradasi. Sebagai gantinya, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan menggulirkan Liga 1 2021.

Nah kompetisi Liga 1 musim baru disebut-sebut juga meniadakan degradasi. Dia sebenarnya setuju-setuju saja andai wacana itu benar-benar diterapkan. Meski memang, pemain bisa saja tak terlalu serius saat bertanding di Liga 1.

Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Hati-Hati Pengaturan Skor
https://www.instagram.com/mriosaputro17

“Kalau saya pribadi, tergantung dari pemainnya, kalau aturan memang dari PSSI. Tapi kalau pemain pasti pasang target buat dirinya sendiri, tapi kalau tanpa degradasi kurang greget lah, malah jadi lelucon,” ungkap Muhammad Rio Saputro dikutip dari Tribun Jateng.

Tak sampai di sana, Rio menyebut kalau Liga 1 2021 tanpa degradasi sangat rawan dengan pengaturan skor. Karena saat tim kalah pun, tak akan terdegradasi di Liga 1.

“Menurut saya kalau Liga 1 tidak ada degradasi berpotensi mengundang mafia masuk dalam kompetisi. Pengaturan skor pasti sangat rentan. Kalau dilihat usulan tanpa degradasi ini mungkin cuma kompetisi sepak bola kita, di Asia atau dunia pun tidak ada ya menurut saya lucu,” tutup Muhammad Rio Saputro.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Klub Sudah Bosan Rapat dengan PSSI Bahas Nasib Liga 1 2020

Klub Sudah Bosan Rapat dengan PSSI Bahas Nasib Liga 1 2020 105

Football5Star.com, Indonesia – Klub-klub tampaknya sudah mulai bosan melakukan rapat dengan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) membahas kelanjutan Liga 1 2020. Mereka berharap agar dalam rapat selanjutnya, ada jalan terang soal kompetisi.

Seperti diketahui, sudah beberapa kali PSSI dan PT LIB mengajak klub menggelar rapat terkait Liga 1. Namun, sampai saat ini belum ada keputusan konkrit yang dihasilkan, apakah kompetisi dilanjut atau tidak.

Kondisi itu mulai bikin gerah klub. CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, menyebut kalau dalam rapat selanjutnya, PSSI dan PT LIB harus benar-benar memberikan keputusan. Kabarnya pada Jumat (15/1/2021) mereka akan kembali menggelar pertemuan.

Yoyok Sukawi - PSIS Semarang - Liga 1 - PSSI - psis.co.id
psis.co.id

“Semua tim pasti sependapat dengan saya, mereka ingin kejelasan untuk masalah kompetisi ini. Kami ingin ini pertemuan terakhir dari semuanya dan tidak ada lagi ketidakjelasan untuk masalah Liga 1 ini,” kata Yoyok ketika dihubungi oleh awak media.

Yoyok menyebut kalau semuanya harus benar-benar melihat situasi yang ada, termasuk soal izin kepolisian. Jangan sampai ada keputusan yang dibuat, tapi tanpa adanya koordinasi dengan polisi. Karena sebelumnya pun demikian, PSSI merencanakan akan melanjutkan Liga 1 2020 tapi izin polisi tak turun.

“Pokoknya semua harus melihat kenyataan yang ada saat ini. Saya ingin semua jangan halu untuk memutuskan kapan kompetisi ini akan dilangsungkan,” tutup Yoyok Sukawi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih PSIS Semarang: Mereka Selalu Berbohong!

Pelatih PSIS Semarang: Mereka Selalu Berbohong! 109

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, tampaknya mulai gerah dengan ketidakjelasan Liga 1 2020. Bahkan dia menyebut kalau otoritas sepak bola di Indonesia selalu berbohong.

Nasib Liga 1 memang bak hidup segan, mati tak mau. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebenarnya sudah merencanakan agar kompetisi bisa dihidupkan lagi dari tidur panjangnya per Februari 2021. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda kompetisi bisa jalan sesuai rencana.

Alasan izin keamanan menjadi permasalahan sulitnya Liga 1 2020 berjalan lagi. Hal ini tampaknya bikin PSIS Semarang mulai gerah. Dragan Djukanovic menyebut kalau hanya di Indonesia saja sepak bola sulit dimainkan lagi.

Dragan Djukanovic - PSIS Semarang - Yoyok Sukawi - @psisfcofficial

“Saya tidak tahu harus bekata apa? Tidak bisa dipercaya. Satu-satunya negara tanpa kompetisi di dunia adalah Indonesia,” ungkap Dragan Djukanovic dalam unggahan foto di akun Instagram miliknya.

“Mereka selalu berbohong! Sebagian besar negara memiliki masalah virus corona yang lebih besar seperti di Eropa, SAD, Amerika Selatan, India tetapi mereka bermain, jadi apa sebenarnya masalah di Indonesia,” sambung dia.

Kalau sudah seperti ini, kata dia, bukan cuma PSIS Semarang yang rugi. Tapi, seluruh klub bahkan sepak bola Indonesia akan berada dalam masalah besar.

“Sekarang kita semua berada dalam masalah besar. Sepak bola berhenti satu tahun! Ini bencana besar,” tutup pelatih asal Montenegro itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Liga 1 Kembali Ditunda, PSIS Semarang Hanya Bisa Pasrah

Liga 1 Kembali Ditunda, PSIS Semarang Hanya Bisa Pasrah 113

Football5star.com, Indonesia – CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mengaku tak mau terlalu memusingkan keputusan PSSI yang kembali menunda gelaran Liga 1 2020. Yoyok mengaku sudah sempat merasa keberatan untuk melanjutkan kompetisi di tengah pandemi Covid-19.

Seperti yang diketahui, PSSI resmi menunda gelaran Liga 1 hingga awal 2021 mendatang, Hal itu membuat tak akan ada kompetisi resmi yang bergulir di sisa tahun ini.

“Kami menghormati penuh segala keputusan PSSI. Jauh-jauh hari, PSIS sebetulnya juga sudah mengusulkan terkait beratnya mengarungi kompetisi di tengah pandemi dan beberapa resikonya,” bilang Yoyok Sukawi dikutip dari laman resmi Laskar Mahesa Jenar.

Yoyok Sukawi - PSIS Semarang - Liga 1 - PSSI - psis.co.id
psis.co.id

Lebih lanjut, Yoyok juga meminta kepada semua pihak untuk tetap mengambil hikmah. Pria yang juga menjadi anggota DPR itu ingin seluruh insan sepak bola Indonesia turut membantu pemerintah untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

“Pasti ada hikmah di balik penundaan kali ini. Ini waktunya kita semua sama-sama mendukung pemerintah menanggulangi Covid-19 supaya kompetisi ke depan jauh lebih baik dan jauh lebih siap pada saat diputar kembali.”

Yoyok berharap para penggawa PSIS tetap menjaga kesehatan dan kondisi fisiknya. Ia pun berharap Bruno Silva cs akan menggunakan waktu kosong ini untuk berkumpul dengan keluarga.

“Untuk pemain-pemain PSIS dimana pun berada. Jaga kesehatan dan kondisi fisik. Manfaatkan terlebih dahulu waktu berkumpul dengan keluarga sebelum kita berjuang lagi menghadapi kompetisi Liga 1,” pungkas Yoyok.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]