Sriwijaya FC Bergantung kepada PT LIB Lunasi Tunggakan Gaji Pemainnya

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Sriwijaya FC (SFC) bergantung kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk melunasi tunggakan gaji pemainnya. Mereka menyebut kalau pembayaran gaji akan dibayar setelah dapat kompensasi dari LIB.

Seperti diketahui, SFC menjadi salah satu klub yang namanya tersangkut sebagai penunggak gaji pemain. Tercatat, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu menunggak gaji dua mantan pemainnya, yakni Dery Herlangga dan Tedi Berlian.

Menurut rilis dari APPI, gaji yang ditunggak oleh SFC berjumlah Rp32 juta. Nah, manajemen Sriwijaya FC pun akhirnya bersuara. Mereka berjanji akan melunasi gaji kedua pemain tersebut.

Sriwijaya FC Bergantung kepada PT LIB Lunasi Tunggakan Gaji Pemainnya

“Kami akan membayar kompensasi yang diambil dari PT LIB sebesar Rp32 juta atau masing-masing pemain sebesar Rp16 juta. Jadi kami menyetujui pembayaran kompensasi dari subsidi untuk Sriwijaya FC yang ada di PT LLIB sebesar Rp 32 juta atau masing-masing pemain sebesar Rp 16 juta,” kata Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid dalam Instagram resmi klub.

Sriwijaya FC Diklaim Sudah Laksanakan Putusan NDRC

Sriwijaya FC Bergantung kepada PT LIB Lunasi Tunggakan Gaji Pemainnya

Sebenarnya, kata Faisal, SFC sudah berusaha membayarkan gaji kedua pemain tersebut. Pada 25 Juni lalu, manajemen sudah menyurati PT LIB agar segera membayar kompensasi kepada dua pemain itu.

“Artinya pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa Sriwijaya FC telah memenuhi atau menyetujui keputusan NDRC dalam hal penyelesaian kompensasi pembayaran untuk kedua pemain tersebut,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Klub Peraih Double Winners Ini Gantikan Dewa United di Piala Wali Kota Solo 2021

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Setelah Dewa United memutuskan mundur, panitia pelaksana Piala Wali Kota Solo 2021 tak perlu lama-lama mencari pengganti. Dialah klub yang pernah meraih double winners, Sriwijaya FC (SFC), bakal menggantikan slot Dewa United.

Seperti diketahui, beberapa hari jelang turnamen itu dihelat Dewa United memutuskan mundur dari keikutsertaannya. Hal itu setelah beberapa pemain serta ofisial tim Dewa United dikonfirmasi positif Covid-19. Jadi, sementara ini tim diliburkan untuk isolasi mandiri.

Nah, Sriwijaya FC yang pernah mengawinkan gelar juara liga dengan Piala Indonesia 2007-08 jadi penggantinya. Hal itu dikonfirmasi sendiri oleh manajemen SFC melalui Instagram resminya.

“Usai menerima undangan dari panitia, manajemen mengkonfirmasi bahwa Sriwijaya FC bersedia mengikuti turnamen Piala Wali Kota Solo,” tulis akun Instagram SFC.

“Sriwijaya FC mendapat undangan dari panitia, dan manajemen telah mengkonfirmasi akan mengikuti turnamen Piala Wali Kota Solo,” sambung mereka.

Hadirnya SFC tak mengubah susunan klub yang ikut serta dalam turnamen tersebut. Selain SFC, ada Persis Solo, Rans Cilegon FC, PSG Pati, Persib Bandung, Arema FC, Bhayangkara Solo FC, dan Bali United yang akan tetap ikut serta.

Rencananya, turnamen pramusim itu akan mulai dihelat 29 Juni 2021. Persis Solo vs PSG Pati akan membuka turnamen. Sedang, Sriwijaya FC sendiri berarti akan melawan Rans Cilegon FC, keesokan harinya.

Atta Halilintar Minta Hal Sulit, Sriwijaya FC Berpaling kepada Yusuf Mansur

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Sriwijaya FC tampaknya batal bekerja sama dengan Atta Halilintar karena minta hal yang sulit dipenuhi. Atta, disebut oleh SFC, meminta saham mayoritas. Sebagai gantinya, manajemen tengah mendekati ustaz Yusuf Mansur.

Belakangan, Presiden SFC, Hendri Zainuddin, memang beberapa kali mengajak Atta Halilintar untuk mau gabung dalam manajemen. YouTuber tenar itu pun ternyata merespons secara positif. Keduanya lantas bersua pada 5 Mei 2021 di Kawasan Pondok Indah, Jakarta.

Akan tetapi ternyata, dalam perbicaraan manajemen SFC dengan Atta Halilintar berakhir buntu. Atta disebut meminta saham mayoritas Sriwijaya FC. Hal itu tampaknya tak bisa dipenuhi oleh manajemen SFC.

Atta Halilintar: Tiba-Tiba Akun Saya Ramai Dicolek Soal Sriwijaya FC Atta Halilintar Minta Hal Sulit, Sriwijaya FC Berpaling ke Yusuf Mansur

“Soal diskusi dengan Atta sudah mengerucut ya, tapi mengerucutnya itu agak berat. Karena dia meminta saham dominan. SFC mau kasih dia sekitar 30 persen saja,” ungkap Hendri Zainuddin kepada wartawan di Jakarta.

“Tetapi Atta Minta angka 30 persen itu berapa. Nah itu kami yang belum bisa nentukan berapa angka 30 persen itu duitnya berapa,” sambung dia.

Andai gagal menggaet Atta Halilintar, SFC disebut Hendri tak patah arang. Apalagi, manajemen SFC juga kini tengah berbincang dengan ustaz Yusuf Mansur.

“SFC juga ngobrol dengan ustaz Yusuf Mansur. Soal jadi atau gak jadi ya nanti waktu yang menjawab. Iya Atta maunya saham mayoritas. SFC maunya 30 persen,” tutup Hendri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bos Sriwijaya FC: Kami Punya Utang Tapi Tak Bikin Kolaps

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Bos Sriwijaya FC (SFC), Hendri Zainuddin, tak menampik kalau klubnya memiliki utang tapi tidak signifikan. Dia juga mengakui kalau butuh sosok yang bisa membuat nama SFC menarik di pasar, Atta Halilintar jadi salah satu upaya.

Hendri menyebut bisnis sepak bola Indonesia sebenarnya tak terlalu menguntungkan. Salah satunya soal sponsor. Menurutnya, cara mengelola sepak bola tradisional sudah tak bisa diterapkan lagi.

“Kenapa Sriwijaya FC ingin kerja sama dengan bang Atta? Saya yakin ini sudah saatnya dikelola bukan lagi tradisional. Ambil sponsor,” ungkap Hendri Zainudin dalam SFC TV.

Raffi Ahmad dan Kaesang Jadi Alasan Sriwijaya FC Dekati Atta Halilintar

“Contoh kita lihat bang Kaesang (Pangarep). Itu pasti sepak bola akan maju. Rombongan Pieter Tanuri, Glenn Sugita, itu semua orang-orang bisnis yang mengelolanya. Tentu itu maju sepak bola. Arah yang banyak utang sudah saatnya ditinggalkan,” sambung dia.

SFC sendiri, lanjut Hendri, punya utang. Namun, utang SFC tak akan membuat klub kolaps, jadi tak terlalu signifikan. SFC pun menurutnya tak punya utang di bank. Namun kembali lagi, SFC butuh sosok yang bisa mengangkat nama, dan Atta Halilintar mungkin jawabannya.

“Keuangan SFC ini ada sponsor yang sudah baku, antara Rp10 sampai Rp11 Miliar itu sudah ada. Untuk menjalankan kompetisi bisa. Cuma untuk juara, itu perlu terobosan yang kuat untuk menambah Rp7-8 miliar demi membeli pemain yang bagus untuk juara,” papar Hendri.

“Ini yang kadang bikin ada utang karena ada spekulasi-spekulasi begitu. Makanya saya bilang Sriwijaya FC tidak punya tokoh yang bisa mendatangkan sponsor,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Atta Halilintar: Tiba-Tiba Akun Saya Ramai Dicolek Soal Sriwijaya FC

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Atta Halilintar akhirnya buka suara soal dirinya yang dikaitkan dengan Sriwijaya FC (SFC) belakangan ini. Dia mengaku sempat kaget karena tiba-tiba akunnya ramai soal SFC.

Belakangan, Presiden SFC, Hendri Zainuddin, memang beberapa kali mengajak Atta Halilintar untuk mau gabung dalam manajemen. YouTuber tenar itu pun ternyata merespons secara positif. Keduanya lantas bersua pada 5 Mei 2021 di Kawasan Pondok Indah, Jakarta.

Atta sendiri mengaku senang dikaitkan dengan Sriwijaya FC. Karena jelas SFC memiliki sejarah panjang dalam sepak bola Indonesia. Makanya dia langsung merespons positif ketika bos SFC mengajaknya bertemu.

“Senang sekali saya dicolek. Sejak masih kecil, di TV, SFC itu luar biasa, tim legendaris Indonesia, yang sudah ke LCA. Mereka tim pertama yang double winner, tim sarat sejarah,” ungkap Atta Halilintar dalam dikutip dari Sriwijaya TV.

Raffi Ahmad dan Kaesang Jadi Alasan Sriwijaya FC Dekati Atta Halilintar

Suami Aurel Hermansyah itu tak menampik berminat terjun di dunia sepak bola. Namun, tadinya Atta tak membayangkan akan langsung bekerja sama dengan klub sebesar SFC.

“Saya sudah lama meminati sepak bola, jadi sudah lama punya mimpi memiliki klub Indonesia. Memang biasanya nyari tim yang mungkin, tim sedang-sedang saja. Dari sedang-sedang di-branding jadi bagus. Planningnya begitu dari dahulu,” papar Atta.

“Tiba-tiba pada suatu malam. Akun media sosial saya ramaidicolek presiden SFC. Saya lihat Instagram bapak (Hendri Zainuddin), sfc ini saya sudah tahu. Suka ngikutin sepak terjangnya,” sambung Atta.

Atta Halilintar bangga bisa mendapat kepercayaan dari masyarakat Palembang untuk ikut terjun mengurusi Sriwijaya FC. “Rasanya suatu kebanggaan bisa dapet kepercayaan dari masyarakat, ayo ke SFC, warga Palembang memberi kepercayaan. Insyaallah dengan Atta bisa maju sama-sama. Kesan dicolek suatu kehormatan buat saya pribadi,” tutup Atta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Raffi Ahmad dan Kaesang Jadi Alasan Sriwijaya FC Dekati Atta Halilintar

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Bos Sriwijaya FC (SFC), Hendri Zainuddin, akhirnya buka suara soal alasan pihaknya mendekati Atta Halilintar. Raffi Ahmad dan Kaesang Pangarep disebut Hendri memang melatari keinginannya merayu Atta.

Belakangan, presiden SFC itu memang beberapa kali mengajak Atta Halilintar untuk mau gabung dalam manajemen. YouTuber tenar itu pun ternyata merespons secara positif. Keduanya lantas bersua pada 5 Mei 2021 di Kawasan Pondok Indah, Jakarta.

Andai Atta benar-benar masuk manajemen SFC, Liga 2 2021 jelas akan sangat menarik. Sebab, sebelumnya ada dua nama besar juga sudah hadir di klub-klub Liga 2, yakni, Kaesang Pangarep di Persis Solo dan Raffi Ahmad bersama Rans Cilegon FC.

Atta Halilintar: Sriwijaya FC Klub Sarat Sejarah!

“Salah satunya karena itu, menginspirasi kami juga. Raffi beli Rans Cilegon United, Kaesang dengan Persis. Itu memang jalannya,” ungkap Hendri Zainuddin dalam YouTube SFC TV.

“Saya itu pengikutnya bang Atta Halilintar sudah lama. Kami di SFC ada tradisi dua pondok pesantren yang mendoakan. Saya tekankan pondok pesantren, mohon doa SFC lancar,” sambung Hendri.

Doa Hendri untuk Sriwijaya FC nyatanya dikabulkan. Awalnya, Hendri hanya iseng karena melihat ada foto Atta dalam Instagram. Hendri lantas iseng menyolek Atta dan ternyata disambut bagus oleh suporter SFC.

“Alhamdulillah semua netizen SFC setuju. Di-tag Instagram bang Atta. Besoknya abang Atta bilang jumpa-jumpa untuk bincang-bincang. Kirim surat resmi dan alhamdulillah hari ini ketemu. Mudah-mudahanan anak muda kreatif bisa menjadi inpsirasi untuk anak muda,” pungkas dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Atta Halilintar: Sriwijaya FC Klub Sarat Sejarah!

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Keinginan Presiden Sriwijaya FC (SFC), Hendri Zainuddin, bertemu Atta Halilintar dengan maksud bisnis akhirnya kesampaian juga. Atta bahkan memberi respons positif dengan menyebut SFC salah satu klub sarat sejarah di Indonesia.

Belakangan, presiden SFC itu memang beberapa kali mengajak Atta Halilintar untuk mau gabung dalam manajemen. YouTuber tenar itu pun ternyata merespons secara positif. Dia mengaku siap berdiskusi dengan SFC.

Nah, pada 5 Mei 2021 sore, Hendri akhirnya bertemu dengan Atta di Kawasan Pondok Indah, Jakarta. Hal itu diketahui usai Atta mengunggah pertemuannya dengan Hendri melalui Instagram.

Atta Halilintar: Sriwijaya FC Klub Sarat Sejarah!

“Buka bersama dengan pak Hendri, Presiden SFC. Kami mau silaturahmi. Ceria-cerita bagaimana perkembangan dan saling mengenal,” kata Atta Halilintar dalam unggahannya tersebut.

“Memang, Sriwijaya FC sarat akan sejarah dan prestasinya banyak. Kita doakan agar SFC ke depan kembali ke Liga 1,” sambung Atta.

Hendri pun sempat ditanya oleh Atta soal target SFC menatap musim ini. “Dengan materi yang bagus-bagus, SFC targetnya apa?” tanya Atta. “Jelas harus masuk Liga 1 lagi,” jawab Hendri.

Andai Atta benar-benar masuk manajemen SFC, Liga 2 2021 jelas akan sangat menarik. Sebab, sebelumnya sejumlah nama besar juga sudah hadir di klub-klub Liga 2, mulai dari Gede Widiade di Persiba Balikpapan, Kaesang Pangarep di Persis Solo, Raffi Ahmad di Rans Cilegon FC, hingga Saiful Arifin bersama PSG Pati.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sriwijaya FC Surati PSSI Minta Liga 2 2021 Pakai Pemain Asing

Sriwijaya FC Surati PSSI Minta Liga 2 2021 Pakai Pemain Asing 24

Football5Star.com, Indonesia – Sriwijaya FC baru-baru ini menyurati PSSI meminta Liga 2 2021 bisa menggunakan pemain asing. Mereka punya alasan, salah satunya agar kompetisi berjalan menarik.

Seperti diketahui, sudah sejak musim lalu Sriwijaya memang menginginkan Liga 2 bisa menggunakan pemain import. Sebenarnya, memasukkan kuota pemain asing di kasta kedua bukan hal baru.

Berbagai negara di Asia Tenggara pun membolehkan para klub pada kasta keduanya memakai pemain asing. Hal inilah yang diusulkan oleh manajemen Sriwijaya FC. Manajemen Sriwijaya bahkan sudah mengirimkan surat kepada PSSI sebagai usulan menggunakan kuota asing.

“Dalam rangka meningkatkan nilai/value kompetisi Liga 2 PSSI dan untuk meningkatkan minat sponsor bagi klub peserta, dengan ini kami menguzulkan diizinkannya keberadaan pemain asing di kompetisi Liga 2 PSSI,” tulis surat Sriwijaya.

Tentu, Sriwijaya tak langsung menginginkan Luga 2 2021 menggunakan 4 pemain asing, seperti Liga 1. “Jumlah pemain asing yang kami usulkan maksimal 2 orang,” sambung Sriwijaya.

Dalam Instagram resminya, Sriwijaya juga menjelaskan penggunaan pemain asing di Liga 2 akan mempernarik kompetisi. Sponsor pun bakalan mudah didapat andai ada pemain import.

“Untuk meningkatkan value dan menarik minat sponsor, Manajemen Sriwijaya FC mengusulkan ke PSSI agar kompetisi Liga 2 menggunakan jasa pemain asing,” tulis Instagram resmi Sriwijaya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Nostalgia Hari Ini: Laga Sriwijaya FC Lawan Tim Malaysia Berbuah Sanksi

Nostalgia Hari Ini: Laga Sriwijaya FC Lawan Tim Malaysia Berbuah Sanksi 28

Football5Star.com, Indonesia – 15 Maret 2018, Sriwijaya FC bikin PSSI dijatuhi sanksi berupa denda oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Hal itu karena mereka melakukan laga uji coba melawan tim asal Malaysia, Felcra FC, tanpa melapor ke induk sepak bola di Asia tersebut.

Dalam pertandingan uji coba di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang itu, Sriwijaya tampil sangat gemilang. Mereka bahkan berhasil meraih kemenangan telak, yakni 5-2 atas tim Malaysia tersebut.

Kala itu, Sriwijaya yang diperkuat dengan sejumlah pemain bintang, seperti Makan Konate, Esteban Vizcarra, hingga Adam Alis tampil begitu dominan. Namun, Laskar Wong Kito baru bisa mecetak gol pada penghujung babak pertama via Patrich Wanggai.

Nostalgia Hari Ini: Laga Sriwijaya FC Lawan Tim Malaysia Berbuah Sanksi

Usai jeda, Sriwijaya justru sempat tertinggal 1-2 setelah Felcra FC mencetak dua gol sekaligus via Anselmo Da Silva pada menit ke-62 dan ke-64. Namun demikian, Sriwijaya yang dikomandoi Rahmad Darmawan kala itu malah terlecut. Mereka pantang menyerah.

Mereka lantas bangkit dengan empat gol. Diawali dengan aksi Makan Konate menit ke-71. Dia mencetak gol usai memanfaatkan kelengahan kiper Felcra yang sudah tak dalam posisinya.

Lima menit berselang, umpan sepak pojok yang dilakukan Abimanyu berhasil dimanfaatkan oleh Bio Paulin melalui tandukannya. Menit ke-80 gantian Manuchekhr Dzhalilov mencetak gol keempat buat Sriwijaya FC. Pertandingan dirasa bakal berakhir, Marcko Sandy menggenapkan kemenangan Sriwijaya 5-2 atas Felcra.

Berbuah Sanksi

Kemenangan 5-2 Sriwijaya atas Felcra FC ternyata meninggalkan masalah bagi PSSI. AFC memberi hukuman kepoada PSSI beberapa hari setelahnya dengan denda USD 1.000 atau sekitar Rp13 juta karena tidak memasukkan laporan pertandingan untuk laga uji coba tersebut.

AFC menyebut PSSI tak memasukkan formulir laporan pertandingan dalam 48 jam setelah pertandingan. Meski cuma sekadar uji coba, tapi pertandingan Sriwijaya vs Felcra harus tetap dilaporkan kepada AFC dann wajib tercatat resmi.

Alhasil, AFC menganggap PSSI melanggar artikel 13.2 Regulasi AFC soal pertandingan internasional. “Mereka diinformasikan bahwa pelanggaran berulang terhadap ketentuan ini akan diberikan hukuman lebih berat,” tulis pernyataan dari AFC.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSMS dan Sriwijaya Tak Usah Risau, Akan Ada Turnamen Khusus Liga 2

PSMS dan Sriwijaya Tak Usah Risau, Akan Ada Turnamen Khusus Liga 2 32

Football5Star.com, Indonesia – PSMS Medan dan Sriwijaya FC tak usah risau karena PT Liga Indonesia Baru (LIB) berpeluang membuat turnamen khusus Liga 2. Saat ini, rencana turnamen tersebut masih akan dimatangkan terlebih dahulu.

Tadinya, PSMS Medan dan Sriwijaya FC memang diikutsertakan dalam turnamen pramusim bertitel Piala Menpora 2021 dengan status undangan. Namun, PT LIB baru-baru ini menyebut kalau kedua klub Liga 2 tersebut batal dilibatkan. Jadinya, Piala Menpora 2021 hanya diikuti 18 klub Liga 1.

Namun demikian, PSMS dan Sriwijaya tak usah risau. PT LIB menyebut rencananya akan ada pula turnamen khusus buat tim Liga 2. Meski, semuanya masih dalam pembahasan dan akan dimatangkan terlebih dahulu.

Tak Ada Drawing, Grup Piala Menpora 2021 Sudah Ditentukan Piala Menpora Hanya 18 Klub, PSMS medan dan Sriwijaya  fc Batal Diikutsertakan Bulan Puasa, Turnamen Pramusim Liga 1 2021 Jalan Terus Liga 1 2021 Akan Dibuka di Solo pada Maret Mendatang? Sudah Memohon ke Polri, LIB Harap-Harap Cemas dengan Liga 1 2020 Fasilitas Mewah Bus dari LIB buat Tandang Klub Liga 1 2020
PSMS dan Sriwijaya Tak Usah Risau, Akan Ada Turnamen Khusus Liga 2 33

“Ini (Piala Menpora) turnamen buat Liga 1. Kemudian turnamen pramusim buat Liga 2 sedang digodok juga. Turnamen khusus Liga 2 akan dimatangkan dahulu oleh PSSI dan PT LIB,” ungkap Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, saat dihubungi oleh awak media.

Sebelumnya memang, PSMS Medan sempat kecewa gagal ikut dalam turnamen tersebut. Bahkan, mereka sudah menyiapkan rencana untuk menggelar latihan menyambut Piala Menpora.

“Walaupun undangan belum datang, karena sudah serius kami diajak juga pertemuan, kami sudah rapat persiapan. Kalau kami tidak jadi ikut, ini berati PT LIB plin-plan, waktu kemarin virtual meeting kami diundang, semua diundang sampai suporter diundang,” bilang Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja.

Nostalgia Hari Ini: Cerita Manis Sriwijaya FC yang Selalu Dikenang

Nostalgia Hari Ini: Cerita Manis Sriwijaya FC yang Selalu Dikenang 39

Football5Star.com, Indonesia – 10 Februari 2008, boleh dikatakan menjadi hari teristimewa buat klub asal Palembang, Sriwijaya FC. Sebab, pada tahun itu, cerita manis mereka dimulai dan akan selalu dikenang oleh pendukungnya.

Musim itu sebenarnya jadi yang terakhir digelarnya Liga Super sebelum berubah menjadi Indonesia Super League. Sriwijaya, memang sedari awal sudah tancap gas. Mereka bahkan sukses menjadi juara zona Barat dengan mengumpulkan 66 poin dari 34 pertandingan.

Kala itu, Sriwijaya memang diperkuat sejumlah pemain-pemain bintang, mulai dari Keith Kayamba Gumbs, Zah Rahan, Anoure Obiora, Wijay Singh, Tony Sucipto, hingga Ferry Rotinsulu. Mereka jua diasuh oleh pelatih berpengalaman, Rahmad Darmawan.

Nostalgia Hari Ini: Cerita Manis Sriwijaya FC yang Selalu Dikenang
Dok. Antara

Usai lolos ke babak delapan besar, penampilan Sriwijaya FC kian tak terbendung. Mereka pun kembali jadi pemimpin Grup A dengan mengumpulkan lima poin saat melawan PSMS Medan, Arema Malang, dan Persiwa Wamena.

Dalam laga semifinal, secara luar biasa Sriwijaya juga mampu mengalahkan Persija Jakarta lewat gol semata wayang Keith Kayamba. Nah, dalam laga puncai di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, mereka sebenarnya tak terlalu diunggulkan jadi kampiun saat kembali menghadapi PSMS Medan.

Selain sukses mengandaskan tim favorit juara, Persipura di semifinal, PSMS saat itu juga diperkuat sejumlah pemain ternama. Sebut saja Markus Horison, Mahyadi Panggabean, Supardi, Saktiawan Sinaga, hingga James Koko Lomell.

Malam Pembuktian

Bola itu bundar, begitu ujar-ujar yang acap dikatakan yang seakan menggambarkan dalam sepak bola semua bisa terjadi di atas lapangan. Hal itulah yang dilakukan oleh Sriwijaya FC dalam malam di Kabupaten Bandung, 10 Februari 2008.

Sriwijaya sempat membukan keunggulan terlebih dahulu melalui Anoure Obiora saat laga baru berjalan 15 menit. Namun, ternyata laga tak semudah itu ditaklukkan oleh anak asuh Rahmad Darmawan.

Atmosfer Derby Sumatera memang sangat kental. Permainan keras diperagakan kedua kesebelasan hingga akhirnya PSMS mampu menyamakan kedudukan menit ke-69 melalui James Koko Lomell. Itu adalah gol ke-19 James Koko pada musim tersebut.

Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit. Laga kemudian dilanjutkan via babak tambahan. Keith Kayamba yang lolos dari pengawalan sukses membuat Sriwijaya FC unggul lagi menit ke-107 usai menyambar bola tendangan pojok Ambrizal.

Zah Rahan kemudian menciptakan gol pengunci kemenangan sekaligus paling diingat oleh fans sriwijaya. Tepat menit ke-114, dia melepaskan tembakan jarak jauh memanfaatkan kelengahan Markus yang terlanjut maju ke depan.

Nostalgia Hari Ini: Cerita Manis Sriwijaya FC yang Selalu Dikenang
Dok. Kompas

Selebrasi Zah Rahan pun menjadi sorotan. Dia menyilangkan kedua tangan dan mengayunkannya. Seakan, eks pemain Persekabpas mengisyaratkan kalau laga sudah selesai.

Betul saja, tak ada tambahan gol yang tercipta dan Sriwijaya sukses menciptakan sejarah. Sebab, ini merupakan gelar perdana buat tim kebanggaan masyarakat Palembang.

Nostalgia Hari Ini: Cerita Manis Sriwijaya FC yang Selalu Dikenang
Dok. Sriwijaya FC

Cerita perjalanan mereka bertambah manis setelah sukses menambah satu lagi trofi musim tersebut. Hal itu usai mereka mengawinkan gelar Liga Indonesia dengan Coppa Indonesia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bocor! Persija, Persebaya dan Sriwijaya FC Bakal Gelar Trofeo

Bocor! Persija, Persebaya dan Sriwijaya FC Bakal Gelar Trofeo 42

Football5Star.com, Indonesia – Kabar beredar Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Sriwijaya FC berencana menggelar sebuah ajang Trofeo pada Maret mendatang. Hal itu terungkap setelah Sriwijaya mengumumkan tak akan membubarkan pemainnya.

Ketidakjelasan Liga 1 dan Liga 2 memang bikin para klub mulai hilang kesabaran. Banyak tim yang sudah dibubarkan, seperti Madura United, Persipura Jayapura, hingga PSMS Medan. Mereka memutuskan bubar karena biaya operasional yang besar untuk membayar gaji pelatih dan pemain, sedang kompetisi belum jelas.

Akan tetapi, Sriwijaya mengaku tak akan ikut membubarkan timnya. Hal itu disuarakan oleh Manajer SFC, Hendri Zainuddin yang juga sambil menantikan kepastian dari kompetisi.

“Saya pastikan, tidak ada pembubaran Sriwijaya FC. Walaupun tidak ada gelaran liga yang dilakukan PSSI, Sriwijaya FC tetap mempersiapkan tim untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu ada kepastian kompetisi,” kata Hendri Zainuddin dikutip dari Instagram resmi klub.

Dalam Instagram itu pula, mereka mengabarkan kalau akan ada sebuah Trofeo pada Maret mendatang. Mereka bahkan mengundang dua klub besar, Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya untuk ikut.

“Hal tersebut dibuktikan dengan masih diperpanjangnya kontrak 18 pemain, serta akan digulirkannya ajang Trofeo antara Sriwijaya dengan Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya di Gelora Sriwijaya Jakabaring pada Maret mendatang,” tulis Sriwijaya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

BOPI Dibubarkan, Sriwijaya FC Tak Patah Arang Tuntut LIB

BOPI Dibubarkan, Sriwijaya FC Tak Patah Arang Tuntut LIB 45

Football5Star.com, Indonesia – Dibubarkannya Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tak membuat Sriwijaya FC kalang kabut. Mereka tetap menuntut haknya kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang masih belum didapatkan sejak 2017.

Seperti diketahui, BOPI termasuk salah satu dari 10 lembaga dan badan nonstruktural yang dibubarkan oleh Presiden Joko Widodo. Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2020.

Padahal, sejatinya BOPI saat ini tengah berupaya mengurus beberapa sengketa di liga Indonesia. Salah satunya bersama Sriwijaya FC. Mereka tengah memediasi PT LIB dengan manajemen Sriwijaya terkait tunggakan subsidi 2017.

Manajemen Laskar Wong Kito mengklaim kalau LIB masih memiliki kewajiban sebesar Rp 3,4 miliar. Sampai saat ini tunggakan itu belum juga dilunasi. Nah, kini BOPI sudah dibubarkan. Bagaimana nasib Sriwijaya?

“Meski BOPI telah dibubarkan oleh Presiden. Kita tetap menuntut hak kita kepada PT LIB. LIB masih memiliki tunggakan kewajiban sebesar Rp 3,4 Miliar ke Sriwijaya FC,” kata Manajer SFC, Hendri Zainuddin, dalam Instagram resmi klub.

“Dana tersebut merupakan subsidi kompetisi tahun 2017 yang belum dilunasi,” sambung Hendri.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kemenpora bisa saja mengambil alih tugas dari BOPI. Namun, Menpora Zainudin Amali saat ini masih menimbangnya matang-matang.

“Kami akan diskusi dengan federasi atau induk dari cabor itu masing-masing, seperti Liga 1, IBL, dan lain-lain. Kami diskusi dengan pengelola kompetisi-nya juga,” kata Zainudin Amali.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Suara Tim Liga 2 yang Keberatan dengan Ditundanya Kompetisi Sepak Bola

gamespool
Suara Tim Liga 2 yang Keberatan dengan Ditundanya Kompetisi Sepak Bola 48

Football5star.com, Indonesia – Mabes Polri beberapa waktu lalu memutuskan untuk tidak memberikan izin keramaian untuk menggelar kompetisi sepak bola. Hal itu membuat PSSI memutuskan untuk menunda restart Liga 1 dan Liga 2 yang sedianya dijadwalkan pada awal Oktober 2020.

Sejumlah klub peserta Liga 2 pun merasa keberatan dengan keputusan ini. Masalah finansial jadi salah satu alasan para klub ini tak setuju dengan penundaan restart kompetisi sepak bola.

https://www.instagram.com/p/CFtf9rlD9mf/

Menurut Manajer Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin dengan keputusan ditundanya kompetisi maka membuat kondisi sepak bola Indonesia semakin tidak jelas. Pernyataan ini disampaikan oleh Hendri di akun Instagram klub.

“Penundaan Liga Indonesia satu bulan membuat permasalahan semakin tidak jelas,” ucap Hendri.

Menurut Hendri jika keputusan penundaan disebabkan angka penderita Covid-19 yang masih mengkhawatirkan, apakah ada jaminan di bulan berikutnya hal tersebut tidak sama.

“Jika permasalahan bulan depan masih sama soal Covid-19, kapan lagi mulai tandingnya,” tambahnya.

Sementara itu, CEO PSIM Yogyakarta Bambang Susanto menyebut ada plus dan minus dengan keputusan untuk menunda kompetisi. Menurut Bambang, nilai plusnya PSIM bisa kembali mempersiapkan tim.

“Buat kami, makin banyak waktu untuk memperbaiki performa tim,” kata Bambang seperti dikutip Football5star.com dari Tribun.

Meski menurut Bambang, dampak finansial menjadi masalah tersendiri bagi PSIM.

“Walaupun tentu saja mempunyai dampak finansial yang otomatis akan bertambah dengan adanya penundaan yang cukup mendadak ini. Kami menunggu jelasnya keadaan ini dari operator kompetisi, PT LIB,” ucapnya.

Sedangkan klub Badak Lampung menyebut bahwa pihaknya masih terus menunggu keputusan resmi dari piihak operator terkiat kondisi ini dan belum akan melakukan rencana ke depannya.

“Kalau kami masih menunggu perkembangan kedepannya seperti apa,” ucap Media Officer Badak Lampung FC Imam Rizaldi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Beto Goncalves Masih Tajam Walau Sudah Senja: Yang Penting Hindari Pedas

Beto Goncalves Masih Tajam Walau Sudah Senja: Yang Penting Hindari Pedas 52

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang naturalisasi Indonesia, Beto Goncalves, mengaku selalu menjaga makan hingga bisa stabil meski sudah berusia senja. Dia sangat memperhatikan asupan gizinya setiap hari.

Sudah berusia 39 tahun, Beto belum sama sekali menunjukkan tanda-tanda melambat. Bahkan saat datang untuk Madura United 2019 hingga kini Beto sudah mampu mengemas 27 gol dan sembilan assist dalam 41 penampilan bersama Laskar Sape Kerrab.

Tak cuma itu, Beto Goncalves jua sudah mengemas total 14 gol dalam 17 penampilan bersama Timnas Indonesia semenjak resmi dinaturalisasi 2018 lalu. Tajam meski sudah tak lagi muda, pemain kelahiran 31 Desember 1980 silam itu tentu sangat menjaga pola makannya.

Beto Goncalves Masih Tajam Walau Sudah Senja: Yang Penting Hindari PedasMadura United Kasih Syarat Sriwijaya FC Andai Pinjam Beto Goncalves Beto Goncalves Buka Suara Soal Kabar Bakal Hijrah ke Sriwijaya FCKamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain yang Sering Gonta-Ganti Klub di Liga 1 2020
Instagram Madura United

“Iya bro, pasti jaga makan, kurangi makan minyak, kurangi manis dan tak pedas itu penting. Saya berusaha makan banyak sayur, kalau makan ayam atau daging bukan digoreng. Lalu yang paling utama memang harus jaga istirahat, tidur cukup,” kata Beto Goncalves saat dihubungi Football5Star.com.

Selain makanan, pola hidup jua amat penting buat fisik Beto. Pemain yang disebut akan kembali ke Sriwijaya FC dengan status pinjaman itu sangat disiplin mengatur hidup, seperti soal tidur.

“Banyak minum air, itu penting sekali. Jaga kondisi. Itu lah. Ga terlalu susah. Tapi harus istirahat bagus, makan yang bagus, jaga diri, dan kemauan. Harus mau jadi top skorer, juara, mau cetak gol, itu yang bikin kita haus, itu yang bikin kita kompetitif di sepak bola indonesia. Kemauan itu harus ada,” pungkas Beto.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Madura United Kasih Syarat Sriwijaya FC Andai Pinjam Beto Goncalves

Madura United Kasih Syarat Sriwijaya FC Andai Pinjam Beto Goncalves 56

Football5Star.com, Indonesia – Madura United akhirnya berbicara soal kabar akan meminjamkan Beto Goncalves ke Sriwijaya FC di Liga 2 2020. Mereka tak masalah, asal sang pemain harus sudah kembali ke Pulau Garam saat putaran kedua Liga 1 2020.

Memang, Sriwijaya FC sudah sejak awal bulan lalu sempat membocorkan akan ada pemain level Timnas Indonesia yang akan datang. Pemain itu berposisi sebagai striker, dan Beto disebut-sebut menjadi sosok yang dinantikan para suporter Laskar Wing Kito.

Pemain naturalisasi asal Brasil tersebut bahkan dikatakan sudah setuju untuk bermain buat Laskar Wong Kito di Liga 2 2020. Kabarnya dia akan pindah ke Sriwijaya FC dengan status pinjaman. Hal itu dibenarkan oleh Direktur Madura United, Haruna Soemitro.

“Ya (Beto Goncalves ke Sriwijaya FC) tapi masih proses penjajakan,” kata Haruna Soemitro saat dihubungi awak media. “Soal regulasi diperbolehkan saja,” sambung dia.

Madura United Kasih Syarat Sriwijaya FC Andai Pinjam Beto Goncalves Beto Goncalves Buka Suara Soal Kabar Bakal Hijrah ke Sriwijaya FCKamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain yang Sering Gonta-Ganti Klub di Liga 1 2020
Instagram Madura United

Meski demikian, Haruna Soemitro menjelaskan kalau Beto Goncalves hanya akan pergi dengan status pinjaman. Sebab, Madura United tentu masih sangat membutuhkan jasa pemain yang kini berusia 39 tahun tersebut.

“Selesai putaran delapan besar Liga 2, sudah harus kembali memperkuat Madura United di putaran kedua Liga 1 2020,” papar Haruna Soemitro.

Sebelumnya, Beto Goncalves jua sudah bicara soal kemungkinan bakal ke Sriwijaya FC. Dia jua mengaku tak masalah andai akan bermain di Liga 2.

“Memang benar ada tawaran dari Sriwijaya FC. Namun, saya masih belum tahu karena masih diurus oleh agen saya. Saya tidak masalah bermain di Liga 2. Bagi saya, yang penting bekerja,” ujar Beto.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Beto Goncalves Buka Suara Soal Kabar Bakal Hijrah ke Sriwijaya FC

Beto Goncalves Buka Suara Soal Kabar Bakal Hijrah ke Sriwijaya FC 60

Football5Star.com, – Alberto Goncalves atau yang karib disapa Beto buka suara soal kabar bakal segera hijrah ke Sriwijaya FC di Liga 2 2020. Dia tak menampik ada tawaran dari Sriwijaya, tapi masih belum bisa mengamini segera hijrah ke sana.

Memang, Sriwijaya FC sudah sejak awal bulan lalu sempat membocorkan akan ada pemain level Timnas Indonesia yang akan datang. Pemain itu berposisi sebagai striker, dan Beto disebut-sebut menjadi sosok yang dinantikan para suporter Laskar Wing Kito.

Pemain naturalisasi asal Brasil tersebut bahkan dikatakan sudah setuju untuk bermain buat Laskar Wong Kito di Liga 2 2020. Kabarnya Beto akan pindah ke Sriwijaya FC dengan status pinjaman.

Beto Goncalves Jadi Pemain Tertua di Piala AFF 2018

Beto Goncalves akhirnya buka suara soal kabar tersebut. “Memang benar ada tawaran dari Sriwijaya FC. Namun, saya masih belum tahu karena masih diurus oleh agen saya,” ungkap striker yang berstatus pemain Madura United itu saat dihubungi awak media.

Bakal bermain di Liga 2, pemain yang jua sempat dipinjamkan ke Persija Jakarta tahun lalu itu mengaku tak masalah. “Saya tidak masalah bermain di Liga 2. Bagi saya, yang penting bekerja,” sambung Beto.

Meski demikian, striker berusia 39 tahun itu belum bisa menjamin akan segera bergabung dengan Sriwijaya FC. Dia masih menunggu proses yang melibatkan manajemen Madura United dan Sriwijaya.

“Kalau memang jadi ke Sriwijaya FC, status saya cuma pemain pinjaman. Sebab kontrak saya masih tersisa di Madura United,” pungkas Beto Goncalves.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kabar Terbaru Mahyadi Panggabean, Bek Kiri Maestro Milik Indonesia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com – Sepak bola Indonesia pernah dihiasi oleh penampilan apik Mahyadi Panggabean sebagai bek kiri. Selain kuat dalam bertahan, pemain satu ini jua memiliki umpan-umpan berkelas. Bagaimana kabarnya sekarang?

Mahyadi Panggabean terakhir kali tercatat sebagai pemain Muba United FC untuk kompetisi Liga 3 nasional. DIa bahkan ditunjuk oleh manajemen Muba UNited sebagai kapten tim demi mengusung target untuk lolos ke Liga 2.

Profilnya di Wikipedia memang hanya sampai 2016. Klub terakhirnya tercatat ialah Persik Kediri di sana. Tapi, sebenarnya sampai tahun lalu Mahyadi masih aktif bermain sepak bola.

Sebelum Muba United, pria kelahiran 8 Januari 1982 itu jua sempat memperkuat Kalteng Putra di Liga 2 2018. Kabarnya, saat ini dia sedang tak memiliki klub.

Mahyadi jua sudah mulai fokus membangun Sekolah Sepak Bola (SSB) bermana Garda Soccer School yang latihan di Stadion Wira Bhakti, Palembang Sumatera Selatan. Dia jua tercatat menjadi salah satu bagian dari talent scouting Sriwijaya FC.

Baru-baru ini, Mahyadi jua mendapatkan apresiasi dari suporter PSMS Medan. Gambar dirinya dibuat mural oleh para suporter di salah satu sisi Stadion Teladan. Dia bahkan disandingkan dengan Legimin Raharjo.

https://www.instagram.com/p/B8jR2HAptuV/

Mahyadi Panggabean jua turut serta dalam membantu penanganan virus corona COVID-19. Dia melelang jersey Sriwijaya FC 2012-2013 matchworn. Jersey tersebut laku dengan mahar Rp 1,2 juta.

https://www.instagram.com/p/B_LjdcKlh_2/

Perjalanan Karier

Mahyadi Panggabean mengawali karier di Persepsi Sibolga pada 1999 lalu. Tapi, namanya baru mulai bersinar ketika direkrut PSMS Medan dari PSTT Tapanuli pada 2002 silam. Bersama PSMS, dia kala itu jadi bagian tim yang mengerikan.

Bahkan bersama Ayam Kinantan, Mahyadi meraih tiga gelar Piala Emas Bang Yos beruntun sejak 2004 hingga 2005. Total, dia menjalani 118 penampilan dan mencetak 25 gol untuk PSMS sampai 2008.

Kabar Terbaru Mahyadi Panggabean, Bek Kiri Maestro Milik Indonesia
Antara Foto

Beberapa tim besar jua pernah diperkuat Mahyadi. Mulai dari Persik Kediri, Sriwijaya FC, Gresik United, hingga Persela Lamongan. Tapi, prestasinya lebih mentereng ketika membela Sriwijaya.

Bergabung pada 2010 hingga 2013, Mahyadi Panggabean meraih sejumlah gelar bergengsi. Tentu saja, dia dalam skuat yang membawa Laskar WOng Kito menjuarai ISL 2011-2012. Sebelumnya, Sriwijaya FC bersamanya jua sempat menjuarai Inter Island Cup 2010.

Pada level timnas, Mahyadi jua menjadi langganan Indonesia sejak SEA Games 2003 silam. DIa jua turut masuk ke dalam skuat Piala Asia 2007 lalu. Tentu paling diingat saat Mahyadi Panggabean mencetak satu-satunya gol saat Indonesia kalah 1-3 dari SIngapura di final Piala AFF 2004 leg pertama.

Sriwijaya FC Diserang Netizen Usai Buka Chat Percakapan dengan Ratu Tisha

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Akun Instagram Sriwijaya FC baru-baru ini diserang netizen usai membuka chat percakapan dengan Ratu Tisha. Banyak yang menilai kalau yang dilakukan akun resmi Sriwijaya FC tak elok.

Seperti diketahui, sehari setelah pengunduran diri Tisha dari PSSI, Sriwijaya melalui Instagram resminya menyatakan minatnya. Mereka ingin memberikan jabatan manajer kepada eks founder Labbola itu.

“Benar. Sriwijaya FC meminta Ratu Tisha mengisi jabatan sebagai manajer tim. Alasannya, karena kami ingin memperkuat manajemen Sriwijaya, khususnya untuk posisi manajer,” ungkap Sekretaris Sriwijaya FC Faisal Mursyid.

Akan tetapi, hal itu ditolak secara halus oleh Tisha. Hal itu setelah Sriwijaya FCmengunggah percakapannya di aplikasi WhatsApp antara Faisal Mursyid dengan Tisha.

“Malam, Pak Faisal. Mohon maaf baru keluar dari perenungan panjang. Salam hormat dengan seluruh teman-teman di Sriwijaya terutama Pak Hendri Zainuddin,” kata Tisha dalam chat yang diunggah Sriwijaya.

https://www.instagram.com/p/B_KZvcGjmfL/

“Saya merasa bangga dan tersanjung atas tawarannya Pak. Namun saat ini untuk sementara, saya masih ingin menemani ibu saya dulu di rumah. Kita tetap berkarya bersama di sepak bola. Tetap jaga tali silaturahmi. Saya akan berjalan beriringan dengan teman-teman di Sriwijaya FC,” kata Tisha.

Nah, banyak yang menyayangkan Laskar Wong Kito mengunggah percakapan tersebut ke Instagram. “Gak ada klub pro eropa yang buka chat offering gini ke pemain, manajer, pelatih, apapun itu. Sebab menjunjung profesionalitas tinggi. Dengan alasan apapun, hal ini tidak etis,” tulis @muammarihsan.

“Maaf bung Ini akun official, harusnya kalo ada info diolah dulu bukan langsung dikasih mentahan kayak gini. Asli sebagai fans agak malu si Semoga lebih baik kedepannya,” @rizal.amp50.

Akun Instagram fans Sriwijaya jua mengingatkannya. “Hadeh ini akun official ?? cobo kinak akun klub laen lah,” tulis @supporter.sriwijayafc_4lawang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ini yang Bikin Sriwijaya FC Kesengsem dengan Ratu Tisha

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Sriwijaya FC melihat peluang untuk mendatangkan Ratu Tisha yang mundur dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI. Mereka ingin memberi jabatan Tisha sebagai manajer karena ingin memperkuat manajerial tim.

Seperti diketahui, nama Ratu Tisha belakangan disorot karena disindir anggota Komisi X DPR RI, Djohar Arifin. Tisha disebut sering melampaui wewenangnya sebagai sekjen PSSI. Bahkan, Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, sempat memita maaf kepada DPR.

Sehari setelah pengunduran diri Tisha, Sriwijaya FC melalui Instagram resminya menyatakan minatnya. Mereka ingin memberikan jabatan manajer kepada eks founder Labbola itu.

“Benar. Sriwijaya FC meminta Ratu Tisha mengisi jabatan sebagai manajer tim. Alasannya, karena kami ingin memperkuat manajemen Sriwijaya FC, khususnya untuk posisi manajer,” ungkap Sekretaris Sriwijaya FC Faisal Mursyid.

https://www.instagram.com/p/B-9Sep4jY4i/?utm_source=ig_web_copy_link

Dengan pengalamannya sebagai Sekjen PSSI, Tisha jelas punya keahlian tersendiri dalam mengatur segala yang berurusan dengan sepak bola. Hal itulah yang dilihat oleh Sriwijaya.

“Sejauh ini belum ada jawaban dari Ratu Tisha. Responsnya juga belum ada, tapi kami masih menunggunya,” tutup dia.

Berita ini pun langsung mendapatkan tanggapan yang cukup positif dari para suporter Sriwijaya FC. Salah satunya adalah akun bernama @coronalegions_org.

“Nah. Itu baru tim besar. Siapkanlah akademinya dan buat liga anak-anak untuk U-9, U-12, U-16, U-21, dan U-23. Putrinya juga. Nanti kita jadi seperti Barcelona, 80% pemainnya dari akademi. Go Liga 1, dan LCA. Sukses!,” tulisnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

BREAKING! Sriwijaya FC Mulai Dekati Ratu Tisha

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Ratu Tisha Destria nampaknya tak butuh waktu lama untuk mendapatkan pekerjaan baru selepas mengundurkan diri sebagai Sekjen PSSI. Pada Selasa (14/4) sore WIB, Sriwijaya FC mengumumkan niatnya untuk menjadikan Tisha sebagai manajer.

Tisha sudah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI pada Senin (14/4) lalu. Salah satu alasan di balik pengunduran diri Tisha adalah adanya tawaran untuk bekerja di institusi lain.

“Ratu Tisha yang baru saja mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI, diminta manajemen PT. SOM untuk mengisi jabatan sebagai manajer Sriwijaya FC,” tulis pernyataan lengkap Laskar Wong Kito di laman Instagram resminya.

https://www.instagram.com/p/B-9Sep4jY4i/

Berita ini pun langsung mendapatkan tanggapan yang cukup positif dari para suporter Sriwijaya FC. Salah satunya adalah akun bernama @coronalegions_org.

“Nah. Itu baru tim besar. Siapkanlah akademinya dan buat liga anak-anak untuk U-9, U-12, U-16, U-21, dan U-23. Putrinya juga. Nanti kita jadi seperti Barcelona, 80% pemainnya dari akademi. Go Liga 1, dan LCA. Sukses!,” tulisnya.

Namun, ada juga beberapa orang suporter yang menyangsikan berita ini. Diantaranya adalah akun dengan nama @wndyspt dan @frdyskaa. Keduanya merasa janggal karena akun Instagram resmi Sriwijaya FC memberikan berita seperti ini.

“Mantan Sekjen cuma ditawari jabatan manajer. Dia itu kelasnya jadi dirut PT SOM,” tulis @frdyskaa. “Lah, ini akun resmi cuy. Masa informasi yang disampaikan hoax? Aneh-anah saja,” tulis @wndyspt.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Karena Kontrak Pemain, Sriwijaya Tuntut Liga 2 Segera Dilanjutkan

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Sriwijaya FC menyurati PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Mereka meminta agar Liga 2 2020 segera dilanjutkan.

Seperti diketahui, seluruh kompetisi sepak bola Indonesia ditunda hingga April mendatang. Keputusan ini diambil karena meluasnya penyebaran virus corona di tanah air.

Walau keadaan belum kondusif, Sriwijaya FC tetap meminta kompetisi segera dilanjutkan. Mereka berdalih waktu dua pekan sudah cukup untuk menunda pertandingan.

https://www.instagram.com/p/B99NkF-pJIq/

“Menyikapi kompetisi yang dihentikan sementara selama dua pekan, manajemen Sriwijaya FC mengajukan beberapa usulan kepada PT LIB sebagai operator Liga 2,” tulis klub berjuluk Laskar Wong Kito di Instagramnya, Sabtu (21/3/2020).

“Usulan dan saran itu adalah kompetisi tetap dilanjutkan setelah dihentikan sementara selama dua minggu. Lalu, laga Liga 2 dilanjutkan tanpa penonton,” sambungnya.

Bukan tanpa alasan manajemen menginginkan Liga 2 segera dilansgungkan. Mereka mengatakan bahwa ini berkaitan dengan kontrak pemain, pelatih, dan sponsor klub.

“Alasan dari pengajuan usul dan saran tersebut karena klub sudah melakukan ikatan kontrak dengan official, pemain, pelatih, dan sponsor,” tutup Sriwijaya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kompetisi Dihentikan Sementara, Sriwijaya FC Tetap Latihan

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Manajemen Sriwijaya FC memutuskan para pemainnya tetap menjalani latihan seperti biasa, meski kompetisi dihentikan sementara oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk merespon merebaknya virus corona.

Pelatih Sriwijaya FC, Budiardjo Thalib, mengatakan, dirinya sama sekali tidak mengkhawatirkan keputusan manajemen klub tersebut, meski ada anjuran untuk mengurangi kontak sosial untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

“Hingga kini tidak ada satu pun pemain yang positif corona. Saya pikir tidak masalah jika kami tetap berlatih seperti yang diputuskan manajemen,” kata Budiardjo seperti dilansir Antara.

Sriwijaya FC - Arema - Liga 1 - @KitoSriwijayaFC

Penyebaran virus corona sudah melanda di Tanah Air sehingga PT LIB memutuskan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dihentikan sementara hingga waktu hingga dua pekan ke depan.

Dalam masa libur itu, manajemen klub juga meniadakan jadwal uji coba sehingga skuat Sriwijaya FC hanya berlatih di Palembang.

Menurut Budiardjo, para pemain tetap diberikan menu latihan untuk menjaga kondisi fisik tidak menurun. Namun, ia tidak menutup kemungkinan jika pada akhirnya para pemain ini terpaksa diliburkan total demi mencegah tertular dari penyakit Covid-19.

“Jika itu terjadi, nanti manajemen sendiri yang akan mengumumkan. Pada prinsipnya, saya sebagai pelatih mengikuti keputusan manajemen saja,” kata dia menambahkan.

Jumlah pasien positif mengidap virus corona di Indonesia bertambah menjadi 117 orang. Angka tersebut muncul setelah pada Minggu (15/3), pemerintah mendapati 21 kasus baru. Sebelumnya, jumlah pasien positif corona hingga Sabtu (14/3) berjumlah 96 orang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

LIB Terlilit Utang, Sriwijaya FC Minta Liga Ditunda

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Sriwijaya FC meminta Liga 2 ditunda untuk sementara waktu karena PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator masih terlilit utang. Hal itu mereka sampaikan langsung kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Sebelumnya memang Sriwijaya FC yang mengutus Wakil Dirutnya, Hendri Zainudin, menghadap BOPI. Mereka meminta BOPI jadi fasilitator pertemuan dengan LIB yang menunggak utang yang belum terselesaikan sejak 2017 dengan nilai mencapai Rp 3,4 miliar.

Bahkan, saat diwawancarai wartawan, Zainudin ingin BOPI menunda Liga 2 2020 karena permasalahan tersebut. Sebab, LIB tentu harusnya sebagai operator menyudahi terlebih dahulu utangnya baru menggelar musim baru.

LIB Terlilit Utang, Sriwijaya FC Minta Liga Ditunda
Rilis BOPI

“Kenapa operator liga profesional masih menunggak ke klub. Kami tidak melihat klub yang lain, tapi Sriwijaya sudah dua tahun bahkan hampir tiga tahun, dibayar tapi dicicil. Kami juga minta kalau belum ada penyelesaian yang baik, ditunda saja kompetisi Liga 2 ini,” ungkap Zainuddin.

Ketua Umum BOPI Richard Sam Bera, merespons pengaduan SFC. Dia meminta kepada manajemen untuk memberikan data dukung yang detail terkait kronologis dan dokumen tunggakan.

“BOPI harus tahu terlebih dahulu detail masalah ini, makanya kita butuh data dukung. Kalau sudah lengkap, kita akan bantu push (dorong) penyelesaiannya oleh PT LIB,” kata Richard.

Richard menekankan BOPI senantiasa berusaha menata penyelenggaraan olahraga profesional dengan baik. Termasuk bagaimana seluruh klub dan operator menyelesaikan seluruh tanggungan.

“Kita akan bantu Sriwijaya FC dengan cara memfasilitasi atau memediasi penyelesaiannya dengan PT LIB. Tetapi bukan hanya Sriwijaya FC saja, tetapi juga semua. BOPI juga membantu semua termasuk klub, para pemain dan juga operator (PT LIB), agar olahraga profesional semakin maju, khususnya sepakbola profesional” pungkas Richard.

Sepi Penonton, Sriwijaya FC Ingin Liga 2 Memakai Pemain Asing

Banner E-Magazine Januari 2020

Football5Star.com, Indonesia – Geliat dukungan bagi Sriwijaya FC (SFC) menurun drastis semenjak mereka turun kasta ke Liga 2. Terhitung sejak 2019 lalu, Laskar Wong Kito tak mendapat dukungan yang sama seperti saat mereka bermain di kasta tertinggi.

Sriwijaya FC sendiri terdegradasi pada Liga 1 2018 lalu. Satu musim berada di kasta kedua, SFC sebenarnya memiliki kans untuk naik kasta saat mereka lolos ke semifinal Liga 2 2019. Namun sayang, mereka justru kalah dari Persita Tangerang di semifinal, dan kembali kalah dari Persiraja di perebutan tempat ketiga.

Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen klub Sriwijaya FC, Faisal Mursyid berkata seharusnya PT Liga Indonesia Baru melakukan terobosan. Terobosan yang ia maksud adalah untuk mengizinkan klub yang berkompetisi di Liga 2 merekrut pemain asing.

“Sejak kami turun kasta ke Liga 2 pada 2019. Auranya berbeda jauh dibanding Liga 1, termasuk aura penonton dan lain-lain. Jumlah penonton kami pun berkurang. Musim lalu hanya sekitar 300-400 penonton,” ujar Faisal, seperti dikutip Football5Star.com dari Bola.com, Jumat (24/1/2020).

“Satu di antara faktornya itu tadi, ketidakhadiran pemain asing. Ada lagi faktor karena bermain di tengah pekan. Faktor daya pemikat kompetisi itu apa? Padahal status kompetisi Liga 2 itu profesional,” papar Faisal.

Menurut Faisal, kompetisi Liga 2 yang bertujuan sebagai ajang unjuk gigi pemain lokal tak akan berpengaruh jika hanya berada satu pemain asing di setiap klub.

“Itu saja alasan kami. Sederhana. Kami hanya mengusulkan penggunaan satu pemain asing. Itu tidak akan berpengaruh terhadap keberadaan pemain lokal,” ujarnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jelang Semifinal Liga 2, Ini Head to Head Sriwijaya FC vs Persita

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Gong semifinal Liga 2 2019 bakal segera ditabuhkan. Sriwijaya FC vs Persita Tangerang bakal membuka asa di babak empat besar dalam laga yang akan dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (22/11).

Sriwijaya FC maju sebagai runner-up Grup A dengan lima poin tetapi kalah dari selisih gol Persiraja Banda Aceh. Sedang Persita melaju ke babak semifinal usai menjadi jawara Grup B dengan koleksi enam poin dari tiga laga

Laga Sriwijaya FC vs Persita nanti adalah pertemuan ke-15 kedua tim. Sejak 2008 lalu, Sriwijaya FC terbilang lebih dominan atas Persita. Mereka sukses mengantungi tujuh kemenangan, berbanding empat milik Persita dalam 14 pertemuan sebelumnya.

Delapan Besar Liga 2 2019 - @persita.official

Kendati demikian, Sriwijaya FC jelas tak boleh gegabah. Dalam dua kali Sriwijaya FC vs Persita musim ini, mereka tak mampu meraih kemenangan. Persita justru berhasil memenangi dua pertemuan sekaligus.

Sriwijaya FC sendiri pernah menang besar atas Persita. Itu terjadi pada 2008 lalu. Saat itu Ngon A Djam, Keit dua gol Kayamba Gumbs, Obiora Andrue, M Nasuha, dan Zah Rahan Krangar, bergantian membobol gawang Persita.

Lantas, bagaimana pertemuan pada perebutan tiket otomatis ke Liga 1 2020 nanti? Partai itu akan tayang secara live di TVOne pada Jumat, 22 November 2019, kick-off pukul 20:00 WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Catat, Jadwal Live TV Semifinal Liga 2 2019

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Liga 2 2019 sudah memasuki babak semifinal. Jadwal Live TV semifinal Liga 2 2019 sendiri rencananya akan dihelat pada Jumat (22/11/2019) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Sebanyak empat tim memastikan tiket ke empat besar, yakni Persiraja Banda Aceh, Persik Kediri, Sriwijaya FC, dan Persita Tangerang. Persiraja sukses lolos usai menjadi pemimpin klasemen Grup A dengan meraih lima poin dari tiga laga.

Persita melaju ke babak semifinal usai menjadi jawara Grup B dengan koleksi enam poin dari tiga laga. Sedang Sriwijaya FC maju sebagai runner-up Grup A dengan lima poin tetapi kalah dari selisih gol Persiraja. Lalu, Persik jadi runner-up Grup B dengan lima poin dari 3 laga.

Persik Kediri Liga indonesia

Empat tim itu berebut tiga tiket promosi ke Liga 1 2020 mendatang. Tim yang sukses melaju ke final dipastikan promosi. Sedang, satu tiket lainnya diperebutkan melalui pertandingan peringkat ketiga.

Rencananya, semifinal dihelat di Stadion I Wayan Dipta pada Jumat (22/11). Sedang, final dan perebutan tempat ketiga dihelat di tempat yang sana pada Senin (25/11).

Berikut jadwal Live TV Liga 2 2019:

Jumat, 22 November 2019

Persiraja Banda Aceh Vs Persik Kediri, Pukul 16:00 WIB Live TVOne

Sriwijaya FC Vs Persita, Pukul 20:00 WIB Live TVOne

Semi Final Liga 2 2019: Persik vs Persiraja, Sriwijaya FC vs Persita

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Babak 8 Besar Liga 2 2019 telah bergulir. Setelah melalui fase grup 8 besar, empat tim telah memastikan langkahnya ke babak semi final.

Empat tim tersebut ialah Persiraja Banda Aceh, Sriwijaya FC, Persita Tangerang dan Persik Kediri.

Persiraja Banda Aceh lolos dengan menyandang status sebagai juara Grup A Babak 8 Besar. Mereka sukses mengumpulkan 5 poin hasil dari 1 kemenangan dan 2 hasil imbang.

Sementara itu, Sriwijaya FC menjadi runner-up menyusul Persiraja. Meski sama-sama mengumpulkan 5 poin, namun Sriwijaya FC kalah dalam urusan produktifitas mencetak gol.

Di grup lainnya, Persita Tangerang sukses menjadi pemuncak klasemen Grup B. Persita mengumpulkan 6 poin hasil dari 2 kali kemenangan dan 1 kali kekalahan. Persita Tangerang meraih kemenangan dramatis 2-1 atas PSMS Medan di laga terakhir Grup B babak delapan besar Liga 2 musim 2019.

Posisi runner-up Grup B diisi oleh Persik Kediri dengan 5 poin. Persik lolos setelah bermain imbang tanpa gol kontra Martapura FC di laga terakhir Grup B.

Sesuai dengan posisi klasemen tersebut, Persik Kediri akan menantang Persiraja Banda Aceh di babak semi final. Sementara itu Persita Tangerang akan menghadapi Sriwijaya FC.

Babak semi final Liga 2 2019 akan dilaksanakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada 22 November mendatang. Tiga tim akan memperebutkan tiket promosi ke Liga 1 musim mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sriwijaya FC Harus Dorong Bus & Jalan Kaki ke Stadion Gelora Delta

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Tim Sriwijaya FC mengalami nasib yang kurang mengenakkan sebelum mereka bertanding dalam laga 8 Besar Liga 2 2019. Laskar Wong Kito bertanding kontra Mitra Kukar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (13/11/2019).

Sebelum bertolak ke Stadion Gelora Delta, para pemain hingga ofisial SFC mengalami nasib sial ketika bus yang mereka gunakan mogok. Mogoknya bus tersebut pun membuat mereka harus memutar akal.

Salah satu cara sudah dilakukan dengan cara mendorong bus. Akan tetapi, bus tersebut tetap mogok dan tak bisa digunakan.

https://www.instagram.com/p/B4zExWjpaKI/

Akibatnya, skuat Sriwijaya FC pun terpaksa harus jalan kaki ke Stadion Gelora Delta. Hal tersebut tentunya sangat menguras waktu dan tenaga dari para pemain sebelum bertanding.

Dimulai dari pelatih Kas Hartadi hingga manajer Hendri Zainuddin pun turut berjalan kaki dengan para pemain lainnya.

https://www.instagram.com/p/B4zROQwp-5t/

Insiden tersebut pun diunggah oleh sebuah akun instagram @karbitan_mania.

“FYI: Sebelum pertandingan di mulai para pemain dan Official Sriwijaya FC harus berjalan kaki dari Hotel menuju ke Stadion Gelora Delta Sidoarjo di karnakan Bus yang akan di pakai Tidak Hidup/Mogok,” tulis akun tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai kejadian tersebut dari pihak klub Sriwijaya FC dan pihak panitia pelaksana pertandingan. Pertandingan antara SFC kontra Mitra Kukar sendiri tetap dilangsungkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Catat, Jadwal Lengkap Babak 8-besar Liga 2 2019

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Babak delapan besar Liga 2 2019 bakal segera dihelat mulai Sabtu, 8 November 2019. Jadwal 8-besar Liga 2 2019 bakal dibuka dengan partai Persiraja Banda Aceh vs Mitra Kukar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Seperti diketahui, ada empat tim Wilayah Barat dan Timur yang lolos ke babak ini. Dari Wilayah Barat ada Persiraja Aceh, Sriwijaya FC, Persita Tangerang, dan PSMS Medan. Sedang Wilayah Timur menyumbang Persewar Waropen, Mitra Kukar, Persik Kediri, dan Martapura FC.

Pembagian Grup sendiri diisi dua tim Wilayah Barat dan dua Timur. Formatnya, memakai kompetisi penuh alias kandang dan tandang. Nantinya akan dihitung per klasemen, dua tim teratas dari dua grup berhak lolos ke semifinal.

Sriwijaya FC liga 2

Bila Grup A dibuka dengan Persiraja vs Mitra Kukar, jadwal 8-besar Liga 2 2019 Grup B akan membuka 8-besar ini oleh laga Persik Kediri vs PSMS Medan pada Minggu (10/11), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Rencananya, jadwal lengkap babak 8-besar Liga 2 2019 ini akan dimulai pada 9 hingga 17 November di dua kota, yakni Sidoarjo dan Palembang.

Berikut jadwal 8-besar Liga 2 2019:

Grup A: Persiraja Aceh, Sriwijaya FC, Mitra Kukar FC, Persewar Waropen (Stadion Gelora Delta)
Grup B: PSMS Medan, Persita Tangerang, Persik Kediri, Martapura FC (Jakabaring)

Sabtu, 9 November 2019
Persiraja Aceh vs Mitra Kukar 15:30 WIB
Sriwijaya vs Persewar Waropen 19:00 WIB

Minggu, 10 November 2019
Persik Kediri vs PSMS Medan 15:30 WIB
Martapura FC vs Persita Tangerang 19:00 WIB

Rabu, 13 November 2019
Mitra Kukar vs Sriwijaya FC 15:30 WIB
Persewar Waropen vs Persiraja Aceh 19:00 WIB

Kamis, 14 November 2019
PSMS Medan vs Martapura FC 15:30 WIB
Persita Tangerang vs Persik Kediri 19:00 WIB (TBC)

Sabtu, 16 November 2019
Mitra Kukar vs Persewar Waropen 15:30 WIB
Persiraja Aceh vs Sriwijaya FC 15:30 WIB

Minggu, 17 November 2019
Persik Kediri vs Martapura FC 15:30 WIB
PSMS Medan vs Persita Tangerang 15:30 WIB (TBC)

*Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, termasuk lokasi pertandingan.