Juergen Klopp Sebut Burnley Main Kasar, Ini Respons Sean Dyche

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Burnley, Sean Dyche, kecewa dengan pelatih Liverpool, Juergen Klopp yang menyebut beberapa pemainnya bermain kasar. Dyche merasa komentar Klopp itu sama sekali tidak perlu.

Liverpool berhasil menang 2-0 melawan Burnley, (21/8/21). Tapi Klopp kesal dengan dua pemain Burnley, Ashley Barnes dan Chris Wood, yang menurutnya bermain kasar.

“Anda melihat tekel keras Barnes dan Wood kepada Virgil van Dijk dan Joel Matip. Saya tidak yakin apakah kita menuju ke arah yang benar dengan keputusan semacam ini. Rasanya sepak bola kita seperti mundur 10-15 tahun ke belakang,” kata Klopp pasca laga.

Juergen Klopp Bahagia dengan Atmosfer Stadion Anfield - Burnley

Sean Dyche: Komentar Juergen Klopp Tidak Pantas

Dyche merasa kecewa dengan komentar Klopp, apalagi pelatih asal Jerman itu menyebut nama pemain. Dyche merasa pemain sudah bermain secara profesional.

“Kekecewaan saya adalah dia menyebut nama, sama sekali tidak perlu melakukan itu. Kami memiliki pemain profesional yang telah bekerja sangat, sangat keras dalam karier mereka untuk mencapai tempat yang mereka capai,” kata Dyche seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports.

Juergen Klopp Konfirmasi Liverpool Tak akan Beli Pemain Mahal
VNExplorer

“Kekhawatiran saya adalah dia mempertanyakan bahwa sebuah tim seharusnya tidak melakukan semua yang mereka bisa untuk memenangkan pertandingan sesuai peraturan. yang jelas kami lakukan, karena tidak ada satu kartu pun.”

Klopp bahkan meminta para fans untuk “menonton pertandingan gulat” jika mereka tertarik untuk melihat laga seperti Liverpool vs Burnley. Dyche tak mau berkomentar banyak soal ucapan Klopp itu.

“Terserah dia. Komentarnya apa adanya. Itu bukan terserah saya. (Orang bisa) menggunakan kata-kata apa pun yang mereka inginkan untuk menggambarkan apa pun yang mereka inginkan, dan merasa cocok untuk melakukannya.” ujarnya.

Burnley Main Kasar, Juergen Klopp Kesal

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Burnley tampilkan permainan keras di laga melawan Liverpool pada pekan ke-2 Liga Inggris yang berlangsung di Stadion Anfield, Sabtu (21/8/2021). Permainan keras Burnley pun mendapat kritikan dari Juergen Klopp.

Pelatih asal Jerman itu seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports meminta otoritas Liga Inggris untuk mengubah peraturan tertentu untuk melindungi para pemain.

Liverpool vs Burnley - Juergen Klopp

“Burnley tidak pernah menjadi lawan yang mudah ditaklukkan. Kami selalu harus siap untuk pertarungan yang tepat. Kami hari ini dalam pertandingan yang sangat sulit,” kata Klopp.

“Anda melihat tekel keras Barnes dan Wood kepada Virgil Van Dijk dan Joel Matip. Saya tidak yakin apakah kita menuju ke arah yang benar dengan keputusan semacam ini. Rasanya sepak bola kita seperti mundur 10 atau 15 tahun ke belakang.” tambah Juergen Klopp.

Juergen Klopp Bahagia dengan Atmosfer Stadion Anfield - Burnley

“Saya suka keputusan seperti offside sekarang, tidak apa-apa, tetapi kami harus tetap melindungi para pemain,”

Burnley Kesulitan Imbangi Liverpool

Pada laga di Anfield, The Reds mampu menunjukkan dominasinya sejak awal laga. Mengandalkan sisi lapangan, anak-anak asuh Juergen Klopp membuat pemain bertahan The Clarets harus kerja ekstra keras.

Burnley Main Kasar, Juerge Klopp Kesal

Pada menit ke-18, berawal dari aksi Tsimikas mengobrak-abrik sisi kiri pertahanan, para pemain Burnley kecolongan dalam mengawal Diogo Jota. Menerima umpan terukur Tsimikas, Jota menanduk bola tepat ke dalam gawang tim tamu yang dikawal Nick Pope.

Pada babak kedua, Sadio Mane mampu membuat The Reds unggul 2-0. Skor dua gol tanpa balas berakhir hingga akhir pertandingan. Hasil ini membuat Liverpool meraih kemenangan kedua di Liga Inggris 2021-22.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Burnley: 115 Laga Tak Terkalahkan The Reds di Anfield

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Liverpool vs Burnley yang berlangsung di Stadion Anfield pada pekan kedua Liga Inggris 2021-22 berhasil dimenangkan oleh tim tuan rumah. The Reds meraih kemenangan 2-0 yang membuat tim ini selama 115 laga tak terkalahkan di Stadion Anfield.

Pada babak pertama, Liverpool mampu menunjukkan dominasinya sejak awal laga. Mengandalkan sisi lapangan, anak-anak asuh Juergen Klopp membuat pemain bertahan The Clarets harus kerja ekstra keras.

Liverpool vs Burnley

Pada menit ke-18, berawal dari aksi Tsimikas mengobrak-abrik sisi kiri pertahanan, para pemain Burnley kecolongan dalam mengawal Diogo Jota. Menerima umpan terukur Tsimikas, Jota menanduk bola tepat ke dalam gawang tim tamu yang dikawal Nick Pope. 1-0 Liverpool memimpin.

Liverpool vs Burnley

Unggul satu gol, Liverpool terus tampil menekan. Pada menit ke-27, Liverpool kembali mencetak gol. Namun gol yang dicetak oleh Mohamed Salah ternyata dianulir VAR. Hal ini lantaran Salah dinyatakan sudah lebih dulu off side.

Liverpool vs Burnley di Babak Kedua

Skor 1-0 bertahan di babak pertama Liverpool vs Burnley. Pada babak kedua, The Reds tak mau kehilangan momentum untuk terus tampil menekan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan namun belum bisa menambah keunggulan.

Liverpool vs Burnley

Pada menit ke-69, Sadio Mane mampu membuat The Reds unggul 2-0. Skor dua gol tanpa balas berakhir hingga akhir pertandingan Liverpool vs Burnley. Hasil ini membuat Liverpool meraih kemenangan kedua di Liga Inggris 2021-22.

Susunan pemain Liverpool vs Burnley:

Liverpool (4-3-3): Alisson; Trent Alexander-Arnold, Joel Matip, Virgil van Dijk, Konstantinos Tsimikas; Harvey Elliott, Jordan Henderson, Naby Keita; Mohamed Salah, Sadio Mane, Diogo Jota.

Pelatih: Juergen Klopp

Burnley(4-4-2): Nick Pope; Matt Lowton, James Tarkowski, Ben Mee, Charlie Taylor; Johann Gudmundsson, Josh Brownhill, Jack Cork, Dwight McNeil; Chris Wood, Ashley Barnes.

Pelatih: Sean Dyche.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pelatih Burnley: Harry Kane 160 Juta Pounds? Itu Harga Sebuah Klub

gamespool
Pelatih Burnley: Harry Kane 160 Juta Pounds? Itu Harga Sebuah Klub 18

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Burnley, Sean Dyche, bingung saat mengetahui berita yang menyebut bahwa pemain Tottenham, Harry Kane akan direkrut dengan harga 160 juta pounds. Menurut, Dyche, harga itu setara dengan sebuah klub sepak bola.

Sebelumnya, laporan dari The Sun menyebut bahwa Chairman Tottenham, Daniel Levy telah setuju untuk menjual Kane ke Manchester City dengan harga 160 juta pounds dan akan mendapatkan gaji 400 ribu pounds per pekan. Tapi, kabar itu masih belum terkonfirmasi kebenarannya.

Pelatih Burnley Harry Kane 160 Juta Pounds Itu Harga Sebuah Klub 2
football.london

Jika itu benar terjadi, Kane akan menjadi pemain termahal dalam sejarah Premier League. Rekor saat ini dipegang oleh Paul Pogba saat dia dipulangkan oleh Manchester United dari Juventus dengan harga 89 juta pounds pada 2016.

Pelatih Burnley, Sean Dyche, mengeluarkan lelucon setelah mengetahui berita itu. Menurutnya, City berusaha untuk membeli sebuah klub sepak bola, bukan seorang pemain. Tapi, Dyche mengakui Kane merupakan pemain top.

“Sejujurnya, saya tidak tahu apakah mereka membeli klub atau pemain! Ketika saya mendengar itu, saya seperti, ‘benarkah?’ Tapi siapa yang tahu. Tapi dia pemain top,” ucap Sean Dyche seperti dikutip Football5Star.com dari talkSport.

Sean Dyche sendiri merasakan bagaimana susahnya menyakinkan pemain, apalagi untuk tim sekelas Burnley. Pada bursa transfer musim panas ini, Burnleu baru mendatangkan satu pemain, kiper Wayne Hennessey dari Crustal Palace dengan status free transfer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Burnley vs Liverpool: The Reds Salip Leicester dan Masuk ke Empat Besar

gamespool
Burnley vs Liverpool: The Reds Salip Leicester dan Masuk ke Empat Besar 21

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan ke-37 Premier League yang mempertemukan Burnley vs Liverpool. The Reds menang dengan skor 3-0 lewat gol Roberto Firmino, Nat Phillips dan Alex Oxlade-Chamberlain.

Dalam 25 menit pertama, kedua tim bermain seimbang, tapi Burnley mendapatkan peluang paling bagus lewat Chris Wood yang hanya tinggal berhadapan dengan Alisson, tapi tendangannya malah melebar.

The Reds dapat peluang emas pada menit ke-28 yang hampir sama seperti peluang Wood. Thiago mendapat umpan dari Roberto Firmino dan dia berhadapan langsung dengan Will Norris, tapi tendangannya melebar.

Burnley dapat kesempatan pada menit ke-38. Ashley Westwood memberi umpan ke Dwight McNeil yang langsung melepaskan tembakan dari jarak jauh, tapi Alisson melakukan penyelamatan gemilang.

Liverpool mencetak gol pada menit ke-42. Andy Robertson melakukan overlapp dan memberi umpan umpan tarik ke Firmino yang berhasil memasukkan bola ke gawang. Babak pertama Burnley vs Liverpool berakhir dengan skor 1-0.

Liverpool mencetak gol kedua pada menit ke-51. Sadio Mane memberi umpan lambung yang dapat ditanduk oleh Nat Phillips. Ini adalah gol pertama Phillips dalam kariernya.

Burnley hampir mencetak gol pada menit ke-68. Sundulan dari Ben Mee hasil umpan dari McNeil berhasil disapu oleh Phillips tepat di garis gawang.

The Reds mencetak gol ketiga pada menit ke-88. Pemain pengganti Alex Oxlade-Chamberlain melakukan skill individu dan melepaskan tembakan dengan kaki kirinya.

Laga Burnley vs Liverpool berakhir dengan skor 3-0. Hasil ini membuat Liverpool menyalip Leicester dan kembali bertengger di empat besar klasemen Premier League. Kedua tim sama-sama memiliki 67 poin, namun The Reds unggul selisih gol (4 gol)

Susunan Pemain Burnley vs Liverpool

Burnley (4-4-2): 25-Will Norris; 2-Matthew Lowton, 5-James Tarkowski, 6-Ben Mee, 3-Charlie Taylor; 8-Josh Browhill, 18-Ashley Westwood, 4-Jack Cork (27-Matej Vydra 76′), 11-Dwight McNeil; 7-Johan Gudmundsson, 9-Chris Wood.

Pelatih: Sean Dyche.

Liverpool (4-3-3): 1-Alisson; 66-Trent Alexander-Arnold, 47-Nat Phillips, 46-Rhys Williams, 26-Andy Robertson; 6-Thiago, 3-Fabinho, 5-Gini Wijnaldum (7-James Milner 87′); 11-Mohamed Salah, 9-Roberto Firmino (15-Alex Oxlade-Chamberlain 81′), 10-Sadio Mane (21-Kostas Tsimikas 90′)

Pelatih: Juergen Klopp.

Kartu Kuning: –

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kalah dari Burnley, Fulham Dipastikan Terdegradasi

gamespool
Kalah dari Burnley, Fulham Dipastikan Terdegradasi 24

Football5Star.com, Indonesia – Fulham resmi menjadi klub ketiga yang terdegradasi dari Premier League setelah dikalahkan Burnley, 2-0, Selasa (11/5/21). Fulham sendiri saat ini berada di posisi ke-18 dengan raihan 27 poin.

Laga Fulham vs Burnley sangat krusial karena sebelum laga, Burnley tepat berada di atas Fulham pada posisi ke-17 dengan selisih 9 poin. The Clarets berhasil menang 2-0 lewat gol dari Ashley Westwood dan Chris Wood. Kemenangan ini memastikan pasukan Scott Parker itu terdegradasi karena mereka sudah tertinggal 10 poin dari pesaing terdekat dan liga hanya menyisakan 3 laga lagi.

Ini untuk pertama kalinya dalam sejarah Premier League, tiga tim sudah dipastikan terdegradasi saat liga masih menyisakan tiga laga lagi. Selain Fulham West Brom dan Sheffield United sudah terdegradasi lebih dulu.

“Saya sangat kecewa, terluka, patah hati. Meskipun hal ini telah membayangi kami untuk beberapa waktu sekarang, tidak ada kata-kata saat ini untuk menggambarkan hal ini selain saya sangat sedih bahwa kami belum berhasil tahun ini,” ucap pelatih The Cottagers, Scott Parker seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sports.

Parker melanjutkan, “Pertandingan itu menyimpulkan musim ini. Secara defensif dua gol adalah gol yang buruk. Dan sementara kami mendapatkan bola di area yang tepat, pada momen-momen klinis itu Anda membutuhkan penyelesaian akhir, operan dan kepraktisan untuk mencetak gol dan kami sedikit gagal.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hasil Burnley vs Manchester City: Rekor Arsenal Disamai, Man United Dijauhi

gamespool
Hasil Burnley vs Manchester City: Rekor Arsenal Disamai, Man United Dijauhi 29

Football5star.com Indonesia – Gabriel Jesus dan Raheem Sterling menjadi aktor utama duel Burnley vs Manchester City di Stadion Turf Moor, Kamis (4/2/2021) WIB. Keduanya membagi dua gol kemenangan yang membawa The Cityzens kian menjauhi Manchester United di klasemen Liga Inggris.

Tak cuma itu, bagi Manchester City, hasil melawan Burnley juga memiliki arti spesial. Mereka kini mencatat 13 kemenangan beruntun di semua kompetisi. Rekor terbaik yang diperoleh tim asal Liga Inggris setelah Arsenal pada 2002.

Burnley vs Manchester City Raheem Sterling Liga Inggris - Twitter @premierleague
Twitter @premierleague

Meski bermain di kandang lawan, Manchester City langsung menyengat sejak awal laga. Bahkan, pertandingan baru seumur jagung, gol pembuka sudah dilesakkan anak asuh Pep Guardiola.

Tepat pada menit ke-3, Berawal dari akselerasi Raheem Sterling di sisi kiri, bola diumpan kepada Bernardo Silva yang langsung menembakkan ke gawang. Kiper Nick Pope sempat menepisnya, tapi bola liar disambar Gabriel Jesus dengan tandukan yang lantas berbuah gol.

Gol itu kian mempertegas status Gabriel Jesus sebagai momok bagi Burnley. Bagaimana tidak, kini striker asal Brasil tersebut sudah mengoleksi 3 gol dan 2 assists dalam empat laga bersua Burnley di Liga Inggris.

Kedigdayaan Manchester City tak mengendur. Memasuki menit ke-38, gol kedua lahir melalui Raheem Sterling. Kali ini bola umpan silang mendatar Ilkay Guendogan disambar Sterling tepat di mulut gawang Nick Pope.

Burnley bukannya tanpa perlawanan. Sejumlah percobaan serangan mereka lancarkan mengandalkan Matej Vydra sebagai ujung tombak. Hanya saja, upaya anak asuh Sam Dyche kerap menemui kebuntuan. Sampai akhir babak pertama, skor 0-2 menjadi penghias laga Burnley vs Manchester City.

Tetap Mendominasi Tapi Tanpa Gol Tambahan

Burnley vs Manchester City Gabriel Jesus Raheem Sterling Liga Inggris - Twitter @ManCity
Twitter @ManCity

Memasuki paruh kedua, Manchester City masih tampil lebih dominan. Bahkan, sampai satu jam pertandingan berlangsung, mereka menguasai lebih dari 70 persen ball possessions. Hanya saja, serangannya agak mengendur ketimbang paruh pertama.

Burnley mencoba memanfaatkan melemahnya agresivitas lawan. Akan tetapi, keberuntungan tuan rumah pada pertandingan kali ini tampaknya kurang baik. Satu peluang emas yang didapat Vydra pada menit ke-64 pun terbuang sia-sia.

Sementara itu, Manchester City yang coba mengincar gol ketiga pun sempat memperoleh kesempatan emas jelang pertandingan berakhir. Akan tetapi, kali ini Raheem Sterling gagal mengoptimalkannya menjadi gol.

Pada akhirnya, tak ada gol tambahan yang tercipta pada paruh kedua duel Burnley vs Manchester City. The Cityzens mengunci kemenangan 2-0 dan kembali memperlebar jarak di klasemen Liga Inggris.

Manchester City masih bertengger di puncak dengan koleksi 47 poin dari 21 pertandingan. Mereka menjauh dari rival sekota, Manchester United, yang mengumpulkan 44 poin dari 22 laga.

SUSUNAN PEMAIN BURNLEY vs MANCHESTER CITY

BURNLEY (4-4-2): 1-Nick Pope; 2-Matthew Lowton, 5-James Tarkowski, 6-Ben Mee, 23-Erik Pieters; 7-Johann Berg Gudmundsson, 18-Ashley Westwood (Josh Benson 81), 4-Jack Cork (Dale Stephens 72), 11-Dwight McNeil; 19-Jay Rodriguez (Joel Mumbongo 78), 27-Matej Vydra
Pelatih: Sean Dyche

MANCHESTER CITY (4-3-3): 31-Ederson Moraes; 27-Joao Cancelo (Oleksandr Zinchenko 64), 3-Ruben Dias, 5-John Stones, 14-Aymeric Laporte; 20-Bernardo Silva, 16-Rodri, 8-Ilkay Gundogan; 26-Riyad Mahrez, 9-Gabriel Jesus, 7-Raheem Sterling
Pelatih: Josep Guardiola

Wasit: Martin Atkinson

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hasil Chelsea vs Burnley: Tiga Poin Perdana Thomas Tuchel

gamespool
Hasil Chelsea vs Burnley: Tiga Poin Perdana Thomas Tuchel 33

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Liga Inggris pekan ke-21 antara Chelsea vs Burnley di Stadion Stamford Bridge, Minggu (31/1/2021) berhasil dimenangkan oleh tim tuan rumah 2-0. Hasil ini jadi tiga poin perdana Thomas Tuchel sebagai pelatih The Blues.

Pada babak pertama, Chelsea langsung mendominasi jalannya pertandingan. Callum Hudson-Odoi, Tammy Abraham, dan Timo Werner saling bahu membahu membongkar pertahanan Burnley. Sayangnya sejumlah peluang yang hadir belum bisa membobol gawang Nick Pope.

Chelsea vs Burnley

Burnley sendiri praktis hanya mengandalkan sejumlah skema serangan balik. Namun displinnya pemain bertahan Chelsea membuat gawang Edouard Mendy masih aman dari kebobolan. Memasuki menit akhir pertandingan, The Blues akhirnya mampu memimpin terlebih dahulu.

Umpan dari Callum Hudson-Odoi, dimanfaatkan oleh Cesar Azpilicueta. Sepakan pemain asal Spanyol itu tak mampu diantisipasi oleh kiper Burnley, Nick Pope. Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama.

Pada babak kedua, Burnley berusaha untuk bisa menyamakan kedudukan. Anak asuh Sean Dyche itu mencoba untuk bermain dari sektor sayap. Akan tetapi skema Burnley mampu dengan mudah ditaklukkan dua bek sayap Chelsea, Azpilicueta dan Marcos Alonso.

Marcos Alonso yang kembali dipecaya mengawal sisi sayap pertahanan Chelsea membuat The Blues ungul 2-0. Memanfaatkan umpan dari Pulisic, Alonso membobol gawang Pope di menit ke-84.

Hingga akhir babak kedua, skor 2-0 tak berubah. Ini jadi kemenangan perdana Thomas Tuchel sebagai pelatih Chelsea. Pada laga debutnya pekan lalu, Chelsea hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Wolves.

Susunan pemain Chelsea vs Burnley:

Chelsea (4-3-3): Edouard Mendy; Cesar Azpilicueta, Antonio Rudiger, Thiago Silva, Marcos Alonso; Jorginho, Mateo Kovacic, Mason Mount; Callum Hudson-Odoi, Tammy Abraham, Timo Werner.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Thomas Tuchel

Burnley (4-4-2): Nick Pope; Matthew Lowton, James Tarkowski, Ben Mee, Erik Pieters; Dwight McNeil, Ashley Westwood, Jack Cork, Robbie Brady, Matej Vydra, Chris Wood.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Sean Dyche

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Sean Dyche Anggap Wajar Pertengkarannya dengan Juergen Klopp

gamespool
Sean Dyche Anggap Wajar Pertengkarannya dengan Juergen Klopp 36

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Liverpool vs Burnley di Stadion Anfield, Jumat (22/1/2021) hadirkan tensi tinggi antar pemain dan kedua pelatih. Di duel yang dimenangkan oleh Burnely dengan skor 0-1 itu, Sean Dyche dan Juergen Klopp sempat bersitegang di jeda babak pertama.

Saat pertandingan babak pertama berakhir, Klopp sempat beradu pendapatan dengan cukup sengit dengan Dyche saat keduanya berpapasan ketika akan masuk ke lorong ganti pemain. Klopp dalam tayangan video yang beredar di sosial media bahkan sampai mengejar Dyche dan kembali berdebat sengit.

Usai pertandingan, Dyche mengaku bahwa apa yang terjadi dengan Klopp di jeda babak pertama adalah sesuatu yang wajar. Menurut Dyche, perdebatan dirinya dengan Klopp hanya ekspresi dari dua pelatih yang sama-sama menginginkan hasil terbaik.

“Anda tahu kami datang ke tempat ini dan kami diizinkan untuk bertarung dan mencoba untuk menang,” kata Dyche seperti dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Sabtu (23/1).

“Itu saja yang terjadi. Itu hanya dua manajer yang berjuang untuk bisa memenangkan pertandingan. Tidak ada yang salah dengan itu,” tambah Dyche.

Bagi Dyche, yang terpenting saat ini ialah kemenangan 1-0 Burnley atas Liverpool. Ia sangat senang dengan penampilan anak asuhnya. Menurut Dyche, pemain Burnley menunjukkan rasa percaya diri yang luar biasa.

“Kami tidak kekurangan kepercayaan. Kami terkadang melakukan itu. Kami hampir menang di sini musim lalu. Itu tidak berarti kami akan menang malam ini. Tapi pada akhirnya kami bisa melakukan itu dan melakukannya dengan cara yang kami bisa,” ungkap Dyche.

Kekalahan dari Burnley membuat Liverpool tertahan di posisi keempat klasemen Liga Inggris dengan 35 poin, selisih lima angka dari Manchester United di puncak klasemen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool Sulit Cetak Gol, Wijnaldum Kehabisan Kata-Kata

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Liverpool harus menahan malu kala menjamu Burnley di Anfield, Jumat (22/1/2021) dinihari WIB. Giorginio Wijnaldum dkk kalah 0-1.

Kalah di Anfield jadi yang pertama kali dirasakan Liverpool sejak 2017 lalu. Dan yang lebih menyakitkan lagi adalah mereka gagal mencetak gol.

Dalam lima pertandingan terakhir Premier League The Reds hanya mampu mencetak satu gol. Catatan memalukan ini pun membuat Giorginio Wijnaldum kehabisan kata-kata. Dia heran timnya yang memiliki lini depan mengerikan bisa mandul.

liverpool vs burnley-dazn
dazn

โ€œIni sangat sulit. Sebelum pertandingan kami memiliki niat baik untuk bermain melawan Burnley. Kami ingin bermain bagus dengan penguasaan bola. Kami menciptakan banyak peluang tapi sayangnya kami tidak mencetak gol,โ€ kata Wijnaldum kepada Sky Sports, Jumat (22/1/2021).

โ€œSekarang dengan situasi kami berada kami harus berjuang untuk mencetak gol. Sulit menjelaskan apa yang terjadi. Orang-orang mengatakan kami tidak percaya diri. Saya masih berpikir kami melakukannya. Anda menendang ke arah kiper dan banyak peluang yang kami dapat,โ€ ia menambahkan.

Sempat memimpin klasemen selama beberapa pekan, Liverpool kini terlempar ke peringkat keempat di bawah Manchester United, Manchester City, dan Leicester City.

Kekalahan di Anfield dinihari tadi juga memperlebar jarak dengan musuh bebuyutan, Manchester United. Wijnaldum dkk saat ini tertinggal enam angka dari pemuncak klasemen Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Burnley Kalahkan Liverpool Bukti Kegilaan Premier League

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Burnley tampil luar biasa di Anfield. Menghadapi tuan rumah Liverpool, Jumat (22/1/2021) dinihari WIB anak asuh Sean Dyche menang 1-0.

Gol semata wayang di Anfield dicetak oleh Ashley Barnes lewat titik putih tujuh menit jelang laga berakhir. Hasil ini sekaligus jadi kekalahan perdana Liverpool di Anfield dalam tiga tahun terakhir.

Sementara bagi Sean Dyche, mengalahkan Liverpool di Anfield jadi kegilaan lain untuk anak asuhnya. Sebab pada dua laga terakhir mereka selalu menelan kekalahan.

sean dyche burnley
mirror

โ€œIni benar-benar perubahan dari para pemain, Banyak upaya harus dilakukan untuk mpenampilan ini ketika Anda bermain di lapangan seperti ini. Jadi saya sangat senang. Itu penalti yang pantas menurut saya,โ€ kata pelatih Burnley kepada BBC, Jumat (22/1/2021).

โ€œKegilaan dari cerita Premier League adalah kami baru saja kalah dalam dua pertandingan. bahkan dengan penampilan yang bagus dan tiba-tiba cerita sangat berbeda. Itulah kompleksitas berada di Premier League. ceritanya berubah di setiap hasil,โ€ ia menambahkan.

Lebih lanjut, pelatih asli Inggris menilai kemenangan Burnley ini sangat pantas didapat. Terlebih tuan rumah tidak memberi tekanan berarti untuk timnya.

โ€œLiverpool memiliki peluag tapi tidak ada peluang emas. Selain upaya Divock Origi dan penyelamatan Nick Pope di sisi kirinya, tidak banyak peluang dari mereka. Sangat menyenangkan melihat itu,โ€ tutup Sean Dyche.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Burnley: Rekor Unbeaten di Anfield Usai Berkat Ashley Barnes

gamespool
Liverpool vs Burnley: Rekor Unbeaten di Anfield Usai Berkat Ashley Barnes 46

Football5star.com, Indonesia – Ashley Barnes menjadi mimpi buruk Liverpool setelah gol penaltinya berhasil mengakhiri rekor unbeaten mereka di Anfield. Partai Liga Inggris antara Liverpool vs Burnley berakhir dengan skor 0-1.

Burnley berhasil merepotkan The Reds di awal-awal pertandingan. Pada menit ke-13, tim tamu nyaris mencuri keunggulan melalui Ashley Barnes. Namun, sepakannya bisa diamankan Alisson dengan baik.

Liverpool baru bisa menciptakan peluang pada menit ke-30 melalui sepakan keras Divock Origi yang bisa diamankan Nick Pope tanpa kesulitan. Dua menit berselang, giliran Burnley yang mengancam lewat tembakan voli Robbie Brady yang bisa dimentahkan Alisson.

Dua menit jelang turun minum, Origi kembali mendapatkan peluang emas memanfaatkan kesalahan Ben Mee. Namun, sepakan kerasnya digagalkan mistar gawang Burnley. Skor 0-0 tak berubah hingga babak pertama usai.

Ashley Barnes - Liverpool vs Burnley - Liga Inggris - Reuters
Reuters

Selepas turun minum, Liverpool kembali mengambil inisiatif serangan. Namun, mereka kesulitan membongkar lini belakang Burnley. Juergen Klopp akhirnya memasukkan Roberto Firmino dan Mohamed Salah pada menit ke-57.

Tiga menit setelah masuk, Salah mendapat peluang pertamanya. Namun, tembakan kerasnya dari jarak dekat bisa diblok dengan baik oleh Pope. Empat menit berselang giliran Sadio Mane yang mengancam. Tapi, sepakannya melambung jauh dari gawang Pope.

Terus menyerang, Liverpool malah kecolongan pada menit ke-83 setelah Ashley Barnes menjebol gawang Alisson melalui sepakan penalti. Pada menit ke-89, Roberto Firmino mendapat peluang. Namun, aksinya bisa diblok Ben Mee di mulut gawang Burnley.

Skor 0-1 tak berubah hingga pertandingan usai. Kekalahan ini membuat posisi Liverpool di tabel klasemen Liga Inggris semakin terancam. Tak cuma itu, mereka juga memperpanjang tren buruk sepanjang 2021.

SUSUNAN PEMAIN LIVERPOOL VS BURNLEY:

Liverpool: 1-Alisson Becker; 66-Trent Alexander-Arnold, 32-Joel Matip, 3-Fabinho, 26-Andrew Robertson; 23-Xherdan Shaqiri (18-Takumi Minamino 84′), 6-Thiago Alcantara, 5-Gini Wijnaldum; 15-Alex Oxlade-Chamberlain (9-Roberto Firmino 57′), 27-Divock Origi (11-Mohamed Salah 57′), 10-Sadio Mane

Pelatih: Juergen Klopp

Burnley: 1-Nick Pope; 2-Matt Lowton, 5-James Tarkowski, 6-Ben Mee, 3-Charlie Taylor (23-Erik Pieters 50′); 12-Robbie Brady (7-Johann Gudmundsson 65′), 18-Ashley Westwood, 8-Josh Brownhill, 11-Dwight McNeil; 10-Ashley Barnes, 9-Chris Wood

Pelatih: Sean Dyche

Kartu Kuning: Fabinho 45′, Matip 87′ -Barnes 39′

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Burnley vs Man United: Paul Pogba Antar Setan Merah ke Puncak

gamespool
Burnley vs Man United: Paul Pogba Antar Setan Merah ke Puncak 50

Football5star.com, Indonesia – Man United berhasil menggusur Liverpool dari puncak klasemen Liga Inggris setelah membawa pulang poin penuh dari markas Burnley, Rabu (13/1) dinihari WIB. Partai Burnley vs Man United berakhir dengan skor 0-1 berkat gol semata wayang Paul Pogba.

Tampil sebagai tim unggulan, Man United langsung mengambil inisiatif serngan di awal-awal pertandingan. Permainan ofensif Man United diladeni Burnley baik. Tim tuan rumah bahkan mampu menciptakan sejumlah peluang di 15 menit pertama.

Pada menit ke-36, Man United berhasil menjebol gawang Burnley melalui sundulan Harry Maguire. Namun, gol ini dianulir VAR karena Maguire dianggap melanggar Erik Pieters sebelum menceploskan bola ke gawang The Clarets.

Di penghujung babak pertama, Man United mendapat peluang emas lewat Anthony Martial. Namun, sepakan melengkungnya belum bisa menaklukkan Nick Pope dan skor 0-0 tak berubah hingga babak pertama usai.

Paul Pogba - Burnley vs Man United - Liga Inggris - @premierleague
twitter.com/premierleague

Selepas turun minum, Man United kembali membombardir lini belakang Burnley. Pada 10 menit pertama babak kedua, tim tamu mendapat sejumlah peluang lewat Edinson Cavano dan Bruno Fernandes yang belum membuahkan hasil.

Pada menit ke-67, Cavani mendapat peluang emas untuk membuka keunggulan The Red Devils. Tapi, sepakannya dari jarak dekat gagal menemui sasaran. Empat menit berselang, Man United berhasil memecah kebuntuan melalui sepakan voli Paul Pogba yang gagal dijangkau Pope.

Unggul satu gol tak membuat Man United puas. Pada menit ke-82, Martial hampir memperlebar keunggulan tim tamu. Tapi, upayanya bisa diblok Ben Mee.

Skor 0-1 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Kemenangan ini membawa Man United ke puncak klasemen Liga Inggris. Mereka kini memiliki koleksi 36 poin. Unggul tiga poin dari Liverpool yang tergusur ke peringkat dua.

SUSUNAN PEMAIN BURNLEY VS MAN UNITED:

Burnley:ย 1-Nick Pope; 2-Matt Lowton, 5-James Tarkowski, 6-Ben Mee, 23-Erik Pieters; 7-Johann Gudmundsson, 18-Ashley Westwood, 8-Josh Brownhill, 12-Robbie Brady (11-Dwight McNeil 65′); 10-Ashley Barnes (19-Jay Rodriguez 88′), 9-Chris Wood (27-Matej Vydra 80′)

Pelatih: Sean Dyche

Man United: 1-David de Gea; 29-Aaron Wan-Bissaka, 3-Eric Bailly, 5-Harry Maguire, 23-Luke Shaw; 6-Paul Pogba, 31-Nemanja Matic; 10-Marcus Rashford (11-Mason Greenwood 80′), 18-Bruno Fernandes (39-Scott McTominay 89′), 9-Anthony Martial (38-Axel Tuanzebe 90′); 7-Edinson Cavani

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Kartu Kuning: Westwood 62′ – Shaw 32′, Fernandes 45+3′

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Arsenal vs Burnley: Xhaka dan Aubameyang Perparah Krisis The Gunners

gamespool
Arsenal vs Burnley: Xhaka dan Aubameyang Perparah Krisis The Gunners 54

Football5star.com, Indonesia – Krisis Arsenal masih jauh dari kata selesai setelah mereka dipasksa mengakui keunggulan Burnley di Stadion Emirates, Senin (14/12) dinihari WIB. Partai Liga Inggris antara Arsenal vs Burnley berakhir dengan skor 0-1 berkat gol bunuh diri Pierre-Emerick Aubameyang.

Tampil sebagai tim unggulan, Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan. Namun, peluang emas pertama justru jatuh ke tangan Burnley melalui sundulan Chris Wood yang masih melenceng dari gawang Bernd Leno pada menit ke-14.

Tujuh menit berselang giliran Arsenal yang balik mengancam melalui sundulan Rob Holding. Tapi, upayanya juga gagal menemui sasaran dan belum membuahkan hasil.

Pada menit ke-28, Arsenal mendapatkan peluang melalui Alexandre Lacazette. Tapi, sepakannya masih bisa diamankan dengan baik oleh Nick Pope. Skor 0-0 pun tak berubah hingga turun minum.

Aubameyang - Arsenal vs Burnley - Liga Inggris - Reuters
Reuters

Di babak kedua, Arsenal kembali mengambil inisiatif serangan dan sempat mendapat peluang melalui Kieran Tierney dan Bukayo Saka di 10 menit pertama. Akan tetapi, peluang keduanya berhasil digagalkan Pope.

Pada menit ke-58, Arsenal mendapat petaka. Granit Xhaka diberi hadiah kartu merah oleh wasit karena terlibat perselisihan dengan winger muda Burnley, Dwight McNeil.

Selepas kartu merah Xhaka, pertandingan berjalan cukup sengit. Pada menit ke-67, Burnley mendapat peluang emas untuk mencuri keunggulan. Namun, sepakan Ben Mee masih mengarah ke pelukan Leno.

Usaha keras Burnley akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73 setelah Aubameyang mencetak gol bunuh diri. Skor 0-1 pun tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan.

Kekalahan ini semakin membenamkan Arsenal di papan bawah klasemen Liga Inggris. The Gunners kini menduduki peringkat 15 dengan koleksi 13 poin. Hanya unggul empat angka dari Burnley yang berada di posisi 17.

SUSUNAN PEMAIN ARSENAL VS BURNLEY:

Arsenal: 1-Bernd Leno; 2-Hector Bellerin (15-Ainsley Maitland-Niles 74′), 16-Rob Holding, 6-Gabriel Magalhaes, 3-Kieran Tierney; 34-Granit Xhaka, 25-Mohamed Elneny; 12-Willian (30-Eddie Nketiah 82′), 9-Alexandre Lacazette (8-Dani Ceballos 60′), 7-Bukayo Saka; 14-Pierre-Emerick Aubameyang

Pelatih: Mikel Arteta

Burnley: 1-Nick Pope; 2-Matt Lowton, 5-James Tarkowski, 6-Ben Mee, 3-Charlie Taylor; 12-Robbie Brady, 18-Ashley Westwood, 8-Josh Brownhill, 11-Dwignt McNeil; 9-Chris Wood (27-Matej Vydra 70′), 19-Jay Rodriguez (10-Ashley Barnes 59′)

Pelatih: Sean Dyche

Kartu Kuning: Bellerin 71′, Elneny 73′ – Brady 33′

Kartu Merah: Xhaka 58′

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hasil Manchester City vs Burnley: Pesta Gol, Tiga dari Mahrez

gamespool
Hasil Manchester City vs Burnley: Pesta Gol, Tiga dari Mahrez 59

Football5star.com Indonesia – Tren minor Manchester City dalam dua pertandingan terakhir Premier League terhenti. Pada duel Manchester City vs Burnley, Sabtu (28/11/2020), kemenangan 5-0 menjadi penghias papan skor.

Man City memang menghadapi laga melawan Burnley dalam kondisi kurang baik. Pasalnya, tim asuhan Pep Guardiola itu baru saja ditahan imbang 1-1 oleh Liverpool dan kalah 0-2 dari Tottenham Hotspur. Bahkan, mereka pun menyambut laga dari posisi ke-14 klasemen.

Manchester City vs Burnley - twitter @mancity
Twitter @mancity

Meski begitu, modal dua hasil minor itu justru membuat Man City tersengat untuk bangkit. Apalagi, lawan yang dihadapi merupakan penghuni papan bawah klasemen dan dalam posisi terancam masuk zona degradasi.

Terbukti, semangat juang The Cityzens sudah membuahkan hasil saat pertandingan baru berjalan lima menit. Riyad Mahrez membuka skor melalui golnya memanfaatkan keteledoran lini belakang Burnley.

Bahkan, Manchester City sudah unggul dua gol saat pertandingan memasuki menit ke-21. Lagi-lagi Riyad Mahrez yang mencetak gol melalui aksi individunya sebelum menaklukkan gawang Bailey Peacock-Farrell.

Lima menit sebelum jeda, Man City menambah keungulan menjadi 3-0. Kali ini giliran bek asal Prancis, Benjamin Mendy, yang mencetak gol melalui tendangan voli memaksimalkan assist Kevin De Bruyne.

Setelah tiga gol tercipta pada paruh pertama, duel Manchester City vs Burnley masih tak berimbang usai jeda. The Cityzens masih terlalu dominan bagi tamunya. Penguasaan bola dan penciptaan peluang masih dalam kendali tuan rumah.

Bahkan, gol keempat bisa mereka ciptakan ketika duel anchester City vs Burnley memasuki menit ke-66. kali ini giliran Ferran Torres yang ikut mencatatkan nama di papan skor setelah mengonversi assist Gabriel Jesus.

Dua menit berselang, Ryad Mahrez menahbiskan diri sebagai pahlawan usai mencatatkan hat-trick-nya. Kali ini, gol dihasilkannya melalui sundulan berkat umpan silang dari Phil Foden.

Manchester City vs Burnley, Riyad Mahrez Phil Foden - twitter @mancity
Twitter @mancity

Pesta gol di laga Manchester City vs Burnley akhirnya sekaligus menutup pertandingan dengan kemenangan 6-0. Hasil ini membawa Man City naik pesat ke peringkat ke-8 klasemen dengan torehan 15 poin dari 9 pertandingan. Sementara, Burnley berkutat di urutan ke-17 klasemen dengan mengumpulkan 5 angka.

SUSUNAN PEMAIN MANCHESTER CITY vs BURNLEY

MANCHESTER CITY (4-3-3): 31-Ederson Moraes; 2-Kyle Walker, 5-John Stones, 3-Ruben Dias (Eric Garcia 70), 22-Benjamin Mendy; 17-Kevin De Bruyne, 16-Rodri (Fernandinho 56), 8-Ilkay Guendogan; 21-Ferran Torres (Phil Foden 67), 9-Gabriel Jesus, 26-Riyad Mahrez
Pelatih: Josep Guardiola

BURNLEY (4-4-2): 15-Bailey Peacock-Farrell; 2-Matthew Lowton, 5-James Tarkowski, 6-Ben Mee, 3-Charlie Taylor; 19-Jay Rodriguez, 41-Josh Benson, 18-Ashley Westwood, 11-Dwight McNeil; 10-Ashley Barnes (Matej Vydra 81), 9-Chris Wood (Erik Pieters 67)
Pelatih: Sean Dyche

Wasit: Lee Mason

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Burnley vs Chelsea: Hakim Ziyech Buka Pesta Gol The Blues

gamespool
Burnley vs Chelsea: Hakim Ziyech Buka Pesta Gol The Blues 63

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan pekan ke-7 Liga Inggris antara Burnley vs Chelsea di Stadion Turf Moor, Sabtu (31/10/2020) berhasil dimenangkan oleh The Blues dengan skor meyakinkan 3-0. Satu gol Chelsea dicetak oleh pemain anyar mereka Hakim Ziyech.

Pada babak pertama, tim tuan rumah sempat mengancam terlebih dahulu lewat aksi Ashley Barnes. Beruntung Edouard Mendy mampu menghalau pergerakan Barnes sehingga gawang Chelsea masih aman dari kebobolan. Sengatan dari Burnley membuat Chelsea bermain lebih waspada.

Burnley vs Chelsea

Skema serangan Chelsea yang dibangun oleh Kai Havertz tak jarang patah di tembok pertahanan Burnley. Berulang kali menekan, The Blues akhirnya mampu mencetak gol pada menit ke-26. Hakim Ziyech sukses mengukir gol perdananya untuk Chelsea setelah tembakan dari luar kotak penaltinya tak mampu dihalau kiper Burnley.

Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama. Pada babak kedua, The Blues yang unggul satu gol tak menurunkan intensitas permainan. Hasilnya pada menit ke-63, Kurt Zouma berhasil mencetak gol kedua memanfaatkan umpan dari Mason Mount.

Tak puas dengan dua gol, Chelsea menambah jumlah gol mereka pada menit ke-70. Gol ketiga Chelsea diukir oleh Timo Werner memanfaatkan umpan dari Hakim Ziyech. Skor 3-0 bertahan hingga akhir babak kedua.

Susunan pemain kedua tim:

Burnley: Nick Pope; Matthew Lowton, Kevin Long, James Tarkowski, Charlie Taylor; Ashley Westwood, Dake Stephens, Josh Brownhill, Dwight McNeil; Ashley Barnes, Chris Wood.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Sean Dyche

Chelsea: Edouard Mendy; Reece James, Thiago Silva, Kurt Zouma, Ben Chilwell; Mason Mount, N’Golo Kante, Hakim Ziyech; Kai Havertz, Tammy Abraham, Timo Werner.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Frank Lampard

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Carabao Cup: Gol Perdana Torres Muluskan Laju Manchester City

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Manchester City masih terlalu kuat untuk Burnley. Bertemu di babak keempat Carabao Cup, Kamis (1/10/2020) dinihari WIB pasukan Pep Guardiola menang mudah 3-0.

Jadwal padat pekan ini membuat kedua pelatih melakukan rotasi. Terlebih Pep Guardiola yang merotasi hampir 80 persen pemainnya. Dia juga mengubah skema permainan menjadi 4-1-4-1.

Keputusan ini ternyata berbuah manis. Mereka berhasil unggul pada menit ke-35 lewat sontekan Raheem Sterling. Gol Sterling sekaligus menutup babak pertama.

raheem sterling burnley vs manchester city dailymail
dailymail.co.uk

The Cityzens langsung tancap gas pada awal babak kedua. Sterling kembali mencatatkan namanya di papan skor ketika babak kedua baru berjalan empat menit.

Burnley bukannya tidak memberi perlawanan. Tapi penyelesaian akhir yang buruk, ditambah disiplinnya para pemain City membuat tuan rumah tidak bisa berbuat banyak.

Burnley juga sempat menurunkan tempo permainan dengan menerapkan umpan pendek dari kaki ke kaki. Tapi cara tersebut justru dimanfaatkan oleh City pada menit ke-65.

Tendangan kaki kanan Ferran Torres sukses membobol jala tuan rumah yang dikawal Baily Peacock-Farrell. Gol ini tentu sangat bermakna untuk gelandang asal Spanyol. Bagaimana tidak, ini adalah gol perdananya untuk Manchester City.

Gol Ferran Torres ternyata jadi gol terakhir yang tercipta pada laga ini. Menang 3-0, City pun melaju ke babak kelima Carabao Cup.

Susunan Pemain:

Burnley (4-4-2): 15-Baily Peacock-Farrell; 3-Charlie Taylor, 5-James Tarkowski, 28-Kevin Long, 2-Matthew Lowton (Phil Bardsley 79โ€™); 11-Dwight McNeil, 18-Ashley Westwood, 8-Josh Brownhill, 23-Erik Pieters; 10-Ashley Barnes (Josh Benson 69โ€™), 27-Matej Vydra (Chris Wood 46โ€™)

Pelatih: Sean Dyche

Manchester City (4-1-4-1): 13-Zack Steffen; 2-Kyle Walker (Taylor Harwood-Bellis 66โ€™), 25-Fernandinho, 14-Aymeric Laporte, 22-Benjamin Mendy; 16-Rodri (Nathan Ake 74โ€™); 21-Ferran Torres, 17-Kevin De Bruyne (Bernardo Silva 64โ€™), 8-Cole Palmer, 26-Riyad Mahrez; 7-Raheem Sterling

Pelatih: Pep Guardiola

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Leicester vs Burnley: Comeback Sempurna The Foxes

gamespool
Leicester vs Burnley: Comeback Sempurna The Foxes 70

Football5star.com, Indonesia – Leicester City berhasil melanjutkan tren positifnya setelah mengalahkan Burnley di Stadion King Power pada Senin (21/9) dinihari WIB. Partai Liga Inggris antara Leicester vs Burnley berakhir dengan skor 4-2 berkat penampilan apik Timothy Castagne dan Harvey Barnes.

Tampil sebagai tim unggulan, Leicester malah harus tertinggal terlebih dahulu. Pada menit ke-11, Burnley berhasil mencuri keunggulan melalui sepakan voli Chris Wood dari jarak dekat.

Keunggulan Burnley tak bertahan lama. Pasalnya, Leicester berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-20 melalui aksi Harvey Barnes yang memaksimalkan umpan tarik Timothy Castagne.

Selepas gol Barnes, kedua tim sama-sama melancarkan serangan berbahaya dan sempat mendapat peluang emas untuk mencetak gol. Akan tetapi, tak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit mengakhiri babak pertama.

Leicester vs Burnley - Liga Inggris - Timothy Castagne - Reuters - Harvey Barnes
Reuters

Selepas turun minum, Leicester langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-50, The Foxes berbalik unggul setelah Erik Pieters mencetak gol bunuh diri karena salah mengantisipasi umpan silang Castagne.

Dua belas menit berselang, Leicester berhasil memperlebar keunggulannya. Kali ini, giliran James Justin yang menjebol gawang Nick Pope setelah menerima umpan tarik Ayoze Perez.

Pada menit ke-73, Burnley berhasil memperkecil ketertinggalannya lewat sundulan Jimmy Dunne yang memaksimalkan sepakan bebas Dwight McNeil. Enam menit berselang, Leicester kembali berhasil menjebol gawang Burnley. Kali ini, giliran sepakan keras Dennis Praet yang gagal diamankan Pope.

Skor 4-2 pun tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Kemenangan ini membuat Leicester City berhasil memuncaki klasemen Liga inggris dengan perolehan enam poin. Unggul selisih gol dari Arsenal, Liverpool, Everton, dan Crystal Palace.

SUSUNAN PEMAIN LEICESTER VS BURNLEY:

Leicester:ย 1-Kasper Schmeichel; 27-Timothy Castagne, 25-Wilfred Ndidi, 4-Caglar Soyuncu, 2-James Justin; 24-Nampalys Mendy; 17-Ayoze Perez (10-James Maddison 62′), 8-Youri Tielemans, 26-Dennis Praet (11-Marc Albrighton 83′), 15-Harvey Barnes; 9-Jamie Vardy

Pelatih: Brendan Rodgers

Burnley: 1-Nick Pope; 26-Phil Bardsley, 28-Kevin Long, 34-Jimmy Dunne, 3-Charlie Taylor; 12-Robbie Brady (23-Erik Pieters 40′), 18-Ashley Westwood, 8-Josh Brownhill, 11-Dwignt McNeil; 19-Jay Rodriguez (27-Matej Vydra 70′), 9-Chris Wood

Pelatih: Sean Dyche

Kartu Kuning: Mendy 25′ – Rodriguez 8′

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Burnley: Nick Pope Bikin Tuan Rumah Frustrasi

Football5star.com, Indonesia – Liverpool harus puas bermain imbang 1-1 dengan tamunya Burnley pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Anfield, Sabtu (11/7/2020) malam WIB.

Liverpool unggul lebih dulu pada menit 34. Berawal dari umpan Fabinho ke kotak penalti, Andy Robertson langsung masuk dan menyundul bola ke tiang jauh.

Kiper Nick Pope tak kuasa menjangkau bola. Skor 1-0 untuk The Reds.

@LFC Liverpool
@LFC

Jelang babak pertama berakhir, tuan rumah mendapat peluang emas melalui Mohamed Salah dan Sadio Mane. Namun, keduanya digagalkan Nick Pope.

Di babak kedua, Burnley mencoba bangkit. Hasilnya, Jay Rodriguez menyamakan kedudukan pada menit 69.

Berawal dari sebuah umpan panjang, James Tarkowski berhasil memenangi duel udara di kotak penalti dan mengarahkan bola kepada Jay Rodriguez yang tak terkawal.

Dengan cepat, sang pemain langsung melepas tembakan yang gagal dihentikan Alisson Becker. Skor jadi imbang 1-1 dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Burnley naik ke posisi 9 klasemen dengan 50 poin. Adapun Liverpool tetap bertengger di singgasana, karena sudah dipastikan juara.

Susunan Pemain

Liverpool: Alisson; Neco Williams (Trent Alexander-Arnold 69′), Joe Gomez, Virgil van Dijk, Andy Robertson; Georginio Wijnaldum (Alex Oxlade-Chamberlain 81′), Fabinho, Curtis Jones (Naby Keita 69′); Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane.

Burnley: Nick Pope; Phil Bardsley, Kevin Long, James Tarkowski, Charlie Taylor; Erik Pieter (Johann Berg Gudmundsson 65′), Ashley Westwood, Josh Brownhill, Dwight McNeil; Chris Wood (Matej Vydra 65′), Jay Rodriguez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pencetus White Lives Matter: Reaksi Orang-Orang Berlebihan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Dalang di balik spanduk โ€œWhite Lives Matter Burnleyโ€ di stadion Etihad, Jake Hepple, buka suara terkait aksinya itu. Ia mengatakan bahwa orang-orang telah berlebihan menanggapi aksinya itu.

Seperti diketahui, laga Manchester City vs Burnley di stadion Etihad dikejutkan oleh spanduk White Lives Matter yang diterbangkan dengan pesawat kecil. Momen ini langsung memancing amarah dari banyak pihak, termasuk klub dan tempat Jake Hepple bekerja.

Atas perbuatannya itu, Hepple kini dipecat dari perusahaannya. Walau begitu dia sepertinya tidak menyesal. Dia justru menganggap orang-orang telah bersikap berlebihan dan menganggap dirinya tidak rasial.

white lives matter mirror
Mirror

โ€œSaya tidak rasial. Saya tahu orang-orang berusaha menjadi seperti itu tapi saya tidak. Saya punya banyak teman berkulit hitam dan Asia dan spanduk itu sebenarnya terinspirasi oleh gerakan kehidupan orang-orang hitam,โ€ imbuhnya.

โ€œKami tidak menyinggung gerakan yang sedang terjadi atau orang berkulit hitam. Saya percaya bahwa penting untuk kita mengakui kehidupan orang putih juga penting. Bos saya, klub, dan banyak orang telah bereaksi berlebihan terhadap apa yang terjadi,โ€ pungkas Jake Hepple.

Bukan cuma Hepple yang tersandung masalah rasial. Pacarnya, Megan Rambadt, juga mengalami hal yang sama. Ia dipecat dari tempat kerjanya di Solace Foot Health and Reflexology di Lanchashire. Pemecatan sang pacar dikarenakan unggahannya di media sosial yang bernada rasial.

Otak di Balik Banner White Lives Matter Dipecat dari Pekerjaannya

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Laga Manchester City vs Burnley beberapa waktu lalu mencuri perhatian. Bukan jalannya pertandingan yang menjadi sorotan, tapi banner besar bertuliskan “White Lives Matter” yang diterbangkan di atas stadion Etihad.

Ketika dunia saat ini menyuarakan kampanye Black Lives Matter sebagai bentuk peperangan terhadap rasialisme, langit Manchester kemarin justru ditunjukkan pemandangan sebaliknya.

Sebuah pesawat kecil menerbangkan banner bertuliskan โ€œWhite Lives Matter Burnleyโ€ sebelum laga Manchester City vs Burnley dimulai. Praktis hal tersebut mengundang kecaman dari banyak pihak.

Burnley Minta Maaf soal Pesawat yang Membawa Spanduk White Lives Matter
The Independent

Dari pesan tersebut jelas terlihat bahwa itu ulah dari oknum suporter Burnley. Dan benar saja, setelah dilakukan penyelidikan diketahui orang yang ada di balik spanduk raksasa itu adalah fan klub tersebut bernama Jake Hepple.

Setelah identitas Jake Hepple terungkap, diketahui bahwa ia bekerja sebagai tukang las di Paradigm Precision yang ada di wilayah Lancashire. Tidak mau perusahaannya dicap rasial, sang pemilik kemudian memecat Hepple.

โ€œKami tidak membenarkan atau mentoleransi rasial dalam bentuk apa pun,โ€ demikian pernyataan perusahaan.

Sementara itu, pihak Burnley sudah buka suara sesaat setelah laga di stadion Etihad berakhir. Mereka mengatakan bahwa aksi suporternya tersebut tidak mencerminkan klub.

Hal serupa juga disuarakan sang pelatih, Sean Dyche. Baginya, apa yang dilakukan Jake Hepple tidak mengatasnamakan klub dan klub sangat menentang perbuatan tersebut.

Burnley Minta Maaf soal Pesawat yang Membawa Spanduk White Lives Matter

gamespool
Burnley Minta Maaf soal Pesawat yang Membawa Spanduk White Lives Matter 82

Football5Star.com, Indonesia – Laga Premier League antara Manchester City vs Burnley diwarnai aksi tidak terpuji yang terjadi saat laga baru saja dimulai. Sebuah pesawat terbang di atas Stadion Etihad dengan membawa spanduk bertuliskan ‘White Lives Matter Burnley’.

“Burnley Football Club mengutuk keras pada pihak yang bertanggung jawab atas pesawat yang membawa spanduk bernada ofensif di atas Stadion Etihad. Kami secara tegas menyatakan pihak yang bertanggung jawab tersebut tidak akan diterima di Turf Moor, tulis pernyataan Burnley seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi klub.

The Clarets melanjutkan, “hal seperti ini tidak merepresentasikan Burnley Football Club dan kami akan bekerja bersama pihak berwajib untuk mengetahui siapa yang bertanggungjawab serta bakal memberinya hukuman seumur hidup (tidak boleh datang ke Stadion).”

Pihak klub Burnley menegaskan bahwa mereka mendukung aksi gerakan ‘Black Lives Matter‘ dan sekaligus meminta maaf kepada pihak Premier League dan Manchester City.

Burnley Minta Maaf soal Pesawat yang Membawa Spanduk White Lives Matter
Mirror

“Kami mendukung penuh inisiatif Premier League untuk gerakan ‘Black Lives Matter‘. Semua pemain dan staf kami ikut berlutut pada saat kick off melawan Manchester City. Kami minta maaf kepada Premier League, Manchester City, dan semua pihak yang mempromosikan Black Lives Matter,” tulis Burnley.

Sang kapten, Ben Mee, mengatakan bahwa dia merasa malu karena sikap dari sebagian suporter klubnya itu.

“Saya malu melihat sebagian kecil fans kami memutuskan untuk menaruh itu di sekitar Stadion. Itu benar-benar melenceng dari poin yang kami coba capai sebagai komunitas sepakbola, sebagai pemain. Sangat memalukan. Hal buruk ini tidak mewakili mayoritas fans kami, ucap Mee.

Pelatih, Sean Dyche juga mendukung pernyataan dari Mee dan meminta maaf kepada pihak-pihak yang tersinggung karena spanduk itu.

“Ini sangat tak bisa dimaafkan. Anda tak mau itu dikaitkan dengan seluruh kota, para warga kota Burnley, atau klub. Saya tahu klub langsung memberi pernyataan dan saya hanya bisa meminta maaf sebagai manajer klub,” kata Dyche.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Manchester City vs Burnley: Pesta Gol The Cityzens

dinasti
Manchester City vs Burnley: Pesta Gol The Cityzens 85

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Liga Inggris pekan ke-30 antara Manchester City vs Burnley di Stadion Etihad, Selasa (23/6/2020) berakhir dengan skor telak 5-0 bagi tim tuan rumah. Ini jadi kali ke-17, City menang 5-0 sejak ditangani oleh Pep Guardiola.

Pada babak pertama, City langsung tampil dengan skema menyerang. Akan tetapi, hingga 10 menit pertama, Manchester Biru kesulitan menembus pertahanan ketat yang ditampilkan The Clarets.

Pada menit ke-22, Phil Foden membuka skor. Gol berawal dari umpan tendangan penjuru Bernardo Silva yang sengaja diarahkan ke luar kotak penalti lawan. Di sana, Phil Foden langsung menyambut dengan tembakan mendatar kencang yang tak bisa dihalau Nick Pope.

https://twitter.com/Futt_History/status/1275163122609917952

Burnley tak mampu mengimbangi permainan City. Hasilnya di menit akhir babak pertama, Riyad Mahrez mampu mencetak dua gol. Gol pertama melalui penetrasi mematikan di menit 43, sementara gol kedua dihasilkan dari eksekusi penalti pada menit kedua waktu tambahan.

Pada babak kedua, City tak mengendorkan serangan. Hasilnya pada menit ke-51, David Silva makin membuat tim tuan rumah menjauh. Skor 4-0 bertahan hingga pertengahan babak kedua.

Burnley semakin terpuruk. Pada menit ke-63, Phil Foden kembali mencetak gol keduanya. City pun mempertahankan kedudukan 5-0 hingga akhir babak kedua. Kemenangan ini membuat City tetap berada di posisi kedua, sementara tertahan di peringkat ke-11.

Susunan Pemain Kedua Tim

Manchester City: Ederson Moraes; Joao Cancelo, Fernandinho, Nicolas Otamendi, Oleksandr Zinchenko; David Silva, Rodrigo Hernandez, Phil Foden; Riyadh Mahrez, Sergio Aguero, Bernardo Silva

Kartu kuning: Joao Cancelo

Kartu merah:

Pelatih: Pep Guardiola

Burnley: Nick Pope; Matt Lowton, James Tarkowski, Ben Mee, Charlie Taylor; Josh Brownhill, Ashley Westwood, Jack Cork, Dwight McNeil; Jay Rodriguez, Matej Vydra

Kartu kuning: Josh Brownhill

Kartu merah:

Pelatih: Sean Dyche

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

COVID-19 Bikin Klub Liga Inggris Terancam Bangkrut

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Tim Liga Inggris, Burnley, saat ini sedang berada dalam situasi krisis finansial akibat wabah COVID-19. Menurut CEO klub, Mike Garlick, The Clarets hanya memiliki dana untuk bertahan hingga bulan Agustus nanti.

Krisis yang diakibatkan oleh wabah COVID-19 membuat Liga Inggris harus dihentikan hingga waktu yang belum ditentukan. Hal ini pun membuat klub-klub kecil seperti Burnley kehilangan sumber pemasukan dan mengalami kerugian yang sangat besar.

“Faktanya adalah, jika kompetisi musim ini tak selesai sementara liga musim depan masih belum pasti kapan akan digelar, maka kami akan kehabisan uang pada bulan Agustus nanti,” kata Mike Garlick seperti dikutip dari Mirror.

Burnley - Mick Garlick - Liga Inggris - lancs. live
Sky Sports

“Hal itu menjadi sebuah fakta. Saya tak bisa mewakili klub-klub lainnya karena saya tak tahu kondisi finansial mereka. Saya hanya bisa bicara mewakili Burnley,” sambung Garlick menambahkan.

Jika musim 2019-20 tak dapat dilanjutkan, maka The Clarets akan kehilangan pemasukan dari hak siar televisi sebesar 45 juta Poundsterling. Selain itu, mereka juga akan kehilangan pemasukan dari tiket sebesar 5 juta Pounsterling apabila Liga Inggris musim ini dilanjutkan secara tertutup.

“Burnley akan kehilangan pemasukan dari tiket pertandingan sebesar 5 juta Pounsterling apabila sisa pertandingan musim 2019-20 dilanjutkan secara tertutup. Selain itu, Burnley juga akan kehilangan dana hak siar sebesar 45 juta Poundsterling apabila musim ini tak dilanjutkan,” tulis pernyataan lengkap The Clarets.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kieran Trippier Ingin Pensiun di Burnley

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kieran Trippier saat ini sedang menikmati karier baru di Atletico Madrid. Walau begitu ia menegaskan hanya ingin pensiun di klub kampung halamannya, Burnley.

Nama Kieran Trippier memang pertama kali dikenal sebagai pemain Burnley. Ia sukses membawa klub masa kecilnya itu promosi ke Premier League. Tampil bagus di sana, dia kemudian hengkang ke Tottenham Hotspur hingga kini berkostum Atletico Madrid.

Masa lalu dan faktor keluarga kemudian membuat bek timnas Inggris masih memimpikan bisa kembali berseragam Burnley di masa depan. Ia pun berharap klub tersebut sebagai klub terakhirnya.

kieran trippier-burnley
Daily Mail

“Saya akan sangat suka jika bisa gantung sepatu di sana. Itulah keinginan saya, pensiun di sana. Saya punya hubungan luar biasa dengan Sean Dyche,” ujar sang bek seperti dilansir Football Espana, Selasa (17/3/2020).

“Saya ingin bermain di level tertinggi selama yang saya bisa. Tapi saya tahu kapan waktu yang tepat itu tiba. Jika saya berada di Atletico dua tahun lagi, saya akan berusia 32 tahun dan Burnley adalah satu-satunya klub yang akan saya tuju,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, bek kiri itu mengaku sudah berbicara dengan Sean Dyche terkait rencananya. Ia juga mengklaim sang pelatih siap menampungnya kembali kapan saja.

“Saya ingin menyudahi karier di bawah asuhan Sean Dyche. Saya sudah berbicara padanya beberapa kali soal rencana itu dan dia senang mendengarnya,” tutup Kieran Trippier.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hasil Burnley vs Tottenham: Penalti Dele Alli Selamatkan The Lilywhites

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Tottenham Hotspur berhasil terhindar dari lima kekalahan beruntun, setelah menahan imbang Burnley pada pekan ke-29 Premier League (8/3/2020) di Turf Moor.

Pada awal babak, Burnley lebih berinisiatif untuk melakukan penyerangan. Dan ternyata tidak butuh waktu lama untuk Burnley mencetak gol. Penyerang mereka, Chris Wood, melakukan tendangan kaki kanan yang mengarah ke pojok kiri gawang Hugo Lloris.

Kesempatan pertama Tottenham baru datang pada menit ke-29, Tendangan Erik Lamela berhasil diselamatkan Nick Pope setelah mendapatkan umpan dari Tanganga. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Pada babak ke-2, Jose Mourinho langsung melakukan pergantian pertama, Giovani Lo Celso masuk menggantikan Tanguy Ndombele. Dan hanya tiga menit berselang, Tottenham mendapat hadiah penalti setelah Ben Mee melakukan pelanggaran kepada Erik Lamela.

Dele Alli secara tenang memasukan bola ke sudut kanan gawang Nick Pope, skor 1-1.

Kedua tim lebih bermain terbuka setelah skor imbang, Burnley selalu mengancam lewat penyerang mereka, Chris Wood. Sedangkan Spurs susah payah untuk mencari gol lagi lewat Lucas Moura dan Lo Celso.

Sampai peluit akhir tanda permainan, skor tidak berubah masih tetap 1-1. Dengan hasil ini Tottenham masih berkutat pada posisi delapan klasemen sementara. Dan Burnley berada dua peringkat dibawahnya.

Susunan Pemain :

Burnley (4-4-2) : Nick Pope; Phil Bardsley, James Tarkowski, Ben Mee, Charlie Taylor; Jeff Hendrick, Jack Cork, Ashley Westwood, Dwight McNeil; Chris Wood, Jay Rodriguez.

Pelatih : Sean Dyche

Tottenham Hotspur (4-3-3) : Hugo Lloris; Jan Vertongen, Japhet Tanganga, Davinson Sanchez, Toby Alderweireld; Tanguy Ndombele, Eric Dier, Oliver Skipp; Erik Lamela, Dele Alli, Steven Bergwijin.

Pelatih : Jose Mourinho

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Arteta Bingung Arsenal Susah Menang Walau Sudah Main Bagus

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Arsenal kembali tertahan dalam lanjutan Premier League. Terbaru, anak asuh Mikel Arteta bermain imbang tanpa gol melawan Burnley, Minggu (2/2/2020).

Tidak ada yang salah dengan performa Arsenal di Turf Mor. Mereka beberapa kali mendapat peluang emas untuk mencetak gol. Namun, sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan tidak ada gol yang tercipta.

Hal ini pula yang membuat Mikel Arteta bingung. Padahal baginya The Gunners sudah bermain bagus dan layak meraih hasil yang lebih baik.

mikel arteta burnley vs arsenal
@Arsenal

“Kami menghasilkan banyak peluang untuk menempatkan permainan yang lebih baik. Saya sangat senang dengan 15 sampai 20 menit pertama. Cara kami menyerang, mengendalikan permainan, dan peluang yang kami hasilkan,” ujar Arteta kepada BT Sport, Minggu (2/2/2020).

“Kami berada di puncak permainan. Saya pikir kami bisa mencetak satu atau dua gol. Tapi tidak ada yang tercipta. Kami harus mencari tahu apa yang membuat kami tidak menang walau permainan kami sudah sangat bagus,” ia menambahkan.

Bagi Arsenal ini adalah hasil imbang keempat beruntun yang mereka dapat di Premier League. Namun, ini pertama kalinya mereka gagal mencetak gol sejak dilatih Mikel Arteta.

Kembali mendapat satu poin membuat Meriam London tak beranjak dari peringkat ke-10. Tapi poin mereka saat ini sama dengan Burnley, Newcastle United, dan Southampton yang menguntit di bawahnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Burnley vs Arsenal: The Gunners Belum Beranjak dari Papan Tengah

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Arsenal gagal memperbaiki posisinya di tabel klasemen Premier League setelah hanya mampu membawa pulang satu poin dari markas Burnley pada Minggu (2/2) malam WIB. Partai antara Burnley vs Arsenal berakhir dengan skor kacamata, 0-0.

Di awal-awal pertandingan, kedua tim langsung mengambil inisiatif serangan untuk mencuri keunggulan. Di 15 menit pertama, Arsenal dan Burnley sama-sama mendapatkan peluang emas yang belum bisa berbuah gol.

Di menit ke-36, Arsenal kembali mendapatkan peluang emas untuk membuka keunggulan. Akan tetapi, usaha Pierre-Emerick dari jarak dekat masih bisa diamankan oleh Nick Pope dengan sempurna.

Dua menit berselang, giliran Burnley yang mengancam lewat Jeff Hendrick. Akan tetapi, sepakan kerasnya masih melenceng dari gawang Bernd Leno. Paruh pertama pun berakhir dengan skor 0-0.

Burnley vs Arsenal - Premier League - @burnleyofficial
twitter.com/burnleyofficial

Selepas turun minum, Burnley yang membutuhkan tambahan poin langsung mengambil inisiatif serangan. Di menit ke-56, mereka kembali mendapatkan peluang. Namun, sundulan dari James Tarkowski masih belum tepat sasaran.

Asyik menyerang, Burnley malah hampir kecolongan di menit ke-76. Namun, lagi-lagi usaha Aubameyang masih belum bisa membawa Arsenal unggul.

Dua menit berselang, Burnley kembali mendapatkan peluang emas. Kali ini, giliran Jay Rodriguez yang mengancam gawang Bernd Leno. Namun, sepakan kerasnya masih membentur mistar gawang sebelum bisa diamankan dengan sempurna oleh Leno.

Skor 0-0 pun tak berubah hingga wasit membubatkan pertandingan. Hasil ini membuat Arsenal belum beranjak dari posisi 10 klasemen sementara Premier League dengan raihan 31 poin. Hanya unggul selisih gol dari Burnley yang ada di posisi 11.

SUSUNAN PEMAIN BURNLEY VS ARSENAL:

Burnley:ย 1-Nick Pope; 3-Charlie Taylor, 6-Ben Mee, 5-James Tarkowski, 2-Matt Lowton; 11-Dwight McNeil, 4-Jack Cork, 18-Ashley Westwood, 13-Jeff Hendrick; 19-Jay Rodriguez, 9-Chris Wood

Pelatih: Sean Dyche

Arsenal: 1-Bernd Leno; 77-Bukayo Saka (11-Lucas Torreira 56′), 23-David Luiz, 20-Skhodran Mustafi, 2-Hector Bellerin; 34-Granit Xhaka, 29-Matteo Guendouzi; 14-Pierre-Emerick Aubameyang, 10-Mesut Oezil (28-Joe Willock 63′), 35-Gabriel Martinelli; 9-Alexandre Lacazette (30-Eddie Nketiah 89′)

Pelatih: Mikel Arteta

Kartu Kuning: Tarkowski 82′ – Oezil 44′, Xhaka 55′, Torreira 57′,ย 

Suporter Manchester United: Ole Out, Pochettino In

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan dua gol tanpa balas Manchester United dari Burnley di Stadion Old Trafford, Kamis (23/1/2020) makin membuat kesal suporter tim berjuluk Red Devils tersebut.

Suporter pun menginginkan Ole Gunnar Solskjaer segera digantikan dengan mantan pelatih Tottenham, Mouricio Pochettino.

manchester united memalukan
getty images

Dikutip Football5star.com dari bbc, seusai pertandingan melawan Burnley, sejumlah suporter United sempat meneriakkan agar Ole segara angkat koper. “Masukan Pochettino,” teriak suporter United.

Tagar OleOut pun bergema di jagat Twitter. Sejumlah warganet yang mayoritas suporter United meminta manajemen untuk segera mendepak mantan pemain yang berperan memberikan treble winner di era Sir Alex Ferguson.

“Tidak bulan depan, tidak minggu depan, atau tidak besok. Hari ini Solskjaer harus segera dipecat,” kicau salah satu penggemar United di Twitter.

Mantan pemain United Rio Ferdinand pun mengatakan bahwa kekalahan dari Burnley benar-benar memalukan. Ia menyebut skuat United tidak tahu bagaimana cara bermain bola dan memenangkan pertandingan.

“Memalukan ada di sini. Tim tidak tahu cara bermain. Mereka tak tahu apa yang harus diperbuat di tengah lapangan.” ucap Ferdinand.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Rapor Memalukan Solskjaer Setelah Manchester United Kalah

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan Manchester United dari Burnley menyisakan rapor buruk untuk Ole Gunnar Solskjaer. Hasil 0-2 di Old Trafford ini membuat perolehan kekalahan sang pelatih lebih banyak dibanding kemenangan.

Manchester United diluar dugaan takluk dari tim papan bawah, Burnley. Mereka harus mengakui keunggulan tim tamu lewat gol yang masing-masing dicetak Chris Wood dan Jay Rodriguez.

Hasil ini ternyata tidak hanya membuat United makin kesulitan untuk menembus empat besar. Tapi juga membuat kapabilitas Solskjaer sebagai pelatih dipertanyakan.

Seperti dikutip Football5star dari Squawka, sejak ditunjuk sebagai pelatih permanen Setan Merah 2019 lalu, pelatih asal Norwegia kini lebih banyak mengoleksi kekalahan daripada kemenangan.

Sejauh ini klub asal Manchester sudah mengemas 12 kekalahan. Sedangkan untuk urusan kemenangan mereka baru meraih 11 kali.

Tidak hanya itu, jika dibandingkan dengan capaian musim lalu, perolehan poin Manchester United musim ini kalah jauh. Pada pekan ke-24 Premier League musim 2018-2019 mereka mampu meraup 45 poin. Sedangkan pada musim 2019-2020 dengan jumlah laga yang sama mereka hanya mengoleksi 34 angka saja.

Catatan di atas makin memperkuat anggapan jika mantan pelatih Cardiff City hanya bagus ketika dirinya masih berstatus sebagai karetaker pertengahan musim lalu. Saat itu, ia melalui 10 pertandingan tanpa sekali pun tersentuh kekalahan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]