Mustafi: Kemenangan Vital Bagi Arsenal

Bek Arsenal Shkodran Mustafi mengaku sangat senang dengan kemenangan timnya atas Burnley. Ia menilai kerja keras The Gunners dalam laga tersebut terbayarkan.

Arsenal menang 1-0 atas tuan rumah Burnley pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Turf Moor, Minggu (2/10/2016). Gol semata wayang The Gunners dicetak Laurent Koscielny pada menit 90.

“Ini semua tentang datang ke sini dan memberikan segalanya. Kami lebih suka melawan tim-tim besar karena tidak selalu mudah untuk datang ke tempat seperti ini dan menghadapi pertahanan baja. Tapi kami menunjukkan bahwa kami memiliki karakter yang baik, dan itulah yang memberi kami tiga poin pada akhirnya,” kata Mustafi di situs resmi klub.

“Aku selalu mengatakan bahwa penting bagi kami untuk berjuang sampai akhir. Sebuah pertandingan sepak bola adalah 90 menit dan kemudian ada perpanjangan waktu. Tim-tim besar berjuang sampai akhir karena mereka tahu masih ada kesempatan untuk mencetak gol dan hari ini kami menunjukkan itu. Anda harus bermain hingga wasit meniup peluit akhir.”

“Kemenangan ini memberi Anda kepercayaan diri, karena ini bukan tempat yang mudah untuk didatangi. Burnley tahu bagaimana untuk bertahan sampai akhir, tapi kami terus mendorong sampai akhir.”

“Itu hanya menunjukkan kepada kami bahwa kami mampu mencetak gol dari setiap situasi, bahkan di menit terakhir. Kemenangan seperti ini penting bagi kami,” Mustafi menambahkan.

Liga Inggris: Gol Injury Time Berikan Arsenal Tiga Poin

Arsenal mengalahkan Burnley dengan skor 1-0 pada partai Liga Inggris di Stadion Turf Moor, Minggu (2/10/2016).

Gol tunggal Arsenal diciptakan Laurent Koscielny pada masa injury time. Lesakan penentu ini juga terasa kontroversial karena bola sempat mengenai tangan Koscielny.

Sejak awal laga, Arsenal tampil menekan. Ada dua peluang dari Alex Iwobi dan Alexis Sanchez pada lima menit pertama, tetapi belum membuahkan hasil.

Tidak berbeda dengan usaha Theo Walcott pada menit ke-17. Bola tembakan kaki kanan pemain bernomor 14 ini juga belum menemui sasaran.

Pada paruh kedua, Sanchez kembali mendapatkan sejumlah peluang. Bahkan, dia hampir membuka skor andai bola tendangannya tidak membentur mistar pada menit ke-73.

Penantian Arsenal baru berakhir saat injury time berlangsung tiga menit. Koscielny mencetak gol dengan memanfaatkan skenario sepak pojok.

Bola disambut Alex Oxlade-Chamberlain sebelum mengenai tangan Koscielny dan bergulir masuk ke gawang Burnley. Wasit memutuskan untuk tidak menganulir gol ini.

Berkat kemenangan ini, Arsenal menduduki peringkat ketiga dengan raupan 14 poin dari tujuh laga. Ada selisih dua angka dari Manchester City selaku pemuncak tabel.

Burnley: Heaton; Lowton, Keane, Mee, Ward; Boyd, Defour, Hendrick, Marney; Gudmundsson; Vokes.

Arsenal: Cech; Bellerin, Mustafi, Koscielny, Monreal; Cazorla, Xhaka; Walcott, Ozil, Iwobi; Sanchez.

Liga Inggris: Burnley Ogah Lepas Bek Terbaiknya ke Chelsea

ek Burnley, Michael Keane, santer dikabarkan tengah dibidik Chelsea. Namun, pihak Burnley menegaskan tak akan menjual pemain 23 tahun itu dalam waktu dekat.

Dalam beberapa waktu terakhir, The Blues memang kabarnya menjadikan Keane sebagai buruan utama pada musim dingin nanti. Hal ini melihat dari rapuhnya lini belakang Chelsea beberapa laga terakhir.

Antonio Conte bahkan dikabarkan siap untuk menggelontorkan dana besar untuk mengamankan jasa bek muda Irlandia itu.

Akan tetapi, keinginan mereka tampaknya bakal bertepuk sebelah tangan. Sebab, Burnley menengaskan tak akan melego beknya itu Januari nanti.

“Beginilah di Burnley. Ini merupakan bentuk sama-sama saling menghormati bahwa orang lain mengamati beberapa pemain kami tapi juga Keane tak dijual!” kata Manajer Burnley, Sean Dyche dikutip Sky Sports.

Keane memang tampil lumayan apik sejauh ini. Dalam enam laga di Premier League, dia sukses mencatatkan rataan per laga 0,8 tekel, 1,7 intersep, dan 8,5 sapuan bola.

“Dia memang saat ini bermain bagus. Sekali lagi, dia tak akan kami jual,” tandas dia.

Keane sendiri kabarnya bakal dibanderol oleh Burnley sekitar 25 juta pounds. Mungkin, harga itu bisa saja naik andai sang pemain bisa menunjukkan terus permainan apiknya.

Berita Bola: Alexis Sanchez Menjadi Momok Untuk Burnley

Burnley patut mewaspadai Alexis Sanchez di pertandingan lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini kala melawan Arsenal. Dia memang menjadi momok untuk Burnley dalam beberapa laga terakhir.

Arsenal akan melawat ke Turf Moor, Minggu (2/10) malam WIB. Arsenal sedang dalam laju bagus  menatap pertandingan itu. The Gunners memetik empat kemenangan beruntun di semua ajang.

Lawan terakhir yang dikalahkan Arsenal adalah FC Bale. Mereka memetik kemenangan dua gol tanpa balas saat berduel di lanjutan Liga Champions, berkat dua gol dari Theo Walcott.

FourFourTwo mencatat bahwa Arsenal tak pernah kalah dalam tujuh pertandingan terakhir saat melawan Burnley. Rinciannya empat kali menang dan tiga kali menuai hasil imbang.

Dalam tiga pertandingan terakhir di kandang Burnley, cuma ada tiga gol tercipta di antara kedua tim. Hasilnya, imbang 0-0 dan 1-1, serta Arsenal menang dengan skor akhir 1-0.

Alexis Sanchez menjadi mampu terlibat dalam empat gol pada tiga penampilan melawan Burnley. Dia mencetak tiga gol dan satu assist. Dalam delapan pertandingan bersama Arsenal musim ini, pemain asal Chile itu sudah mencetak sebanyak lima gol dan lima assist.

Hector Bellerin membukukan assist lebih besar dibandingkan dengan pemain belakang Liga Inggris lainnya sejak awal musim lalu.

Arsenal akan mencoba untuk mencatatkan lima kemenangan di bulan Oktober sejak tahun lalu. Mereka tak pernah kalah saat berhadapan dengan tim promosi Premier League, dengan rincian 22 kali menang dan tiga kali menuai hasil imbang.

Leicester City: Bantai Burnley, Ranieri: Performa Kami Fantastis

Manajer Leicester City, Claudio Ranieri, menilai timnya bermain dengan fantastis ketika menang atas 3-0 Burnley pada Sabtu (17/9).

Dalam laga lanjutan Premier League yang digelar di Stadion King Power kemarin, Leicester harus menunggu hingga injury time babak pertama sebelum membuka keunggulan melalui Islam Slimani. Pemain asal Aljazair tersebut kembali mencetak gol pada awal babak kedua. Kemenangan tuan rumah dilengkapi oleh gol bunuh diri Ben Mee.

Ranieri mengaku puas dengan performa yang ditampilkan oleh skuat asuhannya. Ia meyakini mereka memang pantas mengemas tiga angka.

“Kami bermain dengan fantastis melawan tim yang sangat terorganisir,” ujar Ranieri seperti yang dikutip laman resmi klub.

“Pada awalnya, sangat sulit mencari solusi untuk mencetak gol. Tetapi, kami terus bermain menekan dan berhasil mencetak gol pembuka pada pengujung babak pertama.”

“Saya mengatakan kepada mereka (ketika jeda) untuk terus berjuang karena kami bermain dengan baik. Bisa mencetak gol tambahan dan mencatatkan clean sheet adalah hal yang penting.”

“Kami terus mengontrol jalannya laga, memindahkan bola dari satu sisi ke sisi yang lain dengan baik, dan saya sangat puas dengan performa tim,” tambah dirinya.

The Foxes saat ini berada di peringkat kesembilan klasemen sementara Premier League dengan total raihan tujuh poin. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Chelsea dalam ajang Piala Liga pada Rabu (21/9).

Berita Bola: Saatnya Untuk Ketajaman Lagi, Jamie Vardy!

Leicester City akan berhadapan dengan Burnley di lanjutan Liga Inggris. Laga ini bisa menjadi kesempatan untuk Jamie Vardy unjuk ketajaman lagi.

Pertandingan antara Leicester melawan Burnley akan berlangsung di King Power Stadium, Sabtu (17/9) malam WIB. Vardy dicatat oleh FourFourTwo mempunyai rekor yang cukup oke saat bermain di kandang sendiri.

Di Liga Inggris. Vardy tampil sangat produktif dengan catatan tujuh kali menjebol gawang lawan dalam delapan kali bertanding. Saat Leicester memetik kemenangan atas Club Brugge di Liga Champions tengah pekan ini, Vardy tak menyumbangkan gol atau assist. Golnya dicetak oleh Marc Albrighton dan Riyad Mahrez (dua gol).

Sementara itu, Burnley cuma mencetak empat gol dalam 10 kali lawatan di Liga Inggris. Mereka juga menujukkan diri rawan kebobolan dalam 10 menit terakhir pertandingan.

Burnley juga menjadi tim yang paling minim mencatatkan percobaan dalam empat pertandingan Liga Inggris yang sudah dilakoni. Mereka cuma melepaskan 33 kali attempts.

Leicester juga tampil bagus dalam sembilan pertandingan terakhir melawan Burnley. Rinciannya mereka menang enam kali dan tiga kali menuai hasil imbang.

Burnley juga sudah tak pernah menang saat melakukan lawatan ke markas Leicester sejak tahun 2007. Sementara di kubu Leicester, mereka juga didukung catatan tak pernah kalah melawan tim promosi sejak tahun 2001.

Berita Bola: Leicester City Bekuk Burnley Tiga Gol Tanpa Balas

Leicester City meraih hasil positif di pekan kelima Liga Inggris. The Foxes mampu memetik kemenangan tiga gol tanpa balas saat menjami Burnley.

Saat melakoni pertandingan di King Power Stadium, Sabtu (17/9) malam WIB, tim besutan Claudio Ranieri itu mampu tampil dominan. Mereka melakukan penguasaan bola sebanyak 59 persen dalam data yang dilansir oleh ESPN FC.

Kendati tampil dominan, Leicester baru membukukan gol di masa injury time babak pertama. Islam Slimani yang mencetak golnya, meneruskan bola sodoran Christian Fuchs dari tendangan bebas.

Slimabi bisa melepaskan diri dari kawalan para pemain Burnley, untuk menyundul bola masuk ke gawang.

Usai jeda, Slimani mencatatkan namanya di papan skor lagi. Gol itu juga lewat sundulan kepala, meneruskan bola umpan Jamie Vardy dengan tumit. Dia yang berdiri bebas, bisa menyundul bola masuk ke gawang.

Leicester mampu menambah gol lagi di menit 78. Gol bunuh diri Ben Mee membuat tuan rumah kuan tak terkejar. Hingga pertandingan selesai tak ada gol tambahan, Si Rubah menang tiga gol tanpa balas.

Dengan tambahan tiga angka ini, Leicester ada di posisi sembilan dengan raihan tujuh poin. Sementara itu Burnley ada di posisi 16 dengan raihan empat poin.

Susunan Pemain:

Leicester: Zieler; Simpson, Huth, Morgan, Fuchs; Mahrez (Gray 85), Drinkwater (King 79), Amartey, Albrighton; Slimani, Vardy

Burnley: Heaton; Lowton, Keane, Mee, Ward; Defour (Vokes 64), Marney, Hendrick; Boyd, Arfield (Gudmundsson 57), Gray (Bamford 79)

Liga Inggris: Pemain Termahal Burnley Curhat Soal Kegagalan Gabung Manchester United

Beberapa tahun lalu, Steven Defoeur sempat menjadi incaran utama Manchester United. Namun, peluang Defour bergabung dengan Man. United harus kandas karena cedera parah yang mendera.

Defour baru saja dibeli Burnley dengan harga 8 juta pounds yang merupakan rekor transfer termahal klub sepanjang sejarah. Mimpi dia bermain di Premier League akhirnya tercapai, tapi sayangnya bukan bersama Man. United.

Padahal, dia sempat menjadi incaran mantan Manajer Setan Merah, Sir Alex Ferguson, pada 2009 lalu. Sayang, patah kaki menghambat dia mewujudkan mimpi.

“Sebelum cedera itu, saya punya peluang untuk pindah ke Man United. Saya tahu mereka mengikuti saya tapi cedera parah tersebut menghampiri dan peluang tersebut menjadi sulit,” tuturnya kepada Sky Sports dilansir Express.

“Pada saat itu kaki saya retak hebat dan benar-benar bermasalah pada mental. Saat itu bisa menjadi debut saya di Champions League. Tapi, tiga hari sebelum laga, kaki ini patah dan saya sangat kecewa,” tambah dia.

Cedera tersebut memang mengganggu karier Defour yang sedang menanjak. Menjadi incaran beberapa klub besar, performa dia menurun setelah itu.

“Sulit mencapai performa seperti saat sebelum cedera agar bisa kembali diminati klub seperti Setan Merah,” pungkas dia.

Berita Bola: Catatan Clean Sheet Chelsea yang Puaskan Antonio Conte

Chelsea mampu memetik kemenangan dengan catatan yang oke saat melawan Burnley. Manajer The Blues, Antonio Conte, pun bilang bahwa dirinya puas dengan penampilan anak-anak asuhannya.

Saat menjamu Burnley di Stamford Brudge, Sabtu (27/8) malam WIB, Chelsea menang dengan skor akhir 3-0. Gol dalam pertandingan itu dicetak oleh Eden Hazard, Willian, dan pemain pengganti, Victor Moses.

Chelsea tampil dominan dalam pertandingan itu, dengan catatan sebesar 65 penguasaan bola. Mereka juga mampu menahan laju serangan Burnley. Tak ada percobaan Burnley yang menemui bidang.

Dalam tiga pertandingan di semua ajang sebelumnya, Chelsea selalu gagal mencatatkan clean sheet dengan catatan tiga kali kebobolan. Oleh karena itu, pantas kalau Conte bilang bahwa penampilan Si Biru sudah membaik. Tapi, dia menegaskan bahwa masih bisa lebih baik lagi.

“Ini merupakan pertandingan dan performa yang bagus, serta kami bisa mencatatkan banyak peluang dan memainkan sepakbola yang bagus dengan penguasaan bola yang bagus juga,” kata Conte di BBC.

“Kami mencetak banyak peluang dan mampu menjaga gawang bersih dari kebobolan –ini penting karena setelah 13 pertandingan tanpa catatan clean sheet. Ini memabantu kepercayaan diri dan menunjukkan bahwa suatu kerja keras sudah terbayar.”

“Kami memulai musim ini dengan sangat baik, tapi kami mesti tahu bahwa kami bisa lebih baik lagi,” imbuh pelatih asal Italia itu.

Berita Bola: Kalahkan Liverpool, Burnley Diwaspadai Conte

Manajer Chelsea, Antonio Conte, meminta para pemainnya untuk mewaspadai penuh potensi kejutan Burnley.

Chelsea mengantongi enam poin dari dua laga awal Premier League musim ini. John Terry akan menjamu Burnley di Stamford Bridge, Sabtu (27/8).

Conte mengapresiasi determinasi Burnley ketika mengalahkan Liverpool 2-0 akhir pekan lalu. Dia juga meminta dukungan penuh dari para fans The Blues demi mengalahkan Burnley.

“Saya menyaksikan performa (Burnley) kontra Liverpool, sungguh fantastis,” ungkap Conte, seperti dikutip dari ESPN.

“Aspek fisik dan taktik yang mereka membuat Liverpool berada di bawah tekanan selama 90 menit. Itu luar biasa,” lanjut manajer asal Italia tersebut.

“Satu tahun yang lalu, banyak orang memperhatikan penguasaan bola. Tanpa itu, Anda tidak bisa menang. Namun, laga antara Burnley dan Liverpool sangat jelas. 20 persen penguasaan bola untuk Burnley dan 80 persen untuk Liverpool, tetapi Burnley menang 2-0,” tandas Conte.

“Untuk alasan ini, saya mengatakan kepada para pemain untuk waspada penuh besok. Itu laga yang sangat sulit melawan tim yang begitu bagus, jadi kami harus wapsada. Saya berharap tim, para pemain dan fans berjuang bersama untuk menang,” paparnya.

Berita Bola: Hajar Burnley, Chelsea Melesat ke Singgasana

Chelsea menang 3-0 atas tamunya Burnley pada lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris di Stamford Bridge, Sabtu (27/8/2016). Dengan kemenangan ini, The Blues melesat ke puncak klasemen.

Chelsea kini berada di singgasana dengan sembilan poin dari tiga pertandingan. Pasukan Antonio Conte unggul tiga angka atas Manchester City dan Manchester United yang belum bermain.

Menghadapi Burnley, Chelsea langsung unggul saat laga baru berjalan sembilan menit. Eden Hazard melakukan manuver dari sisi kanan pertahanan Burnley. Kemudian, dia masuk ke jantung pertahanan Burnley.

Hazard mengakhiri aksinya lewat sepakan mendatar yang sangat keras. Laju bola gagal dibendung kiper Burnley, Tom Heaton. Chelsea unggul 1-0.

Menit 41, The Blues sukses menabah keunggulan. Menusuk ke kotak penalti, Willian melepas tembakan ke tiang jauh. Heaton gagal menjangkau bola dan skor menjadi 2-0 untuk Chelsea.

Di babak kedua, Burnley mencoba bangkit. Namun, bukannya mencetak gol, tim tamu malah kebobolan lagi di akhir laga.

Gol penutup kemenangan Chelsea dicetak Victor Moses. Skor jadi 3-0 dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain
Chelsea: Thibaut Courtois; John Terry, Gary Cahill, Branislav Ivanovic, Cesar Azpilicueta; N’Golo Kante; Eden Hazard, Nemanja Matic, Oscar, Willian; Diego Costa.

Burnley: Tom Heaton; Stephen Ward, Matthew Lowton, Ben Mee, Michael Keane; Steven Defour, Dean Marney, Scott Arfield, George Boyd; Samuel Vokes, Andre Gray.

Berita Bola: Chelsea Belum Terkalahkan Melawan Burnley

Chelsea akan menjamu Burnley di pertandingan ketiga Liga Inggris 2016-17. The Blues masih bersih dari catatan kekalahan saat berhadapan dengan Burnle di Liga Inggris.

Pertandingan antara Chelsea melawan Burnley akan berlangsung di Stamford Bridge, Sabtu (27/8) malam WIB. Chelsea tak terkalahkan dalam empat pertemuan dengan Burnley dengan rincian tiga kemenangan dan sekali hasil imbang.

Bek Chelsea, Branislav Ivanovic, menjadi momok untuk Burnley. Di pertemuan musim 2014-15, dia mampu mencetak gol di laga kandang dan tandang.

Burnley mempunyai rekor pertahanan yang oke dalam lima pertandingan terakhir di Premier League. Mereka cuma kemasukkan sebanyak satu gol.

Untuk menandingi itu, Chelsea mempunyai Diego Costa yang memiliki rekor oke di bulan Agustus. Dia mencetak tujuh gol dalam sembilan penampilan di Liga Inggris.

Costa menjadi salah satu dari 38 pemain berbeda yang mencetak 10 gol atau lebih untuk Chelsea di Liga Inggris. Tapi, dia mempunyai rasio gol paling bagus dengan catatan satu gol setiap 137 menit.

Chelsea hanya kalah sekali di kandang dalam 45 pertandingan terakhir di Liga Inggris saat melawan tim promosi. Kekalahan itu ditelan musim lalu saat menghadapi Bournemouth.

Antonio Conte saat ini sudah mencatatkan 29 pertandingan tak terkalahkan saat melakoni laga kandang sebagai manajer sebuah klub. Rinciannya, mereka  menang 27 kali dan seri dua kali.

Berita Bola: Conte: Batshuayi Bisa Jadi Starter Kontra Burnley

Manajer Chelsea, Antonio Conte, membuka peluang untuk Michy Batshuayi tampil sebagai starter saat menjamu Burnley di Stamford Bridge dalam lanjutan Premier League pekan ketiga, Sabtu (27/8).

Batshuayi baru bergabung dengan Chelsea pada musim panas ini. Striker tim nasional Belgia itu direkrut dari Olympique Marseille dengan nilai transfer sebesar 33 juta pounds.

Tidak butuh waktu lama, Batshuayi langsung menunjukkan performa yang cukup apik bersama Chelsea. Pemain berusia 22 tahun itu mencatatkan satu assist dari dua penampilannya sebagai pengganti di Premier League.

Dua gol mampu ditorehkan Batshuayi ketika melawan Bristol Rovers di ajang Piala Liga tengah pekan ini. Dia diturunkan sebagai starter dan tampil selama 90 menit.

Dengan formasi 4-2-3-1, posisi ujung tombak ditempat oleh Diego Costa yang telah menyumbangkan dua gol dari dua laga awal Premier League musim ini. Namun, Conte tidak menutup kemungkinan memainkan Batshuayi sejak menit awal laga kontra Burnley.

“Itu bukan hal yang sulit karena Batshuayi adalah pemain Chelsea. Saya bisa memutuskan untuk memainkan dia besok, tidak masalah,” jelas Conte, seperti dilansir ESPN.

“Dia pemain muda yang berkembang pesat dengan latihannya. Dia bisa jauh berkembang pula pada masa yang akan datang,” imbuh mantan pelatih Italia tersebut.

“Namun, saat ini juga penting. Saya bisa memutuskan dia untuk bermain sejak awal laga,” seru Conte.

Berita Bola: Milan Pinjam Gelandang Chelsea

AC Milan mendapatkan tambahan amunisi di lini tengah. Rossoneri meminjam gelandang muda Chelsea, Mario Pasalic .

Menurut La Gazzetta dello Sport, Pasalic akan melakukan tes medis di Milan pada Jumat (26/8/2016). Milan akan membayar 1 juta euro untuk biaya peminjaman selama semusim.

Pasalic musim lalu dipinjamkan ke AS Monaco. Pemain asal Kroasia itu tampil gemilang dengan mencetak 7 gol dalam 29 pertandingan di semua kompetisi.

Pemain 21 tahun itu juga sudah mencatatkan 2 caps bersama Timnas Kroasia. Sementara di Timnas U-21, ia tampil 8 kali dan mencetak 4 gol.

Menurut Milan TV, Rossoneri tak memiliki opsi untuk membeli Pasalic secara permanen di akhir musim. Peminjaman ini juga tak ada hubungannya dengan rencana Chelsea membeli bek muda Milan, Alessio Romagnoli.

Berita Terkini: Gara-gara Kicauan Lawas soal LGBT, Bintang Burnley Terancam Hukuman

Ancaman hukuman tengah dihadapi pemain Burnley, Andre Gray. Akibat cuitan di jejaring sosial yang dianggap melecehkan kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual & Transgender) dia berisiko mendapat sanksi dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

Semula, nama Gray meang tak terlalu disorot. Namun, berkat penampilan cemerlang saat Burnley mengalahkan Liverpool, kontroversi Gray justru terkuak. Seperti diketahui, dia menjadi salah satu pencetak gol kemenangan Burnley, saat menghadapi Liverpool pada Sabtu (20/8).

Berkat kecermelangannya itu, Gray disorot oleh para netizen. Puncaknya kala dia tertangkap basah melecehkan kaum LGBT melalui ocehannya di Twitter, yang terbilang sudah cukup lama ditulisnya.

“Perasaan saya saja, atau memang ada banyak gay di mana-mana? #Burn #Die #Makesmesick?” tulis Gray dalam akun Twitter-nya pada 2012 silam.

Sontak, hal ini membuat dunia maya heboh. Dia bahkan sudah mengucapkan permintaan maaf karena ulahnya itu.

“Tulisan itu dibuat empat tahun lalu, saat saya sepenuhnya pribadi yang berbeda, dengan seperti apa saya sekarang. Saya berada dalam sisi yang sangat berbeda ketika itu, masa lalu yang berusaha keras saya lupakan. Banyak perubahan yang telah terjadi pada kehidupan saya sekarang,” kata Gray dikutip Sportsmole.

“Saya memiliki banyak penyesalan, terkait beberapa hal yang telah saya lakukan di masa lalu, dan sadar telah membuat beberapa kesalahan besar, termasuk cuitan-cuitan ini,” tambah dia.

Meski sudah meminta maaf, Gray nyatanya tengah menghadapi sanksi dari FA. Hal ini setelah FA dilaporkan AP tengah menyelidiki cuitan sang pemain berusia 25 tahun itu.

FA belakangan memang cukup tegas kepada pemain yang membuat kegaduhan di Twitter. Sebelumnyam Ashley Cole, Rio Ferdinand, dan Robert Huth juga pernah mendapat dakwaan FA karena media sosial.

Berita Bola: Gol Cepat Jadi Kunci Burnley Taklukkan Liverpool

Burnley sukses mempermalukan Liverpool di pertandingan matchday kedua Liga Inggris. Gol cepat disebut menjadi kunci kemenangan Burnley itu.

Saat melakoni pertandingan di Turf Moor, Sabtu (20/8) malam WIB, Burnley memetik kemenangan dengan skor akhir 2-0. Dalam pertandingan itu, tim tuan rumah sudah mencetak gol di menit kedua.

Bek Liverpool, Nathaniel Clyne, melakukan blunder dengan melakukan kesalahan passing di awal pertandinga, bolanya malah bisa dikuasao oleh Vokes di muka bawang Liverpool.

Vokes mampu melepaskan sepakan dari luar kotak penbalti, yang gagal dijangkao oleh kiper ‘Si Merah’, Simon Mignolet. Satu gol Burnley lainnya dibukukan oleh Andre Gray dalam satu serangan balik cepat.

Di sepanjang pertandingan, Liverpool tampil amat dominan. Bahkan, situs resmi turnamen menyebutkan bahwa penguasaan bola mereka mencapai 81 persen.

Soal percobaan ke gawang, Liverpool mampu melakukan 26 kali attempt, lima di antara menemui bidang. Sementara itu, Burnley mampu tampil sangat efektif dengan dua gol dari tiga kali percobaan.

Vokes lantas mengungkapkan kunci kemenangan Burnley atas Liverpool.

“Gol pertama datang dengan sangat cepat dan membuat kami bisa nyaman. Seluruh tim pendukung pun bersorak gembira,” kata Vokes seperti dilansir oleh BBC.

“Sangat bagus bisa menghilangkan kegugupan itu. Di babak kedua, kami tahu bahwa kami tahu bahwa kami haris memulainya dan bertahan di sepanjang pertandingan. Itulah yang kami lakukan,” imbuhnya.

Berita Bola: Juergen Klopp Melihat Banyak Hal Bagus Dari Kekalahan Di Burnley

Liverpool harus menerima hasil kekalahan saat berhadapan dengan Burnley di laga lanjutan Liga Inggris. Manajer The Reds, Juergen Klopp, melihat banyak hal hal bagus dari kekalahan itu.

Saat melakoni pertandingan di Turf Moor, Sabtu (20/8) malam WIB, Liverpool kalah dua gol tanpa balas. Dalam laga itu, mereka kebobolan gol cepat lalu kesulitan untuk menyamakan kedudukan.

Gol pertama Burnley dicetak saat laga baru berjalan dua menit. Gol itu dicetak oleh Sam Vokes dengan satu sepakan dar luar kotak penalti.

Sementara di gol kedua, Liverpool tak bisa mengantisipasi serangan balik cepat dari Burnley. Andre Gray yang membobol gawang Simon Mignolet untuk kedua kalinya.

Di sepanjang pertandingan, Liverpool mampu tampil sangat dominan. Mereka mencatatkan nyaris 81 persen penguasaan bola.

Sementara untuk percobaan, Liverpool mampu 26 kali melepaskan attempt, cuma lima yang mampu menemui bidang.

Klopp pun menilai bahwa pengambilan keputusan yang dilakukan oleh para pemain-pemain Liverpool cukup buruk hingga tak bisa mencetak gol.

“Pengambilan keputusan kami tak bagus. Kami melakukan umpan silang yang bagus, tapi tak ada seorang pun yang ada di kotak, lalu saat ada pemainkami di dalam kotak penalti, kami malah melakukan tembakan,” kata Klopp seperti dilansir oleh BBC.

“Musim ini masih sangat dini. Itu tak tampak bahwa kami sudah 100 persen bagus. Tapi, ini baru lah awal musim dan saya bisa melihat banyak hal bagus.”

“Pelajaran dari tempat ini adalah jangan memberikan bola dengan mudah seperti yang dua kali kami di ini. Kami akan bekerja pada hal itu 100 persen. Kami harus mempunyai rencana untuk tim yang bertahan total. Kami mempunyai beberapa hal yang harus dikerjakan –itu jelas,” imbuhnya.

Berita Bola: Liverpool Masih Belum Bisa Dibobol Burnley

Liverpool akan berhadapan dengan Burnley di lanjutan Liga Inggris. Burnley masih belum mampu menjebol gawang The Reds di ajang Premier League.

Pertandingan antara Liverpool dan Burnley akan berlangsung di Turf Moor Burnley, Sabtu (20/8) malam WIB.

Dalam empat pertandingan terakhir, Burnley melawan Liverpool, FourFourTwo mencatat bahwa tim tuan rumah tak mampu mencetak gol dalam empat pertandingan.

Pada sembilan pertandingan terakhir, Burnley cuma tujuh kali mencetak gol. Dengan tim besutan Sean Dyche itu mencetak dua gol dalam proses.

Sementara itu dalam sembilan pertandingan tandang Liverpool, tercipta 41 gol. Atau rata-rata sebesar 4,6 gol di setiap pertandingan.

Kiper Liverpool, Simon Mignolet, bisa mencetak sebanyak 200 penampilan di Liga Inggris di laga ini. Menjadi pemain Belgia yang mencapai raihan ini setelah Marouane Fellaini (203) dan Vincent Kompany (220).

Mignolet sudah mencetak lima kali penyelamatan dari 11 kali tendangan penalti yang dia hadapi.

Kemenangan terakhir Burnley atas Liverpool didapat pada September 1974. Gol terakhir mereka melawan Si Merah dicetak di tahun 1975, yang dicetak oleh Ray Hankin.

Sadio Mane mencetak sebanyak sembilan gol dalam sembilan penampilan di Liga Inggris.

Menatap pertandingan ini, Liverpool mempunyai modal yang bagus. Mereka baru saja menang 4-3 saat melawat ke markas Arsenal. Pekan lalu, Philippe Coutinho mencetak dua gol, Mane mencetak satu gol, dan Adam Lallana membukukan satu gol.

Berita Bola: Liverpool Dipermalukan Burnley 0-2

Liverpool harus menelan kekalahan saat berhadapan dengan Burnley di lanjutan Liga Inggris. The Reds kalah dengan skor akhir dua gol tanpa balas.

Saat melakoni pertandingan di Turf Moor, Sabtu (20/8) malam WIB, Burnley sudah unggul di menit kedua. Gol itu dicatatkan oleh Sam Vokes lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.

Bek Liverpool, Nathaniel Clyne, salah melakukan umpan. Bolanya bisa dikuasi oleh Vokes. Tanpa ragu, melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihalau oleh kiper Si Merah, Simon Mignolet.

Liverpool yang terus menyerang, malah kecolongan. Andre Gray mencuri gol lewat satu serangan balik cepat di menit 37.

Pemain Burnley, Seven Defour, bisa melakukan solo run dari lini belakang, lalu menyodorkan bola untuk Gray. Pemain nomor punggung tujuh itu sempat mengecoh barisan pertahanan Liverpool, lalu memasukkan bola ke gawang Mignolet.

Di sepanjang pertandingan, Liverpool mampu menguasai jalannya pertandingan. Bahkan, penguasaan bola mereka mencapai nyaris 81 persen.

Liverpool mencatatkan sebanyak 26 kali percobaan, cuma ada lima yang menemui sasaran. Sementara itu, Burnley tampil amat bagus dengan catatan tiga percobaan, dua menjadi gol.

Dengan kemenangan ini, Burnley kini ada di posisi tujuh dengan raihan tiga angka. Sementara itu, Liverpool menempati posisi sembilan dengan raihan angka sama, tiga angka.

Susunan pemain

Burnley: Heaton; Lowton, Keane, Mee, Ward, Arfield, Defour (Gudmunds­son 56′), Marney, Boyd, Gray (O’Neill 93′), Vokes (Jutkiewicz 82′)

Liverpool: Mignolet; Clyne, Lovren, Klavan, Milner (Moreno 77′), Henderson, Wijnaldum, Lallana (Grujic 77′), Firmino, Coutinho, Sturridge (Origi 65′)

Berita Terkini: Sean Dyche Ungkap Kunci Kemenangan Burnley atas Liverpool

Selepas Hull City pada pekan perdana mampu membungkam juara bertahan Leicester City, pada Sabtu (20/8) giliran tim promosi lain, Burnley yang memetik kemenangan atas tim kuat Liverpool.

Liverpool harus merasakan kekalahan pertama yang cukup cepat di Premier League musim ini. Baru pekan kedua, The Reds dibungkam oleh klub promosi, Burnley dengan skor 0-2, Sabtu (20/8).

Hasil yang sangat menyakitkan karena Liverpool sangat mendominasi permainan pada laga ini. Namun, penguasaan bola unggul tak jaminan memenangi laga. Setidaknya itu yang dikatakan manajer Burnley, Sean Dyche. Dia mengungkapkan kunci kemenangan timnya.

“Adalah mitos pada sepak bola modern bahwa mendominasi penguasaan bola bisa memenangi Anda laga. Leicester City membuktikannya musim lalu,” ujarnya kepada Sky Sports.

“Liverpool punya enam gelandang di waktu yang bersamaan. Jika saya melakukan itu Burnley mungkin bisa mendominasi. Tapi, kami memprioritaskan penetrasi dan berhasil,” tambah dia.

Hasil ini jelas memuaskan bagi Burnley yang merupakan juara Divisi Championship musim lalu. Sementara bagi Liverpool, hasil ini memperlihatkan bahwa masalah mereka masih juga sama dari musim ke musim.

Lawan Arsenal, Pengalaman Barton Dibutuhkan Burnley

Arsenal akan menghadapi Burnley, Sabtu (30/1) malam, di babak keempat Piala FA. Pada laga nanti, ada satu sosok pemain yang wajib diwaspadai The Gunners. Pemain itu adalah Joey Barton.

Barton sangat berpengalaman melawan Arsenal. Bahkan, tim asal London Utara itu adalah lawan yang paling sering dihadapi Barton dalam kariernya sampai saat ini. Sejak 2003, mantan pemain Manchester City itu sudah 17 kali bertemu Arsenal. Lebih banyak dibanding tim-tim lain yang pernah dihadapinya.

Sayangnya, rekor Barton saat berjumpa Arsenal tidak terlalu impresif. Dari 17 laga, hanya tiga laga yang berhasil dimenangkan Barton. Empat laga berakhir imbang, sedangkan sepuluh lainnya berakhir dengan kekalahan. Pemain 33 tahun itu juga pernah mencetak tiga gol ke gawang Arsenal dalam kariernya.

Mengingat Barton adalah pemain yang temperamental, berapa kartu merah yang pernah didapatnya saat meladeni Arsenal? Untungnya, belum pernah Barton diusir wasit saat bersua Arsenal. Namun, dia membukukan sembilan kartu kuning dalam 17 pertemuan kontra Arsenal. Jumlah yang lumayan banyak.

Kendati begitu, tetap saja Barton layak diandalkan Burnley. Di antara pemain Burnley lain, Barton yang paling berpengalaman menghadapi Arsenal. Terlebih, gelandang asal Inggris itu pun menjadi andalan lini tengah The Clarets pada musim ini. Total, 21 laga sudah dia mainkan untuk Burnley.

Di Divisi Championship, dua gol dan satu assist telah disumbangnya untuk Burnley. Barton pun berperan dalam membawa Burnley duduk di peringkat ketiga Divisi Championship.

Hadapi Burnley Di Piala FA, Wenger Ogah Turunkan Skuat Muda

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, memastikan akan menurunkan skuat terbaiknya saat menghadapi Burnley dalam babak keempat Piala FA yang akan digelar Sabtu (30/1) malam. Setidaknya, ada dua faktor penting yang mendasari keputusan Wenger untuk menyudahi kebiasaannya menurunkan para pemain muda ketika bertemu dengan tim dari divisi yang lebih rendah.

Pertama, Wenger berpikir bahwa tim-tim dari Divisi Championship kini sudah tidak bisa diremehkan lagi karena kekuatan dan antusiasme bermain mereka. Akan sulit bagi Arsenal jika tetap menurunkan banyak pemain mudanya menghadapi tim yang ngotot seperti itu. Apalagi, bisa dibilang, para pemain muda Arsenal juga belum punya banyak pengalaman.

Kedua tentu saja adalah Arsenal baru saja mengalami kekalahan dari Chelsea di kandang sendiri di ajang Premier League pekan lalu. Wenger sama sekali tidak ingin timnya menelan kekalahan lagi dari Burnley karena dikhawatirkan akan merembet lagi ke performa mereka ketika kembali bertarung di Premier League.

“Saya akan memainkan tim yang cukup berpengalaman melawan Burnley. Kami kalah di hari Minggu (25/1) lalu melawan Chelsea dan penting sekali untuk tidak membiarkan level kepercayaan diri para pemain jatuh terlalu dalam. Kami bisa mempelajari sesuatu musim ini ketika bertandang ke Sheffield Wednesday di Piala Liga dan harus mengalami kekalahan di sana,” ujar Wenger, dilansir Sky Sports.

“Kami juga ingin bermain bagus lagi di Piala FA dan kamu tidak bisa membuang kesempatan ketika bermain di kandang sendiri melawan tim dari Championship. Menurunkan anak-anak muda terlalu berisiko ketika melawan tim-tim dari Championship.”

Namun demikian, Wenger rasanya tidak akan 100 persen menurunkan skuat utamanya. Beberapa pemain pelapis seperti Kieran Gibbs dan Calum Chambers bisa tetap mendapatkan kesempatan bermain di pertandingan nanti.

Wenger Pastikan Wilshere Dan Cazorla Sudah Hampir Fit Seratus Persen

Jelang menghadapi Burnley di babak keempat Piala FA, Sabtu (30/1) malam mendatang, Manajer Arsenal Arsene Wenger membeberkan kondisi terkini para pemain tim arahannya itu yang masih dibekap cedera. Pria berkebangsaan Prancis itu mengaku antusias dengan perkembangan para pemainnya tersebut.

Seperti diketahui, skuat Arsenal memang sedang menghadapi siklus tiada akhir mereka di setiap musimnya, yakni badai cedera pemain. Pemain-pemain andalan Arsenal seperti Jack Wilshere, Santi Cazorla dan Danny Welbeck harus menepi di beberapa laga musim lantaran mengalami gangguan fisik.

Melihat kondisi tersebut lantas mendapatkan tanggapan langsung dari Wenger dalam jumpa pers mingguannya. Ia mengatakan bahwa Wilshere dan Cazorla sudah mulai kembali berlatih penuh bersama skuat Arsenal dan siap merumput lagi dalam waktu dekat.

“Santi dan Jack sudah kembali beberapa hari lalu, dan mereka juga sudah memulai latihan secara penuh dengan kami. Saya rasa itu (comeback Wilshere dan Cazorla) sudah semakin dekat untuk bisa terjadi,” sebut Wenger, dilansir situs resmi klub.

Selain itu, Wenger juga coba memberikan keterangan terhadap perkembangan kondisi dari Welbeck. Manajer berusia 66 tahun itu mengatakan bahwa Welbeck butuh waktu sedikit lebih lama untuk bisa kembali merumput bersama skuad utama Arsenal di musim ini.

“Danny Welbeck belum sepenuhnya sembuh, namun ia melalui perkembangan yang luar biasa (terkait cederanya). Jadi, saya rasa ia akan kembali sesegera mungkin. Namun kami akan lebih dulu menurunkannya bersama tim junior untuk melihat kebugaran fisiknya,” tutupnya.

Biaya Agen Pemain, Liverpool & MU Terboros

Liverpool terdaftar sebagai klub Premier League dengan pengeluaran tertinggi untuk membayar agen pemain dalam kurun setahun terakhir, mulai 1 Oktober 2014 hingga 30 September 2015, sedangkan Manchester United di tempat kedua.

Pada bursa transfer musim panas lalu, Liverpool mendatangkan cukup banyak wajah baru ke Stadion Anfield, seperti Christian Benteke, Nathaniel Clyne, Roberto Firmino dan James Milner. Total, untuk membayar upah para agen pemain anyarnya, The Reds merogoh kocek sebesar 14.3 juta pounds.

Meraih prestasi kurang memuaskan, Man. United langsung membenahi skuat di bursa transfer lalu. Klub besutan Louis van Gaal membeli tiga pemain, yakni Bastian Schweinsteiger, Morgan Schneiderlin dan Anthony Martial dengan total nilai transfer sekitar 100 juta pounds. Dana 13.8 juta pounds pun dialokasikan untuk membayar para agen pemain.

Tempat ketiga dihuni oleh Manchester City yang mengeluarkan 12.4 juta pounds untuk membayar para agen. Pasalnya, The Citizens mendatangkan dua pemain mahal yakni Kevin De Bruyne dan Raheem Sterling yang menjadi tiga transfer termahal musim panas lalu.

Dua klub besar Premier League lainnya, Chelsea dan Arsenal masing-masing membayar sekitar 11 juta pounds kepada para agen.

Daftar pengeluaran klub-klub Premier League untuk membayar upah agen para pemain dalam kurun setahun terakhir:

Bournemouth 2.33 juta pounds
Arsenal 11.93 juta pounds
Aston Villa 4.99 juta pounds
Chelsea 11.96 juta pounds
Crystal Palace 4.72 juta pounds
Everton 4.48 juta pounds
Leicester City 4.06 juta pounds
Liverpool 14.3 juta pounds
Manchester City 12. 43 juta pounds
Manchester United 13.88 juta pounds
Newcastle United 5.95 juta pounds
Norwich City 2.48 juta pounds
Southampton 5.39 juta pounds
Stoke City 5.31 juta pounds
SUnderland 3.4 juta pounds
Swansea City 4.25 juta pounds
Tottenham Hotspur 5.99 juta pounds
Watford 1.62 juta pounds
West Bromwich Albion 3.34 juta pounds
West Ham United 7.05 juta pounds

Manajer Liverpool Brendan Rodgers

Brendan Rodgers dibebaskan kiper Liverpool Simon Mignolet menyalahkan untuk menyamakan kedudukan Norwich di imbang 1-1 mereka di Anfield – tetapi memperingatkan bahwa ia tidak akan takut untuk menjatuhkan kiper lagi.

Mignolet berkibar di sudut Robbie Brady sebelum Russell Martin menjentikkan dalam equalizer yang diambil untuk memperpanjang Liverpool tanpa kemenangan untuk lima pertandingan.

Man City a tall task for Clarets

Manchester City away is not the kind of fixture Burnley manager Sean Dyche will be expecting his team to get anything from, as a visit to the defending champions is perhaps the season’s toughest match.

Burnley go into Sunday’s game on a slightly wobbly run of form and have won only once in their last five, despite improved performances. It seems unlikely that they will pull off a shock against a City team that have won nine in a row in all competitions.

Even without an available senior striker, Manuel Pellegrini’s men have not been stopped from closing the gap to Chelsea at the top of the and they’ve scored six in their last two matches with James Milner playing in an unfamiliar role up front.

It is City’s band of playmaking delights who will be posing the most headaches for Dyche in the lead-up to this match, with David Silva and Samir Nasri excelling at exploiting space between the lines. Dyche usually picks a fairly rigid 4-4-2, which means Silva and Nasri could have a field day if they drift into those areas.

Even City’s supposed weakness at the back has been addressed in recent weeks and captain Vincent Kompany is likely to be back for Sunday’s game, making it even harder for the Clarets to get anything from the match.

Dyche may therefore see a trip to the Etihad as an opportunity to rotate his squad, although he is a manager who likes a settled team; he has picked the same side for the last four matches. But with Ben Mee going off injured at the end of Friday’s defeat to Liverpool, Dyche may be forced into at least one change and high energy players such as Dean Marney, George Boyd and Scott Arfield may be unable to cover the vast amount of ground they usually do four times in 11 days. With Newcastle away coming up on Thursday, keeping players fresh is important.

Dyche’s battler deserve their dues

It has been a testing festive schedule for Burnley but Sean Dyche’s team have come through it with lots of positives, although injuries to key players marred another fine fight-back on Thursday.

Newcastle took the lead three times at St James’ Park and three times Dyche’s men found incredible reserves of strength, grit and determination to secure an important point.

A 3-3 draw at Newcastle would be a credible result in any circumstances, but considering Dyche had to use all three of his substitutions in the first 35 minutes, the performance his patched-up team put in after the break was scarcely believable.