Everton Ogah Lego Richarlison ke PSG

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Manajer Everton, Rafa Benitez, memastikan Richarlison tak akan dilepas ke Paris Saint-Germain (PSG) tahun ini. Benitez mengaku masih membutuhkan jasa sang penyerang di Goodison Park.

Dalam beberapa pekan terakhir, PSG memang dilaporkan bakal mendaratkan Richarlison jika kehilangan Kylian Mbappe tahun ini, Manajemen Les Parisiens menganggap Ricarlison sebagai sosok terbaik untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Mbappe.

Richarlison - PSG - Football FanCast
Football FanCast

“Kami sama sekali tak berniat melepasnya tahun ini. Dia adalah salah satu pemain terpenting kami dan saya sangat puas dengan performanya,” ujar Rafa Benitez dalam sesi jumpa pers, Jumat (27/8) malam WIB.

“Saya berharap dia akan bisa kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain kunci dan mencetak banyak gol musim ini,” imbuh pelatih berumur 61 tahun itu.

BUKAN CUMA RICHARLISON, BENITEZ JUGA SINGGUNG MASA DEPAN MOISE KEAN

Ricarlison bukanlah satu-satunya pemain Everton yang dilaporkan masuk radar klub besar tahun ini. Penyerang asal Italia, Moise Kean dilaporkan masuk radar Juventus yang baru saja melepas Cristiano Ronaldo ke Manchester United.

Benitez mengaku sudah capek membahas berbagai spekulasi mengenai Kean dan pemain-pemain The Toffees lainnya. Menurut Benitez, berbagai spekulasi tak akan membantu situasi Kean di Goodison Park.

Richarlison - PSG - SB Nation
SpazioJ

“Kean adalah pemain kami. Tahun lalu, dia juga menjadi pemain kami dan saat ini dia berada di sini. Sayangnya, kami harus cukup sering berurusan dengan spekulasi seperti ini sepanjang bursa transfer.”

“Sebenarnya, kita bisa terus membicarakan mengenai spekulasi. Tapi, hal itu tak akan membantu situasinya di sini. Mungkin, jumpa pers selanjutnya akan berjalan lebih nyaman karena kita bisa membicarakan fakta dan tak hanya berkutat mengenai berbagai spekulasi,” tuntas Benitez.

Dapat Kartu Merah, Moise Kean Kena Sentil Rafael Benitez

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Moise Kean mendapat kartu merah saat pertandingan Carabao Cup 2021 melawan Huddersfield di Stadion John Smith, Rabu (25/8/2021). Moise Kean mendapat kartu merah pada menit ke-59. Untungnya Everton meraih kemeangan 2-1 pada laga itu.

Pelatih Everton, Rafael Benitez pun menyentil Moise Kean yang mendapat kartu merah pada laga itu. Menurut Benitez, Kean harus bisa mendapat pelajaran dari kartu merah yang diterimanya.

Dapat Kartu Merah, Moise Kean Kena Sentil Rafael Benitez

“Dia adalah pemain muda dan harus belajar darinya,” kata Benitez seperti dikutip Football5star.com dari Mail Online.

“Reaksi dari para sangat bagus dan Anda bisa melihat dari para penggemar,” ucap pelatih asal Spanyol tersebut.

Pada laga tersebut, dua gol Everton dicetak oleh Alex Iwobi dan Andros Townsend. Sedangkan satu gol Hudfersfield dicetak oleh Tom Lee pada menit ke-45.

Dapat Kartu Merah, Moise Kean Kena Sentil Rafael Benitez

“Kami berjuang untuk klub kami. Itu sangat jelas dan sekali lagi hari ini para penggemar menunjukan dukungan mereka. Itu adalah hal utama bagi saya,” ungkapnya.

“Kami menciptakan peluang dan mengambil kendali. Mereka lebih percaya diri setelah mencetak gol. Mereka menekan setelah itu dan kemudian pengusiran mengubah banyak hal,”

Moise Kean yang Terkatung-katung

Dapat Kartu Merah, Moise Kean Kena Sentil Rafael Benitez

Moise Kean sempat disarankan untuk kembali ke Juventus. Pada musim lalu, Kean menjadi pemain pinjaman di PSG. Selama menjalani masa peminjaman, Kean terbilang tampil apik bersama PSG.

Penyerang asal Italia tersebut mampu menyarangkan 12 gol dari 23 penampilannya di Liga Prancis 2020-2021.

Juventus dan Inter Milan disebut-sebut menargetkan Kean sebagai buruan utama pada bursa transfer musim panas 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

James Rodriguez Tak Sudi Balik ke Real Madrid

gamespool
James Rodriguez Tak Sudi Balik ke Real Madrid 13

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Everton, James Rodriguez, akhirnya buka suara mengenai masa depannya. James memastikan tak akan kembali ke Real Madrid musim depan.

James merupakan salah satu pemain yang masuk daftar jual Everton tahun ini. Penyerang asal Kolombia itu sempat dilaporkan bakal mengikuti jejak Carlo Ancelotti yang hijrah ke Madrid. Namun, kabar ini langsung dibantah James.

“Tak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi, satu hal yang pasti, saya tidak akan kembali ke Real Madrid. Kisah saya di sana sudah berakhir,” tutur James Rodriguez dikutip Football5star dari laman Football Italia.

James Rodriguez - Real Madrid - Diario AS
Diario AS

Lebih lanjut, James juga mengaku belum tahu akan bermain di mana musim depan. Ia tidak bisa memberikan jawaban karena masa depannya masih digantung Everton.

“Orang-orang mulai sering bertanya, di mana saya akan bermain musim depan? Sejujurnya, saya belum memiliki jawaban atas pertanyaan tersebut.”

“Untuk saat ini, masa depan saya masih menjadi sebuah pertanyaan yang cukup rumit. Kita lihat saja apa yang akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan,” tuntas James.

James didatangkan Everton pada musim panas 2020 lalu dengan status free agent setelah kontraknya diputus Real Madrid. Meski datang dengan reputasi gemilang, James kesulitan menunjukkan performa terbaiknya. Ia kerap mengalami cedera dan hanya mampu mencatatat 26 penampilan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

James Rodriguez Mengaku Ingin Coba Main di Serie A Italia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – James Rodriguez mengaku bahwa ia memiliki keinginan untuk suatu saat nanti bisa bermain di pentas Serie A Italia. Hal itu disampaikan James Rodriguez di tengah rumor soal masa depannya di Everton.

“Saya sudah bermain di semua liga. Saya hanya memiliki Serie A Italia yang tersisa. Akan menyenangkan bermain di sana dan memiliki rekor itu. Tetapi saya tidak apakah itu akan terjadi di masa depan,” ungkap James Rodriguez seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Sabtu (31/7/2021).

James Rodriguez - Everton - Marca Claro

Pemain asal Kolombia itu mengaku bahwa saat ini dirinya masih belum tahu akan melanjutkan karier di klub mana.

“Saya tidak benar-benar tahu di mana saya akan bermain. Ini kondisi yang cukup rumit. Mari kita lihat apa yang akan terjadi,” ungkap James.

“Saya tidak ingin mengatakan ya atau tidak karena saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Yang jelas, saya berlatih dengan baik,”

“Dalam sepak bola, Anda tidak tahu apa yang akan terjadi. Saya hanya tahu bahwa saya berlatih dengan baik dan bekerja keras. Saya berlatih keras untuk apa yang akan terjadi di masa datang,” tambah eks pemain Real Madrid tersebut.

Rumor terbaru menyebutkan bahwa raksasa Serie A Italia, AC Milan berkeinginan untuk mendapatkan James. Gelandang berusia 30 tahun ini memang masih belum memiliki kejelasan di Everton.

Kabarnya manajemen Everton akan melepas James lantaran persoalan gaji yang cukup besar. Pelatih Everton, Rafael Benitez sendiri belum memastikan soal masa depan James.

“Masalah bursa transfer, itu masih berakhir pada akhir Agustus. Anda bermain dalam pertandingan dan masih membuat keputusan tentang pemain sehingga penting bagi mereka untuk memahami bahwa mereka harus berjuang.” ucap Rafael Benitez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Rafa Benitez Masih Belum Tahu Masa Depan Moise Kean

gamespool
Rafa Benitez Masih Belum Tahu Masa Depan Moise Kean 20

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Everton, Rafael Benitez, mengakui bahwa dirinya belum mengetahui masa depan pemainnya, Moise Kean. Tapi yang pasti Benitez senang dengan penampilan Kean di laga pramusim.

Kean memainkan sepanjang musim 2020-21 sebagai pemain pinjaman di Paris Saint-Germain, mencatatkan 17 gol dan 41 laga. Dia kembali ke Everton musim ini karena PSG tak punya opsi untuk memperpanenkannya. Tapi, Les Parisiens masih tertartik untuk mendatangkannya kembali.

Moise Kean - PSG - Roberto Mancini - Italia - HITC
HITC

Pemain asal Italia itu berhasil mencetak satu-satunya gol melawan Pumas di kompetisi pramusim Florida Cup dan Benitez puas dengan performanya itu. Tapi dia tak menjamin masa depan Kean di skuat The Toffees.

“Saya pikir penting bagi seorang striker untuk mencetak gol, jadi kabar baik untuknya dan kami. Ini adalah tahap awal pramusim, jadi kami harus terus bekerja dan melihat apa yang terjadi,” kata Benitez seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Mantan pelatih Liverpool itu melanjutkan, “Masalah bursa transfer adalah bahwa itu berakhir pada akhir Agustus, jadi kami harus memainkan permainan dan membuat keputusan tentang pemain. Penting bagi mereka untuk memahami bahwa mereka harus melanjutkan dan baginya untuk mencetak gol adalah cara terbaik untuk menyampaikan maksudnya.”

Kean dianggap sebagai pembelian gagal di Everton. Dia direkrut dari Juventus dengan harga yang cukup mahal, 30 juta euro pada 2019. Namun, Kean hanya bisa mencetak 4 gol dari 37 laga bersama The Toffees. Kontraknya baru akan berakhir pada Juni 2024.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Eks Liverpool: Rafa Benitez Tak akan Sukses di Everton

gamespool
Eks Liverpool: Rafa Benitez Tak akan Sukses di Everton 24

Football5star.com, Indonesia – Mantan winger Liverpool, Jermaine Pennant, merasa cukup heran dengan keputusan Everton menunjuk Rafa Benitez. Di mata Pennant, Benitez bukanlah sosok terbaik untuk mengakhiri puasa gelar The Toffees.

Dalam beberapa tahun terakhir, The Toffees memang sudah berusaha keras menunjukkan performa terbaiknya dan bersaing dengan enam tim besar di Premier League. Akan tetapi, usaha The Toffees selalu gagal membuahkan hasil karena berbagai faktor.

Nah, kedatangan Benitez diharapkan akan bisa mengubah peruntungan The Toffees musim depan. Pasalnya, Benitez bukanlah sosok yang asing dengan ketatnya persaingan di Premier League karena pernah menangani Liverpool, Chelsea, dan Newcastle United.

Rafa Benitez - Everton - Liverpool Echo
Liverpool Echo

“Apakah Rafa Benitez akan bisa meraih kesuksesan di Everton? Sejujurnya, saya tidak memiliki pemikiran seperti itu,” ujar Jermaine Pennant kepada talkSPORT.

“Dia menjadi legenda di Liverpool karena berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions. Tapi, sejujurnya saya merasa Steven Gerrard merupakan sosok utama di balik keberhasilan tersebut. Setelah Liverpool, karier Benitez tak berjalan dengan lancar.”

“Dia memang berhasil membawa Newcastle bertahan di Premier League. Tapi, dia tak mampu membawa Newcastle bersaing di papan atas,” imbuh pria berumur 38 tahun itu.

Lebih lanjut, Pennant juga melempar kritik terhadap kebijakan transfer Benitez. Menurutnya, pemain-pemain yang didatangkan Benitez tak akan bisa membawa The Toffees bersaing dengan tim-tim besar.

“Kebijakan transfer Benitez juga patut dipertanyakan. Saya tak yakin pemain-pemain baru Everton akan bisa membuat mereka bersaing di papan atas. Tapi, apakah mereka akan mendatangkan pemain baru lagi? Kita lihat saja nanti,” tuntas Pennant.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gylfi Sigurdsson Disebut Sebagai Pelaku Pedofilia

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Gylfi Sigurdsson disebut media Islandia, Morgunbladid sebagai pesepak bola yang menjadi tersangka kasus pedofilia. Menurut media Islandia tersebut, Gylfi Sigurdsson ialah sosok pemain dari klub Liga Inggris yang ditangkap oleh pihak kepolisian Inggris.

Menurut Morgunbladid, media yang ternama di Islandia itu, Gylfi Sigurdsson ditangkap oleh pihak kepolisian karena pelecehan seksual kepada anak-anak. Ia ditangkap pada Jumat (16/7/2021) namun dibebaskan dengan jaminan.

Gylfi Sigurdsson - www.old.football5star.com
Ladbrokes

“Pesepak bola Islandia, Gylfi Sigurdsson sedang diselidiki oleh Polisi Greatar Manchester atas dugaan pelanggaran seksual kepada anak-anak. Media Inggris telah meliput cerita ini tetapi karena alasan hukum mereka tidak menyebutkan nama,” tulis Morgunbladid seperti dikutip Football5star.com, Rau (21/7/2021).

Masih menurut media Islandia itu, pada awal Juli, rumah pemain berusia 31 tahun itu juga sempat digeledah dan sejumlah barang disita oleh pihak kepolisian. Sementara itu, menurut media Islandia lainnya, Wazir, pihak asosiasi sepak bola Islandia belum mendapat kabar resmi soal penangkapan Gylfi.

Menurut ketua federasi sepak bola Islandia, Klara Bjartmarz, pihaknya belum mendapatkan laporan resmi dari pihak kepolisian Inggris. Namun menurut Klara, phak asosiasi sepak bola Islandia akan segara menggelar rapat terbatas mengenai kasus ini.

Sebelumnya dilaporkan seorang pesepak bola klub Liga Inggris ditangkap oleh pihak kepolisian karena kasus pedofilia. Namun pihak kepolisian tidak mengungkap identitas terduga pelaku.

Sementara itu dilansir dari Euro Weekly, salah seorang juru bicara klub si terduga pelaku membeberkan bahwa pihak mereka telah menskors dengan batas waktu tak ditentukan.

“Kami dapat mengonfirmasi bahwa kami telah menskors pemain tim utama sambil menunggu penyelidikan polisi. Klub akan terus mendukung pihak berwenang dengan pertanyaan mereka dan tidak akan membuat pernyataan lebih lanjut,”

ESPN melaporkan bahwa klub yang membuat pernyataan mengenai skors untuk pemain itu ialah Everton. Namun pihak Everton tidak mengidentifikasi pemain atau detail kasus apa yang menimpa si pemain.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Rafael Benitez Resmi Reuni dengan Mantan Anak Asuhnya di Everton

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Rafael Benitez resmi reuni dengan mantan anak asuhnya, Andros Townsend di Everton. Townsend resmi direkrut Everton dari Crystal Palace dengan status bebas transfer.

Bisa bermain untuk Everton bersama Rafael Benitez, Townsend mengaku sangat senang. Gelandang berusia 30 tahun itu pun siap untuk memberikan kemampuan terbaik bersama Everton pada musim ini.

Rafael Benitez Resmi Reuni dengan Mantan Anak Asuhnya di Everton

“Saya pikir semua orang tahu soal Everton. Ini adalah klub sepak bola besar yang sangat ambisius. Klub yang telah berusaha untuk mengembalikan tempatnya di panggung Eropa,” kata Townsend.

“Saya akan melakukan semua yang bisa saya lakukan untuk klub,” tambahnya.

Townsend pun memiliki penilaian tersendiri untuk pelatih Rafael Benitez. Menurut Townsend, Rafael Bentiez ialah pelatih yang berpengalaman dan memiliki kemampuan taktis yang sangat bagus.

“Rafa sangat berpengalaman. Dia melakukan banyak pekerjaan di sisi taktis, tapi dia juga tidak meninggalkan kepentingan bisnis untuk klub,” ungkap Townsend.

“Tapi yang lebih penting, dia pria yang hebat. Manajer sepak bola yang hebat dan dia selalu mau berbicara dengan siapapun. Saya yakin dia akan sangat sukses di Everton,”

Benitez dan Townsend pernah saling bekerjasama saat keduanya masih bermain untuk Newcastle United. Meski hanya dilatih singkat oleh Benitez, Townsend saat masi membela Newcaslte mencatatkan 13 pertandingan dan mencetak 4 gol.

Everton sendiri masih berburu pemain anyar di bursa transfer musim panas. Setelah memboyong Townsend, Everton dikabarkan akan mencoba untuk mendapatkan pemain muda Leicester, Demarai Gray.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Richarlison Akan Absen di Awal Musim, Benitez Tak Masalah

gamespool
Richarlison Akan Absen di Awal Musim, Benitez Tak Masalah 34

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih baru Everton, Rafael Benitez, tak masalah pemain bintangnya, Richarlison, harus bermain bersama Brasil di Olimpiade Tokyo 2020. Benitez menyebut justru hal itu bisa menjadi pelecut semangat Richarlison.

Richarlison yang sudah bermain di Copa America 2021 kembali dipanggil ke Olimpiade mengingat usianya masih memenuhi syarat untuk masuk ke Brasil U-24. Karena hal ini, pemain berusia 24 tahun itu dipastikan tak akan memperkuat Everton di awal-awal musim Premier League, tapi Benitez tak masalah.

Richarlison - Everton - Carlo Ancelotti - Sporting Life
Sporting Life

“Saya melakukan kontak dengannya, dia memiliki Olimpiade di dalam pikirannya, kami perlu menyelesaikan situasinya dan dia baik-baik saja. Dia senang karena dia bisa pergi ke sana dan dia tahu dia harus memberi kami sesuatu kembali karena kami mendukungnya,” ucap Benitez seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

Dia melanjutkan “Hal Itu (absen di awal musim) bisa menjadi sesuatu yang kami anggap tidak bagus di awal, tetapi akan menjadi dorongan besar bagi kami di sisa musim karena dia akan mencoba memberikannya.”

Richarlison akan menjadi pemain kunci untuk Brasil bisa mempertahankan medali emas Olimpiade. Mantan pemain Watford sudah menjadi pemain utama di timnas senior Brasil sejak 2018 dengan mencatatkan 32 caps dan 10 gol.

Selain Richarlison, Brasil sendiri memanggil pemain senior Dani Alves sebagai kapten dan beberapa pemain muda potensial seperti Gabriel Martinelli, Reinier, Douglas Luiz, Bruno Guimaraes dan Matheus Cunha.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Rafa Benitez: Lucas Digne Segera Gabung Everton

gamespool
Rafa Benitez: Lucas Digne Segera Gabung Everton 38

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Everton, Rafa Benitez, merasa cukup lega karena Lucas Digne tidak mengalami cedera parah. Benitez bahkan memastikan Digne akan mengikuti latihan pramusim The Toffees dalam satu atau dua pekan ke depan.

Digne mengalami cedera paha ketika memperkuat timnas Prancis di ajang Euro 2020 lalu. Cedera yang dialami Digne merupakan salah satu alasan di balik kegagalan Les Bleus melaju ke babak perempat final Euro 2020.

“Saya sudah sempat menghubungi Lucas Digne. Dia sedang menjalani masa pemulihan dan akan bergabung ke latihan pramusim kami dalam waktu dekat,” ungkap Rafa Benitez dikutip Football5star dari laman resmi Everton.

Lucas Digne - Everton - RFI
RFI

“Digne adalah pemain yang sangat profesional dan saya tahu dia saat ini sedang bekerja keras. Pembicaraan kami berjalan positif karena Digne memastikan tak mengalami cedera yang terlalu serius dan sebentar lagi akan siap bergabung,” sambung Benitez.

Lebih lanjut, Benitez juga menyinggung keputusan Richarlison yang akan membela Brasil di ajang Olimpiade 2020. Benitez yakin Richarlison akan bisa langsung menunjukkan performa terbaiknya selepas Olimpiade 2020.

“Richarlison merasa sangat bahagia karena mendapat kesempatan bermain di Olimpiade 2020. Saya yakin dia akan bisa menunjukkan performa terbaik karena kami sangat mendukung keputusannya.”

“Kehilangan Richarlison dalam beberapa pertandingan musim depan merupakan sesuatu yang kurang ideal. Tapi, saya yakin ia akan langsung menunjukkan performa terbaiknya ketika kembali ke sini,” tuntas Benitez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Rafa Benitez: Skuat Everton Gagal Penuhi Potensi Terbaiknya

gamespool
Rafa Benitez: Skuat Everton Gagal Penuhi Potensi Terbaiknya 42

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Everton, Rafa Benitez merasa cukup puas dengan kualitas pemain yang ia miliki tahun ini. Akan tetapi, Benitez mengakui para penggawa The Toffees gagal memenuhi potensi terbaiknya dalam beberapa tahun terakhir.

Pada musim 2020-21 lalu, Everton merupakan salah satu tim yang diprediksi bakal menjadi wakil Inggris di kompetisi Eropa. Akan tetapi, The Toffees gagal tampil konsisten dan harus puas finis di urutan ke-10.

“Everton memiliki kesempatan besar untuk menjadi tim yang ditakuti di Inggris. Kami memiliki kualitas yang mumpuni untuk bersaing menjadi juara maupun lolos ke Eropa,” ungkap Rafa Benitez dikutip Football5star dari Daily Mail.

Rafa Benitez - Everton - @everton 2
twitter.com/everton

“Musim depan, kami harus bisa meraih banyak kemenangan agar kepercayaan diri para pemain bisa berada di puncak. Tapi, kami tak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan,” sambung Benitez.

Lebih lanjut, Benitez mengatakan The Toffees memiliki masa depan yang sangat cerah. Pelatih asal Spanyol itu mengatakan pembangunan stadion baru merupakan bukti kuat ambisi besar milik para petinggi The Toffees.

“Saya memiliki visi yang sangat jelas di sini. Kami tentu ingin meraih kesuksesan di masa depan. Pembangunan stadion baru dan berbagai hal lainnya menunjukkan bahwa kami berada di jalur yang tepat,” tuntas Benitez.

Saat ini, Benitez mendapat tugas untuk mempertahankan pemain-pemain terbaik The Toffees. Pasalnya, ada beberapa pemain kunci Evreton seperti Richarlison dan Dominic Calvert-Lewin yang disebut masuk radar klub-klub besar Eropa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gara-gara Masalah Gaji, James Rodriguez akan Dilepas Everton

gamespool
Gara-gara Masalah Gaji, James Rodriguez akan Dilepas Everton 46

Football5star.com, Indonesia – Manajer Everton, Rafa Benitez, memberi indikasi siap melepas James Rodriguez dalam waktu dekat. Benitez mengatakan bahwa The Toffees akan melepas beberapa pemain dengan gaji tinggi yang tak masuk rencananya.

Kepergian Carlo Ancelotti ke Real Madrid memang membuat masa depan James di Goodison Park menjadi tanda tanya besar. Menurut laporan Daily Mail, James merupakan salah satu pemain yang masuk daftar jual The Toffees tahun ini.

“Semua orang tahu kalau kami sudah menghabiskan cukup banyak uang dalam beberapa tahun terakhir. Jadi, kami harus mulai berhati-hati agar tak melanggar peraturan Financial Fair Play,” tutur Rafa Benitez dikutip Football5star dari Marca.

James Rodriguez - Everton - Daily Advent
Daily Advent

“Kami harus segera mencari solusi untuk pemain-pemain dengan gaji tinggi yang tak mendapat menit bermain reguler, Uang penjualan mereka bisa kami gunakan untuk mendatangkan pemain baru.”

“Kemungkinan besar, kami akan menggunakan cara itu untuk memaksimalkan kondisi keuangan sekaligus mendatangkan beberapa pemain yang akan membuat kami menjadi lebih hebat,” imbuh Benitez.

James bukanlah satu-satunya pemain bergaji besar yang siap dilepas Everton tahun ini. Sejumlah media Inggris juga melaporkan The Toffees siap melego penyerang asal Italia, Moise Kean.

Kean dilepas Everton ke Paris Saint-Germain (PSG) pada musim 2020-21 lalu. Akan tetapi, PSG enggan mempermanankan status Kean karena tak menyanggupi harga yang dipatok The Toffees.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Everton Ingin Lepas James Rodriguez? Ini Kata Rafael Benitez

gamespool
Everton Ingin Lepas James Rodriguez? Ini Kata Rafael Benitez 50

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih baru Everton, Rafael Benitez, masih belum mengetahui masa depan James Rodriguez di skuatnya. Benitez akan melihat nanti apakah James akan dijual atau tidak.

James didatangkan oleh Carlo Ancelotti pada tahun 2020. Pemain timnas Kolombia itu sempat memulai dengan baik, tapi cedera menjadi masalah dia sepanjang musim. Kini Ancelotti sudah pergi ke Real Madrid, dan James sendiri sudah mengatakan bahwa Ancelotti kini tidak akan membawanya.

Pernah Sebut Everton Klub Kecil, Ini Pembelaan Rafael Benitez
SB Nation

Benitez mengatakan bahwa dirinya akan memaksimalkan apa yang dia miliki. Tapi dia juga tak menutup kemungkinan untuk menjual James.

“Semua orang tahu bahwa Everton telah memiliki banyak uang dalam beberapa tahun terakhir, jadi regulasi keuangan (Financial Fair Play) adalah salah satu faktornya. Jika Anda memiliki pemain dengan gaji besar yang jarang bermain, maka Anda harus mencari solusi untuk bisa memiliki uang untuk membeli pemain baru,” ucap Benitez seperti dikutip Football5Star.com dari Goal.

Mantan pelatih Liverpool itu melanjutkan, “Jadi kami akan mencoba memaksimalkan apa yang kami miliki dan mengelola dengan cara terbaik untuk memastkan bahwa kami dapat memberikan pemain yang akan membuat kami kuat.”

Jika The Toffees ingin menjual James Rodriguez, mereka harus menjualnya musim panas ini jika ingin mendapatkan uang karena kontrak James akan berakhir pada 2022. Pemain timnas Kolombia itu bermain 26 kali dan mencetak 6 gol di semua kompetisi musim lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pernah Sebut Everton Klub Kecil, Ini Pembelaan Rafael Benitez

gamespool
Pernah Sebut Everton Klub Kecil, Ini Pembelaan Rafael Benitez 54

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih baru Everton, Rafael Benitez, pernah menyebut Everton sebagai “klub kecil” saat melatih Liverpool pada 2007. Kini Benitez menjadi pelatih Everton, dan dia menjelaskan perkataannya itu.

Everton secara mengejutkan menunjuk Benitez sebagai pelatih baru mereka untuk menggantikan Carlo Ancelotti. Benitez bahkan baru menjadi pelatih kedua sepanjang sejarah yang melatih Liverpool dan Everton setelah William Edward Barclay pada tahun 1892.

Sempat ada penolakan dari fans Everton mengingat sejarah Benitez bersama Liverpool, namun Benitez mengatakan bahwa para fans tak masalah dirinya melatih The Toffees.

rafael benitez-duncan ferguson-Everton
@Everton

“Agar adil, para Evertonians di sekitar tempat saya cukup senang dan sangat mendukung. Bahkan Liverpudlians menerima itu adalah kesempatan bagi saya untuk kembali ke Premier League,” ucap Benitez seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports.

Dia melanjutkan, “Saya yakin ketika saya memutuskan untuk mengatakan ya, atau bahkan memutuskan untuk mulai berbicara. Itu bukan sesuatu yang saya takuti, itu sebaliknya. Saya ingin menang, saya ingin melakukannya dengan baik. Itu untuk menjadi kompetitif bagi saya, menjadi ambisius.”

Benitez melatih Liverpool pada tahun 2004-2010. Pada Derbi Merseyside di tahun 2007, Benitez menyebut Everton sebagai klub kecil, tapi dia mengatakan kini Everton sudah menjadi klub yang lebih besar.

“Itu tergantung pada konteksnya. Itu sudah lama sekali. Anda berjuang untuk klub Anda dan itulah yang akan saya lakukan sekarang. Saya akan berjuang untuk Everton. Saya akan mencoba melakukan yang terbaik di setiap pertandingan. Saya sangat senang klub ini semakin besar,” kata Benitez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Eks Liverpool Yakin Benitez akan Bikin Fan Everton Berubah Pikiran

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Everton baru saja menunjuk Rafael Benitez sebagai nakhoda baru. Penunjukan ini memunculkan banyak penolakan dari fan The Toffees.

Sekitar 50 persen pendukung Everton menolak kedatangan Rafael Benitez. Sikap ini muncul tak lepas dari masa lalunya yang pernah lama menukangi Liverpool, rival sekota mereka.

Situasi tersebut membuat mantan pemain Liverpool, Dietmar Hamann, angkat bicara. Ia yakin fan The Toffees akan berubah pikiran dalam waktu enam bulan.

Manchester City - Dietmar Hamann - Liverpool - Football5star
sport360.com

“saya pikir dia akan dicintai fan Everton. Dia ingin kembali melatih di Premier League dan jika tidak ada klub lain di mana dia bisa pergi, saya aakn mendukung pilihannya saat ini,” ujar Hamann seperti dikutip Football5star dari Tribal Football, Juma (2/7/2021).

“Saya pikir dalam waktu sekitar enam bulan fan akan berbicara secara berbeda dan mungkin menyesali beberapa hal yang mereka katakana tentang dia,” ia menambahkan.

Sebagai mantan pemain Liverpool, Dietmar Hamann tahu betul tensi panas jika ada pemain atau pelatih yang menyeberang. Tapi dia percaya penggemar The Reds takkan masalah dengan pilihan Benitez.

“Saya tahu betapa sensitifnya situasi di Liverpool. Tapi dia sudah meninggalkan Anfield sangat lama dan saya pikir dia akan melakukannya dengan sangat baik di Everton,” sambungnya.

“Ketika Anda melihat rekam jejaknya apa yang dia lakukan di Newcastle United, Chelsea ketika dia dihadapkan dengan fan yang menentang keberadaannya, dia adalah pelatih brilian,” tutup Dietmar Hamann.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gabung Everton, Rafa Benitez Ciptakan Sejarah Baru

gamespool
Gabung Everton, Rafa Benitez Ciptakan Sejarah Baru 60

Football5star.com, Indonesia – Pada Rabu (30/6) malam WIB, Everton resmi menunjuk Rafa Benitez sebagai suksesor Carlo Ancelotti yang pindah ke Real Madrid. Penunjukan Benitez tentu mengejutkan karena sang pelatih sempat menangani rival abadi The Toffees, Liverpool beberapa tahun lalu.

Catatan tersebut membuat Benitez kini tercatat sebagai pelatih kedua yang menangani Everton dan Liverpool. Ia mengikuti langkah William Edward Barclay yang menangani The Toffes pada 1888 dan Liverpool empat tahun setelahnya.

Catatan tersebut sama sekali tak mempengaruhi keputusan Benitez merapat ke Goodison Park. Ia malah merasa terkesan dengan ambisi besar yang ditawarkan The Toffees.

“Saya sangat senang karena akan menangani Everton musim depan. Saya sangat terkesan dengan ambisi yang ditunjukkan oleh para petinggi klub dan keinginan mereka untuk meraih kesuksesan,” ujar Rafa Benitez dikutip football5star dari laman resmi klub.

“Saya yakin klub ini akan bisa menciptakan prestasi gemilang dalam beberapa tahun ke depan. Saya tentu saja ingin menjadi bagian dari sejarah panjang Evefton,” sambung Benitez.

The Toffees merupakan klub Inggris keempat yang ditangani Benitez. Selain The Toffees dan Liverpool, pelatih asal Spanyol itu juga sempat menukangi Newcastle United dan Chelsea.

Setelah meresmikan Benitez, The Toffees akan fokus membangun skuat untuk bersaing pada musim 2021-22. Kabarnya, mereka siap melepas sejumlah pemain seperti James Rodriguez dan Moise Kean. Tak cuma itu, The Toffees juga dilaporkan siap mendatangkan Ivan Toney (Brentford) dan Denzel Dumfries (PSV Eindhoven).

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Rafael Benitez Gantikan Ancelotti di Everton

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Everton akhirnya mendapatkan pengganti Carlo Ancelotti. Mereka baru saja menunjuk Rafael Benitez sebagai nakhoda baru.

Everton mengikat Rafael Benitez dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Bagi nakhoda asal Spanyol The Toffees jadi klub Premier League ketiga yang dilatih.

Sebelumnya ia pernah menukangi Liverpool, Chelsea, dan Newcastle United. Pengalaman ini pula yang membuat klub milik Farhad Moshiri menunjuknya sebagai suksesor Carlo Ancelotti.

“Rafa membuat kami terkesan dengan pengetahuan dan pengalamannya. Tapi di atas itu semua semangat dan rasa lapar yang dia tunjukkan untuk bergabung dengan kami,” demikian pernyataan Moshiri di laman resmi klub, Rabu (30/6/2021).

“Kami menunjuk Rafa karena kami yakin dia akan membawa kesuksesan bagi klub dan Evertonian. Sederhananya kami harus bersaing di papan atas dan memenangkan trofi. Dia adalah pemenang yang terbukti dengan pengalaman besar dalam melatih. Kami telah mendapatkan orang terbaik,” ia menambahkan.

Rafael Benitez akan memulai tugas barunya 5 Juli mendatang. Itu merupakan hari pertama Everton mengumpulkan pemain untuk memulai musim baru.

Lebih lanjut, klub yang bermarkas di Goodison Park mengklaim telah melakukan pencarian pelatih baru dalam tiga minggu terakhir. Dari beberapa kandidat, mereka akhirnya memilih Benitez.

Kembalinya Rafael Benitez ke Premier League memang menarik perhatian. Apalagi klub yang dia latih sekarang adalah Everton, yang merupakan rival sekota Liverpool.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Everton Segera Resmikan Suksesor Carlo Ancelotti

gamespool
Everton Segera Resmikan Suksesor Carlo Ancelotti 65

Football5star.com, Indonesia – Everton sudah mendapatkan sosok pengganti Carlo Ancelotti yang pindah ke Real Madrid. The Tofees dilaporkan tinggal selangkah lagi meresmikan Rafa Benitez sebagai pelatih anyar.

Menurut laporan media-media Inggris, proses negosiasi antara Everton dan Benitez sudah memasuki tahap akhir. Rencananya, pria berpaspor Spanyol tersebut akan diperkenalkan sebagai manajer anyar The Toffees dalam beberapa pekan ke depan.

Benitez bukanlah satu-satunya kandidat yang dipertimbangkan The Toffees untuk menggantikan Ancelotti. Mereka dilaporkan sempat menggoda mantan manajer Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo.

Akan tetapi, alotnya proses negosiasi dengan Nuno membuat The Toffees mengalihkan perhatiannya kepada Benitez. Nuno sendiri saat ini dilaporkan sedang menjalani proses negosiasi dengan Tottenham Hotspur.

Penunjukan Benitez merupakan keputusan yang cukup kontroversial. Pasalnya, pria 61 tahun itu sempat menangani Liverpool pada 2004 hingga 2010 lalu. Bersama The Reds, Benitez berhasil menyabet gelar Liga Champions musim 2004-05.

Setelah Liverpool, Benitez sempat mencoba peruntungannya bersama Inter Milan, Chelsea, Real Madrid, Napoli, Newcastle United dan Dalian Professional. Benitez saat ini sedang menganggur setelah meninggalkan Dalian Professional pada 23 Januari lalu.

Setelah meresmikan Benitez, Everton bakal terjun ke bursa transfer. Mereka dilaporkan siap mendaratkan sejumlah nama besar seperti Sergio Romero, Marcelo dan Miralem Pjanic. Tak cuma itu, mereka juga bakal melepas beberapa nama seperti James Rodriguez, Cenk Tosun dan Moise Kean.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

James Rodriguez Tak Tertarik Ikuti Carlo Ancelotti ke Real Madrid

gamespool
James Rodriguez Tak Tertarik Ikuti Carlo Ancelotti ke Real Madrid 69

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Everton, James Rodriguez, mengaku tak memiliki niat mengikuti jejak Carlo Ancelotti ke Real Madrid. James merasa tak keberatan bertahan di Everton musim depan meski tak bermain di bawah komando Ancelotti.

Ancelotti merupakan alasan utama di balik keputusan James bergabung ke Everton pada 2020 lalu. Kepergian Ancelotti ke Real Madrid sempat membuat masa depan James di Goodison Park menjadi tanda tanya besar.

“Saya tak masalah jika harus bertahan di Everton hingga akhir musim depan. Selain itu, saya juga tak yakin Carlo Ancelotti akan membawa saya kembali ke Madrid. Kisah saya di sana sudah berakhir,” tutur James Rodriguez dikutip football5star dari laman Football365.

James Rodriguez - Real Madrid - Goal
Goal

Kepergian Ancelotti ke Real Madrid menjadi salah satu kejutan terbesar tahun ini. Pasalnya, Ancelotti terikat kontrak bersama Everton hingga 2023.

Ancelotti sendiri mengaku sangat menikmati masa–masa melatih Everton. Akan tetapi, ia tidak bisa menolak ketika mendapat tawaran kembali menangani Los Blancos.

“Saya sebenarnya sangat menikmati masa-masa melatih Everton. Tapi, saya tiba-tiba mendapat tawaran yang cukup mengagetkan. Saya merasa itu merupakan langkah yang tepat bagi saya dan keluarga saat ini,” ujar Ancelotti beberapa pekan lalu.

Everton memang belum mengumumkan sosok pengganti Ancelotti. Akan tetapi, media-media Inggris melaporkan The Toffees sudah mencapai kesepakatan dengan mantan pelatih Wolverhampton, Nuno Espirito Santo. Nuno disebut bakal diresmikan Everton dalam beberapa hari ke depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Dua Klub Inggris Berebut Tanda Tangan Bomber Lazio

gamespool
Dua Klub Inggris Berebut Tanda Tangan Bomber Lazio 73

Football5star.com, Indonesia – Dua klub Inggris, Arsenal dan Everton, dikabarkan siap saling sikut demi mengamankan tanda tangan penyerang Lazio, Joaquin Correa. Menurut laporan media-media Italia, The Gunners sudah mengajukan penawaran resmi untuk mendaratkan Correa.

Arsenal dilaporkan sudah melempar tawaran senilan 20 juta Euro kepada Lazio. Akan tetapi, Gli Aquile menolak proposal yang diajukan Arsenal dan hanya bersedia melepas Correa dengan banderol 35 hingga 40 juta Euro.

Everton memang belum mengajukan penawaran resmi. Akan tetapi, mereka diyakini bakal memberikan tawaran yang lebih tinggi ketimbang proposal Arsenal dalam waktu dekat.

Joaquin Correa - Lazio - Mundo Albiceleste
Mundo Albiceleste

Meski diincar Everton dan Arsenal, Correa nampaknya tak akan dilepas Lazio pada bursa transfer mendatang. Pemain timnas Argentina itu menjadi salah satu nama yang masuk skema Maurizio Sarri.

Selain Correa, Sarri juga dilaporkan meminta manajemen Gli Aquile untuk melepas pemain-pemain kunci lainnya di bursa transfer tahun ini. Sejumlah nama yang disebut ingin dipertahankan Sarri adalah Ciro Immobile, Sergej Milinkovic-Savic serta Francesco Acerbi.

Correa didatangkan Lazio dari Sevilla pada musim panas 2018 lalu. Ketika itu, Gli Aquile harus mengucurkan dana sebesar 15 juta Euro.

Selama tiga tahun bermain untuk Gli Aquile, Correa berhasil menunjukkan performa gemilang. Pemain 26 tahun itu berhasil mencetak 30 gol 18 assist dari 117 penampilan di semua kompetisi. Pada musim 2020-21 lalu, Correa berhasil menyumbang 11 gol dan enam assist dari 38 penampilan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Eks Man City Masuk Radar Everton

gamespool
Eks Man City Masuk Radar Everton 77

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Man City, Manuel Pellegrini, menjadi sosok terbaru yang dikabarkan masuk radar Everton untuk menggantikan posisi Carlo Ancelotti. Menurut laporan Daily Mail, The Toffees akan mendekati Pellegrini dalam waktu dekat.

Pellegrini bukanlah pelatih pertama yang didekati Everton untuk menggantikan Ancelotti. Sebelumnya, The Toffees juga sempat dirumorkan tertarik mengangkut Graham Potter dari Brighton dan eks nakhoda Liverpool, Rafa Benitez.

Akan tetapi, kedua pelatih tersebut disebut tidak tertarik menggantikan posisi Ancelotti di Goodison Park. Hal itu membuat The Toffees bakal mendekati Pellegrini.

Everton - Man City - Sports Finding
Sports Finding

Everton harus bekerja keras untuk meyakinkan Pellegrini. Pasalnya, pelatih asal Cile itu masih terikat kontrak bersama Real Betis hingga 2023.

Pellegrini merapat ke Real Betis pada musim panas 2020 lalu. Di musim pertamanya, Pellegrini berhasil membawa Los Verdiblancos finis di peringkat keenam klasemen Liga Spanyol dan bakal berlaga di Liga Europa,

Nah, kegemilangan tersebut membuat Real Betis tak mau begitu saja melepas Pellegrini ke Everton. Namun, The Toffees dilaporkan siap menggoda Pellegrini dengan dana transfer besar serta proyek yang lebih ambisius di Goodison Park.

Sebelum menangani Real Betis, Pellegrini sempat menjadi nakhoda Man City dan West Ham. Bersama The Cityzens, Pellegrini berhasil menjadi juara Liga Inggris pada musim 2013-14.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Tiga Klub Besar Siap Angkut Philippe Coutinho dari Barcelona

gamespool
Tiga Klub Besar Siap Angkut Philippe Coutinho dari Barcelona 81

Football5tar.com, Indonesia – Meski sudah cukup lama tak bermain, gelandang Barcelona, Philippe Coutinho, tetap menjadi incaran sejumlah klub besar. Menurut laporan Marca, tiga klub yang siap mengangkut Coutinho pada bursa transfer mendatang adalah Everton, Arsenal dan Olympique Marseille.

Saat ini, Coutinho sedang menjalani proses rehabilitasi cedera lutut. Cedera tersebut membuat Coutinho harus dua kali menjalani operasi dan sudah tak bermain semenjak Desember 2020.

Coutinho menjadi salah satu pemain yang bakal dilepas Barcelona pada bursa transfer mendatang. Menurut laporan media-media Spanyol, Coutinho bakal dilepas dengan banderol 30 hingga 40 juta Euro. Tak cuma itu, Blaugrana juga dilaporkan tak keberatan melepas Coutinho dengan status pinjaman.

Philippe Coutinho - Barcelona - The Sun
The Sun

Coutinho gagal menunjukkan performa terbaiknya semenjak didaratkan Blaugrana dari Liverpool pada Januari 2018 lalu. Pemain asal Brasil itu cuma mampu menyumbang 23 gol dan 14 assist dari 90 penampilan di semua kompetisi.

Blaugrana sebanarnya sudah sempat mencoba melepas Coutinho ke Bayern Munich pada musim panas 2019 lalu. Akan tetapi, Bayern hanya bersedia menampung Coutinho dengan status pinjaman selama satu musim.

Di Jerman, Coutinho juga kesulitan menunjukkan performa konsisten. Inkonsistensi Coutinho plus mahalnya banderol yang dipatok Barcelona membuat Bayern ogah mempermanenkan jasa sang pemain.

Hal tersebut membuat Coutinho harus rela menghabiskan musim 2020-21 bersama Blaugrana. Ia cuma mampu mengoleksi 14 penampilan di semua kompetisi sebelum mengalami cedera lutut di akhir 2020.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Andrea Pirlo Bakal Gantikan Carlo Ancelotti di Everton?

gamespool
Andrea Pirlo Bakal Gantikan Carlo Ancelotti di Everton? 85

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Juventus, Andrea Pirlo, menjadi nama terbaru yang disebut-sebut akan ditunjuk Everton sebagai suksesor Carlo Ancelotti. Sejumlah media Italia melaporkan The Toffees sudah mulai menjalin kontak dengan perwakilan Pirlo.

Andrea Pirlo bukanlah satu-satunya pelatih beken yang masuk radar Everton. Mereka juga dilaporkan tertarik mendaratkan Claudio Raniero dan Nuno Espirito Santo. Seperti Pirlo, kedua pelatih itu juga sedang menganggur setelah meninggalkan timnya masing-masing.

Berdasarkan laporan media-media Inggris, Pirlo dan Nuno menjadi kandidat terkuat. The Toffees disebut sudah mulai menjalin kontak dengan kedua pelatih tersebut dan akan memasuki proses negosiasi dalam waktu dekat.

Andrea Pirlo - Everton - juventus. com
Reuters

Everton terpaksa mencari pelatih anyar karena baru saja ditinggal Carlo Ancelotti. Pelatih berpaspor Italia itu meninggalkan Goodison Park karena mendapat tawaran untuk menangani Real Madrid.

Kepergian Ancelotti tentu menjadi sebuah hal yang cukup mengagetkan. Pasalnya, Ancelotti masih terikat kontrak hingga 2024 dan baru menangani The Toffees selama 18 bulan.

Ancelotti berhasil menunjukkan kinerja yang cukup baik di Goodison Park. Ia mampu mempersembahkan 31 kemenangan dari 67 pertandingan. Akan tetapi, Ancelotti gagal mempersembahkan tiket kompetisi Eropa kepada Everton.

Pada musim 2020-21 lalu, The Toffees harus puas finis di posisi ke-10 klasemen Liga Inggris dengan perolehan 59 poin. Hanya terpaut tiga angka dari Tottenham yang finis di urutan ketujuh.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hanya Benitez yang Layak Gantikan Ancelotti di Everton

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kursi pelatih Everton kosong setelah Carlo Ancelotti menerima pinangan Real Madrid. Ini membuat mereka sibuk mencari sosok pengganti.

Situasi di Everton membuat legenda Liverpool, Jamie Carragher, angkat bicara. Ia menyebut hanya Rafael Benitez yang layak jadi suksesor.

Bukan tanpa alasan Jami Carragher menyebut mantan pelatihnya itu. Menurutnya, rapor Benitez sudah mentereng karena pernah menukangi klub-klub besar seperti Real Madrid, Liverpool, Inter Milan, dan Napoli.

Kesulitan Lawan Leeds, Jamie Carragher Sebut Liverpool akan Jual 4 Pemain
@LUFC

“Ketika Carlo kembali ke Madrid, Farhad Moshiri akan bertanya-tanya kapan dia akan mendapatkan kesempatan untuk menunjuk mantan manajer Madrid, pemenang Liga Champions dan berpengalaman di premier League,” tulis sang legenda di Telegraph, Rabu (2/6/2021).

“Bagaimana kalau segera? Dari nama-nama yang langsung dikaitkan saat berita menyebar, siapa yang lebih berkualitas dari mantan bos saya Rafa Benitez?,” ia menambahkan.

Kendati pernah jadi pujaan publik Anfield, Carragher percaya nakhoda asal Spanyol akan menerima pinangan The Toffees. Apalagi dia sudah sangat mengenal kota Merseyside.

“Rafa tersedia, menetap di area tersebut dan saya yakin dia siap jika Moshiri mempertimbangkan salah satu penunjukan manajerial yang lebih mengejutkan dalam sejarah sepak bola Merseyside,” ungkapnya.

“Paling tidak Benitez harus dipertimbangkan. Sebelum harus memutuskan kandidat yang tepat dia harus jelas tentang arah sepak bola yang ingin dia ambil. Dan saya percaya Rafa sosok yang tepat,” tutup Jamie Carragher.

Manchester City vs Everton: Rekor Baru pada Perpisahan Sergio Aguero

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sergio Aguero menandai laga terakhir di Premier League saat Manchester City menjamu Everton, Minggu (23/5/2021). Di hadapan publik sendiri, ia membawa timnya menang telak 4-0.

Hampir tidak ada perlawanan berarti yang diberikan Everton pada laga ini. Terbukti dalam kurun waktu tiga menit Manchester City sudah membobol jala mereka dua kali.

Gol pertama lahir pada menit ke-11 lewat Kevin De Bruyne. Usai cetak gol, De Bruyne memberikan assiste untuk gol yang dibuat Gabriel Jesus pada menit ke-14.

manchester city vs everton iF2is
@iF2is

Everton sempat bangkit jelang babak pertama berakhir. Bahkan mereka mendapat hadiah penalti usai Ruben Dias melanggar Richarlison.

Akan tetapi eksekusi yang diambil Gylfi Sigudrsson gagal membuahkan gol. Tendangannya masih mampu ditepis Ederson Moraes.

Pada babak kedua, Pep Guardiola tetap mempertahankan ritme permainan. Hasilnya Phil Foden memperbesar keunggulan usai meneruskan umpan Raheem Sterling.

Momen yang ditunggu-tunggu publik Etihad terjadi pada menit ke-65. Sergio Aguero dimainkan oleh Pep Guardiola. Ia menggantikan peran Riyad Mahrez.

Keputusan ini terbukti jitu. Pada laga perpisahannya di Premier League, Sergio Aguero mencetak gol lima menit setelah masuk lapangan.

Tidak hanya sekali. Bomber Argentina menyumbang dua gol sebagai tanda berakhirnya masa bakti di stadion Etihad. Gol kedua dia bukukan pada menit ke-76 setelah menerima umpan Fernandinho.

Dua gol yang dia buat kembali membuat namanya masuk dalam buku sejarah. Torehan 184 golnya menjadikannya pemain dengan catatan gol terbanyak untuk satu klub dalam sejarah Premier League.

Sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga skor 5-0 mewarnai pesta juara Manchester City.

Susunan Pemain:

Manchester City (4-3-3): 31-Ederson Moraes; 11-Oleksandr Zinchenko, 3-Ruben Dias, 5-John Stones, 2-Kyle Walker; 17-Kevin De Bruyne, 35-Fernandinho, 47-Phil Foden (Rodri 56’); 7-Raheem Sterling, 9-Gabriel Jesus (Ferran Torres 74’), 26-Riyad Mahrez (Sergio Aguero 65’)

Pelatih: Pep Guardiola

Everton (4-3-1-2): 1-Jordan Pickford; 4-Mason Holgate, 5-Michael Keane, 22-Ben Godfrey, 12-Lucas Digne; 26-Tom Davies, 6-Allan, 16-Abdoulaye Doucoure (Alex Iwobi 57’); 10-Gylfi Sigudrsson (Bernard 59’); 9-Dominic Calvert-Lewin, 7-Richarlison (Niels Nkounkou 78’)

Pelatih: Carlo Ancelotti

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Carlo Ancelotti Dibuat Gusar dengan Kondisi James Rodriguez

gamespool
Carlo Ancelotti Dibuat Gusar dengan Kondisi James Rodriguez 95

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Everton, Carlo Ancelotti, merasa gusar karena tidak bisa menurunkan James Rodriguez pada partai pamungkas Liga Inggris 2020-21. Namun, ia menegaskan bahwa James belum memikirkan mengenai Copa America 2021.

James dipastikan absen ketika The Toffees menghadapi Manchester City di Goodison Park akhir pekan ini. Pemain asal Kolombia itu dipastikan absen karena sedang kelelahan dan tidak berada dalam kondisi siap tempur.

“James Rodriguez tidak bisa bermain melawan Manchester City. Dia mengalami sedikit masalah di betisnya dan tak akan pulih tepat waktu,” ujar Carlo Ancelotti dikutip football5star dari Sky Sport.

James Rodriguez - Everton - Carlo Ancelotti - Liverpool Echo
Liverpool Echo

“Tentu saja saya sangat menyayangkan karena James tidak bisa mengakhiri musim ini dengan cara yang baik. Sekarang, dia akan memulai persiapan diri untuk bermain di Copa America 2021 bersama timnas Kolombia.”

“Saya rasa, James baru akan memikirkan Copa America ketika dipastikan tak bisa bermain melawan Manchester City. Saya yakin James sama sekali tidak memikirkan Copa America sebelum ini,” sambung Ancelotti.

Lebih lanjut, Ancelotti juga turut mendoakan kesuksesan James bersama timnas Kolombia di Copa America 2021. Ia berharap James akan kembali ke Everton dalam keadaan fit dan bisa mengikuti latihan pramusim.

“James harus tiba di sini dengan kondisi fit agar bisa bermain ketika musim 2020-21 dimulai. Saya tentu berharap dia tidak mengalami masalah seperti musim ini. Saya ingin James bisa menunjukkan performa terbaiknya musim depan,” tandas Ancelotti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Legenda Liverpool Dukung Kepindahan Coutinho ke Everton

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Karier Philippe Coutinho di Barcelona bisa dikatakan telah habis. Cedera yang tak kunjung sembuh membuat namanya masuk dalam daftar jual klub di akhir musim.

Dihantui cedera dan gagal meningkatkan performa sejak kembali ke Barcelona, Philippe Coutinho rupanya masih sangat diminati. Salah satunya Everton.

Everton dilaporkan siap menampung eks pemain Liverpool. Upaya ini pun mendapat dukungan dari legenda The Reds, Steve McManaman.

SteveMcmanamanRomaVsLiverpoolUEFAChampionsScIdP wKOyll
zimbio.com

“Banyak teman saya pendukung Everton. Saya punya keponakan yang merupakan pemegang tiket musiman mereka. Jika Anda punya tipe pemain yang bisa membuat sihir seperti Coutinho, saya akan senang melihatnya di sini,” kata McManaman kepada Sky Sports, Jumat (21/5/2021).

“Kembali ke kota Liverpool dan bermain untuk Toffees bagus untuknya. Dengan gayanya, Anda akan selalu mendorongnya untuk ingin bermain. Dia sudah tidak bermain untuk Barcelona dan kita ingin melihat dia bermain lagi seperti dulu,” ia menambahkan.

Kendati mendukung langkah tersebut, mantan pemain Real Madrid mengaku akan terkejut jika The Toffees bersedia memenuhi permintaan gaji sang gelandang.

“Saya akan terkejut jika Everton bisa melakukan kesepakatan dan membayar gajinya secara penuh, kecuali jika dia bersedia memotong gajinya di sana,” ungkap McManaman.

“Saya akan sangat terkejut jika dia bisa datang ke Goodison dan mereka membayar uang sebanyak itu. Coutinho pemain fantastis, dia tidak cukup bermain di Spanyol dan dia harus bermain lagi seperti saat di Liverpool,” tutup Steve McManaman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Carlo Ancelotti: Premier League Lebih Baik dari Serie A

gamespool
Carlo Ancelotti: Premier League Lebih Baik dari Serie A 102

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Everton, Carlo Ancelotti, mengungkapkan bahwa Premier League lebih baik daripada Serie A saat ini. Dia menjelaskan beberapa alasannya.

Ancelotti menghabiskan sekitar 15 tahun menjadi pelatih di Italia dengan melatih 5 klub dan Premier League kurang dari 5 tahun dengan melatih Chelsea dan Everton. Dia menyebut bahwa Premier League sangat kompetitif dibandingkan Serie A.

Carlo ANcelotti - Everton - Tottenham - Jose Mourinho - The Independent 2
The Independent

“Premier League sangat kompetitif. Ada banyak hal yang bisa kami katakan tentang mengapa klub mereka lebih unggul dari yang ada di Serie A. Ada terlalu banyak taktik di Italia, yang menyebabkan intensitas yang lebih rendah. Premier League memiliki pemain terbaik dan pelatih terbaik, ”ucap Ancelotti seperti dilansir Football5Star.com dari Corriere dello Sport.

Ancelotti melanjutkan, “Kualitas membuat perbedaan dan biaya kualitas. Klub-klub top menderita karena pandemi. Meski begitu, Manchester City masih bisa merekrut Ruben Dias, Ferran Torres, dan Ake. Chelsea menghabiskan lebih dari 200 juta euro untuk menandatangani Werner, Havertz, Chilwell dan Ziyech sementara Real Madrid dan Barcelona tidak mendatangkan siapapun.”

Everton dikabarkan akan mendatangkan kiper Juventus, Wojciech Szczesny. Tapi Ancelotti menepis kabar itu dan tetap yakin kepada Jordan Pickford.

“Saya sudah memiliki kiper dan itu adalah Jordan Pickford. Sekarang saya hanya memikirkan West Ham, jika kami mengalahkan mereka pada hari Minggu kami bisa lolos ke Eropa. Jika kami kalah, kami tersingkir, untungnya kami bermain di London,” kata Carlo Ancelotti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Penantian 25 Tahun Everton di Kandang Arsenal Berakhir Manis

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Everton sukses mengalahkan Arsenal 1-0 di stadion Emirates, Sabtu (24/4/2021) dinihari WIB. Kemenangan ini punya arti penting untuk mereka.

Ini merupakan kemenangan pertama Everton di kandang Arsenal dalam 25 tahun terakhir. Capaian ini membuat Carlo Ancelotti bangga. Dia pun mempersembahkan tiga angka ini untuk fan.

“Mengakhiri penantian 25 tahun untuk menang di sini adalah hadiah luar biasa untuk fan kami. Kami tampil bagus, tidak top, tapi sangat solid. Kami mencoba bermain jika memungkinkan dan kami beruntung bisa cetak gol,” kata Don Carlo kepada BBC, Sabtu (24/4/2021).

Carlo ANcelotti - Everton - Tottenham - Jose Mourinho - The Independent
SB Nation

“Sangat penting untuk tetap berada di puncak. Penampilan ini sangat bagus. Semuanya berjalan baik malam ini dan hasil ini memberi kami kepercayaan diri untuk pertandingan berikutnya,” ia menambahkan.

Bagi Everton, ini jadi kemenangan pertama mereka dalam empat pertandingan terakhir. Tak pelak jika Carlo Ancelotti menyambut hasil ini dengan semringah.

Dengan penuh percaya diri dia menyebut The Toffees sudah kembali. Dia juga percaya kemenangan ini memberi motivasi lebih untuk pemainnya.

“Akhirnya saya bisa katakan kami telah kembali. Kami mengalami momen sulit dengan banyaknya cedera. Tapi kemenangan ini memberi kami motivasi lebih untuk pertandingan selanjutnya,” tutup Ancelotti.

Satu-satunya gol kemenangan Everton dibuat oleh kiper Arsenal, Bernd Leno. Ia melakukan blunder fatal saat menghalau tendangan Richarlison dari sudut sempit.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Mikel Arteta: Rekor Arsenal di Kandang Mengerikan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Arsenal harus menanggung malu di kandang. Menghadapi Everton di stadion Emirates, Sabtu (24/4/2021) dinihari WIB anak asuh Mikel Arteta kalah 0-1.

Kekalahan ini kian menambah rentetan hasil buruk Arsenal di kandang. Sudah delapan kali mereka kalah musim ini.

Catatan ini pun tidak bisa diterima oleh Mikel Arteta. Menurutnya ini mengerikan. Apalagi saat menghadapi Everton dia menilai performa Nicolas Pepe dkk lebih baik dari Everton.

Arsenal Tampil Buruk Lawan Liverpool, Mikel Arteta Minta Maaf
football.london

“Penampilan kandang musim ini mengerikan, tidak bisa diterima. Hari ini kami adalah tim yang lebih baik. Kami kurang beberapa peluang dan keunggulan di sepertiga akhir,” ungkap Mikel Arteta kepada Sky Sports, Sabtu (24/4/2021).

“Everton bermain sangat terorganisir tapi kami kebobolan gol pada saat yang salah dan ketika kami mendapat penalti itu tidak diberikan,” ia menambahkan.

Bukan hanya rekor buruk di kandang yang bikin sang nakhoda murka. Tapi juga kepemimpinan wasit di lapangan.

Salah satu momen yang jadi perhatian adalah ketika wasit batal menunjuk titik putih untuk Arsenal. Sang pengadil membatalkan penalti itu karena menurut VAR Nicolas Pepe sudah lebih dulu berada dalam posisi offside.

“Penalti itu jelas. Keputusan diambil setelahnya, saya tahu bagaimana atau siapa, kami tidak bisa melihat wajah mereka untuk menjelaskan. Ini kedua kalinya terjadi dalam dua pekan,” sambungnya.

“Saya sudah melihat tayangan ulangnya 20 kali dan saya tidak mengerti. Kesalahan adalah bagian dari sepak bola,” tutup Mikel Arteta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]