Mohamed Salah Jadi Pemain ke-30 yang Cetak 100 Gol di Premier League

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Liverpool, Mohamed Salah, berhasil mencetak gol ke-100 di Premier League di laga melawan Leeds, (12/9/21). Salah menjadi pemain ke-30 yang bisa melakukan hal itu.

Salah berhasil mencetak gol pertama di kemenangan 3-0 melawan Leeds. Gol itu membuatnya masuk kedalam grup eksklusif yang berisikan pemain-pemain top yang berhasil mencetak minimal 100 gol di Premier League.

Mohamed Salah Jadi Pemain ke-30 yang Bisa Cetak 100 Gol di Premier League (@LFC)
@LFC

Salah menjadi pemain tercepat kelima yang bisa melakukan hal itu. Dia hanya membutuhkan 162 laga, hanya kalah dari Thierry Henry (160), Sergio Aguero (147), Harry Kane (141) dan Alan Shearer (124).

Pemain timnas Mesir itu juga menjadi pemain Afrika kedua yang bisa membukukan rekor gol ini setelah legenda Chelsea, Didier Drogba.

Juergen Klopp: Rekor Mohamed Salah Gila

Mohamed Salah Jadi Pemain ke-30 yang Bisa Cetak 100 Gol di Premier League (@ChampionsLeague)
@ChampionsLeague

Perjalanan Salah di Premier League tidak semulus itu. Dia memulai kariernya di Premier League saat Chelsea merekrutnya pada Januari 2014.

Namun dia hanya mencatatkan 13 penampilan dan mencetak 2 gol. Setelah itu, dia dipinjamkan ke Fiorentina dan AS Roma sebelum akhirnya dilepas secara permanen ke Roma pada 2016.

Salah menemukan performa terbaiknya di Serie A dan dia kembali ke Premier League pada 2017 dengan memperkuat Liverpool dan menjadi pemain yang jauh berbeda.

“Rekor Mo gila. Saya tidak tahu berapa banyak lagi rekor yang bisa dia pecahkan, tetapi dia mungkin sangat ingin melakukannya,” kata Klopp seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports.

Dia melanjutkan, “Pemain yang luar biasa, dan dia masih lapar. Saya melihatnya di ruang ganti dan kami semua berada dalam situasi tentang Harvey Elliott, tetapi dia masih tidak senang karena tidak mencetak satu atau dua gol lainnya. Begitulah pemain kelas atas.”

Harvey Elliott Cedera Parah, Ini Komentar Juergen Klopp

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, masih belum tahu seberapa parah cedera yang didapatkan pemain mudanya, Harvey Elliott. Klopp hanya bisa mengharapkan yang terbaik untuk Elliott.

Liverpool berhasil menang dengan skor 3-0 melawan Leeds, (12/9/21). Namun headline pertandingan tertuju pada cedera Elliott. Dia terkenal tekel dari bek Leeds, Pascal Struijk, dan membuat pergelangan kaki kirinya patah. Struijk sendiri langsung terkena kartu merah.

Elliot langsung memposting foto lewat Instagramnya yang menyatakan bahwa dia baik-baik saja dan berada di rumah sakit. Klopp merasa itu kabar baik. Tapi dia belum tahu berapa lama Elliott akan menepi.

Harvey Elliott Cedera Parah, Ini Komentar Juergen Klopp (Sky Sports)
Sky Sports

“Pertama dan terpenting, ini adalah postingan Instagram yang saya suka karena jika dia sudah mengirimkannya maka itu menunjukkan bahwa dia tidak terlalu kesakitan lagi, itu berita bagus,” ucap Klopp seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

“Saya pikir kita semua melihatnya, pergelangan kaki tidak lagi di tempat yang tepat. Tim medis meletakkannya di tempat yang tepat lagi, yang sangat penting saat ini agar berjalan cepat. Selain itu, tidak ada banyak hal baik untuk dikatakan tentangnya.

“Jelas itu cedera parah dan kami harus menunggu sekarang untuk pemeriksaan lebih lanjut, penilaian atau apa pun, pemindaian, dan itulah yang kami lakukan.”

Virgil van Dijk: Semoga Harvey Elliott Cepat Pulih

Leeds vs Liverpool Kemenangan The Reds Memakan Korban - Harvey Elliot (@Football_Park1)
@Football_Park1

Bek Liverpool, Virgil van Dijk juga turut mengomentari cedera Elliott. Dia mendapatkan perasaan yang campur aduk setelah berhasil menang sekaligus kehilangan gelandang andalannya.

“Pertama dan terpenting, semua pikiran dan doa kami untuk Harvey. Semoga dia pulih dengan cepat dan sebaik mungkin darinya. Jelas kami tidak tahu apa diagnosisnya saat ini tetapi kelihatannya buruk,” kata van Dijk.

Dia melanjutkan, “Selain itu, ini adalah kemenangan yang fantastis di sini. Permainan yang intens, saya menikmati setiap sedikit atmosfer karena jelas Anda tidak mengalami ini untuk sementara waktu. Jadi, dua perasaan itu ada.”

Leeds vs Liverpool: Kemenangan The Reds Memakan Korban

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan ke-4 Premier League yang mempertemukan Leeds vs Liverpool. The Reds berhasil menang 3-0. Tapi highlight di laga ini adalah cedera parah dari wonderkid Liverpool, Harvey Elliot.

Leeds dapat peluang terlebih dahulu pada menit ke-5. Raphinha melakukan skill individu dan memberi umpan cutback ke Rodrigo, tapi tendangannya bisa ditepis oleh Alisson.

The Reds dapat peluang pertama pada menit ke-14. Mohamed Salah memberi umpan lambung ke Diogo Jota. Pemain timnas Portugal itu melakukan kontrol dada dan melepaskan tembakan akrobatik, tapi bisa ditepis oleh Illan Meslier.

Leeds vs Liverpool Kemenangan The Reds Memakan Korban (iF2is)
@IF2is

Liverpool mencetak gol pada menit ke-20. Trent Alexander-Arnold memberi umpan terukur ke Salah yang tinggal menyontek bola masuk ke gawang.

Mane membuang peluang emas pada menit ke-25. Dia mendapatkan umpan cutback dari Jota, tapi tendangannya malah melebar ke atas, padahal gawang sudah dalam keadaan kosong.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Pascal Struijk melakukan tekel fantastis pada menit ke-48. Salah hanya tinggal menendang bola ke gawang yang kosong. Tapi bek keturunan Indonesia mampu menekel bola dengan bersih.

Leeds vs Liverpool Kemenangan The Reds Memakan Korban
@Bajoos2K

The Reds mencetak gol pada menit ke-49. Lewat tendangan penjuru, kemelut terjadi di depan gawang dan bola disontek oleh Fabinho masuk ke gawang.

Leeds harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-59. Struijk melakukan tekel keras ke Harvey Elliot yang sampai membuat pergelangan kakinya patah. Dia langsung mendapatkan kartu merah.

Liverpool mencetak gol ketiga pada menit ke-90+1. Jordan Henderson memberi umpan lambung ke Thiago. Dia lalu memberi umpan pendek ke Mane yang berhasil melakukan gerakan berputar dan menendang bola masuk ke gawang.

Laga Leeds vs Liverpool berakhir dengan skor 3-0.

Susunan Pemain Leeds vs Liverpool

Leeds (4-1-4-1): 1-Illan Meslier; 2-Luke Ayling, 14-Diego Llorente (21-Pascal Struijk), 6-Liam Cooper, 3-Junior Firpo; 23-Kalvin Phillips; 10-Raphinha, 19-Rodrigo (11-Tyler Roberts), 15-Stuart Dallas, 22-Jack Harrison (20-Dan James); 9-Patrick Bamford.

Pelatih: Marcelo Bielsa.

Liverpool (4-3-3): 1-Alisson; 66-Trent Alexander-Arnold, 32-Joel Matip, 4-Virgil van Dijk, 26-Andy Robertson; 67-Harvey Elliot (14-Jordan Henderson), 3-Fabinho, 6-Thiago (8-Naby Keita); 11-Mohamed Salah, 20-Diogo Jota (15-Oxlade-Chamberlain), 10-Sadio Mane.

Pelatih: Juergen Klopp.

Juergen Klopp Kesal Inggris Jadikan Trent Alexander-Arnold Gelandang

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juergen Klopp mengomentari perubahan posisi yang dialami Trent Alexander-Arnold di timnas Inggris. Ia keberatan dengan kebijakan Gareth Southgate.

Pada Kualifikasi Piala Dunia 2021 lalu Trent Alexander-Arnold dijadikan gelandang oleh Gareth Southgate. Apa yang dilakukan nakhoda timnas Inggris tidak diterima Klopp.

Juergen Klopp Bahagia dengan Atmosfer Stadion Anfield - Burnley

Pelatih Liverpool memang tidak menampik Alexander-Arnold telah menjalani peran yang berbeda-beda. Tapi ditempatkan sebagai gelandang di timnas Inggris sebuah keputusan yang tak bisa dimengerti.

“JIka kalian menonton pertandingan kami Anda bisa melihat bahwa posisi Trent telah berubah. Tidak di semua laga tapi dalam permainan jika memungkinan itu sudah berubah sehingga tidak perlu menjadikannya pemain lini tengah,” tegas Juergen Klopp, Sabtu (11/9/2021).

Juerge Klopp Kesal

“Mengapa Anda menjadikan bek kanan terbaik di dunia sebagai gelandang? Itu keputusan yang tidak bisa saya mengerti,” sambung nakhoda asal Jerman.

Juergen Klopp Lega Pemain Brasil Bisa Main

Sementara itu Liverpool akan bersua Leeds United dalam lanjutan Premier League, Minggu (12/9/2021). Eks pelatih Borussia Dortmund sempat khawatir dengan skuatnya.

Juergen Klopp Akui Kartu Merah Reece James Merusak Permainan
This is Anfield

Sebab tiga penggawa asal Brasil seperti Alisson Becker, Roberto Firmino, dan Fabinho, sempat dicekal oleh FIFA. Beruntung, induk sepak bola dunia membatalkan hukuman itu.

Dengan kata lain Juergen Klopp bisa menurunkan skuat terbaik. Termasuk Alisson, Firmino dan Fabinho. Liverpool memang membutuhkan tiga legiun Brasil tersebut. Mereka adalah tumpuan utama Liverpool dalam tiga musim terakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Juergen Klopp Penasaran Atmosfer Elland Road

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Liverpool akan tandang ke markas Leeds United, Minggu (12/9/2021). Laga ini sudah sangat dinantikan Juergen Klopp.

Ini akan jadi kedua kalinya Klopp menyambangi Elland Road. Namun, pada kesempatan pertama musim lalu markas Leeds United kosong tanpa penonton.

juergen klopp

Leeds vs Liverpool - Liga Inggris - Reuters
Reuters

Dan akhir pekan ini 40 ribu penonton dipastikan akan memenuhi Elland Road. Nakhoda asal Jerman pun penasaran dengan atmosfer markas sang lawan yang dikenal salah satu yang berisik di Inggris.

“Semua orang memberi tahu saya bahwa suasana di stadion benar-benar luar biasa. Jadi saya sangat menantikan pertandingannya,” ungkap Juergen Klopp seperti dikutip Football5star dari laman resmi Liverpool, Sabtu (11/9/2021).

Juergen Klopp Akui Kartu Merah Reece James Merusak Permainan
This is Anfield

“Kami punya beberapa pemain yang memberi tahu kami bagaimana suasana stadion. James Milner pernah bermain untuk mereka dan dia tahu betul atmsofernya. Saya pikir laga ini akan rumit,” sambung nakhoda asal Jerman.

Juergen Klopp Waspadai Leeds United

Bukan hanya Elland Road yang jadi masalah Liverpool kali ini. Tapi juga permainan Leeds United yang merepotkan.

juergen klopp 

illan meslier-chelsea vs leeds united-eurosport

Juergen Klopp meminta anak asuhnya memberikan yang terbaik pada pekan keempat Premier League. Ia meminta para pemain mengantisipasi permainan tuan rumah yang tak kenal rasa takut.

“Mereka puny acara khusus dalam memainkan permainan dengan filosofi atau ide penjagaan yang ketat dan sangat fleksibel. Mereka sangat berani dan dinamis dalam penguasaan bola,” tutup Klopp.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Juergen Klopp Tak Setuju Piala Dunia Diadakan Dua Tahun Sekali

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Adanya wacana Piala Dunia akan diadakan dua tahun sekali, wacana itu datang dari Arsene Wenger dan mengundang banyak komentar dari berbagai pihak. Salah satunya dari pelatih Liverpool, Juergen Klopp. Pelatih asal Jerman itu tidak setuju akan hal itu.

Wenger yang merupakan Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, memperjuangkan ide tersebut dengan FIFA juga ingin memanfaatkan jadwal kosong di musim panas. Klopp tidak setuju akan hal itu. Menurutnya semua itu dilakukan hanya karena uang, tanpa memikirkan fisik para pemain.

Juergen Klopp Konfirmasi Liverpool Tak akan Beli Pemain Mahal 2
VNExplorer

“Tidak ada olahraga lain di dunia dengan kalender tanpa henti. Kita semua tahu mengapa itu terjadi. Apa pun yang dikatakan orang bahwa ini tentang memberi kesempatan kepada negara yang berbeda, pada akhirnya itu semua tentang uang,” ucap Klopp seperti dikutip Football5Star.com dari Mirror.

“Tidak apa-apa. Tetapi pada akhirnya, pada satu titik seseorang harus mulai memahami bahwa tanpa para pemain, unsur terpenting dari permainan yang luar biasa ini, kami tidak dapat memainkannya. Tidak ada yang lebih penting daripada para pemain.

“Bayangkan jika setiap dua tahun ada Piala Dunia dan akan ada Euro setiap dua tahun. Itu berarti untuk pemain kelas atas mereka bermain setiap tahun di turnamen besar. Itu berarti mereka memiliki istirahat tiga minggu setiap tahun.”

Thomas Tuchel Setuju dengan Juergen Klopp

Thomas Tuchel - Chelsea - News18
Internewscast

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel juga menyuarakan hal yang sama. Menurut Tuchel, memperbanyak permainan bukan jadi solusi untuk membuat banyak orang ingin menonton pemain-pemain top berlaga.

“Sangat sulit diterima karena orang ingin melihat pemain top di lapangan. Jika kami hanya menambahkan permainan, itu tidak akan terjadi,” kata Tuchel.

“Pada akhirnya, kita tidak akan melihat penampilan terbaik (karena pemain kelelahan). Itu bukan untuk kepentingan permainan. Saya lebih khawatir tentang situasi sebenarnya daripada revolusi Piala Dunia setiap dua tahun.”

FIFA Izinkan Pemain Timnas Brasil Bermain di Premier League Pekan Ini

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – FIFA resmi mengizinkan pemain Brasil dan pemain dari beberapa negara lainnya seperti Cile, Meksiko dan Paraguay unuk bermain di Premier League pekan ini. Pengumuman ini membawa angin segar untuk klub-klub top Premier League.

Sebelumnya pada Rabu (8/9/21) FIFA memberi sanksi larangan bermain untuk beberapa pemain yang menolak untuk bermain di jeda internasional atas permintaan Federasi Sepak Bola Brasil.

FIFA Izinkan Pemain Brasil Bermain di Premier League Pekan Ini - Ederson - Gabriel Jesus (Manchester Evening News)
Manchester Evening News

Permintaan itu muncul setelah klub-klub Premier League dengan suara bulat setuju bulan lalu untuk tidak melepas pemain untuk pertandingan internasional di negara-negara dalam daftar merah Pemerintah Inggris.

Tetapi menurut laporan Football5Star.com dari Sky Sports, setelah pembicaraan ekstensif dengan FIFA, FA, dan Premier League, asosiasi Brasil, Cile, Meksiko, dan Paraguay setuju untuk membatalkan sanksi larangan bermain lima hari otomatis yang dapat mereka terapkan.

Keputusan itu dicapai pada Jumat malam waktu setempat, kurang lebih 12 jam sebelum pertandingan akhir pekan dimulai.

Angin Segar untuk Klub-klub Besar Premier League

FIFA Izinkan Pemain Brasil Bermain di Premier League Pekan Ini (Birmingham Mail)
Birmingham Mail

Tentu saja keputusan ini membuat klub-klub bisa memainkan para pemainnya yang sebelumnya dilarang tampil.

Liverpool memiliki Alisson, Fabinho dan Roberto Firmino yang bisa dimainkan melawan Leeds yang juga bisa memainkan Raphinha.

Lalu Manchester City bisa memainkan Ederson dan Gabriel Jesus di laga melawan Leicester. Chelsea bisa memainkan Thiago Silva lawan Aston Villa, dan Manchester United bisa memainkan Fred lawan Newcastle.

Juergen Klopp: Virgil van Dijk Fit 200 Persen

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, menegaskan bahwa Virgil van Dijk masih fit untuk kembali bermain bersama Liverpool pasca jeda internasional. Klopp menyebut van Dijk fit 200 persen.

Van Dijk tampak kesakitan saat dia tertatih-tatih keluar dari lapangan pada laga kemenangan 6-1 Belanda melawan Turki di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dia mendapatkan terjangan keras dari Halil Dervisoglu.

Virgil Van Dijk Tegaskan Dirinya Tak Alami Cedera

Seperti yang diketahui, van Dijk hampir mengahabiskan sepanjang musim lalu di ruang perawatan karena cedera. Tapi Klopp mengatakan bahwa mantan pemain Celtic itu baik-baik saja.

“Dengan Virgil, itu jelas merupakan momen yang menakutkan, Anda bisa bayangkan. Saya mengiriminya pesan setelah pertandingan, ‘Apakah Anda baik-baik saja?’ ‘Ya’. ‘100 persen?’ ‘200 persen’. ” ucap Klopp seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

“Jadi dia menelepon saya dari bus dan berkata, ‘Bos, saya baik-baik saja!’ Saya berkata, ‘Kalau begitu, mengapa Anda pincang?’ Dia berkata, ‘Istri saya menanyakan hal yang sama!’ Jadi, ya, itu adalah momen yang sulit tetapi selain itu, tidak, semuanya baik-baik saja.”

Juergen Klopp: Naby Keita Baik-baik Saja

Juergen Klopp Virgil van Dijk Fit 200 Persen - Naby Keita (Yahoo Sport)
Yahoo Sport

Selain soal van Dijk, Klopp juga berbicara soal Naby Keita. Dia sempat terperangkap di negaranya, Guinea karena adanya upaya kudeta. Klopp mengkonfirmasi Keita baik-baik saja.

“Naby baik-baik saja. Kemarin dia tidak di sini (di markas latihan klub) tetapi dia berada di Liverpool lagi,” kata pelatih asal Jerman itu.

Dia melanjutkan, “Saya akan mengobrol dengannya hari ini (Kamis), tetapi dari apa yang saya ketahui dari semua panggilan dan pembicaraan yang kami lakukan, dia baik-baik saja.”

Ibrahima Konate Sudah Tak Sabar Bermain dengan Virgil van Dijk

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Bek Liverpool, Ibrahima Konate, ingin segera bermain bersama Virgil van Dijk di lini belakang The Reds. Konate menyebut van Dijk sebagai saah satu yang terbaik.

Konate merupakan satu-satunya pembelian Liverpool musim panas ini. Bek asal Prancis itu direkrut dari RB Leipzig dengan harga 36 juta pounds.

ibrahima konate-van dijk-l5starfc
l5starfc

Namun, sejauh ini dia belum dimainkan. Juergen Klopp masih memakai duet lama Van Dijk-Joel Matip. Tapi Konate punya peluang bermain setelah jeda internasional pekan ini karena banyaknya jadwal padat. Dia sudah tak sabar bisa bermain dan berduet dengan van Dijk.

“Virgil luar biasa, saya tidak sabar untuk bermain bersamanya dan belajar darinya. Dia benar-benar salah satu yang terbaik di dunia dalam posisi itu,” ucap Konate seperti dikutip Football5Star.com dari Hypebeast.

Ibrahima Konate: Liverpool Salah Satu Klub Terbesar di Dunia

Juergen Klopp Puas dengan Performa Ibrahima Konate di Laga Uji Coba
@ibrahimakonate

Konate menceritakan momen dimana Liverpool mengabarkan bahwa mereka tertarik untuk mendatangkannya. Dia tidak percaya bahwa salah satu klub terbesar di dunia tertarik untuk meminangnya.

“Ketika saudara laki-laki saya memberi tahu saya, saya tidak percaya pada awalnya, tetapi kemudian saya berbicara dengan Klopp dan saya melihat itu serius, itu luar biasa bagi saya. Liverpool salah satu klub terbesar di dunia, jadi berada di sini adalah luar biasa. Saya sangat senang,” kata Konate.

Dia melanjutkan, “Para fans telah menunjukkan banyak cinta kepada saya dan saya sangat berterima kasih, mereka telah membuat saya merasa seperti di rumah sendiri, meskipun saya belum lama berada di sini. Saya siap mewakili mereka di lapangan dan membuat mereka bangga.”

Liverpool Diklaim Mantan Pemainnya Takkan Juara Musim Ini

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Liverpool mengawali musim 2021-2022 dengan impresif. Mereka tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan Premier League.

Apa yang diraih The Reds sejauh ini pun mendapat sorotan dari mantan pemainnya, Emile Heskey. Ia melihat klub bisa bersaing lagi di papan atas setelah musim lalu terpeleset akibat badai cedera.

liverpool

harvey elliot
liverpoolfc.com

Akan tetapi, Heskey berkeyakinan anak asuh Juergen Klopp takkan juara. Menurutnya skuat yang ada saat ini kurang mendalam yang memungkinkan inkonsistensi permainan.

“Dalam hal tim yang sebetnanya saya pikir Liverpool bisa bersaing. Tapi untuk kedalaman skuat sepertinya tidak,” kata Heskey seperti dikutip Football5star dari Tribal Football, Kamis (9/9/2021).

liverpool

Emile Heskey - Football5star

“Sulit untuk membawa pemain jika Anda tidak akan menyingkirkan pemain yang ada. Itu adalah kunci dari banyak skuat. Ini tidak selalu tentang siapa yang ingin Anda datangkan. Ini tentang siapa yang Anda coba keluarkan sebelum membawa pemain baru,” ia menambahkan.

Liverpool Kalah Bersaing dengan Manchester United

Apa yang dikatakan Emile Heskey ada benarnya. Musim ini The Reds hanya menggaet Ibrahima Konate. Sisanya tidak ada pemain baru yang datang.

Liverpool Bikin Kecewa Mantan Pemainnya

Bahkan mereka tidak memiliki pengganti Giorginio Wijnaldum dan Xherdan Shaqiri yang hengkang. Padahal pesaing lain seperti Manchester United, Chelsea, hingga Manchester City punya skuat yang memadai di semua lini.

“Ketika kita bicara tentang kedalaman skuat yang kami maksud adalah siapa yang bisa dilihat oleh pelatih di bangku cadangan,” imbuhnya.

“Manchester United punya bangku cadangan yang bagus, begitu pula dengan Chelsea dan Manchester City. Sedangkan Liverpool hanya memililki satu dua bangku cadangan yang setara dengan starting 11,” tutup sang mantan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Alex Oxlade-Chamberlain Frustrasi di Liverpool

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Alex Oxlade-Chamberlain mengaku tidak terlalu menikmati petualangannya bersama Liverpool selama empat tahun terakhir. Oxlade-Chamberlain frustrasi karena kerap mengalami cedera parah.

Berbagai cedera memang membuat Oxlade-Chamberlain kesulitan menunjukkan performa konsisten bersama The Reds. Gelandang berusia 28 tahun itu hanya mampu mengoleksi 105 penampilan di semua kompetisi.

Alex Oxlade-Chamberlain - Liverpool - Daily Advent
Daily Advent

“Sebenarnya, saya tak terlalu sering mengalami cedera di sini. Tapi, saya menghabiskan banyak waktu di ruang perawatan karena menderita dua atau tiga cedera serius,” ungkap Oxlade-Chamberlain dilansir Football5Star dari laman resmi The Reds.

“Hal itu membuat banyak orang mengira saya sering mengalami cedera. Padahal, itu bukanlah kenyataannya. Anggapan tersebut membuat saya frustrasi,” imbuh Oxlade-Chamberlain.

ALEX OXLADE-CHAMBERLAIN MASIH BELUM MENYERAH

Berbagai masalah yang dialami di Liverpool ternyata tidak membuat Oxlade-Chamberlain patah arang. Ia selalu menikmati persaingan di skuat utama The Reds dan tak keberatan menjalani peran pemain pelapis demi kepentingan klub.

“Saya saat ini mulai menikmati masa-masa bermain di Liverpool. Saya akan selalu berusaha keras demi menunjukkan performa terbaik dan membantu tim mencapai targetnya.”

Alex Oxlade-Chamberlain - Liverpool - CaughtOffside
CaughtOffside

“Karena, ketika pergi dari sini suatu hari nanti, saya akan bangga dengan segala pencapaian dan perjuangan yang sudah dilakukan. Saya cukup senang dengan anggapan tersebut,” tuntas Oxlade-Chamberlain.

Musim ini, Oxlade-Chamberlain diprediksi bakal mendapat menit bermain yang lebih banyak karena The Reds kehilangan Georginio Wijnaldum. Namun, Oxlade-Chamberlain tetap harus bekerja keras karena bakal bersaing dengan Fabinho, Naby Keita, Jordan Henderson, Curtis Jones, dan James Milner.

Nabil Fekir Jelaskan Penyebab Kegagalan Gabung Liverpool

gamespool
Nabil Fekir Jelaskan Penyebab Kegagalan Gabung Liverpool 52

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang Real Betis, Nabil Fekir, akhirnya menjelaskan penyebab utama kegagalannya bergabung ke Liverpool pada 2018 lalu. Fekir mengatakan kepindahan tersebut batal terlaksana karena ia memiliki masalah dengan agennya.

Tiga tahun lalu, Fekir hampir pindah ke Liverpool dari Olympique Lyon. Akan tetapi, The Reds memutuskan tak mendaratkan Fekir meski sudah mencapai kesepakatan seharga 53 juta Poundsterling dengan Lyon. Media-media Inggris mengatakan bahwa The Reds khawatir dengan kondisi lutut Fekir.

Nabil Fekir - Liverpool - @nabilfekir 2
instagram.com/nabilfekir

“Saya melihat banyak rumor yang tidak benar. Ada yang mengatakan saya gagal pindah karena cedera lutut. Padahal, itu bukan menjadi masalah utama,” ungkap Fekir seperti dikutip Football5Star dari The Mirror.

“Saya pergi ke pusat kebugaran timnas Prancis dan mereka tidak menemukan masalah apapun pada lutut saya. Kepindahan itu gagal terjadi karena saya memiliki masalah dengan agen. Ia merupakan penyebab utama kegagalan saya bergabung ke Liverpool,” sambung Fekir.

JUERGEN KLOPP SANGAT MENGINGINKAN NABIL FEKIR

Lebih lanjut, Fekir mengaku sudah sempat menemui Juergen Klopp ketika dikaitkan dengan The Reds tiga tahun lalu. Pertemuan dengan Klopp membuat Fekir semakin mantap menatap kepindahannya ke Anfield.

“Saya sudah sempat bicara dengan Juergen Klopp. Setelah menemui Klopp, saya semakin ingin pindah ke Liverpool. Dia adalah sosok yang luar biasa.”

Nabil Fekir - Liverpool - @nabilfekir 3
instagram.com/nabilfekir

“Kegagalan pindah ke sana adalah sesuatu yang sangat berat untuk saya pribadi. Karena, saya benar-benar ingin pindah ke sana,” tuntas Fekir.

Setahun setelah gagal pindah ke Anfield, Fekir akhirnya berhasil meninggalkan Lyon. Ia ditebus Real Betis dengan harga 17 juta Pounds dan kini memiliki koleksi 12 gol serta 13 assist dari 74 penampilan di semua kompetisi.

Liverpool Kecewakan Mantan Pemainnya

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Liverpool membuat kecewa mantan pemainnya, Jamie Carragher. Kekecewaan Caragher disebabkan aktivitas Liverpool di bursa transfer musim panas.

Menurut Jamie Carragher, Liverpool seharusnya bisa mendatangkan satu striker di bursa transfer musim panas lalu. Sosok pemain di lini depan menurut Caragher sangat dibutuhkan The Reds mengarungi musim ini.

Liverpool Bikin Kecewa Mantan Pemainnya

“Saya kecewa Liverpool tidak memiliki penyerang. Saya pikir kami kekurangan kekuatan di lini depan dan mereka harus menjaga semua orang tetap fit, yang hampir tidak mungkin bisa,” kata Carragher seperti dikutip Football5star.com dari Mail Online, Sabtu (4/9/2021).

“Mane dan mungkin Salah akan pergi ke Piala Afrika, saya tidak yakin berapa banyak pertandingan yang akan mereka lewatkan tetapi saya pikir itu adalah sesuatu yang harus dilewatkan untuk Liverpool,” tambah Carargher.

The Reds sebenarnya masih memiliki tiga pemain di lini depan, Divock Origi, Takumi Minamino, serta Diogo Jota yang masih alami cedera. Namun menurut Caragher, kedua pemain itu belum bisa menjadi andalan yang sempurna di lini depan.

Liga Inggris - Chelsea - liverpoolfc. com
liverpoolfc.com

“Mereka memiliki Origi dan Minamino, tetapi pada dasarnya saya menginginkan seseorang yang lebih baik untuk mereka datangkan ke klub,”

“Jota juga ada di sana dan dia sangat dirindukan publik Anfield, dia absen sekitar empat bulan karena cedera lutut,”

Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas

The Reds memang jadi salah satu klub besar Liga Inggris yang tak terlalu aktif di bursa transfer musim panas.

Pergerakan tak aktif The Reds di bursa transfer musim ini tidak seperti yang dilakukan rival mereka di Liga Inggris yang berani mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan sejumlah pemain berkualitas.

Liverpool Bikin Kecewa Mantan Pemainnya

The Reds hanya mendatangkan satu pemain yaitu bek Prancis Ibrahima Konate dari RB Leipzig pada Mei lalu. Liverpool lebih memilih untuk berinvestasi besar-besaran untuk mengamankan kontrak jangka panjang dari beberapa pemain senior di tim mereka.

“Tidak perlu membeli seorang gelandang jika hanya tersedia satu pemain saja di pasar. Tidak ada kebutuhan serius untuk sektor lini tengah. Jika ada satu pemain bagus di pasar yang bisa meningkatkan semua hal, baru kami akan mendatangkan,” kata Juergen Klopp.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Juergen Klopp Akui Kartu Merah Reece James Merusak Permainan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, mengakui bahwa dia merasa kartu merah yang diberikan Reece James di laga lawan Chelsea terlalu kejam. Klopp mengatakan bahwa dia lebih memilih untuk bermain 11 lawan 11 di laga itu.

Liverpool tertahan imbang oleh Chelsea dengan skor 1-1, (28/8/21). Chelsea mencetak gol terlebih dahulu lewat Kai Havertz. Setelah itu momen kontroversi terjadi di penghujung babak pertama.

Reece James terkena kartu merah setelah menahan bola dengan tangannya secara tidak sengaja di depan gawang. Wasit Anthony Taylor sempat melihat VAR, tapi hanya sebentar dan tetap memutuskan mengusir James keluar lapangan dan memberi Liverpool penalti. Mohamed Salah berhasil mengeksekusi penalti dan merubah skor menjadi 1-1.

Juergen Klopp Akui Kartu Merah Reece James Merusak Permainan
This is Anfield

Beruntung Chelsea bisa menahan skor 1-1 sampai akhir laga dengan Edouard Mendy menyelamatkan 6 tembakan. Klopp mengatakan bahwa itu jelas penalti, tapi James seharusnya tak perlu terkena kartu merah.

“Saya tidak pernah menyukai hukuman ganda tetapi jika seseorang pernah mendengarkan saya tentang perubahan aturan, banyak hal akan terlihat sangat berbeda,” kata Klopp seperti dikutip Football5Star.com dari Evening Standard.

“(Kartu merah) Itu benar-benar kejam. Merusak permainan? Ya mungkin. Itu mengubah segalanya, saya menyukai babak pertama kami, kami sangat bagus, menyebabkan banyak masalah bagi Chelsea. Itu adalah pertandingan intens yang luar biasa dari Chelsea juga.”

“Saya akan senang melihat pertandingan dalam situasi 11 lawan 11 dan melihat siapa yang lebih baik, tetapi begitulah adanya.”

Thomas Tuchel Sependapat dengan Juergen Klopp

Juergen Klopp Akui Kartu Merah Reece James Merusak Permainan
Evening Standard

Tuchel juga merasa kartu merah James merusak permainan. Pelatih asal Jerman itu tak menyebut keputusan itu salah, tapi dia tak suka dengan cara wasit Anthony Taylor memberi keputusan itu.

“Bagi saya itu sedikit merusak permainan. Saya tidak punya solusi sekarang untuk itu dan tidak ada ide yang lebih baik saat ini tetapi secara umum itu merusak permainan.”

“Situasinya sendiri, saya bisa memahami keputusan itu dan saya tidak mengatakan itu keputusan yang salah, tetapi saya tidak suka cara wasit memeriksanya karena bagi saya dia hanya memeriksa gambar.”

Tuchel menambahkan: “Saya akan mengharapkan pertimbangan yang lebih lama, pemikiran yang lebih panjang, dan pandangan yang lebih baik tentang keseluruhan situasi.”

“Mungkin (Taylor) akan mengambil keputusan yang sama. Saya pikir situasinya masih abu-abu dan dia mungkin bisa mengambil keputusan yang sama dan kami harus menerimanya.”

Hasil Liverpool vs Chelsea: Sama Kuat Meski Jumlah Pemain Tak Imbang

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Skor imbang 1-1 mewarnai duel Liverpool vs Chelsea di Stadion Anfield, Sabtu (28/8/2021). Liverpool gagal mengoptimalkan peluang emas memenangi laga meski Chelsea tampil dengan 10 pemain.

Selama 20 menit pertama, Liverpool dan Chelsea sudah langsung jual-beli serangan. The Reds sempat mengancam melalui bola sepakan Harvey Elliot yang menyamping dari gawang. Chelsea membalas lewat tendangan Mason Mount yang bolanya masih melambung.

Liverpool vs Chelsea, Kai Havertz - Twitter @ChelseaFC
Twitter @ChelseaFC

Memasuki menit ke-22, Chelsea akhirnya lebih dahulu membuat publik Stadion Anfield terdiam. Memanfaatkan umpan sepak pojok Reece James, bola sundulan Kai Havertz berhasil melambung melewati kiper Liverpool, Alisson Becker, dan langsung melesak ke pojok gawang.

Liverpool bahkan nyaris ketinggalan dua gol akibat kesalahan komunikasi antara Fabinho dan Firmino pada menit ke-34 nyaris. Chelsea yang berhasil mencuri bola langsung melakukan serangan balik lewat akselerasi Lukaku.

Memasuki kotak penalti, Lukaku mengirim umpan terobosan ke Mason Mount yang menusuk di sisi kiri. Akan tetapi, bola tembakan kaki kiri Mason Mount dari jarak dekat masih belum menemui sasaran.

Liverpool vs Chelsea, Jorginho - Twitter @ChelseaFC
Twitter @ChelseaFC

Memasuki injury time babak pertama, Liverpool mendapat kesempatan emas memanfaatkan kemelut di mulut gawang lawan. Bola sundulan Joel Matip yang membentur mistar menimbulkan kemelut yang lantas coba dimanfaatkan Sadio Mane.

Bola sontekan Mane sebenarnya mampu dihalau Reece James yang berdiri di mulut gawang. Namun, wasit Anthony Taylor yang mereview insiden melalui Video Assistant Referee (VAR), langsung menghadiahi penalti untuk Liverpool.

Tak cuma itu, James juga diganjar kartu merah karena dianggap menahan bola yang akan masuk ke gawang dengan tangannya. The Reds langsung memanfaatkan momentum dengan mencetak gol penyeimbang melalui penalti Mohamed Salah yang mengecoh Edouard Mendy.

Gol penalti Salah sekaligus menjadi penuntas babak pertama laga Liverpool vs Chelsea. Tak hanya itu, insiden pada pengujung babak pertama itu sekaligus membuat The Reds semakin leluasa mendominasi permainan sejak paruh kedua dimulai.

Liverpool vs Chelsea, Thiago Silva vs Sadio Mane - Twitter @ChelseaFC
Twitter @ChelseaFC

LIverpool menciptakan sejumlah peluang berbahaya pada babak kedua. Akan tetapi, masuknya Thiago Silva pada awal paruh kedua membuat barusan pertahanan The Blues masih terlalu kokoh meski tampil dengan 10 orang.

Tangguhnya lini belakang Chelsea sampai membuat bek Liverpool, Virgil van Dijk, ikut menjajal peruntungan guna mencetak gol. Namun, sebuah peluang melalui bola sepakan Van Dijk pada pertengahan babak kedua masih bisa dimentahkan Mendy.

Masuknya Thiago ALcantara hingga Konstantinos Tsimikas pun tak membawa perungahan. Keberuntungan The Reds tampak tak membaik sepanjang babak kedua. Hingga laga Liverpool vs Chelsea tuntas, skor imbang 1-1 tetap tak berubah.

Dengan berbagi satu angka, Chelsea kini mengoleksi 7 poin dan menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris. Liverpool yang mengumpulkan poin sama, berada satu peingkat di bawahnya.

Susunan Pemain Liverpool vs Chelsea

Liverpool (4-3-3): 1-Alisson Becker; 66-Trent Alexander-Arnold, 32-Joel Matip, 4-Virgil van Dijk, 26-Andrew Robertson (Konstantinos Tsimikas 86); 67-Harvey Elliott, 3-Fabinho, 14-Jordan Henderson (6-Thiago Alcantara 74); 11-Mohamed Salah, 9-Roberto Firmino (20-Diogo Jota 43), 10-Sadio Mane
Pelatih: Juergen Klopp

Chelsea (3-4-2-1): 16-Edouard Mendy; 28-Cesar Azpilicueta, 4-Andreas Christensen, 2-Antonio Ruediger; 24-Reece James, 7-N’Golo Kante 8-(Mateo Kovacic 46), 5-Jorginho (Trevoh Chalobah 87), 3-Marcos Alonso; 29-Kai Havertz (6-Thiago Silva 46), 19-Mason Mount; 9-Romelu Lukaku
Pelatih: Thomas Tuchel

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Dihiasi Sepasang Big Match, Berikut Jadwal Liga Inggris Pekan Ketiga

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Dua laga sengit akan menjadi sajian spesial di pekan ketiga Liga Inggris 2021-22. Dua laga tersebut adalah Manchester City vs Arsenal dan Liverpool vs Chelsea.

Manchester City vs Arsenal akan membuka pekan ketiga Premier League. Laga tersebut akan digelar di Stadion Etihad pada Sabtu (28/8) pada pukul 18.30 WIB. Sementara itu, laga Liverpool vs Chelsea akan digelar beberapa jam setelahnya pada pukul 23.30 WIB.

Manchester City vs Arsenal - Liga Inggris - Reuters
Reuters

Selain kedua laga tersebut, ada beberapa pertandingan lainnya malam ini yang sayang dilewatkan. Beberapa di antaranya adalah Aston Villa vs Brentford, West Ham vs Crystal Palace serta Brighton vs Everton. Ketiga laga tersebut akan digelar pada pukul 21.00 WIB.

Sehari berselang, akan ada tiga pertandingan sengit. Yakni Burnley vs Leeds United, Tottenham Hotspur vs Watford serta Wolves vs Manchester United. Laga Wolves vs Manchester United pada pukul 22.30 WIB akan menutup pekan ketiga Premier League.

Seluruh pertandingan pekan ketiga Premier League akan ditayangkan oleh Mola TV. Siaran langsung Premier League bisa disaksikan secara legal melalui laman maupun aplikasi Mola TV.

Manchester City vs Arsenal - Liga Inggris - Football FanCast
Football FanCast
JADWAL SIARAN LANGSUNG LIGA INGGRIS PEKAN KETIGA:

Sabtu (28/8):

  • Manchester City vs Arsenal – 18.30 WIB
  • Newcastle United vs Southampton – 21.00 WIB
  • Brighton vs Everton – 21.00 WIB
  • West Ham vs Crystal Palace – 21.00 WIB
  • Norwich City vs Leicester City – 21.00 WIB
  • Aston Villa vs Brentford – 21.00 WIB
  • Liverpool vs Chelsea – 23.30 WIB

Minggu (29/8):

  • Burnley vs Leeds United – 20.00 WIB
  • Tottenham Hotspur vs Watford – 20.00 WIB
  • Wolves vs Manchester United – 22.30 WIB

Dilarang Perkuat Timnas Brasil, Alisson Kecewa

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Liverpool, Alisson Becker, kecewa karena dilarang untuk tampil di jeda internasional September nanti. Hal itu karena peraturan yang dibuat oleh pemerintah Inggris.

Pemerintah Inggris mengatakan mereka tidak memiliki rencana untuk mengubah kebijakan tentang kedatangan dari negara-negara zona merah Covid-19 atau memaksa klub Premier League untuk membiarkan pemain melakukan perjalanan untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia di daerah tersebut.

Liverpool Kembali Perpanjang Kontrak Salah Satu Bintangnya - Alisson
@LFC

Presiden FIFA Gianni Infantino telah menulis surat kepada Perdana Menteri Boris Johnson untuk meminta pengecualian bagi pemain untuk bermain di negara-negara zona merah selama jeda internasional mendatang.

Tetapi Pemerintah telah mengatakan bahwa kesehatan masyarakat adalah prioritas utama mereka dan kekhawatiran atas virus varian baru berarti tidak mungkin aturan tersebut dapat dilonggarkan untuk pesepakbola profesional.

Premier League mengumumkan bahwa hampir 60 pemain dari 19 klub dilarang untuk pergi ke kualifikasi Piala Dunia di 26 negara yang masuk ke daftar zona merah Pemerintang Inggris. Kualifikasi Piala Dunia 2022 akan diadakan pada awal sampai pertengahan September.

Alisson: Saya Ingin Bermain untuk Timnas

Dilarang Perkuat Timnas Brasil, Alisson Kecewa
Pinterest

Kiper Liverpool, Alisson salah satu yang terdampak peraturan itu. Mantan kiper AS Roma itu mengakui dirinya tak bisa berbuat banyak.

“Jujur, saya merasa tidak enak, karena saya ingin bermain untuk tim nasional saya, saya ingin bermain untuk Liverpool,” ucap Alisson seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports.

Dia melanjutkan, “Saya tidak ingin dihukum untuk mengambil keputusan. Tapi, dari apa yang saya tahu, itu bahkan bukan keputusan, dan kami tidak bisa memilih terlalu banyak saat ini.”

Reece James Disebut Lebih Bagus dari Trent Alexander-Arnold

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Trent Alexander-Arnold dicap sebagai salah satu bek kanan terbaik Inggris saat ini. Ia sudah terbukti sukses bersama Liverpool.

Pada usia yang baru 22 tahun Alexander-Arnold selalu jadi pilihan utama di sektor kanan pertahanan Liverpool. Hal serupa juga berlaku di timnas Inggris.

trent aalexander-arnold
skysports

Akan tetapi bagi mantan bomber timnas Inggris, Darrent Bent, Trent Alexander-Arnold bukanlah yang terbaik. Ia melihat bek Chelsea, Reece James lebih bagus dibanding bintang The Reds. Terutama dalam hal bertahan

“Saya benar-benar berpikir Reece James terus menekan Trent dalam hal menjadi bek kanan terbaik. Setiap kali saya melihatnya bermain saya mengerti, Trent dengan umpannya tidak ada yang lebih baik darinya. Tapi umpannya tidak jauh darinya,” ujar Bent kepada Talksport, Rabu (25/8/2021).

trent alexander-arnold


Arsenal vs Chelsea: Romelu Lukaku Langsung Cetak Gol, Reece James Gemilang

“Dalam hal bertahan dia lebih baik, Reece lebih baik. Golnya ke gawang Arsenal adalah bukti bahwa dia fullback modern. Lihat bagaimana Trent, dia melakukan apa yang biasa Trippier lakukan,” ia menambahkan.

Trent Alexander-Arnold Lebih Berpengalaman

Seperti yang disebutkan di atas, Trent Alexander-Arnold menang pengalaman. Walau sama-sama masih muda dia telah jadi bagian dari skuat utama The Reds dalam lima musim terakhir.

trent alexander-arnold-liverpool
@LFC

Namanya juga sudah sering dipanggil timnas Inggris dan bersaing dengan pemain lain yang lebih senior seperti Kyle Walker dan Kieran Trippier.

Sedangkan nama Reece James baru dikenal dua musim terakhir. Musim lalu ia sudah dipercaya mengawal sector kanan pertahanan Chelsea.

Akan tetapi ia kerap dirotasi oleh Frank Lampard maupun Thomas Tuchel. Bintang 21 tahun masih harus berbagi tempat dengan kapten tim, Cesar Azpilicueta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Lakoni Debut bersama Liverpool, Harvey Elliot Pasang Target Tinggi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Harvey Elliot jadi nama kejutan pada laga Liverpool vs Burnley akhir pekan lalu. Ia dipercaya Juergen Klopp sebagai starter di Anfield.

Performa Harvey Elliot pun cukup impresif. Namanya turut terlibat dalam proses terciptanya gol kedua Liverpool yang dicetak Sadio Mane.

Itu sekaligus jadi debut pertamanya sebagai starter di Premier League bersama Liverpool. Dan sekarang ia mengingingkan lebih. Tujuan utamanya musim ini adalah juara Premier League.

harvey elliot
@Torres_09Lfc

“Ini peuang yang baik menjadi lebih besar. Tujuan kami adalah juara Premier League. Jika Anda berada di urutan kedua, ketiga, atau keempat maka Anda tidak mendapatkan medali,” ungkap Elliot di laman resmi klub, Selasa (24/8/2021).

“Adan tidak menang atau tidak membawa apa-apa. Jadi itulah ambisi kami, tujuan kami. Kami ingin menang Premier League dan Liga Champions. Kami tidak akan puas jika berada di tempat kedua,” ungkapnya lagi.

Harvey Elliot Yakin dengan Kekuatan Liverpool

Harvey Elliot tidak asal membual soal sesumbarnya tersebut. Menurutnya Liverpool punya kapasitas untuk juara Premier League.

harvey elliot
liverpoolfc.com

Terutama dari segi skuat dan keberadaan Juergen Klopp. Tapi jebolan akademi Fulham juga berharap badai cedera musim lalu tidak terulang pada musim ini.

“Kami punya pemain-pemain yang bisa melakukannya. Tahun lalu tidak berjalan sesuai rencana dan jelas kami harus melihat apa yang terjadi di tim karena masalah cedera dan lainnya,” ia menambahkan.

“Sekarang semua pemain telah kembali dan saya harap tidak ada lagi yhang cedera. Semua oangterliha tajam lagi dan kami kembali bersemangat,” tutup Harvey Elliot.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Andrew Robertson Buka Peluang Pensiun di Liverpool

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Andrew Robertson resmi menandatangani kontrak anyar bersama Liverpool pada Selasa (24/8) malam WIB. Robertson terikat kontrak bersama The Reds hingga musim panas 2026.

Robertson merasa sangat senang dengan keputusan The Reds memperpanjang masa baktinya. Pemain asal Skotlandia itu mengaku ingin bertahan bersama Liverpool selama mungkin.

Andrew Robertson - Liverpool - liverpool. com
premierleague.com

“Saya ingin bertahan di sini selama mungkin. Memperpanjang masa bakti di sini merupakan momen yang sangat membahagiakan buat saya dan keluarga,” ujar Robertson dilansir Football5star dari laman resmi klub.

“Kami sangat nyaman tinggal di sini. Tak cuma itu, kami juga sangat menyukai berbagai hal mengenai klub ini. Saya sangat senang karena petualangan saya di sini akan berlanjut,” sambung Robertson.

ANDREW ROBERTSON INGIN MENAMBAH KOLEKSI GELAR

Semenjak pindah ke Merseyside, Robertson berhasil menasbihkan dirinya sebagai salah satu bek kiri terbaik di dunia. Ia berhasil mencatat 117 penampilan di semua kompetisi dan sukses mempersembahkan satu gelar Premier League, satu Liga Champions, satu Piala Super Eropa dan satu Piala Dunia Antarklub.

Capaian tersebut tak membuat Robertson puas. Pemain 27 tahun itu mengaku masih lapar dan ingin terus membawa The Reds meraih gelar-gelar bergengsi.

Andrew Robertson - Liverpool - liverpoolfc. com
liverpoolfc.com

“Tentu saja kami ingin mencapai kesukesan yang lebih besar lagi. Kami ingin mempersembahkan trofi dan terus membahagiakan para suporter.”

“Satu-satunya cara yang bisa kami lakukan untuk menggapai tujuan tersebut adalah bekerja keras dan tetap menggunakan prinsip yang sudah kami terapkan semenjak saya pertama kali datang ke sini,” tuntas Robertson.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Juergen Klopp Sebut Burnley Main Kasar, Ini Respons Sean Dyche

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Burnley, Sean Dyche, kecewa dengan pelatih Liverpool, Juergen Klopp yang menyebut beberapa pemainnya bermain kasar. Dyche merasa komentar Klopp itu sama sekali tidak perlu.

Liverpool berhasil menang 2-0 melawan Burnley, (21/8/21). Tapi Klopp kesal dengan dua pemain Burnley, Ashley Barnes dan Chris Wood, yang menurutnya bermain kasar.

“Anda melihat tekel keras Barnes dan Wood kepada Virgil van Dijk dan Joel Matip. Saya tidak yakin apakah kita menuju ke arah yang benar dengan keputusan semacam ini. Rasanya sepak bola kita seperti mundur 10-15 tahun ke belakang,” kata Klopp pasca laga.

Juergen Klopp Bahagia dengan Atmosfer Stadion Anfield - Burnley

Sean Dyche: Komentar Juergen Klopp Tidak Pantas

Dyche merasa kecewa dengan komentar Klopp, apalagi pelatih asal Jerman itu menyebut nama pemain. Dyche merasa pemain sudah bermain secara profesional.

“Kekecewaan saya adalah dia menyebut nama, sama sekali tidak perlu melakukan itu. Kami memiliki pemain profesional yang telah bekerja sangat, sangat keras dalam karier mereka untuk mencapai tempat yang mereka capai,” kata Dyche seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports.

Juergen Klopp Konfirmasi Liverpool Tak akan Beli Pemain Mahal
VNExplorer

“Kekhawatiran saya adalah dia mempertanyakan bahwa sebuah tim seharusnya tidak melakukan semua yang mereka bisa untuk memenangkan pertandingan sesuai peraturan. yang jelas kami lakukan, karena tidak ada satu kartu pun.”

Klopp bahkan meminta para fans untuk “menonton pertandingan gulat” jika mereka tertarik untuk melihat laga seperti Liverpool vs Burnley. Dyche tak mau berkomentar banyak soal ucapan Klopp itu.

“Terserah dia. Komentarnya apa adanya. Itu bukan terserah saya. (Orang bisa) menggunakan kata-kata apa pun yang mereka inginkan untuk menggambarkan apa pun yang mereka inginkan, dan merasa cocok untuk melakukannya.” ujarnya.

RESMI! Liverpool Lepas Xherdan Shaqiri ke Lyon

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Liverpool akhirnya resmi melepas salah satu pemainnya, Xherdan Shaqiri ke Olympique Lyon, Senin (23/8/21). Shaqiri mendapatkan kontrak sampai 2024.

“Xherdan Shaqiri hari ini menyelesaikan transfer permanen ke Lyon setelah tiga tahun bersama The Reds,” tulis pernyataan Liverpool seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitter klub.

RESMI Liverpool Lepas Xherdan Shaqiri ke Lyon
@OL_English

Liverpool melanjutkan, “Semua orang di Liverpool berterima kasih kepada Xherdan Shaqiri atas kontribusinya untuk klub dan mendoakan yang terbaik untuk sisa kariernya,”

Lyon mengkonfirmasi bahwa mereka merekrut pemain timnas Swiss itu dengan harga 6 juta euro dengan bonus yang bisa mencapai 5 juta euro. Shaqiri mendapatkan kontrak sampai 30 Juni 2024.

“Sejak kontak pertama kami dengannya, dia telah menunjukkan keinginan untuk datang kepada kami. Dia berusaha. Kami sangat senang. Dia akan membawa banyak hal,” ucap direktur klub, Juninho Pernambucano.

Karier Xherdan Shaqiri di Liverpool

RESMI Liverpool Lepas Xherdan Shaqiri ke Lyon
@LFC

Shaqiri direkrut dari Stoke City pada Juli 2018 dengan mengaktifkan klausul tebusnya sebesar 13,5 juta pounds dan memberinya kontrak lima tahun.

Berbeda dengan saat dia bermain bersama Stoke City dimana dia menjadi andalan, karier Shaqiri di Liverpool lebih sering menjadi super sub, karena dia kalah saing dengan trio Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane. Kariernya bersama The Reds semakin sulit ketika mereka mendatangkan Diogo Jota pada musim lalu.

Dalam tiga musim, mantan pemain Inter itu mencatatkan 63 penampilan dan mencetak 8 gol di semua kompetisi. Dia berhasil meraih masing-masing satu gelar Premier League, Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

Xherdan Shaqiri Selangkah Lagi Akhiri Petualangan 6 Musim di Liga Inggris

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Xherdan Shaqiri, winger timnas Swiss, tinggal selangkah lagi mengakhiri petualangannya di Liga Inggris yang telah berlangsung 6 musim. Pemain berumur 29 tahun itu sudah memasuki tahap akhir proses transfernya dari Liverpool ke Olympique Lyon.

Hal itu diumumkan secara resmi oleh manajemen Lyon. Dalam rilis pers yang dikutip Football5Star.com dari laman resminya, Les Gones menyatakan, “Olympique Lyon akhirnya mencapai kesepakatan dengan Liverpool untuk transfer gelandang internasional Swiss, Xherdan Shaqiri, yang jadi pemain kunci bagi negaranya di Piala Eropa musim panas ini.”

Xherdan Shaqiri sempat tampil dalam laga pramusim Liverpool.
Getty Images

Lebih lanjut, dalam rilis pers tersebut diungkapkan, “Shaqiri, yang terkesan oleh proyek OL, akan tiba di Lyon pada malam ini (Minggu waktu Prancis) dan akan disambut Juninho (Pernambucano). Finalisasi transfer masih menunggu hasil pemeriksaan medis yang akan dijalani sang pemain pada Senin pagi dan beberapa administrasi lain.”

Bagi Shaqiri, ini akan jadi petualangan baru dalam kariernya. Liga Prancis akan jadi kompetisi luar negeri ke-4 yang diarunginya. Sebelumnya, dia sudah mencicipi Liga Jerman bersama Bayern Munich, Liga Italia bersama Inter Milan, serta Liga Inggris bersama Stoke City dan Liverpool.

Xherdan Shaqiri Tersisih di Liverpool

Andai lolos tes medis, Xherdan Shaqiri akan jadi pemain Swiss ketujuh yang membela Olympique Lyon. Enam pemain yang terlabih dahulu melakukan hal itu adalah Kevin Tsimba, Jacques Fatton, Marco Grassi, Patrick Mueller, Jeremy Frick, dan Anthony Racioppi.

Kepindahan Shaqiri tak terlepas dari situasinya di Liverpool yang dibela sejak 2018. Meskipun jadi bagian saat juara Liga Champions 2018-19 dan Premier League 2019-20, dia tak punya peran besar, hanya sebagai pelapis di lini depan. Belakangan, dia malah kian tersisih.

Xherdan Shaqiri lebih sering tampil sebagai pemain pengganti selama 3 musim membela Liverpool.
Getty Images

Musim lalu, peran Shaqiri kian tergerus oleh kehadiran Diogo Jota. Sepanjang musim, dia hanya tampil dalam 22 pertandingan yang dilakoni Liverpool pada semua ajang. Drai jumlah itu pun, dia hanya 7 kali tampil sebagai starter. Lalu, hanya saat lawan Fulham pada pekan ke-27 Premier League dia tampil penuh selama 90 menit.

Secara total, selama 3 musim membela Liverpool, Xherdan Shaqiri tampil dalam 63 pertandingan dengan mencetak 8 gol dan 9 assist. Itu terpaut jauh dari pengalamannya bersama Stoke City. Dalam tiga musim bersama Stoke, dia turun dalam 92 pertandingan dengan mencetak 15 gol dan 15 assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pekan Kedua Liga Inggris: Empat Tim Catat Rekor 100 Persen

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Empat tim berhasil mencatat kemenangan keduanya di Liga Inggris akhir pekan ini. Keempat tim tersebut adalah Liverpool, Tottenham Hotspur, Brighton dan Chelsea.

Pekan kedua Premier League dibuka dengan laga Liverpool vs Burnley pada Sabtu (21/8) petang WIB. The Reds yang tampil di Anfield berhasil mengalahkan Burnley dengan skor 2-0 berkat gol Diogo Joga (18′) dan Sadio Mane (69′).

Liga Inggris - Chelsea - liverpoolfc. com
liverpoolfc.com

Beberapa jam setelahnya, Brighton berhasil mencatat kemenangan keduanya musim ini. Tampil di Stadion Amex, The Seagulls mengalahkan Watford dengan skor 2-0. Sepasang gol Brighton diciptakan oleh Shane Duffy (10′) dan Neal Maupay (41′).

Pada Minggu (22/8), giliran Tottenham Hotspur dan Chelsea yang bersinar. Tottenham Hotspur berhasil membawa pulang poin penuh dari markas Wolves dan The Blues sukses mengalahkan Arsenal di Stadion Emirates.

Satu laga lain yang menjadi sorotan di pekan kedua Premier League adalah Manchester CIty vs Norwich City di Stadion Etihad. Laga tersebut berakhir dengan skor 5-0 untuk tim tuan rumah dan Jack Grealish berhasil membuka rekening gol bersama The Cityzens.

Pekan kedua Premier League akan ditutup dengan laga West Ham United vs Leicester City. Laga antara dua tim kuda hitam itu akan dilaksanakan di Stadion London pada Selasa (24/8) dinihari WIB.

Liga Inggris - Chelsea - SB Nation
SB Nation
HASIL PERTANDINGAN LIGA INGGRIS PEKAN KEDUA:

Sabtu (21/8):

  • Liverpool 2-0 Burnley (Diogo Jota 18′, Sadio Mane 69′)
  • Aston Villa 2-0 Newcastle United (Danny Ings 45+3′, Anwar El-Ghazi 62′ [p])
  • Crystal Palace 0-0 Brentford
  • Leeds United 2-2 Everton (Mateusz Klich 41′, Raphinha 72′ – Dominic Calvert-Lewin 30′ [p], Demarai Gray 50′)
  • Manchester city 5-0 Norwich City (Tim Krul 7′ [bd], Jack Grealish 22′, Aymeric Laporte 64′, Raheem Sterling 71′, Riyad Mahrez 84′)
  • Brighton 2-0 Watford (Shane Duffy 10′, Neal Maupay 41′)

Minggu (22/8):

  • Southampton 1-1 Manchester United (Fred 30′ [bd] – Mason Greenwood 55′)
  • Wolves 0-1 Tottenham Hotspur (Dele Alli 9′ [p])
  • Arsenal 0-2 Chelsea (Romelu Lukaku 15′, Reece James 35′)

Selasa (24/8):

  • West Ham vs Leicester City

Solskjaer Jawab Kritikan Klopp Soal Aktivitas Transfer Man United

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menjawab kritikan dari Juergen Klopp soal aktifitas transfer klubnya musim panas ini. Solskjaer mengatakan keadaan finanlsial klub berbeda-beda.

Pekan lalu, Klopp ditanya soal aktivitas transfer Liverpool yang baru merekrut Ibrahima Konate dengan harga 36 juta pounds musim panas ini.

Pelatih asal Jerman itu menjawab bahwa Liverpool tidak bisa menghabiskan banyak uang seperti klub besar lainnya, termasuk Manchester United yang sudah menghabiskan lebih dari 100 juta pounds musim panas ini.

Juergen Klopp Konfirmasi Liverpool Tak akan Beli Pemain Mahal
VNExplorer

“Kami tidak bisa dibandingkan dengan klub lain. Mereka jelas tidak memiliki batas. Kami memiliki batasan. Kami tidak bisa menghabiskan uang yang tidak kami miliki. Orang lain bisa. Kami tidak bisa,” ucap Klopp seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports pekan lalu.

Dia melanjutkan, “Apa yang dilakukan United, saya tidak tahu bagaimana mereka melakukannya. Kita semua tahu situasi Chelsea dan City dan PSG. Kami punya cara sendiri untuk melakukannya.”

Jawaban Solskjaer

Klopp Pertanyakan Finansial Man United, Ini Jawaban Solskjaer
Evening News

Pelatih asal Norwegia itu membalas bahwa Manchester United adalah klub yang dikelola dengan baik. Dia juga menjelaskan bahwa United juga mendapatkan uang tanpa harus menjual pemain terlebih dahulu.

“Kami adalah klub yang dikelola dengan baik. Kami memiliki banyak fans di luar sana dan kami memiliki kesepakatan sponsor yang bagus. Bagaimana kami mendapatkan uang, sebagai manajer Anda menginginkan lebih dan lebih. Saya telah mendengar ‘tidak’ beberapa kali,” kata Solskjaer sebelum laga lawan Southampton, (22/8/21).

Dia melanjutkan, “Bagaimana klub lain menjalankan klub mereka, ada model berbeda di klub yang berbeda. Saya sudah mulai membeli mobil listrik! Hanya itu yang ingin saya katakan tentang situasi ini.”

Burnley Main Kasar, Juergen Klopp Kesal

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Burnley tampilkan permainan keras di laga melawan Liverpool pada pekan ke-2 Liga Inggris yang berlangsung di Stadion Anfield, Sabtu (21/8/2021). Permainan keras Burnley pun mendapat kritikan dari Juergen Klopp.

Pelatih asal Jerman itu seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports meminta otoritas Liga Inggris untuk mengubah peraturan tertentu untuk melindungi para pemain.

Liverpool vs Burnley - Juergen Klopp

“Burnley tidak pernah menjadi lawan yang mudah ditaklukkan. Kami selalu harus siap untuk pertarungan yang tepat. Kami hari ini dalam pertandingan yang sangat sulit,” kata Klopp.

“Anda melihat tekel keras Barnes dan Wood kepada Virgil Van Dijk dan Joel Matip. Saya tidak yakin apakah kita menuju ke arah yang benar dengan keputusan semacam ini. Rasanya sepak bola kita seperti mundur 10 atau 15 tahun ke belakang.” tambah Juergen Klopp.

Juergen Klopp Bahagia dengan Atmosfer Stadion Anfield - Burnley

“Saya suka keputusan seperti offside sekarang, tidak apa-apa, tetapi kami harus tetap melindungi para pemain,”

Burnley Kesulitan Imbangi Liverpool

Pada laga di Anfield, The Reds mampu menunjukkan dominasinya sejak awal laga. Mengandalkan sisi lapangan, anak-anak asuh Juergen Klopp membuat pemain bertahan The Clarets harus kerja ekstra keras.

Burnley Main Kasar, Juerge Klopp Kesal

Pada menit ke-18, berawal dari aksi Tsimikas mengobrak-abrik sisi kiri pertahanan, para pemain Burnley kecolongan dalam mengawal Diogo Jota. Menerima umpan terukur Tsimikas, Jota menanduk bola tepat ke dalam gawang tim tamu yang dikawal Nick Pope.

Pada babak kedua, Sadio Mane mampu membuat The Reds unggul 2-0. Skor dua gol tanpa balas berakhir hingga akhir pertandingan. Hasil ini membuat Liverpool meraih kemenangan kedua di Liga Inggris 2021-22.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Juergen Klopp Bahagia dengan Atmosfer Stadion Anfield

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juergen Klopp mengaku sangat bahagia dengan atmosfer Stadion Anfield. Pada laga Liverpool vs Burnley, Sabtu (21/8/2021), Stadion Anfield telah kembali dihadiri para penonton.

“Anfield sudah kembali dan memang seharusnya demikian. Saya tidak akan pernah lagi membiasakan diri dengannya. Saya menyukai setiap detik kehadiran para penggemar pada hari ini,” kata Juergen Klopp usai pertandingan melawan Burnley.

Liverpool vs Burnley - Juergen Klopp

Kegembiraan Klopp bertambah dengan anak asuhnya mampu meraih kemenangan 2-0 atas Burnley.

“Kami semua menantikan ini. Pesta sepak bola. Tidak ada yang meninggalkan hari ini dengan kekecewaan. Semua impian kami terpenuhi pada hari ini, dari segi atmosfer, yang terbaik yang kami milik. Ini cukup istimewa,” tambah pelatih asal Jerman itu.

Liverpool vs Burnley - Juergen Klopp

“Hari ini penuh dengan tekanan dan intensitas. Itu sudah sangat menarik dan melangkah ke sini sebelum pertandingan, mendengar nyanyian para fan, itu benar-benar gila. Saya bahkan tidak tahu betapa saya merindukannya sampai saya mendengarnya lagi pada hari ini,” ungkap Juergen Klopp.

Juergen Klopp Soal Permainan Liverpool

Klopp pun menyampaikan rasa senang dengan penampilan anak asuhnya. Menurutnya para pemain Liverpool mampu menunjukkan permainan yang cukup bagus dan layak untuk mendapatkan kemenangan.

Liverpool vs Burnley - Juergen Klopp

Meski begitu, Juergen Klopp berharap andai saja anak asuhnya bisa mencetak tiga gol pada laga melawan Burnley.

“Saya akan senang untuk kami bisa mencetak tiga gol. Burnley tidak pernah menyerah dan melakukan apa yang mereka lakukan dengan sangat baik. Ini adalah pertandingan dari pertama hingga detik terakhir,” kata mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Burnley: 115 Laga Tak Terkalahkan The Reds di Anfield

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Liverpool vs Burnley yang berlangsung di Stadion Anfield pada pekan kedua Liga Inggris 2021-22 berhasil dimenangkan oleh tim tuan rumah. The Reds meraih kemenangan 2-0 yang membuat tim ini selama 115 laga tak terkalahkan di Stadion Anfield.

Pada babak pertama, Liverpool mampu menunjukkan dominasinya sejak awal laga. Mengandalkan sisi lapangan, anak-anak asuh Juergen Klopp membuat pemain bertahan The Clarets harus kerja ekstra keras.

Liverpool vs Burnley

Pada menit ke-18, berawal dari aksi Tsimikas mengobrak-abrik sisi kiri pertahanan, para pemain Burnley kecolongan dalam mengawal Diogo Jota. Menerima umpan terukur Tsimikas, Jota menanduk bola tepat ke dalam gawang tim tamu yang dikawal Nick Pope. 1-0 Liverpool memimpin.

Liverpool vs Burnley

Unggul satu gol, Liverpool terus tampil menekan. Pada menit ke-27, Liverpool kembali mencetak gol. Namun gol yang dicetak oleh Mohamed Salah ternyata dianulir VAR. Hal ini lantaran Salah dinyatakan sudah lebih dulu off side.

Liverpool vs Burnley di Babak Kedua

Skor 1-0 bertahan di babak pertama Liverpool vs Burnley. Pada babak kedua, The Reds tak mau kehilangan momentum untuk terus tampil menekan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan namun belum bisa menambah keunggulan.

Liverpool vs Burnley

Pada menit ke-69, Sadio Mane mampu membuat The Reds unggul 2-0. Skor dua gol tanpa balas berakhir hingga akhir pertandingan Liverpool vs Burnley. Hasil ini membuat Liverpool meraih kemenangan kedua di Liga Inggris 2021-22.

Susunan pemain Liverpool vs Burnley:

Liverpool (4-3-3): Alisson; Trent Alexander-Arnold, Joel Matip, Virgil van Dijk, Konstantinos Tsimikas; Harvey Elliott, Jordan Henderson, Naby Keita; Mohamed Salah, Sadio Mane, Diogo Jota.

Pelatih: Juergen Klopp

Burnley(4-4-2): Nick Pope; Matt Lowton, James Tarkowski, Ben Mee, Charlie Taylor; Johann Gudmundsson, Josh Brownhill, Jack Cork, Dwight McNeil; Chris Wood, Ashley Barnes.

Pelatih: Sean Dyche.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Fabinho Berduka, Sang Ayah Meninggal Dunia

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Fabinho dipastikan absen di laga Liverpool melawan Burnley dalam lanjutan Liga Inggris 2020-21. Hal ini disebabkan sang ayah, meninggal dunia.

Dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Sabtu (21/8/2021), Fabinho sangat berduka cita karena kepergian sang ayah, Joao Roberto Tavares. Kabar duka ini disampaikan oleh istri dari Fabinho, Rebeca, lewat media sosial.

Fabinho Berduka, Sang Ayah Meninggal Dunia

Sang istri menggambarkan ayah mertuanya tersebut sebagai sosok yang sangat hangat dan bersemangat. “Ayah mertua, Anda akan selalu diingat dengan senyum dan semangat untuk hal-hal indah,” tulis sang istri.

“Saya berterima kasih kepada Tuhan atas hak istimewa untuk mengenal Anda. Cucu Anda akan tahu kakek luar biasa yang mereka miliki. Aku mencintai mu, Ayah mertua,” tambah sang istri.

Fabinho Berduka Sang Ayah Meninggal Dunia

Ucapan duka juga diutarakan oleh pelatih Liverpool, Juergen Klopp. “Saya ingin mengatakan ini adalah situasi pribadi. Fab ada di sini dan melakukan apa yang bisa dia lakukan dan hanya itu,” kata Klopp.

“Kami semua merasakan apa yang dia rasakan. Kami turut berduka untuk keluarganya. Kami berusaha memberikan ketenangan, serta segala cinta yang kami miliki saat ini dan hanya itu, sisanya bersifat pribadi,” Klopp menegaskan.

Fabinho Ogah Pikirkan Tim Lain

Fabinho mengaku tak mau ambil pusing dengan manuver klub rival di bursa tranfer musim panas. Sejumlah klub rival Liverpool di Liga Inggris seperti Manchester United dan Manchester City sukses datangkan sejumlah pemain bintang.

Fabinho Berduka, Sang Ayah Meninggal Dunia

Manchester City misalnya sukses mendapatkan pemain Aston Villa, Jack Grealish. Sementara United merampungkan dua pemain, Jadon Sancho dan Raphael Varane. Chelsea pun saat ini dikaitkan dengan mantan pemainnya, Romelu Lukaku dari Inter Milan.

Bagi Fabinho, kondisi klub rival itu sama sekali tak mengganggu konsentrasi dirinya dan para pemain Liverpool untuk jalani Liga Inggris musim ini.

“Skuat Liverpool ini telah memenangkan Liga Inggris, Liga Champions dan beberapa trofi penting. Kami sudah menunjukkan kemampuan kami,” ungkapnya,

“Kami tidak memperhatikan tim lain. City adalah juara Liga Inggris dan Chelsea adalah juara Liga Champions dan tim Inggris selalu kuat dan akan selalu berjuang untuk meraih gelar. Tahun ini tidak akan jauh berbeda,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kostas Tsimikas Bikin Semua Orang Terkejut

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kostas Tsimikas dipercaya Juergen Klopp sebagai starter pada laga pembuka Premier League melawan Norwich City pekan lalu. Bek Liverpool tampil apik hari itu.

Laga di Carrow Road jadi debut pertama Tsimikas di Premier League. Ia tampil karena Andy Robertson mengalami cedera pada laga pramusim.

kostas tsimikas
sportslens

Sempat diragukan kualitasnya, pemain Yunani justru tampil bagus. Mantan bek Liverpool, Jose Enrique memujinya dengan menyebut ia telah mengejutkan semua orang.

“Dia melakukannya dengan sangat baik melawan Norwich. Dia telah menjalani pramusim yang bagus. Semua orang benar-benar terkejut betapa baiknya dia bermain,” kata Enrique seperti dilansir Tribal Football, Jumat (20/9/2021).

kostas tsimikas
pinkun

“Kalian bisa melihat energinya. Tapi dia saat ini berada di belakang salah satu bek kiri terbaik di dunia,” sambung pria asal Spanyol.

Kostas Tsimikas Tetap Jadi Deputi Robertson

Permainan Tsimikas secara keseluruhan pada partai pembuka Premier League cukup bagus. Apalagi saat membantu serangan. Namun, ia masih ceroboh ketika Liverpool dalam keadaan diserang.

Kekurangannya itu dianggap Enrique akan menyulitkan sang pemain untuk menggeser Andy Robertson. Kendati demikian eks Newcastle United tetap yakin dengan masa depan pemain 24 tahun.

kostas tsimikas

“Sulit baginya untuk mendapatkan waktu bermain. Saya yakin Kostas Tsimikas butuh waktu untuk beradaptasi dengan keinginan Juergen Klopp,” imbuhnya.

“Tapi Tsimikas akan menjadi cadangan yang sangat baik untuk Robertson. Sulit mengatakan apa yang perlu dia tingkatkan saat ini. Mungkin ketika dalam situasi bertahan,” tutup Jose Enrique.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]