Alessio Dionisi Kecewa Gagal Curi Poin pada Laga Ke-1000 Jose Mourinho

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Alessio Dionisi, pelatih Sassuolo, kecewa berat setelah anak-anak asuhnya kalah 1-2 di markas AS Roma, Senin (13/9/2021) dini hari WIB. Dia merasa timnya tak pantas kalah pada laga ke-1000 Jose Mourinho sebagai pelatih itu.

Sassuolo kalah secara dramatis pada lawatan ke Stadio Olimpico. Gol penentu kemenangan Roma dicetak Stephan El Shaarawy pada injury time. Lalu, yang lebih menyesakkan, gol penyeimbang 2-2 yang dibuat anak asuh Dionisi dianulir wasit setelah mendapat masukan dari petugas VAR.

Sassuolo kalah menyesakkan di markas AS Roma.
Getty Images

“Kami membawa pulang performa hebat. Saya ikut senang untuk Mourinho. Ini pertandingan bagus, tapi kami pantas meraih hasil lebih baik,” urai Alessio Dionisi kepada DAZN seperti dikutip Football5Star.com dari Roma News. “Saya ulangi, kami tak pantas meraih hasil ini. Perbedaan individual tak terlihat di lapangan.”

Hal serupa diungkapkan Dionisi saat konferensi pers pascalaga. “Mereka memang bagus, tapi hasil akhir tidaklah tepat. Kedua tim sama-sama mencetak peluang. Kami pantas mendapatkan hal yang lebih baik dari ini,” kata pelatih berumur 41 tahun yang menangani Sassuolo sejak 1 Juli lalu tersebut.

Alessio Dionisi Tetap Optimistis

Perasaan tak pantas menderita kekalahan pada laga ke-1000 Jose Mourinho membuat Alessio Dionisi tetap optimistis. Dia tak mau membahas hal-hal buruk dari permainan yang ditunjukkan Domenico Berardi cs. di Stadio Olimpico. Dia ingin publik lebih fokus pada performa apik timnya.

“Saya tak mau bicara soal episode-episode negatif dari pertandingan tadi. Saya lebih suka bicara soal performa yang sangat bagus. Ini pertandingan luar biasa. Kami tahu bahwa kami dapat berbuat lebih baik, tapi tentu saja tak boleh puas dengan hasilnya,” ucap Dionisi lagi.

Alessio Dionisi kecewa oleh kekalahan dari AS Roma tapi puas pada performa Sassuolo.
Getty Images

Di samping performa di lapangan, ada hal lain yang membuat Dionisi optimistis menatap masa depan Sassuolo. Itu adalah sikap yang ditunjukkan Berardi atas kekalahan dari Roma. “Para pemain sangat kecewa dan saya senang melihatnya. Kami berada di jalur yang tepat, hanya perlu mencapai keseimbangan. Saya sangat optimistis,”kata dia.

Kekalahan 1-2 dari Roma jadi kekalahan pertama yang ditelah Alessio Dionisi bersama Sassuolo. Sebelumnya, I Neroverdi merebut kemenangan 3-2 di markas Hellas Verona, lalu imbang 0-0 saat menjamu Sampdoria. Berikutnya, Sassuolo akan menjamu Torino pada giornata ke-4 Serie A, akhir pekan nanti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

10 Fakta dari 1000 Pertandingan Jose Mourinho sebagai Pelatih

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Jose Mourinho mencapai milestone istimewa saat AS Roma menjamu Sassuolo di Stadio Olimpico, Senin (13/9/2021) dini hari WIB. Partai Roma vs Sassuolo adalah laga ke-1000 yang dilakoninya sebagai pelatih. Pertandingan itu berakhir 2-1 bagi I Giallorossi berkat gol Stephan El Shaarawy pada injury time.

Melakoni 1000 pertandingan bukan hal mudah. Perlu konsistensi dan keteguhan luar biasa. Hanya sedikit pelatih yang mampu mencapai milestone itu. Mourinho jadi pelatih ke-48 yang melakukannya. The Special One juga merupakan orang Portugal kedua yang melakukannya setelah Fernando Santos.

Tentu saja, banyak fakta yang mewarnai 1000 pertandingan yang telah dilakoni Mourinho sebagai pelatih. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 10 fakta di antaranya.

1. Jose Mourinho Raih 640 Kemenangan

Jose Mourinho meraih kemenangan ke-640 saat AS Roma menekuk Sassuolo.
Getty Images

Dari 1000 pertandingan yang telah dilakoni sejak September 2000 bersama Benfica, Jose Mourinho total mengemas 640 kemenangan. Jumlah itu dicapai berkat kemenangan Roma atas Sassuolo.

The Special One meraih kemenangan pertama pada pertandingan ke-4 bersama Benfica. Pada 15 Oktober 2000, As Aguias menang 1-0 atas Belenenses pada ajang Liga Portugal berkat gol Carlos Marchena.

2. Tangani 9 Klub di 4 Negara

Mourinho menjalani 1000 pertandingan bersama 10 klub di 4 negara. Dia memulai karier kepelatiahnnya di tiga klub Portugal, yaitu Benfica, Uniao de Leiria.

Berikutnya, dia melanglangbuana ke tiga negara. The Special One menangani Chelsea, Manchester United, dan Tottenham Hotspur di Inggris, Inter Milan dan AS Roma di Italia, serta Real Madrid di Spanyol.

3. Hadapi 184 Lawan

Liverpool adalah lawan yang paling sering dihadapi Jose Mourinho dalam 1000 pertandingan pertamanya sebagai pelatih.
Getty Images

Ada sebanyak 184 klub yang dihadapi Jose Mourinho dalam rentetan 1000 pertandingan yang telah dilakoninya di berbagai ajang. Lawan pertama yang dihadapinya adalah Boavista di Liga Portugal pada 23 September 2000.

Sementara itu, lawan yang paling sering dihadapinya adalah Liverpool. Dia melawan The Reds dalam 31 kesempatan. Di belakang Liverpool ada Barcelona yang dihadapi dalam 27 laga.

4. Paling Banyak di Premier League

Meskipun berasal dari Portugal, Mourinho melakoni paling banyak laga di Premier League. Dari 1000 laga yang telah dijalani hingga saat ini, sebanyak 362 di antaranya adalah laga-laga di kasta tertinggi kompetisi Liga Inggris tersebut.

Secara total, dia melakoni 443 laga di kancah Liga Inggris. Itu berasal dari tambahan 81 laga di Piala FA, Piala Liga, dan Community Shield.

5. Adu Taktik dengan 302 Pelatih

Jose Mourinho paling sering beradu taktik dengan Pep Guardiola.
Getty Images

Sepanjang 21 tahun melatih dan telah menjalani 1000 laga, Mourinho telah beradu taktik dengan 302 pelatih. Pelatih pertama yang dihadapinya adalah Jaime Pacheco (Boavista), sedangkan lawan ke-302 adalah Alessio Dionisi (Sassuolo).

Dari 302 pelatih tersebut, Pep Guardiola adalah sosok yang paling sering dihadapi Mourinho. Mereka telah bersua sebanyak 25 kali. Berikutnya ada Mark Hughes yang dihadapi dalam 20 pertandingan.

6. Mourinho Turunkan 340 Pemain

Melakoni 1000 pertandingan, tentu saja Jose Mourinho melibatkan begitu banyak pemain. Menurut Transfermarkt, ada 340 yang telah dipakai Mourinho sejak di Benfica hingga AS Roma.

Di antara 340 pemain itu, Ricardo Carvalho adalah pemain yang paling sering diturunkan oleh Mourinho. Bek asal Portugal itu 292 kali dimainkan The Special One di tiga klub, yakni FC Porto, Chelsea, dan Real Madrid.

7. Mourinho Lakoni 28 Final

Jose Mourinho menjalani final pertama di Piala UEFA 2002-03 melawan Celtic FC.
Getty Images

Dari 1000 pertandingan yang telah dilakoni sejak September 2000, Jose Mourinho melakoni 28 di antaranya pada final di berbagai ajang. Dari jumlah itu, The Special One meraih 16 kemenangan dan 12 kali kalah.

Final pertamanya adalah di Piala UEFA 2002-03 saat FC Porto menang 3-2 atas Celtic FC. Sementara itu, final terakhir dalam 1000 laga yang dilakoninya adalah ketika Manchester United kalah 0-1 dari Chelsea di Piala FA 2017-18.

8. Tak Beruntung di Piala Super Eropa

Jose Mourinho tak dinaungi keberuntungan saat melakoni laga di Piala Super Eropa. Dari 12 kekalahan di final, tiga di antaranya adalah pada ajang ini. Semuanya dijalani saat tim asuhannya berstatus juara Europa League/Piala UEFA.

Kekalahan pertama dialami bersama FC Porto pada 2003. Mereka kalah 0-1 dari AC Milan. Berikutnya, Chelsea kalah adu penalti dari Bayern Munich pada 2013. Lalu, Manchester United takluk 1-2 dari Real Madrid pada 2017.

9. Mourinho Belanjakan 1,7 Miliar Euro

Paul Pogba jadi pembelian termahal Jose Mourinho hingga saat ini.
Getty Images

Dalam 21 tahun berkarier dan sudah melakoni 1000 laga, Jose Mourinho terbilang aktif di bursa transfer. Dia total telah membeli 146 pemain untuk 9 klub yang ditanganinya dengan membelanjakan dana 1,7 miliar euro.

Dari 146 pemain yang dibeli Mourinho, hanya 38 yang didapatkan secara gratis. Adapun pembelian termahalnya adalah Paul Pogba yang diboyong dari Juventus ke Manchester United dengan dana 105 juta euro pada 2016.

10. Kemenangan Terbesar atas Levante

Dari 1000 pertandingan yang telah dilakoni dari September 2000, Mourinho meraup kemenangan terbesar atas Levante dengan skor 8-0. Kemenangan tersebut dibukukan bersama Real Madrid di Copa del Rey 2010-11.

Sementara itu, kekalahan terbesar dialami The Special One pada laga El Clasico saat Madrid menghadapi Barcelona di Santiago Bernabeu pada 29 November 2010. Ketika itu, Los Blancos takluk 0-5.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Jose Mourinho: Laga ke-1000 Ini Spesial untuk Saya

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, indonesia – Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, tak bisa menyembunyikan kesenangannya setelah berhasil menang di laga ke-1000 nya sebagai pelatih. Mourinho merasa dirinya seperti muda lagi saat merayakan selebrasi.

AS Roma berhasil menang dengan skor 2-1 melawan Sassuolo, (13/9/21) berkat gol dramatis Stephan El Shaarawy di penghujung laga.

Ini merupakan laga ke-1000 Mourinho sebagai pelatih sejak dia memulai kariernya pada tahun 2000. The Special One berlari ke arah tribun penonton saat El Shaarawy berhasil mencetak gol. Dia melakukan itu karena ini adalah laga yang spesial baginya.

Laga ke-1000 Jose Mourinho Diakhiri dengan Kemenangan Dramatis - Nicolo Zaniolo (@ASRomaEN)
@ASRomaEN

“Selama seminggu, saya membohongi diri sendiri, memberi tahu semua orang bahwa ini bukan pertandingan spesial. Saya mencoba meyakinkan diri sendiri bahwa itu tidak istimewa. Itu adalah pertandingan yang spesial,” ucap Mourinho seperti dilansir Football5Star.com dari Football Italia.

“Itu adalah pertandingan dengan nomor spesial bagi saya, yang sampai hari terakhir hidup saya, saya akan selalu mengingat ini adalah pertandingan ke-1000. Saya takut ingatan abadi itu akan berupa kekalahan.

“Saya tidak merasa 58 tahun hari ini, saya merasa 10-12-14 tahun, usia ketika Anda mulai memimpikan karier di sepakbola. Itu adalah pelarian seorang anak.”

Pujian Jose Mourinho untuk Sassuolo

Laga ke-1000 Jose Mourinho Diakhiri dengan Kemenangan Dramatis (@FabrizioRomano)
@FabrizioRomano

Mourinho juga memuji penampilan lawannya, Sassuolo. Dia meminta maaf kepada pelatih Alessio Dionisi karena melakukan selebrasi berlebihan. Dia yakin Dionisi yang masih berusia 41 tahun itu akan menjadi pelatih hebat.

“Saya meminta maaf kepada Dionisi setelah itu, karena itu adalah pertandingan yang fantastis, mereka bisa dengan mudah menang seperti kami. Saya tidak bisa melupakan bahwa perasaan yang dimiliki Dionisi sekarang adalah yang saya rasakan berkali-kali,” kata Mou.

“Dia adalah pelatih yang sangat baik, memiliki tim yang hebat dan memberikan identitas yang nyata bagi timnya. Ini adalah tim yang sangat, sangat bagus. Saya tahu bahwa sejak hari pertama saya mulai mempelajarinya, jadi ini adalah tiga poin yang sangat penting.

“Mungkin seseorang di atas sana memutuskan bahwa saya pantas mendapatkan kenangan ini untuk pertandingan ke-1000 saya.”

Laga ke-1000 Mourinho Diakhiri dengan Kemenangan Dramatis

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, resmi mencatatkan 1000 laga sebagai pelatih sepanjang kariernya di laga Serie A pekan ketiga melawan Sassuolo, (13/9/21). Mourinho berhasil membawa Giallorossi menang dramatis 2-1 dengan Stephan El Shaaraawy mencetak gol penentu di penghujung laga.

Roma berhasil mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-36. Lewat skema cantik bola mati, Lorenzo Pellegrini memberi umpan terobosan ke Bryan Cristante yang dengan tenang memasukkan bola.

Laga ke-1000 Jose Mourinho Diakhiri dengan Kemenangan Dramatis - Nicolo Zaniolo (@ASRomaEN)
@ASRomaEN

Lalu Sassuolo membalas pada menit ke-56 lewat gol dari Filip Djuricic setelah menerima umpan cutback dari Domenico Berardi.

Laga berjalan sangat seru dengan kedua tim memiliki peluang yang membentur tiang gawang. Namun pada akhirnya di menit ke-90. Stephan El Sharaawy berhasil membuat skor menjadi 2-1 lewat tendangan terukurnya.

AS Roma sendiri menjadi satu dari tiga tim bersama Napoli dan AC Milan yang masih memiliki rekor 100 persen kemenangan dalam tiga laga pertama.

Catatan Statistik Karier Jose Mourinho

Laga ke-1000 Jose Mourinho Diakhiri dengan Kemenangan Dramatis (@europacnfleague)
@europacnfleague

Mourinho memulai kariernya sebagai pelatih pada tahun 2000 saat menjadi pelatih caretaker menggantikan Jupp Heynckes.

Setelah itu The Special One menjalani karier yang luar biasa dengan melatih Uniao de Leiria, Porto, Chelsea, Inter, Real Madrid, Manchester United, Tottenham, hingga saat ini, AS Roma.

Menurut catatan dari ESPN, pelatih asal Portugal itu mencatatkan 640 kemenangan, 198 hasil imbang dan 162 kalah dengan persentase kemenangan sekitar 64 persen.

Mourinho mendapatkan 33 trofi sepanjang kariernya. Dia berhasil menjadi juara di empat liga yang berbeda, Portugal, Inggris, Italia dan Spanyol. The Special One juga mendapatkan dua gelar Liga Champions dan dua gelar Liga Europa/UEFA Cup.

Stefano Pioli: Kami Lebih Punya Kualitas Ketimbang Lazio

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, merasa timnya memang pantas menang melawan Lazio, (12/9/21). Pioli mengatakan bahwa timnya punya kualitas lebih daripada Il Biancocelesti.

Milan berhasil menang 2-0 lewat gol dari Rafael Leao dan Zlatan Ibrahimovic. Pioli merasa timnya memang pantas menang dan meminta Leao untuk lebih klinis walaupun berhasil mencetak gol di laga itu.

AC Milan vs Lazio Ibrahimovic Cetak Gol, Il Rossoneri Menang Mudah - Rafael Leao (@iF2is)
@iF2is

“Kami ingin menunjukkan Milan bisa bermain bagus di level teratas dan kami punya kualitas lebih dari Lazio hari ini, jadi kami pantas menang,” kata Pioli seperti dilansir Football5Star.com dari DAZN.

“Rafa sudah menjadi kekuatan untuk tim ini musim lalu, tetapi dia masih berusia 22 tahun, ini baru musim ketiganya di Italia, musim kedua bekerja dengan saya. Dia perlu menjadi lebih efisien dalam penyelesaian, karena dia hampir selalu melewati bek dan hanya harus menyelesaikan lebih banyak peluang itu.

Stefano Pioli Puas Zlatan Ibrahimovic Langsung Cetak Gol

AC Milan vs Lazio Zlatan Ibrahimovic Cetak Gol, Il Rossoneri Menang Mudah (@if2is)
@iF2is

Ibrahimovic harus menepi selama 4 bulan sebelum akhirnya bisa kembali bermain. Dan dia hanya membutuhkan sekitar 7 menit di lapangan untuk mencetak gol.

“Zlatan tidak bermain selama empat bulan, jadi saya senang dia mencetak gol dan akan menjadi lebih kuat di pertandingan berikutnya,” kata Pioli.

Eks pelatih Inter itu melanjutkan, “Dia memiliki semangat ini dalam dirinya, cara dia bertarung dalam latihan dan juga permainan, semuanya bertujuan untuk menjadi yang terbaik, Anda tidak merasakan tahun-tahun ketika Anda melakukan itu.”

AC Milan vs Lazio: Ibrahimovic Cetak Gol, Il Rossoneri Menang Mudah

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan ketiga Serie A yang mempertemukan AC Milan vs Lazio. Il Rossoneri berhasil menang 2-0 berkat gol Rafael Leao dan Zlatan Ibrahimovic.

Pada 25 menit pertama, Milan lebih mendominasi, tapi tidak ada peluang yang membahayakan gawang Pepe Reina. Hanya peluang dari Davide Calabria dan Rafael Leao yang melebar.

Milan akhirnya mencetak gol pada menit ke-44. Lewat serangan balik, Rafael Leao memberi umpan ke Ante Rebic. Lalu pemain timnas Kroasia memberi umpan kembali ke Leao yang dengan tenang memasukkan bola.

AC Milan vs Lazio Ibrahimovic Cetak Gol, Il Rossoneri Menang Mudah - Rafael Leao (@iF2is)
@iF2is

Rossoneri dapat penalti pada penghujung laga setelah Ciro Immobile menerjang Franck Kessie. Namun, Kessie yang merupakan salah satu penendang penalti terbaik di Serie A justru gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya membentur tiang gawang.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Milan berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-68. Kembali lewat serangan balik. Ante Rebic memberi umpan ke Zlatan Ibrahimovic yang baru masuk dan hanya tinggal men tap in bola.

Lazio selalu memakai skema yang sama. Mencoba memainkan umpan-umpan pendek. Namun selalu kandas dan justru sering terkena serangan balik berbahaya seperti dua gol sebelumnya.

AC Milan vs Lazio Zlatan Ibrahimovic Cetak Gol, Il Rossoneri Menang Mudah (@acmilan)
@acmilan

Sampai menit ke-75 tak ada satupun peluang berbahaya ke gawang Mike Maignan. Ciro Immobile bahkan jarang menyentuh bola di kotak penalti.

Immobile akhirnya dapat peluang pertama pada menit ke-81. Bennacer gagal mengontrol bola dengan sempurna dan bola mengalir ke Immobile. Tapi tendangannya bisa dimentahkan oleh Maignan.

Laga ditutup dengan ketegangan di akhir laga dan Maurizio Sarri terkena kartu merah. Laga AC Milan vs Lazio berakhir dengan skor 2-0.

Susunan Pemain AC Milan vs Lazio

AC Milan (4-2-3-1): 16-Mike Maignan; 2-Davide Calabria, 13-Alessio Romagnoli, 23-Fikayo Tomori, 19-Theo Hernandez; 8-Sandro Tonali, 79-Franck Kessie (41-Tiemoue Bakayoko (4-Ismael Bennacer)); 25-Alessandro Florenzi (56-Alexis Saelemaekers), 10-Brahim Diaz (5-Fode Ballo), 17-Rafael Leao (11-Zlatan Ibrahimovic); 12-Ante Rebic.

Pelatih: Stefano Pioli.

Lazio (4-3-3): 25-Pepe Reina; 77-Adam Marusic (29-Manuel Lazzari), 3-Luiz Felipe, 33-Francesco Acerbi, 23-Elseid Hysaj; 21-Sergej Milinkovic-Savic (88-Toma Basic), 6-Lucas Leiva, 10-Luis Alberto; 9-Pedro Rodriguez (27-Raul Moro), 17-Ciro Immobile (94-Vedat Muriqi), 7-Felipe Anderson (20-Mattia Zaccagni).

Pelatih: Maurizio Sarri.

Atalanta Dikalahkan oleh Aturan Wasit yang Tak Jelas

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Atalanta menelan kekalahan saat bersua Fiorentina dalam lanjutan Liga Italia 2021-22. Bermain di markas sendiri, Atleti Azzurri d’Italia, anak asuh Gian Piero Gasperini kalah 1-2 dari La Viola.

Yang menarik pada laga kedua tim ini adalah tiga gol yang tercipta dari titik putih alias penalti. Fiorentina mencetak gol terlebih dahulu lewat penalti Dusan Vlahovic di menit ke-33 dan 49.

Atalanta Dikalahkan oleh Aturan Wasit yang Tak Jelas

Atalanta baru memperkecil ketertinggalan lewat penalti Duvan Zapata pada menit ke-65. Terkait kekalahan tersebut, direktur Atalanta, Umberto Marino mengaku tak habis pikir dengan kepemimpinan wasit, Valerio Marini.

Tim berjuluk La Dea itu sebenarnya sempat mencetak gol terlebih dahulu lewat sundulan Zapata. Namun wasit Marini menganulir gol Zapata karena dianggap mengganggu permainan.

“Kami ingin seseorang mengklarifikasi dan menginterpretasikan situasi seperti ini. Kami melihat insiden yang tak logis. Otoritas wasit tidak bisa begitu saja meninggalkan kami dalam kegelapan di sini,” kata Marino seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sport, Minggu (12/9/2021).

Atalanta Dikalahkan oleh Aturan Wasit yang Tak Jelas

“Wasit memberi tahu kami bahwa Duvan Zapata mengganggu permainan. Saya tidak mengerti bagaiamana caranya,” tambah Marino.

Atalanta Kebobolan Lewat Dua Gol Penalti

La Dea kebobolan terlebih dahulu setelah wasit Marini memberikan hadiah penalti pada menit ke-33. Penalti itu diberikan Marini karena menganggap Joakim Maehle dengan sengaja menggunakan tangannya untuk membelokkan umpan Marco Sportiello.

Atalanta Dikalahkan oleh Aturan Wasit yang Tak Jelas

“Dengan handball itu, kami memiliki pandangan subjektif terhadap inidividu tentang apa itu handball dan apa yang tidak. Dengan kata lain, keputusan tersebut merupakan kekacuan total,” ungkap Marino.

“Saya benci untuk kembali ke pertandingan sebelumnya, tetapi situasi Lorenzo De Silvestri di pertandingan Bologna, sejujurnya lebih merupakan handball daripada ini. Namun wasit dalam pertandingan itu mengatakan itu bukan handball yang disengaja. Kami butuh kejelasan dengan semua ini,” tutup Marino.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Simone Inzaghi Ungkap Penyebab Kegagalan Inter Milan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Simone Inzaghi sangat menyesali kegagalan Inter Milan mengalahkan Sampdoria pada Minggu (12/9) malam WIB. Menurut Inzaghi, Nerazzurri gagal meraih kemenangan karena terlalu banyak membuang peluang.

Pertandingan Inter vs Sampdoria berakhir dengan skor 2-2. Dalam laga tersebut, Nerazzurri dua kali gagal mempertahankan keunggulan meski tampil mendominasi sepanjang 90 menit.

Inter Milan - Simone Inzaghi - Il Dispari Quotidiano
Il Dispari Quotidiano

“Tentu saja ada penyesalan. Karena, ini adalah pertandingan yang seharusnya bisa kami menangkan,” ujar Simone Inzaghi dikutip Football5Star dari laman Football Italia.

“Kami berhasil dua kali unggul. Lalu, Ivan Perisic dan Hakan Calhanoglu membuat kesalahan. Selain itu, kami juga terlalu banyak membuang peluang,” sambung pelatih berumur 45 tahun itu.

SIMONE INZAGHI TETAP BERSYUKUR

Meski geram karena Inter dua kali gagal mempertahankan keunggulan, Inzaghi tidak mau terlalu banyak mengeluh. Ia bersyukur karena Nerazzurri masih belum menelan kekalahan dari tiga partai Liga Italia 2021-22.

“Saya cukup puas dengan hasil yang kami raih dalam tiga pertandingan musim ini. Karena, semua elemen klub ini mulai dari para petinggi, pemain serta suporter sangat terbuka dengan berbagai masukan dari saya dan tim pelatih.”

Inter Milan - Simone Inzaghi - Calciomercato
Calciomercato

“Kami tahu awal musim ini tidak akan berjalan mudah. Tapi, saat ini kami memiliki tujuh poin dari tiga pertandingan. Kami juga berhasil meraih empat poin dari dua laga tandang,” tuntas Inzaghi.

Kini, Inzaghi dan para penggawa Inter akan beristirahat sejenak. Mereka akan mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi Real Madrid pada pekan pertama Liga Champions, 16 September mendatang.

Paulo Dybala Jarang Cetak Gol karena Cristiano Ronaldo

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Paulo Dybala menurut bek Juventus, Giorgio Chiellini pada musim ini akan menjadi pemain andalan pengganti Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Manchester United.

Chiellini bahkan menyebut bahwa selama ini, Paulo Dybala tak banyak mencetak gol untuk Juventus karena kehadiran Ronaldo di lini depan Juventus.

Udinese vs Juventus - Paulo Dybala - @juventusfcen
twitter.com/juventusfcen

“Ini akan menjadi tim Paulo Dybala. Selama beberapa tahun terakhir, dia menurunkan rata-rata golnya karena kehadiran Cristiano, tetapi dia adalah pemain kunci untuk tim ini dan itu diakui oleh semua orang,”

“Ketika Anda memiliki pemain kelas dunia seperti Ronaldo, Anda tidak bisa tidak menggunakan tim untuk bermain untuknya. Kami harus berterima kasih kepada Cristiano untuk semua yang dia lakukan selama bertahun-tahun di Juventus, tetapi kami harus terus maju,” kata Chiellini seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia, Minggu (12/9/2021).

paulo dybala-juventus-PauloDybala_JR

Juventus hingga pekan ke-3 Liga Italia 2021-22 belum mampu meraih kemenangan. Terakhir, Juventus kalah 1-2 dari Napoli. Ini menjadi kekalahan kedua Juventus pada musim ini.

Paulo Dybala Tak Mampu Mencetak Gol ke Gawang Napoli

Pada laga yang berlangsung di markas Napoli, satu-satunya gol Juventus bukan dicetak oleh Paulo Dybala namun Alvaro Morata. Terkait kekalahan tersebut, Chiellini mengaku bahwa ia dan rekan-rekannya sudah berusaha menampilkan permainan terbaik.

“Tim bersatu sepanjang pertandingan, jadi kami harus puas dan bangga dengan apa yang kami lihat dengan semua hal untuk dipertimbangkan,” ucap Chiellini.

Paulo Dybala Jarang Cetak Gol karena Cristiano Ronaldo

“Kami pantas mendapatkan hasil di sini, tetapi yang bisa kami lakukan sekarang adalah bekerja lebih banyak dan lebih sedikit bicara. Kami tahu akan ada kesulitan musim ini, meskipun tidak mungkin kami akan berada di posisi ini setelah tiga pertandingan,”

“Hanya saja kita perlu bekerja dan menjadi sebuah tim. Meskipun demikian, saya merasa kami pantas mendapatkan setidaknya hasil imbang pada hari ini,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sampdoria vs Inter Milan: Il Samp Sukses Tahan La Beneamata

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sampdoria vs Inter Milan di pekan ke-3 Liga Italia yang berlangsung di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (12/9/2021) berakhir dengan hasil imbang 2-2.

Pada babak pertama, kedua tim langsung menerapkan tempo permainan cepat. Tim tuan rumah di awal babak pertama mampu menekan lini belakang Inter Milan.

Sampdoria vs Inter Milan
inter.it

Sayangnya sejumlah peluang yang didapatkan oleh anak asuh Roberto D’Aversa belum mampu membobol gawang Inter. Justru Inter yang mampu mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-18.

Berawal dari pelanggaran kepada Edin Dzeko di depan area penalti Sampdoria, Federico Dimarco sukses melepaskan free kick indah yang tak bisa dihalau oleh Emil Audero. 1-0 Inter memimpin atas Sampdoria.

Tertinggal satu gol, lini belakang Inter lengah. Hasilnya pada menit ke-33, Sampdoria bisa menyamakan kedudukan lewat sundulan pemain Jepang Maya Yoshida memanfaatkan kemelut depan gawang Inter.

Sampdoria vs Inter Milan
inter.it

Inter tak membutuhkan waktu lama untuk bisa kembali unggul. Menit ke-43, Lautaro Martinez kembali membawa Inter unggul 2-1 lewat sepakan kaki kiri yang tak bisa dihalau Audero. Skor 2-1 bertahan di babak pertama pertandingan Sampdoria vs Inter Milan.

Sampdoria vs Inter Milan di Babak Kedua

Pada babak kedua, Sampdoria juga tak butuh waktu lama untuk kembali menyamakan kedudukan. Dua menit babak kedua berjalan, sepakan voli indah dari full back, Tommasso Augello membuat Samir Handanovic harus memungut bola dari gawangnya sendiri untuk kali kedua.

Sampdoria vs Inter Milan

Di pertengahan babak kedua, Inter berupaya untuk bisa kembali unggul. Dua pemain pengganti, Joaquin Correa dan Denzel Dumfries bermain apik. Kombinasi keduanya hampir membuat Inter unggul pada menit ke-73.

Hingga pertandingan Sampdoria vs Inter Milan berakhir, skor 2-2 tak berubah. Hasil ini membuat Inter untuk sementara berada di posisi kedua di bawah Napoli di klasemen Liga Italia dengan koleksi 7 poin. Posisi Inter bisa melorot jika 3 tim di bawahnya, AS Roma, Lazio dan AC Milan meraih kemenangan.

Susunan Pemain Sampdoria vs Inter Milan:

Sampdoria (4-4-2): Emil Audero, Bartosz Bereszyński, Maya Yoshida, Omar Colley, Tommasso Augello, Antonio Candreva, Adrien Silva, Morten Thorsby, Mikkel Damsgaard, Francesco Caputo, Fabio Quagliarela (Kristoffer Askildsen 68′).

Kartu kuning: Morten Thorsby, Omar Colley, Bartosz Bereszyński

Pelatih: Roberto D’Aversa

Inter (3-5-1-1): Samir Handanovic, Milan Skriniar, Stefan De Vrij, Federico Dimarco (Denzel Dumfries 67′), Matteo Darmian, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic (Arturo Vidal 54′), Hakan Calhanoglu (Stefano Sensi 67′), Ivan Perisic, Lautaro Martinez (Joaquin Correa 62′), Edin Dzeko.

Kartu kuning: Marcelo Brozovic

Pelatih: Simone Inzaghi

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gian Piero Gasperini Akui Atalanta Butuh Striker Baru

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Gian Piero Gasperini tak malu-malu melempar kritik pedas terhadap kinerja para petinggi Atalanta sepanjang bursa transfer. Gasperini menyorot kegagalan La Dea mendatangkan penyerang anyar di bursa transfer.

Kritik tersebut dilontarkan Gasperini setelah Atalanta menelan kekalahan atas Fiorentina. Dalam laga tersebut, La Dea terpaksa memainkan Duvan Zapata yang baru sembuh dari cedera otot karena mereka kehilangan Luis Muriel.

Gian Piero Gasperini - Atalanta - Getty Images
Getty Images

“Saya sebenarnya berharap mendapat striker baru tahun ini. Tapi, saya tak tahu apakah manajemen klub gagal bernegosiasi atau masih percaya dengan para penyerang yang ada di skuat kami,” ujar Gasperini dikutip Football5Star dari laman Football Italia.

“Tapi, kami harus tetap bisa memaksimalkan skuat yang ada dan saya yakin kami akan kembali menunjukkan performa gemilang apabila bisa mempertahankan level permainan,” sambung pelatih berusia 63 tahun itu.

ALASAN GIAN PIERO GASPERINI MINTA STRIKER BARU

Lebih lanjut, Gasperini mengatakan bahwa lini depan La Dea membutuhkan peremajaan. Hal itu perlu dilakukan agar La Dea bisa terus mempertahankan statusnya sebagai top skorer Serie A musim ini.

“Kehadiran penyerang baru bisa menciptakan perbedaan yang cukup signifikan di laga-laga yang berjalan ketat. Di saat yang sama, saya menyadari status kami sebagai top skorer Serie A dan berniat mempertahankan gelar itu musim ini.”

Gian Piero Gasperini - Atalanta - Calciomercato
Calciomercato

“Kami bermain dengan komposisi striker yang sama dalam tiga tahun terakhir. Sementara, kami berhasil mendatangkan pemain baru dan meningkatkan kualitas tim di posisi lain,” tuntas Gasperini.

Kini, Gasperini harus bisa memaksimalkan Zapata, Roberto Piccoli dan Josip Ilicic selama satu bulan ke depan. Pasalnya, Muriel kemungkinan baru akan dinyatakan fit pada pertengahan Oktober 2021.

Arti Selebrasi Gol Kalidou Koulibaly ke Gawang Juventus

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kalidou Koulibaly menjadi pahlawan Napoli saat mengalahkan Juventus 2-1 di lanjutan Liga Italia, Minggu (12/9/2021) di Stadio Diego Armando Maradona. Hasil yang membawa Napoli untuk sementara berada di puncak klasemen Liga Italia 2021-22.

Bermain di markas sendiri, Napoli yang sempat menekan lini belakang Juventus sempat tertinggal terlebih dahulu lewat gol Alvaro Morata pada menit ke-10 memanfaatkan kesalahan dari Kostas Manolas.

Arti Selebrasi Gol Kalidou Koulibaly ke Gawang Juventus

Napoli baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua. Sepakan dari Lorenzo Insigne tak bisa dihalau dengan sempurna oleh Wojciech Szczęsny. Bola rebound dimanfaatkan oleh Matteo Politano untuk bisa mencetak gol.

Napoli akhirnya bisa mementik poin di masa injury time babak kedua. Berawal dari sepak pojok, Kalidou Koulibaly sukses mencetak gol kemenangan untuk tim kota Naples tersebut.

Arti Selebrasi Gol Kalidou Koulibaly ke Gawang Juventus
Football Italia

Kalidou Koulibaly Jelaskan Selebrasi Gol Miliknya

Setelah mampu membobol gawang Szczęsny, Kalidou Koulibaly merayakan golnya itu dengan bergaya seperti seorang fotografer. Bek 30 tahun itu pun memiliki alasan mengapa ia berselebrasi seperti itu.

“Saya melihat para penggemar di sana dan ingin mengabadikan momen itu dalam foto, dan itu terlihat sangat indah,” kata Kalidou Koulibaly seperti dikutip Football5star.com dari DAZN.

Arti Selebrasi Gol Kalidou Koulibaly ke Gawang Juventus__

“Kemenangan ini untuk mereka, karena kami merindukan mereka selema lebih dari setahun dan melihat mereka kembali ke tribun membuat kami sangat bahagia,” tambah pemain kelahiran Prancis tersebut.

“Kami tahu bahwa kedua tim kehilangan pemain penting dan sangat disayangkan kami kebobolan lewat gol Morata, tetapi kami memiliki kedewasaan yang tepat untuk bereaksi dan mengubah banyak hal,” tutup Koulibaly.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Stefano Pioli Berharap Franck Kessie Mau Perpanjang Kontrak

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli berharap Franck Kessie mau perpanjang kontraknya bersama AC Milan. Tapi dia tak mau ikut campur dengan permasalahan itu.

Kontrak Kessie akan berakhir akhir musim ini dan dia dikabarkan menolak tawaran kontrak baru yang diberikan oleh Milan. Pemain timnas Pantai Gading itu meminta gaji yang lebih tinggi.

Paris Saint-Germain dikabarkan memantau situasi. Jika Kessie gagal memperpanjang kontrak, Rossoneri harus kembali kehilangan pemain andalannya secara cuma-cuma setelah musim panas ini kehilangan Gigio Donnarumma dan Hakan Calhanoglu. Pioli berharap hal itu tidak terjadi.

Stefano Pioli Berharap Franck Kessie Mau Perpanjang Kontrak (SB Nation)
SB Nation

“Saya ingin Kessie menandatangani kontrak barunya, tetapi itu lebih merupakan situasi antara klub dan agennya. Saya berbicara dengan Franck tentang sepak bola dan saya melihatnya termotivasi, tenang dan positif. Tidak ada masalah saat ini,” ucap Pioli seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Dia melanjutkan, “Fans kami terlalu cerdas untuk terganggu oleh situasi ini, mereka akan selalu mengutamakan Milan. Saya pikir sudah terlalu banyak membicarakannya, para fans dan pelatih hanya peduli bahwa para pemain memberikan hati dan jiwa mereka di lapangan, dan itulah yang dilakukan Franck.”

Stefano PiolI Soal Laga Lawan Lazio dan Liverpool

Stefano Pioli Ibrahimovic Mungkin akan Kembali September
Cronachedi

Milan akan menjalani jadwal sulit dengan melawan Lazio, Minggu (12/9/21) dan dilanjutkan akan berhadapan dengan Liverpool di tengah pekan.

“Di atas kertas, ini adalah pertandingan antara dua tim yang memiliki banyak kualitas, jadi itu harus spektakuler. Lazio sangat kuat di setiap area, menggabungkan kualitas dan fisik, sehingga kedua tim bisa meraih kemenangan,” kata Pioli.

“Setiap ujian yang kami hadapi akan memberi tahu kami seberapa jauh kami telah melangkah dan apa yang masih perlu kami lakukan. Ini adalah kesempatan besar untuk membuktikan diri.

“Itu adalah pertandingan yang sangat berbeda, karena Lazio bermain dengan penyerang tengah yang murni, sedangkan Liverpool menggunakan sosok yang lebih mobile di sana, tetapi kami memiliki cara bermain dan percaya akan hal itu.”

Lautaro Martinez Lebih Baik Tanpa Lukaku

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Lautaro Martinez menurut mantan stiker Inter Milan, Giampaolo Pazzini pada musim ini bisa menunjukkan permainan yang lebih baik dengan ketiadaan Romelu Lukaku.

Menurut Pazzini, dengan hengkangnya Lukaku ke Chelsea di musim panas ini, Lautaro Martinez justru menjadi titik sentral permainan menyerang Inter Milan pada musim ini.

Lautaro Martinez Lebih Baik Tanpa Lukaku

“Lautaro Martinez telah menunjukkan betapa berharganya dia di musim terakhir. Dia sekarang menjadi titik fokus bagi timnas Argentina juga. Saya pikir dia bisa cocok dengan baik dengan Correa dan Dzeko,” kata Pazzini seperti dikutip Football5star.com dari Gazzetta dello Sport, Minggu (12/9/2021).

Selain sosok Lautaro Martinez yang bisa jadi pemain andalan Inter pada musim ini, Pazzini juga menyoroti kehadiran Edin Dzeko yang datang sebagai pengganti Lukaku.

Menurut Pazzini, Edin Dzeko adalah sosok striker yang bisa menjadi target man dan mampu mendikte tempo permainan Inter Milan pada musim ini.

Lautaro Martinez Lebih Baik Tanpa Lukaku

“Edin adalah target man yang tidak seperti Lukaku yang tidak hanya melihat ke belakang. Dia juga masuk ke dalam untuk mendikte tempo menyerang, mencari kombinasi dan membuka ruang untuk rekan satu tim,” tambah Pazzini.

Lautaro Martinez Jadi Pemain Penting di Laga Lawan Sampdoria

Inter Milan akan menghadapi Sampdoria di lanjutan Serie A. Melawan Sampdoria, Lautaro Martinez berpeluang untuk menambah koleksi golnya pada musim ini.

Striker 24 tahun tersebut sudah mengoleksi 1 gol di Serie A musim ini. Gol itu ia cetaknya ke gawang Hellas Verona pada pekan ke-2 Serie A.

Lautaro Martinez Lebih Baik Tanpa Lukaku

Menurut Pazzini, Inter tentu saja memiliki kans lebih besar untuk bisa meraih angka penuh saat melawan Sampdoria.

“Inter tampil sangat baik melawan Genoa. Pertandingan tandang ke Verona lebih rummit, mereka mendapati diri mereka tertinggal tetapi kemudian bereaksi seperti tim papan atas, menunjukkan bahwa mereka bisa lebih baik,”

“Saya pikir kedua manager memiliki kecerdasan untuk secara bertahap memasukan ide mereka tanpa mengganggu permainan yang sudah diterapkan,” ucap Pazzini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Kalah Lagi, Massimiliano Allegri Ingin Juventus Ulangi Kisah Musim 2015-16

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Juventus masih belum menunjukkan tajinya di pentas Serie A 2021-21. Bertandang ke San Paolo, Sabtu (11/9/2021), tim asuhan Massimiliano Allegri ditekuk 1-2 oleh Napoli. Sempat unggul berkat gol Alvaro Morata, mereka harus gigit jari karena Matteo Politano dan Kalidou Koulibaly bergantian membobol gawang Wojciech Szczesny.

Kekalahan dari Napoli itu membuat I Bianconeri hanya memetik 1 poin setelah kompetisi berjalan 3 giornata. Untuk sementara, di classifica Serie A, Giorgio Chiellini dkk. terpaku di posisi ke-14. Posisi mereka masih bisa tergeser oleh 6 klub lain yang belum menjalani laga giornata ke-3.

Gol Kalidou Koulibaly membuat Juventus takluk 1-2 di kandang Napoli.
tuttosport.com

Menurut Opta, ini salah satu start terburuk Juventus di Serie A. Dalam 52 musim terakhir, ini adalah kali kedua I Bianconeri hanya mengemas 1 poin dari tiga laga awal. Mereka mengulangi kisah musim 2015-16. Kebetulan, Allegri pula yang kala itu berada di kursi pelatih.

Hanya mengantongi 1 poin dan terpuruk di papan bawah tentu mencemaskan bagi para pendukung I Bianconeri. Namun, optimisme bisa tetap dijaga dengan melihat pengalaman musim 2015-16. Kala itu, meskipun terseok-seok dengan meraup 6 poin dalam 6 pekan awal, mereka tetap merebut Scudetto pada akhir musim.

Massimiliano Allegri Tak Panik

Kesuksesan Juventus juara pada musim itu sungguh di luar perkiraan. Boleh dibilang, mereka melawan kemustahilan. Pasalnya, kala itu, Inter Milan menjalani start luar biasa dengan menyapu bersih kemenangan dalam 5 giornata awal. Toh, kegeniusan Massimiliano Allegri mampu mengubah situasi. Pada tengah musim, poin mereka sama dengan Inter dan hanya terpaut 2 poin dari Napoli yang memuncaki classifica.

Mungkin karena itu pula Allegri tak panik. Peraih 6 Scudetti itu tetap bersikap positif. Dia tak menunjuk kambing hitam meskipun kiper Wojciech Szczesny melakukan blunder-blunder fatal dan berkontribusi besar pada start buruk Juventus. Pelatih berumur 54 tahun itu yakin badai akan sgera berlalu dan kapal I Bianconeri akan melaju mulus.

Massimiliano Allegri mengantar Juventus meraih Scudetto musim 2015-16 meskipun hanya meraup 1 poin dalam 3 laga awal Serie A.
legaseriea.it

Secara tersirat, Allegri menginginkan deja vu, mengulang kisah 2015-16. “Di sepak bola, ketika tak menang, Anda sebaiknya diam dan bekerja. Hal terpenting adalah mencari kemenangan pertama. Tentu akan bagus bila itu dimulai di Liga Champions,” kata Massimiliano Allegri seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttosport. “Akan ada saatnya segala sesuatu berjalan lebih baik bagi kami.”

Tengah pekan nanti, Juventus akan memulai kiprah pada fase grup Liga Champions dengan menyambangi markas Malmo FF. Setelah itu, I Bianconeri akan menjamu AC Milan pada giornata ke-4 Serie A. Menilik musim 2015-16, Allegri membangkitkan Juventus dengan kemenangan di kandang Manchester City dan Genoa. Akankah deja vu terjadi?

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Simone Inzaghi: Kami Fokus ke Sampdoria Dulu, Baru Real Madrid

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Inter, Simone Inzaghi, meminta para pemainnya untuk fokus ke laga lawan Sampdoria terlebih dahulu, baru setelah itu fokus ke Real Madrid. Inzaghi juga mengkonfirmasi bahwa Alessandro Bastoni mengalami cedera.

Inter akan berhadapan dengan Sampdoria di pekan ketiga Serie A, (12/9/21). Setelah itu, mereka akan melawan Real Madrid di pekan pertama Liga Champions pada tengah pekan.

Mourinho dan Simone Inzaghi Diklaim Paling Berpeluang untuk Dipecat
Football Italia

“Ini akan menjadi pertemuan yang menarik dengan Real Madrid dan kami bertujuan untuk menikmatinya, tetapi pikiran kami ada di Sampdoria sekarang. Kami tahu jadwal pertandingan akan penuh untuk beberapa bulan ke depan dan saya akan selalu menggunakan tim terbaik untuk pertandingan itu. Kami harus menjalaninya satu per satu,” ucap Inzaghi seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Dia melanjutkan, “Motivasi benar-benar membantu Anda menghilangkan rasa lelah, tetapi banyak klub berada dalam situasi yang sama. Sampdoria akan melakukan segalanya untuk membuat kami bermasalah, jadi kami hanya perlu fokus pada mereka.”

Simone Inzaghi Soal Alessandro Bastoni dan Pemain Amerika Selatan

Langsung Cetak Dua Gol di Debutnya, Ini Kata Joaquin Correa 2
@inter_en

Inzaghi juga memberi perkembangan soal beberapa pemain yang kembali dari pekan internasional. Dia mengkonfirmasi bahwa Bastoni mengalami cedera saat memperkuat Italia.

Lalu dia masih akan memikirkan apakah akan memainkan para pemain Amerika Selatan yang telat kembali, seperti Lautaro Martinez, Joaquin Correa dan beberapa pemain lainnya.

“Besok saya harus mengevaluasi formasi, hari ini saya akan melihat empat orang Amerika Selatan yang tiba antara tadi malam dan pagi ini. Saya akan berbicara dengan mereka di sesi hari ini, kali ini saya tidak akan memiliki banyak pilihan tetapi saya harus memahami siapa yang telah pulih dari kesulitan dengan tim nasional,” kata Inzaghi.

Dia melanjutkan, “Bastoni kelelahan, dia pasti absen besok. Kemarin, dia kesakitan dan pada hari Senin dia akan diperiksa. Itu akan mempengaruhi kami, tetapi saya memiliki Aleksander Kolarov, Federico Dimarco dan Danilo D’Ambrosio.”

Jose Mourinho Sempat Ragukan Tammy Abraham

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, merasa takjub dengan performa impresif yang ditunjukkan Tammy Abraham dalam dua partai Serie A 2021-22. Mourinho mengaku sempat khawatir Abraham akan kesulitan beradaptasi.

Abraham berhasil menyumbang sepasang assist pada laga debutnya bersam AS Roma, 23 Agustus lalu. Sepekan berselang, Abraham kembali tampil apik dan sukses menyumbang satu gol serta membawa Giallorossi meraih kemenangan telak atas tim promosi, Salernitana.

Tammy Abraham - Jose Mourinho - CaughtOffside
CaughtOffside

“Akan selalu ada sedikit keraguan kepada pemain-pemain yang lahir dan menghabiskan kariernya di Inggris. Mereka jarang merantau dan cukup sering kesulitan beradaptasi di negara lain,” tutur Jose Mourinho seperti dikutip Football5Star dari laman Football Italia.

“Tapi, Abraham berhasil menjawab semua keraguan saya. Dia sama sekali tak mengalami masalah adaptasi di dalam maupun luar lapangan,” kata Mourinho menambahkan.

JOSE MOURINHO TAK MAU CEPAT PUAS

Lebih lanjut, Mourinho mengaku tak mau cepat puas dengan awal gemilangnya bersama AS Roma. Mourinho mengatakan bahwa AS Roma masih berusaha mencari jati dirinya musim ini.

“Kami adalah tim yang berbeda jika dibandingkan dengan Juventus, Inter Milan atau bahkan Atalanta. Mereka merupakan tim yang sudah cukup lama dibangun dan memiliki ambisi jelas. Sementara, kami masih mencari jati diri.”

Tammy Abraham - Jose Mourinho - SB Nation
SB Nation

“Tentu saja saya senang dengan performa kami di dua laga pembuka. Tapi, saya tak ingin cepat puas dan merasa masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki,” tuntas Mourinho.

AS Roma akan berusaha mempertahankan rekor kemenangan 100 persennya pada partai melawan Sassuolo. Laga tersebut akan digelar di Stadio Olimpico pada Senin (13/9) dinihari WIB.

Massimiliano Allegri: Wojciech Szczesny Masih Kiper Utama Juventus

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri membela performa Wojciech Szczesny dalam beberapa laga terakhir. Allegri menegaskan bahwa kiper timnas Polandia itu masih kiper utama tim.

Juventus baru saja kalah 2-1 melawan Napoli, (11/9/21). Szczesny dianggap sebagai penyebab Juve kebobolan gol pertama dari Matteo Politano. Sebelumnya eks kiper Arsenal itu juga melakukan blunder di laga pertama melawan Udinese.

Massimiliano Allegri Wojciech Szczesny Masih Kiper Utama Juventus (Calciomercato)
Calciomercato

Il Bianconeri sendiri memiliki Mattia Perin di bangku cadangan. Tapi Allegri menegaskan bahwa Szczesny merupakan kiper utama tim.

“Szczesny adalah kiper pilihan pertama di Juventus. Dia memiliki beberapa permainan bagus sebelum ini, bola lolos darinya saat gol penyama kedudukan,” ucap Allegri seperti dikutip Football5Star.com dari DAZN.

Massimiliano Allegri: Juventus Sering Kehilangan Bola

Massimiliano Allegri Wojciech Szczesny Masih Kiper Utama Juventus (Football Italia)
Football Italia

Allegri mengatakan bahwa alasan besar timnya kalah melawan Napoli adalah mereka sering sekali kehilangan bola terutama pada babak kedua.

“Saya tidak bisa mencela pemain saya untuk apa pun malam ini. Kami tampil lebih buruk melawan Empoli, tetapi hari ini sayangnya kami membayar harga untuk kesalahan,” kata Allegri.

“Kami tidak begitu tepat secara teknis dan kehilangan bola terlalu sering di babak kedua. Napoli bermain sangat baik, tetapi dalam sepak bola ketika Anda tidak menang, Anda hanya bisa diam dan bekerja keras.

“Semoga kami bisa memulai Liga Champions dengan cara yang lebih baik dari Serie A. Pada saat ini, kami membayar harga yang mahal untuk setiap kesalahan, tetapi momen-momen ini bisa terjadi dalam sepak bola. Kami seharusnya lebih tajam, mengejar gol kedua saat unggul 1-0.

Napoli vs Juventus: Koulibaly Kirim Il Bianconeri ke Papan Bawah

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menark tersaji pada pekan ketiga Serie A yang mempertemukan Napoli vs Juventus. Il Partenopei berhasil menang dengan skor 2-1 dengan Kalidou Koulibaly berhasil mencetak gol di menit ke-84.

Juventus berhasil mencetak gol pada menit ke-10. Kostas Manolas melakukan blunder fatal setelah Alvaro Morata berhasil merebut bola darinya. Pemain timnas Spanyol itu hanya berhadapan satu lawan satu dengan David Ospina dan berhasil memasukkan bola.

Napoli vs Juventus Koulibaly Kirim Il Bianconeri ke Papan Bawah - Alvaro Morata (@Juventusfcen)
@juventusfcen

Il Bianconeri punya peluang pada menit ke-22. Kerja sama antara Morata dan Dejan Kulusevski ditutup dengan tendangan dari Kulusevski, tapi Ospina berhasil menepis bola.

Napoli lagi-lagi melakukan blunder. Insigne memberi backpass kepada Ospina yang bisa dibaca oleh Kulusevski. Beruntung Ospina berhasil menahan bola.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Serangan bertubi-tubi Napoli akhirnya berbuah hasil pada menit ke-56. Tendangan melengkung dari Lorenzo Insigne ditepis oleh Wojciech Szczesny, tapi bola liar di tendang oleh Matteo Politano.

Napoli vs Juventus Koulibaly Kirim Il Bianconeri ke Papan Bawah - Lorenzo Insigne (@juventusfcen)
@juventusfcen

Il Partenopei kembali dapat kesempatan pada menit ke-75. Dia melepaskan tembakan voli keras dari luar kotak penalti, tapi Szczesny berhasil melakukan fingertips.

Napoli berhasil unggul pada menit ke-84. Lewat tendangan penjuru, Piotr Zielinski memberi umpan lambung dan bola sundulan Moise Kean justru mengarah ke gawang. Bola ditepis oleh Szczesny, tapi Kalidou Koulibaly berhasil menyambar bola.

Laga Napoli vs Juventus berakhir dengan skor 2-1. Hasil ini membuat Juventus berada di posisi ke-16 dan terancam masuk zona degradasi.

Susunan Pemain Napoli vs Juventus

Napoli (4-3-3): 25-David Ospina; 22-Giovanni Di Lorenzo, 44-Konstaninos Manolas, 26-Kalidou Koulibaly, 6-Mario Rui (2-Kevin Malcuit); 8-Fabian Ruiz, 98-Zambo Anguissa, 7-Eljif Elmas (33-Adam Ounas); 21-Matteo Politano (11-Hirving Lozano), 9-Victor Osimhen (37-Andrea Petagna), 24-Lorenzo Insigne (20-Piotr Zielinski)

Pelatih: Luciano Spalletti.

Juventus (4-3-3): 1-Wojciech Szczesny; 2-Mattia De Sciglio, 19-Leo Bonucci, 3-Giorgio Chiellini, 17-Luca Pellegrini (4-Matthijs de Ligt); 14-Weston McKennie (8-Aaron Ramsey), 27-Manuel Locatelli, 25-Adrien Rabiot; 20-Federico Bernardeschi, 9-Alvaro Morata (18-Moise Kean), 44-Dejan Kulusevski.

Pelatih: Massimiliano Allegri.

Miralem Pjanic Ogah Ratapi Kegagalan Pulang ke Juventus

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Miralem Pjanic mengaku sedih karena gagal kembali ke Juventus pada bursa transfer musim panas 2021 lalu. Pjanic mengatakan bahwa kepulangannya ke Turin gagal di menit-menit akhir.

Sepanjang bursa transfer , Pjanic memang santer dikabarkan bakal pulang ke Juventus setelah menghabiskan musim 2021-22 di Barcelona. Akan tetapi, Bianconerri gagal mencapai kesepatakan dengan Barcelona dan Pjanic harus rela dipinjamkan ke Besiktas.

Miralem Pjanic - Juventus - SportSport
SportSport

“Agen saya sudah beberapa kali menghubungi Juve sepanjang bursa transfer. Tapi, seluruh kegiatan di bursa transfer berjalan dengan skema yang cukup rumit,” ujar Pjanic dikutip Football5Star dari laman Football Italia.

“Saya tentu ingin kembali bermain di sana dan siap melakukan apa pun demi Massimiliano Allegri. Dia selalu bisa memberi saya jaminan dan membuat saya merasa sangat nyaman,” sambung pemain 31 tahun itu.

MIRALEM PJANIC INGIN LUPAKAN KEGAGALAN PULANG KE JUVENTUS

Meski merasa sedih, Pjanic tetap tak kehilangan motivasi besar jelang petualangan barunya bersama Besiktas. Ia berjanji bakal berusaha memberikan performa terbaiknya demi membantu Besiktas mempertahankan gelar Liga Super Turki.

“Saya sangat mencinta Juve. Saya memiliki hubungan yang baik dengan suporter di sana dan Presiden Andrea Agnelli. Tapi, di sepak bola kita semua harus tetap melihat ke depan dan tidak terlalu lama bersedih.”

Miralem Pjanic - Juventus - Forza Futbol
Forza Futbol

“Kini, saya akan memulai petualangan baru bersama Besiktas. Tentu saja saya ingin kembali merasa bahagia dan siap memberikan segalanya demi klub ini,” tuntas Pjanic.

Mempertahankan gelar Liga Super Turki bukanlah satu-satunya misi Pjanic bersama Besiktas. Pemain berpaspor Bosnia-Herzegovina itu juga ingin membawa The Black Eagles unjuk gigi di ajang Liga Champions sebagai satu-satuya wakil asal Turki. Besiktas akan mengawali kiprahnya di Liga Champions dengan laga kandang melawan Borussia Dortmund, 15 September mendatang.

Eks Bintang AS Roma Mulai Jatuh Cinta kepada Tammy Abraham

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Tammy Abraham menjalani awal musim mengesankan bersama AS Roma. Ia mencetak satu gol dan tiga assist dalam dua pertandingan Serie A.

Padahal ini musim pertama Abraham berseragam AS Roma. Dan untuk pertama kalinya pula ia tampil di Serie A. Namun, sang bomber tak butuh waktu lama untuk memberi dampak luar biasa pada tim.

Tammy Abraham
@OfficialASRoma

Performa inilah yang membuat mantan pemain Il Lupi, Zbigniew Boniek, jatuh cinta padanya. Ia mendengar cerita dari banyak orang tentang kehebatan mantan pemain Chelsea.

“Saya jatuh cinta padanya dan saya sudah membicarakan tentang dia ke beberapa kawan. Semua orang membicarakan hal bagus tentangnya,” ungkap Boniek seperti dikutip Football5star dari Tuttomercatoweb, Sabtu (11/9/2021).

tammy abraham
pzpn

“Mereka tidak hanya membicarakan kehebatannya sebagai pesepak bola. Tapi juga teknik individunya. Dia tahu bagaimana melakukan yang terbaik. Dia pemain yang komplet. AS Roma kini punya tim yang hebat dan kekompakan luar biasa,” ia menambahkan.

Tammy Abraham Teruskan Tren Pemain Inggris di Italia

Keputusan Il Lupi memboyong bomber timnas Inggris sempat dipertanyakan banyak pihak. Perbedaan tipe permainan antara Premier League dan Serie A membuat banyak pemain kesulitan kala berpindah kompetisi.

Apalagi kehadiran Tammy Abraham mengorbankan sang kapten, Edin Dzeko. Tapi keyakinan Jose Mourinho padanya membuahkan hasil.

Jebolan akademi Chelsea selalu dipercaya sebagai starter. Ia juga terus memberikan kontribusi maksimal dan menjadikan Roma menang dalam dua pertandingan Serie a.

Tammy Abraham dan Fikayo Tomori (The Chelsea Chronicle)
The Chelsea Chronicle

Meroketnya penampilan Abraham sekaligus meneruskan tren pemain Inggris yang tampil impresif di Serie A tiga musim terakhir. Ya, jika pada dekade sebelumnya pemain Britania Raya gagal konsisten di Italia, cerita tiga musim terakhir justru sebaliknya.

Ashley Young, Fikayo Tomori, dan Chris Smalling adalah contohnya. Sudah dianggap habis di Manchester United, keduanya menemukan kebahagiaan baru bersama Inter Milan dan AS Roma.

Begitu pula dengan jebolan Premier League lain seperti Alexis Sanchez, Henrikh Mkhitaryan, Pedro Rodriguez, dan Romelu Lukaku.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Napoli vs Juventus: Pertandingan yang Tak Disukai Spalletti

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Giornata ketiga Serie A akhir pekan ini langsung menghadirkan Grande Partita. Pertandingan Napoli vs Juventus berlangsung di stadion Diego Armando Maradona.

Kedua tim sedang dalam kondisi berbeda. Napoli mengawali kompetisi dengan sempurna lewat dua kemenangan. Sebaliknya Juventus belum sekali pun mengemas tiga angka.

napoli vs juventus
calciomercato

Akan tetapi, Luciano Spalletti menganggap laga Napoli vs Juventus merugikan timnya. Ia meyakini kemenangan pada dua laga sebelumnya akan menambah beban dan tekanan.

“Ini adalah pertandingan yang saya tidak suka mainkan karena itu menempatkan saya pada kerugian psikologis,” ungkap nakhoda I Partinopei seperti dikutip Football5star dari Gazzetta dello Sport, Sabtu (11/9/2021).

napoli vs juventus luciano spalletti-napoli-en_sscnapoli
@en_sscnapoli

“Kekalahan menciptakan kondisi untuk tetap berkembang. Sementara kemenangan sedikit merusak. Kami harus menjaga keseimbangan dan punya motivasi tanpa menjadi sombong,” ia menambahkan.

Napoli vs Juventus Krisis Pemain

Laga di stadion Diego Armando Maradona mendapat atensi lebih. Tuan rumah selalu meraih kemenangan dalam dua laga awal. Sedangkan tim tamu mengincar kemenangan perdana musim ini.

napoli vs Juventus - eurosport
eurosport

Akan tetapi, upaya keduanya tidak akan mudah. Beberapa bintang utama dari kedua tim akan absen pada pertandingan Napoli vs Juventus.

Dari kubu tuan rumah Luciano Spalletti memastikan Dries Mertens dan Faouzi Ghoulam absen. Sedangkan kondisi Kalidou Koulibaly belum 100 persen fit.

Adapun Juve takkan membawa legion asingnya asal Amerika Latin. Pihak klub telah memutuskan Juan Cuadrado, Danilo, Rodrigo Bentancur, dan Paulo Dybala akan diberi waktu rehat lebih lama.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Jose Mourinho Merasa Déjà vu Jelang Lakoni Pertandingan ke-1000

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – AS Roma akan menghadapi Sassuolo dalam lanjutan Serie A akhir pekan ini. Pertandingan akan terasa istimewa untuk Jose Mourinho.

Pertandingan di stadion Olimpico nanti akan menjadi pertandingan ke-1000 Mourinho sebagai pelatih. Ya, karier panjangnya telah mencapai titik baru.

jose mourinho
repubblica.it

Sudah kenyang pengalaman, meraih banyak kesuksesan dan mengalami kegagalan, The Special One mengaku bahagia bisa mencapai seribu laga. Namun, dia tidak terkejut dengan capaiannya ini.

“90 ribu menit ditambah dengan waktu tambahan, itu sangatlah banyak. Tidak ada yang berubah dalam diri saya sebagai pribadi maupun pelatih,” ucap Jose Mourinho seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Sabtu (11/9/2021).

Jose Mourinho

“Semua yang terjadi memberi saya perasaan déjà vu, sepertinya semuanya sudah terjadi dan tidak ada yang mengejutkan saya. Bagaimana pun ini adalah nilai dari pengalaman, sebuah modal yang sangat besar di sepak bola,” sambung nakhoda asal Portugal.

Jose Mourinho Ingin Jaga Kesempurnaan

Terlepas dari capaian ke-1000, mantan pelatih Inter Milan menatap laga melawan Sassuolo dengan keyakinan. Apalagi dia punya modal mentereng jelang giornata ketiga Serie A musim ini.

jose mourinho
Getty Images

“Yang paling penting adalah pertandingan berikutnya, dan berikutnya, dan berikutnya sampai yang terakhir. Saya ingin memenangkan pertandingan, membawa pemain, klub, dan fan bersama saya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Jose Mourinho tak pernah kalah dalam pertandingan kandang Serie A. Sejauh ini ia telah melakoni 39 laga kandang Serie A sebagai pelatih, 38 di antaranya dibuat bersama Inter Milan, dan satu dengan AS Roma.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Pedro Sebut AS Roma Mengusirnya Tanpa Memberi Tahu

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Lazio, Pedro Rodriguez, kecewa dengan perlakuan tim lamanya AS Roma terhadap dirinya. Pemain asal Spanyol itu mengatakan bahwa dirinya dikeluarkan tanpa ada petinggi Roma yang memberi tahunya.

Pedro direkrut oleh Roma musim panas tahun lalu dari Chelsea. Dia berhasil mencetak 6 gol dan membuat 7 assist dari 40 laga di semua kompetisi. Tapi dia didepak karena tidak masuk ke dalam skema pelatih Jose Mourinho.

Pedro Rodriguez Sebut AS Roma Mengusirnya Tanpa Memberi Tahu (Italy24news.com)
italy24news.com

Namun, sang pemain mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tak diberi tahu oleh para direktur klub. Dia merupakan satu dari beberapa pemain yang bahkan tidak di bawa ke latihan pramusim. Akhirnya dia dilepas ke rival sekota Lazio secara gratis.

“Itu adalah situasi yang sulit di Roma, karena mereka meninggalkan saya dari skuat tanpa ada direktur yang membicarakannya dengan saya,” kata Pedro seperti dilansir Football5Star.com dari Lazio Style Radio.

Maurizio Sarri Meyakinkan Pedro Rodriguez

Pedro Rodriguez - Lazio - @officialsslazio
@officialsslazio

Pedro mengungkapkan bahwa pelatih Lazio, Maurizio Sarri meyakinkannya untuk pindah ke Lazio. Mereka berdua sempat bekerja sama saat di Chelsea.

“Ketika saya berbicara dengan Sarri, itu adalah kesempatan besar. Memang benar bahwa tidak ada yang pernah pindah langsung dari Roma ke Lazio dalam waktu yang lama, tetapi saya sangat senang berada di sini,” ujarnya.

Eks pemain Barcelona itu melanjutkan, “Roma mewakili masa lalu, saya tidak ingin membicarakannya lagi. Saya di sini untuk bekerja dengan tim Lazio ini dan dengan Sarri. Saya ingin memberikan segalanya dan membantu rekan tim saya.”

Allegri: Lawan Napoli, Juventus Tanpa Pemain Amerika Selatan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Juventus Massimiliano Allegri memberi kabar buruk jelang grande partita melawan Napoli, (11/9/21). Dia mengkonfirmasi bahwa Juventus tidak akan diperkuat satu pun pemain Amerika Selatan.

Il Bianconeri memiliki lima pemain asal Amerika Selatan dan semuanya merupakan pemain inti. Paulo Dybala, Danilo, Alex Sandro, Rodrigo Bentancur dan Juan Cuadrado. Semuanya tidak akan tersedia.

Massimiliano Allegri Juventus Tanpa Pemain Amerika Selatan Lawan Napoli (juventus.com)
juventus.com

“Pertandingan besok akan menjadi pertandingan yang bagus melawan tim yang kuat. Mereka memenangkan dua pertandingan pertama,” kata Allegri seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Dia melanjutkan, “Saya memutuskan untuk meninggalkan pemain Amerika Selatan di Turin karena mereka akan terlambat kembali. Cuadrado adalah satu-satunya yang bisa bergabung dengan tim, tetapi dia menderita flu perut. Dia bahkan belum kembali ke Italia. Dia masih berada di Kolombia untuk menjalani beberapa pemeriksaan medis.”

Juventus sendiri juga sudah mengkonfirmasi bahwa Federico Chiesa tidak tersedia di laga lawan Napoli karena menderita cedera ringan bersama Italia.

Massimiliano Allegri: Saya Tak Mau Ambil Risiko

Massimiliano Allegri tak ambil pusing menyikapi kekalahan Juventus dari barcelona pada Trofeo Joan Gamper.
Getty Images

Para pemain dari Amerika Selaan tiba di Italia sebelum laga berjalan, tapi Allegri tak mau mengambil risiko untuk memainkan mereka dan membawa pemain-pemain muda.

“Untungnya, kami memiliki tiga pemain dari skuad U-23, De Winter, Sule dan Miretti, yang akan bepergian dengan tim senior, mungkin mereka bisa bermain jika kami membutuhkannya,” ujar Allegri.

“Inilah situasinya, saya tidak pernah mengeluh tentang jadwal pertandingan. Beberapa pemain menyelesaikan pertandingan internasional mereka pada pukul 3 pagi (waktu Italia) tadi malam dan akan kembali ke Turin pada pukul 11 pagi besok pagi.

“Kami tidak ingin mengambil risiko mereka mengalami cedera, jadi mereka akan tetap di Turin untuk bekerja, itu lebih masuk akal. Kami memiliki pertandingan Liga Champions yang penting minggu depan, yang pertama musim ini.”

Zlatan Ibrahimovic Merasa Pantas Menangi Ballon d’Or

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain AC Milan, Zlatan Ibrahimovic merasa dirinya pantas mendapatkan penghargaan Ballon d’Or selama kariernya. Dia merasa dirinya sejajar dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Ibrahimovic sudah bermain profesional sejak 1999 dan sudah meraih banyak gelar serta mencetak lebih dari 500 gol dalam kariernya. Tapi dia tak pernah memenangkan Ballon d’Or.

Stefano Pioli Zlatan Ibrahimovic Mungkin akan Kembali September
Times of India

Saat ditanya soal hal itu oleh France Football, dia menjawab dengan jawaban khas-nya. Dia tidak merasa dirinya kehilangan Ballon d’Or, tapi Ballon d’Or lah yang kehilangan dirinya.

“Tidak, jika ada Ballon d’Or yang kehilangan saya,” ucap Ibrahimovic seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Dia melanjutkan, “Jika kita berbicara tentang kualitas intrinsik, maka mereka (Ronaldo dan Messi) tidak lebih dari saya. Jika kita mempertimbangkan trofi, maka ya, saya tidak memenangkan Liga Champions.”

Zlatan Ibrahimovic: Saya yang Terbaik di Dunia

Olivier Giroud - Zlatan Ibrahimovic - Daily Advent
Daily Advent

Pemain timnas Swedia itu mengatakan bahwa dia tidak terobsesi dengan Ballon d’Or. Ibrahimovic merasa tim yang solid akan membantu satu pemain memenangkan penghargaan itu.

“Saya tidak tahu kriteria apa yang mereka gunakan untuk memutuskan siapa yang mendapat penghargaan, karena saya tidak terobsesi dengan itu. Ketika sebuah kolektif bekerja, individu pasti diuntungkan dari itu. Seorang individu tidak dapat melakukannya dengan baik jika tim tidak solid,” kata Ibrahimovic.

Mantan pemain Manchester United itu melanjutan, “Jauh di lubuk hati, saya benar-benar berpikir bahwa saya adalah yang terbaik di dunia.”

Luis Muriel Cedera, Atalanta Menolak Panik

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, mengatakan bahwa Luis Muriel harus menepi selama empat pekan ke depan karena mengalami cedera paha. Cedera tersebut didapat Muriel ketika membela timnas Kolombia beberapa waktu lalu.

Cedera yang dialami Muriel sama sekali tak membuat Gasperini panik. Ia tetap tenang karena Duvan Zapata sudah dinyatakan pulih dari cedera otot dan siap kembali merumput pada partai kandang melawan Fiorentina dinihari nanti.

Luis Muriel - Atalanta - @atalantabc
instagram.com/atalantabc

“Saya rasa, Muriel akan absen cukup lama. Kami memperkirakan Muriel akan menepi hingga jeda internasional bulan depan,” tutur Gian Piero Gasperini seperti dikutip Football5Star dari laman Football Italia.

“Tapi, saat ini Zapata sudah merasa lebih baik. Dia sudah mengikuti sesi latihan dan terlihat fit. Tapi, saya tak tahu apakah Zapata bisa main sebagai starter atau pemain pengganti,” sambung pelatih berumur 63 tahun itu.

GASPERINI SIAPKAN BEBERAPA OPSI UNTUK MENGGANTIKAN LUIS MURIEL

Lebih lanjut, Gasperini mengatakan ada tiga pemain lainnya yang bisa diturunkan untuk menggantikan posisi Muriel selama beberapa pekan ke depan. Selain Zapata, Gasperini juga bisa menurunkan Ruslan Malinovskyi, Aleksei Miranchuk , Roberto Piccoli, dan Josip Ilicic.

“Ada enam pemain yang memperebutkan dua slot penyerang sentral di tim kami. Yaitu Ilicic, Zapata, Malinovskyi, Muriel, Miranchuk dan Piccoli. Jadi, saya rasa kami tak akan kesulitan menggantikan Muriel,” tuntas Gasperini.

Luis Muriel - Atalanta - @atalantabc 2
instagram.com/atalantabc

Muriel sudah menjadi andalan Atalanta semenjak musim 2019-20 lalu. Selama dua tahun membela panji La Dea, Muriel berhasil menyumbang 46 gol dan 12 assist dari 91 penampilan di semua kompetisi.

Sebelum menderita cedera paha, Muriel merupakan salah satu pemain yang dipercaya Gasperini untuk tampil sebagai starter dalam dua partai pembuka Serie A. Pemain 30 tahun itu berhasil membayar kepercayaan Gasperini dengan sumbangan satu gol pada pertandingan melawan Torino, 21 Agustus lalu.

Dua Grande Partita Warnai Giornata Ketiga Liga Italia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Sepasang grande partita menjadi penghias pekan ketiga Liga Italia 2021-22. Dua grande partita tersebut adalah Napoli vs Juventus dan AC Milan vs Lazio.

Laga Napoli vs Juventus akan digelar pada Sabtu (11/9) malam WIB di Stadio Diego Armando Maradona. Bianconerri dipastikan bakal tampil habis-habisan dalam laga ini karena mereka belum berhasil memetik kemenangan dalam dua laga pembuka Serie A.

Juventus - Napoli - Liga Italia - denipt. com
denipt.com

Sementara itu, partai AC Milan vs Lazio akan digelar di San Siro pada Minggu (12/9) malam WIB. Laga ini dipastikan bakal berjalan sengit karena kedua tim sama-sama mencatat rekor kemenangan 100 persen sepanjang musim 2021-22.

Tak cuma dua pertandingan tersebut, ada beberapa laga lainnya yang pantas mendapat sorotan di pekan ketiga Serie A 2021-22. Beberapa di antaranya adalah Atalanta vs Fiorentina, AS Roma vs Sassuolo serta Sampdoria vs Inter Milan.

Pekan ketiga Liga Italia akan ditutup dengan laga Bologna vs Hellas Verona. Pertandingan itu akan dilaksanakan di Stadio Renato Dall’Ara pada Selasa (14/9) dinihari WIB.

RCTI rencananya akan menayangkan sepasang pertandingan Serie A pekan ketiga. Dua laga tersebut adalah Atalanta vs Fiorentina dan AS Roma vs Sassuolo. Laga-laga lainnya bisa disaksikan secara daring melalui vidio.com dan beIN Sports Connect.

Juventus - Napoli - Liga Italia - DiggingSports
DiggingSports
JADWAL LIGA ITALIA PEKAN KETIGA:

Sabtu (11/9):

  • Empoli vs Venezia – 20.00 WIB (beIN Sports 1)
  • Napoli vs Juventus – 23.00 WIB (beIN Sports 1)

Minggu (12/9):

  • Atalanta vs Fiorentina – 01.45 WIB (RCTI)
  • Sampdoria vs Inter Milan – 17.30 WIB (beIN Sports 1)
  • Cagliari vs Genoa – 20.00 WIB
  • Torino vs Salernitana – 20.00 WIB (beIN Sports 1)
  • Spezia vs Udinese – 20.00 WIB
  • AC Milan vs Lazio – 23.00 WIB (beIN Sports 1)

Senin (13/9):

  • AS Roma vs Sassuolo – 01.45 WIB (RCTI)

Selasa (14/9):

  • Bologna vs Hellas Verona – 01.45 WIB

Juventus Ubah Rencana Setelah Kepergian Ronaldo

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus harus kehilangan Cristiano Ronaldo pada hari terakhir bursa transfer musim panas. Hal ini pun mengejutkan kubu Si Nyonya Tua.

Direktur Olahraga klub, Federico Cherubini, mengaku terkejut dengan keputusan kapten timnas Portugal. Ia sempat yakin sang pemain akan bertahan di stadion Allianz.

juventus 


Cristiano Ronaldo - Manchester United - Chronicle Live
Chronicle Live

Kini dengan kepergian sang mega bintang, Juventus siap berubah. Rencana yang telah disusun pada awal kompetisi terpaksa diganti.

“ketika Cristiano memberi tahu kami bahwa dia ingin pergi kami langsung berpikir untuk melakukan mengubah rencana. Kami harus melakukan antisipasi masa depan,” ungkap Federico Cheburini seperti dikutip Football5star dari Tuttosport, Jumat (10/9/2021).

juventus
foottheball

Juventus Berubah Bersama Moise Kean

Mengantisipasi kepergian eks Real Madrid ke Manchester United, Juventus langsung mendatangkan Moise Kean. Transfer ini juga mengejutkan mengingat mereka sebelumnya tak pernah dikaitkan dengan sang bomber.

Banyak yang beranggapan transfer Moise Kean merupakan rencana manajemen dalam mengisi lubang yang ditinggal Cristiano Ronaldo. Namun, anggapan tersebut dibantah Cheburini.

Juventus Resmi Pulangkan Moise Kean

Ia tidak setuju Moise Kean disebut sebagai pengganti kapten Portugal. Menurutnya mantan pemain Paris Saint-Germain merupakan bagian dari rencana berbeda yang diusung tim. Karena baginya kedua pemain punya tipe permainan berbeda

“Kean bukan pengganti Ronaldo. Tapi saya akui dia merupakan baian dari rencana kami untuk terus menang dengan proyek yang berbeda,” ia menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Darmian: Dzeko Pemain yang Berbeda dengan Lukaku

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Inter, Matteo Darmian, percaya Edin Dzeko bisa membantu Nerazzurri mencetak banyak gol musim ini sama seperti Lukaku dalam dua musim sebelumnya. Tapi Darmian mengatakan bahwa Dzeko berbeda dengan Romelu Lukaku.

Inter menjual Lukaku ke Chelsea dengan harga 115 juta euro pada bursa transfer lalu dan digantikan oleh Edin Dzeko dari AS Roma. Darmian merasa kedua pemain itu berbeda walaupun memiliki fisik yang sama.

Matteo Darmian Edin Dzeko Pemain yang Berbeda dengan Romelu Lukaku (sempreinter)
Sempreinter

“Dzeko dan Lukaku adalah pemain yang berbeda, tetapi mereka berdua sangat kuat. Saya yakin Edin akan membantu kami musim ini dengan mencetak banyak gol,” ucap Darmian seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Dia melanjutkan, ” (Hakan) Calhanoglu dan (Christian) Eriksen lebih mirip, mungkin Christian bergerak ke arah bola di posisi yang lebih dalam, sementara Hakan suka menyelesaikan serangan.”

Matteo Darmian: Kami Ingin Memulai dengan Baik

Matteo Darmian Edin Dzeko Pemain yang Berbeda dengan Romelu Lukaku (@footballitalia)
@footballitalia

Nerazzurri berhasil meraih 6 poin dari dua laga pertama Serie A. Mereka akan kembali bermain melawan Sampdoria, (12/9/21). Darmian mengatakan Inter saat ini memiliki mentalitas juara.

“Kami ingin memulai dengan cara terbaik, meskipun banyak perubahan. Kami telah menciptakan grup yang solid dan memliki mentalitas juara. (Simone) Inzaghi telah membawa ide-idenya, melanjutkan pekerjaan (Antonio) Conte,” kata Darmian.

Eks pemain Manchester United itu melanjutkan, “Kami mencoba mempraktikkan apa yang dia katakan kepada kami. Lapangan akan mengatakan jika kami adalah favorit untuk memenangkan liga, kami hanya bisa bekerja dan memikirkan diri kami sendiri,” lanjutnya.