Spalletti Masih Menuntut Lebih dari Performa Apik Icardi

Football5star.com, Indonesia – Mauro Icardi langsung mencetak gol saat Inter Milan mengalahkan Genoa 4-0, Kamis (4/4/2019) dinihari WIB. Tapi golnya ini belum membuat Luciano Spalletti puas sepenuhnya dengan penampilan sang striker.

Keberhasilan Icardi mencetak gol di laga ini menjadi pertanda dirinya sudah kembali ke tim utama Inter. Apalagi golnya ini sekaligus menggenapi torehan 10 gol yang sudah ia cetak sepanjang musim ini.

Walau begitu, Spalletti masih menuntut lebih dari penampilan pemain 25 tahun itu. Menurutnya, sang bomber harus terlibat dalam permainan tim lebih banyak.

spalletti icardi @Nerazzuri Ale
@Nerazzuri_Ale

“Mauro harus banyak bermain dan bekerja lebih keras dengan tim di lapangan. Jika Anda memberi, Anda harus menerimanya. Jika Anda membangun permainan dengan hanya sembilan pemain di lapangan bukan 10, Anda punya peluang lebih sedikit untuk mencetak gol,” kata Spalletti kepada DAZN, Kamis (4/4/2019).

“Tapi bagaimana pun dia sudah menunjukkan permainan hebat di laga comebacknya. Dia bermain dengan karakter seperti biasa. Ini momen yang sulit bagi banyak tim dengan perbedaan yang dibuat oleh ketajaman,” sambung mantan pelatih AS Roma tersebut.

Striker asal Argentina ini dimainkan selama 80 menit. Ia kemudian ditarik keluar dan digantikan oleh Keita Balde. Yang kemudian menjadi perhatian banyak pihak adalah responsnya ketika digantikan.

Icardi meninggalkan lapangan tanpa menghampiri Spalletti. Ia langsung melewati sang pelatih tanpa berjabat tangan seperti biasanya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Spalletti: Inter Tunjukkan Performa Fantastis

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan sukses meraih kemenangan telak 4-0 atas Genoa di Stadion Luigi Ferraris, Kamis (4/4/2019) dinihari WIB. Hasil ini pun disambut baik oleh sang pelatih, Luciano Spalletti.

Empat gol kemenangan Inter dipersembahkan oleh Mauro Icardi, Ivan Perisic, dan dua gol Roberto Gagliardini. Usai pertandingan, Spalletti menyebut timnya bermain fantastis pada laga ini.

“Tim melakukan kinerja yang fantastis. Pemain menciptakan kondisi yang tepat untuk meraih kemenangan. Kami bermain dengan cara yang berbeda saat melawan Lazio dan sekarang kami sudah kembali ke jalur yang benar,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia, Kamis (4/4/2019).

inter milan kalah, spalletti akui lazio tampil lebih baik
@Inter_br

“Permainan kami hari ini sangat jelas dan kesalahan-kesalahan yang kami buat akhir pekan lalu sudah hilang. Hasil ini sangat fantastis dan kami layak mendapatkannya,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, pelatih kepala plontos ini menyanjung penampilan tiga pemainnya, Marcelo Brozovic, Matteo Politano, dan Ivan perisic. Terlebih untuk Brozovic, sang pelatih mengatakan sang gelandang tampil luar biasa karena mampu membuka ruang dan mengirim umpan yang sangat baik.

“Brozovic sangat luar biasa hari ini. Dia mengoper bola dengan baik, membuka ruang dengan sempurna. Begitu pula Politano dan Perisic yang terus menekan pertahanan Genoa. Mereka tidak henti-hentinya mengancam gawang lawan,” sambungnya.

Kemenangan 4-0 ini sekaligus menjadi kemenangan pertama Inter di kandang Genoa sejak 2011 lalu. Sebelumnya, mereka selalu kalah dalam enam lawatan terakhir ke Luigu Ferraris.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Icardi Kembali, Inter Pesta Gol di Markas Genoa

Football5star.com, Indonesia – Mauro Icardi menandai comebacknya dengan gemilang. Tampil sejak menit pertama, ia sukses membawa Inter Milan sukses mempermalukan Genoa di Stadion Luigi Ferraris dengan skor 4-0.

Laga ini jadi yang pertama kali bagi Icardi sejak akhir Februari lalu. Walau sudah lama tidak tampil di laga kompetitif, mantan kapten Inter ini belum kehilangan sentuhan magisnya.

Klub berjuluk I Nerazzuri berhasil membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui sontekan Roberto Gagliardini di depan gawang. Sang gelandang dengan cerdik menyambut umpan silang Kwadwo Asamoah dari sisi kiri.

gagliardini-inter
@Inter_br

Panggung untuk Icardi pun dimulai ketika babak pertama menyisakan lima menit. Pelanggaran yang dilakukan Christian Romero padanya membuat wasit menunjuk titik putih. Ia pun membawa timnya unggul 2-0 setelah eksekusinya sukses mengelabui kiper tuan rumah.

Gol ini sekaligus menggenapi torehan golnya menjadi 10 musim ini. Dengan kata lain, sang bomber sudah mencetak dua digit gol dalam enam musim beruntun di Serie A.

inter kembali inter menang
@Inter_es

Pengaruh Icardi pun masih kental terasa di babak kedua. Ia berperan besar pada terciptanya gol ketiga yang dicetak Ivan Perisic. Umpan terobosannya membuat winger Kroasia itu dengan leluasa menceploskan bola.

Pesta kemenangan I Nerazzuri ditutup oleh Gagliardini. Sundulannya di menit ke-81 sejatinya mampu ditangkap kiper Genoa. Tapi bola sudah melewati garis gawang.

Skor akhir 4-0 kian mengokohkan posisi Inter di peringkat ketiga dengan raihan 56 poin. Sementara genoa tertahan di peringkat ke-12 dengan koleksi 33 angka.

Susunan Pemain:

Genoa (4-4-2): 97-Andrei Radu; 13-Giuseppe Pezzella, 87-Ervin Zukanovic, 17-Christan Romero, 32-Pedro Pereira; 8-Lukas Lerager, 21-Ivan Radovanovic (Luca Mazzitelli 81’), 18-Esteban Rolon, 27-Stefano Sturaro (Daniel Bessa 65’); 11-Christian Kouame, 9-Antonio Sanabria (Davide Biraschi 41’)

Pelatih: Cesare Prandelli

Inter Milan (4-2-3-1): 1-Samir Handanovic; 33-Danilo D’Ambrosio, 23-Joao Miranda, 37-Milan Skriniar, 18-Kwadwo Asamoah; 77-Marcelo Brozovic, 5-Roberto Gagliardini; 16-Matteo Politano, 14-Radja Nainggolan 44-Ivan perisic; 9-Mauro Icardi

Pelatih: Luciano Spalletti

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Derby Della Lanterna, Derbi Terbaik di Italia Versi Prandelli

Football5star.com, Indonesia – Serie A Italia menyimpan banyak pertandingan bertajuk derbi. Bukan Derby della Madonnina ataupun Derby della Capitale, melainkan Derby della Lanterna yang dianggap oleh Cesare Prandelli, sebagai laga derbi terbaik di Italia.

“Saya harus mengatakan, setiap kali ada pembicaraan tentang Derby, sesuatu yang bergejolak dalam diri saya,” kata Prandelli dilansir Football5star dari Telenord.

Menurut pelatih Genoa ini, Derby della Lanterna adalah pertandingan derbi yang nyata di Italia. Baginya, Derbi yang mempertemukan Sampdoria dan Genoa ini membelah kota Genova menjadi dua: Genoa dan Sampdoria.

Derby Della Lanterna, Derbi Terbaik di Italia Versi Prandelli - Football5star - Gianluca Di Marzio
Gianluca Di Marzio

“Dalam pandangan saya, ini adalah satu-satunya Derby nyata di Italia, untuk cara saya melihat derby. Ada komitmen dan keinginan untuk menang, namun di atas segalanya adalah keluarga, dan itu luar biasa. Saya tidak sabar untuk mengalaminya dan, tentu saja, untuk menang.”

Genoa sebagai klub tertua di Italia – lahir pada tahun 1893 – telah lama tak mencicipi gelar juara. Tekad untuk meraih gelar inilah yang coba dibawa oleh Prandelli. Mantan pelatih timnas Italia ini ingin memberikan gelar bagi Genoa.

“Genoa tidak pernah memenangkan trofi untuk waktu yang lama, tetapi para penggemar tidak boleh berhenti bermimpi. Para pendukung dari klub ini memiliki sejarah, gengsi, dan budaya.”

Derby della Lanterna adalah derbi yang mempertemukan dua klub pelabuhan, Genoa dan Sampdoria. Keberadaan Genoa sebagai klub tertua dan kental dengan aroma Inggris membuat Benito Mussollini membentuk Sampdoria.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Genoa Bisa Kalahkan Juventus Berkat Andil Atletico Madrid

Football5star.com, Indonesia – Genoa membuat kejutan di Serie A akhir pekan ini. Bayangkan saja, mereka menjadi tim pertama yang mampu mengalahkan Juventus musim ini saat bermain di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (17/3/2019).

Tuan rumah mempermalukan Juventus dengan skor 2-0 lewat gol Stefano Sturaro dan Goran Pandev pada babak kedua. Bagi pelatih Cesare Prandelli, kemenangan ini akan meningkatkan kepercayaan diri pemainnya dan fans.

Di sisi lain, Prandelli mengakui bahwa kemenangan Genoa kali ini diakibatkan kelelahan Juve usai tampil habis-habisan melawan Atletico Madrid di Liga Champions tiga hari sebelumnya. Menurutnya, laga tersebut menguntungkan timnya pada laga ini.

cesare prandelli (@demarkesports)
@demarkesports

“Kemenangan ini akan meningkatkan kepercayaan diri semua orang, dari pemain hingga fans kami. Hari ini mereka membuktikan bermain dengan hati dan kami terus mendorong untuk terus tampil seperti ini sampai akhir,” ujar Prandelli kepada DAZN, Minggu (18/3/2019).

“Kami melakukan tugas hari ini dengan baik. Kami juga beruntung bisa menghadapi Juve tiga hari setelah mereka melawan Atletico Madrid, yang mana mereka menghabiskan banyak energi di pertandingan tersebut,” sambungnya.

Lebih lanjut, mantan pelatih timnas Italia itu juga menegaskan bahwa ia sengaja mengubah skema permainan timnya. Hal ini dilakukan setelah dirinya melihat strategi Si Nyonya Tua yang menurunkan tiga bek sejajar.

“Ketika saya melihat susunan pemain yang diturunkan Massimiliano Allegri, saya tahu mereka bermain dengan tiga bek, jadi saya mendorong pemain tengah untuk sedikit ke depan dan menekan mereka. Pemain saya melakukannya dengan baik,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sturaro Merasa Fantastis Bisa Permalukan Juventus

Football5star.com, Indonesia – Juventus kalah 0-2 dari Genoa dalam lanjutan Serie A yang berlangsung di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (17/3/2019). Sialnya lagi, kekalahan tersebut disebabkan oleh mantan pemain mereka, Stefano Sturaro.

Menariknya, Sturaro musim lalu masih berseragam Juventus. Baru pada musim ini ia pindah ke Genoa karena tidak kunjung mendapat tempat utama di skuat Si Nyonya Tua.

Walau begitu, pemain berkepala plontos ini mampu membuktikan bahwa Juve telah salah melepasnya. Maka tak ayal jika gol yang ia sarangkan ke gawang Mattia Perin ini terasa spesial.

stefano sturaro
@Squawka

“Gol ini memberikan sensasi yang fantastis buat saya. Saya baru sadar apa yang terjadi sesungguhnya setelah satu menit. Ini menjadi tahun yang sulit untuk saya, apalagi saya masih merasa jauh dari tingkat kebugaran yang diinginkan,” kata Sturaro kepada DAZN, Minggu (17/3/2019).

“Jadi gol ini benar-benar menjadi hadiah yang sangat indah. Gol ini harus bisa mendorong kami untuk tampil konsisten hingga akhir musim karena tim kami sebagian besar dihuni pemain muda dengan dasar permainan yang kuat,” ia menambahkan.

Di sisi lain, pemain asal Italia ini tetap mendukung perjuangan mantan klubnya di Liga Champions. Ia pun turut senang dengan keberhasilan anak asuh Massimiliano Allegri lolos ke perempat final.

“Saya harap mantan rekan satu tim saya bisa memenangkan Liga Champions. Mereka bisa melakukan sesuatu yang spesial saat mengalahkan Atletico Madrid dan mampu membuat capaian spesial untuk sepak bola Italia,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Allegri: Kekalahan Juventus Tak Bisa Dihindarkan

Football5star.com, Indonesia – Juventus akhirnya menelan kekalahan pertama di Serie A musim ini saat ditaklukkan Genoa 0-2. Bagi pelatih Massimiliano Allegri, kekalahan timnya kali ini memang tidak bisa dihindarkan.

Klub berjuluk Si Nyonya Tua ini memang tampil di bawah ekspektasi. Stefano Sturaro dan Goran Pandev akhirnya menjadi mimpi buruk usai dua gol keduanya mengubur target tak terkalahkan Juventus dalam semusim.

Usai pertandingan, Allegri mengaku anak asuhnya memang melakukan beberapa kesalahan. Selain itu, stamina pemain yang terkuras habis usai mengalahkan Atletico Madrid di Liga Champions juga menjadi penyebab lainnya.

Massimiliano Allegri akui Juventus tampil buruk saat hadapi Atalanta di Coppa Italia.
tuttomercatoweb.com

“Saya mengharapkan Juventus yang berbeda. Kami tidak menunjukkan performa yang bagus hari ini. Kami membuat beberapa kesalahan dan kemudian gol Genoa muncul,” ujar Allegri kepada Sky Sport Italia, Minggu (17/3/2019).

“Hasil ini tak terhindarkan. Apa yang sudah kami lakukan melawan Atletico Selasa lalu membebani kami. Kami membuat banyak risiko di babak pertama, tapi bermain lebih baik di babak kedua. Kami seperti mampu mengendalikan permainan, tapi justru saat itulah kami kebobolan dan permainan berubah,” ia menuturkan.

Lebih lanjut, sang pelatih menegaskan mustahil bagi timnya untuk terus memenangkan semua pertandingan. Jadi ia tidak menganggap kekalahan ini bukan sesuatu yang buruk.

“Mustahil untuk memenangkan setiap pertandingan, saya sudah mengatakan itu sejak awal musim. Jadi tidak perlu membuat drama atas hasil ini. Kami sudah memainkan 28 pertandingan dengan menang 24 kali dan seri tiga kali. Jadi hasil ini tidak terlalu buruk,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Tandang ke Genoa, Juventus Telan Kekalahan Perdana

Football5star.com, Indonesia – Stadion Luigi Ferraris akan selalu dikenang Juventus. Bagaimana tidak, di sini lah mereka menelan kekalahan perdananya musim ini usai ditekuk Genoa dengan skor 0-2.

Tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo, Juventus tampil tertekan di awal-awal laga. Bahkan dalam kurun waktu 20 menit pertama gawang mereka tiga kali nyaris kebobolan. Tapi buruknya penyelesaian akhir membuat Genoa gagal mencetak gol.

Bahkan jelang babak pertama berakhir, Genoa sejatinya mendapatkan hadiah penalti usai Joao Cancelo kedapatan menyentuh bola dengan tangannya. Tapi penalti batal diberikan wasit usai berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR).

genoa vs juventus
@juventusfcen

Babak pertama pun berakhir imbang tanpa gol. Memasuki babak kedua, permainan menjadi lebih hidup. Juventus sempat mencetak gol lebih dulu melalui Paulo Dybala. Tapi wasit lagi-lagi menganulir gol tersebut setelah melihat tayangan ulang VAR.

Dianulirnya gol Dybala ini sepertinya berpengaruh pada psikis pemain di lapangan. Hal ini pun terlihat ketika laga memasuki menit ke-72 ketika tuan rumah berhasil memecah kebuntuan. Sialnya bagi Juve, yang membobol gawang mereka adalah pemain buangannya, Stefano Sturaro.

Bayang-bayang kekalahan pertama di Serie A musim ini kian dirasakan anak asuh Massimiliano Allegri usai Goran Pandev menggandakan keunggulan tuan rumah sembilan menit jelang laga usai.

Gol Pandev ini pun menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga yang berlangsung di Stadion Luigi Ferraris ini. Kendati menelan kekalahan perdana musim ini, posisi Si Nyonya Tua di puncak klasemen masih kokoh dengan 75 poin. Sedangkan bagi Genoa, tambahan tiga angka membuat mereka naik satu tingkat ke urutan 12 dengan 33 angka.

Susunan Pemain:

Genoa (4-3-3): 97-Andrei Radu; 4-Domenico Criscito, 87-Ervin Zulkanovic, 17-Cristian Romero, 32-Pedro Pereira; 8-Lukas Lerager, 21-Ivan Radovanovic (Miguel Veloso 75’), 18-Esteban Rolon; 11-Christian Kouame, 9-Antonio Sanabria (Goran Pandev 60’), 22-Darko Lazovic (Stefano Sturaro 70’)

Pelatih: Cesare Prandelli

Juventus (3-5-2): 22-Mattia Perin; 4-Martin Caceres, 19-Leonardo Bonucci, 24-Daniele Rugani; 14-Alex Sandro, 30-Rodrigo Bentancur (Leonardo Spinazzola 77’), 5-Miralem Pjanic, 23-Emre Can, 20-Joao Cancelo (Federico Bernardeschi 60’); 10-Paulo Dybala, 17-Mario Mandzukic (Moise Keane 73’)

Pelatih: Massimiliano Allegri

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Cristiano Ronaldo Kecewakan Para Suporter Genoa

Football5Star.com, Indonesia – Pemain andalan lawan tak bermain harusnya disyukuri oleh para fans. Namun, tak demikian dengan para fan Genoa. Sebagian dari mereka dikabarkan marah dan kecewa berat karena Cristiano Ronaldo tak bermain saat Genoa menjamu Juventus, Minggu (17/3/2019).

Seperti dilansir Corriere della Serra, begitu Massimiliano Allegri, pelatih Juventus, mengumumkan sang megabintang tak akan dibawa ke markas Genoa, kemarahan membuncah. Telepon tak henti berdering di kantor pelayanan tiket klub asuhan Cesare Prandelli tersebut.

Sebagian fan marah karena laga Genoa vs Juventus tak diwarnai aksi Cristiano Ronaldo.
tuttomercatoweb.com

Sebagian dari mereka yang marah adalah fan tuan rumah. Pasalnya, mereka merasa kecele. Untuk laga melawan Juventus, mereka sengaja membeli tiket agar dapat menyaksikan aksi peraih lima trofi Ballon d’Or itu secara langsung. Tak pelak, mereka pun meminta pengembalian uang tiket yang telah mereka beli.

Seperti diungkapkan Allegri, Cristiano Ronaldo diistirahatkan untuk laga Serie A pekan ini. Dia berdalih, sang pemain perlu mendapatkan istirahat karena telah menjalani jadwal padat dan akan kembali membela timnas Portugal.

Akan tetapi, ada pihak yang menengarai, itu adalah bagian dari persiapan klub berjuluk I Bianconeri tersebut untuk menghadapi Ajax Amsterdam pada perempat final Liga Champions. Laga leg pertama akan berlangsung pada 11 April mendatang di kandang Ajax, Stadion Johan Cruyff Arena.

Tanpa Cristiano Ronaldo, Allegri menurunkan duet Paulo Dybala dan Mario Mandzukic di lini depan. Selain mantan pemain Real Madrid itu, sang pelatih juga menyimpan Wojciech Szczesny, Giorgio Chiellini, dan Blaise Matuidi. Bedanya, ketiga pemain itu tetap masuk skuat dan duduk di bangku cadangan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ronaldo Absen Lawan Genoa, Begini Penjelasan Allegri

Football5star.com, Indonesia – Cristiano Ronaldo akan absen saat Juventus menghadapi Genoa dalam lanjutan Serie A, Minggu (17/3/2019). Ketiadaan sang bintang pun membuat pelatih Massimiliano Allegri membeberkan alasannya.

Allegri menegaskan Ronaldo membutuhkan istirahat demi menjaga stabilitas permainannya. Apalagi tengah pekan kemarin dia menjadi penentu langkah Juventus ke perempat final usai hat-tricknya membalikkan keadaan atas Atletico Madrid.

Pada akhir pekan ini, sang pelatih pun akhirnya mengistirahatkan kapten Portugal tersebut. Apalagi tengah pekan nanti dirinya akan memperkuat negaranya untuk pertama kali usai Piala Dunia 2019.

Cristiano Ronaldo meras dirinya memang diharapkan Juventus untuk membuat keajaiban pada masa sulit.
tuttosport.com

“Saya tidak memanggil Ronaldo pada akhir pekan ini karena dia sudah terlibat di banyak pertandingan. Apalagi nanti dia mempunyai dua pertandingan bersama Portugal yang akan datang,” ujar Allegri kepada Sky Sport Italia, Sabtu (16/3/2019).

“Kami tidak ingin mengambil risiko dengan terus memainkannya setiap saat. Jadi kami memberinya waktu untuk istirahat untuk menjaga kebugaran fisiknya,” ia menambahkan.

Terkait laga melawan Genoa, pelatih yang diisukan sedang bermasalah dengan petinggi klub berjuluk Si Nyonya Tua tersebut tetap menginginkan kemenangan kendati memiliki jarak poin yang cukup jauh dengan Napoli di peringkat kedua.

“Kami mempunyai lima kemenangan lagi untuk memastikan Scudetto karena Napoli secara teori masih bisa mencapai 90 poin. Pada laga pertama melawan Genoa kami hanya bermain imbang di Turin, jadi kami harus memenangkan pertandingan nanti,” sambung Allegri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Bek Genoa Tak Pikirkan Spekulasi Gabung Juventus

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Bek Genoa, Cristian Romero, mengaku hanya fokus menampilkan performa terbaik dan belum memikirkan ketertarikan Juventus kepada dirinya.

Menurut laporan Goal, Juventus hampir mencapai kesepakatan dengan Genoa perihal transfer Romero dengan banderol 30 juta euro. Apabila itu terwujud, I Bianconeri bakal memboyong pemain berusia 20 tahun itu pada musim panas mendatang.

Romero mengungkapkan impiannya untuk mencicipi atmosfer persaingan di Liga Champions. Selain itu, dia mengakui bahwa Juventus adalah salah satu klub yang ingin dibelanya kelak.

“Saya selalu ingin menjadi pesepak bola profesional dan telah mewujudkannya. Kini, saya bermimpi untuk tampil di Liga Champions bersama satu dari empat klub terbesar di dunia, yakni Juventus, Real Madrid, Barcelona atau Manchester United,” kata Cristian Romero, seperti dikutip Football5star dari Corriere dello Sport.

“Setelah itu, saya ingin menjadi bagian dari tim nasional Argentina meski tahu bahwa itu hal yang sulit karena ada (Nicolas) Otamendi, salah satu bek terbaik di dunia,” ujarnya.

bek genoa, cristian romero, diincar juventus
Cristian Romero (Foto: Twitter @MUnitedFR)

“Apakah Juventus telah menyelesaikan transfer saya? Saya tidak tahu. Saya tidak mengurusi bursa transfer dan hanya memikirkan Genoa. Masih ada banyak laga tersisa dan saya ingin tetap bermain seperti biasa. Setelah itu, saya akan berbicara dengan para direktur (Genoa) dan agen saya,” tutur Romero.

Juventus kepincut dengan aksi Cristian Romero yang baru hijrah ke Serie A pada Juli 2018. Dia bergabung dengan Genoa dari Club Atletico Belgrano dengan mahar 1,65 juta euro. Romero melakoni 16 laga dengan koleksi masing-masing satu gol dan assist di Serie A bersama klub berjuluk I Rossoblu tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AC Milan Resmi Dapatkan Krzysztof Piatek

Football5star,com, Indonesia – Setelah kepergian Gonzalo Higuain ke Chelsea, AC Milan langsung mendapatkan striker pengganti. Dia adalah bomber maut Genoa, Krzysztof Piatek.

“AC Milan dengan senang hati mengumumkan akuisisi Krzysztof Piątek dari Genoa. Penyerang Polandia itu telah menandatangani kontrak dengan AC Milan hingga 30 Juni 2023,” demikian bunyi pernyataan resmi klub.

Krzysztof Piatek direkrut dengan mahar 35 juta euro (setara Rp 565 miliar). Ia juga bakal mendapat gaji 2 juta euro (kira-kira Rp 321 miliar) per musim.

Sang penyerang anyar akan diperkenalkan secara resmi dalam konferensi pers di Milan pada Kamis (24/1/2019). Debut resminya diyakini akan terjadi ketika AC Milan menjamu Napoli, akhir pekan ini.

Krzysztof Piatek - Genoa - Serie A - Gazzetta dello Sport

Nama Krzysztof Piatek melesat di Serie A musim ini. Ia mampu bersaing dengan striker Juventus, Cristiano Ronaldo, sebagai top skor sementara. Piatek sukses mengemas 13 gol dari 19 penampilan di Serie A.

Piatek akan menggunakan nomor punggung 19 di San Siro. Nomor itu dipilih karena ada semacam kutukan bahwa pemain bernomor punggung 9 di Milan selalu gagal bersinar setelah ditinggalkan oleh Filippo Inzaghi.

Di Milan, Krzysztof Piatek akan bersaing dengan Patrick Cutrone. Nama terakhir tampil cukup baik musim ini dengan menyumbangkan sembilan gol dan dua assist dalam 25 pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Legenda Polandia Yakin Piatek akan Sukses di Milan

Football5star.com, Indonesia – Penggawa Genoa, Krzysztof Piatek, saat ini sedang berada di Milano untuk melakukan tes medis bersama AC Milan. Peresmian kepindahannya pun hanya menyisakan beberapa jam lagi. Mendengar kabar ini legenda Polandia, Zbigniew Boniek, merasa senang.

Boniek yang merupakan legenda terbesar sepanjang sejarah sepak bola Polandia yakin jika Piatek akan menuai sukses di Milan. Selain itu, dengan usia yang masih terbilang muda, ia juga yakin sang bomber bisa mengatasi tekanan tinggi di klub barunya nanti.

Zbigniew Boniek, legenda Juventus menyebut kedatangan Cristiano Ronaldo tak hanya menguntungkan Juventus, melainkan juga Serie A Italia - Football5star - pzpn
pzpn.pl

“Piatek memiliki segalanya untuk berhasil. Dia anak yang baik, cerdas dan menerima semua saran yang masuk untuknya. Selain itu, dia juga punya sang istri, Paulina, yang selalu mendukungnya dan memberi masukan untuk kemajuan kariernya,” ujar Boniek kepada Gazzetta dello Sport, Rabu (23/1/2019).

“Tekanan? Tidak, bagi saya Piatek adalah seorang pemain yang bisa bermain di tim mana pun di dunia. Dia akan berjuang untuk meningkatkan performanya dan tim. Saya yakin itu. Di Milan mereka akan menempatkan Anda pada waktu. Tapi dia akan beradaptasi dengan cepat,” tuturnya.

Bomber asal Polandia ini akan menggantikan Gonzalo Higuain yang akan bergabung ke Chelsea. Di Milan, ia akan dikontrak selama empat musim dengan biaya transfer sebesar 35 juta euro.

Keputusan I Rossoneri mendatangkan Piatek tak lepas dari catatan apiknya bersama Genoa sejauh ini. Hingga pekan ke-20 ia sudah mengemas 13 gol dan duduk di peringkat keempat top skorer sementara Serie A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Milan Tembus Empat Besar Usai Kalahkan Genoa

Football5star.com, Indonesia – AC Milan sukses menembus empat besar Serie A usai meraih kemenangan 2-0 atas Genoa di Stadion Luigi Ferraris, Senin (21/1/2019). Hasil ini sekaligus menjadi pelipur lara bagi Suso dkk yang baru saja dikalahkan Juventus di ajang Supercoppa Italia.

Milan yang membutuhkan kemenangan langsung tancap gas ketika peluit tanda laga dimulai dibunyikan. Peluang pertama diraih melalui kaki Ricardo Rodriguez pada menit kedelapan. Tapi tendangan kerasnya masih melebar.

Setelah itu giliran Suso yang mencoba peruntungannya pada menit ke-20. Tapi tendangannya kali ini mampu dihalau Andrei Radu yang berada di posisi yang tepat.

milan vs genoa
@acmilanbr

Walau terus menekan, anak asuh Gennaro Gattuso gagal mencetak gol pada paruh pertama. Kegagalan mereka memecah kebuntuan di babak pertama membuat sang pelatih menginstruksikan anak asuhnya untuk meningkatkan serangan.

Pemain anyar I Rossoneri, Lucas Paqueta pun mencoba peruntungannya melalui tendangan melengkung. Namun upaya gelandang yang didatangkan dari Flamengo itu masih sia-sia.

Baru pada menit ke-72 Milan berhasil memecah kebuntuan. Umpan silang pemain pengganti, Andrea Conti, dituntaskan dengan baik oleh Fabio Borini melalui tendangan terukurnya.

Tidak ingin kalah dari Borini, Suso kemudian menggandakan keunggulan klub kota mode lewat golnya Sembilan kemudian.  Unggul 2-0 membuat Milan mengendurkan intensitas serangan.

Walau begitu, mereka tetap mampu menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan. Tambahan tiga angka ini mendongkrak posisi mereka ke peringkat keempat dengan torehan 34 angka. Sementara Genoa tidak beranjak dari posisi ke-14 dengan 20 angka.

Susunan Pemain:

Genoa (4-4-2): 97-Andrei Radu; 4-Domenico Criscito, 87-Ervin Zukanovic, 17-Christian Romero, 14-Davide Biraschi (Pedro Pereira 76’); 22-Darko Lazovic, 18-Esteban Rolon, 44-Miguel Veloso (Nicola Dalmonte 84’), 24-Daniel Bessa; 11-Christian Kouame, 19-Goran Pandev (Andrea Favilli 58’)

Pelatih: Cesare Prandelli

AC Milan (4-3-3): 99-Gianluigi Donnarumma; 20-Ignazio Abate, 22-Mateo Musacchio, 17-Cristian Zapata (Andrea Conti 11’), 68-Ricardo Rodriguez; 39-Lucas Paqueta, 14-Tiemoue Bakayoko, 10-Hakan Calhanoglu (Jose Mauri 79’); 11-Fabio Borini, 63-Patrick Cutrone, 8-Suso (Samu Castillejo 88’)

Pelatih: Gennaro Gattuso

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gattuso: Piatek Punya Karakter yang Spesifik

Football5star.com, Indonesia – Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, angkat bicara soal striker Genoa, Krzysztof Piatek, yang sedang diincar klubnya. Menurut Gattuso, gaya main pria 23 tahun itu berbeda dengan Gonzalo Higuain.

“Piatek memiliki beberapa karakteristik yang sangat spesifik,” kata Gattuso di Soccerway.

“Jika Higuain pergi, kami kehilangan pemain penting. Jika sudah resmi, maka saya bisa memberi tahu Anda apa yang bisa diberikan Piatek kepada kami,” Gattuso menambahkan.

Gennaro Gattuso - AC Milan - @MilanEye
@MilanEye

Milan ingin memboyong penyerang anyar sebagai pengganti Higuain yang makin dekat gabung Chelsea. Nama Piatek pun muncul sebagai kandidat utama.

Ia menjadi bahan pembicaraan di Serie A musim ini. Hingga kini, ia sudah mencetak 19 gol bagi Genoa di semua kompetisi. Hebatnya, gol-gol tersebut diciptakan pemain internasional Polandia itu hanya dari 21 pertandingan.

Sky Sport Italia melaporkan bahwa Milan dan Genoa sudah menggelar pertemuan selama empat jam pada Jumat (18/1) untuk membahas masalah transfer sang striker. Namun, negosiasi masih berjalan alot.

Milan sendiri kini berada di peringkat tujuh klasemen Liga Serie A Italia. Rossoneri masih tertinggal dua angka dari AS Roma di posisi empat yang merupakan batas akhir Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Fazio: Pemain Selalu Berikan yang Terbaik untuk Roma

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – AS Roma mampu menyudahi perlawanan Genoa dengan skor 3-2 di Stadion Olimpico. Bagi Federico Fazio, kemenangan ini menjadi bukti para pemain yang selalu memberikan yang terbaik untuk tim.

Ini adalah kemenangan pertama Roma dari enam pertandingan terakhir. Pada lima laga sebelumnya klub ibu kota menelan tiga kekalahan serta dua kali imbang.

Tak ayal tiga angka yang diraih di kandang kali ini membuat Fazio semringah. Ia pun mengatakan Roma akan terus bangkit untuk meraih kemenangan demi memperbaiki posisi tim di klasemen.

fazio-roma-gol
@ASRomaEN

“Yang paling penting adalah hasilnya dan kami ingin menang sebagai tim. Terkadang Anda bisa menang, bisa juga kalah. Tapi sikap tim selalu membidik kemnangan. Kami selalu memberikan yang terbaik yang kami miliki untuk tim ini,” kata Fazio kepada Roma TV, Senin (17/12/2018).

“Roma punya semangat pantang menyerah dan pada saat situasi paling sulit, kami menundukkan kepala dan kembali ke jalur kemenangan sebagai tim yang solid. Kami melakukan apa yang kami bicarakan di lapangan. Momen sulit inilah yang membuat kami menunjukkan karakter tim,” ia menambahkan.

Di sisi lain, laga ini sempat diwarnai aksi pendukung Roma yang diam selama 10 menit pertama laga berlangsung. Hal ini dimaksudkan sebagai tindakan protes mereka kepada klub yang tampil inkonsisten musim ini kendati sudah mendatangkan banyak pemain bintang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Prandelli Merasa Tertipu Saat Melawan Roma

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Genoa kembali meraih hasil buruk saat kalah 2-3 di markas AS Roma, Senin (17/12/2018) dinihari WIB. Kekalahan ini pun membuat pelatih Cesare Prandelli kecewa. Ia menyalahkan wasit yang tidak melihat VAR ketika pemainnya terjatuh di kotak penalti.

Prandelli beranggapan bahwa duel yang terjadi antara Federico Fazio dengan Krystof Piatek pada babak kedua harusnya membuahkan penalti. Tapi alih-alih menunjuk titik putih, wasit justru tidak menganggapnya penalti. Bahkan dia juga tidak melihat keputusan VAR terlebih dulu.

“Aneh rasanya karena dari bangku cadangan saja kami bisa melihat jelas bahwa ada dorongan. Kami merasa tertipu hari ini. Saya tidak mengerti kenapa wasit tidak melihat itu lagi dengan VAR,” kata Prandelli kepada Sky Sport Italia, Senin (17/12/2018).

Prandelli, Cancelo
zimbio.com

“kami tahu Roma sedang berada dalam situasi sulit secara psikologis dan ingin mulai kuat lagi dan mereka mengambil keuntungan dari keputusan wasit,” tambahnya.

Terkait permainan Genoa di lapangan, mantan pelatih Timnas Italia dan Fiorentina ini mengatakan timnya sudah bermain baik dengan meraih banyak peluang untuk mencetak gol. Walau begitu, dia tetap bangga dengan performa anak asuhnya.

“Kami punya banyak peluang mencetak gol melalui serangan yang kami lancarkan. Tapi sentuhan terakhir pemain tidak tepat. Saya pikir kami kehilangan beberapa momen untuk menjaga keunggulan pada babak pertama,”  ia menuturkan.

“Tapi saya sangat antusias dengan tim ini. Kami punya potensi yang bagus dan yang dibutuhkan sekarang adalah bekerja keras untuk memperkuat pertahanan,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Di Francesco Puji Pemain Roma

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – AS Roma akhirnya meraih kemenangan usai menyudahi perlawanan Genoa dengan skor 3-2, Senin (17/12/2018) dinihari WIB. Hasil ini pun membuat Eusebio Di Francesco senang dan memuji kerja keras pemain di lapangan.

Kejar mengejar angka terjadi pada laga yang berlangsung di Stadion Olimpico. Bahkan Roma sempat dua kali tertinggal melalui gol Krzystof Piatek dan Oscar Hiljemark. Setelah itu barulah tuan rumah bangkit lewat gol Federico Fazio dan Justin Kluivert yang menyamakan kedudukan di babak pertama.

Akhirnya Bryan Cristante menyelamatkan muka Il Lupi lewat tendangan terarahnya. Kerja keras ini pula yang dianggap Di Francesco sebagai faktor utama kemenangan timnya. Tapi ia sadar masih banyak kekurangan yang terjadi dalam permainan timnya.

AS Roma harus mengakui keunggulan tim tamu, Real Madrid dengan skor 2-0. Kekalahan itu membuat Eusebio Di Francesco marah dengan anak asuhnya - Football5star - UEFA
uefa.com

“Saya harus memuji para pemain karena berhasil bermain dalam suasana yang benar-benar nyata. Itu tidak mudah, Anda dapat melihat bahwa kami masih menjadi tim yang buruk di satu sisi, jadi kami pasti bisa menunjukkan performa yang lebih baik lagi,” kata Di Francesco kepada Sky Sport Italia, Senin (17/12/2018).

“Kami punya banyak kesalahan teknis hari ini, tapi yang paling penting adalah pemain mampu menunjukkan karakter tim. Genoa dalam kondisi yang baik dan mereka tahu melawan Roma yang sedang ketakutan, jadi mereka ingin manfaatkan situasi,” ia menambahkan.

Pada kesempatan yang sama, sang allenatore juga mengomentari penampilan pemain mudanya, Nicolo Zaniolo. “Banyak yang bilang saya sakit ketika memainkannya melawan Madrid, tapi lihatlah dia sekarang. Dia punya bakat, keberanian, dan tekad untuk melakukan hal hebat,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Roma Menang, Justin Kluivert Masih Tak Puas

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – AS Roma berhasil menghentikan tren buruk dalam lima lima laga terakhir. Di kandang sendiri, anak-anak asuh Eusebio Di Francesco menang 3-2 atas Genoa dalam lanjutan Serie A. Namun, hasil itu tak lantas membuat winger Justin Kluivert puas. Dia tetap mengkritik performa I Giallorossi.

Di mata Justin Kluivert, permainan Roma belum apik. Kebobolan dua gol dan sempat dua kali tertinggal menjadi bukti tak terbantahkan mengenai hal itu. Dia pun mengakui Genoa sanggup menyulitkan mereka.

“Malam yang campur aduk dan sangat sulit. Kami harus bertarung, bertarung, dan bertarung keras bahkan pada babak kedua,” tutur Justin Kluivert yang malam itu mencetak gol kedua Roma yang menjadikan kedudukan imbang 2-2 seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sport Italia.

Justin Kluivert soroti pertahanan AS Roma yang kecolongan dua gol mudah saat lawan Genoa.
tuttomercatoweb.com

Secara khusus, anak mantan striker AC Milan, Patrick Kluivert, itu menyoroti lini belakang yang digalang Federico Fazio cs. Dia melihat lini tersebut masih lemah dan harus terus diperbaiki.

“Kami mesti terus berbenah, terutama di pertahanan. Kami tak boleh lagi kebobolan gol dari tendangan bebas seperti yang terjadi pada babak pertama tadi,” tutur pemain berumur 19 tahun itu merujuk pada gol kedua Genoa yang dilesakkan Oscar Hiljemark pada menit ke-33.

Dalam pertandingan melawan Genoa tersebut, Justin Kluivert menjadi pemain kelahiran setelah 1 Januari 1999 kedua yang mencetak gol pada laga Serie A musim ini. Pemain pertama yang melakukan hal itu adalah Andrea Pinamonti, pemain yang dipinjamkan Inter Milan ke Frosinone.

[better-ads type=”banner” banner=”156432″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”center” show-caption=”1″][/better-ads]

Genoa Tunjuk Prandelli Sebagai Pelatih Baru

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Genoa mendatangkan pelatih baru setelah memutus kotnrak Ivan Juric. Yakni Cesare Prandelli yang ditunjuk sebagai allenatore The Grifone.

Juric menjadi pelatih yang sering ditunjuk oleh Genoa. Juric hanya bertahan di Genoa kurang lebih dua bulan. Ia didatangkan Genoa pada awal Oktober 2018 menggantikan Davide Bellardini.

Selama menangani Genoa di periode ketiga, pelatih asal Kroasia itu hanya delapan kali memimpin Krzysztof Piatek dan kolega. Selama delapan pertandingan itu, Genoa tak pernah sekalipun menang. The Grifone kalah lima kali dan tiga kali imbang.

Hasil buruk itu membuat manajemen Genoa memecat Juric dan menggantikannya dengan Prandelli. Nama Prandelli bukanlah nama yang asing di sepak bola Italia. Ia pernah melatih klub-klub tenar Serie A seperti Fiorentina, Parma, dan AS Roma. Khusus saat melatih Roma, ia tak pernah sekalipun memimpin Francesco Totti dan kawan-kawan karena ia mengundurkan diri.

Napoli kepayahan mengatasi perlawanan Genoa karea cuaca yang tak bersahabat.
tuttomercatoweb.com

Prandelli juga sempat melatih Timnas Italia di tahun 2010 hingga 2014. Sempat bertualang ke Spanyol dan membesut Valencia dan ke Timur Tengah membesut klub Uni Emirat Arab, Al Nasr, ia memutuskan pulang ke Italia.

“Saya bersemangat dan saya tidak sabar untuk memulai,” ungkap Prandelli dikutip Football5star dari Il Secolo XIX.

Gazzetta dello Sport mengabarkan bahwa mantan juru latih Lecce ini akan memimpin latihan pada Jumat (7/12) sore waktu Italia dan akan diperkenalkan secara resmi pada Sabtu. Jadwal ketat akan dihadapi oleh Prandelli dalam lima pertandingan ke depan. Genoa akan melawan SPAL, AS Roma, Atalanta, Cagliari, Fiorentina, dan AC Milan.

Bentornato, Mister!

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Genoa Tawarkan Diri Menjadi Tuan Rumah Final Copa Libertadores

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Teka-teki pertandingan leg kedua final Copa Libertadores masih belum jelas. Kerusuhan yang terjadi menjelang pertandingan leg kedua di Stadion Monumental membuat CONMEBOL menunda laga Superclasico tersebut. Genoa, sebuah Kota di Italia tertarik untuk menjadikan Stadion Luigi Ferraris sebagai tuan rumah gelaran Final Copa Libertadores leg kedua.

Genova, sebuah Kota di Italia memiliki ikatan yang sangat erat dengan kedua kesebelasan. Berdasarkan rilis yang mereka keluarkan, baik Boca Juniors ataupun River Plate merupakan dua klub yang didirikan oleh imigran Italia yang berasal dari Genoa. Mereka ingin kedua kesebelasan bermain di tempat asalnya, Genoa.

“Kami akan sangat bangga untuk menyambut dan menjadi tuan rumah klub-klub penting seperti Boca Juniors dan River Plate di kota kami. Kami akan menyambut kalian dengan cara apapun, di rumah pertama kalian,” tulis Stefano Anzalone perwakilan Kota Genoa dikutip Football5star dari laman resmi mereka.

Superclasico - Copa Libertadores - Boca Juniors - River Plate - @IndyFootball
Twitter @IndyFootball

Perwakilan dari Genoa juga mengaku telah mengirimkan surat kepada Presiden Boca Juniors, Daniel Angelici dan Presiden River Plate Rodolfo D’Onofrio.  “Ini juga akan menjadi kesempatan untuk memperbarui rasa persahabatan yang mendalam yang secara historis telah menyatukan kami,” tambahnya.

Ini menjadi Superclasico pertama yang terjadi di Final Copa Libertadores. Di final leg pertama, kedua kesebelasan bermain imbang 2-2. Keputusan kelanjutan Superclasico akan diketahui pada 4 Desember 2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Piatek Sempat Cari Info Pemain Genoa Lewat FIFA

Football5star.com, Indonesia – Performa Krzysztof Piatek bersama Genoa menjadi buah bibir, terutama di kalangan pecinta Serie A. Sejauh ini, pemain asal Polandia tersebut sudah mencetak 13 gol dari 13 pertandingan bagi I Rossoblu.

Pemain 23 tahun tersebut didatangkan dari Cracovia Kraków dengan transfer 4,5 juta euro. Datang ke negara orang di usia muda tentu bukan hal mudah baginya. Bahkan, untuk mengenal satu persatu rekan setimnya di Genoa, ia sampai harus menyontek konsol FIFA.

Pemuda kelahiran Dzierżoniów tersebut mengakui hanya sedikit informasi yang ia ketahui soal Genoa. Oleh karena itu, FIFA menjadi altenatif untuk lebih mengenal anggota timnya. Selain memang cara itu dianggap familiar generasinya.

“Ketika pertama kali datang ke sini, informasi yang aku tahu tentang pemain di sini sangat minim. Lantas aku menyalakan Playstation dan memainkan FIFA. Dari sana kemudian aku tahu beberapa nama,” katanya seperti dikutip dari Corriere della Serra.

Demikian pula dengan para pemain yang sudah lebih dahulu adal di sana. Mereka pun tidak mengetahui siapa sosok pemain satu ini. Bahkan fakta ia mencetak 32 gol dari 65 pertandingan selama membela Cracovia tidak membantu banyak.

Krzysztof Piatek - Genoa - Serie A - Gazzetta dello Sport
gazzetta.it

Akan tetapi, Piatek mengakui justru di situlah letak keuntungan dirinya. Ketika tidak ada satu pun orang tahu tentang dirinya, ia merasa tidak punya beban untuk dipikul dan menuntutnya untuk terus tampil produktif.

“Jadi orang asing benar-benar memberiku keuntugan pribadi. Para pemain di tim juga tidak ada yang tahu banyak tentangku. Apalagi soal golku selama di Cracovia,” pungkas Piatek.

Piatek: Tak Mudah Cetak Banyak Gol di Genoa

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Krzysztof Piatek mengatakan bahwa cukup sulit untuk melanjutkan performa gemilangnya di Serie A bersama Genoa musim ini. Ia pun mengatakan bahwa akan lebih mudah untuk mencetak banyak gol apabila bermain di tim-tim besar seperti Juventus atau Real Madrid.

Di Serie A musim ini, ia berhasil mencetak sembilan gol dari tujuh laga perdananya bersama Genoa musim ini. Namun, dalam sebulan terakhir, ia kesulitan untuk mencetak gol ke gawang lawan.

“Saat ini, tak ada pemain di Eropa yang mampu mencetak gol di setiap pertandingan. Di Genoa, saya merasa cukup sulit untuk terus mencetak gol. Hal tersebut tentunya akan lebih mudah dilakukan apabila saya bermain di Juventus atau Real Madrid,” ujar Piatek kepada Il Corriere della Sera.

Krzysztof Piatek - Genoa - Serie A - Gazzetta dello Sport
Gazzetta dello Sport

“Meskipun saya akan merasa kesulitan untuk mencetak banyak gol di sini, saya tak ingin mengecewakan Presiden (Enrico) Preziosi. Saya ingin membayar lunas kepercayaannya dengan mencetak banyak gol untuk Genoa musim ini,” imbuh penyerang asal Polandia tersebut.

Gemilangnya penampilan pria 23 tahun itu bersama I Rossoblu musim ini membuatnya kerap kali disandingkan dengan sosok Robert Lewandowski. Ia pun yakin akan mampu menjadi penerus dari Lewandowski di Timnas Polandia.

“Saya tak senang apabila disandingkan dengan Lewandowski. Saya yakin akan mampu akan tampil hebat sepertinya baik di level klub maupun internasional.”

Genoa: Napoli Berambisi Datangkan Piatek

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Genoa, Krzysztof Piatek kini menjadi primadona baru di Italia. Hingga pekan ke-12, bomber asal Polandia tersebut sudah mencetak Sembilan gol dan menjadi top skorer sementara Serie A.

Genoa: Napoli Berambisi Datangkan Krzysztof Piatek
@ScoutedFtbl

Tentu penampilan yang impresif dari pemain berusia 23 tahun tersebut mengingat ini adalah musim pertamanya bermain di Serie A. Sebelumnya Genoe menebus pemain dari  Cracovia Kraków pada Juli 2018 seharga 4,5 juta euro saja.

Banyak tim papan atas Serie A yang mulai melirik Krzysztof Piatek. Salah satunya adalah klub yang baru saja mengalahkan Genoa di Stadion Comunale Luigi Feraris dini hari tadi (11/11/2018), Napoli.

Direktur Sepak Bola Genoa, Giorgio Perinetti mengakui bahwa Napoli menjadi klub yang paling intens untuk mendatangkan Krzysztof Piatek. Bahkan kabarnya keinginan untuk mendatangkan sang pemain merupakan hasrat dari Pelatih Partenopei, Carlo Ancelotti.

“Minat Napoli terhadap Piatek memang serius. Karena mereka menghubungi kami untuk mengatakan mereka ingin bernegosiasi.  Tetapi kami belum siap untuk membicarakan hal ini,” kata Giorgio Perinetti seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Minggu (11/11/2018).

“Seharusnya tidak ada tekanan pada anak itu. Dia harus bersantai dan fokus untuk meningkatkan permainannya. Kami yakin dia akan menjadi pusat perhatian selama berbulan-bulan, tetapi kami hanya akan mendiskusikan statusnya di Musim Semi atau di akhir musim,” tutupnya.

Genoa mengalami kekalahan dari Napoli dengan skor 1-2 dini hari tadi. Pada pertandingan tersebut Krzysztof Piatek juga gagal menyumbangkan satu gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Napoli Kalahkan Genoa Berkat Kematangan Para Pemain

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Napoli harus berjuang keras dan kepayahan menggapai kemenangan 2-1 di markas Genoa, Minggu (11/11/2018) dini hari WIB. Asisten pelatih Davide Ancelotti mengakui timnya sangat kesulitan menghadapi sang lawan dan cuaca yang tak bersahabat. Namun, hal itu bisa diatasi berkat kematangan para pemain.

Di Stadion Comunale Luigi Ferraris, Napoli tertinggal terlebih dahulu dari Genoa oleh tandukan Christian Kouame pada menit ke-20. Mereka baru bisa menyamakan kedudukan saat laga memasuki menit ke-62 berkat gol yang dicetak Fabian Ruiz. Pada akhirnya, I Partenopei meraup poin penuh karena bunuh diri Davide Biraschi ketika pertandingan bersisa empat menit.

Napoli kepayahan mengatasi perlawanan Genoa karea cuaca yang tak bersahabat.
tuttomercatoweb.com

“Cuaca jadi tambahan masalah yang harus dihadapi pada malam ini. Namun, kami sudah cukup matang sehingga mampu mengubah gaya main dan melakukan pendekatan yang lebih cocok dengan kondisi yang ada,” terang Davide Ancelotti mewakili sang ayah, Carlo Ancelotti, seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Perubahan gaya main itu, menurut Davide Ancelotti, diumumkan pada istirahat jeda pertandingan. “Saya ingin semua pemain betul-betul memahami bahwa kami harus mengubah permainan. Ini menunjukkan betapa pandai dan matang mereka. Mereka mampu beradaptasi secara cepat.”

Sementara itu, mengenai sang ayah yang tak memberikan wawancara selepas pertandingan, Davide Ancelotti hanya berseloroh, “Pelatih juga merasa perlu melakukan rotasi.”

Davide Ancelotti juga mengungkapkan perasaannya menjadi asisten sang ayah di Napoli dan beberapa klub sebelumnya. Menurut dia, dalam pekerjaan, sama saja dengan menjadi asisten orang lain. Jikapun ada keuntungan, dia bisa lebih enak dalam menyampaikan masukan dan kritik.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hujan Deras Warnai Kemenangan Napoli Atas Genoa

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Napoli melanjutkan misinya untuk mengejar Juventus dan Inter Milan di puncak klasemen Serie A pada partai tandang melawan Genoa, Minggu (11/11). Partai tersebut digelar di markas dari Genoa, Stadio Luigi Ferrrais yang diguyur hujan.

Tampil sebagai tim unggulan, Napoli mampu memberikan ancaman kepada lini pertahanan Genoa. Sepakan keras Lorenzo Insigne dari luar kotak penalti hampir saja membuka keunggulan tim tamu. Namun, sepakannya hanya membentur mistar gawang.

Di menit ke-20, Genoa berhasil membuka keunggulan. Berawal dari umpan silang yang dikirimkan oleh Romulo, Christian Kouame yang berdiri bebas berhasil menanduknya dan membuat tim tuan rumah unggul.

Genoa vs Napoli - Serie A - Zimbio
Zimbio

Tertinggal, Napoli semakin keluar menyerang untuk menyamakan kedudukan.Di menit ke-36, Arek Milik mendapatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan.Namun, sontekannya dari jarak dekat berhasil dipatahkan dengan gemilang oleh Andrei Radu. Skor 1-0 untuk Genoa bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Carlo Ancelotti memutuskan untuk memasukkan Fabian Ruiz dan Dries Mertens untuk menggantikan posisi dari Piotr Zielinski dan Arek Milik yang dinilai tak bermain maksimal. Masuknya kedua pemain tersebut, membuat I Partenopei bermain lebih menyerang.

Di menit ke-58, hujan deras yang mengguyur Stadio Luigi Ferraris memaksa wasit Rosario Abisso untuk menghentikan pertandingan. Setelah terhenti selama 13 menit, hujan akhirnya berhenti dan wasit pun melanjutkan pertandingan.

Lapangan yang dipenuhi oleh genangan air membuat kedua tim kesulitan untuk mengembangkan permainan. Namun, hal tersebut tak menghantikan Napoli yang berhasil menyakan kedudukan melalui Fabian Ruiz di menit ke-62 memanfaatkan operan dari Dries Mertens.

Di menit ke-87, Napoli berhasil unggul. Berawal dari sepakan bebas Mario Rui, Davide Biraschi yang dibayangi oleh Kalidou Koulibaly malah menceploskan bola ke dalam gawangnya sendiri. Meskipun sempat melayangkan protes karena Koulibaly disebut telah melakukan pelanggaran, wasit tetap berpegang teguh pada pendiriannya.

SUSUNAN PEMAIN GENOA VS NAPOLI:

Genoa: Andrei Radu; Domenico Criscito, Cristian Romero, Davide Biraschi; Darko Lazovic, Daniel Bessa, Miguel Veloso (Stephane Omeonga 58′), Oscar Hiljemark (Luca Mazzitelli 78′), Romulo; Krzysztof Piatek, Christian Kouame

Pelatih: Ivan Juric

Napoli: David Ospina; Elseid Hysaj (Kevin Malcuit 81′), Kalidou Koulibaly, Raul Albiol, Mario Rui; Piotr Zielinski (Fabian Ruiz 46′), Allan, Marek Hamsik, Jose Callejon; Lorenzo Insigne, Arek Milik (Dries Mertens 46′)

Pelatih: Carlo Ancelotti

Kartu Kuning: Bessa 77′ Criscito 87′ Mazzitelli 90+3 – Insigne 45+1, Malcuit 90+2

Dua Gol yang Naikkan Moral Gagliardini

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Roberto Gagliardini menjadi bintang kemenangan 5-0 Inter Milan atas Genoa, Sabtu (3/11/2018). Ia berhasil mencetak dua gol pada laga yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza tersebut.

Tiga gol tambahan lainnya pada laga ini tercipta melalui kaki Matteo Politano, Joao Mario, dan Radja Nainggolan. Bagi Gagliardini, dua gol yang ia cetak kali ini memiliki arti spesial mengingat inilah pertama kali dirinya mencetak brace selama berseragam Biru Hitam.

inter milan-genoa-roberto gagliardini
@Inter_en

“Saya benar-benar membutuhkan performa yang kuat seperti ini. Ini bukan hanya soal gol atau sekali pun dua gol yang tidak pernah saya buat sebelumnya, tapi setelah mengawali musim dengan kesulitan, saya membutuhkan suntikan semangat,” kata Gagliardini kepada Sky Sport Italia, Sabtu (3/11/2018).

“Saya akan mencoba untuk melanjutkan seperti ini. Inter sudah melakukanna dengan baik dan kami sangat senang soal itu. Ini momen yang sangat positif untuk kami. Sekarang kami punya laga selanjutnya yang fundamental melawan Barcelona,” ia menambahkan.

Tambahan tiga poin ini membuat Inter kini mengoleksi 25 poin, atau tertinggal tiga angka dari Juventus yang masih menyisakan satu pertandingan. Walau terus menempel Juve di puncak klasemen, Gagliardini masih enggan membicaran peluang timnya sebagai penantang scudetto.

Mantan pemain Atalanta itu menganggap kompetisi masih sangat panjang dan belum saatnya Inter membicarakan hal tersebut. “Ini bukan waktu yang tepat membicarakan scudetto. Kami hanya mencoba lakukan yang terbaik dan kita akan melihat pada Maret nanti,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gasak Genoa 5-0, Spalletti Tuntut Inter Selalu Cetak Gol Cepat

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Inter Milan sukses membungkam Genoa dengan skor telak 5-0 di Stadon Giuseppe Meazza, Sabtu (3/11/2018). Bagi Luciano Spalletti, kemenangan besar ini tak lepas dari keberhasilan timnya mencetak gol cepat di babak pertama.

Inter sudah unggul ketika laga belum genap berjalan 10 menit ketika Roberto Gagliardini memanfaatkan kemelut di gawang Genoa. Tidak lama berselang giliran Matteo Politano yang mencatatkan namanya di papan skor, yang sekaligus menjadi penutup babak pertama.

Unggul cepat ini pula yang diinginkan Spalletti di tiap pertandingan. Menurutnya, mengawali laga dengan bagus akan membuat permainan tim semakin solid, begitu pula dengan mental pemain di lapangan.

roberto gagliardini-inter-genoa
@Inter_en

“Kami harus selalu mengawali laga secepat mungkin seperti ini di setiap pertandingan, karena jika kami tidak melakukan itu kami tidak bisa bekerja dengan baik. Dengan itu mentalitas kami semakin solid,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia, Sabtu (3/11/2018).

“Tim bermain dengan cara yang bagus, bekerja sebagai tim, menekan tinggi dan para penyerang ikut membantu pertahanan. Ini menjadi keuntungan yang kami dapatkan selain hasil akhir di lapangan,” sambungnya.

Tiga gol tambahan Inter tercipta di babak kedua melalui brace Gagliardini serta satu gol yang masing-masing dicetak Joao Mario dan Radja Nainggolan. Apiknya lini tengah La Beneamata pada laga ini pun mencuri perhatian Spalletti.

“Gagliardini datang di latihan dengan sedikit mengecewakan, lalu memberikan performa luar biasa seperti ini di pertandingan, dia benar-benar profesional sejati, begitu pula dengan Joao Mario dan Dalbert yang sama-sama bermain luar biasa,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Kessie Tuntut AC Milan Jaga Fokus

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Gelandang AC Milan, Franck Kessie, mengaku bahagia dengan kemenangan timnya atas Genoa. Ia juga meminta rekan-rekannya tetap fokus.

AC Milan menang 2-1 atas Genoa pada lanjutan pertandingan Liga Serie A Italia di San Siro, Kamis (1/11/2018) dinihari WIB. Suso sempat membuat Milan unggul cepat lewat aksinya di menit keempat.

Tapi, Genoa mampu menyamakan keduduan ketika babak kedua berjalan 10 menit. Kapten Milan, Alessio Romagnoli membuat kesalahan antisipasi yang berujung gol bunuh diri. Beruntung, sang pemain membayar itu lewat gol penentu kemenangan Rossoneri di masa injury time.

ac milan (2)
Twitter Milan

“Kami semua menginginkan kemenangan dan akhirnya kami mendapatkannya. Di lapangan, aku melakukan apa yang diminta pelatih dariku, aku melakukannya untuk tim,” kata Kessie di situs resmi klub.

Kemenangan ini membawa AC Milan naik ke peringkat keempat klasemen sementara Serie A dengan 18 poin, sama dengan Lazio. Sementara Genoa ada di urutan 11 dengan 14 poin.

“Klasemen liga? Masih ada banyak pertandingan yang tersisa, kami harus tetap fokus. Mulai besok kami akan fokus pada Udinese,” Kessie menambahkan.

Kessie sendiri sudah membela AC Milan dalam 10 pertandingan Serie A musim ini. Ia juga menyumbangkan dua gol dan satu assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gattuso: AC Milan Harus Bertahan di 4 Besar

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, mengaku bahagia dengan kemenangan timnya atas Genoa. Ia pun berharap Rossoneri bisa bertahan di posisi empat besar.

AC Milan menang 2-1 atas Genoa pada lanjutan pertandingan Liga Serie A Italia di San Siro, Kamis (1/11/2018) dinihari WIB. Suso sempat membuat Milan unggul cepat lewat aksinya di menit keempat.

ac milan (2)
Twitter Milan

Tapi, Genoa mampu menyamakan keduduan ketika babak kedua berjalan 10 menit. Kapten Milan, Alessio Romagnoli membuat kesalahan antisipasi yang berujung gol bunuh diri. Beruntung, sang pemain membayar itu lewat gol penentu kemenangan Rossoneri di masa injury time.

Kemenangan ini membawa AC Milan naik ke peringkat keempat klasemen sementara Serie A dengan 18 poin, sama dengan Lazio. Sementara Genoa ada di urutan 11 dengan 14 poin.

“Saya tidak berpikir kami cukup bagus setelah unggul 1-0. Kami membuat kesalahan dalam serangan balik dan tidak melangkah jauh dengan bola,” kata Gattuso di situs resmi klub.

“Tapi, kemenangan ini langkah maju. Sekarang kami harus tetap di empat besar. Kami tahu ini sulit, tetapi untuk semua pembicaraan yang ada, untuk semua yang kami lalui, ini adalah sesuatu yang penting.”

“Sekarang kami harus melakukannya dengan baik. Kami belum mencapai apa pun. Sekarang kami harus bermain sebagai tim karena kami masih belum melakukannya,” Gattuso menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]