Kontrak Habis di Fiorentina, Franck Ribery Masih Berpeluang Main di Serie A

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Franck Ribery masih berpeluang main di Serie A musim ini. Meski kontraknya tak diperpanjang oleh Fiorentina, Franck Ribery besar kemungkinan akan bergabung ke Hellas Verona.

Dikutip Football5star.com dari Football Italia, Rabu (1/9/2021), Franck Ribery saat ini tengah mempertimbangkan tawaran dari dua klub, Hellas Verona atau klub Liga Turki, Karagumruk

Kontrak Habis di Fiorentina, Franck Ribery Masih Berpeluang Main di Serie A

Tenggat waktu bursa transter musim panas di Serie A memang telah berakhir, namun khusus untuk pemain yang berstatus bebas transfer, mereka masih bisa menandatangani kontrak.

Franck Ribery tidak mendapat perpanjangan kontrak di Fiorentina per 30 Juni lalu. Pemain asal Prancis itu kabarnya juga masih ingin bermain di Serie A setelah jalani dua musim di Artemio Franchi.

Kontrak Habis di Fiorentina, Franck Ribery Masih Berpeluang Main di Serie A

Sementara itu menurut laporan Sky Sport Italia, Ribery memang sangat berpeluang untuk bermain di Hellas Verona di sisa musim ini. Kabarnya, Verona akan memberikan kontrak satu tahun untuk eks pemain Bayern Munich itu. ‘

Franck Ribery di Pentas Serie A

Pemain bernama lengkap Franck Henry Pierre Ribéry itu datang ke Serie A pada musim 2019. Ia direkrut Fiorentina dari Bayern Munich dengan status bebas transfer.

Kontrak Habis di Fiorentina, Franck Ribery Masih Berpeluang Main di Serie A

Ribery menjalani laga debut di Serie A pada 24 Agustus 2019 saat melawan Napoli. Sayang pada laga debutnya itu, Ribery tak bisa menghindarkan Fiorentina dari kekalahan.

Beberapa minggu kemudian, Ribery mencetak gol perdananya di pentas Serie A saat laga Fiorentina melawan Atalanta pada 22 September. Total Ribery telah mencetak 50 penampilan di Serie A dan mencetak 5 gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Langsung Cetak Dua Gol di Debutnya, Ini Kata Joaquin Correa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Joaquin Correa menjalani debut yang sempurna bersama Inter Milan. Pemain timnas Argentina itu berhasil membawa Nerazzurri menang dengan mencetak dua gol lawan Hellas Verona.

Inter harus susah payah kalahkan Verona dengan skor 3-1, (28/8/21). Nerazzurri harus kebobolan terlebih dahulu sebelum akhirnya berhasil memutar balikkan keadaan di babak kedua.

Correa yang baru diresmikan sebagai pemain Inter pada Kamis (26/8/21) masuk pada menit ke-74 dan langsung memberi impak dengan mencetak dua gol.

Langsung Cetak Dua Gol di Debutnya, Ini Kata Joaquin Correa
@inter_en

“Ini adalah hari yang indah! Saya bermimpi datang ke sini sejak saya masih kecil, untuk pertama kalinya saya mengenakan jersey dan terima kasih Tuhan kami menang berkat gol saya,” ucap Correa seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

“Ini pertama kalinya saya mencetak dua gol dalam debut saya, jadi saya sangat senang dan ingin berterima kasih kepada rekan satu tim saya, pelatih dan klub yang memiliki kepercayaan pada saya dan membuat saya merasa seperti telah berada di sini selama bertahun-tahun.”

“Ada beberapa musim ketika saya tidak mencetak banyak gol, tetapi saya selalu berusaha bekerja untuk tim. Saya mencoba mencetak gol dan hari ini dua gol masuk. Saya mendedikasikan gol untuk keluarga, teman, dan semua orang yang mendukung saya selama sebulan terakhir.”

Joaquin Correa: Saya Hampir ke Inter saat Berusia 16 Tahun

Simone Inzaghi Punya Peran Kunci di Kepindahan Joaquin Correa
inter.it

Correa sempat menjalani trial bersama Inter pada 2013 saat masih memperkuat Estudiantes. Namun Inter memutuskan untuk tidak merekrutnya.

“Saya mendukung Inter sejak kecil karena saya melihat begitu banyak pemain Argentina bermain di sini. Saya juga nyaris (datang) ketika saya berusia 16 tahun dan saya ingin mewujudkannya,” kata Correa.

Dia melanjutkan, “Verona memiliki tim tangguh yang membuat Anda merasa di bawah tekanan, mereka akan melakukannya dengan baik di Serie A musim ini.”

Hasil Hellas Verona vs Inter Milan: Joaquin Correa Luar Biasa!

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Joaquin Correa melakoni debut luar biasa dalam duel Hellas Verona vs Inter Milan. Bagamana tidak, penyerang asal Argetina itu langsung mencatat brace saat melakoni debut sebagai pemain pengganti dan membantu Inter menang 3-1 di Stadion Marc Antonio Bentegodi, Sabtu (28/8/2021) WIB.

Inter, meski menguasai permainan sejak awal laga, sejatinya sempat mendapat tekanan lebih dahulu. Tekanan itu datang akibat gol pembuka yang dicetak Verona melalui Ivan Ilic pada menit ke-15, memanfaatkan kesalahan kiper Samir Handanovic.

Nicolo Barella, Hellas Verona vs Inter Milan - Twitter @Inter_en
Twitter @Inter_en

Ketinggalan dalam tempo relatif singkat membuat Inter terbebani untuk bangkit. Segala upaya dilakukan demi membongkar pertahanan tuan rumah, tapi tak berhasil sampai wasit meniup peluit tanda babap pertama Hellas Verona vs Inter Milan berakhir.

Selepas jeda, permainan Inter mulai membaik. Hasilnya, babak kedua baru berjalan dua menit, gol penyeimbang bisa diciptakan anak asuh Simone Inzaghi melalui sundulan Lautaro Martinez.

Lautaro Martinez gol, Hellas Verona vs Inter Milan - Twitter @Inter_en
Twitter @Inter_en

Joaquin Correa Masuk, Cetak Dua Gol, Inter Menang

Kepercayaan diri Inter meninggi selepas gol balasan tersebut. Akan tetapi, pertahanan Verona mulai rapat dan sulit ditembus kembali. Pada akhirnya, Inzaghi mencoba mengubah taktik dengan menurunkan Correa menggantikan Lautaro pada menit ke-74.

Masuknya Correa dan beberapa pemain lain menambah variasi serangan tim tamu. Buah dari perubahan itu membawa Inter membalikkan kedudukan pada menit ke-83. Sembilan menit setelah masuk lapangan, Correa memaksimalkan umpan Mateo Darmian menjadi gol.

Lautaro Martinez, Hellas Verona vs Inter Milan - Twitter @Inter_en
Twitter @Inter_en

Bahkan, tuah Correa semakin terlihat setelah gol kedua bisa diciptakannya pada injury time babak kedua. Gol itu sekaligus menjadi penanda akhir laga Hellas Verona vs Inter Milan yang berkesudahan 1-3.

Bagi Correa, debutnya terasa luar biasa karena sepanjang sejarah baru ada satu pemain lain yang melakukan sepertinya. Sebelum Correa, pemain lain yang mencetak dua gol dalam debutnya bersama Inter di Serie A adalah Giampaolo Pazzini pada 2011.

Sementara itu, kemenangan ini membuat Inter kian kokoh di puncak klasemen sementara Liga Italia Serie A dengan koleksi 6 poin dari dua laga. Mereka unggul dua angka dari Udinese yang terpaut 2 poin di bawahnya.

Susunan Pemain Hellas Verona vs Inter Milan

Hellas Verona (3-4-2-1): 96-Lorenzo Montipo; 23-Giangiacomo Magnani (Pawel Dawidowicz 74), 21-Koray Guenter, 17-Federico Ceccherini (Nicolo Casale 53); 5-Marco Davide Faraoni (Bosko Sutalo 74), 78-Martin Hongla (Adrien Tameze 74), 14-Ivan Ilic, 8-Darko Lazovic; 18-Matteo Cancellieri (Kevin Lasagna 62), 10-Mattia Zaccagni; 7-Antonin Barak
Pelatih: Eusebio Di Francesco

Inter Milan (3-4-1-1): 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 6-Stefan de Vrij, 95-Alessandro Bastoni; 36-Matteo Darmian, 20-Hakan Calhanoglu (Matias Vecino 87), 77-Marcelo Brozovic (Arturo Vidal 66), 23-Nicolo Barella, 14-van Perisic (Federico Dimarco 66); 10-Lautaro Martinez (Joaquin Correa 74); 9-Edin Dzeko (Stefano Sensi 87)
Pelatih: Simone Inzaghi

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ivan Juric Murka Ditanya Resep Hellas Verona Tahan Napoli

Gamespool new banner

Football5Star.com, Indonesia – Ivan Juric, pelatih Hellas Verona, marah besar setelah laga lawan Napoli di Stadion Diego Armando Maradona, Senin (24/5/2021) dini hari WIB. Gara-garanya, dia ditanya soal resep timnya menahan sang tuan rumah 1-1.

Begitu pertandingan Napoli vs Verona usai, Juric diwawancara oleh Sky Sport Italia. Namun, wawancara tak berjalan lama. Pasalnya, sang pelatih tersinggung oleh pertanyaan pertama yang dilontarkan kepadanya. Sang pewawancara menanyakan resep Verona menahan Napoli

“Itu permulaan yang betul-betul buruk! Ini betul-betul sebuah penghinaan. Saya tak akan menerima pertanyaan macam itu lagi!” kata Ivan Juric seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Juric menambahkan, “Tim saya selalu mengeluarkan segalanya, terlepas dari situasi yang dihadapi ataupun hasil yang diperoleh. Sikap semacam ini (merendahkan Verona) sungguh tak dapat saya terima. Anda harus meminta maaf kepada kami. Anda tak bisa merendahkan kami seperti itu!”

Terlepas dari kemarahan Juric, pertanyaan soal resep Verona menahan Napoli tidaklah berlebihan. Pasalnya, mereka tak meraih kemenangan dalam 8 laga beruntun sebelum lawan Napoli. Mereka pun selalu kalah dalam tiga laga tandang terakhir.

Juric Kerap Sulitkan Tim besar

Hellas Verona asuhan Ivan Juric menggagalkan Napoli tampil di Liga Champions musim depan.
Getty Images

Hal yang membuat penasaran, Hellas Verona yang dilatih Ivan Juric menggagalkan Napoli meraih tiket ke Liga Champions. Hasil imbang 1-1 membuat I Partenopei harus puas lolos ke Liga Europa karena tiket ke Liga Champions disambar Juventus yang sebelumnya berada di posisi kelima.

Akan tetapi, hasil tersebut sebetulnya tidaklah mengejutkan. Meremehkan Verona hanya karena tak lagi punya kepentingan adalah kesalahan besar. Sebelum mengandaskan mimpi Napoli, mereka sudah menunjukkan kegemilangan saat menghadapi tim-tim besar lain.

Sebelum menahan Napoli, Verona sempat menang 2-1 di kandang Lazio dan menghajar AS Roma 3-0. Lalu, Atalanta dikalahkan 2-0 di Stadion Gewiss. Berikutnya, tim asuhan Juric menahan AC Milan dan Juventus.

Hal yang mungkin terlupakan adalah hasil pada pertemuan pertama dengan Napoli pada musim ini. Di Stadion Marc’Antonio Bentegodi, anak-anak asuh Ivan Juric mampu menang 3-1 meskipun sempat tertinggal pada menit pertama oleh gol Hirving Lozano.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter vs Verona: Lagi-lagi Diselamatkan Matteo Darmian

gamespool
Inter vs Verona: Lagi-lagi Diselamatkan Matteo Darmian 21

Football5star.com, Indonesia – Matteo Darmian kembali menjadi pahlawan Inter Milan. Gol Darmian pada menit ke-76 membuat partai Liga Italia antara Inter vs Verona berakhir dengan skor 1-0.

Tampil sebagai tim unggulan, Inter langsung menekan lini belakang Verona. Akan tetapi, permainan disiplin para pemain bertahan Verona membuat Nerazzurri kesulitan menciptakan peluang berarti.

Asyik menyerang, gawang Inter malah hampir kebobolan. Pada menit ke-25, Daniel Bessa nyaris membawa Verona mencuri keunggulan. Namun, sepakannya dari jarak dekat berhasil diblok Samir Handanovic. Bola muntah kemudian jatuh ke kaki Federico Dimarco. Namun, sepakannya melebar.

Memasuki 10 menit terakhir paruh pertama, Inter masih berusaha membangun momentum. Akan tetapi, mereka tetap kesulitan menciptakan peluang berarti dan skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Matteo Darmian - Inter vs Verona - Liga Italia - @inter
twitter.com/inter

Di babak kedua, Verona mulai mengontrol jalannya tempo permainan. Tim tamu sempat mendapat sejumlah peluang untuk mencuri keunggulan di 15 menit pertama paruh kedua.

Pada menit ke-64, Inter menciptakan peluang emas. Lautaro Martinez berhasil melewati tiga pemain belakang Verona sebelum melepas tembakan keras. Namun, tembakannya bisa digagalkan dengan mudah oleh Marco Silvestri.

Empat menit berselang, giliran Achraf Hakimi yang mendapat peluang emas. Namun, sepakan bebasnya hanya bisa membentur tiang gawang Silvestri. Inter akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-76 lewat sepakan terukur pemain pengganti, Matteo Darmian.

Di sisa waktu pertandingan, Verona coba menyamakan kedudukan. Namun, usaha tim tamu gagal membuahkan hasil dan skor 1-0 bertahan hingga wasit membubarkan pertandingan.

Kemenangan ini membuat Inter kian nyaman duduk di puncak klasemen Liga Italia. Mereka hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk bisa mengamankan Scudetto.

SUSUNAN PEMAIN INTER VS VERONA:

Inter: 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 6-Stefan de Vrij, 95-Alessandro Bastoni; 2-Achraf Hakimi (33-Danilo D’Ambrosio 79′), 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Brozovic (5-Roberto Gagliardini 79′), 24-Christian Eriksen (12-Stefano Sensi 65′), 14-Ivan Perisic (36-Matteo Darmian 65′); 9-Romelu Lukaku, 10-Lautaro Martinez (7-Alexis Sanchez 72′)

Pelatih: Antonio Conte

Verona: 1-Marco Silvestri; 17-Federico Ceccherini (27-Pawel Dawidowicz 46′), 23-Giangiacomo Magnani (21-Koray Guenter 46′), 3-Federico Dimarco (13-Destiny Udogie 72′); 5-Davide Faraoni, 61-Adrien Tameze (9-Eddie Salcedo 65′), 14-Ivan Ilic, 8-Darko Lazovic, 7-Antonin Barak, 40-Daniel Bessa (90-Ebrima Colley 77′), 92-Kevin Lasagna

Pelatih: Ivan Juric

Kartu Kuning: Ceccherini 28′, Magnani 42′, Barak 68′

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hellas Verona vs AC Milan: Tanpa Ibrahimovic, Tak Masalah!

Hellas Verona vs AC Milan: Tanpa Ibrahimovic, Tak Masalah! 24

Football5Star.com, Indonesia – Laga Hellas Verona vs AC Milan di Stadio Marc’Atonio Bentegodi, Minggu (7/3/2021) bikin tim tamu terus menjaga asa juara. Mereka sukses menang 2-0 atas Verona meski tanpa Zlatan Ibrahimovic yang absen akibat cedera otot.

Sejak awal laga, Milan memang tampil impresif. Laga baru berusia lima menit, Alexis Saelemaekeres nyaris membuka skor. Tapi, tembakannya masih melambung tinggi.

Menit ke-15, Davide Calabria melepas umpan silang dari sayap kanan, tapi operannya gagal dimaksimalkan Rafael Leao. Tandukanstriker asal Portugal itu melambung di atas mistar gawang Marco Silvestri.

Milan akhirnya memecah kebuntuan menit ke-27. Rade Krunic dengan apik mengeksekusi endangan bebas dengan sempurna. Sepakan gelandang Bosnia itu melesat ke pojok kanan atas gawang Verona.

Pada penghujung babak pertama, Verona mendapat peluang emas. Darko Lazovic mendapat umpan apik dari Giangiacomo Magnanani. Sayang, dia sundulannya masih tak terarah.

Gol Krunic jadi satu-satunya yang tercipta pada babak pertama partai Hellas Verona vs AC Milan. Usai jeda, Milan langsung tancap gas.

Paruh kedua baru berjalan lima menit, Milan berhasil menggandakan kedudukan. Kali ini, Diogo Dalot mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan Saelamakers.

Saelamakers nyaris gantian ikut mencetak gol dalam laga ini. Namun, tembakannya terlalu lemah dan dengan mudah diamankan Silvestri menit ke-60.

Tiga menit jelang laga bubaran, Verona mendapatkan peluang emas dari Andrea Favilli. Namun, tembakannya bisa diblok oleh Alessio Romagnoli.

Partai Hellas Verona vs AC Milan akhirnya bertahan 2-0 buat tim tamu hingga peluit panjang. Kemenangan atas Verona itu bikin Milan kini cuma berselisih dua angka dari Inter Milan di puncak klasemen.

Susunan Pemain:

Verona (3-4-2-1): 1-Marco Silvestri; 23-Giangiacomo Magnani, 21-Koray Guenter (3-Federico Dimarco 57′), 17-Federico Ceccherini; 5-Marco Davide Faraoni, 61-Adrien Tameze, 4-Miguel Veloso (14-Ivan Ilic 57′), 8-Darko Lazovic; 7-Antonin Barak, 20-Mattia Zaccagni (9-ddy Salcedo 54′); 92-Kevin Lasagna (11-Andrea Favilli 74′).

Pelatih: Ivan Juric

AC Milan (4-2-3-1): 99-Gianluigi Donnarumma; 2-Davide Calabria, 13-Alessio Romagnoli, 23-Fikayo Tomori, 5-Diogo Dalot; 18-Soualiho Meite, 79-Franck Kessie; 56-Alexis Saelemaekeres, 33-Rade Krunic, 7-Samu Castillejo (15-Jaen Hauge 78′); 17-Rafael Leao.

Pelatih: Stefano Pioli

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tertinggal 7 Poin dari Inter, Juventus Masih Dipercaya Raih Scudetto

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus gagal mendekati Inter Milan di puncak klasemen. Ini tak lepas dari hasil imbang 1-1 yang mereka raih dari Verona, Minggu (28/2/2021) dinihari WIB.

Tambahan satu poin membuat Juventus kini mengoleksi 46 angka, atau tertinggal tujuh poin dari Inter Milan di puncak klasemen. Jarak bisa kian melebar andai La Beneamata mengalahkan Genoa malam nanti.

Walau begitu hal tersebut rupanya tidak membuat Federico Chiesa menyerah dalam mempertahankan gelar. Dia masih percaya Si Nyonya Tua akan meraih scudetto musim ini.

federico chiesa verona vs juventus juventusfcen
@juventusfcen

“Memang benar kami kehilangan pemain penting dan pemain lain yang tidak dalam performa terbaiknya. Tapi kami adalah Juve dan itu bukan alibi. Sekarang kami fokus pada laga hari Selasa karena kami masih percaya pada scudetto,” kata Chiesa kepada DAZN, Minggu (28/2/2021).

“Saya dan semua orang di sini masih percaya dengan scudetto dan itu akan terus kami perjuangkan sampai akhir,” sambung pemain yang didatangkan dari Fiorentina.

Terkait hasil imbang melawan Verona, ia mengatakan bahwa tuan rumah tampil sangat baik. “kami harus memberikan kredit lebih untuk mereka karena terus menekan kami hingga akhir dan memaksa hasil imbang,” imbuhnya.

“Kami marah dengan hasil ini karena kami seharusnya bisa mempertahankan keunggulan walaupun mereka mampu mengambil kendali saat kami mulai kelelahan pada setengah jam terakhir,” tutup Federico Chiesa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Penyesalan Pelatih Verona Usai Imbangi Juventus

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Verona mampu menahan imbang Juventus 1-1 di stadion Marc Antonio Bentegodi, Minggu (28/2/2021) dinihari WIB. Namun, hasil ini justru disesalkan pelatih Ivan Juric.

Menurut sang pelatih, Verona terlalu banyak melakukan kesalahan dan tidak dalam performa terbaik. Kesalahan ini pula yang membuat Juventus berhasil mencetak gol pada babak pertama.

“Kami membuat banyak kesalahan hari ini dan saya pikir kami tidak menampilkan performa terbaik. Sejujurnya saya menyesal karena ada hal-hal yang bisa kami lakukan dengan lebih baik dan beberapa kesalahan yang sangat dangkal,” kata Juric kepada DAZN, Minggu (28/2/2021).

Ivan Juric - Verona - AC Milan - Spaziocalcio
Spaziocalcio

“Ada banyak perbaikan yang harus dilakukan dan itulah mengapa saya katakan kami hanya memiliki 30 persen dari potensi kami. Saya pikir kami memberi Juventus peluang dan itu tidak mudah karena mereka memiliki Federico Chiesa dan Cristiano Ronaldo,” ia menambahkan.’

Lebih lanjut pelatih asal Kroasia menegaskan Verona tampil lebih mendominasi daripada sang juara bertahan. Ia juga percaya jika bermain seperti ini terus Kevin Lasagna dkk akan terus meningkat dalam hal kualitas.

“Saya melihat operan yang salah, keputusan yang salah, tapi kami benar-benar mendominasi dalam setengah jam terakhir dan jika kami meningkatkan level kualitas kami bisa melakukan lebih banyak lagi,” imbuhnya.

“Saya pikir kali ini kami punya margin untuk peningkatan yang bagus sebagai individu maupun tim,” tutup Ivan Juric.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Juventus Tertahan di Verona, Andrea Pirlo Salahkan Pemain Muda

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus kembali tertahan dalam lanjutan Serie A. Kali ini anak asuh Andrea Pirlo bermain imbang 1-1 melawan Verona, Minggu (28/2/2021) dinihari WIB.

Pada laga yang berlangsung di stadion Marc Antonio Bentegodi, Juventus unggul lebih dulu lewat Cristiano Ronaldo. Tapi keunggulan itu gagal dipertahankan setelah Antonin Barak menyamakan kedudukan di babak kedua.

Usai laga Andrea Pirlo menumpahkan rasa kecewanya. Kali ini yang menjadi sasaran adalah pemain muda yang dianggap tidak memahami keinginannya.

Barak Verona Juve

“Ini mengecewakan karena kami tahu ini akan menjadi laga yang sulit dan harus bekerja keras. Kami berhasil memimpin, kemudian tidak mampu mempertahankannya,” kata Pirlo kpeada DAZN, Minggu (28/2/2021).

“Ada detail-detail kecil yang sayangnya tidak dipahami oleh para pemain muda yang bisa membuat perbedaan dan menghasilkan poin. Saat Anda di depan Anda harus mencoba membawa pulang semua laga. Kami kehilangan banyak pemain berpengalaman dan pemain muda tidak memahami laga,” ia menambahkan

Lebih lanjut, dia sudah memerintahkan dua pemain senior seperti Alex Sandro dan Cristiano Ronaldo untuk lebih vokal di lapangan demi membina para talenta muda Si Nyonya Tya. Tapi nyatanya cara tersebut tidak berhasil.

“Saya meminta Cristiano dan Alex Sandro untuk bicara dengan mereka dan membuat suara mereka didengar. Tapi itu tidak cukup. Lalu saya melihat beberapa pemain yang mulai lelah setelah satu jam dan itu sudah bisa saya duga,” tutup Andrea Pirlo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Pelatih Verona Ingin Pastikan Juventus Tidak Bermain Baik

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Verona akan menjamu Juventus di stadion Marc Antonio Bentegodi, Minggu (28/2/2021) dinihari WIB. Pelatih Ivan Juric mengaku telah menyiapkan strategi terbaik.

Verona menatap laga ini dengan hasil kurang memuaskan. Sempat unggul, mereka harus puas dengan skor imbang 2-2 kala tandang ke Genoa.

Maka dari itu Ivan Juric ingin anak asuhnya tampil sempurna saat menjamu Juventus. Dia ingin memastikan pasukan Andrea Pirlo tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan menuntut anak asuhnya untuk mengubah permainan demi meladeni permainan Si Nyonya Tua.

ivan juric-verona vs juventus
@VelosoHD

“Ketika Anda menghadapi tim seperti Juventus jelas Anda harus tampil sempurna dan memastikan mereka tidak dalam permainan terbaiknya. Anda juga harus berubah. Kami akan memainkan permainan kami,” ujar Juric seperti dilansir Football Italia, Sabtu (27/2/2021).

“Kami adalah tim dengan identitas yang jelas. Hari ini kami berada dalam kondisi 30 persen, itu sangat bergantung pada para pemain. Untuk pertandingan nanti saya belum menentukan starting 11 karena ada beberapa perubahan dalam tim kami,” ia menambahkan.

Keyakinan Ivan Juric kali ini cukup berdasar. Sebab pada pertemuan pertama di stadion Allianz, mereka tampil menjanjikan.

Terbukti Verona mampu menahan imbang Juventus 1-1. Tidak hanya itu, pada lima pertemuan terakhir di Marc Antonio Bentegodi mereka hanya kalah sekali. Dua laga di antaranya bahkan berhasil dimenangkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Pemain Muda Italia Terpental Empat Meter

Football5star.com, Indonesia – Nasib nahas dialami pemain muda Italia milik Verona, Andrea Gresele. Pemain berusia 18 tahun itu tersengat listrik bertegangan tinggi hingga terlempar sejauh empat meter.

Dikutip Football5star.com dari Football Italia, Selasa (9/2/2021), insiden mengerikan itu terjadi saat Gresele keluar bersama sejumlah rekannya. Lantas bagaimana ia bisa sampai tersengat listrik bertegangan tinggi?

Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Pemain Muda Italia Terpental Empat Meter2
tgcom24

Menurut laporan L’Arena, Gresele tersambar kabel tegangan tinggi kereta. Gresele kala itu menyewa rumah dekat stasiun kereta api di Porto San Pancrazio. Pada puku 3 pagi, Gresele iseng mengambil kursi dan memanjat pagar kereta api. Dari sana ia kemudian naik ke atap gerbong, dan langsung tersengat aliran listrik.

“Dia terkena sambaran listri bertegangan tinggi dan jatuh sejauh empat meter. Hal ini menyebabkan dia mengalami patah tulang belakan, hematoma pada tulang tengkorak dan tangan terbakar,” tulis L’Arena.

Sementara itu, menurut laporan tgcom24, pihak terkait kabarnya akan meminta penjelasan secara detail kepada Gresele terkait kecelakan tersebut. Jika terjadi unsur kesengajaan pada kecelakaan tersebut, bukan tidak mungkin Gresele justru akan bertanggung jawab karena melakukan dengan sengaja situasi berbahaya.

Menurut pihak Verona, saat ini Gresele tengah mendapatkan perawatan intensif dari pihak rumah sakit. Verona pun berharap Gresele bisa sembuh dalam waktu cepat.

“Kami bersamamu, milikmu dan kami akan selalu mencintaimu.” tulis akun Twitter Verona.

Andrea Gresele merupakan pemain muda Italia yang berposisi sebagai bek kanan. Pemain kelahiran 18 April 2002 ini sekarang membela tim Verona U-19. Dan sejauh ini, Gresele mampu bermain sebanyak 7 kali dan sumbang 1 asssit untuk Verona U-19.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Kalahkan Verona Bukti Inter Milan Tak Pernah Menyerah

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan sukses mengalahkan Verona 2-1, Kamis (24/12/2020) dinihari WIB. Hasil ini membuat Lautaro Martinez bahagia.

Pada laga di stadion Marc Antonio Bentegodi, Lautaro Martinez membuka keunggulan Inter Milan. Verona sempat menyamakan kedudukan yang diawali blunder Samir Handanovic.

Tapi kemudian Milan Skriniar muncul sebagai pahlawan untuk memastikan kemenangan I Nerazzurri. Usai pertandingan, Lautaro Martinez mengatakan bahwa hasil ini bukti bahwa timnya tak pernah menyerah.

Hellas Verona vs Inter Milan Liga Italia Lautaro Martinez - @inter_en
@inter_en

“Kami menghadapi tim yang kuat hari ini. Tapi kami tidak menyerah. Kami melakukannya dengan baik di babak pertama meskipun kami tidak mencetak gol. Kami menunjukkan determinasi di babak kedua,@ kata Lautaro kepada Sky Sport Italia, Kamis (24/12/2020).

“Hari ini kami memiliki kesempatan bagus dan kami bekerja setiap hari untuk tetap berada di sana. ada pertandingan sulit dan kami memberikan sesuatu yang lebih untuk meraih tiga poin,@ ia menambahkan.

Tambahan tiga angka sempat melambungkan Inter Milan ke puncak klasemen. Tapi hanya berselang dua jam, posisi mereka kembali ke urutan kedua setelah AC Milan mengalahkan Lazio 3-2 di San Siro.

Hasil ini pun menjaga persaingan dua klub kota Milan di klasemen. Keduanya masih terpaut satu angka, di mana I Rossoneri kokoh di singgasana hingga tahun baru dengan mengumpulkan 34 poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Antonio Conte Lega Lautaro Martinez Akhirnya Cetak Gol Lagi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan meneruskan tren kemenangan. Menghadapi Verona di Marc aAntonio Bentegodi, Kamis (24/12/2020) dinihari WIB anak asuh Antonio Conte menang 2-1.

Inter Milan membuka skor lewat Lautaro Martinez pada babak kedua. sempat disamakan oleh Verona, Milan Skriniar akhirnya memastikan tiga poin tim tamu.

Usai pertandingan, Antonio Conte melempar pujian untuk Lautaro Martinez. Ia lega sang bomber akhirnya mencetak gol lagi setelah mandul beberapa laga.

Antonio Conte Tak Terlalu Kecewa Inter Kebobolan Dua Gol Lawan Benevento
@inter_en

“Kami perlu seperti ini terus, tapi musim berjalan sulit. Anda bisa kehilangan poin melawan siapa saja. kami harus tetap fokus setiap saat. Hari ini kami membuktikan bahwa kami ingin menang, kami menunjukkan determinasi,” kata Conte kepada Sky Sport Italia, Kamis (24/12/2020).

“Sangat adil untuk tidak memberi Romelu Lukaku banyak tanggung jawab. Semua orang memiliknya. Hari ini saya senang melihat Lautaro karena ketika penyerang tidak mencetak gol dalam waktu lama, mereka akan gugup. Dan hari ini dia menunjukkan permainan luar biasa,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, sang pelatih mengakui kemenangan di markas Verona tidak diraih dengan mudah. Apalagi tuan rumah memberikan perlawanan sengit sepanjang 90 menit.

“Kami melawan tim yang kuat. Pujian untuk Ivan Juric atas apa yang sudah dia lakukan. Hari ini kami menunjukkan bahwa kami ingin menang dengan segala cara,” tutup Antonio Conte.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Verona vs Inter Milan: Menang 7 Laga Beruntun, Paksa Milan Lengser

gamespool
Verona vs Inter Milan: Menang 7 Laga Beruntun, Paksa Milan Lengser 49

Football5star.com Indonesia – Pertandingan Hellas Verona vs Inter Milan di Stadion Marc Antonio Bentegodi berakhir dengan skor 1-2, Kamis (24/12/2020) WIB. Bagi Inter Milan, ini jadi kemenangan ketujuh beruntun sekaligus mengantarkan ke puncak klasemen sementara Liga Italia menggeser AC Milan.

Meski bermain di kandang lawan, Inter Milan menguasai permainan pada awal pertandingan. Meski begitu, Verona justru yang menciptakan ancaman lebih dahulu. Pada menit ke-29, kombinasi Mattia Zaccagni dan Federico Dimarco menjadi cobaan perdana kiper Samir Handanovic.

Hellas Verona vs Inter Milan Liga Italia - @inter_en

Inter Milan coba membalas melalui kerja sama dua strikernya, Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku. Akan tetapi tekanan I Nerazzurri masih mudah diredam kiper Verona, Marco Silvestri.

Marco Silvestri baru mendapat ujian sesungguhnya saat laga berjalan setengah jam. Serangan cepat Inter Milan melalui Ivan Perisic, Romelu Lukaku, yang dituntaskan Lautaro Martinez, memaksa Silvestri berjibaku menepis bola.

Jual-beli serangan terus tersaji pada babak pertama ini. Meski begitu, upaya kedua tim belum ada yang membuahkan gol. Skor 0-0 menghiasi akhir babak pertama duel Hellas Verona vs Inter Milan.

Lautaro Martinez dan Milan Skriniar Lambungkan Inter Milan

Memasuki babak kedua, Inter Milan kembali tampil agresif. Hasilnya, tujuh menit paruh kedua berlangsung gol yang dinanti akhirnya lahir lewat sepakan voli Lautaro Martinez usai menerima umpan tarik Achraf Hakimi.

Hellas Verona vs Inter Milan Liga Italia Lautaro Martinez - @inter_en

Ketinggalan satu gol membuat Verona semakin meningkatkan tempo serangan. Hasilnya, gol balasan bisa mereka ciptakan pada menit ke-63. Memanfaatkan bola tangkapan Samir Handanovic yang lepas, Ivan Ilic mencocor bola ke dalam gawang dari jarak dekat.

Enam menit setelahnya, Martin Skriniar yang gagal menghambat Ivan Ilic mencetak gol balasan, membayar tuntas kesalahannya. Umpan sepak pojok Marcelo Brozovic disambar Skriniar dengan sundulan yang memaksa kiper Marco Silvestri kembali memungut bola dari gawangnya.

Pada sisa babak kedua, Inter Milan memiliki sejumlah kesempatan untuk menambah gol. Akan tetapi, peluang-peluang yang didapat Romelu Lukaku masih belum bisa menjadi gol tambahan. Bahkan, satu gol pada pengujung laga pun tak disahkan.

Sampai wasit Piero Giacomelli meniup peluit tanda babak kedua usai, duel Hellas Verona vs Inter Milan berakhir dengan skor 1-2. Ini menjadi kemenangan ketujuh beruntun yang dicapai di Liga Italia Serie A musim ini.

Tambahan tiga angka membawa Inter Milan untuk sementara naik ke puncak klasemen menggusur AC Milan. Posisi itu bisa berubah lagi jika Milan menang atas Lazio yang akan berlaga setelahnya.

SUSUNAN PEMAIN HELLAS VERONA vs INTER MILAN

HELLAS VERONA (3-4-2-1): 1-Marco Silvestri; 27-Pawel Dawidowicz (Matteo Lovato 31), 23-Giangiacomo Magnani, 17-Federico Ceccherini; 5-Marco Davide Faraoni, 61-Adrien Tameze, 4-Miguel Veloso, 3-Federico Dimarco; 90-Ebrima Colley (Kevin Rueegg 53), 20-Mattia Zaccagni (Darko Lazovic 53); 9-Eddy Salcedo (Ivan Ilic 46)
Pelatih: Ivan Juric

INTER MILAN (3-4-3): 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 6-Stefan de Vrij, 95-Alessandro Bastoni; 2-Achraf Hakimi, 77-Marcelo Brozovic, 23-Nicolo Barella, 15-Ashley Young; 10-Lautaro Martinez (Roberto Gagliardini 87), 9-Romelu Lukaku, 14-Ivan Perisic (Arturo Vidal 70)
Pelatih: Antonio Conte

Wasit: Piero Giacomelli

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Eks Milan dan Inter, Giampaolo Pazzini, Resmi Umumkan Pensiun

gamespool
Eks Milan dan Inter, Giampaolo Pazzini, Resmi Umumkan Pensiun 55

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Italia, Giampaolo Pazzini, resmi mengumumkan untuk gantung sepatu dari dunia sepak bola pada usia 36 tahun. Pazzini bermain sebagai pesepak bola profesional selama 17 tahun. Pengumuman ini diumumkan lewat akun sosial medianya.

“Selamat tinggal calcio! Sudah lebih dari 30 tahun sejak kami bertemu … Saya masih kecil saat pertama kali memegang bola di tangan saya dan sejak saat itu Anda menjadi seperti teman yang tidak terpisahkan bagi saya,” tulis Pazzini seperti dikutip Football5Star.com dari akun Instagramnya.

cassano.pazzini

“Saya bisa terus menjalani sedikit lebih banyak perasaan dan emosi yang hanya bisa diberikan kepada saya. Mungkin ya. Anak di dalam diri saya ingin terus melakukannya, tetapi pria itu memberi tahu saya bahwa sudah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal juga karena saya sudah tahu bahwa saya akan merindukan semua ini bahkan dalam 20, 30, 40 tahun, jadi: Terima kasih untuk semuanya!”

Perjalanan Karier

Pazzini merupakan produk akademi Atalanta dan berhasil melakukan debutnya pada 2003. Saat itu Pazzini bermain sebagai bek kiri dan langsung diganti perannya menjadi seorang penyerang.

Eks Milan dan Inter, Giampaolo Pazzini, Resmi Umumkan Pensiun
Tuttomercatoweb

Dia pindah ke Fiorentina pada 2005 dan berduet dengan Luca Toni. Kedatangan Alberto Gilardino dan Adrian Mutu membuat dia harus pindah untuk mendapatkan jam bermain yang layak. Pada Januari 2009 dia pindah ke Sampdoria.

Barulah performa terbaiknya muncul. Duetnya dengan Antonio Cassano di lini depan Sampdoria mengantarkan Il Samp masuk ke play-off Liga Champions karena finis di 4 besar pada musim 2009-10. Musim itu juga merupakan musim terbaik Pazzini di Serie A secara statistik dimana dia mencetak 19 gol.

Impiannya untuk bermain di tim besar terwujud ketika dia pindah ke Inter pada Januari 2011. Dia diplot menggantikan Diego Milito yang saat itu performanya menurun dan sering dilanda cedera. Dala setengah musimnya, Il Pazzo berhasil mencetak 11 gol dan membawa Inter mempertahankan gelar Coppa Italia.

Eks Milan dan Inter, Giampaolo Pazzini, Resmi Umumkan Pensiun
Zimbio

Performanya menurun pada musim keduanya di Inter dan membuat dia ditukar oleh Cassano ke AC Milan pada 2012. Namun Rossoneri saat itu memang sedang dalam masa transisi dan kariernya meredup.

Giampaolo Pazzini menutup kariernya di Hellas Verona setelah mereka tak memperpanjang kontraknya pada musim panas lalu. Total Pazzini mencatatkan 569 penampilan dan 190 gol. Dia juga berhasil mendapatkan 25 caps untuk timnas Italia dan mencetak 4 gol. Coppa Italia bersama Inter merupakan satu-satunya gelar yang dia dapatkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AC Milan vs Verona: Dramatis! Ibrahimovic Selamatkan Rossoneri dari Kekalahan

gamespool
AC Milan vs Verona: Dramatis! Ibrahimovic Selamatkan Rossoneri dari Kekalahan 58

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan lanjutan Serie A yang mempertemukan AC Milan vs Verona. Laga berakhir 2-2 dengan Zlatan Ibrahimovic mencetak gol di penghujung laga.

Verona yang lebih dulu mendapat kesempatan pada menit ke-5, Mattia Zaccagni memberi umpan ke Nikola Kalinic yang melepaskan tembakan, namun berhasil ditepis Gigi Donnarumma.

Namun hanya berjarak satu menit, Verona unggul. Federico Ceccherini menyundul bola dan membentur mistar gawang, namun bola liar langsung disambar oleh Antonin Barak dan masuk ke gawang.

Verona lagi-lagi mencetak gol, pada menit ke-19. Tendangan Mattia Zaccagni melebar, sebelum mengenai Davide Calabria yang membelokkan bola ke gawang.

Milan dapat kesempatan pada menit ke-23, lewat tendangan jarak jauh Rafael Leao, tapi Marco Silvestri berhasil menepisnya.

Rossoneri akhirnya berhasil mencetak gol pada menit ke-27. Umpan dari Alexis Saelemaekers berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Franck Kessie dan membentur Giangiacomo Magnani.

Babak pertama berakhir dengan skor 2-1.

Babak kedua dimulai lewat kesempatan dari mantan pemain Inter, Federico Dimarco, tapi sayang tendangannya melebar tipis diatas gawang.

AC Milan berhasil mencetak gol lewat Hakan Calhanoglu pada menit ke-51. Namun gol dianulir karena pemain asal Turki itu berada pada posisi offside.

Marko Silvestri melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-63 setelah menepis tendangan Theo Hernandez. Namun hanya berjarak satu menit, Milan mendapatkan penalti setelah Matteo Lovati melanggar Kessie. Namun luar biasa, Zlatan Ibrahimovic yang menjadi algojo menendang bola ke atas gawang.

Rossoneri hampir mencetak gol pada menit ke-75 lewat tendangan penjuru, Ibrahimovic berhasil menanduk bola, namun membentur tiang gawang.

Akhirnya Milan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-89, Davide Calabria berhasil mencetak gol. TAPI, VAR mengintervensi, gol dianulir! karena Calabria menerima umpan dari tangan Ibrahimovic..

DRAMATIS! Ibrahimovic menyamakan kedudukan pada menit ke-92. Umpan dari Brahim Diaz berhasil ditanduk oleh Zlatan.

Laga AC Milan vs Verona berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

Susunan Formasi AC Milan vs Verona

AC Milan (4-2-3-1): 99-Gigi Donnarumma; 2-Davide Calabria, 24-Simon Kjaer, 46-Matteo Gabbia, 19-Theo Hernandez; 4-Ismael Bennacer, 79-Franck Kessie; 56-Alexis Saelemaekers (12-Ante Rebic), 10-Hakan Calhanoglu (15-Jens Hauge), 17-Rafael Leao (21-Brahim Diaz); 11-Zlatan Ibrahimovic.

Pelatih: Stefano Pioli.

Hellas Verona (3-4-3): 1-Marco Silvestri; 17-Federico Ceccherini, 6-Matteo Lovati, 23-Giangiacomo Magnani (15-Yildrim Cetin); 8-Darko Lazovic, 27-Pawel Dawidwicz (61-Adrien Tameze), 14-Ivan Ilic (13-Iyenoma Udogie), 3-Federico Dimarco; 7-Antonin Barak, 29-Nikola Kalinic (90-Ebrima Colley), 20-Mattia Zaccagni.

Pelatih: Ivan Juric.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Pelatih Verona Terkejut Lihat Kehebatan Ibrahimovic Musim Ini

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Verona akan tandang ke San Siro untuk menghadapi AC Milan, Senin (9/11/2020) dinihari WIB. Pelatih tim tamu, Ivan Juric, memuji penampilan tuan rumah musim ini, terutama sang bintang, Zlatan Ibrahimovic.

Ivan Juric bahkan kaget melihat Zlatan Ibrahimovic tetap gemilang musim ini. Di usianya yang sudah 39 tahun sang bomber berhasil mencetak tujuh gol dan menjadi top skorer Serie A sementara.

“Ibra mengejutkan smeua orang. Saya terkejut dengan permainannya. Tapi pada pertandingan nanti saya berharap tidak dalam keadaan fit,” ujar pelatih asal Kroasia seperti dikutip Football5star dari Gazzetta dello Sport, Sabtu (7/11/2020).

Ivan Juric - Verona - AC Milan - Spaziocalcio
Spaziocalcio

“Ibra masih membuat perbedaan dalam gerakan, teknik, dan semangatnya. Dia adalah pemain top. Tidak ada pelatih yang tidak menginginkan pemain sepertinya, begitu pula dengan saya,” ia menambahkan.

Moncernya performa bomber 29 tahun sejalan dengan capaian AC Milan sejauh ini. Mereka masih memuncaki klasemen Serie A dengan catatan belum terkalahkan.

Bagi Ivan Juric, I Rossoneri memang pantas berada di puncak klasemen. Pasalnya mereka memainkan sepak bola modern.

“Milan telah meningkatkan kualitas dibandingkan musim lalu. Mereka memainkan sepak bola yang sangat modern, mereka banyak berlari. Mereka seperti yang sehat,” tegasnya.

“Saya pikir mereka memainkan sepak bola yang hebat. Jika Anda membiarkan mereka bermain mereka akan melakukannya. Tapi jika Anda menghalangi, mereka masih bisa mengandalkan Ibrahimovic lewat bola panjang,” tutup Ivan Juric.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lawan Verona, Romagnoli Takut Kekalahan dari Lille Terulang

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – AC Milan masih dihantui hasil lawan Lille jelang menjamu Verona dalam lanjutan Serie A, Senin (9/11/2020) dinihari WIB. Hal ini pun diakui oleh kapten tim, Alessio Romagnoli.

Seperti diketahui, AC Milan dikejutkan Lille pada ajang Liga Europa tengah pekan. Di luar dugaan mereka takluk 0-3 di San Siro. Itu sekaligus jadi kekalahan perdana I Rossoneri musim ini.

Kini jelang menghadapi Verona, Alessio Romagnoli masih takut hasil serupa terulang. Karena menurutnya klub Prancis dan anak asuh Ivan Juric punya banyak kesamaan.

alessio romagnoli milannews24
milannews24.com

“Kami tahu itu pertandingan yang sulit, mereka lebih baik dari kami. Itu saja, tidak ada dampak positif atau alasan lainnya. Lille bermain seperti Verona. Punya kecepatan, bermain sangat agresif dan cepat,” ujar sang kapten seperti dikutip Football5star dari Milan TV, Sabtu (7/11/2020).

“Ini masalah serius. Saya pikir saya bisa kembali lebih cepat tapi kemudian semuanya jadi berlarut-larut. Tapi saya berharap semuanya sudah berakhir sekarang,” sambungnya.

Terkait penampilannya, mantan pemain AS Roma ingin memberi kontribusi maksimal untuk I Rossoneri. Ia berharap bisa dimainkan di semua pertandingan dan terhindar dari cedera.

“Sejujurnya saya ingin memainkan semua pertandingan. Tapi semua terserah pelatih yang mengambil keputusan. Saya merasa siap dan baik-baik saja. Ini adalah waktu untuk saya membuktikan di lapangan,” tutup Alessio Romagnoli.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Juventus vs Verona: Bianconeri Hampir Ditekuk VAR dan Mantan

gamespool
Juventus vs Verona: Bianconeri Hampir Ditekuk VAR dan Mantan 67

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan pekan ke-5 Serie A antara Juventus vs Verona di Stadion Juventus, Senin (26/10/2020) berakhir dengan skor 1-1. Verona sempat unggul terlebih dahulu lewat aksi mantan pemain Bianconeri, Andrea Favilli. Beruntung Dejan Kulusevski mampu menyamakan kedudukan.

Di babak pertama, Juventus tampil dominan. Sejak menit awal pertandingan, anak asuh Andrea Pirlo tersebut membuat lini belakang Verona kocar kacir. Meski begitu Verona bukan tanpa peluang. Buktinya pada menit ke-16, Ebrima Colley mampu cetak gol namun sayang gol tersebut dianulir karena si pemain terperangkap offside.

Tak berselang lama, Juve mendapat kesempatan emas lewat Federico Bernardeschi. Sayang peluang eks pemain Fiorentina itu tak berbuah gol meski sudah one by one dengan kiper Verona, Marco Silvestri.

Menit ke-41, Juve kembali mendapat peluang bagus. Namun sepakan keras Juan Cuadrado masih membentur mistar gawang Verona. Di masa injury time, Juve sempat mencetak gol lewat aksi Alvaro Morata. Striker Spanyol itu cetak gol dengan cara mencungkil bola melewati Silvestri.

Nahas bagi Juve, gol tersebut dianulir VAR karena menganggap Alvaro Morata berada di posisi offside sebelum mencetak gol. Babak pertama berakhir dengan tanpa gol. Di babak kedua, Verona sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Andrea Favilli di menit ke-60.

Namun pada menit ke-77, Dejan Kulusevski mampu menyamakan kedudukan setelah mendapat umpan dari Alvaro Morata.

Susunan pemain Juventus vs Verona:

Juventus:

Juventus: Wojciech Szczesny; Danilo, Leonardo Bonucci, Merih Demiral; Juan Cuadrado, Arthur, Adrien Rabiot, Federico Bernardeschi; Aaron Ramsey; Paulo Dybala, Alvaro Morata.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Andrea Pirlo

Verona: Marco Silvestri, Federico Ceccherini, Matteo Lovato, Alan Empereur, Marco Davide Faraoni (captain), Ronaldo Vieira, Adrien Tameze, Darko Lazovic, Ebrima Colley, Mattia Zaccagni, Nikola Kalinic.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Ivan Jurić

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Andrea Pirlo Pastikan Paulo Dybala Starter Lawan Verona

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Paulo Dybala akan kembali ke starting eleven Juventus saat menghadapi Verona, Senin (26/10/2020) dinihari WIB. Kepastian ini disampaikan sang pelatih, Andrea Pirlo.

Pada dua laga sebelumnya Paulo Dybala selalu diturunkan pada babak kedua. Tapi kali ini sang bomber sudah siap tampil sejak menit pertama.

Andrea Pirlo menilai pemain asal Argentina sudah dalam kondisi terbaik. Dia juga menjelaskan keadaan sebenarnya sang bomber selama ini yang beberapa kali dicadangkan.

Andrea Pirlo membawa pendekatan berbeda dari gaya main Maurizio Sarri di Juventus musim lalu.
tuttosport

“Saya bisa mengonfirmasi Dybala akan main lawan verona. Dia menunjukkan kemajuan yang bagus dalam latihan dan dia layak bermain sejak awal. Saya selalu bilang ini masalah waktu karena dia mengalami cedera,” ujar Pirlo kepada Sky Sport Italia, Minggu (25/10/2020).

“Dia dua kali berada di bangku cadangan tanpa bermain. Itu terjadi karena kami bermain dengan 10 orang. Lalu dia bermain di Kiev sebagai pemain pengganti. Jadi kali ini saya membenarkan dia akan bermain sejak awal,” ia menambahkan.

Kendati sudah bisa memastikan Paulo Dybala kembali bermain, klub berjuluk Si Nyonya Tua masih kehilangan Cristiano Ronaldo yang masih positif covid-19. Sedangkan Weston McKennie yang sudah negatif covid-19 masih diragukan tampil karena masalah kebugaran.

Juventus dituntut untuk menang saat menjamu Verona di Allianz. Maklum saja mereka melalui dua laga terakhir Serie A tanpa kemenangan.

Verona Ingin Perpanjang Rekor Tidak Menang Juventus

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Verona akan tandang ke stadion Allianz untuk menghadapi Juventus, Senin (26/10/2020) dinihari WIB. Kendati bermain di kandang lawan pelatih Ivan Juric yakin dengan kans timnya.

Saat ini Verona sedang dalam kondisi bagus. Dari empat pertandingan Serie A mereka hanya kalah sekali. Catatan ini pula yang membuat Ivan Juric percaya anak asuhnya bisa mencuri poin di Juventus.

“Tim baik-baik saja, kami tiba dengan motivasi tinggi, apalagi Barak sudah bisa bermain lagi. Melawan Juve selalu spesial dan menarik. Kami akan memainkan permainan kami,” ujar Juric seperti dikutip Football5star dari Sky Sport Italia, Sabtu (24/10/2020).

ivan juric-verona vs juventus
@VelosoHD

“Dalam situasi tertentu kami bermain sesuai dengan keinginan, dan situasi terakhir kami sangat baik. Kami tahu punya peluang yang bagus untuk mendapatkan poin di sini,” ia menambahkan.

Sementara itu pelatih asal Kroasia belum bisa memastikan apakah bomber anyarnya, Nikola Kalinic, bisa dimainkan atau tidak. Dia masih akan melihat perkembangan terakhir sang pemain.

“Dia bekerja keras dan berusaha untuk kembali bugar dan bermain bersama kami. Tapi dia masih membutuhkan sedikit waktu. Mari kita lihat apakah dia bisa mengamankan tempatnya atau tidak. Tapi saya ingin memasukkannya secara bertahap,” sambung Ivan Juric.

Di sisi lain, Juventus memang belum meraih kemenangan lagi di Serie A. Dua laga terakhir mereka selalu bermain imbang melawan AS Roma dan Crotone.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AS Roma Resmi Kalah 0-3 dari Veronakarena Memainkan Diawara

gamespool
AS Roma Resmi Kalah 0-3 dari Veronakarena Memainkan Diawara 77

Football5Star.com, Indonesia – AS Roma resmi dinyatakan kalah 0-3 pada laga melawan Hellas Verona pada Minggu, (20/9/20) karena memainkan Amadou Diawara. Mantan pemain Napoli itu didaftarkan pada skuad U-22, padahal usianya sudah 23 tahun.

Laga itu sebenarnya berakhir dengan skor 0-0. Banyak sekali peluang yang disiasiakan kedua tim. Kesempatan Verona membentur tiang dua kali lewat Adrien Tameze dan Federico Dimarco. Sedangkan dari Roma, kesempatan dari Leonardo Spinazzola juga membentur mistar gawang.

Sudah Bermain Imbang, AS Roma Kini Terancam Kalah Lawan Verona, Kok Bisa
Goal

Namun, Roma memainkan Diawara yang terdaftar sebagai pemain U-22. Giallorosi lupa memasukkan Diawara ke daftar skuad utama karena dia baru berulang tahun ke-23 pada Juli lalu. Karena hal itu, Lega Serie A resmi menjatuhkan sanksi setelah Roma gagal melakukan banding.

Roma sempat berdalih ini bukan kesalahan yang mempengaruhi permainan, karena masih ada empat slot kosong di daftar skuad senior yang bisa diambil Diawara jika berada di bagian yang benar. Tapi pihak Serie A menolak pembelaan itu. Alhasil, preseden dalam situasi ini mengkonfirmasi Roma dihukum dengan kalah 3-0 dari Verona.

Hal ini juga pernah terjadi pada Sassuolo di 2016 lalu dan Neroverdi juga mendapat hukuman kalah dengan skor 0-3 kala itu. Dengan hasil ini AS Roma langsung turun ke posisi ke-19 klasemen sementara dan Verona langsung naik ke posisi ke-2.

AS Roma akan kembali melanjutkan petualangannya di Serie A melawan sang juara bertahan Juventus, pada Senin (28/9/20).

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sudah Bermain Imbang, AS Roma Kini Terancam Kalah Lawan Verona, Kok Bisa?

gamespool
Sudah Bermain Imbang, AS Roma Kini Terancam Kalah Lawan Verona, Kok Bisa? 81

Football5Star.com, Indonesia – AS Roma terancam kalah 3-0 di laga melawan Hellas Verona pada Minggu (20/9/20). Padahal laga itu berakhir dengan skor 0-0. Mengapa demikian?

Menurut laporan Football5Star.com dari La Gazetta dello Sport, itu karena AS Roma memainkan Amadou Diawara yang dikabarkan tidak terdaftar dalam skuad utama. Diawara masih teregistrasi ke dalam skuad U-22 bukan ke dalam skuad utama.

Permasalahnya adalah Diawara sudah berulang tahun ke-23 pada 17 Juli lalu dan AS Roma menempatkan sang pemain di daftar yang salah. Karena hal itu, dikhawatirkan Roma melanggar peraturan dan akan kalah dengan skor 3-0. Hal ini juga pernah terjadi pada Sassuolo di 2016 lalu dan Neroverdi mendapat hukuman kalah dengan skor 3-0.

Sudah Bermain Imbang, AS Roma Kini Terancam Kalah Lawan Verona, Kok Bisa
lapsi.al

Roma siap mengajukan banding, mereka memastikan bahwa kesalahan tersebut adalah dengan itikad baik dan hanya kesalahan dalam dokumen.

Pada laga itu sendiri walaupun berakhir dengan skor kacamata. Banyak sekali peluang yang disiasiakan kedua tim. Kesempatan Verona membentur tiang dua kali lewat Adrien Tameze dan Federico Dimarco. Sedangkan dari Roma, kesempatan dari Leonardo Spinazzola juga membentur mistar gawang.

Giallorosi bermain tanpa penyerang karena Edin Dzeko sedang dalam tahap proses bernegosiasi dengan Juventus. Walaupun hal itu hampir dipastikan batal karena Juventus akhirnya lebih memilih Alvaro Morata.

AS Roma akan kembali melanjutkan petualangannya di Serie A melawan sang juara bertahan Juventus, pada Senin (28/9/20).

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Verona vs AS Roma: Gialloblu Tahan Imbang Serigala Ibu Kota

gamespool
Verona vs AS Roma: Gialloblu Tahan Imbang Serigala Ibu Kota 85

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan pekan pertama Serie A 2020-21 antara Verona vs AS Roma di Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (20/9/2020) berakhir tanpa pemenang. Kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Tidak adanya Edin Dzeko di kubu AS Roma terlihat sangat mempengaruhi lini depan Serigala Ibu Kota. Roma sendiri di awal babak pertama sempat mendominasi jalannya pertandingan. Henrikh Mkhitaryan dan kawan-kawan mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Verona vs AS Roma: 	Gialloblu Tahan Imbang Serigala Ibu Kota
twitter.com/ASRomaEN

Namun rapatnya barisan pertahanan tuan rumah membuat sejumlah peluang tak bisa dikonversi menjadi gol. Kedudukan 0-0 pun mengakhiri babak pertama laga Hellas Verona vs AS Roma. Memasuki babak kedua, Hellas Verona mencari peluang untuk mendapatkan gol. Namun, sama seperti Roma, peluang mereka tak berarti dan gagal membuahkan hasil.

Pada pertengahan babak kedua, Roma kembali menguasai jalannya pertandingan. Berbagai peluang emas yang diciptakan Pedro dan Mkhitaryan juga masih belum membuahkan hasil dan Roma tak menyerah.

I Giallorossi berupaya untuk bisa meraih poin penuh di pekan pertama. Anak asuh Paulo Fonseca terus menekan lini belakang Verona di babak kedua. Namun lagi-lahi displin menerpakan permainan bertahan membuat gawang Verona tak kebobola hingga wasit meniup peluit panjang. Skor kaca mata jadi hasil akhir laga Verona vs AS Roma.

Susunan pemain kedua tim:

Verona (3-4-2-1): Silvestri; Cetin, Gunter (67′ Ruegg), Empereur (19′ Lovato); Faraoni, Veloso, Tameze (67′ Barak), Dimarco; Danzi, Tupta (46′ Zaccagni); Di Carmine (78′ Ilic)

Kartu kuning: Danzi, Di Carmine

Kartu merah:

Pelatih: Ivan Jurić

AS Roma (3-4-2-1): Mirante; Ibanez, Crsitante, Mancini; Spinazzola, Veretout, Diawara, Karsdorp; Pedro, Lorenzo Pellegrini; Mkhitaryan.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Paulo Fonseca

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hellas Verona vs Lazio: Immobile Lewati Jumlah Gol Legenda Inter

dinasti
Hellas Verona vs Lazio: Immobile Lewati Jumlah Gol Legenda Inter 88

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan pekan ke-36 Serie A antara Hellas Verona vs Lazio di Stadion Stadio Marc’Antonio Bentegodi, Senin (27/7/2020) berakhir dengan skor 1-5 untuk kemenangan tim tamu. Striker Lazio, Ciro Immobile pada laga ini menyumbang tiga gol yang membuatnya sudah mengoleksi 34 gol di musim 2019-20.

Pada babak pertama, Verona sebagai tim tuan rumah tertekan di menit-menit awal pertandingan. Anak asuh Ivan Juric itu beberapa kali harus kerepotan dengan skema serangan Lazio.

Namun di pertengahan babak pertama, Verona justru mencuri gol terlebih dahulu. Pada menit ke-39, Sofyan Amrabat sukses mencetak gol lewat eksekusi penalti. 1-0 Verona memimpin.

Lazio baru bisa menyamakan kedudukan pada injury time babak pertama. Wasit kembali memberi hadiah penalti, kali ini untuk tim tamu. Ciro Immobile yang jadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membuat Lazio menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol Immobile ini membuat ia jadi pemain asli Italia pertama selama 91 tahun yang mampu mencetak 34 gol dalam satu musim. Sebelumnya ada nama legenda Inter, Giuseppe Meazza dengan 33 gol di musim 1928-29 dan Gino Rossetti di musim yang sama dengan koleksi 36 gol.

Di babak kedua, Lazio mengubah gaya permainan. Dua gol sukses dicetak oleh mereka, masing-masing dicetak oleh Sergej Milinkovic-Savic di menit ke-56 dan Joaquin Correa di menit ke-63. Pada menit ke-83, Immobile mencetak gol keduanya di laga ini.

Di menit akhir pertandingan, Lazio mendapat penalti dan Immobile sukses jadi algojo sekaligus cetak hat-trick di laga ini. Hingga akhir pertandingan skor tak berubah 5-1 untuk kemenangan Lazio.

Kemenangan ini membuat Lazio kini memiliki jumlah poin sama dengan peringkat 4, Atalanta, 75 poin. Namun anak asuh Simone Inzaghi ini kalah jumlah agregat gol.

Susunan pemain kedua tim:

Hellas Verona: 96-Radunovic; 5-Faraoni, 13-Rrahmani, 21- K Gunter, 88-Razovic, 34-Amrabat, 4-Veloso, 20-Zaccagni, 32-Pessina, 8-Eysseric, 16-Fabio Borini.

Kartu kuning: Amir Rrahmani

Kartu merah:

Pelatih: Ivan Jurić

Lazio: 1. Strakosha; 3-Luis Felipe, 33-Acerbi, 4-Patric; 8-Anderson, 10-Alberto, 16-Parolo, 21-Milinkovic-Savic, 77-Marusic; 11-Correa, 17-Ciro Immobile. Pelatih: Simone Inzaghi

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Simone Inzaghi

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Atalanta Enggan Sesali Hasil Imbang di Markas Hellas Verona

dinasti
Atalanta Enggan Sesali Hasil Imbang di Markas Hellas Verona 92

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, tak ingin terlalu memusingkan mengenai kegagalan anak asuhnya meraih tiga poin di markas Hellas Verona malam tadi. Menurut Gasperini, Hellas Verona memang pantas mendapat satu poin.

Satu poin yang didapat di markas Hellas Verona membuat posisi Atalanta di peringkat dua klasemen Liga Italia rawan tergusur. Mereka akan turuk ke peringkat empat apabila Lazio dan Inter Milan sukses mengalahkan lawannya masing-masing.

“Kami menunjukkan performa yang cukup baik melawan tim yang berusaha membuktikan diri setelah menelan kekalahan kontroversial melawan AS Roma,” ujar Gian Piero Gasperini seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman Football Italia.

Hellas Verona - Atalanta - Gian Piero Gasperini - @atalantabc
instagram.com/atalantabc

“Kami kurang tajam di babak pertama dan Verona berhasil menunjukkan reaksi bagus ketika kebobolan. Kami seharusnya bisa mengakhiri pertandingan ini lebih awal. Tapi, satu poin dari sini merupakan hasil yang cukup bagus buat saya,” sambung Gasperini.

Lebih lanjut, Gasperini melempar kritik kepada barisan penyerang Atalanta. Menurut Gasperini, Duvan Zapata cs tampil kurang maksimal karena hanya mampu mencetak satu gol meski memiliki cukup banyak peluang.

“Kami memang bukan tim yang dipenuhi pelari cepat. Di pertandingan ini, kami kekurangan kualitas mumpuni di daerah pertahanan lawan,” ujar Gasperini.

“Kami seharusnya bisa mencetak cukup banyak gol karena berhasil menciptakan cukup banyak peluang,” tandas pelatih berusia 62 tahun itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Verona vs Atalanta: La Dea Tertahan di Marc Antonio Bentegodi

dinasti
Verona vs Atalanta: La Dea Tertahan di Marc Antonio Bentegodi 95

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan Serie A pekan ke-34 Serie A antara Verona vs Atalanta berakhir imbang 1-1. Dengan hasil ini, Atalanta memangkas jarak 6 poin dengan Juventus. Tapi Juve baru akan bermain pada Selasa (21/7/20).

Atalanta mendapat kesempatan pertama pada menit ke-13. Duvan Zapata melakukan umpan backheel cantik kepada Mario Pasalic. Tapi tendangan mantan pemain Chelsea itu berhasil ditepis oleh Marco Silvestri.

Verona mendapat kesempatan pada menit ke-22 ketika tendangan jarak jauh Marco Faraoni berhasil ditepis oleh Pierluigi Gollini.

Zapata kali ini yang mendapatkan kesempatan pada menit ke-41, tapi tendangan keras kaki kirinya berhasil dimentahkan oleh Silvestri. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua dimulai dengan Atalanta yang akhirnya berhasil mencetak gol. Koray Guenter melakukan blunder karena kehilangan bola, Zapata langsung mengambil bola dan dengan tenang memasukkan bola ke gawang Silvestri.

Verona langsung berusaha membalas pada menit ke-55, umpan cantik Miguel Veloso berhasil disambar oleh Marco Faraoni, tapi Gollini berhasil menepisnya.

Verona akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-58. Tendangan Amir Rrahmani berhasil ditepis oleh Gollini, tetapi bola rebound berhasil disambar oleh Matteo Pessina yang merupakan pemain pinjaman dari Atalanta.

La Dea hampir saja langsung kembali unggul, tetapi Silvestri secara luar biasa berhasil menepis dua tendangan sekaligus, yang pertama dari Papu Gomez dan kedua dari Zapata.

Kedua tim sama-sama saling serang selama sisa pertandingan, tetapi tak ada gol yang tercipta, dan kedua kiper baik Silvestri maupun Gollini sama-sama melakukan beberapa penyelamatan.

Mario Pasalic hampir bisa menjadi pahlawan pada menit-menit akhir pertandingan, tetapi tendangannya melebar tipis di sisi kanan gawang Silvestri. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan Formasi Verona vs Atalanta:

Verona (3-4-3): 1-Marco Silvestri; 13-Amir Rrahmani, 21-Koray Guenter (6-Matteo Lovato), 33-Alan Empereur; 5-Marco Faraoni, 34-Sofyan Amrabat, 4-Miguel Veloso, 88-Darko Lazovic (23-Federico Dimarco); 32-Matteo Pessina, 20-Mattia Zaccagni (16-Fabio Borini), 29-Eddy Salcedo (10-Samuel Di Carmine).

Pelatih: Ivan Juric.

Atalanta (3-4-3): 95-Pierluigi Gollini, 2-Rafael Toloi, 6-Jose Palomino (3-Mattia Caldara), 19-Berat Djimsiti; 33-Hans Hateboer, 88-Mario Pasalic, 11-Remo Freuler (15-Marten de Roon), 8-Robin Gosens (21-Timothy Castagne); 18-Ruslan Malinovsky (9-Luis Muriel), 91-Duvan Zapata, 10-Papu Gomez.

Pelatih: Gian Piero Gasperini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AS Roma vs Verona: Giallorossi Perlebar Jarak dengan Napoli

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan Serie A antara AS Roma vs Verona berakhir untuk kemenangan tuan rumah 2-1. Roma lebih dahulu mencetak dua gol lewat penalti Jordan Veretout dan sundulan Edin Dzeko sebelum diperkecil oleh Matteo Pessina. Dengan hasil ini, Roma berhasil tetap di peringkat ke-5 dan memperlebar jarak menjadi 5 poin dengan Napoli yang sebelumnya ditahan imbang Bologna

Roma mendapat penalti pada menit ke-7 ketika Lorenzo Pellegrini dilanggar oleh Alan Empereur. Jordan Veretout dengan tenang berhasil mengeksekusi penalti.

Leonardo Spinazzola hampir bisa menggandakan kedudukan, tapi tendangannya terdeflek dan hampir masuk ke gawang Pau Lopez.

Henrikh Mkhitaryan miliki kesempatan emas pada menit ke-27, tapi tendangannya membentur tiang gawang setelah mendapat umpan dari Edin Dzeko.

Pada akhir babak pertama, Roma berhasil mempelebar jarak, umpan dari Spinazzola berhasil ditanduk oleh Dzeko masuk ke gawang Marco Silvestri. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.

Hanya butuh 90 detik untuk Verona memperkecil kedudukan, Mattia Zaccagni memberi umpan ke Matteo Pessina yang dengan cantik melakukan backheel ke gawang Pau Lopez.

Mkhitaryan hampir memperlebar jarak pada menit ke-64, mendapat umpan dari Pellegrini, pemain asal Armenia itu hanya tinggal memasukkan bola ke gawang yang kosong, tetapi Darko Lazovic berhasil membuang bola sebelum masuk ke gawang.

Tak ada tambahan gol sepanjang 35 menit sampai akhir babak. Laga AS Roma vs Verona berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Susunan Formasi AS Roma vs Verona:

AS Roma (3-4-2-1): 13-Pau Lopez, 23-Gianluca Mancini, 41-Roger (14-Gonzalo Villar), 11-Aleksandar Kolarov; 33-Bruno Peres (2-Davide Zappacosta), 21-Jordan Veretout, 42-Amadou Diawara (4-Bryan Cristante), 37-Leonardo Spinazzola, 7-Lorenzo Pellegrini (22-Nicolo Zaniolo), 77-Henrikh Mkhitaryan; 9-Edin Dzeko.

Pelatih: Paulo Fonseca.

Verona (3-4-2-1): 1-Marco Silvestri; 24-Marash Kumbulla (23-Federico Dimarco), 21-Koray Guenter, 33-Alan Empereur; Marco Faraoni, 34-Sofyan Amrabat (9-Mariusz Stepinski), 4-Miguel Veloso (7-Agyemang-Badu), 88-Darko Lazovic; 32-Matteo Pessinia, Mattia Zaccagni (23-Eddie Salcedo); 14-Valerio Verre (8-Valentin Eysseric).

Pelatih: Ivan Juric.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Verona vs Inter: Nerazzurri Lagi-lagi Gagal Menang

dinasti
Verona vs Inter: Nerazzurri Lagi-lagi Gagal Menang 100

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan kembali gagal memetik kemenangan setelah tertahan di markas Hellas Verona pada Jumat (10/7). Partai Liga Italia antara Verona vs Inter berakhir dengan skor 2-2.

Tampil sebagai tim unggulan, Inter malah harus tertinggal terlebih dahulu. Pada menit ke-2, Darko Lazovic berhasil membawa Verona unggul setelah sukses mengelabui Milan Skriniar.

Di menit ke-18, Verona nyaris menggandakan keunggulannya. Namun, sepakan keras Miguel Veloso dari luar kotak penalti masih membentur tiang gawang Samir Handanovic.

Di sisa waktu babak pertama, Inter berusaha bangkit demi menyamakan kedudukan. Namun, Inter gagal mencetak gol dan keunggulan 1-0 Verona bertahan hingga turun minum.

Verona vs Inter - Liga Italia - Antonio Candreva - @inter
twitter.com/inter

Di babak kedua, Inter langsung tancap gas dan menekan lini belakang Verona. Pada menit ke-49, Antonio Candreva suskes menjebol gawang Verona setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Romelu Lukaku.

Enam menit berselang, Inter berbalik unggul melalui gol bunuh diri Federico Dimarco setelah ia salah mengantisipasi umpan Candreva. Unggul dua gol, Inter semakin leluasa menekan lini belakang tim tamu.

Di menit ke-81, Lautaro Martinez nyaris mencetak gol ketiga Inter. Namun, sepakannya masih bisa diamankan Marco Silvestri. Asyik menyerang, Inter malah kembali kebobolan di menit ke-85 lewat sepakan keras Veloso.

Skor 2-2 pun tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Hasil ini membuat Inter gagal menggusur Atalanta dari posisi tiga klasemen Liga Italia.

SUSUNAN PEMAIN VERONA VS INTER:

Verona: 1-Marco Silvestri; 13-Amir Rrahmani, 21-Koray Guenter, 24-Marash Kumbulla (33-Alan Empereur 84′); 5-Davide Faraoni, 34-Sofyan Amrabat, 4-Miguel Veloso, 23-Federico Dimarco (98-Claud Adjapong 66′); 32-Matteo Pessina, 88-Darko Lazovic (14-Valerio Verre 84′); 9-Mariusz Stepinski (10-Samuel di Carmine 54′)

Pelatih: Ivan Juric

Inter: 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 6-Stefan de Vrij, 2-Diego Godin; 87-Antonio Candreva, 77-Marcelo Brozovic (8-Mattias Vecino 70′), 5-Roberto Gagliardini, 15-Ashley Young; 20-Borja Valero (24-Christian Eriksen 88′); 9-Romelu Lukaku (10-Lautaro Martinez 76′), 7-Alexis Sanchez

Pelatih: Antonio Conte

Kartu Kuning: Dimarco 30′, Guenter 37, Amrabat 45′ – Valero 45′, Young 65′

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Tandang ke Verona, Inter Milan Belum Bisa Keluar dari Krisis

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan akan tandang ke stadion Marc Antonio Bentegodi, markas Verona, Jumat (10/7/2020) dinihari WIB. Laga ini diyakini Antonio Conte tidak akan berjalan dengan mudah.

Inter Milan saat ini sedang limbung. Mereka kalah dari Bologna di San Siro akhir pekan kemarin. Kekalahan tersebut dianggap Antonio Conte masih menghantui para pemain.

“Kami ingin menghapus kekecewaan pada laga melawan Bologna dengan melakukan persiapan sebaik mungkin di kandang Verona. Tentu saja masih ada rasa kecewa dalam diri kami tapi kami harus berkonsentrasi lagi untuk laga nanti,” kata Conte kepada Inter TV, Kamis (9/7/2020).

Antonio Conte kesal Inter Milan hanya menang tipis dan sempat tertinggal saat melawan Sampdoria.
tuttomercatoweb

“Anda harus tahu detail soal lawan yang akan Anda hadapi. Kami harus tahu di area mana kami bisa lebih baik dan dalam hal apa yang harus memberi perhatian lebih. Yang penting adalah kami tahu laga seperti apa yang harus dimainkan,” ia menambahkan.

Belum lagi hilang soal kekalahan dari Bologna, Inter Milan kini diganggu masalah terbatasnya pemain yang ada. Mereka akan kehilangan Danilo D’Ambrosio dan Alessandro Bastoni yang kena akumulasi kartu. Serta tak bisa diperkuat Nicolo Barella yang cedera.

“Ini masalah yang dihadapi semua tim. Bermain dalam waktu singkat dengan kondisi seperti ini akan mengorbankan banyak pemain. Beberapa di antara mereka mengalami kelelahan, tapi itu tidak mengurangi kepercayaan saya pada mereka,” tutup Antonio Conte.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]