Alasan Utama Carles Alena Tinggalkan Barcelona

gamespool
Alasan Utama Carles Alena Tinggalkan Barcelona 4

Football5star.com, Indonesia – Carles Alena resmi meninggalkan Barcelona dan bergabung ke Getafe pada Sabtu (10/7) lalu. Alena memutuskan hengkang karena tak yakin bisa mendapat menit bermain reguler bersama Blaugrana.

Alena sebenarnya sudah memperkuat Getafe dengan status pinjaman semenjak Januari 2021 lalu. Setelah bernegosiasi selama beberapa pekan, Getafe akhirnya berhasil mempermanenkan status Alena dengan banderol 5 juta Euro.

“Saya tidak ingin mendapatkan ketidakpastian musim depan. Saya bisa membayangkan bermain untuk Getafe selama beberapa tahun ke depan,” beber Carles Alena dalam sesi jumpa pers, Selasa (12/7) malam WIB.

Carles Alena - Barcelona - Eldesmarque
Eldesmarque

Lebih lanjut, Alena memastikan tidak akan melupakan jasa-jasa Barcelona dalam kariernya. Ia merasa cukup beruntung karena sempat bermain dengan pemain-pemain kelas dunia selama memperkuat Blaugrana.

“Mengambil keputusan untuk meninggalkan kampung halaman bukanlah perkara yang mudah. Tapi, saya juga harus realistis dengan perkembangan karier saya.”

“Saya merasa cukup beruntung karena sempat bermain bersama pemain-pemain kelas dunia di Barcelona. Saya tentu tidak akan melupakan semua jasa mereka. Tapi, kisah saya di sana sudah berakhir dan saya akan terus mendoakan mereka,” tandas Alena.

Alena merupakan rekrutan kelima Getafe tahun ini. Sebelum meresmikan Alena, mereka sudah terlebih dahulu mengamankan jasa Jose Marcias (dipinjam dari Cruz Azul), Vitolo (dipinjam dari Atletico Madrid), Dario Poveda (free transfer dari Atletico Madrid) dan Stefan Mitrovic (1 juta Euro dari RC Strasbourg).

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Getafe Ingin Ringankan Beban Barcelona

gamespool
Getafe Ingin Ringankan Beban Barcelona 8

Football5star.com, Indonesia – Getafe menjadi salah satu klub yang bisa membantu Barcelona meringankan permasalahan finansialnya. Mereka siap meringankan beban Blaugrana dengan cara menebus gelandang muda, Carles Alena.

Alena menghabiskan paruh kedua musim 2020-21 di Getafe dengan status pinjaman dan berhasil mencatat 22 penampilan. Pemain berusia 23 tahun itu dilaporkan bisa ditebus Azulones dengan banderol tujuh juta Euro

Presiden Getafe, Angel Torres, merasa cukup optimistis dengan peluang timnya mendaratkan Alena. Akan tetapi, ia mengakui nasib kepindahan Alena tergantung pada kontrak anyar yang diajukan Blaugrana kepada Lionel Messi.

Barcelona - Getafe - Getty Images - carles alena
Getty Images

“Proses kepindahan Carles Alena ke Getafe tergantung pada kontrak Lionel Messi. Tapi, Alena ingin kembali ke sini dan Barcelona mengetahuinya,” ujar Angel Torres kepada Diario Sport.

“Menurut saya, proses ini akan berakhir dengan bahagia untuk kedua klub. Saya sedang langsung bernegosiasi dengan Barcelona dan saya berharap bisa meresmikan kepindahan Alena sebelum kami menjalani latihan pramusim,” sambung Torres.

Alena merupakan salah satu pemain terbaik yang diorbitkan akademi Blaugrana dalam tiga tahun terakhir. Akan tetapi, Alena kesulitan mendapat menit bermain reguler di tim utama Blaugrana. Ia cuma mampu mencatat 37 penampilan semenjak musim 2018-19.

Setelah menyelesaikan proses negosiasi kepindahan Alena, Blaugrana masih akan melepas beberapa pemainnya. Sejumlah nama yang masuk daftar jual Blaugrana adalah Samuel Umtiti, Miralem Pjanic, Philippe Coutinho serta Antoine Griezmann.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Barcelona vs Getafe: 2 Gol Bunuh Diri dan Brace Messi di Camp Nou

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Barcelona terus melanjutkan tren kemenangan di LaLiga. Menjamu Getafe di stadion Camp Nou, Jumat (23/4/2021) dinihari WIB Lionel Messi dkk menang 3-2.

Tidak perlu waktu lama untuk Barcelona mencetak gol pembuka. Baru delapan menit berjalan Lionel Messi sudah mencatatkan namanya di papan skor.

Akan tetapi keunggulan tidak bertahan lama. Getafe sukses menyamakan kedudukan empat menit kemudian. Nahas bagi tuan rumah karena gol tim tamu dibuat bek andalannya, Clement Lenglet.

clement lenglet FCBarcelona
@FCBarcelona

Uniknya, pemain Getafe seakan tidak mau kalah dengan Lenglet. Laga berjalan 28 menit giliran bek mereka, Sofian Chakla, yang mencetak gol bunuh diri.

Babak pertama pun berakhir 3-1 untuk Barca setelah Messi mencetak brace lima menit berselang. Pada interval kedua, Getafe mencoba menaikkan tempo pertandingan.

Keputusan Pepe Bordalas mengganti tiga pemain sekaligus pada awal babak kedua sempat memunculkan asa. Mereka mendapat hadiah penalti pada menit ke-68 setelah Ronald Araujo melanggara Enes Unal.

Enes Unal yang maju sebagai eksekutor sukses memperkecil margin menjadi 3-2. Pertandingan pun semakin menarik karena tim tamu mulai percaya diri.

Pada menit ke-78 Josete Miranda mendapat peluang emas lewat sundulan. Tapi Marc-Andre Ter Stegen masih sigap mengawal gawang.

Akan tetapi, justru El Barca yang tak terbendung. Pada menit terakhir mereka mencetak dua gol lagi lewat Ronald Araujo dan penalti Antoine Griezmann.

Menang 5-2, Barcelona tetap di urutan ketiga dengan 68 poin. Sementara Getafe mulai terancam di papan bawah. Mengumpulkan 31 angka, mereka kini hanya berjarak empat poin saja dari zona degradasi.

Susunan Pemain:

Barcelona (3-5-2): 1-Marc Andre Ter Stegen; 15-Clement Lenglet (Ilaix Moriba 46’), 3-Gerard Pique (Ronald Araujo 46’), 28-Oscar Mingueza; 20-Sergi Roberto (Trincao 64’), 21-Frenkie de Jong, 5-Sergio Busquets, 16-Pedri, 18-Jordi Alba; 10-Lionel Messi; 7-Antoine Griezmann

Pelatih: Ronald Koeman

Getafe (4-3-3): 13-David Soria; 22-Damian Suarez, 2-Djene, 21-Sofian Chakia, 15-Marc Cucurella (Amankwaa Akurugu 46’); 20-Nemanja Maksimovic (Mauro Arambarri 46’), 6-Cchma, 11-Carles Alena (Sabit Abdulai 46’); 29-Juan Iglesias, 9-Angel Rodriguez (Enes Unai 63’), 5-Takefusa Kubo

Pelatih: Pepe Bordalas

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Getafe vs Real Madrid: Karim Benzema Gagal Selamatkan Los Blancos

gamespool
Getafe vs Real Madrid: Karim Benzema Gagal Selamatkan Los Blancos 15

Football5star.com, Indonesia – Karim Benzema gagal menjadi pahlawan Real Madrid di markas Getafe pada Senin (19/4) dinihari WIB. Keputusan Zinedine Zidane yang menurunkan Benzema sebagai pemain pengganti membuat partai Liga Spanyol antara Real Madrid vs Getafe berakhir dengan skor 0-0.

Kedua tim bermain cukup berhati-hati di menit-menit awal pertandingan. Baik Real Madrid maupun Getafe kesulitan menciptakan peluang berarti dalam 20 menit pertama.

Pada menit ke-24, Getafe mendapat peluang emas untuk mencuri keunggulan. Namun, sundulan Jaime Mata dari jarak dekat digagalkan oleh tiang gawang Thibaut Courtois.

Empat menit berselang, giliran Los Blancos yang mendapat peluang emas melalui Mariano Diaz yang memanfaatkan kemelut di muka gawang David Soria. Namun, upaya Mariano bisa digagalkan oleh David Timor di garis gawang. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Getafe vs Real Madrid - Liga Spanyol - realmadrid. com - karim benzema
realmadrid.com

Selepas masa jeda, Getafe langsung tancap gas dan menekan lini belakang Real Madrid. Namun, Los Blancos tidak tinggal diam. Mereka juga mampu sesekali keluar dari tekanan tim tuan rumah dan mengancam gawang David Soria.

Pada pertengahan paruh kedua, Getafe sempat mendapat peluang lewat Carles Alena dan Angel Rodriguez. Namun, upaya kedua pemain itu bisa dipatahkan dengan mudah oleh para pemain belakang Real Madrid.

Real Madrid kembali melancarkan serangan-serangan berbahaya pada 10 menit terakhir paruh kedua. Namun, rapatnya lini pertahanan Getafe membuat Los Blancos gagal memecah kebuntuan dan skor 0-0 bertahan hingga laga usai.

Kegagalan memetik poin penuh membuat Real Madrid gagal mendekati Atletico di puncak klasemen Liga Spanyol. Kedua tim kini berjarak tiga poin karena Atletico sukses mengalahkan Eibar pada Minggu (18/4) malam WIB.

SUSUNAN PEMAIN GETAFE VS REAL MADRID:

Getafe: 13-David Soria; 12-Allan Nyom, 2-Djene, 24-David Timor, 17-Mathias Olivera; 18-Mauro Arambarri, 20-Nemanja Maksimovic; 11-Carles Alena (22-Damian Suarez 76′), 10-Enes Unal (32-Josete Miranda 90′), 15-Marc Cucurella; 7-Jaime Mata (9-Angel Rodriguez 65′)

Pelatih: Pepe Bordalas

Real Madrid: 1-Thibaut Courtois; 19-Alvaro Odriozola, 3-Eder Militao, 32-Victor Chust, 12-Marcelo; 22-Isco, 10-Luka Modric; 25-Rodrygo Goes (31-Antonio Blanco 65′), 11-Marco Asensio (30- Sergio Arribas 78′), 20-Vinicius Junior; 24-Mariano Diaz (9-Karim Benzema 65′)

Pelatih: Zinedine Zidane

Kartu Kuning: Nyom 58′, Angel 75′, Cucurella 86′ – Vinicius 54′

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Getafe vs Atletico: Derbi Panas Tanpa Pemenang

gamespool
Getafe vs Atletico: Derbi Panas Tanpa Pemenang 19

Football5star.com, Indonesia – Atletico Madrid dibuat gigit jari setelah gagal mengalahkan 10 pemain Getafe di Coliseum Alfonso Perez pada Minggu (14/3) dinihari WIB. Partai Liga Spanyol antara Getafe vs Atletico Madrid berakhir dengan skor 0-0.

Menjadi tim unggulan, Atletico langsung mengambil inisiatif serangan di awal-awal pertandingan. Brau delapan menit laga berjalan, Los Rojiblancos mendapat peluang lewat Yannick Carrasco. Tapi, tembakannya bisa dimentahkan David Soria.

Memasuki pertengahan babak pertama, giliran Getafe yang keluar menyerang. Dimotori Nemanja Maksimovic, tim tuan rumah mampu beberapa kali merepotkan barisan belakang Atletico.

Di penghujung babak pertama, Getafe nyaris unggul melalui tembakan jarak jauh Carles Alena. Namun, bola bisa ditepis dengan baik oleh Jan Oblak. Babak pertama berakhir dengan kedudukan 0-0.

Getafe vs Atletico - Liga Spanyol - Reuters
Reuters

Di babak kedua, Atletico kemnali mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-55, Marcos Llorente nyaris membawa Atletico unggul. Namun, sepakannya bisa dibendung David Soria.

Empat menit berselang, giliran Getafe yang mengancam lewat sepakan voli Enes Unal dari sudut sempit. Tapi, upayanya bisa ditepis Oblak. Pada menit ke-70, Getafe harus bermain dengan 10 pemain setelah Allan Nyom diberi kartu merah karena melanggar Renan Lodi.

Keunggulan jumlah pemain membuat Atletico langsung membombardir lini belakang Getafe. Namun, berbagai peluang yang didapat Los Rojiblancos melalui Llorente, Luis Suarez, Moussa Dembele serta Joao Felix bisa dibendung Soria.

Skor 0-0 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Kegagalan mengalahkan Getafe membuat Atletico gagal menjauh dari kejaran Real Madrid di tabel klasemen Liga Spanyol. Los Rojiblancos memiliki perolehan 63 poin. Unggul enam angka dari Real Madrid yang duduk di posisi kedua.

SUSUNAN PEMAIN GETAFE VS ATLETICO:

Getafe: 13-David Soria; 12-Allan Nyom, 2-Djene, 21-Sofian Chakla, 17-Mathias Oliveira; 11-Carles Alena, 20-Nemanja Maksimovic, 18-Mauro Arambarri, 15-Marc Cucurella; 10-Enes Unal (24-David Timor 90′), 23-Cucho Hernandez (22-Damian Suarez 65′)

Pelatih: Pepe Bordalas

Atletico: 13-Jan Oblak; 23-Kieran Trippier, 15-Stefan Savic, 2-Jose Gimenez, 22-Mario Hermoso (11-Thomas Lemar 64′); 6-Koke; 10-Angel Correa (19-Moussa Dembele 64′), 14-Marcos Llorente, 8-Saul Niguez (7-Joao Felix 46′), 21-Yannick Carrasco (12-Renan Lodi 64′); 9-Luis Suarez

Pelatih: Diego Simeone

Kartu Kuning: Soria 90′ – Gimenez 45′, Savic 45′, Felix 77′, Llorente 83′, Hermoso 84′

Kartu Merah: Nyom 70′

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Real Madrid vs Getafe: Gol ke-180 Karim Benzema

gamespool
Real Madrid vs Getafe: Gol ke-180 Karim Benzema 23

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Real Madrid vs Getafe dalam lanjutan Liga Spanyol, Rabu (10/2/2021) di Stadion Alfredo Di Stefano berakhir degan skor 2-0. Dua gol kemenangan Madrid ditorehkan Karim Benzema dan Ferland Mendy

Pada babak pertama, Real Madrid langsung mendapat peluang emas di menit awal pertandingan. Menit ke-5, berawal dari tendangan bebas, bola mengarah kepada Casemiro. Sayang sontekan Casemiro masih belum tepat sasaran.

Real Madrid vs Getafe
twitter.com/realmadriden

Pada menit ke-13, Madrid kembali mendapat peluang emas untuk mencetak gol. Umpan dari Asensio disambut dengan sundulan oleh Karim Benzema. Sayang sundulan pemain Prancis itu hanya membentur mistar gawang Getafe.

Getafe sendiri hanya mampu mengandalkan sesekali serangan balik yang tak terlalu berbahaya bagi lini belakang Madrid. Menit ke-37, Luka Modric mendapat peluang. Nanun sepakan pemain Krosia itu mampu diantisipasi oleh David Soria. Skor tanpa gol menjadi hasil akhir di babak pertama.

Pada babak kedua, Madrid tak mengendurkan serangan. Namun Madrid baru mampu mencetak gol pada menit ke-60 lewat aksi Karim Benzema. Torehan gol Benzema ini membuatnya telah mencetak 180 gol dari 369 pertandingan di Liga Spanyol. Gol Benzema sama dengan legenda Bilbao, Guillermo Gorostiza yang menorehkan 180 gol dari 255 pertandingan di periode 1929 hingga 1946.

Enam menit kemudian, Madrid menjauh. Berawal dari umpan crossing Marcelo, Ferland Mendy mampu menkonversinya menjadi gol kedua bagi Real Madrid. 2-0 Madrid menjauh.

Susunan pemain Real Madrid vs Getafe:

Real Madrid (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Ferland Mendy, Raphael Varane, Nacho, Marcelo; Casemiro, Modric; Marvin Park, Marco Asensio, Vinícius Junior; Karim Benzema (c).

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Zinedine Zidane

Getafe (4-4-2): David Soria; Damian Suarez (c), Sofian Chalka, Erick Cabaco, Mathias Olivera; Francisco Portillo, Nemanja Maksimovic, Mauro Arambarri, Marc Cucurella; Angel RodrIguez, Juan Hernandez.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Patri

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Melempem Bersama Villarreal, Takefusa Kubo Dikirim ke Madrid

gamespool
Melempem Bersama Villarreal, Takefusa Kubo Dikirim ke Madrid 26

Football5star.com, Indonesia – Wonderkid asal Jepang, Takefusa Kubo resmi kembali ke Madrid setelah menjalani masa pinjaman yang buruk bersama Villarreal. Akan tetapi, Kubo tidak kembali ke Real Madrid. Ia resmi bergabung ke klub asal Madrid lainnya, Getafe.

Kubo merapat ke Getafe dengan status pinjaman. Pemain 19 tahun itu akan membela panji El Geta hingga akhir musim 2020-21.

“Real Madrid dan Getafe telah menyetujui peminjaman pemain muda, Takefusa Kubo, hingga akhir musim 2020-21,” tulis pernyataan Los Blancos dikutip www.old.football5star.com dari laman resmi klub.

Kubo memang gagal menunjukkan kinerja terbaiknya bersama Villarreal. Ia hanya mampu mendapat dua penampilan sebagai starter di ajang Liga Spanyol dan gagal menyumbang satu pun gol atau assist.

Buruknya performa Kubo bersama Villarreal membuatnya sama sekali tak mendapat kepercayana Unai Emery pada lima pertandingan Liga Spanyol terakhirnya. Ia bahkan dicoret dari skuat pada partai melawan Levante pada 2 Januari lalu.

Kini, Kubo akan berusaha menunjukkan performa terbaiknya bersama Getafe. Ia akan bekerja sama dengan pemain jebolan Barcelona, Carles Alena, yang juga didatangkan dengan status pinjaman.

Kedatangan Kubo dan Alena tentu memberi Getafe semangat baru untuk bisa keluar dari papan bawah klasemen Liga Spanyol. Saat ini, pasukan Pepe Bordalas harus puas menghuni peringkat 16 klasemen setelah cuma mampu meraup 17 poin dari 16 pertandingan sepanjang musim 2020-21.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

RESMI! Gelandang Barcelona Pindah ke Madrid

gamespool
RESMI! Gelandang Barcelona Pindah ke Madrid 29

Football5star.com, Indonesia – Klub asal Madrid, Getafe resmi mengumumkan kedatangan Carles Alena dari Barcelona pada Rabu (8/1) petang WIB. Alena didatangkan dengan status pinjaman hingga akhir musim 2020-21.

Alena memutuskan hengkang ke Madrid karena tak mendapat menit bermain reguler bersama Blaugrana. Sepanjang musim 2020-21, pemain berusia 23 tahun itu cuma mendapat lima kali kesempatan bermain.

“FC Barcelona dan Getafe sudah mencapai kesepakatan terkait peminjaman Carles Alena hingga akhir musim 2020-21,” tulis pernyataan lengkap Barcelona dikutip dari laman resmi klub.

Getafe merupakan klub kedua yang mendatangkan Alena dengan status pinjaman. Pada paruh kedua musim 2019-20 lalu, ia sempat dipinjamkan ke Real Betis dan berhasil mengoleksi 19 penampilan di semua kompetisi.

Alena merupakan salah satu alumni akademi La Masia yang berhasil menembus skuat utama Barcelona dalam dua musim terakhir. Akan tetapi, ia kesulitan mendapat menit bermain dan cuma mampu mengoleksi 10 penampilan semenjak musim 2019-20.

Alena kesulitan mendapat menit bermain reguler karena musti bersaing dengan nama-nama bekel seperti Frenkie de Jong, Pedri, Sergio Busquets serta Miralem Pjanic.

Selain Alena, Blaugrana diprediksi akan melepas beberapa pemain sepanjang bursa transfer musim panas. Salah satu nama yang santer dirumorkan akan dilepas adalah Riqui Puig.

Puig sebenarnya sudah diberi kesempatan hengkang pada bursa transfer musim panas. Akan tetapi, ketika itu ia menolak tawaran tersebut karena yakin bisa bersaing mendapatkan menit bermain bersama tim utama Barcelona.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Atletico vs Getafe: Bertahan di Puncak Berkat Luis Suarez

gamespool
Atletico vs Getafe: Bertahan di Puncak Berkat Luis Suarez 33

Football5star.com, Indonesia – Atletico Madrid berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasemen Liga Spanyol setelah mengalahkan Genoa pada Kamis (31/12) malam WIB. Partai Atletico vs Getafe berakhir dengan skor 1-0 berkat gol tunggal Luis Suarez.

Tampil sebagai tim tuan rumah, Atletico langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-5, Los Rojiblancos nyaris membuka keunggulan lewat Yannick Carrasco. Namun, sepakannya dari luar kotak penalti masih mengarah ke pelukan Ruben Yanez.

Pada menit ke-19, Atletico berhasil membuka keunggulan setelah Luis Suarez sukses menanduk umpan kiriman Carrasco. Selepas gol Suarez, giliran Getafe yang balik menekan.

Pada 10 menit terakhit babak pertama, tim tamu sempat mendapat peluang lewat Xabier Etxeita dan Angel Rodriguez. Namun, upaya keduanya masih belum membuathkan hasil dan skor 1-0 tak berubah hingga turun minum.

Luis Suarez - Atletico vs Getafe - Liga Spanyol - Reuters
Reuters

Di babak kedua, Getafe kembali mengambil inisiatif serangan. Mereka mampu membuat lini belakang Atletico kerepotan. Akan tetapi, penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang tim tamu gagal membuahkan hasil.

Meski terus ditekan, Atletico tidak tinggal diam. Mengandalkan serangan balik yang dimotori Carrasco, tim tuan rumah mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun, mereka juga gagal menambah pundi-pundi golnya.

Skor 1-0 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Kemenangan ini membuat Atletico semakin nyaman duduk di puncak klasemen Liga spanyol dengan perolehan 35 poin dari 14 partai.

SUSUNAN PEMAIN ATLETICO VS GETAFE:

Atletico: 13-Jan Oblak; 24-Sime Vrsaljko (8-Saul Niguez 57′), 15-Stefan Savic, 18-Felipe, 22-Mario Hermoso; 11-Thomas Lemar (5-Lucas Torreira 71′), 6-Koke, 14-Marcos Llorente, 21-Yannick Carrasco; 7-Joao Felix (10-Angel Correa 71′), 9-Luis Suarez (2-Jose Gimenez 80′)

Pelatih: Diego Simeone

Getafe: 1-Ruben Yanez; 29-Juan Iglesias, 2-Djene, 4-Xabier Etxeita, 17-Mathias Oliveira; 8-Francisco Portillo, 20-Nemanja Maksimovic, 24-David Timor (38-John Patrick 88′), 15-Marc Cucurella; 9-Angel Rodriguez, 7-Jaime Mata (10-Enes Unal 69′)

Pelatih: Pepe Bordalas

Kartu Kuning: Savic 26′, Gimenez 84′ – Angel 24′, Timor 75′, Etxeita 82′

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Sebelum ke Barcelona, Ronald Araujo Ternyata Nyaris Gabung Getafe

gamespool
Sebelum ke Barcelona, Ronald Araujo Ternyata Nyaris Gabung Getafe 37

Football5star.com, Indonesia – Direktur olah raga Barcelona, Ramon Planes, merupakan salah satu sosok yang paling berpengaruh dalam karier Ronald Araujo. Pasalnya, Araujo nyaris diangkut Planes ke Getafe beberapa tahun lalu.

Hal ini disampaikan oleh pelatih Araujo di Rentistas, Sergio Cabrera. Menurut Cabrera, Araujo direkomendasikan ke Planes oleh seorang pemandu bakat bernama Paco Ors.

“Paco Ors merupakan teman saya di Spanyol. Dia cukup sering datang ke Uruguay dan Argentina untuk mencari pemain-pemain muda. Ronald Araujo menjadi salah satu yang berhasil mencuri perhatiannya,” kata Sergio Cabrera dikutip dari Marca.

Ramon Planes - Ronald Araujo - Barcelona - Getafe - Diario AS
Diario AS

“Ors kemudian merekomendasikan Araujo kepada Ramon Planes yang ketika itu bekerja di Getafe. Saya sempat bertemu Planes pada Maret 2018 dan membicarakan mengenai Araujo.”

“Tiga bulan setelahnya, Planes pindah ke Barcelona dan memutuskan untuk turut membawa ARaujo ke sana,” sambung Cabrera.

Getafe bukanlah satu-satunya klub Spanyol yang nyaris dibela Araujo. Cabrera mengatakan bahwa Araujo bisa saja berlabuh ke Real Madrid karena ia memiliki hubungan yang cukup baik dengan kepala akademi Los Blancos, Ramon Martinez.

“Araujo juga bisa pindah ke Real Madrid karena saya memiliki hubungan baik dengan Ramon Martinez. Dia sempat menghubungi saya dan bertanya soal Araujo. Ketika itu, saya mengatakan bahwa Araujo memiliki potensi untuk menjadi pemain kelas dunia,” tutup Cabrera.

Musim ini, Araujo menjadi salah satu bek tengah andalan Barcelona. Pemain 21 tahun itu memiliki catatan satu gol dari sembilan penampilannya di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Bukan Atletico atau Real Madrid, Alvaro Morata Ingin Pensiun di Klub Ini

gamespool
Bukan Atletico atau Real Madrid, Alvaro Morata Ingin Pensiun di Klub Ini 41

Football5star.com, Indonesia – Striker Juventus, Alvaro Morata mengaku bahwa dirinya memiliki cita-cita ingin bisa pensiun di klub Liga Spanyol. Apakah Morata ingin pensiun di Atletico atau Real Madrid?

Ternyata bukan dua klub itu yang ingin dijadikan Morata sebagai klub terakhirnya. Dikutip Football5star.com dari Marca, Rabu (11/10/2020), Morata mengaku ingin pensiun di Getafe.

Bukan Atletico atau Real Madrid, Alvaro Morata Ingin Pensiun di Klub Ini
marca

“Anda selalu memiliki tim favorit saat kecil dan saya akan selalu mendukug Atletico. Tapi saya ingin jersey terakhir saya adalah Getafe. Saya memiliki hubungan yang baik dengan presiden dan masyarakat di sana. Saya pikir berkat mereka saya bisa menjadi seperti ini,” ucap Morata.

Morata pindah dari tim muda Atletico ke Getafe pada 2007. Setahun Morata menimba ilmu sepak bola di Getafe. Pada 2008, ia pindah ke Real Madrid. Dua tahun kemudian, ia promosi ke tim B Madrid.

Bagi Morata, merintis karier di Atletico Madrid, dirinya banyak mendapat pengalama hidup yang berharga.

“Saya ingin berterima kasih kepada Atleti. Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Cholo (panggilan Diego Simeone) dan saya mendoakan yang terbaik untuknya. Anda tidak pernah tahu apakah kita akan bertemu lagi,”

“Saya tidak tahu apakah saya akan mengenakan jersey Atleti lagi. Saat ini, saya sangat sehat dan tenang, tetapi Anda tidak pernah tahu,”

“Saya berharap Atleti bisa memenangkan Liga. Mereka harus berjuang untuk itu dan untuk setiap pertandingan, mereka bermain dengan sangat baik,” tutup Morata.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Semangat Nama Baru di Balik Kemenangan Getafe atas Barcelona

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kejutan tersaji pada jornada ke-5 Liga Spanyol 2020-21. Minggu (18/10/2020) dini hari WIB, Getafe menang 1-0 atas Barcelona berkat penalti Jaime Mata. Itu jadi kekalahan pertama El Barca di bawah asuhan Ronald Koeman.

Ada satu fakta menarik di balik kemenangan Getafe atas Barcelona tersebut. Beberapa hari sebelum laga berlangsung, kubu Los Azulones membuat sebuah kampanye dengan mengganti nama klub untuk sementara. Pada laga lawan Barcelona, mereka menggunakan nama Fe FC.

Bila diterjemahkan, Fe berarti keyakinan dalam bahasa Indonesia. Kampanye itu dibuat terkait pandemi COVID-19 yang berlarut-larut dan telah menyiksa begitu banyak orang di dunia. Manajemen Getafe ingin menunjukkan sikap sekaligus memberikan motivasi kepada semua orang untuk menghadapi kesulitan saat ini.

“Kampanye ini dibuat untuk menumbuhkan kesadaran dan menyuntikkan keberanian kepada para fan dalam menghadapi kesulitan luar biasa pada 2020,” urai pernyataan resmi Getafe seperti dikutip Football5Star.com dari Football Espana.

Sementara itu, mengenai nama yang dipilih sebagai nama sementara untuk laga lawan Barcelona, penjelasan datang dari Manajer Umum Clemente Villaverde. “Keyakinan adalah satu-satunya yang tak boleh hilang dari mereka,” kata dia.

Getafe Ulangi Kisah 2011

Tak dinyana, semangat yang diusung lewat kampanye itu berimbas pula pada permainan Marc Cucurella dkk. Meskipun kalah jauh dalam penguasaan bola, mereka mampu menyamai dalam jumlah tembakan. Bahkan, soal akurasi, mereka lebih baik. Dari 7 tembakan, 4 di antaranya tepat ke gawang lawan. Sementara itu, akurasi Barcelona hanya 2/7.

Pada laga di Coliseum Alfonso Perez itu, Getafe seperti punya keyakinan lebih untuk meraih kemenangan. Padahal, dalam 15 pertemuan sebelumnya, tak satu pun yang mampu mereka menangi. Sebanyak 12 laga bahkan berakhir dengan kekalahan.

Kemenangan 1-0 kali ini mengulang kisah Liga Spanyol musim 2011-12. Pada pertemuan di Coliseum Alfonso Perez, Getafe menang berkat gol tunggal Juan Varela yang memanfaatkan umpan Pablo Sarabia pada menit ke-68.

Itulah kemenangan terakhir Barcelona atas Barcelona. Kala itu, Los Azulones ditangani Luis Garcia, sementara El Barca dilatih Pep Guardiola. Itu merupakan musim terakhir Guardiola menangani Lionel Messi dkk.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Mengadu, Ronald Koeman Malah Dituding Bohong oleh Pelatih Getafe

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Pengalaman tak mengenakkan didapat Ronald Koeman saat Barcelona melawat ke kandang Getafe, Minggu (18/10/2020) dini hari WIB. Di Stadion Coliseun Alfonso Perez, tim asuhannya kalah 0-1. Sudah begitu, dia pun dikata-katai oleh Allan Nyom, gelandang tuan rumah.

Tak terima oleh perkataan Nyom, Koeman pun mengadukan hal tersebut kepada pelatih Getafe, Jose Bordalas. Selepas pertandingan, dia sengaja berbicara sejenak dengan sejawatnya itu. Intinya, dia meminta Bordalas mendidik para pemainnya untuk menunjukkan respek kepada orang lain.

“Saya katakan kepada pelatih (Getafe) bahwa pemainnya, Nyom, telah menunjukkan kepada saya sikap tak respek. Dia telah mengatakan dua atau tiga hal buruk kepada saya. Saya tak mau mengulangi perkataannya. Saya minta kepada pelatihnya untuk bicara dengan pemain ini karena hal seperti itu sungguh tak perlu,” kata Ronald Koeman seperti dikutip Football5Star.com dari Mundo Deportivo.

Allan Nyom dituding telah melontarkan kata-kata hinaan oleh Ronald Koeman.
Getty Images

Lalu, bagaimana respons Jose Bordalas terhadap pengaduan yang disampaikan Koeman? Secara tak langsung, dia malah menuding pelatih Barcelona itu telah berbohong. Tanpa tedeng aling-aling, dia tak memercayai kata-kata eks pelatih timnas belanda itu.

“Betul bahwa Koeman telah mengatakan hal itu kepada saya. Namun, saya sangat ragu Nyom telah melontarkan hinaan-hinaan itu kepada Koeman,” kata Bordalas. “Saya sangat mengenalnya. Setahu saya, dia itu orang yang sangat hormat kepada siapa pun.”

Bordalas Siap Penuhi Permintaan Koeman

Meskipun demikian, Jose Bordalas tetap akan memenuhi permintaan Ronald Koeman. Dia memastikan akan berbicara empat mata dengan Allan Nyom mengenai insiden pada laga Getafe vs Barcelona di Coliseum Alfonso Perez.

“Saya belum bicara dengan sang pemain. Saya akan melakukannya esok hari dengan tenang. Saya sudah katakan kepada Ronald bahwa saya akan berbicara dengan pemain saya itu esok karena hinaan tak punya tempat di tim kami,” urai Bordalas lagi.

Sosok Allan Nyom jadi sorotan bukan hanya karena aduan Ronald Koeman kepada Jose Bordalas. Gelandang asal Kamerun itu juga dihujat karena sempat menyikut Lionel Messi pada babak pertama. Anehnya, jangankan kartu merah, kartu kuning pun tak dikeluarkan wasit Cesar Soto Grado.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Getafe vs Barcelona: Jaime Mata Jadi Mimpi Buruk Azulgrana

gamespool
Getafe vs Barcelona: Jaime Mata Jadi Mimpi Buruk Azulgrana 50

Football5star.com, Indonesia – Barcelona kembali gagal meraih kemenangan setelah menelan kekalahan di markas Getafe pada Minggu (18/10) dinihari WIB. Partai Liga Spanyol antara Getafe vs Barcelona berakhir dengan skor 1-0 berkat gol penalti Jaime Mata pada menit ke-56.

Tampil sebagai tim unggulan, Azulgrana dibuat kerepotan oleh tekanan hebat tim tuan rumah. Pada menit ke-18, Mauro Arrambarri mendapat peluang emas untuk membawa Getafe unggul. Namun, sepakannya masih mengarah ke pelukan Neto.

Dua menit berselang, giliran Barcelona yang mengancam lewat Lionel Messi. Akan tetapi, sepakan kerasnya masih membentur tiang gawang Getafe yang dikwawal David Soria.

Pada menit ke-30, Barcelona kembali mendapat kesempatan. Namun, sepakan Antoine Griezmann masih melambung di atas gawang Getafe. Paruh pertama berakhir dengan skor 0-0.

Jaime Mata - Barcelona vs Getafe - Liga Spanyol - Reuters
Reuters

Selepas turun minum, Getafe langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-56, tuan rumah berhasil membuka keunggulan setelah penalti Jaime Mata gagal diselamatkan Neto.

Tertinggal, Barcelona langsung keluar menyerang dan mengurung lini pertahanan Getafe. Pada menit ke-79, Ansu Fati mendapat peluang emas. Akan tetapi, sepakannya masih bisa digagalkan dengan baik oleh Soria.

Memasuki menit-menit akhir, Getafe kembali keluar menyerang. Pada menit ke-89, Juan Hernandez mendapat kesempatan untuk menggandakan keunggulan tuan rumah. Namun, sepakannya malah melambung di atas gawang Neto.

Skor 1-0 tak berubah hingga wasit mengakhiri pertandingan. Hasil ini membuat Barcelona harus puas menduduki posisi sembilan klasemen Liga Spanyol dengan raihan tujuh angka. Sementara, Getafe ada posisi dua dengan perolehan 10 poin.

SUSUNAN PEMAIN GETAFE VS BARCELONA:

Getafe: 13-David Soria; 22-Damian Suarez, 2-Djene, 3-Erick Cabaco, 17-Mathias Oliveira; 12-Allan Nyom, 20-Nemanja Maksimovic (26-Victor Mollejo 90′), 18-Mauro Arrambarri, 15-Marc Cucurella; 7-Jaime Mata (10-Enes Unal 71′), 23-Juan Hernandez (24-David Timor 89′)

Pelatih: Pepe Bordalas

Barcelona: 13-Neto; 20-Sergi Roberto (12-Riqui Puig 87′), 3-Gerard Pique, 15-Clement Lenglet, 2-Sergino Dest; 21-Frenkie de Jong (9-Martin Braithwaite 79′), 5-Sergio Busquets, 16-Pedri (14-Philippe Coutinho 62′); 10-Lionel Messi, 7-Antoine Griezmann (17-Francisco Trincao 80′), 11-Ousmane Dembele (22-Ansu Fati 62′)

Pelatih: Ronald Koeman

Kartu Kuning: Mata 27′, Cabaco 28′, Nyom 73′, Oliveira 70′ – Pique 24′, Roberto 41′, Dest 90′

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Jose Bordalas: Harga Lukaku Setara dengan Semua Pemain Getafe

dinasti
Jose Bordalas: Harga Lukaku Setara dengan Semua Pemain Getafe 54

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Getafe, Jose Bordalas, memuji penampilan timnya saat melawan Inter Milan walaupun kalah 2-0 di babak 16 besar Liga Europa (8/6/20). Apalagi Bordalas merasa secara skuad Getafe memang kalah jauh dari Nerazzurri.

Dua gol Inter dicetak oleh Romelu Lukaku dan Christian Eriksen. Getafe sebenarnya beberapa kali mengancam gawang Samir Handanovic dan mendapatkan satu penalti yang gagal dieksekusi. Bordalas merasa timnya mampu membuat Inter kewalahan dan dia tak mau menyalahkan Jorge Molina yang gagal mengeksekusi penalti.

“Kami kecewa. Menurut saya, tim ini sudah bermain dengan luar biasa. Kami mampu membuat Inter kewalahan sepanjang babak kedua. Kami mengendalikan pertandingan,” ucap Bordalas sesusai laga.

Romelu Lukaku membuka skor saat Inter Milan menghadapi Getafe pada babak 16-besar Liga Europa.
Getty Images

Bordalas melanjutkan, “tak ada yang menyalahkan Molina, hal ini terjadi di sepak bola dan penalti selalu beresiko. Jika penalti itu masuk, pasti akan menjadi pertandingan yang berbeda.”

Bordalas juga memaklumi kekalahan timnya, apalagi melihat skuad yang dimiliki Inter seperti Romelu Lukaku yang dibeli Inter dengan harga sekitar 80 juta euro.

“Hasil ini sangat disayangkan. Tapi saya sangat bangga dengan kinerja para pemain. Perbedaan (kedua tim) sangat besar. Lukaku saja harganya sudah setara dengan semua pemain Getafe,” kata Bordalas.

Dengan kekalahan ini, Getafe dipastikan tak akan kembali bermain di Eropa musim depan mengingat mereka hanya bisa finis di posisi ke-8 di La Liga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Optimisme Samir Handanovic Jelang Inter Milan vs Getafe

dinasti
Optimisme Samir Handanovic Jelang Inter Milan vs Getafe 58

Football5star.com, Indonesia – Kiper asal Slovenia, Samir Handanovic mengaku cukup optimis jelang babak 16 besar Liga Europa antar Inter Milan vs Getafe. Menurut Handanovic, skuat Inter saat ini berada di kondisi cukup bagus.

“Semua tim berpikir dengan cara yang sama. Kami baik-baik saja, bahkan secara fisik. Kami siap memberikan yang terbaik dan kemudian kami tidak tahu ke mana yang terbaik membawa kami,” ucap Handanovic seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia.

Lautaro Martinez membawa Inter Milan tetap berada di posisi kedua classifica Serie A.

“Kami siap secara fisik dan mental dan kami juga sudah menunjukkanya. Kami semua peduli untuk tetap bisa meraih clean sheet. Tidak hanya sebagai kiper namun juga pemain lainnya,” tambahnya.

“Tekad kami telah tumbuh, ini juga akan menjadi dasar kami untuk terus bertarung di kompetisi ini,” kata Samir Handanovic.

Handanovic tentu boleh percaya diri. Pasalnya ia telah mencatatkan 14 clean sheet di semua pertandingan Inter musim ini. Sementara itu, pelatih Inter, Antonio Conte mengatakan bahwa anak asuhnya siap melakukan apapun untuk meraih kemenangan atas Getafe.

“Saya pikir tim mengumpulkan poin yang pantas kami dapatkan, meski pun saya telah mengatakan bahwa di liga Anda bisamenabur sedikit dan menuai banyak, atau sebaliknya,” kata Conte jelang laga Inter Milan vs Getafe.

“Kami ada di sini, kami siap, kami tahu akan menjadi laga yang sulit melawan tim yang tangguh. Akan menjadi permainan yang kotor dan kami harus siap bermain kotor. Butuh tim yang mencapai tingkat kematangan untuk mencapai pertandingan seperti ini.” tambahnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Catat! Jadwal Siaran Langsung Babak 16 Besar Liga Europa

dinasti
Catat! Jadwal Siaran Langsung Babak 16 Besar Liga Europa 62

Football5star.com, Indonesia – Manchester United bakal menghadapi LASK pada pertandingan babak 16 besar Liga Europa, Kamis (6/8) dinihari WIB. Selain Manchester United, Inter Milan, AS Roma dan Wolves juga akan melakoni babak 16 besar Liga Europa.

Rencananya, Manchester United bakal menjamu perwakilan Austria, LASK di Old Trafford. Pada pertandingan leg pertama, The Red Devils berhasil membawa pulang kemenangan 5-0 dari Austria. Laga ini rencananya akan ditayangkan secara langsung oleh SCTV dan vidio.com

Sementara itu, Inter Milan dijadwalkan akan menghadapi utusan Liga Spanyol, Getafe. Laga ini rencananya akan digelar di Veltins Arena, Gelsenkirchen, Jerman.

Manchester United - LASK - Liga Europa - 16 Besar - @inter
twitter.com/inter

Partai lain yang akan disiarkan secara langsung SCTV dan vidio.com adalah Shakhtar Donetsk vs Wolfsburg, Sevilla vs AS Roma serta Wolves vs Olympiacos.

Berikut, www.old.football5star.com sudah merangkum jadwal pertandingan babak 16 besar beserta laga-laga yang akan disiarkan secara langsung oleh SCTV dan vidio.com:

JADWAL SIARAN LANGSUNG LIGA EUROPA:

Kamis (6/8):

  • 00.00 WIB – Shakhtar Donetsk vs Wolfsburg (Live di SCTV dan vidio. com)
  • 00.00 WIB – FC Copenhagen vs Istanbul Basaksehir
  • 02.00 WIB – Manchester United vs LASK (Live di SCTV dan vidio.com)
  • 02.00 WIB – Inter Milan vs Getafe

Jumat (7/8):

  • 00.00 WIB – Bayer Leverkusen vs Rangers
  • 00.00 WIB – Sevilla vs AS Roma (Live di SCTV dan vidio.com)
  • 02.00 WIB – FC Basel vs Eintracht Frankfurt
  • 02.00 WIB – Wolves vs Olympiacos (Live di SCTV dan vidio.com)

Getafe vs Atletico: Los Rojiblancos Menjauh dari Kejaran Sevilla

dinasti
Getafe vs Atletico: Los Rojiblancos Menjauh dari Kejaran Sevilla 66

Football5star.com, Indonesia – Atletico Madrid berhasil menjauh dari kejaran Sevilla setelah sukses mereaih poin penuh di markas Getafe dinihari tadi. Partai Liga Spanyol antara Getafe vs Atletico berhakhir dengan skor 0-2.

Tampil sebagai tim unggulan, Atletico malah nyaris kejebolan di awal-awal pertandingan. Beruntung, upaya Getafe melalui sepakan Jaime Mata masih bisa disapu Felipe di mulut gawang Jan Oblak.

Memasuki pertengahan babak pertama, Atletico berhasil keluar dari tekanan tim tuan rumah dan balik mengancam. Pada menit ke-23, Diego Costa nyaris membawa Los Rojiblancos unggul. Namun, sundulannya masih melebar dari gawang David Soria.

Di sisa waktu babak pertama, kedua tim sama-sama saling jual beli serangan. Akan tetapi, tak ada gol yang tercipta dan skor 0-0 tak berubah hingga turun minum.

Getafe vs Atletico - Liga Spanyol - @atleti - Sevilla
twitter.com/atleti

Di babak kedua, Atletico langsung tancap gas dan menekan lini belakang Getafe. Sembilan menit laga berjalan, Atletico berhasil membuka keunggulan melalui sepakan jarak jauh Marcos Llorente.

Unggul satu gol, Atletico tetap tak mengendurkan intensitas serangannya. Pada menit ke-81, Thomas Partey berhasil menjebol gawang Soria setelah memaksimalkan umpan Vitolo.

Di sisa waktu pertandingan, Getafe berusaha keluar menyerang untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, pertahanan rapat Atletico membuat Getafe tak bisa memperkecil ketertinggalannya.

Skor 0-2 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Hasil ini pun membuat Atletico berhasil menjauh dari kejaran Sevilla di klasemen Liga Spanyol. Atletico kini memiliki perolehan 69 poin. Unggul dua angka dari Sevilla yang menguntit di posisi empat.

SUSUNAN PEMAIN GETAFE VS ATLETICO:

Getafe: 13-David Soria; 17-Mathias Oliveira (23-Jason 61′), 24-David Timor, 2-Djene Dakonam, 4-Erick Cabaco; 15-Marc Cucurella, 20-Nemanja Maksimovic (19-Jorge Molina 61′), 18-Mauro Arambarri (21-Faycal Fajr 84′), 12-Allan Nyom; 7-Jaime Mata (9-Angel Rodriguez 61′), 26-Hugo Duro (11-Amath Ndiaye 84′)

Pelatih: Pepe Bordalas

Atletico: 13-Jan Oblak; 35-Manuel Sanchez, 18-Felipe, 2-Jose Gimenez, 4-Santiago Arias; 8-Saul Niguez (5-Thomas Partey 67′), 6-Koke, 14-Marcos Llorente (9-Alvaro Morata 75′), 10-Angel Correa (11-Thomas Lemar 84′); 21-Yannick Carrasco (20-Vitolo 77′), 19-Diego Costa (16-Hector Herrera 84′)

Pelatih: Diego Simeone

Kartu Kuning: Molina 68′ – Gimenez 45′, Saul 65′

Kartu Merah: Nyim 90′

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Klasemen Liga Spanyol Pekan ke-36: Real Madrid Tinggal Butuh 2 Poin Lagi

dinasti

Football5Star.com, Indonesia – Laju Real Madrid menuju podium juara LaLiga 2019-20 sepertinya tak akan tertahankan. Pada klasemen Liga Spanyol pekan ke-36, Los Blancos mempertahankan keunggulan 4 poin atas Barcelona. Itu berarti mereka tinggal butuh dua poin lagi untuk memastikan diri sebagai sang kampiun.

Pada pekan ke-36, Real Madrid dan Barcelona sama-sama menuai kemenangan. El Barca yang tampil terlebih dahulu mampu mendulang tiga poin di kandang Real Valladolid berkat gol tunggal Arturo Vidal. Hal itu membuat mereka memangkas jarak dari Real Madrid di klasemen Liga Spanyol menjadi hanya 1 poin.

Akan tetapi, Madrid mengembalikan selisih 4 poin bekat kemenangan 2-1 di kandang Granada, Selasa (14/7/2020) dini hari WIB. Dengan hanya dua laga tersisa, Los Blancos cukup butuh dua poin lagi untuk juara.

Kemenangan atas real Valladolid membuat Barcelona masih menjaga asa juara LaLiga.
standard.co.uk

Andai Madrid hanya menuai dua poin pada dua laga dan Barcelona meraup hasil sempurna, nilai mereka akan sama-sama 85. Los Blancos tetap juara karena unggul head to head. Dalam dua pertemuan musim ini, Sergio Ramos menuai kemenangan dan hasil imbang atas El Barca.

Persaingan menarik juga akan terjadi di zona Liga Europa. Villarreal yang kini berada di posisi ke-6 klasemen LaLiga pekan ke-32 kian didekati Getafe dan Real Sociedad. Kekalahan 1-2 dari Sociedad membuat perolehan poin Santi Cazorla dkk. tertahan pada angka 57. Mereka hanya unggul tiga poin dari kedua pesaing terdekat tersebut.

Hal yang membuat Villarreal ketar-ketir, mereka harus melawat ke kandang Real Madrid pada pekan ke-37. Ini ujian snagat berat. Pasalnya, Los Blancos selalu menang sejak LaLiga kembali bergulir pada medio Juni lalu. Di samping itu, laga tersebut juga jadi penentuan juara LaLiga. Kemenangan atas El Submarino Amarillo akan menahbiskan Los Blancos sebagai kampiun.

Klasemen Liga Spanyol Pekan ke-36

Klasemen Liga Spanyol Pekan ke-36
Klasemen Liga Spanyol Pekan ke-36: Real Madrid Tinggal Butuh 2 Poin Lagi 72

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Undian Perempat Final Liga Europa, Inter Akui Semua Tim Sulit Dihadapi

dinasti
Undian Perempat Final Liga Europa, Inter Akui Semua Tim Sulit Dihadapi 75

Football5star.com, Indonesia – Undian babak perempat final Liga Europa musim 2019-20 telah selesai digelar. Dari hasil undian tersebut, Manchester United terhindar dari lawan-lawan kuat seperti Inter Milan atau AS Roma.

Meski begitu, menurut Presiden Inter Milan, Javier Zanetti, timnya bakal menghadapi lawan kuat di babak perempat final ataupun semifinal. Ia pun menyebut bahwa Inter tak ingin meremehkan tim yang bakal dihadapi.

“Saya pikir dari sekarang sampai seterusnya, semua tim adalah tim-tim yang akan sulit untuk dihadapi. Maka dari itu, kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, menunjukkan rasa hormat untuk setiap lawan.” ucap Zanetti seperti dikutip Football5star.com dari halaman resmi klub, Sabtu (11/7/2020).

Di babak 16 besar, Inter akan hadapai Getafe. Pemenang pada laga ini akan menghadapi pemenang Rangers atau Bayer Leverkusen di babak perempat final. Mengenai calon lawannya tersebut, Zanetti menyebut bahwa timnya akan lebih fokus pada laga pertama yang dihadapi.

“Mereka adalah dua tim yang sudah pernah kami lawan pada masa yang berbeda di masa lalu, namun pertama-tama kami harus lolos dari babak ini terlebih dahulu. Kami akan menghadapi pertandingan yang sangat sulit saat melawan Getafe nanti.” ucap pria asal Argentina tersebut.

Sebagian besar laga babak 16 besar sudah mencapai leg kedua, termasuk MU yang sudah menang 5-0 di leg pertama. Hanya dua pertandingan yakni Inter Milan Vs Getafe dan Sevilla Vs AS Roma yang sama sekali belum dimainkan.

Inter sendiri akan menghadapi Getafe di tempat netral, Jerman. Pertandingan berlangsung pada 5-6 Agustus, bersamaan dengan partai-partai leg kedua yang tertunda karena pandemi corona.

Hasil Undian Perempat final Liga Europa

Shakhtar Donetsk/Wolfsburg vs Eintracht Frankfurt/Basel

LASK/Manchester United vs Istanbul Basaksehir/FC Copenhagen

Inter/Getafe vs Rangers/Bayer Leverkusen

Roma/Sevilla vs Wolves/Olympiakos

Hasil Drawing Semifinal Liga Europa

Roma/Sevilla/Wolves/Olympiakos vs Man Utd/LASK/Copenhagen/Basaksehir

Inter/Getafe/Leverkusen/Rangers vs Shakhtar/Wolfsburg/Basel/Frankfurt

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Real Madrid vs Getafe: Sergio Ramos Bawa El Real Jauhi Barcelona

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Real Madrid sukses mengalahkan Getafe dengan skor 1-0, Jumat (3/7/2020) dinihari WIB. Sergio Ramos jadi penentu kemenangan El Real di stadion Alfredo Di Stefano ini.

Mengincar kemenangan untuk menjauh dari Barcelona, Real Madrid langsung bermain menyerang. Karim Benzema pun sudah mendapat peluang emas saat laga baru berjalan tiga menit. Tapi upaya pertamanya ini masih bisa digagalkan kiper Getafe.

Dua menit berselang giliran Getafe yang mencoba peruntungan. Sundulan Mathias Olivera memaksa Thibaut Courtois berjibaku untuk menyelamatkan gawangnya.

karim benzema real madrid vs getafe
@realmadrid

Thibaut Courtois kembali bekerja keras pada menit ke-34. Kali ini ia harus menggagalkan sontekan Mauro Arambarri. Kedua tim terus menerapkan permainan terbuka. Namun, tidak ada gol yang tercipta pada babak pertama.

Jalannya laga pada babak kedua tidak banyak berubah. Madrid tetap menguasai pertandingan dengan perolehan 58 persen penguasaan bola. Mereka pun beberapa kali mendapat peluang untuk unggul.

Akan tetapi gol pembuka berasal dari titik putih. Pelanggaran Mathias Olivera terhadap Dani Carvajal pada menit ke-78 membuat Los Blancos mendapat hadiah penalti. Dan Sergio Ramos sukses membawa timnya unggul.

Skor 1-0 membuat pertandingan semakin ketat. Getafe yang juga membutuhkan poin untuk membuka peluang lolos ke Liga Europa musim depan bermain lebih sporadis di sisa pertandingan.

Namun, hingga laga berakhir tidak ada gol tambahan yang tercipta. Real Madrid menang 1-0 dan hasil ini membuat mereka nyaman di puncak klasemen dengan unggul empat poin atas Barcelona. Sedangkan Getafe tertahan di urutan keenam dengan 52 angka.

Susunan Pemain:

Real Madrid (4-3-3): 13-Thibaut Courtois; 23-Ferland Mendy, 4-Sergio Ramos, 5-Raphael Varane (Eder Militao 33’), 2-Dani Carvajal; 10-Luka Modric (Federico Valverde 63’), 14-Casemiro, 8-Toni Kroos; 25-Vinicius Junior (Marco Asensio 64’), 9-Karim Benzema, 22-Isco (Rodrigo 64’)

Pelatih: Zinedine Zidane

Getafe (4-5-1): 13-David Soria; 22-Damian Suarez (Jason 77’), 2-Djene, 16-Xabier Etxeita, 17-Mathias Olivera; 15-Marc Cucurella (Hugo Duro 70’), 18-Mauro Arambarri (Angel Rodriguez 84’), 24-David Timor Copovi (Faycal Fajr 84’), 20-Nemanja Maksimovic, 12-Allan Nyom; 7-Jaime Mata (Jorge Molina 75’)

Pelatih: Pepe Bordalas

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Calon Pelatih AS Roma Serang Setien Soal Pergantian Lima Pemain

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Getafe Jose Bordalas mengaku tak setuju dengan pendapat pelatih Barcelona, Quique Setien terkait aturan baru lima pergantian pemain di satu pertandingan.

Bordalas yang dianggap sebagai calon pelatih AS Roma itu mengatakan tak peduli dengan alasan Setien bahwa peraturan itu merugikan bagi tim seperti Barcelona.

Pelatih Ini yang Bakal Ancam Keberadaan Paulo Fonseca di AS Roma

“Persetan bahwa pergantian lima pemain tidak menguntungkan bagi tim besar. Saya menyetujui keputusan lima pergantian pemain karena kondisi seperti saat ini,” kata Bordalas seperti dikutip Football5star.com dari marca, Selasa (2/6/2020).

“Saya pikir klub besar bisa memanfaatkan peraturan seperti ini. Mereka memiliki pemain dengan jumlah banyak dan level sama.” tambahnya.

Pada awal bulan Mei ini, FIFA mengajukan proposal perubahan aturan jumlah pergantian pemain. Ini dilakukan untuk mengantisipasi dilanjutkannya kompetisi di tengah pandemi virus Corona.

Proposal itu kemudian disetujui oleh International Football Association Board (IFAB) sebagai pembuat aturan sepakbola. Bundesliga, yang sudah bergulir kembali per 16 Mei lalu, menerapkan aturan baru ini.

Menurut Setien, peraturan baru ini jelas sangat merugikan bagi tim seperti Barcelona.

“Saya rasa aturan lima pergantian pemain akan melukai kami, karena kami sudah menuntaskan banyak pertandingan di beberapa menit terakhir. Sekarang lawan-lawan kami bakal punya pemain-pemain yang bugar di periode tersebut,” kata Setien.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Klub Kecil Ini Pernah Hampir Rekrut Lionel Messi dan Pep Guardiola

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Presiden Getafe, Angel Torres mengatakan bahwa klubnya hampir merekrut bintang Barcelona, Lionel Messi dan pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

Menurut Torres seperti dikutip Football5star.com dari marca, Rabu (20/5/2020) rencana Getafe untuk bisa dapatkan Messi dan Guardiola karena dirinya memiliki kedekatan dengan mantan presiden Barca, Joan Laporta.

“Tahun pertama atau kedua Messi di skuat utama, kami nyaris membawanya ke Getafe dengan status pinjaman. Pada akhirnya Frank Rijkaard tidak setuju untuk proses peminjaman itu,” kata Torres.

Lionel Messi menurut Jerzy Dudek tak sebaik yang terlihat dari luar.
thesun

Tidak hanya Messi, Getafe kata Torres juga hampir mendapatkan Pep Guardiola. Menurut Torres, Laporta hampir membiarkan Guardiola untuk hengkang ke Getafe. Untuk rencana ini, Barca berencana untuk menukar Guardiola dengan pelatih Getafe saat itu, Michael Laudrup.

“Suatu hari, direktur olahraga Barcelona, Txiki Begiristain sedang di Swiss dan berencana untuk menukar Laudrup dengan Pep Guardiola,”

“Pada awalnya Laporta sama sekali tidak terlalu yakin dengan Pep. Namun pada akhirnya, Laporta memilih Guardiola daripada Laudrup untuk menggantikan Rijkaard di Nou Camp.” ucap Torres.

Klub berjuluk Azulones saat ini sedang diterpa kabar kurang bagus. Bersama Villarreal, Azulones dituding terlibat dalam pengaturan skor di kompetisi LaLiga musim lalu.

Villarreal dan Getafe diklaim mengatur pertandingan terakhirnya musim lalu, yakni 18 Mei 2019. Ketika itu, Getafe harus mengalahkan Villarreal, dan berharap Valencia kalah, agar bisa lolos ke kompetisi Eropa.

Menurut Marca, polisi menemukan ada bukti koneksi antara pelaku pengaturan skor dengan salah satu pemain Getafe, Jorge Molina.

Carlos Aranda, mantan pemain sepakbola Spanyol, kabarnya meminta seseorang bernama Esteban untuk berbicara dengan Molina. Dalam bukti percakapannya, dikabarkan Esteban akan berbicara dan Molina, serta ada pembahasan uang 2 juta euro akan disetor ke tujuh pemain Villarreal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Kasus Match Fixing yang Melibatkan Pemain LaLiga Diselidiki

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pihak kepolisian Spanyol dikabarkan akan bergerak cepat untuk menyelidiki kasus dugaan match fixing yang melibatkan pemain LaLiga.

Dikutip Football5star.com dari marca, Sabtu (16/5/2020) pihak kepolisian tengah mengawasi mantan striker Real Betis dan Getafe, Jorge Molina yang diduga terlibat skandal pengaturan skor pada pertandingan di akhir musim 2018-19.

Pada musim 2018-19, pihak kepolisian Spanyol menduga bahwa dua tim, Getafe dan Valencia yang bersaing untuk mendapat tiket Liga Champions melakukan tindakan pengaturan skor.

Kasus Match Fixing yang Melibat Pemain LaLiga Diselidiki
marca

Pada pekan terakhir di musim itu, Valencia yang melawan Real Valladolid menang 2-0 sedangkan Getafe bermain imbang 2-2 melawan Villarreal. Hasil ini membuat Valencia yang mendapat tiket Liga Champions musim 2019-20.

Atas rekomendasi dari seorang hakim, polisi mencurigai bahwa pertandingan Getafe memiliki dugaan pengaturan skor. Nama Jorge Molina sendiri terseret karena laporan dari sejumlah pihak, termasuk mantan pemain seperti Carlos Aranda dan Paco Esteban.

Dalam pesan WhatsApp yang diterima pihak kepolisian, Molina menjadi pengatur untuk pengaturan pertandingan tersebut. Kabarnya Aranda dan Esteban mendapat sogokan sebesar 10ribu euro.

“Tujuh pemain Villarrreal telah diberi dua juta euro. Tetapi jika Getafe tidak menang itu tidak cukup. Getafe harus menang dan Villarreal harus kalah,” kata Esteban dalam percakapan WhatsApp dengan Molina.

Dalam pesan audio yang diterima pihak kepolisian, ketiga pemain tersebut berusaha sedemikian rupa mengatur hasil pertandingan kedua tim di pekan terakhir. Tujuannya ialah meloloskan Getafe ke Liga Champions.

“Jika pertandingan sesuai dengan keinginan maka dia (Molina) akan menghabiskan uang dua setengah juta sampai tiga juta euro, tetapi Liga Champions akan memberikan 40 juta euro,” kata Esteban.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Berkelas! Getafe Gratiskan Tiket Laga Kandang Musim Depan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Dampak pandemi corona yang menyerang sepak bola musim ini membuat Getafe mengambil langkah luar biasa. Untuk musim depan klub LaLiga ini akan menyediakan tiket gratis laga kandang.

Kepastian ini diungkapkan langsung oleh presiden klub, Angel Torres. Ia telah menyediakan 13,500 lembar tiket gratis untuk laga kandang.

Tiket gratis ini akan diberikan bagi fan Getafe yang memegang tiket musiman. Kebijakan ini diambil untuk memberi kesempatan para fan mereka yang terkena dampak virus corona. Apalagi sisa kompetisi musim ini kemungkinan besar akan berlanjut tanpa penonton.

angel torres getafe
Daily Mail

“Musim depan semua pemgang tiket yang berjumlah 13.500 akan pergi ke Stadion Coliseum Alfonso Perez secara gratis. Kami tidak akan membebankan biaya pada mereka. Kami akan menawarkan semua kursi secara gratis untuk setiap pertandingan liga,” kata Angel Torres kepada Marca, Jumat (8/5/2020).

“Mereka tidak akan membayar apa-apa. Bahkan saya tak keberatan jika harus mengeluarkan dana dari kantong pribadi agar para suporter bisa menonton secara gratis,” ia menambahkan.

Langkah Getafe ini diambil sehari setelah klub sekotanya, Atletico Madrid, mengeluarkan kebijakan yang hampir serupa. Bedanya Atletico tetap membebankan pembayaran pada semua fan yang akan menyaksikan tim kesayangannya bertanding. Namun, mereka memberi potongan harga sebesar 20 persen.

Di sisi lain, musim ini performa Getafe sedang mencuri perhatian. Menjadi klub ketiga di kota Madrid, mereka sukses menempati peringkat kelima LaLiga. Jika Liga Spanyol musim ini bisa dilanjutkan, klub ibu kota berpeluang besar menembus zona Liga Champions untuk pertama kali sepanjang sejarah klub.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Langgar Aturan Karantina, Striker Getafe Hampir Kena Denda

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Deyverson, striker Getafe, punya kisah tersendiri terkait karantina yang diberlakukan di Spanyol dalam menghambat penularan Virus Corona. Dia hampir dijatuhi denda gara-gara melakukan pelanggaran terhadap salah satu aturan yang diberlakukan.

Pekan lalu, Deyverson dan kekasihnya, Brunna Bernardy, keluar dari rumah bersama-sama. Mereka menuju sebuah supermarket untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Namun, langkah mereka lantas dihentikan polisi. Mereka dinilai melanggar aturan karantina yang berlaku di Spanyol.

“Kami keluar dan pergi ke supermarket. Lalu, polisi menghentikan kami dan kami hampir saja kena denda 600 euro (sekitar Rp10,65 juta). Anda tak boleh pergi berduaan. Hanya salah satu yang bisa keluar rumah,” kisah Brunna seperti dikutip Football5Star.com dari Globo Esporte.

Deyverson, striker Getafe, dan Brunna Bernardy hampir kena denda karena melanggaran aturan karantina selama pandemi Virus Corona di Spanyol.
gazetaesportiva.com

Menurut Brunna, peraturan karantina selama pandemi Virus Corona di Spanyol sangatlah ketat. Orang tak bisa meninggalkan rumah begitu saja. Harus ada alasan kuat. Hal itu diakui kekasih Deyverson tersebut menyulitkan bagi siapa pun.

Lalu, bagaimana Deyverson mengomentari insiden tersebut? Striker Getafe itu mengaku sudah bosan. Sebagai sosok yang hiperaktif, dia mengaku tak bisa tahan berlama-lama duduk di rumah tanpa melakukan apa pun.

“Aku tak bisa duduk-duduk saja. Aku ini terlalu hiperaktif. Itu sebabnya aku melakukan sit-up dan latihan-latihan lain di rumah agar tak hanya duduk-duduk,” ujar Deyverson.

Nama Deyverson sempat menjadi buah bibir saat Getafe menyingkirkan AFC Ajax dari ajang Liga Europa. Gara-garanya, dia melakukan selebrasi nyeleneh. Setelah membobol gawang Ajax, striker Getafe itu menunjukkan tato di paha kirinya. Lalu, dia berpose dengan melipat kedua tangan di dada dan menjulurkan lidahnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

BREAKING! Getafe Menolak Main di Milan Lawan Inter

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Getafe melalui Presidennya, Angel Torres, mengumumkan bahwa timnya tidak akan pergi ke Italia untuk melawan Inter pada babak 16 besar Liga Europa. Pertandingan tersebut awalnya akan digelar pada hari Jumat (13/3/2020).

Semua pertandingan sepak bola di Italia telah diberhentikan sampai 3 April karena darurat virus corona di negara tersebut. Tetapi UEFA tetap menyelenggarakan kompetisi eropa untuk klub asal Italia.

Sebelumnya pada hari Selasa waktu setempat, asosiasi pemain Italia dan Spanyol, merilis statement kepada UEFA untuk segera memberhentikan permainan yang melibatkan klub Italia dan Spanyol. Karena memang pemerintah Spanyol sendiri sudah melarang penerbangan ke Italia sampai 25 Maret.

Breaking! Getafe Menolak untuk Bermain di Milan Melawan Inter
The Sun

“Bermain di Milan akan menaruh resiko besar kepada kesehatan banyak orang. Perjalanan antara Italia ke Spanyol atau sebaliknya selama beberapa minggu kedepan akan sangat rumit dan membahayakan. Virus corona sudah menjadi isu bagi seluruh Eropa, bukan hanya Italia saja.” Tulis statement asosiasi pemain Italia dan Spanyol.

Sementara itu, Presiden Getafe, Angel Torres. baru saja menolak untuk klubnya pergi ke Milan. Karena wilayah Lombardy sudah jelas-jelas merupakan pusat serangan virus corona di Italia.

“Kecuali banyak perubahan besok, Getafe tidak akan pergi ke Italia. Lebih baik pertandingan diadakan di tempat lain atau ditunda saja, itu merupakan keputusan yang lebih bijak.” Ucap Presiden Torres seperti yang dilansir Football5Star.com dari Football Espana.

Jumat ini, Inter akan menjamu Getafe dalam babak 16 besar Liga Europa di Milan. Sementara AS Roma akan bertandang ke Seville untuk melawan Sevilla pada hari yang sama.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Hasil Barcelona vs Getafe: Nyaris Imbang Jika Gol Tak Dianulir VAR

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Barcelona sukses menang ketika mereka bersua dengan Getafe dalam laga lanjutan pekan ke-24 Liga Spanyol pada Sabtu malam (15/2/2020). Blaugrana menang dengan skor tipis 2-1 atas Azulones.

Masing-masing gol Barcelona dicetak oleh Antoine Griezmann di menit ke-33 dan Sergi Roberto pada menit 39. Sementara itu, Getafe hanya mampu membalas satu gol melalui Angel Rodriguez di menit ke-66.

Bermain di depan publiknya sendiri yang memadati Camp Nou, Barcelona langsung tancap gas sejak menit awal. Anak asuh Quique Setien itu pun menguasai jalannya pertandingan.

Lebih banyak tertekan, Getafe justru mampu mencetak gol di menit ke-22. Akan tetapi, gol dari Allan Nyom tersebut dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR). Alhasil, Getafe pun gagal mencetak gol.

Menit ke-33, justru Barcelona yang merayakan gol mereka. Menerima umpan dari Lionel Messi, Antoine Griezmann dengan sempurna memanfaatkan peluang menjadi gol.

Unggul satu gol membuat Blaugrana makin percaya diri. Pada menit ke-39, Sergi Roberto menambah keunggulan Barcelona menjadi 2-0. Sergi Roberto mencetak gol setelah menerima umpan dari Junior Firpo. Babak pertama pun ditutup dengan skor 2-0 untuk keunggulan Barca.

Pada menit ke-66, Angel Rodriguez membuat publik Camp Nou terhenyak setelah dirinya sukses menjebol gawang Ter Stegen. Umpan dari Jaime Mata tak disia-siakan dirinya untuk kemudian memperkecil ketertinggalan mereka menjadi 2-1.

Akan tetapi, hingga pertandingan usai, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Barcelona. Dengan hasil ini, Lionel Messi dkk menyamakan poin yang diraih Real Madrid yang berada di puncak klasemen yakni 52 poin. Akan tetapi, Real Madrid masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan.

SUSUNAN PEMAIN KEDUA TIM

Barcelona (4-3-3): 1. Marc-Andre ter Stegen (GK); 20. Sergi Roberto, 3. Gerard Pique, 23. Samuel Umtiti, 18. Jordi Alba; 5. Sergio Busquets, 8. Arthur, 21. Frenkie de Jong; 10. Lionel Messi, 31. Ansu Fati, 17. Antoine Griezmann.

Cadangan: 13. Neto, 33. Ronald Araujo, 2. Nelson Semedo, 24. Junior Firpo, 41. Rey Manaj, 4.-Ivan Rakitic, 22. Arturo Vidal.

Pelatih: Quique Setien

Getafe (4-4-2): 13. David Soria (GK); 12. Allan Nyom, 2. Djene Dakonam, 16. Xabier Etxeita, 17. Mathias Olivera; 5. Peter Etebo, 18. Mauro Arambarri, 20. Nemanja Maksimovic, 15. Marc Cucurella; 19. Molina, 7. Jaime Mata.

Cadangan: 14. Devyerson, 4. E. Cabaco, 1. L. Chichizola, 11. A. Ndiaye, 25. Kenedy, 9. Angel, 24. Timor.

Pelatih: Jose Bordalas

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Getafe vs Real Madrid: Los Blancos Melesat ke Singgasana

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Real Madrid berhasil mengalahkan tuan rumah Getafe 3-0 pada lanjutan pertandingan La Liga Spanyol di Coloseum Alfonso Perez, Sabtu (4/1/2020) malam WIB.

Dengan hasil ini, Los Blancos melesat ke puncak klasemen dengan 40 poin, unggul satu angka atas Barcelona yang turun ke posisi dua. Azulgarana sendiri akan tandang ke markas Espanyol, Minggu (5/1/2020) dini hari WIB.

Melawan Getafe, Real Madrid membuka keunggulan pada menit 34. Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi Karim Benzema di sisi kanan, bola kemudian beralih ke sisi kiri penyerangan.

Ferland Mendy kemudian mengirim umpan ke tengah kotak penalti. Raphael Varane memenangai duel dari kiper David Soria untuk menyundul bola masuk ke gawang. Skor 1-0 untuk Madrid menutup babak pertama.

Getafe vs Real Madrid @realmadrid
@realmadrid

Di babak kedua, Getafe coba bangkit. Serangan demi serangan dibangun Nemanja Maksimovic dan kawan-kawan. Namun, bukannya bangkit, tuan rumah malah kecolongan lagi oleh gol Varane di menit 53.

Berawal dari tendangan bebas Toni Kroos, bola berhasil disundul Varane ke gawang tuan rumah. Skor jadi 2-0 untuk Real Madrid.

Luka Modric kemudian menutup kemenangan tim tamu pada masa injury time. Skor akhir jadi 3-0 untuk Madrid.

Susunan Pemain

Getafe: 13-David Soria; 22-Damian Suarez, 2-Dakonam Ortega, 6-Leandro Cabrera, 12-Allan Nyom; 18-Mauro Arambari, 20-Nemanja Maksimovic, 15-Marc Cucurella, 21-Faycal Fajr; 7-Jaime Mata, 9-Angel Rodriguez

Real Madrid: 13-Thibaut Courtois; 2-Dani Carvajal, 3-Eder Militao, 5-Raphael Varane, 23-Ferland Mendy; 14-Casemiro, 10-Luka Modric, 8-Toni Kroos; 22-Isco Alarcon,11-Gareth Bale, 9-Karim Benzema

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Getafe vs Barcelona: 10 Pemain Barca Bawa Pulang Tiga Angka

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Barcelona yang bermain dengan 10 pemain berhasil meraih kemenangan di markas Getafe pada Sabtu (28/9) malam WIB. Partai LaLiga antara Getafe vs Barcelona sendiri berakhir dengan skor 2-0 berkat gol Luis Suarez dan Junior Firpo.

Barcelona yang membutuhkan tambahan tiga poin langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-11, mereka sempat mendapatkan peluang lewat Carles Perez yang memanfaatkan kesalahan Allan Nyom. Namun, usahanya masih bisa digagalkan oleh David Soria.

Lima menit berselang, giliran Luis Suarez yang mengancam. Tapi, usahanya masih melenceng dari gawang Soria. Pada menit ke-22, giliran Getafe yang mengancam melalui sepakan Angel Rodriguez.

Empat menit jelang turun minum, Barcelona akhirnya mampu membuka keunggulannya lewat sepakan cerdik Luis Suarez yang berhasil mengelaui Soria. Gol dari Suarez pun menjadi satu-satunya pembeda di paruh pertama.

Getafe vs Barcelona - LaLiga - Reuters 2
Reuters

Meskipun sudah unggul, Barcelona tetap mengambil inisiatif serangan di babak kedua. Pada menit ke-49, mereka berhasil mecetak gol keduanya melalui Junior Firpo yang memanfaatkan bola muntah sepakan Carles Perez.

Unggul dua gol, Barcelona mulai menurunkan tempo permainan. Namun, mereka mulai keteteran menghadapi permainan agresif dari Getafe yang bernafsu untuk memperkecil ketertinggalan.

Frustrasi menghadapi para penyerang Getafe, Clement Lenglet harus diusir wasit karena mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-82. Menghadapi 10 pemain, Getafe semakin bernafsu untuk menjebol gawang Barcelona.

Namun, mereka gagal menciptakan gol hingga wasit mengakhiri pertandingan. Hasil pertandingan Getafe vs Barcelona membuat tim tamu berhak duduk di posisi dua klasemen LaLiga dengan raihan 13 poin dari tujuh laga.

SUSUNAN PEMAIN GETAFE VS BARCELONA:

Getafe: 13-David Soria; 22-Damian Suarez, 2-Djene Dakonam, 4-Bruno, 12-Allan Nyom (25-Kenedy 46′); 23-Jason (8-Francisco Portillo 72′), 20-Nemanja Maksimovic, 18-Mauro Arambarri, 15-Marc Cucurela; 9-Angel Rodriguez, 7-Jaime Mata (19-Jorge Molina Vidal 58′)

Pelatih: Pepe Bordalas

Barcelona: 1-Marc-Andre ter Stegen; 20-Sergi Roberto, 3-Gerard Pique, 15-Clement Lenglet, 24-Junior Firpo; 8-Arthur, 5-Sergio Busquets (4-Ivan Rakitic 80′), 21-Frenkie de Jong; 27-Carles Perez (6-Jean-Clair Todibo 86′), 9-Luis Suarez, 17-Antoine Griezmann (2-Nelson Semedo 75′)

Pelatih: Ernesto Valverde

Kartu Kuning: Bruno 35′ Kenedy 63′ Maksimovic 64′, Maksimovic 90′ – Busquets 41′, Lenglet 47′, 82′, Roberto 77′

Kartu Merah: Lenglet 82′