Pelatih Asal Spanyol Ini Puji Ketaatan Umat Muslim Indonesia

gamespool
Pelatih Asal Spanyol Ini Puji Ketaatan Umat Muslim Indonesia 4

Football5star.com, Indonesia – Pelatih asal Spanyol, Rafael Berges memiliki pengalaman sendiri selama melatih di Indonesia. Pelatih 49 tahun tersebut melatih di Indonesia sejak 2018. Dua klub yang sudah ia latih, Mitra Kukar dan Badak Lampung FC.

Salah satu pengalaman yang tak bisa dilupakan oleh eks pemain Celta Vigo tersebut adalah sisi religius orang Indonesia. Menurut Berges, sejak pukul 4 pagi, umat muslim di Indonesia sudah bersiap untuk melakukan sholat di masjid.

Rafael Berges Marca

“Yang paling religius pergi sholat limt waktu ke masjid. Yang pertama pukul 4:30 pagi dan saat waktu siang. Agama menandai segalanya dan mereka adalah orang-orang yang mulia. Jumat adalah hari paling istimewa bagi mereka dan wanita pergi beribadah di waktu yang berbeda,” ucap Berges seperti dikutip Football5star.com dari sevilla.abc, Senin (16/11/2020).

“Ketika Anda pergi ke luar negeri, Anda menghargai apa yang kita miliki di Spanyol dan Anda menyadari begitu banyak budaya di luar sana,” tambahnya.

Ditambahkan oleh Berges, selama tiga tahun kurang ia berada di Indonesia, dirinya dan mungkin banyak orang Barat akan mampu beradaptasi di Indonesia. Menurutnya, banyak hal yang terjadi di Indonesia dan itu masih bisa diikuti oleh banyak orang Barat.

“Mereka juga menyukai banyak hal baik. Di sana cukup banyak restoran dan pusat perbelanjaan yang mewah. Ada banyak live musik. Mereka ada yang minum alkohol dan ada juga yang tidak.”

“Sayangnya, begitu terlihat perbedaan populasi yang sangat kaya dan populasi yang hidup dalam kondisi tidak baik.” tutup pelatih asal Spanyol itu.

Rafael Berges Martín datang ke Indonesia pada 2018 dan melatih Mitra Kukar. Ia direkrut tim asal Kalimantan itu dari klub Logrones. Pada awal Liga 1 2020, ia pindah ke tim Badak Lampung yang bermain di Liga 2.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Klub yang Pernah Menang 8-2 Selain Bayern Munich

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Klub yang Pernah Menang 8-2 Selain Bayern Munich 10

Football5Star.com, Indonesia – Menang 8-2 dalam sebuah pertandingan bukan cuma sulit, tapi nyaris mustahil dilakukan. Tapi, hal itu sukses diraih oleh beberapa tim di bawah ini, termasuk Bayern Munich ke gawan Barcelona.

Seperti diketahui, Bayern Munich berhasil meraih kemenangan 8-2 atas Barcelona yang secara mengejutkan. Gol diciptakan oleh Thomas Mueller (4′,31′), Ivan Perisic (21′), Serge Gnabry (27′), Joshua Kimmich (63′), Robert Lewandowski (82′), dan Philippe Coutinho (85′ dan 89′). Barca sendiri hanya membalasnya dua gol via bunuh diri David Alaba dan Luis Suarez.

Nah selain Bayern Munich, ada tim yang berhasil menang 8-2? Berikut Football5Star.com sajikan daftarnya:

Barcelona 8-2 Huesca

Sebelum dibantai Bayern, Barcelona ternyata pernah menang dengan skor serupa saat menghadapi Huesca dalam ajang LaLiga 2018-2019. Saat itu dalam laga yang digelar di Camp Nou, 3 September 2018, tim besutan Ernesto Valverde berhasil naik ke puncak klasemen berkat hasil itu.

https://www.youtube.com/watch?v=mIEvdzWSblw

Saat itu, El Barca berhasil meraih kemenangan berkat brace Lionel Messi, dua gol Luis Suarez, Ousmane Dembele, Ivan Rakitic, Jordi Alba dan bunuh diri Jorge Plido. Sedang Huesca cuma dua kali membalas via Cucho Hernandez dan Alejandro Gallar Falguera.

Manchester United 8-2 Arsenal

Pada 28 September 2011, Manchester United jua berhasil menang 8-2 saat menjamu Arsenal di Old Trafford dalam pekan ketiga kala itu. Saat itu MU menang berkat gol melalui hat-trick Wayne Rooney, Park Ji Sung, Nani, dua gol Ashley Young, dan Danny Welbeck, Sementara Arsenal cuma membalas dua via Theo Walcott dan Robin van Persie.

https://www.youtube.com/watch?v=PfrlEA1fXiU

Kala itu, The Gunners sempat bermain 10 orang setelah Carl Jenkinson dikartumerah oleh wasit. Dia mendapatkan kartu kuning kedua usai melanggar Hernandez.

Persija Jakarta 8-2 757 Kepri Jaya

Persija Jakarta pernah merasakan menang 8-2 saat melawan klub Liga 3, 757 Kepri Jaya di Stadion Patriot, Bekasi, Januari 2019. Laga itu merupakan partai 32 besar Piala Indonesia.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Klub yang Pernah Menang 8-2 Selain Bayern Munich
Persija.id

Kla itu Macan Kemayoran berhasil meraih kemenangan melalui lima gol Marko Simic, Bruno Matos, Novri Setiawan, dan Bambang Pamungkas. Namun, di leg kedua Persija hanya mampu bermain 1-1 melawan 757 Kepri Jaya.

Mitra Kukar 8-2 PSPS

Demikian pula dengan Mitra Kukar yang sukses berpesta gol 8-2 saat mejamu PSPS Pekanbaru pada 15 September 2013, di Stadion Aji Imbut Tengarong. Saat itu, striker Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic memborong lima gol saat masih membela Mitra Kukar.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Klub yang Pernah Menang 8-2 Selain Bayern Munich
Antara

Tiga gol lainnya berhasil disumbangkan oleh Esteban Herrera, Raphael Maitimo, dan Zulham Zamrun. Sedang, PSPS hanya mampu membalas dua via Isnaini dan Khairunnas. Hasil itu sempat membawa Naga Mekes ke posisi empat klasemen.

Arema FC 8-2 Arema U-20

Arema FC jua pernah menang 8-2 tapi dengan status uji coba melawan tim mudanya, Juni 2019 silam. Saat itu, Singo Edan yang dinahkodai Milomir Seslija menang berkat gol Makan Konate, Dendi Santoso, Pavel Smolyachenko, Riky Kayame, brace Ahmad Nur Hardianto, dan Rivaldi Bawuoh.

Arema FC - Milomir Seslija - PSM Makassar - @aremafcofficial

Uji coba itu sengaja digelar sebagai pengganti partai melawan Persib Bandung yang tertunda. Jadwal di pekan keempat Liga 1 itu membuat tim Singo Edan mesti menjalani persiapan panjang pasca menggelar latihan usai Lebaran.

Ini Harapan Klub Liga 1 untuk Direksi PT LIB yang Baru

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Manajemen Bhayangkara FC memiliki harapan tersendiri untuk jajaran baru PT Liga Indonesia Baru (LIB). Pihak Bhayangkara menginginkan jajaran baru memiliki kemampuan mengelola sepak bola dan bisnis.

“Saya ingin pemimpin baru nanti memiliki kemampuan yang lebih baik di bidang sepak bola dan bisnis. Ini harapan saja,” kata Chief Operating Office Bhayangkara FC Sumardji seperti dikutip Football5star.com dari Antaranews, Kamis (25/5/2020).

Cucu Somantri Direktur PT LIB, Liga 1 2020, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. (pssi.org)

Sebelumnya, empat petinggi PT LIB, Cucu Somantri, Sonhadji, Hasani Abdulgani, dan Hakim Putrautama memilih mundur dari jabatannya saat Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Tidak jelas alasan pengunduran diri keempatnya.

Menurut Sumardji, penguduran diri tersebut adalah hak pribadi keempatnya. Yang paling penting kata Sumardji, friksi yang sempat muncul di PT LIB sudah berakhir dan saat ini semua stakcholder sepak bola bisa fokus ke pengembangan.

“Karena di dalam itu sudah tidak baik lagi dan mayoritas yang ikut rapat pun sudah setuju dengan keputusan tersebut. Jadi saya harap ke depannya, tidak ada lagi masalah seperti ini.” tutup Sumardji.

Harapan tak jauh berbeda juga diutarakan oleh CEO Mitra Kukar Endri Erawan. Ia berharap kondisi seperti ini PT LIB bisa kembali harmonis. Ia berkeinginan tidak ada lagi masalah di perseroan tersebut sehingga bisa fokus mendorong kemajuan kompetisi tanah air.

“Kalau Mitra Kukar menyesalkan adanya konflik internal di PT LIB, dengan mundurnya pak Cucu kami hanya berharap penggantinya nanti dapat bekerja sama dan harmonis dengan seluruh direksi dan komisaris juga dengan seluruh karyawan,” kata Endri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Mohamed Sissoko: Negara yang Paling Saya Sukai ialah Indonesia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com – Mantan pemain Mitra Kukar, Mohamed Sissoko, mengaku kalau Indonesia merupakan negara yang paling disukainya dibanding tempat lain yang pernah disinggahinya. Dia mengaku sangat menikmati kariernya di Indonesia.

Pemain bernama lengkap Mohamed Lamine Sissoko itu memang sempat berkarier di Mitra Kukar pada 2017 lalu. Saat itu, Indonesia tengah gencar dengan pemain berstatus marquee player.

Eks pemain Juventus itu total menjalani 26 pertandingan dan mengemas lima gol. Indonesia, kata pemain kelahiran Prancis tersebut, menjadi persinggahan terindah dalam kariernya sebagai pemain.

“Saya telah melakukan keliling dunia. Negara yang paling saya sukai adalah Indonesia. Saya sangat menikmatinya di sana, saya belajar banyak hal,” bilang Sissoko dikutip dari Ilposticipo.

Mohamed Sissoko Mitra Kukar - liga-indonesia

Meski demikian kalau dilihat dari sepak bola, Sissoko lebih suka Meksiko. Memang, setelah cabut dari Mitra Kukar, pemain 35 tahun itu sempat membela klub Meksiko, Atletico San Luis dengan mengemas satu gol dalam 13 laga.

“Dari sudut pandang sepak bola, saya menyukai Meksiko. Kejuaraannya berkualitas, bermain bagus memungkinkan saya menemukan kembali sepak bola yang sangat mirip dengan Eropa, terutama sepak bola Spanyol,” pungkas Mohamed Sisoko.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Terkuak! Eks Striker Mitra Kukar Ternyata Pencandu Kokain

Banner LFS Baru

Football5tar.com – Mantan striker Mitra Kukar, Marcus Bent, baru-baru ini mengaku dirinya sempat menjadi pencandu kokain. Bahkan, ada satu waktu dirinya berhalusinasi sampai menelepon polisi.

Bent bercerita kalau kejadian itu tercipta pada 2015 silam. Pada September, dia sempat menelepon polisi karena ada perampok. Tapi kenyataannya itu halusinasi saja.

“Saya paranoid dan berhalusinasi. Kelihatannya beberapa orang ada di apartemen. Saya ingat berpikir bahwa kenop pintu bergerak. Saya menelepon polisi dan mengambil sesuatu untuk membela diri,” ungkap Marcus Bent dikutip media Bosnia, B92.

Akan tetapi, nyatanya setelah diperiksa kepolisian tak ada apa-apa. Bahkan, dia menemeui Bent tengah memegang pisau dalam keadaan ketakutan.

Terkuak! Eks Striker Mitra Kukar, Marcus Bent Ternyata Pecandu Kokain
Dok Tribun Timur

“Ketika polisi datang saya pergi ke pintu dengan pisau-pisau ini. Tentu saja, para polisi ketakutan. Mereka melihat saya dibius, paranoid, dengan dua pisau,” sambung dia.

Bent mengaku sempat menjadi pencandu berat narkoba jenis kokain. Tapi dia membantah kalau memakai barang haram tersebut setiap hari.

“Saya menggunakan kokain. Tidak setiap hari, tidak setiap hari. Saya bahkan tidak gila di pesta-pesta. Saya kebanyakan menggunakan itu di rumah sehingga tidak ada yang melihat saya,” pungkas Bent.

Marcus Bent memulai kariernya di Brentford dan sejak saat itu sudah 15 klub dibelanya. Terakhir, dia membela Mitra Kukar pada 2012 dengan mencetak empat gol dari 11 laga. Dia sempat direkrut Wick dan Cornard United tapi tak dimainkan hingga akhirnya pensiun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Indonesia Jadi Pengalaman Terbaik Bagi Striker Asal Brasil Ini

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Eks striker Persiba Balikpapan, Marlon da Silva, mengaku kalau berkarier di Indonesia menjadi pengalaman terbaik baginya. Dia mengaku, di Indonesia kepercayaan dirinya meningkat.

Penyerang 30 tahun itu pertama kali tiba di Indonesia pada 2016 silam. Saat itu, dia memperkuat Mitra Kukar daan mencetak 16 gol dalam 30 laga.

Aksinya itu membuat Persiba Balikpapan kepincut. Dia kemudian direkrut oleh Beruang Madu untuk 2017 lalu tapi cuma mampu mengemas tujuh gol dari 25 penampilan.

Sampai akhirnya Marlon da Silva memperkuat Borneo FC dan cuma mampu menorehkan enam gol pada 14 pertandingan. Selama dua tahun di Indonesia, Marlon mengaku mendapatkan banyak pengalaman yang hebat.

Indonesia Jadi Pengalaman Terbaik Bagi Striker Asal Brasil Ini

“Pengalaman terbaik saya sebagai orang asing adalah di Indonesia. Saya bisa bermain di sana selama empat tahun dan saya bisa mencetak banyak gol,” bilang Marlon da Silva dikutip dari El Grafico.

“Saya punya banyak teman di sana dan mereka ingin saya bermain lagi di Indonesia. Di Thailand saya hanya menghabiskan dua bulan, tetapi saya punya masalah dengan upah dan kemudian saya harus kembali ke Brasil,” sambung dia.

Setelah dari Indonesia, Marlon sempat hijrah ke Liga Siprus. Dia bergabung dengan Alki Oroklini tapi sayangnya gagal total dengan tanpa mencetak gol dalam 4 pertandingan.

“Di Siprus, saya menemukan level sepakbola yang kuat. Saya hanya berada di sana selama setengah musim,” tutup Marlon Silva.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kisah Calon Bintang yang Bermain di Liga Indonesia dan jadi Pecandu Kokain

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pada 2011 lalu, klub asal Kalimantan Timur, Mitra Kukar resmi meminang pemain yang sempat digadang-gadang jadi calon bintang Inggris, Marcus Bent. Klub yang saat ini bermain di Liga 2 ini kabarnya saat itu mengontrak Bent dengan nilai kontrak mencapai RP 3 miliar.

Sayangnya Bent diputus kontrak di tengah jalan. Direksi klub berjuluk Naga Mekes menganggap kontribusi Bent tidak sesuai dengan nilai kontrak yang disodorkan. Bersama Mitra Kukar, ia hanya mencetak 4 gol dari 11 laga di ISL 2011.

Marcus Bent: Calon Bintang, Mitra Kukar dan Kokain
tempo.co

“Kami menganggap kontribusi terhadap tim kurang. Sebagai penyerang, produktivitas golnya minim. Kami sudah memutuskan kontraknya setelah dilakukan evaluasi pemain,” kata petinggi Mitra Kukar saat itu, Suwanto.

Pencinta Liga Inggris tentu tak asing dengan naam Marcus Bent. Pemain berdarah Jamaika ini sempat jadi mesin gol Sheffield United dan Ipswich Town.

Sayang karier pemain bernama asli Marcus Lecky tersebut harus jatuh berantakan karena ia terjerat dengan kokain. Bent masuk dalam lingkaran setan peredaran narkotika pada 2015.

Empat tahun setelah kontraknya diputus oleh Mitra Kukar, Bent terbukti positif menggunakan narkotika kelas A, kokain saat polisi datang ke rumahnya dan melakukan pemeriksaan.

Baru-baru ini, Bent memberanikan diri untuk mengungkap soal kisah kelam dalam hidupnya. Kepada Talksport, Bent menyebut kokain memang membuatnya paranoid.

“Saya merasa ada orang di rumah saya. Saya sangat berpikir saat itu pintu bergerak dan saya langsung menelepon 911. Ketika polisi datang, saya menyambutnya dengan pisau di tangan,” cerita Bent.

Bent mengaku menyesal harus melepas karierya di sepak bola karena kokain. Pada Januari 2019 lalu, ia juga divonis mengalami kebangkrutan.

“Begitulah pikiranku saat itu. Aku tidak percaya semua ini kurasakan. Aku memang paranoid dan ketakukan karena kokain” tutup Bent.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Catat, Jadwal Lengkap Babak 8-besar Liga 2 2019

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Babak delapan besar Liga 2 2019 bakal segera dihelat mulai Sabtu, 8 November 2019. Jadwal 8-besar Liga 2 2019 bakal dibuka dengan partai Persiraja Banda Aceh vs Mitra Kukar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Seperti diketahui, ada empat tim Wilayah Barat dan Timur yang lolos ke babak ini. Dari Wilayah Barat ada Persiraja Aceh, Sriwijaya FC, Persita Tangerang, dan PSMS Medan. Sedang Wilayah Timur menyumbang Persewar Waropen, Mitra Kukar, Persik Kediri, dan Martapura FC.

Pembagian Grup sendiri diisi dua tim Wilayah Barat dan dua Timur. Formatnya, memakai kompetisi penuh alias kandang dan tandang. Nantinya akan dihitung per klasemen, dua tim teratas dari dua grup berhak lolos ke semifinal.

Sriwijaya FC liga 2

Bila Grup A dibuka dengan Persiraja vs Mitra Kukar, jadwal 8-besar Liga 2 2019 Grup B akan membuka 8-besar ini oleh laga Persik Kediri vs PSMS Medan pada Minggu (10/11), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Rencananya, jadwal lengkap babak 8-besar Liga 2 2019 ini akan dimulai pada 9 hingga 17 November di dua kota, yakni Sidoarjo dan Palembang.

Berikut jadwal 8-besar Liga 2 2019:

Grup A: Persiraja Aceh, Sriwijaya FC, Mitra Kukar FC, Persewar Waropen (Stadion Gelora Delta)
Grup B: PSMS Medan, Persita Tangerang, Persik Kediri, Martapura FC (Jakabaring)

Sabtu, 9 November 2019
Persiraja Aceh vs Mitra Kukar 15:30 WIB
Sriwijaya vs Persewar Waropen 19:00 WIB

Minggu, 10 November 2019
Persik Kediri vs PSMS Medan 15:30 WIB
Martapura FC vs Persita Tangerang 19:00 WIB

Rabu, 13 November 2019
Mitra Kukar vs Sriwijaya FC 15:30 WIB
Persewar Waropen vs Persiraja Aceh 19:00 WIB

Kamis, 14 November 2019
PSMS Medan vs Martapura FC 15:30 WIB
Persita Tangerang vs Persik Kediri 19:00 WIB (TBC)

Sabtu, 16 November 2019
Mitra Kukar vs Persewar Waropen 15:30 WIB
Persiraja Aceh vs Sriwijaya FC 15:30 WIB

Minggu, 17 November 2019
Persik Kediri vs Martapura FC 15:30 WIB
PSMS Medan vs Persita Tangerang 15:30 WIB (TBC)

*Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, termasuk lokasi pertandingan.

Babak 8-Besar Liga 2: Tercipta Grup Maut!

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Babak 8-Besar Liga 2 2019 akhirnya sudah dilengkapi para pesertanya. Ada dua grup yang bakal digelar pada perempat final ini, yakni Grup A dan Grup B yang masing-masih diisi empat tim.

Seperti diketahui, ada empat tim Wilayah Barat dan Timur yang lolos ke babak ini. Dari Wilayah Barat ada Persiraja Aceh, Sriwijaya FC, Persita Tangerang, dan PSMS Medan. Sedang Wilayah Timur menyumbang Persewar Waropen, Mitra Kukar, Persik Kediri, dan Martapura FC.

Pembagian Grup sendiri diisi dua tim Wilayah Barat dan dua Timur. Formatnya, memakai kompetisi penuh alias kandang dan tandang. Nantinya akan dihitung per klasemen, dua tim teratas dari dua grup berhak lolos ke semifinal.

Persik Kediri Ligaindonesia

Nah dalam pembagian ini, tercipta grup maut, yakni di Grup A. Ada dua eks tim Liga 1 2018 yang berada di grup tersebut, yakni Sriwijaya FC dan Mitra Kukar. Selain itu, Persiraja Aceh dan Persewa Waropen jelas tak bisa diremehka.

Berikut pembagian Grup babak 8-Besar Liga 2 2019:

Grup A
Persiraja (Peringkat 1 Grup Barat)
Persewar (Persingkat 2 Grup Timur)
Sriwijaya FC (Persingkat 3 Grup Barat)
Mitra Kukar (Persingkat 4 Grup Timur)
Grup B
Persik (Peringkat 1 Grup Timur)
Persita (Peringkat 2 Grup Barat)
Martapura FC (Peringkat 3 Grup Timur)
PSMS (Peringkat 4 Grup Barat)

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Daftar Klub yang Berhasil Lolos ke Babak 8-Besar Liga 2 2019

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Liga 2 2019 sudah memasuki fase-fase genting, yakni 8-besar. Sudah ada lima klub yang mengunci tiket ke babak perempat final yang bakal saling jegal demi promosi ke Liga 1 2020 mendatang.

Kelima klub tersebut adalah Persiraja Aceh, Persita Tangerang, Sriwijaya FC, Persik Kediri, dan Mitra Kukar. Kepastian lima klub tersebut tembus ke babak 8-besar setelah menjalani laga Senin (7/10) malam.

Persiraja yang sudah dipastikan lolos kian mengukuhkan diri usai menang 2-1 atas PSCS Cilacap. Demikian pula dengan Persita Tangerang. Mereka jua sudah lolos dan bermain 1-1 melawan Babel United.

Sriwijaya FC liga 2

Sriwijaya FC sendiri sukses melaju ke babak perempat final setelah menang 2-1 atas Blitar Bandung United. Sedang Persik Kediri dan Mitra Kukar mewakili Wilayah Timur yang sudah dipastikan melaju ke fase tersebut.

Kini, ada tiga tiket tersisa yang diperebutkan. Dari Wilayah Barat, satu tiket tersisa masih akan diperebutkan oleh PSCS Cilacap, Perserang Serang, dan PSMS Medan.

Sedangkan, pada Wilayah Timur Persewar Waropen, Martapura FC, Persiba Balikpapan, dan PSIM Jogjakarta masih memelihara peluang untuk menyabet dua tiket tersisa di Wilayah Timur.

Berikut jadwal Liga 2 Selasa, 8 Oktober 2019:

15:00 WIB Persatu Tuban vs Mitra Kukar
15:30 WIB Martapura vs PSIM Yogyakarta
15:30 WIB Persik Kediri vs Sulut United
18:30 WIB Persiba Balikpapan vs Madura FC

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

3 Pemain Brasil Paling Mengilap Sejak Era Liga 1

Banner live dan podcast baru

Footall5star.com – Pemain Brasil masih menjadi primadona dalam sepak bola Indonesia. Pemain import dari sana bahkan nyaris tiap musim menjadi yang terbaik, tak terkecuali pada Liga 1 2019 ini.

Kompetisi Liga 1 yang resmi dihelat 2017 lalu memang memunculkan banyak talenta dari Negeri Samba. Mereka tampil begitu cemerlang. Tak ayal, dua pencetak gol terbanyak di Liga 1 musim ini berasal dari Brasil.

Padahal, banyak dari pemain Brasil itu baru kali pertama merumput di Indonesia. Mereka langsung sukses melejit lewat torehan-torehan golnya.

Nah lantas siapa saja pemain Brasil paling mengilap sejak era Liga 1? Berikut Football5star.com sajikan:

Marclei Santos

mitra kukar, barito putera, liga 1
Liga-Indonesia

Marclei Santos sempat menjadi buah bibir kala membela Mitra Kukar pada Liga 1 2017. Penampilan apiknya itu membawa klub berjuluk Naga Mekes tersebut finis di urutan 10 besar klasemen. Tercatat 24 dari 49 gol Mitra Kukar pada musim 2017 berasal dari pemain asal Brasil itu.

Bruno Silva

Bruno Silva - PSIS Semarang - Liga 1 - @psisfcofficial
@psisfcofficial

Musim berikutnya gantian Bruno Silva yang mengesankan bersama PSIS Semarang. Bruno memang cuma mengemas 16 gol, kalah dari kompatriotnya, David Da Silva yang mencetak 20 gol. Namun, dia jua berhasil mencatatkan sembilan assist. Itu berarti Bruno terlibat dalam 25 gol PSIS musim lalu. PSIS sendiri cuma mengemas 39 gol sepanjang musim.

Ciro Alves

Ciro Alves Cirooficial
IG Cirooficial

Ciro menjadi fenomena musim ini bersama Tira-Persikabo. Performa apiknya membawa Laskar Padjajaran ada di urutan dua klasemen sementara. Musim memang belum berjalan setengahnya, tapi dia sudah sukses mencetak 10 gol. Tak cuma itu, Ciro jua mampu mengemas enam assist buat Tira-Persikabo.

Semen Padang Akhiri Petualangan di Piala Presiden dengan Kemenangan

Football5star.com, Indonesia – Semen Padang menang 2-0 atas Mitra Kukar pada laga pamungkas Grup B Piala Presiden 2019 yang berlangsung di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Kamis (14/3) sore WIB.

Pertandingan ini tidak menentukan bagi kedua tim. Pasalnya, baik Mitra Kukar maupun Semen Padang telah dipastikan tersingkir lantaran menelan dua kekalahan beruntun di laga sebelumnya. Tak heran jika kedua tim tak begitu ngotot.

Gol pertama baru tercipta pada menit 26. Sepakan jarak jauh mendatar Irsyad Maulana sukses menghunjam sisi kanan gawang Mitra Kukar yang dikawal oleh, Gerry Mandagi.

Semen Padang - Liga 1 - @SemenPadangFCID@SemenPadangFCID
@SemenPadangFCID

Kabau Sirah menambah keunggulan lagi pada menit 56. Adalah Nildo Victor Juffo yang mencatatkan namanya di papan skor. Lewat tendangan bebas, Juffo sukses menjebol gawang Naga Mekes. Skor jadi 2-0 untuk Semen Padang dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Semen Padang finis di posisi tiga klasemen Grup B Piala Presiden 2019 dengan tiga poin. Adapun Mitra Kukar berada di posisi buncit dengan poin nol.

Susunan Pemain

Semen Padang: Iqbal Bachtiar, Muhammad Rifqi, Shukurali Pulatov, Agung Prasetyo, Leo Guntara; Fridolin Yoku, Nildo Victor Juffo, Mario Barcia; Dedi Hartono, Irsyad Maulana (C), Riski Novriansyah

Mitra Kukar: Gerry Mandagi; Gilang Ginarsa, Roni Fatahilah, Achmad Faris, Rendy Siregar; Anindito Wahyu (C), Syahroni; Rifan Nahumarury, Andre Agustiar, Hendra Adi Bayauw; Rafli Mursalim

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Teco Puji Kualitas Pemain Mitra Kukar

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Bali United, Stefano Teco Cugurra, melemparkan pujian tinggi kepada para pemain Mitra Kukar pasca pertandingan di ajang Piala Presiden 2019. Ia mengatakan bahwa Mitra Kukar memiliki materi pemain lokal yang sangat baik.

Kendati akan berlaga di Liga 2 musim depan, Mitra Kukar masih akan diperkuat oleh beberapa pemain lokal terbaiknya. Diantaranya adalah Hendra Bayauw dan Wiganda Pradika. Selain itu, mereka juga resmi mendaratkan jasa mantan pemain Persib Bandung, Atep Rizal.

“Mereka memiliki pemain-pemain lokal yang hampir sama dengan Liga 1 kemarin. Terus, dia juga sudah tambah beberapa pemain juga. Saya lihat kualitas mereka bagus untuk pemain lokal yang datang,” kata Teco di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Teco - Bali United - Mitra Kukar - Piala Presiden 2019 - @BaliUtd
@BaliUtd

“Mungkin beda dengan Liga 1 kemarin karena mereka punya pemain asing. di depan, tengah dan belakang. Dia pasti sudah tahu di Liga 2 tidak boleh ada pemain asing. Makanya dia sudah siapkan pemain-pemain lokal berkualitas,” tutur Teco menambahkan.

Di partai melawna Bali United, Mitra Kukar memainkan dua pemain asing. Asisten pelatih Naga Mekes, Sukardi Kardok pun mengatakan dua pemain asing tersebut hanya menjalani proses trial bersama Mitra Kukar dan tak akan bermain di Liga 2.

“Mereka itu hanya trial di sini. Mungkin mereka sudah buat janji dengan agen supaya dapat trial di sini dan hanya akan bermain di ajang Piala Presiden. Kualitasnya bisa kita lihat sendiri. Masih lebih baik pemain lokal,” kata Sukardi Kardok.

Bali United Awali Piala Presiden 2019 dengan Hasil Sempurna

Football5star.com, Indonesia – Bali United mengawali Piala Presiden 2019 dengan hasil sempurna. Menghadapi Mitra Kukar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (3/3/2019) mereka sukses mengunci kemenangan 3-0.

Tanda-tanda kemenangan Bali United sudah terlihat sejak awal laga. Hal ini dibuktikan dengan gol yang dilesakkan Melvin Platje ketika laga baru berjalan dua menit. Sang bomber dengan tenang melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dhalau kiper Mitra Kukar, Gerri Mandagi.

Pada menit ke-16, Platje kembali menjadi momok menakutkan buat Mitra Kukar. Ia sukses melesakkan gol keduanya usai menerima umpan dari Ricky Fajrin.

illija spasojevic
@BaliUtd

Tidak mau kalah dengan rekannya, Illija Spasojevic pun unjuk gigi pada menit ke-27. Pemain naturalisasi ini dengan cerdik memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Platje.

Unggul jauh 3-0 pada babak pertama membuat anak asuh Stefano Cugurra ini mengendurkan serangan pada babak kedua. Tapi bukan berarti mereka tidak mendapat peluang untuk menjauhkan keunggulan.

Tapi beberapa peluang yang didapat lewat kaki Fadil Sausu, Irfan Bachdim, dan Willian Pacheco masih bisa digagalkan kiper Mitra Kukar. Walau begitu skor 3-0 sudah cukup membuat Bali bertengger di puncak klasemen Grup B dengan raihan tiga poin.

Susunan Pemain:

Bali United (4-3-3): Wawan Hendrawan Willian Pacheco, Gunawan Dwi Cahyo, Ricky Fajrin, Andhika; Brwa Nouri, Fadil Sausu, Paolo Sergio; Stefano Lilipaly, Illija Spasojevic, Melvin Platje

Pelatih: Stefano Cugurra

Mitra Kukar (4-2-3-1): Gerri Mandagai; Rendi Siregar, Dedi Gusmawan, Achmad Faris, Gilang Ginarsa; Muhammad Bahtiar, Syahroni; Hendra Adi Bayauw, Anindito Wahyu, Atep; Aldino Herdianto

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Daftar Peserta Piala Presiden 2019

Football5star.com, Indonesia – Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto memastikan Piala Presiden 2019 akan diikuti oleh 20 peserta. Ia menyebut 20 peserta itu berasal dari 18 peserta Liga 1 2019, satu tim degradasi dari Liga 1 2018 terbaik, dan peringkat keempat Liga 2 2018.

Iwan Budianto memberikan penjelasan mengapa akhirnya PSSI memutuskan untuk memilih Mitra Kukar dibandingkan klub lainnya yang turun kasta ke Liga 2 2019. Menurut mereka, peringkat Mitra Kukar di atas PSMS Medan dan Sriwijaya FC.

“Dua tim yang di Liga 2 itu adalah peringkat empat tahun lalu, yaitu Persita Tangerang. Satu tim lagi adalah Mitra Kukar, yang menjadi tim degradasi terbaik,” ujar Iwan dikutip Football5star dari Goal.

Iwan Budianto resmi melepas jabatan CEO Arema FC. Keputusan ini tak lepas dari jabatan barunya di PSSI sebagai Wakil Ketua Umum PSSI menggantikan Joko Driyono - Football5star - bhumiarema
bhumiarema

20 peserta tersebut nantinya akan dibagi dalam lima grup. Format pertandingan pun masih sama dengan gelaran Piala Presiden sebelumnya, yakni bermain dengan format setengah kompetisi. Yang berbeda hanya format laga final yang diubah menjadi sistem dua leg, kandang dan tandang.

“Mungkin setelah RUPS PT Liga Indonesia Baru 20 Februari nanti, kami akan mengumumkan siapa saja tim tuan rumah sekaligus hasil drawing grupnya,” beber Iwan.

Daftar Peserta Piala Presiden 2019

1. Persib Bandung
2. Persija Jakarta
3. Arema FC
4. Persipura Jayapura
5. Tira Persikabo
6. PSIS Semarang
7. Perseru Serui
8. Barito Putera
9. Persela Lamongan
10. Semen Padang
11. Kalteng Putra
12. PSS Sleman
13. Bhayangkara FC
14. Persebaya Surabaya
15. Borneo FC
16. Bali United
17. PSM Makassar
18. Madura United
19. Mitra Kukar
20. Persita Tangerang

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tinggalkan Mitra Kukar, Bayu Pindah ke Barito Putera

Football5star.com, Indonesia – Bayu Pradana mengucapkan selamat tinggal kepada seluruh elemen tim Mitra Kukar. Gelandang Timnas Indonesia itu pindah dari Mitra Kukar menuju Barito Putera.

Pesepak bola 27 tahun itu mengumumkan kepergiannya dari Naga Mekes lewat akun Instagram pribadi miliknya. Ia juga meminta maaf apabila ada kesalahan yang terjadi selama tiga tahun membela Naga Mekes.

“Saya dan keluarga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim Mitra Kukar. Khususnya kepada Bapak Endri Erawan dan bos Roni Fauzan yang sudah memberikan kepercayan kepada saya untuk menjadi bagian dari keluarga Mitra Kukar. Juga tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada seluruh suporter Mitra Kukar atas suportnya selama ini,” tulis Bayu dalam Instagram pribadi miliknya.

“Mohon maaf jika kurang lebih 3 Tahun kebersamaan ini saya dan keluarga ada salah kata dan perbuatan. Baik yang disengaja atau yang tidak disengaja. Sehat dan sukses selalu untuk semuanya.”

https://www.instagram.com/p/Bs2ywpHnnbJ/

Barito Putera melalui manajer mereka, Hasnuryadi Sulaiman mengungkapkan alasan mengapa Laskar Antasari memilih Bayu Pradana sebagai pemain baru di lini tengah. Bagi Hasnur, Bayu adalah sosok yang disegani dan bisa memberikan contoh untuk juniornya.

“Bayu Pradana kami kontrak selama dua musim di Barito. Sebenarnya sudah lama kami memantau Bayu. Tetapi, karena terikat kontrak jangka panjang dengan tim yang masih saudara kami, jadi baru tahun ini kami menawarkan diri untuk merekrutnya.

“Kualitas dan visi bermainnya bagus dengan jiwa yang spartan. Selain itu Bayu juga sosok pemimpin di lapangan yang dibutuhkan supaya menularkannya ke pemain junior,” ungkap Hasnur dari akun Instagram Barito Putera.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Septian David Putuskan Untuk Pergi dari Mitra Kukar

Football5star.com, Indonesia – Penyerang timnas Indonesia, Septian David Maulana, memutuskan untuk hengkang dari Mitra Kukar. Ia mengaku sangat senang karena bisa membela Mitra Kukar selama tiga musim terakhir.

Musim lalu, Septian David Maulana sebenarnya bisa menunjukkan performa yang cukup gemilang untuk Naga Mekes. Namun, ia gagal membawa Naga Mekes mempertahankan statusnya di Liga 1 dan harus bermain di Liga 2 musim depan.

“Yang saya hormati ofisial dan rekan-rekan semua di tim ini, hari ini saya mohon izin pamit dari Mitra Kukar. Kurang lebih 3 musim saya membela tim ini sangat nyaman dan kekeluargaannya sangat erat. Terima kasih atas semuanya selama di tim ini, kekeluargaan, persahabatan, dan kerjasamanya,” tulis Septian David Maulana di akun Instagram pribadinya.

Septian David Maulana - Mitra Kukar - Viva
Viva

“Terima kasih juga kepada pak Endri Erawan dan bos Roni Fauzan yang sudah mensuport saya hingga saya menjadi seperti ini. Terima kasih banyak juga kepada seluruh suporter Mitman dan Mitgirl yang sudah mensuport selama saya bermain di klub kebanggaan Kota Raja ini.
Mohon maaf atas kesalahan yang pernah saya lakukan selama ini. Semoga ke depannya semua sukses selalu, dan semoga kita bisa bertemu di lain kesempatan.” imbuh pria 22 tahun itu.

Selain ditinggal oleh Septian David, Mitra Kukar juga harus melepas beberapa penggawanya. Diantaranya adalah Fernando Rodriguez dan pelatih Rahmad Darmawan.

Fernando Rodriduez memutuskan untuk hijrah ke Liga Malaysia bersama Kedah FA. Sementara, Rachmad Darmawan memutuskan untuk tetap bertahan di Indonesia menerima pinangan dari PS Tira.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Mantan Penyerang Mitra Kukar Dinyatakan Bangkrut

Football5star.com, Indonesia – Tak banyak pesepak bola yang mampu mengatur masa tuanya dengan baik. Salah satunya adalah Marcus Bent. Mantan penyerang Mitra Kukar itu dinyatakan bangkrut.

Sebelum berseragam Mitra Kukar, Bent sempat bermain di beberapa klub mapan di Inggris. Sebut Saja Everton, Queens Park Rangers, dan Leicester City. Ia juga sempat bermain di Timnas U-21 Inggris di tahun 1998.

Di puncak kariernya di Liga Inggris, ia sempat mengaku mendapatkan pemasukan sebesar 1 juta Pounds per tahun. Namun ia gagal mengatur masa tuanya. Ia bahkan sempat terkena kasus hukum pada empat tahun lalu.

Football5star - The Independent
The Independent

Dia sempat terlibat cekcok dengan polisi. Dengan bertelanjang dada, ia menyerbu polisi. Namun ia tidak sempat ditahan oleh polisi dan hanya diberikan hukuman percobaan setelah mengaku tengah dalam kondisi depresi.

Setahun setelahnya, ia kembali berkasus. Kali ini karena kepemilikan narkoba. Ia mengaku memiliki kokain di Chessington World of Adventures. Tak masuk penjara, ia hanya diberikan hukuman denda.

Sejatinya ia telah menyatakan pensiun setelah tak lagi bermain untuk Mitra Kukar pada tahun 2012. Ia diputus kontrak oleh Naga Mekes lantaran gagal menampilkan permainan terbaiknya. Namun ia kembali bermain sepak bola dengan menjadi pemain amatir di klub Wick pada tahun 2017.

Setahun setelahnya, pada September 2018 ia mengajukan surat bangkrut kepada pengadilan tinggi. Pada Januari 2019, pengadilan mengabulkan permintaan ini dan Bent pun divonis bangkrut oleh pengadilan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Mitra Kukar Turun Kasta, Septian David Kecewa Berat

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Penggawa Timnas Indonesia, Septian David Maulana, mengaku sangat kecewa karena gagal membawa Mitra Kukar bertahan di Liga 1 musim depan. Ia pun mencurahkan isi hatinya melalui akun instagram pribadinya.

Mitra Kukar dipastikan turun kasta ke Liga 2 setelah menelan kekalahan dari Persija Jakarta di partai pamungkas Liga 1 musim ini, Minggu (9/12). Naga Mekes ditemani oleh PSMS Medan dan Sriwijaya FC yang juga menelan kekalahan di partai pamungkas Liga 1 musim ini.

“Ini adalah tim yang sudah membesarkan nama saya, dan mereka semua sudah seperti keluarga saya sendiri. Kecewa? Sudah pasti. Tapi momen ini bukanlah akhir dari segalanya,” tulis Septian David dalam Instagram miliknya.

Septian David Maulana - Mitra Kukar - Liga 1 - liga-indonesia(dot)id
liga-indonesia.id

“Naga Mekes harus terus berjuang dan saya yakin ada masa depan yang baik untuk tim ini. Saya pribadi, memohon maaf karena belum bisa memberikan yang terbaik bagi tim ini,” tambahnya.

Sepanjang musim 2018, Mitra Kukar memang tak mampu menunjukkan penampilan yang konsisten. Bahkan, kedatangan pelatih kawakan, Rachmad Darmawan, pun gagal membawa Danny Guthrie dkk keluar dari papan bawah klasemen Liga 1 musim ini.

Posisi dari Mitra Kukar, PSMS dan Sriwijaya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia akan digantikan oleh PSS Sleman, Semen Padang dan Kalteng Putra. Ketiga klub tersebut berhasil mendapatkan tiket promosi setelah tampil gemilang di kompetisi Liga 2 musim lalu.

Kalah Dari Persija, RD Tetap Lapang Dada

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Pelatih Mitra Kukar, Rachmad Darmawan mengucapkan selamat untuk Persija Jakarta yang sukses menjadi juara Liga 1 musim ini. Keberhasilan Macan Kemayoran usai menang atas Naga Mekes di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (9/12/2018).

Mitra Kukar kalah dengan skor 1-2 dari Persija di laga tersebut. Dua gol bagi Persija diciptakan oleh Marko Simic pada menit ke-17 dan 59. Sedangkan satu gol bagi tim tamu dibuat Aldino Herdianto (88).

Mitra Kukar sebenarnya sempat mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol. Namun, eksekusi penalti dari Fernando Rodriguez berhasil dimentahkan oleh Andritany Ardhiyasa yang bermain gemilang sore tadi.

“Saya ucapkan selamat untuk Persija yang telah menjuarai Liga 1 2018 yang ditentukan malam ini,” kata Rachmad Darmawan seusai pertandingan.

Rachmad Darmawan - Persija - Liga 1 - Mitra Kukar - Mediashare Persija
Mediashare Persija

Bek Mitra Kukar, Dedi Gusmawan juga memberi apresiasi kepada Persija atas kesuksesan itu. Meski hasil kekalahan dari Macan Kemayoran membuat Naga Mekes dipastikan terdegradasi musim ini. Mitra Kukar ditemani oleh Sriwijaya FC, dan PSMS Medan yang juga terdegradasi usai menelan kekalahan di laga pamungkas Liga 1 musim ini

“Saya terimakasih kepada seluruh Pemain Mitra Kukar yang sudah memberikan satu sikap yang baik dengan terus memberikan perlawanan hingga peluit akhir pertandingan,” ucap Rachmad Darmawan.

Di sisi lain keberhasilan Persija tersebut mengulangi capain yang mereka raih pada 2001 silam. Saat itu Macan Kemayoran sukses merengkuh juara Liga Indonesia dengan mengalahkan PSM Makassar pada partai final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Benamkan Mitra Kukar, Persija Jadi Juara Liga 1

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Persija Jakarta berhasil memastikan diri menjadi juara Liga 1 setelah membungkam Mitra Kukar di partai pamungkas, Minggu (9/12). Kemenangan ini disaksikan oleh lebih dari 70.000 pasang mata yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Tampil sebagai tim unggulan, Persija langsung tampil menggebrak di awal-awal pertandingan. Tim tuan rumah pun tak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan.

Di menit ke-17, pergerakan berbahaya Marko Simic membuatnya harus dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Simic yang ditunjuk sebagai algojo pun berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik dan membawa tim tuan rumah unggul.

Mitra Kukar yang tertinggal berusaha menyerang demi menyamakan kedudukan. Namun, permainan gemilang dari lini pertahanan Persija membuat Naga Mekes gagal menjebol gawang Andritany Ardhiyasa.

Di paruh kedua pertandingan, Persija kembali memulai pertandingan dengan maksimal. Di menit ke-59, Simic kembali mampu menjebol gawang Yoo Jae-hoon. Meskipun gol ini berbau pelanggaran, wasit tetap mengesahkan gol kedua SImic.

Mitra Kukar yang harus meraih poin demi mempertahankan statusnya di Liga 1 pun keluar menyerang di sisa pertandingan. Pada menit ke-68, tim tamu berhasil mendapatkan peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan dari titik putih. Namun, sepakan penalti dari Fernando Rodriguez berhasil dipatahkan oleh Andritany.

Di menit ke-88, Naga Mekes akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan melalui sepakan keras dari pemain pengganti. Aldino Herdianto. Meskipun terus melancarkan serangan di sisa pertandingan, Macan Kemayoran berhasil mempertahankan keunggulan.

Hasil ini membuat tim tuan rumah berhasil menjadi juara Liga 1 dengan keunggulan satu angka dari PSM Makassar yang ada di peringkat ke-2. Bagi Mitra Kukar, kekalahan ini memastikan kiprah Naga Mekes di Liga 1 harus berakhir pahit. Mereka dipastikan terdegradasi ke Liga 2 karena di pertandingan lain, Perseru Serui dan PS Tira berhasil meraih kemenangan.

SUSUNAN PEMAIN PERSIJA VS MITRA KUKAR:

Persija: Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Maman Abdurrahman, Jaimerson Xavier, Rezaldi Hehanusa; Sandi Sute (Ramdani Lestaluhu 46′), Rohit Chand, Renan Silva (Asri Akbar 76′); Riko Simanjuntak, Marko Simic (Bambang Pamungkas 88′), Novri Setiawan

Pelatih: Stefano Cugurra

Mitra Kukar: Yoo Jae-hoon; Wiganda Pradika, Mauricio Leal, Saepulloh Maulana, Dedi Gusmawan; Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah, Anindito Wahyu, Septian David Maulana (Aldino Herdianto 75′); Hendra Bayauw (Arif Suyono 73′), Fernando Rodriguez, Dedi Hartono (Andre Agustiar 86′)

Pelatih: Rahmad Darmawan

Kartu Kuning: Renan Silva 31′, Marko Simic 60′, Rezaldi Hehanusa 75′,  – Saepulloh Maulana 78′

 

Andritany Sebut Mitra Kukar Kurang Beruntung Musim Ini

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Nasib buruk harus diterima Mitra Kukar musim ini. Laga penentuan mereka untuk tidak terdegradasi dari Liga 1 harus dilakoni dengan menghadapi Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (9/12/2018).

Macan Kemayoran bukan tim yang akan memberikan poin begitu saja untuk Mitra Kukar. Pasalnya Bambang Pamungkas dkk juga butuh kemenangan untuk memastikan gelar juara Liga 1 musim ini jadi  milik mereka.

Kiper Persija, Andritany Ardhiyasa menyebutkan bahwa Naga Mekes bukan klub yang jelek. Ia beranggapan bahwa tim besutan Rachmad Darmawan kurang beruntung musim ini.

“Mereka bukan tim yang jelek, mereka tim yang sangat bagus, memiliki pemain yang berpengalaman. Dan coach RD (Rahmad Darmawan, pelatih Mitra Kukar) adalah pelatih yang sangat berpengalaman. Menurut saya, mereka hanya kurang beruntung berada di zona degradasi,” kata Andritany Ardhiyasa saat sesi jumpa awak media, Minggu (8/12/2018).

Sementara itu Rachmad Darmawan meminta kepada para Pemain Mitra Kukar untuk tidak terlalu memikirkan hasil di pertandingan besok. Ia meminta anak asuhnya bisa tampil maksimal melawan Macan Kemayoran.

“Secara umum pemain semuanya siap untuk pertandingan besok. Saya sampaikan kepada pemain untuk tidak memikirkan hasil pertandingan, yang penting mereka melewati proses pertandingan dan fokus untuk laga ini,” tutur eks Pelatih Sriwijaya FC itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Andritany Berapi-api Bawa Persija Juara Liga 1

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa siap mental untuk menghadapi laga terakhir di Liga 1 musim ini. Ia mengakui dalam kondisi yang menggebu-gebu menghadapi pertandingan yang menentukan nasib Macan Kemayoran untuk meraih titel juara musim ini.

Persija akan menghadapi Mitra Kukar pada pekan terakhir LIga 1 2018. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (9/12/2018).  Kabarnya, sejumlah 70 ribu tiket sudah habis terjual.

“Besok adalah pertandingan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Jakarta dan khususnya The Jakmania karena mereka sudah menunggu 17 tahun untuk gelar juara. Besok pertandingan yang tidak mudah karena mitra Kukar ingin keluar dari zona degradasi, sehingga kami harus keluarkan seribu persen,” kata Andritany Ardhiyasa saat sesi jumpa awak media, Sabtu (8/12/2018).

“Jujur saja, saya sangat menggebu-gebu untuk dapatkan hasil maksimal. Bukannya takabur, saya yakin besok kami dapat dukungan penuh dari suporter, dan saya bayangkan kami bisa mendapatkan trofi yang kami idam-idamkan,” sambungnya.

Saat ini Persija ada di posisi puncak klasemen Liga 1 dengan mengantongi 59 poin. Macan Kemayoran hanya berjarak satu angka saja dengan PSM Makassar yang ada di posisi kedua.

Jika Persija bisa mengalahkan Mitra Kukar dan menjuarai Liga 1 musim ini maka mereka mengulangi pencapaian pada 2001 silam. Kala itu Bambang Pamungkas dkk sukses merengkuh titel juara Liga Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Lawan Persija, Perasaan RD Campur Aduk

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Perasaan campur aduk kini dihadapi oleh Pelatih Mitra Kukar, Rachmad Darmawan jelang pertandingan menghadapi Persija Jakarta. Pasalnya kalah dan menang memberikan kebahagian dan kesedihan untuk eks Juru taktik Timnas Indonesia itu.

Sebagaimana diketahui, pria yang kerap disapa RD itu merupakan seorang bekas Pemain dan Pelatih Persija Jakarta. Jika Mitra Kukar kalah pada pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (9/12/2018) maka Macan Kemayoran otomatis menjuarai Liga 1 musim ini.

Namun kemenangan Bambang Pamungkas dkk tersebut berbanding terbalik dengan nasib Mitra Kukar, klub yang saat ini ditangani oleh Rachmad Darmawan. Kehilangan poin bisa membuat Naga Mekes terdegradasi musim ini.

Rachmad Darmawan mengaku akan tetap professional menghadapi laga itu. Meski ia akui tetap senang jika Persija bisa meraih kejayaan musim ini.

“Setiap pelatih saat berseragam dengan kaus yang berbeda dan pernah historis dengan klub yang berbeda, sudah wajib untuk all out dan profesional,” kata RD saat sesi jumpa awak media di Melawai Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018).

“Jadi, saya senang dan bangga. Tapi, kalau saya bisa mengalahkan mereka, juga menjadi kebanggaan buat saya,” sambungnya.

Persija juga kemungkinan besar akan ditinggal pelatih mereka, Stefano Cugurra Teco yang digadang-gadang bakal menjadi Juru taktik Timnas Indonesia. Rachmad Darmawan dipopulerkan bakal menggantikan pelatih asal Argentina itu.

Meski demikian, Rachmad Darmawan tak mau berbicara banyak terkait rumor tersebut. Menurutnya saat ini membawa Mitra Kukar lolos dari degradasi adalah targetnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Teco: Persija Siap Tempur

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Satu pertandingan lagi wajib dimenangkan oleh Persija Jakarta jika ingin menjuarai Liga 1 musim ini. Laga menghadapi Mitra Kukar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (9/12/2018) akan menjadi penentunya.

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco menyebutkan bahwa anak asuhnya siap tempur di pertandingan  tersebut. Juru taktik asal Argentina itu menyebutkan bahwa tak ada pemainnya yang mengalami cedera atau dalam kondisi tidak fit.

“Pertandingan itu sangat penting bagi kami. Semua pemain sudah bekerja keras sampai di titik ini. Laga besok menjadi kesempatan emas bagi kami merebut gelar juara apalagi kami akan didukung penuh suporter The Jakmania,” kata Stefano Cugurra Teco saat sesi jumpa awak media di Melawai Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018).

Pihak Persija menyebutkan bahwa sekitar 70 ribu tiket sudah terjual habis untuk pertandingan besok. Teco menyebutkan bahwa anak asuhnya juga sudah terbiasa bermain di bawah tekanan puluhan ribu pendukung sendiri.

Di sisi lain, Bek Mitra Kukar, Dedi Gusmawan juga menyebutkan bahwa timnya bakal tampil maksimal menghadapi Persija. Pasalnya Pasukan Rachmad Darmawan butuh poin untuk bisa lolos dari zona degradasi.

“Kami sudah siap  dan bermain total. Mudah-mudahan kami bisa menang menghadapi partai final ini,” ucapnya.

Persija saat ini ada di puncak klasemen Liga 1 dengan mengantongi 59 poin. Macan Kemayoran hanya unggul satu angka saja dengan PSM Makassar yang menempel ketat di peringkat kedua.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bepe Keluhkan Langkanya Tiket Persija Vs Mitra Kukar

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Tiket pertandingan antara Persija versus Mitra Kukar pada pekan terakhir Liga 1 musim ini menjadi barang yang paling dicari oleh The Jakmania. Kelompok Pendukung setia Macan Kemayoran itu antuasias menyaksikan laga terakhir tim kebanggaan mereka.

Laga penentuan siapa yang bakal menjadi juara Liga 1 musim ini itu akan berlangsung di di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (9/12/2018). Pihak Panitia Penyelenggara Pertandingan Persija menjual tiket secara online dan offline yang disebar melalui kordinator wilayah The Jakmania.

Harga termurah dipatok sebesar 152 ribu sedangkan yang termahal adalah 500 ribu. Kisaran harga tersebut nampaknya tak menjadi halangan bagi The Jakmania mengingat animo yang besar juga dalam mencari harga tiket.

Bintang Persija, Bambang Pamungkas sampai menuliskan di twitter pribadinya tentang permasalahan tersebut. Ia juga memberikan semangat kepada The Jakmania yang hingga kini masih berkutat mencari tiket pertandingan.

“Selamat berjuang bagi yg masih mencari tiket, semoga dapet ya. Sampai jumpa di Gelora Bung Karno hari minggu nanti,” tulis Bambang Pamungkas.

Budi Saputro selaku Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persija menyebutkan bahwa tiket dikeluarkan sebanyak kapasitas Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta yaitu 76.127 lembar.

Sementara itu Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta menghimbau masyarakat tak memaksakan diri untuk pergi ke Stadion jika belum memiliki tiket.

“Nanti kami mungkin akan siapkan nonton bersama di kelurahan-kelurahan dan kecamatan-kecamatan. Bagi mereka yang tidak bisa menyaksikan langsung di GBK bisa menyaksikan nonton bersama di kantor-kantor kelurahan dan kecamatan,” tulisnya di akun instagram pribadinya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Dukung Penuh Persija, Pemprov DKI Gelar Nobar

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh Persija Jakarta yang berpeluang menjadi juara Liga 1 2018. Pemprov DKI berencana untuk mengadakan nobar di setiap kantor kelurahan di seluruh penjuru Jakarta.

Besarnya animo Jakmania untuk mendukung langsung Persija di Stadion Gelora Bung Karno membuat Pemprov  DKI menyiapkan langkah antisipasi. Menurut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, layar besar akan ditempatkan di kantor kelurahan dan kecamatan seluruh wilayah DKI Jakarta.

“Nanti kami mungkin akan siapkan nonton bersama di kelurahan-kelurahan dan kecamatan-kecamatan. Bagi mereka yang tidak bisa menyaksikan langsung di GBK bisa menyaksikan nonton bersama di kantor-kantor kelurahan dan kecamatan,” kata Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta dikutip Football5star dari laman resmi Persija.

Persija Jakarta - Koreo - GBK - Teco
qharry/jakonline

Persija bisa mengunci gelar juara Liga 1 2018 jika sukses mengalahkan Mitra Kukar tanpa melihat situasi apapun yang terjadi di Stadion Mattoanging. PSM Makassar yang menguntit di peringkat kedua tertinggal satu angka di bawah Macan Kemayoran. Anies memberikan semangat dan dukungan penuh kepada anak asuh Stefano Cugurra tersebut.

“Kita beri semangat kepada Persija, kita dukung total. Saya kemarin sudah sampaikan Persija kerja keras, pokoknya fokus pada pertandingan besok,” tambahnya.

“Kita akan mendukung sekuat tenaga di samping lapangan dan kita akan mendoakan. Saya rasa semangat itu sekarang sudah menyebar di mana-mana,” pungkasnya.

Jika sukses meraih gelar Liga 1 2018, Macan Kemayoran akan mengakhiri paceklik juara Liga Indonesia. Terakhir mereka mendapatkan gelar Liga Indonesia pada tahun 2001.

[better-ads type=”banner” banner=”156417″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”center” show-caption=”1″][/better-ads]

Hajar Mitra Kukar, Sriwijaya FC Tinggalkan Zona Degradasi

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Sriwijaya FC berhasil meninggalkan zona degradasi Liga 1 usai menang 3-1 atas tamunya Mitra Kukar di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Juma (30/11/2018).

Sriwijaya FC membuka keunggulan pada menit 21 melalui Esteban Vizcarra. Usai lepas dari jebakan offside, Vizcarra sukses menaklukkan kiper Teja Paku Alam.

Menit 44, tim tamu membalas. Adalah Maudicio Aparecido Leal yang mencatatkan namanya di papan skor. Ia sukses memaksimalkan assist dari Septian David Maulana. Skor 1-1 menutup babak pertama.

Di babak kedua, Sriwijaya FC bermain habis-habisan. Hasilnya, Beto Goncalves membuat tuan rumah unggul di menit 48. Skor jadi 2-1 untuk tuan rumah.

Sriwijaya FC vs Madura United
liga-indonesia.id

Tak berhenti di situ, pada menit 78, Manuchehr Dzhalilov memperbesar keunggulan Sriwijaya FC. Berawal dari tendangan bebas Yoo Hyun-koo, bola berhasil diteruskan oleh Dzhalilov ke gawang Naga Mekes. Skor jadi 3-1 untuk Sriwijaya FC dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Dengan kemenangan ini, Sriwijaya FC untuk sementara hengkang dari zona degradasi Liga 1. Skuat asuhan Angel Alfredo Vera naik satu tingkat ke peringkat 15 klasemen dengan koleksi 39 poin menggeser Perseru Serui.

Laskar Wong Kito memiliki poin sama dengan Mitra Kukar di posisi 4, tetapi kalah dalam gol head to head dengan Naga Mekes.

Susunan Pemain

Sriwijaya FC (4-2-3-1): Teja Paku alam; Alan Henrique, Achmad Faris Ardiansyah, Marckho Sandy Merauje, Zalnando; Yuu Hyun-koo, Hambali Tholib (Zulfiandi 58′); Esteban Vizcarra, Muhammad Nur Iskandar (Yogi Rahadian 81′), Manuchekhr Dzhalilov (Rizky Ramadhana 89′); Alberto Goncalves

Mitra Kukar (4-2-3-1): Geri Mandagi; Saepulloh Maulana, Mauricio Aparecido Leal, Wiganda Pradika, Rendy Siregar; Bayu Pradana, Danny Guthrie; Septian David Maulana (Andre Agustiar 88′), Dedi Hartono (Aldino Herdianto 78′), Hendra Bayauw (Arif Suyono 72′); Fernando Rodriguez Ortega

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kalahkan PS Tira, Mitra Kukar Jauhi Zona Degradasi

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Mitra Kukar berhasil menjauhi zona degradasi setelah meraih kemenangan atas PS Tira pada partai lanjutan Liga 1, (23/11). Partai ini digelar di markas Mitra Kukar, Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kalimantan Timur.

Tampil sebagai tuan rumah, Mitra Kukar kesulitan untuk mengembangkan permainan di babak pertama. Aleksandar Rakic dan DImas Drajad berkali-kali mampu memberikan ancaman ke lini belakang tim tuan rumah.

Kedua ujung tombak PS Tira membuat tim tuan rumah hanya mengandalkan skema serangan balik. Namun, skor 0-0 tidak berubah hingga wasit mengakhiri paruh pertama pertandingan.

Di menit ke-52, PS Tira mendapatkan kesempatan emas untuk membuka keunggulan. Namun sepakan penalti dari Dzmitry Rekish berhasil dipatahkan oleh Gerri Mandagi yang bermain gemilang.

Sepuluh menit berselang, tim tuan rumah berhasil mencetak gol melalui sepakan keras Dedi Hartono. Tertinggal, tim tamu semakin gencar melakukan serangan. Namun, penampilan yang apik dari lini belakang Naga Mekes membuat skor 1-0 tak berubah hingga wasit meniupkan peluit panjang.

Hasil ini berhasil membuat Mitra Kukar merangkak ke posisi 14 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 39 angka. Unggul tiga angka dari Sriwijaya FC yang berada di peringkat ke-15. Sementara itu, hasil ini membuat langkah PS Tira untuk keluar dari jeratan degradasi semakin berat. Pasalnya, hasil imbang yang diraih oleh Perseru Serui membuat PS Tira harus turun ke peringkat 17 klasemen sementara.

SUSUNAN PEMAIN MITRA KUKAR VS PS TIRA:

Mitra Kukar: Geri Mandagi; Mauricio Leal, Saepulloh Maulana (Bobby Satria 33′), Wiganda Pradika, Rendy Siregar; Danny Guthrie, Dedi Hartono, Lutfi Kamal, Anindito Wahyu; Fernando Rodriguez, Hendra Bayauw

Pelatih: Rahmad Darmawan

PS Tira: Syahrul Fadil; Radanfah Abu Bakr, Didik Wahyu, Mahdi Albaar, Manahati Lestusen; Ahmad Nufiandani (Wawan Febrianto 41′), Dzimitry Rekish (Sansan Husaeni 73′), Izmy Yaman Hatuwe, Jeon Woo-young; Aleksandar Rakic, Dimas Drajad

Pelatih: Nil Maizar

Kartu Kuning: Mauricio Leal 29′,

Persela Curi Poin di Markas Mitra Kukar

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Persela Lamongan berhasil mencuri satu poin usai menahan imbang tuan rumah Mitra Kukar 1-1 pada lanjutan pertandingan Liga 1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (9/11/2018) sore WIB.

Persela lebih dulu unggul pada menit 59 memalui Dendy Sulistyawan yang melepas tembakan dari dari sudut sempit. Bola keras hasil tembakan Dendy gagal dihalau dengan baik kiper Mitra Kukar, Yoo Jae-hoon, yang justru membuat bola masuk ke gawang.

Satu menit sebelum laga usai, tuan rumah membalas. Adalah Aldino Herdianto mencetak gol ke gawang tuan rumah dengan tandukan kepala setelah menerima umpan panjang dari Danny Guthrie. Skor jadi imbang 1-1 dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Persela Lamongan
Liga Indonesia

Dengan hasil ini, Persela naik ke peringkat 10 klasemen Liga 1 dengan 39 poin. Sementara Kukar di posisi 14 dengan 36 angka.

Susunan Pemain

Mitra Kukar: Yoo Jae-hoon; Mauricio Leal, Dedi Gusmawan, Rendy Siregar, Roni Rosadi; Danny Guthrie, Muhammad Bahtiar, Dedi Hartono, Hendra Adi Bayauw, Aldino Herdianto; Rafli Mursalim

Persela: Dwi Kuswanto; Wallace Costa, Samsul Arifin, Ahmad Birrul Walidan, Arif Satriya (belakang); Syahroni, Gian Zola, Ahmad Subagja Baasith, Diego Assis, Dendy Sulistyawan; Loris Arnauld

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]