Madura United vs PSM: Gagal Raih Kemenangan Pertama

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Madura United gagal meraih kemenangan pertamanya di Liga 1 musim ini setelah ditahan PSM Makassar pada Minggu (12/9) malam WIB. Laga Madura United vs PSM di Stadion Madya berakhir dengan skor sama kuat, 1-1.

Tampil dengan motivasi ekstra, PSM langsung menekan lini belakang Madura United. Pada menit ke-8, Anco Jansen hampir menjebol gawang kawalan Muhammad Ridho. Namun, sepakan bebasnya masih terlalu lemah dan tanpa kesulitan diamankan Ridho.

Madura United vs PSM - Liga 1 - ligaindonesiabaru. com
ligaindonesiabaru.com

Memasuki pertengahan babak pertama, Madura United mulai bisa mengimbangi intensitas permainan Juku Eja. Skuat besutan Rahmad Darmawan juga sempat menciptakan beberapa peluang yang belum membuahkan hasil.

Asyik menyerang, Madura United malah kecolongan. Pada menit ke-36, PSM berhasil mencuri keunggulan lewat Ilham Udin yang menyambar umpan kiriman WIljan Pluim. Skor 1-0 tak berubah hingga babak pertama berakhir.

Tertinggal satu gol, Madura United mengawali babak kedua dengan inisiatif serangan. Laskar Sape Kerrab akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-51 melalui sundulan Rafael Silva yang memaksimalkan umpan silang Kim Jin-sung.

Sembulan menit berselang, Rafael hampir membawa Madura United unggul. Namun, kali ini upayanya bisa diblok dengan baik oleh Syaiful Syamsuddin. Bola muntah kemudian jatuh ke kaki Slamet Nurcahyono. Tapi, sepakan Slamet masih belum membuahkan hasil.

Madura United vs PSM - Liga 1 - ligaindonesiabaru. com 3
ligaindonesiabaru.com

Pada menit ke-68, Slamet kembali mendapat peluang emas. Tapi, lagi-lagi upaya Slamet dipatahkan Syaiful. Selepas peluang Slamet, Madura United terus menggempur lini belakang PSM. Namun, mereka gagal mencetak gol keduanya dan skor 1-1 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan.

Hasil ini membuat kedua tim sama-sama belum berhasil meraih kemenangan pertamanya di Liga 1 2021-22. Kedua tim sama-sama memiliki koleksi dua poin dari sepasang pertandingan dan harus puas duduk di papan tengah.

SUSUNAN PEMAIN MADURA UNITED VS PSM:

Madura United: 20-Muhammad Ridho; 6-Andik Rendika Rama (15-Alfin Tuasalamony 71′), 19-Fachruddin Aryanto, 5-Jaime Xavier, 13-Dodi Alexvan Djin; 50-Hugo Gomes, 55-Kim Jin-sung (4-Asep Berlian 90′), 10-Slamet Nurcahyono (77-Ronaldo Kwateh 83′); 7-Bayu Gatra (11-Silvio Escobar 71′), 9-Rafael Silva, 91-David Laly

Pelatih: Rahmad Darmawan

PSM: 51-Syaiful Syamsuddin; 3-Zulkifli Syukur (93-Dolly Gultom 79′), 5-Erwin Gutawa, 15-Hasyim Kipuw, 7-Abdul Rachman; 8-Sutanto Tan, 17-Rasyid Bakri (19-Rian Firmansyah 90′), 48-Muhammad Arfan (24-Rizky Eka 69′); 80-Wiljan Pluim; 30-Ilham Udin (22-Yakob Sayuri 80′), 10-Anco Jansen

Pelatih: Milomir Seslija

Kartu Kuning: Rafael 59′

Main di Liga 1 Lagi, Wiljan Pluim Kehabisan Kata-Kata

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain asing PSM Makassar, Wiljan Pluim, kehabisan kata-kata karena akan tampil lagi di Liga 1 2021-22 setelah sekian lama. Dia menyebut momen ini sudah dinanti-nantikannya sejak beberapa bulan terakhir.

Memang, kompetisi strata satu sepak bola Indonesia itu akhirnya digulirkan kembali setelah mati suri lebih dari satu tahun. Pluim sendiri memilih setia bersama timnya saat ini ketimbang mencari peluang di luar Indonesia.

Main di Liga 1 Lagi, Wiljan Pluim Kehabisan Kata-Kata

Kini, penantian Pluim untuk membela PSM Makassar pada Liga 1 akhirnya usai. Minggu (5/9/2021), dia akan berusaha membawa timnya menang saat melawan Arema FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Main di Liga 1 Lagi, Wiljan Pluim Kehabisan Kata-Kata

“Bagi saya sulit menjelaskan bagaimana untuk mendetailkan semuanya, karena kita tahu bersama satu setengah main tak main bola. Pada saat itu, tak ada yang kami lakukan, tim pun akan berbeda,” ungkap Wiljan Pluim kepada awak media via virtual.

Wiljan Pluim akan Beri Segalanya

Tentu saja, gelandang asal Belanda itu tak mau membuang kesempatan memberi yang terbaik buat Juku Eja. Dia akan berjuang sekuat tenaganya untuk mempersembahkan kemenangan perdana buat tim di Liga 1 2021-22.

Main di Liga 1 Lagi, Wiljan Pluim Kehabisan Kata-Kata

“Satu hal yang kami tahu kami siap, kami akan beri segalanya. Kita akan lihat dengan itu sudah cukup untuk dapat kemenangan besok,” pungkas dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Eduardo Almeida Sesumbar Bawa Arema FC Jinakkan PSM Makassar

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Eduardo Almeida sesumbar bakalan membawa tiga poin buat Arema FC saat hadapi PSM Makassar di Stadion Pakansari, Minggu (5/9/2021). Ada satu hal yang membuatnya yakin, yakni kemampuan pemainnya.

Sudah lama Aremania menantikan laga debut Almeida bersama Singo Edan. Partai perdana melawan PSM jelas akan menarik untuk dinantikan. Apalagi, Almeida begitu menggebu-gebu.

Eduardo Almeida Sesumbar Bawa Arema FC Jinakkan PSM Makassar

Pelatih asal Portugal itu bilang timnya sudah sangat siap tampil menghadapi PSM. Dia pun tak sabar segera mempersembahkan tiga poin perdana dalam laga debutnya sebagai nahkoda Arema.

“Laga besok adalah pertandingan pertama kami lagi di kompetisi setelah setop cukup lama. Saya prediksi ini akan jadi pertandingan menarik,” kata Almeida dalam jumpa pers virtual sehari jelang pertandingan.

Eduardo Almeida Sesumbar Bawa Arema FC Jinakkan PSM Makassar

“Kami akan memberikan pertandingan yang menghibur dari pemain. Kami yakin akan mengambil tiga poin,” sambung dia.

Eduardo Almeida Punya Alasan

Sudah pasti, Almeida punya alasan di balik pernyataan sesumbarnya. Dia amat yakin karena memiliki pemain yang sudah sangat siap untuk menunjukkan kelasnya di Liga 1 musim ini.

Eduardo Almeida Sesumbar Bawa Arema FC Jinakkan PSM Makassar

Ketika ditanya awak media soal apa yang membuatnya yakin Arema FC bisa menang, Almeida menjawab dengan santai. Dia bilang, “Pemain saya. Karena mereka memiliki semangat untuk menang untuk pertandingan pertama kami.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Milomir Seslija Ogah Maafkan Pemain PSM Makassar yang Tak Sepenuh Hati

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Milomir Seslija mengaku akan memaafkan pemain PSM Makassar andai berbuat kesalahan. Namun, dia ogah memaaafkan pemain yang tak main sepenuh hati.

Seperti diketahui, Milo saat ini memegang beban berat untuk membangkitkan mentalitas PSM di Liga 1. Makanya, satu hal yang ingin dibenahi oleh Milo jelang timnya menghadapi Arema FC, yakni mental.

Milomir Seslija Ogah Maafkan Pemain PSM Makassar yang Tak Sepenuh Hati

Milo mengaku tak akan memaafkan pemainnya yang turun di lapangan dengan separuh hatinya. Apalagi, Juku Eja terkenal dengan jargon semangatnya, Ewako.

Milomir Seslija Ogah Maafkan Pemain PSM Makassar yang Tak Sepenuh Hati

“Saya bisa memaafkan mereka dengan kesalahan yang bisa saja dilakukan, tapi kalau tak main dengan hati dengan semangat juang Ewako, ini yang tak bisa, makanya pemain harus main sepenuh hati di pertandingan,” ungkap Milomir Seslija kepada awak media via virtual.

Milomir Seslija Sebut PSM Makassar Siap Tempur

Menarik menantikan polesan PSM di bawah kendali Milo di Liga 1. Laga melawan Arema FC di Stadion Pakansari, Minggu (5/9/2021). Apalagi, itu menjadi pertandingan debutnya sebagai nakhoda Juku Eja.

Milomir Seslija Ogah Maafkan Pemain PSM Makassar yang Tak Sepenuh Hati

“Kami sudah dapat info yang dibutuhkan, persiapan kami juga sudah bagus, tinggal diterapkan pada latihan terakhir. Saya sudah bicara banyak kepada pemain soal persiapan kami,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar Lunasi Gaji Pemain Berjumlah Rp5,3 Miliar

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSM Makassar akhirnya dinyatakan sudah melunasi gaji para pemainnya yang berjumlah lebih dari Rp5,3 miliar. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) yang sudah mendapatkan laporan dari klub maupun pemain.

Seperti diketahui, APPI menyebut ada setidaknya 17 pemain yang gajinya belum dilunasi oleh manajemen klub berjuluk Juku Eja tersebut. Namun memang, dalam sepekan terakhir manajemen klub sudah mulai berinisiatif melunasi tanggungannya.

Nah per 26 Agustus malam, APPI akhirnya mengonfirmasi kalau tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu sudah membayarkan kewajibannya. Mereka sudah membayarkan utang kepada pemain sebesar Rp5,3 miliar lebih.

Alasan PSM Makassar Baru Inisiatif Lunasi Gaji Pemainnya

“Setelah 2 bulan lamanya sejak tanggal jatuh tempo, hari ini, pada 26 agustus 2021, berdasarkan informasi yang kami terima dari 17 (tujuh belas) anggota kami, Klub PSM Makassar akhirnya telah melunasi tunggakan tersebut,” tulis rilis resmi APPI.

Alasan PSM Makassar Baru Inisiatif Lunasi Gaji Pemainnya

“APPI memberikan apresiasi atas pelunasan ini terhadap klub yang telah mentaati Putusan NDRC NOMOR: 016/NDRC/III/2021 s/d 032/NDRC/III/2021,” sambung rilis itu.

PSM Makassar Bisa Daftarkan Pemain

Atas pelunasan dari tunggakan tersebut, APPI mengaku sudah menerima surat konfirmasi dari manajemen Juku Eja. Mereka jua telah menyampaikan kepada PSSI, PT LIB dan NDRC Indonesia bahwa telah adanya pelunasan.

Sah! PSM Makassar Akhirnya Lunasi Gaji Beberapa Pemainnya

“Sehingga mereka dapat melakukan pendaftaran pemain dan turut bergabung dalam kompetisi Liga 1 2021-22 yang rencananya akan dimulai pada 27 Agustus 2021,” lanjut rilis itu.

“PSM Makassar juga telah menyelesaikan tunggakan terhadap 2 pemain lokal lainnya yang masih dalam proses penyelesaian antara APPI dengan klub (belum diajukan Permohonan kepada NDRC Indonesia). Sehingga total tunggakan pemain lokal yang telah terselesaikan sejumlah 19 (sembilan belas) pemain,” tutup APPI.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kenapa PSM Makassar Baru Sekarang Lunasi Gaji Pemainnya?

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) membuka alasan PSM Makassar baru berinisiatif lunasi gaji pemainnya jelang Liga 1 2021-22. Mereka menyebut kalau sistem pendaftaran pemain klub tersebut sempat dikunci.

Seperti diketahui, APPI menyebut ada setidaknya 17 pemain yang gajinya belum dilunasi oleh manajemen klub berjuluk Juku Eja tersebut. Karena hal itu,PSM terancam sanksi dilarang mendaftarkan pemain selama tiga periode sekaligus.

Sah! PSM Makassar Akhirnya Lunasi Gaji Beberapa Pemainnya

Kini, perlahan-lahan manajemen klub mulai berinisiatif menunaikan tanggungannya. Hal itu dikonfimasi oleh Plt General Manager APPI, M Hardika Aji.

Sah! PSM Makassar Akhirnya Lunasi Gaji Beberapa Pemainnya

PSM Makassar baru inisiatif baru bayar, karena mereka masih dikunci secara sistem di pendaftaran pemain, karena kan ada link dari AFC segala macam ya,” ungkap M Hardika Aji saat dihubungi awak media.

APPI Lapor FIFA Andai PSM Makassar Sudah Tuntaskannya

Alasan PSM Makassar Baru Inisiatif Lunasi Gaji Pemainnya

APPI, kata dia, jelas akan melaporkannya kepada FIFA andai manajemen klub benar-benar sudah melunasi gaji ke-17 pemain itu. Baru, nanti kunci tersebut akan dibuka otomatis.

“Jadi, semua tergantung sistem. Bukan hanya kontrak. Katanya sih masih dikunci enggak bisa daftar pemainnya. Makanya kami kan nanti lapor kalau ada laporan sudah dibuka lagi kunci pendaftarannya,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sah! PSM Makassar Akhirnya Lunasi Gaji Beberapa Pemainnya

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSM Makassar akhirnya melunasi gaji beberapa pemainnya jelang Liga 1 2021-22 digulirkan. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh pihak Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indoensia (APPI) yang sudah berkomunikasi langsung dengan manajemen klub.

Seperti diketahui, APPI menyebut ada setidaknya 17 pemain yang gajinya belum dilunasi oleh manajemen klub berjuluk Juku Eja tersebut. Karena hal itu,PSM terancam sanksi dilarang mendaftarkan pemain selama tiga periode sekaligus.

Kabar Baik, PSM Makassar Segera Tuntaskan Tunggakan Gaji Pemain

Kini, per 26 Agustus 2021 beberapa tunggakan gaji pemain akhirnya sudah dituntaskan manajemen. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Plt General Manager APPI, M Hardika Aji.

“Kami belum rilis sih karena memang masih proses, sudah ada pembayaran tapi belum semua. Kami sudah dapat kabar dari manajemen PSM Makassar dan para pemain juga,” ungkap Hardika Aji saat dihubungi oleh awak media.

PSM Makassar Ogah Meratapi Kepergian Rizky Pellu

“Dua hari lalu sih sudah kontak kepada mereka, lalu kami kroscek data segala macam, pembayaran juga disesuaikan karena perbedaan data,” sambung dia.

PSM Makassar Masih Proses Tuntaskan Semuanya

Sah! PSM Makassar Akhirnya Lunasi Gaji Beberapa Pemainnya

Hardika Aji juga menyebut beberapa pemain yang gajinya belum dibayar oleh manajemen PSM lebih kepada soal data. Ada beberapa pemain yang datanya harus dicocokkan terlebih dahulu.

“Cuma beberapa sih kemarin sudah masuk, angka yang sudah sesuai mungkin sudah diselesaikan, beberapa lagi yang masih ada penyesuaian, dicocokkan lagi salah di mana, kurang di mana. Paling hari ini sih bisanya, karena gak bisa besok kan, besok udah mulai (Liga 1),” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kabar Baik, PSM Makassar Segera Tuntaskan Tunggakan Gaji Pemain

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Kabar baik akhirnya datang dari manajemen PSM Makassar terkait permasalahan tunggakan gaji pemain. Mereka dalam waktu dekat ini akan mencairkan tanggungannya kepada pemain.

Seperti diketahui, APPI menyebut ada setidaknya 17 pemain yang gajinya belum dilunasi oleh manajemen klub berjuluk Juku Eja tersebut. Status ke-17 pemain itu masih belum dibayarkan sebagian oleh mananjemen klub.

Kabar Baik, PSM Makassar Segera Tuntaskan Tunggakan Gaji Pemain

Nah, PSM Makassar sendiri sebenarnya terancam sanksi larangan pendaftaran pemain hingga 3 periode. APPI (Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia) pun akhirnya kembali bicara terkait tanggungan yang dimiliki manajemen Juku Eja.

Kabar Baik, PSM Makassar Segera Tuntaskan Tunggakan Gaji Pemain

“Saat ini, proses pelunasan gaji sedang dalam proses sejak kemarin. Cuma memang belum ada pembayarannya,” ungkap Plt General Manager APPI, M Hardika Aji, saat dihubungi Football5Star.com.

Manajemen PSM Makassar Janjikan Selesai Sebelum Liga 1

Kabar Baik, PSM Makassar Segera Tuntaskan Tunggakan Gaji Pemain

Kini, jelang Liga 1 2021-22 digulirkan, akhirnya ada kabar baik dari manajemen klub. Hardika Aji membeberkan kalau manajemen klub besutan Milomir Seslija itu akan mencairkan uang gaji kepada pemain dalam dua hari ke depan.

“Kami memang langsung kontak dengan manajemen mereka, jadi tak melewati pemain lagi. Mereka berjanji 1-2 hari ini akan segera diproses,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ternyata, Banyak Klub Liga 1 yang Tunggak Gaji Pemainnya

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) membeberkan kalau banyak klub Liga 1 yang ternyata tunggak gaji pemainnya. Mereka menyebut, para klub tersebut banyak yang bermasalah dengan pemain asingnya.

Seperti diketahui, masalah tunggakan gaji pemain memang menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) jelang gulirkan kompetisi. Faktanya masih ada satu klub yang masih tersangkut masalah itu, yakni PSM Makassar.

Kendati demikian, APPI mengungkapkan kalau bukan cuma PSM saja yang menunggak gaji pemain. Banyak klub Liga 1 yang jua bermasalah dengan hal itu bahkan sedang diprosesi di Dispute Resolution Chambers (DRC) yang berada di bawah naungan FIFA.

PSM Makassar tak akan dapat diperkuat Wiljan Pluim karena tak didaftarkan untuk Piala Menpora 2021. yata, Banyak Klub Liga 1 yang Tunggak Gaji Pemainnya

Bedanya, para klub tersebut menunggak gaji pemain asingnya. Jadi, APPI tak bisa langsung turun tangan lantaran para pemain tersebut sudah laporkan ke DRC.

yata, Banyak Klub Liga 1 yang Tunggak Gaji Pemainnya

“Bukan hanya PSM, klub-klub (Liga 1) lain juga banyak yang dilaporkan ke DRC FIFA oleh pemain asing,” kata Plt General Manager APPI, Hardika Aji saat dihubungi awak media.

APPI Tak Bisa Bantu Tunggakan Pemain Asing Liga 1

Hardika menyebut, APPI tak bisa membantu urusan tunggakan gaji pemain asing. Hal itu karena pemain asing sudah memiliki akses langsung melapor ke DRC FIFA.

yata, Banyak Klub Liga 1 yang Tunggak Gaji Pemainnya

Jadi, kata dia, semuanya akan langsung diputuskan FIFA. Terlebih, para pemain import tersebut sudah memiliki pengacara sendiri.

“Yang kasus DRC FIFA, itu bukan APPI yang pegang. Karena mereka (pemain) pakai lawyer sendiri. Sepertinya ada sekitar empat klub. Kami cuma diinformasikan secara informal saja. Makanya tak pernah kami rilis,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Andritany Ardhiyasa: Dahulu Saya Pernah Merasa di Posisi Pemain PSM

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Wapres Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI), Andritany Ardhiyasa, mengaku pernah merasakan di posisi pemain PSM Makassar. Untuk itu, dia terus ingin mengawal agar tunggakan gaji pemain segera diselesaikan PSM.

Seperti diketahui, APPI menyebut ada setidaknya 17 pemain yang gajinya belum dilunasi oleh manajemen klub berjuluk Juku Eja tersebut. Status ke-17 pemain itu masih belum dibayarkan sebagian oleh mananjemen klub. Hal itu bisa bikin PSM terancam sanksi larangan pendaftaran pemain hingga 3 periode.

PSM Makassar: Siapapun Lawannya, Kami Hadapi dengan Ewako! Andritany Ardhiyasa: Dahulu Saya Pernah Merasa di Posisi Pemain PSM

Andritany berharap masalah ini bisa segera diselesaikan. Dia pun menuntut ketegasan dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) soal status PSM yang masih menunggak gaji pemainnya.

PSM Makassar Ogah Meratapi Kepergian Rizky Pellu

“Tentunya, yang kami harapkan adalah ada eksekusinya dari PT LIB dan PSSI. Bisa hold untuk tim yang belum selesaikan hak-hak dari para pemain,” ungkap Andritany Ardhiyasa kepada awak media via virtual.

Andritany Ardhiyasa Tuntut Ketegasan PSSI Soal PSM Makassar

Tunggak Gaji Pemain Asing, FIFA Jatuhkan Hukuman kepada PSM

Sebab, kata pemain Persija Jakarta itu, kalau PSSI dan PT LIB tak tegas, kasus tersebut bisa terulang. Dahulu, menurut Andri ada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang mengurusi hal ini. Namun NDRC Indonesia kini bisa jadi fasilitator buat pemain.

“Kalau seperti ini sampai kapan? Karena saya dahulu sempat merasakan seperti pemain PSM. Dahulu belum ada NDRC, jadi untuk teman-teman harus ada rasa optimistis, walau tak ada BOPI saat ini, lapor kepada kami akan masukkan ke NDRC. Semoga putusan NDRC bagus, dan PT LIB bisa eksekusinya,” tutup Andritany.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSSI dan PT LIB Dituntut Tegas Soal Status PSM Makassar di Liga 1

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI dinilai harus tegas melarang PSM Makassar ikuti Liga 1 kalau belum melunasi gaji pemainnya. Hal itu disuarakan oleh pihak Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) yang menyebut PSM masih belum membayarkan hak pemainnya.

Seperti diketahui, APPI menyebut ada setidaknya 17 pemain yang gajinya belum dilunasi oleh manajemen klub berjuluk Juku Eja tersebut. Status ke-17 pemain itu masih belum dibayarkan sebagian oleh mananjemen klub.

Nah, PSM Makassar sendiri sebenarnya sudah diancam sanksi larangan pendaftaran pemain hingga 3 periode. Maka mereka bisa saja tak bisa ikut Liga 1 2021-22. Lantas, bagaimana kalau PSM tetap ikut kompetisi meski belum bayarkan hak pemainnya?

PT LIB Harus Larang PSM Makassar Ikuti Liga 1 karena Belum Bayar Gaji Pemainnya Terungkap! Persis Solo Ternyata Tunggak Gaji 18 Pemain Sekaligus

“NDRC sudah membuat keputusan yang harus dipatuhi. Jika ada yang melanggar atau tak ikuti, ada kewenangan pada PSSI dan PT LIB. Karena PT LIB operator yang menyelenggarakan kompetisi,” ungkap legal APPI, Jannes Silitonga kepada awak media via virtual.

APPI Tunggu Ketegasan PSSI Soal PSM Makassar

Tunggak Gaji Pemain Asing, FIFA Jatuhkan Hukuman kepada PSM

Maka, kata dia, terkait soal status PSM yang belum melunasi gaji pemainnya sudah disampaikan kepada PSSI. “Ini sama seperti dengan jika pemain asing besengketa di DRC seperti itu, FIFA beri warning,” sambung dia.

“Kalau ingin berkompetisi harus laksanakan keputusan hukum yang sudah tetap. Makanya, NDRC Indonesia menyampaikan kepada PSSI, sehingga PSSI lah yang bisa membuat keputusan sesuai dengan putusan NDRC,” tutup dia.

PSM Makassar: Siapapun Lawannya, Kami Hadapi dengan Ewako!

PSM sendiri sebenarnya bisa saja mengikuti Liga 1 andai melunasi gaji penggawanya sebelum batas pendaftaran pemain ditutup Liga 1. Mereka jadi satu-satunya klub Liga 1 yang tersangkut dalam masalah sengketa gaji pemain ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Nostalgia Hari ini: Hantam PKT Bontang, PSM Makassar Juarai Liga Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Hari ini, 21 tahun silam boleh dibilang menjadi salah satu sejarah bagi PSM Makassar di pentas sepak bola Indonesia. Sebab, pada 23 Juli 2001 mereka sukses menjadi kampiun usai menghantam 3-2 PKT Bontang di Stadion Utama Senayan, Jakarta.

Jelas, hal itu terasa sangat spesial bagi klub berjuluk Juku Eja itu. Sebab, ini merupakan gelar perdana mereka sejak penyatuan kompetisi Perserikatan dengan Galatama. Total, gelar tersebut merupakan yang keenam bagi PSM, setelah lima di antaranya diraih pada era Perserikatan.

Kala itu sedari awal, PSM Makassar memang sudah tampil istimewa. Di bawah kendali Syamsuddin Umar, tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu sukses memimpin klasemen Wilayah Timur dengan cuma menelan dua kekalahan dari 26 laga. Pada babak delapan besar pun, mereka menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan.

Nostalgia Hari ini: Hantam PKT Bontang, PSM Makassar Juarai Liga Indonesia

Usai mengandaskan 1-0 Persija di semifinal, mereka lantas kembali bersua PKT Bontang di final. Laga final diselenggarakan di Stadion Utama Senayan (Kini SUGBK).

Jalannya Laga PSM Makassar vs PKT Bontang

Memulai pertandingan, kedua kesebelasan tampaknya bermain aman. Nyaris tak ada peluang yang diciptakan oleh kedua tim hingga 15 menit perdana.

Baru, menit ke-39 Juku Eja sukses memuka skor melalui Kurniawan Dwi Yulianto. Dia sukses menanduk bola hasil umpan dari tendangan bebas Carlos De Mello. Itu menjadi gol ke-22 bagi Kurniawan buat PSM pada musim tersebut.

Paruh kedua, Juku Eja kembali menunjukkan tajinya. Mereka sukses menggandakan kedudukan menit ke-62 via Rachman Usman. Gol berawal dari adanya perebutan bola di depan gawang PKT Botang. Rachman Usman mencoba menyisir dari sisi kiri lalu memberi umpan kepada rekannya. Bola sepakan rekannya ditepis kiper PKT, tapi Rachman sukses mendorong bola ke dalam gawang.

PSM Makassar kian di atas angin setelah Kurniawan Dwi Yulianto mencetak gol keduanya menit ke-62. PKT Bontang sempat membalas via Aris Budi Prasetyo dan Fakhri Husaini. Tapi, PSM tetap unggul 3-2 hingga peluit panjang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih PSM Makassar, Milomir Seslija Jawab Rumor Boaz Solossa

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Milomir Seslija, akhirnya menjawab soal rumor Boaz Solossa yang akan bergabung. Dia tak menampik kalau Boaz merupakan salah satu striker berbahaya.

Seperti diketahui, Boaz memang saat ini berstatus bebas transfer usai resmi didepak oleh Persipura kabarnya akibat kasus indisipliner. Memiliki sepak terjang penyerang haus gol dan mematikan, Boaz tentunya menjadi rebutan banyak klub Indonesia.

Sejumlah klub dilaporkan tertarik dengan jasa Boaz Solossa, seperti Persija Jakarta, Borneo FC, Arema FC, hingga PSM Makassar. Milomir Seslija pun mengakui Boaz akan sangat berguna bila benar-benar bisa bergabung dalam skuatnya.

Pelatih PSM Makassar, Milomir Seslija Jawab Rumor Boaz Solossa

“Boaz adalah salah satu striker yang sudah lama malang melintang di Indonesia dan salah satu striker terbaik di Indonesia,” ungkap Milo dikutip laman resmi Liga Indonesia.

“Rumor adalah rumor tapi yang paling penting adalah pada saat seorang pemain mau datang ke Makassar. Mereka harus menghormati budaya kultur dan aturan-aturan yang tersirat di Makassar dan yang ada di klub ini,” sambung dia.

Milo mengaku terbuka menyambut siapapun pemain yang ingin bergabung dengan skuat berjuluk Juku Eja. Tapi, dia berharap pemain itu tetap mengikuti aturan yang sudah disepakati.

“Siapapun yang ingin berkontribusi untuk PSM saya sangat welcome di Makassar. Tapi orang ini harus mengikuti tata cara aturan yang ada di klub ini,” tutup mantan pelatih Arema FC itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar Belum Lunasi Gaji Pemain, Ancaman Sanksi Masih Membayangi

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSM Makassar ternyata belum juga melunasi gaji pemainnya yang membuatnya terancam sanksi berat. APPI (Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia) pun bersuara soal hukuman tersebut yang dikonfirmasi masih berlaku hingga saat ini.

Seperti diketahui, APPI menyebut ada setidaknya 17 pemain yang gajinya belum dilunasi oleh manajemen klub berjuluk Juku Eja tersebut. Status ke-17 pemain itu masih belum dibayarkan sebagian oleh mananjemen klub.

Nah, PSM Makassar sendiri sebenarnya sudah diancam sanksi larangan pendaftaran pemain hingga 3 periode. APPI mengonfirmasi kalau sanksi tersebut masih berlaku buat PSM yang sedang mempersiapkan diri menatap Liga 1 2021-22.

Tunggak Gaji Pemain Asing, FIFA Jatuhkan Hukuman kepada PSM PSM Makassar Belum Juga Lunasi Gaji Pemain, APPI Bersuara

“Iya kalau larangan pendaftaran pemain baru memang sudah jatuh tempo. Bisa dicabut kalau sudah lunas. Cuma memang pendaftaran pemain kan msh buka sampai h+7 liga mulai nanti,” ungkap Plt General Manager APPI, M Hardika Aji.

“Sebenarnya semua hukuman ke klub sama, 45 hari sejak putusan keluar dengan ancaman sanksi larangan pendaftaran pemain selama 3 periode. Nah yang periode sekarang kan belum ditutup sampai H+7 setelah kick off kompetisi,” sambung dia.

Lantas kalau ditanya PSM Makassar sudah dihukum atau belum, APPI menyebut sanksi masih berlaku. Cuma memang saat ini Liga 1 juga belum jelas jadi manajemen Juku Eja masih punya waktu.

“Kalau ditanya sudah kena hukuman apa belum, ya sudah terkena hukuman larangan pendaftaran pemain. Cuma kan kompetisinya ini belum mulai, mungkin menurut PSM (mau melunasi) nanti saja sampai H+7,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Milomir Seslija Bereaksi Soal Kabar Negosiasi dengan PSM Sempat Mandek

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Milomir Seslija akhirnya bereaksi soal kabar negosiasi dirinya dengan PSM Makassar sempat mandek. Dia menyebut kalau telat gabung dengan klub karena situasi pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, nama pelatih yang karib disapa Milo itu memang sudah kencang dikabarkan akan jadi nakhoda anyar PSM sejak sebulan lalu. Namun, dia nyatanya baru saja diperkenalkan menjadi pelatih Juku Eja pada Kamis (8/7/2021).

Ada kabar kalau mantan arsitek Arema FC itu sempat bermasalah soal negosiasi kontrak dengan manajemen klub. Namun, Milo membantah kabar itu. Dia telat bergabung dengan klub kebanggaan masyarakat Makassar karena administrasi mendapatkan visa.

Milomir Seslija Bereaksi Soal Kabar Negosiasi dengan PSM Sempat Mandek
Twitter PSM

“Kita tahu semua sekarang masa pandemi Covid-19 sangat sulit untuk mendapatkan izin dari pihak imigrasi. Jadi tidak ada hubungannya dengan negosiasi,” ungkap Milomir Seslija dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.

Bukan cuma itu, Milo tak bisa langsung gabung latihan PSM karena setibanya di Indonesia harus menjalani karantina selama sepekan. “Kurang lebih saya membutuhkan waktu 2 minggu untuk mendapatkan visa untuk datang, jadi sangat ketat di sini,” sambuung dia.

Milomir Seslija sendiri sebenarnya sudah hadir langsung dalam latihan PSM sejak Senin, 5 Juli lalu. Namun, dia baru saja secara resmi memimpin skuat Juku Eja latihan mulai Jumat (9/7/2021).

Tentu, menarik menantikan kiprah Milo bersama Juku Eja. Sebab, dia memiliki pengalaman yang cukup dalam sepak bola Indonesia. Sebelum ke Makassar, dia sempat menangani Arema FC, Persiba Balikpapan, hingga Madura United. Prestasi terbaiknya ialah saat membawa Arema juara Piala Presiden 2019.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Nostalgia Hari Ini: Awal Persaingan Juara Persija vs PSM yang Panas

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Hari ini, 6 Juli 2018 silam boleh dibilang menjadi awal dari persaingan juara antara Persija Jakarta vs PSM Makassar di Liga 1. Partai pada malam itu pun berjalan sangat ketat hingga membuat wasit mengeluarkan kartu merah.

Liga 1 2018 memang yang paling disorot ialah dua tim, yakni Macan Kemayoran dan Juku Eja. Sebab, musim itu pada laga-laga akhir menyisakan dua pacuan untuk memperebutkan gelar juara. Hingga akhirnya, kala itu Macan Kemayoran sukses merengkuh gelar.

Persaingan Persija vs PSM sudah tercium sejak pekan-pekan pertengahan. Kedua tim saat itu bertemu di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat, 6 Juli 2018. Tuan rumah tak bisa menggelar laga di markasnya karena masalah izin keamanan.

Jalannya laga terbilang alot. Gol perdana baru tercipta menit ke-40 usai Guy Junior menciptakan skor buat tim tamu. Gol bermula saat umpan Hendra Wijaya gagal diadang oleh Andritany Ardhiyasa. Bola lepas dari tangan Andri dan langsung direbut Guy untuk mencetak gol.

Persija vs PSM Ketat di Paruh Kedua

Nostalgia Hari Ini: Awal Persaingan Juara Persija vs PSM yang Panas
Dok. Tagar.id

Paruh kedua, pertandingan terbilang panas. Macan Kemayoran sukses menyamakan kedudukan menit ke-52 lewat sundulannya usai memanfaatkan umpan Maman Abdurrahman dari sisi kiri.

Bahkan, skuat ibu kota sukses membalikkan kedudukan enam menit kemudian. Tendangan bebas Jaimerson Xavier tak bisa dihalau dengan baik oleh Syaiful yang menjaga gawang Juku Eja.

Macan Kemayoran kian di atas angin saat Hendra Wijaya mendapatkan kartu merah. Dia mendapat kartu kuning kedua usai melanggar keras Riko Simanjuntak. Juku Eja pun harus main dengan 10 orang.

Kalah jumlah pemain, tim yang kala itu dibesut Robert Alberts justru bisa menyamakan kedudukan empat menit jelang waktu normal berakhir. Steven Paulle mampu mencetak gol lewat tendangan saltonya. Hasil imbang 2-2 pun mengakhiri pertandingan Persija vs PSM.

Hasil tersebut nyatanya sangat berpengarung pada klasemen akhir Liga 1 2018. Sebab, saat itu Persija sukses juara dengan cuma unggul satu angka dari PSM pada penghujung musim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pernah Duel di Belanda, Melvin Platje Gambarkan Garangnya Pemain Asing PSM Makassar

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Striker Bali United, Melvin Platje, menggambarkan betapa garangnya pemain asing anyar PSM Makassar, Anco Jansen. Menurut Platje, Jansen sangat sulit dihentikan ketika dirinya pernah duel di Liga Belanda.

Melvin Platje mengaku saat membela De Graafschap, beberapa kali menghadapi tim yang dibela Anco Jansen, yakni NAC Breda. Salah satu contohnya saat keduanya bertarung, 28 Maret 2021 lalu.

Saat itu, Platje bermain sebagai pengganti sedang Jansen tampil starter. Bahkan, klub yang dibela oleh Melvin Platje itu harus takluk 1-3 dari NAC Breda yang masih diperkuat Jansen.

Melvin Platje - Bali United - Jadwal - baliutd. com

“Anco Jansen merupakan pemain yang bagus di Belanda. Hal itu setelah saya beberapa kali bermain melawan dia,” ungkap Melvin Platje dalam laman resmi Bali United.

Kini, keduanya dipastikan bakal berduel lagi di Indonesia. Hal itu setelah Anco Jansen secara resmi bakal membela PSM Makassar untuk Liga 1 2021-22.

“Saat ini dia akan bermain di Indonesia, saya berharap yang terbaik untuk dia dan cepat beradaptasi di sini,” tutup Platje.

Anco Jansen memang lumayan berpengalaman di kompetisi Belanda. Selain NAC Breda, dia jua pernah main di Roda JC, Groningen, FC Emmen hingga De Graafschap. Penampilan terbaiknya ada saat dia memperkuat Graafschap. Dari 64 pertandingan, Jansen mencetak 32 gol dan 10 assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar Masih Belum Bisa Daftarkan Pemain untuk Liga 1

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSM Makassar diklaim masih belum bisa mendaftarkan pemain untuk Liga 1 2021-2022 karena hukumannya. Hal itu dikonfirmasi oleh pihak Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) yang mengurusi permasalahan hak pemain.

Sebelumnya, PSM memang dituntut untuk segera membayarkan tunggakan gaji senilai Rp6 miliar kepada pemainnya. Hal itu setelah adanya putusan dari National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia.

Andai tak bisa membayarkannya, PSM tak boleh melakukan pendaftaran pemain dalam tiga periode. Sejauh ini, APPI menyebutkan PSM masih belum menyelesaikan sangkutannya kepada pemain. Sebab, sejauh ini belum ada laporan dari pemain kalau PSM Makassar sudah menyelesaikan tanggung jawabnya.

PSM Makassar: Siapapun Lawannya, Kami Hadapi dengan Ewako!

“Iya, nah kalo untuk laporan itu selesai atau enggak itu dari pemainnya. Nanti dari pemain lapor ke APPI, kemudian kita masukkan lagi ke NDRC. Ini loh, PSM sudah menyelesaikan keputusannya, buktinya ini ini ini. Begitu dilihat sama NDRC oke, sudah benar, lunas, berarti hukuman itu dicabut, itu disosialisasikan dan diteruskan ke operator liga,” ungkap GM APPI, Ponaryo Astaman, kepada awak media.

Ponaryo mengungkapkan tenggat waktu kepada PSM menyelesaikan tunggakannya sampai kompetisi dimulai. Kalau nantinya bisa melunasi tanggungannya sebelum pendaftaran pemain buat Liga 1 ditutup, PSM bisa lepas dari sanksi.

“Mereka sejauh ini baru melakukan pembayaran awal, tapi belum semuanya. Tenggat waktu buat PSM itu sampai kompetisi mulai. Kalau sebelum kompetisi mulai belum selesai ini mereka tidak bisa melakukan pendaftaran pemain baru.Kalau semuanya sudah dilunasi bahkan h-1 liga, hari pendaftaran masih buka, PSM tentu masih bisa daftarkan pemain,” tutup Ponaryo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Berpeluang Mentas di Eredivisie, Pemain Belanda Ini Tertarik Gabung PSM

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain klub Liga Belanda, NAC Breda, Anco Jansen, buka peluang menerima tawaran dari PSM Makassar. Dia mengaku terbuka untuk mencari peluang dan pengalaman baru di Indonesia.

Sejatinya, Jansen memiliki peluang mentas di Eredivisie musim depan. Hal itu setelah NAC Breda bakalan menjalani pertandingan final play-off promosi ke Eredivisie melawan peringkat ketujuh NEC di Stadion Rat Verlegh, Minggu (23/5/2021).

Akan tetapi, Jansen mengaku usianya mungkin tak sanggup bermain dengan optimal di Belanda. PSM Makassar disebut-sebut menjadi pelabuhan baru buat Jansen. Apalagi, bek 32 tahun itu sudah mengikuti akun Instagram resmi PSM.

Berpeluang Mentas di Eredivisie, Pemain Belanda Ini Tertarik Gabung PSM makassar Anco Jansen
netherlandsnewslive

“Saya sebetulnya tetap siap bermain di Belanda, tapi saya harus realistis. Usia saya sudah mencapai 32 tahun, dan tidak bisa memberikan apa yang saya miliki sebelumnya,” ujar Anco Jansen dikutip dari Goal.

“Apakah saya akan bermain di Indonesia? Kemungkinan itu ada. Bagaimana dengan Emmen? Saya berharap klub itu akan baik-baik saja, walau tidak ada satupun yang percaya kepada saya. Saya hanya ingin bangkit kembali,” sambung dia.

Saat ini, tim berjuluk Juku Eja itu memang baru memiliki satu pemain asing, yakni Wiljan Pluim. Belakangan, PSM Makassar disebut-sebut ingin memulangkan Steven Paulle.

Anco Jansen sendiri cukup berpengalaman di Belanda. Selain NAC Breda, dia sempat membela De Graafschap, Roda JC, Groningen, hingga Emmen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM vs PSS: Aksi Heroik 10 Pemain Laskar Super Elja

PSM vs PSS: Aksi Heroik 10 Pemain Laskar Super Elja 82

Football5star.com, Indonesia – PSS Sleman berhasil membawa pulang medali perunggu Piala Menpora 2021 setelah mengalahkan PSM Makassar pada partai perebutan tempat ketiga, Sabtu (24/4) malam WIB. Partai PSM vs PSS berakhir dengan skor 1-2.

Tampil dengan motivasi berlipat, PSS langsung menekan lini belakang PSM semenjak menit-menit awal. Barisan belakang Juku Eja dibuat kerepotan dengan tingginya intensitas serangan PSS.

Pada menit ke-30, PSS mendapat hadiah penalti setelah Irkham Zahrul Milla dilanggar di kotak terlarang, Irfan Jaya yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Pada menit ke-39, PSS mendapat malapetaka. Mereka harus bermaind engan 10 pemain karena Fandry Imbiri mendapat kartu merah. Meski bermain dengan 10 pemain, PSS berhasil mempertahankan keunggulan hingga babak pertama usai.

PSM vs PSS - Piala Menpora - ligaindonesiabaru. com
ligaindonesiabaru.com

Selepas turun minum, PSM coba memanfaatkan keunggunlan jumlah pemain dan mulai mengurung lini belakang PSS. Hasilnya, Juku Eja berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan bebas Sutanto Tan pada menit ke-59.

Namun skor 1-1 tak bertahan lama. PSS berhasil kembali unggul pada menit ke-65. Kali ini, giliran Irkham Milla yang sukses menjebol gawang kawalan Hilman Syah.

Pada menit ke-73, PSS hampir mencetak gol ketiganya. Tapi, sepakan bebas Dwi Rafi Angga digagalkan oleh tiang gawang Hilman. Skor 1-2 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan.

Kemenangan ini membuat PSS berhasil membawa pulang medali perunggu Piala Menpora 2021. Sementara, PSM yang bermain dengan komposisi 100% pemain lokal harus puas mengakhiri turnamen di peringkat keempat.

SUSUNAN PEMAIN PSM VS PSS:

PSM: 97-Hilman Syah; 41-Muh Fahri, 5-Erwin Gutawa, 15-Hasim Kipuw, 43-Ahmad Hari; 48-M Arfan, 17-Rasyid Bakri, 8-Sutanto Tan; 22-Yakob Sayuri, 11-Yance Sayuri, 99-Saldy

Pelatih: Syamsuddin Batolla

PSS: 33-Miswar Saputra; 3-Nirwanto, 6-Sukarta, 4-Fandy Imbiri, 69-Derri Rachman; 23-Kim Kurniawan, 66-Misbakus Solikin, 7-Fitra RS; 27-Irkham Mila, 42-Irfan Jaya, 96-Rafi Angga.

Pelatih: Dejan Antonic

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Keyakinan Tinggi Dejan Antonic Jelang PSM vs PSS

gamespool
Keyakinan Tinggi Dejan Antonic Jelang PSM vs PSS 86

Football5star.com, Indonesia – Partai perebutan juara ketiga Piala Menpora 2021 akan mempertemukan PSM Makassar vs PSS di Stadion Manahan Solo, Sabtu (24/4/2021). Jelang melawan PSM, anak asuh Dejan Antonic itu tak mengendurkan semangatnya.

“Kita dalam kondisi baik untuk menghadapi pertandingan perebutan tempat ketiga. Kita akan melawan tim yang tidak jauh berbeda dengan kita, karena tidak ada yang mengira PSS ataupun PSM mampu mencapai hingga babak semifinal,” kata pelatih PSS, Dejan Antonic dalam pre match press conference Piala Menpora

Jelang Menghadapi PSM Makassar, PSS Tampil Pincang?

Dejan menyayangkan ada beberapa pemain yang tidak bisa membela Super Elang Jawa di laga tersebut karena cedera, dan juga akumulasi kartu kuning dan merah.

“Saat ini kita masih menjalani persiapan seperti biasanya. Tidak ada yang spesial. Tapi beberapa pemain kami memang tidak bisa ikut serta untuk pertandingan besok,” jelasnya.

Dalam laga terakhir ini, M. Dwi Rafi Angga dan kawan-kawan akan mengerahkan segala kemampuannya. Mereka bertekad untuk menuntaskan perjuangan itu dan menghasilkan akhir yang manis.

“Persiapan kami sudah 100%, dan kita sudah melupakan pertandingan terakhir melawan Persib. Mungkin itu hasil yang kurang baik bagi kita semua walau sudah berkerja maksimal,” kata Angga.

Meski ada beberapa pemain yang tidak bisa tampil, namun Angga dan rekan-rekannya tetap akan berjuang habis-habisan dalam pertandingan menghadapi PSM Makassar.

“Kita yang berada di lapangan siap berjuang serta memaksimalkan pertandingan besok,”

Sementara itu, Danang Suryadi, pelatih fisik PSS menegaskan bahwa meski saat ini bulan Ramadhan, intensitas latihan skuat Super Elja masih tetap terjaga untuk lawan PSM.

“Latihan hari ini ada beberapa macam dan intensitasnya lebih tinggi dibanding hari kemarin. Ada rondos, koordinasi with the ball, ball posession dan ada fun game terakhir,” kata Danang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jelang Menghadapi PSM Makassar, PSS Tampil Pincang?

gamespool
Jelang Menghadapi PSM Makassar, PSS Tampil Pincang? 90

Football5star.com, Indonesia – Partai perebutan juara ketiga Piala Menpora 2021 akan mempertemukan PSM Makassar vs PSS di Stadion Manahan Solo, Sabtu (24/4/2021). Jelang melawan PSM, tim PS Sleman kemungkinan tak bisa turunkan 9 pemainnya.

Dikutip Football5star.com dari laman resmi klub, pelatih Dejan Antonic tak bisa empat pemain yang alami cedera. Selain itu, ada lima pemain tidak boleh bermain karena akumulasi kartu kuning dan terkena hukuman kartu merah.

Dejan Antonic Sebut PSS Seperti Jalan-Jalan ke Hong Kong Jelang Lawan Persib

Meski begitu, Dejan Antonic menyebut bahwa timnya saat ini berada di kondisi prima dan siap untuk bisa meraih gelar ketiga di Piala Menpora 2021.

“Kita dalam kondisi baik untuk menghadapi pertandingan perebutan tempat ketiga. Kita akan melawan tim yang tidak jauh berbeda dengan kita, karena tidak ada yang mengira PSS ataupun PSM mampu mencapai hingga babak semifinal,” kata Antonic dalam pre match press conference Piala Menpora.

Sementara itu, Danang Suryadi, pelatih fisik PSS menegaskan bahwa meski saat ini bulan Ramadhan, intensitas latihan skuat Super Elja masih tetap terjaga untuk lawan PSM.

“Latihan hari ini ada beberapa macam dan intensitasnya lebih tinggi dibanding hari kemarin. Ada rondos, koordinasi with the ball, ball posession dan ada fun game terakhir,” kata Danang.

“Setelah pertandingan ada libur satu hari, hari berikutnya ada recovery dan hari ini intensitas latihan yang tinggi. Sampai sekarang kalo latihan mereka tetap ngotot dan semangat,” jelas Danang.

“Besok pertandingan kita ingin tuntaskan proses persiapan itu. Saya pikir makin hari kita mengikuti pertandingan kita menjadi makin baik,” pungkas Danang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar Dituntut Segera Bayar Tunggakan Gaji Rp6 Miliar kepada Pemain

PSM Makassar Dituntut Segera Bayar Tunggakan Gaji Rp6 Miliar kepada Pemain 94

Football5Star.com, Indonesia – PSM Makassar dituntut untuk segera membayarkan tunggakan gaji senilai Rp6 miliar kepada pemainnya. Hal itu setelah adanya putusan dari National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia.

Permasalahan gaji pemain PSM memang sudah bergulir sejak tahun lalu. Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) memulai korespondensi dengan PSM terkait hal itu sejak 24 November 2020.

APPI lantas mengirimkan surat korespondensi kedua kepada PSM Makassar pada 16 Desember 2020. Hingga akhirnya 23 dan 25 Februari 2021, APPI mengirimkan surat permohonan kepada NDRC.

PSM Makassar - Piala Menpora - Zulkifli Syukur - @psm_makassar
instagram.com/psm_makassar

Per 12 April 2021, NDRC akhirnya memberikan keputusannya. Badan penyelesaian sengketa nasional itu akhirnya memerintahkan PSM Makassar untuk segera membayarkan tunggakan dalam waktu 45 hari senilai Rp6 miliar. Apabila melewati batas waktu, PSM tak dapat melakukan pendaftaran pemain dalam tiga periode.

“NDRC Indonesia telah mengabulkan permohonan pemain PSM Makassar. Lantas memerintahkan klub tersebut untuk membayarkan tunggakan dalam waktu 45 hari. Bila melewati batas waktu maka tidak dapat melakukan pendaftaran pemain dalam 3 periode pendaftaran,” tulis APPI dalam Instagram resminya.

“Putusan tersebut per hari ini (20 April 2021) telah berkekuatan hukum tetap. Ini untuk dapat dipatuhi dan dijalankan seluruhnya tanpa ada toleransi dari pihak-pihak lain yang berkepentingan. Salam Profesionalitas,” sambung APPI.

PSM sendiri memang sudah terancam sanksi dari FIFA akibat laporan mantan pemain asingnya, Giancarlo Rodriguez. Giancaro juga menyebut gajinya belum dibayarkan manajemen PSM.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Arema FC Siap Keluarkan Biaya Transfer Demi Hilman Syah

Arema FC Siap Keluarkan Biaya Transfer Demi Hilman Syah 98

Football5Star.com, Indonesia – Arema FC tampaknya sangat kepincut melihat penampilan kiper PSM Makassar, Hilman Syah. Bahkan, mereka mengaku siap mengeluarkan biaya transfer kepada PSM demi bisa mendapatkan jasa Hilman.

Hilman Syah memang menjadi salah satu sosok paling berjasa di balik keberhasilan PSM melaju sampai ke semifinal Piala Menpora 2021. Bahkan saat adu penalti lawan Persija Jakarta, Hilman mampu membaca empat tendangan eksekutor Persija.

Penampilan apiknya itu mendapat sorotan tersendiri dari Arema. Manajemen Arema menyebut kalau Hilman sangat tepat sebagai suksesor Kurnia Meiga. Cara dan refleknya membaca bola disebut mirip dengan Meiga.

arema fc Asisten Shin Tae-yong Akui Hilman Syah Layak Masuk Timnas Indonesia

“Kami butuh kiper tambahan. Kalau boleh naksir, kami ingin kipernya PSM, Hilman Syah. Meskipun dia belum sesempurma Meiga, kualitasnya mendekati lah. Mungkin kalau agak tinggi sedikit posturnya lebih bagus,” kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, dikutip dari Wearemania.

Bahkan, Arema menurut Ruddy siap membayarkan sejumlah uang demi mendapatkan jasa Hilman. Hal itu pernah mereka lakukan kala mendatangkan sejumlah pemain bintang dari Sriwijaya FC pada 2018 lalu. Saat itu beberapa pemain sukses didaratkan Arema setelah membayar uang transfer kepada Sriwijaya.

“Seperti saat Arema mendatangkan Makan Konate, Hamka Hamzah, dan Alfin Tuasalamony di musim 2018 lalu, waktu itu Sriwijaya FC yang butuh uang untuk melunasi tunggakan gaji terang-terangan minta transfer,” papar dia.

“Kalau PSM mau seperti itu, kami bisa tebus Hilman. Tapi, kami pesimis PSM akan melepas Hilman. Apalagi dia saat ini lagi bagus-bagusnya,” pungkas Ruddy.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija Jakarta Setelah Lolos ke Final: Inilah Mentalitas Juara!

Persija Jakarta Setelah Lolos ke Final: Inilah Mentalitas Juara! 102

Football5Star.com, Indonesia – Para pemain Persija Jakarta tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah sukses melaju ke final Piala Menpora 2021. Salah satu pemain, Sandi Sute, mengaku kalau keberhasilan Persija lolos karena mentalitasnya yang bagus.

Memang, para pendukung Persija sempat dibuat gemetar saat laga melawan PSM Makassar berlanjut via adu penalti. Apalagi, eksekusi penalti Marko Simic dan Novri Setiawan sempat terbaca oleh Hilmansyah.

Namun demikian, mentalitas pemain Persija hingga aksi penyelematan Andritany Ardhiyasa akhirnya menuntaskan perlawanan PSM. Persija Jakarta pun menang 4-3 via adu penalti dan berhak lolos ke final Piala Menpora 2021.

Persija Jakarta Usai Lolos ke Final: Inilah Mentalitas Juara!

“Alhamdulillah Persija menang. Saya apresiasi kapten saya, Andritany. Dia luar biasa. Inilah mentalitas juara. Kami sangat-sangat bersyukur. Semoga di laga berikutnya bisa lebih baik lag,” ungkap Sandi Sute selepas pertandingan.

Hal senada jua disuarakan oleh pelatih Sudirman. Permainan tempo lambat yang diperagakan Persija dan PSM memang memaksa pertandingan harus diselesaikan melalui adu penalti. Karena memang menurut Sudirman, pemain kedua kesebelasan sama-sama kelelahan.

“Alhamdulillah pada adu penalti, sangat menegangkan, Persija ketinggalan 3 kali. Tapi alhamdulillah pemain-pemain saya, terutama Andritany. Dia harus diapresiasi karena mampu menahan tendangan-tendangan PSM. Persija bisa ambil keuntungan dari itu,” tutup Sudirman.

Saat ini Persija menantikan lawan di partai puncak antara PSS Sleman atau Persib Bandung. Final rencananya akan dihelat dua leg, yakni pada 22 April dan 25 April 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar Setelah Dikalahkan Persija: Masalah Keberuntungan

PSM Makassar Setelah Dikalahkan Persija: Masalah Keberuntungan 106

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batolla, menyebut timnya dikalahkan Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, Minggu (18/4/2021) hanya karena kurang beruntung. Apalagi, PSM takluk dan gagal ke final hanya kalah dari babak adu penalti.

PSM memang sebenarnya sudah tampil impresif sepanjang Piala Menpora 2021. Dengan bermodal skuat lokal, pasukan Syamsuddin Batolla itu secara mengejutkan sukses melangkah ke semifinal turnamen pramusim Liga 1 tersebut.

Tim berjuluk Juku Eja pun tampil cukup baik saat melawan Persija Jakarta di semifinal. PSM berhasil menahan Persija dua leg tanpa gol sebelum akhirnya kalah melalui adu penalti.

Zulkifli Syukur: Perjalanan PSM Makassar Belum Dapat Rida Allah

“Saya tidak bisa terlalu banyak berbicara, karena penalti itu masalah lucky (keberuntungan). Siapa pun bisa terjadi, mau siapa pun pemain bintang, kampungan, pasti. Cuma saya kasih apresiasi untuk tim Persija. Selamat untuk mereka ke final,” ungkap Syamsuddin Batolla selepas laga.

Meski takluk di semifinal, PSM Makassar sebenarnya jadi salah satu tim yang belum pernah kalah pada Piala Menpora 2021 pada waktu normal. Penampilan Hilmansyah di bawah mistar gawang PSM pun mendapat banyak pujian.

“Saya kira kiper saya cukup bagus dalam semua pertandingan PSM. Artinya dia memang menjadi pemain kunci saya di bawah mistar PSM, kalau masalah penalti ya seperti saya bilang tadi, itu lucky-nya. Itu saja,” tutup Syamsuddin.

Zulkifli Syukur: Perjalanan PSM Makassar Belum Dapat Rida Allah

Zulkifli Syukur: Perjalanan PSM Makassar Belum Dapat Rida Allah 110

Football5Star.com, Indonesia – Kapten PSM Makassar, Zulkifli Syukur, tak mau terlalu meratap usai timnya dikalahkan Persija Jakarta via adu penalti. Menurut Zulkifli, perjalanan PSM belum dapat rida dari Allah untuk melangkah ke final.

PSM memang sebenarnya sudah tampil impresif sepanjang Piala Menpora 2021. Dengan bermodal skuat lokal, pasukan Syamsudin Batolla itu secara mengejutkan sukses melangkah ke semifinal turnamen pramusim Liga 1 tersebut.

Zulkifli Syukur dan rekan-rekan pun tampil cukup baik saat melawan Persija Jakarta di semifinal. Mereka berhasil menahan Persija dua leg tanpa gol sebelum akhirnya kalah melalui adu penalti.

PSM Makassar kembali bersua Persija Jakarta pada semifinal Piala Menpora 2021.

“Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada tim Persija yang sudah memastikan tiket ke final. Seperti yang tadi dibilang, adu penalti adalah persoalan lucky,” buka Zulkifli kepada awak media.

“Seperti yang saya bilang kemarin. Walaupun kami sudah bekerja keras, sudah berusaha keras, tetapi kalau perjalanan kami belum dapat rida Allah, saya pikir, semuanya akan sia-sia,” sambung Zulkifli.

Meski takluk di semifinal, PSM Makassar sebenarnya jadi salah satu tim yang belum pernah kalah pada Piala Menpora 2021 pada waktu normal. Hal inilah yang bikin Zulkifli Syukur sudah bangga dengan perjuangan rekan-rekannya di atas lapangan.

“Ya mungkin ini sudah pencapaian yang luar biasa, dengan materi kami saat ini. Dan yang terakhir, selamat buat Persija,” tutup mantan pemain Persib Bandung tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija vs PSM: Dua Kiper Tampil Heroik, Macan Kemayoran ke Final

Persija vs PSM: Dua Kiper Tampil Heroik, Macan Kemayoran ke Final 115

Football5star.com Indonesia – Persija Jakarta lolos ke final Piala Menpora 2021 setelah menang 4-3 atas PSM Makassar dalam drama adu penalti di Stadion Manahan, Solo, Minggu (18/4). Drama adu penalti dalam duel Persija vs PSM sekaligus menjadi panggung aksi heroik dua kiper.

Kiper PSM Makassar,Hilman Syah, sejatinya bisa menggagalkan empat eksekusi penalti pemain Persija Jakarta secara gemilang. Namun, keberuntungan membawa Persija yang menang. Pasalnya, lima algojo PSM gagal mencetak gol. Tiga digagalkan Andritany Ardhiyasa dan dua melambung.

Bermodal skor tanpa gol pada babak pertama, duel Persija vs PSM sudah sengit sejak awal. Pertarungan lini tengah kerap tersaji sambil sesekali baik Persija Jakarta atau PSM Makassar coba memberi tekanan ke daerah pertahanan lawan.

Persija Jakarta vs PSM Makassar SF 2 Piala Menpora 2021 - LigaIndonesiBaru_com 2
LigaIndonesiBaru.com

Dari kubu PSM, Yakob Sayuri beberapa kali menebar ancaman di lini pertahanan Persija. Pada menit ke-18, dia coba melepas tembakan spekulasi dari luar kotak penalti yang bolanya masih melebar dari gawang Anditany Ardhiyasa.

Dua menit setelahnya, Yakob Sayuri gantian menjadi pengumpan untuk lahirnya peluang emas lain PSM. Sial bagi tim beralias Juku Eja tersebut karena bola umpan Yakob Sayuri gagal disambut Patrich Wanggai yang coba menyosor di tiang jauh.

Persija coba membalas dengan peluang yang didapat Alfath Fathier pada menit ke-24. Kali ini gawang PSM masih aman karena sang kiper, Hilman Syah, bisa mengamankan bola sepakan Alfath Fathier dari luar kotak penalti.

Pertandingan berjalan setengah jam, PSM kembali mendapat kesempatan mencetak gol. Lagi-lagi gawang Andriany masih aman karena bola sundulan Erwin Gutawa, menyambut umpan sepak pojok Rasyd Bakri, masih melebar tipis dari gawang.

Sepanjang babak pertama, tak ada peluang kedua tim yang bisa membuat gawang lawanna bergetar. Alhasil, skor tanpa gol bertahan sampai pertandingan babak pertama Persija vs PSM diakhiri wasit.

Sengit Sampai Akhir Babak Kedua

Persija Jakarta vs PSM Makassar SF 2 Piala Menpora 2021 LigaIndonesiBaru com 1
LigaIndonesiBaru.com

Memasuki babak kedua, PSM coba mengubah taktuk dengan memasukkan Zulham Zamrun dan Sandy Amiruddin pada menie ke-54. Masuknya kedua pemain membuat permainan PSM Makassar lebih variatif sejak awal babak kedua.

Meski begitu, agresivitas Persija Jakarta pun tak kalah. Jual-beli serangan menjadi penghias babak kedua. Namun, sampai pertandingan lewat 80 menit tak ada peluang berbahaya yang dihasilkan kedua tim. Due justru memanas pada menit-menit akhir.

Satu menit jelang waktu normal babak kedua berakhir, PSM Makassar nyaris saja mencetak gol kemenangan. Beruntung bagi Persija Jakarta karena aksi akrobatik Andritany Ardhiyasa masih mampu menggagalkan bola sepakan keras Yakon Sayuri masuk ke gawang.

Keberuntungan Persija masih bagus menyusul kembali gagalnya peluang emas PSM menjadi gol pada menit ke-90. Kali ini bola sundulan Zulham Zamrun memanfaatkan umpan sepak pojok Rasyid Bakri, masih melambung di atas gawang.

Pertandingan Persija vs PSM pada akhirnya harus dituntaskan melalui babak adu penalti. Skor 0-0 bertahan sampai akhir injury time babak kedua, yang serupa dengan hasil pada leg pertama.

Dalam drama adu penalti, aksi heroik kedua kiper tersaji hingga masing-masing tim harus mengirim 8 eksekutor. Namun, Persija Jakarta lebih beruntung. Sepakan Zulkulfy Syukur yang ditepis Andritany Ardhiyasa membuat Persija unggul 4-3 dalam drama adu penalti dan lolos ke final.

SUSUNAN PEMAIN PERSIJA vs PSM:

PERSIJA JAKARTA (4-2-3-1): 26-Andritany Ardhiyasa; 11-Novri Setiawan, 5-Otavio Dutra, 4-Yann Motta, 16-Tony Sucipto; 10-Marc Klok, 32-Rohit Chand; 25-Riko Simanjuntak, 46-Osvaldo Haay, 66-Alfath Fathier; 9-Marko Simic
Pelatih: Sudirman

PSM MAKASSAR (4-3-3): 97-Hilman Syah; 3-Zulkifli Syukur, 15-Hasim Kipuw, 5-Erwin Gutawan, 25-Abdul Rahman; 48-Muhammad Arfan, 8-Sutanto Tan, 17-Rasyid Bakri; 22-Yakob Sayuri, 27-Patrich Wanggai, 24-Rizky Eka Pratama
Pelatih: Syamsuddin Batola

Wasit: Aprisman Apranda

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sudirman: Lawan PSM Memang Panas, Tapi Persija Harus Pakai Otak

Sudirman: Lawan PSM Memang Panas, Tapi Persija Harus Pakai Otak 119

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persija Jakarta, Sudirman, tak menampik kalau partai lawan PSM Makassar di leg kedua semifinal Piala Menpora 2021 bakalan tersaji panas. Namun, dia mengingatkan kepada anak asuhnya untuk tetap tenang dan jangan sampai terpancing.

Pertemuan kedua kesebelasan belakangan memang dibumbui dengan hawa-hawa panas. Pada semifinal leg pertama contohnya. Partai PSM Makassar vs Persija Jakarta itu menghasilkan 12 kartu kuning dan satu kartu merah.

Bukan tak mungkin, dalam pertemuan kedua PSM melawan Persija di Stadion Manahan, Minggu (18/4/2021) malam persaingan ketat akan kembali tercipta. Sudirman berharap anak asuhnya tak terpancing hingga dapat kartu merah seperti leg pertama.

PSM Makassar kembali bersua Persija Jakarta pada semifinal Piala Menpora 2021.

“Tentunya harus diakui tensi pertandingan ini sangat tinggi. Sebagai pelatih, saya berkata ke pemain, boleh panas tapi pikiran atau otak ini harus selalu berpikir untuk main bola,” ungkap Sudirman kepada awak media via daring.

“Bukan untuk melakukan kekerasan pada lawan. Itu akan mengganggu konsentrasi mereka untuk menjalankan instruksi dari saya,” sambung Sudirman.

Sang pelatih menyebut kalau persiapan Persija dalam menyambut leg kedua semifinal Piala Menpora 2021 melawan PSM sudah sangat matang. Hasil imbang tanpa gol pada leg pertama dijadikannya evaluasi dalam menilai kelemahan Persija.

“Tentunya kami sudah mempersiapkan diri. Di leg pertama hasilnya 0-0, kedua tim saat itu berusaha untuk memenangkan pertandingan. Untuk leg kedua ini kami sudah persiapkan tim. Kami berlatih untuk bisa memanfaatkan peluang-peluang yang ada sehingga bisa menciptakan gol,” tutup Sudirman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar: Persija Main Keras, Kami Jauh Lebih dari Itu!

PSM Makassar: Persija Main Keras, Kami Jauh Lebih dari Itu! 123

Football5Star.com, Indonesia – Kubu PSM Makassar mengaku siap meladeni Persija Jakarta andai mau main keras dalam leg kedua semifinal Piala Menpora 2021, Minggu (18/4/2021). Hal itu diutarakan oleh kaptennya sendiri, Zulkifli Syukur jelang PSM ladeni Persija di Stadion Manahan, Solo.

Pertemuan kedua kesebelasan belakangan memang dibumbui dengan hawa-hawa panas. Pada semifinal leg pertama contohnya. Partai PSM Makassar vs Persija Jakarta itu menghasilkan 12 kartu kuning dan satu kartu merah.

Bukan tak mungkin, dalam pertemuan kedua PSM melawan Persija di Manahan, persaingan ketat akan kembali tercipta. Zulkfli Syukur pun berjanji kalau rekan-rekannya di PSM bakalan main ngotot, lebih dari Persija.

Persija Jakarta membantah cekcok Marko Simic dengan Andritany Ardhiyasa selepas laga lawan PSM Makassar.

“Dari awal saya katakan siapapun yang PSM hadapi, kami akan selalu siap. Kalau Persija menerapkan permainan keras, kami jauh lebih keras,” kata Zulkifli Syukur kepada awak media via daring.

“Seperti dengan Persija, kami pun ingin tampil maksimal. Kami pun ingin lolos ke babak selanjutnya. Jika Persija ngotot, PSM tentunya akan jauh lebih ngotot untuk bisa lolos ke babak selanjutnya,” sambung dia.

Pelatih PSM, Syamsudin Batolla, mengaku kalau persiapan timnya tak terlalu maksimal. Jadwal padat dan harus bermain di kota berbeda bikin istirahat pemain jadi pendek.

“Persiapan kami tidak terlalu jauh beda dengan persiapan sebelum leg pertama. Hal itu karena masa masa istirahatnya pendek,” tutup Syamsudin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]