Sampdoria vs Inter Milan: Il Samp Sukses Tahan La Beneamata

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sampdoria vs Inter Milan di pekan ke-3 Liga Italia yang berlangsung di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (12/9/2021) berakhir dengan hasil imbang 2-2.

Pada babak pertama, kedua tim langsung menerapkan tempo permainan cepat. Tim tuan rumah di awal babak pertama mampu menekan lini belakang Inter Milan.

Sampdoria vs Inter Milan
inter.it

Sayangnya sejumlah peluang yang didapatkan oleh anak asuh Roberto D’Aversa belum mampu membobol gawang Inter. Justru Inter yang mampu mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-18.

Berawal dari pelanggaran kepada Edin Dzeko di depan area penalti Sampdoria, Federico Dimarco sukses melepaskan free kick indah yang tak bisa dihalau oleh Emil Audero. 1-0 Inter memimpin atas Sampdoria.

Tertinggal satu gol, lini belakang Inter lengah. Hasilnya pada menit ke-33, Sampdoria bisa menyamakan kedudukan lewat sundulan pemain Jepang Maya Yoshida memanfaatkan kemelut depan gawang Inter.

Sampdoria vs Inter Milan
inter.it

Inter tak membutuhkan waktu lama untuk bisa kembali unggul. Menit ke-43, Lautaro Martinez kembali membawa Inter unggul 2-1 lewat sepakan kaki kiri yang tak bisa dihalau Audero. Skor 2-1 bertahan di babak pertama pertandingan Sampdoria vs Inter Milan.

Sampdoria vs Inter Milan di Babak Kedua

Pada babak kedua, Sampdoria juga tak butuh waktu lama untuk kembali menyamakan kedudukan. Dua menit babak kedua berjalan, sepakan voli indah dari full back, Tommasso Augello membuat Samir Handanovic harus memungut bola dari gawangnya sendiri untuk kali kedua.

Sampdoria vs Inter Milan

Di pertengahan babak kedua, Inter berupaya untuk bisa kembali unggul. Dua pemain pengganti, Joaquin Correa dan Denzel Dumfries bermain apik. Kombinasi keduanya hampir membuat Inter unggul pada menit ke-73.

Hingga pertandingan Sampdoria vs Inter Milan berakhir, skor 2-2 tak berubah. Hasil ini membuat Inter untuk sementara berada di posisi kedua di bawah Napoli di klasemen Liga Italia dengan koleksi 7 poin. Posisi Inter bisa melorot jika 3 tim di bawahnya, AS Roma, Lazio dan AC Milan meraih kemenangan.

Susunan Pemain Sampdoria vs Inter Milan:

Sampdoria (4-4-2): Emil Audero, Bartosz Bereszyński, Maya Yoshida, Omar Colley, Tommasso Augello, Antonio Candreva, Adrien Silva, Morten Thorsby, Mikkel Damsgaard, Francesco Caputo, Fabio Quagliarela (Kristoffer Askildsen 68′).

Kartu kuning: Morten Thorsby, Omar Colley, Bartosz Bereszyński

Pelatih: Roberto D’Aversa

Inter (3-5-1-1): Samir Handanovic, Milan Skriniar, Stefan De Vrij, Federico Dimarco (Denzel Dumfries 67′), Matteo Darmian, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic (Arturo Vidal 54′), Hakan Calhanoglu (Stefano Sensi 67′), Ivan Perisic, Lautaro Martinez (Joaquin Correa 62′), Edin Dzeko.

Kartu kuning: Marcelo Brozovic

Pelatih: Simone Inzaghi

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Mohamed Ihattaren Tak Butuh Waktu Lama untuk Beradaptasi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Wonderkid asal Belanda, Mohamed Ihattaren, yakin bakal bisa langsung tancap gas bersama klub barunya, Sampdoria. Ihattaren mengaku sudah tak sabar ingin segera menunjukkan kemampuannya di hadapan para suporter Il Samp.

Ihattaren didatangkan Il Samp dengan status pinjaman dari Juventus hingga akhir musim 2021-22. Pemain 19 tahun itu dipinjamkan karena Juventus saat ini memiliki cukup banyak stok gelandang.

Mohamed Ihattaren - Sampdoria - juventus. com
juventus.com

“Saya tentu berharap tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi di sini. Saya sudah tak sabar ingin menunjukkan kemampuan di hadapan para suporter,” ungkap Ihattaren dikutip Football5star dari laman Football Italia.

“Saya ingin membawa Sampdoria memenangkan banyak pertandingan dan bermain sepak bola cantik. Saya ingin menunjukkan siapa sebenarnya Mohamed Ihattaren kepada publik Italia,” imbuh Ihattaren.

MOHAMED IHATTAREN AKAN BERDUET DENGAN MIKKEL DAMSGAARD

Ihattaren bukanlah satu-satunya bintang muda yang dimiliki Sampdoria. Il Samp juga memiliki talenta muda asal Denmark, Mikkel Damsgaard yang tampil gemilang pada gelaran Euro 2020 beberapa waktu lalu.

Kehadiran Ihattaren dan Damsgaard membuat Il Samp menjadi salah satu tim yang wajib diwaspadai oleh klub-klub Serie A lainnya. Pasalnya, kehadiran Ihattaren dan Damsgaard diyakini bakal bisa membuat Fabio Quagliarella mencetak banyak gol musim ini.

Mohamed Ihattaren - Sampdoria - @sampdoria 2
instagram.com/sampdoria

Ihattaren sendiri mengaku tak keberatan menjadi pelayan Quagliarella. Akan tetapi, ia juga mengaku bisa dipercaya untuk menjadi sosok pemecah kebuntuan.

“Saya adalah pemain dengan teknik yang sangat bagus. Saya memiliki akurasi tembakan yang bagus serta bisa menggiring bola dengan cepat. Selain itu, saya juga memiliki visi yang tak kalah bagusnya. Saya bisa melihat pergerakan pemain lain dengan cepat,” tutur Ihattaren.

Lucas Torreira Kembali ke Serie A, Kini Berseragam Fiorentina

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Lucas Torreira akhirnya kembali merumput di Serie A. Kali ini sang gelandang memperkuat Fiorentina dengan status pinjaman.

Fiorentina meminjam Torreira dari Arsenal selama semusim dengan opsi permanen di akhir musim senilai 15 juta euro. Ini pertama kalinya ia main lagi di Italia sejak 2018 lalu.

lucas torreira
football-italia.net

Ya, pemain 25 tahun meghabiskan banyak waktu di Italia. Ia sudah berada di Negeri Pizza sejak 2014. Kala itu dia digaet akademi Pescara.

Namanya kian dikenal saat berseragam Sampdoria. Di sanalah ia diincar banyak klub top Eropa sebelum akhirnya pindah ke Arsenal 2018.

Sayang, penggawa timnas Uruguay gagal di Premier League. Masa peminjamanya di Atletico Madrid musm lalu juga tidak menyenangkan.

Lucas torreira - ARsenal - Boca Juniors - Mikel Arteta - Football London
football.london

Ia memang sukses membawa Atletico juara LaLiga. Namun, sang gelandang gagal jadi langganan starting 11 Diego Simeone.

Lucas Torreira Bangga Kembali ke Serie A

Setelah menghabiskan waktu selama tiga tahun di Inggris dan Spanyol, Lucas Torreira akhirnya kembali ke kompetisi yang telah membesarkan namanya.

Lucas Torreira, Inter Milan, Napoli
zimbio.com

Fiorentina sekaligus jadi klub Italia ketiga yang diperkuat. Dia mengaku senang kesempatan kembali ke Liga Italia bisa terwujud sekarang.

“Saya sudah berpikir untuk kembali ke Italia beberapa kali dan untugnya tawaran datang dari Fiorentina yang sangat menginginkan saya,” ujar Torreira di laman resmi klub, Rabu (25/8/2021).

“Saya sangat senang berada di sini. Saya sudah tidak sabar menantang diri sendiri dengan tim ini. Terserah Italiano langsung memainkan saya meawan Torino akhir pekan ini atau tidak,” tutup Lucas Torreira.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Stefano Pioli: Brahim Diaz Jadi Kunci Permainan AC Milan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Stefano Pioli puas AC Milan menang 1-0 atas Sampdoria pada laga pertama Serie A, Selasa (24/8/2021) dinihari WIB. Di stadion Luigi Ferraris Brahim Diaz jadi penentu kemenangan Milan.

AC Milan sudah membuka keunggulan pada menit kesembilan. Walau terus menguasai laga mereka tak kunjung mencetak gol kedua. Namun gol semata wayang Brahim Diaz sudah cukup untuk memastikan tiga angka.

stefano pioli

Sampdoria vs AC Milan - Liga Italia - Reuters
reuters

Bagi Stefano Pioli kunci permainan di markas Sampdoria adalah Diaz. Bukan hanya soal gol yang dicetak, sang pelatih melihat pemainnya itu mampu mengontrol performa tim.

“Sampdoria memainkan permainan yang bagus dalam bertahan. Menurunkan Diaz memberi kami keunggulan di lini tengah untuk tidak selalu memberikan bola pada mereka,” ungkap Pioli kepada Sky Sport Italia, Selasa (24/8/2021).

stefano pioli
@acmilan

“Saya selalu senang dengannya. Dia punya kepribadian dan sangat percaya pada dirinya sendiri. Dia punya segalanya untuk mempertahankan posisinya. Kami menjadi tim yang kuat dengan banyak daya saing di skuat,” ia menambahkan.

Stefano Pioli Yakin AC Milan Lebih Kuat

Stefano Pioli sangat percaya diri menyambut musim 2021-2022. Hal tersebut kian terlihat usai AC Milan menang 1-0 atas Sampdoria.

Stefano Pioli Ibrahimovic Mungkin akan Kembali September
Gianluca Di Marzio

Bagi sang nakhoda, I Rossoneri lebih kuat musim ini. Keseimbangan skuat di seluruh lini jadi alasan keyakinannya tersebut.

“Saya menjelaskan pemikiran saya pada tim karena saya juga lebih kuat dari dua tahun lalul. Mungkin kata tepat adalah siap, inilah Milan yang paling siap,” ungkapnya.

“Ada banyak keseimbangan sekarang. Saya tidak suka batasan. Saya tahu melihat tim yang kuat. Lihat saja apa yang kami lakukan hari ini,” tutup Stefano Pioli.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sampdoria vs AC Milan: Satu Gol Brahim Diaz Hasilkan Poin Penuh

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Brahim Diaz berhasil membawa AC Milan mengawali Liga Italia 2021-22 dengan gemilang. Diaz mencetak satu-satunya gol di laga Sampdoria vs AC Milan pada Selasa (24/8) dinihari WIB.

Tampil sebagai tim unggulan, AC Milan tak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Baru sembilan menit laga berjalan, Diaz sukses menjebol gawang kawalan Emil Audero setelah memaksimalkan umpan tarik Davide Calabria.

Tertinggal satu gol, Sampdoria berusaha bangkit. Pada menit ke-18, Il Samp mendapat sepasang peluang emas lewat Manolo Gabbiadini dan Mikkel Damsgaard. Akan tetapi, upaya keduanya masih belum berhasil menjebol gawang Mike Maignan.

Sampdoria vs AC Milan - Liga Italia - acmilan. com
acmilan.com

Memasuki pertengahan babak pertama, kedua tim semakin gencar jual beli serangan. Baik Sampdoria maupun AC Milan sama-sama mendapat beberapa peluang. Namun, tak ada gol tambahan tercipta dan skor 0-1 tak berubah hingga turun minum.

Sampdoria mengawali paruh kedua dengan intensitas serangan yang cukup tinggi. Tujuh menit setelah babak kedua dimulai, Gabbiadini hampir membawa tim tuan rumah menyamakan kedudukan. Namun, lagi-lagi upaya Gabbiadini digagalkan Maignan.

Rossonerri kembali keluar menyerang ketika laga memasuki menit ke-65. Diaz nyaris menggandakan keunggulan AC Milan pada menit ke-67. Namun, sepakan terukurnya dari luar kotak penalti gagal menembus gawang Audero.

Sampdoria vs AC Milan - Liga Italia - Reuters 2
Reuters

Sampdoria kembali meningkatkan intensitas serangannya ketika laga memasuki 10 menit terakhir. Meski sempat mendapat sejumlah peluang lewat Antonio Candreva dan Damsgaard, tim tuan rumah gagal menyamakan kedudukan dan skor 0-1 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan.

SUSUNAN PEMAIN SAMPDORIA VS AC MILAN:

Sampdoria: 1-Emil Audero; 24-Bartosz Bereszynski, 22-Maya Yoshida, 15-Omer Colley, 3-Tommaso Augello (29-Nicola Murru 71′); 87-Antonio Candreva, 2-Morten Thorsby, 6-Albin Ekdal (5-Adrien Silva 86′), 38-Mikkel Damsgaard; 23-Manolo Gabbiadini (8-Valerio Verre 71′), 27-Fabio Quagliarella

Pelatih: Roberto D’Aversa

AC Milan: 16-Mike Maignan; 2-Davide Calabria (13-Alessio Romagnoli 88′), 24-Simon Kjaer, 23-Fikayo Tomori, 19-Theo Hernandez; 8-Sandro Tonali, 33-Rade Krunic; 56-Alexis Saelemaekers (25-Alessandro Florenzi 81′), 10-Brahim Diaz (4-Ismael Bennacer 69′), 17-Rafael Leao (12-Ante Rebic 69′); 9-Olivier Giroud

Pelatih: Stefano Pioli

Kartu Kuning: Gabbiadini 33′, Murru 89′, Bereszynski 90′ – Kjaer 86′

Presiden Sampdoria Minta AS Roma Angkut Mikkel Damsgaard

gamespool
Presiden Sampdoria Minta AS Roma Angkut Mikkel Damsgaard 27

Football5star.com, Indonesia – Presiden Sampdoria, Massimo Ferrero, mengaku tak keberatan melepas Mikkel Damsgaard ke AS Roma tahun ini. Di mata Ferrero, Damsgaard merupakan pemain yang dibutuhkan Giallorossi.

AS Roma saat ini sedang mencari gelandang anyar setelah dipastikan gagal mendaratkan Granit Xhaka dari Arsenal. Xhaka urung merapat ke Italia karena Giallorossi enggan memenuhi harga yang diminta The Gunners.

“Jika AS Roma menghubungi, maka saya tak akan pikir panjang dan langsung sepakat melepas Mikkel Damsgaard. Menurut saya, Damsgaard merupakan pemain yang jauh lebih hebat ketimbang Granit Xhaka,” tutur Massimo Ferrero dikutip Football5star dari laman Football Italia.

Mikkel Damsgaard - AS Roma - @sampdoria
instagram.com/sampdoria

“Damsgaard adalah gelandang luar biasa. Dia juga bisa dimainkan sebagai gelandang petarung. Manajemen Roma hanya harus menghubungi saya dan kami akan langsung memulai negosiasi.”

“Karena gagal mendapatkan Xhaka, Roma saat ini membutuhkan gelandang baru. Saya ingin Damsgaard pergi ke Roma. Saya yakin dia akan cocok bermain di sana,” sambung pria berumur 69 tahun itu.

AS Roma bukanlah satu-satunya klub yang dilaporkan tertarik mendaratkan Damsgaard. Sejumlah media Italia melaporkan bahwa Damsgaard masuk daftar belanja Tottenham Hotspur.

Damsgaard berhasil mencuri perhatian raksasa Eropa berkat performa gemilang bersama timnas Denmark di Euro 2020. Pemain berumur 21 tahun itu berhasil mencetak dua gol dan satu assist dalam lima penampilan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Fabio Quagliarella Beri Sinyal Siap Gantung Sepatu

gamespool
Fabio Quagliarella Beri Sinyal Siap Gantung Sepatu 31

Football5star.com, Indonesia – Bomber kawakan Sampdoria, Fabio Quagliarella, memberi indikasi bakal gantung sepatu selepas musim 2020-21. Quagliarella ingin menjadi pelatih ketika sudah tak lagi aktif bermain.

Meski sudah berusia 38 tahun, Quagliarella masih bisa menunjukkan performa terbaik di atas lapangan. Pada musim 2020-21 lalu, ia berhasil menyumbang 13 gol dan satu assist dari 33 penampilan.

“Saya sudah ditawari untuk mengikuti kursus kepelatihan. Tapi, saya baru akan menjalani kursus tersebut ketika sudah pensiun. Saya memang ingin mendapat kesibukan baru ketika sudah tak lagi bermain,” ungkap Fabio Quagliarella dikutip Football5star dari laman Football Italia.

Fabio Quagliarella - Sampdoria
Samp News

“Saya masih belum tahu kapan akan pensiun. Tapi, rasanya tak lama lagi saya akan mengambil keputusan. Saya belum tahu apakah musim 2021-22 akan menjadi musim terakhir saya. Saya akan melakukan evaluasi dan mengambil keputusan di pertengahan musim,” imbuh Quagliarella.

Lebih lanjut, Quagliarella membeberkan rahasia di balik kebugarannya. Ia mengaku tak lagi melakukan aktivitas berlebihan di luar lapangan dan memperbanyak istirahat.

“Saya harus beristirahat cukup panjang agar bisa bersaing dengan pemain-pemain yang lebih muda. Biasanya, saya tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap harinya.”

“Selain itu, saya juga sudah mengurangi kegiatan di luar lapangan. Saya lebih senang menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga dan menonton televisi,” tuntas Quagliarella.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Satu Hal yang Bisa Bikin Sampdoria Lepas Mikkel Damsgaard

gamespool
Satu Hal yang Bisa Bikin Sampdoria Lepas Mikkel Damsgaard 35

Football5star.com, Indonesia – Presiden Sampdoria, Massimo Ferrero, mengaku tak memiliki niat untuk melepas Mikkel Damsgaard dalam waktu dekat. Akan tetapi, Ferrero tak menutup kemungkinan melepas Damsgaard jika mendapatkan tawaran menarik.

Damsgaard mencuri perhatian berkat performa gemilangnya bersama timnas Denmark di Euro 2020. Pemain berusia 21 tahun itu berhasil menggantikan posisi Christian Eriksen dengan sempurna dan memiliki catatan satu gol serta satu assist dari lima penampilan di Euro 2020.

“Saya sudah menyangka Mikkel Damsgaard akan tampil memukau di Euro 2020. Tapi, saya ingin menegaskan bahwa kami tak berniat melepas Damsgaard,” ujar Massimo Ferrero dikutip football5star dari laman Football Italia.

Mikkel Damsgaard - Sampdoria - The Times
The Times

“Kami hanya bersedia melepas Damsgaard jika mendapat tawaran yang benar-benar menarik. Sekarang, sikap kami tak lagi sama. Kami tak akan begitu saja menerima tawaran yang masuk dan melepas pemain bintang. Sekarang, kami ingin menikmati penampilan setiap pemain bintang,” sambung Ferrero.

Sejumlah media Italia melaporkan bahwa Il Samp sudah memasang harga untuk klub-klub peminat jasa Damsgaard. Ia disebut dibanderol dengan harga 40 hingga 50 juta Euro.

Andai bertahan di Sampdoria, musim depan Damsgaard akan bermain di bawah komando Roberto D’Aversa. Pelatih berusia 45 tahun itu didatangkan Il Samp untuk menggantikan posisi Claudio Ranieri yang kontraknya tak diperpanjang.

D’Aversa resmi diperkenalkan sebagai nakhoda anyar Il Samp pada Selasa (6/7) malam WIB. Ia diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ramai-ramai Berburu Tanda Tangan Mikkel Damsgaard

gamespool
Ramai-ramai Berburu Tanda Tangan Mikkel Damsgaard 39

Football5star.com, Indonesia – Penampilan Mikkel Damsgaard bersama timnas Denmark di Euro 2020 tak luput dari pengamatan tim-tim besar. Menurut laporan media-media Italia, Damsgaard kini masuk radar AC Milan, Barcelona, West Ham United serta Tottenham Hotspur.

AC Milan disebut menjadi klub terdepan dalam perburuan tanda tangan Damsgaard. Rossonerri disebut sudah berusaha meyakinkan Damsgaard lewat Simon Kjaer.

Beberapa waktu lalu, presiden Sampdoria, Massimo Ferrero sudah mengatakan keinginannya untuk melepas Damsgaard tahun ini. Akan tetapi, ia hanya bersedia melepas Damsgaard jika mendapat tawaran sebesar 30 juta Euro.

Mikkel Damsgaard - AC Milan - Billed-Bladet
Billed-Bladet

“Apakah kalian semua melihat gol yang dicetak Damsgaard? Gol tersebut membuat Damsgaard pantas dibanderol dengan harga 30 juta Euro,” ujar Massimo Ferreo dikutip football5star dari Gazzetta Sampdoriana.

Lebih lanjut, Ferrero mengaku tak segan-segan menaikkan harga Damsgaard apabila sang pemain berhasil mencetak gol keduanya di Euro 2020. “Jika ia berhasil mencetak gol lagi, maka kami mematok harga 40 juta Euro kepada klub-klub peminat Damsgaard.”

Damsgaard ditebus Il Samp dari Nordsjaelland pada musim panas 2020 lalu dengan banderol 6,5 juta Euro. Investasi tersebut berbuah manis karena Damsgaard langsung menunjukkan bakat besarnya di musim pertama bersama Il Samp.

Damsgaard memang cuma mampu menyumbang dua gol dan empat assist dalam 37 penampilan. Kontribusi Damsgaard membuat Il Samp berhasil finis di papan tengah klasemen Liga Italia musim lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sampdoria Tak Keberatan Lepas Mikkel Damsgaard

gamespool
Sampdoria Tak Keberatan Lepas Mikkel Damsgaard 43

Football5star.com, Indonesia – Presiden Sampdoria, Massimo Ferrero, mengaku tak akan keberatan melepas Mikkel Damsgaard pada bursa transfer tahun ini. Akan tetapi, Ferrero hanya bersedia melepas Damsgaard apabila mendapat tawaran 30 juta Euro.

Damsgaard sejatinya sudah menjadi buruan tim-tim besar semenjak beberapa bulan lalu. Ia diburu tim-tim besar karena menunjukkan performa gemilang bersama Sampdoria pada musim 2020-21.

Kini, Damsgaard kembali menjadi buah bibir setelah membawa Denmark lolos ke babak 16 besar Euro 2020. Damsgaard turut mencetak satu gol ketika Denmark menghajar Rusia dengan skor telak, 4-1.

Mikkel Damsgaard - Sampdoria - RTBF
RTBF

“Apakah kalian semua melihat gol yang dicetak Damsgaard? Gol tersebut membuat Damsgaard pantas dibanderol dengan harga 30 juta Euro,” ujar Massimo Ferreo dikutip football5star dari Gazzetta Sampdoriana.

Lebih lanjut, Ferrero mengaku tak segan-segan menaikkan harga Damsgaard apabila sang pemain berhasil mencetak gol keduanya di Euro 2020. “Jika ia berhasil mencetak gol lagi, maka kami mematok harga 40 juta Euro kepada klub-klub peminat Damsgaard.”

Damsgaard ditebus Il Samp dari Nordsjaelland pada musim panas 2020 lalu dengan banderol 6,5 juta Euro. Investasi tersebut berbuah manis karena Damsgaard langsung menunjukkan bakat besarnya di musim pertama bersama Il Samp.

Damsgaard memang cuma mampu menyumbang dua gol dan empat assist dalam 37 penampilan. Kontribusi Damsgaard membuat Il Samp berhasil finis di papan tengah klasemen Liga Italia musim lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Si Tua Keladi, Fabio Quagliarella Catatkan Penampilan ke-500

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pada pertandingan pekan terakhir Serie A 2020-21 antara Sampdoria vs Parma di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (23/5/2021), striker veteran Il Samp, Fabio Quagliarella catatkan rekor tersendiri.

Selain mencetak satu dari tiga gol kemenangan Sampdoria atas Parma, pemain berusia 38 tahun itu mencatat penampilan ke-500 di panggung Serie A Italia.

Fabio Quagliarella - Napoli - Aurelio de Laurentiis - Squawka

Dikutip Football5star.com dari data Transfermarkt, satu gol yang dicetaknya membuat Quagliarella sudah mengoleksi 176 gol di Serie A Italia. Selain itu, ia juga tercatat sudah mencetak 50 assist.

Fabio Quagliarella jadi pemain kelima di Serie A Italia yang telah mencatatkan penampilan ke-500. Di posisi pertama ada nama mantan Pangeran Roma, Francesco Totti dengan koleksi 619 penampilan.

Di urutan kedua, Roberto Mancini dengan 541 caps, disusul oleh Silvio Piola dengan 537 penampilan. Dan ada nama eks striker Fiorentina, Alberto Gilardino dengan 514 penampilan.

Pemain kelahiran Castellammare di Stabia, Italia ini mengawali kariernya di akademi Torino. Pada 2000, ia promosi ke tim utama Il Toro. Lima musim di Torino, Quagliarella mencatatkan 7 gol dari 39 penampilan.

Sempat dipinjamkan ke Sampdoria dan Chieti, Torino melepas Quagliarella ke Ascoli di akhir musim 2005. Pada 2006, ia sempat membela Sampdoria dan hanya bertahan semusim di sana.

Saat gabung bersama Juventus, Quagliarella mempersembahkan tiga gelar scudetto dan Supercoppa Italia pada 2012 serta 2013. Quagliarella mencetak gol pertamanya di Serie A pada 21 Desember 2005 saat laga Ascoli vs Treviso.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Milan Dapatkan Guard of Honour Berkat Claudio Ranieri

Gamespool new banner

Football5Star.com, Indonesia – Inter Milan sebagai juara baru Serie A mendapatkan guard of honour saat menghadapi Sampdoria, Sabtu (8/5/2021). Hal itu ternyata tak lepas dari peran pelatih I Blucerchiati, Claudio Ranieri.

Bertandang ke Stadion Giuseppe Meazza, Sampdoria sepakat memberikan penghormatan kepada Inter yang memastikan diri merebut Scudetto ke-19 pada pekan lalu. Mereka melakukannya dengan memberikan guard of honour yang diusulkan oleh Ranieri.

“Ide guard of honour itu memang dari saya,” urai Claudio Ranieri selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari La Gazzetta dello Sport. “Di Inggris, ini hal yang lumrah. Saya katakan kepada para pemain dan mereka menyetujuinya.”

Bagi Ranieri, memberikan guard of honour kepada Inter adaah hal yang terbilang penting dalam menjunjung marwah olahraga. “Di olahraga, pemenang harus dihormati. Saya juga mendapatkannya saat bersama Leicester (City),” ujar dia lagi.

Seluruh pemain Sampdoria dan Claudio Ranieri berbaris membentuk sebuah lorong. Para pemain Inter kemudian melangkah di sana sambil menerima tepuk tangan dan pelukan. Penghormatan itu sangat diapresiasi oleh kubu I Neazzurri. Antara lain dengan unggahan di akun media sosial.

Ranieri Gagal Putus Rekor Buruk

Claudio Ranieri kini gagal menang dalam 8 lawatan terakhir ke markas Inter Milan.
sampdoria.it

Pertandingan di Giuseppe Meazza itu pada akhirnya dimenangi Inter Milan dengan skor 5-1. Tentu saja Claudio Ranieri kecewa. Apalagi, hal itu membuat dia gagal memutus rekor buruk dalam lawatan ke markas Inter Milan.

“Kami datang untuk tampil baik dan tak ingin mereka berpesta. Namun, kami ternyata tidak siap. Dalam 30 menit awal, kami sudah kebobolan dua gol. Mereka tampil penuh antusiasme, sementara kami bermain tak seperti biasanya,” ucap Ranieri.

Kekalahan 1-5 bersama Sampdoria membuat Ranieri kini tak menang di markas Inter dalam 8 lawatan beruntun. Sebanyak dua lawatan bersama I Blucerchiati, lima lawatan bersama AS Roma, dan satu lawatan bersama Juventus.

Kemenangan terakhir Claudio Ranieri di Giuseppe Meazza diraih bersama Juventus pada 22 Maret 2008. Ketika itu, I Bianconeri menang 2-1 atas I Nerazzurri berkat gol Mauro Camoranesi dan David Trezeguet yang hanya berbalas gol Maniche.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter vs Sampdoria: Penampilan Sempurna Sang Juara

gamespool
Inter vs Sampdoria: Penampilan Sempurna Sang Juara 52

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan ke-35 Serie A yang mempertemukan sang juara Inter vs Sampdoria. Nerazzurri berhasil menang dengan skor telak 5-1.

Hanya butuh empat menit untuk Inter mencetak gol. Ashley Young memberi umpan cutback ke kotak penalti dan berhasil disambar oleh Roberto Gagliardini masuk ke gawang Emil Audero.

Nerazzurri hampir mencetak gol kedua pada menit ke-13. Achraf Hakimi melakukan solo run dari kotak penalti Inter, melewati satu pemain dan melepaskan tembakan dengan kaki kirinya, tapi Audero melakukan penyelamatan gemilang.

Tapi pada menit ke-26, Inter berhasil mencetak gol. Gagliardini memulai serangan balik dan memberi umpan ke Alexis Sanchez yang tak terkawal di sisi kanan. Pemain timnas Cile itu lalu dengan tenang memasukkan bola ke gawang Audero.

Sampdoria berhasil memperkecil kedudukan pada menit ke-35. Tendangan Antonio Candreva berhasil dimentahkan oleh Samir Handanovic, tapi bola liar berhasil disambar oleh Keita Balde.

Namun hanya berjarak satu menit, Nerazzurri kembali menambah keunggulan. Hakimi memberi umpan ke Alexis yang dengan fantastis melakukan tendangan first time masuk ke gawang Audero.

Babak pertama berakhir dengan skor 3-1.

Andrea Ranocchia hampir mencetak gol spektakuler di awal babak. Dia melepaskan tendangan salto dari jarak dekat, namun ditepis oleh Emil Audero.

Inter cetak gol keempat pada menit ke-62. Dua pemain pengganti terlibat. Nicolo Barella memberi umpan lambung ke Andrea Pinamonti yang berhasil melepaskan tembakan voli. Ini adalah gol pertama Pinamonti untuk Inter.

Nerazzurri dapat penalti pada menit ke-69 setelah Adrien Silva melakuka handball. Lautaro Martinez yang menjadi algojo sukses mengeksekusi tendangan.

Laga Inter vs Sampdoria berakhir dengan skor 5-1.

Susunan Pemain Inter vs Sampdoria

Inter (3-5-2): 1-Samir Handanovic (97-Ionut Radu); 33-Danilo D’Ambrosio, 13-Andrea Ranocchia, 95-Alessandro Bastoni; 2-Achraf Hakimi, 5-Roberto Gagliardini (25-Nicolo Barella), 8-Matias Vecino, 24-Christian Eriksen (77-Marcelo Brozovic); 15-Ashley Young; 10-Lautaro Martinez (12-Stefano Sensi), 7-Alexis Sanchez (99-Andrea Pinamonti).

Pelatih: Antonio Conte.

Sampdoria (4-4-1-1): 1-Emil Audero; 24-Bartosz Bereszynski, 21-Lorenzo Tonelli (22-Maya Yoshida), 15-Omar Colley, 3-Tommaso Augello; 87-Antonio Candreva, 18-Morten Thorsby (8-Valerio Verre), 5-Adrien Silva, 14-Jakub Jankto (38-Mikkel Damsgaard); 11-Gaston Ramirez (6-Albin Ekdal); 10-Keita Balde (27-Fabio Quaqliarella).

Pelatih: Claudio Ranieri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gemilang di Serbia, Dejan Stankovic Siap Kembali ke Italia?

gamespool
Gemilang di Serbia, Dejan Stankovic Siap Kembali ke Italia? 56

Football5star.com, Indonesia – Kegemilangan Dejan Stankovic bersama Crvena Zvezda pada musim 2020-21 tak luput dari pengamatan tim-tim kasta teratas Liga Italia. Salah satu tim yang dilaporkan tertarik menggunakan jasa Stankovic musim depan adalah Sampdoria.

Di bawah komando Stankovic, Crvena Zvezda berhasil tampil luar biasa di Liga Serbia musim ini. Mereka saat ini duduk di puncak klasemen dengan perolehan 89 poin. unggul 12 angka dari Partizan Belgrade yang ada di posisi kedua.

Tak cuma gemilang di kompetisi domestik, Stankovic dan Crvena Zvezda juga berhasil unjuk gigi di Eropa. Mereka berhasil melaju hingga ke babak 32 besar Liga Europa sebelum disingkirkan oleh raksasa Italia, AC Milan.

Dejan Stankovic - Sampdoria - Crvena Zvezda - Tuttocampo - liga italia
Tuttocampo

Menurut laporan Il Secolo, Dejan Stankovic menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan posisi Claudio Ranieri. Pelatih berusia 69 tahun itu memang santer diberitakan siap meninggalkan Sampdoria karena tak memiliki hubungan baik dengan presiden klub. Massimo Ferrero.

“Saya tak mau terburu-buru menandatangani perpanjangan kontrak. Saya juga tak pernah meminta manajemen klub untuk segera memberi kontrak baru,” kata Claudio Ranieri pada Februari 2021 lalu.

“Saya hanya ingin hadir di pinggir lapangan dan menjalankan tugas secara maksimal. Itu adalah hal yang sangat saya sukai,” sambung Ranieri.

Situasi Ranieri membuat Sampdoria langsung bergerak cepat mendekati Stankovic. Kabarnya, manajemen Il Samp sudah melakukan pertemuan dengan Stankovic pada awal April 2021 lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gagal Kalahkan 10 Pemain, Pioli Bawa-Bawa Manchester United

gamespool
Gagal Kalahkan 10 Pemain, Pioli Bawa-Bawa Manchester United 60

Football5star.com, Indonesia – Hasil imbang 1-1 harus puas diterima oleh AC Milan saat menjamu Sampdoria di Stadion San Siro, Sabtu (3/4/2021). Stefano Pioli pun menyoroti mental pemain Milan yang tak mampu menang meski melawan 10 pemain Sampdoria.

“Milan mempersulit hidup mereka sendiri karena kami belum melakukan pendekatan dengan baik, ketika mental Anda tidak bisa langsung masuk ke dalam permainan, maka sulit untuk bisa meraih kemenangan,” kata Pioli seperti dikutip Football5star.com dari Milan News.

Hasil AC Milan vs Sampdoria

“Pendekatan permainan itu sulit bagi kami, kemudian pada tingkat teknis dan pilihan permainan kami kurang tepat,” tambahnya.

Pioli pun mencontohkan permainan yang ditampilkan Milan saat melawan Sampdoria sangat jauh berbeda saat mereka bertanding melawan Manchester United di Liga Europa.

“Apa yang ditampilkan pada hari ini bukanlah hal yang umum. Karena misalnya saat melawan Manchester United di kandang, kami memiliki sikap yang benar. Tetapi hari ini kami tidak berhasil dan kami membayar mahal karena gagak menang,”

“Kami menerapkan permainan teknis yang tidak tepat untuk mengalahkan Sampdoria dan mereka bermain dengan cukup baik di sektor pertahanan,” tutup Stefano Pioli.

Hasil imbang yang diraih oleh Milan juga tak lepas dari penampilan kiper keturunan Indonesia, Emil Audero. Sejumlah peluang yang diraih oleh pemain Milan mampu dimentahkan oleh Audero. Seperti sepakan keras dari Hakan Calhanoglu di akhir babak kedua.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AC Milan vs Sampdoria: Lawan 10 Pemain, I Rossoneri Tak Bisa Menang

gamespool
AC Milan vs Sampdoria: Lawan 10 Pemain, I Rossoneri Tak Bisa Menang 64

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan AC Milan vs Sampdoria di Stadion San Siro pada pekan ke-29 Serie A Italia, Sabtu (3/4/2021) berakhir dengan skor imbang 1-1.

Pada babak pertama, pertandingan berlangsung cukup sengit. Kedua tim sama-sama berusaha untuk bisa mencetak gol terlebih dahulu. Meski menguasai jalannya pertandingan, Milan lebih sedikit melepaskan sepakan dibanding Sampdoria di babak pertama.

Hasil AC Milan vs Sampdoria

Menit ke-6, Sampdoria mendapat peluang lewat aksi Manolo Gabbiadini. Namun usahanya masih bisa digagalkan Gianluigi Donnarumma. Kiper Sampdoria yang keturuan Indonesia, Emil Audero juga bermain cukup apik di babak pertama.

Audero misalnya mampu menggagalkan peluang emas yang didapat oleh Samu Castillejo memanfaatkan umpan manis dari Zlatan Ibrahimovic. Di menit akir pertandingan babak pertama, Ibrahimovic sempat terjatuh di area terlarang karena dijatuhkan Tommaso Augello.

Namun wasit yang memimpin pertandingan tidak menganggap itu sebagai pelanggaran dan penalti pun urung didapatkan oleh AC Milan. Laga babak pertama pun berakhir imbang tanpa gol.

Pada babak kedua, Sampdoria mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-57. Kesalahan passing dari Theo Hernandez langsung dimanfaatkan oleh Fabio Quagliarella untuk membobol gawang Donnarumma. 1-0 Sampdoria.

Tim tamu dua menit kemudian harus bermain dengan 10 orang setelah Adrien Silva mendapat kartu merah dari wasit. Unggul jumlah pemain, Milan berusaha untuk bisa menyamakan kedudukan.

Usaha Milan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-87 setelah pemain pengganti, Jens Petter Hauge mampu membobol gawang Audero. Mampu menyamakan kedudukan, Milan berusaha untuk mencetak gol tambahan. Namun tangguhnya Emil Audero mampu membuat usaha Milan berakhir sia-sia.

Susunan pemain AC Milan vs Sampdoria:

AC Milan (4-2-3-1): 99-Gianluigi Donnarumma; 56-Alexis Saelemaekers, 24-Simon Kjaer, 23-Fikayo Tomori, 19-Theo Hernandez; 4-Ismael Bennacer, 79-Franck Kessie; 7-Samu Castillejo, 10-Hakan Calhanoglu, 33-Rade Krunic; 11-Zlatan Ibrahimovic

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Stefano Pioli

Sampdoria (4-4-2): 1-Emil Audero; 24-Bartosz Bereszynski, 21-Lorenzo Tonelli, 15-Omar Colley, 3-Tommaso Augello; 87-Antonio Candreva, 18-Morten Thorsby, 5-Adrien Silva, 38-Mikkel Damsgaard; 27-Fabio Quagliarella, 23-Manolo Gabbiadini

Kartu kuning:

Kartu merah: Adrien Silva

Pelatih: Claudio Ranieri

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Quagliarella: Di Natale Monster Suci dan Rekan Terbaik Saya

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Striker gaek Sampdoria, Fabio Quagliarella, mengungkapkan sosok yang jadi tandem terbaik dalam kariernya. Orang itu adalah legenda Udinese, Antonio Di Natale.

Fabio Quagliarella pernah bermain bersama Antonio Di Natale saat masih meperkuat Udinese maupun timnas Italia. Menurutnya, pemain yang akrab disapa Toto itu seorang striker ulung yang bisa mencetak gol kapan saja.

Eks pemain Juventus bahkan sempat khawatir setiap Di Natale mengunggah video golnya di media sosial. Ia takut para pemain muda akan pensiun jika melihat gol sang rekan.

quagliarella di natale gazzetta
gazzetta.it

“Rekan setim terbaik adalah Di Natale. Dia luar biasa. Dia bisa mencetak gol kapan saja dia mau. Terkadang dia mengunggah beberapa video golnya di Facebook,” ungkap sang bomber kepada Gazzetta dello Sport, Sabtu (28/3/2021).

“Saya lalu bilang padanya ‘jangan lakukan itu atau kamu akan menghentikan perkembangan pemain muda yang berpikir bahwa mereka bisa melakukannya dengan satu tembakan. Ketika mereka melihat golmu, mereka akan pensiun’,” terangnya.

Sanjungan Fabio Quagliarella pada Antonio Di Natale tidak sampai di situ. Tanpa ragu dia menyebut pria yang kini menukangi Spezia U-17 sebagai monster yang suci.

“Sekarang saya cukup mencetak satu gol untuk membicarakan tentang panggilan ke tim nasional. Dulu saya bermain dengan monster suci yang mencetak 30 gol permusim,” tutup bomber 38 tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lazio vs Sampdoria: Modal Gemilang Jelang Lawan Bayern

gamespool
Lazio vs Sampdoria: Modal Gemilang Jelang Lawan Bayern 71

Football5star.com, Indonesia – Kemenangan Lazio atas Sampdoria merupakan modal terbaik Gli Aquile jelang laga melawan Bayern Munich, tengah pekan nanti. Partai Liga Italia antara Lazio vs Sampdoria pada Sabtu (20/2) berakhir dengan skor tipis, 1-0.

Tampil sebagai tim tuan rumah, Lazio langsung menekan lini belakang Sampdoria. Di menit-menit awal, Gli Aquile sempat mendapat peluang lewat Luis Alberto. Tapi, sepakannya bisa diselamatkan Emil Audero.

Lazio berhasil membuka keunggulan pada menit ke-24. Berawal dari umpan terobosan Sergej Milinkovic-Savic, Alberto berhasil menjebol gawang Audero tanpa kesulitan berarti.

Selepas gol Alberto, Lazio masih terus menekan lini belakang Sampdoria. Mereka sempat mendapat peluang emas melalui Ciro Immobile dan Joaquin Correa yang gagal membuahkan hasil. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Lazio vs Sampdoria - Bayern Munich - Liga Italia - Il Secolo
Il Secolo

Di babak kedua, giliran Sampdoria yang keluar menyerang. Di menit-menit awal, mereka sempat mengancam lewat Jakun Jankto. Tapi, upayanya gagal menemui sasaran.

Pada menit ke-66, Lazio kembali mendapat peluang emas untuk menggandakan keunggulan. Tapi, Vedat Muriqi gagal memaksimalkan umpan tarik Adam Marusic.

Kedua tim saling jual beli serangan di sisa waktu pertandingan. Akan tetapi, tak ada gol tambahan yang tercipta dan skor 0-0 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan.

Kemenangan ini membuat Lazio berhasil menembus empat besar klasemen Liga Italia. Mereka kini memiliki perolehan 43 poin. Selepas melawan Sampdoria, Lazio rencananya akan menjamu Bayern Munich pada Rabu (24/2) mendatang.

SUSUNAN PEMAIN LAZIO VS SAMPDORIA:

Lazio: 25-Pepe Reina; 4-Gil Patric, 33-Francesco Acerbi, 37-Matteo Musacchio; 77-Adam Marusic, 21-Sergej Milinkovic-Savic, 6-Lucas Leiva (18-Gonzalo Escalante 64′), 10-Luis Alberto (94-Vedat Muriqi 64′), 19-Senad Lulic (96-Mohamed Fares 55′); 11-Joaquin Correa (92-Jean-Daniel Akpa Akpro 55′), 17-Ciro Immobile (20-Felipe Caicedo 86′)

Pelatih: Simone Inzaghi

Sampdoria: 1-Emil Audero; 25-Alex Ferrari, 22-Maya Yoshida (24-Bartosz Bereszynski 46′), 15-Omar Colley; 87-Antonio Candreva (9-Ernesto Torregrossa 81′), 6-Albin Ekdal, 5-Adrien Silva, 11-Gaston Ramirez (14-Jakub Jankto 46′), 3-Tomassu Augello; 10-Keita Balde (38-Mikkel Damsgaard 67′), 27-Fabio Quagliarella

Pelatih: Claudio Ranieri

Kartu Kuning: Lulic 45′, Marusic 82′, Escalante 89′, Patric 90′ – Adrien 35′, Ekdal 60′, Colley 64′

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Keita Balde Berambisi Perparah Penderitaan Lazio

gamespool
Keita Balde Berambisi Perparah Penderitaan Lazio 75

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Sampdoria, Keita Balde, mengaku sudah tak sabar ingin menghadapi Lazio di Stadio Olimpico akhir pekan nanti. Ia bahkan mengaku ingin memperparah derita Gli Aquile dan mencetak lebih dari satu gol di laga nanti.

Lazio tak memiliki modal yang baik jelang laga melawan Sampdoria. Akhir pekan lalu, mereka ditaklukkan Inter Milan dan harus terlempar ke peringkat ketujuh klasemen Liga Italia.

Sementara itu, I Blucerchiati memiliki modal yang cukup baik. Mereka berhasil mengalahkan Fiorentina pada Minggu (14/2) lalu. Dalam laga tersebut, Keita berhasil mencetak satu gol.

Keita Balde - Lazio - Sampdoria - @sampdoria 2
instagram.com/sampdoria

“Saya tentu ingin mencetak gol di setiap pertandingan. Tak peduli lawannya. Tapi, gol yang sangat saya nanti-nantikan ada di akhir pekan ini,” kata Keita Balde dikutip football5star dari laman Football Italia.

“Jika berhasil, saya akan bisa mencetak gol di Stadio Olimpico. Saya tentu akan berusaha sekeras tenaga agar bisa mencetak gol. Bahkan, saya yakin akan bisa mencetak lebih dari satu gol,” sambung Keita.

Keita berhasil menunjukkan performa yang cukup gemilang sepanjang musim 2020-21. Pemain berpaspor Senegal itu berhasil menyumbang lima gol dari 11 penampilan bersama Sampdoria.

Kegemilangan Keita tentu menjadi salah satu faktor di balik keberhasilan Sampdoria duduk di papan tengah klasemen. Saat ini, pasukan Claudio Ranieri duduk di peringkat 10 dengan perolehan 30 poin dari 22 pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sampdoria vs Juventus: Chiesa dan Ramsey Bawa Bianconeri ke Tiga Besar

gamespool
Sampdoria vs Juventus: Chiesa dan Ramsey Bawa Bianconeri ke Tiga Besar 78

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji di pekan ke-20 Serie A yang mempertemukan Sampdoria vs Juventus. Bianconeri menang dengan skor 2-0. Kemenangan ini membuat mereka naik ke posisi 3 klasemen.

Bianconeri mencetak gol pada menit ke-19. Cristiano Ronaldo memberi umpan ke Alvaro Morata di sisi kanan. Pemain timnas Spanyol itu lalu dengan cantik memberi umpan ke Federico Chiesa yang tinggal memasukkan bola ke gawang Emil Audero.

Ronaldo gagal membuat skor menjadi 2-0 pada menit ke-39. Dia hanya berhadapan satu lawan satu dengan Audero dan mencoba melewati sang kiper, tapi dia gagal dan tendangannya jauh melebar.

Dua menit kemduian Ronaldo memiliki kesempatan yang serupa. Namun Maya Yoshida melakuan tekel bersih dari belakang sebelum CR7 melakukan tembakan.

Babak pertama Sampdoria vs Juventus berakhir dengan skor 1-0.

Sampdoria hampir mencetak gol pada menit ke-54 lewat Fabio Quaqliarella, namun Giorgio Chiellini melakukan blok brilian di depan gawang. Dua menit kemudian Morata mencetak gol. Namun dianulir karena dia berada pada posisi offside.

Quaqliarella kembali mengancam pada menit ke-57 lewat tendangan dari sudut sempit. Namun Wojciech Szczesny berhasil menepisnya.

Kedua tim kesulitan mengembangkan permainan sepanjang babak kedua. Sampdoria terus menerus menggempur pertahanan Juventus.

Serangan terus menerus dari Il Samp membuat pertahanan mereka bolong. Dan benar saja pada menit ke-90 Juan Cuadrado dan Aaron Ramsey hanya berhadapan dengan satu bek Sampdoria, Cuadrado dengan mudah memberi umpan ke Ramsey yang tinggal memasukkan bola.

Laga Sampdoria vs Juventus berakhir dengan skor 2-0.

Susunan Pemain Sampdoria vs Juventus

Sampdoria (4-4-2): 1-Emil Audero; 24-Bartosz Berezynski, 22-Maya Yoshida, 15-Omar Colley, 3-Tommaso Augello; 87-Antonio Candreva (14-Jakub Jankto), 5-Adrien Silva (38-Mikkel Damsgaard), 6-Albin Ekdal, 18-Morten Thorsby; 10-Keita Balde (9-Ernesto Torregrossa), 27-Fabio Quaqliarella (11-Gaston Ramirez)

Pelatih: Claudio Ranieri.

Juventus (4-4-2): 1-Wojciech Szczesny; 16-Juan Cuadrado, 19-Leonardo Bonucci, 3-Giorgio Chiellini, 13-Danilo; 22-Federico Chiesa (12-Alex Sandro), 5-Arthur (8-Aaron Ramsey), 14-Weston McKennie, 30-Rodrigo Bentancur (25-Adrien Rabiot); 9-Alvaro Morata (33-Federico Bernadeschi), 7-Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Andrea Pirlo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Emosi Kiper Keturunan Indonesia Meledak Setelah Tepis Penalti Alexis Sanchez

gamespool
Emosi Kiper Keturunan Indonesia Meledak Setelah Tepis Penalti Alexis Sanchez 83

Football5star.com Indonesia – Emil Audero menjadi salah satu pahlawan Sampdoria ketika menaklukkan Inter Milan, Rabu (6/1/2021). Bahkan, emosi kiper keturunan Indonesia itu sempat meledak setelah sukses menepis eksekusi penalti penyerang Inter, Alexis Sanchez.

Pada pertandingan di Stadion Luigi Ferraris itu, Emil Audero memang tampil apik. Tak cuma menepis tendangan penalti Alexis Sanchez pada awal-awal laga, beberapa aksi penyelamatannya juga membuat pemain Inter Milan frustrasi.

Alexis Sanchez penalti vs Emil Audero - Sampdoria vs Inter Milan - AFP
AFP

“(Menepis) Penalti? Itu rasanya seperti mencetak gol. Secara objektif, saat itu emosiku begitu meluap dan aku berharap bisa mengulanginya lebih sering. Itu adalah momen penting, tapi permainan tim juga baik sejak awal,” ucap Emil Audero, dikutip Football5star.com dari laman resmi Sampdoria.

Setelah aksi gemilang Emil Audero menggagalkan eksekusi penalti Alexis Sanchez, Sampdoria memang tampil perkasa sepanjang babak pertama. Mereka bisa mencetak dua gol melalui Antonio Candreva dan Keita Balde.

Emil Audero Sampdoria vs Inter Milan - IG @sampdoria
Instagram @sampdoria

Inter Milan baru bisa mencetak gol pertama pada babak kedua. Namun, pertahanan tangguh Sampdoria serta penampilan gemilang Audero, membuat I Nerazzurri gagal mencetak gol penyeimbang. Sampdoria lantas memastikan kemenangan 2-1 atas Inter Milan.

Setelah kemenangan itu, kiper yang memiliki ayah asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, itu lantas banjir pujian. Namun, dia lebih melihat keberhasilan mengatasi Inter Milan berkat kekompakan tim.

“Itu poin yang penting. Kami sangat senang. Kami bisa menaklukkan salah satu tim terkuat yang sedang mengejar Scudetto. Dan, kami tak menderita sebagai tim. Masih ada tiga pertandingan sebelum paruh musim dan kami harus melanjutkan apa yang sudah dijalani. Kami harus siap,” bilang Emil Audero lagi.

Akibat kekalahan di kandang Sampdoria, Inter Milan gagal naik ke posisi puncak klasemen Liga Italia. Padahal, beberapa jam setelahnya sang pemuncak, AC Milan, juga kalah dari Juventus. Poin kedua tim tetap sama.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hasil Sampdoria vs Inter Milan: Dibikin Mati Kutu Kiper Keturunan Indonesia

Hasil Sampdoria vs Inter Milan: Dibikin Mati Kutu Kiper Keturunan Indonesia 87

Football5Star.com, Indonesia – Hasil Sampdoria vs Inter Milan di Stadion Cummunale Luigi Ferraris, Rabu (6/1/2021) sukses jadi milik tuan rumah. Kiper keturunan Indonesia, Emil Audero berandil besar dalam kemenangan 2-1 Sampdoria atas Inter itu.

Sejak awal laga, Inter sebenarnya langsung tancap gas. Lautaro Martinez nyaris membuka gol buat tim tamu menit ketujuh. Sayang, tembakannya mampu ditepis oleh Emil.

Tiga menit berselang, gantian Alexis Sanchez yang dibikin frustrasi oleh Emil. Bahkan, dia berhasil menggagalkan penalti Alexis dengan membaca arah tembakan.

Menit ke-23, gantian Sampdoria yang mendapatkan hadiah penalti. Hal itu setelah salah satu pemain Inter menyentuh bola dengan tangannya. Antonio Candreva yang jadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Tujuh menit jelang babak pertama berakhir, Sampdoria justru sukses menggandakan kedudukan. Dialah Keita Balde yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan Mike Damsgaard.

Hasil Sampdoria vs Inter Milan: Emil Audero Berandil Besar!

Hasil Sampdoria vs Inter Milan babak pertama ditutup dengan keunggulan 2-0 untuk tuan rumah. Dua menit paruh kedua berjalan, Martinez kembali mengancam. Sayang, tembakannya masih melebar.

Asyik menyerang, Inter nyaris kebobolan lagi menit ke-55. Melalui serangan baik, Jakub Jankto sayangnya gagal memanfaatkan umpan manis dari Keita.

Sepuluh menit berselang, Inter akhirnya mampu memecahkan kebuntuan. Hal itu setelah De Vrij berhasil menuntaskan umpan sepak pojok dari Brozovic melalui tandukan akurat ke pojok kanan gawang.

Emil Audero kembali menunjukkan kelasnya menit ke-72. Kali ini dia berhasil bikin Achraf Hakimi mati kutu dengan menepis tembkan kerasnya.

Perisic nyaris menyamakan kedudukan menit ke-78. Mendapatkan umpan pojok dari Eriksen, dia sukses menanduk bola. Tapi sayang, bola masih melebar.

Hasil Sampdoria vs Inter Milan akhirnya tak berubah. Sampdoria sukses menang 2-1 atas tamunya itu. Hasil tersebut membuat mereka tetap berada di urutan kesebelas dengan 20 poin. Sedang, Inter gagal mengkudeta AC Milan yang Kamis (7/1/2020) dini hari WIB akan melawan Juventus.

Susunan Pemain

Sampdoria: 1-Emil Audero, 3-Tomasso Augello, 5-Adrien Silva (16-Kristofer Askildsen 75′), 10-Keita Balde, 14-Jakub Jankto, 15-Omar Colley, 18-Morten Thorsby, 21-Lorenzo Tonelli (24-Bereszynski 68′), 22-Maya Yoshida, 38-Mikkel Damsgaard, 87-Antonio Candreva

Pelatih: Caludio Ranieri

Inter Milan: 1-Samir Handanovic, 37-Milan Skriniar, 6-Stefan de Vrij, 95-Alessandro Bastoni, 2-Achraf Hakimi, 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Brozovic, 5-Roberto Gagliardini (9-Romelu Lukaku 63′), 15-Ashley Young (14-Perisic 46′), 10-Lautaro Martinez, 7-Alexis Sanchez (24-Christian Eriksen 70′)

Pelatih: Antonio Conte

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ranieri Pertanyakan Ketertarikan Juventus pada Quagliarella

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus membutuhkan striker baru pada bursa transfer Januari. Satu nama yang gencar diberitakan adalah bomber gaek Sampdoria, Fabio Quagliarella.

Juventus memang tidak asing dengan Fabio Quagliarella. Bomber 38 tahun pernah berseragam putih-hitam pada 2010 hingga 2014.

Tapi kali ini ketertarikan Si Nyonya Tua dipertanyakan Claudio Ranieri, pelatih Sampdoria. Pasalnya sang bomber akan berusia 38 tahun Februari mendatang.

Fabio Quagliarella - Napoli - Aurelio de Laurentiis - Squawka
@Squawka

“Saya sudah membaca soal itu. Saya tidak tahu apakah itu akan terjadi atau tidak. Hanya saja ini sepertinya akan menjadi hadiah yang bagus mengingat Fabio akan berusia 38 tahun akhir bulan ini,” kata Claudio Ranieri kepada Sky Sport Italia, Rabu (6/1/2021).

“Kami akan menunggu acaranya dan melihat apa yang akan terjadi,” sambung pelatih kawakan tersebut.

Si Nyonya Tua membutuhkan striker pelapis di lini depan. Mereka hanya memiliki Alvaro Morata sebagai penyerang murni. Sementara Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala bisa bermain melebar.

Terkait Quagliarella, peluang Juve menggaetnya cukup terbuka. Kontraknya bersama Sampdoria akan berakhir Juni mendatang.  Mereka tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk menggaetnya musim dingin ini.

Bomber jebolan akademi Torino bukan satu-satunya nama yang ada di daftar transfer Juventus. Juara bertahan Serie A juga mengincar striker gaek lainnya. Yakni Graziano Pelle yang baru saja mengakhiri kontrak bersama raksasa Cina, Shandong Luneng, Desember lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Setelah Hina Erick Thohir, Presiden Sampdoria Kembali Serang Pemilik Inter

gamespool
Setelah Hina Erick Thohir, Presiden Sampdoria Kembali Serang Pemilik Inter 94

Football5star.com, Indonesia – Presiden Sampdoria, Massimo Ferrero pada 2014 pernah mengungkapkan rasa tidak sukanya kepada mantan pemilik Inter Milan yang saat ini berstatus Menteri BUMN, Erick Thohir. Menurut Ferrero, Thohir datang ke Italia justru untuk menghina sepak bola Negeri Pizza tersebut.

“Saya minta maaf Anda datang dari Indonesia untuk menghina sepak bola Italia. Jika saya adalah Moratti, saya akan memberinya dua cubitan di telinga” ucap Ferrero pada 2014 seperti dikutip Football5star.com dari primocanale.it, Selasa (22/12/2020).

Massimo Ferrero menganggap penggunaan VAR berlebihan dan hanya membuat pertandingan sepak bola layaknya sebuah film - Football5star - Nerazzurri Ale

“Saya pikir Morati adalah orang yang hebat, saya mengenalnya melalui telepon, tampaknya tidak adil bahwa dia pernah diperlakukan seperti itu. Aku menyuruhnya ke Morati, usir orang-orang itu,” tambah Ferrero.

Ferrero tidak hanya menyampaikan kritik kepada Thohir. Terbaru, ia juga menyampaikan pesan yang kemudian dianggap bernada rasial kepada pemilik Inter yang baru, Steven Zhang.

“Inter harus memenangkan sesuatu, jika tidak orang-orang China akan berubah menjadi orang Jepang,” ucap Ferrero.

Ucapan Ferrero ini sempat mendapat kecaman dari sejumlah pihak. Ferrero kemudian menyebut bahwa perkataannya tersebut hanya sebuah lelucon yang kemudian dieksploitasi oleh media.

Sosok Massimo Ferrero memang dikenal cukup kontroversial. Sebelum terjun ke dunia sepak bola, Ferrero lebih dikenal sebagai tokoh di dunia perfilman Italia. Sebagai penggiat dunia hiburan, Ferrero juga menguasai 60 bioskop, termasuk teater bersejarah Adriano yang pengelolaannya dijalankan oleh perusahaan miliknya, Farhem Ferrero Group.

Ferrero juga berandil besar dalam film “Ultra” yang tayang tahun 1991. Tak cukup dengan memproduseri, ia juga berakting dalam film yang berkisah tentang ultras AS Roma tersebut.

Ambisi Ferrero di ranah sepakbola tak terpuaskan hanya dengan kepemilikannya atas Sampdoria. Ia juga berniat membeli US Lecce serta mengakuisisi Cosenza Calcio yang kini berkiprah di Serie C.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Claudio Ranieri Anggap AC Milan Tetap Menyeramkan Meski Tanpa Zlatan

gamespool
Claudio Ranieri Anggap AC Milan Tetap Menyeramkan Meski Tanpa Zlatan 98

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri menganggap AC Milan tetap jadi tim yang menyeramkan pada musim ini meski tak diperkuat oleh Zlatan Ibrahimovic. Sampdoria takluk 1-2 dari Milan di Stadion Luigi Ferraris, Senin (7/12/2020).

“Milan memiliki pergerakan yang sinkron, mereka memainkan sepak bola yang bagus dan berada di dalam kondisi luar baisa mengingat mereka juga akan tampil di Liga Europa,” ucap Ranieri seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

frank kessie-sampdoria vs ac milan-iF2is

“Mugkin para pemain Milan didorong oleh semangat masa muda dan melewati semua rintangan. Lalu ada sosok Zlatan Ibrahimovic membuat mereka benar-benar seimbang. Mereka adalah tim yang sangat bagus,” tambah Ranieri.

Pada laga melawan Milan, Sampdoria mendapat hadiah penalti pada menit ke-45. Franck Kessie yang jadi algojo sukses membawa Milan unggul. Milan menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-77 lewat Samu Castillejo. Il Samp baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-82 lewat aksi Albin Ekdal.

Menurut Ranieri, penalti yang diterima Milan di masa injury time babak pertama layak diberikan oleh wasit. Ranieri tak mempermasalahkan penalti tersebut.

“Musim lalu ada terlalu banyak penalti dan saya tidak suka itu. Saya pikir pada penalti Milan, Jakub Jankto mendorong, jadi itu adalah penalti yang adil,” ucap Ranieri.

“Saya sebenarnya ingin menghambat laju Milan, kami tidak melakukannya cukup baik di babak pertama. Kami telah melakukannya di akhir babak kedua. Kami sudah mencoba untuk memulai lebih kuat lagi di lain pertandingan. Kami tidak bisa terus bermain seperti ini,” jelas eks pelatih Leicester tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sampdoria vs AC Milan: I Rossoneri Makin Nyaman di Puncak

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – AC Milan belum juga terbendung di Serie A musim ini. Sampdoria jadi korban terbaru mereka lewat kemenangan 2-1 di stadion Luigi Ferraris, Senin (7/12/2020) dinihari WIB.

Pada awal-awal laga AC Milan sempat dikejutkan oleh tekanan yang dilakukan Sampodria. Gianluigi Donnarumma sampai harus melakukan penyelamatan gemilang pada menit kedelapan untuk mengagalkan sundulan Lorenzo Tonelli.

Tim tamu baru bisa menguasai permainan saat laga berjalan 20 menit. Mereka kemudian mendapatkan peluang emas pada menit ke-39. Sontekan Ante Rebic berhasil melewati kiper Emil Audero sebelum bola dibuang oleh Alex Ferrari.

sampdoria vs ac milan acmilan
@acmilan

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta pada menit ke-44. Umpan Theo Hernandez menyentuh tangan Jakub Jankto. Wasit yang melihat kejadian itu langsung menunjuk titik putih.

Franck Kessie yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya dengan baik. Gol Kessie sekaligus jadi penutup babak pertama.

Awal babak kedua berjalan baik untuk I Rossoneri. Mereka bahkan nyaris menggandakan keunggulan tiga menit laga berjalan. Tapi sontekan Sandro Tonalli membentur mistar gawang.

Adapun Sampdoria memberikan perlawanan yang cukup sengit. Tekanan yang mereka lakukan beberapa kali membahayakan gawang tim tamu.

Salah satunya melalui tendangan Lorenzo Tonelli. Tapi lagi-lagi Gianluigi Donnarumma jadi penghalang sang bek mencetak gol. Setelah itu giliran Morten Thorsby yang mengancam. Namun kali ini sundulannya masih melambung.

AC Milan kembali membuktikan kematangannya lewat gol kedua pada menit ke-77. Samu Castillejo sukses menyamakan kedudukan setelah menerima umpan Ante Rebic.

Tertinggal 0-2. Il Samp tidak mau menyerah. Upaya keras mereka akhirnya membuahkan hasil enam menit kemudian. Tendangan sudut Antonio Candreva disambut Albin Ekdal untuk memperkecil ketinggalan.

Upaya Sampdoria untuk menyamakan kedudukan gagal setelah wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Menang 2-1 AC Milan kokoh di puncak klasemen dengan 26 poin. Adapun posisi Il Samp di peringkat ke-12 tidak beranjak.

Susunan Pemain:

Sampdoria (4-4-2) 1-Emil Audero; 3-Tommaso Augello (Mehdi Leris 81’), 21-Lorenzo Tonelli, 25-Alex Ferrari, 24-Bartosz Bereszynski (Omar Colley 20’); 87-Antonio Candreva, 18-Moren Thorsby, 5-Adrien Silva (Albin Ekdal 46’), 14-Jakub Jankto (Mikkel Damsgaard 46’); 27-Fabio Quagliarella, 23-Manolo Gabbiadini (Antonio La Gumina 57’)

Pelatih: Claudio Ranieri

AC Milan (4-2-3-1): 99-Gianluigi Donnarumma; 2-Davide Calabria, 46-Alessio Romagnoli, 19-Theo Hernandez; 79-Franck Kessie, 8-Sandro Tonali; 56-Alexis Saelemaekers (Samu Castillejo 76’), 10-Hakan Calhanoglu, 21-Brahim Diaz (Jens Petter Hauge 46’); 12-Ante Rebic

Pelatih: Stefano Pioli

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Eks Milan dan Inter, Giampaolo Pazzini, Resmi Umumkan Pensiun

gamespool
Eks Milan dan Inter, Giampaolo Pazzini, Resmi Umumkan Pensiun 107

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Italia, Giampaolo Pazzini, resmi mengumumkan untuk gantung sepatu dari dunia sepak bola pada usia 36 tahun. Pazzini bermain sebagai pesepak bola profesional selama 17 tahun. Pengumuman ini diumumkan lewat akun sosial medianya.

“Selamat tinggal calcio! Sudah lebih dari 30 tahun sejak kami bertemu … Saya masih kecil saat pertama kali memegang bola di tangan saya dan sejak saat itu Anda menjadi seperti teman yang tidak terpisahkan bagi saya,” tulis Pazzini seperti dikutip Football5Star.com dari akun Instagramnya.

cassano.pazzini

“Saya bisa terus menjalani sedikit lebih banyak perasaan dan emosi yang hanya bisa diberikan kepada saya. Mungkin ya. Anak di dalam diri saya ingin terus melakukannya, tetapi pria itu memberi tahu saya bahwa sudah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal juga karena saya sudah tahu bahwa saya akan merindukan semua ini bahkan dalam 20, 30, 40 tahun, jadi: Terima kasih untuk semuanya!”

Perjalanan Karier

Pazzini merupakan produk akademi Atalanta dan berhasil melakukan debutnya pada 2003. Saat itu Pazzini bermain sebagai bek kiri dan langsung diganti perannya menjadi seorang penyerang.

Eks Milan dan Inter, Giampaolo Pazzini, Resmi Umumkan Pensiun
Tuttomercatoweb

Dia pindah ke Fiorentina pada 2005 dan berduet dengan Luca Toni. Kedatangan Alberto Gilardino dan Adrian Mutu membuat dia harus pindah untuk mendapatkan jam bermain yang layak. Pada Januari 2009 dia pindah ke Sampdoria.

Barulah performa terbaiknya muncul. Duetnya dengan Antonio Cassano di lini depan Sampdoria mengantarkan Il Samp masuk ke play-off Liga Champions karena finis di 4 besar pada musim 2009-10. Musim itu juga merupakan musim terbaik Pazzini di Serie A secara statistik dimana dia mencetak 19 gol.

Impiannya untuk bermain di tim besar terwujud ketika dia pindah ke Inter pada Januari 2011. Dia diplot menggantikan Diego Milito yang saat itu performanya menurun dan sering dilanda cedera. Dala setengah musimnya, Il Pazzo berhasil mencetak 11 gol dan membawa Inter mempertahankan gelar Coppa Italia.

Eks Milan dan Inter, Giampaolo Pazzini, Resmi Umumkan Pensiun
Zimbio

Performanya menurun pada musim keduanya di Inter dan membuat dia ditukar oleh Cassano ke AC Milan pada 2012. Namun Rossoneri saat itu memang sedang dalam masa transisi dan kariernya meredup.

Giampaolo Pazzini menutup kariernya di Hellas Verona setelah mereka tak memperpanjang kontraknya pada musim panas lalu. Total Pazzini mencatatkan 569 penampilan dan 190 gol. Dia juga berhasil mendapatkan 25 caps untuk timnas Italia dan mencetak 4 gol. Coppa Italia bersama Inter merupakan satu-satunya gelar yang dia dapatkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Cerita Anang Ma’ruf yang Namanya Diganti oleh Roberto Mancini

gamespool
Cerita Anang Ma'ruf yang Namanya Diganti oleh Roberto Mancini 111

Football5star.com, Indonesia – Pada era 90-an, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sempat memiliki program Primavera, seperti layaknya Garuda Select saat ini. Saat itu, sejumlah pemain Indonesia berkesempatan untuk menimba ilmu di klub Serie A, Sampdoria, salah satunya adalah Anang Ma’ruf.

Anang Ma’ruf jadi angkatan pertama yang menimba ilmu sepak bola di Sampdoria. Selain Anang, pemain yang masuk angkatan pertama Primavera adalah Kurnia Sandi, Ari Supriarso, Yeyen Tumena, Bima Sakti, Nurul Huda, Dedy Umarella, Kurniawan Dwi Yulianto, Indriyanto Nugroho, serta Asep Dayat

Cerita Anang Ma'ruf yang Namanya Diganti Jadi Mario oleh Roberto Mancini
goal

“Setelah Kurniawan Dwi Yulianto dan Kurnia Sandy, saya menjadi pemain Primavera Indonesia terakhir yang berkesempatan menjadi tamu di Sampdoria pada 1995,” ucapnya seperti dikutip Football5star.com dari Sampdorianews, Minggu (27/9/2020).

Sedangkan di gelombang kedua, PSSI mengirim Aples Tecuari, Alex Pulalo (belakang), Chris Yarangga (tengah) dan Andi Iswantoro (kiper)

Ada cerita menarik tentang keberadaan para pemain Indonesia di tim yang saat itu dilatih oleh Sven Gorran Erikson tersebut. Salah satunya datang dari Anang Ma’ruf. Menurut mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut, orang Italia sangat susah untuk memanggil nama belakangnya.

Karenanya nama Ma’ruf kemudian berganti jadi Mario. Menariknya nama tersebut diucapkan langsung oleh mantan striker Sampdoria, Roberto Mancini. Nama Mario jadi panggilan Anang oleh eks pelatih Manchester City itu usai laga persahabatan melawan Hong Kong.

“Mungkin karena mereka yang berasal dari Italia kesulitan untuk mengucapkan kata Ma’ruf, makanya saya diberi nama baru, ‘Mario’,” kenang pemain yang sempat membela Persija di 1999 tersebut.

Secara personal, penampilan pemain PSSI Primavera sempat mencuri perhatian klub-klub Eropa. Kurniawan Dwi Yulianto jadi pionirnya.

Berkat keberhasilannya masuk dalam daftar top scorer Kompetisi Primavera 1993-1994, Sampodria memasukkan namanya dalam daftar pemain yang menjalani tur Asia pada 1994, termasuk ke Jakarta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Lazio dan Benevento Menang, Ayah Inzaghi Bersaudara Menangis

gamespool
Lazio dan Benevento Menang, Ayah Inzaghi Bersaudara Menangis 114

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Lazio, Simone Inzaghi turut bergembira dengan raihan kemenangan tim promosi, Benevento 3-2 atas Sampdoria.

Wajar jika Simone bergembira karena Benevento dilatih oleh sang kakak, Filippo Inzaghi. Simone bahkan yakin bahwa kakaknya tersebut akan bertahan lama di Serie A.

https://www.instagram.com/p/CFnLLvhq01P/

“Kita semua punya perjalanan masing-masing. Yang saya pikirkan adalah semangat yang kami berikan ke dalam pekerjaan kami, menyaring para pemain dan mereka dapat merasakan betapi kami peduli,” ucap Simone seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia, Minggu (27/9/2020).

“Sekarang Pippo berada di klub yang memberinya pemain yang dia inginkan, dia membawa Benevento kembali ke Serie A dan saya pikir, dia akan berada di sini dalam waktu yang lama,” tambahnya.

Saat disinggung, kira-kira orang tua mereka akan menonton pertandingan siapa, apakah Lazio vs Cagliari atau Sampdoria vs Benevento, Simone menjawab tentu saja itu jadi pilihan yang sulit bagi orang tuanya.

“Sulit bagi orang tua kami untuk mencoba menonton pertandingan mana yang akan ditonton. Sebagai pemain, saya mungkin hanya mendapat 100 gol dalam karier, sedangkan Pippo mencetak 300, jadi statistik berbicara sendiri tentang skor tim kami,” tambahnya.

https://www.instagram.com/p/CFolDF4HkWF/

Lazio sendiri juga sukses meraih kemenangan 2-0 atas Cagliari. Filippo Inzaghi pun mengaku bahwa dirinya juga bahagia melihat tim yang diasuhnya tersebut meraih kemenangan.

“Saya mellihat ke papan skor dan melihat Lazio menang. Jadi seandainya kami kalah, saya merasa sedikit bahagia. Saya hanya bisa belajar dari pelatih seperti Simone,” ucap Pippo.

“Setelah peluit berakhir, saya mencoba menelepon ke rumah, tetapi ayah saya menangis dan saya tidak mendengar apa yang ia katakan,” tambahnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Comeback dari Sampdoria, Filippo Inzaghi Gembira Bukan Kepalang

gamespool
Comeback dari Sampdoria, Filippo Inzaghi Gembira Bukan Kepalang 117

Football5star.com, Indonesia – Klub promosi Serie A, Benevento sukses meraih kemenangan 3-2 atas Sampdoria di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (27/9/2020). Kemenangan ini didapat anak asuh Filippo Inzaghi dengan dramatis.

Benevento sempat tertinggal 2-0 terlebih dahulu lewat gol Fabio Quagliarella di menit ke-8 dan Omar Colley 10 menit kemudian. Namun dua gol dari Luca Caldirola di menit ke-33 dan 72, serta gol penutup dari Gaetano Letizia di menit ke-88 membuat Benevento meraih kemenangan perdana di musim ini.

https://www.instagram.com/p/CFnCYIFndKp/

“Saya sangat senang bahwa kami sebagai tim yang baru promosi mampu bangkit dari ketertingalan 2-0 dan menolak untuk menyerah atau puas dengan hasil imbang. Kami menginginkan kemenangan, kami mengambilnya dan saya menghargai perjuangan pemain,” ucap Inzaghi seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia.

“Saya percaya sepenuhnya kepada tim saya. Kami praktis memberikan dua gol kepada Sampdoria, tetapi kami memiliki lebih dari 60 persen penguasaan bola dan itu bukan prestasi yang sembarangan,”

“Bahkan jika pada akhirnya kami kalah, saya menghargai mental para pemain. Jadi kemenangan memang terasa lebih memuaskan,” tambahnya.

Kebahagian Filippo Inzaghi bertambah setelah di akhir pertandingan, pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri memberikan selamat dan memuji taktiknya.

“Memilih pelatih seperti Claudio Ranieri yang memuji saya setelah pertandingan adalah sensasi yang luar biasa, Anda tidak bisa menjadi lebih baik.”

“Orang-orang selalu bertanya apakah saya telah berubah, karena mereka lebih banyak mengingat keburukan saya saat di Serie A. Jika saya tidak mengalami kekecewaan di Serie A, saya tidak akan meraih hasil bagus di Serie B bersama tim ini di musim lalu” papar Inzaghi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]