Alessio Dionisi Kecewa Gagal Curi Poin pada Laga Ke-1000 Jose Mourinho

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Alessio Dionisi, pelatih Sassuolo, kecewa berat setelah anak-anak asuhnya kalah 1-2 di markas AS Roma, Senin (13/9/2021) dini hari WIB. Dia merasa timnya tak pantas kalah pada laga ke-1000 Jose Mourinho sebagai pelatih itu.

Sassuolo kalah secara dramatis pada lawatan ke Stadio Olimpico. Gol penentu kemenangan Roma dicetak Stephan El Shaarawy pada injury time. Lalu, yang lebih menyesakkan, gol penyeimbang 2-2 yang dibuat anak asuh Dionisi dianulir wasit setelah mendapat masukan dari petugas VAR.

Sassuolo kalah menyesakkan di markas AS Roma.
Getty Images

“Kami membawa pulang performa hebat. Saya ikut senang untuk Mourinho. Ini pertandingan bagus, tapi kami pantas meraih hasil lebih baik,” urai Alessio Dionisi kepada DAZN seperti dikutip Football5Star.com dari Roma News. “Saya ulangi, kami tak pantas meraih hasil ini. Perbedaan individual tak terlihat di lapangan.”

Hal serupa diungkapkan Dionisi saat konferensi pers pascalaga. “Mereka memang bagus, tapi hasil akhir tidaklah tepat. Kedua tim sama-sama mencetak peluang. Kami pantas mendapatkan hal yang lebih baik dari ini,” kata pelatih berumur 41 tahun yang menangani Sassuolo sejak 1 Juli lalu tersebut.

Alessio Dionisi Tetap Optimistis

Perasaan tak pantas menderita kekalahan pada laga ke-1000 Jose Mourinho membuat Alessio Dionisi tetap optimistis. Dia tak mau membahas hal-hal buruk dari permainan yang ditunjukkan Domenico Berardi cs. di Stadio Olimpico. Dia ingin publik lebih fokus pada performa apik timnya.

“Saya tak mau bicara soal episode-episode negatif dari pertandingan tadi. Saya lebih suka bicara soal performa yang sangat bagus. Ini pertandingan luar biasa. Kami tahu bahwa kami dapat berbuat lebih baik, tapi tentu saja tak boleh puas dengan hasilnya,” ucap Dionisi lagi.

Alessio Dionisi kecewa oleh kekalahan dari AS Roma tapi puas pada performa Sassuolo.
Getty Images

Di samping performa di lapangan, ada hal lain yang membuat Dionisi optimistis menatap masa depan Sassuolo. Itu adalah sikap yang ditunjukkan Berardi atas kekalahan dari Roma. “Para pemain sangat kecewa dan saya senang melihatnya. Kami berada di jalur yang tepat, hanya perlu mencapai keseimbangan. Saya sangat optimistis,”kata dia.

Kekalahan 1-2 dari Roma jadi kekalahan pertama yang ditelah Alessio Dionisi bersama Sassuolo. Sebelumnya, I Neroverdi merebut kemenangan 3-2 di markas Hellas Verona, lalu imbang 0-0 saat menjamu Sampdoria. Berikutnya, Sassuolo akan menjamu Torino pada giornata ke-4 Serie A, akhir pekan nanti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Manuel Locatelli: Pindah ke Juventus adalah Mimpi yang Jadi Nyata

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain baru Juventus, Manuel Locatelli, mengatakan bahwa pindah ke Turin merupakan “mimpi yang jadi nyata”. Locatelli juga mengucapkan terima kasih kepada Sassuolo.

Juventus akhirnya resmi menggaet Locatelli setelah melakukan negosiasi panjang sejak Euro 2020 selesai. Locatelli direkrut dengan peminjaman dua tahun dan kewajiban tebus 25 juta euro plus bonus 12,5 juta euro.

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Mimpi seorang anak yang bekerja sangat keras, yang telah memberikan segalanya di lapangan, yang tiba di Juve dengan keinginan untuk turun ke lapangan untuk para fans dan yang tidak sabar untuk masuk ke lapangan di stadion. Dan itu baru permulaan!” ucap Locatelli seperti dikutip Football5Star.com dari Juventus TV.

Setelah Negosiasi Panjang, Juventus Akhirnya Resmikan Manuel Locatelli
@juventusfcen

Manuel Locatelli: Terima Kasih Sassuolo!

Locatelli menghabiskan tiga musim di Sassuolo, mencatatkan 68 laga dan 4 gol di semua kompetisi. Pemain timnas Italia itu menyebut bahwa Sassuolo membuatnya menjadi pemain yang lebih baik.

“Apa yang harus dikatakan. Air mata yang saya keluarkan kemarin saat mengucapkan selamat tinggal kepada skuat adalah bukti bahwa Anda ada di hati saya. Anda akan selalu seperti itu, karena Anda membuat saya menjadi orang dan pemain yang lebih baik.”

Manuel Locatelli -- Juventus - ESPN
ESPN

“Hidup dibuat dari pilihan dan ini adalah waktu yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal setelah Anda menemani saya dalam perjalanan yang luar biasa ini. Itu tidak mudah, Anda tahu itu, tetapi begitu Anda mengatasi kesulitan, hasilnya luar biasa.”

“Anda adalah keluarga saya, Anda membawa saya memenangkan Euro. Saya akan selalu mencintai Anda. Terima kasih dari lubuk hati saya yang terdalam untuk keluarga Squinzi, yang menunjukkan kepercayaan pada saya. Terima kasih kepada semua rekan satu tim yang, antara bercerita dan berpidato, menjadikan saya seorang pria.

“Terima kasih kepada direktur Carnevali, Giovanni Rossi dan pelatih De Zerbi, untuk siapa saya akan selalu merasakan sesuatu yang istimewa. Saya sangat mencintai kalian semua. Selamat tinggal, Sassuolo.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Setelah Negosiasi Panjang, Juventus Akhirnya Dapatkan Manuel Locatelli

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Akhirnya, setelah sekian lama melakukan negosiasi, Juventus resmi mendapatkan Manuel Locatelli dari Sassuolo. Il Bianconeri memakai formula transfer yang sama dengan saat mereka merekrut Federico Chiesa dari Fiorentina.

IlBianconerri merekrut Locatelli dengan peminjaman dua tahun dan kewajiban tebus sebesar 25 juta Euro yang akan dibayar dalam tiga tahun ke depan. Locatelli sudah melakukan tes medis pada Rabu (18/8/21) dan dia mendapatkan kontrak sampai Juni 2026.

Setelah Negosiasi Panjang, Juventus Akhirnya Resmikan Manuel Locatelli
@juventusfcen

Mereka juga mengkonfirmasi Sassuolo akan mendapatkan bonus yang bisa mencapai 12,5 juta Euro, tergantung dengan performa Locatelli dan klub. Harga itu sebenarnya di bawah dari harga yang diinginkan Sassuolo sebelumnya, 40 juta euro.

Il Bianconerri mengalahkan beberapa klub yang juga mengincar bintang timnas Italia itu, seperti Arsenal yang bahkan juga sudah memberi tawaran kepada Sassuolo, namun Locatelli memang dari awal hanya ingin pindah ke Turin dan membela panji Il Bianconerri.

Karier Manuel Locatelli

Setelah Negosiasi Panjang, Juventus Akhirnya Resmikan Manuel Locatelli 3
@juventusfcen

Locatelli merupakan produk akademi AC Milan yang melakukan debut bersama tim utama pada September 2016. Dia mulai sering dimainkan saat Milan ditangani Vincenzo Montella dan Gennaro Gattuso, namun lebih sering menjadi pemain pengganti.

Pada musim panas 2018, dia meminta Milan untuk melepasnya untuk mendapatkan jam bermain yang layak. Akhirnya dia dipinjamkan ke Sassuolo dan dipermanenkan pada 2019.

Bersama Sassuolo, Locatelli selalu menjadi andalan di lini tengah dan performa apik bersama Il Neroverdi membuatnya dipanggil ke timnas Italia. Puncak kariernya terjadi pada musim panas lalu. Ia berhasil membawa Italia menjadi juara Euro 2020 dan mencetak dua gol. Kini Locatelli masih berusia 23 tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Fabrizio Romano Sudah Bersabda, Manuel Locatelli Segera Gabung Juventus

gamespool
Fabrizio Romano Sudah Bersabda, Manuel Locatelli Segera Gabung Juventus 16

Football5star.com, Indonesia – Setelah melalui proses negosiasi yang cukup alot, Juventus akhirnya mencapai kesepakatan dengan Sassuolo terkait transfer Manuel Locatelli. Pemain timnas Italia itu dilaporkan bakal menjadi rekrutan anyar Bianconerri dalam satu hingga dua hari ke depan.

Kesepakatan transfer Locatelli diwartakan oleh pakar transfer kenamaan, Fabrizio Romano. Dalam laporannya, ia menyebut Locatelli ditebus dengan harga 35 juta Euro dan bakal menandatangani kontrak berdurasi lima tahun.

“Locatelli akan bergabung ke Juve. Mereka mencapai kesepakatan dengan Sassuolo di angka 35 juta Euro dan Locatelli akan diikat hingga 2026. Mereka akan memberi keteragan resmi dalam beberapa hari ke depan,” tulis Romano di laman Twitter pribadinya.

Locatelli akan menjadi pemain kedua yang sukses diamankan Bianconerri tahun ini. Beberapa pekan lalu, mereka resmi mengumumkan kedatangan pemain muda asal Brasil, Kaio Jorge dari Santos.

SIAPA YANG AKAN JADI TUMBAL KEDATANGAN MANUEL LOCATELLI?

Kedatangan Locatelli membuat Bianconerri dipastikan bakal melepas beberapa gelandangnya sebelum bursa transfer musim panas resmi ditutup. Satu nama yang santer masuk daftar jual Bianconerri adalah Aaron Ramsey.

Gelandang asal Wales itu sudah masuk daftar jual Bianconerri semenjak bursa transfer musim panas dibuka. Ia akan dilepas karena tak masuk skema besar Massimiliano Allegri untuk musim 2021-22.

Manuel Locatelli - Juventus - Sassuolo - Goal
Goal

Tak cuma Ramsey, Bianconerri juga tak keberatan melepas Daniele Rugani untuk menyeimbangkan neraca keuangan klub. Menurut laporan beberapa media Italia, bek tengah berusia 27 tahun itu akan dilepas Bianconerri ke Napoli.

Rugani memang sudah cukup tak mendapat tempat di skuat utama Bianconerri. Ia kesulitan menggusur posisi Matthijs de Ligt, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Rugani menghabiskan musim 2020-21 bersama Stade Rennes dan Cagliari.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Liverpool Saingi Juventus dan Arsenal untuk Dapatkan Locatelli

gamespool
Liverpool Saingi Juventus dan Arsenal untuk Dapatkan Locatelli 20

Football5Star.com, Indonesia – Negosiasi antara Juventus dan Sassuolo untuk Manuel Locatelli berjalan alot. Kini bukan hanya Arsenal yang menyaingi Juventus, tapi Liverpool juga masuk ke perburuan untuk mendapatkan pemain timnas Italia itu.

Laporan Football5Star.com dari Sky Sports Italia, menyebut bahwa Sassuolo memasang tenggat waktu untuk Juventus memberi penawaran yang mereka mau karena Sassuolo tak mau menunggu terlalu lama. Pihak kedua klub bahkan dilaporkan sudah bertemu tiga kali.

Manuel Locatelli - Sassuolo - Daily Advent
Daily Advent

CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali menginginkan setidaknya 40 juta euro dan Arsenal sudah memberikan penawaran tertinggi untuk Locatelli, 5 juta euro dengan opsi permanen 27 juta euro (total 34 juta euro). Tapi, sang pemain hanya ingin menginginkan Juventus, mengingat mereka bermain di Liga Champions.

Tapi, Il Bianconeri sendiri memberi penawaran dua tahun peminjaman dengan opsi permanen dan akan menjadi kewajiban jika sang pemain menemui kondisi tertentu. Formula ini sama dengan formula yang Juventus gunakan untuk menggaet Federico Chiesa dari Fiorentina. Tapi, Sassuolo masih belum setuju. Kedua pihak klub akan bertemu kembali beberapa hari ke depan.

Namun, menurut laporan 90min, kini Liverpool ikut ke dalam perburuan. The Reds sedang mencoba untuk mencari pengganti Gini Wijnaldum yang pindah ke Paris Saint-Germain dan Locatelli menjadi salah satu incaran, selain Youri Tielemans dan Saul Niguez.

Performa Manuel Locatelli bersama timnas Italia di Euro 2020 membuatnya diincar banyak klub top. Mantan pemain AC Milan itu sendiri juga bermain apik bersama Sassuolo selama tiga musim dengan sudah mencatatkan 99 penampilan dan 7 gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Terkait Manuel Locatelli, Sassuolo Beri Deadline kepada Juventus

gamespool
Terkait Manuel Locatelli, Sassuolo Beri Deadline kepada Juventus 24

Football5star.com, Indonesia – CEO Sassuolo, Giovanni Carnevalli, tak ingin berkompromi dengan Juventus terkait transfer Manuel Locatelli. Carvenalli hanya memberi Bianconerri waktu satu pekan untuk melempar tawaran senilai 40 juta Euro.

Carnevalli mengatakan bahwa Juventus bukanlah satu-satunya klub yang tertarik mendatangkan Locatelli tahun ini. Carnevalli memastikan ada dua klub Inggris yang juga memburu Locatelli.

“Manuel Locatelli ingin bergabung ke Juve dan kami sebenarnya tak keberatan memenuhi keinginannya. Tapi, hingga kini Juve belum memberikan tawaran yang sesuai dengan permintaan kami,” ungkap Giovanni Carnevalli kepada Sky Sport Italia.

Manuel Locatelli - Juventus - Parlando di Sport
Parlando di Sport

“Locatelli juga menerima proposal dari Arsenal dan satu klub Inggris lainnya. Jadi, Locatelli harus segera menentukan pilihan. Jika tak kunjung menentukan sikap, maka ia akan bertahan. Kami tidak akan melepas pemain setelah 8 Agustus,” sambung Carnevalli.

Bianconerri dilaporkan sudah melempar dua tawaran resmi kepada Sassuolo untuk mengamankan tanda tangan Locatelli. Akan tetapi, kedua proposal tersebut ditolak mentah-mentah oleh manajemen I Neroverdi.

Locatelli hanya bakal dilepas jika ada klub yang berani memenuhi harga 40 juta Euro yang dipatok I Neroverdi. Carnevalli memastikan kebijakan serupa juga berlaku untuk pemain-pemain kunci lainnya seperti Domenico Berardi dan Jeremie Boga.

“Kami memiliki kondisi keuangan yang cukup stabil dan tidak harus menjual pemain kunci. Kami adalah klub dengan ambisi besar dan hanya bersedia melepas pemain jika mendapatkan tawaran yang sesuai dengan harga yang kami patok,” tuntas Carnevalli.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Arsenal Pimpin Perburuan Tanda Tangan Manuel Locatelli

gamespool
Arsenal Pimpin Perburuan Tanda Tangan Manuel Locatelli 28

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Sassuolo, Giovanni Carnevali, mengkonfirmasi bahwa banyak klub yang sangat tertarik untuk merekrut pemainnya, Manuel Locatelli. Namun satu-satunya tim yang memberi tawaran konkret adalah Arsenal.

Locatelli bermain sangat apik bersama Italia di Euro 2020 dengan berhasil mencetak dua gol. Performanya membuat dia dilirik banyak klub-klub top, seperti Juventus, Arsenal, Tottenham, Real Madrid, dan Atletico Madrid.

Carnevali mengkonfirmasi bahwa Juventus sudah menanyakan soal Locatelli, tapi hanya Arsenal yang baru membuat penawaran.

Italia vs Swiss - Euro 2020 - Manuel Locatelli - uefa. com
uefa.com

“Juventus adalah satu-satunya klub Italia yang sudah kami ajak bicara tentang Locatelli. Kami belum membahas detail keuangan, tetapi kami memiliki hubungan yang baik dan akan segera membicarakannya,” ucap Carnevali seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Dia melanjutkan, “Memang benar ada klub asing yang tertarik, termasuk Arsenal, dan sejauh ini mereka unggul dan satu-satunya tim yang secara realistis mengajukan proposal penting untuk Manuel.”

Carnevali sempat mengatakan pekan lalu bahwa harga Locatelli sekitar 40 juta euro. Namun harga itu bisa naik karena performa sang pemain di Euro 2020.

“Saya tidak bercanda, karena negosiasi yang kami lakukan berada pada level ini dan hanya berkembang dengan Euro. Kami mencoba untuk membuat Locatelli tenang, jadi saya belum berbicara dengannya atau agennya. Kami dapat memikirkan masa depan Locatelli, tetapi di atas semua itu, kami peduli dengan dia saat ini dan itu berarti Italia tampil bagus di Euro.” kata Carnevali.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Manuel Locatelli akan Gabung Juventus?

gamespool
Manuel Locatelli akan Gabung Juventus? 32

Football5star.com, Indonesia – Juventus dilaporkan sudah melempar tawaran resmi kepada Sassuolo untuk mendaratkan Manuel Locatelli. Menurut laporan Goal, Juve melempar tawaran pembuka sebesar 30 juta Euro.

Tak cuma 30 juta Euro, Bianconerri juga dilaporkan bakal menjadikan bek muda, Radu Dragusin, sebagai pelicin transfer Locatelli. Sassuolo dilaporkan bakal menolak tawaran Juventus. I Neroverdi hanya bersedia melepas Locatelli andai mendapat tawaran sebesar 40 juta Euro.

Dalam beberapa bulan terakhir, Locatelli memang dilaporkan masuk radar sejumlah klub besar Eropa. Sang pemain pun sudah mengutarakan niatnya untuk berganti klub di bursa transfer tahun ini. Ia juga tak menutup pindah ke luar Italia.

Manuel Locatelli -- Juventus - ESPN
ESPN

“Saya masih belum tahu apakah ini musim terakhir saya di sini. Jika ada kesempatan, tentu kami akan mempertimbangkan semua kemungkinan,” ujar Manuel Locatelli pada April 2021 lalu.

“Bermain di luar Italia merupakan satu hal yang ingin saya lakukan. Tapi, untuk saat ini saya tidak mau menutup peluang apa pun. Saya berhasil menjalankan tugas dengan baik dan kini mampu meningkatkan level permainan,” kata Locatelli menambahkan.

Locatelli saat ini sedang menjadi topik perbincangan hangat setelah mencetak brace ke gawang Swiss pada Kamis (17/6) lalu. Dua gol Locatelli membuat Gli Azzurri sukses mengalahkan Swiss dengan skor 3-0.

Kemenangan telak atas Swiss membuat Italia menjadi tim pertama yang berhasil memastikan tempat di babak 16 besar. Malam nanti, mereka bakal berusaha mengamankan posisi puncak pada partai pamungkas Grup A melawan Wales.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Jeremie Boga Konfirmasi Perpisahannya dengan Sassuolo

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jeremie Boga akhirnya buka suara soal masa depannya. Ia mengonfirmasi bahwa ini merupakan musim terakhirnya berseragam Sassuolo.

Sejak bergabung 2018 lalu performa Jeremie Boga terus melesat. Ia pun jadi pilar andalan dalam skema permainan Roberto De Zerbi.

Akan tetapi, romansa Boga dengan klub asal Emilia Romagna sampai di titik terakhir. Ia mengaku tidak menemui kata sepakat dalam negosiasi kontrak baru. Ini pula yang membuatnya memutuskan hengkang.

Jeremie Boga - Sassuolo - @jeremieboga 2
instagram.com/jeremieboga

“Pada Januari kami dalam pembicaraan untuk memperpanjang kontrak baru kami tidak pernah mencapai kata sepakat. Untuk alasan ini saya memutuskan bahwa hal terbaik bagi kedua belah pihak adalah berpisah di musim panas,” kata Boga kepada L’Equipe, Jumat (21/5/2021).

“Setelah tiga tahun bersama inilah momen yang tepat. Saya ingin mengambil langkah maju dan jika ada kemungkinan untuk mengikuti pelatih, kenapa tidak? Tapi itu tidak berarti saya akan mengikutinya ke mana pun. Tapi saya tidak menutup pintu untuk apa pun,” ia menambahkan.

Pernyaan Jeremie Boga jelas jadi angin segar untuk klub peminat. Selama ini dia memang sudah diincar beberapa klub raksasa. Sebut saja Inter Milan, Juventus, Borussia Dortmund, hingga Chelsea.

Nama terakhir disebut-sebut paling berpeluang menggaet pemain 23 tahun. Sebab Boga berasal dari akademi Chelsea.

Apalagi The Blues bisa mengaktifkan klausul pembelian kembali pada Sassuolo. Dalam kontrak memang disebutkan jika klub Italia itu harus memprioritaskan Chelsea jika mereka tertarik lagi pada Jeremie Boga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Cetak Brace Lawan AC Milan, Penyerang Sassuolo Akui Dirinya Fans Inter

gamespool
Cetak Brace Lawan AC Milan, Penyerang Sassuolo Akui Dirinya Fans Inter 39

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang Sassuolo, Giacomo Raspadori, semringah setelah berhasil mencetak brace dan membawa timnya menang 2-1 melawan AC Milan. Hal itu semakin terasa spesial karena Raspadori mengakui bahwa dia adalah fans Inter, sejak kecil.

Sassuolo secara dramatis berhasil comeback 2-1 melawan Milan, Rabu (21/4/21). Raspadori masuk sebagai pemain pengganti dan langsung bisa memutar balikkan keadaan. Raspadori merupakan pemain yang unik karena dia bisa menendang baik dengan kedua kakinya.

“Saya menyukai Eto’o, saya adalah seorang Interista ketika saya masih kecil, dan saya masih merasa simpati untuk mereka,” kata Raspadori seperti dilansir Football5Star.com dari La Gazzetta dello Sport.

Cetak Brace Lawan AC Milan, Giacomo Raspadori Akui Dia Fans Inter
The Guardian

Raspadori melanjutkan “Ketika saya masih kecil, saya berkaki kiri dan kidal. Kakak saya sebaliknya dan saya mencoba menirunya. Sekarang saya bisa menulis dengan tangan kanan dan saya bisa menendang dengan kedua kaki. Kakak saya sangat penting bagi saya, dia adalah orang pertama yang saya hubungi setelah setiap pertandingan.”

Pada gol kedua, Raspadori melakukan pergerakan cantik melewati Fikayo Tomori sebelum melepaskan tembakan. Dia menjelaskan bahwa pergerakan itu terinspirasi dari Sergio Aguero.

“Itu salah satu gerakan khasnya. Saya sangat menyukainya (Aguero) karena cara dia terlibat dengan tim. Dia adalah inspirasi bagi saya, tetapi hal yang sama berlaku untuk (Carlos) Tevez dan (Antonio) Di Natale. (Pelatih Sassuolo, Roberto) De Zerbi sering mengatakan kepada saya bahwa penting untuk menjadi (penyerang) lengkap dan bahwa saya harus mampu melakukan segalanya saat saya di lapangan.”

Menurut laporan Calciomercato, Inter sangat tertarik untuk mendatangkan Giacomo Raspadori. Dikabarkan harga sang pemain dipatok di angka 15 juta euro.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AC Milan vs Sassuolo: Aksi Pemain 21 Tahun Bikin I Rossoneri Gigit Jari

gamespool
AC Milan vs Sassuolo: Aksi Pemain 21 Tahun Bikin I Rossoneri Gigit Jari 46

Football5star.com Indonesia – Pertandingan AC Milan vs Sassuolo pada pekan ke-32 Liga Italia berakhir antiklimakas. Milan, yang sempat unggul, harus gigit jari akibat comeback Sassuolo berkat brace penyerang 21 tahun, Giacomo Raspadori.

Meski bertindak sebagai tuan rumah, AC Milan mengalami kesulitan menguasai permainan pada awal pertandingan. Bahkan, Sassuolo lebih dahulu menerapkan permainan agresif menyerang meski kerap mentah ketika masuk kotak penalti.

AC Milan vs Sassuolo Liga Italia Hakan Calhanoglu 1 - Twitter @acmilan
Twitter @acmilan

AC Milan sempat memberikan ancaman pada menit ke-11 melalui sepakan jarak jauh Diogo Dalot. Akan tetapi, bola masih bisa diamankan kiper Sassuolo, Andrea Consigli.

Dua menit berselang, giliran Sassuolo yang membuat peluang lewat Jeremie Boga. kesalahan Simon Kjaer membuat bola bsa direbut Gregoire Defrel dan digulirkannya ke Boga. Namun, bola tembakan Boga bisa ditahan oleh kiper Gianluigi Donnarumma.

Sassuolo menebar ancaman lagi lewat tendangan bebas dari pada menit ke-24. Namun, bola eksekusi Dominico Berardi gagal menemui sasaran dan masih melambung di atas gawang.

AC Milan vs Sassuolo Liga Italia - Twitter @acmilan
Twitter @acmilan

Setelah bisa keluar dari tekanan, Milan akhirnya berhasil membobol gawang Sassuolo lebih dahulu saat laga berlangsung setengah jam. Alexis Saelemaekers mengirim umpan kepada Hakan Calhanoglu yang langsung diselesaikan dengan sepekan melengkung ke pojok kiri atas gawang Andre Consigli.

Sassuolo coba membalas dengan meningkatkan daya gedor. Akan tetapi, upaya anak asuh Roberto De Zerbi tak berbuah hasil. Sampai babak pertama usai, gol Hakan Calhanoglu menjadi satu-satunya pembeda duel AC Milan vs Sassuolo.

Pemain Pengganti Sassuolo Jadi Malapetaka AC Milan

Memasuki babak kedua, Sassuolo masih memeragakan permainan agresif demi mengejar ketinggalan. Akan tetapi, upaya menembus kotak penalti I Rossoneri kerap mengalami kebuntuan.

Justru AC Milan yang beberapa kali mampu menciptakan peluang mencetak gol kedua. Peluang emas pertama Milan pada babak kedua hadir menit ke-61 melalui bola sepakan Ante Rebic yang memaksa Andre Consigli beribaku mempertahankan gawangnya.

Enam menit setelahnya, Milan kembali memperoleh peluang melalui Rafael Leao. Lagi-lagi Consigli masih bisa mengamankan bola sepakan Leao sehingga gawang Sassuolo masih aman dari kebobolan gol kedua.

Keberuntungan AC Milan mulai menguap ketika pertandingan memasuki menit ke-77. Sassuolo yang terus menekan akhirnya bisa mencetak gol balasan melalui kerja sama dua pemain pengganti, Hamed Traore dan Giacomo Raspadori.

Giacomo Raspadori AC Milan vs Sassuolo Liga Italia - Twitter @iF2is
Twitter @iF2is

Giacomo Raspadori mengirim bola kepada Hamed Traore yang menusuk dari sisi kanan. Bola diumpankan lagi ke tengah kotak penalti yang langsung disambar Raspadori dengan sontekan kaki kiri. Gianluigi Donnarumma tak berdaya menyaksikan bola melesak masuk ke gawangnya.

Kehadiran Giacomo Raspadori di lapangan benar-benar menjadi momok menakutkan bagi barisan belakang AC Milan. Buktinya, Sassuolo bisa mencetak gol keduanya pada menit ke-83 melalui penyerang berumur 21 tahun tersebut.

Bola sodoran Domenico Berardi diterima Raspadori yang lantas mengecoh Fikayo Tomori. Bola yang disepak Raspadori sempat membentur tiang tapi langsung mengarah ke dalam gawang. Bahkan, semenit setelahnya Raspadori nyaris mencetak hat-trick andai Donnarumma tak sigap di bawah mistar gawang.

AC Milan mendapatkan peluang emas terakhir untuk bisa menyamaka kedudukan melalui tendangan bebas dari dalam kotak penalti pada menit ke-88. Akan tetapi, bola sepakan keras Rade Krunic masih membentur pagar betis Sassuolo.

Giacomo Raspadori AC Milan vs Sassuolo Liga Italia - Twitter @TelemundiSports
Twitter @TelemundiSports

Babak kedua AC Milan vs Sassuolo akhirnya tuntas dengan memunculkan Giacomo Raspadori sebagai protagonis utama. Milan kena comeback dan harus takluk 1-2 di San Siro.

Hasil ini membuat I Rossoneri bertahan di peringkat kedua dengan torehan 66 poin. Mereka gagal memangkas jarak 9 angka dari Inter Milan di puncak klasemen Liga Italia. Sementara, Sassuolo menempati peringkat ke-8 dengan 49 poin.

SUSUNAN PEMAIN AC MILAN vs SASSUOLO

AC MILAN (4-2-3-1): 99-Gianluigi Donnarumma; 2-Davide Calabria (Pierre Kalulu 836), 23-Fikayo Tomori, 24-Simon Kjaer, 5-Diogo Dalot; 18-Soualiho Meite (Brahim Diaz 86), 79-Franck Kessie; 56-Alexis Saelemaekers (Samuel Castillejo 86), 10-Hakan Calhanoglu (Rade Krunic 73), 12-Ante Rebic (Mario Mandzukic 73); 17-Rafael Leao
Pelatih: Stefano Pioli

SASSUOLO (4-2-3-1): 47-Andrea Consigli; 17-Mert Muldur (22-Jeremy Toljan 63), 31-Gian Marco Ferrari, 2-Marlon, 77-Giorgos Kyriakopoulos; 73-Manuel Locatelli, 14-Pedro Obian (Maxime Lopez 72); 25-Domenico Berardi, 10-Filip Djuricic (Hamed Traore 63), 7-Jeremie Boga (Lukas Haraslin 83); 92-Gregoire Defrel (18-Giacomo Raspadori 63)
Pelatih: Roberto De Zerbi

Wasit: Juan Luca Sacchi

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Manuel Locatelli Sudah Siap Tinggalkan Sassuolo

gamespool
Manuel Locatelli Sudah Siap Tinggalkan Sassuolo 50

Football5star.com, Indonesia – Gelandang timnas Italia, Manuel Locatelli, membuka peluang pergi dari Sassuolo pada bursa transfer musim panas mendatang. Ia pun ingin mencoba peruntungannya bersama klub di luar Italia.

Dalam beberapa musim terakhir, Locatelli memang tampil mengesankan bersama Sassuolo. Performa konsisten bersama I Neroverdi membuat Locatelli kini menjadi salah satu pemain andalan Roberto Mancini timnas Italia.

Performa gemilang Locatelli menjadi salah satu faktor di balik konsistensi Sassuolo sepanjang musim 2020-21. Saat ini, skuat besutan Roberto de Zerbi duduk di peringkat kedelapan klasemen Liga Italia dengan perolehan 43 poin.

Manuel Locatelli - Sassuolo - timnas Italia - Sports Illustrated 2
Sports Illustrated

“Saya masih belum tahu apakah ini musim terakhir saya di sini. Jika ada kesempatan, tentu kami akan mempertimbangkan semua kemungkinan,” ujar Manuel Locatelli dikutip football5star dari Football Italia.

“Bermain di luar Italia merupakan satu hal yang ingin saya lakukan. Tapi, untuk saat ini saya tidak mau menutup peluang apa pun. Saya berhasil menjalankan tugas dengan baik dan kini mampu meningkatkan level permainan,” kata Locatelli menambahkan.

Locatelli saat ini masih terikat kontrak dengan SAssuolo hingga musim panas 2023. Akan tetapi, I Neroverdi tak akan keberatan melepas sang pemain jika mendapat tawaran yang sesuai pada bursa transfer musim panas 2021.

Locatelli bukanlah satu-satunya pemain Sassuolo yang dirumorkan siap pindah pada bursa transfer mendatang. Media-media Italia melaporkan bahwa Domenico Berardi, Jeremie Boga serta Filip Djuricic masuk radar klub-klub besar Eropa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Milan vs Sassuolo: Pertunjukan Lukaku dan Lautaro

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan makin nyaman di puncak klasemen. Menjamu Sassuolo dalam lanjutan Serie A, Kamis (8/4/2021) dinihari WIB mereka menang 2-0.

Melakoni jadwal padat, Antonio Conte melakukan beberapa rotasi. Roberto Gagliardini diturunkan sebagai starter untuk menggantikan Marcelo Brozovic. Pun dengan Matteo Darmian yang menggantikan peran Alessandro Bastoni.

Cara ini berjalan mulus untuk Inter Milan. Mereka tetap dominan di babak pertama. Tetap mengandalkan kecepatan Achraf Hakimi dan aksi-aksi menawan Nicolo Barella, tuan rumah menciptakan beberapa peluang.

romelu lukaku inter vs sassuolo Inter en
@Inter_en

Gol pun sudah didapat saat laga baru berjalan 10 menit. Menerima umpan Ashley Young, Romelu Lukaku mencetak gol lewat sundulan kepalanya.

Inter Milan tidak mengendurkan serangan setelah unggul. Adapun Sassuolo tampil lebih berani untuk mencari gol penyama. Namun, hingga babak pertama usai tidak ada gol tambahan tercipta.

Awal babak kedua Sassuolo sempat menggebrak. Mereka mengontrol jalannya pertandingan. Tapi rapatnya pertahanan tuan rumah tidak berbuah apa-apa.

Adapun Inter yang memanfaatkan serangan balik justru berhasil menggandakan keunggulan. Usai mencetak gol, Lukaku kali ini memberi umpan untuk gol yang dibuat tandemnya, Lautaro Martinez.

inter vs sassuolo Inter en
@Inter_en

Tertinggal dua gol, tim tamu melakukan segala cara untuk mencetak gol. Upaya tersebut membuahkan hasil lima menit jelang jeda.

Tendangan setengah voli Hamed Traore menembus jala Samir Handanovic. Gol ini membuat I Neroverdi kian bersemangat.

Akan tetapi mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyamakan kedudukan. Hingga laga berakhir skor 2-1 tidak berubah.

Tambahan tiga poin membuat Inter Milan kini mengumpulkan 71 poin, unggul 11 angka dari AC Milan di peringkat kedua. Adapun Sassuolo tak beranjak dari urutan kesembilan dengan 40 poin.

Susunan Pemain:

Inter Milan (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 36-Matteo Darmian, 6-Stefan de Vrij, 37-Milan Skriniar; 2-Achraf Hakimi, 23-Nicolo Barella, 24-Christian Eriksen (Stefano Sensi 59’), 5-Roberto Gagliardini (Matias Vecino 70’), 15-Ashley Young; 10-Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 77’), 9-Romelu Lukaku

Pelatih: Antonio Conte

Sassuolo (4-2-3-1): 47-Andrea Consigli; 22-Jeremy Toljan (Lukas Haraslin 75’), 21-Vlad Chiriches, 2-Marlon, 6-Rogero (Giorgos Kyriakopoulos 75’); 14-Pedro Obiang, 8-Maxime Lopez; 23-Harned Traore, 10-Filip Djuricic, 7-Jeremie Boga; 18-Giacomo Raspadori

Pelatih: Roberto De Zerbi

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Domenico Berardi Masuk Radar Klub-klub Besar Italia

gamespool
Domenico Berardi Masuk Radar Klub-klub Besar Italia 58

Football5star.com, Indonesia – CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali, mengatakan bahwa ada banyak klub besar Italia yang tertarik mendaratkan Domenico Berardi. Akan tetapi, ia mengaku tak akan menerima tawaran yang dilayangkan untuk Berardi.

Berardi masuk radar klub-klub besar Italia berkat performa gemilangnya bersama Sassuolo. Pemain 26 tahun itu tercatat berhasil mencetak 99 gol dan 64 assist dari 283 penampilan bersama I Neroverdi.

“Juventus, Inter Milan dan AS Roma sudah sempat melayangkan tawaran untuk mendatangkan Domenico Berardi. Tapi, kami selalu yakin langkah terbaik adalah mempertahankan Berardi,” ujar Giovanni Carnevali kepada Corriere dello Sport.

Domenico Berardi - Sassuolo - Italia - Tuttosport
Tuttosport

Lebih lanjut, Carnevali ogah memikirkan ketertarikan klub-klub besar kepada Berardi pada bursa transfer mendatang. Ia lebih ingin memilih mengirim doa agar Berardi bisa tampil gemilang di ajang Euro 2020.

“Untuk saat ini, saya tidak mau memikirkan mengenai bursa transfer musim panas. Saya hanya ingin melihat Berardi tampil gemilang bersama timnas Italia di Euro 2020,” tandas Carnevali.

Musim ini, Berardi kembali mencuri perhatian berkat performa memukaunya. Ia berhasil mencetak 11 gol dan lima assist dari 22 penampilannya. Catatan tersebut membuat Sassuolo duduk nyaman di peringkat kedelapan Liga Italia.

Tak cuma bersama Sassuolo, Berardi juga berhasil tampil gemilang bersama timnas Italia. Pada Jumat (26/3) lalu, ia berhasil mencetak satu gol dan membawa Gli Azzurri mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 2-0.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Manuel Locatelli Tak Akan Pertimbangkan Tawaran AC Milan

gamespool
Manuel Locatelli Tak Akan Pertimbangkan Tawaran AC Milan 62

Football5star.com, Indonesia -Agen yang mewakili Manuel Locatelli, Stefano Castelnovo, memastikan kliennya tak akan mempertimbangkan tawaran yang masuk dari AC Milan. Castelnovo memastikan kliennya bakal hengkang dari Sassuolo pada musim panas 2021.

Locatelli merupakan salah satu produk asli akademi AC Milan. Namun, ia gagal menunjukkan performa terbaik bersama tim senior Rossonerri dan memutuskan hengkang ke Sassuolo pada 2018.

“Kami tentu akan selalu bersyukur atas kesempatan yang diberi Sassuolo dan AC Milan. Tapi, saya yakin saat ini Manuel Locatelli ingin mencari tantangan baru di Italia maupun negara lain,” ungkap Stefano Castelnovo kepada Daily Mail.

Manuel Locatelli - AC Milan - Sassuolo - O Jogo
O Jogo

“Mimpi besar Locatelli saat ini adalah bermain di Liga Champions. Semoga saja Locatelli dan Sassuolo bisa mendapatkan tawaran yang sesuai pada bursa transfer musim panas nanti,” kata Castelnovo menambahkan.

Bersama Sassuolo, Locatelli berhasil menasbihkan dirinya sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di Eropa. Pemain 23 tahun itu bahkan kini disebut-sebut masuk ke dalam radar Manchester City dan Juventus.

Media-media Inggris melaporkan Manchester City sudah melemparkan tawaran sebesar 30 juta Euro untuk mendaratkan Locatelli bulan ini. Namun, Sassuolo hanya bersedia melepas sang pemain pada bursa transfer musim panas.

“Ketika membicarakan mengenai pemain penting seperti Locatelli, kami tak akan mempertimbangkan setiap proposal yang masuk pada bursa transfer musim dingin,” kata direktur olah raga I Neroverdi, Giovanni Carnevali.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Setelah Libas Sassuolo, Kini SPAL Tak Sabar Ingin Hajar Juventus

gamespool
Setelah Libas Sassuolo, Kini SPAL Tak Sabar Ingin Hajar Juventus 66

Football5star.com, Indonesia – Tim Serie B, SPAL berhasil membuat kejutan setelah menyingkirkan Sassuolo di babak 16 besar Coppa Italia pada Jumat (15/1) dinihari WIB. Di babak perempat final, mereka akan menantang tim raksasa, Juventus.

Biancazurri berhasil mengalahkan Sassuolo dengan skor 2-0 berkat gol Simone Missiroli (49′) dan Lorenzo Dickmann (58′). Keberhasilan ini tak lepas dari kartu merah yang diterima Filip Djuricic pada menit ke-47.

“Ini adalah pencapaian luar biasa meski kami hanya melawan 10 pemain karena Sassuolo adalah tim yang luar biasa. Kami berhasil memanfaatkan kartu merah lawan dan mengeksploitasi celah di lini belakang,” kata pelatih SPAL, Pasquale Marino dikutip football5star dari laman Football Italia.

SPAL - Sassuolo - juventus - Coppa Italia - Goal
Goal

“Kami juga harus berterima kasih kepada penjaga gawang terbaik di Serie B, Etrit Berisha, yang tampil luar biasa. Kami sangat puas dengan kemenangan ini dan tak sabar ingin bermain melawan Juventus di babak selanjutnya,” sambung Marino.

Keberhasilan ini membuat SPAL menjadi satu-satunya wakil Serie B yang berhasil lolos ke perempat final Coppa Italia. Tim Serie B lainnya, Empoli, gagal meraih tiket babak delapan besar setelah disingkirkan Napoli pada Rabu (13/1) lalu.

Di sisi lain, Juventus perlu 120 menit untuk menyingkirkan Genoa di babak 16 besar. Mereka rencananya bakal melawat ke markas SPAL untuk melakoni partai perempat final pada Selasa (26/1) mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sassuolo Ngotot Pertahankan Manuel Locatelli

gamespool
Sassuolo Ngotot Pertahankan Manuel Locatelli 70

Football5star.com, Indonesia – Direktur Sassuolo, Giovanni Carnevali, memastikan tak akan melepas Manuel Locatelli pada bursa transfer musim dingin tahun ini. Namun, ia tak menutup melepas Locatelli pada musim panas mendatang.

Dalam beberapa musim terakhir, penampilan Locatelli memang berhasil menarik minat sejumlah klub besar. Beberapa klub yang dikabarkan siap mengangkut Locatelli antara lain adalah Manchester City dan Juventus.

“Kami memiliki cukup banyak pemain yang diminati klub-klub besar Eropa. Manuel Locatelli merupakan salah satunya,” ujar Giovanni Carnevali dikutip football5star dari laman Football Italia.

Manuel Locatelli - Sassuolo - Sports Mole
Sports Mole

“Ketika membicarakan mengenai pemain penting seperti Locatelli, kami tak akan mempertimbangkan setiap proposal yang masuk pada bursa transfer musim dingin,” sambung Carnevali.

Lebih lanjut, Carnevali merasa bangga dengan banyaknya pemain Sassuolo yang diminati rakasa Eropa. Menurutnya, hal itu merupakan pertanda baik bagi I Neroverdi.

“Melihat banyaknya pemain Sassuolo yang dirumorkan masuk radar klub besar merupakan sesuatu yang sangat positif. Artinya, kami berhasil menjalankan tugas dengan sangat baik sehingga banyak pemain yang diminati klub besar,” tutur Carnevali.

Sassuolo menjadi salah satu tim kejutan di Liga Italia musim 2020-21. Pasukan Roberto de Zerbi berhasil menunjukkan performa gemilang dan kini duduk di peringkat tujuh klasemen dengan perolehan 29 poin.

Locatelli menjadi salah satu faktor di balik kegemilangan Sassuolo musim ini. Pemain berumur 23 tahun itu memiliki catatan 16 penampilan dan mampu menyumbang dua gol serta satu assist meski menjalani peran sebagai gelandang bertahan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Juventus vs Sassuolo: Pirlo Kesal Juve Kebobolan Lagi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kemenangan 3-1 Juventus atas Sassuolo, Senin (11/1/2021) dinihari WIB disambut baik oleh Andrea Pirlo. Menurutnya Juve telah menunjukkan konsistensi sepanjang pertandingan.

Keempat gol di stadion Allianz tercipta pada babak kedua. Gol Juve tercipta lewat Aaron Ramsey, Danilo, dan Cristiano Ronaldo. Sementara gol semata wayang Sassuolo berkat sontekan Gregoire Defrel.

Kebobolan lagi, Andrea Pirlo menyoroti koordinasi pemain di lini belakang. Menurutnya gol Sassuolo tidak harusnya terjadi. Tapi secara keseluruhan dia puas dengan performa anak asuhnyam.

Andrea Pirlo Beberkan Kunci Keberhasilan Juventus Kalahkan AC Milan
Calciomercato

“Penting bagi kami memberikan rasa konsistensi dengan menang malam ini, jika tidak kemenangan di Milan lalu tidak akan berarti apa-apa. Kami memang sedikit lambat, tapi kami terorganisir dan menunjukkan determinasi. Jadi kami menunjukkan rasa lapar untuk menang,” kata Pirlo  kepada Sky Sport Italia, Senin (11/1/2021).

“Gelandang kami terlalu pasif dan dua pemain bertahan tidak ditempatkan dengan benar melawan striker. Dia diberi terlalu banyak ruang jadi meski itu adalah sentuhan pertama yang bagus dari Defrelkl, kami membuat kesalahan di lini tengah dan pertahanan,” ia menambahkan.

Sementara itu, kemenangan Si Nyonya Tua harus dibayar mahal. Dua pemain andalan, Paulo Dybala dan Weston McKennie mengalami cedera. Namun, sang pelatih mengklaim kondisi keduanya tidak parah.

“Dybala mengalami cedera ligamen. Kami akan mengevaluasinya dan berharap tidak ada yang serius. mcKennie sudah mengalami sedikit masalah otot kemarin dan dia merasakannya lagi,” tutup Andrea Pirlo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Juventus vs Sassuolo: Susah Payah kalahkan 10 Pemain I Neroverdi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus meneruskan tren kemenangan di Serie A. Sassuolo jadi korban terbaru mereka lewat kemenangan 3-1 di stadion Allianz, Senin (11/1/2021) dinihari WIB.

Laga tidak berjalan mudah untuk Juventus. Kendati Sassuolo sedang dalam tren menurun mereka tampil cukup spartan, terutama pada babak pertama.

Akan tetapi permainan keras yang diterapkan tim tamu memakan korban pada injury time babak pertama. Tekel keras Pedro Obiang terhadap Federico Chiesa membuat wasit mengeluarkan kartu merah untuknya.

juventus vs sassuolo-iF2is
@iF2is

Juventus baru bisa mencetak gol setelah unggul jumlah pemain. Babak kedua berjalan lima menit Danilo mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti menghujam jala Andrea Consigli.

Akan tetapi, keunggulan Juve tidak bertahan lama. Hanya berselang delapan menit Sassuolo berhasil menyamakan kedudukan. Adalah Gregoire Defrel yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan Hamed Traore.

Pertandingan semakin terbuka. Cristiano Ronaldo nyaris membawa Si Nyonya Tua unggul pada menit ke-74. Sudah berhadapan langsung dengan Consigli, Ronaldo gagal mencetak gol setelah sontekannya bisa dimentahkan.

Merih Demiral yang pernah berseragam Sassuolo juga turut memberi ancaman. Tapi upanya masih mudah ditangkap Andrea Consigli.

Terus mengurung pertahanan I Neroverdi, gol yang ditunggu-tunggu Juve akhirnya datang delapan menit sebelum bubar. Umpan matang Gianluca Frabotta berhasil dituntaskan oleh Aaron Ramsey.

Kemenangan tuan rumah disempurnakan oleh Ronaldo yang cetak gol pamungkas pada masa injury time.

Menang 3-1 Juventus merapatkan jarak dengan AS Roma di peringkat ketiga dengan mengumpulkan 33 poin. Sementara Sassuolo tak beranjak dari posisi ketujuh dengan 29 angka.

Susunan Pemain:

Juventus (4-4-2): 1-Wojciech Szczesny; 38-Gianluca Frabotta, 28-Merih Demiral, 19-Leonardo Bonucci, 13-Danilo; 5-Arthur, 14-Weston McKennie (Aaron Ramsey 19’), 22-Federico Chiesa, 30-Rodrigo Bentancur (Adrien Rabiot 46’); 7-Cristiano Ronaldo, 10-Paulo Dybala (Dejan Kulusevski 42’)

Pelatih: Andrea Pirlo

Sassuolo (4-2-3-1): 47-Andrea Consigli; 17-Mert Muldur (Brian Oddei 73’), 21-Vlad Chiriches, 31-Gian Marco Ferrari, 77-Giorgios Kyriakopoulos; 73-Manuel Locatelli, 14-Pedro Obiang; 92-Gregoire Defrel (Jeremie Boga 67’), 10-Filip Djuricic (Maxime Lopez 46’), 23-hamed Traore; 9-Francesco Caputo (Jeremy Toljan 46’)

Pelatih: Roberto De Zerbi

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Agen Pastikan Juventus Ingin Boyong Manuel Locatelli

gamespool
Agen Pastikan Juventus Ingin Boyong Manuel Locatelli 80

Football5star.com, Indonesia – Agen pemain Sassuolo, Manuel Locatelli, Stefano Castelnuovo menegaskan bahwa Juventus tertarik untuk bisa memboyong pemain 23 tahun tersebut.

Menurut Castelnuovo seperti dikutip Football5star.com dari Tuttosport, Minggu (10/1/2021), Locatelli juga memiliki keinginan besar bisa menjadi pemain Juventus. Bahkan kata Castelnuovo, Locatelli pernah memiliki poster bergambar Andrea Pirlo di kamarnya.

Agen Pastikan Juventus Ingin Boyong Manuel Locatelli

“Manuel memiliki poster Pirlo di kamarnya dan akan sangat menyenangkan untuk menghadapinya,” kata Castelnuovo.

“Namun, dia tidak mempengaruhinya, pertandingan besar adalah permaianan yang dia sukai, dia selalu memberikan yang terbaik,” ucap Castelnuovo jelang pertandingan Juventus vs Sassuolo, Senin (11/1).

“Juventus tertarik untuk mengontarkanya pada musim panas, tapi klub tidak bisa mencapai kata sepakat. Hal itu biasa terjadi,”

“Manuel bermain bagus dengan Sassuolo, dia tidak mengubah sikap dan itu bukan sesuatu yang bisa diterima begitu saja. Saya senang dia melakukan debut di Italia dan segalanya telah mungkin bersama Juventus, mungkin saja jika kami lebih beruntung di musim panas lalu,”

Saat disinggung, apakah mungkin Manuel Locatelli kembali ke Milan, tim yang pernah ia bela saat masih muda, Castelnuovo menyebut hal itu tak mungkin terjadi. Menurut Castelnuovo, Locatelli memiliki keinginan untuk mendapat pengalaman baru.

“Sekali lagi, dia akan selalu berterima kasih kepada klub (Milan) tapi saya pikir dia akan mencari pengalaman yang berbeda di Italia atau di luar Italia. Dia bermimpi untuk bermain di Liga Champions, semoga dia dan Sassuolo akan menerima hal itu di musim depan,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Kebanggaan Roberto De Zerbi Jelang Juventus vs Sassuolo

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sassuolo akan tandang ke stadion Allianz untuk menghadapi Juventus, Senin (11/1/2021) dinihari WIB. Jelang laga berlangsung, Roberto De Zerbi mengungkapkan kebanggaannya pada tim.

Kebanggaan Roberto De Zerbi tak lepas dari permainan Sassuolo yang berani. Ya, musim ini I Neroverdi dikenal sebagai salah satu tim yang tampil menyerang.

Skema tersebut tidak hanya diperagakan kala melawan tim-tim kuda hitam saja. Kala bertemu klub kuat seperti Inter Milan, AC Milan, dan Atalanta mereka tetap mempertahankan gaya permainannya.

Sassuolo - AC Milan - Klasemen Liga Italia - ad. nl
ad.nl

“Dalam laga di mana kami tersendat, kami tidak pernah mengubah identitas kami atau kehilangan keberanian. Kalah dari Milan, Inter, atau Atalanta bisa terjadi karena mereka lebih kuat dari kami , tapi kami tidak mengubah cara kami,” ujar De Zerbi seperti dilansir Football Italia, Minggu (10/1/2021).

“Kami sudah mengatakan bahwa kami tidak akan menghindar dari tujuan apa pun. Tapi itu tidak berarti kami berkewajiban mencapainya. Kami realistis, tidak seperti tim lain yang berpura-pura tidak bersaing untuk target tertentu,” ia menambahkan.

Terkait pertandingan dinihari nanti, sang pelatih melihat Juventus sebagai tim yang berbeda dari sebelumnya.

“Juve adalah tim yang harus dihormati, dengan pemain yang kuat dan memainkan sepak bola yang bagus. Saya lebih suka mereka tahun ini karena mereka memiliki sesuatu yang berbeda dibandingkan sebelumnya,” tutup Roberto De Zerbi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sassuolo vs AC Milan: Gol Cepat, 13 Laga Tak Terkalahkan, Malam Sempurna Rossoneri

Sassuolo vs AC Milan: Gol Cepat, 13 Laga Tak Terkalahkan, Malam Sempurna Rossoneri 86

Football5Star.com, Indonesia – Laga Sassuolo vs AC Milan di MAPEI Stadium Minggu (20/12/2020) diwarnai gol tercepat Serie-A. Rafael Leao bahkan cuma butuh waktu enam detik saja untuk mencetak gol pembuka Milan dalam kemenangan atas Sassuolo.

Dari operan kick-off, Hakan Calhanoglu langsung berinisiatif mengumpan bola ke arah Rafael Leao. Sang striker dengan kecepatannya merangsek masuk ke kotak penalti dan menyelesaikannya dengan gol. Gol tersebut hanya tercatat 6,1 detik saja, alias tercepat dalam sejarah Serie-A.

https://twitter.com/StaffD10/status/1340676831238864897

Delapan menit berselang, gantian Calhanoglu yang mencetak gol. Namun sayang, gol itu kemudian dianulir karena dia dalam posisi offside sebelum melepaskan sepakan.

Milan tetap tak mengendurkan serangan hingga berhasil mengemas gol kedua menit ke-26. Milan melancarkan serangan balik mematikan melalui akselerasi Theo Hernandez yang membawa bola dari wilayah sendiri sampai ke kotak penalti lawan yang diselesaikan dengan sempurna oleh sontekan Alexis Saelemaekers di depan gawang.

Pada penghujung babak pertama, Leao nyaris menteak gol keduanya. Namun, tendangannya tipis saja melenceng di sisi kanan gawang Andrea Consigli.

Hasil Sassuolo vs AC Milan di babak pertama bertahan untuk keunggulan 2-0 tim tamu. Usai jeda, Milan masih bermain menekan ke pertahanan tuan rumah.

Babak kedua baru berjalan tiga menit, Brahim Diaz nyaris saja melambungkan Milan. Sayang, gerakannya bisa terbaca oleh bek Sassuolo.

Leao kembali nyaris bikin Andrea Consigli kembali memungut bola dari gawangnya. Lagi-lagi tendangannya masih terlalu lemah.

Asyik menyerang, pertahanan Milan akhirnya lengah. Semenit jelang laga normal berakhir, Sassuolo sukses memperkecil kedudukan melalui tendangan bebas Domenico Berardi.

Namun demikian hasil Sassuolo vs AC Milan tak berubah hingga peluit panjang. Kemenangan ini bikin Milan tetap berada di puncak klasemen dengan 31 poin, berselisih satu angka dari rival sekota, Inter Milan yang pada laga lain juga menang atas Spezia. Ini juga jadi laga ke-13 mereka tak terkalahkan di Serie-A.

Susunan Pemain

Sassuolo (4-2-3-1): 47-Andrea Consigli; 22-Jeremy Toljan, 2-Marlon, 31-Gian Marco Ferrari, 6-Rogerio (77-Giorgos Kiriakopoulus 46′); 68-Mehdi Bourabia, 8-Maxime Lopez; 25-Domenico Berardi, 10-Filip Djuricic (7-Jeremie Boga 57′), 23-Hamed Junior Traore, 92-Grehoire Defrel (9-Francesco Caputo 46′)

Pelatih: Roberto De Zerbi

AC Milan (4-2-3-1): 99-Gianluigi Donnaruma; 2-David Calabria, 20-Pierre Kalulu, 13-Alessio Romagnoli, 19-Theo Hernandez; 8-Sandro Tonali (33-Rade Krunik 46′), 79-Franck Kessie; 56-Alexis Saelemaekers (7-Samu Castillejo 79′), 10-Hakan Calhanoglu (27-Daniel Maldini 87′), 21-Brahim Diaz (15-Jens Hauge 57′), 17-Rafel Leao

Pelatih: Stefano Pioli

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

AS Roma vs Sassuolo: I Neroverdi Gagal Taklukan 10 Pemain I Lupi

gamespool
AS Roma vs Sassuolo: I Neroverdi Gagal Taklukan 10 Pemain I Lupi 90

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan pekan ke-10 Serie A Italia antara AS Roma vs Sassuolo di Stadion Olimpico, Minggu (6/12/2020) berakhir dengan skor 0-0.

Pada babak pertama, Sassuolo sebagai tim tamu tampil lebih spartan. Anak asuh Roberto de Zerbi tersebut beberapa kali mampu mendapat peluang untuk bisa membobol gawang Mirante.

AS Roma vs Sassuolo

Roma pub tak tinggal diam. Edin Dzeko dkk juga mengancam lini belakang Sassuolo. Permainan dengan umpan cepat satu dua sama-sama ditunjukkan oleh kedua tim. Kondisi hujan di Stadion Olimpico tak jadi penghalang kedua tim untuk bermain agresif.

Sayangnya Roma harus bermain dengan 10 orang setelah pada menit ke-40, Pedro mendapat kartu kuning keduanya. Sebelumnya pada menit ke-11, eks pemain Barcelona itu mendapat kartu kuning. Babak pertama berakhir dengan skor tanpa gol.

Unggul satu pemain membuat Sassuolo mencoba untuk mencetak gol terlebih dahulu pada babak kedua. Beberapa peluang emas berhasil didapat oleh Filip Duricic, namun sayangnya lini belakang Roma mampu bermain sangat displin.

Mencoba untuk terus membongkar pertahanan Roma pada akhirnya membuat hasil buat Sassuolo. Pada menit ke-75, pemain pengganti, Lukáš Haraslín sempat membobol gawang Roma.Sayangnya VAR menganggap Haraslin berada di posisi offside. Skor 0-0 bertahan hingga akhir babak kedua.

Susunan pemain kedua tim:

AS Roma: Antonio Mirante, Marash Kumbulla, Bryan Cristante, Roger Ibanez, Rick Karsdorp, Lorenzo Pellegrini, Gonzalo Villar, Leonardo Spinazzola, Pedro, Henrikh Mkhitaryan, Edin Dzeko

Kartu kuning: Pedro, Antonio Mirante, Gonzalo Villar, Rick Karsdorp

Kartu merah: Pedro

Pelatih: Paulo Fonseca

Sassuolo: Gianluca Pegolo, Gianmarco Ferrari, Marlon Santos, Kaan Ayhan, Rogério Oliveira, Manuel Locatelli, Pedro Obiang, Maxime Lopez, Domenico Berardi, Jeremie Boga, Filip Đuričić

Kartu kuning: Maxime Lopez, Pedro Obiang

Kartu merah:

Pelatih: Roberto De Zerbi

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AS Roma Alami Krisis Bek Tengah Jelang Laga Lawan Sassuolo

gamespool
AS Roma Alami Krisis Bek Tengah Jelang Laga Lawan Sassuolo 94

Football5star.com, Indonesia – Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, dibuat pusing tujuh keliling jelang partai Liga Italia melawan Sassuolo akhir pekan ini. Pasalnya, Gialllorossi sedang dihantam krisis bek tengah.

Chris Smalling dipastikan tak bisa bermain pada laga nanti. Pemain asal Inggris itu mengalami cedera lutut beberapa waktu lalu dan diprediksi baru bisa kembali bermain pekan depan.

Chris Smalling dan Jordan Veretout takkan bermain melawan Sassuolo karena mereka belum siap. Tapi, Smalling sudah kembali berlatih dan kami berharap dia akan bisa pulih pekan depan,” ungkap Paulo Fonseca dikutip dari laman Football Italia.

Sassuolo - AS Roma - Paulo Fonseca - Mercato Foot
Mercato Foot

Selain Smalling, AS Roma juga diprediksi masih belum bisa menurunkan Federico Fazio dan Marash Kumbulla. Menurut Fonseca, kedua pemain itu masih belum berada dalam kondisi yang cukup fit karena sempat mengalami cedera.

“Mengenai Fazio dan Kumbulla, kami akan terus memantau kondisi mereka hingga besok. Karena, mereka sempat menepi cukup lama dan belum berada dalam kondisi terbaik. Sejujurnya, saat ini tidak memiliki cukup banyak bek tengah saat ini,” kata Fonseca.

Kondisi Smalling, Kumbulla dan Fazio membuat AS Roma hanya memiliki tiga orang bek tengah yang siap bermain melawan Sassuolo. Yakni Gianluca Mancini, Roger Ibanez, dan Juan Jesus.

Selain ketiga pemain itu, Fonseca sebenarnya masih memiliki satu opsi yang bisa ia gunakan. Yakni memainkan Bryan Cristante atau Amadou Diawara di jantung pertahanan Giallorossi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Antonio Conte: Lawan Sassuolo Bukan Performa Terbaik Inter Musim Ini

gamespool
Antonio Conte: Lawan Sassuolo Bukan Performa Terbaik Inter Musim Ini 97

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, menekankan bahwa kemenangan 3-0 melawan Sassuolo bukanlah performa terbaik Inter musim ini. Conte menyebut bahwa banyak laga dimana Inter tampil lebih baik, namun dengan hasil yang berbeda.

Inter secara luar biasa bisa meredam klub peringkat kedua, Sassuolo dengan skor meyakinkan 3-0 (28/11/20). Gol Alexis Sanchez, Roberto Gagliardini dan gol bunuh diri Vlad Chriches menjadi pembeda pada laga ini. Nerazzurri juga berhasil mencatatkan clean sheet keduanya musim ini. Namun Conte menyebut bahwa ini bukan penampilan terbaik Inter.

“Tentu saja tidak (performa terbaik). Itu hasil terbaik kami musim ini, tapi ada performa lain yang jauh lebih baik. Hasil laga cenderung mempengaruhi penilaian performa,” ucap Conte seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sports Italia

Conte melanjutkan, “Jika kita berbicara tentang kehebohan dan kebulatan tekad, mungkin itu yang terbaik, tetapi jika kita membahas kualitas sepak bola, maka itu masalah yang berbeda. Idealnya adalah menggabungkan kedua elemen tersebut.”

Hal yang berbeda dari strategi yang diterapkan Conte pada laga melawan Sassuolo adalah dia menempatkan Nicolo Barella di posisi regista atau gelandang tengah di depan para pemain bertahan.

“Saya tidak mengubah apa pun. Katakanlah kami mempersiapkan permainan dengan cara tertentu, seperti kami menghormati lawan kami. Barella bermain di depan pertahanan untuk pertama kalinya, tetapi dia harus terus maju dalam situasi tertentu. Kami menghormati karakteristik Sassuolo dan pada akhirnya membawa pulang kemenangan yang mengesankan,”ujar Antonio Conte.

Dengan kemenangan ini, Inter Milan dipastikan akan berada pada posisi 4 besar pada pekan ini terlepas dari hasil yang akan didapatkan para pesaingnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sassuolo vs Inter: Nerazzurri Beri Neroverdi Kekalahan Perdananya

gamespool
Sassuolo vs Inter: Nerazzurri Beri Neroverdi Kekalahan Perdananya 100

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan ke-9 Serie A yang mempertemukan Sassuolo vs Inter. Nerazzurri berhasil menang meyakinkan dengan skor 3-0. Alexis Sanchez dan Roberto Gagliardini berhasil mencetak gol.

Inter unggul cepat pada menit ke-4, Lautaro Martinez berhasil melewati Andrea Consigli, dia sempat dihadang bek Sassuolo namun berhasil memberi umpan ke Alexis Sanchez yang dengan mudah memasukkan bola.

Lautaro hampir mencetak gol kedua pada menit ke-12 setelah melakukan chip ke gawang Consigli, namun tipis melebar dari gawang.

Nerazzurri mencetak gol kedua pada menit ke-14. Arturo Vidal melepaskan tembakan voli keras ke kotak penalti dan membentur Vlad Chriches dan masuk ke gawang sendiri.

Sassuolo dapat kesempatan emas pada menit ke-21 setelah tendangan jarak jauh Filip Djuricic yang membentur tiang gawang.

Sassuolo menguasai permainan, namun tak ada tambahan gol tercipta. Babak pertama berakhir dengan skor 2-0.

Inter dapat kesempatan pertama di babak kedua pada menit ke-55. Matteo Darmian melepaskan umpan dan langsung disambar oleh Lautaro, tapi tendangannya tipis melebar.

Nerazzurri mencetak gol ketiga! Pada menit ke-60 Darmian memberi umpan cantik ke Roberto Gagliardini yang berhasil melepaskan tembakan keras ke gawang Consigli.

Romelu Lukaku yang masuk menjadi pemain pengganti berhasil mencetak gol pada menit ke-86. Namun sayang dia berada pada posisi offside.

Inter bertahan dengan cukup apik. Tak ada tambahan gol terjadi di sisa babak. Laga Sassuolo vs Inter berakhir dengan skor 3-0.

Susunan Pemain Sassuolo vs Inter

Sassuolo (4-2-3-1): 47-Andrea Consigli; 22-Jeremy Toljan (17-Mert Muldur), 21-Vlad Chriches (2-Marlon), 31-Gian Ferrari, 6-Rogerio; 8-Maxime Lopez (91-Nicolas Schiappacasse), 73-Manuel Locatelli; 25-Domenico Berardi, 10-Filip Djuricic (14-Pedro Obiang), 7-Jeremie Boga; 18-Giacomo Raspadori (23-Hamed Traore).

Pelatih: Roberto De Zerbi.

Inter (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 6-Stefan de Vrij, 95-Alessanro Bastoni; 36-Matteo Darmian, 23-Nicolo Barella (12-Stefano Sensi), 5-Roberto Gagliardini, 22-Arturo Vidal, 14-Ivan Perisic (24-Christian Eriksen); 7-Alexis Sanchez (15-Ashley Young), 10-Lautaro Martinez (9-Romelu Lukaku).

Pelatih: Antonio Conte.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lawan Sassuolo, Inter Milan akan Main dengan Skema 4 Bek?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Setelah meraih rentetan hasil negatif, Antonio Conte siap melakukan perubahan di tubuh Inter Milan. Laga melawan Sassuolo, Sabtu (28/11/2020) akan menandai perubahan skema permainan tim.

Corriere dello Sport melaporkan Antonio Conte akan bermain dengan skema empat bek di stadion Mapei. Sistem ini pun sudah dia coba dalam sesi latihan Jumat kemarin.

Dalam latihan tersebut Milan Skriniar kembali diduetkan dengan Stefan de Vrij sebagai palang pintu utama. Sedangkan di sisi kiri dan kanan sang pelatih menempatkan Danilo D’Ambrosio dan Matteo Darmian.

Antonio Conte Inter Seperti Tak Bermain di Babak Pertama Lawan Torino
@inter_en

Akan tetapi belum diketahui pasti apakah skema empat bek saat latihan akan diterapkan dalam pertandingan melawan Sassuolo nanti. Apalagi Conte berencana untuk melakukan rotasi pemain.

Jika benar-benar bermain dengan empat bek sejajar, tentu ini jadi hal baru. Pasalnya selama Inter Milan dibesut legenda Juventus, mereka selalu bermain dengan tiga bek.

Sistem ini memang menjadi andalan Antonio Conte. Baik saat ketika melatih Juventus, timnas Italia, dan Chelsea, ia selalu menggunakannya.

Banyak fan yang menantikan apakah sang pelatih berani mengubah pakem permainannya. Pasalnya selama ini ia tetap kukuh memainkan 3-5-2 atau 3-4-1-2 walau hasil yang diraih tidak memuaskan.

Terkait rotasi, Conte kemungkinan besar akan memainkan Stefano Sensi sebagai starter untuk menggantikan Arturo Vidal. Dia juga akan memberi kesempatan Matteo Darmian di sisi kanan dan mengistirahatkan Achraf Hakimi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Jeremie Boga Anggap Inter Milan Hanya Andalkan Kekuatan Fisik

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sassuolo akan menjamu tim pesakitan, Inter Milan, di stadion Mapei, Sabtu (28/11/2020). Pertandingan ini disambut positif oleh bintang tuan rumah, Jeremie Boga.

Jeremie Boga yakin Sassuolo akan mengalahkan Inter Milan. Pasalnya I Neroverdi belum terkalahkan musim ini dan kini berada di peringkat kedua. Sebaliknya, tim tamu sedang terpuruk dengan hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan.

Selain karena capaian kedua tim sejauh ini, tipe permainan tim tamu yang lebih mengandalkan kekuatan fisik pemain juga menjadi alasan Boga percaya diri timnya bisa menang. Apalagi menurutnya klubnya bermain lebih bagus.

jeremie boga-sassuolo-jo2024paris
@jo2024paris

“Ini akan menjadi pertandingan sangat sulit. Mereka adalah tim yang mengandalkan kekuatan fisik dan punya banyak pemain berkualitas tinggi. Kami tahu bagaimana ekspektasi di laga nanti, tapi kami juga tim yang bagus,” ujar Boga kepada Sky Sport Italia, Sabtu (28/11/2020).

“Kami sangat percaya diri dan kami berharap bisa memenangkan pertandingan serta menjalani pertandingan dengan performa apik,” sambung pemain jebolan akademi Chelsea itu.

Keyakinan Jeremie Boga juga didukung oleh head to head pertemuan kedua klub. Sassuolo hanya kalah sekali dari tujuh pertemuan terakhir dengan Inter Milan. Bahkan empat laga di antaranya berhasil mereka menangkan.

Kendati begitu, Sassuolo tidak memiliki rekor apik pada laga kandang musim ini. Dari empat pertandingan mereka tiga kali bermain imbang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Roberto De Zerbi: Sassuolo Siap Perpanjang Derita Inter Milan

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Roberto De Zerbi, pelatih Sassuolo, memberikan peringatan kepada Inter Milan, tim yang akan dihadapi akhir pekan ini. Dia menyatakan, timnya siap memperpanjang derita I Nerazzurri yang baru saja dihajar 0-2 oleh Real Madrid pada matchday IV Liga Champions.

De Zerbi mengakui Inter sebagai klub hebat dan lawan tangguh. Namun, dia yakin Jeremie Boga dkk. tak ciut dan mampu memberikan kejutan kepada tim asuhan Antonio Conte yang pada awal musim digadang-gadang sebagai penantang serius Juventus dalam perebutan Scudetto.

“Ini pertandingan menarik. Inter tetaplah tim hebat, terlepas dari beberapa hasil belakangan ini,” ujar Roberto De Zerbi seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sport Italia. “Sassuolo adalah klub yang lebih kecil, tapi kami sedang meretas jalan untuk berada di antara tim-tim besar.”

Sassuolo saat ini bertengger di posisi kedua classifica Serie A dan belum terkalahkan.
tuttomercatoweb.com

De Zerbi menambahkan, “Saya tak berpikir hierarki lama sudah berubah, tapi kami akan melakukan hal yang selalu kami lakukan, yaitu bermain dengan penuh keberanian. Sassuolo ingin menjalani hari ini layaknya tim besar.”

Menghadapi Inter Milan, De Zerbi paham betul Sassuolo tak akan mendominasi permainan. Namun, dia tetap optimistis I Neroverdi dapat meraih kemenangan karena musim ini lebih seimbang di semua lini, tak melulu bertumpu pada ketajaman lini depan.

“Akan ada kesempatan mencetak gol bagi kedua tim. Kami saat ini lebih baik karena tampil bagus juga di belakang. Namun demikian, kami tak mengubah cara main. Hanya fokus yang berubah,” ujar De Zerbi lagi.

Rekor Buruk De Zerbi

Kemenangan Sassuolo pada awal musim 2018-19 jadi satu-satunya kemenangan Roberto De Zerbi atas Inter Milan.
tuttomercatoweb.com

Semangat menggebu-gebu Roberto De Zerbi jelang laga Sasuolo vs Inter Milan sangat bisa dimaklumi. Saat ini, posisi I Neroverdi di classifica Serie A lebih baik dari I Nerazzurri. Mereka berada di posisi kedua dan belum tersentuh kekalahan.

Itu jadi modal bagus bagi De Zerbi yang tak punya rekor bagus saat menghadapi Inter. Dalam 5 kesempatan, dia hanya sekali menang. Namun, dia tak mampu menuai hasil itu pada tiga kesempatan terakhir. Musim lalu, di kandang sendiri, I Neroverdi takluk 3-4 dari I Nerazzurri.

Satu-satunya kemenangan Roberto De Zerbi atas Inter Milan diraih pada awal musim 2018-19. Bertemu pada giornata pertama, I Neroverdi menang 1-0 berkat gol Domenico Berardi pada menit ke-27. Setelah itu, De Zerbi hanya membawa Sassuolo meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Berardi Tolak Juventus karena Mau Bersenang-Senang di Sassuolo

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Domenico Berardi adalah pemain penting di Sassuolo. Tapi siapa sangka jika dia pernah dipinang Juventus September 2013 lalu.

Saat itu Juventus mendatangkan Domenico Berardi dengan banderol 4,5 juta euro. Tapi dia langsung dipinjamkan lagi ke Sassuolo. Dia pun tidak pernah kembali lagi ke Turin hingga menandatangani kontrak permanen lagi bersama klub masa kecilnya dua tahun kemudian.

Menurut Roberto De Zerbi, keengganan pemainnya balik ke Juve karena sang bomber mau bersenang-senang bersama I Neroverdi. Apalagi dia bomber timnas Italia belum tentu menjadi pilihan utama Si Nyonya Tua saat itu.

roberto de zerbi-@if10hq
@if10hq

“Itu tergantung pada apa yang diinginkan pemain. saya mengenalnya dengan baik dan saya tahu dia mau bersenang-senang di sini. Saya harus menendangnya keluar lapangan setelah latihan karena dia terlihat seperti anak kecil yang bermain di taman,” kata De Zerbi kepada Tiki Taka, Selasa (24/11/2020).

“Jika ini yang dia inginkan maka dia benar tidak kembali ke sana. tapi jika dia mengincar karier dan ambisi yang besar, dia salah,” ia menambahkan.

Bomber 26 tahun itu adalah didikan akademi Sassuolo. Ia mulai promosi ke tim utama pada 2012 lalu. Sejak kembali berstatus permanen di klub yang bermarkas di stadion Mapei, ia mampu menunjukkan konsistensi.

Kerap dikaitkan dengan beberapa klub seperti Inter Milan dan Napoli, Berardi tetap bertahan. Bahkan dia kini sudah mengemas 92 gol dari 268 penampilan untuk I Neroverdi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]