Nostalgia Hari Ini: Timnas Indonesia Bantai Filipina pada HUT ke-72 RI

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Tepat pada HUT ke-72 RI, Timnas Indonesia nyatanya sempat memberikan kado indah saat mentas pada ajang SEA Games 2017. Kala itu, mereka bahkan berhasil membantai Filipina tiga gol tanpa balas.

Dalam partai di Stadion Shah Alam, Singapura, timnas U-22 Indonesia memang tampil terengginas sejak awal. Bahkan, partai baru berusia enam menit, Indonesia sudah mampu membuka skor melalui Septian David Maulana. Dia sukses mengoyak jala Filipina usah menyambut umpan Putu Gede ke tiang jauh.

Usai gol itu, Indonesia yang dikomandoi Luis Milla tampil menguasai pertandingan. Pada penghujung babak pertama, skuat Garuda mampu menambahkan keunggulan melalui Muhammad Hargianto.

Nostalgia Hari Ini: Timnas Indonesia Bantai Filipina di HUT RI ke-72

Gol tercipta berkat kombinasi apik Hargianto dengan Septian David. Septian yang melepaskan umpan terobosan mampu disambut dengan istimewa oleh Hargianto yang kemudian melakukan tendangan ke pojok kiri.

Unggul dua gol, tak bikin timnas U-22 Indonesia mengendurkan serangan. Pada paruh kedua, mereka terus tampil menguasai pertandingan. Puncaknya menit ke-59 saat mereka berhasil cetak gol ketiga.

Nostalgia Hari Ini: Timnas Indonesia Bantai Filipina di HUT RI ke-72

Dialah Saddil Ramdani yang mencetak gol ketiga secara apik. Saddil skses menggiring bola dan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung kiper Filipina.

Angka Cantik Timnas Indonesia

Meski tampil dominan, skuat Garuda gagal mencetak gol lagi. Namun yang menariknya, pencetak gol Indonesia kala itu membentuk angka cantiik.

Bukan tanpa sebab, dua dari tiga gol timnas berasal dari berasal dari pemain nomor 8, Muhammad Hargianto, dan nomor 17, Saddil Ramdani. Hal itu seakan menandakan HUT RI yang memang jatuh pada 17 bulan 8 tiap tahunnya.

Nostalgia Hari Ini: Timnas Indonesia Bantai Filipina di HUT RI ke-72

Istimewanya, itu merupakan kemenangan perdana timnas U-22 Indonesia pada SEA Games 2017 setelah cuma main imbang 1-1 kontra Thailand pada partai pembuka. Kemenangan itu juga jadi modal awal mereka untuk melaju ke semifinal.

Usai kemenangan itu, Indonesia berhasil menundukkan 1-0 Timor Leste, tahan imbang 0-0 Vietnam, dan hajar 2-0 Kamboja. Pasukan Luis Milla itu lantas berhak lolos sebagai runner-up Grup B dengan 11 poin, berselisih satu angka saja dari Vietnam yang kemas 10 poin.

Susunan pemain
Indonesia (4-5-1): Kurniawan Kartika Ajie; Rezaldi Hehanusa, Ricky Fajrin, Hansamu Yama, dan I Putu Gede; Hargianto, Evan Dimas, Septian David Maulana, Saddil Ramdani, Yabes Roni; Ezra Walian

Pelatih: Luis Milla

Filipina (4-5-1): Ray Joseph; Jarvis Jordan, Junell Mark, Julian Mariano, Joshua Jake; Daniel Bernan, Yoshiharu Koizumi, Kou Ichi Belgira, Christian Lapas, Jeremiah Borlongan; Javier Augustine

Pelatih: Marlon Maro

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong Takkan Datang dengan Asisten Barunya

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Shin Tae-yong dipasikan tak akan datang dengan para asisten barunya ke Indonesia. Dia disebut cuma membawa dua orang dari Korea Selatan ke Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga asisten Shin Tae-yong, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae resmi mengundurkan diri dari timnas Indonesia. PSSI mengabarkan kalau mundurnya ketiga sosok itu karena alasan personal.

Nah, Shin belakangan disebut akan membawa dua nama yang akan segera dibawa ke tim pelatih timnas . Mereka ialah Kim Bong-soo dan Dzenan Radonvic. Keduanya disebut akan turut bersama Shin saat tiba di Indonesia pada Rabu (18/8/2021) malam.

Shin Tae-yong Disebut Kembali ke Indonesia Pekan Depan

“Ya, Shin sepertinya belum membawa asisten barunya untuk di timnas. Dia cuma membawa dua nama, yakni Choi In-cheol dan Analis Kim Jong-jin,” ungkap Sekjen PSSI, Yunus Nusi, singkat saat dihubungi Football5Star.com.

Profil Singkat Calon Asisten Shin Tae-yong

Eks Pelatih Suwon Samsung Ini Jadi Asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia?

Bong-soo pernah bekerja untuk timnas U-23 Korsel dari 2010 hingga 2012, dan timnas senior 2013 hingga 2015. Dia pun terakhir kali tercatat sebagai pelatih kiper di Suwon Samsung Bluewings.

Soal Eks Pelatih Suwon Samsung ke Timnas Indonesia, Begini Kata PSSI Shin Tae-yong akan Bawa Legenda K-League Ini ke Timnas Indonesia?

Sedangkan, Dzenan Radoncic memiliki kedekatan dengan Shin saat sama-sama membela Seongnam pada 2009 sampai 2011. Keduanya pun sukses mengantarkan Seongnam menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kabar Duka, Mantan Manajer Timnas Indonesia Meninggal Dunia

gamespool
Kabar Duka, Mantan Manajer Timnas Indonesia Meninggal Dunia 14

Football5star.com, Indonesia – Dunia sepak bola Indonesia dikejutkan dengan kabar wafatnya mantan manajer timnas Indonesia, Andi Darussalam Tabussala (ADS). Ia meninggal dunia pada Senin (16/8) malam WIB di usia 70 tahun.

ADS menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Berdasarkan keterangan keluarga, ADS meninggal karena menderita komplikasi penyakit.

Kondisi kesehatan ADS sudah menurun semenjak beberapa bulan lalu. Ia sempat menjalani karantina mandiri karena dinyatakan positif Covid-19 pada April 2020 lalu.

Meski sudah dinyatakan sembuh, kondisi kesehatan ADS terus menurun. Menurut keterangan Eddy Syahputra, agen sekaligus kawan dekat almarhum, kesehatan ADS terus memburuk karena berbagai penyakit yang ia derita.

SEPAK TERJANG ANDI DARUSSALAM TABUSSALA DI DUNIA SEPAK BOLA INDONESIA

Nama ADS mulai mencuat ketika ia dipercaya di era 1970-an. Ketika itu, ADS didapuk sebagai Wakil Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jakarta Raya. Di bawah komando ADS, Percasi Jakarta Raya berhasil mengorbitkan banyak pecatur nasional. Beberapa di antaranya adalah Utut Adianto dan Edi Handoko.

Kecintaan terhadap dunia olah raga membuat ADS mulai merambah ranah sepak bola. Ia sempat menjadi salah satu staf Makassar Utama di era 1980-an. Setelahnya, ADS dipercaya menjadi manajer timnas Indonesia.

Andi Darussalam Tabussala - Timnas Indonesia - Meninggal - bola. com
dok. bola.com

Setelah menjabat manajer timnas Indonesia, ADS sempat didapuk menjadi ketua Badan Liga Indonesia pada 2008 lalu. Ia pun dipercaya menjadi penengah konflik antara PSSI dan KPSI pada 2013.

Tak cuma aktif berkecimpung di dunia sepak bola, ADS juga menjadi pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) serta Persatuan Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI). Terakhir, ADS sempat menjadi ketua KONI Sulawesi Selatan pada periode 2013 hingga 2017.

3 Asisten Shin Tae-yong Mundur karena Tak Nyaman dengan PSSI?

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Mundurnya tiga asisten Shin Tae-yong disebut-sebut karena merasa tak nyaman dengan PSSI. Hal itu dikemukakan oleh salah satu komentator sepak bola, Tommy Welly, yang mendapatkan informasi dari rekan dekat para asisten Shin.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga asisten Shin Tae-yong, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae resmi mengundurkan diri dari timnas Indonesia. PSSI mengabarkan kalau mundurnya ketiga sosok itu karena alasan personal.

Kabarnya pula, keputusan mundur tiga asisten pelatih itu karena tak akur dengan Shin. Shin pun tak menampik kalau ada masalah persepsi yang menyebabkan ketiganya angkat kaki. Nah, Tommy Welly menyebut ada alasan lain di balik kepergian tiga sosok itu.

Shin Tae-yong Disebut Kembali ke Indonesia Pekan Depan

“Dari obrolan yang kebetulan dekat dengan Shin Tae-yong dan kawan-kawan staf pelatih Shin, mengatakan informasi yang saya dapat, banyak hal yang secara prinsip bertentangan dengan pengurus PSSI,” beber Tommy Welly dalam kanal YouTube pribadinya, Gocek Bung Towel.

Shin Tae-yong dan PSSI Saling Menyesuaikan Diri

3 Asisten Shin Tae-yong Mundur karena Tak Nyaman dengan PSSI?

Dibeberkan Bung Towel, ketiga asisten Shin itu sebenarnya sempat menyesuaikan diri, demikian pula dengan PSSI. Namun nyatanya, disebut dia, tak mudah dalam proses penyesuaiannya.

“Berusaha menyesuaikan diri tapi ternyata tak mudah. Mungkin PSSI juga akhirnya kurang nyaman dengan situasi ini, sehingga perbedaan itu melebar,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Secara Logika, Mundurnya 3 Asisten Shin Tae-yong Patut Dipertanyakan

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Mundurnya tiga asisten Shin Tae-yong dari timnas Indonesia hingga kini masih menjadi perdebatan. Salah satu komentator, Tommy Welly, menyebut secara logika alasan mundur ketiganya patut dipertanyakan.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga asisten Shin Tae-yong, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae resmi mengundurkan diri dari timnas Indonesia. PSSI mengabarkan kalau mundurnya ketiga sosok itu karena alasan personal.

Tak cuma itu, PSSI dalam laman resminya mengabarkan kalau keputusan mundur tiga asisten pelatih itu karena tak akur dengan Shin. Bahkan, Shin pun tak menampik kalau ada masalah persepsi yang menyebabkan ketiganya angkat kaki.

Nova Arianto Soal 3 Asisten Shin Tae-yong: Mereka Orang jujur

“Secara logika, alasan 3 asisten Shin Tae-yong mundur karena urusan pribadi, logikanya kok berbarengan ya dan alasannya pribadi. Ini menyangkut orang Korsel yang masih punya tugas lalu mundur dengan alasan pribadi,” ungkap Tommy Welly dalam kanal YouTube-nya, Gocek Bung Towel.

3 Asisten Itu Bukan Orang Baru buat Shin Tae-yong

Tiga Asisten Shin Tae-yong Tiba-Tiba Mundur, PSSI Geram

Menurut Bung Towel, secara logika alasan ketiganya mundur tak biasa. Publik, kata dia, wajar bertanya-tanya soal hal ini. Apalagi, tiga asisten yang mundur itu merupakan orang dekat Shin Tae-yong, seperti Lee Jae-hong yang pernah jadi tangan kanan sang pelatih di timnas Korsel.

“Lalu ada kabar keretakan. Ini masih perlu dipertanyakan menurut saya. Hal lain adalah bahwa asisten Shin bukan orang baru buat dia, yang sudah kerja sama cukup lama. Jadi Ini ada tanda tanya besar,” pungkas dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Australia Ajak Indonesia untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034?

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Asosiasi Sepak Bola Australia (FFA) tampaknya akan mengajak Indonesia atau Selandia Baru untuk sama-sama mengajukan diri jadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Mereka tak menampik butuh negara pendamping untuk maju ke FIFA.

Seperti diketahui, Australia dan Brisbane baru saja terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Hal itu disebut merupakan langkah awal bagi mereka untuk bisa mengajukan diri menjadi tuan rumah perhelatan akbar sepak bola dunia.

Kepala Eksekutif FFA, James Johnson menyebut kalau pihaknya belum mengajukan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Tetapi, dia tak menampik akan ada pembicaraan ke arah sana.

Australia Ajak Indonesia untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034?
Sydney Morning Herald

“Kami tidak menawar untuk Piala Dunia. Ini adalah aspirasi yang merupakan bagian dari visi kami untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia suatu hari nanti,” ungkap Johnson dikutip dari Sydney Morning Herald.

“Tapi mungkin ada peluang untuk menjadi tuan rumah di Piala Dunia 2034. Karena pada 2026 digelar di Amerika Utara, 2030 di Asia, dan mungkin akan membawa Piala Dunia berikutnya ke Asia-Pasifik,” sambung dia.

Australia Ajak Indonesia untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034?
Socceroos

Namun, Johnson mengatakan tidak mungkin bagi Australia untuk melakukannya sendiri. Dua mitra potensial untuk bantu Australia ialah Indonesia Selandia Baru. Indonesia paling mungkin karena berpotensi melibatkan negara-negara lain dari Asia Tenggara.

Piala Dunia 2034 di Australia dan Indonesia Bukan Bahasan Baru

“Jika Anda melihat cara Gianni ingin menjalankan strategi kompetisinya, dia menginginkan kompetisi lintas negara. Saya tidak melihat Piala Dunia di masa depan dijalankan oleh satu negara,” beber dia.

Australia Ajak Indonesia untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034?
Sydney Morning Herald

Sebelumnya, peluang Australia dan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia sempat tersiar beberapa tahun lalu. Mantan Sekjen PSSI, Ratu Tisha, sempat menyebut kalau peluang itu sangat besar.

“Sangat menarik bagi kedua negara untuk bekerja sama. Seperti yang kita ketahui, Indonesia dan Australia memiliki hubungan yang panjang, kita adalah saudara dalam segala hal. Kawasan ASEAN bersama dengan Australia, saya pikir itu benar-benar kombinasi yang bagus,” ujar Tisha dikutip The Asian Game, beberapa tahun lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong Disebut Kembali ke Indonesia Pekan Depan

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Shin Tae-yong disebut-sebut akan segera kembali ke Indonesia pada pekan depan untuk fokus lagi membangun timnas. Hal itu dibeberkan oleh salah satu media Korsel yang menyebut Shin sudah selesai karantina mandiri.

Seperti diketahui, Shin sebetulnya sudah ditunggu di Indonesia untuk membentuk timnas menghadapi play-off Piala Asia 2023. Sejatinya pun, Indonesia dijadwalkan akan melakoni pemusatan latihan pada awal Agustus lalu.

Namun demikian, TC tersebut ditunda karena adanya penerapan PPKM level 4 di Jawa dan Bali. Terlebih, Shin pun tak bisa datang ke Indonesia tepat waktu karena sempat kontak dengan rekannya yang terpapar Covid-19. PSSI menyebut Shin harus menjalani isolasi mandiri meski dinyatakan negatif Covid-19 karena aturan negaranya.

Shin Tae-yong Disebut Kembali ke Indonesia Pekan Depan

Shin pun disebut oleh media Korsel, Yonhap News akan segera kembali ke tanah air pada 19 Agustus mendatang. Mereka menulis kalau Shin sudah menyelesaikan masa karantinanya.

Shin Tae-yong akan Bawa Asisten Baru?

Shin Tae-yong Disebut Kembali ke Indonesia Pekan Depan

Disebut-sebut pula, Shin akan datang ke Indonesia bersama para asisten barunya. Ada dua nama yang kabarnya akan dibawah Shin Tae-yong, yakni Kim Bong-soo dan Dzenan Radonvic.

Tentu, mereka diharapkan bisa membangun kembali timnas Indonesia lebih kuat menatap play-off Piala Asia 2023. Apalagi, ini kesempatan Shin membentuk timnas lebih kuat lantaran laga melawan Taiwan yang sedianya dihelat 7 September diundur sebulan lagi.

Sebelum Mundur, 3 Asisten Shin Tae-yong Sempat Mengeluhkan Hal Ini

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Football5Star.com, Indonesia – Ternyata, tiga asisten Shin Tae-yong yang memutuskan mundur dari timnas Indonesia sempat mengeluhkan sesuatu. Diakui kalau ketiganya mengeluh soal pandemi Covid-19 yang memang membuat kinerja ketiganya terganggu.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga asisten Shin Tae-yong, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae resmi mengundurkan diri dari timnas. PSSI mengabarkan kalau mundurnya ketiga sosok itu karena alasan personal.

Tak cuma itu, PSSI dalam laman resminya mengabarkan kalau keputusan mundur tiga asisten pelatih itu karena tak akur dengan Shin. Bahkan, Shin pun tak menampik kalau ada masalah persepsi yang menyebabkan ketiganya angkat kaki.

Nova Arianto Soal 3 Asisten Shin Tae-yong: Mereka Orang jujur

Shin menyebutkan ada masalah lain yang membuat Hae-on, Jae-hong, dan Woo-jae mundur. Salahb satunya soal pandemi. “Para pelatih mengeluh tentang dampak panjang virus corona (di Indonesia),” tutur Shin dikutip dari Yonhap.

Nova Arianto Soal 3 Asisten Shin Tae-yong: Mereka Orang jujur

Shin Tae-yong Bicara Penggantinya

Belakangan ada dua nama yang kabarnya akan segera merapat membantu Shin di timnas Indonesia. Mereka ialah Kim Bong-soo dan Dzenan Radonvic.

Kim bong-soo Eks Pelatih Suwon Samsung Ini Jadi Asisten Baru Shin Tae-yong di Timnas Indonesia?

Bong-soo pernah bekerja untuk timnas U-23 Korsel dari 2010 hingga 2012, dan timnas senior 2013 hingga 2015. Dia pun terakhir kali tercatat sebagai pelatih kiper di Suwon Samsung Bluewings.

Sedangkan, Dzenan Radoncic memiliki kedekatan dengan Shin saat sama-sama membela Seongnam pada 2009 sampai 2011. Keduanya pun sukses mengantarkan Seongnam menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011. “Kami sedang dalam proses memilih (asisten) pelatih baru,” tutup Shin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Taiwan Ogah Lawan Timnas Indonesia di Jakarta, PSSI Bereaksi

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSSI akhirnya bereaksi soal Taiwan yang tak mau melawan timnas Indonesia di Jakarta dalam play-off Piala Asia 2023. Mereka akhirnya bersepakat dengan Asosiasi Sepak Bola Taiwan (CTFA) untuk menunda pertandingan tersebut.

Seperti diketahui, Skuat Garuda akan melakoni dua partai play-off Piala Asia 2023. Mereka tadinya dijadwalkan akan menjamu Taiwan pada 7 September di Indonesia. Namun CTFA ternyata enggan membawa timnasnya ke Indonesia. Ada satu hal yang mereka permasalahkan, yakni pandemi Covid-19 di Indonesia yang dianggap masih tinggi dan rawan.

PSSI pun merespons hal itu. Sekjen PSSI, mengaku sudah menjalin komunikasi virtual dengan CTFA. Akhirnya disepakati kalau pertandingan timnas Indonesia vs Taiwan akan ditunda.

Sekjen PSSI Yunus Nusi - pssiorg Taiwan Ogah Lawan Timnas Indonesia di Jakarta, PSSI Bereaksi

“Kami telah bersepakat dengan Asosiasi Sepak Bola Taiwan bahwa pertandingan pada leg pertama bulan September diundur menjadi bulan Oktober. Hasil kesepatan ini kami usulkan ke AFC,” kata Yunus Nusi.

Timnas Indonesia pun Ogah Dikarantina ketika ke Taiwan

Gara-Gara Timnas Indonesia, Akira Nishino akan Disidang FAT Taiwan Ogah Lawan Timnas Indonesia di Jakarta, PSSI Bereaksi

Yunus menambahkan alsan PSSI meminta pengunduran jadwal September jadi Oktober karena melihat situasi tingginya pandemi covid-19 di Indonesia dan Taiwan. Sebab, timnas Indonesia pun nantinya harus jalani karantina bila bertandang ke Taiwan.

“Selain itu, kami melihat proses karantina karena di Indonesia wajib karantina 8 hari dan di Taiwan 14 hari. Tentu faktor-faktor tersebut harus kami perhatikan,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tak Juga Dipanggil Timnas Indonesia, Justin Hubner Masuk Skuat U-19 Belanda

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Justin Hubner, pemain berdarah Indonesia masuk ke daftar skuat sementara timnas U-19 Belanda. Justin Hubner termasuk dalam 33 pemain yang dipanggil pelatih timnas U-19 Belanda, Bert Konterman.

Dikutip Football5star.com dari laman resmi Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, Sabtu (14/8/2021), Bert Konterman memanggil 33 pemain untuk seleksi skuat U-19 Belanda yang akan bertanding melawan Italia pada 6 September mendatang.

Justin Hubner: Saya Kira ke Indonesia Akan Menyenangkan

Dari 33 pemain yang masuk seleksi awal ini akan diumumkan skuat final pada Jumat, 27 Agustus 2021. Nantinya skuat U-19 ini akan bertanding di babak kualifikasi EURO U-19 2022.

Di babak kualifikasi EURO U-19 2022, Belanda U-19 akan melawan tiga tim yakni, Israel, Siprus dan Moldova. Laga akan babak kualifikasi EURO U-19 2022 akan mulai dipertandingkan pada November 2021.

Justin Hubner Pemain Wolverhampton Wanderers Ingin Gabung Timnas U-19 Indonesia

Dari skuat sementara timnas U-19 Belanda, selain ada nama Justin Hubner, ada juga pemain muda milik PSG, Xavi Simmons, pemain muda Manchester United, Dillon Hoogewerf, serta pemain muda Leeds United, Dani van den Heuvel.

Justin Hubner Kabarnya Ingin Bela Timnas Indonesia

Justin Hubner sendiri merupakan pemain berdarah Indonesia-Belanda. Sang ayah asli orang Indonesia atau lebih tepatnya Jakarta, sementara darah Belanda berasal dari sang ibunda.

Beberapa waktu lalu, ia disebut ingin bisa membela timnas Indonesia. Hal itu disampaikan akun Instagram, Jhonny Van Beukering, meski kemudian akun ini disebut bukan milik eks pemain timnas Indonesia tersebut.

justin hubner Bek yang Ingin Bela Timnas Indonesia Diganjar Kontrak oleh Tim Premier League

Justin sendiri sempat menuliskan pesan untuk warganet Indonesia yang memberi dukungan kepada dirinya. “Terima kasih teman-teman untuk semua pesan yang bagus, kita akan melihat apa yang akan terjadi di masa depan,” tulis Justin.

Justin pada musim lalu sempat bermain di tim U-18 Wolves namun sayangnya ia harus menerima hasil pahit. Hal ini lantaran Wolves U-18 dikalahkan Manchester City U-18 dengan skor telak 4-1. Bagi Hubner, kekalahan itu menjadi pelajaran berharga baginya.

“Merupakan pengalaman luar biasa bermain melawan klub sebesar itu tapi hasilnya memang tidak yang saya harapkan. Saya sendiri bermain buruk dan begitu pula pemain lain. Kami harus bisa terus mengevaluasi di tiap pertandingan,” tutup bek keturunan Indonesia tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Nostalgia Hari Ini: Debut Kemenangan Jacksen F Tiago di Timnas Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Hari ini, 8 tahun yang lalu mungkin menjadi salah satu hari istimewa buat Jacksen F Tiago yang pernah mengomandoi timnas Indonesia. Sebab, saat itu Indonesia di bawah arahannya sukses meraih kemenangan perdana.

Seperti diketahui, 2013 silam PSSI menunjuk Jacksen menjadi asisten pelatih saat Indonesia menghadapi Arab Saudi. Namun, pada April 2013 dia akhirnya ditunjuk untuk menjadi pelatih kepala.

Namun demikian, baru pada 14 Agustus 2013 Jacksen bisa mempersembahkan kemenangan perdana buat timnas Indonesia. Hal itu terjadi dalam sebuah laga uji coba melawan Filipina di Stadion Manahan, Solo. Partai uji coba itu sendiri masuk dalam agenda resmi FIFA.

Nostalgia Hari Ini: Debut Kemenangan Jacksen F Tiago di Timnas Indonesia
Dok. Antara

Kala itu, Jacksen menurunkan duet Greg Nwokolo dan Boaz Solossa di lini depan. Keduanya dibantu oleh Stefano Lilipaly yang berposisi sebagai playmaker. Ini juga jadi debut bagi Lilipaly bersama timnas.

Hasilnya berbuah manis, Greg saat itu sukses menciptakan gol perdana buat timnas Indonesia menit ke-30. Mendapatkan umpan silang mendatar dari Stefano Lilipaly dari sisi kiri, dia sukses melesakkan gol untuk Indonesia.

Nostalgia Hari Ini: Debut Kemenangan Jacksen F Tiago di Timnas Indonesia
Dok. Antara

Paruh kedua, skuat Garuda mendapatkan gol tambahan melalui M Robby. Bek yang dahulu memperkuat Persisam Samarinda itu menjebol gawang filipina usai memanfaatkan umpan sepak pojok Ahmad Bustomi. Indonesia pun akhirnya meraih kemenangan 2-0 sekaligus jadi kado perdana dari Jacksen.

Performa Timnas Indonesia di Bawah Jacksen F Tiago

Jacksen memang cuma mendapatkan waktu yang singkat menangani timnas. Dia mengawali aksinya bersama skuat Garuda dengan kurang baik karena memang lawan-lawannya berkelas, yakni Belanda, Arsenal, hingga Liverpool.

Namun demikian, kemenangan Indonesia atas Filipina itu sebenarnya merupakan progres yang baik di tangan Jacksen. Buktinya, saat laga melawan Cina pada kualifikasi Piala Dunia 2014, timnas Indonesia di bawah arahannya mampu imbangi 1-1 sang tamu di SUGBK. Saat bertandang ke markas Cina pun, Indonesia hanya kalah 0-1 kala itu.

Nostalgia Hari Ini: Debut Kemenangan Jacksen F Tiago di Timnas Indonesia
Dok. Tribun

Persiapan yang mepet memang menjadi kendala Jacksen F Tiago kala itu. Apalagi, saat itu sepak bola Indonesia pun baru benar-benar pulih pascamasalah dualisme kompetisi.

“Saya tidak punya banyak waktu dan kesempatan membangun tim. Tapi, saya yakin, andai tim ini dipertahankan, Indonesia bisa berprestasi di Piala AFF 2014,” ungkap Jacksen dikutip kanal YouTube Sportmagz TV, beberapa waktu lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Dapat Berkah

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jayden Oosterwolde, pemain yang menolak timnas Indonesia masuk dalam daftar skuat sementara tim U-21 Belanda yang akan tampil di ajang EURO U-21 pada Juni 2023.

Dikutip Football5star.com dari Onsoranje, Sabtu (14/8/2021), pemain yang menolak timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde masuk di antara 32 pemain lainnya.

Pemain yang Menolak Timnas Indonesia Masuk ke Skuat Sementara U-21 Belanda
sportintwente.nl

“Dari 32 pemain yang dipanggil, tak kurang dari 22 pemain tidak pernah mengikuti seleksi di Jong Orange,” tulis federasi sepak bola Belanda, KNVB.

Skuat U-21 Belanda dilatih oleh Erwin van de Looi. Nantinya dari 32 pemain yang dipanggil ini akan dipilih hanya 23 yang akan membela tim U-21 Belanda. Mereka akan melakoni laga pertama babak kualifikasi EURO 2021 pada September mendatang.

Pemain yang Menolak Timnas Indonesia Masuk ke Skuat Sementara U-21 Belanda
sportintwente.nl

Pada partai pertama, tim U-21 Belanda akan berhadapan dengan Moldova pada 7 September. Dilanjutkan melawan Swiss, Bulgaria, Wales dan Gilbraltar. Daftar final 23 pemain yang akan membela tim U-21 Belanda akan diumumkan pada 27 Agustus 2021.

“Saya sangat menantikan untuk membentuk tim yang baik dengan generasi baru ini yang dapat bersaing di level tertinggi,” ucap Erwin van de Looi.

Jayden Oosterwolde Menolak Timnas Indonesia

Jayden Oosterwolde beberapa waktu lalu sempat menegaskan bahwa dirinya memang menolak untuk membela timnas Indonesia. Hal ini lantaran dirinya masih berkeinginan untuk bisa membela tim Orange.

“Indonesia dan Suriname telah menghubungi saya. Suatu waktu, saya menerima berbagai pesan Instagram dari Indonesia, salah satunya ternyata asisten pelatih tim nasional,” kata Jayden kepada ELF Voetbol beberapa waktu lalu.

Pemain yang Menolak Timnas Indonesia Masuk ke Skuat Sementara U-21 Belanda
sportintwente.nl

“Melalui agen saya, saya sudah mengatakan saat ini saya fokus untuk membela Timnas Belanda. Indonesia dan Suriname belum masuk pertimbangan saya. Saya selalu bermimpi untuk Timnas Belanda dan saya sedang mengejarnya,” tambah Jayden Oosterwolde.

Saat ini Jayden Oosterwolde terdaftar sebagai pemain FC Twente. Musim ini, ia naik kasta ke tim utama setelah di musim lalu membela tim U-19 FC Twente.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia di Bawah Malaysia dan Myanmar

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Ranking FIFA terbaru telah dirilis federasi sepak bola dunia. Dalam daftar rangking FIFA bulan Agustus 2021, Indonesia menempati posisi ke-174, tertinggal dari negara tetangga, Myanmar.

Dikutip Football5star.com dari laman resmi FIFA, Jumat (13/8/2021), di ranking FIFA terbaru, Indonesia turun satu peringkat dibanding pada rangking bulan Mei.

Rangking FIFA Terbaru: Indonesia di Bawah Malaysia dan Myanmar
pssi.org

Di ranking FIFA bulan Agustus, Indonesia menempati posisi ke-174 dengan kolesi 957 poin. Selain turun peringkat, poin Indonesia juga berkurang cukup jauh. Di bulan Mei, Indonesia berada di posisi ke-153 dengan koleksi 964 poin.

Artinya poin Indonesia berkurang 7 poin. Hal ini wajar karena timnas Indonesia terakhir kali bertanding di laga resmi internasional alami kekalahan telak 0-5 dari Uni Emirat Arab (UEA).

Rangking FIFA Terbaru: Indonesia di Bawah Malaysia dan Myanmar
fifa.com

Posisi Indonesia yang berada di 174 juga tertinggal jauh dengan negara-negara tetangga di kawasan ASEAN. Selain di bawah Myanmar yang saat ini menempati posisi ke-139, Indonesia juga sangat jauh tertinggal dengan Vietnam yang menjadi negara ASEAN dengan rangking tertinggi di FIFA.

Vietnam berada di posisi ke-92, di susul Thailand pada posisi ke-106. Filipina di posisi ke-125 dengan 1136 poin, lalu Myanmar di posisi ke-139 dan Malaysia di urutan ke-153.

Posisi Indonesia hanya lebih tinggi dari negara-negara lemah sepak bola di ASEAN seperti Kamboja (179), Laos (186) dan Brunei Darussalam (190).

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Masih Lebih Baik dari Malaysia

Ranking FIFA negara di ASEAN

  • (96) Vietnam: 1261 poin
  • (106) Thailand: 1178 poin
  • (125) Filipina: 1136 poin
  • (145) Myanmar: 1081 poin
  • (153) Malaysia: 1040 poin
  • (160) Singapura: 1000 poin
  • (174) Indonesia 957 poin
  • (179) Kamboja: 950 poin
  • (186) Laos: 912 poin
  • (190) Brunei Darussalam: 904 poin

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Soal Eks Pelatih Suwon Samsung ke Timnas Indonesia, Begini Kata PSSI

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSSI akhirnya buka suara soal kabar Shin Tae-yong membawa asisten pelatih baru ke timnas Indonesia. Ada dua nama yang kabarnya akan datang, yakni eks pelatih Suwon Samsung, Kim Bong-soo dan Dzenan Radoncic.

Seperti diketahui, susunan tim pelatih timnas memang akan segera berubah. Sebab, Shin baru saja ditinggal tiga asistennya dari Korea Selatan, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae yang sudah mengirimkan resmi pengunduran diri kepada PSSI.

Nah, belakangan nama-nama calon pengganti ketiga asisten itu mulai muncul ke permukaan. Selain Kim Bong-soo, Radoncic yang pernah main untuk Seongnam Ilhwa Chunma jua masuk daftar kandidat calon asisten anyar Shin Tae-yong di timnas Indonesia.

Eks Pelatih Suwon Samsung Ini Jadi Asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia?

Mengenai hal itu, PSSI pun buka suara. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menyampaikan saat ini pihaknya menunggu kedatangan Shin terlebih dahulu. Shin kabarnya akan datang ke Indonesia pada pekan ketiga Agustus.

“Soal pengganti tiga asisten yang mundur kami masih menunggu kedatangan sang pelatih terlebih dahulu dan mengajukan nama-nama kepada PSSI,” ujar Yunus Nusi saat dihubungi awak media.

Kim bong-soo Eks Pelatih Suwon Samsung Ini Jadi Asisten Baru Shin Tae-yong di Timnas Indonesia?

“Setelah itu seperti yang sudah ada dalam rilis, nama-nama tersebut akan kami bawa ke rapat untuk didiskusikan bersama Ketum PSSI (Mochamad Iriawan) dan para anggota Exco,” sambung dia.

Profil Calon Asisten Pelatih Timnas Indonesia

Soal Eks Pelatih Suwon Samsung ke Timnas Indonesia, Begini Kata PSSI Shin Tae-yong akan Bawa Legenda K-League Ini ke Timnas Indonesia?

Bong-soo sendiri pernah bekerja untuk timnas U-23 Korsel dari 2010 hingga 2012, dan timnas senior 2013 hingga 2015. Dia pun terakhir kali tercatat sebagai pelatih kiper di Suwon Samsung Bluewings.

Sedang, Dzenan Radoncic jadi salah satu yang akan dibawa Shin ke timnas Indonesia. Radoncic sendiri memiliki kedekatan dengan Shin saat keduanya sukses mengantarkan Seongnam menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011.

Eks Pelatih Suwon Samsung Ini Jadi Asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia?

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Satu per satu calon asisten pelatih yang baru buat Shin Tae-yong di timnas Indonesia belakangan mulai terungkap. Kali ini, mantan pelatih kiper Suwon Samsung, Kim Bong-soo, disebut akan ikut ke Indonesia bersama Shin dalam waktu dekat.

Seperti diketahui, susunan tim pelatih timnas memang akan segera berubah. Sebab, Shin baru saja ditinggal tiga asistennya dari Korea Selatan, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae yang sudah mengirimkan resmi pengunduran diri kepada PSSI.

Eks Pelatih Suwon Samsung Ini Jadi Asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia?

Nah, belakangan nama-nama calon pengganti ketiga asisten itu mulai muncul ke permukaan. Kali ini Kim Bong-soo dikabarkan akan masuk jajaran pelatih timnas Indonesia.

Kabar itu dihembuskan oleh akun pencinta K-League, @kleague_indonesiafans. Mereka menyebut kalau Bong-soo diproyeksikan akan menjadi pelatih kiper menggantikan Kim Hae-woon. Latar belakangnya sebagai pelatih kiper cukup menarik.

Shin Tae-yong Terancam Dilarang ke Indonesia, Begini Kata PSSI

Bong-soo pernah bekerja untuk timnas U-23 Korsel dari 2010 hingga 2012, dan timnas senior 2013 hingga 2015. Dia pun terakhir kali tercatat sebagai pelatih kiper di Suwon Samsung Bluewings.

Shin Tae-yong Juga Bawa Eks Seongnam

Shin Tae-yong akan Bawa Legenda K-League Ini ke Timnas Indonesia?

Selain Bong-soo, belakangan disebut-sebut nama Dzenan Radoncic jadi salah satu yang akan dibawa Shin Tae-yong ke Indonesia . Radoncic sendiri memiliki kedekatan dengan Shin.

Hal itu setelah keduanya sama-sama membela Seongnam pada 2009 sampai 2011. Keduanya pun sukses mengantarkan Seongnam menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

AFC Putuskan Nasib Cina di Grup Timnas U-23 Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akhirnya memutuskan nasib Cina dan Brunei Darussalam segrup atau tidak dengan Timnas U-23 Indonesia. Dalam drawing ulang yang dilakukan AFC, hasilnya China dan Brunei akan tetap di Grup G.

Seperti diketahui, AFC dibuat pusing oleh Korea Utara yang tiba-tiba mundur dalam keikutsertaannya di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Kondisi itu bikin AFC kini harus mengubah daftar grup yang ada.

Indonesia Tuan Rumah Piala Asia U-23 2022, China Singgung Suara Masjid AFC Putuskan Nasib Cina di Grup Timnas U-23 Indonesia

Hal itu lantaran Grup K yang tadinya ada Korut terpaksa tinggal menyisakan dua tim, yakni Jepang dan Kamboja. Mereka terpaksa kembali membagi grup pada Rabu, 11 Agustus 2021. Tadinya, Brunei dan Cina berpotensi untuk pindah ke Grup K.

Pemain Cina Mengaku Sebenarnya Ogah Lawan Timnas U-23 di Indonesia

Namun demikian, dalam drawing ulang yang dilakukan di Kuala Lumpur, diputuskan Hong Kong dalam Grup I yang dipindahkan ke Grup K. Alhasil, susunan di Grup G dan I tak berubah.

AFC sendiri sebelumnya memastikan Indonesia menjadi tuan rumah kualifikasi Piala Asia U-23 2022 Grup G. Cina dijadwalkan melawan Indonesia pada 27 Oktober mendatang.

Timnas Indonesia yang berlaga di UEA didominasi pemain-pemain U-23. AFC Putuskan Nasib Cina di Grup Timnas U-23 Indonesia

Berikut Hasil Drawing Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Termasuk untuk Timnas U-23 Indonesia:

Grup A: Qatar (Tuan Rumah), Suriah, Yaman, Sri Lanka
Grup B: Tajikistan (Tuan Rumah), Iran, Lebanon, Nepal
Grup C: Bahrain (Tuan Rumah), Irak, Afghanistan, Maladewa
Grup D: Kuwait (Tuan Rumah), Arab Saudi, Bangladesh, Uzbekistan
Grup E: Uni Emirat Arab (Tuan Rumah), Oman, India, Kirgistan
Grup F: Yordania (Tuan Rumah), Palestina, Turkmenistan
Grup G: Timnas U-23 Indonesia (Tuan Rumah), Australia, China, Brunei Darussalam
Grup H: Singapura (Tuan Rumah), Korea Selatan, Timor Leste, Filipina
Grup I: China Taipei (Tuan Rumah), Vietnam, Myanmar
Grup J: Mongolia (Tuan Rumah), Thailand, Malaysia, Laos
Grup K: Jepang (Tuan Rumah), Kamboja, Hong Kong

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Nova Arianto Pastikan Nasibnya di Jajaran Tim Pelatih Shin Tae-yong

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Nova Arianto akhirnya memastikan nasibnya dalam jajaran tim kepelatihan Shin Tae-yong di timnas Indonesia. Dia menyebut sampai saat ini masih menjadi bagian sebagai salah satu tangan kanan Shin.

Seperti diketahui, susunan tim pelatih timnas Indonesia memang akan segera berubah. Sebab, Shin baru saja ditinggal tiga asistennya dari Korea Selatan, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae yang resmi mengirimkan surat pengunduran diri kepada PSSI.

Nasib Nova pun sempat dipertanyakan oleh suporter Indonesia. Namun, dalam Instagram pribadinya, dia memastikan akan tetap menjadi asisten pelatih Shin Tae-yong. Hal itu dia umumkan saat mengucapkan salam perpisahan kepada tiga pelatih yang mundur.

Nova Arianto Soal 3 Asisten Shin Tae-yong: Mereka Orang jujur

“Walaupun sedih dan berat, tapi apapun keputusan yang coaches ambil, saya sangat mengerti dan berusaha untuk memahaminya karena pasti yg terbaik untuk coaches semua,” tulis Nova Arianto dalam Instagram pribadinya sambil mengunggah foto ketiga asisten pelatih yang mundur.

“Saya minta maaf kalau mungkin selama bersama coaches semua, saya ada kesalahan & kekurangan. Dan izinkan saya terus melanjutkan tugas ini dengan kemampuan yang saya miliki untuk membantu Head coach lebih maksimal lagi,” sambung dia.

Nova Arianto Soal 3 Asisten Shin Tae-yong: Mereka Orang jujur

Nova pun mendoakan agar Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae bisa sukses. Dia berharap suatu saat bisa kembali bersua dengan ketiganya.

“Sepak bola terus berjalan dan percayalah kalau Tuhan mengizinkan kita pasti akan bertemu kembali coach, sehat selalu coaches dan sukses di manapun coaches berada,” pungkas Nova.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Reaksi PSSI Soal Kabar 3 Asisten Shin Tae-yong Mundur karena Bertengkar

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSSI akhirnya bersuara soal kabar tiga asisten Shin Tae-yong mundur karena berselisih paham. Mereka menyebut akan mengonfirmasi langsung kepada Shin saat tiba di Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga asisten Shin Tae-yong, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae resmi mengundurkan diri dari timnas Indonesia. PSSI mengabarkan kalau mundurnya ketiga sosok itu karena alasan personal.

Nova Arianto Soal 3 Asisten Shin Tae-yong: Mereka Orang jujur Reaksi PSSI Soal Kabar 3 Asisten Shin Tae-yong Mundur karena Bertengkar

Tak cuma itu, PSSI dalam laman resminya mengabarkan kalau keputusan mundur tiga asisten pelatih itu karena tak akur dengan Shin. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, akhirnya berbicara soal dugaan tersebut.

“Nanti, saat Shin Tae-yong datang, baru akan diminta penjelasannya. Dia akan langsung menghadap kepada Exco,” ungkap Yunus Nusi singkat saat dihubungi Football5Star.com.

Nova Arianto Soal 3 Asisten Shin Tae-yong: Mereka Orang jujur

Begitu pula dengan pengganti Shin. “Ya, nanti sekalian Shin akan memberikan nama-nama pengganti saat tiba,” sambung Yunus.

Shin Tae-yong Mengakui

Shin Tae-yong Terancam Dilarang ke Indonesia, Begini Kata PSSI

Shin sendiri sebelumnya tak menampik kabar tersebut. Kepada media Korea Selatan, pelatih berusia 51 tahun itu membeberkan kalau klaim PSSI tak salah.

“Memang benar ketiga asisten pelatih itu telah menyampaikan keinginan merekka untuk mengundurkan diri. (Soal yang dikabarkan oleh PSSI) Ada benarnya. Ada beberapa perbedaan di antara pelatih,” kata Shin dikutip dari Star News.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Disebut Tengah Karantina, Shin Tae-yong Justru Jadi Bintang Iklan

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Shin Tae-yong belakangan disorot karena izin terlambat datang ke Indonesia untuk menjalani isolasi. Namun, dia justru baru saja diperkenalkan untuk menjadi bintang iklan salah satu produk otomotif.

Seperti diketahui, Shin sebetulnya sudah ditunggu di Indonesia untuk membentuk timnas menghadapi play-off Piala Asia 2023. Sejatinya pun, timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni pemusatan latihan pada awal Agustus lalu.

Namun demikian, TC tersebut ditunda karena adanya penerapan PPKM level 4 di Jawa dan Bali. Terlebih, Shin pun tak bisa datang ke Indonesia tepat waktu karena sempat kontak dengan rekannya yang terpapar Covid-19. PSSI menyebut Shin harus menjalani isolasi mandiri meski dinyatakan negatif Covid-19 karena aturan negaranya.

Shin Tae-yong masuk tim analis JoongAng Ilbo untuk Olimpiade Tokyo.

Akan tetapi belakangan justru Shin disebut menjadi bintang iklan Renault Samsung Motors. Dikutip dari Chosun, Shin menjadi brand ambassador perusahaan otomotif tersebut.

Media itu menulis kalau keputusan Renault Samsung Motors menunjuk Shin Tae-yong karena baru saja membuka sebuah lembaga pendidikan khusus sepak bola.

Disebut Tengah Karantina, Shin Tae-yong Justru Jadi Bintang Iklan

“Karena kami mengutamakan keselamatan anak-anak, kami membeli Renault Master Bus 15 kursi dan menggunakannya sebagai kendaraan sekolah untuk anak-anak di kelas sepak bola. Dan anak-anak juga puas dengan kenyamanannya,” kata Shin.

Shin Tae-yong Diburu waktu

Sementara itu, hingga saat ini TC timnas Indonesia masih abu-abu. Asisten pelatih timnas, Nova Arianto, mengaku sampai saat ini belum mendapatkan informasi soal TC. Dia masih menunggu kabar dari PSSI dan Shin terkait TC timnas Indonesia.

“Ini masih menunggu mengenai tc timnas. Semoga secepatnya ada keputusan di mana TC dan kapannya. Karena coach Shin juga harus melakukan isolasi, jadi kami menunggu situasi ke depannya,” ungkap Nova Arianto singkat saat dihubungi oleh awak media.

Padahal, Shin diburu waktu untuk mempersiapkan skuat Garuda dalam play-off Piala Asia 2023. Mereka sampai saat ini masih dijadwalkan akan menjamu Taiwan pada 7 September di Indonesia. Baru, pada 12 Oktober gantian Indonesia bertandang ke Taiwan.

Shin Tae-yong Bocorkan Timnas Indonesia akan Jamu Taiwan di Qatar

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Shin Tae-yong membocorkan kalau timnas Indonesia kemungkinan besar akan menjamu Taiwan di Qatar pada September mendatang. Dia juga menyebut kemungkinan Taiwan pun akan memindahkan venue laga melawan Indonesia.

Seperti diketahui, Skuat Garuda akan melakoni dua partai play-off Piala Asia 2023. Mereka sampai saat ini masih dijadwalkan akan menjamu Taiwan pada 7 September di Indonesia. Baru, pada 12 Oktober gantian Indonesia bertandang ke Taiwan.

Kendati begitu, belakangan memang masalah venue pertandingan masih abu-abu. Apalagi, Asosiasi Sepak Bola Taiwan (CTFA), mengaku enggan bertanding di Indonesia karena kasus Covid-19 yang masih tinggi.

Cuaca Panas Jadi Perhatian Shin Tae-yong Jelang Vietnam vs Indonesia Shin Tae-yong Bocorkan Timnas Indonesia akan Jamu Taiwan di Qatar

Nah, Shin Tae-yong belakangan membeberkan kalau Indonesia kemungkinan besar akan menjamu Taiwan di Qatar. Begitu pula sebaliknya saat Taiwan menjamu Indonesia. Dipilihnya Qatar karena tak adanya aturan karantina.

“Andai Taiwan datang ke Indonesia, maka mereka harus menjalani isolasi mandiri selama delapan hari. Sebaliknya, bila Indonesia pergi ke Taiwan, kami harus dikarantina selama dua pekan,” ungkap Shin dikutip dari Star News.

Timnas Indonesia harus tampil melawan timnas UEA tanpa didampingi Shin Tae-yong. Shin Tae-yong Bocorkan Timnas Indonesia akan Jamu Taiwan di Qatar

“Jika ini tidak dapat diselesaikan, maka tidak akan mudah. Saya mendengar kabar mereka kini sedang membicarakan kemungkinan menggelar pertandingan di Qatar, wilayah netral yang tidak memerlukan karantina,” sambung Shin.

Timnas Indonesia sendiri ditargetkan oleh PSSI meraih kemenangan dalam dua laga tersebut. Sebab andai menang, Indonesia akan lolos ke babak grup kualifikasi Piala Asia 2023.

Nantinya, dari 24 tim yang bertarung pada fase grup kualifikasi, hanya ada 11 slot yang bisa main di putaran final Piala Asia 2023. Rencananya, Piala Asia 2023 akan dihelat di China pada 16 Juni sampai 16 Juli 2023.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Nova Arianto Soal 3 Asisten Shin Tae-yong: Mereka Orang jujur

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Kepergian tiga asisten Shin Tae-yong dari timnas Indonesia ternyata turut membuat Nova Arianto kehilangan. Dia bahkan menyebut ketiga mantan asisten Shin itu merupakan orang-orang yang jujur.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga asisten Shin, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae resmi mengundurkan diri dari timnas Indonesia. PSSI mengabarkan kalau mundurnya ketiga sosok itu karena alasan personal.

Kepastian ini seusai mereka mengirimkan surat pengunduran diri kepada PSSI pada akhir pekan lalu. Kepergian ketiga sosok itu ternyata bikin Nova kehilangan. Melalui Instagram pribadinya, eks bek Persib Bandung tersebut menyampaikan salam perpisahan kepada ketiganya.

Nova Arianto Soal 3 Asisten Shin Tae-yong: Mereka Orang jujur

“Cuma bisa bilang terima kasih buat coaches semua, semua coaches orang baik, orang yg jujur dan orang yang bekerja sangat profesional untuk kemajuan sepak bola Indonesia,” tulis Nova Arianto.

“Terima kasih juga selama ini untuk ilmu-ilmu baru yang mungkin tidak saya dapat selama ini dan itu yang akan saya pegang untuk karier saya ke depannya,” sambung Nova.

Nova Arianto Soal 3 Asisten Shin Tae-yong: Mereka Orang jujur

Sebelumnya dikabarkan kaalau keputusan mundur tiga asisten pelatih itu karena tak akur dengan Shin Tae-yong. Nah, ternyata pelatih 51 tahun itu tak menampik kabar tersebut.

“Memang benar ketiga asisten pelatih itu telah menyampaikan keinginan merekka untuk mengundurkan diri. (Soal yang dikabarkan oleh PSSI) Ada benarnya. Ada beberapa perbedaan di antara pelatih,” ungkap Shin Tae-yong dikutip dari Star News.

Taiwan Mengaku Ogah Lawan Timnas Indonesia di Jakarta

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Taiwan baru saja mengumumkan tak mau melawan timnas Indonesia di Jakarta pada 7 September mendatang. Mereka saat ini sedang berkoordinasi dengan AFC agar pertandingan digelar di luar Indonesia.

Seperti diketahui, Skuat Garuda akan melakoni dua partai play-off Piala Asia 2023. Mereka sampai saat ini masih dijadwalkan akan menjamu Taiwan pada 7 September di Indonesia. Baru, pada 12 Oktober gantian Indonesia bertandang ke Taiwan.

Kendati demikian, Asosiasi Sepak Bola Taiwan (CTFA), ternyata enggan membawa timnasnya ke Indonesia. Ada satu hal yang mereka permasalahkan, yakni pandemi Covid-19 di Indonesia yang dianggap masih tinggi dan rawan. Andai memaksakan laga dihelat di Indonesia, Taiwan khawatir dengan keselamatan timnya.

Taiwan Mengaku Ogah Lawan Timnas Indonesia di Jakarta
Focus Taiwan

Untuk itu, mereka mengaku sudah berkirim surat dengan AFC. Mereka menginginkan kalau partai melawan Indonesia bisa digelar di tempat netral sambil melihat perkembangan kasus Covid-19.

“Karena situasi pandemi (Covid-19) di Indonesia belum melambat, kami masih berkoordinasi dengan AFC dan Indonesia (PSSI) untuk venue tandang,” demikian pernyataan CTFA dalam laman resminya.

Gara-Gara Timnas Indonesia, Akira Nishino akan Disidang FAT Taiwan Mengaku Ogah Lawan Timnas Indonesia di Jakarta

Timnas Indonesia sendiri ditargetkan oleh PSSI meraih kemenangan dalam dua laga tersebut. Sebab andai menang, pasukan Shin Tae-yong itu akan lolos ke babak grup kualifikasi Piala Asia 2023.

Nantinya, dari 24 tim yang bertarung pada fase grup kualifikasi, hanya ada 11 slot yang bisa main di putaran final Piala Asia 2023. Rencananya, Piala Asia 2023 akan dihelat di China pada 16 Juni sampai 16 Juli 2023.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Nostalgia Hari Ini: Bekap Thailand, Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Hari ini, tiga tahun yang lalu boleh dibilang menjadi hari bersejarah bagi timnas U-16 Indonesia di Piala AFF. Sebab, 8 Agustus 2018 untuk kali pertama mereka menjadi kampiun dalam turnamen antarnegara di Asia Tenggara tersebut.

Torehan manis diberikan oleh pasukan Garuda Muda. Tim polesan pelatih Fakhri Husaini tersebut mempersembahkan gelar juara piala AFF U-16 2018 dengan menumbangkan Thailand lewat drama adu penalti pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (11/8).

Dalam pertandingan ini, Indonesia bisa mencuri gol terlebih dahulu lewat sepakan Muhammad Fajar Fathur Rachman pada menit ke-33. Indonesia menguasai jalannya pertandingan sepanjang babak pertama.

Sayangnya, pada paruh kedua Thailand berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Apidet Janngam menit ke-72. Laga berjalan ketat hingga akhirnya tak ada gol yang tercipta dalam waktu normal.

Pertandingan pun dilanjutkan via adu penalti Empat penendang penalti Indonesia, Sutan Zico, Amiruddin Bagus, Rendy Juliansyah, dan David Maulana berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan. Sementara Thailand hanya mampu menyarangkan tiga bola, dua lainnya dapat ditepis oleh kiper Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi.

Fakhri Husaini pun kala itu tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Dia tak henti-hentinya mengucapkan syukur atas keberhasilan Bagus Kahfi cs menjadi kampiun dalam turnamen tersebut.

Nostalgia Hari Ini: Bekap Thailand, Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF

“Syukur Alhamdulillah, kemenangan ini atas izin Allah SWT. Saya bangga kepada semua pemain. Bukan hanya penendang penalti atau kiper saja. Semua ikut andil dalam kemenangan ini. Ini karena persiapan latihan kami yang berlatih tendangan penalti. Sehingga itu menjadi salah satu bekal menang,” ungkap Fakhri Husaini dalam laman resmi PSSI.

Timnas U-16 Indonesia Susul Seniornya

Nostalgia Hari Ini: Bekap Thailand, Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF

Keberhasilan timnas U-16 Indonesia itu seakan melengkapi gelar yang sebelumnya diraih seniornya, timnas U-19 Indonesia. Pada 2013 lalu, timnas U-19 juga berhasil mempersembahkan gelar serupa pada angkatan Evan Dimas dan rekan-rekan.

Istimewanya, perjalanan kedua tim itu mirip-mirip, yakni sama-sama menjadi juara usai menang adu penalti. Namun bila timnas U-16 kalahkan Thailand di final, timnas U-19 kala itu menundukkan Vietnam pada partai puncak. Kedua pertandingan tersebut juga digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Sayangnya, kesuksesan Indonesia pada level timnas junior tak mampu diikuti di level senior. Sampai saat ini, timnas senior belum pernah sekalipun merasakan indahnya menikmati gelar juara Piala AFF.

Paling banter, timnas senior Indonesia cuma mampu meraih empat kali runner-up, yakni 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016. Pada edisi 2018, malah lebih parah. Skuat Garuda cuma mampu finis di urutan keempat Grup B saat melawan Thailand, Filipina, Singapura, dan Timor Leste. Mereka kala itu cuma mampu merebut empat poin, hasil menang atas Timor Leste dan imbang kontra Filipina. Sedang, saat hadapi Singapura dan Thailand mereka harus takluk.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong Tak Tampik Ada Selisih Paham dengan Asistennya

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Shin Tae-yong tak menampik ada selisih paham dengan tiga asistennya yang mundur dari timnas Indonesia. Namun, sang pelatih tak bisa menjelaskannya secara gamblang terkait alasan ketiganya mundur.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga asisten Shin, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae resmi mengundurkan diri dari timnas Indonesia. PSSI mengabarkan kalau mundurnya ketiga sosok itu karena alasan personal.

Kepastian ini seusai mereka mengirimkan surat pengunduran diri kepada PSSI pada akhir pekan lalu. Sebelumnya pada akhir tahun 2020, juga dengan alasan personal, asisten pelatih Gong Oh-kyun memilih mundur.

Tiga Asisten Shin Tae-yong Tiba-Tiba Mundur, PSSI Geram

Sebelumnya, PSSI sempat mengabarkan kalau keputusan mundur tiga asisten pelatih itu karena tak akur dengan Shin. Nah, ternyata pelatih 51 tahun itu tak menampik kabar tersebut.

“Memang benar ketiga asisten pelatih itu telah menyampaikan keinginan merekka untuk mengundurkan diri. (Soal yang dikabarkan oleh PSSI) Ada benarnya. Ada beberapa perbedaan di antara pelatih,” ungkap Shin Tae-yong dikutip dari Star News.

Foto Bersama Shin Tae-yong dengan Park Hang-seo Shin Tae-yong Tak Tampik Ada Selisih Paham dengan Asistennya

Kendati begitu, Shin tak menjelaskan alasan ketiganya pergi dari timnas Indonesia. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dalam rilisnya menyebut akan melaporkan masalah mundurnya tiga orang itu kepada Ketum, Mochamad Iriawan. Nantinya, pengunduran diri Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae akan dibahas dalam rapat Komite Eksekutif PSSI.

Belakangan, disebut-sebut nama Dzenan Radoncic jadi salah satu yang akan dibawa Shin. Radoncic sendiri memiliki kedekatan dengan Shin. Hal itu setelah keduanya sama-sama membela Seongnam pada 2009 sampai 2011. Keduanya pun sukses mengantarkan Seongnam menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong Belum Datang dan 3 Asisten Mundur, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia?

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Nasib timnas Indonesia jadi pertanyaan usai Shin Tae-yong tak kunjung datang plus tiga asistennya mundur. Padahal, sudah kurang dari sebulan lagi timnas akan bertarung di playoff Piala Asia 2023.

Sejatinya, timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni pemusatan latihan pada awal Agustus lalu. Namun, TC tersebut ditunda karena adanya penerapan PPKM level 4 di Jawa dan Bali. Terlebih, Shin pun tak bisa datang ke Indonesia tepat waktu karena sempat kontak dengan rekannya yang terpapar Covid-19.

PSSI menyebut Shin harus menjalani isolasi mandiri meski dinyatakan negatif Covid-19 karena aturan negaranya. Nasib timnas kian tak menentu setelah baru-baru ini PSSI mengumumkan tiga asisten Shin, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae.

Shin Tae-yong diminta PSSI segera menyiapkan program untuk timnas U-23 Indonesia. Shin Tae-yong Belum Datang dan 3 Asisten Mundur, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia?

Asisten pelatih timnas, Nova Arianto, mengaku sampai saat ini belum mendapatkan informasi soal TC. Dia masih menunggu kabar dari PSSI dan Shin terkait TC timnas Indonesia.

“Ini masih menunggu mengenai tc timnas. Semoga secepatnya ada keputusan di mana TC dan kapannya. Karena coach Shin juga harus melakukan isolasi, jadi kami menunggu situasi ke depannya,” ungkap Nova Arianto singkat saat dihubungi oleh awak media.

Timnas Indonesia Melempem, PSSI Minta Pertanggungjawaban Shin Tae-yong Panpel Indonesia vs UEA Putar Lagu Kebangsaan Malaysia, Pemerintah Kesal Shin Tae-yong Belum Datang dan 3 Asisten Mundur, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia?

Padahal, Shin diburu waktu untuk mempersiapkan skuat Garuda dalam play-off Piala Asia 2023. Mereka sampai saat ini masih dijadwalkan akan menjamu Taiwan pada 7 September di Indonesia. Baru, pada 12 Oktober gantian Indonesia bertandang ke Taiwan.

Shin Tae-yong dituntut bawa timnas menang dalam dua laga itu. Sebab andai menang, Indonesia akan lolos ke babak grup kualifikasi Piala Asia 2023. Nantinya, dari 24 tim yang bertarung pada fase grup kualifikasi, hanya ada 11 slot yang bisa main di putaran final Piala Asia 2023. Rencananya, Piala Asia 2023 akan dihelat di China pada 16 Juni sampai 16 Juli 2023.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSSI Menduga Shin Tae-yong Tak Akur dengan Para Asistennya

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSSI mengaku akan menanyakan perihal mundurnya tiga asisten pelatih timnas Indonesia kepada Shin Tae-yong. Mereka menduga kalau Shin tak akur dengan para asistennya.

Tanpa ada kabar sebelumnya, tiga asisten Shin Tae-yong, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae resmi mengundurkan diri dari timnas Indonesia. PSSI mengabarkan kalau mundurnya ketiga sosok itu karena alasan personal.

Kepastian ini seusai mereka mengirimkan surat pengunduran diri kepada PSSI pada akhir pekan lalu. Sebelumnya pada akhir tahun 2020, juga dengan alasan personal, asisten pelatih Gong Oh-kyun memilih mundur.

Shin Tae-yong diminta PSSI segera menyiapkan program untuk timnas U-23 Indonesia.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dalam keterangannya menyebut akan melaporkan masalah mundurnya tiga orang itu kepada Ketum, Mochamad Iriawan. Nantinya, pengunduran diri Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae akan dibahas dalam rapat Komite Eksekutif PSSI.

Dalam rilisnya, PSSI sendiri menduga kalau Shin Tae-yong tak akur dengan tiga asistennya yang mundur dari timnas Indonesia itu. Makanya, mereka akan menanyakan langsung itu kepada Shin.

Foto Bersama Shin Tae-yong dengan Park Hang-seo PSSI Menduga Shin Tae-yong Tak Akur dengan Para Asistennya

“PSSI juga akan menanyakan langsung soal mundurnya tiga asisten pelatih itu kepada Shin Tae-yong setelah kembali ke Jakarta. Ini penting untuk mencari tahu duduk persoalan antara Shin Tae-yong dan para asistennya kenapa bisa tidak akur,” tulis PSSI.

PSSI sendiri geram dengan keputusan mundurnya tiga asisten pelatih itu. Sebab mereka sejak awal sudah sepakat dengan Shin bahwa asisten pelatih yang akan mendampinginya adalah yang pernah menangani Korea Selatan saat Piala Dunia 2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong akan Bawa Legenda K-League Ini ke Timnas Indonesia?

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Shin Tae-yong belakangan disebut-sebut akan membawa legenda K-League, Dzenan Radoncic ke timnas Indonesia. Kabarnya, Radoncic akan menjadi salah satu asisten pelatih timnas.

Kabar Radoncic akan menjadi salah satu yang membantu Shin di timnas berhembus dari akun fans K-League, @Kleague_indonesiafans. Pria asal Montenegro itu disebut-sebut akan ikut bersama Shin ke Indonesia dalam waktu dekat.

Andai benar, berarti Shin Tae-yong akan mendapat salah satu pengganti dari asistennya yang mundur. Sebab, sebelumnya PSSI mengumumkan kalau tiga asisten Shin, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae memutuskan mundur.

Shin Tae-yong diminta PSSI segera menyiapkan program untuk timnas U-23 Indonesia. Shin Tae-yong akan Bawa Legenda K-League Ini ke Timnas Indonesia?

Asisten pelatih Shin, Nova Arianto pun buka suara soal kabar Dzenan Radoncic bergabung timnas Indonesia. “Ditunggu saja ya,” ujar Nova singkat ketika dikonfirmasi Football5Star.com.

Nama Dzenan Radoncic sendiri melegenda di Korsel. Meski dari Montenegro, dia beberapa kali memperkuat klub Korsel. Dia pernah membela mulai dari Incheon United, Seongnam Ilhwa Chunma, hingga Suwon Bluewings.

Shin Tae-yong akan Bawa Legenda K-League Ini ke Timnas Indonesia?

Radoncic sendiri memiliki kedekatan dengan Shin Tae-yong. Hal itu setelah keduanya sama-sama membela Seongnam pada 2009 sampai 2011. Keduanya pun sukses mengantarkan Seongnam menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011.

Shin sendiri tadinya diminta oleh PSSI tiba di Indonesia pada 9 Agustus lalu. Namun, dia menunda kedatangannya akibat terkena tracing Covid-19 setelah sebelumnya bertemu dengan rekannya yang terpapar. Meski dinyatakan negatif Covid-19, dia harus menjalani isolasi mandiri berdasar aturan di Korsel.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tiga Asisten Shin Tae-yong Tiba-Tiba Mundur, PSSI Geram

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Tanpa ada kabar sebelumnya, tiga asisten Shin Tae-yong, yakni Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae resmi mengundurkan diri dari timnas Indonesia. PSSI mengabarkan kalau mundurnya ketiga sosok itu karena alasan personal.

Kepastian ini seusai mereka mengirimkan surat pengunduran diri kepada PSSI pada akhir pekan lalu. Sebelumnya pada akhir tahun 2020, juga dengan alasan personal, asisten pelatih Gong Oh-kyun memilih mundur.

Selama mendampingi Shin, ketiganya punya peran masing-masing. Kim Hae-woon sebagai asisten pelatih kiper, Kim Woo-jae asisten pelatih teknik, dan Lee Jae-hong sebagai asisten pelatih fisik.

Tiga Asisten Shin Tae-yong Tiba-Tiba Mundur, PSSI Geram

PSSI sendiri geram dengan keputusan mundurnya tiga asisten pelatih itu. Sebab mereka sejak awal sudah sepakat dengan Shin Tae-yong bahwa asisten pelatih yang akan mendampinginya adalah yang pernah menangani Korea Selatan saat Piala Dunia 2018.

“Mereka mengungkapkan bahwa ada persoalan pribadi. Saya kira Shin Tae-yong yang paling tahu alasan mereka mundur. Terkait pengganti mereka, PSSI tidak akan memilih sembarangan asisten pelatih,” kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Tiga Asisten Shin Tae-yong Tiba-Tiba Mundur, PSSI Geram

“Penggantinya harus mempunyai kemampuan sesuai standar yang diterapkan dan pengalaman tentunya. Kami sebelumnya telah memilih Choi In-cheul sebagai pengganti Gong Oh-kyun juga berdasarkan rekomendasi pelatih Shin,” sambung dia.

Belakangan, disebut-sebut nama Dzenan Radoncic jadi salah satu yang akan dibawa Shin. Radoncic sendiri memiliki kedekatan dengan Shin Tae-yong. Hal itu setelah keduanya sama-sama membela Seongnam pada 2009 sampai 2011. Keduanya pun sukses mengantarkan Seongnam menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011.

Ronny Wabia, Kenangan Manis Piala Asia 1996 dan Melegenda di Tanah Papua

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Ronny Wabia, nama itu tampaknya tak asih buat publik sepak bola Indonesia dan masyarakat Papua, khususnya. Dia seakan lahir dengan diberkati bakat hebat dengan kaki kiri yang menakutkan sebagai pesepak bola.

Nama Ronny sendiri mulai dikenal usai lulus dari PPLP Papua bersama Aples Tecuari, Chris Yarangga hingga Ritham Madubun. Bahkan, dia sukses membawa harum nama Papua di Indonesia usai membawa timnya juarai PON 1993 silam.

Bakat Ronny pun dicium oleh Persipura Jayapura setahun berselang. Dia lantas diikutsertakan dalam skuat yang berhasil promosi ke Divisi Utama saat itu. Ternyata, penampilan sosok kelahiran 23 Juni 1970 itu terus melesat. Ronny lantas menjadi tulang punggung Mutiara Hitam yang melaju hingga semifinal Liga Indonesia 1995-1996, pencapaian tertinggi bagi tim kala itu.

Sayangnya memang, di semifinal Persipura kala itu harus mengakui kemenangan PSM Makassar yang menang 4-3. Namun begitu, meski gagal mengantarkan Mutiara Hitam ke partai puncak, Ronny Wabia tetap bisa tersenyum sebab dirinya kala itu dinobatkan menjadi pemain terbaik Liga Indonesia edisi kedua.

“Waktu itu saya tak meyangka. Saya merasa banyak kekurangan, tapi semua itu anugerah dari Tuhan. Saat itu, saya ingin buktikan kepada masyarakat yang ragu,” ungkap Ronny Wabia saat diwawancarai ANTV.

Ronny Wabia, Kenangan Manis Piala Asia 1996 dan Melegenda di Tanah Papua
Papua Goal WordPress

Penampilan istimewanya itu jelas mengantarkan Ronny Wabia dipanggil ke timnas Indonesia. Dia kala itu dipanggil oleh pelatih Danurwindo ke skuat yang dipersiapkan ke Piala Asia 1996.

Ronny Wabia Bentuk Duet Maut

Tak dinyana, Ronny langsung nyetel bersama skuat Garuda kala itu. Dia bahkan berhasil membentuk duet maut bersama Widodo Cahyono Putro dalam keikutersertaan perdana Indonesia di Piala Asia.

Publik Indonesia jelas tak akan mengaitkan Piala Asia 1996 dengan aksi istimewa Widodo Cahyono Putro yang melakukan gol salto yang indah. Namun, mereka tampaknya sedikit lupa kalau ada sosok Ronny Wabia di balik itu.

Ronny Wabia, Kenangan Manis Piala Asia 1996 dan Melegenda di Tanah Papua
Tabloid BOLA

Saat gol WCP tercipta melawan Kuwait, legenda Persipura inilah yang jadi kreatornya. Dia dengan jeli melepaskan umpan silang dari sisi kiri pertahanan Kuwait setelah menggiring bola melewati beberapa pemain lawan.

Bahkan, menit ke-40 Ronny pun ikut mencatatkan skor dalam laga yang sama. Tak kalah indah, dia pun mencetak gol dengan tendangan voli first time sangat keras dari luar kotak penalti yang memanfaatkan bola muntah tepisan kiper Kuwait.

Meski cuma main imbang 2-2 melawan Kuwait, duet striker Indonesia itu mencuri perhatian. Usai laga, Widodo pun tak segan memuji tandemnya itu. “Ronny bisa menutupi kekurangan saya. Dia bisa cepat turun ke tengah,” kata Widodo dikutip dari Tabloid BOLA Edisi 664.

Sayangnya memang, duet maut itu gagal mempersembahkan kemenangan bagi Indonesia sepanjang laga. Ronny Wabia dan Widodo tetap mengisi lini depan Indonesia saat kalah 2-4 dari Korsel, dan 0-2 dari Arab Saudi. Kedua pemain itu sempat menambah pundi-pundi golnya saat takluk dari Korsel. Meski Indonesia tersingkir, nama Ronny dan Widodo tetap selalu diingat karena sejauh ini hanya mereka berdua yang mampu mencetak dua gol buat Indonesia dalam satu edisi Piala Asia.

Usai Piala Asia, Ronny pun lantas dipanggil lagi ke timnas dalam PraPiala Dunia 1998. Dia sempat mencetak dua gol lagi saat membantai Kamboja delapan gol tak berbalas.

Total, Ronny tercatat memiliki 15 caps bersama skuat Garuda. Dia pun menjadi salah satu pemain dengan sematan one man one club karena cuma membela Persipura Jayapura sepanjang karier sepak bola sejak 1995 hingga pensiun 2003.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Nostalgia Hari Ini: Diancam Sanksi, Bambang Pamungkas Cs Cabut dari Timnas Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Hari ini, sembilan tahun yang lalu boleh dibilang jadi salah satu hal terkelam di timnas Indonesia. Sebab, pada 10 Agustus 2012 Bambang Pamungkas dan para pemain ISL harus cabut dari timnas karena diancam sanksi.

Kondisi itu merupakan imbas dari adanya dualisme PSSI. Kubu PSSI pimpinan Djohar Arifin yang sedang mempersiapkan tim menuju Piala AFF 2012 memang tengah mengumpulkan tim dalam sebuah pemusatan latihan.

Namun, beberapa pemain yang dipanggil oleh Nilmaizar ke timnas kala itu ada yang berkompetisi di Indonesia Super League. Mereka ialah Bambang Pamungkas (Persija Jakarta), Ponaryo Astaman, Firman Utina, Muhammad Ridwan (Sriwijaya FC), dan Ahmad Bustomi (Mitra Kukar).

Nah, para pemain dari ISL itu diancam sanksi oleh tim KPSI yang diketuai La Nyalla Mattalitti. Kala itu, berita soal adanya sanksi yang akan diberikan bagi pemain ISL yang nekat gabung timnas bentukan PSSI sangat ramai. Alhasil, pada Jumat, 10 Agustus 2012 kelima pemain itu akhirnya mundur dari pemusatan latihan timnas Indonesia di Lapangan Angkatan Udara Halim Perdanakusuma.

Penyesalan Terbesar Bambang Pamungkas Sebagai Pesepak Bola Nostalgia Hari Ini: Diancam Sanksi, Bambang Pamungkas Cs Cabut dari Timnas Indonesia

“Benar mereka (lima pemain asal LSI) telah meninggalkan Hotel Santika di kompleks Taman Mini Indonesia Indah semalam. Saya diberitahu pelatih kepala Nil Maizar soal itu,” kata Penanggung Jawab Timnas PSSI, Bernhard Limbong.

Kelima pemain meninggalkan pemusatan latihan, kata Limbong, semata untuk menenangkan keluarga. Alasannya, pemberitaan di media yang menyebut bahwa mereka akan dijatuhi sanksi, telah membuat keluarga masing-masing pemain khawatir.

“Kami memahami kondisi para pemain tersebut. Mudah-mudahan para pemain bisa menjelaskan kepada keluarganya. ika suatu saat mereka kembali, seluruh tim akan tetap menyambut dengan tangan terbuka,” sambung dia.

Nostalgia Hari Ini: La Nyalla Mattalitti Jadi Ketum PSSI Nostalgia Hari Ini: Diancam Sanksi, Bambang Pamungkas Cs Cabut dari Timnas Indonesia

Pada lain sisi, kala itu KPSI jua akan membentuk timnas yang akan berlatih awal September. Pada hari yang sama, La Nyalla menantang kedua timnas ini diadu untuk melihat yang paling pantas.

“Bila perlu nanti ditandingkan saja biar kelihatan mana yang lebih berkelas. Pemain ISL banyak yang bagus-bagus kok. Jadi kami tidak akan libatkan klub-klub ISL,” ujar La Nyalla dilansir dari Tempo.

Bambang Pamungkas Kembali ke Timnas Indonesia

Nostalgia Hari Ini: Bambang Pamungkas Pulangkan Thailand ke Negaranya Nostalgia Hari Ini: Diancam Sanksi, Bambang Pamungkas Cs Cabut dari Timnas Indonesia
reuters/Supri

Akan tetapi beberapa bulan berselang, Bambang Pamungkas pun akhirnya hadir ke TC timnas Indonesia yang disiapkan unutk Piala AFF 2012. BP, sapaan akrabnya, kala itu jadi pemain ISL pertama yang gabung TC pada 30 November 2012 di SUGBK.

Kala itu, kedatangan Bepe pun disambut dengan baik oleh pelatih Nilmaizar. Maklum, saat itu latihan baru diikuti 17 pemain dari total 35 nama yang dipersiapkan. Nilmaizar saat itu menegaskan kalau memang timnas bentukan PSSI yang diakui.

“Timnas ini menegaskan dan diakui bermain di AFF. Kedatangan Bepe bisa menimbulkan nuansa baru di timnas,” ujar Nil.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]