AFC Putuskan Nasib Cina di Grup Timnas U-23 Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akhirnya memutuskan nasib Cina dan Brunei Darussalam segrup atau tidak dengan Timnas U-23 Indonesia. Dalam drawing ulang yang dilakukan AFC, hasilnya China dan Brunei akan tetap di Grup G.

Seperti diketahui, AFC dibuat pusing oleh Korea Utara yang tiba-tiba mundur dalam keikutsertaannya di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Kondisi itu bikin AFC kini harus mengubah daftar grup yang ada.

Indonesia Tuan Rumah Piala Asia U-23 2022, China Singgung Suara Masjid AFC Putuskan Nasib Cina di Grup Timnas U-23 Indonesia

Hal itu lantaran Grup K yang tadinya ada Korut terpaksa tinggal menyisakan dua tim, yakni Jepang dan Kamboja. Mereka terpaksa kembali membagi grup pada Rabu, 11 Agustus 2021. Tadinya, Brunei dan Cina berpotensi untuk pindah ke Grup K.

Pemain Cina Mengaku Sebenarnya Ogah Lawan Timnas U-23 di Indonesia

Namun demikian, dalam drawing ulang yang dilakukan di Kuala Lumpur, diputuskan Hong Kong dalam Grup I yang dipindahkan ke Grup K. Alhasil, susunan di Grup G dan I tak berubah.

AFC sendiri sebelumnya memastikan Indonesia menjadi tuan rumah kualifikasi Piala Asia U-23 2022 Grup G. Cina dijadwalkan melawan Indonesia pada 27 Oktober mendatang.

Timnas Indonesia yang berlaga di UEA didominasi pemain-pemain U-23. AFC Putuskan Nasib Cina di Grup Timnas U-23 Indonesia

Berikut Hasil Drawing Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Termasuk untuk Timnas U-23 Indonesia:

Grup A: Qatar (Tuan Rumah), Suriah, Yaman, Sri Lanka
Grup B: Tajikistan (Tuan Rumah), Iran, Lebanon, Nepal
Grup C: Bahrain (Tuan Rumah), Irak, Afghanistan, Maladewa
Grup D: Kuwait (Tuan Rumah), Arab Saudi, Bangladesh, Uzbekistan
Grup E: Uni Emirat Arab (Tuan Rumah), Oman, India, Kirgistan
Grup F: Yordania (Tuan Rumah), Palestina, Turkmenistan
Grup G: Timnas U-23 Indonesia (Tuan Rumah), Australia, China, Brunei Darussalam
Grup H: Singapura (Tuan Rumah), Korea Selatan, Timor Leste, Filipina
Grup I: China Taipei (Tuan Rumah), Vietnam, Myanmar
Grup J: Mongolia (Tuan Rumah), Thailand, Malaysia, Laos
Grup K: Jepang (Tuan Rumah), Kamboja, Hong Kong

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSSI Kecewa Shin Tae-yong Tunda Lagi Kedatangannya ke Indonesia

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – PSSI kecewa betul karena Shin Tae-yong kembali menunda kedatangannya ke Indonesia karena pembicaraan soal roadmap timnas tertunda lagi. Mereka berharap Shin bisa benar-benar datang dalam waktu dekat.

Shin disebut menunda kedatangannya ke Indonesia karena terkena tracking dan harus menjalani karantina setelah temannya positif covid-19. Padahal, Shin dijadwalkan ke Indonesia pada 9 Agustus mendatang.

Hal itu lantaran pelatih asal Korea Selatan tersebut baru saja melakukan kontak dengan temannya yang positif Covid-19. Sesuai aturan di Korea Selatan, dia harus tetap isolasi mandiri meski negatif Covid-19.

Shin Tae-yong masuk tim analis JoongAng Ilbo untuk Olimpiade Tokyo.

“Pelatih Shin Tae-yong menyampaikan permohonan maaf kepada PSSI terkait kejadian ini. Dirinya terkena tracking pemerintah Korea Selatan pada awal pekan ini,” ungkap Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

“Jadi ceritanya dia makan di sebuah tempat bersama teman-temannya. Beberapa hari kemudian temannya positif covid-19. Aturan ketat tentang protokol kesehatan dan tracking covid-19 dari pemerintah Korea Selatan membuat dirinya harus menjalani karantina di sana,” sambung dia.

Shin Tae-yong Ternyata Cuma Analis Bukan Komentator, Begini Reaksi PSSI

PSSI jelas menyayangkan dan kecewa berat Shin batal datang lagi. Sebab, ada banyak hal yang sebenarnya ingin dibicarakan oleh PSSI kepada Shin. Terlebih, timnas Indonesia akan menghadapi sejumlah agenda hingga akhir tahun.

“Tentu dengan kejadian ini PSSI sangat menyayangkan sekali. Padahal Shin Tae-yong sudah ditunggu dengan tugas-tugas yang banyak untuk persiapan timnas senior, timnas U-23 dan timnas U-19,” papar dia.

Road map pelaksanaan pemusatan latihan timnas Indonesia juga, kata Yunus, mengalami perubahan. “Shin Tae-yong akan merevisi road map terbaru dan segera dikirimkan ke PSSI. Kami juga berharap tidak ada masalah terkait kesehatan dan kondisi Shin,” tuup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-23 Indonesia Sudah Paham Cara Main Australia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-23 Indonesia sudah paham cara bermain calon lawannya di kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Australia. Tim pelatih mengaku memantau permainan sang calon lawan pada ajang Olimpiade 2020.

Seperti diketahui, Indonesia dan Australia berada satu grup, yakni Grup G kualifikasi Piala Asia U-23. Rencananya, kedua negara akan bertemu pada 29 Oktober mendatang. Tentu, pasukan Garuda Muda sudah harus ancang-ancang kaki menatap pertandingan tersebut.

Asisten Shin Tae-yong, Nova Arianto, tak menampik sudah mulai mengamati permainan Australia. Dia mengaku sudah melihat cara main sang calon lawan pada ajang Olimpiade 2020. Pasti Australia, kata dia, tak akan banyak berubah saat berjumpa timnas U-23 Indonesia, Oktober mendatang.

Timnas Indonesia yang berlaga di UEA didominasi pemain-pemain U-23. Timnas U-23 Indonesia Sudah Paham Cara Main Australia

“Sebenarnya Olimpiade ini membantu kami untuk bisa melihat kekuatan tim. Kemarin saya juga sudah melihat kekuatan dari Australia dan beberapa kali saya pelajari kekuatan dari China,” kata Nova Arianto ketika dihubungi oleh awak media.

Susunan tim peserta di Grup G sebenarnya bisa berubah dalam waktu dekat. Hal itu setelah Korea Utara yang tiba-tiba mundur dalam keikutsertaannya di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 dan AFC akan kembali melakukan drawing.

Meski begitu, Australia tampaknya akan tetap segrup dengan timnas U-23 Indonesia. Cuma Cina dan Brunei yang kemungkinan akan pindah ke Grup K menggantikan Korut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Cina Berharap Tak Jadi Tumbal Korut Demi Segrup dengan Timnas U-23 Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pihak Cina akhirnya buka suara soal keputusan AFC yang akan melakukan drawing ulang kualifikasi Piala Asia U-23 2022 setelah Korea Utara mundur. Mereka tetap berharap bisa tetap segrup bersama timnas U-23 Indonesia.

Seperti diketahui, AFC dibuat pusing oleh Korea Utara yang tiba-tiba mundur dalam keikutsertaannya di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Kondisi itu bikin AFC kini harus mengubah daftar grup yang ada.

Hal itu lantaran Grup K yang tadinya ada Korut terpaksa tinggal menyisakan dua tim, yakni Jepang dan Kamboja. Mereka terpaksa akan kembali membagi grup pada 11 Agustus mendatang. Susunan Grup G yang diisi timnas U-23 Indonesia berpotensi berubah.

Indonesia Tuan Rumah Piala Asia U-23 2022, China Singgung Suara Masjid Cina Berharap Tak Jadi Tumbal Korut Demi Segrup dengan Timnas U-23 Indonesia

Beberapa negara yang mungkin akan pindah grup ialah Cina dan Brunei (Grup G), Timor Leste dan Filipina (Grup H), Myanmar dan Hong Kong (Grup I), Malaysia dan Laos (Grup I). Media Cina, Titan 24 berharap negaranya bisa tetap segrup dengan Indonesia. Mereka menyebut kalau sampai bergabung dengan Grup K yang diisi Jepang dan Kamboja, peluang negaranya lolos akan jadi sulit.

“Untuk tim Cina, begitu mereka ditarik keluar dan bersaing dengan tim Jepang dan Kamboja, situasi kualifikasi akan menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, sebaiknya timnas U-23 Cina tetap berada di grup ketujuh (G) untuk mengikuti kualifikasi,” tulis media itu.

AFC sendiri sebelumnya memastikan Indonesia menjadi tuan rumah kualifikasi Piala Asia U-23 2022 Grup G. Cina tadinya dijadwalkan melawan Indonesia pada 27 Oktober mendatang. Namun, dengan potensi mereka keluar dari Grup G, mungkin akan ada penjadwalan ulang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSSI: Kualifikasi Piala Asia U-23 Drawing Ulang? Tak masalah!

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSSI mengaku tak masalah kualifikasi Piala Asia U-23 2022 dilakukan drawing ulang karena Timnas U-23 Indonesia siap melawan siapapun. Mereka juga berjanji ingin jadi tuan rumah yang baik pada fase kualifikasi.

Seperti diketahui, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dibuat pusing oleh Korea Utara yang tiba-tiba mundur dalam keikutsertaannya di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Kondisi itu bikin AFC kini harus mengubah daftar grup yang ada.

Hal itu lantaran Grup K yang tadinya ada Korut terpaksa tinggal menyisakan dua tim, yakni Jepang dan Kamboja. Mereka terpaksa akan kembali membagi grup pada 11 Agustus mendatang. Susunan Grup G yang diisi Timnas U-23 Indonesia berpotensi berubah.

Selebritis FC Ditantang Pelatih dan Pemain Timnas Indonesia Daftar 36 Pemain Timnas U-23 Indonesia, Banyak Senior yang Dipanggil PSSI: Kualifkasi Piala Asia U-23 Drawing Ulang? Tak masalah!

Beberapa negara yang mungkin akan pindah grup ialah China dan Brunei (Grup G), Timor Leste dan Filipina (Grup H), Myanmar dan Hong Kong (Grup I), Malaysia dan Laos (Grup I). Menanggapi hal itu, PSSI sama sekali tak masalah.

“Kami tidak ada masalah meski harus dilakukan drawing ulang yang bisa saja melawan tim yang berbeda di grup G. Kami siap melawan siapapun dan PSSI bertekad menjadi tuan rumah yang baik pada ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 ini,” kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Perubahan babak grup di Kualifikasi sama sekali tak mengubah target skuat Garuda Muda. PSSI tetap membebani mereka target lolos ke putaran final.

“PSSI menargetkan Indonesia dapat lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2022. PSSI ingin pelatih Shin Tae-yong dapat mempersiapkan tim dengan maksimal untuk mengikuti event tersebut,” tutup Yunus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemain China Akui Agak Ciut Nyali Lawan Timnas U-23 Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain China U-23, Liu Chaoyang, tak menampik agak ciut nyali melawan timnas U-23 Indonesia dalam kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Dia menyebut, Indonesia memiliki potensi berbahaya yang bisa menyandung negaranya.

Seperti diketahui, timnas U-23 masuk ke Grup G yang diisi beberapa raksasa. Mereka akan bertarung melawan Australia, China, dan Brunei Darussalam pada babak kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Rencananya, babak kualifikasi ini akan mulai dihelat 23 hingga 31 Oktober mendatang.

Meski kurang diunggulkan, Indonesia disebut punya potensi berbahaya untuk bisa lolos ke putaran final di Uzbekistan. Terlebih, timnas U-23 Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dan disebut memiliki beberapa pemain berbahaya.

Timnas Indonesia yang berlaga di UEA didominasi pemain-pemain U-23. Pemain China Akui Agak Ciut Nyali Lawan Timnas U-23 Indonesia

Hal itulah yang diungkapkan Liu Chaoyang. Chaoyang sendiri pernah mengalahkan Indonesia pada level U-19 saat bertanding di Stadion Pakansari, 25 September 2019. Saat itu, China menang tiga gol tanpa balas pada ajang PSSI Anniversary cup.

“Timnas U-23 Indonesia cukup kuat. Sebelumnya, kami memang pernah melawan mereka dan sukses menang. Tapi, sepertinya mereka tak mengirimkan skuat terbaiknya saat itu,” ungkap Liu Chaoyang dikutip dari Titan24.

Chaoyang menyoroti keberhasilam timnas U-19 Indonesia yang tampil gemilang di Piala Asia U-19, sebulan kemudian saat itu. Kala itu, Indonesia sukses lolos ke babak selanjutnya dan berhasil menyingkirkan Uni Emirates Arab di fase grup.

“Nah, sebagian besar pemain itu adalah pemain yang akan bertanding melawan kami nanti. Itu menunjukkan mereka sangat kuat. Itu yang harusnya kami khawatirkan,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Indonesia Tuan Rumah Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, China Singgung Suara Masjid

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – China tampak kembali mengeluhkan situasi Indonesia yang menjadi tuan rumah kualifikasi Piala Asia U-23 2022, salah satunya soal suara masjid. Mereka jua bicara soal situasi hotel tempat timnasnya menginap sempat mati lampu.

Seperti diketahui, timnas U-23 Indonesia akan segera bertarung dalam kualifikasi Piala Asia U-23 di Grup G. Mereka akan melawan Australia, China, dan Brunei Darussalam pada babak kualifikasi. Rencananya, babak kualifikasi ini akan mulai dihelat 23 hingga 31 Oktober mendatang.

AFC sendiri sebelumnya memastikan Indonesia menjadi tuan rumah kualifikasi Piala Asia U-23 2022 Grup G. Nah, salah satu media China, Titan24, menceritakan soal pengalaman negaranya yang pernah main di Indonesia pada Piala Asia U-19 2018.

“Pada Piala Asia U-19 tiga tahun lalu, tim China tak main di Jakarta. Babak pertama dan kedua penyisihan grup digelar di Bekasi dan final di Bogor. Saat di Bekasi, kondisi hotel tempat timnas muda China sebenarnya tak buruk,” tulis media itu.

Indonesia Tuan Rumah  kualifikasi Piala Asia U-23 2022, China Singgung Suara Masjid
Titan24

“Tapi, masalahnya hotel itu terletak di persimpangan arteri lalu lintas. Setiap hari, banyak sepeda motor dan truk lewat. Bahkan, malam sebelum pertandingan pertama melawan Tajikistan, hotel tiba-tiba mati listrik selama beberapa menit yang membuat pemain tertawa,” sambung media tersebut.

Lalu, media tersebut pun menyinggung soal suara masjid yang berada di sebelah hotel. Hal itu menurut Titan24 sempat membuat para pemain China tak bisa tidur.

“Ada sebuah masjid besar di sebelah hotel. Setiap pagi akan ada doa yang sangat keras. Para pemain juga mendengar gemetar di dalam ruangan, sehingga banyak pemain tak bisa tidur sebelum putaran final melawan Malaysia,” tutup media itu.

China sendiri rencananya akan langsung melawan timnas U-23 Indonesia di kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Pertandingan itu akan dihelat 27 Oktober dengan lokasi yang akan segera diumumkan oleh PSSI.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Elkan Baggott Mungkin Tak akan Gabung Timnas U-23 Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-23 Indonesia sepertinya tak akan diperkuat oleh Elkan Baggott dalam menatap kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Hal itu karena saat ini Inggris menutup penerbangan dari dan ke Indonesia akibat pandemi Covid-19.

Pelatih Shin Tae-yong memang belum merilis nama-nama pemain yang akan dipersiapkan untuk bertarung di kualifikasi Piala Asia U-23. Namun, nama Baggott sebenarnya bisa menjadi opsi di lini belakang skuat Garuda Muda.

Kendati begitu, tampaknya Shin tak akan bisa kembali menggunakan jasa Elkan Baggott. Hal itu karena pemerintah Inggris secara resmi mengumumkan Indonesia sebagai daftar merah Covid-19.

“Mulai jam 4 pagi pada hari Senin, 19 Juli Indonesia akan masuk ke daftar merah untuk memasuki Inggris,” demikian tertulis dalam laman web resmi pemerintah Inggris, gov.uk.

Witan Sulaiman dan Elkan Baggott Tak Dilepas Klubnya ke Timnas U-19 Elkan Baggott Bikin Lini Belakang Timnas U-19 Tenang Elkan Baggott Mungkin Tak akan Gabung Timnas U-23 Indonesia

Tak cuma itu, Elkan Baggott jua belum tentu mendapatkan izin dari Ipswich Town. Terlebih, pertarungan timnas U-23 Indonesia di kualifikasi Piala Asia U-23 tak masuk kalender resmi FIFA. Ipswich jelas memiliki hak tak memberikan izin kepada Baggott ke Indonesia.

Baggott sendiri sebelumnya pernah batal membela timnas Indonesia yang berjuang di kualifikasi Piala Dunia 2022. Dia sebenarnya masuk dalam daftar pemain yang dipanggil Shin Tae-yong. Tapi belakangan Ipswich disebut melarang Baggott berangkat ke Dubai dengan berbagai alasan, salah satunya terkait pandemi Covid-19.

Timnas U-23 sendiri masuk ke dalam Grup G yang diisi beberapa raksasa. Mereka akan bertarung melawan Australia, China, dan Brunei Darussalam pada babak kualifikasi. AFC sendiri sebelumnya memastikan Indonesia menjadi salah satu tuan rumah Grup G yang akan digulirkan 27 hingga 31 Oktober 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jadi Tuan Rumah Kualifikasi Piala Asia U-23, PSSI Pikirkan Soal PPKM

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSSI saat ini belum bisa menentukan venue setelah ditunjuk AFC menjadi tuan rumah kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Mereka saat ini menunggu perkembangan dari penerapan Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali.

Seperti diketahui, timnas U-23 Indonesia akan segera bertarung dalam kualifikasi di Grup G. Mereka akan bertarung melawan Australia, China, dan Brunei Darussalam pada babak kualifikasi. Rencananya, babak kualifikasi ini akan mulai dihelat 23 hingga 31 Oktober mendatang.

AFC sendiri sebelumnya memastikan Indonesia menjadi tuan rumah kualifikasi Piala Asia U-23 2022 Grup G. Namun, sampai saat ini PSSI belum bisa menentukan stadion mana yang akan digunakan buat timnas U-23 Indonesia bertarung.

Jadi Tuan Rumah Kualifikasi Piala Asia U-23, PSSI Pikirkan Soal PPKM PSSI Ogah Campuri Urusan Kesepakatan Kontrak Klub Liga 1 dengan Pemain PSSI Sahkan Nama AHHA PS Pati FC Tanpa Melalui Kongres? egini Reaksi Yunus Nusi Soal Orang yang Viral Mengaku dari PSSI

“Sejauh ini kami belum bisa menentukan stadion untuk gelaran Kualifikasi Piala Asia U-23. Kami masih menunggu perkembangan dari PPKM itu sendiri baru menentukan stadion,” kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi, saat dihubungi awak media.

Yunus berharap nantinya ada jalan keluar agar pihaknya bisa segera menentukan venue. Meski memang, tenggat waktu PSSI untuk menentukan stadion buat kualifkasi masih panjang.

“Kualifikasi Piala Asia U-23 kan baru akan digelar Oktober, masih banyak waktu kami untuk berpikir dan menentukan stadion yang pas. Tapi yang jelas kami akan hanya menggunakan satu stadion saja sama seperti ajang sebelum-sebelumnya,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSSI Minta Shin Tae-yong Segera Pulang untuk Bentuk Timnas Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSSI meminta Shin Tae-yong segera kembali untuk membentuk Timnas Indonesia yang akan mentas dalam play-off Piala Asia. Rencananya, pemusatan latihan timnas akan digelar di Samarinda atau Palembang.

Seperti diketahui, skuat Garuda akan mulai bertarung dalam fase kualifikasi mulai 7 September. Rencananya, playoff kualfikasi Piala Asia 2023 akan digelar dengan sistem kandang dan tandang. Leg pertama akan digelar pada 7 September, leg kedua pada 12 Oktober 2021. Pasukan Shin Tae-yong akan lebih dahulu menjamu Taiwan di kandang, baru gantian leg kedua main tandang.

PSSI pun sudah melakukan rapat koordinasi secara virtual dengan pelatih Shin Tae-yong terkait persiapan menjalani TC. Hasilnya, mereka meminta Shin kembali ke Indonesia pada awal Agustus.

Timnas Indonesia yang berlaga di UEA didominasi pemain-pemain U-23. PSSI Minta Shin Tae-yong Segera Pulang untuk Bentuk Timnas U-23 Indonesia

“Kami membahas berbagai hal terkait Timnas Indonesia. Seperti evaluasi hasil di kualifikasi Piala Dunia 2022 di UEA lalu. Selain itu kami berencana menggelar pemusatan latihan (TC) timnas pada 1 Agustus mendatang,” kata Sekjen PSSI Yunus Nusi.

“Pertandingan melawan Taiwan kami akan mempersiapkan Indonesia secara maksimal karena PSSI ingin meraih kemenangan dan tentunya dapat lolos ke Piala Asia 2023 mendatang,” sambung dia.

Yunus menambahkan, TC timnas sepertinya tak akan bisa dihelat di Pulau Jawa. Nantinya Shin akan membentuk timnya dalam TC di Samarinda atau Palembang.

“TC pada 1 Agustus mendatang kami rencanakan karena kompetisi Liga 1 belum berjalan. PSSI memilih lokasi TC di Samarinda atau Palembang. Di sana masih zona hijau untuk pandemi Covid-19 dan fasilitas lapangan memadai,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PPKM Darurat akan Diperpanjang, Nasib Timnas U-23 Indonesia Tanda Tanya

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang kabarnya akan diperpanjang 6 pekan jelas bakalan memengaruhi program timnas U-23 Indonesia. Sebab, mereka seharusnya bakal segera mempersiapkan tim menjelang babak kualifikasi Piala Asia U-23 2022.

Seperti diketahui, skuat Garuda Muda akan mulai bertarung dalam fase kualifikasi mulai 27 Oktober. Praktis, kalau PPKM darurat benar-benar diperpanjang enam pekan, maka persiapan mereka bakalan mepet. Praktis, hanya ada waktu tak lebih dari dua bulan bagi Shin Tae-yong untuk mempersiapkan pasukannya.

Apalagi, saat ini pelatih berusia 51 tahun itu sedang pulang kampung ke negaranya, Korea Selatan. Lantas, bagaimana nasib timnas U-23 Indonesia? PSSI pun mengaku akan segera membahasnya dengan Shin.

PKM Darurat akan Diperpanjang, Nasib Timnas U-23 Indonesia Tanda Tanya Afghanistan Klaim Bakalan Tantang Timnas Indonesia Bulan Depan Osvaldo Haay Ikuti Jejak Evan Dimas Tinggalkan Persija? Shin Tae-yong: Mental dan Fisik Timnas U-23 Tak Bikin Saya Puas! Timnas U-23 Indonesia vs Bali United: Juara Liga 1 Dibantai

“Kami dalam waktu dekat akan membicarakan hal ini melalui rapat virtual dengan Shin dan stafnya. Mudah-mudahan ada jalan keluarnya nanti,” ungkap Sekjen PSSI, Yunus Nusi, singkat saat dihubungi Football5Star.com.

Seperti dketahui, timnas U-23 Indonesia masuk ke dalam Grup G yang diisi beberapa raksasa. Mereka akan bertarung melawan Australia, China, dan Brunei Darussalam pada babak kualifikasi. Rencananya, babak kualifikasi ini akan mulai dihelat 23 hingga 31 Oktober mendatang.

Langkah timnas U-23 bakalan sukar untuk mengincar salah satu slot dari 15 negara yang akan main di putaran final Piala Asia U-23 2022. Hal itu lantaran hanya ada 11 juara grup dan empat runner-up terbaik yang bisa mentas pada putaran final yang dihelat di Uzbekistan 1-19 Juni 2022. Terlebih, PPKM darurat bisa memengaruhi Shin dalam mempersiapkan pasukannya di tengah belum jelasnya Liga 1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong Terima Pekerjaan Sampingan Selama Olimpiade Tokyo

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, akan memiliki pekerjaan sampingan selama gelaran Olimpiade Tokyo. Pria berumur 52 tahun itu akan masuk tim analis untuk grup media JoongAng Ilbo. Sesuai keahliannya, dia akan menjadi analis untuk pertandingan-pertandingan tim sepak bola Korea Selatan.

Ulasan-ulasan Coach STY akan beredar di semua platform media yang dimiliki JoongAng Ilbo. Bukan hanya di internet, melainkan juga di aplikasi mobile dan surat kabar. “Analisis dari Coach Shin yang juga sangat komunikatif akan meningkatkan kenikmatan menonton sepak bola,” tulis laman resmi JoongAng Ilbo.

Shin Tae-yong meloloskan Korsel ke perempat final Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro.
seoul.co.kr

Pentas olimpiade tidaklah asing bagi Shin Tae-yong. Dia pernah berkiprah dua kali pada ajang multicabang terbesar di dunia itu. Kiprah pertamanya adalah di Olimpiade 1992. Ketika itu, dia jadi bagian skuat Korsel yang tak terkalahkan di penyisihan Grup C. Sayangnya, karena hanya meraup 3 poin, mereka tak lolos ke fase berikutnya.

Adapun kiprah berikut Coach STY adalah pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Kali ini, dia jadi pelatih Korsel dan meloloskan timnya ke perempat final. Pada fase grup, Taeguk Warriors secara mengejutkan mampu menahan Jerman 3-3 dan menang 1-0 atas Meksiko. Namun, mereka lantas dikandaskan Honduras 0-1.

Shin Tae-yong Masih di Korsel

Saat ini, Shin Tae-yong memang berada di negerinya. Dia pulang ke Korsel pada akhir Juni silam. Sempat ada salah komunikasi, dia lantas menjelaskan bahwa kepulangannya adalah untuk berobat dan melakukan check-up. Seperti diketahui, Coach STY sempat menjalani perawatan intensif setelah terpapar COVID-19 dan paru-parunya bermasalah.

Kelum diketahui secara pasti kapan Coach STY akan kembali ke Indonesia. Satu hal yang pasti, dia tak meninggalkan tanggung jawabnya sebagai pelatih timnas Indonesia yang menangani tim senior hingga tim U-19 timnas. Seiring beberapa perubahan agenda, kini fokusnya adalah mempersiapkan timnas U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia U-23.

Shin Tae-yong diminta PSSI segera menyiapkan program untuk timnas U-23 Indonesia.
Instagram @shintaeyong7777

Seperti diungkapkan Sekjen Yunus Nusi, PSSI akan segera meminta Shin Tae-yong menjelaskan programnya untuk timnas U-23. Hal itu akan dilakukan melalui rapat virtual bersama Direktur Teknik Indra Sjafri. Salah satu yang jadi bahasan utama adalah terkait agenda pemusatan latihan.

Pada Kualifikasi Piala Asia U-23, Indonesia tergabung di Grup G bersama Australia, Cina, dan Brunei Darussalam. Adapun pertandingan-pertandingan di grup ini akan berlangsung di Indonesia pada 23 hingga 31 Oktober 2021. Coach STY dibebani target meloloskan Garuda Muda ke putaran final Piala Asia U-23.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong Mungkin akan Bingung Persiapkan Timnas U-23 Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Shin Tae-yong mungkin akan bingung dalam mempersiapkan Timnas U-23 Indonesia menatap kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Hal itu karena sampai saat ini kompetisi Indonesia belum juga digulirkan.

Seperti diketahui, Shin memang sebelumnya dituntut oleh PSSI membawa timnas U-23 mentas di Piala Asia. Tentu, hal ini bukan perkara mudah bagi pelatih asal Korea Selatan itu. Selain skuat Garuda Muda yang masuk grup sulit, Shin jua dihadapkan dengan situasi kompetisi Indonesia yang belum berjalan.

Pastinya, Shin Tae-yong akan sangat sulit menyaring pemain-pemain berbakat yang lahir dari Liga 1 atau Liga 2. Hal itu diakui sendiri oleh asisten pelatih timnas Indonesia, Nova Arianto.

Timnas Indonesia yang berlaga di UEA didominasi pemain-pemain U-23. Shin Tae-yong Mungkin akan Bingung Persiapkan Timnas U-23 Indonesia

“Untuk persiapan saat ini yang mungkin kita ada sedikit terkendala dengan belum bergulirnya kompetisi baik itu Liga 1 atau Liga 2. Saya juga melihat saat kembali ke tim, banyak klub yang meliburkan pemain karena PPKM,” ungkap Nova Arianto saat dihubungi oleh awak media.

“Selain itu dengan tidak ada latihan dengan tim, kondisi pemain tidak akan maksimal sehingga akan memerlukan waktu kembali ketika berlatih bersama,” sambung Nova.

Timnas U-23 Indonesia sendiri masuk Grup G yang diisi beberapa raksasa. Mereka akan bertarung melawan Australia, China, dan Brunei Darussalam pada babak kualifikasi. Rencananya, babak kualifikasi ini akan mulai dihelat 23 hingga 31 Oktober mendatang.

“Tapi di situasi ini kami harus tetap punya rasa optimistis dan pada sisa waktu yang ada sampai bulan September nanti kami akan melakukan kerja keras dari semua anggota Timnas U-23. Saya juga ingin masyarakat bisa bantu berdoa agar tim ini bisa lolos,” tutup Nova.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Catat, Jadwal Timnas U-23 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sudah merilis jadwal Timnas U-23 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Rencananya, timnas U-23 akan bertarung dalam babak kualifikasi itu mulai akhir Oktober mendatang.

Seperti dketahui, timnas U-23 masuk ke dalam Grup G yang diisi beberapa raksasa. Mereka akan bertarung melawan Australia, China, dan Brunei Darussalam pada babak kualifikasi. Rencananya, babak kualifikasi ini akan mulai dihelat 23 hingga 31 Oktober mendatang.

Jelas, langkah timnas U-23 Indonesia bakalan sukar untuk mengincar salah satu slot dari 15 negara yang akan main di putaran final Piala Asia U-23 2022. Hal itu lantaran hanya ada 11 juara grup dan empat runner-up terbaik yang bisa mentas pada putaran final yang dihelat di Uzbekistan 1-19 Juni 2022.

Timnas Indonesia yang berlaga di UEA didominasi pemain-pemain U-23. Catat, Jadwal Timnas U-23 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia

AFC sendiri sebelumnya memastikan timnas U-23 menjadi salah satu tuan rumah wilayah Timur. Selain Timnas U-23, Taiwan, Mongolia, dan Singapura juga disebut akan jadi tuan rumah zona Timur. Jadwal timnas U-23 Indonesia dimulai melawan Tiongkok pada 27 Oktober 2021.

Berikut Jadwal Timnas U-23 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022:

27 Oktober 2021, Tiongkok vs Indonesia
29 Oktober 2021, Indonesia vs Australia
31 Oktober 2021, Indonesia vs Brunei Darussalam

*Lokasi pertandingan akan diumumkan oleh PSSI dalam waktu dekat.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong Harus Bisa Bawa Timnas U-23 Indonesia Main di Piala Asia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Shin Tae-yong diwajibkan oleh PSSI membawa timnas U-23 Indonesia main di Piala Asia U-23 2022. PSSI sendiri akan sangat mendukung penuh program latihan Shin untuk menunjang target tersebut.

Seperti dketahui, timnas U-23 akan bertarung terlebih dahulu pada babak kualifikasi untuk mentas di Piala Asia. Namun, perjuangan pasukan Shin Tae-yong itu tak mudah.

Hal itu karena mereka masuk ke dalam Grup G yang diisi beberapa raksasa. Timnas U-23 akan bertarung melawan Australia, China, dan Brunei Darussalam pada babak kualifikasi. Rencananya, babak kualifikasi ini akan mulai dihelat 23 hingga 31 Oktober mendatang.

Timnas Indonesia yang berlaga di UEA didominasi pemain-pemain U-23.Shin Tae-yong Harus Bisa Bawa Timnas U-23 Indonesia Main di Piala Asia

Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menyebut Shin harus bisa membawa timnas U-23 lolos dari Grup G. Apalagi, Indonesia, kata dia akan menjadi tuan rumah babak kualifikasi.

“Kami menargetkan Indonesia dapat lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2022. Apalagi di babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 kami menjadi tuan rumah Grup G,” kata Yunus Nusi dalam laman resmi PSSI.

Langkah timnas U-23 Indonesia jelas bakalan sukar untuk mengincar salah satu slot dari 15 negara yang akan main di putaran final Piala Asia U-23 2022. Namun, PSSI janji akan mendukung apapun program dari Shin.

“Untuk itu, PSSI ingin pelatih Shin dapat mempersiapkan tim dengan maksimal untuk mengikuti event tersebut. PSSI tentu mendukung penuh program latihan dari pelatih Shin Tae-yong demi torehan terbaik timnas Indonesia,” tutup Yunus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-23 Indonesia di Grup Neraka, Asisten Shin Tae-yong Tak Ciut Nyali

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-23 Indonesia yang masuk grup neraka di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 tak bikin tim pelatih ciut nyali. Asisten Shin Tae-yong, Nova Arianto, menyebut pada pertarungan di kelompok usia muda kekuatannya akan lebih merata.

Seperti dketahui, timnas U-23 masuk ke dalam Grup G yang diisi beberapa raksasa. Mereka akan bertarung melawan Australia, China, dan Brunei Darussalam pada babak kualifikasi. Rencananya, babak kualifikasi ini akan mulai dihelat 23 hingga 31 Oktober mendatang.

Jelas, langkah timnas U-23 Indonesia jelas bakalan sukar untuk mengincar salah satu slot dari 15 negara yang akan main di putaran final Piala Asia U-23 2022. Namun, asisten Shin Tae-yong asal Indonesia itu sama sekali tak ciut nyali.

Asisten Shin Tae-yong Kaget Soal Isu Pemain Titipan di Timnas Indonesia Timnas U-23 Indonesia di Grup Neraka, Asisten Shin Tae-yong Tak Ciut Nyali

“Kita pasti semua tahu China dan Australia menjadi yang diunggulkan di grup ini. Tapi di kelompok usia, semua kekuatan akan lebih merata dibandingkan dengan senior,” ungkap Nova Arianto saat dihubungi oleh awak media.

AFC sendiri sebelumnya memastikan timnas U-23 Indonesia menjadi salah satu tuan rumah wilayah Timur. Selain timnas U-23, Taiwan, Mongolia, dan Singapura juga disebut akan jadi tuan rumah zona Timur.

“Kami harus tetap yakin dan percaya bisa lolos dari grup yang bisa dibilang sulit ini. Apalagi kami sedikit diuntungkan sebagai tuan rumah jadi mudah-mudahan pemain bisa tampil yang terbaik,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-23 Indonesia Masuk Grup Maut di Kualifikasi Piala Asia 2022

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-23 Indonesia masuk grup maut dalam kualifikasi Piala Asia U-23 2022 yang nantinya dihelat di Uzbekistan. Hal itu merupaka hasil dari drawing yang dilakukan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada Jumat (9/7/2021).

Dalam hasil undian tersebut, Timnas U-23 masuk ke dalam Grup G. Mereka akan bertarung melawan Australia, China, dan Brunei Darussalam pada babak kualifikasi. Rencananya, babak kualifikasi ini akan mulai dihelat 23 hingga 31 Oktober mendatang.

Jelas, ini merupakan pekerjaan rumah yang berat bagi Shin Tae-yong. Sebab, dia harus membawa Timnas U-23 Indonesia setidaknya jadi runner-up terbaik untuk bisa lolos ke putaran final di Uzbekistan.

Hasil Timnas U-23 Indonesia vs Tira Persikabo Timnas U-23 Indonesia Masuk Grup Maut di Kualifikasi Piala Asia 2022

Hal itu setelah dari 42 negara, hanya ada 15 tim yang akan lolos ke putaran final. Nantinya, ke-15 tim itu hasil dari 11 juara grup dan empat runner-up terbaik.

AFC sendiri sebelumnya memastikan Timnas U-23 Indonesia menjadi salah satu tuan rumah wilayah Timur. Selain Timnas U-23, Taiwan, Mongolia, dan Singapura juga disebut akan jadi tuan rumah zona Timur.

Berikut Hasil Drawing Kualifikasi Piala Asia U-23 2022:

Grup A: Qatar (Tuan Rumah), Suriah, Yaman, Sri Lanka
Grup B: Tajikistan (Tuan Rumah), Iran, Lebanon, Nepal
Grup C: Bahrain (Tuan Rumah), Irak, Afghanistan, Maladewa
Grup D: Kuwait (Tuan Rumah), Arab Saudi, Bangladesh, Uzbekistan
Grup E: Uni Emirat Arab (Tuan Rumah), Oman, India, Kirgistan
Grup F: Yordania (Tuan Rumah), Palestina, Turkmenistan
Grup G: Timnas U-23 Indonesia (Tuan Rumah), Australia, China, Brunei Darussalam
Grup H: Singapura (Tuan Rumah), Korea Selatan, Timor Leste, Filipina
Grup I: China (Tuan Rumah), Vietnam, Myanmar, Hong Kong
Grup J: Mongolia (Tuan Rumah), Thailand, Malaysia, Laos
*Grup K: Korea Utara, Jepang, Kamboja

Tanda *tuan rumah belum ditentukan

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Latihan Timnas Indonesia di UEA Bikin Negeri Tetangga Khawatir

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Timnas Indonesia sudah tiba di Dubai Uni Emirates Arab pada 17 Mei lalu. Tiba di Dubai, Shin Tae-yong langsung memimpin sesi latihan timnas Indonesia. Pada hari pertama tiba di Dubai, Adam Alis dan kawan-kawan berlatih di tepi pantai Hotel JA Resorts and Hotels Dubai.

Selang sehari, skuat Garuda langsung latihan di lapangan JA Centre of Excellence & Shooting Club Dubai. Sesi latihan keras langsung diterapkan oleh Shin Tae-yong.

Sesi Latihan Timnas Indonesia di UEA Bikin Negeri Tetangga Khawatir
pssi.org

Pelatih asal Korsel itu bahkan sempat mengatakan para pemain masih belum bisa beradaptasi dengan baik.

“Ini baru hari kedua, saya rasa belum bisa menilai bahwa pemain bisa dengan cepat beradaptasi. Kita lihat hingga akhir pekan nanti. Namun saya rasa ada usaha dari pemain untuk bisa cepat beradaptasi, terutama dengan suhu disini,” tuturnya.

Sesi latihan keras terus diterapkan Shin Tae-yong selama di Dubai. Hal ini ternyata membuat ketar-ketir publik Thailand. Dikutip Football5star.com dari Siam Sport, Jumat (21/5/2021), latihan intens timnas Indonesia bisa jadi ancaman untuk penggawa Thailand.

“Timnas Indonesia berlatih intens di UEA dengan menerpakan strategi rahasia untuk dua pertandingan di kualifikasi Piala Dunia,” tulis media Thailand tersebut.

Tidak hanya media Thailand, media Vietnam pun cukup tercengang dengan sesi latihan timnas di Dubai. Meski sudah tak berpeluang lolos ke Piala Dunia 2022, menurut media Vietnam, para pemain timnas Indonesia menjalani latihan dengan sangat serius.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa ia mendapat laporan dari tim pelatih timnas Indonesia bahwa pemain dalam kondisi bagus.

“Pelatih Shin Tae-yong terus menggenjot fisik dan kemampuan pemain. Saya yakin masih banyak program latihan dari pelatih untuk meningkatkan kemampuan pemain.” ucapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-23 Indonesia Masuk Pot 3 Kualfikasi Piala Asia, Thailand dan Vietnam Pot 1

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-23 Indonesia berpotensi masuk grup maut dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Hal tersebut setelah Timnas U-23 masuk ke dalam Pot 3 yang memang dominan dari negara Asia Tenggara.

Dalam unggulan ketiga, Timnas U-23 Indonesia ada bersama Hong Kong, Timor Leste, Kamboja, dan Laos. Sedang, negara-negara rival Timnas U-23 di ASEAN, yakni Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Myanmar ada pada unggulan yang lebih baik.

Thailand dan Vietnam bahkan berada di Pot 1 dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Sedang, Malaysia, Singapura, dan Myanmar masuk unggulan kedua. Rencananya Timnas U-23 Indonesia akan mulai bertarung mulai 23 hingga 31 Oktober mendatang.

Negara Peringkat Ke-80 Bakal Klaim Lawan Timnas Indonesia di UEA Timnas U-23 Indonesia vs Bali United: Juara Liga 1 Dibantai Timnas U-23 Indonesia Masuk Pot 3 Kualfikasi Piala Asia, Thailand dan Vietnam Pot 1

Nantinya, yang berhak lolos ke putaran final Piala Asia U-23 ialah sebelas juara grup dan empat runner-up terbaik. Nantinya, Timnas U-23 dan para kontestan lainnya akan main di tempat terpusat.

AFC juga mengatur soal pemain yang boleh mentas dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Nantinya, pemain yang boleh tampil maksimal lahir pada 1 Januari 1999.

Berikut Pembagian Pot Kualifikasi Piala Asia U-23 zona Timur:

Pot 1

Australia
Korea Selatan
Korea Utara
Thailand
Vietnam

Pot 2

Jepang
China
Malaysia
Singapura
Myanmar

Pot 3

Indonesia
Hong Kong
Timor Leste
Kamboja
Laos

Pot 4

China Taipei
Philipina
Kepulauan Mariana
Guam
Macau
Mongolia
Brunei Darussalam

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ternyata Ini Alasan PSSI Tunjuk Brigjen Uden Kusuma Jadi Manajer Timnas

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, akhirnya buka suara soal alasan penunjukkan Brigjen Pol Uden Kusuma Wijaya sebagai manajer Timnas Indonesia. Uden Kusuma dianggapnya cukup kompeten menangani timnas proyeksi SEA Games 2021.

Seperti diketahui, posisi manajer Timnas Indonesia memang sempat kosong dan ditempati sementara oleh Iriawan. Namun, dalam surat nomor 15/SKEP/II-2021, PSSI akhirnya menunjuk Brigjen Uden Kusuma menjadi manajer timnas.

Melalui pertimbangan bahwa Timnas akan mengikuti SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam, PSSI menyebut perlu menunjuk manajer. Sebab, hadirnya manajer disebut punya peranan penting dalam persiapan timnas.

Shin Tae-yong: Fisik Pemain Timnas U-23 Indonesia Melempem! Ternyata Ini Alasan PSSI Tunjuk Brigjen Uden Kusuma Jadi Manajer Timnas

“Pak Uden Kusuma kami rasa pantas mengemban posisi manajer timnas Indonesia pada SEA Games 2021. Dia punya kapasitas serta kemampuan sebagai manajer tim, dan juga beliau sudah berpengalaman di sepak bola Indonesia,” kata Mochamad Iriawan.

“Kami harap Pak Uden Kusuma mampu mengemban tugasnya dengan baik dan PSSI memberikan dukungan penuh kepadanya. Apalagi kami menargetkan timnas Indonesia meraih emas SEA Games 2021,” sambung Iriawan

Uden Kusuma memang sudah cukup lama berkecimpung di dunia sepak bola. Dia saat ini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) DKI Jakarta, dan pernah menjadi manajer PS Polri.

“Insyaallah, surat dan penunjukkan saya sebagai manajer Timnas U-22 di SEA Games 2021 itu benar. Saya ditunjuk PSSI pada awal bulan ini,” ungkap Uden Kusuma saat dihubungi oleh awak media.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Misi Lain Shin Tae-yong Tonton Langsung Asnawi Mangkualam

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Shin Tae-yong menyaksikan langsung laga Ansan Greeners vs Jeonnam Dragons, Minggu (11/4/2021). Agenda utamanya tentu saja untuk memantau anggota skuat timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam.

Seperti diungkapkan kepada media Korea Selatan, Coach STY menilai penting untuk memantau langsung penampilan Asnawi di lapangan. Dia tak puas hanya menyaksikan aksi sang pemain di layar televisi. Itu sebabnya, dia langsung mengagendakan itu tepat sehari setelah masa isolasi mandirinya usai.

Akan tetapi, bukan itu saja misi yang dipanggul Shin Tae-yong. Eks pelatih timnas Korsel itu blak-blakan mengungkap misi lain yang diusungnya. Itu adalah melakukan pendekatan kepada manajemen Ansan Greeners untuk memudahkan proses bila Asnawi nanti dipanggil ke timnas Indonesia.

Asnawi Mangkualam tak tampil penuh pada laga Ansan Greeners vs Jeonnam Dragons yang disaksikan langsung Shin Tae-yong.
besteleven.com

“Timnas harus kembali berkumpul pada Mei. Untuk itu, kami harus membuat kesepakatan. Saya harus minta Ansan untuk bekerja sama. Itu sebabnya, saya harus bertemu dengan staf Ansan,” urai Shin Tae-yong seperti dikutip Football5Star.com dari media Korea Selatan.

Lebih lanjut, Coach STY mengatakan, “Begitu punya waktu, saya harus langsung melakukannya. Ini penting agar Asnawi dapat dipanggil ke timnas tanpa menimbulkan hal yang tak mengenakkan. Itu sebabnya, saya segera melakukan ini setelah saya menyelesaikan isolasi mandiri.”

Coach STY Bertemu Pemilik Ansan

Shin Tae-yong bersama para petinggi Ansan Greeners sebelum menyaksikan permainan Asnawi Mangkualam.
chosun.com

Pada kesempatan menyambangi Stadion Ansan Wa, Shin Tae-yong sangat beruntung. Pasalnya, dia bukan hanya bertemu dengan jajaran staf klub. Dia bertemu langsung dengan pemilik klub yang juga Wali Kota Ansan, Yoon Hwa-seop.

Bertemu pemilik klub, Coach STY tentu lebih leluasa untuk melakukan lobi soal Asnawi Mangkualam. Bagaimanapun, kata-kata orang nomor satu di Ansan Greeners itu adalah yang terkuat. Ketika kesepakatan dengan sang pemilik tercapai, staf klub tak berani macam-macam.

Shin Tae-yong kembali ke Korsel pada akhir Maret lalu setelah dinyatakan negatif COVID-19. Dia terbang menggunakan ambulans udara karena ada cairan di paru-parunya. Setelah 4 hari dirawat, masalah itu teratasi dan dia tinggal menjalani isolasi mandiri. Menurut rencana, pelatim timnas Indonesia itu akan kembali ke Indonesia pada 2 Mei mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong Kritik Penampilan Asnawi Mangkualam

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Shin Tae-yong, pelatih timnas Indonesia, memenuhi janjinya menonton langsung aksi Asnawi Mangkualam. Minggu (11/4/2021), dia menyaksikan laga Ansan Greeners saat menjamu Jeonnam Dragons.

Shin Tae-yong bukan hanya datang dan menonton pertandingan. Eks pelatih timnas Korea Selatan itu juga membuat beberapa catatan. Tentu saja itu terkait penampilan Asnawi yang pada laga tersebut dipasang oleh pelatih Kim Gil-sik sebagai wingback dalam formasi 3-4-3.

Secara umum, Coach STY puas terhadap penampilan Asnawi. Namun, dia juga tetap kritis. Dia secara gamblang memberikan satu kritik terkait penampilan eks pemain PSM Makassar itu.

Shin Tae-yong tetap kritis terhadap penampilan Asnawi Mangkualam.
besteleven.com

“Saya pikir dia sudah bermain baik, tak membuat kesalahan saat membantu serangan dan melepaskan umpan. Namun, saat bertahan, dia masih melakukan hal yang tak seharusnya,” kata Shin Tae-yong seperti dikutip Football5Star.com dari media Korsel.

Secara lebih rinci, Coach STY menyoroti beberapa hal dari penampilan Asnawi. Di antaranya, dia menilai sang pemain masih melakukan kesalahan dalam memilih tindakan saat menghalau serangan dan menjaga lawan. “Juga soal penempatan posisi sebagai wingback,” kata sang pelatih.

Coach STY Nasihati Asnawi

Sebagai pelatih, Shin Tae-yong ingin Asnawi Mangkualam kian meningkat dan menunjukkan permainan apik. Atas dasar itulah, dia memberikan kritik. Di samping itu, dia pun menyampaikan nasihat khusus.

“Dia harus secepatnya belajar soal kebiasaan orang-orang di negeri ini. Asnawi harus mempelajari itu. Misalnya soal budaya orang-orang Korea yang serbacepat. Saya punya pengalaman serupa saat pergi ke Indonesia,” kata Coach STY. “Asnawi akan jadi pemain yang lebih baik bila secepatnya belajar budaya Korea.”

Shin Tae-yong membuat catatan saat menyaksikan Asnawi Mangkualam berlaga di laga Ansan Greeners vs Jeonnam Dragons.
chosun.com

Menonton aksi Asnawi pada laga Ansan Greeners vs Jeonnam Dragons jadi agenda pertama Shin Tae-yong setelah menyelesaikan karantina mandiri pada Sabtu (10/4/2021). Pelatih timnas Indonesia itu merasa sangat penting melihat langsung aksi sang pemain.

“Saya ingin melihat permainan Asnawi secepatnya. Saat dia main lawan Busan, saya menontonnya di televisi. Ada perbedaan sangat besar antara melihat lewat televisi dengan datang langsung,” ujar Shin Tae-yong soal putusannya memantau langsung aksi Asnawi Mangkualam di K League 2.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Nostalgia Hari Ini: Boaz Solossa Kembali Usai Tolak Panggilan Timnas Indonesia

Nostalgia Hari Ini: Boaz Solossa Kembali Usai Tolak Panggilan Timnas Indonesia 76

Football5Star.com, Indonesia – 28 Maret 2007, menjadi salah satu hari yang tak akan terlupakan buat Boaz Solossa di Timnas Indonesia. Sempat setahun menolak panggilan negara, Boaz akhirnya kembali.

Pada 2006, Boaz memang menolak panggilan untuk pelatnas Timnas U-23 Indonesia karena beberapa hal. Bahkan, kala itu PSSI sempat memberi ancaman. Mereka mengancam akan menghukum pemain yang menolak panggilan memperkuat timnas.

Namun demikian, Persipura Jayapura lantas melakukan pembelaan. Salah satu pengurus Persipura, Iwan Nazaruddin, kala itu menyebut PSSI tak adil kalau memberikan sanksi kepada Boaz yang menolak panggilan timnas.

“Tidak fair kalau Pengurus Harian PSSI langsung memberikan sanksi kepada pemain tanpa mendengarkan penjelasan atau pertimbangan dari klub. Mereka juga harus merespons sikap dan persoalan kita,” kata Iwan kala itu.

Beberapa saat kemudian, Boaz Solossa akhirnya dijatuhi hukuman tak boleh tampil membela Timnas di pentas resmi PSSI.

Namun demikian, hukuman itu dicabut usai Boaz kembali bersedia membela Timnas U-23 menghadapi Lebanon, 28 Maret 2007.

Nostalgia Hari Ini: Boaz Solossa Kembali Usai Tolak Panggilan Timnas Indonesia
Dok. Antara

“Boaz merupakan pemain bertalenta bagus, salah satu pemain muda berbakat milik Indonesia. Sedikit banyak dia bisa mempertajam lini depan barisan tim kami,” ungkap pelatih Timnas U-23 Indonesia kala itu, Bambang Nurdiansyah, sebelum menghadapi Lebanon.

Comeback yang Buruk

Sayang, comeback legenda Persipura Jayapura itu di timnas tak berjalan bagus. Dalam partai lanjutan PraOlimpiade 2008 di Stadion Lebak Bulus, 28 Maret 2007, Timnas U-23 harus kalah 1-2 dari Lebanon.

Kala itu, walau menguasai perolehan bola, Timnas U-23 malah kejebolan lebih dahulu. Pemain Lebanon,Hasan Maatouk sukses menjebol gawang Indonesia melalui kombinasi di sayap kiri pertahanan Indonesia sebelum memperdaya kiper timnas U-23, Ronny Tri.

Boaz Solossa kala itu nyaris membuat timnas menyamakan kedudukan. Melalui kerja sama dengan Cornelius melalui umpan pendek, penyelesaian akhir Boaz masih mengarah ke kiper.

Gol penyama kedudukan Timnas U-23 akhirnya datang menit ke-60. Berawal dari tendangan keras Atep Rizal membentur kepala bek Lebanon. Bola itulantas dicuri oleh Jajang Mulyana yang lantas melepaskan tembakan menyusur tanah.

Sayangnya dua menit kemudian Indonesia kembali lengah dan berakibat gol kedua Lebanon. Tendangan penjuru di sebelah kiri gawang dituntaskan dengan baik oleh Husein Amine. Hasil itu pun bertahan hingga peluit panjang. Kekalahan 1-2 dari Lebanon itu sekaligus merusak momen comeback Boaz ke Timnas U-23 Indonesia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Penampilan Adam Alis Bikin Shin Tae-yong Terkesima

Penampilan Adam Alis Bikin Shin Tae-yong Terkesima 80

Football5Star.com, Indonesia – Penampilan Adam Alis yang mengawal lini tengah Timnas U-23 Indonesia bikin pelatih Shin Tae-yong terkesima. Bahkan Shin meminta pemain Timnas U-23 lainnya belajar dari Adam.

Adam Alis memang tak mencetak gol saat Timnas U-23 Indonesia menang 2-0 atas Tira-Persikabo dan 3-1 kala menghadapi Bali United. Namun, gelandang milik Bhayangkara Solo FC itu tampil begitu impresif.

Tak ayal, Shin selalu memberikan kepercayaan kepada Adam dalam dua pertandingan uji coba Timnas U-23. Pelatih asal Korea Selatan itu ingin para pemain Timnas U-23 Indonesia lain bisa mencontoh Adam Alis.

Cara Cerdik Shin Tae-yong Bikin UEA Mati Kutu Saat Lawan Timnas Indonesia Shin Tae-yong: Fisik Pemain Timnas U-23 Indonesia Melempem! Pemain Timnas Indonesia Akui Nikmat Diasuh Shin Tae-yong Shin Tae-yong Ingin Beri Harapan kepada Pemain Muda Indonesia

“Adam memuaskan saya dan pemain lain bisa belajar dari penampilan Adam. Kalau pemain lain bisa seperti adam pasti tim ini akan meningkat juga ke depannya,” ungkap Shin Tae-yong usai lawan Bali United, Minggu (7/3/2021).

Partai melawan Bali United sekaligus mengakhiri TC Timnas U-23. Pasukan Shin Tae-yong lantas dibubarkan sementara dan pemain akan mempersiapkan diri di klubnya masing-masing. Shin punya pesan buat pemainnya. Dia ingin para penggawa Garuda Muda bisa jadi role model buat pemain Indonesia lainnya di klub masing-masing.

“Selama setahun tidak ada liga untuk peforma dan fisik pemain klub Indonesia sangat menurun. TC ini fokus ke fisik jadi pemain bekerja keras dan dua laga ini sangat kerja keras. Apa yang mereka pelajari di dalam timnas ini mereka harus fit dan harus jadi contoh sebagai pemain timnas kepada pemain di klub masing-masing,” tutup Shin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong: Mental dan Fisik Timnas U-23 Tak Bikin Saya Puas!

Shin Tae-yong: Mental dan Fisik Timnas U-23 Tak Bikin Saya Puas! 84

Football5Star.com, Indonesia – Shin Tae-yong ternyata belum puas meski Timnas U-23 Indonesia menang 3-1 atas Bali United, di Stadion Madya, Minggu (7/3/2021). Dia menyebut masih banyak hal yang harus diperbaiki pasukannya, apalagi pemain masih mudah dilewati lawan.

Skuat Garuda sebenarnya sukses meraih dua kemenangan beruntun. Sebelum hajar Bali United, mereka juga menang 2-0 kala meladeni Tira-Persikabo di tempat yang sama, dua hari lalu.

Akan tetapi, Shin Tae-yong nyatanya belum terlalu puas dengan aksi para pemain Timnas U-23 Indonesia. Shin menyebut mental dan fisik pemain Timnas U-23 masih harus digenjot lagi.

Shin Tae-yong: Mental dan Fisik Timnas U-23 INdonesia Tak Bikin Saya Puas!

“Mental dan fisik pemain masih belum bikin saya puas dan juga tidak agresif untuk mempertahankan bola. Mereka terlalu gampang kehilangan bola,” ungkap Shin kepada wartawan usai pertandingan.

“Terkadang pemain Timnas U-23 Indonesia juga gampang dilewati lawan, satu lawan satu juga gampang dilewati, jadi kalau memperbaiki satu demi satu tim ini akan jauh lebih baik dari sekarang,” sambung Shin.

Partai melawan Bali United sekaligus mengakhiri TC Timnas U-23. Pasukan Shin Tae-yong lantas dibubarkan sementara dan pemain akan mempersiapkan diri di klubnya masing-masing. Shin Tae-yong punya pesan buat pemainnya.

“Selama setahun tidak ada liga untuk peforma dan fisik pemain klub Indonesia sangat menurun. TC ini fokus ke fisik jadi pemain bekerja keras dan dua laga ini sangat kerja keras. Apa yang mereka pelajari di dalam timnas ini mereka harus fit dan harus jadi contoh sebagai pemain timnas kepada pemain di klub masing-masing,” tutup Shin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Uji Coba Timnas U-23 Indonesia Jadi Contoh Penerapan Protokol Kesehatan

Uji Coba Timnas U-23 Indonesia Jadi Contoh Penerapan Protokol Kesehatan 88

Football5Star.com, Indonesia – Uji coba Timnas U-23 Indonesia melawan Tira-Persikabo dan Bali United dijadikan contoh penerapan protokol kesehatan. Dua partai uji coba itu terbilang sukses dalam hal penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Pasukan Shin Tae-yong memang menjadi yang perdana menggelar pertandingan di sepak bola Indonesia. Tentu, dalam dua laga tersebut banyak hal yang sangat disiapkan oleh PSSI karena menggelar pertandingan di tengah pandemi Covid-19.

Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, puas dengan penerapan protokol kesehatan di laga uji coba Timnas U-23. Bahkan PSSI, kata dia, sudah menemukan pola dalam menerapkan protokol kesehatan ketat yang bisa dijadikan acuan buat Piala Menpora dan Liga 1 2021.

Shin Tae-yong Kini Mengerti Kualitas Pemain Indonesia Sesungguhnya  Uji Coba Timnas U-23 Indonesia Jadi Contoh 

Penerapan Protokol Kesehatan

“Alhamdulillah kami menemukan pola, di dalam bagaimana, dalam ruang ganti bagaimana, pada saat masuk pemain bagaimana, itu sesuai dengan apa yang sudah kami gariskan dalam protokol kesehatan,” kata Mochamad Iriawan.

“Ada satu catatan di dalam, di protokol kesehatan. Meski mereka semua yang sudah masuk stadion dalam keadaan negatif, tapi tetap dilakukan protokol kesehatan. Seperti air minum, itu sekali minum langsung dibuang ke tempat sampah. Karena tidak boleh seperti dulu, air minumnya bergantian antarpemain,” sambung dia.

Kemudian pada saat masuk lapangan, tambah Iriawan, bangku cadangan untuk pemain Timnas U-23 Indonesia juga diatur. Padahal semua pemain sudah dipastikan negatif Covid-19 setelah pagi hari sebelum bertanding dites Swab.

“Tapi itu protokl kesehatan. Alhamdulillah kami sudah bisa menemukan pola itu. Sehingga Insyaallah pada laga berikutnya kami sudah mempunyai pola-pola yang dilakukan sekarang. Ini catatan sejarah bagi ofisial, panpel, pertama kali mungkin mereka melakukan kegiatan dalam pandemi,” tutup Iriawan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-23 Indonesia vs Bali United: Kali Ini Juara Liga 1 Tak Berkutik

Timnas U-23 Indonesia vs Bali United: Kali Ini Juara Liga 1 Tak Berkutik 92

Football5Star.com, Indonesia – Partai Timnas U-23 Indonesia vs Bali United di Stadion Madya, Senayan, Minggu (7/3/2021) bak pembuktian bagi pasukan Shin Tae-yong. Melawan juara bertahan Liga 1, mereka malah berhasil menang dengan skor 3-1.

Pada awal-awal pertandingan, Timnas U-23 sebenarnya mendapatkan perlawanan sengit dari Bali United. Ilija Spasojevic nyaris menjebol gawang Timnas U-23 usai mendapatkan umpan manis M Rahmat, Namun, gol Spaso dianulir karena offside.

Namun demikian pada menit ke-35, Kushedya Hari Yudho justru bisa membuat Timnas U-23 membuka keunggulan. Umpan manis Osvaldo Haay sukses ditanduk oleh pemain Arema FC itu.

Partai Timnas U-23 Indonesia vs Bali United berakhir 1-0 buat pasukan Shin Tae-yong. Usai jeda, pasukan Garuda mencoba meningkatkan intensitas serangannya.

Koko Ari bikin Timnas U-23 menggandakan kedudukan menit ke-69. Gol berawal dari sundulan Septian Bagaskara yang sempat diadang kiper Bali united. Koko Ari yang berdiri bebas meneruskan bola dengan sundulannya. Bola sempat diadang oleh bek Bali United di garis gawang tapi wasit menyatakan gol itu sah buat Timnas U-23.

Menit ke-75 gantian Osvaldo Haay yang mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan manis Kadek Agung, Osvaldo dengan istimewa menyelesaikannya dengan apik.

Gunawan Dwi Cahyo sebenarnya berhasil membuat Bali United memperkecil kedudukan menit ke-82. Namun, gol Gunawan dianulir lagi karena sudah berada dalam posisi offside.

Semenit berselang, Lerby Eliandry sukses memperkecil kedudukan buat Bali United. Berawal dari kesalahan di lini belakang, Lerby dengan cerdik mencuri bola dan menceploskan bola ke gawang Timnas U-23.

Timnas U-23 Indonesia vs Bali United: Juara Liga 1 Dibantai

Pada penghujung pertandingan, tangkapan tak sempurna Aqil Savik nyaris bikinj Bali United kembali mencetak go. Namun, sambaran Yabes Roni bisa diadang oleh bek Timnas U-23..

Partai Timnas U-23 Indonesia vs Bali United akhirnya bertahan dengan skor 3-1 buat anak asuh Shin Tae-yong. Ini hasil positif buat mereka usai sebelumnya juga menang 2-0 kala melawan Tira-Persikabo.

Susunan Pemain

Timnas U-23 Indonesia (4-4-2): 30-Mochamad Aqil Savik; 33-Koko Ari Araya, 21-Rizky Ridho Ramadhani, 2-Andy Setyo Nugroho, 17-Andik Rendika Rama; 11-Miftahul Hamdi, 8-Hanif Sjahbandi, 6-Evan Dimas Darmono, 20-Osvaldo Haay; 32-Kahar Kalu Muzakkar, 10-Muhammad Rafli.

Pelatih: Shin Tae-yong

Bali United (4-2-3-1): 59-Wawan Hendrawan; 33-Andika Wijaya, 35-Haudi Abdillah, 26-Komang Tri, 24-Ricky Fajrin; 16-Hariono, 14-Fadil Sausu; 77-Muhammad Rahmat, 34-Diego Assis, 77-Fahmi Al-Ayyubi; 9-Ilija Spasojevic.

Pelatih: Stefano Cugurra

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSSI Sempat Khawatir Shin Tae-yong Mundur karena Jengkel

PSSI Sempat Khawatir Shin Tae-yong Mundur karena Jengkel 96

Football5Star.com, Indonesia – Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, mengaku sempat khawatir Shin Tae-yong mundur sebagai pelatih Timnas Indonesia karena kesal. Namun, dia meyakinkan Shin akan bertahan lantaran terikat kontrak dengan PSSI.

Shin, kata Iriawan, memang sempat jengkel karena partai uji coba Timnas U-23 Indonesia sempat dibatalkan beberapa jam sebelum bertanding, Kamis (4/3/2021). Padahal, Shin dan para pemain Timnas U-23 Indonesia sudah menyiapkan segalanya untuk bertempur kontra Tira-Persikabo.

Mochamad Iriawan tak menampik Shin Tae-yong bisa saja mundur dari posisinya sebagai nahkoda Timnas U-23. Namun, Shin akhirnya bertahan karena memang masih terikat kontrak dengan PSSI.

PSSI Sempat Khawatir Shin Tae-yong Mundur karena Jengkel Shin Tae-yong Bereaksi Usai Laga Timnas U-23 Indonesia Dibatalkan

Shin Tae-yong tidak bakal pergi karena ada kontrak (dengan PSSI). Shin Tae-yong sempat kesal karena bagaimana bisa target emas kalau seperti ini,” ungkap Iriawan dalam wawancara virtual, Jumat (5/3/2021).

“Menurutnya ini sudah waktunya jadwal tanding meski ada gim internal. Kesal ya ada, tapi dia sudah bisa mengerti, dan nurut sama saya,” sambung dia.

Timnas U-23 Indonesia sendiri akhirnya melawan Tira Persikabo, Jumat (5/3/2021) dan menang dua gol berkat aksi Kadek Agung dan Muhammad Rafli. Mereka akan kembali bertanding Minggu (7/3/2021), kali ini melawan Bali Unied.

“Selama satu tahun tidak pernah bertanding, ini baru ada pertandingan sama. Banyak sekali kekurangan dalam tim ini, saya ingin kedepannya bisa lebih baik lagi dari pertandingan ini,” ujar Shin usai pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas “Menghilang”, Begini Penjelasan Shin Tae-yong

Evan Dimas "Menghilang", Begini Penjelasan Shin Tae-yong 100

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Shin Tae-yong, buka suara soal tak adanya Evan Dimas saat timnya melawan Tira-Persikabo, Jumat (5/3/2021). Menurutnya, Evan saat ini tengah mengalami cedera.

Dalam pertandingan di Stadion Madya, Senayan, itu, memang ada beberapa nama yang tak diturunkan oleh Shin. Selain Evan Dimas, nama Nadeo Arga Winata yang acap menjadi andalan oleh pelatih Timnas U-23 sebelumnya juga tak ada dalam daftar pemain.

Shin pun mengungkap kalau Evan ternyata mengalami cedera saat sedang berlatih. Sedang, Nadeo sengaja disimpan saat Timnas U-23 Indonesia melawan Bali United, Minggu (7/3/2021).

Shin Tae-yong - Timnas U-19 - Piala Asia U-19 - pssi. org

“Evan Dimas Darmono saat ini sedang menderita cedera. Jadi dia tidak bisa bermain. Nadeo mungkin akan bermain pada laga melawan Bali United,” kata Shin Tae-Yong kepada awak media.

“Pertandingan hari ini adalah tes untuk pemain baru. Ada pemain baru yang layak mendapat kesempatan bermain karena sudah bekerja keras selama latihan,” sambung Shin.

Shin sendiri menyebut akan ada banyak perubahan dalam susunan pemain Timnas U-23 Indonesia saat melawan Bali United. Evan dan Nadeo bisa saja diturunkan dalam partai uji coba kedua Timnas U-23 itu.

“Susunan pemain untuk laga melawan Bali United mungkin akan berbeda. Sebab, saya ingin melakukan tes kepada para semua pemain nantinya. Strategi lawan Bali United mungkin akan sama. Saya ingin para pemain bermain dengan tempo dan intensitas yang tinggi,” tutup Shin Tae-yong.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong Kini Mengerti Kualitas Pemain Indonesia Sesungguhnya

Shin Tae-yong Kini Mengerti Kualitas Pemain Indonesia Sesungguhnya 104

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Shin Tae-yong jadi mengerti kualitas pemain Indonesia sesungguhnya. Hal itu setelah Timnas U-23 Indonesia menang 2-0 atas Tira-Persikabo di Stadion Madya, Senayan, Jumat (5/3/2021).

Shin memang sudah setahun menakhodai Timnas Indonesia berbagai usia. Namun, laga melawan Tira-Persikabo merupakan partai uji coba perdananya bersama Timnas U-23. Sebelumnya, Timnas U-23 hanya bertanding dalam gim internal saja.

Usai laga pelatih Timnas U-23 Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan bahwa para pemain sudah menampilkan permainan yang lumayan memuaskan. Namun, Shin menyebut ada beberapa hal yang wajib diperbaiki oleh anak asuhnya. Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Shin.

Shin Tae-yong Bereaksi Usai Laga Timnas U-23 Indonesia Dibatalkan

“Kekurangan ada pada mental dan fisik. Tapi pemain banyak kemauan untuk bisa berubah. Sebenarnya pemain Indonesia kemampuannya sangat baik tapi karena fisik kurang, mental jadi menurun dan tidak bisa menampilkan performa terbaiknya. Jadi sangat kurang untuk itu,” ujar Shin Tae-yong kepada awak media.

Meski demikian, Shin tetap mengapresiasi perjuangan para pemain Timnas U-23 Indonesia. Karena ini merupakan partai perdana mereka yang kompetitif.

“Selama satu tahun tidak pernah bertanding, ini baru ada pertandingan sama. Banyak sekali kekurangan dalam tim ini, saya ingin kedepannya bisa lebih baik lagi dari pertandingan ini,” sambung Shin.

“Saat pemain balik ke klub, mereka harus jaga kondisi dan latihan fisik,” pungkas mantan pelatih Timnas Korsel itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]