Real Madrid Bisa Bikin Eduardo Camavinga Jadi Pemain Hebat

Eduardo Camavinga, Korban Perang Saudara yang Jadi Idola Baru Madrid

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Eduardo Camavinga resmi menjadi pemain anyar Real Madrid di penutupan bursa transfer musim panas ini. Eduardo Camavinga mendapat kontrak 6 tahun di Real Madrid.

“Real Madrid dan Stade Rennais FC telah sepakat untuk transfer pemain Eduardo Camavinga,” tulis pernyataan klub melalui situs resminya seperti dikutip Football5star.com, Kamis (2/9/2021).

Real Madrid Bisa Bikin Eduardo Camavinga Jadi Pemain Hebat

Camavinga merupakan jebolan akademi Rennes. Ia telah bermain bersama tim senior sejak masih berusia 16 tahun. Catatan ini membuatnya sebagai pemain termuda yang mencatatkan debut bersama klub yang berkompetisi di Ligue 1.

Sebelum menimba ilmu di akademi Rennes, Camavinga memiliki perjalanan hidup yang tak mudah. Sebelum pindah ke Prancis pada 2003, ia dan keluarganya tinggal di kamp pengungsi Angola.

Keluarga Camavinga adalah korban perang saudara di Angola. Beruntung ia dan keluarganya bisa keluar dari negara di Afrika tersebut dan tinggal di Fougerse, 50 kilometer dari Rennes.

Eduardo Camavinga, Korban Perang Saudara yang Jadi Idola Baru Madrid

Menariknya, sebelum menekuni sepak bola, Camavinga sempat diminta oleh ibunya untuk fokus pada olahraga judo. Namun, ayahnya, Celestino mulai memperkenalkannya pada sepak bola. Camavinga diajak sang ayah menonton laga sepak bola klub kecil, Drapeau Fougeres.

Eduardo Camavinga Alami Peristiwa Nahas

Pada usia 7 tahun, Camavinga mulai tekun bermain sepak bola. Bakatnya di lapangan hijau mulai menarik perhatian pemandu bakat di Rennes. Pada sebuah turnamen musim panas, bakat Camavinga mulai menarik perhatian Julian Stephan, mantan pelatih Rennes.

Saat tengah merinits karier di akademi Rennes, musibah kembali dialami oleh Camavinga. Usia 11 tahun, ia harus menyaksikan tempat tinggalnya hangus terbakar. Peristiwa ini membuat keluarga Camavinga sangat terpukul.

Real Madrid Bisa Bikin Eduardo Camavinga Jadi Pemain Hebat

“Mereka kehilangan segalanya. Rumah itu menjadi lautan air mata saat habis terbakar,” ucap Nicolas Martinais, mantan pelatih Camavinga.

Meski berada di kondisi menyedihkan karena rumahnya terbakar. Camavinga tetap fokus pada sepak bola.

“Sehari setelahnya, saya tetap pergi ke pelatihan dan sepak bola membantu saya untuk rileks. Itu adalah cara untuk melarikan diri dari semua itu,” ucap Camavinga.

“Saya adalah harapan keluarga. Saya termotivasi untuk membuat keluarga saya bahagia. Saya ingin tetap membuat mereka bahagia,” kata Camavinga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]