Egy Maulana Vikri Lechia Gdansk vs Olimpia Grudziadz 2 - lechia-pl

Kemampuan Egy Maulana Vikri Jauh Meningkat Setelah 3 Tahun di Eropa

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Pemain muda Indonesia, Egy Maulana Vikri, percaya diri menatap kariernya di klub barunya, FK Senica. Dia merasa sudah menjadi pemain yang lebih baik setelah 3 tahun berkarier di Polandia.

Memang, Egy tak sering mendapat jam terbang selama bermain di Polandia bersama Lechia Gdansk. Pelatihnya kala itu, Piotr Stokowiec, hanya memberinya kesempatan bermain dalam 11 laga dengan total 132 menit selama tiga tahun itu.

Lechia Gdansk vs Wisla Plock Egy Maulana Vikri - lechia-pl
Lechia.pl

Tak mendapat banyak kesempatan, Egy akhirnya dilepas oleh Lechia pada tahun ini. Alih-alih kembali ke tanah air, jebolan SKO Ragunan tersebut bersikeras tetap meniti karier di Eropa. Dia memutuskan hijrah ke Slovakia untuk membela FK Senica.

Bermodal pengalaman dan ilmu yang didapatnya di Lechia, Egy berharap peruntungannya akan lebih baik di negara yang baru. Apalagi, saat ini dirinya mengaku sudah memiliki kemampuan yang jauh lebih baik ketimbang saat pertama kali datang ke Eropa pada 2018.

“Aku sekarang lebih baik dalam hal fisik dan taktik. Pada awalnya (gabung ke Lechia) aku sangat kecil dan tak siap menghadapi kompetisi di sana. Tapi sekarang aku siap dan tahu bagaimana bermain, menerapkan taktik, serta mengandalkan fisik. Jadi, aku sekarang sudah lebih percaya diri,” bilang Egy, dikutip Football5star dari Youtube Lechia.net.

Egy Maulana Vikri Lechia gdansk - instagram @egymaulanavikri
instagram @egymaulanavikri

Egy Maulana Vikri Bersyukur Belajar Banyak Hal di Lechia Gdansk

Perjalanan awal Egy dalam meniti karier di Eropa memang tak mudah. Dia butuh waktu untuk beradaptasi dengan ekspektasi mendapat kesempatan lebih dari klub. Namun, kendati harapannya tak berjalan mulus, dia tetap bersyukur karena banyak pelajaran yang dipetik.

“Aku senang saat gabung ke Lechia karena itu langkah pertamaku di Eropa. Aku punya harapan bisa sukses di Eropa, menjadi pemain besar di Eropa. Jadi, aku memulainya bersama Lechia,” ucap Egy.

“Ketika pertama datang ke Poandia, aku merasa harus mengubah mindset bahwa sekarang aku di Eropa, bukan di Indonesia. Setelahnya aku coba mempelajari gaya sepak bola Eropa. Aku coba memahami bagaimana mereka bermain, taktik, cara mengelola segala hal, Banyak hal yang tak kudapat di Indonesia, jadi aku terus belajar bagaimana sepak bola di Eropa,” lanjutnya.

Egy Maulana Curhat kepada FK Senica Acap Dicampakkan Lechia Gdansk Pemain Lechia Gdansk: Sebenarnya, Egy Maulana Vikri Pesepak Bola Cerdas
FK Senica

Kini, harapan baru mulai dirajut Egy Maulana Vikri bersama klub barunya, FK Senica. Dia janji akan bekerja keras untuk bisa mendapat lebih banyak jam terbang dibanding semasa di Lechia.

“Aku sedih ketika lebih sering bermain untuk tim kedua Lechia. Tapi, aku berjuang untuk membuktikan diri di Eropa. Aku ingin sukses. Sulit rasanya ketika aku sebagai pemain muda hanya bermain pada babak kedua dengan tuntutan menjadi game changer. Semoga di klub baru aku mendapat lebih banyak jam terbang,” bilang Egy memungkasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]