Posisinya Terancam, Kim Gil-sik Tak Kambing Hitamkan Asnawi Mangkualam

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Kesalahan yang dibuat Asnawi Mangkualam menjadi pemicu Ansan Greeners kebobolan penalti dari Busan iPark, Minggu (12/9). Meski begitu, pelatih Ansan, Kim Gil-sik, enggan menyalahkan Asnawi.

Bermain sebagai bek kanan, Asnawi sebenarnya tampil cukup baik sepanjang babak pertama. Akan tetapi, sebuah kesalahan pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-49, menghadirkan malapetaka.

Asnawi Mangkualam, Ansan Greeners vs Busan iPark 1 - KLeague
KLeague

Akselerasi pemain Busan dari sisi kanan pertahanan Ansan memaksa Asnawi melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Pelanggaran tersebut membuat wasit menunjuk titik putih.

An Byong-jun yang maju sebagai eksekutor sukses membuk keunggulan Busan setelah bola sepakannya mengecoh kiper Lee Hee-seong. Ansan terpaksa ketinggalan 0-1 dari tamunya.

“Sepertinya ada masalah komunikasi dengan Yeon Je-min ketika insiden pelanggaran yang menyebabkan penalti. Tapi, saya tak merasa dia (Asnawi) terlibat secara langsung. Asnawi dalam posisi tidak stabil, jadi ada bagian yang berbahaya. Namun, saya rasa kami seharusnya bisa mengantisipasi lebih baik,” bilang Kim Gil-sik, dikutip Football5star dari media Korea Selatan.

Asnawi Mangkualam, Ansan Greeners vs Busan iPark - KLeague
KLeague

Asnawi Mangkualam Alami Cedera Hamstring

Nasib nahas Asnawi belum berakhir. Laga berjalan satu jam, pemain asal Makassar tersebut mengalami cedera hamstring hingga terpaksa ditarik keluar. Posisinya digantikan Kim Jin-rae.

“Dia mengalami cedera di bagian hamstring dan harus dicek lebih dahulu kondisinya,” sebut Gil-sik soal keputusannya menarik Asnawi.

Beruntung bagi Ansan, kesalahan yang diperbuat Asnawi Mangkualam bisa dibayar tuntas dengan mencetak gol peyeimbang pada menit ke-75. Gol Lee Sang-min lahir berkat umpan Anderson Canhoto, yang sekaligus menjadi penuntas laga dengan skor 1-1.

Lee Sang-min, Ansan Greeners vs Busan iPark, Asnawi Mangkualam - KLeague
KLeague

Hasil imbang tersebut membuat Ansan belum bisa keluar dari rentetan hasil minor. Kini, mereka sudah melewati 9 pertandingan tanpa pernah meraih kemenangan. Situasi itu membuat Gil-sik dilanda kegelisahan.

“Saya menjadi orang pertama yang harus bertanggung jawab. Saya mencoba mendiskusikan bersama klub karena saya merasa memikul tanggung jawab atas 9 pertandingan tanpa kemenangan ini. Para pemain sudah berusaha keras, dan saya yang bertanggung jawab atas hasil akhirnya,” ucapnya memungkasi.

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More