Mattia Perin menilai Cristiano Ronaldo tidak arogan seperti dicitrakan banyak pihak.

Mattia Perin Tak Menyesal Pernah Disia-Siakan Juventus

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Mattia Perin sempat digadang-gadang sebagai kiper masa depan Italia. Tapi ia selalu berada di bawah bayang-bayang Gianluigi Buffon.

Memperkuat Genoa selama delapan tahun, Mattia Perin mampu menembus skuat Italia sejak 2014. Tapi dia hanya jadi deputi Gianluigi Buffon.

Di tingkat klub, prestasinya tidak lebih baik. Pindah ke Juventus 2018 lalu dengan harapan jadi pilihan nomor satu untuk menggantikan Buffon yang hengkang ke Paris Saint-Germain, dia kembali menuai kegagalan.

mattia perin pianetagenoa1893
pianetagenoa1893.it

Karena disaat bersamaan Juve memiliki Wojciech Szcesny. Kepindahannya ke Turin berakhir sia-sia setelah pelatih lebih memilih Szcesny sebagai kiper utama. Walau begitu, Perin tidak menyesal. Ia mengaku belajar banyak selama berkostum hitam-putih.

“Saya tidak menyesal pindah ke Juventus seperti yang mungkin dipikirkan beberapa orang. Saya belajar banyak di sana. Hampir semuanya. Itu mentalitas luar biasa dari seluruh lingkungan yang Anda pelajari. Keberhasilan mereka bukanlah sebuah kebetulan,” kata Perin kepada Juve Passion, Kamis (4/2/2021).

“Ada banyak sekali pekerjaan sebelum dan sesudah berlatih oleh semua orang yang terlibat. Mentalitas dan organisasi yang dibangun di klub sungguh luar biasa,” ia menambahkan.

Satu setengah musim memperkuat Si Nyonya Tua, kiper berusia 28 tahun hanya bermain sembilan kali. Situasi yang tak kunjung membaik akhirnya membuat ia memutuskan kembali ke Genoa sebagai pemain pinjaman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]