Miliki Rekor Buruk Lawan Man City, Mauricio Pochettino Tak Gentar

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Mauricio Pochettino, pelatih Paris Saint Germain (PSG) mengaku tak gentar meski anak asuhnya berada satu grup dengan juara Liga Inggris 2020-21, Manchester City di Liga Champions. Menurut Mauricio Pochettino, laga melawan Manchester City selalu istimewa bagi dirinya.

“Pertandingan ini akan istimewa karena mereka adalah salah satu tim tebraik di Eropa,” kata Mauricio Pochettino seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi PSG, Jumat (27/8/2021).

Mauricio Pochettino Tak Gentar Hadapi Manchester City

“Manchester City selalu berada di tahap akhir kompetisi ini, sama seperti kami. Tapi kami juga tahu bahwa RB Leipzig dan Brugge ingin melakukan yang terbaik, kami tahu itu. Dan pertandingan di grup ini akan sulit,” tambah pelatih asal Argentina itu.

Menurut Pochettino, target PSG di babak fase grup ialah menjadi juara dan memenangkan semua pertandingan. Target ini menurut Pochettino sangat mungkin bisa diwujudkan oleh Lionel Messi dkk.

Mauricio Pochettino Tak Gentar Hadapi Manchester City

“Penting untuk finis pertama di grup ini. Kami ingin memenangkan semua pertandingan. Itu adalah tujuan utama kami sekarang. Kami ingin mencapai tujuan ini, itu akan sulit, tetapi itulah yang harus kami lakukan,”

Mauricio Pochettino vs Manchester City

Sebelum menjadi pelatih PSG, Mauricio Pochettino berkarier di Liga Inggris selama 9 tahun. Dua klub yang dilatih Pochettino di Liga Inggris, Southampton dan Tottenham Hotspur.

Dikutip dari data Transfermarkt, Mauricio Pochettino telah 18 kali bersua Manchester City. Dari 18 pertemuan tersebut, pelatih 49 tahun itu memiliki rekor cukup buruk.

Mauricio Pochettino Tak Gentar Hadapi Manchester City

Pochettino hanya mampu meraih 5 kemenangan atas City, sisanya 3 kali imbang dan 10 kali ia merasakan kekalahan. Manchester City jadi klub terbanyak yang dihadapi Pochettino selama kariernya di Eropa.

Menariknya, di laga pertamanya melawan City, Pochettino justru meraih kemenangan. Pada 9 Februari 2013 saat masih melatih Soton, ia mampu meraih kemenangan 3-1 atas City.

Data juga mengungakpkan bahwa selalu tercipta lebih dari 2 gol di pertemuan Pochettino melawan Manchester City. Tiga kali misalnya anak asuh Pochettino kalah 1-4 dari City dan hanya satu kali Pochettino berhasi membawa anak asuhnya menang 4-1 dari City.

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More