Mikel Arteta Sulit Jika Anda Memiliki 9 Pemain Absen

Mikel Arteta: Sulit Jika Anda Memiliki 9 Pemain Absen

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menjelaskan performa buruk timnya dalam dua laga pertama Premier League. Arteta beralasan bahwa dirinya tidak mampu berbuat banyak dengan banyaknya pemain yang absen.

Arsenal kalah melawan Chelsea 2-0, (23/8/21) setelah sebelumnya kalah melawan Brentford dengan skor yang sama pada pekan pertama. Ini pertama kalinya dalam sejarah Arsenal mereka kalah di dua laga pertama liga sekaligus tak bisa mencetak gol.

Mikel Arteta Sulit Jika Anda Memiliki 9 Pemain Absen (Fox Sports)

Arteta beralasan bahwa banyaknya pemain yang absen membuat dirinya kesulitan. Seperti yang diketahui beberapa pemain memang terkena cedera seperti Thomas Partey, atau pun positif Covid-19 seperti Ben White.

“Sulit ketika Anda kehilangan sembilan pemain besar. Itu adalah alasan besar untuk ini,” ucap Arteta seperti dikutip Football5Star.com dari Mirror.

Dia melanjutkan, “Saya tidak suka mengasihani diri sendiri, ini adalah situasi yang kami lewatkan. Saya pikir semua orang dapat melihat saat ini kami tidak memiliki skuat yang kami inginkan dan tampaknya semakin sulit dari hari ke hari.”

“Para pemain muda ini memberikan yang terbaik, ini adalah pertama atau kedua kalinya mereka bermain di Premier League dan mereka bermain melawan lawan tim papan atas.”

Mikel Arteta Memaklumi Sorakan Para Fans

Mikel Arteta Sulit Jika Anda Memiliki 9 Pemain Absen
VNExplorer

Fans yang datang ke stadion terlihat menyoraki para pemain setelah peluit babak pertama dan peluit akhir laga. Arteta mengatakan bahwa fans mendukung para pemainnya sejak awal, namun mereka frustasi pada akhir babak pertama dan babak kedua.

“Saya melihat banyak kegembiraan dari mereka (fans) di awal. Mereka benar-benar mencoba untuk mendorong tim,” kata pelatih asal Spanyol itu.

Dia melanjutkan, “Ketika Anda tertinggal 2-0 di babak pertama, tidak ada yang senang. Kami membodohi diri sendiri jika kani berpikir demikian.”

“Tetapi di babak kedua mereka berada di belakang para pemain. Bahkan para pemain mengatakan bahwa mereka merasakannya. Namun pada akhirnya fans kecewa.”

“Kita semua ingin semuanya berada di momen yang berbeda sekarang, tetapi konteks yang kita hadapi sangat sulit. Sekali lagi kami membutuhkan mereka lebih dari sebelumnya sekarang.”