Neymar Disebut Lebih Buruk dari Pemain Amatir

Neymar Disebut Lebih Buruk dari Pemain Amatir

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Neymar mendapat kritik pedas dari mantan kiper Lyon, Pascal Olmeta. Menurut Olmeta, kondisi fisik Neymar sangat buruk setelah menikmati masa liburan.

Pemain Brasil itu memang tampil buruk saat PSG melawan Reims di Stadion Auguste-Delaune pada akhir pekan lalu. Ia pun ditarik keluar oleh Mauricio Pochettino dan digantikan Lionel Messi.

Neymar Disebut Lebih Buruk dari Pemain Amatir
RMC Sport

Menurut Olmeta seperti dikutip Football5star.com dari RMC Sport, Selasa (31/8/2021), eks pemain Barcelona itu di laga melawan Reims hanya berlari-lari kecil, tanpa kecepatan dan tak berpengaruh pada permainan PSG.

“Harusnya Anda bisa menjadi contoh teladan bagi pemain lain. Cukup. Hal itu tidak normal,” kata Olmeta.

Mantan kiper Lyon itu bahkan menyebut bahwa pemain PSG itu kalah dengan pemain amatir yang langsung bersiap ketika selesai menjalani liburan.

Neymar Disebut Lebih Buruk dari Pemain Amatir
RMC Sport

“Bahkan pemain amatir pun, ketika mereka kembali dari liburan, mereka siap untuk menyerang di pertandingan. Tapi sekarang siapa yang bercanda dengan kondisi seperti itu? Dari pemain terbak dunia,”

“Anda tidak bisa membuat orang membicarakan keburukan Anda. Jangan bilang dia berada di kondisi baik. Dia seperti anak babi kecil yang berlari kesana kemari,”

Neymar dan Gaya Hidup

Ini bukan kali pertama Neymar mendapat kritikan soal gaya hidupnya sejak pindah ke PSG. Beberapa kali, pemain 29 tahun tersebut dianggap abai dan lalai untuk menjaga kebugaran tubuhnya.

Neymar Disebut Lebih Buruk dari Pemain Amatir_
RMC Sport

Menurut Olmeta, hal seperti itu harusnya menjadi tanggung jawab pelatih. Pochettino menurut Olmelta memang harus memberi teguran keras terkait hal tersebut.

“Jika saya pelatihnya, saya tidak tahu apakah saya berhak berbicara dengannya atau apa membiarkan kondisi itu terus terjadi,”

“Jika saya kaptennya, saya akan menariknya dan mengucapkan dua kata patah kepadanya untuk bisa berubah. Anda tidak dapat mengandalkan pemain yang kesulitan untuk bergerak,” tutup Olmeta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]