PSMS Medan Kasih Syarat buat Rizky Billar dan Putra Siregar

PSMS Medan Sebut Persis Solo Bikin Harga Pemain Naik

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSMS Medan mengaku aksi Persis Solo yang belanja banyak jelang Liga 2 2021 membuat harga pemain naik. Mereka pun mengaku tak takut karena pemain bintang tak selalu jadi jaminan kesuksesan.

Memang, Persis Solo tak ditampik belanja pemain hingga membentuk skuat impian buat Liga 2. Sejumlah nama beken sukses direkrut, mulai dari Assanur Rijal, Alberto Goncalves, Sandi Sute, hingga yang teranyar, Yussa Nugraha. Hal itu dikomentari oleh pihak PSMS.

Manajemen PSMS mengakui kalau aksi Persis itu membuat harga pemain naik drastis. Namun, tim berjuluk Ayam Kinantan itu sama sekali tak ciut nyali. PSMS Medan justru kian semangat menatap musim baru.

Fakhri Husaini Ditunjuk Sebagai Pelatih PSMS Medan? PSMS Medan: Kami Bayar Gaji 60 Persen ke Pemain Sejak Agustus! Football5Star.com, Indonesia - PSMS Medan mengaku kalau sudah sejak Agustus hingga saat ini selalu membayar gaji pemain sebesar 60 persen. Hal itu merupakan salah satu komitmen mereka untuk menatap kompetisi meski kini tak jelas. Seperti diketahui, PSSI sebenarnya membolehkan klub membayar gaji pemain sebesar 25 persen kepada pemain sampai Agustus. Lalu sebulan sebelum kompetisi yang awalnya direncanakan dihelat Oktober, klub harus membayarkan gaji minimal 50 sampai 60 persen. Hal itu yang diterapkan oleh PSMS Medan. Mereka ingin pemainnya bisa fokus dan bekerja keras dalam latihan karena gajinya sudah sesuai dengan instruksi PSSI, bahkan lebih besar. "Wah kami itu sejak Agustus lalu September ini kami bayar gaji selalu 60 persen, itu kami selalu taati agar pemain juga nyaman di sini," ungkap Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja, saat dihubungi Football5Star. Meski diakui oleh Julius Raja, PSMS sebenarnya mengalami kerugian akibat belum jelasnya nasib kompetisi. Penundaan Liga 1 dan Liga 2 yang harusnya digelar Oktober ini, jelas bikin pengeluaran mereka akan membengkak. "Ya jelas rugi. Gak setimpal, dapat 150 juta sebulan, ini molor satu bulan, ruginya 600 juta, karena biaya 750 juta (per bulan). Sementara dapat subsidi segitu, sisanya nombok lah. PSSI LIB saja kasian, ini sudah main di tingkat tinggi. Kita berdoa saja supaya sepak bola Indonesia lebih baik," tutup dia.
Dok Pribadi

“Pemain dengan adanya Persis Solo ini menaikan harga pemain. Semua larinya ke Persis, Rans Cilegon dan Dewa United ini,” ungkap Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja, kepada awak media di Jakarta.

“Hal itu boleh2 saja. Itu kan persaingan, kita enggak membatasi. Walaupun semua pemain bintang tapi gak solid buat apa?” sambung Julius.

Saat ini, PSMS sendiri sedang bergerak mencoba cari pemain bintang untuk Liga 2. Bahkan, Julius membeberkan ada striker naturalisasi yang dalam waktu dekat akan bergabung dengan PSMS Medan.

“Striker naturalisasi atau stopper yang bagus-bagus saja. Ada harapan kalau nanti sudah dikomunikasi nanti bakal tahu,” pungkas dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]