Luuk de Jong membungkam para fan timnas Belanda dengan mencetak gol dalam tiga laga beruntun pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Samai Jejak Arjen Robben, Luuk de Jong Bungkam Fan Timnas Belanda

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kenapa harus Luuk de Jong? Kenapa Bukan Wout Weghorst? Weghorst lebih baik dari De Jong! Itulah kegaduhan yang terjadi di antara para fan timnas Belanda setelah Frank de Boer mengumumkan skuat untuk tiga laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

De Jong tak banyak cakap menyikapi keraguan para fan tersebut. Dia hanya memberikan jawaban nyata dan tuntas di lapangan hijau. Tiga kali main, tiga kali pula dia mencetak gol bagi Belanda. Dia tak absen membobol gawang Turki, Latvia, dan Gibraltar.

Patut dicatat, saat melawan Turki, De Jong berstatus pemain pengganti. Dia baru dimasukkan De Boer saat pertandingan bersisa 28 menit dengan menggantikan Marten de Roon. Saat itu, Belanda tertingga 0-3. Striker berumur 30 tahun itu membuat kedudukan jadi 2-3 berkat golnya pada menit ke-77.

Para fan Belanda yang meragukan De Jong kini hanya bisa bungkam. Bukan apa-apa, mencetak gol dalam tiga laga bersama timnas Belanda bukan hal mudah. Sebelum striker Sevilla itu, Arjen Robben yang melakukannya pada 2017.

Robben tak henti mencetak gol dalam tiga laga beruntun Belanda pada Kualifikasi Piala Dunia 2018. Dia membobol gawang Bulgaria, Belarus, dan Swedia. Lawan terakhir bahkan dua kali dijebol pemain yang kini memperkuat FC Groningen tersebut.

De Jong Selalu Puaskan De Boer

Luuk de Jong dinilai Frank de Boer tak pernah mengecewakan di timnas Belanda.
Getty Images

Aksi apik Luuk de Jong yang menyamai jejak Arjen Robben adalah jawaban tersendiri atas kepercayaan yang diberikan Frank de Boer. Saat perdebatan De Jong vs Weghorst merebak, De Boer memang sosok yang paling sibuk memberikan penjelasan.

Salah satu jawaban yang diberikan De Boer soal putusan memilih di antara dua striker itu sangat tegas. “Saya harus akui bahwa sejauh ini, itulah putusan paling sulit yang harus saya buat. Pada akhirnya, saya pilih Luuk karena dia tak pernah mengecewakan saya,” kata sang bondscoach seperti dikutip Football5Star.com dari Nederlandse Omroep Stichting.

Itu seperti omong kosong. Pasalnya, De Jong sebetulnya tidaklah impresif. Sebelum laga lawan Turki, dia tak mencetak gol dalam 11 laga beruntun bersama timnas Belanda. Di antaranya tentu saja pada laga-laga awal De Boer sebagai bondscoach.

Akan tetapi, kata-kata bernada kepercayaan dari Frank de Boer itu rupanya jadi tonik tersendiri bagi Luuk de Jong. Tiga kali main, tiga kali pula dia mencetak gol. Sebuah jawaban tuntas bagi para fan timnas Belanda yang sempat meragukannya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]