Italia Wajib Waspada Hadapi Turki sebagai Tim Termuda di EURO 2020

Semangat Muda Turki di EURO 2020 Bisa Bikin Repot Italia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Partai pertama EURO 2020 akan berlangsung pada 11 Juni 2021 di Stadion Olimpico antara Italia vs Turki. Di atas kertas, anak asuh Roberto Mancini mungkin lebih diunggulkan. Namun Italia wajib ekstra waspada dengan Turki yang menyandang sebagai tim termuda di EURO 2020.

Dikutip Football5star.com dari laman resmi UEFA, Rabu (9/6/2021), pemain tertua yang dibawa Senol Gunes ke EURO 2020 ialah Burak Yilmaz. Striker Lille ini berusia 35 tahun. Yilmaz sendiri menjadi salah satu tumpuan Turki di lini depan.

Peta Persaingan Grup A EURO 2020: Siapa Temani Italia?
Getty Images

Yilmaz menjadi pemain kedua dengan catatan gol terbanyak untuk Turki sepanjang masa. Yilmaz akan jadi pemain berpengalaman di antara skuat muda Turki. Tim berjuluk The Crescent-Stars tersebut rataan pemainnya berumur 25.0, lebih muda dari Inggris dengan rataan umur pemainnya, 25.3 tahun.

Turki di EURO 2020 diprediksi akan menggunakan formasi 4-2-3-1 yang bermetamorfosis menjadi 4-4-2 klasik di saat bertahan. Pelatih Senol Gunes juga beberapa kali di laga uji coba memainkan formasi 3-4-3 untuk memperkuat lini belakangnya.

Di 26 pemain Turki yang akan bertanding di EURO 2020 terdapat dua pemain yang merumput di Serie A Italia, Merih Demiral di Juventus dan Hakan Çalhanoğlu bersama AC Milan. Untuk nama terakhir, menurut jurnalis Görkem Kırgız bisa menjadi kartu AS saat melawan Italia di Olimpico.

Hakan Çalhanoğlu bersama AC Milan di musim ini torehkan 4 gol dan 10 assist yang membuatnya jadi salah satu pemain andalan Stefano Pioli.

“Dengan teknik yang hebat, kemampuan menembak dari jarak jauh dan keahlian knuckleball, pemain 27 tahun ini bisa jadi playmaker yang berbahaya untuk lini belakang Italia,”

Skuat Turki di EURO 2020:

Kiper: Altay Bayındır (Fenerbahçe), Mert Günok (İstanbul Başakşehir), Uğurcan Çakır (Trabzonspor)

Pemain bertahan: Mehmet Zeki Çelik (LOSC), Çağlar Söyüncü (Leicester City), Kaan Ayhan (Sassuolo), Merih Demiral (Juventus), Mert Müldür (Sassuolo), Ozan Muhammed Kabak (Schalke), Rıdvan Yılmaz (Beşiktaş), Cengiz Umut Meraş (Le Havre)

Pemain tengah: Yusuf Yazıcı (LOSC), Dorukhan Toköz (Beşiktaş), İrfan Can Kahveci (Fenerbahçe), Okay Yokuşlu (Celta Vigo), Orkun Kökçü (Feyenoord), Ozan Tufan (Fenerbahçe), Taylan Antalyalı (Galatasaray), Hakan Çalhanoğlu (AC Milan)

Pemain depan: Burak Yılmaz (LOSC), Cengiz Ünder (Roma), Enes Ünal (Getafe), Abdülkadir Ömür (Trabzonspor), Muhammed Kerem Aktürkoğlu (Galatasaray), Halil İbrahim Dervişoğlu (Brentford), Kenan Karaman (Fortuna Düsseldorf)

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]