Pemain-Pemain West Ham United Ada di Belakang Slaven Bilic

Football5star.com, Indonesia — West Ham United dikabarkan akan mengganti Slaven Bilic dari kursi pelatih. Para pemain The Hammers memberikan dukungan untuk manajer asal Kroasia itu.

West Ham sudah puasa kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Mereka menelan tiga kekalahan dan menua hasil imbang.

Imbasnya, West Ham kini ada di posisi 12 klasemen dengan koleksi 33 angka. Penampilan itu sudah membut petinggi klub gerah. Mereka dikabarkan berencana menyudahi kerja sama dengan Bilic.

Calon penggantinya pun sudah dipersiapkan. Manajer Reading yang juga eks pemain Manchester United, Jaap Stam, menjadi orangnya.

Bek West Ham, Aaron Cresswell, menyebutkan bahwa seluruh pemain tim asal London itu memberikan dukungan untuk Bilic dan berniat unuk bangkit.

“Jika anda bertanya pada pemain lain, mereka akan berjata sama, kami semua berada di belakangnya dan sangat mendukung dia. Semoga kami bisa membalikkan itu semua dan bisa mengambil semua tekanan itu,” kata Cresswell seperti dilansir oleh Sky Sports.

“Dia sangat positif dan bersemangat mengenai pekerjaannya. Dia memenuhi ruang dan ingin bertahan dalam suasana hati yang positif, sebagai pemain itulah yang kami inginkan.”

“Tak ada poin menjadi negatif mengenai kekalahan yang kami alami,” imbuh pemain 27 tahun itu.

Berita Bola: Bek West Ham Patah Hati Karena Liverpool

Bek kiri West Ham United, Aaron Cresswell, menceritakan pengalaman pahitnya dengan Liverpool.

Cresswell pernah mendapat kesempatan bermain dengan tim akademi Liverpool. Nahasnya, The Reds memutuskan untuk melepas Cresswell saat usianya masih 15 tahun.

Kontrak profesional akhirnya diperoleh Cresswell bersama Tranmere Rovers. Dia melakoni debutnya bersama tim utama pada 2008 silam.

Setelah empat tahun memperkuat Tranmere, Cresswell hijrah ke Ipswich Town. Dia kini menjadi pilihan utama di sektor bek kiri West Ham yang merekrutnya pada dua musim lalu.

“Aku merasa hancur. Sebagai anak-anak, bermain untuk Liverpool adalah hal terbaik. Itu hasil usahaku selama dua tahun dan sangat menikmatinya,” kata Cresswell, seperti dilansir The Telegraph.

“Itu bukan mengenai atau pikiran bahwa aku akan gagal. Itu mengenai bermain untuk klub yang kudukung,” lanjut pemain berusia 26 tahun tersebut.

“Ayahku mengatakan bahwa itu bukan akhir dari segalanya dan aku harus kembali dengan teman-temanku. Bermain dengan senyuman di wajah dan menikmatinya. Itu yang yang aku lakukan. Aku kembali ke teman-temanku,” ujar Cresswell.

Cresswell berpeluang mencatatkan debut internasional. Dia dipanggil pelatih Inggris, Gareth Southgate, untuk menghadapi Skotlandia dan Spanyol.

Betah Di London, Payet Diyakini Takkan Tinggalkan West Ham

Bersama West Ham United musim ini, Dimitri Payet menunjukkan penampilan yang amat baik. Dia yang dimininati beberapa klub top diyakini akan bertahan di The Hammers.

Payet menjadi pemain reguler bersama West Ham musim ini. Dia tampil sebanyak 38 kali di semua ajang, dengan sumbangan 12 gol dan 15 assist.

Salah satu keahliannya adalah mengeksekusi dengan tendangan bebas. Selain itu, Payet dikenal piawai memberi umpan atau memberikan umpan matang untuk rekan-rekannya.

Salah satu buktinya adalah laga melawan West Ham melawan Manchester United. Gol penyeimbang yang dikemas oleh Michail Antonio merupakan bola hasil umpan Payet. The Hammers akhirnya memenangi laga itu dengan skor 3-2.

Penampilan apik itu berbuah panggilan ke tim nasional Prancis untuk Payet. Dia dipanggil di laga uji coba Les Bleus pada bulan Maret lalu.

Dengan penampilan apik itu, Payet pun dikabarkan diminati oleh dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona. Soal masa depan Payet, bek West Ham, Aaron Cresswell memberikan penjelasan.

“Jika Anda bertanya pada Dimi, saya yakin dia akan mengatakan bahwa dia baru berada di sini selama semusim dan saya tak berpikir dia akan pergi,” kata Cresswell di Daily Mail.

“Tak ada alasan untuk pergi. Dia suka berada di sisi, para fans menyukai dia dan itu sempurna. Dan kami bekerja dangan baik serta pindah ke stadion baru. Saya tahu dia suka berada di sini dan akan bertahan,” imbuhnya.

Pindah Stadion Bikin Payet Berat Berpaling dari West Ham

Gelandang Prancis, Dimitri Payet, santer diisukan bakal hengkang dari West Ham United. Namun, rekan setimnya, Aaron Creswell yakin Payet tak akan pergi.

Memang, Payet sudah menjelma menjadi pemain bintang sejak tampil mengilap bersama West Ham. Melihat performa apiknya tersebut, bukan tidak mungkin tim-tim besar di Eropa tertarik untuk mendatangkannya.

Namun, Cresswell percaya Payet akan tetap berseragam The Hammers. “Jika Anda bertanya pada Payet, saya yakin dia akan berkata baru satu musim berada di sini dan saya tidak berpikir dia akan pergi,” ujar Creswell kepada Daily Mail.

Lebih lanjut Creswell mengatakan, faktor lain yang akan membuat Payet tetap bertahan di West Ham adalah stadion baru. Seperti diketahui, mulai musim depan, The Hammers akan bermarkas di Stadion Olimpiade London dan pindah dari Boleyn Ground.

“Tidak ada alasan bagi Payet untuk hengkang. Dia senang berada di sini, fans pun sangat mencintainya dan itu sangatlah sempura. Kami juga akan pindah ke stadion baru dan saya tahu dia akan menyukainya,” lanjut pemain berposisi bek kiri tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Cresswell juga memuji apa yang dilakukan Payet di musim pertamanya bermain di Premier League. Dia menilai pemain timnas Prancis itu sungguh cepat beradaptasi.

“Payet begitu luar biasa. Terkadang butuh beberapa musim bagi pemain asing untuk beradaptasi dan memelajari bahasa serta budaya di sini. Tapi lihat apa yang sudah dia lakukan musim ini,” pungkas Creswell.

Payet didatangkan West Ham dari Marseille pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang berpaspor Prancis tersebut sudah menciptakan sembilan gol serta 12 assist di Premier League dan berpeluang membawa West Ham finis di zona Eropa.

Carroll Dianggap Pantas Kembali Berkostum Timnas Inggris

Keberhasilan mencetak hat-trick kala West Ham United bermain imbang 3-3 melawan Arsenal, Sabtu (9/4), membuat Andy Carroll dinilai pantas kembali berseragam timnas Inggris. Hal itu diutarakan oleh Manajer West Ham, Slaven Bilic.

Sukses Carroll mencetak tiga gol memang cukup spesial. Apalagi, dua dari tiga gol dicetak memanfaatkan keunggulan tinggi badannya. Sementara, satu gol lain diciptakan dengan cara lebih istimewa, yakni tendangan akrobatik.

Berkat performa apik itu, Carroll dinilai pantas dibawa Manajer Timnas Inggris, Roy Hodgson, ke Piala Eropa 2016 di Prancis. Namun, Bilic menilai tak cuma Carroll yang layak berseragam The Three Lions, ada pula Aaron Cresswell dan Mark Noble.

“Saya mengutarakan opini tentang pemain kami. Mark Noble, Aaron Cresswell, dan Andy Carroll, jelas masuk kategori yang membuat anda berpikir karena tak banyak pemain yang mampu melakukan seperti mereka. Namun, semua tergantung putusan Roy (Hodgson),” ucap Bilic kepada Daily Mail.

Akan tetapi, Bilic pun menyadari problem utama yang menghantui Carroll adalah bukan sekadar inkonsistensi. Mantan striker Newcastle United dan Liverpool tersebut juga beberapa kali bermasalah dengan cedera yang membuatnya acap kali tampil kurang fit.

“Problem utamanya bukan soal konsistensi dalam hal cedera. Seseorang dengan tinggi enam kaki dan bobot yang berat, jelas harus selauu fit. Sekarang, dia fit dan semoga dia akan bisa terus seperti ini sampai akhir musim,” sambung Bilic.

Bek West Ham Didukung Masuk Timnas Inggris

Bek kiri West Ham United, Aaron Cresswell, mendapat dukungan untuk masuk timnas Inggris pada Piala Eropa 2016. Dukungan itu diberikan Kenny Sansom, mantan bek Arsenal.

Musim lalu, Cresswell itu terpilih menjadi pemain terbaik West Ham di musim pertamanya. Bahkan, pemain 26 tahun itu selalu tampil di semua laga The Hammers di Liga Inggris musim lalu. Sayangnya, hingga sekarang Cresswell belum pernah dipanggil oleh manajer timnas Inggris, Roy Hodgson.

Di posisi bek kiri, ada beberapa nama yang lebih diperhitungkan Hodgson. Di antaranya Leighton Baines, Kieran Gibbs, Ryan Bertrand, dan Luke Shaw. Namun, Sansom menilai Cresswell layak diberi kesempatan untuk berseragam The Three Lions, bahkan untuk dibawa ke Euro 2016.

“Saya suka Aaron Cresswell. Dia masih muda dan segalanya tergantung dirinya sebagai pemain. Tentu saja dia pantas bermain untuk West Ham. Namun, dia harus tampil dan menunjukkan lebih baik lagi kepada orang-orang mengenai betapa hebat dirinya,” bilang Sansom dilansir Sky Sports.

“Dia harus memberi sesuatu yang beda. Saat tidak banyak perbedaan, anda harus melakukan sesuatu yang sedikit berbeda dan spesial jika ingin naik tingkat ke sepak bola internasional,” lanjut dia.

“Saya rasa Cresswell punya kemampuan. Jika dia benar-benar mendorong dirinya sendiri dan manajer West Ham memberi kepercayaan diri. Dia punya peluang yang sangat bagus,” tandas Sansom.

Musim ini, Cresswell masih jadi andalan West Ham di sisi kiri pertahanan dan baru absen di satu laga Liga Inggris.