Simon Kjaer Lega AC Milan Akhiri Paceklik Kemenangan di San Siro

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Simon kjaer bangga AC Milan kembali meraih kemenangan di San Siro, Minggu (18/4/2021). Kali ini tiga angka diraih atas Genoa dengan skor 2-1.

Ini jadi kemenangan pertama AC Milan dalam enam laga kandang terakhir. Sebelumnya mereka hanya meraih tiga kali imbang dan menelan tiga kekalahan.

Tak pelak, mengalahkan Genoa 2-1 membuat Simon Kjaer lega. Bahkan menurutnya nilai dari kemenangan ini melebihi tiga poin.

ac milan vs genoa-SerieAFFC
@SerieAFFC

“Hasil ini terhitung lebih dari tiga poin. Tidak normal bagi saya kami bermain tanpa kemenangan kandang dalam enam pertandingan. Kami sedikit menderita di babak kedua dan kami harus mematikan permainan lebih awal,” kata sang bek kepada DAZN, Minggu (18/4/2021).

“Ini satu langkah maju dibandingkan dengan beberapa pertandingan terakhir. Kami terus kebobolan, ada periode lain ketika semuanya berjalan dengan baik,” ia menambahkan.

Terlepas dari tiga poin di San Siro, ada hal lain yang membuat Kjaer sedikit jengkel. Yakni kegagalannya mencetak gol pada menit terakhir. Padahal itu bisa jadi gol perdananya untuk Milan di Serie A musim ini.

“Saya lebih suka mencetak gol. Upaya saya beberapa kali membentur tiang gawang. tapi seperti yang saya katakan sebelumnya, menang adalah hal yang paling penting,” tutup Simon Kjaer.

AC Milan unggul lebih dulu lewat Ante Rebic. Lalu, Genoa sempat menyamakan kedudukan oleh gol Mattia Destro sebelum tiga angka tuan rumah dipastikan gol bunuh diri Gianluca Scamacca.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AC Milan Susah Payah Kalahkan Genoa, Stefano Pioli Kecewa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – AC Milan memang mampu mengalahkan Genoa 2-1 di San Siro, Minggu (18/4/2021) tapi hasil ini tida membuat Stefano Pioli puas sepenuhnya.

Ia sedikit kecewa dengan permainan AC Milan yang membuang banyak peluang. Padahal menurutnya anak asuhnya bisa memastikan kemenangan pada babak pertama.

“Kami tahu ada banyak pertandingan sulit yang akan datang dan ini salah satunya. Kami menyia-nyiakan terlalu banyak peluang dan seharusnya bisa menyegel kemenangan pada babak pertama. kami harusnya tidak menderita seperti ini,” kata Pioli kepada DAZN, Minggu (18/4/2021).

Stefano Pioli Merasa AC Milan Pantas Cetak Gol di Babak Kedua Lawan Inter
milanlive.it

“Rebic lebih berperan sebagai striker pendukung yang bergerak ke arah tengah daripada saya. Dia melakukan itu dengan Leao , Ibrahimovic, atau siapa pun di depan. Dan hari ini dia mencetak gol yang bagus dengan teknik luar biasa,” ia menambahkan.

Kemenangan 2-1 membuat Milan kini kembali memangkas jarak dengan Inter Milan menjadi delapan poin. Tapi sang nakhoda menegaskan bahwa scudetto bukan lagi tujuan mereka.

Menurut eks pelatih Lazio, yang menjadi prioritas I Rossoneri saat ini adalah mengamankan posisi runner up. “Saya pikir kami sudah melepaskan scudetto untuk tiga atau empat pertandingan tyerakhir,” imbuhnya.

“Inter memenangkan terlalu banyak pertandingan dan terlalu jauh untuk ditantang sekarang. Akan luar biasa bagi kami bisa kembali ke Liga Champions dan itulah tujuan kami,” tutup Stefano Pioli.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AC Milan vs Genoa: Gol Bunuh Diri Berbuah 3 Angka I Rossoneri

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – AC Milan terus menempel Inter Milan di puncak klasemen. Terbaru mereka meraih kemenangan 2-1 saat menjamu Genoa, Minggu (18/4/2021).

Bermain di San Siro, AC Milan mendapat perlawanan sengit dari Genoa. Kendati demikian mereka mampu membuka keunggulan pada menit ke-13.

Adalah Ante Rebic yang membuat tuan rumah unggul. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti menghujam jala tim tamu.

ante rebic ac milan vs genoa acmilan
@acmilan

Gol ini membuat laga kian seru. Tim tamu perlahan bangkit dan mulai keluar menyerang. Setelah meraih beberapa peluang, mereka akhirnya mampu menyamakan kedudukan.

Memanfaatkan tendangan sudut Miha Zajc, Mattia Destro membobol jala mantan klubnya. Gol Destro sekaligus menutup babak pertama.

Pada paruh kedua, baik pasukan Stefano Pioli maupun Davide Ballardini tidak mengendurkan intensitas serangan.

I Rossoneri yang lebih menguasai jalannya laga akhirnya mencetak gol kedua. Tendangan sudut Hakan Calhanoglu salah diantisipasi Gianluca Scamacca hingga akhirnya membobol jala sendiri.

Unggul 2-1 tidak membuat Milan bermain bertahan. Sadar dengan ancaman Genoa, mereka tetap bermain menyerang.

Pun demikian dengan tim tamu. Beberapa peluang didapat oleh Andrea Masiello dan Goran Pandev. Tapi tidak ada satu pun yang berbuah gol.

Hingga laga berakhir skor 2-1 untuk tuan rumah tidak berubah. Tambahan tiga poin membuat AC Milan kini mengumpulkan 66 poin di posisi kedua. Sementara Genoa tak beranjak dari urutan ke-14 dengan 32 angka.

Susunan Pemain:

AC Milan (4-2-3-1): 99-Gianluigi Donnarumma; 19-Theo Hernandez, 23-Fikayo Tomori, 24-Simon Kjaer, 20-Pierre Kalulu (Diogo Dalot 62’); 4-Ismael Bennacer (Sandro Tonali 74’), 79-Franck Kessie; 12-Ante Rebic, 10-Hakan Calhanoglu (Rade Krunic 89’), 56-Alexis Saelemaekers (Brahim Diaz 63’); 17-Rafael Leao (Mario Mandzukic 63’)

Pelatih: Stefano Pioli

Genoa (3-5-2): 1-Mattia Perin; 5-Edoardo Goldaniga, 21-Ivan Radovanovic, 55-Andrea Masiello; 29-Francesco Cassata (Goran Pandev 74’), 20-Kevin Strootman (Valon Behrami 83’), 47-Milan Badelj, 16-Miha Zajc, 18-Pablo Ghiglione; 23-Mattia Destro (marko Pjaca 57’), 9-Gianluca Scamacca (Eldro Shomurodov 74’)

Pelatih: Davide Ballardini

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Stefano Pioli: Tidak Ada Alasan, AC Milan Memang Pantas Kalah

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli menilai bahwa kekalahan tim asuhnya pada laga melawan Genoa (8/3/2020) memang pantas. Dia menolak memberi alibi tentang kekalahan timnya.

AC Milan dikalahkan di kandang sendiri oleh Genoa 1-2, gol dari Pandev dan Cassata pada babak pertama sudah cukup untuk membawa pulang tiga poin dari Milan.

Stefano Pioli memberi komentarnya pasca pertandingan.

“Jelas, bermain tanpa penonton bukanlah sepakbola. Ini berlaku untuk semua tim, terlebih untuk tim yang bermain kandang. Tapi walaupun itu, kami punya peluang untuk membuktikan kualitas kami, AC Milan punya kekuatan untuk melewati semua masalah dan bisa memenangkan pertandingan, tapi kami gagal menang, dan itu memang kesalahan kami sendiri.” Ucap Pioli seperti yang dilansir Football5Star.com dari DAZN.

Stefano Pioli Tidak Ada Alasan, AC Milan Memang Pantas Kalah
Reuters

Pioli memberi komentarnya bahwa apa yang terjadi di luar lapangan bukan menjadi alasan kenapa Rossoneri harus kalah.

“Pada saat kami meninggalkan tempat latihan, Parma-SPAL belum memulai pertandingan dan kami tidak tahu akan seperti apa nantinya. Jelas ini tidak menolong sama sekali. Tapi lawan juga mempunyai situasi yang sama, jadi sekali lagi, ini tidak bisa dijadikan sebuah alasan.

Mantan pelatih Fiorentina itu juga memberi pendapat tentang kekacauan pada direksi AC Milan.

“Ya saya tahu (Boban dipecat), saya harus konsentrasi pada pekerjaan saya. Saya tidak khawatir dengan masa depan saya dan tidak tahu apa yang akan terjadi, ini adalah bagian dari pekerjaan. Ini bukan keputusan saya, yang saya hanya bisa lakukan hanyalah bekerja lebih baik dan mencoba selesaikan musim dengan baik. Sisanya bukan urusan saya.” Kata Pioli.

AC Milan saat ini masih berada pada papan tengah klasemen sementara Serie A. Rossoneri berada pada peringkat ke-7 dengan 36 poin dari 26 pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AC Milan vs Genoa: I Rossoneri Menanggung Malu di San Siro

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – AC Milan kembali terjungkal di kandang. Kali ini laju mereka dihentikan tim papan bawah, Genoa. Bermain di San Siro, Minggu (8/3/2020) mereka menelan kekalahan 1-2.

Laga yang nyaris tertunda ini akhirnya berjalan setengah jam lebih lama dari jadwal semula. Walau begitu, hal tersebut tidak mengurangi tensi pertandingan yang sudah berlangsung tinggi sejak wasit meniup peluit.

Akan tetapi, bukan AC Milan yang menggebrak lebih dulu. Justru Genoa yang membuat San Siro makin senyap lewat gol yang dicetak Goran Pandev pada menit ketujuh.

hakan calhanoglu-ac milan vs genoa
@acmilan

Berdiri tanpa kawalan di mulut gawang Asmir Begovic, striker kawakan itu dengan dingin menerima umpan Antonio Sanabria untuk menjadi gol. Unggul cepat membuat Genoa makin percaya diri.

Sementara Milan yang mencoba bangkit beberapa kali meraih peluang emas. Namun, rapatnya pertahanan tim tamu membuat upaya Zlatan Ibrahimovic dan Samu Castellejo berakhir sia-sia.

Justru Genoa yang mampu menggandakan keunggulan. Umpan matang Lasse Schoene berhasil disambut Francesco Cassata lewat tendangan terukurnya.

Babak kedua laga berjalan lebih sengit. Hal ini tak lepas dari upaya I Rossoneri untuk mengejak ketinggalan. Berbagai upaya yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil saat laga memasuki menit ke-77.

Zlatan Ibrahimovic membuka asa tuan rumah lewat sontekannya. Milan langsung mengurung pertahanan lawan setelah memperkecil ketinggalan. Giacomo Bonaventura nyaris menyamakan kedudukan lima menit jelang laga usai. Namun, tendangan kerasnya masih melenceng dari gawang.

Sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, anak asuh Stefano Pioli gagal mencetak gol tambahan.  Kekalahan ini sekaligus menghambat laju mereka ke zona Eropa. Pasalnya AC Milan kini tertahan di urutan ketujuh dengan 36 angka. Sedangkan bagi Genoa kemenangan ini membuat mereka keluar dari zona degradasi dengan 25 poin.

Susunan Pemain:

AC Milan (4-2-3-1): 1-Asmir Begovic; 19-Theo Hernandez, 13-Alessio Romagnoli, 46-Matteo Gabbia, 12-Andrea Conti (Davide Calabria 90’); 4-Ismael Bennacer, 79-Franck Kessie; 18-Ante Rebic (Rafael Leao 57’), 10-Hakan Calhanoglu (Giacomo Bonaventura 56’), 7-Samu Castillejo; 21-Zlatan Ibrahimovic

Pelatih: Stefano Pioli

Genoa (3-5-2): 1-Mattia Perin; 17-Cristian Romero, 92-Adama Soumaoro, 55-Andrea Masiello; 4-Domenico Criscito, 29-Francesco Casatta, 20-Lasse Schoene (Stefano Sturaro 57’), 85-Valon Behrami (Filip Jagiello 64’), 14-Davide Birsachi; 9-Antonio Sanabria, 19-Goran Pandev (Goran Pandev 79’)

Pelatih: Davide Nicola

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Prediksi: AC Milan vs Genoa

Banner Prediksi AC Milan vs Genoa

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Milan 2-2 Genoa
ScorePredictor
Milan 2-1 Genoa
Predictz
Milan 4-0 Genoa
FOOTBALL5STAR
MILAN 2-0 GENOA
Stadion San Siro, Kamis (01/11/2018) Pukul 02.30 WIB (beIN Sports)

Football5Star.com, Indonesia – hanya ada satu misi yang diusung Gennaro Gattuso dalam laga AC Milan vs Genoa. Itu adalah melanjutkan kebangkitan. Kemenangan 3-2 atas Sampdoria pada akhir pekan harus dilanjutkan pada laga kali ini. Apalagi, mereka bertanding di kandang sendiri. Dalam enam laga terakhir di San Siro, mereka tak pernah kalah.

Sang tamu pun tak punya rekor bagus. Dalam tiga pertemuan terakhir, Il Grifone tak pernah menang dan tak pernah pula mampu mencetak gol. Padahal, sebelumnya, mereka meraih empat kemenangan dalam lima pertemuan.

Sudah begitu, anak-anak asuh Ivan Juric juga tak pernah menang dalam tiga laga terakhir. Di dua laga terakhir, striker Krzysztof Piatek gagal mendulang gol. Ini mengkhawatirkan karena penyerang asal Polandia itu adalah andala utama Il Grifone dalam menjebol gawang lawan.

Meskipun demikian, I Rossoneri tak bisa jemawa. Ada dua fakta yang patut mereka cermati. Pertama, mereka selalu kebobolan dalam 15 laga beruntun di Serie A. Kedua, Il Grifone adalah tim pertama yang berhasil menghindari kekalahan saat bersua Juventus, sang juara bertahan. Hal itu pun dilakukan di kandang sang lawan.

REKOR PERTEMUAN
Rekor Pertemuan AC Milan vs Genoa
TREN PERFORMA
Tren Performa AC Milan vs Genoa
STATISTIK MENARIK
  • Genoa tak pernah menang dan selalu gagal mencetak gol dalam 3 pertemuan terakhir dengan AC Milan (1 seri, 2 kalah).
  • I Rossoneri tak terkalahkan dalam 6 laga kandang terakhir di Serie A dan mencetak setidaknya 2 gol (5 menang, 1 seri).
  • I Rossoneri selalu kebobolan dalam 15 laga terakgir di Serie A. Itu hanya lebih baik dari musim 1846-47 yang kebobolan di 20 laga.
  • Di luar laga melawan klub promosi, Il Grifone tak menang dalam 8 laga tandang terakhir (2 seri, 6 kalah).
  • I Rossoneri telah membuat 18 gol dalam 9 laga di Serie A musim ini. Dalam 16 musim terakhir, itu hanya lebih buruk dari musim 2011-12 (19 gol).
  • Goran Pandev, striker Il Grifone, mencetak 2 gol dalam 19 laga melawan I Rossoneri di Serie A. Keduanya dicetak di San Siro bersama Inter Milan dan Napoli.
  • Patrick Cutrone mencetak gol dalam 2 laga terakhir I Rossoneri.
PELATIH
  • Partai AC Milan vs Genoa ini merupakan pertemuan pertama Gennaro Gattuso dengan Ivan Juric.
  • Gattuso baru sekali melawan Il Grifone, yakni saat menang 1-0 di kandang lawan pada 11 Maret 2018.
  • Ini kali pertama Juric menghadapi I Rossoneri.
WASIT
  • Fabrizio Pasqua adalah wasit yang ditugasi memimpin laga AC Milan vs Genoa kali ini.
  • Ini kali pertama Pasqua memimpin laga AC Milan vs Genoa.
  • Rekor Pasqua musim ini: 4 kali tuan rumah menang, 0 kali seri, 1 kali tim tamu menang.
  • Dalam 5 laga yang dipimpin Pasqua musim ini, tuan rumah selalu berhasil mencetak gol.
  • Rekor Pasqua pimpin I Rossoneri: 1 menang, 0 seri, 0 kalah.
  • Satu-satunya laga I Rossoneri yang diwasiti Pasqua adalah saat menang 4-1 atas Hellas Verona pada 5 Mei silam.
  • Rekor Pasqua pimpin Il Grifone: 1 menang, 0 seri, 1 kalah.
  • Di kandang lawan, Il Grifone kalah 0-1 dari Napolipada 18 Maret lalu.
PEMAIN KUNCI
MILAN:

Top ScorerGonzalo Higuain (5 gol)
Top Assist: Suso (7 assist)
Top Rating: Suso (7,96)

GENOA:

Top Scorer: Krzysztof Piatek (9 gol)
Top Assist: Domenico Criscito dan Christian Kouame (@3 assist)
Top Rating: Krzysztof Piatek (7,54)

*Statistik di Serie A menurut WhoScored.com

BERITA KEDUA TIM
  • Milan: Giacomo Bonaventura, Mattia Caldara, Davide Calabria, dan Ivan Strinic cedera.
  • Milan: Kondisi Andrea Conti meragukan.
  • Genoa: Nicolas Spolli, Federico Marchetti, dan Andrea Favilli cedera.
  • Genoa: Cristian Romero harus jalani skors.
PRAKIRAAN FORMASI

Prakiraan Formasi AC Milan vs Genoa

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Prediksi: AC Milan vs Genoa

main 21

Stadion San Siro, Minggu (22/10/2017) Pukul 20.00 WIB (Super Soccer TV) 

Football5Star.com, Indonesia – Pekan-pekan belakangan ini menjadi masa sulit bagi pelatih AC Milan, Vincenzo Montella. Pasalnya, I Rossoneri gagal memetik kemenangan dalam 3 laga terakhr di Serie A. Bahkan, mereka selalu kalah. Artinya, tiga poin dari laga AC Milan vs Genoa pada akhir pekan nanti snagatlah penting untuk kembali ke jalur kemenangan.

Milan sebetulnya punya rekor pertemuan yang terbilang apik atas Genoa. Namun, kondisi pada saat ini membuat semua kemungkinan terbuka lebar. Tak terkecuali kemungkinan mereka kalah lagi meskipun laga nanti digelar di kandang sendiri, Stadion San Siro. Apalagi sang lawan menunjukkan kebangkitan pada pekan lalu dengan menekuk Cagliari 3-2. Itu mengakhiri rangkaian 8 laga tanpa kemenangan.

Pertarungan nanti ditengarai bakal sangat ketat. Selain karena kondisi tuan rumah yang tidak baik, juga karena tim tamu tak pernah jadi bulan-bulanan lawan. Mereka hanya sekali kalah dengan selisih 2 gol.

REKOR PERTEMUAN

head to head 9

TREN PERFORMA

lima laga trakhir 8

REKOR KANDANG MILAN
  • Musim ini, dari 6 laga kandang yang telah dilakoni di semua ajang, I Rossoneri meraup 4 kemenangan, 1 kali imbang, dan 1 kali kalah.
  • Dalam 2 laga kandang terakhir, tim asuhan Vincenzo Montella gagal menang dan mencetak gol. Mereka kalah 0-2 dari AS Roma dan ditahan tanpa gol oleh AEK Athens.
  • Milan tak pernah gagal menjebol gawang Genoa dalam 18 pertemuan terakhir di San Siro. Kali terakhir mereka gagal mencetak gol adalah pada musim 1981-82. Kala itu, laga berakhir imbang tanpa gol.
  • Dalam 2 musim terakhir, I Rossoneri selalu sanggup menaklukkan I Rossoblu. Namun, skor selalu ketat, yakni 2-1 dan 1-0.
REKOR TANDANG GENOA
  • Setelah mengalami 2 kekalahan dan 1 kali imbang, pada akhirnya anak-anak asauh Ivan Juric meraih kemenangan tandang pertama musim ini saat menyambangi markas Cagliari pada giornata ke-8 lalu.
  • Dalam 3 laga tandang terakhir, Genoa selalu kebobolan.
  • Sebelum menang atas Cagliari, Andrej Galabinov cs. selalu gagal menjebol gawang lawan di laga tandang.
  • Dalam 10 lawatan terakhir ke San Siro, Genoa hanya 1 kali menang. Sisanya, mereka menelan 7 kekalahan dan 2 kali imbang.
STATISTIK MENARIK
  • Meskipun unggul dalam head to head, Milan tidak superior atas Genoa dalam 5 musim terakhir. Mereka tercatat menuai 5 kemenangan, 1 kali imbang, dan 4 kali kalah.
  • Dalam 6 pertemuan terakhir di Serie A, I Rossoneri mengalami 4 kekalahan dari I Rossoblu.
  • I Rossoneri tengah dalam fase yang tidak baik. Dalam 5 pertandingan terakhir, mereka hanya meraup satu kemenangan. Sisanya, 2 kali kalah dan 1 kali imbang.
  • Milan selalu kalah dalam 3 laga terakhir di Serie A. Hal itu menyamai jejak mereka pada periode Januari-Februari silam.
  • Meskipun telah mengantongi 5 kekalahan pada musim ini, Il Grifoni hanya sekali kalah dengan margin 2 gol, yakni saat ditekuk Juventus 2-4. Sisanya, mereka hanya kalah dengan skor tipis, 0-1atau 2-3.
  • Milan tak pernah bangkit bila kebobolan terlebih dahulu. Hal itu sudah terjadi 4 kali pada musim ini.
PELATIH
  • Vincenzo Montella dan Ivan Juric telah 2 kali bertemu pada musim lalu dengan hasil saling mengalahkan.
  • Montella telah 12 kali menghadapi Genoa. Dia meraup 6 kemenangan, 3 kali imbang, dan 3 kali kalah.
  • Dalam 7 laga terakhir menghadapi I Rossoblu, Montella hanya meraup 2 kemenangan. Sisanya, dua kali kalah dan 3 kali imbang.
  • Ivan Juric telah 3 kali menghadapi Milan dengan hasil 2 kali kalah dan 1 kali menang.
WASIT
  • Wasit Piero Giacomelli telah 1 kali memimpin laga AC Milan vs Genoa. Dalam laga yang berlangsung di San Siro pada 19 April 2015 tersebut, Genoa menang 3-1.
  • Giacomelli telah memimpin 5 pertandingan pada musim ini tanpa satu pun yang berakhir imbang. Tercatat, 3 kali tuan rumah menang dan 2 kali tim tamu meraup poin penuh.
  • Tuan rumah selalu menang dalam 2 laga terakhir yang dipimpin wasit berumur 39 tahun ini, yakni Juventus menang 4-0 atas Torino dan Chievo Verona menaklukkan Fiorentina dengan skor 2-1.
  • Milan telah 9 kali dipimpin Giacomelli dengan hasil 5 kali menang, 2 kali imbang, dan 2 kali kalah.
  • Dalam 4 laga terakhir yang dilakoni Milan dengan wasit ini, tuan rumah selalu clean sheet.
  • I Rossoblu telah 10 kali dipimpin wasit ini dengan hasil 1 kali menang, 3 kali imbang, dan 6 kali kalah. Satu-satunya kemenangan adalah atas I Rossoneri pada 2015.
PEMAIN KUNCI*

MILAN:
Top Scorer: Suso (3 gol)
Top Assist: Suso (2 assist)
Top Rating: Suso (7,23)

GENOA:
Top Scorer: Andrej Galabinov, Pietro Pellegri (@2 gol)
Top Assist: Adel Taarabt, Luca Rigoni, Ervin Zukanovic, Aleandro Rosi (@1 assist)
Top Rating: Andrej Galabinov (7,02)

* Statistik di Serie A musim ini menurut WhoScored

BERITA MILAN
  • Andrea Conti adalah satu-satunya pemain yang dipastikan absen untuk jangka waktu lama.
  • Kondisi Luca Antonelli dan Nikola Kalinic akan terus dipantau dan dievaluasi. Bila dinyatakan fit, mereka bisa dimasukkan ke skuat untuk laga ini oleh Vincenzo Montella.
BERITA GENOA
  • Dua pemain dipastikan absen karena masih bergelut dengan cedera. Mereka adalah Isaac Cofie dan Nicolas Spolli.
  • Menilik performa saat ini, Andrej Galabinov akan lebih dipilih oleh allenatore Ivan Juric ketimbang Gianluca Lapadula.
PRAKIRAAN FORMASI

line up 14

PREDIKSI HASIL
Bursa Taruhan
BWin
WillHill
Ladbrokes
1(1,40) X(4,50) 2(7,25)
1(1,50) X(4,20) 2(6,50)
1(1,50) X(4,25) 2(6,50)
Prediksi Skor
WhoScored
FootballExpert
Milan 1-2 Genoa
Milan 1-2 Genoa
Prediksi Football5Star
Milan 1-2 Genoa

Gasperini Incar Empat Kemenangan Beruntun Atas Milan

Genoa akan bertandang ke markas AC Milan pada pekan ke-25 Serie A, Minggu (14/2). Pelatihnya Gian Piero Gasperini memiliki misi spesial dalam laga ini. Dia ingin meneruskan tren kemenangan atas I Rossoneri.

Gasperini memiliki catatan apik ketika bertemu Milan sejak kembali menangani Genoa pada 2013 lalu. Dalam tiga laga terakhirnya melawan I Rossoneri, I Grifoni yang diasuhnya selalu menang.

Rekor apik itu dimulainya sejak musim 2014-15. Dua kali bertemu Milan di Serie A pada musim ini, Genoa terus meraup tiga poin. Hal serupa mereka lanjutkan ketika bertanding di Stadion Luigi Ferraris pada paruh pertama musim ini.

Pencapaian apik itu membuat Gasperini selalu percaya diri ketika bertemu Milan. Alhasil, meski akan berlaga di Stadion Giuseppe Meazza, dia tetap mengincar poin penuh.

“Kami ingin meneruskannya (rekor apik atas Milan, Red.). Sekarang kami lebih membutuhkan kemenangan dibanding dulu. Dalam beberapa tahun terakhir, kami menang atas mereka. Ketika unggul atas tim besar, hal itu berarti banyak,” kata Gasperini.

Genoa saat ini tengah berjuang melepaskan diri dari degradasi. Mereka bercokol di peringkat ke-16 klasemen sementara Seri A dengan koleksi 25 poin. Akibatnya, semua poin pasti akan sangat berharga bagi mereka. Oleh sebab itu, Genoa tak takut sekalipun bermain di kandang Milan.

“Ini tes yang bagus. Ini adalah Serie A. Anda harus bermain di San Siro. Jika tidak San Siro, laga akan digelar di Stadion Juventus, Stadion Olimpico, atau Stadion San Paolo. Kami harus memainkan permainan apik dalam laga ini. Melawan tim seperti mereka, kami wajib tampil baik agar mampu memberikan tekanan kepada mereka,” kata Gasperini.

Mihajlovic Superior Saat Bertemu Genoa

AC Milan akan menghadapi Genoa, Minggu (14/2) malam, di pekan ke-25 Liga Italia. Pada laga nanti, pelatih Milan, Sinisa Mihajlovic, dinaungi rekor bagus saat bertemu Genoa.

Sebagai pelatih, Mihajlovic sudah sepuluh kali melawan Genoa di ajang Liga Italia. Jumlah laga itu dicatatkan bersama lima klub berbeda, yaitu Bologna, Catania, Fiorentina, Sampdoria, dan Milan. Dari sepuluh pertemuan itu, Mihajlovic cuma menelan dua kekalahan dan meraih lima kemenangan.

Dua kekalahan yang diderita Mihajlovic terjadi saat melatih Catania dan Milan. Pada pertemuan pertama musim ini, Riccardo Montolivo dkk menelan kekalahan 0-1 dari I Grifone.

Pertemuan pertama Mihajlovic dengan Genoa terjadi pada 2008 saat masih melatih Bologna. Saat itu, laga berakhir  dengan skor imbang. Setalah pindah ke Catania pada 2009, dua kali pelatih asal Serbia itu meladeni Genoa. Satu kemenangan dan satu kekalahan ditorehkan oleh Mihajlovic.

Bersama Fiorentina, Mihajlovic tiga kali menghadapi Genoa. Hasilnya dia tidak pernah kalah dengan mencatat dua kemenangan dan satu hasil seri. Rekor identik dia catatkan saat melatih Sampdoria. Sebagai pelatih Il Samp, dua kemenangan dan satu hasil imbang adalah catatannya saat bertemu Genoa.

Pada pertemuan ke-11 kontra Genoa nanti, Mihajlovic dihadapkan pada persoalan berat. Milan selalu kalah atas Genoa dalam tiga pertemuan terakhir di Liga Italia. Dengan rekor positifnya, Mihajlovic tentu diharapkan bisa membawa Rossoneri kembali mengalahkan Genoa.

Hampir Gagal Menang, Miha Salahkan Balotelli

AC Milan meraih kemenangan tipis 2-1 atas Genoa, Minggu (14/2) malam, di pekan ke-25 Liga Italia. Pada laga itu, I Rossoneri nyaris saja gagal mendapat kemenangan.

Milan unggul dua gol lebih dulu melalui Carlos Bacca dan Keisuke Honda. Namun, Genoa mampu memperkecil kedudukan lewat Alessio Cerci di menit ke-92 dan hampir menyamakan skor di menit-menit akhir laga. Hal itu membuat pelatih Sinisa Mihajlovic tampak berang di pinggir lapangan.

Mihajlovic pun menyalahkan striker Mario Balotelli yang tidak berkontribusi dalam bertahan. Selain Balotelli, ada pemain-pemain lain yang menjadi sasaran kemarahan pelatih asal Serbia itu.

“Kami wajib menang dan berhasil melakukannya. Kami tampil bagus dan jarang mengambil risiko. Seharusnya kami bisa mencetak gol ketiga dan tak mengambil risiko di akhir laga. Itu salah saya,” ujar Miha.

“Siapa pun yang tidak berkorban untuk tim hingga menit ke-94 tak akan lagi menginjakkan kaki di lapangan. Bukan hanya Balotelli. Ada dua atau tiga pemain lain. Mereka tahu siapa yang saya maksud,” lanjut dia.

Kendati kesal, Mihajlovic tetap puas dengan kemenangan penting yang diraih Riccardo Montolivo dkk.

“Banyak area dimana kami bisa lebih berkembang. Saat Balotelli dan Jeremy Menez fit, kami akan punya opsi lebih banyak di lini depan. Jadi lebih sulit bagi tim lawan untuk mengalahkan kami. Milan tengah bertarung demi play-off Liga Champions dan kami akan terus menekan tim-tim lain,” tandas Miha.

Bonaventura Belum Tentu Main Lawan Genoa

AC Milan akan menjamu Genoa pada pekan ke-25 Serie A, Minggu (14/2). Dalam laga ini, mereka diperkirakan masih tidak akan diperkuat oleh gelandang Giacomo Bonaventura.

Mantan pemain Atalanta ini absen sejak pekan lalu ketika menjamu Udinese. Bonaventura terpaksa mangkir karena cedera yang dideritanya. Padahal, Bonaventura merupakan pemain vital bagi Milan.

Bonaventura merupakan motor kreativitas permainan I Rossoneri di bawah asuhan pelatih Sinisa Mihajlovic. Dia merupakan pencipta assist terbanyak di Milan. Sejauh ini, Bonaventura telah membuat tujuh assist di Serie A 2015-16.

Selain itu, Bonaventura juga merupakan sumber gol bagi Milan. Lima gol yang dibuatnya di Serie A sejajar dengan pencapaian M’Baye Niang dan hanya kalah dari striker Carlos Bacca yang telah membuat dua belas gol.

Akan tetapi, La Gazzetta dello Sport melaporkan problem cedera paha yang menimpa Bonaventura masih belum pulih seratus persen. Alhasil, mereka memprediksi Bonaventura tetap akan absen kala I Rossoneri menjamu Genoa.

Jelas ini bukan kabar baik bagi Milan. Dampaknya sudah terlihat pada pekan lalu. Milan gagal menang atas Udinese ketika Bonaventura absen. Salah satu penyebabnya ialah kreativitas permainan yang berkurang akibat ketiadaan Bonaventura di atas lapangan.

Lebih sial lagi, Milan juga diperkirakan bisa kehilangan Niang dan Juraj Kucka yang terkena cedera. Kedua pemain ini disebut La Gazzetta dello Sport bisa ikut mangkir seperti Bonaventura. Namun, La Gazzetta dello Sport menyebut Milan akan merasa paling kehilangan ketika Bonaventura absen melawan Genoa.

Laga Fiorentina vs Inter Bisa Untungkan Milan

AC Milan akan menghadapi Genoa, Minggu (14/2) nanti, di pekan ke-25 Liga Italia. Di laga lainnya, rival sekota Inter Milan akan bertandang ke markas Fiorentina.

Legenda Milan, Franco Baresi, menganggap pertemuan Fiorentina dan Inter bisa jadi keuntungan buat Rossoneri. Fiorentina dan Inter berjarak enam dan lima poin dari Milan. Jadi, tim asuhan Sinisa Mihajlovic berpeluang memperpendek jarak dengan salah satu atau kedua tim itu. Namun, ada syaratnya. Milan juga harus menang saat bertemu Genoa.

Baresi menyerukan kepada Riccardo Montolivo dkk untuk menyiapkan diri sebaik mungkin agar tak kehilangan poin lagi. Akhir pekan lalu, Il Diavolo Rosso dipaksa bermain imbang 1-1 dengan Udinese. Padahal, Milan tampil apik dan menguasai laga.

“Sekarang tim ini bermain dengan baik. Mereka punya identitas sendiri. Sayang sekali mereka kehilangan dua poin saat bertemu Udinese. Namun, Milan harus tetap menyasar target penting,” kata Baresi.

“Minggu nanti, penting bagi tiap pemain untuk kembali ke kondisi terbaik. Mereka tak boleh kehilangan lebih banyak poin lagi. Ada laga antara Fiorentina dan Inter. Milan harus memanfaatkan kesempatan ini,” lanjut dia.

Saat ini, Milan berada di peringkat keenam dengan koleksi 40 poin. Mereka terpaut enam poin dari Fiorentina yang berada di batas akhir zona Liga Champions. Peluang Milan untuk merangsek naik terbuka lebar karena tak terkalahkan dalam enam laga terakhir di Liga Italia.