Arsenal Disarankan Jual Mkhitaryan dan Datangkan Rabiot

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Arsenal, Charlie Nicholas, menyarankan The Gunners untuk menjual Henrikh Mkhitaryan dan Alex Iwobi. Ia juga berharap Meriam London mendatangkan Adrien Rabiot dari Paris Saint-Germain (PSG)

“Kami membutuhkan gelandang box-to-box dan pemain yang bisa memberi assist. Saya pikir Anda perlu tahu sistem Anda cocok dengan pemain baru. Rabiot akan bebas transfer dan dikaitkan dengan klub yang berbeda, tetapi saya akan memilihnya. Dia memiliki kualitas dan level yang dibutuhkan Arsenal,” kata Nicholas di Soccerway.

“Saya juga akan menjual Mkhitaryan dan jika mendapat tawaran yang cocok untuk Iwobi, saya juga akan menjualnya,” Nicholas menambahkan.

rabiot-psg-thiago silva
Getty Images

Arsenal sebelumnya dipastikan akan kehilangan Aaron Ramsey. Pemain asal Wales itu pindah ke Juventus musim depan. The Gunners juga harus mencari penggantinya. Selain itu, lini belakang dan sektor sayap juga perlu perbaikan.

“Di lini tengah kita harus mengganti Ramsey. Saya berharap itu akan menjadi Reiss Nelson dari Jerman.”

“Saya tidak tahu apa yang terjadi di masa depan untuk Mesut Ozil dan siapa yang akan membujuknya untuk pindah, tetapi ada kemungkinan hal itu terjadi. Arsenal juga perlu menambah striker, serta winger,” ucap Nicholas.

Arsenal sendiri kini berada di posisi lima klasemen Liga Inggris dan tertinggal dua angka dari Chelsea di posisi empat (batas akhir Liga Champions). Adapun sisa pertandingan Liga Inggris tinggal dua lagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Adrien Rabiot Dikejar-kejar Juventus dan Inter Milan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Paris Saint Germain (PSG), Andrien Rabiot tengah berada di kondisi bimbang. Pasalnya, Rabiot tengah diincar oleh dua klub Liga Italia, Inter Milan dan Juventus.

Rabiot sendiri seperti dikutip www.old.football5star.com dari sportsmole, Sabtu (4/5/2019) pada musim panas akan berstatus bebas transfer. Masa depan Rabiot di PSG memang santer tidak akan bertahan hingga musim depan.

Inter Milan dikabarkan siap untuk menampung Rabiot di musim depan. Keinginan Inter Milan untuk dapatkan Rabiot harus cepat direalisasikan.

Pasalnya Juventus juga sangat menginginkan Rabiot. Juventus bahkan dikabarkan sudah melakukan pembicaraan dengan ibunda Rabiot, Veronique yang juga merangkap sebagai agennya.

rabiot-psg-thiago silva

Direktur Juventus, Fabio Paratici menginginkan Rabiot di musim depan untuk dipasangkan dengan Aaron Ramsey di lini tengah. Kedatangan Rabiot nantinya akan membuat lini tengah Juventus musim depan akan sangat mengerikan.

Pemain kelahiran 3 April 1995 ini memulai karier sepak bolanya di akademi Creteil pada 2001. Penampilan Rabiot kemudian menarik minat tim muda PSG yang merekrutnya pada 2010.

Rabiot membela tim kedua PSG hingga 2014. Sembilan penampilannya bersama tim kedua PSG membuat naik kelas untuk membela tim utama tim kaya Prancis itu pada 2012.

Sayangnya Rabiot tak langsung untuk masuk ke skema PSG. Pada 2013, ia sempat dipinjamkan ke Toulouse. Pemain yang memulai karier timnas di level U-16 ini pada musim ini telah memainkan 1500 menit dan cetak 2 gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Real Madrid dan Adrien Rabiot Capai Kesepakatan Verbal

Football5star.com, Indonesia – Kabar mengejutkan datang dari rumor bursa transfer musim ini. Raksasa Liga Spanyol, Real Madrid dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan gelandang PSG,
Adrien Rabiot.

Laporan www.old.football5star.com yang dikutip dari Canal + menyebutkan pihak Rabiot sudah sepakat secara lisan dengan perwakilan Real Madrid untuk pindah ke Santiago Bernabeu.

Kembalinya Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid disinyalir jadi alasan kuat Rabiot tinggalkan PSG di akhir musim ini. Selain itu, keinginan Rabiot untuk tinggalkan Parc des Princes juga disebabkan ‘insiden’ like Instagram.

Beberapa waktu lalu, Rabiot mendapat semprot dari Thomas Tuchel setelah dirinya memberikan tanda like pada postingan Patrice Evra terkait kemenangan Man United atas PSG di babak 16 besar Liga Champions.

Thomas Tuchel membantah telah meminta manajemen PSG bebaskan Adrien Rabiot dari hukuman.
leparisien.fr

Kabar tercapainya kesepakatan verbal antara Real Madrid dan Rabiot membuat sejumlah klub Eropa harus gigit jari. Pemain berusia 24 tahun ini juga jadi incaran serius Barcelona, Arsenal, dan Liverpool.

Jika kabar Rabiot pindah ke Real Madrid resmi diumumkan ke publik, Los Blancos bakal mendapat kekuatan baru di lini tengah.

Sosoknya di lini tengah PSG yang membuat Neymar bisa menjadi bomber subur di Ligue 1. Ia adalah pengatur ritme permainan bersama Verratti, mampu mendikte tempo permainan tiap menitnya.

Selain moncer saat jadi gelandang box to box, Adrien Rabiot juga mampu memainkan peran sebagai dep-lying playmaker saat Marco Verrati absen misalnya.

Kelebihan utama dari Adrien Rabiot di PSG ialah kemampuan memberikan umpan akurat. Musim ini meski baru 12 kali dimainkan, ia mampu hasilkan 93,1 passing akurat.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Klarifikasi “Adrien Rabiot” Usai Menonton Laga Liverpool vs Tottenham

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan antara Liverpool dan Tottenham Hotspur di Anfield, Minggu (31/3) lalu menyisakan cerita menarik. Kamera sempat menangkap satu sosok yang dikira adalah gelandang Paris Saint-Germain, Adrien Rabiot.

Pria itu duduk mengenakan topi berlogo Paris Saint-Germain di tribun saat The Reds tekuk The Lilywhites 2-1. Namun, setelah ditelusuri, pria tersebut bukanlah Rabiot, melainkan seorang fans fanatik Liverpool.

Sportbible menulis, pria itu adalah Connor Deane, pemuda 21 tahun yang biasa keliling Eropa untuk menyaksikan timnya bertanding. Topi Paris Saint-Germain yang saat itu ia kenakan merupakan cinderamata hasil dari perjalanan tandang ke Parc des Princes beberapa waktu lalu.

“Sial, aku adalah Rabiot. Liverpool, kalian sebaiknya merekrutku sekarang. Aku bisa jamin nanti pagi tubuhku kembali dalam kondisi fit untuk pertandingan tandang melawan Southampton, Jumat nanti,” tulisnya di Twitter sambil menyertakan akun resmi Liverpool.

Dean mengaku, orang-orang memang sering salah sangka terhadap dirinya. Ia menuturkan, pertandingan tersebut merupakan puncak dari semuanya. Padahal, ia sama sekali tidak memiliki hubungan kekeluargaan dengan gelandang PSG tersebut.

“Ini bukan pertama kalinya orang mengira aku adalah dia. Beberapa kali mereka sering memanggilku dan ternyata mereka tahu salah. Bagiku, mendukung tim ini sudah menjadi jalan hidup dan tidak akan ada alasan yang terdengar logis untuk melakukanny.” Katanya melanjutkan.

Faktanya, Dean pernah bermain untuk Macclesfield Town U-21. Kini, dirinya lebih sering menghabiskan waktu di luar lapangan, layaknya sebagian besar remaja saat ini.  

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Paris Saint-Germain Dituding Terlalu Marjinalkan Rabiot

Football5star.com, Indonesia – Konflik antara Adrien Rabiot dan klubnya, Paris Saint-Germain, memasuki babak baru. Setelah yang bersangkutan dijatuhi sejumlah denda, kini sang ibu ikut turun tangan. Menurutnya, pihak klub telah berlaku tidak adil terhadap para pemainnya.

Veronique, mengklaim manajemen Paris Saint-Germain terlalu pilih kasih kepada Neymar. Jika dibandingkan dengan anaknya, pemain asal Brasil tersebut diberi keleluasaan luar biasa luas. Bahkan, ketika cedera pun mantan pemain Barcelona tersebut masih bisa bebas melakukan apa saja.

Rabiot baru-baru ini dijatuhi denda karena kedapatan berpesta hingga pagi. Padahal, pada malam yang sama PSG baru saja tersingkir dari Liga Champions oleh Manchester United. Selain itu, pemain 23 tahun tersebut kedapatan menyukai postingan Patrice Evra tentang kekalahan Paris Saint-Germain malam itu.

Adrien Rabiot Getty Images.jpg 3

“Adrien diperlakukan bak tahanan. Sebentar lagi mereka akan memberinya roti kering, air, dan kurungan. Dunia ini memang sangat kejam. Kedamaiannya sebagai manusia sedang diserang. Aku tidak ingin pernyataanku ini semakin mempersulit posisinya,” ucap Veronique dikutip dari Get Football French.

“Padahal di sisi lain, ada pemain yang padahal sedang cedera namun bebas keliling dunia. Bahkan untuk datang ke Karnaval di Rio de Janeiro. Sementara anakku yang hanya datang terlambat latihan selama enam menit, dipandang sebagai penjahat,” katanya melanjutkan.

Wanita yang pernah menjabat sebagai agen Rabiot tersebut juga mengaku mencoba menjaring dukungan dari sejumlah pihak. Namun, mayoritas diam dan tidak ada yang mengambil tindakan membela.

“Satu-satunya yang aku harapkan di sini adalah UNFP (APPI versi Prancis). Namun, ternyata tidak ada yang melakukan apa pun. Padahal, Adrien kehilangan sebagian penghasilan, bonus, dan lainnya,” tuturnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Paris Saint-Germain Jatuhkan Denda Untuk Rabiot

Football5star.com, Indonesia – Paris Saint-Germain sudah gerah dengan sikap Adrien Rabiot beberapa waktu belakangan. Terakhir, ia kedapatan sedang asyik berpesta hingga pagi pada malam PSG dikalahkan oleh Manchester United beberapa waktu lalu.

Pihak manajemen klub pun memutuskan untuk menjatuhkan hukuman sejumlah denda kepada Rabiot. Namun, ternyata denda ini bukan pertama kalinya yang dijatuhkan kepada pemain berusia 23 tahun tersebut.

Sebelumnya, ia juga dijatuhi denda karena kedapatan menyukai video unggahan Patrice Evra yang mengritik PSG. Jauh sebelum itu, pemain yang bersangkutan sempat “dimutasi” ke tim cadangan Paris Saint-Germain.

https://twitter.com/baddieparisian1/status/1103574464074338304?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1103574464074338304&ref_url=http%3A%2F%2Fwww.sportbible.com%2Ffootball%2Freactions-news-kylian-mbappe-given-180000-fine-by-paris-saint-germain-20190316

Disinyalir, awal dari kelakuan aneh Rabiot adalah ketika Paris Saint-Germain menolak menjualnya ke Barcelona. Buntut dari gagalnya transfer tersebut adalah ia memecat agen yang juga ibunya sendiri.

“Adrien telah menerima surat hukuman,” ujar Direktur Olahraga PSG, Antero Henrique. “Aku menganggap tindakannya sama sekali tidak bisa diterima untuk seorang pemain profesional kepada klubnya sendiri. Ia tidak menghormati klub, fans, bahkan rekan setimnya,” kata Antero melanjutkan.

Antero pun menegaskan, ia berhak melakukan apa pun selama yang bersangkutan masih terdaftar sebagai pemain Les Parisiens. “Patut diingat, terhitung hingga 20 Juni 2019, dia masih pemain kami,” sambungnya.

Hingga kini, situs Transfermarkt belum merilis trasnfernya ke Barcelona seperti yang sempat diberitakan. Sang pemain masih memang masih punya kontrak hingga 20 Juni 2019.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Direktur PSG Kecam Perilaku Rabiot

Football5star.com, Indonesia – Direktur olah raga Paris Saint-Germain (PSG), Antero Henrique, mengecam perilaku Adrien Rabiot yang berpesta tak lama setelah kekalahan dari Manchester United. Ia mengatakan bahwa Adrien Rabiot sama sekali tak memiliki sikap profesional dalam dirinya.

Adrien Rabiot memang tak menjadi bagian dari skuat PSG yang menelan kekelahan atas Manchester United di ajang Liga Champions. Namun, ia tertangkap kamera sedang berpesta beberapa jam selepas pertandingan melawan Manchester United.

“Saya tak bisa menerima sikap tak profesional yang ditunjukkan oleh Adrien Rabiot kepada pihak klub dan rekan-rekannya. Saya ingatkan lagi. Sampai tanggal 30 Juni 2019, dia masih merupakan bagian dari skuat kami,” tutur Antero Henrique dikutip dari Diario Sport.

Selepas pergantian tahun 2019, Rabiot memang tak lagi merumput bersama PSG. Hal itu merupakan buah dari sikapnya yang menolak perpanjangan kontrak bersama Les Parisiens. Kontraknya sendiri akan habis pada musim panas 2019 mendatang.

Situasi ini pun menjadi pantauan dari beberapa klub besar Eropa yang tertarik untuk mendatangkan pria 25 tahun itu. Barcelona, Liverpool, Arsenal hingga Bayern Munich dikabarkan siap saling beradu demi mendapatkan tanda tangan Adrien Rabiot.

Sikap tak profesional milik Rabiot sebenarnya sudah cukup lama tercium. Di bulan Mei 2018 lalu, ia memutuskan untuk menarik diri dari daftar skuat timnas Prancis yang akan bertanding di Piala Dunia 2018 setelah hanya mampu menembus daftar pemain stand by.

Rabiot Cocok Gantikan Coutinho di Liverpool

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain Liverpool, Danny Murphy, berharap The Reds mendatangkan gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Adrien Rabiot. Menurut Murphy, Rabiot memiliki kemampuan yang mirip dengan Philippe Coutinho.

Coutinho meninggalkan Anfield pada Januari 2018 dan merapat ke Barcelona. Sejak Coutinho pergi, The Reds sudah mendatangkan Fabinho dan Naby Keita. Namun, keduanya punya gaya permainan yang berbeda dengan Coutinho.

Menurut Murphy, tim besutan Jurgen Klopp sebaiknya mengejar Rabiot. Sebab, pemain asal Prancis itu bisa didapatkan dengan gratis dan gaya mainnya mirip Coutinho.

Adrien Rabiot dikabarkan tak diperbolehkan masuk ruang ganti oleh manajemen PSG.
Getty Images

“Rabiot adalah pemain sepak bola berkualitas yang secara teknis sangat bagus. Saya tidak akan terkejut jika kita melihatnya mengenakan seragam The Reds musim depan,” kata Murphy kepada Sportingbet.

“Ini salah satu area yang Liverpool rindukan sejak Coutinho pergi ke Barcelona dan Rabiot adalah tawaran yang sangat menarik dengan status bebas transfer. Klopp mungkin merasa Rabiot menawarkan sesuatu yang berbeda dengan apa yang bisa kami tawarkan di lini tengah saat ini, sehingga tentu saja itu bukan tambahan yang buruk.”

“Pertanyaannya adalah apakah Rabiot cukup atletis dan cukup agar sesuai dengan gaya permainan Klopp di Liverpool. Dia lebih mirip Adam Lallana yang memiliki kaki cepat dan kreatif pada bola, tetapi justru memiliki peluang terbatas di Liverpool,” Murphy menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Tuchel: Status Adrien Rabiot Belum Berubah!

Football5Star.com, Indonesia – Thomas Tuchel, pelatih Paris Saint-Germain (PSG), membantah kabar yang menyatakan dirinya telah meminta manajemen mengakhiri hukuman yang dijatuhkan kepada Adrien Rabiot. Dia menegaskan, sang pemain tetap dalam status diasingkan dari tim.

Rumor itu sebenarnya berasal dari pernyataan yang dibuat Tuchel pada Januari lalu. Saat itu, dia berharap klub menyudahi hukuman bila Adrien Rabiot tetap harus berada di PSG hingga akhir musim.

Thomas Tuchel menegaskan Adrien Rabiot masih jalani hukuman dari manajemen PSG.
serviciodenoticias.net

Menilik skuat Les Parisiens yang kekurangan gelandang tengah seiring cedera yang membekap Marco Verratti, rumor pun berembus. Tuchel dikabarkan telah mengajukan permohonan resmi agar Adrien Rabiot diintegrasikan kembali ke dalam tim.

Tuchel tak memungkiri butuh tenaga di lini tengah. Dia pernah mengakui butuh gelandang tengah baru. Namun, dia tetap menghormati putusan yang telah dibuat klub. Atas dasar itulah, dia tak merengek kepada manajemen klub seperti yang dirumorkan belakangan ini.

“Saya tidak pernah meminta Rabiot dikembalikan ke tim. Situasinya sama seperti pada November. Klub telah memutuskan untuk menskors Adrien. Saya memahami putusan klub dan menerimanya. Situasinya belum berubah,” terang Tuchel, Sabtu (2/2/2019), seperti dikutip Football5Star.com dari Le Figaro.

Adrien Rabiot dijatuhi hukuman oleh manajemen PSG karena tak mau memperpanjang kontraknya yang akan habis pada akhir musim nanti. Dinilai membangkang, sang pemain pun diskors. Dia bahkan tak boleh masuk ke ruang ganti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

5 Pemain yang Gagal Hengkang pada Bursa Transfer Musim Dingin 2019

Football5star.com, Indonesia – Bursa transfer musim dingin 2019 resmi ditutup. Hilir mudik para pemain pun tidak bisa dihindarkan selama Januari 2019. Walau begitu ada pula beberapa pemain yang gagal hengkang ke klub yang diinginkan.

Bisa dikatakan bahwa semarak bursa transfer musim dingin ini tidak seheboh bursa transfer musim panas lalu. Namun, tetap saja ada beberapa kejutan yang terjadi selama sebulan terakhir.

Perhatian tentu saja tertuju pada para pemain yang gagal pindah pada hari terakhir jendela transfer. Mereka yang sudah siap-siap memulai karier baru di tim baru harus menerima kenyataan tidak bisa pindah karena tidak tercapainya kesepakatan antara klub yang bersangkutan.

Berikut 5 pemain yang gagal hengkang pada bursa transfer musim dingin 2019 yang sudah dirangkum Football5star.com:

1. Ivan Perisic

Beppe Marotta Akui Ivan Perisic Ingin Pergi dari Inter Milan - Football5star - Serpents of Madonnina
serpentofmadonnina.com

Jauh dari rumor meninggalkan Inter Milan pada musim dingin ini, nama Ivan Perisic tiba-tiba gencar diberitakan minta dijual. Arsenal pun datang menawar untuk meminjam sang winger hingga akhir musim ini dengan opsi permanen.

Akan tetapi, Inter dan Arsenal gagal mencapai kesepakatan hingga detik-detik terakhir. Tim berjulukan I Nerazzuri menolak permintaan The Gunners yang hanya ingin meminjam Perisic. Mereka hanya ingin melepas pemainnya tersebut dengan status permanen dan uang tunai sebesar 60 juta euro.

2. Adrien Rabiot

Adrien Rabiot dikabarkan tak diperbolehkan masuk ruang ganti oleh manajemen PSG.
leparisien.fr

Nama Adrien Rabiot sudah digadang-gadang akan keluar dari Paris Saint-Germain musim dingin ini. Hal tersebut tak lepas dari hasratnya yang ingin meninggalkan PSG dan perlakukan pihak klub yang “membuang” dirinya ke tim U-23.

Melihat gelagat ini Barcelona datang memberi solusi untuk masa depan Rabiot. Kesepakatan personal pun sudah tercapai, tapi penandatanganan kontrak hanya tinggal angan-angan. PSG menuding Barca melakukan pendekatan secara ilegal. Mendapat tuduhan seperti itu, klub Katalonia ini pun batal mendatangkan sang gelandang.

3. Mesut Oezil

Mesut Oezil bukan lagi andalan Arsenal sejak kedatangan Unai Emery.
aftv.co.uk

Sejak kedatangan Unai Emery di Arsenal, masa depan Mesut Oezil menjadi abu-abu. Kendati baru saja memperpanjang kontrak musim lalu, ia justru diberitakan mulai tidak betah di London. Situasi ini kian buruk saat sang pelatih tidak menyertakan namanya di beberapa pertandingan.

Pemain asal Jerman ini kemudian dihubung-hubungkan dengan beberapa klub seperti Inter Milan dan Fenerbahce. Arsenal pun sudah memasukkan namanya ke dalam perjanjian mereka dengan Inter untuk mendapatkan Perisic. Tapi kesepakatan pun gagal tercapai karena Inter tak bersedia membayar gaji selangit sang pemain.

4. Isco

Sergio Ramos - Isco - Santiago Solari - @RealEspartaB
@RealEspartaB

Masa depan Isco di Real Madrid semakin tidak menentu sejak klub ditangani Santiago Solari. Ini tak lepas dari statusnya yang tersingkir dari tim utama, yang mana dirinya jarang diturunkan sang pelatih pada musim ini.

Isco sudah terang-terangan berkata ingin hengkang untuk mendapat menit bermain seperti sebelumnya. Bahkan Solari pun menegaskan dirinya tak bisa menjanjikan apa pun pada masa depan pemainnya itu. Juventus kemudian dikabarkan siap menyelamatkan masa depan sang gelandang, tapi hingga jendela transfer Januari ditutup, Isco tetap menjadi milik Los Blancos.

5. Diego Godin

godin capai kesepakatan personal dengan inter
dailymail.com

Kapten Atletico Madrid, Diego Godin, nyaris hengkang ke Inter Milan musim dingin ini. Hal tersebut tak lepas dari urungnya sang pemain menandatangani kontrak baru di Wanda Metropolitano yang akan berakhir pada Juni mendatang.

Pihak Inter pun serius mendatangkan bek tangguh asal Uruguay tersebut dengan memberi penawaran kontrak selama dua tahun. Tapi ketika pembicaraan sudah sampai ke tahap akhir, pihak Atletico batal melepas kaptennya itu pada Januari ini. Mereka masih membutuhkan jasa sang kapten dan baru bersedia melepasnya akhir musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Spurs Saingi Barcelona untuk Dapatkan Rabiot

Football5star.com, Indonesia – Usaha Barcelona untuk mendapatkan Adrien Rabiot mendapat halangan besar dari Tottenham Hotspur. Klub Inggris itu akan menjadi pesaing serius El Barca untuk mendapatkan gelandang Paris Saint-Germain tersebut.

Seperti yang dikutip Football5star.com dari The Sun, Spurs selangkah di depan ketimbang Barcelona. Mereka bahkan sudah menawarkan uang sebesar 20 juta euro untuk memuluskan niat tersebut.

Harga tersebut akan sulit ditolak PSG karena sesuai dengan klausul sang pemain yang kontraknya akan berakhir Juni mendatang. Mereka tentu lebih memilih kehilangan gelandangnya itu pada musim dingin ini daripada menunggu akhir musim dengan status bebas transfer.

Tuchel meminta Rabiot tetap profesional meskipun bersitegang dengan manajemen PSG.
eurosport.com

 Masa depan Rabiot di ibu kota Prancis memang sudah habis. Pengakuannya ingin pindah membuat klub membekukan dirinya dari tim. Bahkan pelatih Thomas Tuchel melemparnya ke tim U-23. Tindakan sang pelatih ini pun membuatnya berang.

Terkait peluang hengkang, pemain 23 tahun itu sebelumnya santer diberitakan akan ke Barcelona. Tapi kesepakatan antara keduanya urung tercapai. Alih-alih meresmikan transfer tersebut, raksasa Spanyol itu justru membantah sudah mendekati sang pemain secara illegal.

Sementara itu, jika Spurs berhasil mendatangkan Rabiot, dia akan menjadi rekrutan ketiga dari PSG. Sebelumnya klub besutan Mauricio Pochettino itu sudah mendapatkan Sergej Aurier dan Lucas Moura.

Tidak hanya itu, dia juga bisa menjadi rekrutan pertama The Lilywhites musim 2018-2019. Seperti yang diketahui mereka tidak mendatangkan satu pun pemain pada bursa transfer musim panas.

Tuchel: PSG Punya Masalah Serius di Lini Tengah

Football5star.com, Indonesia – Thomas Tuchel mengatakan bahwa Paris Saint-Germain kini memiliki masalah yang cukup besar di sektor tengah. Ia pun berharap manajemen PSG akan segera mendatangkan gelandang anyar sebelum bursa transfer Januari ditutup.

Saat ini, Les Parisiens tak memiliki sosok gelandang tengah senior. Marco Verratti dan Lassana Diarra sedang menepi karena menderita cedera. Sementara itu, Adrien Rabiot hampir pasti takkan dimainkan lagi di sisa musim ini. Saat ini, Les Parisiens dikabarkan sedang melakukan pembicaraan dengan gelandang Watford, Abdoulaye Doucoure dan penggawa Napoli, Allan.

“Sekarang sudah mulai masuk ke akhir bulan Januari dan kami membutuhkan seorang gelandang. Kami kehilangan Adrien Rabiot, Lassana Diarra dan Marco Verratti. Pihak klub tak akan mengubah pendirian terhadap situasi Rabiot,” ujar Tuchel dikutip dari Diario AS.

PSG - Thomas Tuchel - Diario AS
Diario AS

Menipisnya stok gelandang membuat Tuchel memainkan Dani Alves di sektor tengah pada partai melawan Guingamp akhir pekan lalu. Di partai Coupe de France melawan Starsbourg pada Kamis dinihari nanti, Tuchel mengatakan bahwa Alves dan Draxler akan dipasang di sektor tengah.

“Julian Draxler bisa dimainkan sebagai gelandang tengah karena ia memiliki kualitas yang sangat baik dan bisa dimainkan di beberapa posisi yang berbeda.”

“Dani Alves akan bermain sebagai gelandang di partai melawan Strasbourg. Dia telah melaksanakan tugasnya dengan luar biasa di beberapa partai terakhir. Draxler juga akan bermain karena ia memiliki naluri menyerang yang lebih baik dibanding Marquinhos,” pungkasnya.

Thiago Silva: Rabiot akan Jadi Pemain Penting di Klub Mana pun

Football5star.com, Indonesia – Adrien Rabiot selangkah lagi akan meninggalkan Paris Saint-Germain. Bagi kapten PSG, Thiago Silva, rekannya tersebut akan menjadi pemain penting di klub mana pun yang akan dituju.

Gelandang muda ini sebelumnya diisukan sudah setuju gabung ke Barcelona pada musim dingin ini. Tapi hingga sekarang dirinya belum juga hengkang ke Camp Nou. Terbaru, muncul nama Real Madrid yang juga menginginkan sang pemain.

Melihat ketertarikan tim-tim raksasa pada Rabiot, Silva pun memberi dukungan.  Ia juga mengatakan bahwa sang pemain dan PSG akan meraih kesepakatan terkait kepindahannya, baik di musim dingin maupun musim panas nanti.

Thiago Silva waspadai kebangkitan Manchester United saat ini.
lefigaro.fr

“Pelatih dan klub sudah berbicara soal Rabiot. Mereka akan mencapai kesepakatan soal masa depannya. Ini akan menjadi keputusan yang penting untuk dia dan klub. Saya tidak ingin berbicara lebih jauh soal ini, tapi yang jelas dia bisa menjadi pemain penting di semua klub yang dituju,” ujar Silva seperti dilansir AS, Minggu (13/1/2019).

“Jika dia pergi, dia lah yang memutuskan untuk pergi, Anda harus menghormati itu, tapi buat saya dia akan menjadi pemain hebat di tim barunya,” ia menambahkan.

Sementara itu, ketertarikan Barcelona dengan gelandang 22 tahun itu tercoreng dengan tuduhan PSG yang menyebut mereka melakukan pendekatan secara illegal. Klub Katalonia ini bahkan sampai mengeluarkan klarifikasi resmi terkait tuduhan tersebut.

Situasi Rabiot Bikin Tuchel Pusing

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel, mengaku pusing dengan situasi gelandang Adrien Rabiot. Yang jelas, kata Tuchel, ia tak bisa memasukkan pemain 23 tahun itu ke dalam tim.

“Tidak mungkin mengembalikannya ke dalam tim pada Januari, karena banyak hal bisa terjadi,” kata Tuchel di Soccerway.

Rabiot adalah pemain jebolan akademi PSG. Ia jadi bagian penting dari klub tersebut selama beberapa tahun terakhir.

Kontrak sang pemain akan habis di akhir musim. Ia sudah menolak perpanjangan kontrak dari PSG dan bersiap bergabung dengan Barcelona. Hal ini membuat Tuchel kecewa. Ia pun mendepak sang gelandang dari timnya sejak Desember lalu.

Thomas Tuchel - Manchester United - Liga Champions - Football5star
Getty Images

“Jika dia tidak pergi, saya terbuka untuk semuanya, tetapi itu akan tergantung pada banyak hal. Dia berlatih dengan sangat baik, tetapi situasi antara Rabiot dan klub itu rumit dan perlu menunggu,” ucap Tuchel.

Sang gelandang sendiri membela PSG sejak 2012. Ia tampil dalam 219 pertandingan di semua kompetisi dan mencetak 24 gol. Untuk musim ini, ia sudah membela PSG dalam 20 pertandingan. Ia menyumbangkan dua gol dan dua assist.

PSG sendiri kini bertengger nyaman di puncak klasemen Ligue 1. Rabiot dan kawan-kawan unggul sepuluh poin atas Lille di posisi kedua.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Tuchel Minta Rabiot Tiru Ramsey dan Herrera

Football5Star.com, Indonesia – Adrien Rabiot saat ini tengah terlibat ketegangan dengan manajemen Paris Saint-Germain (PSG). Gara-gara tak mau memperpanjang kontrak, dia bahkan dilarang masuk ke ruang ganti. Terkait hal itu, pelatih Thomas Tuchel punya satu permintaan.

Sebagai pelatih PSG, Tuchel berharap Rabiot tetap bersikap profesional. Pelatih asal Jerman itu meminta sang pemain bercermin dan belajar dari hal yang dilakukan Aaron Ramsey di Arsenal dan Ander Herrera di Manchester United.

Adrien Rabiot dikabarkan tak diperbolehkan masuk ruang ganti oleh manajemen PSG.
leparisien.fr

“Memang tak mudah, tapi kami semua harus bersikap profesional,” ungkap Tuchel seperti dikutip Football5Star.com dari Diario Sport. “Dia bukan pemain pertama yang berada pada situasi seperti ini. Sebut saja Ramsey dan Herrera.”

Secara tersirat, sang pelatih ingin Rabiot tetap menunjukkan kesungguhan bagi PSG hingga akhirnya dipastikan pindah. Dia tak ingin ada keluhan, rajukan, dan umpatan yang tak perlu dan hanya memperburuk keadaan.

Tuchel yakin sang pemain mampu meniru Ramsey dan Herrera. “Saya yakin dia akan menunjukkan respons positif. Dia akan tetap profesional karena hingga saat ini pun selalu begitu,” jelas mantan pelatih Borussia Dortmund itu. “Itulah yang saya tuntut dari Adri.”

Harapan Tuchel itu sangat mungkin didasarkan pada kemungkinan Rabiot tak hengkang pada Januari ini. Seperti dilansir Mundo Deportivo, pemain berumur 23 tahun itu sepertinya baru akan bergabung dengan Barcelona pada musim depan. Artinya, masih ada setengah musim yang harus dijalaninya bersama PSG.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Barcelona Bantah Dekati Rabiot Secara Ilegal

Football5star.com, Indonesia – Kabar kepindahan Adrien Rabiot dari Paris Saint-Germain ke Barcelona semakin memanas saja. Terbaru, Barca membantah mendekati sang pemain secara ilegal.

Rabiot memang ingin meninggalkan PSG dalam waktu dekat. Bahkan namanya sudah tidak masuk dalam skuat Thomas Tuchel setelah dirinya secara terang-terangan ingin pergi dari ibu kota Prancis.

Barcelona disebut sebagai klub yang paling berpeluang mendapatkan jasa pemain 23 tahun itu. Tapi belakangan mereka dikabarkan melakukan pendekatan secara ilegal pada sang pemain. Mendengar kabar tak sedap ini, pihak klub pun membuat klarifikasi.

https://twitter.com/FCBarcelona/status/1079366529509146625

“Sebelum berita itu muncul di Prancis, Barcelona menyatakan tidak melanggar peraturan tentang pendekatan terhadap pemain PSG. Satu-satunya kontak yang kami lakukan terjadi pada Agustus,” demikian pernyataan resmi Barcelona di situs mereka, Minggu (30/12/2018).

“Dalam kesempatan itu, hubungan yang melibatkan Direktur Olahraga PSG menunjukkan bahwa Barcelona berminat pada Adrien Rabiot. Kami selalu ingin bekerja dengan transparansi maksimal dengan PSG dan klub lain di mana pun,” sambung pernyataan tersebut.

Tidak hanya itu, klub asal Katalonia ini juga membantah sudah mendapatkan sang gelandang. Mereka dengan tegas mengatakan belum menyepakati apa pun dengan Rabiot.

“Barcelona membantah adanya perjanjian dengan PSG terakit Rabiot,” lanjutnya. Adapun kontrak sang pemain di PSG akan berakhir Juni mendatang. Ini artinya ia bisa meninggalkan Parc des Princes secara gratis di akhir musim.

Legenda Arsenal Dukung Barter Ozil dan Rabiot

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Legenda Arsenal, Perry Groves, mendukung wacana barter Mesut Ozil dan gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Adrien Rabiot.

“Saya pikir PSG bisa menjadi pilihan bagi Ozil. Satu, mereka bisa membayar gajinya, dan dua, PSG punya Adrien Rabiot. Emery menyukai anak itu karena dia berperan sebaga Nomor 10, tetapi juga bekerja keras,” kata Groves di Soccerway.

Ozil tak lagi masuk rencana Manajer Arsenal, Unai Emery. Dalam beberapa laga terakhir, pemain asal Jerman itu bahkan hanya duduk di bangku cadangan.

Sementara Rabiot juga sudah tak kerasan di PSG. Kontraknya akan habis musim ini dan pemain 22 tahun itu bebas melakukan negosiasi dengan klub lain mulai 1 Januari. Menurut Groves, kedua pemain itu cocok ditukar.

Adrien Rabiot - PSG - www.old.football5star.com - Getty Images
Getty Images

“Rabiot menemui jalan buntu dengan PSG saat ini karena dia tidak akan menandatangani kontrak baru dan dia dapat berbicara dengan klub lain pada zwal Januari. Saya tidak akan terkejut jika ada kesepakatan pertukaran pemain,” ucap Groves.

Arsenal sendiri kini berada di peringkat lima klasemen Liga Inggris. The Gunners tertinggal tiga poin dari Chelsea yang berada di atasnya.

Sementara PSG bertengger nyaman di singgasana Ligue 1. Rabiot dan kawan-kawan unggul sepuluh poin atas Lille yang berada di bawahnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Tuchel: Rabiot Tak Lagi Masuk Skuat PSG

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel, menerima keputusan klub yang mengeluarkan Adrien Rabiot dari skuat Les Parisiens.

Rabiot adalah pemain jebolan akademi PSG. Ia jadi bagian penting dari klub tersebut selama beberapa tahun terakhir.

Kontrak sang pemain akan habis di akhir musim. Rabiot sudah menolak perpanjangan kontrak dari PSG dan bersiap bergabung dengan Barcelona.

Sang gelandang sebenarnya juga nyaris gabung Barcelona di awal musim. Namun, ketika itu tawaran yang datang ditolak Les Parisiens.

Kini, manajemen klub sudah muak dengan Rabiot yang selalu menuntut untuk pindah. Les Parisiens pun membuka pintu lebar-lebar bagi pemain 22 tahun itu  jika ingin pindah di Januari.

Adrien Rabiot Getty Images.jpg 3
Getty Images

“Ini adalah keputusan klub bahwa Adrien tidak lagi bersama tim. Saya mengerti dan menghormati keputusan ini, sekarang kita akan menunggu,” kata Tuchel di Soccerway.

“Saya sudah mengatakan sering kali bahwa saya mencintai pemain itu, tetapi situasi telah berlangsung untuk waktu yang lama, dan begitulah. Klub membuat keputusan ini dan saya harus menghormatinya,” Tuchel menambahkan.

Rabiot membela PSG sejak 2012. Ia tampil dalam 219 pertandingan di semua kompetisi dan mencetak 24 gol.

Untuk musim ini. Rabiot sudah membela PSG dalam 20 pertandingan. Ia menyumbangkan dua gol dan dua assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Bos PSG: Tawaran Barcelona Untuk Rabiot Konyol

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Direktur Paris Saint-Germain (PSG), Antero Henrique, mengakui pihaknya memang menerima tawaran dari Barcelona untuk Adrien Rabiot. Namun, kata Henrique, tawaran yang diajukan Azulgrana terlalu kecil.

Rabiot adalah pemain jebolan akademi PSG. Ia jadi bagian penting dari klub tersebut selama beberapa tahun terakhir.

Kontrak sang pemain akan habis Januari ini. Rabiot sudah menolak perpanjangan kontrak dari PSG dan bersiap bergabung dengan Barcelona.

Sang gelandang sebenarnya juga nyaris gabung Barcelona di awal musim. Namun, ketika itu tawaran yang datang ditolak PSG. Keputusan PSG ini dikritik oleh agen sekaligus ibu Rabiot, Veronique,

Adrien Rabiot - PSG - www.old.football5star.com - Getty Images
Getty Images

“Veronique mengatakan bahwa kami menerima tawaran musim panas ini. Ini benar, kami menerima tawaran pada 29 Agustus, 20 jam sebelum penutupan jendela transfer musim panas,” kata Henrique kepada RMC.

“Ini sederhana, ini berarti Barcelona pasti sudah memiliki kesepakatan dengan Adrien sebelum berdiskusi dengan kami. Anda harus tahu bahwa tawaran Barcelona itu konyol.”

“Bagi kami, klub, kami sangat terkejut dengan tawaran rendah ini. Tawaran itu tidak sopan. Saya bersikeras, tidak mungkin mencapai kesepakatan dengan pemain seperti Adrien dalam 24 jam. Jelas bahwa Barcelona pasti sudah memiliki kesepakatan dengan Rabiot sebelumnya.”

“Saya harus menjelaskan bahwa sejak kami menemukan kesepakatan untuk memperpanjang kontraknya, perwakilan dan para pengacara Adrien, tanpa penjelasan, tiba-tiba menghentikan negosiasi.”

“Saya yakin Adrien telah menemukan kesepakatan dengan klub lain. Ketika mereka berhenti bernegosiasi dengan kami, jelas bagi saya bahwa Rabiot memiliki kesepakatan dengan klub lain. Dapatkah Adrien pergi musim dingin ini? Dia mengatakan kepada saya dia tidak ingin tinggal di PSG,” Henrique menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ibu Adrien Rabiot Serang PSG

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Ibu sekaligus agen Adrien Rabiot, Veronique, menyerang Paris Saint-Germain (PSG). Ia kesal karena PSG menolak pinangan Barcelona untuk anaknya di awal musim ini.

Rabiot adalah pemain jebolan akademi PSG. Ia jadi bagian penting dari klub tersebut selama beberapa tahun terakhir.

Kontrak sang pemain akan habis Januari ini. Rabiot sudah menolak perpanjangan kontrak dari PSG dan bersiap bergabung dengan Barcelona.

Sang gelandang sebenarnya juga nyaris gabung Barcelona di awal musim. Namun, ketika itu tawaran yang datang ditolak PSG.

Adrien Rabiot Getty Images.jpg 3
Getty Images

“Keputusan Adrien untuk pergi? Itu tegas dan pasti. Situasi saat ini telah benar-benar memburuk, tidak ada jalan kembali sekarang,” kata Veronique kepada RTL.

“Selama bursa transfer musim panas, saya memberi tahu Direktur Olahraga PSG, Antero Henrique, bahwa Adrien menginginkan transfer. Dia ada dalam daftar transfer karena dia ingin meninggalkan klub dan itu dikatakan dengan jelas.”

“Klub tidak ingin menjual Adrien , padahal ada tawaran dari Barcelona selama bursa transfer. Klub menolak, dan klub memiliki hak untuk menolak, tetapi mereka tidak bisa mengatakan mereka tidak sadar.”

“Saya selalu menghormati aturan dan protokol, semua orang tahu itu, kami tidak memiliki hak untuk berbicara dengan klub mana pun sebelum 1 Januari dan saya tidak akan berbicara dengan klub mana pun sebelum 1 Januari,” Veronique menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Deschamps Masih Ogah Panggil Rabiot

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Didier Deschamps, mengatakan dirinya masih belum ingin memanggil Adrien Rabiot kembali ke skuat timnas Prancis menjelang partai persahabatan dan Nations League pekan depan. Deschamps mengatakan bahwa Rabiot masih belum siap untuk kembali memperkuat timnas Prancis dalam waktu dekat ini.

Menjelang Piala Dunia 2018 lalu, nama Rabiot sebenarnya dimasukkan ke dalam skuat bayangan Les Bleus. Namun, di menit-menit akhir, gelandang milik Paris Saint-Germain itu memutuskan untuk mengundurkan diri dari skuat tim ayam Jantan.

“Bagi saya, masih terlalu awal untuk memanggil Adrien kembali ke timnas. Saya masih kecewa dengan sikapnya ketika mendapatkan kesempatan untuk mengenakan seragam kebesaran Prancis,” ungkap Deschamps dikutip dari ESPN.

Adrien Rabiot - Timnas Prancis - Didier Deschamps
lefigaro.fr

“Saya merasa masih belum waktunya untuk membawanya kembali ke dalam skuat. Jika melihat skuat yang ada dan rasa bangga yang mereka miliki ketika bermain untuk Timnas, maka Adrien belum pantas kembali memperkuat Prancis dalam waktu dekat ini,” sambung mantan pelatih Juventus itu.

Keputusannya untuk mengundurkan diri dari skuat pilihan Deschamps menjelang Piala Dunia 2018 lalu membuat dirinya mmendapatkan kritikan yang sangat hebat. Ketika itu, presiden Asosiaso Sepak Bola Prancis (FFF), Noel le Graet mengatakan bahwa Rabiot telah memberikan hukuman kepada dirinya sendiri.

“Dia membuat keputusan yang sangat buruk. Dia memberikan hukuman kepada dirinya sendiri karena tak ingin berada di skuat bayangan menjelang Piala Dunia,” kata Le Graet ketika itu.


 

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Tuchel Ingin Rabiot Bertahan

Football5star.com, Indonesia – Kontrak Adrien Rabiot habis akhir musim nanti. Hal ini
membuat klub-klub lain bisa mendatangkan Rabiot dengan gratis. Meskipun begitu, Pelatih
Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel menolak melepas Rabiot dengan mudah.

Tuchel bersikeras ingin mempertahankan Rabiot dan memperpanjang kontraknya. Dilansir dari
RMC Sport, Tuchel mengungkapkan dirinya begitu menyukai permainan Rabiot.

“Sejujurnya saya menyukai pemain seperti Adrien. Dia sempat mengalami situasi sulit saat
Piala Dunia.”

Para fans Guingamp pastikan Rabiot tak dicemooh saat PSG melawat ke Stade de Roudourou. (www.old.football5star.com / stadiumastro.com)
stadiumastro

Bagi Tuchel, pemain seperti Rabiot sangat berguna untuk Le Parisien. “Ia bisa beradaptasi ke dalam banyak sistem permainan. Ketika ia dalam kondisi yang fit, dia sangat berguna dalam cara bermain kami.”

Mantan pelatih Borussia Dortmund pun menegaskan sekali lagi bahwa klubnya tak akan
melepas Rabiot. Baginya, Adrien memiliki potensi besar. “Dia sangat potensial dan ia adalah pemain yang akan berkembang bersama klub ini. Sangat penting bagi kami bisa memiliki dirinya (Rabiot).”

Rabiot merupakan produk asli Paris Saint-Germain. Ia sempat dipinjamkan ke Toulosue di tahun 2013. Enam bulan di Toulouse, pemain kelahiran Saint-Maurice ini kembali ke PSG hingga sekarang.

Musim ini, pemain kelahiran April 1995 ini telah bermain lima kali bersama Paris Saint-Germain. Satu gol dan satu assist ia torehkan dari lima laga terakhir bersama PSG.

Marquinhos Tak Ingin Rabiot Pergi

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Bek andalan Paris Saint-Germain, Marquinhos, berharap Adrien Rabiot tak akan hengkang dari Parc des Princes di bursa transfer musim panas ini. Menurutnya, Rabiot masih menjadi pemain penting di PSG.

Di bursa transfer musim panas tahun ini, Rabiot kerap kali dirumorkan akan pergi meninggalkan PSG. Barcelona dikabarkan siap menampung gelandang muda asal Prancis tersebut.

Meskipun kerap diberitakan akan hengkang, pemain 23 tahun itu kerap dimainkan oleh Thomas Tuchel. Bahkan dirinya berhasil mencetak gol di partai melawan Caen beberapa waktu silam.

“Adrien adalah pemain yang sangat penting di atas lapangan. Dia juga menjadi pemain yang sangat penting untuk PSG karena ia merepresentasikan akademi kami,” kata Marquinhos kepada Canal+.

“Apabila saya boleh melakukan suatu permintaan, maka saya akan meminta pihak klub untuk terus mempertahankannya. Saya ingin ia terus bertahan karena Adrien merupakan pemain penting untuk kami. Saya tak ingin ada pemain penting yang pergi dari sini,” lanjut pemain asal Brasil tersebut.

rabiot psg bayern icc 2018 football5star football fr

Dalam kesempatan yang sama, Marquinhos juga bicara mengenai hubungannya dengan Rabiot. Menurutnya ia dan Rabiot merupakan teman akrab yang memiliki hubungan sangat baik di luar lapangan.

“Dia berhasil menembus tim utama ketika saya bergabung ke sini. Dalam lima tahun terakhir, kami selalu duduk bersebelahan di ruang ganti. Tahun ini, akan menjadi yang ke-6 kami bersahabat. Kami juga sangat sering menghabiskan waktu bersama di luar lapangan.

Rabiot Takkan Dicemooh Saat PSG Hadapi Guingamp

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia – Adrien Rabiot dipastikan selalu harap-harap cemas setiap kali melakoni laga bersama Paris Saint-Germain (PSG) di Ligue 1 musim ini. Penolakan masuk daftar tunggu skuat timnas Prancis jelang Piala Dunia 2018 menjadikan dia dibenci. Namun, para fans EA Guingamp memastikan dia tak akan dicemooh.

Sabtu (18/8/2018), Rabiot dan PSG akan melawat ke kandang Guingamp, Stade de Roudourou dalam lanjutan Ligue 1. Namun, para fans Les Britons tak ingin menghukum lebih jauh sang gelandang. Mereka akan lebih sibuk memberikan applaus bagi para pemain yang membawa Les Bleus juara Piala Dunia.

Para fans EA Guingamp dikenal menjunjung tinggi fair play.
espn.com

“Dia mungkin akan disoraki jika membuat dua atau tiga kesalahan. Namun, tak akan ada hujatan berlebihan bagi dia. Hal yang telah dilakukannya sungguh bodoh dan dia telah menghukum dirinya sendiri,” ungkap Sylvain Le Ner, seorang fans Guingamp seperti dikutip Football5Star.com dari Le Parisien.

Ketua kelompok suporter Kalon yang juga pemilik saham Guingamp, Arnaud Toudic, mengungkapkan hal yang kurang lebih sama.

“Mungkin akan ada beberapa sorakan, tapi saya tak yakin itu. Kami akan lebih sibuk megelu-elukan para juara dunia: (Kylian) Mbappe, (Presnel) Kimpembe, dan (Alphonse) Areola, ketimbang menyiuli Rabiot,” terang Toudic.

Fokus Kepada Tim Sendiri

Seorang fans lainnya, Fabrice Richard, punya alasan lain untuk tak mencemooh Rabiot. Itu adalah kondisi tim asuhan Antoine Kombouare. Menurut dia, kurang tepat jika para fans justru sibuk mengurusi tim lawan.

“Kami harus lebih memerhatikan tim sendiri ketimbang lawan kami. Rabiot sudah membuat putusan dan dia harus gigit jari karena dia ternyata keliru. Bukan urusan kami untuk menjatuhkan hukuman,” kata dia.

Pendapat Richard bukan tanpa dasar. Setelah kekalahan 1-2 dari St-Etienne pada pekan pertama Ligue 1, laga versus PSG akan jadi pekerjaan berat bagi Guingamp. Apalagi mereka tak pernah menang dalam empat pertemuan terakhir dan selalu kebobolan setidaknya dua gol. Inilah yang harus lebih dipikirkan para fans Les Britons.

Tuchel Tak Bisa Pastikan Masa Depan Rabiot

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, mengaku belum mengetahui masa depan dari salah satu anak asuhnya, Adrien Rabiot. Ia pun tak tahu apakah Rabiot akan memperpanjang kontraknya di Parc des Princes.

Di partai pembuka Ligue 1 2018/2019, Rabiot berhasil mencetak gol dan membawa PSG menang dengan skor 3-0 atas Caen. Musim ini, ia akan memasuki tahun terakhir dalam kontraknya dan dikabarkan menjadi buruan utama dari Barcelona.

“Saya tak tahu apakah Adrien akan bertahan. Saya menyerahkan hal tersebut ke tangannya sendiri. Saya harap dia tahu bahwa saya sangat menyukai karakternya. Saya juga sangat senang dapat bekerja sama dengannya,” kata Tuchel dikutip dari ESPN.

“Adrien memiliki potensi yang luar biasa. Namun, dia masih harus membuktikan dirinya sebagai pemain kelas dunia. Soal masa depannya, saya tak dapat memberikan komentar lebih jauh. Semua keputusan ada di tangannya,” lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu.

Adrien Rabiot Getty Images.jpg 2
Getty Images

Di partai melawan Caen, 3 gol kemenangan PSG dicetak oleh Rabiot, Neymar dan pemain muda, Timothy Weah. Tuchel pun mengaku senang dapat memulai Ligue 1 dengan kuat.

“Kami sangat senang dengan hasil pertandingan tadi. Kami pantas menang dengan skor besar. Tim ini juga memiliki potensi yang luar biasa dan masih harus berkembang di masa depan.”

Tuchel Akan Persilakan Rabiot Pergi dari PSG

Banner Football Live Star Baru-Football5star Football5Star.com, Indonesia – Pelatih anyar Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel, mengaku tak akan menghalang-halangi langkah Adrien Rabiot. Jika Rabiot benar-benar ingin hengkang dari Parc des Princes, Tuchel akan mempersilakan pergi.

Aksi Adrien Rabiot saat PSG melawan Bayern Munich di ICC 2018.
football.fr

“Terkait situasi kontraknya, kata akhir ada di dirinya. Semua tergantung pada dia sendiri. Dia harus memutuskan apakah akan terus bersama kami atau ingin mencari tantangan baru,” ungkap Tuchel, Sabtu (21/7/2018), usai PSG ditaklukkan Bayern Munich seperti dikutip Football5Star.com dari Diario Sport.

Meskipun demikian, pelatih asal Jerman itu sangat senang bila sang pemain memutuskan bertahan di PSG. Dia bahkan memberikan ban kapten kepada sang gelandang muda dalam laga melawan Bayern.

“Anda bisa lihat potensi yang dimiliki Adrien. Masih ada banyak ruang untuk berkembang lagi. Saya suka dia sebagai pemain. Saya suka bekerja dengan dia dan potensi seluruhnya masih bisa digali,” ungkap mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.

Belakangan ini, Barcelona santer dikabarkan tengah mendekati Rabiot. Menurut Diario Sport, kubu blaugrana sudah mengirim Eric Abidal dan Pep Segura ke Paris untuk melakukan penjajakan. Selain itu, bek anyar Barcelona, Clement Lenglet, juga telah mengeluarkan ajakan bagi pemain berumur 23 tahun itu.

Pemain didikan akademi Les Parisiens itu juga direkomendasikan oleh mantan penggawa Blaugrana, Xavi Hernandez.


Tahukah Anda?

Baru ada dua pemain yang diboyong Barcelona dari Paris Saint-Germain. Mereka adalah Ronaldinho (2003-04) dan Lucas Digne (2016-17).

Xavi Dukung Rencana Barcelona Gaet Rabiot Dari PSG

Banner Football Live Star Baru-Football5star
Football5star.com, Indonesia – Mantan playmaker sekaligus kapten Barcelona, Xavi Hernandez, mendukung rencana The Catalans menggaet gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Adrien Rabiot. Xavi menilai lini tengah Barca semakin kuat dengan kehadiran pemain 23 tahun asal Prancis itu.

Barca harus mencari gelandang berkualitas setelah kehilangan Andres Iniesta. Sang pengatur serangan memutuskan meninggalkan Camp Nou pada akhir musim lalu dan menerima pinangan klub Jepang.

Nama Rabiot masuk radar Barca. Xavi sangat berharap bekas klubnya tersebut bisa merealisasikan transfer mantan pemain Toulouse itu karena teknik Rabiot sangat menjanjikan untuk membuat lini tengah Barca makin solid.

“Dia pemain yang memiliki level hebat secara teknik. Dia bisa bermain dengan sempurna sebagai gelandang tengah di Barca. Dia bisa berkontribusi banyak, tetapi itu sudah masuk wilayah spekulasi,” ujar Xavi kepada Mundo Deportivo seperti dikutip Football5star.com.

rabiot france training football5star sport 24 lefigaro fr

Xavi berharap Barca melakukan pembicaraan yang lebih efektif agar bisa terjadi transfer. Dia tak ingin Barca kembali gagal setelah rencana mendatangkan Antoine Griezmann tidak terwujud karena penyerang internasional Prancis tersebut memilih bertahan di Atletico Madrid.

“Saya sudah ditanya banyak hal tentang Griezmann pada musim panas ini tetapi pada akhirnya dia bertahan di Atletico Madrid. Namun jika Rabiot datang, dia akan menjadi pembelian yang hebat,” ungkap Xavi, yang juga memuji keberhasilan Barca menggaet pemain Brasil, Arthur, dari Gremio.

“Saya pikir dia adalah pemain yang sangat mudah beradaptasi dengan Barca. Dia memiliki apa yang kita sebut DNA Barca, kualitas teknis dan bakat yang anda butuhkan. Sekarang, semua tergantung pada dirinya, mentalitasnya dan apakah dia siap bermain untuk tim yang bagus,” tambah Xavi.

Deschamps Masih Kecewa Kepada Rabiot

Banner Football Live Star Baru-Football5star Football5Star.com, Indonesia – Didier Deschamps, pelatih timnas Prancis, masih menyimpan kekecewaan kepada Adrien Rabiot. Dia tak habis pikir seorang pemain dengan begitu mudahnya menolak kesempatan membela negara hanya karena hanya jadi back-up.

Menurut Deschamps, akan lebih baik bila Rabiot sejak awal tak mau dipanggil seleksi timnas Prancis. “Saya bisa memilih pemain lain, terlepas dari kualitas yang dimilikinya. Namun, ini terjadi justru terjadi ketika dia sudah berada di tengah-tengah tim,” keluh dia dalam wawancara dengan Le Parisien, Jumat (20/7/2018), seperti dikutip Football5Star.com.

Adrien Rabiot saat berlatih dengan timnas Prancis.
sport24.lefigaro.fr

Pelatih yang membawa Les Bleus juara Piala Dunia 2018 itu melanjutkan, “Hal yang membuat saya sangat kecewa adalah dia menunjukkan sikap tersebut dalam perkara mengenakan kostum timnas Prancis. Sekarang terserah kepada dia apakah akan mau meminta maaf atau tidak. Dia adalah bagian dari generasi yang sukar meminta maaf.”

Mantan gelandang Olympique Marseille itu menegaskan, Rabiot tak seharusnya pongah. Menurut dia, meskipun tampil bagus bersama Paris Saint-Germain, Rabiot belum menunjukkan kualitas yang sama di timnas Prancis.

Meskipun demikian, Deschamps tak akan sepenuhnya menutup pintu bagi gelandang muda tersebut. “Saya sudah berbicara dengan dia soal pernyataan tak patutnya tentang menjadi pemain back up. Tentang pertanyaan apakan saya akan memanggil dia lagi, saya tidak katakan tidak. Saya bukan tipe orang yang seperti itu,” beber dia.

Saat pengumuman skuat timnas Prancis untuk berlaga di Piala Dunia 2018, Deschamps memasukkan Rabiot sebagai back up. Namun, sang pemain menolak. Dia menilai berada di sana sebagai penghinaan karena merasa pantas masuk skuat Les Bleus.

Sesuai ketentuan, FIFA memperbolehkan sebuah tim melakukan pergantian pemain di skuat hingga sebelum laga pertama di fase grup. Pemain tersebut harus berasal dari daftar pemain back up yang diajukan pelatih tim masing-masing.


Tahukah Anda?

Adrien Rabiot baru enam kali memperkuat timnas Prancis tanpa torehan gol maupun assist. Dia tampil dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia 2018 dan empat kali di uji tanding.

Lenglet: Rabiot Cocok Gabung Barcelona

Football5star.com, Indonesia – Bek anyar Barcelona, Clement Lenglet, menilai sahabatnya yang bermain di Paris Saint-Germain (PSG), Adrien Rabiot, cocok untuk ikut merapat ke Camp Nou.

“Tentu saja aku ingin Rabiot datang,” kata Lenglet seperti dilansir Soccerway.

DHsoNt4WsAAdPW5
Getty Images

“Dia pemain yang sangat bagus dan Barcelona selalu menginginkan pemain terbaik di dunia, dan pemain muda ambisius selalu ingin tumbuh dan memenangkan gelar. Aku akan senang bermain dengannya. Aku mengenalnya dengan baik dan dia adalah temanku,” Lenglet menambahkan.

Lenglet (23) telah menandatangani kontrak lima tahun dengan Barcelona, setelah klub itu mengaktifkan klausul pembeliannya sebesar 35,9 juta euro (sekitar Rp 602 miliar) dari Sevilla.

Sementara itu, Rabiot, yang menjalani tahun terakhir dalam kontraknya, gencar dikaitkan dengan kepindahan ke Blaugrana. Lenglet pun ingin kompatriotnya mengikuti jejak mendarat di Camp Nou. Di mata Lenglet, Rabiot adalah pemain dengan potensi besar yang pantas merapat ke Barcelona.

Rabiot sendiri musim lalu membela PSG dalam 50 pertandingan di semua kompetisi. Ia juga menyumbangkan lima gol dan tujuh assist.

Jangan lupa ikutan kuis Football5star.com. Prediksi skor pertandingan Piala Dunia 2018 dengan kesempatan membawa pulang Mobil Honda Brio, Motor Honda Vario, Motor Honda Beat, dan banyak lagi hadiah menarik. Buruan daftar di kuis.www.old.football5star.com

Bos PSG Tolak Jual Gelandang Mudanya

Football5Star.com, Indonesia – Bos Paris Saint-Germain, Nasser Al Khelaifi, menolak jual gelandang mudanya, Adrien Rabiot, di musim panas. Ia menegaskan ingin mempertahankan pemainnya itu selama mungkin di PSG.

Rabiot adalah lulusan akademi PSG dan ia berhasil merebut tempat utama di lini tengah Les Parisien bersama Marco Verratti. Dirinya pun bermain reguler di bawah asuhan Unai Emery dalam dua tahun terakhir dan sukses menggondol beberapa gelar domestik.

Berkat performanya itu, namanya kini mulai dikaitkan dengan klub raksasa lainnya seperti Manchester United, Liverpool, dan Juventus. Tapi Al Khelaifi dengan tegas mengatakan tidak pada tiap tawaran yang datang.

Presiden PSG Nasser Al Khelaifi menyesalkan kekalahan dari BAyern Munich di Liga Champions.
beinsports.com

“Rabiot masih bermain untuk klub ini dan saya yakin dia juga ingin bertahan. Dia adalah lulusan terbaik akademi kami dan tidak mempunyai keinginan hengkang ke klub lain, jadi saya terkejut jika ada yang bilang ia ingin meninggalkan PSG,” kata Al Khelaifi kepada L’Equipe, Rabu (23/5/2018).

Kendati mampu menunjukkan performa impresif bersama PSG selama ini, Rabiot secara mengejutkan tidak dibawa pelatih Prancis, Didier Deschamps, ke Piala Dunia 2018. Sang presiden pun mengungkapkan kekecewaannya, tapi ia tetap ingin menghormati keputusan Deschamps.

“Saya sangat kecewa dia tidak masuk dalam skuat Timnas Prancis karena dia sudah seperti anak saya. Walau begitu, saya tetap menghormati keputusan Didier Deschamps karena dia yang mengerti kondisi timnya.” Tutup pria Qatar tersebut.