Cara Alvaro Morata Menendang Penalti Sudah Salah Sejak Awal

gamespool
Cara Alvaro Morata Menendang Penalti Sudah Salah Sejak Awal 4

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Southampton, Matt Le Tissier, mengkritisi cara Alvaro Morata menendang penalti di laga melawan Italia, (7/7/21). Le Tissier menyebut bahwa cara Morata menendang penalti sudah salah bahkan sebelum dia menendang bola.

Spanyol harus takluk dari Italia lewat babak adu penalti di semifinal Euro 2020. Morata berhasil menyamakan kedudukan dan membuat skor menjadi 1-1. Tapi dia gagal menyelesaikan tugasnya saat babak adu penalti.

Le Tissier merupakan salah satu penendang penalti terbaik sepanjang sejarah dimana dia mencetak 47 gol dari 48 penalti yang dia dapatkan sepanjang kariernya. Mantan pemain timnas Inggris itu membeberkan kesalahan Morata yang menurutnya selalu melihat ke bawah dari dia menaruh bola sampai melepaskan tembakan.

Cara Alvaro Morata Menendang Penalti Sudah Salah Sejak Awal
The World News Platform

“Jika dia mengangkat kepalanya sedikit sebelum menendang bola, dia akan bisa melihat kiper hanya bergerak ke satu arah,” ucap Le Tissier seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitternya.

Legenda Arsenal, Ian Wright juga mengatakan hal yang sama. Morata terlihat tidak mau menatap kiper Gigio Donnarumma.

“Ketika dia berjalan ke sana, dia melihat ke bawah. Ketika Anda melakukan run-up itu, saya pikir dia terlalu lurus sehingga ketika Anda membuka tubuh Anda hanya ada satu tempat yang bisa dia tuju,” kata Wright.

Dia melanjutkan, “Lihatlah ukuran kiper itu. Anda harus benar-benar mengirimnya ke arah yang salah untuk mengalahkannya kecuali Anda melakukannya dengan benar ke sudut jaring dan itu tidak jauh dari itu. Anda dapat melihat ketika dia berjalan ke sana, saya berkata bahwa saya tidak menyukainya. Saya tidak akan membiarkan dia mengambilnya.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Spanyol Tersisih dari EURO 2020, Alvaro Morata Cetak Dua Rekor

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Mimpi timnas Spanyol menjuarai EURO 2020 akhirnya kandas. Tim asuhan Luis Enrique takluk 2-4 dalam adu penalti dari timnas Italia setelah imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu. Alvaro Morata dipastikan jadi sosok yang paling bersedih meratapi kegagalan tersebut.

Morata hampir saja jadi pahlawan Spanyol. Dia mencetak gol penyeimbang 1-1 saat pertandingan memasuki menit ke-80. Golnya hanya berselang 20 menit dari gol Federico Chiesa yang membawa Italia unggul 1-1. Namun, saat adu penalti, sebagai algojo keempat, dia gagal menaklukkan Gianluigi Donnarumma. La Furia Roja pun takluk 2-4.

Bukan hanya kegagalan penalti itu yang membuat Morata pedih. Malam itu seharusnya sangat indah bagi pemain Juventus tersebut. Dua rekor dicetaknya dalam pertandingan di Stadion Wembley. Itu terkait gol yang dijejalkan ke gawang Donnarumma pada menit ke-80.

Gol saat lawan Italia membuat Morata jadi pemain tersubur timnas Spanyol pada pentas EURO. Itu adalah gol keenamnya. Selain mencetak 3 gol pada EURO 2020, dia juga menciptakan 3 gol pada EURO 2016. Dia melewati Fernando Torres yang mengemas 5 gol saat Spanyol juara pada EURO 2008 dan 2012.

Pil Pahit Alvaro Morata untuk Spanyol

Di samping jadi pemain tersubur timnas Spanyol pada pentas Piala Eropa, Alvaro Morata juga menorehkan rekor lain. Dia menjadi pemain Spanyol pertam yang mencetak gol di Stadion Wembley bersama timnas dan klubnya. Sebelumnya, dia mencetak gol saat Chelsea menang 2-0 atas Southampton pada semifinal Piala FA 2017-18.

Dua rekor pribadi itu tentu saja tetap akan jadi torehan sejarah. Namun, jadi tidak indah lagi bagi Morata karena Spanyol gagal lolos ke final. Sepanjang sejarah, inilah kali pertama La Furia Roja terjegal pada semifinal Piala Eropa. Sebelumnya, pada empat kesempatan terdahulu, mereka selalu mampu lolos ke final bila sudah sampai 4 besar.

Pada empat kesempatan terdahulu lolos dari semifinal, Spanyol tiga kali tampil sebagai juara, yakni pada 1964, 2008, dan 2012. Mereka jadi tim pertama yang juara dua kali secara beruntun. Adapun satu-satunya kegagalan di final dialami pada 1984. Kala itu, La Furia Roja dikalahkan Prancis dengan skor 0-2.

Selain itu, hasil yang diraih Alvaro Morata cs. pada semifinal EURO 2020 kian menegaskan rekor buruk mereka kala menghadapi Italia pada pentas Piala Eropa. Sepanjang sejarah, La Furia Roja hanya sekali menang, yaitu pada final EURO 2012. Sisanya, mereka 4 kali imbang dan 2 kali kalah.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Tak Mainkan Morata Sejak Awal Lawan Italia, Ini Alasan Enrique

gamespool
Tak Mainkan Morata Sejak Awal Lawan Italia, Ini Alasan Enrique 10

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique, membeberkan alasan dirinya tidak memainkan Alvaro Morata sejak awal lawan Italia dan bermain dengan false 9. Enrique mengatakan bahwa dia menggunakan strategi itu setelah melihat laga Belgia vs Italia.

Spanyol harus takluk dari Italia di semifinal Euro 2020 lewat babak adu penalti, (7/7/21). Enrique membuat kejutan setelah mencadangkan Morata dan bermain tanpa penyerang tengah. Strategi itu cukup berhasil karena mereka menguasai permainan, tapi Spanyol benar-benar kehilangan seorang finisher.

Barulah Morata masuk pada babak kedua dan mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-80. Enrique menjelaskan alasannya.

Tak Mainkan Morata Sejak Awal Lawan Italia, Ini Alasan Luis Enrique
Football Italia

“Saya melihat Chiellini dan Bonucci berurusan dengan Lukaku dan berpikir mungkin lebih baik mengeluarkan titik poin (Morata), menambah pemain lain di lini tengah. Itu adalah rencana yang bagus, kami mengatasi perlawanan Italia dan bermain sangat baik,” ucap Enrique seperti dikutip Football5Star.com dari Rai Sport.

Enrique melanjutkan, “Saya tidak menyesal. Setiap orang harus melakukan pekerjaannya dan melakukan semua yang dia bisa. Italia memulai dengan intensitas yang luar biasa, begitu pula kami, itu seperti dua mobil sport yang saling berlomba, head-to-head, dan beberapa sepak bola terbaik yang pernah kami lihat di Euro.”

Sebelum pertandingan, Enrique mengatakan bahwa dia akan mendukung Italia di final jika mereka bisa kalahkan Spanyol dan dia menuruti janji itu.

“Saya mengucapkan selamat kepada Italia dan berharap mereka dapat menampilkan performa bagus lainnya di Final, mencoba memenangkan trofi. Itu tidak akan bagus untuk Inggris (jika mereka lolos), tapi ya, saya akan mendukung Italia di final,” ujar Enrique.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Leonardo Bonucci Bela Performa Alvaro Morata Bersama Spanyol

gamespool
Leonardo Bonucci Bela Performa Alvaro Morata Bersama Spanyol 14

Football5Star.com, Indonesia – Bek timnas Italia, Leonardo Bonucci membela performa rekan timnya, Alvaro Morata, jelang laga semifinal Euro 2020 Italia vs Spanyol, Rabu (7/7/21). Bonucci menyebut bahwa Morata adalah penyerang yang bagus.

Italia akan berhadapan dengan Spanyol di Wembley untuk memperebutkan tiket final Euro 2020. Gli Azzurri disebut-sebut sebagai yang favorit melihat statistik dimana mereka berhasil menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan. Tapi Bonucci menyebut tidak ada yang favorit di laga ini.

“Tidak ada favorit, kami harus melupakan apa yang telah kami capai sejauh ini. Luis Enrique punya ide yang jelas, Spanyol dikritik, tapi dia selalu membela tim,” ucap Bonucci seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Leonardo Bonucci Italia Mendominasi Permainan Lawan Belgia
Eurosport

Bonucci melanjutkan, “Spanyol memiliki tradisi dan mereka telah berkembang selama kompetisi. Kami menghormati mereka dan kami tahu kami harus bertahan dengan baik, mengawasi pergerakan mereka ke kotak penalti. Mereka adalah tim yang bersatu, mereka kuat secara mental, itu tidak akan menjadi pertandingan yang mudah. Kami ingin membuat orang Italia bangga dan mencapai Final untuk (Leonardo) Spinazzola, kami berutang padanya.”

Penyerang timnas Spanyol, Alvaro Morata, dikritisi karena performanya selama Euro 2020 dan bahkan sampai ada yang memberinya ancaman pembunuhan. Bonucci membela rekan timnya di Juventus itu.

“Alvaro adalah teman saya, kami sering bersama di Turin. Dia adalah orang yang hebat dan striker yang luar biasa. Saya minta maaf atas apa yang terjadi padanya, saya tahu perasaan itu. Saya beruntung bermain dengan Alvaro di klub saya, kami harus mengawasinya besok,” kata Bonucci.

Mantan bek AC Milan itu melanjutkan, “Morata dan Lukaku adalah dua striker hebat, tetapi mereka memiliki karakteristik yang berbeda. Anda bertemu dengan pemain terbaik ketika Anda mencapai tahap ini, ”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Chiesa Sudah Tak Sabar Ingin Melawan Morata di Semifinal Euro 2020

gamespool
Chiesa Sudah Tak Sabar Ingin Melawan Morata di Semifinal Euro 2020 18

Football5Star.com, Indonesia – Pemain timnas Italia, Federico Chiesa, senang bisa melawan Alvaro Morata saat Italia berhadapan dengan Spanyol di Euro 2020. Chiesa berterima kasih kepada Morata karena membantunya beradaptasi di Juventus musim lalu.

Gli Azzurri akan berhadapan dengan Spanyol di semifinal Euro 2020, Rabu (7/7/21). Chiesa sudah tak sabar untuk melawan rekan timnya, Morata.

federico chiesa-italia vs wales-footballitalia
Football Italia

“Kami berbicara dan saling memberi selamat karena kami berdua mencetak gol. Kami akan saling menyapa, saya mencintainya. Dia adalah salah satu pemain yang membantu saya menyesuaikan diri dengan lebih baik ketika saya tiba di Juve. Akan menyenangkan bertemu dengannya di semifinal ini,” ucap Chiesa seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sport.

Baik Italia dan Spanyol kini sama-sama bermain mengandalkan penguasaan bola. Chiesa mengatakan bahwa timnya tak terinspirasi dengan permainan Spanyol.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit melawan Spanyol. Mereka banyak menguasai bola. Seperti yang ingin kami lakukan. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi seperti yang kami hadapi sejauh ini. Mereka memiliki bentuk yang berbeda, mereka bermain 4-3-3, tetapi kami lebih dinamis di lapangan dengan pergeseran peran baik dalam serangan maupun pertahanan,” kata Chiesa.

Dia melanjutkan, “Bukan karena kami terinspirasi oleh Spanyol, tetapi kami memiliki ideologi yang hampir sama. Menjaga bola, menekan tinggi dan berusaha mendominasi lawan. Jelas perkembangan di lapangan berbeda. Spanyol telah melakukannya selama beberapa tahun, tetapi kami menggunakan penguasaan bola kami untuk menyelesaikan, memiliki lebih banyak peluang mencetak gol, lebih menyerang dan mendominasi.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Morata Terbebani Kesuksesan David Villa dan Torres

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Alvaro Morata jadi sasaran cemooh fan Spanyol. Performanya yang kurang meyakinkan membuat dirinya jadi bahan ejekan.

Kendati telah mencetak dua gol di Euro 2020, Alvaro Morata tetap dianggap sebagai salah satu titik lemah timnas Spanyol. Ini tak lepas dari banyaknya peluang yang terbuang percuma dari kaki dan kepalanya.

Apa yang dialami bomber Juventus membuat rekan setim, Cesar Azpilicueta, berempati. Menurutnya sang bomber terbebani kesuksesan dua pendahulunya seperti David Villa dan Fernando Torres.

david villa fernando torres flickr
flickr

“Alvaro terus menjadi lebih dewasa setiap harinya. Dia telah menerima tongkat estafet sebagai striker timnas Spanyol. Tapi untuk sukses seperti David Villa atau Fernando Torres tidaklah mudah. Mungkin itu yang sedikit membebaninya,” ujar Azpilicueta kepada Marca, Kamis (1/7/2021).

“Dia sudah menunjukkan bahwa dia tahu bagaimana menjadi dan bagaimana menghadapi tantangan yang dia miliki. Alvaro punya kepercayaan diri dan bukan hanya karena golnya, tapi juga permainan hebat yang dimiliki,” sambung kapten Chelsea.

Beban Morata di timnas Spanyol memang cukup berat. Sebab dia merupakan suksesor David Villa dan Fernando Torres, dua bomber maut yang dimiliki La Furia Roja.

Apalagi bersama Torres dan Villa, Spanyol berhasil merengkuh trofi. Kedua bintang sukses mempersembahkan trofi Piala Dunia 2010, Euro 2008 serta 2012.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Luis Enrique Lepas Tangan Soal Ancaman kepada Morata

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Luis Enrique, pelatih timnas Spanyol buka suara terkait ancaman yang ditujukan kepada pemainnya, Alvaro Morata dan keluarga. Beberapa waktu lalu, Morata mendapat ancaman dan pelecehan oleh oknum tak dikenal terkait penampilannya yang buruk di EURO 2020.

Menurut Luis Enrique, terkait masalah tersebut, ia dan federasi sepak bola Spanyol menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Menurut Luis Enrique, pihak kepolisian akan bertindak tegas kepada pelaku pengancaman.

Alvaro Morata - Spanyol - La Sexta
La Sexta

“Situasinya sangat serius sehingga harus ada campur tangan polisi,” kata Luis Enrique seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Senin (28/6/2021).

“Apa yang saya katakan tentang itu tidak penting. Ini adalah sesuatu yang perlu diselesaikan dengan tegas oleh aparat hukum,” tambah Enrique.

Beberapa waktu lalu, striker Spanyol Alvaro Morata dihujani ancaman dan hinaan – termasuk ancaman untuk membunuh anaknya – setelah gagal mencetak gol di depan gawang terbuka kontra Polandia pada gelaran Euro 2020.

Berbicara kepada stasiun radio Spanyol CadenaCOPE, Morata mengaku sangat gelisah dengan ancaman yang dialaminya.

“Saya tidak tidur selama sembilan jam setelah laga melawan Polandia. Saya menerima ancaman, hinaan kepada keluarga saya, berharap anak saya mati.”

“Saya baik-baik saja, mungkin beberapa tahun lalu saya akan merasa kacau. Saya telah menghabiskan beberapa pekan terisolasi dari semuanya.”

“Saya mengerti saya dikritik karena tidak mencetak gol, tapi saya berharap orang-orang bisa menempatkan diri seperti apa rasanya menerima ancaman, melihat ada yang bilang bahwa anak Anda harusnya mati saja.” tambah pemain Juventus tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Keluarga Alvaro Morata Dapat Ancaman Pembunuhan

gamespool
Keluarga Alvaro Morata Dapat Ancaman Pembunuhan 28

Football5star.com, Indonesia – Penyerang timnas Spanyol, Alvaro Morata merasa kesal karena keluarganya mendapat ancaman pembunuhan dari sejumlah pihak. Ancaman tersebut diberikan karena Morata tampil mengecewakan sepanjang Euro 2020.

Morata memang sudah berhasil membuka rekening golnya di Euro 2020. Akan tetapi, pemain 28 tahun itu mendapat banyak kritikan pedas karena berkali-kali gagal memaksimalkan peluang dalam tiga partai babak grup.

“Setelah pertandingan melawan Polandia, saya menghabiskan sembilan jam tanpa tidur. Saya menerima banyak ancaman. Bahkan ada orang yang berharap anak-anak saya mati,” ujar Alvaro Morata dikutip football5star dari laman Football Italia.

Alvaro Morata - Spanyol - La Sexta
La Sexta

“Saya tentu paham kritik yang saya dapatkan karena gagal mencetak gol. Tapi, orang-orang harus berusaha mengerti posisi saya dan memahami bagaimana rasanya menerima ancaman pembunuhan,” sambung Morata.

Lebih lanjut, Morata sudah mendapatkan cara terbaik untuk menghadapi berbagai kritik. Ia mengaku sangat sering menghabiskan waktu bersama psikolog timnas Spanyol sepanjang Euro 2020.

“Ketika tiba di hotel, saya sama sekali tak melihat handphone. Tapi, satu hal yang cukup mengganggu adalah apa yang mereka katakan mengenai saya dan keluarga di stadion.”

“Menjalani terapi sangat membantu saya. Rasanya luar biasa karena saya memiliki satu orang yang siap mendengarkan keluhan saya di momen apa pun. Saya sering digoda rekan-rekan setim karena hal ini. Tapi, saya juga bisa membicarakan hal tersebut dengan psikolog,” tandas Morata.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Gagal Cetak Gol dari Bola Rebound Penalti Moreno, Ini Alasan Morata

gamespool
Gagal Cetak Gol dari Bola Rebound Penalti Moreno, Ini Alasan Morata 32

Football5Star.com, Indonesia – Pemain timnas Spanyol, Alvaro Morata, menjelaskan mengapa dirinya gagal memasukkan bola ke gawang yang kosong hasil penalti gagal Gerard Moreno di laga lawan Polandia (20/6/21). Morata masih yakin Spanyol bisa lolos terlepas hasil negatif di dua laga pertama.

Spanyol hanya bisa meraih hasil imbang 1-1 melawan Polandia. Morata berhasil mencetak gol pertama dan dibalas oleh Robert Lewandowski.

Tapi, La Furia Roja sebenarnya bisa langsung kembali unggul 2-1 tepat setelah Lewandowski mencetak gol karena mereka mendapatkan penalti. Namun, tendangan penalti Gerard Moreno membentur tiang gawang dan bola rebound didapatkan oleh Morata, tapi tendangannya malah melebar.

Gagal Cetak Gol dari Bola Rebound Penalti Moreno, Ini Alasan Alvaro Morata 2
@CBSSportsGolazo

“Bola melaju dengan kecepatan luar biasa dan sulit untuk mengontrolnya. Mungkin saya terlalu dekat dengannya dan seharusnya membuat pilihan yang berbeda,” ucap Alvaro Morata seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Dia melanjutan, “Ini olahraga tim. Jika kami tidak menang, maka tidak ada bedanya apakah saya mencetak gol atau tidak. Saya kecewa kami tidak dapat meraih tiga poin, tetapi pertandingan berikutnya seperti final.”

Spanyol kini berada di posisi ketiga Grup E dengan raihan dua poin. Pasukan Luis Enrique wajib meraih kemenangan di laga selanjutnya lawan Slovakia jika ingin langsung lolos ke babak 16 besar.

“Jika kami mendengarkan apa yang dikatakan orang, itu tidak akan membantu, karena mereka semua menunggu untuk menumpuk dan mengkritik kami,” kata pemain Juventus itu.

Alvaro Morata melanjutkan, “Biasanya ketika negara-negara besar mencapai kompetisi seperti ini, ada rasa persatuan di sekitar mereka. Kami tahu bahwa kami mengikuti generasi jenius yang memenangkan segalanya dan sulit bagi kami untuk mengisi posisi itu, tetapi kami harus percaya pada diri kami sendiri.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Spanyol vs Polandia: Alvaro Morata Kirim Doa untuk Robert Lewandowski

gamespool
Spanyol vs Polandia: Alvaro Morata Kirim Doa untuk Robert Lewandowski 36

Football5star.com, Indonesia – Alvaro Morata, merasa girang karena bakal berduel dengan Robert Lewandowski pada partai Spanyol vs Polandia dinihari nanti. Meski senang, Morata berharap Lewandowski tak bisa menunjukkan performa terbaiknya.

Lewandowski memang belum menunjukkan performa terbaiknya di ajang Euro 2020. Pada partai melawan Slowakia beberapa waktu lalu, Lewandowski gagal memanfaatkan satu kesempatan emas serta 11 kali kehilangan bola. Buruknya penampilan Lewandowski menjadi salah satu faktor kekalahan Polandia atas Slowakia.

“Saya sangat mencintai sepak bola. Jadi, saya sangat menyukai permainan Lewandowski. Dia adalah salah satu penyerang terbaik dalam sejarah sepak bola,” tutur Alvaro Morata dikutip Football5star dari laman Weltfussball.

Spanyol vs Polandia - Alvaro Morata - Robert Lewandowski - RTVE
RTVE

“Saya akan berusaha meminta seragamnya di pertandingan nanti. Lewandowski merupakan sosok yang sangat saya kagumi. Tapi, saya berharap dia akan bermain buruk di laga nanti,” sambung Morata.

Laga Spanyol vs Polandia dinihari nanti juga menjadi ajang pembuktian bagi Morata. Pasalnya, ia tak menunjukkan performa terbaik karena gagal memanfaatkan banyak peluang pada partai Spanyol vs Swedia beberapa waktu lalu.

Buruknya penampilan Morata sempat membuatnya menjadi bulan-bulanan media Spanyol. Derasnya kritikan tersebut membuat Morata cukup sering menghabiskan waktu dengan psikolog timnas Spanyol, Joaquin Valdes.

“Saya senang membicarakan dan menghabiskan waktu bersama Joaquin. Kami bisa membicarakan banyak hal mengenai sepak bola maupun kehidupan secara umum. Menurut saya, Joaquin adalah psikolog yang luar biasa,” tuntas Morata.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Alvaro Morata Dihujani Kritik Pedas, Begini Pembelaan Luis Enrique

gamespool
Alvaro Morata Dihujani Kritik Pedas, Begini Pembelaan Luis Enrique 40

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique, merasa gerah dengan derasnya kritik yang diberikan kepada Alvaro Morata selama beberapa pekan terakhir. Di mata Enrique, Morata merupakan salah satu penyerang terbaik di Euro 2020.

Morata sudah mendapat kritik pedas sebelum Euro 2020 dimulai. Pemain 27 tahun itu dinilai tak pantas menjadi ujung tombak La Furia Roja di ajang Euro 2020. Beberapa pihak bahkan meminta Enrique untuk tak menurunkan Morata dan menjadikan Gerard Moreno sebagai starter pada partai melawan Polandia dinihari nanti.

“Setelah 40 penampilan, cuma David Villa yang memiliki rekor gol lebih baik ketimbang Alvaro Morata. Kita semua tentu tahu Villa merupakan top skorer sepanjang masa kami,” ujar Luis Enrique dikutip Football5star dari laman Weltfussball.

Alvaro Morata - Spanyol - Luis Enrique - La Sexta
La Sexta

“Jika dibandingkan dengan penyerang lain di Euro 2020, Morata juga memiliki catatan yang cukup baik. Harry Kane merupakan satu-satunya pemain yang memiliki gol lebih banyak ketimbang Morata,” sambung Enrique.

Lebih lanjut, Enrique meminta Morata untuk tidak terlalu fokus mencetak gol pada partai melawan Polandia. Enrique mengatakan mencetak gol merupakan tanggung jawab seluruh penggawa timnas Spanyol, bukan cuma Morata.

“Di tim kami, tugas mencetak gol bukan hanya milik striker seorang. Seluruh gelandang serang, gelandang tengah maupun pemain sayap harus bisa memberikan kontribusi maksimal di setiap pertandingan.”

“Kami adalah tim ofensif yang memiliki banyak pemain hebat. Saya tak mengerti kenapa kegagalan kami mencetak gol di pertandingan sebelumnya hanya disalahkan kepada satu orang pemain,” tutup Enrique.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

SAH! Juventus Perpanjang Kontrak Alvaro Morata

gamespool
SAH! Juventus Perpanjang Kontrak Alvaro Morata 43

Football5star.com, Indonesia – Raksasa Italia, Juventus, resmi memperpanjang kontrak pinjaman Alvaro Morata dari Atletico Madrid. Morata bakal dipinjam Bianconerri hingga akhir musim 2020-21.

Demi memperpanjang kontrak pinjaman Morata, Bianconerri harus mengucurkan dana sebesar 10 juta Euro. Status Morata bakal dipermanenkan dengan banderol 35 juta Euro ketika kontrak pinjamannya berakhir.

“Alvaro Morata sudah resmi memperpanjang pinjamannya dari Atletico Madrid. Penyerang timnas Spanyol itu akan mengenakan seragam hitam-putih hingga akhir musim 2021-22,” tulis pernyataan lengkap Juve dikutip football5star dari laman resmi klub.

Morata dipinjam Juve dari Atletico Madrid pada musim panas 2020 lalu. Morata diangkut ke Stadion Allianz untuk menggantikan peran Gonzalo Higuain yang dilepas ke Inter Miami.

Morata menunjukkan performa gemilang pada musim 2020-21. Pemain 27 tahun itu berhasil mencetak 20 gol dan 12 assist dari 44 penampilan di semua kompetisi. Kontribusi maksimal Morata berhasil membawa Bianconerri menyabet gelar Coppa Italia serta Supercoppa Italiana.

Penampilan gemilang Morata sayangnya gagal menyelamatkan pekerjaan Andrea Pirlo. Seperti yang diketahui, Pirlo resmi dipecat karena cuma mampu membawa Bianconerri finis di peringkat empat klasemen Liga italia. Sebagai pengganti, Bianconerri sudah resmi menunjuk Massimiliano Allegri.

Setelah resmi mengamankan jasa Morata, Bianconerri bisa fokus mendatangkan pemain anyar di bursa transfer. Menurut laporan media-media Italia, mereka sedang mengincar Miralem Pjanic, Hakan Calhanoglu, serta Manuel Locatelli.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Alvaro Morata Jelaskan Statusnya Bersama Juventus

gamespool
Alvaro Morata Jelaskan Statusnya Bersama Juventus 47

Football5star.com, Indonesia – Penggawa timnas Spanyol, Alvaro Morata, tak mau terlalu memusingkan statusnya bersama Juventus tahun ini. Morata mengaku sudah sempat membicarakan hal ini dengan petinggi Bianconerri beberapa waktu lalu.

Morata saat ini bermain di Juventus dengan status pinjaman dari Atletico Madrid. Bianconerri memiliki opsi untuk mempermanenkan, memperpanjang kontrak pinjaman, maupun memulangkan Morata ke Atletico tahun ini.

“Saya sudah membicarakan hal ini dengan direktur olah raga Juve. Tapi, saya belum bisa mengatakan apa pun hingga semuanya sudah resmi,” tutur Alvaro Morata dikutip football5star dari laman Football Italia.

Alvaro Morata - Juventus - Cristiano ronaldo - Calciomercato
Calciomercato

Lebih lanjut, Morata juga berharap Bianconerri akan bisa menunjukkan performa yang lebih baik pada musim 2020-21. Ia pun berharap bisa menjalani musim depan dengan kehadiran suporter di stadion.

“Musim lalu adalah masa yang cukup aneh bagi kami semua. Tentu saja saya berharap musim depan nasib kami akan lebih baik. Kami sangat merindukan kehadiran suporter, mereka akan bisa menciptakan atmosfer yang cukup mengintimidasi lawan di setiap pertandingan,” tandas Morata.

Morata berhasil menunjukkan performa yang cukup menjanjikan pada musim 2020-21 lalu. Penyerang berusia 27 tahun itu mampu mencetak 20 gol dan 12 assist dari 44 penampilannya di semua kompetisi.

Penampilan gemilang Morata sayangnya gagal menyelamatkan pekerjaan Andrea Pirlo. Seperti yang diketahui, Pirlo resmi dipecat karena cuma mampu membawa Bianconerri finis di peringkat empat klasemen Liga italia. Sebagai pengganti, Bianconerri sudah resmi menunjuk Massimiliano Allegri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Morata Bongkar Hal Positif Cristiano Ronaldo yang Jarang Diketahui

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Striker Juventus, Alvaro Morata mengungkap hal positif dari rekannya Cristiano Ronaldo yang jarang diketahui publik. Menurut Morata, Ronaldo adalah pria yang memiliki banyak pengetahuan.

Dikatakan oleh Morata, Ronaldo sebagai pemain Juventus sangat akrab dengan rekan-rekannya yang lain. Ronaldo malah kata Morata acapakli melemparkan lelucon kepada rekan-rekannya di Juventus.

“Saya berbicara dengannya tentang segalanya, tentang hal-hal yang bahkan tidak dapat Anda bayangkan,” kata Morata seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Jumat (4/6/2021).

“Dia pria yang sangat berbudaya dan suka berbagi cerita anekdot,” ungkap Alvaro Morata.

“Saya ingat bahwa pada makan malam terakhir tim yang kami lakukan. Kami berbicara tentang makanan dan nutrisi dan dia memberi tahu kami soal rekor seseorang yang pergi tanpa makan. Tidak ada yang tahu soal itu,” papar Morata.

“Itu mengejutkan kami, tetapi dia tahu tentang segala macam hal. Dia suka membaca dan memberi tahu dirinya sendiri tentang berbagai hal,” tambah pemain asal Spanyol tersebut.

Ronaldo dan Euro 2020

Cristiano Ronaldo jalani musim 2020-21 tidak cukup baik. Bersama Juventus, Ronaldo mendapat banyak kritik pedas dari banyak pihak. Ia dianggap tak tunjukkan permainan yang konsisten sepanjang musim.

Euro 2020 bisa saja jadi ajang unjuk kemampuan Ronaldo untuk buktikkan bahwa dirinya belum habis. Di perhelatan Euro 2020, Ronaldo memiliki sejumlah kans untuk memecahkan rekor individu selain tentu saja membawa Portugal raih gelar juara untuk kali kedua.

Ronaldo saat ini memiliki catatan gol yang sama dengan legenda Prancis, Michel Platini. Kedua pemain ini sama-sama mencetak 9 gol di partai final Euro. Jika mampu mencetak gol di Euro 2020, Ronaldo akan jadi pemain terbanyak yang mencetak gol di putaran final Euro.

Ronaldo menjadi tumpuan bagi lini depan Portugal untuk mencetak gol di Euro 2020. Tambahan gol milik eks pemain Manchester United itu tidak hanya berarti penting untuk Portugal. Tambahan gol juga akan membuat dirinya bisa melewati gol internasional terbanyak yang dipegang legenda Iran, Ali Daei.

Ali Daei memiliki rekor 107 gol di laga internasional bersama Iran. Sedangkan Ronaldo saat ini tercatat memiliki 103 gol dari 173 penampilan bersama Portugal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Bologna vs Juventus: Finis di Empat Besar Berkat Alvaro Morata

gamespool
Bologna vs Juventus: Finis di Empat Besar Berkat Alvaro Morata 53

Football5star.com, Indonesia – Dua gol Alvaro Morata ke gawang Bologna pada Senin (24/5) dinihari membuat Juventus dipastikan finis di empat besar klasemen Liga Italia 2020-21. Brace Morata membuat partai Bologna vs Juventus berakhir dengan skor 1-4.

Tampil sebagai tim unggulan, Juventus tak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Baru enam menit laga berjalan, Federico Chiesa berhasil Bianconerri unggul setelah memanfaatkan bola muntah sepakan Adrien Rabiot yang membentur mistar gawang.

Pada menit ke-29, Juventus berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini, giliran Alvaro Morata yang menjebol gawang Bologna setelah menanduk umpan silang Paulo Dybala.

Di penghujung babak pertama, Juventus berhasil mencetak gol ketiganya lewat aksi Rabiot yang memanfaatkan kelengahan para pemain belakang Bologna. Skor 0-3 tak berubah hingga turun minum.

alvaro morata - Bologna vs Juventus - Liga Italia - Alvaro Morata - @juventusfcen
twitter.com/juventusfcen

Di babak kedua, Juventus tak menurunkan intensitas serangannya. Hasilnya, Bianconerri berhasil memperlebar keunggulan pada menit ke-47. Lagi-lagi melalui aksi Morata yang kali ini memaksimalkan umpan panjang kiriman Leonardo Bonucci.

Unggul empat gol tak membuat Juventus puas. Lima menit setelah gol kedua Morata, Bianconerri mendapat peluang lewat Chiesa. Namun, sepakannya melebar tipis di samping gawang Skorupski.

Lima menit jelang laga usai, Bologna mampu memperkecil ketertinggalan. Pemain pengganti, Riccardo Orsolini berhasil menyambar umpan tarik Rodrigo Palacio dan menyarangkan bola ke gawang Carlo Pinsoglio.

Skor 1-4 tak berubah hingga laga usai. Kemenangan ini membuat Juventus berhasil menggusur Napoli dari posisi keempat klasemen Liga Italia. Napoli gagal mempertahankan posisi keempat karena cuma mampu bermain imbang ketika menjamu Hellas Verona.

SUSUNAN PEMAIN BOLOGNA VS JUVENTUS

Bologna: 28-Lukasz Skorupski; 14-Takehiro Tomiyasu, 17-Gary Medel (26-Valentin Antov 57′), 5-Adama Soumaoro, 29-Lorenzo De Silvestri (43-Paolo Farago 68′); 30-Jerdy Schouten (18-Andri Baldursson 80′), 32-Mattias Svanberg; 11-Andreas Skov Olsen (7-Riccardo Orsolini 57′), 55-Emanuel Vignato (10-Nicola Sansone 57′), 99-Musa Barrow; 24-Rodrigo Palacio

Pelatih: Sinisa Mihajlovic

Juventus: 1-Wojciech Szczesny (31-Carlo Pinsoglio 68′); 16-Juan Cuadrado, 4-Matthijs de Ligt (19-Leonardo Bonucci 46′), 3-Giorgio Chiellini (5–Arthur Melo 58′), 12-Alex Sandro; 44-Dejan Kulusevski, 13-Danilo (33-Federico Bernardeschi 68′), 25-Adrien Rabiot, 22-Federico Chiesa (14-Weston McKennie 58′); 10-Paulo Dybala, 9-Alvaro Morata

Pelatih: Andrea Pirlo

Kartu Kuning: Medel 43′ – Morata 37′, McKennie 65′

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Juventus Kehilangan Pemain Penting Jelang Lawan Udinese

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo mengaku cukup pusing jelang pertandingan melawan Udinese di lanjutan Serie A Italia, Minggu (2/5/2021). Pirlo tak bisa menurunkan salah satu pemain pentingnya, Alvaro Morata.

Dalam konfrensi pers jelang pertandingan melawan Udinese, Pirlo mengakatan bahwa Morata tak bisa dimainkan karena mengalami masalah di otot betisnya.

Alvaro Morata - Atletico - Juventus - Eurosport
Eurosport

“Ronaldo akan bermain dengan Dybala karena Morata sedang dalam kondisi yang tidak bagus. Dia mengalami masalah kemarin dengan otot betisnya dan kami akan mengevaluasi kondisinya pada hari ini,” kata Pirlo seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia, Sabtu (1/5).

“Kami akan memutuskan apakah tidak membawanya ke Udine bersama kami besok atau tidak.” tambah Pirlo.

Tak hanya Morata, Pirlo pun tak bisa menurunkan Federico Chiesa. Namun Pirlo masih bisa menurunkan sejumlah pemain seperti Danilo, Dejan Kulusevski dan Arthur.

“Danilo baik-baik saja. Federico Chiesa tidak begitu baik karena dia berlatih berpisah dari tim minggu ini. Dia belum mencapai kondisi 100 persen dan akan sangat berisiko untuk menurunkannya besok,”

“Arthur baru berlatih bersama tim kemarin karena ada masalah lain. Aaron Ramsey masih berlatih terpisah. Kami mengalami beberapa masalah. Dejan Kulusevski sudah berlatih dengan rekan satu tim sepanjang minggu ini dan bisa dimainkan,” ungkap Pirlo.

Juvenuts membutuhkan kemenangan melawan Udinese. Saat ini mereka berada di peringkat ketiga bersama Napoli dan tertinggal dari Atalanda di posisi kedua.

“Udinese adalah tim dengan fisik pemain bagus serta memiliki kualitas teknik yang hebat, bukan hanya Rodrigo de Paul dan Roberto Pereyra,”

“Mereka memiliki sedikit kebobolan, mereka bertahan dengan sangat baik dan terorganisir, Ini menjadi pertandingan yang sulit bagi kami,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Alvaro Morata Tak Yakin Dirinya Bakal Bertahan di Juventus Musim Depan

gamespool
Alvaro Morata Tak Yakin Dirinya Bakal Bertahan di Juventus Musim Depan 59

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Juventus, Alvaro Morata, merasa tak yakin dirinya bakal dipertahankan Juventus musim depan. Morata juga mengungkapkan kekecewaannya setelah Juventus gagal menang melawan Fiorentina.

Morata berhasil mencetak gol spektakuler di laga melawan Fiorentina (25/4/21). Tapi gol itu tidak membuat timnya menang karena laga berakhir imbang 1-1.

“Tidak ada yang mengingat gol hebat jika tidak membawa kemenangan. Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak, tetapi kami tidak berhasil, kami memiliki sikap yang lebih baik di babak kedua, yang akan membuat kami memenangkan pertandingan berikutnya,” ucap Morata seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Morata melanjutkan, “Saya terlihat serius karena saya tak suka tidak menang. Kami mengalami musim yang sulit, tahun ini sangat sulit. Tidak peduli siapa yang mencetak gol. Itu penting untuk memenangkan pertandingan. Hari ini kami membuktikan bahwa kami bisa memenangkannya.”

Morata saat ini masih merupakan pemain pinjaman dari Atletico Madrid. Namun dia merasa tak yakin dirinya bakal dipertahankan oleh Bianconeri musim depan.

“Semua orang tahu saya akan dengan senang hati tinggal di sini seumur hidup jika saya punya kesempatan. Tapi ini adalah profesi, sepak bola adalah bisnis dan seringkali kami para pemain tidak punya banyak pilihan,” kata pemain timnas Spanyol itu.

Alvaro Morata dipinjam satu musim dengan harga 10 juta euro. Dia memiliki opsi permanen 45 juta euro, tapi Juventus juga punya opsi lain di kontraknya, yaitu memperpanjang masa peminjaman Morata semusim lagi dengan membayar 10 juta euro. Jika Bianconeri memilih opsi perpanjang masa peminjaman, opsi pembelian permanen akan menjadi 35 juta euro.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Juventus akan Kembalikan Morata dan Pulangkan Moise Kean

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus kemungkinan besar tidak akan menembus Alvaro Morata dari Atletico Madrid. Artinya, akhir musim ini sang bomber akan kembali ke ibu kota Spanyol.

Dari segi performa, tidak ada yang salah dengan Alvaro Morata. Dia adalah tandem Cristiano Ronaldo di depan dan telah mencetak 16 gol dan 11 assist di semua ajang.

Biaya tebusan sang pemain disinyalir jadi alasan Si Nyonya Tua enggan mempermanenkan statusnya. Tuttosport melaporkan jika Juve tak mau membayar 50 juta euro karena mengalami masalah keuangan akibat pandemi covid-19.

Moise Kean - PSG - The Athletic
The Athletic

Belum lagi tuntutan gaji penggawa timnas Spanyol terbilang besar. Yakni mencapai tujuh juta euro permusim.

Jika benar-benar mengembalikan Alvaro Morata ke Atletico Madrid, Juventus sudah punya sosok pengganti. Menurut laporan Tuttosport mereka akan memulangkan Moise Kean dari Everton.

Musim ini Moise Kean menjalani musim yang apik bersama Paris Saint-Germain. Tapi statusnya masih menjadi pemain Everton. Tanpa ada klausul penebusan dalam kontrak pinjamannya, ia dipastikan kembali ke The Toffees musim depan.

Peluang klub Turin memulangkan Mouse Kean terbuka lebar. Dalam klausul kontraknya dengan Everton, pihak klub diwajibkan untuk memprioritaskan Juve jika ada yang mendekati bomber 22 tahun.

Lagi pula Kean bukanlah pilihan utama Carlo Ancelotti. Sedangkan dari sisi ekonomi, harga tebus Kean juga masih terjangkau, yaitu 35 juta euro.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Alvaro Morata Buka Peluang Kembali ke Atletico Madrid

gamespool
Alvaro Morata Buka Peluang Kembali ke Atletico Madrid 66

Footballl5star.com, Indonesia – Penyerang Juventus, Alvaro Morata, tak mau menutup kemungkinan untuk kembali memperkuat Atletico Madrid pada musim 2021-22 mendatang. Namun, Morata akan merasa jauh lebih bahagia apabila statusnya dipermanenkan Bianconerri.

Morata memperkuat Juventus dengan status pinjaman. Bianconerri bisa mempermanenkan jasa Morata atau memperpanjang kontrak pinjamannya pada akhir musim 2020-21. Mereka harus mengucurkan dana sebesar 35 hingga 45 juta Euro.

“Saya saat ini bermain dengan status pinjaman. Jadi, pendapat saya tidak memiliki dampak yang terlalu signifikan. Saya merasa bahagia di Juventus atau Atletico Madrid,” ujar Alvaro Morata dikutip football5star dari laman Football Italia.

Alvaro Morata - Atletico - Juventus - Eurosport
Eurosport

“Saat ini saya masih terikat kontrak. Akhir musim nanti, manajemen Juventus baru akan membahas masa depan saya. Untuk saat ini, saya masih belum membicarakan masalah ini dengan manajemen klub.”

“Tapi, saya merasa bahagia di Juventus. Kami ada di baru saja memulai proyek jangka panjang di sini dan saya merasa sangat bahagia,” kata Morata menambahkan.

Morata berhasil menunjukkan performa yang cukup baik sepanjang musim 2020-21. Pemain berusia 28 tahun itu berhasil menyumbang 16 gol dan 11 assist dari 34 penampilan di semua kompetisi.

Akan tetapi, performa gemilang Morata tak membuat Juventus berjaya di Serie A maupun Liga Champions. Mereka saat ini duduk di posisi ketiga klasemen Serie A dan sudah gagal melaju ke perempat final Liga Champions karena disingkirkan FC Porto.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Alvaro Morata: Semua Orang di Juventus Ingin Ronaldo Bertahan

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Cristiano Ronaldo kembali ke Real Madrid. Itulah rumor yang beredar sejak Juventus dikandaskan FC Porto pada babak 16 besar Liga Champions. Namun, striker Alvaro Morata memprediksi megabintang asal Portugal itu akan tetap berkostum I Bianconeri.

Setelah Juventus dikandaskan FC Porto, Ronaldo jadi sasaran kritik. Dia dianggap sebagai biang masalah dan kegagalan I Bianconeri. Dari pelatih kawakan Fabio Capello hingga Antonio Cassano melontarkan kritik pedas. Tak heran bila kemudian muncul rumor dia akan dilepas Juventus.

Meskipun demikian, Morata meyakini Ronaldo akan tetap di Juventus dan tak kembali ke Real Madrid. Menurut striker pinjaman dari Atletico Madrid itu, tak seorang pun yang menginginkan sang megabintang pergi dari Stadion Allianz.

“Aku kira itu tak akan terjadi. Juventus dan aku ingin Cristiano Bertahan karena Juve harus memiliki pemain-pemain terbaik,” kata Alvaro Morata kepada El Larguero seperti dikutip Football5Star.com dari Diario As.

Mengenai kritik yang menghujani Ronaldo, Morata memaklumi itu. Namun, dia menegaskan, bukan berarti CR7 dijadikan kambing hitam dan pemain-pemain lain tak bertanggung jawab atas kegagalan Juventus.

“Pada dasarnya, mereka mengkrtik kami semua. Namun, tak satu pun di tim yang memiliki koleksi gelar sebanyak dia,” kata Morata. “Aku adalah orang pertama yang tahu ketika mereka mengkritikku. Hal yang sama juga pasti berlaku pada dirinya. Aku tak perlu membela Cristiano karena Anda sudah tahu siapa dia.”

Morata Yakin CR7 Tak Kecewa

Alvaro Morata meyakini Cristiano Ronaldo puas dengan skuat Juventus saat ini.
juventus.com

Morata juga membantah anggapan sebagian orang yang melihat Ronaldo tidak puas dengan skuat yang dimiliki Juventus. Sebagai orang yang berada di tim, striker timnas Spanyol itu tak merasakan hal tersebut.

“Mungkin itu muncul karena dia terbiasa main di final Liga Champions. Namun, andai di klub lain pun, dia akan menunjukkan hal yang sama. Ini bukan masalah Juventus atau bukan. Dia senang dengan skuat yang ada. Namun, dia terbiasa menang. Jadi, normal saja bila dia marah. Kukira dia senang dengan tim yang ada,” ujar Morata lagi.

Secara pribadi, Alvaro Morata mengaku punya hubungan baik dengan Cristiano Ronaldo. Namun, mereka tak pernah bicara sepak bola saat senggang. Tak terkacuali soal kemungkinan kembali ke Real Madrid.

“Kami bicara tentang segala hal, kecuali sepak bola. Kami kerap menghabiskan waktu bersama dan ketika di luar lapangan, kami bicara soal keadaan dunia. Kami coba untuk menghindar dari sepak bola. Kami bicara soal situasi pandemi di Spanyol, di Portugal,” kata Alvaro Morata.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Alvaro Morata Cetak Brace karena Cristiano Ronaldo Dicadangkan

gamespool
Alvaro Morata Cetak Brace karena Cristiano Ronaldo Dicadangkan 73

Football5star.com, Indonesia – Bomber Juventus, Alvaro Morata, berhasil mencetak dua gol ke gawang Lazio pada Minggu (7/3) dinihari karena tak bermain bersama Cristiano Ronaldo. Jika bermain dengan Ronaldo, Morata mendapat tugas untuk melayani sang megabintang.

Ronaldo tak diturunkan Andrea Pirlo sebagai starter pada partai melawan Lazio. Pemain berpaspor Portugal itu baru dimainkan pada menit ke-69 menggantikan posisi Morata.

“Ketika bermain dengan striker terbaik di dunia, tugas pertama saya adalah melayaninya. Mencetak gol menjadi prioritas kedua,” ujar Alvaro Morata dikutip football5star dari laman resmi Bianconerri.

Alvaro Morata - Juventus - Cristiano ronaldo - Eurosport = lazio
Eurosport

“Jika dia tidak bermain, maka saya mendapat lebih banyak kesempatan untuk melepas tembakan ke gawang lawan. Cristiano Ronaldo bermain seperti robot di setiap pertandingan. Karena, dia selalu mencetak gol ketika kami memberikan bola,” sambung Morata.

Lebih lanjut, Morata merasa senang karena Juventus bisa bangkit dan mengalahkan Lazio. Namun, ia tak ingin terlalu terlena dengan kemenangan ini karena sudah ditunggu FC Porto pada partai leg II babak 16 besar Liga Champions tengah pekan nanti.

“Selain berhasil meraih poin penuh, poin positif yang kami dapatkan di pertandingan ini adalah, berhasil bangkit setelah melakukan kesalahan fatal,” tutur Morata.

“Respon yang kami tunjukkan benar-benar memperlihatkan kalau kami merupakan tim yang lebih ingin memetik kemenangan di pertandingan ini. Sekarang, kami harus fokus kepada Liga Champions,” tandas Morata.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Alvaro Morata Lega Bisa Cetak Gol Lagi

gamespool
Alvaro Morata Lega Bisa Cetak Gol Lagi 76

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang Juventus, Alvaro Morata, mengakui bahwa dirinya rindu untuk mencetak gol. Dia berhasil mencetak satu gol melawan Spezia, (3/3/21).

Morata yang menjadi pemain pengganti berhasil mencetak gol pertama pada laga itu, dimana Juventus berhasil menang dengan skor 3-0. Gol itu adalah gol pertama Morata sejak 73 hari yang lalu.

“Saya memang merindukan mencetak gol, tetapi di atas semua itu saya merindukan kekuatan, karena selama tiga minggu terakhir sejujurnya saya tidak merasa baik sama sekali. Saya harus menyerahkan diri saya kepada tim karena kami memiliki begitu sedikit pilihan yang tersedia saat ini,” ucap Morata seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Morata melanjutkan, “Ini bukan musim yang mudah, kami bermain setiap tiga hari dan ada pemain inti yang absen dalam jangka waktu yang lama. Itu bukanlah alasan, itu kenyataan. Kami sedang bekerja untuk menang, jika kami tidak menang musim ini, kami akan memberi selamat kepada para pemenang. Tapi sampai ada peluang matematis, kami akan memberikan yang terbaik di lapangan.”

Juventus kembali meraih kemenangan setelah sebelumnya ditahan imbang oleh Hellas Verona. Bianconeri saat ini tertinggal 7 poin dari pemuncak klasemen, Inter.

“Yang penting adalah tiga poin. Kami kembali ke jalur kemenangan, yang kami butuhkan setiap minggu di Juventus. Ada banyak pertandingan untuk dimainkan, kami harus fokus pada pertandingan berikutnya dan poin yang akan diperebutkan,” kata Morata

Alvaro Morata melanjutkan, “Setiap orang yang tahu sepak bola menyadari kemenangan membawa kepercayaan diri, antusiasme dan suasana yang hebat di ruang ganti. Itu penting. Kami sedang bekerja untuk menang di sini.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hasil Juventus vs Spezia: I Bianconeri Menang Telak

gamespool
Hasil Juventus vs Spezia: I Bianconeri Menang Telak 79

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan antara Juventus vs Spezia di Juventus Stadium, Rabu (3/3/2021) berhasil dimenangkan oleh tim tuan rumah dengan skor 3-0. Tiga gol kemenangan Juventus dicetak oleh Alvaro Morata, Cristiano Ronaldo dan Federico Chiesa.

Pada babak pertama, permainan Juventus boleh dikatakan cukup membosankan. Para pemain Juventus terlihat kebingungan untuk membangun skema serangan. Umpan pemain Juventus sangat mudah dibaca oleh pemain Spezia.

Justru Spezia yang lebih berani untuk membangun skema serangan. Meski begitu, Juventus sempat mencetak gol terlebih dahulu lewat gol Federico Chiesa. Namun gol itu dianulir oleh wasit. Chiesa dianggap terlebih dahulu berada di posisi offside.

Peluang bagi Juventus baru datang di menit 36 lewat sundulan Merih Demiral yang masih terlalu lemah hingga mudah diamankan Ivan Provedel. Cristiano Ronaldo punya peluang terbaik di menit 42. Sayangnya, bola sepakan pemain asal Portugal itu membentur tiang gawang.

Skor tanpa gol jadi hasil akhir di babak pertama. Pada babak kedua, Juventus terlihat mengubah gaya permainan. Mereka jadi lebih hidup dan berani menekan lini belakang Spezia.

Hasilnya pada menit ke-62, Alvaro Morata sukses membuat Juventus unggul 1-0. Unggul satu gol, anak asuh Andrea Pirlo itu terus tampil menekan. Hasilnya pada menit ke-71, Federico Chiesa mampu mencetak gol kedua.

Pada menit ke-89, Cristiano Ronaldo menambah satu gol lagi. Hingga akhir babak kedua, skor 3-0 bertahan untuk kemenangan Juventus atas Spezia.

Susunan pemain Juventus vs Spezia:

Juventus: Wojciech Szczesny; Danilo, Merih Demiral, Alex Sandro, Gianluca Frabotta; Federico Chiesa, Rodrigo Bentancur, Adrien Rabiot, Weston McKennie; Dejan Kulusevski; Cristiano Ronaldo

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Andrea Pirlo

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Andrea Pirlo: Alvaro Morata Pingsan Begitu Pertandingan Usai

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Andrea Pirlo menjelaskan pilihannya tak memasang Alvaro Morata sebagai starter saat Juventus takluk 1-2 di kandang FC Porto. Menurut dia, pilihan itu diambil secara terpaksa dengan mempertimbangkan kondisi sang pemain.

Alvaro Morata hanya berada di bangku cadangan saat Juventus mengawai laga leg I babak 16 besar Liga Champions di kandang Porto, Kamis (18/2/2021) dini hari. Dia baru masuk menggantikan gelandang Weston McKennie pada menit ke-63.

Meskipun hanya tampil 27 menit, Morata memberikan perbedaan. Salah satu buktinya, dia mampu melepaskan 3 tembakan, sama dengan Federico Chiesa yang tampil penuh. Legenda Juventus, Alessandro Del Piro, mengakui pengaruh sang striker.

Andrea Pirlo mengaku terpaksa mencadangkan Alvaro Morata pada laga FC Porto vs Juventus.
Getty Images

“Morata memberikan kejutan positif dalam hal energi dan ancaman. Juve kekurangan ide di lapangan,” kata Alessandro Del Piero kepada Sky Sport Italia seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb.

Lalu, mengapa Morata baru tampil pada menit ke-63? Pirlo memberikan penjelasan selepas pertandingan. “Dia tak dalam kondisi terbaik. Sejak sembuh dari flu, dia belum benar-benar fit. Dia masih agak sakit,” urai dia.

Pirlo lantas menunjukkan bukti kondisi Morata yang tak prima. “Dia masuk pada saat dibutuhkan. Namun, setelah pertandingan usai, dia terkapar. Dia pingsan. Dia tak dalam kondisi terbaik,” urai pelatih berumur 41 tahun tersebut.

Morata Tersubur di Juventus

Alvaro Morata mampu melepaskan 3 tembakan dalam 27 menit saat Juventus kalah 1-2 dari FC Porto.
Getty Images

Keterangan Andrea Pirlo itu terbilang mengejutkan. Pasalnya, Alvaro Morata tampil penuh saat Juventus kalah 0-1 dari Napoli, akhir pekan lalu. Artinya, sang striker baru terkena flu dalam 3 hari terakhir. Keberadaannya di skuat saat melawat ke Do Dragao pun diduga agak dipaksakan.

Kondisi Morata tentu diharapkan Pirlo segera membaik. Pasalnya, striker asal Spanyol itu jadi andalan di lini depan Juventus pada Liga Champions musim ini. Dalam 6 laga fase grup, dia hampir selalu jadi starter. Dia hanya sekali tampil sebagai pengganti, yaitu saat I Bianconeri menang 2-1 atas Ferencvaros pada matchday IV.

Kepercayaan Pirlo itu dijawab tuntas oleh Alvaro Morata. Dia mampu mendulang 6 gol sepanjang fase grup. Dalam dua pertemuan dengan Barcelona saja dia tak mencetak gol. Itu menjadikan dia pemain tersubur Juventus dengan unggul 2 gol atas Cristiano Ronaldo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Bangganya Alvaro Morata Bisa Main Bersama Ronaldo dan Dybala

gamespool
Bangganya Alvaro Morata Bisa Main Bersama Ronaldo dan Dybala 87

Football5star.com, Indonesia – Alvaro Morata mengaku sangat bangga bisa bermain satu tim dengan Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala di Juventus. Morata bahkan mengatakan bahwa momen tersebut kelak akan ia bagikan kepada anak-anaknya.

“Sangat mudah bermain dengan Cristiano, saya sudah mengenalnya cukup lama. Dalam situasi normal, di mana pemain normal tidak akan mencetak gol, dia justru bisa melakukannya. Saya mengerti pergerakan dan apa yang suka dia lakukan,” kata Morata seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports, Sabtu (16/1/2021).

Ronaldo Gagal Penalti, Morata yang Kena Omel Pirlo2

Menurut Morata, sebagai rekan satu tim, Cristiano Ronaldo selalu membantu dirinya saat berada di area pertahanan lawan. Morata juga menyebut bahwa eks pemain Madrid dan Manchester United itu mampu bermain sangat bagus di posisi manapun.

“Saya pikir dia banyak membantu saya untuk tidak selalu fokus kepada dua atau tiga pemain belakang lawan. Saya sangat senang bisa bermain dengannya. Dia fantastis. Dia memiliki kualitas luar biasa dan bisa bermain di posisi manapun,” tambahnya.

“Dia bisa bermain sebagai no 9, 10, atau menjadi no 11. Saya tumbuh besar mengawasinya, dan ketika saya bisa bermainnya dengannya itu sangat membanggakan,” ungkap Morata.

“Yang bisa saya lakukan adalah menikmati momen ini bersamanya dan saya berharap bisa bermainnya dengan waktu lama. Ini suatu kehormatan bagi saya. Saya juga sangat bersemangat untuk bermain dengan Dybala,”

“Saya akan memberi tahu ke anak-anak saya bahwa saya pernah bermain dengan Ronaldo dan Dybala,” tutul Alvaro Morata.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Alvaro Morata Puji Lukaku dan Lautaro Jelang Inter vs Juventus

gamespool
Alvaro Morata Puji Lukaku dan Lautaro Jelang Inter vs Juventus 91

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang Juventus, Alvaro Morata, memuji duet lini serang Romelu Lukaku-Lautaro Martinez, jelang laga Inter vs Juventus (18/1/21). Morata bahkan ingin bertukar jersey dengan Lukaku pada pasca laga.

Juventus akan bertandang ke Giuseppe Meazza pada Senin dini hari. Morata menyebut laga Inter vs Juventus akan menjadi laga yang spesial. Pemain asal Spanyol itu juga menggenang golnya di laga itu pada 2015.

“Saya ingat momen itu. Saya tidak tahu mengapa saya merayakannya seperti itu (menggenakan kacamata hitam) Mungkin karena saya tidak menduganya. Saya tidak melihat bola masuk ke gawang. Kacamata jatuh dari tribun dan kemudian (Fernando) Llorente menyerahkannya kepada saya dan saya memakainya,” ucap Morata seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Andrea Pirlo Saya Tak Terkejut Lihat Performa Bagus Alvaro Morata
Teller Report

Morata melanjutkan, “Pada Minggu (waktu setempat), tidak akan ada semua itu, karena tidak ada fans. Semoga mereka segera kembali. Ini pertandingan spesial, Anda merasakannya lebih dari yang lain. Dua dari tim terbaik di Italia sedang bermain.”

Alvaro Morata memberi peringatan kepada para bek-beknya yang akan menghadapi Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez pada laga nanti.

“Mereka adalah dua pemain yang fantastis. Lautaro bukanlah No.9 biasa, Lukaku adalah salah satu penyerang terbaik di dunia. Dia memiliki segalanya. Saya minta maaf ketika dia mencetak gol, karena dia ada di Inter, tapi saya senang untuknya karena dia pemain yang hebat,” kata Morata.

Alvaro Morata melanjutkan, “Saya akan minta jerseynya, untuk disimpan sebagai suvenir, saya harap dia tidak mengalami hari yang buruk. Kami akan mencoba menghentikannya, meskipun itu tidak akan mudah. Lautaro lebih fleksibel, sedangkan Lukaku, Anda tahu apa yang ingin dia lakukan tetapi Anda tidak bisa menghentikannya.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Andrea Pirlo Pesimistis Alvaro Morata Main Lawan AC Milan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Usai mengalahkan Udinese 4-1, Juventus akan tandang ke AC Milan,  Kamis (7/1/2021) dinihari WIB. Pada laga di San Siro tersebut Andrea Pirlo dipusingkan oleh kondisi Alvaro Morata.

Saat ini Alvaro Morata mengalami cedera. Namanya bahkan tidak masuk dalam daftar pemain kala Juventus menang atas Udinese dinihari tadi.

Andrea Pirlo mengklaim kondisi bomber asal Spanyol sudah membaik. Tapi untuk bermain melawan AC Milan tengah pekan ini, dia ragu sang pemain siap.

Andrea Pirlo Saya Tak Terkejut Lihat Performa Bagus Alvaro Morata
Teller Report

“Kami akan melihat bagaimana situasi Morata dan apakah dia bisa bermain pada hari Rabu atau tidak. Tapi saya ragu dia sudah tersedia,” kata sang pelatih seperti dikutip Football5star dari DAZN, Senin (4/1/2021).

Kehilangan mantan pemain Real Madrid kerugian besar untuk Si Nyonya Tua. Musim ini dia adalah pilihan utama bersama Cristiano Ronaldo di lini depan. Apalagi lawan yang dihadapi nanti dalah I Rossoneri yang belum terkalahkan sepanjang musim.

Keadaan diperparah dengan minimnya stok pemain di lini depan. Praktis Andrea Pirlo hanya memiliki Paulo Dybala sebagai opsi.

Maka dari itu sang pelatih butuh pemain baru pada bursa transfer Januari. Satu nama yang jadi prioritas adalah Olivier Giroud.

“Jendela transfer dibuka besok. Kami sudah berdiskusi dengan klub apa yang ingin kai lakukan dan apakah ada peluang. Kami berharap bisa melakukan sesuatu dalam beberapa hari ke depan. Olivier Giroud? Dia akan sangat berguna,” tutup Andrea Pirlo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Parma vs Juventus: Ronaldo Dekati Rekor Gol Legenda Milan

gamespool
Parma vs Juventus: Ronaldo Dekati Rekor Gol Legenda Milan 97

Football5star.com, Indonesia – Juventus menang besar saat melawan Parma di Stadion Ennio Tardini, Minggu (20/12/2020). Laga Parma vs Juventus berakhir dengan skor 4-0, dua gol Juve dicetak Cristiano Ronaldo.

Catatan dua gol Ronaldo ke gawang Parma membuat pemain Portugal itu telah mencetak 33 gol sepanjang 2020 sekaligus mengalahkan jumlah gol legenda Juventus, Omar Sivori pada 1961. Jumlah gol Ronaldo ini mendekati 36 gol miliki legenda Milan, Gunnar Nordhal yang dicetaknya pada 1950.

Kontribusi Ronaldo pada laga ini memang cukup besar. Selain Ronaldo, Alvaro Morata serta Aaaron Ramsey juga memainkan peran penting. Morata jadi pencetak assist di gol pertama Juventus yang dicetak oleh Dejan Kulusevski di menit ke-26.

Tiga menit kemudian, umpan crossing Morata disambut dengan sundulan Ronaldo yang tak mampu dihalau oleh bek dan kiper Parma. 2-0 Juventus unggul. Skor 2-0 bertahan di babak pertama.

Di babak kedua, Ronaldo kembali membawa Juve semakin menjauh. Gol kedua Ronaldo kali ini berkat umpan dari Aaron Ramsey di menit ke-48. Juve unggul 3-0. Unggul 3-0 tak membuat Juventus puas.

Pada menit ke-85, Alvaro Morata akhirnya mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Juventus meraih kemenangan 4-0 atas Parma di Stadion Ennio Tardini.

Susunan pemain kedua tim:

Parma (4-3-1-2): 1-Luigi Sepe; 22-Bruno Alves, 2-Simone Iacoponi, 7-Riccardo Gagliolo, 24-Yordan Osorio; 33-Juraj Kucka, 14-Jasmin Kurtic, 19-Simon Sohm; 23-Hernani; 27-Gervinho, 11-Andreas Cornelius

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Fabio Liverani

Juventus (3-5-2): 77-Gianluigi Buffon; 19-Leonardo Bonucci, 12-Alex Sandro, 4-Matthijs de Ligt; 13-Danilo, 8-Aaron Ramsey, 30-Rodrigo Bentancur, 14-Weston McKennie, 44-Dejan Kulusevski; 7-Cristiano Ronaldo, 9-Alvaro Morata

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Andrea Pirlo

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ronaldo Gagal Penalti, Morata yang Kena Damprat Pirlo

gamespool
Ronaldo Gagal Penalti, Morata yang Kena Damprat Pirlo 101

Football5star.com, Indonesia – Juventus harus puas bermain imbang 1-1 melawan Atalanta di Stadion Juventus, Kamis (17/12/2020). Pada laga ini, Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol dari eksekusi penalti.

Kegagalan Ronaldo mencetak gol dari penalti rupanya bagi Andrea Pirlo adalah hal yang sangat wajar. Menurutnya, hal itu bisa saja terjadi di satu pertandingan.

Ronaldo Gagal Penalti, Morata yang Kena Omel Pirlo

“Saya sekali karena itu akan membantu kami untuk terus maju tetapi hal-hal itu bisa saja terjadi di stau pertandingan,” ucap Pirlo seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia.

Jika kegagalan Ronaldo tak membuat Pirlo marah, hal berbeda justru ditunjukkan eks pemain AC Milan itu mengomentari peluang emas yang gagal dijadikan gol oleh Alvaro Morata.

Pada menit ke-11, eks pemain Chelsea itu memiliki peluang emas untuk bisa mencetak gol. Sayangnya, back heel pemain Spanyol itu tak mampu membobol gawang Atalanta.

“Itu membuat saya marah, itu adalah sesuatu yang kami tidak mampu, peluang itu dapat meningkatkan kepercayaan diri kami seharusnya,” ucap Pirlo.

“Seseorang harus memiliki kemampuan untuk membuat pilihan yang tepat dan dia tidak melakukannya. Selain itu, dia membuat permainan yang bagus, namun kadang dia tak mampu mencetak gol,” tambah Pirlo.

Terkait permainan secara keseluruhan, Pirlo menegaskan bahwa Atalanta adalah tim yang sangat kuat dan memiliki ritme permainan bagus.

“Kami bermain melawan tim yang kuat, dengan ritme yang bagus, tetapi di lapangan kami bermain setara dengan mereka. Seharusnya kami memang memenangkan pertandingan di kami itu membuat langkah kami semakin maju,” tutup Pirlo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lawan Torino Tanpa Morata, Andrea Pirlo Siapkan Strategi yang Berbeda

gamespool
Lawan Torino Tanpa Morata, Andrea Pirlo Siapkan Strategi yang Berbeda 105

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, akan siapkan strategi yang berbeda tanpa Alvaro Morata jelang laga bertajuk Derby della Mole melawan Torino. Seperti yang diketahui, Morata disanksi dua laga karena terkena kartu merah pada laga melawan Benevento.

Morata menjadi salah satu pemain kunci Juventus musim ini bersama Cristiano Ronaldo. Penyerang timnas Spanyol itu mencetak 9 gol dari 12 pertandingan di semua kompetisi. Pirlo memang merasa kehadiran Morata sangat penting di area kotak penalti.

Andrea Pirlo Saya Tak Terkejut Lihat Performa Bagus Alvaro Morata
Teller Report

“Kami akan berusaha mengisi area penalti sebaik mungkin, karena gol datang dari sana. Dengan Alvaro, kami lebih banyak hadir (di kotak penalti), sementara dengan mereka yang bermain besok, kami akan mencoba untuk mendapatkan lebih banyak dari luar.” ucap Pirlo seperti dilansir Football5Star.com dari Football Italia.

Selain soal Morata, mantan pemain AC Milan itu juga berbicara soal Federico Chiesa yang baru saja mencetak gol debutnya bersama Juventus di laga melawan Dynamo Kyiv beberapa hari yang lalu. Pirlo yakin Chiesa akan berkembang banyak di Juventus.

“Saya banyak bertanya dari Chiesa. Dia melakukannya dengan baik. Tidak mudah untuk pindah dari Fiorentina ke Juventus, tapi dia anak yang sangat baik. Butuh waktu baginya untuk beradaptasi, tapi sekarang dia tumbuh dan kemudian dengan semua kontroversi yang mengikutinya, dia datang dengan begitu banyak beban,” kata Andrea Pirlo.

Juventus akan bermain melawan Torino pada Minggu dini hari (6/12/2020).

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]