Xavi dan Iniesta: Menyakitkan Lihat Messi Bermain di Klub Lain

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Dua legenda Barcelona, Xavi dan Iniesta, mengakui bahwa mereka tak biasa melihat Lionel Messi memakai jersey selain Barcelona. Xavi dan Iniesta juga mengkritisi Barcelona yang gagal memperpanjang kontrak Messi.

Messi resmi pindah ke Paris Saint-Germain karena Barcelona gagal memperpanjang kontraknya bersama Barcelona karena regulasi La Liga. Xavi kecewa hal itu terjadi.

Akan Bermain dengan Neymar dan Mbappe, Ini Kata Lionel Messi
@Angeltv_Gh

“Saya sangat sedih untuk Leo. Sayang melihat dia dan klub tidak dapat menemukan solusi. Saya tahu bahwa Leo ingin bertahan, tetapi pada akhirnya itu tidak dapat diselesaikan. Satu-satunya hal yang bisa saya katakan sekarang adalah saya akan sangat merindukannya,” ucap Xavi seperti dikutip Football5Star.com dari The Times.

Dia melanjutkan, “Bahkan sulit bagi saya untuk membayangkan Messi selain memakai jersey Barca. Sangat menyedihkan bagi Leo, terutama untuk bagaimana saya melihatnya secara emosional di Camp Nou tempo hari, tetapi juga untuk FC Barcelona.”

Iniesta: Barcelona Tetap Hebat Tanpa Lionel Messi

Sepeninggal Xavi dan Iniesta, Lionel Messi Tak Lagi Sama

Sama seperti Xavi, legenda Barcelona lainnya, Iniesta kecewa Barca gagal memperpanjang kontrak Messi. Tapi, pemain Vissel Kobe itu yakin Barca tetap akan menjadi klub hebat.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi secara internal, atau bagaimana keadaannya, tetapi klub perlu pulih dari transfer ini. Akan menyakitkan melihatnya mengenakan jersey tim lain. Leo melambangkan Barcelona,” kata Iniesta kepada AFP

Iniesta melanjutkan, “Dia adalah segalanya, dia pemain yang melampaui tim. Saya belum pernah melihat pemain seperti dia dan saya pikir saya tidak akan pernah melihatnya. (Barcelona) akan terus menjadi salah satu tim terbaik, salah satu yang harus berada di puncak.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Permainan Evan Dimas Sangat Dipengaruhi Andres Iniesta

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Evan Dimas mengakui kalau permainannya sangat dipengaruhi oleh legenda Barcelona, Andres Iniesta. Dia mengagumi sosok Iniesta yang menjadi panutan banyak pesepak bola dunia.

Permainan Evan di lini tengah memang posisinya mirip-mirip dengan Iniesta. Gaya mainnya juga mirip, yakni kuat memegang bola dan memiliki umpan-umpan matang yang menciptakan peluang mencetak gol.

Evan Dimas tak menampik banyak cara main Andres Iniesta yang coba diikutinya. Bahkan, Evan acap menyaksikan pertandingan kala pemain yang saat ini memperkuat klub Jepang, Vissel Kobe itu mentas di atas lapangan.

Meringis Saat Diberi Latihan Berat, Begini Kata Evan Dimas Permainan Evan Dimas Sangat Dipengaruhi Andres Iniesta

“Ya, dia (Iniesta) adalah sosok yang menginspirasi saya. Hal pertama yang saya suka dari dia adalah dia selalu tidak menonjolkan diri tetapi di atas lapangan, dia luar biasa,” ungkap Evan Dimas saat diwawancarai FIFA.

“Dengan dia sebagai idola, saya selalu bisa bekerja keras untuk berkembang. Mengembangkan permainan saya sendiri,” sambung Evan.

Saat ini, Evan Dimas mengaku bernafsu membuktikan kualitasnya bersama Timnas Indonesia saat melakoni tiga laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022. Apalagi, Evan sempat mencetak gol saat Indonesia takluk 1-3 dari Oman dalam partai uji coba, beberapa waktu lalu.

“Sepak bola Indonesia telah membuat kemajuan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir dan saya berharap kami dapat mempertahankan momentum tersebut. Kami ingin menunjukkan peningkatan kami dalam pertandingan [kualifikasi] berikutnya,” tutup Evan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Andres Iniesta Bikin Marc Klok dan Evan Dimas Gigit Jari

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Pemain gaek Spanyol, Andres Iniesta baru menandatangani kontrak baru bersama klub Jepang, Vissel Kobe. Kabar tersebut agaknya bakal membuat Marc Klok dan Evan Dimas terpaksa gigit jari.

Meski usianya sudah menginjak 37 tahun, Andres Iniesta memang masih menampilkan permainan apik bersama Vissel Kobe. Datang sejak 2018, eks pemain Barcelona itu sudah mencetak 16 gol dan 18 assist dalam 77 pertandingan.

Andres Iniesta terus dirayu juan Veron dkk. untuk bergabung ke Estudiantes.
kyodonews.net

“Dengan kontrak baru, kami bisa melanjutkan projek Vissel Kobe dan Rakuten Corporation, yang sudah dimulai sejak 2018,” bilang Iniesta.

“Faktor terpenting dari kontrak baru adalah artinya aku masih dipercaya dan dihargai oleh tim. Aku masih termotivasi dan antusias. Kami menghadapi waktu-waktu berat, tapi aku yakin kami bisa bekerja sama dalam melalui masa sulit,” urai Iniesta menambahkan.

Dengan bertambahnya masa bakti Andres Iniesta bersama Vissel Kobe hingga dua tahun, ada dua pemain Indonesia yang terpaksa gigit jari. Keduanya adalah Marc Klok dan Evan Dimas Darmono.

Bagaimana tidak, Evan Dimas dan Marc Klok sempat mengumbar asa bisa bermain bersama Andres Iniesta di Persija Jakarta. Hal itu diungkap dalam obrolan dui youtube milik Marc Klok pada Minggu (24/1/2021).

Marc Klok dan Evan Dimas Berharap Andres Iniesta Main di Indonesia

Evan Dimas Bisa Jadi Garansi untuk Bhayangkara Raih Prestasi

Memang, harapan keduanya bisa merayu Iniesta pindah ke Persija Jakarta terlontar dengan maksud bercanda. Pasalnya, untuk merealisasi kepindahan Iniesta ke Indonesia, khususnya ke Persija, peluangnya cukup kecil.

Meski begitu, Evan ketika ditanya oleh Klok, tak ragu dalam mengutarakan mimpinya itu. “Aku mau bermain dengan idolaku, Andres Iniesta. Sedikit lagi. Sehabis ini (kontrak di Vissel Kobe berakhir), Iniesta ke Indonesia.,” ucap Evan Dimas berseloroh.

Menanggapi keinginan Evan Dimas, Marc Klok lantas menyinggung soal slot pemain asing Persija Jakarta yang masih lowong. Pasalnya, kini Klok sudah resmi jadi warga negara Indonesia (WNI). Klok berkelakar, Iniesta akan cocok mengisi slot pemain asing Persija.

“Mungkin bisa, bro. Main di liga kita. Persija ada slot (pemain asing) lagi sekarang,” sebut Klok menimpali.

“Iya, (Persija) harus ambil Iniesta, ya. Ada slot lagi. Bermain di belakang striker,” bilang Evan membalas, yang lantas disahuti lagi oleh Klok sambil tertawa. “(Di tengah) Ada Evan, Klok, dan Iniesta.”

Namun, kini Marc Klok dan Evan Dimas terpaksa gigit jari. Pasalnya, kontrak Andres Iniesta yang sedianya tuntas pada Januari 2022, kini diperpanjang dua tahun ke depan.

Bahkan, Klok harus dua kali gigit jari. Evan Dimas, yang diharap bisa menjadi tandem sejatinya di sektor tengah Persija Jakarta, pun memilih hijrah ke Bhayangkara FC.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pedri Senang Disamakan dengan Andres Iniesta

gamespool
Pedri Senang Disamakan dengan Andres Iniesta 15

Football5Star.com, Indonesia – Pemain muda Barcelona, Pedri, sangat terhormat dibandingkan dengan legenda Spanyol, Andres Iniesta. Pedri juga berbicara soal pengalaman di musim pertamanya di Barcelona.

Performa bagus Pedri bersama Barcelona membuat dia mendapatkan panggilan pertama ke timnas senior Spanyol walaupun usianya masih 18 tahun. Performanya di lini tengah Barca membuat dia disamakan dengan legenda klub, Andres Iniesta.

“Saya harus menjadi Pedri. Tapi ini sebuah kehormatan bisa dibandingkan dengan Andres Iniesta,” ucap Pedri seperti dilansir Football5Star.com dari Football Espana.

Andres Iniesta Vissel Kobe (sportstar.thehindu.com)
sportstar.thehindu.com

Pemain berusia 18 tahun itu baru bermain bersama Blaugrana musim ini setelah direkrut dari Las Palmas musim panas lalu. Dia mengatakan bahwa para pemain senior di Barca merawatnya dengan baik.

“Sejak hari pertama mereka memperlakukan saya dengan sangat baik. Mengenal Jordi (Alba), Busi (Sergio Busquets) dan rekan satu tim U-21 membuat segalanya lebih mudah. Saya sangat menyukai gaya permainan Luis Enrique. Saya berharap dapat belajar dan beradaptasi dengan baik untuk berkontribusi sebanyak mungkin bagi tim nasional,” katanya.

Pedri akan berduet dengan pemain Liverpool, Thiago Alcantara, di lini tengah Spanyol. Thiago sangat terkesan dengan kemampuan mantan pemain Las Palmas itu.

“Sungguh menakjubkan betapa percaya diri dia untuk usianya. Dia pesepakbola yang terlihat spektakuler. Dengan klub tempat dia berada dan apa yang dia lakukan di sana, itu luar biasa. Saya mendorongnya untuk terus maju,” kata Thiago.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Evan Dimas Antusias Menyambut Andres Iniesta Gabung Persija Jakarta

Evan Dimas Antusias Menyambut Andres Iniesta Gabung Persija Jakarta 20

Football5star.com Indonesia – Gelandang timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono, mengaku sangat mengidolai Andres Iniesta. Bahkan, dia menunggu untuk bisa bermain bersama mantan gelandang Barcelona itu di Persija Jakarta.

Meski sudah berusia 36 tahun, Andres Iniesta memang belum pensiun dari sepak bola. Saat ini mantan playmaker timnas Spanyol itu membela klub Jepang, Vissel Kobe dengan kontrak sampai Januari 2022.

Evan Dimas - Persija Jakarta - @persija_jkt
Twitter @persija_jkt

Evan Dimas, ketika ditanya oleh Marc Klok dalam obrolan di youtube, mengaku sangat ingin bermain satu tim dengan Iniesta. Pengakuan itu mendapat dukungan dari Marc Klok.

“Aku mau bermain dengan idolaku, Andres Iniesta. Sedikit lagi. Sehabis ini (kontrak di Vissel Kobe berakhir), Iniesta ke Indonesia.,” ucap Evan Dimas berseloroh, dikutip Football5star.com dari video di youtube Marck Klok, Minggu (24/1/2021).

Bahkan, Marc Klok menyinggung pula soal slot pemain asing Persija Jakarta yang masih lowong semenjak dia resmi jadi warga negara Indonesia (WNI). Kelakar Klok, Iniesta akan cocok mengisi slot pemain asing Persija.

“Mungkin bisa, bro. Main di liga kita. Persija ada slot (pemain asing) lagi sekarang,” sebut Marc Klok menimpali.

Marc Klok Persija Jakarta Timnas Indonesia - persija.co.id

Pernyataan Marck Klok itu membuat Evan Dimas kian antusias. Mantan pemain Bhayangkara FC itu yakin Andres Iniesta akan cocok bermain bersama Persija Jakarta.

“Iya, (Persija) harus ambil Iniesta, ya. Ada slot lagi. Bermain di belakang striker,” bilang Evan, yang lantas disahuti lagi oleh Marck Klok sambil tertawa. “(Di tengah) Ada Evan, Klok, dan Iniesta.”

Namun, untuk mewujudkan mimpi bermain bersama Andres Iniesta di Persija Jakarta, Evan Dimas harus menunggu setidaknya sampai tahun depan. Kala itu, kontrak Iniesta akan tuntas bersama Vissel Kobe. Namun, usianya sudah menginjak 37 tahun dan belum diketahui apakah dia akan memutuskan pensiun atau lanjut bermain.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sepeninggal Xavi dan Iniesta, Lionel Messi Tak Lagi Sama

dinasti
Sepeninggal Xavi dan Iniesta, Lionel Messi Tak Lagi Sama 24

Football5star.com, Indonesia – Menurut mantan striker Barcelona era 70-an, Juan Carlos Heredia, sepeninggal Xavi dan Andres Iniesta, sosok Lionel Messi saat ini tidak lagi sama. Kepergian dua gelandang terbaik Barca itu menurut Heredia sangat mempengaruhi permainan La Pulga.

“Messi tidak pernah lagi sama setelah mereka mengambil Xavi dan Iniesta dari sisinya. Saya tak melihatnya bermain dengan dinamika yang sama lagi,” ungkap Heredia seperti dikutip Football5star.com dari marca, Kamis (20/8/2020).

Lionel Messi dan Luis Suarez punya kedekatan di dalam dan luar lapangan.

Menurut Heredia, Messi saat ini memikul beban dan tanggung jawab yang besar. Ia harus mencetak gol, mengambil tendangan bebas, tak heran menurutnya jika saat Messi menurun, Barca tak bisa berbuat banyak di satu pertandingan.

“Messi sekarang ini harus menentukan pertandingan sendirian, dia harus mencetak gol-gol dan mengambil tendangan-tendangan bebas, itu tugas yang banyak. Dia mengemban tanggung jawab sebuah klub besar Eropa sendirian di punggungnya, kalau Messi tidak ada, Barcelona tidak bisa bermain,” tambahnya.

Musim ini, perfomance Barca dan Messi memang melorot. Pemain asal Argentina itu sendiri bahkan dirumorkan akan angkat koper dari Nou Camp.

Meski pada akhir presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu menampik rumor tersebut dan menyebut bahwa Messi akan tetap berada di Barcelona di era pelatih Ronald Koeman.

“Messi akan tetap di Barcelona, menjadi pilar fundamental bagi tim baru yang akan dilatih Ronald Koeman. Dia punya kontrak sampai 2021,” ucap Bartomeu.

“Siklus baru akan terjadi di Barcelona, tetapi dengan pemimpin yang sama dari sebelumnya, yaitu Lionel Messi. Dalam era ini ada beberapa siklus. Mungkin sekarang siklus yang baru dimulai, tetapi selalu dalam era Messi.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Sempat Bikin Heboh, Patung Andres Iniesta Akhirnya Dipakaikan Celana

dinasti
Sempat Bikin Heboh, Patung Andres Iniesta Akhirnya Dipakaikan Celana 27

Football5star.com, Indonesia – Pemerintah kota Albacete, Spanyol, sempat menjadi sorotan setelah mengutarakan niat untuk membangun patung legenda timnas Spanyol, Andres Iniesta. Pasalnya, patung yang dipamerkan pemerintah tersebut turut memamerkan kemaluan Iniesta.

Patung tersebut didirikan untuk merayakan keberhasilan timnas Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2010. Ketika itu, timnas Spanyol sukses menjadi juara dunia setelah Iniesta mencetak gol tunggal ke gawang Belanda.

Patung tersebut pun langsung menuai berbagai komentar dari warganet. Ejekan yang diberikan oleh warganet pun langsung membuat pemerintah kota Albacete mengambil aksi. Pada Sabtu (20/6), mereka memutuskan memberi patung Iniesta celana.

Aksi ini membuat Iniesta turut bahagia. Melalui laman twitter pribadinya, Iniesta berterima kasih kepada pemerintal Albacete karena sudah memakaikan celana kepada patungnya.

Pemerintah Albacete sendiri sempat memberikan klarifikasi terkait patung telanjang Iniesta. Melalui pernyataan resminya, patung yang asli akan dibuat dari perunggu dan diresmikan pada 2021 mendatang. Gambar yang beredar di sosial media hanyalah cetakan yang akan digunakan untuk membuat patung tersebut.

“Peresmian patung Andres Iniesta awalnya akan dilakukan pada 10 Juli. Tepat 10 tahun setelah keberhasilan timnas Spanyol menjadi juara Piala Dunia. Tapi, karena pandemi COVID-19, peresmian harus ditunda hingga 2021,” tulis pernyataan tersebut.

“Gambar itu bukanlah hasil akhir dari patung Andres Iniesta. Melainkan, hanya sebuah cetakan yang dibuat menggunakan tanah liat. Proses ini merupakan langkah yang diambil sebelum mencetak patung menggunakan perunggu.”

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Legenda Sepak Bola dengan Statistik Buruk

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Tak bisa dipungkiri, statisik gol Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo membuat semua pecinta sepak bola geleng-geleng. Keduanya seperti mesin yang tak bisa berhenti mencetak gol.

Tapi, ada juga beberapa pemain hebat yang membuat kita terkagum-kagum, meski jarang mencetak gol. Football5star merangkum 5 legenda sepak bola dengan statistik gol buruk.

Siapa saja mereka? Berikut daftarnya:

1 Zinedine Zidane

Nomor kostum 5 hanya dikenakan Zinedine Zidane saat memperkuat Real Madrid.
Getty Images

Sepanjang 17 tahun karier profesionalnya, Zidane cuma mencetak 117 gol. Itu artinya, pemain asal Prancis itu mencetak tak lebih dari 7 gol tiap musim.

Tapi, Zidane adalah contoh klasik dimana Anda tak bisa menilai pemain dari statistik. Kalau tak percaya lihat saja deretan prestasi individunya. Ia menyabet semua gelar yang ada dari Ballon d’Or sampai Pemain Terbaik Dunia versi FIFA.

Untuk benar-benar mengerti kehebatan Zidane, Anda harus melihat bagaimana dia bergerak di lapangan. “Ketika Zidane berada di lapangan, 10 rekan setimnya tiba-tiba menjadi lebih baik,” ujar striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic.

2 Ryan Giggs

Tak Ada Nama Cristiano Ronaldo dalam Daftar Rekan Tim Terbaik Ryan Giggs
Getty Images

Giggs adalah legenda Manchester United. Dia bermain selama 24 tahun, tapi cuma mencetak 161 gol. Jika dirata-rata, pria asal Wales itu juga mencetak tak lebih dari 7 gol tiap musim.

Namun, yang harus Anda ingat, Giggs adalah pemain yang tak tergantikan di era United mendominasi Liga Inggris selama dua dekade.

“Jika Giggs adalah orang Prancis, maka saya dan Robert Pires akan duduk di bangku cadangan,” puji Zidane.

3 Dennis Bergkamp

dennis bergkamp-orange football club
orange football club

Sebagai striker, statistik gol Bergkamp benar-benar payah. Rata-rata ia hanya mencetak 10 gol tiap musim di Arsenal. Jadi, apa hebatnya Bergkamp?

“Jika Anda tak mengerti kehebatan Bergkamp, Anda tak mengerti sepak bola. Bergkamp adalah rekan setim terbaik yang pernah saya miliki. Dia selalu menghormati permainan, meski dia sebenarnya bisa melakukan banyak hal,” kata legenda The Gunners, Thierry Henry.

4 Juan Roman Riquelme

Proven Quality
Getty Images

Riquelme salah satu legenda sepak bola lainnya yang punya statistik gol buruk. Rata-rata ia hanya mencetak 5 gol tiap musim. Ini belum lagi ditambah kecepatan larinya yang sangat buruk.

Tapi ketika Anda melihat Riquelme di masa jayanya, Anda seperti melihat orkestra di lapangan. Ia bisa mengendalikan 90 menit permainan sesuai kemauannya.

5 Andres Iniesta

andres iniesta-claudio marchisio
Getty Images

Dalam 674 pertandingan bersama Barcelona, Iniesta cuma mencetak 57 gol. Itu sama saja dengan rata-rata 3 gol per musim.

Namun, Iniesta tak perlu mencetak gol untuk memberi dampak dalam pertandingan. Ia bisa membaca semua pergerakan bola dan mengontrolnya dengan mudah.

Dan ketika mencetak gol, Iniesta melakukannya di panggung terbesar seperti final Piala Dunia 2010.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hal Ini yang Membuat Bruno Fernandes Mengidolakan Andres Iniesta

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes mengakui bahwa mantan pemain Barcelona, Andres Iniesta adalah satu pesepak bola yang ia kagumi. Pemain Portugal itu mengaku ingin ikuti jejak Inesta di lapangan hijau.

“Yang saya suka nonton dan ikuti cara bermainnya adalah Iniesta. Ia tipikal pemain nomor 8 dan 10. Saya ingin bisa bermain seperti itu. Seperti Iniesta,” kata Bruno Fernandes seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports, Senin (4/5/2020).

“Ia adalah pemain yang suka memiliki bola, mengambil resiko, dan saya pikir Iniesta adalah salah satu pemain terbaik di dunia,” tambahnya.

Harry Maguire - Paul Pogba - Bruno Fernandes - Manchester United - Bleacher Report
Bleacher Report

Fernandes pun menyebut bahwa dirinya adalah tipikal pemain petarung. Ia selalu menganggap semua pertandingan adalah pertempuran di medan perang.

“Saya adalah seorang prajurit. Karena bagi saya setiap pertandingan adalah pertempuran. Anda harus keluar dan menunjukkan kemampuan terbaik. Anda harus paham bagaimana mengalahkan lawan,” papar eks pemain Sporting Lisbon tersebut.

“Meski kamu harus menghormati semua lawan, kamu tetap harus bisa mengalahkan mereka. Jika kamu tidak melakukan itu, maka mereka yang akan mengalahkanmu,”

Bahkan menurut Bruno Fernandes, dirinya tetap akan bermain mati-matian saat melawan rekannya di tim lain. Menurutnya hal tersebut memang wajib dilakukan pemain profesional.

“Tidak masalah siapa yang ada di tim lawan, apakah mereka adalah temanku. Aku tidak peduli. Pada saat bertanding, dia akan jadi musuh terbesar yang harus saya miliki.” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Andres Iniesta Berbagi Cerita Cara Jepang Melawan Pandemi Corona

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain Barcelona, Andres Iniesta berbagi cerita soal kehidupannya di Jepang saat pandemi corona saat ini. Menurut Iniesta, selama pandemi corona, pemerintah Jepang sangat serius untuk mengatasi kondisi seperti ini.

“Situasi coronavirus terasa terkendali di Jepang. Apa yang mereka lakukan sejak menit pertama sangat bagus yakni menutup sekolah dan melarang orang berkumpul,” kata Iniesta seperti dikutip Football5star.com dari marca, Kamis (9/4/2020).

Andres Iniesta Masih Belum Siap untuk Gantung Sepatu
Archyworldys

“Situasi sejumlah kota praktis terhenti dan rasa solidarias dari orang-orang sangat besar bagi sesama. Kami semua sadar pada situasi genting yang dihadapi,” tambah pemain Vissel Kobe tersebut.

Soal kebugaran kondisi tubuhnya, Iniesta mengaku bahwa tim Vissel Kobe sejak awal pandemi corona muncul langsung memberi instruksi kepada pemainnya untuk memperhatikan hal tersebut.

“Kami memiliki rencana latihan individu tersendiri. Kami melakukan beberapa latihan fisik dengan pelatih kebugaran melalui konfrensi video dalam beberapa hari,”

“Untungnya saya berada di pulang kecil dan kami masih bisa berjalan-jalan atau belari. Kami tetap bugar dan melakukan hal menyenangkan seperti bermain tiktok bersama keluarga,” tambahnya.

Iniesta pun berharap bahwa kondisi ini cepat pulih. Ia pun memberi dukungan semangat untuk Spanyol agar terus berjuang melawan pandemi corona.

“Kita semua harus melakukan bagian kita, kita haru bersatu dan bekerja sama. Kita harus yakin bahwa hal ini berubah dan musim ini dapat diselesaikan,” tutup Andres Iniesta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Andres Iniesta Masih Belum Siap untuk Gantung Sepatu

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Vissel Kobe, Andres Iniesta mengungkapkan bahwa dirinya belum siap untuk gantung sepatu. Pemain berusia 35 tahun itu masih merasa termotivasi untuk bisa kembali bermain.

Iniesta baru-baru ini dikabarkan akan kembali ke Barcelona. Diario Sport melaporkan bahwa Barca mencoba untuk memulangkannya Januari lalu.

Saat ditanya soal pertanyaan itu, Iniesta menjawab tetap akan menghormati kontraknya di Kobe, tetapi dia masih termotivasi untuk kembali bermain.

Andres Iniesta Masih Belum Siap untuk Gantung Sepatu
Diario AS

“Intensi saya adalah kembali bermain sepak bola. Saya punya kontrak disini sampai 2021 dan saya termovitasi untuk terus bermain. Saya ingin kembali merasakan momen dengan bola dan rumput lagi,” ucap Iniesta seperti dilansir Football5Star.com dari El Mundo Deportivo.

Seperti yang diketahui, liga Jepang J1 League sudah diberhentikan sementara sejak Februari lalu. Liga sempat berjalan selama satu pekan pada pekan pertama.

Iniesta datang ke Vissel Kobe pada tahun 2018 dan memenangkan Emperor’s Cup pada musim lalu. Pada Februari lalupun dia kembali membawa gelar untuk Vissel Kobe dengan memenangkan Piala Super Jepang dalam adu penalti melawan jawara J1 League musim lalu, Yokohama F. Marinos

Pada bulan Desember, Diario Sport juga melaporkan bahwa Iniesta akan bergabung ke klub Argentina, Estudiantes de la Plata, tapi tak ada tanda-tanda pemain asal Spanyol itu akan pindah.

Andres Iniesta bergabung ke akademi Barcelona pada tahun 1996. Dia berhasil melakukan debut bersama tim senior pada tahun 2002. Selama 16 tahun karirnya di Blaugrana dia mendapatkan lebih dari 30 gelar termasuk 4 gelar Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lionel Messi Hanya Urutan Kedua Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah Barcelona

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Walaupun Lionel Messi memenangkan 6 Ballon d’or, dan menjadi top skor sepanjang sejarah Blaugrana, Messi cuma jadi pemain terbaik kedua di Barcelona. Setidaknya itu menurut situs Ranker.

Dalam situs tersebut, Messi dikalahkan oleh legenda Argentina lainnya Diego Maradona. Padahal secara prestasi klub, Messi sangat unggul jauh dari Maradona.

Diego Maradona hanya bermain di Barcelona selama dua musim (1982-1984) dan hanya menjuarai Copa Del Rey dan Piala Super Spanyol. Maradona sendiri sebenarnya sering menderita cedera pada saat dia bermain di Barca

Selain Lionel Messi, pemain yang saat ini masih menjadi pemain Barcelona dan masuk kedalam top 10 adalah Gerard Pique dan Luis Suarez.

Lionel Messi Hanya Menjadi Pemain Terbaik Kedua di Barcelona 2
FC Barcelona

Dibelakang Messi ada Ronaldinho dan legenda besar Belanda, Johan Cruyff. Ronaldinho sendiri membawa Barcelona menjuarai La Liga dua kali dan Liga Champions satu kali. Dia juga berhasil mendapatkan Ballon d’or pada tahun 2005.

Johan Cruyff sendiri lebih terkenal di Barcelona pada saat menjadi pelatih. Sebagai pemain Cruyff hanya membawa Barcelona meraih juara La Liga dan Copa del Rey sekali.

Andres Iniesta, Xavi dan Carles Puyol berada pada posisi 5, 6, 7. Dan legenda Brasil, Ronaldo berada pada posisi ke-8.

Berikut daftar lengkapnya:

  1. Diego Maradona
  2. Lionel Messi
  3. Ronaldinho
  4. Johan Cruyff
  5. Andres Iniesta
  6. Xavi
  7. Carles Puyol
  8. Ronaldo
  9. Gerard Pique
  10. Luis Suarez
  11. Neymar
  12. Dani Alves
  13. Sergio Busquets
  14. Samuel Eto’o
  15. Rivaldo
  16. David Villa
  17. Ronald Koeman
  18. Romario
  19. Hristo Stochkov
  20. Victor Valdes

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Marchisio Samakan Kevin De Bruyne dengan Andres Iniesta

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Performa menawan Kevin De Bruyne selama ini membuat Claudio Marchisio berdecak kagum. Bahkan mantan pemain Juventus menyebut gelandang Manchester City seperti Andres Iniesta.

Kevin De Bruyne adalah raja assist di Liga Inggris musim ini. Hingga pekan ke-28 ia telah mengoleksi 17 assist. Lebih banyak dari pemain mana pun di Premier League.

Capaian tersebut sudah cukup bagi Claudio Marchisio untuk menyandingkannya dengan Andres Iniesta. Baginya, gelandang Belgia punya banyak kesamaan dengan legenda Barcelona tersebut.

Thierry Henry - Kevin de Bruyne - Manchester City - Goal
Goal

“Sampai saya berhenti bermain, gelandang terkuat adalah Iniesta. Kini sudah ada De Bruyne yang sangat luar biasa. Mereka berdua banyak kesamaan dan saya rasa level mereka sama,” ujar Marchisio kepada Gazzetta dello Sport, Minggu (22/3/2020).

“Dia bukan hanya lihai memberi umpan, tapi juga melihat posisi rekan dan kapan harus membuat keputusan. Seperti halnya Andres, dia juga piawai mencetak gol,” sambungnya.

Di sisi lain, pemain yang pernah berkostum Zenit St Petersburg memprediksi Sandro Tonali akan menjadi penerus dua gelandang hebat tersebut. Ia mengatakan pemain Brescia punya masa depan yang sangat cerah.

“Sandro Tonaldo adalah pemuda yang tumbuh di musim yang penting di mana Brescia sedang mengalami kesulitan. Tapi dalam situasi ini Anda bisa melihat dia punya talenta hebat dan masa depannya sangat cerah,” tutup Marchisio.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pesepak Bola yang Terinspirasi dari Tsubasa

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Serial kartun Kapten Tsubasa, menginspirasi beberapa pesepak bola tersohor. Bahkan, mereka secara blak-blakan menyebut kalau serial film asal Jepang itulah yang membuat keputusan awal jadi pesepak bola.

Kapten Tsubasa merupakan serial film mengenai mimpi seorang bocah untuk menaklukkan dunia melalui sepak bola. Film yang disutradai Isamu Imakake itu memang menyihir dunia melalui jalan ceritanya.

Gennaro Gattuso, contohnya. Dia pernah mengaku menunda latihan saat memperkuat AC Milan untuk sekadar menyaksikan Kapten Tsubasa Ozora tayang.

Nah, selain Gattuso ada 5 pesepak bola lainnya yang terinspirasi dari anime ini. Berikut Football5Star.com sajikan daftarnya:

Fernando Torres

Dalam sebuah wawancara dengan Daily Mail, Fernando Torres mengaku sangat terinspirasi dengan serial kartun Tsubasa. Sejak kecil, semua teman-temannya di sekolah membicarakan soal kartun Jepang itu.

“Saya mulai bermain sepak bola karena kartun tersebut, karena kakak memaksa saya menontonnya. Saat saya sekolah, tak pernah absen menyaksikan kartun tersebut di televisi setiap paginya,” ungkap Torres dikutip Daily Mail.

Hal itulah yang mengantarkan Torres menutup karier di klub asal Jepang, Sagan Tosu. Berawal dari mimpi Tsubasa Ozora, Torres mengakhiri karier dengan catatan 252 gol, 73 assist dan 706 penampilan.

Andres Iniesta

Menurut pencipta serial kartu ini, Yoich Takahashi, Andrés Iniesta dapat dibandingkan dengan Taro Misaki. Dia telah memberikan peran yang lebih aktif terhadap Dunia Kapten Tsubasa.

Bahkan, Iniesta sempat diundang untuk membuka stasiun kereta api lokal di Tokyo dengan tema “Kapten Tsubasa”. Gelandang Vissel Kobe itu mengungkapkan pada upacara itu bahwa ia selalu menonton anime itu saat masih kecil sebelum pergi ke sekolah.

Takahashi sempat memberi kado buat Iniesta berupa lukisan bernuansa Tsubasa dengan wajah sang pemain. Saat ini gelandang maestro asal Spanyol itu masih memperkuat Vissel Kobe.

James Rodriguez

Bintang asal Kolombia itu jua sangat mengidolai Kapten Tsubasa. Bahkan, beberapa waktu lalu James sempat diundang ke Jepang untuk diberi penghargaan oleh Takahashi berupa lukisan versi manga yang menyandingkan dirinya dengan Tsubasa Ozora.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pesepak Bola yang Terinspirasi dari Tsubasa

Dalam sebuah wawancara, James mengaku tumbuh dengan diwarnai serial anime Jepang itu. Di negaranya, Kapten Tsubasa disebutnya punya judul Oliver Atom.

Alessandro Del Piero

Legenda hidup Juventus itu pernah masuk ke dalam komik Kapten Tsubasa. Sama seperti pemain-pemain lain sebelumnya, Del Piero mengakui kalau saat kecil sering menyaksikan kartun tersebut.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pesepak Bola yang Terinspirasi dari Tsubasa

Del Piero jua sempat mendapatkan hadiah dari Takahashi berupa gambar anime berwujud dirinya. Dalam web pribadinya, dia merasa tersanjung mendapatkan penghargaan tersebut. “Ini adalah anime favorit saja sejak kecil. Saya berterima kasih karena mendapatkan penghargaan yang dahulu saya impikan,” tulis Del Piero.

Zinedine Zidane

Di balik kesuksesan Zidane sebagai pemain, tak lepas dari peran Tsubasa Ozora. Dikutip dari Web Magazine, Zidane sejak kecil sering membaca manga anime kartun Jepang tersebut.

Juventus Pantau Situasi Zinedine Zidane di Real Madrid

Apalagi, menariknya dalam manga Tsubasa: Road to 2002, ada karakter yang bernama Zedane yang diceritakan bergabung Juventus. Karakter itu didiambil dari sosok Zidane yang sebelumnya sempat bergabung bersama tim raksasa Italia itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

5 Gol Vissel Kobe Bantai JDT, Andres Iniesta Cetak 2 Assist

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Johor Darul Ta’zim (JDT) masih kalah kelas dari Vissel Kobe. Bertemu pada Grup G Liga Champions Asia 2020 pada Rabu (12/2/2020) malam WIB, JDT kalah telak dari klub wakil Jepang tersebut dengan skor 5-1.

Bermain di markasnya sendiri di NOEVIR Stadium, Vissel Kobe tampil superior. Keijiro Ogawa menjadi aktor utama kemenangan klub berjuluk Ushi tersebut dengan mencetak hat-trick. Masing-masing golnya diciptakan pada menit 13, 58 dan 72. Dua gol tambahan lainnya dicetak oleh Kyogo Furuhashi di menit 28, dan juga Dyanfrez Douglas di menit ke-65. Sementara itu, satu gol JDT dicetak oleh Safawi Rasid di menit 27.

Vissel Kobe mengawali laga dengan mendominasi permainan. Tercatat, skuat asuhan Thorsten Fink itu menguasai sebesar 70% penguasaan bola.

Pada menit ke-13, gol pertama dari klub yang musim lalu menghuni posisi 8 J1 League itu tiba. Menerima umpan ciamik dari Andres Iniesta, Keijiro Ogawa sukses memperdaya kiper Farizal Marlias yang membuat skor berubah menjadi 1-0.

JDT sempat membuka asa ketika mereka mampu mencetak gol di menit ke-27. Sepakan penalti dari Safawi Rasid sukses menjebol gawang Hiroki Iikura yang membuat kedudukan imbang menjadi 1-1.

Akan tetapi, satu menit kemudian atau pada menit ke-28, Vissel kembali mencetak gol melalui lengkungan indah dari Kyogo Furuhashi.

Andres Iniesta kembali menjadi salah satu aktor gol dari Vissel. Pada menit ke-58, umpan visioner Iniesta sukses membelah pertahanan JDT sebelum akhirnya Gotoku Sakai mengirimkan umpan kepada Keijiro Ogawa untuk mencetak gol keduanya di pertandingan ini.

Menit ke-68, giliran Dyanfrez Douglas yang mencatatkan namanya di papan skor. Setelah memenangkan duel dengan salah seorang pemain belakang JDT, sepakan terukur Dyanfrez Douglas kembali menambah keunggulan Vissel menjadi 4-1.

Andres Iniesta benar-benar menjadi otak utama penyerangan Vissel. Umpan terukurnya kembali membuat Keijiro Ogawa dengan mudah mencetak gol pada menit ke-72.

Hingga pertandingan usai, skor 5-1 pun tetap bertahan untuk keunggulan Vissel Kobe atas JDT.

Youtube The AFC Hub

SUSUNAN PEMAIN KEDUA TIM

Vissel Kobe (3-4-3): 18. Hiroki Iikura (GK); 22. Daigo Nishi, 25. Leo Osaki, 4. Thomas Vermaelen; 27. Yuta Goke, 14. Takuya Yasui, 8. Andres Iniesta (C), 24. Gotoku Sakai; 13. Keijiro Ogawa, 49. Dyanfrez Douglas, 11. Kyogo Furuhashi.

Pelatih: Thorsten Fink.

Johor Darul Ta’zim (4-2-3-1): 1. Farizal Marlias (GK); 22. La’Vere Corbin-Ong, 7. Aidil Zafuan, 33. Mauricio, 12. Kunanlan Subramaniam; 14. Hariss Harun, 4. Afiq Fazail; 11. Gonzalo Cabrera, 21. Nazmi Faiz Mansor, 29. Safawi Rasid; 8. Diogo.

Pelatih: Luciano Figueroa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Andres Iniesta: Pep Guardiola Memulai Evolusi Sepak Bola Modern

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain Barcelona, Andres Iniesta memberikan pujian setinggi langit kepada mantan pelatihnya, Pep Guardiola. Menurut Iniesta, Pep adalah banyak melakukan hal positif untuk sepak bola dunia.

Iniesta menyebut bahwa Pep adalah pelaku evolusi di sepak bola modern. Apa yang dilakukan oleh pelatih Manchester City ini bukan hal-hal kecil namun lebih dari itu.

“Dia mengubah segalanya. Pep membuat saya berpikir tentang melihat sesuatu dengan cara yang berbeda. Dia selalu mencari cara untuk mendapatkan keuntungan,” kata Iniesta seperti dikutip Football5star.com dari Four Four Two, Kamis (6/2/2020).

Ditambahkan oleh Iniesta bahwa Pep selalu memberikan motivasi yang membuat anak asuhnya begitu percaya saat bertanding dengan tim lawan. Hal tersebut yang membuat tim yang dilatihnya mampu meraih banyak gelar.

“Dia berkata: ‘Jika Anda percaya saya dan melakukan apa yang saya instruksikan, kita akan mampu menang’.Pep telah melakukan evolusi sepak bola” ucap Iniesta.

Pep Guardiola memulai kariernya di akademi La Masia, Barcelona. Ia menjadi bagian timnas Spanyol saat Piala Dunia 1994. Sebelumnya, Pep menjadi penggawa tim Matador saat meraih medali emas Olimpiade 1982.

Pada 2007, Pep dipercaya sebagai pelatih di tim Barcelona B. Pada 8 Mei 2008, Joan Laporta, presiden FC Barcelona mengumumkan bahwa Josep Guardiola akan menggantikan Frank Rijkaard sebagai pelatih tim utama Barcelona.

Pep Guardiola pun bekerja sama dengan Iniesta dan sejumlah pemain Barcelona lainnya. Bersama tim Catalan tersebut, Pep total telah memberikan 14 gelar, termasuk dua kali juara Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Iniesta: Barcelona Lakukan Tindakan Kotor kepada Ernesto Valverde

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Barcelona Andres Iniesta mengatakan bahwa dirinya sangat tidak suka dengan cara-cara yang dilakukan klub Catalan tersebut kepada Ernesto Valverde. Menurut Iniesta, Barcelona lakukan cara buruk kepada sang pelatih.

“Tindakan yang dilakukan Barcelona sangat jelek. Anda seharusnya bisa menghormati pelatih. Ini tindakan yang sangat menyakiti hati. Situasi Valverde saat ini sangat lemah,” kata Iniesta seperti dikutip Football5star.com dari marca, Senin (13/1/2020).

Ernesto Valverde - Barcelona vs Sevilla - Football5star
marca

Iniesta berharap situasi tidak enak di Barcelona segera berakhir. Ia menyebut bahwa jika situasi tersebut tidak segera diselesaikan, hal itu akan mempengaruhi penampilan tim.

“Saya berharap situasi di Barcelona segera diselesaikan karena tidak menyenangkan melihat yang terjadi saat ini. Ini situasi yang tidak bagus untuk pelatih, pemain dan para penggemar,” tambahnya.

Eks penggawa timnas Spanyol itu juga angkat bicara soal Bartomeu sebagai presiden. Menurutnya, ia tidak memiliki masalah dengan Bartoemu namun ia tak pernah berkomunikasi dengannya.

“Saya tidak banyak bicara dengannya, tetapi hubungan kami baik. Juga dengan orang-orang yang ada di Barcelona,” kata Iniesta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Klub Juan Veron Terus Rayu Andres Iniesta untuk Bergabung

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Estudiantes rupanya tak main-main soal rencana perekrutan gelandang Andres Iniesta. Rayuan terus dilancarkan. Bukan hanya Presiden Juan Veron dan pelatih Gabriel Milito, Javier Mascherano dan Gaston Fernandez pun ikut bergerilya.

Dua hari lalu, Juan Veron mengonfirmasi ketertarikan klub yang dipimpinnya terhadap Andres Iniesta yang kini membela Vissel Kobe. Namun, dia mengatakan belum ada negosiasi resmi untuk menggaet mantan pemain Barcelona dan timnas Spanyol itu.

Setelah mendapatkan Javier mascherano, Juan Veron ingin mendaratkan Andres Iniesta ke Estudiantes.
tn.com.ar

“Hari ini, kami tak dapat mengatakan ada negosiasi dengan Iniesta. Namun, memang ada pembicaraan di antara kami,” kata Juan Veron kepada Radio Rivadavia seperti dikutip Football5Star.com dari TyC Sports. “Menjajaki kemungkinan Iniesta bergabung adalah sesuatu yang tak akan dilupakan orang-orang, terlepas dari hal itu terwujud atau tidak.”

Selain Juan Veron, Javier Mascherano diyakini telah berbicara dengan Iniesta. Bagaimanapun, mereka sempat bersama-sama di Barcelona. Begitu pula Gabriel Milito yang sejak Maret silam menangani Estudiantes.

Gaston Fernandez ikut-ikutan bergerak. Pemain berumur 36 tahun itu melancarkan rayuan dengan menyambar unggahan Andres Iniesta di Instagram pada 23 Desember lalu. “Andres, kamu tak akan menyesalinya,” kata dia.

Estudiantes rupanya mengikuti langkah Boca Juniors yang musim lalu sukses menggaet Daniele De Rossi yang dilepas AS Roma. Meskipun telah mendapatkan Javier Mascherano, klub yang kini berada di posisi ke-13 Superliga Argentina itu rupanya masih mengincar Andres Iniesta untuk jadi tambahan kekuatan dalam menjalani musim 2019-20.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Persembahan Terakhir Andres Iniesta untuk Fernando Torres

Football5star.com, Indonesia – Fernando Torres akhirnya melakoni laga terakhirnya sebagai pesepak bola. Menariknya, di pertandingan terakhir itu ia menghadapi mantan rekannya di timnas Spanyol, Andres Iniesta.

Fernando Torres memang sudah memutuskan pensiun Juni lalu. Pertandingan terakhirnya tersaji di pekan terakhir Liga Jepang antara klubnya, Sagan Tosu, melawan klub Andres Iniesta, Vissel Kobe.

Keputusan pemain jebolan akademi Atletico Madrid mendapat sambutan hangat dari kompatriotnya itu. Melalui surat kecil, Iniesta memberi persembahan terakhir pada sang kolega dengan kata-kata perpisahan.

fernando torres
Daily Mail

“Perjalanan karier yang sangat indah. Aneh sekali, menurut saya ini sangat aneh. Di sini kami berdua akan memainkan laga terakhirmu sebagai pemain profesional. Saya masih memiliki beberapa kesempatan di laga-laga berikutnya,” kata sang gelandang seperti dilansir Daily Mail, Jumat (23/8/2019).

“Di sinilah kita berada, di sisi dunia yang lain. Hidup ini seakan aneh sepertimu, yang sudah membawa kami terbang jauh sampai Jepang untuk mengucapkan selamat tinggal. Sepak bola sudah menyatukan kita selama 20 tahun, saat kita masih kecil. Tapi, Anda akan selalu menjadi El Nino,” ia menambahkan.

“Kita berada di kota yang berbeda. Anda di Madrid dan saya Barcelona. Tapi kita tidak pernah menjadi musuh. Kita selalu menjadi teman dengan seragam yang selalu berbeda,” imbuhnya lagi.

Pada laga pamungkas itu, bukan hanya Andres Iniesta saja yang merupakan compatriot Fernando Torres. Ada pula David Villa dan Serge Semper yang juga berseragam Vissel Kobe seperti Iniesta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Daniele De Rossi Ungkap Kekaguman kepada Juan Riquelme

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Tiga pekan sudah Daniele De Rossi berstatus pemain Boca Juniors. Hingga saat ini, dia telah dua kali tampil membela klub berjuluk Xeneizes tersebut. Dia mengaku sangat bahagia. Namun, masih punya satu keinginan, yakni bertemu Juan Riquelme.

Keinginan itu tentu saja bukan tanpa dasar. Selain termasuk salah satu legenda Boca Juniors, Juan Riquelme diakui Daniele De Rossi sebagai pemain idolanya selama ini. Soal kekaguman kepada eks gelandang Villarreal itu, dia bahkan mengungkapkan sebuah rahasia.

“Aku ingin bertemu Riquelme. Aku memiliki grup WhatsApp yang hanya bicara soal sepak bola. Anggotanya semua temanku. Bukan hanya sepak bola, kami hanya bicara soal pemain tengah. Gambar profil grup itu adalah Riquelme sedang mengikat tali sepatu,” urai Daniele De Rossi dalam wawancara dengan Fox Sports seperti dikutip Football5Star.com dari Infobae.

Sosok Juan Riquelme diakui Daniele De Rossi sebagai figur idolanya.
provenquality.com

Dalam pandangan pemain berumur 36 tahun itu, Juan Riquelme adalah gelandang luar biasa yang sulit ditemukan padanannya. “Dia itu sosok berbeda yang sulit ditemukan di sepak bola pada saat ini dan masa lalu. Sebagai gelandang, aku mengagumi dia meskipun kami berbeda karakter,” kata dia.

Lebih lanjut, Daniele De Rossi mengungkapkan, “Dalam hidupku, aku hanya melihat satu pemain yang memiliki kualitas lebih baik dari Riquelme. Dia adalah (Andres) iniesta yang kupikir sebagai pemain tengah paling komplet dan paling kuat di dunia, sepanjang sejarah. Setidaknya seingat saya.”

Soal kekaguman terhadap Juan Riquelme, eks pemain timnas Italia itu mengungkapkan, hal itu terbilang lumrah di Italia. Dia mengatakan, pria yang pernah membela Barcelona itu sangat terkenal di negerinya itu. “(Antonio) Cassano juga meneleponku bahwa dia ingin tahu Riquelme karena dia menyukainya.”

Pengakuan Daniele De Rossi terbilang mengejutkan. Pasalnya, sepanjang berkarier, Juan Riquelme tak pernah bermain untuk klub Italia. Dia hanya berkutat di Spanyol dan negerinya, Argentina. Terlama, tentu saja dengan Boca Juniors.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Andres Iniesta Buka Rencana Masa Depannya

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang senior Andres Iniesta sudah punya rencana jelas untuk masa depannya. Pemain yang kini membela Vissel Kobe tersebut ternyata tak mau jauh-jauh dari si kulit bulat dan lapangan hijau.

“Secara personal, aku tentu akan coba menjadi pelatih dan melatih diriku sendiri. Selanjutnya, kita lihat saja apa yang akan terjadi pada masa mendatang,” ujar Andres Iniesta dalam wawancara dengan DAZN seperti dikutip Football5Star.com dari Marca.

Meskipun demikian, pemain berumur 35 tahun itu tak akan mewujudkan rencananya dalam waktu dekat. Dia mengaku belum memikirkan hal tersebut karena belum ada rencana pasti untuk gantung sepatu.

Andres Iniesta masih menikmati keseharian sebagai pesepak bola.
newindianexpress.com

“Hari ini, sulit bagiku untuk membayangkannya. Itu karena aku masih merasakan kegembiraan dan hasrat untuk terus bermain sepak bola,” kata dia lagi.

Andai benar mewujudkan rencana itu, Andres Iniesta menapaki jejak mantan rekannya di Barcelona, Xavi Hernandez. Pada awal Juli lalu, Xavi telah resmi didapuk sebagai pelatih Al Sadd. Hal tersebut terbilang mengejutkan karena dia baru pensiun pada akhir musim lalu.

Putusan Andres Iniesta untuk menjadi pelatih setelah gantung sepatu nanti patut dinantikan. Pasalnya, dia berpeluang mengaplikasikan ilmu-ilmu yang didapatkan dari para pelatih yang pernah menanganinya. Di antara mereka terdapat nama-nama beken macam Louis van Gaal, Frank Rijkaard, Pep Guardiola, hingga Luis Enrique. Filosofi manakah yang akan kental dalam kepelatihannya nanti? Itulah yang paling menarik untuk ditunggu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frenkie de Jong: Sulit Tiru Gaya Main Andres Iniesta

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bintang baru Barcelona, Frenkie de Jong, langsung mencuri perhatian di dua pertandingan pramusim. Banyak pula yang menyandingkannya dengan legenda klub, Andres Iniesta.

Disandingkan dengan sosok sekaliber Andres Iniesta, Frenkie de Jong merendah. Ia mengaku levelnya masih jauh di bawah pemain yang kini membela klub Jepang, Vissel Kobe. Bahkan baginya, sulit untuk meniru gaya bermain sang gelandang.

“Dia memberi saya beberapa tips dan menerima keberadaan saya di Barcelona. Dia punya talenta luar biasa dan sulit bagi saya untuk meniru gaya bermainnya. Lagi pula itu bukan tujuan saya di sini,” ujar pemain yang didatangkan dari Ajax Amsterdam tersebut kepada AS, Senin (29/7/2019).

Fabregas v Iniesta
uefa.com

De Jong dan Iniesta sudah saling berhadapan saat Barcelona menghadapi Vissel Kobe di ajang pramusim, Rakuten Cup, beberapa hari lalu. Pada laga yang dimenangkan klub Katalonia dengan skor 2-0 itu kedua pemain sama-sama bermain satu babak saja.

Di sisi lain, Barca sepertinya sudah menemukan pengganti Iniesta dalam diri bintang Belanda tersebut. Ia digadang-gadang akan menjadi pengatur serangan juara bertahan LaLiga itu sepanjang kompetisi 2019-2020. Kemungkinan ini juga sudah diakui pelatih Ernesto Valverde sesaat setelah laga melawan Vissel Kobe lalu.

Frenkie de Jong akan diplot sebagai gelandang tengah bersama Arthur Melo dan Sergio Busquets. Kehadirannya diharapkan bisa menyeimbangkan kinerja lini tengah dalam bertahan maupun menyerang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Iniesta Tidak Pernah Menyesal Tinggalkan Barcelona

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pemain Vessel Kobe, Andres Iniesta baru saja menghadapi laga persahabatan melawan mantan klubnya, Barcelona. Setelah pertandingan tersebut, ia merasa ada banyak pemain yang berpotensi menjadi penggantinya.

Iniesta pun tidak merasa menyesal meninggalkan Barcelona beberapa musim lalu. Ia pun merasa pengalamannya bersama Blaugrana sudah lewat. Iniestsa pun bisa menikmati sisa kariiernya di liga dengan level intensitas yang lebih rendah.

“Aku sama sekali tidak menyesal pernah meninggalkan Barcelona. Lagipula sama sekali tidak betul kalau dikatakan apakah saya menyesal atau tidak. Terlalu berlebihan. Aku sudah pernah katakan hal ini berkali-kali,” ucap pemain jebolan La Masia tersebut seperti dikutip dari AS.

andres iniesta
as.com

“Kalau aku masih ingin bermain bersama Barcelona tentu aku akan ke Kobe tahun depan. Tapi, saat ini aku merasa waktuku sudah habis di sana. Sekarang aku sedang mencari momen dan suasana baru di tempat lain,” kata Iniesta melanjutkan.

Iniesta menghabiskan 17 musim bersama klub asal Catalonia tersebut. Dalam kurun waktu itu, ia mencetak 57 gol dari 674 pertandingan di berbagai ajang. Soal raihan gelar, tidak usah ditanya karena ia pernah merasakan semua gelar kolektif bersama Barcelona.

Untuk trofi LaLiga, Iniesta sudah pernah mengangkatnya sembilan kali. Ditambah enam kali juara Copa del Rey serta empat kali mengangkat trofi Liga Champions. Tidak ketinggalan, tiga trofi Piala Dunia Antarklub pada 2009, 2011, dan 2015.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Andres Iniesta Mengaku Merasa Aneh Melawan Barcelona

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pemain Vissel Kobe, Andres Iniesta mengaku merasa aneh harus melawan mantan timnya, Barcelona, Sabtu (27/7/2019) dalam laga persahabatan. Namun Iniesta yang juga mantan kapten Blaugrana itu cukup menikmati pertandingan.

“Aneh menghadapi Barcelona dan tidak melihat mereka sebagai rekan tim tapi lawan,” kata Iniesta seperti dikutip www.old.football5star.com dari marca.

“Meski begitu, saya menikmati pertandingan. Secara umum, saya tidak berpikir kami bermain buruk. Ini pertandingan istimewa dan saya senang,”

Iniesta pun mengaku begitu peluit babak pertama dibunyikan dirinya fokus pada pertandingan. Ia menampik perasaan pada Barcelona.

andres iniesta-vissel kobe-barcelona

“Setelah pertandingan dimulai, Anda hanya harus memikirkan pertandingan dan menjalaninya dengan baik. Tapi itu aneh dan istimewa,” tambahnya.

Apa yang dirasakan Iniesta tentu tak berlebihan. Sang gelandang menghabiskan waktunya bersama El Barca hampir dua dekade.

Laga Vissel Kobe vs Barcelona berlangsung sengit pada babak pertama. Tapi kedua tim gagal memecah kebuntuan. Baik Barcelona maupun Vissel Kobe melakukan perubahan besar di babak kedua dengan memasukkan beberapa pemain baru.

Andres Iniesta menjadi salah satu pemain yang ditarik keluar. Posisinya diganti Tomoyuki Yasui. Kehilangan jenderal di lapangan tengah langsung berpengaruh pada permainan tuan rumah.

Alhasil El Barca sukses menyarangkan dua gol kemenangan yang dicetak Carles Perez. Hasil 2-0 ini pun membuat klub besutan Ernesto Valverde menjuarai Rakuten Cup edisi pertama ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Laga Emosional Andres Iniesta Dimenangi Barcelona

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Untuk pertama kali sepanjang karier sepak bolanya, Andres Iniesta harus menghadapi klub yang telah membesarkan namanya, Barcelona. Sang gelandang yang menghabiskan waktunya bersama El Barca hampir dua dekade langsung bertemu sang mantan dengan seragam Vissel Kobe.

Pada laga yang penuh emosional ini, Andres Iniesta di dapuk sebagai kapten Vissel Kobe. Walau bertajuk laga persahabatan, tetap saja hati dan pikirannya berkecamuk karena harus melawan klub yang sebelumnya ia kapteni.

Memang pada laga Vissel Kobe vs Barcelona ini Iniesta tidak sendiri. Di klub Jepang itu ada David Villa dan Sergi Semper yang sebelumnya juga pernah berseragam biru-merah.

andres iniesta
as.com

Akan tetapi situasi dua rekannya itu berbeda dengan sang gelandang. Ia lahir dan besar di Barcelona. Dia juga mengenyam pendidikan sepak bola di akademi La Masia dan sukses membawa klubnya itu meraih banyak gelar.

Setelah satu tahun meninggalkan Barca, pemain berusia 36 tahun harus bertemu dengan klub Katalonia itu di negara yang baru ia tempati, Jepang. Kedua klub bertemu di ajang Rakuten Cup di Stadion Noevir.

iniesta-barcelona-vissel kobe
@FCBarcelona

Laga berlangsung sengit pada babak pertama. Tapi kedua tim gagal memecah kebuntuan. Baik Barcelona maupun Vissel Kobe melakukan perubahan besar di babak kedua dengan memasukkan beberapa pemain baru.

Andres Iniesta menjadi salah satu pemain yang ditarik keluar. Posisinya diganti Tomoyuki Yasui. Kehilangan jenderal di lapangan tengah langsung berpengaruh pada permainan tuan rumah.

Alhasil El Barca sukses menyarangkan dua gol kemenangan yang dicetak Carles Perez. Hasil 2-0 ini pun membuat klub besutan Ernesto Valverde menjuarai Rakuten Cup edisi pertama ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Thomas Vermaelen Susul Andres Iniesta ke Vissel Kobe

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Barcelona sepertinya jadi klub langganan Vissel Kobe untuk mencari pemain baru. Setelah mengawali langkah dengan mendatangkan Andres Iniesta tahun lalu, kini mereka mendaratkan Thomas Vermaelen.

Seperti halnya Andres Iniesta, Vissel Kobe juga tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk Thomas Vermaelen. Kontraknya yang sudah habis akhir musim 2018-2019 membuat mereka mendapatkan sang bek dengan status bebas transfer.

Bersama Vissel Kobe, pemain asal Belgia ini dikontrak selama semusim. Kehadirannya sekaligus menambah koleksi pemain Barcelona di klub Jepang tersebut.

Selain Iniesta, di Kobe juga ada David Villa dan Sergi Semper yang baru didatangkan Januari lalu. Tidak hanya itu, mereka juga memiliki pemain top lain dalam diri Lukas Podolski.

Bagi Vermaelen, klub Jepang ini menjadi klub keenam sepanjang kariernya. Ya, sebelumnya ia pernah memperkuat RKC Waalwijk, Ajax Amsterdam, Arsenal, Barcelona, dan AS Roma.

Di klub-klub sebelumnya pemain berusia 33 tahun ini nyaris tidak pernah bebas dari cedera. Dia selama ini memang dikenal sebagai pemain yang rentan dengan cedera. Bahkan saat memperkuat Arsenal ia pernah menepi selama semusim panuh karena cedera ligamen.

Selama tiga musim berseragam El Barca, Vermaelen hanya tampil di 53 pertandingan. Minimnya menit bermain sang bek tak lepas dari cedera kambuhan yang ia derita.

Di sisi lain, kebijakan Vissel Kobe mendatangkan pemain-pemain Barcelona bukan tanpa alasan. Sponsor mereka, Rakuten, juga menjadi sponsor El Barca. Bahkan presiden klub mereka, Hiroshi Mikitani, merupakan CEO Rakuten.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Andres Iniesta Terpesona Lihat Penampilan Takefusa Kubo

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Daya pikat Takefusa Kubo di Real Madrid ternyata membuat banyak pihak terpesona melihatnya. Salah satunya adalah legenda Barcelona, Andres Iniesta.

Pengakuan Andres Iniesta ini tidak hanya karena dia melihat video Takefusa Kubo ketika melakoni latihan dan pertandingan pramusim Real Madrid. Tapi ia justru bertanding langsung dengan sang pemain.

Ya, keduanya memang pernah berada dalam satu lapangan sebagai lawan pada musim lalu. Saat itu Kubo masih bermain untuk klub Jepang, FC Tokyo, dan Iniesta membela Vissel Kobe.

andres iniesta-takefusa kubo-japantimes.co.jp
japantimes.co.jp

“Saya tahu Kubo karena saya pernah bermain melawannya musim lalu. Dia benar-benar sangat impresif, talenta yang dia punya luar biasa. Saya yakin masa depannya sangat cerah di masa depan. Dia masih muda, tapi sudah memiliki skill di atas rata-rata dan bermain untuk salah satu klub terbesar di dunia,” ujar sang gelandang seperti dilansir AS, Jumat (26/7/2019).

“Dia hanya membutuhkan waktu untuk terus berkembang. Jika sudah waktunya dia akan mengejutkan dunia,” sambung legenda Barcelona tersebut.

Tidak ketinggalan, Andres Iniesta juga menyayangkan kegagalan Barcelona menggaet Kubo beberapa waktu lalu. Apalagi sang pemain pernah menimba ilmu di akademi Barca, La Masia.

“Sangat disayangkan karena Barcelona tidak menginginkannya waktu itu. Tapi kita semua tahu Barcelona lebih penting dan lebih besar dari pemain mana pun,” tutup pemain yang hengkang ke Vissel Kobe pada 2018 lalu itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Iniesta: Rakitic Ingin Bertahan di Barcelona

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Barcelona, Andres Iniesta, mengaku yakin Ivan Rakitic bahagia di Camp Nou dan ingin bertahan di sana musim depan.

Rakitic telah menghabiskan lima musim di Barca menyusul kepindahannya dari Sevilla pada 2014. Ia juga telah menjadi bagian penting dari tim sejak itu dan setidaknya membuat 32 penampilan di Liga Spanyol setiap musim.

Namanya pun ikut disangkutpautkan dengan rencana Barcelona mendatangkan Neymar Jr dari PSG. Pemain berusia 31 tahun itu disebut masuk dalam daftar pemain yang akan ditukarkan ke Paris agar Barcelona mendapatkan jasa Neymar kembali

“Saya tidak tahu apakah Rakitic bisa ditransfer, tetapi saya tahu dia bahagia dan ingin tinggal di Barca,” kata Iniesta di Soccerway.

“Saya harap dia bisa bertahan di klub dan terus tampil seperti sebelumnya. Saya akan bahagia untuknya,” Iniesta menambahkan.

Ivan Rakitic dirumorkan bakal dilepas Barcelona setelah tampil tak memuaskan kala melawan Liverpool.

Lebih lanjut, Iniesta juga mengomentari kedatangan Antoine Griezmann pada musim panas ini. Dia tahu Griezmann sempat menjadi lawan yang merepotkan Barca, tetapi kini tenaganya bisa membantu klub mencapai target.

“Dia [Griezmann] pemain luar biasa yang mengenal La Liga dan rekan-rekan yang akan dia dapatkan. Semua hal mengindikasikan bahwa dia bakal melakukannya dengan baik,” ucap Iniesta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Andres Iniesta Gelisah Nantikan Laga Terberat dalam Kariernya

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Hari-hari belakangan ini, Andres Iniesta tengah gelisah. Hatinya gundah gulana. Seiring guliran waktu, kegelisahan itu kian menjadi. Gara-garanya adalah sebuah pertandingan yang akan dilakoni pada Sabtu (27/7/2019). Dia mengakui itu sebagai laga terberat dalam kariernya.

Hari itu, Andres Iniesta dijadwalkan membela Vissel Kobe dalam sebuah uji tanding. Hal yang membuat dia gelisah dan canggung, lawan yang akan dihadapi pada laga itu adalah Barcelona, klub yang mengorbitkan dan membesarkan namanya.

“Tak dapat dimungkiri, itu akan jadi pertandingan yang sangat istimewa bagi semua orang. Aku akan merasa aneh harus berhadapan dengan Busi (Sergio Busquets), Jordi Alba atau (Ivan) Rakitic. Akan terasa sangat aneh berhadapan dengan tim sepanjang hidupku,” ungkap Andres Iniesta seperti dikutip Football5Star.com dari Diario As.

Andres Iniesta mengaku akan sangat aneh saat melakoni laga Vissel Kobe vs Barcelona pada 27 Juli 2019.
medium.com

Lebih lanjut, pemain berumur 35 tahun itu berujar, “Itu akan jadi hari penuh emosi bagiku. Aku berharap dapat menikmati setiap saat pada laga itu dan para fan Vissel Kobe mendapatkan kebahagiaan dengan melihat tontonan hebat.”

Andres Iniesta mengakui, andai bisa memilih, dia ingin sepanjang hayat hanya membela Barcelona. Namun, kehendak Tuhan berkata lain. Dia harus pergi dari Camp Nou dan bergabung dengan Vissel Kobe yang juga diperkuat David Villa dan Lukas Podolski.

“Aku telah begitu sering mengatakan, aku berharap dapat terus bermain untuk Barcelona sepanjang hidup, dengan semua rekan di ruang ganti, di stadion Camp Nou yang luar biasa megah, dengan cinta para fan, dan bermain di kompetisi-kompetisi besar seperti Liga Champions. Namun, ada momen-momen dalam hidup yang menuntut kita membuat putusan,” kata Andres Iniesta lagi.

Andres Iniesta meninggalkan Barcelona pada akhir musim 2017-18. Itu momen yang sangat berat baginya. Maklum, 22 tahun lamanya dia beraad di bawah panji klub asal Katalan tersebut. Sampai-sampai, dia menghabiskan waktu beberapa saat di Camp Nou selepas pertandingan terakhirnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Andres Iniesta Punya Tugas Baru di Klub Jepang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda hidup Barcelona, Andres Iniesta punya tugas dan tanggung jawab baru di klub Jepang, Vissel Kobe. Iniesta kini ditunjuk menjadi kapten menggantikan Luka Podolski.

Iniesta terpilih jadi kapten baru Kobe setelah Podolski pada minggu lalu memutuskan untuk mengundurkan diri. Tidak jelas alasan pengunduran diri Podolski sebagai kapten Kobe.

Namun spekulasi yang berkembang Podolski melepas ban kapten karena kurang setuju dengan keputusan manajemen memecat pelatih Juan Manuel Lillo.

lukas podolski, jerman, vissel kobe

Lillo dipecat manajemen karena serangkaian hasil buruk Kobe di J League. Posisi Kobe digantikan oleh pelatih sebelumnya, Takayuki Yoshida.

Sebelumnya Podolski menjabat sebagai kapten klub menggantikan posisi pemain Jepang, Daigo Nishi dan Hotaru Yamaguchi.

Iniesta yang menjabat sebagai kapten baru belum memberikan banyak komentar terkait tanggung jawab barunya ini. Selepas memilih untuk tidak melanjutkan karier di Barcelona pada 2018 lalu, Iniesta mencoba merantau ke Jepang.

Tidak diketahui belum jumlah mahar yang dibayarkan Kobe untuk bsia mendapatkan jasa Andres Iniesta. Pemain berusia 34 tahun itu memiliki kontrak selama 3 tahun di Kobe.

Ia sendiri telah memainkan 21 pertandingan di J League dan mencetak 3 gol. Sayangnya penampilan ini belum banyak membantu posisi Kobe di klasemen J League.

Klub yang didanai oleh perusahaan e-comerce, Rakuten ini masih tertahan di peringkat ke-11 dari 18 tim yang bertanding di J-League. Kondisi ini yang membuat manajemen rencananya akan mendatangkan Andre Villas-Boas di musim depan sebagai nakhoda baru.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]