Andy Carroll Sempat Tak Tahu Nama-Nama Pemain Liverpool

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Newcastle United, Andy Carroll, mengungkapkan satu hal yang membuatnya kesulitan bersinar di Liverpool beberapa tahun lalu. Ia mengaku tak mengenal nama-nama pemain Liverpool karena tak suka menonton pertandingan sepak bola.

Andy Carroll mendarat di Liverpool pada tahun 2011 lalu setelah ditebus dari Newcastle United dengan mahar 35 juta Poundsterling. Angka tersebut membuatnya sempat memecahkan rekor sebagai pemain Inggris dengan transfer termahal sepanjang sejarah.

“Ketika sedang terbang menuju Liverpool, saya berpikir ‘saya tahu Steven Gerrard dan Jamie Carragher. Tapi siapa lagi?’ Ketika itu, agen saya langsung memberi tahu siapa saja pemain-pemain Liverpool dan saya harus mencari informasi lebih lanjut lewat internet,” kata Carroll dikutip dari FourFourTwo.

Andy Carroll - Liverpool - Zimbio 2
Zimbio

“Saya akui situasi tersebut buruk karena saya sama sekali tak tahu siapa saja pemain Liverpool. Tapi, hal tersebut bukanlah sebuah pelecehan. Saya tidak tahu karena benar-benar tak menonton sepak bola,” beber Carroll menambahkan.

Bukan hanya tak mengetahui siapa saja penggawa The Reds, Carroll juga seringkali tak tahu akan bermain menghadapi tim mana. Ia mengaku tak terlalu memperhatikan kiprah timnya di ajang Premier League.

“Saya sering bangun di Sabtu pagi dan berpikir ‘lawan siapa hari ini?’ Saya sama sekali tak mengetahui perkembangan dunia sepak bola. Saya biasa berlatih. Tapi, belum tahu akan bermain melawan siapa sampai adanya rapat tim beberapa hari jelang pertandingan,” tandas Carroll.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Andy Carroll Akhirnya Pulang ke Newcastle United

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Setelah melanglang buana, Andy Carroll akhirnya kembali ke klub yang telah membesarkan namanya, Newcastle United. Kepulangannya ini tak lepas dari kontraknya yang tidak diperpanjang West Ham United.

Andy Carroll kembali ke Newcastle United setelah delapan setengah tahun pergi. Ia pulang ke St James Park dengan status bebas transfer.

Pada kesempatan keduanya ini, Carroll diikat kontrak selama semusim. Sang bomber mengaku senang sekaligus bangga bisa mendapat kesempatan kedua di klub yang sudah dibela sejak remaja.

“Saya merasa sangat baik. Teman dan keluarga saya ada di sini dan Newcastle adalah klub yang selalu saya dukung, ini rumah saya. Saya menikmati masa-masa bermain di sini dan saya berharap bisa diterima kembali seperti dulu,” kata Carroll seperti dilansir situs resmi klub, Kamis (8/8/2019).

“Ketika saya hengkang delapan setengah tahun yang lalu, saya mencetak banyak gol dan saya menikmati karier sepak bola saya. Setelah itu saya menjalani masa yang sangat sulit dan saya hanya ingin kembali ke sini. Bagi saya, bisa kembali ke sini adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” ia menambahkan.

Penyerang berusia 30 tahun itu merupakan jebolan akademi The Magpies dan sudah menembus skuat utama Newcastle pada 2006 lalu. Tapi januari 2011 ia hengkang ke Liverpool dengan biaya 45 juta pounds.

Di Liverpool sang bomber gagal total hingga akhirnya hengkang ke West Ham United. Bertahan enam musim di sana, Carroll akhirnya kembali ke Newcastle.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

5 Pembelian Terburuk di Bursa Transfer Musim Dingin

<

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Bursa transfer musim dingin telah resmi dibuka pada tanggal 1 Januari 2019 lalu. Hal ini membuat seluruh klub-klub di liga top Eropa memiliki kesempatan untuk mendatangkan pemain anyar untuk menambah kekuatan timnya masing-masing.

Meskipun memiliki beberapa cerita sukses, ada juga beberapa pemain yang gagal memberikan dampak positif ke klub barunya. Berikut Football5star.com, telah merangkum lima pembelian terburuk di bursa transfer musim dingin:

Julien Faubert (West Ham United ke Real Madrid)

5 Pembelian Terburuk di Bursa Transfer Musim Dingin - Julien Faubert - Diario AS
Diario AS

Di bulan Januari 2009, Real Madrid secara mengejutkan mendatangkan winger asal Prancis, Julien Faubert dari West Ham United. Faubert didatangkan dengan status pinjaman hingga akhir musim 2008-09 dan memiliki opsi pembelian.

Ia menjalani debutnya bersama Los Blancos pada tanggal 7 Februari 2009 di partai melawan Racing Santander. Setelah itu, ia hanya mampu mengoleksi satu penampilan lagi bersama Real Madrid.

Selama berkarier di Santiago Bernabeu, ia sempat mendapatkan kritik keras karena tak mengikuti sesi latihan. Selain itu, ia juga sempat terlihat mengantuk di bangku cadangan Real Madrid. Pihak Los Blancos pun memutuskan untuk tak mempermanenkan statusnya dan mengembalikannya ke West Ham di musim panas 2009.

Fernando Torres (Liverpool ke Chelsea)

5-Pembelian-Terburuk-di-Bursa-Transfer-Musim-Dingin-Fernando-Torres-Getty-Images
Getty Images

Fernando Torres memutuskan untuk menerima tawaran Chelsea di bulan Januari 2011. Demi mendatangkannya dari Liverpool, Chelsea harus menggelontorkan dana senesar 50 juta Poundsterling.

Meskipun didatangkan dengan mahar yang cukup mahal, Torres tak mampu menunjukkan penampilan terbaiknya bersama Chelsea. Di musim 2010-11, ia hanya mampu mencetak satu gol dari 18 penampilan.

Di musim-musim selanjutnya, penampilannya untuk The Blues tak kunjung membaik. Total, ia hanya mampu menyumbangkan 45 gol dari 172 penampilan di semua kompetisi. Chelsea pun melepasnya ke AC Milan dengan status permanen pada bulan Januari 2015.

Klaas-Jan Huntelaar (Ajax ke Real Madrid)

5 Pembelian Terburuk di Bursa Transfer Musim Dingin - Klaas-Jan Huntelaar - Dream Team FC
Dream Team FC

Di bulan Januari 2009, Real Madrid memutuskan untuk memboyong bomber andalan Ajax Amsterdam, Klaas-Jan Huntelaar. Ia ditebus dengan harga 20 juta Euro.

Kedatangannya ke Santiago Bernabeu diharapkan bisa menjadi solusi dari kebuntuan di lini depan Los Blancos yang tak mampu tampil meyakinkan kala itu. Namun, ia kesulitan untuk menunjukkan performa yang konsisten di mulut gawang lawan.

Ia hanya mampu mencetak delapan gol dari 20 penampilannya bersama Los Blancos. Di musim panas 2009, manajemen Real Madrid pun memutuskan untuk melegonya ke AC Milan dengan mahar sebesar 17 juta Euro.

Andy Carrol (Newcastle United ke Liverpool)

5 Pembelian Terburuk di Bursa Transfer Musim Dingin - Andy Carrol - The Independent
The Independent

Andy Carrol didatangkan Liverpool untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Fernando Torres. Demi mendatangkannya, Liverpool harus merogoh kocek sebesar 35 juta Poundsterling. Angka itu sempat membuatnya menjadi pemain Inggris termahal sepanjang masa.

Di paruh pertama musim 2010-11, Carroll mampu menunjukkan penampilan yang maksimal bersama Newcastle United. Ia berhasil mengemas 11 gol dari 19 penampilannya di Premier League. Namun, ia hanya berhasil mengemas dua gol dari sembilan penampilan ketika berseragam Liverpool di paruh kedua musim 2010-11.

Selain kerap kali menderita cedera, Carroll juga tak mampu menggeser posisi Luis Suarez dari tim utama Liverpool. Selama dua setengah musim bermain di Anfield, striker jangkung itu hanya mampu melesakkan 11 gol dari 58 penampilannya di semua kompetisi.

Xherdan Shaqiri (Bayern Munich ke Inter Milan)

5-Pembelian-Terburuk-di-Bursa-Transfer-Musim-Dingin-Xherdan-Shaqiri-Getty-Images.
Getty Images

Xherdan Shaqiri datang ke Bayern Munich pada tahun 2012 dengan predikat sebagai pemain muda penuh potensi. Namun, ia tak mampu menggeser posisi Arjen Robben dan Franck Ribery yang di sektor sayap. Ia pun memutuskan untuk hijrah ke Inter Milan pada bursa transfer musim dingin musim 2014-15.

Di Inter, ia memiliki tugas untuk membangkitkan prestasi Nerazzurri yang jeblok ketika itu. Namun, ia tak mampu untuk menunjukkan penampilan yang konsisten di Giuseppe Meazza.

Ia hanya berhasil mencetak satu gol dari 15 penampilannya di Serie A. Tak puas dengan performa Shaqiri, Inter memutuskan untuk melegonya ke Stoke City di musim panas tahun 2015 dengan harga 12 juta Poundsterling.

West Ham Tidak Akan Melepas Andy Carroll Pada Januari Ini

Football5star.com, Indonesia – West Ham United tidak akan melepas Andy Carroll pada bursa transfer musim dingin ini. Klub berjulukan The Hammers tersebut mengatakan akan tetap menggunakan tenaga mantan striker Liverpool tersebut.

Pada bursa transfer musim dingin ini, nama Carroll masuk radar Chelsea yang berminat untuk meminjamnya. Namun manajer West Ham, David Moyes, langsung memberikan reaksi dengan mengatakan bahwa Carroll tidak akan dilepas ke klub mana pun meski hanya berstatus pemain pinjaman.

Meskipun demikian, Chelsea tampaknya tidak terlalu menggubris pernyataan mantan manajer Everton dan Manchester United tersebut. The Blues tetap berupaya meminjam penyerang jangkung berusia 29 tahun itu.

“Kami tidak mendapatkan tawaran untuk melepaskannya dengan status pinjaman dan klub juga tak ingin dia dipinjamkan,” demikian pernyataan asisten pelatih West Ham, Alan Irvin, seperti dikutip dari Sky Sports.

“Saya tentu berharap Andy tetap menjadi pemain di sini hingga akhir bulan,” tambahnya.

Irvin menilai West Ham membuat kesalahan jika melepas Carroll pergi karena situasi mereka akan semakin sulit. Padahal, klub London ini tengah berupaya menjauh dari zona degradasi yang sempat mereka huni pada awal kompetisi.

Chelsea bukan satu-satunya klub yang dikaitkan dengan Carroll pada bursa transfer Januari ini. Manchester United juga ditengarai memiliki minat menggaet striker yang baru mencetak dua gol dan membuat satu assist dalam 12 penampilannya dalam ajang Liga Inggris pada musim ini.

West Ham membeli Carroll dari Liverpool seharga 17,5 juta euro pada Juli 2013. Selama berkostum West Ham, pemain yang juga sempat memperkuat Newcastle United ini mencetak 32 gol dan menghasilkan 18 assist dari total 128 pertandingan kompetitif.

Moyes Kaget Chelsea Kejar Andy Carroll

Football5star.com, Indonesia – Manajer West Ham United, David Moyes, mengaku kaget mendengar niat Chelsea mendatangkan striker timnya, Andy Carroll.

“Saya tidak tahu tentang soal Carroll,” kata Moyes seperti dilansir Sky Sports.

David Moyes
Getty Images

Manajer Chelsea, Antonio Conte berniat mencari striker baru di Januari ini. The Blues konon tengah mempertimbangkan nama Carroll. Eks pemain Liverpool itu ingin disiapkan jadi pelapis bagi Alvaro Morata.

Chelsea kepincut dengan mulai tajamnya Carroll di West Ham. Dia membuat dua gol saat West Ham menang melawan West Bromwich Albion awal pekan ini.

Carroll dibidik karena sangat sedikit pemain yang bersedia pindah hanya untuk menjadi pelapis. Musim panas lalu, Chelsea gagal mendapatkan Fernando Llorente yang direbut Tottenham Hotspur.

Tawaran bergabung ke Chelsea akan sangat menggiurkan bagi Carroll. Dengan Chelsea masih bersaing di empat ajang, Carroll punya kesempatan bermain cukup banyak. Namun demikian, Moyes mengaku tak tahu soal kabar ini.

Dalam kesempatan itu, Moyes juga menegaskan bahwa West Ham butuh amunisi baru di bursa transfer musim dingin Januari ini.

“Kami membutuhkan beberapa pemain tambahan, kami cukup beruntung di area tertentu. Di lini depan, kami memiliki banyak pemain, tapi kami tidak memilikinya di posisi lain. Saya sudah berada di sini selama tujuh atau delapan minggu, jadi klub harus punya ide apa yang dibutuhkan,” Moyes mengakhiri.

Mimpi Buruk Pep Guardiola Bernama Andy Carroll

Football5star.com, Indonesia – Pep Guardiola, manajer Manchester City, khawatir dengan penyerang jangkung milik West Ham United, Andy Carroll. Kedua tim tersebut akan bertemu pada pekan ke-15 Liga Inggris, di Stadion Etihad, Minggu (3/12/2017).

Pep Guardiola Vs West Brom (zimbio.com)
zimbio.com

Menurut Guardiola, Carroll mampu membuat ancaman tersendiri di lini pertahanan The Citizens. Dengan tubuh yang besar, West Ham akan memainkan bola-bola lambung yang akan menyusahkan timnya.

“Cobalah untuk menyadari, dengan cara bermain Carroll, ini akan menjadi rumit. Saya bisa membayangkan permainan bertahan kami kesulitan seperti di pertandingan melawan Huddersfield Town dan Southampton,” ujar Guardiola dikutip dari Soccerway, Minggu (3/12/2017).

“Banyak bola lambung, situasi rumit di dalam kotak penalti, dan Carroll mencetak gol. Pergerakan Carroll di kotak penalti lebih baik dari bek tengah kita, itu biasa terjadi dalam sepakbola,” sambungnya.

Atas dasar itulah Guardiola meminta anak asuhnya untuk tetap bersikap tenang. Ia juga menilai laga melawan The Hammers sama pentingnya ketika berhadapan dengan Manchester United.

“Itulah mengapa lebih baik bersikap tenang dan bersiap sebaik mungkin. Karena itu tiga poin sama seperti melawan Manchester United. Itu sama saja dan inilah mengapa lebih baik fokus dan ke depan kita bisa melihat apa yang akan terjadi,” jelasnya.

Nama Unik Anak Andy Carroll

Football5Star.com, Indonesia – Andy Carroll, striker asal Inggris, Rabu (15/11/2017), dikaruniai seorang anak laki-laki dari hubungannya dengan Billi Mucklow. Kabar bahagia itu diumumkan Billi, mantan bintang serial televisi, lewat akun Instagram-nya.

Dalam unggahannya, Billi menulis, “Wolf Nine Carroll, kamu telah mencuri hati kami 15-11-17 #BabyBoy #Wolfie #MyLittleChubbyCub.”

https://www.instagram.com/p/Bbh6g9GHtST/

Selain memamerkan foto-foto sang bayi mungin bersamanya dan Carroll, perempuan berumur 28 tahun itu mengunggah foto-foto sang bayi bersama anggota keluarga besarnya.

Itu adalah anak kedua sang striker dan Billi. Sebelumnya, pada 2015, Billi juga melahirkan seorang anak laki-laki. Hal yang menarik, nama Wolf Nine Carroll yang diberikan kepada sang bayi sungguh unik dan terbilang tak lazim. Padahal, nama anak pertama mereka tidaklah seunik itu, yaitu Arlo.

Billi Mucklow bersama Wolf Nine Carroll.
thesun.co.uk

Tak diketahui pasti pertimbangan Carroll dan Billi memilih nama Wolf Nine. Satu hal yang pasti, Nine ‘sembilan’ adalah nomor kesukaan sekaligus posisi sang ayah di lapangan hijau. Sejak 2010-11, striker yang mengemuka saat membela Newcastle United itu mengenakan nomor kostum 9. Pengecualian hanya saat dia pindah dari Liverpool ke West Ham. Dia saat itu sempat setengah musim memakai nomor 8.

Bagi striker jangkung berumur 28 tahun itu, Wolf Nine adalah anak keempatnya. Selain Arlo, dia juga punya dua anak dari hubungan dengan pasangan sebelumnya. Kedua anak itu adalah Emilie Rosie dan Lucas. Si sulung kini berumur 6 tahun, sedangkan sang anak kedua menginjak umur 4 tahun.

Andy Carroll Masih Mumpuni Bela Inggris di Piala Dunia

Football5star.com, Indonesia – Penyerang West Ham United, Andy Carroll masih layak dipertimbangkan masuk skuat Inggris di Piala Dunia tahun depan. Pernyataan tersebut terlontar dari rekan setimnya, Aaron Creswell. Creswell menilai, andai tidak dibekap cedera parah, Carroll bisa menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di dunia.

“Menurutku, ia layak dipertimbangkan untuk menjadi salah satu rencana Gareth Southgate di tim nasional. Semua orang tahu Andy punya kemampuan luar biasa, terutama pada duel-duel udara. Dia telah menunjukkan dimensi permainan berbeda sebagai seorang pemain depan,” kata Creswell.

Terakhir kali Carroll membela Inggris adalah saat melawan San Marino 2012 silam. Sejak saat itu, ia tidak pernah lagi terlihat mengenakan seragam Tiga Singa pada setiap pertandingan internasional. Musim ini, mantan penyerang Liverpool tersebut sudah tampil sebanyak empat kali untuk West Ham di Premier League. Creswell berharap, rekan setimnya tersebut bisa menjaga konsistensinya hingga akhir musim.

“Jika ia bisa fit hinggaq musim berakhir, bukan tidak mungkin ia akan menjadi kandidat kuat untuk kembali ke tim nasional. Semua pemain pasti ingin menunjukkan yang terbaik demi masuk skuat Piala Dunia. Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah bermain maksimal setiap pekannya,” lanjut Creswell.

Jalan Carrol kembali ke tim nasional tentu tidak akan mudah. Sebab, selama fase kualifikasi lini serang Inggris dihuni sederet nama-nama unggulan seperti Marcus Rashford, Jamie Vardy, hingga Harry Kane. Terutama nama terakhir yang tengah menunjukkan performa luar biasa pada beberapa pertandingan ke belakang. Golnya di menit akhir saat melawan Slovenia pastikan satu tempat di Rusia tahun depan.

Andy Carroll Menjadi Bidikan Utama Everton pada Januari 2018

Football5star.com, Indonesia – Everton membidik Andy Carroll sebagai target utama pada bursa transfer musim dingin Januari nanti. Menurut laporan The Sun, manajer Ronald Koeman melihat mantan striker Liverpool tersebut sebagai sosok yang tepat menggantikan Romelu Lukaku.

Everton kehilangan Lukaku, yang hengkang ke Manchester United pada bursa transfer musim panas 2017. The Toffees memperoleh 75 juta poundsterling (sekitar Rp 1,355 triliun) dari hasil penjualan penyerang asal Belgia tersebut.

Sebenarnya Everton sudah mengeluarkan sejumlah dana dari hasil penjualan Lukaku untuk membenahi kekurangan di sektor lain. Sayang, The Toffees tidak berhasil mendapatkan penyerang mumpuni yang selevel dengan Lukaku.

Kini, pilihan jatuh kepada Carroll yang Koeman yakini bisa menjawab kebutuhan klubnya. Everton akan memberikan penawaran senilai 20 juta poundsterling (sekitar Rp 361,470 miliar) kepada West Ham United agar bersedia melepas Carroll kembali ke Merseyside pada Januari nanti.

Tampaknya usaha Everton bakal mendapat respon positif karena masa kontrak Carroll bersama The Hammers hampir selesai. Striker berusia 28 tahun tersebut diikat oleh West Ham dengan kontrak hingga 30 Juni 2019 sehingga jika harga penawarannya sesuai maka Carroll berpeluang besar pindah.

Carroll mengawali karier profesionalnya bersama Newcastle United pada musim panas 2007 sebelum dibeli Liverpool pada Januari 2011. Hanya berkontribusi 11 gol dan enam assist dalam 58 laga resmi, Liverpool meminjamkannya ke West Ham pada 2012 sebelum dipermanenkan setahun kemudian.

Bersama West Ham, Carroll, yang menorehkan sembilan caps dan dua gol bersama timnas Inggris sejak melakukan debutnya pada November 2010, tampil dalam 118 pertandingan di semua kompetisi. Dia mencetak 30 gol dan membuat 17 assist.

Carroll Harus Fit Jika Ingin Terus Berseragam West Ham

Football5star.com, Indonesia – West Ham United rupanya tak betah dengan kondisi penyerang mereka, Andy Carroll yang sering berkutat dengen cedera. Menurut manajer mereka, Slaven Bilic, jika penyerang bertubuh tinggi itu ingin disodori proposal perpanjangan kontrak, maka Carroll harus bisa fit.

Pemain berkebangsaan Inggris itu menyisakan dua musim lagi di West Ham. Ia sebelumnya didatangkan dari Liverpool pada 2013 lalu dengan biaya transfer sebesar 17, 5 juta euro. Selama empat musim sejauh ini, ia lebih sering menepi dan total hanya 112 laga yang ia bisa mainkan.

“Andy (Carroll) menyisakan dua tahun tersisa. Secara adil, ia harus tetap fit agar bisa bermain musim ini. Jika kita berbicara tentang kontraknya. Tanda tanya tentang dia adalah kebugarannya, berapa banyak dia tersedia selama musim ini,” ujar Bilic dikutip dari Daily Mail, Jumat (22/9/2017).

“Saya tidak berpikir dia cedera karena ceroboh dan malas, serta berpikir, ‘Saya tidak memiliki kompetisi, saya akan tetap bermain.’ Dia bukan tipikal orang yang lambat karena dia merasa dirinya adalah raja, ” lanjut juru taktik asal Kroasia itu.

Bilic juga menyatakan bahwa Carroll kini harus bersaing merebut tempatnya di lini depan. pasalnya musim ini, The Hammers telah mendatangkan mantan penyerang Manchester United, Javier ‘Chicharito’ Hernandez

“Dia (Carroll) punya pesaing sekarang. Dia pernah mengikuti kompetisi tahun lalu. Sekarang kita memiliki Chicharito karena kami tidak ingin bergantung hanya pada Andy. Setelah mengetahui apa yang terjadi dalam beberapa musim terakhir. Senang bisa berkompetisi,” pungkasnya.

Carroll Tak Sabar Kembali ke St James Park

Football5Star.com, Indonesia – Pertemuan antara Newcastle United vs West Ham United di ajang Liga Inggris akhir pekan ini memiliki cerita berbeda dari striker andalan West Ham, Andy Carrol, yang mangaku sudah tidak sabar kembali menginjakkan kakinya di Stadion St James Park. Striker asal Inggris ini melejit namanya saat membela Newcastle dari 2006 hingga 2011.

“Kembali ke St james Park selalu memiliki cerita yang berbeda. Saya sangat menghargai fans Newcastle, begitu pula mereka. Senang rasanya bisa kembali bermain setelah empat bulan absen,” ujar Carrol, seperti dilansir The Sun, Jumat (18/8/2017)

Kehadiran Carroll di skuat The Hammers sudah dikonfirmasi manajer West Ham, Slaven Bilic, yang mengatakan pemainnya tersebut siap dimainkan. “Andy sudah kembali. Ia mulai berlatih sejak Rabu. Kami akan membawanya ke Newcastle. Saya berharap ia siap 100 persen,” pungkas Bilic.

Carroll terpaksa menepi selama empat bulan setelah menderita cedera pada April lalu. Pada pertandingan Sabtu nanti, ia diprediksi akan dimainkan Bilic sejak menit pertama untuk menemani Chicarito di lini depan. West Ham saat ini tengah dilanda badai cedera para penyerangnya, setelah sebelumnya kehilangan Manuel Lanzini dan Cheikhou Kouyate.

Selain Carrol, Bilic juga dibuat bahagia oleh Michail Antonio yang sudah pulih dari cedera hamstring yang menimpanya. Antonio bahkan sudah dimainkan West Ham U-23 untuk mengembalikan kondisi fisiknya.

Tak Ingin Kehilangan Carroll, West Ham Tolak Tawaran dari China

Football5star.com, Indonesia – Performa gemilang Andy Carroll bersama West Ham United membuat klub Liga Super China tertarik untuk menggaetnya. Tetapi West Ham tak ingin kehilangan penyerang terbaiknya itu.

Manajer West Ham, Slaven Bilic, memberikan konfirmasi bahwa timnya tidak berencana menjual salah satu pemain terbaiknya. Tanpa menyebut nama klub peminat, Bilic mengatakan bahwa West Ham menolak keinginan klub dari China tersebut, yang ingin memiliki Carroll sebelum bursa transfer musim dingin negara itu ditutup pekan ini.

“Dia adalah salah satu pemain terbaik kami dan kami ingin mempertahankannya,” ujar Bilic kepada media Inggris ketika ditanyai mengenai rumor transfer pemain 28 tahun tersebut.

“Saya tahu klub-klub China mengirim para perwakilan mereka untuk menyaksikan pertandingan kami. Kelihatannya mereka mengamati para pemain kami, namun mereka jatuh cinta terhadap Andy. Kami menolak tawaran mereka.”

Carroll, yang secara permanen menjadi milik West Ham sejak 2013, tampil memikat dalam empat pertandingan terakhir karena selalu mencetak gol. Tetapi karena cedera pangkal paha, pemain asal Inggris ini absen saat timnya bermain imbang melawan West Bromwich Albion dan Watford pada lanjutan Premier League.

Kini kondisinya sudah membaik. Bilic berharap pemain yang pernah membela Newcastle United ini bisa kembali saat West Ham melakoni derbi London melawan sang pemuncak klasemen sementara Premier League, Chelsea, Senin (6/3/2017).

“Saya harap ia akan bugar. Saya selalu berusaha untuk optimistis namun kali ini bukan optimistis yang gila melainkan realistis bahwa ia akan bugar dan dapat dimainkan,” ujar Bilic.

Chelsea saat ini berada di puncak klasemen dengan raihan total 63 poin. Sementara itu West Ham, yang akan menjadi tuan rumah pada laga nanti, berada di urutan kesembilan dengan nilai 33.

Liga Inggris: Clement dan Alli Terbaik Premier League Bulan Januari

Football5star.com, Indonesia – Performa menanjak Swansea City beberapa laga belakangan membuat Paul Clement diganjar penghargaan Manajer Terbaik Premier League bulan Januari 2017. Sementara, gelandang Tottenham Horspur, Dele Alli, menjadi pemain terbaik pada bulan yang sama.

Berkat performa yang konsisten, Swansea memang berhasil keluar dari zona degradasi. Klub asal Wales ini mampu meraih tiga kemenangan dari empat pertandingan terakhir di Premier League. Alhasil, Clement berhasil meraih penghargaan Barclays Manager of The Month pada bulan pertamanya menangani The Swans.

Dari tiga kemenangan yang diraih selama periode tersebut, di antaranya adalah dengan skor 3-2 melawan Liverpool di Anfield. Kemenangan tersebut merupakan kemenangan pertama Swansea di kandang The Reds.

“Ini kejutan indah. Karena manajer lain juga meraih hasil yang baik. Saya percaya diri dengan kemampuan saya menjalankan pekerjaan ini. Tapi tugas saya belum selesai. Perjalanan masih panjang,” ucap Clement di laman resmi Premier League.

Sementara, penghargaan pemain terbaik diraih oleh gelandang muda Tottenham, Dele Alli, yang mampu mencetak lima gol dalam lima pertandingan Premier League selama bulan Januari.

Selain penghargaan manajer dan pemain terbaik, pihak Premier League juga mengumumkan gol terbaik. Penyerang West Ham United, Andy Carroll, sukses menyabet penghargaan itu berkat gol tendangan akrobatik dalam kemenangan 3-0 yang dicatat The Hammers atas Crystal Palace di London Stadium.

Liga Inggris: Andy Carroll Dibutuhkan The Three Lions

Football5star.com, Indonesia – Striker jangkung West Ham United, Andy Carroll, dianggap pantas kembali membela Timnas Inggris.

Carroll memang sedang dalam performa yang menawan. Dia berhasil tampil reguler sepanjang musim ini setelah bebas dari cedera.Gol demi gol pun berhasil diperlihatkan sang pemain.

Di antaranya bahkan adalah gol-gol yang sangat indah nan brilian. Carroll pun diganjar penghargaan gol terbaik oleh Pemier League untuk bulan Januari ini.

Manajer The Hammers, Slaven Bilic, memastikan bahwa Carroll akan sangat berguna untuk tiap tim yang dia perkuat. Termasuk Timnas Inggris yang sudah cukup lama melupakannya.

“Dia akan menolong semua tim. Dia akan menolong tim Jerman hingga Spanyol karena kualitasnya yang luar biasa. Dia memberikan Anda segalanya, segala yang dibutuhkan seorang striker berkualitas,” ujarnya kepada Express.

Bilic bahkan memastikan bahwa Timnas Inggris harus memanggil seorang Carroll karena diyakini akan memberikan sesuatu yang tak dimiliki. “Ketika dia bermain seperti musim ini, saya yakin hampir semua manajer menginginkan dia berada di dalam tim. Timnas Inggris terlihat ketakutan kala menghadapi Islandia di Piala Eropa 2016. Carroll tak punya rasa takut,” tuturnya.

“Dia tak memiliki tekanan negatif dan selalu menjalani laga dengan pemikiran positif. Itu sangat penting untuk semua tim yang diperkuatnya,” tutup dia.

Sejauh ini pemain 28 tahun tersebut baru tampil 12 kali di Premier League akibat cedera awal musim. Namun dirinya berhasil mencetak enam gol, dengan empat gol dia torehkan sejak pergantian tahun.

Andy Carroll Bangga Jadi Andalan West Ham

Football5star, Indonesia – Manajer West Ham, Slaven Bilic, baru-baru ini menyebutkan jika timnya punya andalan baru. Ya, setelah Dimitri Payet hengkang ke Olympique Marseille, Bilic menyebutkan jika Andy Carroll adalah tulang punggung West Ham saat ini.

Dan mendengar hal itu, sang pemain merasa sangat bangga dan tentunya senang. Apalagi, ia juga semakin tajam saat ini. Dari 12 penampilannya di Premier League, Carroll mampu menciptakan 6 gol. Itu termasuk empat gol yang diciptakannya dalam empat laga terakhir.

Bomber berambut gondrong itu pun berbicara bagaimana ia bisa terus mencetak gol, termasuk dalam laga terakhir menghadapi Southampton pekan lalu di mana West Ham menang dengan skor 3-1.

“Saya senang bagaimana saya memiliki gol. Itu adalah satu-satunya peluang saya di pertandingan itu, jadi itu sangat bagus saya bisa menciptakannya (gol),” tutur Carroll seperti dilansir Squawka.

“Kami menyadari kami dalam pertandingan, bersemangat, dan saya bisa mendapat gol. Kami cukup beruntung dengan itu, kami berhasil mendapatkannya lagi sebelum paruh babak,” tambahnya.

“Itu sangat penting untuk bisa menggagalkan tujuan lawan (mencetak gol). Itu yang akan kami lakukan,” kandasnya.

Bilic: Carroll Adalah Jimat West Ham Saat Ini

Football5star, Indonesia – Setelah dimitri Payet memutuskan hengkang ke Olympique Marseille, West Ham tak kehilangan jimat atau pemain andalan. Sang manajer, Slaven Bilic, kini mengumumkan jika kartu as The Hammers adalah sang striker, Andy Carroll.

Hal itu diungkapkan Bilic setelah Carroll mampu tampil apik dalam empat laga terakhir di mana ia mencetak empat gol. Bahkan dalam partai teranyar akhir pekan lalu, pemain jangkung itu turut menyumbangkan satu gol ke gawang Southampton.

“Ya, Carroll adalah jimat kami sekarang. Dia brilian di semua hal. Brilian di lapangan, brilian di luar lapangan, brilian di ruang ganti. Dia sudah menua, dia sudah memiliki tiga anak. Sekarang dia bahagia,” tutur Bilic kepada Daily Mail.

“Sekarang ada bahaya dari sini dan dari sana. Dari kanan, bahaya dari bola-bola atas,” tambah pelatih asal Kroasia itu.

Untuk menunjang postur Carroll yang besar, Bilic memang kini lebih mengandalkan umpan-umpan silang dalam melancarkan serangan. karenanya pula, ia memilih mendatangkan Robert Snodgrass sebagai pengganti Payet.

West Ham sendiri saat ini terus berjuang menembus papan tengah Premier League. Mereka untuk sementara berada di peringkat kesembilan dengan raihan 31 poin dari 24 pertandingan.

West Ham Tak Terpengaruh dengan Saga Payet

Football5star.com, Indonesia – Striker West Ham United Andy Carroll menegaskan timnya tidak terpengaruh dengan saga Dimitri Payet yang ingin meninggalkan klubnya. Carroll menilai situasi internal di kubu The Hammers tetap kondusif.

Masa depan Payet sebenarnya sudah dispekulasikan menyusul penampilan apiknya musim lalu di mana dia mencetak 15 gol di seluruh kompetisi dan juga torehan 17 assist.

Payet, yang sejatinya baru memperpanjang kontraknya di Januari 2017, jadi incaran banyak klub besar Eropa. Penampilan apiknya di Piala Eropa makin bikin kesengsem peminatnya meski Payet memutuskan untuk bertahan di klub.

Namun, sepanjang musim 2016/2017 masa depan Payet kembali digoyang, terlebih dengan performa kurang oke West Ham United yang masih berada di luar 10 besar klasemen. Pada akhirnya Payet pun mengungkapkan hasratnya untuk meninggalkan klub London Barat itu di bursa transfer Januari ini.

“Tidak ada satu pemain pun yang akan menghancurkan apa pun,” kata Carroll seperti dilansir Goal.

“Respon kami terhadap situasi Payet adalah membuktikan apa yang bisa kami lakukan di lapangan. Semangat kami untuk sepak bola, untuk manajer dan klub, itu luar biasa.”

“Aku pikir fans berdiri di belakang kami dan ini fantastis. Ini adalah tim yang sangat kompetitif, paling kompetitif sejak aku bergabung dengan West Ham.”

“Rasanya bagus hanya berjalan ke ruang ganti setiap pagi. Para pemain selalu punya senyum di wajah mereka, bahkan ketika manajer menyeret kami pada hari Minggu pagi dan kami tidak benar-benar ingin berada di sana karena kami seharusnya istirahat,” Carroll menambahkan.

Liga Inggris: “Tidak Ada Pemain yang Lebih Besar daripada Klub, Payet!”

Football5star.com, Indonesia – Striker West Ham United, Andy Carroll, mengkritik sikap rekan setimnya, Dimitri Payet.

Payet melancarkan aksi mogok main setelah permintaan transfernya tidak dipenuhhi oleh manajemen klub.

Menurut Carroll, sikap tidak profesional seperti itu tidak seharusnya ditunjukkan Payet. Tidak peduli, pemilik nama terakhir berstatus sebagai pemain penting di klub.

“Saya berpikir, tidak ada pemain yang lebih besar daripada klub. Hal itu diyakini setiap manajer, staf, dan suporter,” tutur Carroll.

Merealisasikan aksinya, Payet pun absen saat West Ham menang 3-0 atas Crystal Palace pada partai lanjutan Premier League di Stadion London, Sabtu (14/1/2017).

Satu dari tiga gol tim berjulukan The Hammers dicetak oleh Carroll lewat tembakan kaki kiri pada menit ke-79.

“Saya menerima begitu banyak sambungan telepon dan pesan. Begitu juga pemain lain. Sebab, kami memang telah membungkam kritik,” ujar Carroll.

Hasil melawan Palace memang mengakhiri tren negatif West Ham. Sebelumnya, mereka menelan dua kekalahan beruntun.

Berita Terkini: Higuain Belum Cetak Gol, Juventus Menang Tipis atas West Ham

Meski bertajuk laga persahabatan, West Ham United dan Juventus menyajikan pertarungan sengit. Bermain di markas baru West Ham, Olympic Stadium, Simone Zaza menjadi penentu kemenangan Juventus atas West Ham dengan skor 3-2, Minggu (7/8).

Kedua tim pada laga ini sudah menurunkan sebagian besar skuat terbaik. Termasuk beberapa penggawa anyar. I Bianconeri memainkan Medhi Benatia, Miralem Pjanic, Dani Alves, Gonzalo Higuain, hingga Marko Pjaca.

Alves bahkan mampu tampil apik pada laga ini dengan melepas dua umpan silang yang berujung gol. Pada gol pertama, Alves memberikan umpan akurat kepada Mario Mandzukic yang memantulkan bola dan langsung dihajar oleh Paulo Dybala pada menit ke-18.

Berselang tiga menit kemudian, giliran Mandzukic yang membobol gawang West Ham yang lagi-lagi berawal dari umpan apik Alves.

Juventus, alih-alih mampu memperbanyak gol, justru membiarkan West Ham berkembang dan akhirnya menyamakan kedudukan. Adalah Andy Carroll yang berhasil membuat brace pada menit ke-34 dan 52.

Gol pertama Carroll hadir dari kemelut di muka gawang sedangkan gol kedua lahir dari kemahirannya dalam menyambar bola udara.

Dengan dua gol itu, Juventus sedikit tertekan dan kesulitan. Apalagi ketika mereka sudah memainkan banyak pemain mudanya. Beruntung, Simone Zaza berhasil menjadi penentu lewat golnya pada menit ke-85.

Umpan cantik Luca Marrone disambut Zaza yang lolos dari perangkap offside dan berlari sendiri ke arah gawang. Tanpa kesulitan, Zaza menutup laga dengan sebuah gol kemenangan 3-2 untuk Juventus lewat sepakan kaki kiri.

Susunan Pemain

West Ham United (4-2-3-1): Adrian; Antonio (Payet 75), Reid (Oxford 46), Ogbonna (Collins 46), Byram (Page 86); Cullen (Brown 83), Nordtveit; Feghouli (Burke 46), Noble (Quina 60), Valencia (Samuels 75); Carroll (Fletcher 55)

Juventus (4-4-2) : Buffon (Neto 46); Dani Alves (Untersee 59), Benatia (Chiellini 59), Rugani (Barzagli 59), Alex Sandro (Kastanos 87); Lemina (Macek 78), Pjanic (Marrone 78), Asamoah (Hernanes 69); Pereyra (Zaza 69); Dybala (Pjaca 59), Mandzukic (Higuain 46)

Berita Terkini: Di Piala Eropa 2016, Cristiano Ronaldo Bermain Seperti Andy Carroll

Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, memang gagal bermain konsisten selama Piala Eropa 2016. Atas dasar itu, mantan bek Manchester United, Paul Parker, menyamakan permainan Ronaldo dengan striker jangkung Inggris, Andy Carroll.

Bersama Portugal, peran yang didapat Ronaldo memang berbeda dengan ketika membela Real Madrid. Jika bersama Madrid dia bisa bergerak leluasa, di skuat Seleccao Das Quinas, pemain berjuluk CR7 itu dipercaya sebagai ujung tombak utama.

Karenanya, Parker menganggap Ronaldo bermain seperti Carroll di level timnas. Dia melihat peran Ronaldo justru semakin tak terlihat dengan hanya menunggu bola ketimbang berlari-lari di setiap sisi lapangan seperti beberapa tahun lalu.

“Lihat gaya bermain Portugal yang sangat keras. Ronaldo bermain seperti Andy Carroll. Ini bukan Ronaldo tiga tahun lalu,” tuturnya kepada Mirror.

“Apa yang saya lihat ketika Portugal melawan Wales adalah dia seperti Carroll yang hanya mau menunggu dan menanduk bola, tidak berlari,” tambah dia.

Tak hanya itu, Parker juga menyamakan Portugal dengan gaya bermain tim League One, ketika seorang striker bertubuh besar mencoba mencungkil bola. Ronaldo pun terlihat jarang memperlihatkan trik spesial laiknya yang kerap ditunjukkan.

“Sangat memalukan melihat Ronaldo bermain seperti itu. Anda tak akan pernah melihat Lionel Messi bermain seperti itu. Ronaldo tak pernah melakukan trik khusus. Semua triknya berhubungan dengan daya pegas saja,” pungkas dia.

Tanpa Fellaini, Van Gaal Kini Waspadai Potensi Carroll

Manajer Manchester United, Louis van Gaal, menaruh perhatian khusus kepada striker andalan West Ham, Andy Carroll, jelang laga Rabu (11/5) dini hari nanti. Menurut Van Gaal, Carroll berpotensi untuk menjadi ancaman bagi lini belakang The Red Devils.

Van Gaal pantas merasa khawatir karena timnya tidak diperkuat Maroune Fellaini pada laga yang akan berlangsung di Boleyn Ground nanti.

Gelandang asal Belgia tersebut absen lantaran menerima hukuman skorsing sebanyak tiga laga atas perbuatannya menyikut bek Leicester City, Robert Huth, saat berhadapan pekan lalu.

Saat menghadapi West Ham di babak keenam Piala FA, April lalu, Fellaini tampil cukup baik meredam permainan Carroll.

“Ya, saya sangat mengkhawatirkan Carroll. Saya selalu membahasnya setiap hari,” kata Van Gaal.

Laga ini cukup penting kedua tim. Bagi Man United, Wayne Rooney dkk membutuhkan kemenangan untuk meraih tiket ke Liga Champions.

Man United masih memiliki peluang untuk finis di empat besar menyusul hasil imbang 2-2 antara Manchester City dan Arsenal.

Bermodalkan dua laga tersisa, Man United berada di peringkat kelima dengan perolehan 63 poin. Adapun Manchester City berada di peringkat keempat dengan meraih 65 poin dan Arsenal mengoleksi 68 poin di peringkat ketiga. Kedua tim masih menyisakan satu laga.

Kemenangan juga penting bagi West Ham sebagai tanda perpisahan Boleyn Ground. Mulai musim depan, West Ham akan pindah ke Stadion Olimpic sebagai rumah baru untuk skuat Slaven Bilic.

“Kami sangat menghormati West Ham. Dari segi sejarah, West Ham adalah klub besar sehingga kami tidak akan merusak pesta mereka. Namun, kami memerlukan tiga poin,” tuturnya.

Tak Ada Tempat Lagi untuk Carroll di Timnas Inggris

Striker West Ham United Andy Carroll belum lama ini berhasil mencetak hat-trick ke gawang Arsenal. Namanya pun mulai dikait-kaitkan dengan Timnas Inggris jelang diberangkatkan ke Piala Eropa 2016. Akan tetapi, manajer Roy Hodgson mengisyaratkan tak ada tempat tersisa untuk Carroll di skuat The Three Lions.

Carroll, bersama striker belia Manchester United Marcus Rashford, tak masuk pertimbangan Hodgson untuk dibawa ke Piaa Eropa 2016 di Prancis pada musim panas mendatang. Pasalnya, Hodgson sudah punya daftar bayangan enam striker yang akan dibawanya.

Sejauh ini, enam penyerang yang diyakini akan masuk skuat Hodgson antara lain Wayne Rooney, Harry Kane, Jamie Vardy, Danny Welbeck, Raheem Sterling, dan Daniel Sturridge. Dengan demikian, akan sulit bagi Carroll atau Rashford menggeser enam nama itu.

“Siapa yang anda ingin keluarkan dari skuat?” ujar Hodgson kepada wartawan saat ditanya soal peluang membawa Carroll atau Rashford. “Kami sudah punya beberapa talenta di lini serang. Kami punya nama-nama itu yang anda setuju mereka cukup bagus seperti lainnya,” ucap Hodgson dilansir Daily Mail.

Hodgson mengungkapkan, akan membawa tiga kiper, delapan defender, enam midfielder, dan enam penyerang, kala berangkat ke Prancis. Komposisi itu pun bisa berubah menjadi tiga kiper, delapan defender, tujuh midfielder, dan lima penyerang.

“Normalnya, harus ada delapan defender, enam midfielder, dan enam penyerang di skuat. Bisa juga delapan defender, tujuh midfielder, dan lima penyerang. Apapun yang terjadi, saya saat saya memilih Carroll, seseorang akan mengkritik saya karena harus menyingkirkan salah satu dari yang sudah ada,” papar Hodgson.

Hodgson juga mengkritik media yang mendesaknya memasukkan Carroll hanya berdasarkan performa apik kala melawan Arsenal. Sementara pada saat lain, media justru lebih sering mengkritik Carroll akibat performanya yang labil dan rentan cedera.

“Berapa banyak artikel yang ditulis tentang Andy Carroll? ‘Membuang-buang 15 juta pounds, tidak pernah bermain, cedera lagi.’ Pada saat dia mencetak gol, Anda ingin dia ada di timnas Inggris. Kami tahu kualitas Andy. Dalam dunia yang ideal, tentu, jika Anda memiliki banyak tempat, tentu Anda akan memasukkannya karena dia luar biasa di udara. Tapi apakah saya akan bisa memasukkan dia bersama semua yang lain, saya tidak tahu,” tambahnya.

“Ini tidak keluar dari pertanyaan karena dia orang Inggris, dia mencetak gol, dia penyerang tengah, dia pemain yang baik. Jadi siapa yang tahu? Ketika saatnya tiba dan saya melihat apa yang tersedia, mungkin dia akan masuk. Tapi saya pasti tidak akan memilih dia, hanya karena mencetak hat-trick jadi karena dia dianggap laik berada di timnas Inggris,” tutup Hodgson.

Carroll Heran Wasit Berikan Penalti Menit Akhir Untuk Leicester

Striker West Ham, Andy Carroll, sangat kecewa dengan keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Leicester City pada laga yang digelar Minggu (17/4) malam.

West Ham berhasil bangkit setelah tertinggal 0-1 dari Leicester pada babak pertama. Penampilan spartan anak asuh Slaven Bilic ini membuahkan hasil pada 10 menit akhir.

Pada menit ke-83, wasit Jonn Moss memberikan penalti kepada West Ham setelah bek Leicester, Wes Morgan, menjatuhkan Winston Reid di kotak terlarang. Carroll pun dengan tenang menyarangkan bola ke pojok kanan gawang.

Dua menit berselang, giliran Aaron Cresswell yang menjebol gawang Leicester lewat sepakan kaki kirinya.

Memasuki masa injury time, giliran Leicester yang mendapatkan penalti setelah Jeffrey Schlupp terjatuh di kotak penalti. Carroll bersikeras bahwa dirinya sama sekali tak menyentuh Schlupp sebelum terjatuh.

“Tentu saja hal-hal seperti itu memancing wasit untuk memberikan penalti. Sulit bagi wasit, tetapi sepanjang laga momen-momen seperti itu terjadi. Dan dalam kasus saya, itu memang layak diganjar penalti. Tetapi kemudian anda melihat insiden menit akhir yang melibatkan saya, dia (Schlupp) sudah jatuh sebelum saya menyentuhnya,” sebut Carroll kepada Sky Sports.

“Dia mencari kontak fisik dengan saya, dan wasit langsung membalas untuk memberikan mereka penalti.”

Ini merupakan hasil imbang keempat yang dialami West Ham dalam empat laga terakhir. Carroll pun sedikit pesimistis timnya mampu finis di lima besar Liga Inggris.

“Jika kami terus meraih hasil imbang maka kami tak akan bisa finis sangat tinggi, tetapi kami akan terus mencoba.”

MU Wajib Ekstra Waspada Terhadap Andy Carroll

Manajer Manchester United, Louis van Gaal, menilai bahwa Andy Carroll adalah penyerang yang berkualitas dan harus mendapatkan pengawasan ekstra ketat.

Dalam laga lanjutan Premier League akhir pekan kemarin, Carroll berhasil mengemas hat-trick ketika West Ham United bermain imbang 3-3 melawan Arsenal.

Menjelang laga ulangan putaran keenam Piala FA melawan The Hammers di Boleyn Ground pada hari Kamis (14/4) mendatang, Van Gaal meminta para pemain bertahannya untuk sangat mewaspadai Carroll.

Pria asal Belanda tersebut berharap duet bek tengah Man. United, Daley Blind dan Chris Smalling, dapat menghindari kesalahan yang sama seperti ketika mereka kalah 3-0 dari Tottenham Hotspur.

“Carroll memiliki kualitas yang istimewa. Kita semua telah melihat hal tersebut dalam laga yang ia jalani pada hari Sabtu (9/4) silam,” ujar Van Gaal seperti yang dikutip oleh Guardian.

“Itu adalah laga melawan Arsenal dan mereka memiliki bek tengah yang hebat, tetapi ia tetap mampu mencetak tiga gol. Jadi, kami harus bisa mengatasi Carroll.”

“Ketika melawan Spurs, saya pikir salah satu masalah kami adalah miskominikasi yang terjadi di lini belakang. Saya berharap kami dapat memperbaiki hal tersebut karena laga ini sangat penting bagi kami.”

“Ini adalah peluang terakhir untuk meraih titel, jadi ini sangat penting bagi para pemain, klub, manajer, dan juga fans,” tambah dirinya.

Carroll Dianggap Pantas Kembali Berkostum Timnas Inggris

Keberhasilan mencetak hat-trick kala West Ham United bermain imbang 3-3 melawan Arsenal, Sabtu (9/4), membuat Andy Carroll dinilai pantas kembali berseragam timnas Inggris. Hal itu diutarakan oleh Manajer West Ham, Slaven Bilic.

Sukses Carroll mencetak tiga gol memang cukup spesial. Apalagi, dua dari tiga gol dicetak memanfaatkan keunggulan tinggi badannya. Sementara, satu gol lain diciptakan dengan cara lebih istimewa, yakni tendangan akrobatik.

Berkat performa apik itu, Carroll dinilai pantas dibawa Manajer Timnas Inggris, Roy Hodgson, ke Piala Eropa 2016 di Prancis. Namun, Bilic menilai tak cuma Carroll yang layak berseragam The Three Lions, ada pula Aaron Cresswell dan Mark Noble.

“Saya mengutarakan opini tentang pemain kami. Mark Noble, Aaron Cresswell, dan Andy Carroll, jelas masuk kategori yang membuat anda berpikir karena tak banyak pemain yang mampu melakukan seperti mereka. Namun, semua tergantung putusan Roy (Hodgson),” ucap Bilic kepada Daily Mail.

Akan tetapi, Bilic pun menyadari problem utama yang menghantui Carroll adalah bukan sekadar inkonsistensi. Mantan striker Newcastle United dan Liverpool tersebut juga beberapa kali bermasalah dengan cedera yang membuatnya acap kali tampil kurang fit.

“Problem utamanya bukan soal konsistensi dalam hal cedera. Seseorang dengan tinggi enam kaki dan bobot yang berat, jelas harus selauu fit. Sekarang, dia fit dan semoga dia akan bisa terus seperti ini sampai akhir musim,” sambung Bilic.

Carroll: Latihan Crossing West Ham Terbayar Tunai

West Ham United memetik hasil imbang saat berhadapan dengan Arsenal di lanjutan Liga Inggris. Tiga gol ke gawang The Gunners disebut merupakan hasil latihan crossing yang dilakukan oleh The Hammers.

Saat melakoni pertandingan di Upton Park, Sabtu (9/4) malam WIB, West Ham bermain 3-3 melawan Arsenal. Andy Carroll mencatatkan hat-trick. Sementara gol Arsenal dibukukan oleh Mesut Oezil, Alexis Sanchez, dan Laurent Koscielny.

Tiga gol dari West Ham boleh dibilang dengan proses yang sangat mirip. Semuanya berawal dari umpan crossing dari sisi sayap. Dua gol dicetak Carroll dari sundulan kepala, satu lainnya dari situasi sepak pojok.

Gol-gol itu menunjukkan bahwa tim besutan Slaven Bilic itu sukses memanfaatkan tinggi badan Carroll. Dia pun dicatat Opta menjadi pemain Premier League pertama yang berhasil membukukan hat-trick ke gawang Arsenal sejak bulan Agustus 2011. Pemain terakhir yang berhasil mencatatkan hat-trick ke gawang Gudang Peluru adalah Wayne Rooney.

“Ini merupakan laga yang berat. Saat kami tertinggal 0-2, itu mengecewakan,” kata Carroll di BT Sport.

“Laga terbaik saat mengenakan seragam West Ham? Tiga gol saya pikir sudah menunjukkannya.”

“Kami sudah berlatih crossing sepanjang pekan. Mereka kebobolan lewat umpan silang, itu semua sudah terbayar,” tambah pemain yang pernah memperkuat Liverpool dan Newcastle United itu.

Capai Dua Target Bersama West Ham, Carroll Optimistis Berangkat Ke Piala Eropa

Ada tiga target yang ingin dicapai striker West Ham, Andy Carroll, di sisa musim ini. Salah satunya adalah membawa The Hammers finis di 4-besar Premier League.

Hingga pekan ke-29, West Ham masih bertengger di posisi kelima klasemen sementara dengan perolehan 49 poin. Jumlah tersebut hanya terpaut dua angka dari Manchester City yang berada satu tingkat di atas West Ham.

Selain itu, Carroll juga berharap timnya mampu melaju ke final Piala FA. Akan tetapi, The Hammers harus lebih dahulu menyingkirkan Manchester United di babak perempat final.

“Aku memiliki tiga target yang ingin dicapai bersama klub, yakni finis di 4-besar, tampil di final Piala FA, dan dipanggil ke timnas Inggris,” ujar Carroll kepada Evening Standard.

“Aku tak mau mengalami cedera dalam situasi ini, karena itu akan menjadi mimpi buruk bagiku. Aku tidak mengerti mengapa nasib buruk terkadang menimpaku. Jujur saja itu sangat membuatku kesal,”

Carroll meyakini, apabila dirinya mampu membawa West Ham mencapai dua target tersebut maka peluangnya untuk dipanggil ke timnas Inggris kian besar. Striker berusia 27 tahun ini berharap bisa masuk dalam skuat The Three Lions yang akan berangkat ke Piala Eropa 2016 mendatang.

“Aku memiliki memori indah pada Piala Eropa 2012 lalu dan aku berharap bisa kembali tampil di ajang tersebut. Rasa cintaku terhadap negaraku tak akan pernah hilang. Semoga saja aku bisa terus fit dan tampil konsisten, khususnya dalam mencetak gol.”

Carroll Tandai 150 Laga Di Liga Inggris Dengan Gol Ke Gawang Liverpool

Striker West Ham United, Andy Carrolll, mencatatkan milestone di laga melawan Liverpool. Dia pun juga dicatat Opta melakukan beberapa catatan unik.

West Ham memetik kemenangan 2-0 saat berhadapan dengan Liverpool di Liga Inggris. Dalam pertandingan, Sabtu (2/1), gol-gol The Hammers dilesakkan oleh Carrol yang satunya dibukukan oleh Michail Antonio.

Bagi Carroll ini merupakan penampilannya yang ke-150 di Liga Inggris. Dari semua performanya itu, 44 di antaranya dicatatkan saat masih membela Liverpool. Selama membela The Reds, dia cuma mampu mencetak sebanyak enam gol.

Gol ke gawang Liverpool itu dicetak lewat satu sundulan kepala, Dia menyambut bola umpan silang dari Mark Noble. Sundulannya mampu menghujam deras ke gawang yang dikawal oleh Simon Mignolet.

Opta mencatat bahwa dari 37 gol yang dicetak Carroll di Liga Inggris, lebih dari separuhnya hadir dari sundulan kepala. Jumlahnya mencapai 19 gol.

Carroll juga tercatat mampu mencetak dua gol dalam dua laga secara berurutan sejak bulan Januaru 2015 di ajang Liga Inggris.

Kemenangan ini berarti spesial untuk West Ham karena untuk pertama kalinya sejak musim 1963-64, The Hammers mampu memenangi laga kandang dan tandang melawan Si Merah.

Dengan raihan bagus ini, West Ham saat ini ada di posisi enam klasemen sementara dengan raihan 32 poin. Mereka unggul dua poin dari raihan angka Liverpool sejauh Liga Inggris berjalan selama 20 pertandingan

Liverpool Telan Kekalahan Perdana Di 2016

Liverpool mengawali perjalanan mereka di tahun baru 2016 dengan hasil yang buruk. Bertandang ke Boleyn Ground, Liverpool dipaksa menyerah 0-2 oleh West Ham United pada laga yang digelar Sabtu (2/1) malam.

Tampil sebagai tuan rumah, West Ham bermain dengan penuh kepercayaan diri sejak menit awal. Pada menit ke-9, The Hammers berhasil membuka keunggulan di laga ini. Diawali sebuah crossing yang dilepaskan Ener Valencia dari sisi kanan, Michael Antonio berhasil memanfaatkan clearance yang kurang sempurna dengan sebuah tandukan terarah.

Tujuh menit berselang, West Ham nyaris saja memperbesar keunggulan menjadi 2-0 andai saja tembakan Manuel Lanzini tak sedikit saja menghantam mistar gawang Liverpool.

Jelang akhir babak pertama, Emre Can melepaskan sebuah tembakan yang mengenai mistar gawang tuan rumah.

The Hammers kian gencar melancarkan serangan di awal babak kedua. Lagi-lagi, Liverpool menunjukkan ketidakmampuan mereka dalam mengantisipasi umpan-umpan silang yang dilakukan West Ham. Kali ini, giliran Andy Carroll yang menuntaskan umpan matang dari Mark Noble pada menit ke-55.

Minim kreasi, manajer Liverpool Juergen Klopp memasukkan Adam Lallana untuk meningkatkan kreativitas serangan.

Sayangnya, pergantian tersebut tak berimbang banyak bagi permainan The Reds.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk keunggulan West Ham tetap bertahan. Berkat hasil ini, West Ham sementara naik ke posisi kelima dengan torehan 32 poin.

Susunan Pemain

West Ham: Adrian; Collins, Ogbonna, Tomkins, Cresswell, Noble, Kouyate, Antonio (Jenkinson 86’), Lanzini (Obiang 39’), Carroll, Valencia (Payet 64’).

Liverpool: Mignolet; Sakho (Allen 82’), Lovren, Clyne, Moreno (Smith 61’), Lucas Leiva, Coutinho, Can, Ibe, Benteke, Firmino (Lallana 61’).

“Chelsea Terdegradasi Itu Realistis”

Chelsea saat ini terpuruk di peringkat ke-16 klasemen sementara Premier League. Mereka hanya dua tingkat di atas zona degradasi. Menurut striker West Ham United, Andy Carroll, ancaman terseret turun ke Divisi Championship sangat nyata bagi The Blues.

Carroll tidak asal bilang. Meski di atas kertas sulit bagi tim dengan kekuatan seperti Chelsea terdegradasi, namun melihat kondisi terkini, Carroll menilai ancaman tersebut realistis.

“Melihat keadaan mereka saat ini, saya tidak melihat alasan mereka tidak bisa terdegradasi. Saya kira itu sangat nyata,” kata Carroll.

Selama ini, hanya ada satu tim yang menjadi juara kemudian terdegradasi pada musim berikutnya. Tim tersebut adalah Manchester City pada 1938. Chelsea bisa mengalami nasib serupa jika tidak sedang memperbaiki kinerjanya.

Sama seperti kebanyakan orang, Carroll juga heran dengan performa Chelsea. Dengan pemain dan manajer berkualitas yang dimiliki seharusnya The Blues kembali bersaing mempertahankan titel juara Premier League. Namun, kenyataan yang terjadi sebaliknya.

“Sangat gila melihat tim berkualitas seperti itu di papan bawah liga. Sulit untuk melihat bahwa mereka sebenarnya tim yang bagus dengan pemain berkualitas dan uang banyak telah dihabiskan untuk pemain seperti mereka. Mereka tidak bisa melakukan operan dengan benar dalam semenit. Anda tidak pernah tahu,” kata Carroll.

Chelsea akan melakoni laga melawan Sunderland pada pekan ke-17 Premier League. Laga ini bakal berarti penting bagi The Blues karena The Black Cats tengah terbenam di zona degradasi.