Arema FC Tinggal Tunggu Waktu Umumkan Alfredo Vera Sebagai Pelatih

Arema FC Tinggal Tunggu Waktu Umumkan Alfredo Vera Sebagai Pelatih 4

Football5Star.com, Indonesia – Arema FC tampaknya tinggal menunggu waktu saja untuk mengumumkan Alfredo Vera sebagai nakhoda anyarnya. Sebab, kepergian Alfredo ke Arema sudah mendapatkan restu dari klubnya, Persiba Balikpapan.

Sudah bukan hal baru kalau Arema saat ini memang tengah mencari pelatih kepala sebagai suksesor Carlos Oliveira. Nama Alfredo kemudian muncul ke permukaan. Pelatih asal Argentina itu disebut-sebut menjadi kandidat kuat calon pelatih Arema FC.

Nah kepindahan Alfredo ke Arema sendiri diakui oleh Bos Persiba Balikpapan, Gede Widiade. Gede bahkan merestui kepergian Alfredo ke Arema. Dia sudah berbicara langsung dengan sang pelatih,

Arema FC Tinggal Tunggu Waktu Umumkan Alfredo Vera Sebagai Pelatih Gede Widiade Beli Saham Salah Satu Klub di Jakarta

“Saya sejak mengelola bola, pelatih dan pemain apabila ditawari orang yang potensinya lebih bagus, pasti saya rekomendasi. Alhamdulillah, pemain saya ada tiga yang keluar,Irfan Lestaluhu, Rahmanudin, satunya Adam,” kata Gede Widiade kepada wartawan.

“Coach ini, Alfredo Vera, lebih sopan santun dari orang kita. Dia ditawari klub Liga 2 lain dengan gaji lebih, ditolak. Tapi kalau yang sekarang ingin diskusi ada tawaran dari Liga 1 (Arema), silakan ambil,” sambung Gede.

Gede berjanji tak akan menghalangi keinginan Alfredo kembali melatih tim Liga 1, termasuk Arema FC. Namun kalau nantinya Persiba bisa promosi ke Liga 1, pelatih asal Argentina itu diharapkan bisa balik.

“Nanti kalau tim saya ke Liga 1, balik. Saya tak mungkin tahan, malah saya sodorkan,” tutup Gede.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija Ogah Pakai Jasa Eks Pelatih Persebaya Lantaran Trauma

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Persija Jakarta mengaku ogah memakai jasa eks pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera, karena trauma. Sebab, saat ini manajemen sangat berhati-hati dalam memilih juru taktik baru.

Nama Vera memang sempat dikaitkan ke Persija. Apalagi dia saat ini tengah menganggur usai tercelat dari jabatannya sebagai nahkoda Bhayangkara FC.

Vera jua bukan orang baru dalam sepak bola Indonesia. Dia pernah menangani Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, Sriwijaya FC, hingga Bhayangkara FC. Prestasinya jua baik, yakni pernah membawa Persipura juara ISC 2016 dan mempromosikan Persebaya ke Liga 1.

Ferry Paulus ies

Akan tetapi memang, Alfredo Vera sempat gagal mempertahankan Sriwijaya FC untuk main di Liga 1. Kondisi itulah yang membuat Persija khawatir. Apalagi, kondisi skuat Macan Kemayoran saat ini butuh penyegaran setelah mengganti dua pelatih.

“Intinya kami trauma. Jangan sampai kejadian gagal di Sriwijaya FC, kemudian di sini gagal. Kemudian gagal di tempat lain, ada masalah, di sini juga,” ungkap Ferry Paulus.

Selain Vera, ada jua nama Dejan Antonic yang jadi kandidat. Namun, Ferry tampaknya enggan memakai jasa pelatih yang sudah berkarier di Indonesia.

“Tidak ya. Keduanya masuk dalam bidikan sebenarnya. Tapi sampai hari ini memang di internal kami, ada tim menggodok ini, belum mengarah ke situ,” pungkas dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

3 Pelatih yang Bisa Jadi Suksesor Banuelos di Persija

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Persija Jakarta saat ini tengah berburu pelatih anyar usai memecat Julio Banuelos. Ada beberapa pelatih yang bisa dijadikan opsi oleh manajemen Persija agar bisa membangkitkan skuat.

Jelas memang, Persija tak mau gegabah menunjuk pelatih baru musim ini. Sebab pada Liga 1 2019, mereka sudah ditinggal dua pelatih sekaligus, yakni Ivan Kolev dan teranyar Julio Banuelos.

Ada tiga nama yang saat ini tengah menganggur. Selain punya pengalaman mumpuni, beberapa nama di bawah ini punya sepak terjang yang bisa jadi pertimbangan.

Siapa saja? Berikut Football5star.com sajikan:

Aidil Sharin

Kontrak Aidil bakal segera kedaluwarsa bersama Kedah FA. Sebab, dia cuma dikontrak selama semusim oleh klub asal Malaysia tersebut. Tercatat, kontraknya baru akan berakhir pada November 2019.

Aidil Shahrin
goal.com

Apalagi, saat ini Liga Super Malaysia sudah berakhir. Dia bersama Kedah FA mampu mengakhiri musim di urutan keempat klasemen dengan sembilan kemenangan, tujuh imbangm dan enam kekalahan dari 22 pertandingan. Tapi, dia saat ini mampu membawa timnya itu lolos ke perempat final Piala Malaysia.

Dejan Antonic

Ada kabar kalau Dejan Antonic sudah disiapkan oleh manajemen Macan Kemayoran. Apalagi saat ini memang sedang menganggur. Hal itu setelah dia mengundurkan diri dari Madura United.

Piala Indonesia - Madura United - Dejan Antonic - @MaduraUnitedFC 2

Apalagi, Dejan punya pengalaman melatih di Indonesia. Dia pernah menangani Persib Bandung, Pelita Bandung Raya, Borneo FC, hingga Madura United.

Angel Alfredo Vera

Vera jua saat ini tengah menganggur usai tercelat dari jabatannya sebagai nahkoda Bhayangkara FC. Peluang Persija untuk ditangani pelatih asal Argentina itu bisa saja besar. Hal itu andai Persija cuma mencari pelatih sampai akhir musim.

alfredo vera

Sang pelatih jua bukan orang baru dalam sepak bola Indonesia. Dia pernah menangani Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, Sriwijaya FC, hingga Bhayangkara FC. Prestasinya jua baik, yakni pernah membawa Persipura juara ISC 2016 dan mempromosikan Persebaya ke Liga 1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Deretan Pelatih Korban Keganasan Liga 1 2019

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Liga 1 2019 baru memasuki pekan ke-14. Namun, sejumlah klub yang sudah tak sabar dengan performa anjlok timnya memutuskan untuk memecat pelatih. Tercatat, sudah ada tujuh nama yang lengser dari jabatannya.

Musim ini, Liga 1 memang melahirkan sejumlah kejutan. Lima besar diisi oleh tim-tim yang di luar ekspetasi mampu melejit, kecuali Bali United yang memang sudah dari dua musim terakhir masuk lima besar.

TIRA-Persikabo yang musim lalu berjuang lolos degradasi sukses memimpin klasemen sementara. Sedang, klub-klub besar semisal Persija Jakarta dan Persib Bandung terseok-seok. Persija yang notabene jadi juara bertahan malah ada di zona merah.

Pelatih-lah yang pertama dijadikan kambing hitam atas menurunnya performa tim. Nah, siapa saja pelatih yang sudah menanggalkan jabatannya?

Berikut Football5star.com sajikan daftarnya:

Ivan Kolev

ivan kolev jelang lawan persija jakarta vs bali united
Persija Jkt

Kolev akhirnya mengundurkan diri usai Persija mengalami start yang kurang baik. Dalam tiga partai awal Persija dibawanya meraih sekali imbang dan dua kalah. Dalam 21 laga membawa Persija, Kolev jua cuma memenangi delapan laga, lima imbang, dan sisanya kalah.

Luciano Leandro

Luciano Leandro masih menanti kelengkapan administrasi Luiz Carlos Pillar yang akan jadi amunisi baru lini depan Persipura.
PSSI

Luciano Leandro akhirnya dipecat Persipura Jayapura usai timnya diimbangi Semen Padang 28 Juni lalu. Bahkan, dalam lima partai awal, Persipura dibawanya cuma meraih tiga seri dan dua kekalahan. Persipura sempat terjerembab di urutan 15.

Jan Saragih

Jan Saragih - Badak Lampung - Liga 1 - @BogorFutbol 2
instagram.com/BogorFutbol

Jan Saragih akhirnya resmi didepak Perseru Badak Lampung FC usai timnya dibantai 1-5 oleh Madura United, 27 Juli lalu. Penampilan BLFC bersamanya kurang optimal dengan hanya meraih dua kemenangan, tiga kali imbang, dan enam kali kalah. Bahkan, BLFC hanya mampu mengemas 10 gol dari 11 laga dan kebobolan 16 gol.

Jacksen F Tiago

Jacksen Tiago - Barito - Piala Presiden
Piala Presiden

Jacksen memutuskan untuk mundur dari Barito Putera setelah skuadnya terjerembab di dasar klasemen hingga pekan kelima. Barito Putera di bawahnya hanya mampu main sekali imbang dan empat kekalahan. Kini, Jacksen menangani Persipura Jayapura dan cukup baik. Dia membawa Persipura meraih empat kemenangan dan sekali kalah dalam lima laga.

Jafri Sastra

Jafri Sastra - PSIS Semarang - Arthur Bonai - web.psis.co. id
PSIS

PSIS Semarang akhirnya memutuskan untuk menyudahi kerja sama dengan Jafri Sastra. Awalnya diharapkan mampu bawa PSIS menanjak, Jafri malah tak sesuai harapan. Dari laga kandang, PSIS bersamanya malah membutuk. Dari tujuh partai jadi tuan rumah, PSIS cuma menang dua kali, satu kali imbang, dan empat kali kalah. Kekalahan kandang berturut dialami saat menghadapi Persib Bandung, Tira Persikabo, dan Persipura Jayapura.

Djadjang Nurdjaman

Djanur - Persebaya Surabaya - @officialpersebaya
officialpersebaya

Serangkaian hasil minor membuat Persebaya Surabaya ambil keputusan tegas. Mereka memecat Djanur setelah tim bermain imbang 2-2 melawan Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), 10 Agustus lalu. Dari tujuh laga terakhir bersama Djanur, Bajul Ijo cuma menang sekali dua kali kalah, dan empat imbang

Alfredo Vera

alfredo vera
Bhayangkara FC

Vera memang dalam tekanan setelah Bhayangkara FC tak meraih satu kemenangan pun dalam empat pertandingan secara beruntun dengan menelan dua imbang dan dua kekalahan, termasuk bermain 1-1 melawan Persija Jakarta akhir pekan lalu. Dia akhirnya dipecat setelah dianggap tak sesuai target manajemen.

Usai Ditahan Imbang Persija, Bhayangkara FC Pecat Alfredo Vera

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Kabar mengejutkan datang dari kubu Bhayangkara FC yang memecat Angel Alfredo Vera. Vera dicopot dari posisinya usai gagal memenuhi target manajemen.

Belakangan, pelatih asal Argentina itu memang dalam sorotan tajam. Hal itu setelah Bhayangkara FC tak meraih satu kemenangan pun dalam empat pertandingan secara beruntun dengan menelan dua imbang dan dua kekalahan, termasuk bermain 1-1 melawan Persija Jakarta akhir pekan lalu.

Dalam laman resmi klub dijelaskan, berakhirnya kerja sama itu sendiri dilatarbelakangi pencapaian Bhayangkara FC hingga pekan 13 Liga 1 2019. Dari 13 laga yang sudah dilewati di kasta tertinggi kompetisi sepakbola profesional di Tanah Air itu, The Guardian bukukan 4 kemenangan, 5 seri, dan 4 kalah.

alfredo vera
IG Bhayangkara FC

“Kami berterima kasih atas dedikasi yang sudah diberikan pelatih Alfredo Vera selama menjabat sebagai pelatih kepala tim senior Bhayangkara FC dan mendoakan yang terbaik bagi karier selanjutnya,” tutur Manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji.

Menurut Sumardji, Vera sebenarnya memikul target besar dari manajemen. Dia ditargetkan membawa The Guardian ada di urutan kelima pada akhir putaran pertama. Tapi, melihat kondisi papan klasemen, hal itu menurutnya sulit.

“Kami segera mencari sosok yang benar-benar layak untuk mengisi posisi pelatih kepala Bhayangkara FC,” pungkas dia.

Bhayangkara FC sendiri dijadwalkan berlatih di Lapangan ISCI, Ciputat, Banten, Rabu (14/8) sore WIB. Latihan itu jadi persiapan Bhayangkara FC hadapi Perseru Badak Lampung FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (16/8).

Bhayangkara FC: Kami Kuasai Laga Lawan Persija

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Pelatih Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera, menyebut kalau pasukannya tampil dominan saat bermain imbang 1-1 melawan Persija Jakarta di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (10/8/2019). Sayangnya, para pemainnya gagal memanfaatkan peluang yang matang.

Bhayangkara FC awalnya kebobolan lewat Marko Simic menit 28. Namun pemainnya, Anderson Salles, berhasil menyelamatkan mereka dari kekalahan lewat tendangan bebasnya menit 41.

Pada babak kedua menurut Vera, The Guardians -julukan Bhayangkara FC mendominasi pertandingan. Pelatih asal Argentina itu menilai permainan tim Bhayangkara FC lebih baik dibandingkan ketika menghadapi Madura United pekan lalu.

alfredo vera-persib vs bhayangkara
Dok Persib

“Pertandingan tadi tidak gampang. Di sini kami bicara Persija tuan rumah. Kami harus lebih fokus dalam finishing karena sebenarnya kami bisa kontrol pertandingan dibeberapa waktu. Tapi bola tidak mau masuk,” ungkap Vera kepada wartawan.

Mungkin, lanjut eks pelatih Persebaya Surabaya itu, pada 15 menit awal Persija lebih main bagus dan mendapat kesempatan mencetak gol. Tapi, mereka bisa mengejar dan membuat banyak peluang cetak banyak gol.

“Tapi ya seperti pertandingan kemarin, sebenarnya banyak peluang untuk bikin gol, tapi secara permainan kami lebih bagus, pemain kerja keras, dan permainan yang kami inginkan berjalan,” tutup dia.

Bhayangkara FC sendiri terpaku di urutan kedelapan klasemen. Mereka meraih 17 poin dari 13 pertandingan. Pasukan Vera jua cuma meraih sekali kemenangan saja dalam lima pertandingan terakhir.

Bhayangkara FC Masa Bodoh Punya Rekor Buruk Lawan Persija

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Bhayangkara FC masa bodoh memiliki rekor kurang baik kala melawan Persija Jakarta. Jelang laga di Stadion Patriot, Sabtu (10/8/2019), Bhayangkara ingin memperbaiki rekor lawan Persija dan bangkit.

Persija vs Bhayangkara FC sudah dihelat tujuh tujuh pertandingan. Secara rekor pertemuan, Bhayangkara cuma meraih dua kemenangan, dua hasil imbang, dan menelan tiga kekalahan dari Persija.

Melawan Persija, Bhayangkara FC bertekad untuk menuntaskan rasa dahaganya. Persija vs Bhayangkara FC, disebut Angel Alfredo Vera bakal menarik lantaran kedua tim sama-sama ingin bangkit dari keterpurukan.

https://www.instagram.com/p/B05j3wqApRa/

“(Soal rekor pertemuan) itu cuma cerita. Laga nanti akan jadi pertandingan berbeda dengan pemain beda pula. Jadi tidak ada hubungan pertandingan ini dengan pertandingan yang lalu, beda,” papar pelatih Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera kepada wartawan.

The Guardians -julukan Bhayangkara FC– tengah dalam kondisi yang kurang baik. Mereka hanya meraih satu kemenangan saja dalam lima laga terakhir. Apalagi, dalam tiga pertandingan terakhir, mereka absen meraih kemenangan.

“Kami bukannya tak beruntung karena banyak peluang yang tak bisa dimanfaaatkan. Kami banyak melakukan kesalahan. Ya dengan persiapan yang mepet kami berharap besok akan meraih tiga poin,” pungkas dia.

Persija sendiri masalah tengah dalam krisis kepercayaan diri. Fakta mereka baru saja gagal merebut gelar Piala Indonesia setelah takluk 0-2 dari PSM Makassar tentu akan memengaruhi mental bertanding.

Persib vs Bhayangkara: Alfredo Vera Bimbang Tentukan Pemain

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga panas akan tersaji di Stadion Si Jalak Harupat saat Persib Bandung menjamu Bhayangkara FC, Minggu (30/6/2019) dalam lanjutan Liga 1. Bagi pelatih tim tamu, Angel Alfredo Vera, laga besok akan berlangsung sengit.

Pada pertandingan sebelumnya kedua tim meraih hasil yang berbeda. Jika Persib hanya bermain imbang 1-1 melawan Madura United, Bhayangkara justru mampu menaklukkan tuan rumah persela Lamongan dengan skor 3-1.

Kendati punya modal berharga itu, Alfredo Vera mengaku masih melakukan persiapan matang. Ia bahkan belum bisa menentukan 11 pemain yang akan berada di lapangan.

bhayangkara fc - persela - liga 1 2019 - liga indonesia
liga-indonesia.id

“Kami ke Bandung dalam keadaan siap. Kami sudah menjalani latihan sekali setelah melawan Persela. Tapi saya belum menentukan siapa saja yang main, saya masih akan melihat siapa yang pantas  bermain di pertandingan besok,” ujar Alfredo Vera seperti dilansir laman resmi Persib, Sabtu (29/6/2019).

“Pertandingan besok akan berjalan menarik dan sulit bagi kami. Persib adalah tim kuat dan mereka akan bermain di kandang sendiri. Jadi kami harus berhati-hati,” sambungnya.

Lebih lanjut, pelatih asal Argentina ini tidak ingin memusingkan situasi kubu tuan rumah yang kemungkinan besar tidak diperkuat beberapa pemain bintangnya.

“Saya tidak tahu. Itu akan menjadi kerugian untuk Persib jika mereka benar-benar tidak main. Jelas itu urusan Robert Alberts, bukan saya. Saya hanya ingin fokus pada tim sendiri,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Dibantai Arema FC, Pelatih Bhayangkara FC Kehabisan Kata-Kata

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan telak yang ditelan Bhayangkara FC ketika menjamu Arema FC, Sabtu (30/3), ternyata membuat Angel Alfredo Vera kehabisan kata-kata. Ia pun memberikan ucapan selamat kepada Arema yang berhasil melaju ke partai semifinal Piala Presiden 2019.

Kekalahan Bhayangkara FC ditelan ketika kedua tim bersua di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada Sabtu (30/3) sore. Dalam pertandingan itu, pasukan Milomir Seslija berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-0.

“Kalau pertandingan seperti ini, saya tidak bisa bicara banyak. Cuma, selamat untuk Arema yang main lebih bagus dari kita dan bisa masuk ke semifinal,” kata Angel Alfredo Vera di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Angel Alfredo Vera - Bhayangkara FC - Piala Presiden 2
www.old.football5star.com/YohanesBudiSatrio

Hal senada juga diungkapkan oleh penggawa Bhayangkara FC, Nur Iskandar. Menurutnya, The Guardian sudah berusaha dengan keras dan menjalankan strategi dari pelatih. Namun, mereka gagal mengimbangi permainan gemilang dari Singo Edan.

“Pertama, saya ucapkan selamat kepada Arema yang menang hari ini. Saya pikir, kita sudah bekerja keras dan sudah menjalankan strategi apa yang pelatih terapkan. Tapi, fakta di lapangan mungkin kami kecolongan di menit awal ya yang membuat pertandingan sedikit berubah. Arema main lebih bagus dari kami hari ini,” terang Nur Iskandar.

Kekalahan ini menjadi noda tersendiri untuk Vendry Mofu di ajang Piala Presiden 2019. Pasalnya, mereka selalu berhasil mencetak gol di tiga partai pada babak grup yang juga berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bhayangkara Seharusnya Bisa Cetak Lebih Banyak Gol

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera, menyayangkan kegagalan anak asuhnya untuk memanfaatkan peluang emas di pertandingan Piala Presiden 2019 melawan Semen Padang. Ia mengatakan bahwa Bhayangkara seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.

Bhayangkara berhasil mengawali kiprahnya di Piala Presiden 2019 dengan kemenangan 4-2 atas Semen Padang. Empat gol kemenangan tim tuan rumah dicerak oleh Andersol Salles, Dendy Sulistiawan, Ilham Udin Armaiyn serta Muhammad Hargianto.Dua gol balasan tim tamu dicetak oleh Nildo Victor dan Zitte Florent.

“Di babak pertama kita main bagus. Bisa cetak satu gol dan menghasilkan beberapa peluang untuk mencetak gol tambahan. Tapi, kami gagal memaksimalkannya,” kata Angel Alfredo Vera di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Angel Alfredo Vera - Bhayangkara FC - Piala Presiden 2019 - @OfficialPialaPresiden
@OfficialPialaPresiden

“Di babak kedua mereka tampil lebih agresif dan bisa menyamai kedudukan. Tapi akhirnya kita bisa menang. Untuk pertandingan pertama di Piala Presiden, ini jadi modal yang sangat bagus,” tutur Angel Alfredo Vera menambahkan.

Kemenangan ini membuat Angel Alfredo Vera ingin beristirahat sejenak sebelum mempersiapkan tim untuk menghadapi partai selanjutnya. Ia mengaku baru akan mempersiapkan tim di sesi latihan yang akan digelar pada Senin (4/3).

“Sekarang kita harus istirahat dan menikmati kemenagnan ini. Besok kita baru akan mulai persiapan untuk pertandingan berikutnya. Sekarang kita baru selesai pertandingan harus menenangkan diri. Besok baru kita pikirkan.”

Bhayangkara FC Tunjuk Mantan Pelatih Persebaya Surabaya

Football5star.com, Indonesia – Bhayangkara FC resmi menunjuk mantan pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim depan. Angel Alfredo Vera dikontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan.

Sebelum resmi ditunjuk menjadi juru taktik, Angel Alfredo Vera sudah datang dan menyaksikan sesi latihan The Guardian pada Senin (4/2) lalu. Ia akan menjalani laga pertamanya ketika Ilham Udin dkk melakoni pertandingan persahabatan melawan timnas Indonesia U-22 pada Rabu (6/2) besok.

“Kontraknya memang hanya semusim. Tapi tidak menutup kemungkinan diperpanjang kalau sesuai yang dibutuhkan. Yang pasti kami fokus dulu selama semusim,” tutur manajer Bhayangkara FC, Sumardji dikutip dari Tribun News.

Angel Alfredo Vera - Bhayangkara FC - Liga 1 - Detik
Detik

Bersama Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera dibebani target untuk finis di lima besar Liga 1 musim depan. Sumardji mengatakan bahwa target itu sudah ditentukan oleh CEO Bhayangkara FC sebelum menunjuk Angel Alfredo Vera.

“Manajemen sudah menyampaikan target, yaitu minimal 5 besar di Liga 1 2019. Kalau bisa 1-3. Itu target dari CEO. Kalau bisa juga jadi juara. Hal ini tantangan coach untuk memenuhi target, apakah itu bisa diwujudkan untuk kami,” ujar Sumardji.

Di dua musim sebelumnya, Bhayangkara FC berhasil finis di papan atas Liga 1 bersama Simon McMenemy. Bahkan, The Guardian berhasil menjadi juara di musim 2017. Kini, Simon McMenemy ditunjuk untuk menangani timnas Indonesia senior dan diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Angel Alfredo Vera Siap Latih Sriwijaya di Liga 2

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Pelatih Sriwijaya FC, Angel Alfredo Vera mengaku bahwa dirinya siap melatih Laskar Wong Kito di kompetisi Liga 2 musim depan. Ia pun berharap akan mendapatkan waktu persiapan lebih banyak agar dapat memastikan satu tiket ke Liga 1 musim depan.

Musim ini. Angel Alfredo Vera ditunjuk sebagai pelatih kepala Sriwijaya FC Subangkit yang tak mampu membawa Beto Goncalves dkk melangkah keluar dari papan bawah Liga 1. Namun, ia tak mampu membawa Sriwijaya keluar dari zona degradasi dan harus turun kasta ke Liga 2 musim depan.

“Saya masih suka di SFC dan tidak masalah jika nanti harus melatih di Liga 2, namun memang perlu persiapan yang lebih baik lagi. Kemarin kami sangat kekurangan waktu untuk membentuk sebuah tim yang solid,” ucap Alfredo, seperti dikutip laman resmi SFC.

Angel Alfredo Vera - Sriwijaya FC - Liga 2 - Viva
Viva

Saat ini, Sriwijaya masih berkompetisi di ajang Piala Indonesia 2018. Untuk menggantikan posisi Alfredo yang sedang pulang ke Argentina, SFC menunjuk Hartono Ruslan di posisi pelatih kepala.

“Tiket kepulangan sudah dua kali mengalami re-schedule dan 14 Desember saya pulang dulu ke Argentina. Saya berterima kasih kepada seluruh manajemen dan suporter SFC, semoga ke depan semuanya akan berjalan lebih baik lagi,” pungkas mantan pelatih Persiebaya Surabaya itu.

Di awal musim 2018 lalu, Sriwijaya sebenarnya mampu menunjukkan penampilan yang baik di bawah asuhan Rachmad Darmawan. Namun, kisruh di pertengahan musim membuat RD dan beberapa pemain bintang Laskar Wong Kito hengkang.

Vera Berambisi Selamatkan Sriwijaya FC Dari Degradasi

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Sriwijaya FC, Alfredo Vera, berambisi menyelamatkan timnya dari ancaman degradasi ke Liga 2. Kompetisi Liga 1 musim ini tinggal menyisakan lima pertandingan lagi dan Laskar Wong Kito belum beranjak dari papan bawah.

Beto Goncalves hanya terpaut satu poin dan satu peringkat di posisi ke-15 dengan perolehan 33 poin. Mereka belum aman bahkan dari kejaran PSMS Medan yang hingga saat ini masih menempati dasar klasemen dengan tabungan 30 angka.

“Kami masih punya lima pertandingan lagi dan harus bekerja keras serta tampil maksimal pada setiap pertandingannya. Bukan hanya Sriwijaya FC yang ada dalam posisi sulit. Kemenangan dan kekalahan berpengaruh banyak di klasemen,” katanya seperti dikutip situs resmi Liga 1.

Vera bukan tim Liga 1 pertama yang ia tangani musim ini. Sebelumnya, ia pernah gagal bersama Persebaya Surabaya pada awal hingga pertengahan musim. Saat itu, Bajul Ijo terjebak di papan bawah sehingga membuat manajemen memecatnya.

Sriwijaya FC - Perseru - Liga 1 - Football5star
twitter: @Liga1Match

Kondisi tim yang bermarkas di Sumatera Utara tersebut cukup memprihatinkan. Dari lima pertandingan terakhir, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan yakni saat mengalahkan Perseru Serui. Empat laga sisanya, Vera dan anak asuhnya harus menelan pil pahit kekalahan.

Musim ini, Sriwijaya FC juga melewati fase suram pada pertengahan musim. Kondisi finansial klub yang kurang stabil berujung pada penunggakan gaji beberapa pemain. Ujungnya, sejumlah pemain pun melakukan eksodus ke klub lain.

Cari Pengganti Subangkit, Sriwijaya FC Dekati Alfredo Vera?

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Badai yang menimpa Sriwijaya FC belum berlalu. Setelah mengalami eksodus pemain di paruh kedua Liga 1 2018, performa klub berjuluk Laskar Wong Kito ini semakin memburuk. Kabar terbaru menyebutkan manajemen Sriwijaya FC tak lagi menggunakan jasa Subangkit sebagai pelatih utama. Kabar ini diperkuat dengan beredar rumor mendekatnya Angel Alfredo Vera.

Peringkat tim yang bermarkas di Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang ini semakin merosot. Sempat menggebrak di awal musim dan menjadi salah satu pesaing meraih gelar juara, kini mereka berada di peringkat ke-13. Berselisih dua poin dari peringkat ke-16, Perseru Serui yang berada di batas teratas zona degradasi.

“Awalnya kami memang merekrut Subangkit untuk menukangi SFC U-19. Sekarang kami kembalikan ke jabatan semula,” ungkap direktur utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) H Muddai Madang dilansir dari Goal.

Ini merupakan imbas dari kekalahan Sriwijaya FC di kandang sendiri dari tim juru kunci, PSMS Medan. Kekalahan ini membuat manajemen melaksanakan rapat internal dan menghasilkan posisi Subangkit dikembalikan menjadi pelatih SFC U-19.

Posisi pelatih Sriwijaya FC  yang lowong untuk sementara diisi oleh Hartono Ruslan yang selama ini menjabat sebagai asisten pelatih. Selagi menunggu kedatangan pelatih baru, Hartono yang akan memimpin jalannya latihan.

Rumor beredar Angel Alfredo Vera akan menjadi pengganti Subangkit. Disinggung mengenai kemungkinan menggaet Alfredo Vera, Muddai mengelak. Bagi mereka, pelatih yang akan menggantikan Subangkit adalah pelatih yang berpengalaman.

“Pelatih baru itu yang jelas berpengalaman. Kita lihat saja nanti di lapangan. Yang pasti bukan Subangkit lagi, karena dia harus fokus di SFC U19,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Angel Vera Mundur, Bejo Langsung Pimpin Latihan Persebaya

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya langsung bergerak cepat usai mundurnya Angel Alfredo Vera dengan menunjuk Bejo Sugiantoro sebagai pelatih sementara. Pasalnya, usai pemunduran tersebut klub berjuluk Bajul Ijo tersebut bakal ditantang Persela Lamongan dalam laga lanjutan di Liga 1.

Azrul Ananda selaku Presiden Persebaya mengaku telah mendapatkan persetujuan dari Bejo. Legenda sepak bola Indonesia asal Surabaya tersebut nantinya akan menukangi klub berjuluk Green Force tersebut selama dua pertandingan ke depan.

“Kami telah bicara dengan Coach Bejo, dan demi Persebaya. Dia siap menjadi pelatih caretaker untuk dua game ke depan,” ucap Azrul Ananda seperti dikutip Football5star dari Emosijiwaku.com, Kamis (2/8/2018).

Menurut info dari Emosijiwaku.com, Bejo langsung memimpin latihan Persebaya, hari ini (2/8/2018). Belum diketahui di mana Green Force bakal berlatih jelang perjumpaan menghadapi Persela di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (5/8/2018).

Di sisi lain, Angel Alfredon Vera mundur usai desakan Bonek (pendukung Persebaya) akibat hasil buruk yang didapatkan oleh Persebaya. Dalam tiga pertandingan terakhir, Misbakus Solikin dkk selalu menelan kekalahan.

Kehadiran Bejo diharapkan mampu mengembalikan marwah Persebaya. Ayah dari Bek Timnas U-19 Indonesia, Rachmat Irianto tersebut juga punya pengalaman membesut Persik Kediri musim lalu dan Persebaya U-19.

Angel Vera Resmi Mundur Sebagai Pelatih Persebaya

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan yang dialami oleh Persebaya Surabaya di tiga pertandingan terakhir akhirnya memakan korban. Angel Alfredo Vera resmi mengundurkan diri sebagai Pelatih klub berjuluk Green Forc tersebut.

Pernyataan tersebut tertuang pada rilis di situs resmi Persebaya, Rabu (1/8/2017). Angel Vera memilih mundur sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap kekisruhan yang terjadi belakangan akibat hasil minor yang didapati oleh Green Force.

”Demi kebaikan tim, demi kebaikan Persebaya, dan demi kebaikan seluruh masyarakat Surabaya. Saya menyampaikan kepada Presiden Klub bahwa saya mengundurkan diri,” kata Angel Vera seperti dikutip Football5star dari Persebaya.id.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas segala kebaikan yang telah saya terima, dan semoga kita semua tetap bisa terus menjalin hubungan baik ini,” sambungnya.

Azrul Ananda selaku Presiden Persebaya mengucapkan terimakasih atas jasa yang diberikan oleh Angel Vera. Pasalnya, taktisi asal Argentina tersebut yang mengantarkan Green Force berhasil lolos ke Liga 1 dan menjadi juara Liga 2 musim lalu.

Sebagai pengganti, dia menyebutkan bahwa Persebaya telah mempersiapkan Bejo Sugiantoro. Legenda Persebaya itu akan bersifat sementara menangani klub asal Kota Pahlawan tersebut selama dua pertandingan ke depan.

Kami telah bicara dengan Coach Bejo, dan demi Persebaya, dia siap menjadi pelatih caretaker untuk dua game ke depan. Sambil kami menyiapkan langkah-langkah selanjutnya untuk sisa musim dan tahun-tahun selanjutnya,” beber Azrul.

Angel Vera: Persebaya Tampil Kurang Baik Di Babak Kedua

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Persebaya harus puas menelan kekalahan dari Perseru saat berkunjung ke Stadon Marora, Serui dalam laga lanjutan Liga 1, Selasa (31/7/2018). Angel Alfredo Vera, Pelatih Persebaya angkat bicara terkait kekalahan timnya di laga itu.

Taktisi asal Argentina tersebut menilai permainan anak asuhnya cukup apik di babak pertama. Apalagi, Persebaya hanya membawa 16 pemain ke Serui dan tak membawa skuat terbaiknya.

Alhasil Perseru mampu ditahan imbang dengan skor kacamata pada 45 menit pertama. Akan tetapi, petaka bagi Persebaya muncul di babak kedua ketika mereka dijatuhi hukuman penalti pada menit ke-47.

”Di babak Pertama Kami main bagus, babak kedua mulai kena penalti dari situ semua mulai lebih susah. Tapi dari situ kami berusaha seimbang ada peluang juga untuk kami bisa 2-1 tapi tidak jadi,” kata Angel Alfredo Vera seperti dikutip Football5star dari Persebaya.id, Selasa (31/7/2018).

”Kami sedang kalah maka dari itu kami usaha bisa seimbang, sehingga kami pilih pemain tengah dan depan,” sambungnya.

Osmar dos Santos berhasil membawa Perseru unggul melalui gol dari titik putih. Selang sepuluh menit kemudian giliran Silvio Escobar yang mencetak gol kedua untuk klub besutan I Putu Gede itu.

Persebaya sempat memperkecil ketertinggalan lewat Rendi Irwan pada menit ke-83. Akan tetapi, gol yang dicetak oleh Delvin Rumbino jelang pertandingan usai menegaskan kemenangan Perseru menjadi 3-1.

Jelang Persebaya vs Persib, Vera Waspadai Permainan Lawan

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera, mengatakan bahwa ia mewaspadai permainan dari Persib Bandung. Menurutnya, Persib memiliki stuktur organisasi permainan yang sangat baik dan juga diperkuat oleh pemain-pemain berkualitas.

Saat ini, tim Maung Bandung memiliki sosok penyerang mematikan di dalam diri Ezechiel N’Douassel. Di musim ini, Aliando telah berhasil mencetak 13 gol dari 13 penampilannya bersama Persib. Performa Aliando di laga tandang juga menjadi kekhawatiran sendiri bagi Vera.

“Semua (diwaspadai), mereka punya sistem permainan bukan cuman satu pemain tapi punya pemain yang berbahaya di skill. Ya kita selalu latihan untuk bisa antisipasi apa yang bisa mereka lakukan. Kita akan lihat seperti apa permainan mereka di lapangan” ungkap Vera di sesi jumpa wartawan jelang pertandingan.

Ezzechiel N'Douassel - Persib Bandung - Football5star
twitter.com/Persib

Untuk urusan mencetak gol, Persib memang sangat bergantung kepada sosok Aliando. Selain menjadi pencetak gol terbanyak, rata-rata gol Persib juga hanya mampu diciptakan oleh 3 pemain. Selain Aliando, Pangeran Biru dapat mencetak gol melalui Jonathan Bauman dan Oh In-Kyun.

Di partai sebelumnya melawan Barito Putera, N’Douassel dan In-Kyun berhasil mencetak gol. Gol dari kedua pemain tersebut memastikan tim asuhan Mario Gomez pulang ke Bandung dengan 1 poin. Sementara, tim Bajul Ijo harus menelan kekalahan di laga terakhirnya melawan PSIS Semarang.

Angel Vera Puji Kualitas Rekrutan Anyar Persebaya

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Angel Alfredo Vera, Pelatih Persebaya Surabaya memuji penampilan rekrutan anyarnya, OK John dan Raphael Maitimo saat debut. Menurutnya, kedua pemain tersebut punya kemungkinan besar untuk tampil starter di pertandingan berikutnya.

Saat menghadapi PSMS Medan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (18/7/2018), OK John dan Maitimo turun sebagai pemain pengganti. Maitimo dimainkan pada menit ke-59 menggantikan Yohanes Pahabol, sedangkan 13 menit kemudian OK Jih masuk menggantikan Fandry Imbiri.

“Ya mereka bermain bagus. Bisa saja (menjadi starter), semua ada kemungkinan. Kita lihat saja nanti pemain yang siap siapa,” kata Angel Vera seperti dikutip Football5star dari Emosijiwaku.com, Kamis (19/7/2018).

Di pertandingan tersebut, Persebaya berhasil menang dengan skor 2-0 atas PSMS. Maitimo menyumbangkan satu assist bagi gol kedua Bajul Ijo (julukan Persebaya) di laga tersebut yang dicetak oleh David da Silva.

Sedangkan gol pertama Persebaya di laga tersebut dibuat oleh Irfan Jaya di babak pertama. Di sisi lain, OK John cukup senang dengan debutnya tersebut. Eks Bek Madura United itu senang bisa membantu klub barunya untuk menang.

Persebaya kemungkinan besar masih akan mendatangkan satu pemain lagi mesti telah mendatangkan OK John dan Maitimo. Kabar menyebutkan bahwa Bajul Ijo akan merekrut satu pemain asal Asia.

Angel Vera Ungkap Faktor Persebaya Ditahan Bhayangkara

Kuis Piala Dunia 2018

Football5star.com, Indonesia – Angel Alfredo Vera, Pelatih Persebaya Surabaya angkat bicara terkait hasil imbang yang dialami anak asuhnya saat bertandang ke Stadion PTIK, Jakarta, menghadapi Bhayangkara FC, Rabu (11/7/2018). Ia mengaku Bajul Ijo (julukan Persebaya) sempat tak fokus di awal-awal pertandingan.

Akibatnya, gawang Persebaya dibobol sebanyak dua kali dalam kurun waktu 35 menit di babak pertama. Bajul Ijo kemudian mampu menyamakan kedudukan melalui Osvaldo Haay di menit ke-39, dan Irfan Jaya (83).

Bhayangkara kemudian bisa kembali unggul melalui gol dengan proses solo run dari Alsan Sanda pada menit ke-84. Namun, selang empat menit kemudian, David da Silva membuat Persebaya kembali menyamakan kedudukan melalui tembakan kerasnya.

“Di awal pertandingan kami tidak fokus dalam bermain. Kami juga lamban dalam merespon gol,Tapi kami bisa stabil di babak kedua,” kata Angel Vera seusai pertandingan, Rabu (11/7/2018).

Meski demikian, taktisi asal Argentina tersebut mengaku senang dengan kegigihan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya. Meski sempat tertinggal, Persebaya selalu bisa untuk menyamakan kedudukan.

“Saya merasa menang karena kami ada ketinggalan dua gol dan permainan seimbang. Setelah ketinggalan dua kali kami bisa cetak gol dua kali dan imbang lagi,” jelasnya.

Selanjutnya, Persebaya akan menghadapi PSMS Medan dalam lanjutan Liga 1. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (18/7/2018).


Jangan lupa ikutan kuis Football5star.com. Prediksi skor pertandingan Piala Dunia 2018 dengan kesempatan membawa pulang Mobil Honda Brio, Motor Honda Vario, Motor Honda Beat, dan banyak lagi hadiah menarik. Buruan daftar di kuis.www.old.football5star.com

Pelatih Persebaya Fokus Lawan Persija

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Seusai anak asuhnya ditahan imbang Persipura Jayapura pada pekan ke-11 Liga 1, Selasa (29/5/2018), Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera ingin langsung fokus ke laga selanjutnya.

Menghadapi Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (3/6/2018) menjadi agenda berikutnya bagi klub berjuluk Bajul Ijo tersebut. Pasalnya, Angel Alfredo Vera menilai masih banyak yang harus dibenahi sebelum menghadapi laga tersebut.

Salah satu hal yang menjadi fokus dari taktisi asal Argentina tersebut adalah kuran tajamnya penyelesaian akhir Persebaya. Hal itu terbukti dari banyaknya peluang yang terbuang saat ditahan imbang Perspura dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

“Kami sudah berusaha maksimal untuk menang pada pertandingan ini. Kami sebenarnya memiliki banyak sekali peluang namun gagal pada pertandingan ini. Tapi, yang terpenting, anak-anak sudah bermain bagus hari ini,” kata Angel Vera seperti dikutip Football5star dari Persebaya.id, Rabu (30/5/2018).

“Semua sudah bekerja keras. Dan semua ingin menunjukkan yang terbaik untuk Persebaya. kita akan perbaiki untuk kedepannya. Kami tentu belajar banyak dari pertandingan ini,” sambung mantan Pelatih Persela Lamongan tersebut.

Tambahan satu poin tersebut membuat Persebaya tertahan di posisi kesembilan dengan mengemas 14 poin. Sedangkan Persija yang memiliki poin 13 ada di peringkat ke-11.

Pelatih Persebaya Enggan Kritik Kebijakan Wasit

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Sepak bola Indonesia akhir-akhir ini diramaikan dengan berbagai ketidakpuasan dengan kinerja wasit di lapangan. Akan tetapi, Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera tak mau ikut-ikutan menyoroti berbagai keputusan wasit yang kontroversial di lapangan.

Persebaya pernah dianggap dirugikan saat ditahan imbang Borneo FC di pekan sebelumnya Liga 1. Saat itu, Penyerang klub berjuluk Pesut Etam tersebut, Lerby Eliandry secara tayangan ulang sudah terjebak offside sebelum membobol gawang Bajul Ijo.

Gol yang membuat Borneo menyamakan kedudukan menjadi 2-2 tersebut mendapatkan protes keras dari para suporter. Meski demikian, Angel Alfredo Vera menilai terkadang sang pengadil lapangan memang biasa melakukan kesalahan.

Hal tersebut yang membuatnya ogah untuk mengkritik keputusan wasit. Pasalnya, Persebaya dinilainya juga pernah diuntungkan.

“Saya tidak suka bicara wasit. Sebenarnya kita harus lihat apa yang terjadi di kandang. Kalau wasit bisa sedikit bantu kita tidak bicara apa-apa. Karena itu saya tidak pernah bicara tentang wasit,” kata Angel Alfredo Vera seperti dikutip Football5tar dari Emosijiwaku.com, Kamis (24/5/2018).

“Waktu saya di Borneo saya tidak bicara tentang wasit, kalian (wartawan, red) yang lihat. Wasit itu manusia bisa salah juga,” sambung taktisi asal Argentina tersebut.

Persebaya selanjutnya akan bertandang ke Stadion Pamekasan untuk menghadapi Madura United, Jumat (24/5/2018). Saat ini, Rendi Irwan dkk tengah berada di posisi kesepuluh klasemen sementara Liga 1 dengan mengemas 12 poin.

Persebaya Tak Terpengaruh Aksi Bom Bunuh Diri Di Surabaya

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Serangkain aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Kota Surabaya tak membuat para pemain Persebaya terpengaruh. Angel Alfredo Vera, Pelatih klub asal Kota Pahlawan tersebut menyebutkan bahwa mereka hanya pasrah dengan kejadian tersebut.

Buntut dari aksi teror bom bunuh diri itu adalah ditundanya laga antara Persebaya versus Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Sejatinya, laga itu akan berlangsung besok (19/5/2018), namun tak turunnya izin kemanan dari kepolisian maka pertemuan tersebut harus diundur.

“Tidak terpengaruh. Dunia ini masih jalan. Kita harus ikut apa yang terjadi di luar, kita tidak bisa bikin apa-apa. Sembunyi juga bukan solusi,” kata Angel Alfredo Vera seperti dikutip Football5star dari Emosijiwaku.com, Jumat (18/5/2018).

Akibatnya, pekan ini Persebaya harus absen untuk bertanding di ajang Liga 1. Demi menjaga kebugaran para pemain, Angel Vera merencanakan satu laga uji tanding sebelum melawan Madura United, Jumat (25/5/2018).

“Untuk menjaga kondisi pemain, kami berencana menggelar uji coba pada Sabtu (19/5) nanti,” kata taktisi asal Argentina itu.

Walau demikian, tak dijelaskan klub mana yang akan dijadikan lawan uji tanding bagi Persebaya. Kemungkinan besar, Rendi Irwan dkk akan menghadapi salah satu klub dari liga internal mereka.

Angel Vera Kritik Keputusan Wasit Saat Persebaya Hadapi Borneo

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Angel Alfredo Vera, Pelatih Persebaya Surabaya mengeluhkan keputusan wasit yang berakibat dua gol ke gawang klubnya. Alhasil, Rendi Irwan dkk gagal memetik poin penuh saat menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (11/5/2018).

Persebaya sejatinya dua kali unggul terlebih dahulu atas tuan rumah. Namun sang pengadil lapangan, Musthofa Umarella memberikan penalti kepada Borneo  dan satu gol ‘offside’ yang disahkan olehnya.

“Kita bisa menang pertandingan ini. Tapi yang terjadi kalau kita bisa lihat ulang dua gol dari Borneo, ada sesuatu yang tidak benar. Karena kita kerja yang benar,”  kata Angel Vera seperti dikutip Football5star dari Emosijiwaku.com, Sabtu (12/5/2018).

Selain itu, taktisi asal Argentina tersebut menilai bahwa permainan anak asuhnya justru lebih baik ketimbang Borneo. Dirinya juga ingin, segala keanehan yang terjadi di pertandingan harus terus dilaporkan.

“Aku pikir kalau sepak bola Indonesia mau maju semua harus bantu, kalian di situ juga harus bantu lihat apa yang terjadi di lapangan biar tidak terjadi seperti itu terus. Kalian pasti tahu kenapa saya bicara. Saya tak usah bilang,” tegasnya.

“Kita punya beberapa peluang untuk bikin skor lebih besar tapi tidak terjadi. Tapi pemain sudah berusaha kerja bagus di lapangan dan kita dapat satu poin. Kita bisa hilang dua poin karena bisa menang. Tapi ya satu poin sudah bagus karena di sini susah,” tutupnya.

 

Lawan Borneo FC, Persebaya Dilarang Lakukan Kesalahan

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya tak takut dengan tuan rumah Borneo FC pada pertandingan lanjutan kompetisi Liga 1 2018. Kedua tim akan bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (11/5/2018) pukul 15.30 WIB.

Tim berjuluk “Bajul Ijo” tersebut punya catatan buruk selama melakoni laga menghadapi Borneo, meski memiliki catatan buruk di Pulau Kalimantan.

Pada laga sebelumnya, tim Persebaya takluk saat melakukan lawatan ke markas Mitra Kukar dengan skor 1-3. Begitu juga pada laga sebelumnya tim Persebaya juga takluk oleh Barito Putra dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Sepuluh November, Surabaya.

Pelatih Persebaya Surabaya Alfredo Vero mengaku tidak percaya akan mitos di sepak bola. Menurutnya dalam setiap pertandingan semua tim punya karakter dan strategi yang berbeda-beda.

“Kalau kami kalah pastinya kami tidak bermain bagus atau melakukan kesalahan, maka dari itu kami harus tampil bagus menghadapi Borneo,” kata Alfredo.

Hasil positif pada laga derbi Jatim menghadapi Arema FC, diakui Alfredo menjadi kekuatan moral para pemainya menatap lawatan ke Samarinda.

“Kami datang ke Samarinda ini dalam kondisi siap bertanding, tentunya kami juga mengincar hasil terbaik untuk bisa dibawa pulang,” tegasnya.

angel vera (persebaya.id)Menghadapi tim berjuluk “Pesut Etam”, Alfredo mengaku hanya membawa 19 pemain, dan tidak semuanya merupakan pemain inti.

Ia mengatakan sebanyak lima pemain intinya tidak bisa turun karena cedera dan hukuman kartu merah.

“Lima pemain yang absen M Hidayat, Rahmad Irianto, Octavio Dutra osvaldo Hay dan Oktavianus Fernando karena hukuman kartu merah,” jelasnya.

Sementara itu pemain Persebaya Surabaya Rendi Irawan mengaku akan tampil maksimal dan berusaha memberikan hasil terbaik untuk Persebaya.

“Tuan rumah pastinya mengincar kemenangan, begitu juga kami jauh- jauh kesini sudah pasti ingin hasil terbaik. Maka dari itu poin penting bagi kami para pemain hanya berjuang maksimal saat pertandingan, dan semoga kami bisa membawa pulang poin,” harap Rendi.

Ini Pemain Arema Yang Diantisipasi Pelatih Persebaya

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera mengakui cukup mengantisipasi Striker Arema FC, Thiago Furtuoso. Menurutnya, penyerang asal Brasil tersebut mempertajam kualitas serangan klub asal Malang itu.

Thiago juga pernah mencetak gol saat bertemu Persebaya di ajang Piala Gubernur Kaltim 2018. Satu golnya ke gawang klub asal Kota Pahlawan tersebut mengantarkan Arema menang dengan skor 2-0 di Stadion Palaran, Samarinda.

Meski demikian, Angel Vera yakin komposisi pemain Arema yang diturunkan di laga nanti berbeda dengan pertemuan terakhir kedua klub tersebut. Dirinya juga belum mengetahui pemain mana yang akan diturunkan saat berjumpa Singo Edan.

“Dari pertandingan terakhir mungkin beda karena komposisi sudah berubah. Thiago, pemain yang perlu diwaspadai. Mereka (Arema FC) punya serangan bagus.” Katanya seperti dikutip Football5star dari Emosijiwaku.com, Jumat (4/5/2018).

“Sampai sekarang belum tahu siapa yang jadi starter. Lagi saya lihat siapa lebih bagus,” sambungnya.

“Semua klub mau tim mereka menang. Kita juga mau menang. Kita kerja untuk Persebaya bisa di posisi papan atas. Kita kerja untuk menang lawan siapa saja,” tutupnya.

Di sisi lain, Pertandingan antara Persebaya dan Arema akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (6/5/2018). Laga antara dua klub asal Jawa Timur tersebut merupakan yang pertama sejak 2010 pada kompetisi resmi.

 

Bukan Kemenangan, Ini Yang Diharapkan Angel Vera Dari Persebaya

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Angel Alfredo Vera, Pelatih Persebaya Surabaya mengevaluasi permainan anak asuhnya sejauh ini. Dia berharap Rendi Irwan dkk tak terbebani target menang serta bermain dengan penguasaan bola sepenuhnya.

“Saya sudah evaluasi. Saya sudah bicara dengan pemain. Pemain harus punya motivasi dan tanggung jawab masing-masing,” kata Angel Alfredo Vera seperti dikutip Football5star dari Emosijiwaku.com, Rabu (25/4/2018).

Motivasi tersebut dia berikan kepada anak asuhnya jelang pertandingan tandang menghadapi Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (29/4/2018).

“Saya tidak minta ke pemain harus selalu menang. Saya minta ke mereka untuk main bagus. Kalau kami main bagus, peluang untuk menang lebih besar. Kami harus mulai dari situ,” ucap taktisi asal Argentina tersebut.

“Dulu kami menang di ball possession. Sekarang kami tidak lihat itu. Harus mulai lagi dari awal,” sambungnya.

Di sisi lain, Persebaya baru saja menahan imbang Sriwijaya FC pada pekan kelima Liga 1, Minggu (22/4/2018). Bermain di kandang sendiri Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Bajul Ijo bermain sama kuat 1-1 dengan tamunya tersebut.

Tambahan satu poin itu membuat Bajul Ijo kini berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan mengemas sembilan poin. Persebaya juga sejauh ini baru kalah sekali yaitu saat menghadapi Barito Putera.

Pelatih Persebaya Sesalkan Hasil Imbang di Kandang

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera, menyesalkan hasil imbang kala menjamu Sriwijaya FC, Minggu (22/4) sore. Hasil ini membuat Bajul Ijo gagal mengklaim posisi di tiga besar klasemen sementara.

Sejatinya, Persebaya lebih dulu unggul lewat gol David da Silva pada awal babak pertama. Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan dan harus kebobolan oleh Beto Goncalves sebelum turun minum. Hal ini yang menurut Vera letak kesalahan timnya.

angel vera (instagram @officialpersebaya)
instagram.com/officialpersebaya

“Kami punya momen di awal-awal pertandingan. Mungkin sekitar 10-15 menit di babak pertama kami bisa cetak gol. Tapi, dari situ kami mulai kehilangan bola,” ujar Vera seperti dikutip dari situs resmi Liga 1.

Menurutnya, kelengahan tersebut bisa dimanfaatkan sang lawan untuk balik menyerang. Terbukti, beberapa kali gawang Persebaya terancam oleh peluang-peluang matang Hamka Hamzah dkk.

“Dari situ lawan main mulai tampil agresif. Sebenarnya, saya tidak senang terhadap hasil yang kami dapatkan hari ini. Tapi, saya harus terima karena lawan juga bukan tim sembarangan,” lanjjut pelatih asal Argetina itu.

Selanjutnya, Persebaya akan melakukan perjalanan tandang ke Stadion Aji Imbut, Tenggarong, untuk meladeni Mitra Kukar pada Minggu (29/4) sore. Sepekan berselang, sudah ada Arema FC yang harus mereka sambut di Gelora Bung Tomo, Minggu (6/5) malam.

Angel Vera Santai Meski Persebaya Badai Cedera

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya dihadapkan dengan badai cedera saat bertandang ke Stadion Sultan Agung, Bantul menghadapi PS TIRA pada pekan keempat Liga 1, Jumat (13/4/2018). Angel Alfredo Vera, Pelatih Bajul Ijo (Julukan Persebaya, Red) mengaku telah mengantisipasi permasalahan tersebut.

Sebelumnya, Persebaya kehilangan Muhammad Hidayat yang masih cedera sejak Liga 1 belum bergulir. Lalu kini ada tiga pemain bertahan mereka, Otavio Dutra, Rachmat Irianto, dan Fandry Imbiri.

Otavio Dutra mengalami cedera di lutut kanan namun belum diketahui kapan akan bisa kembali merumput. Sedangkan Rachmat Irianto harus menepi selama tiga bulan lamanya akibat cedera metatarsal.

“Tapi sudah tidak menjadi masalah. Karena, kami masih punya Syaifuddin, Andri Muliadi, dan Izaac Wanggai. Mereka bagus,” ucap Angel Vera seperti dikutip Football5star dari Persebaya.id, Kamis (12/4/2018).

“Saya membawa para pemain pemain terbaik Persebaya. Dan, jangan lagi menanyakan tentang tujuan kami datang ke sini (Bantul, Red). Karena ambisi kami hanya satu, harus memenangkan laga nanti,” sambungnya.

Persebaya saat ini menduduki posisi ke-11 klasemen sementara Liga 1 dengan mengemas empat poin. Bajul Ijo hanya meraih masing-masing satu kemenangan, hasil imbang, dan kekalahan.

“Sepak bola itu dinamis, data dan statistik hanya sekedar informasi. Hasil pertandingan tergantung dari siapa yang bermain bagus. Saya hanya fokus ke tim dan pemain saya sendiri,” tuturnya.

Jelang Lawan Barito, Persebaya Terima Kabar Baik

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera, terus memperbaiki titik lemah dari tim besutannya setelah dua pekan tampil di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air.

Salah satunya adalah, finishing touch lini depan yang dalam dua kali pertandingan belum menunjukan ketajamannya. Hal tersebut menjadi pusat evaluasi pria yang sukses membawa Persipura Jayapura juara Indonesia Soccer Championship 2016 itu.

Dalam latihan reguler yang digelar di lapangan Polda Jatim, latihan passing combination dengan finishing mendominasi program latihan yang diberikan oleh Alfredo.

Dia juga terlihat menginstruksikan para pemain untuk mengorganisir serangan mulai dari lini belakang, ke tengah dan kemudian berlanjut ke barisan depan. Meski latihan berat, Alfredo tetap membuatnya lebih fun.

“Memang kami terlihat hanya latihan strategi dengan memaksimalkan daya gedor lini depan. Tapi, dalam program latihan itu, saya sebenarnya melakukan football conditioning dengan sisipkan latihan fisik untuk pemain,” kata Alfredo.

“Tapi, seperti kalian lihat, semua pemain sangat menikmati sehingga tidak terlihat lelah atau jenuh. Pada prinsipnya, semua pemain sudah siap maksimal dalam pertandingan melawan Barito nanti,” lanjut dia.

Dalam perkembangan yang sama, pria berusia 45 tahun itu pun mengaku sedikit bahagia. Sebab, salah satu pemain pilarnya, Nelson Alom mulai menunjukan tanda tanda pulih 100 persen dari cedera pangkal paha yang dia alami dalam sebulan terahkhir.

Bahkan, gelandang bertahan yang diproyeksikan Luis Milla untuk Timnas Asian Games 2018 itu sudah mulai dilibatkan saat ada small games dalam latihan selama dua jam itu.

Hanya saja, Alfredo belum memastikan apakah Nelson sudah bisa dimainkan saat Green Force menjamu Barito Putera di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (8/4/2018).

“Setiap laga sangat penting bagi kami. Apalagi, itu adalah pertandingan kandang. Dan, pemain mana yang paling siap, itu yang akan saya mainkan. Nelson (Alom) bisa iya, bisa juga tidak. Lihat saja nanti,” kata Alfredo.

Sementara itu, Nelson mengakui bahwa kondisi fisiknya sudah semakin membaik. Bahkan, dia sudah mulai berani latihan dengan menggunakan bola serta melakukan body charge dengan pemain lain.

“Saya sudah sembuh, dan sudah tidak sabar lagi untuk turun lapangan bersama Persebaya,” kata Nelson.

“Setiap kali melihat Persebaya bermain, saya selalu ingin berada di dalam lapangan juga,” ujar Nelson sambil tersenyum.