Bagi Lionel Messi, Argentina Gagal Menang karena Penalti

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Lionel Messi menyesalkan hasil imbang 1-1 yang diraih Argentina kala menghadapi Cile pada laga perdana Copa America Grup B, Selasa (15/6/2021) dinihari WIB.

Padahal bagi Messi, Albiceleste sudah bermain cukup baik. Namun, mereka harus menerima kenyataan setelah Cile mendapat hadiah penalti untuk menyamakan kedudukan.

“Pertandingan ini berjalan rumit. Kami kurang tenang dalam bermain tapi mampu menguasai bola dan bermain lebih cepat. Tapi ada penalti yang mengubah semuanya,” ujar La Pulga seperti dikutip Football5star dari Twitter Albiceleste, Selasa (15/6/2021).

argentina - lionel messi
@Argentina

Albiceleste mengawali pertandingan dengan baik. Beberapa peluang mereka raih melalui Lautaro Martinez. Tapi performa kiper gaek, Claudio Bravo, di bawah mistar gawang Cile menggagalkan upaya itu.

Albiceleste baru unggul saat laga berjalan 33 menit. Adalah Lionel Messi yang mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi tendangan bebas.

Cile berhasil menyamakan kedudukan pada awal babak kedua. Wasit menunjuk titik putih setelah Nicolas Otamendi melanggar Arturo Vidal.

Eksekusi Vidal berhasil diblok Emiliano Martinez. Tapi bola muntah langsung disambar Eduardo Vargas lewat sundulan.

Hanya mendapat satu poin memang tidak menyenangkan. Kendati demikian sang kapten tidak ingin larut terlalu lama. Dia meminta rekan setimnya bangkit karena sudah ada Uruguay yang menunggu.

“Kami ingin mengawali kompetisi ini dengan kemenangan. Tapi kami gagal. Setelah ini kami akan menghadapi Uruguay yang juga akan jadi laga sulit. Pertandingan itu akan jadi fokus utama kami sekarang,” tutup Lionel Messi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Argentina Hanya Main Bagus Selama 10 Menit Saat Ditahan Cile

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Argentina mengawali Copa America dengan hasil kurang memuaskan. Menghadapi Cile, Selasa (15/6/2021) dinihari WIB anak asuh Lionel Scaloni bermain imbang 1-1.

Albiceleste padahal mengawali laga dengan baik. Bahkan Lionel Messi berhasil membawa timnya unggul pada babak pertama.

Akan tetapi keunggulan tidak mampu dipertahankan Argentina. Pada awal babak kedua La Roja menyamakan kedudukan lewat Eduardo Vargas.

argentina - cile
@Argentina

Hasil ini pun membuat Lionel Scaloni kecewa. Ia menyebut timnya hanya bermain baik selama 10 menit. “Ada dua permainan khusus di mana tim tidak menjalankannya dengan baik,” ujar sang nakhoda di laman resmi tim, Selasa (15/6/2021).

“Bermain lebih baik di lapangan permainan itu sangat berarti. Kami menemukan itu, tapi setelah 10 menit Anda tidak bisa lagi memainkannya,” ia menambahkan.

Hasil imbang 1-1 membuat Scaloni kecewa. Karena baginya Albiceleste layak meraih tiga poin. Namun, ia berharap bisa bangkit, terlebih ini baru laga pertama.

“Kami pantas meraih kemenangan tapi pada akhirnya kami hanya membawa pulang hasil imbang. Bagaimanapun juga ini baru awal dari turnamen yang sangat sulit,” sambung eks pemain Lazio.

Tambahan satu poin membuat Albiceleste tertahan di peringkat kedua Grup B Copa America. Mereka terpaut dua angka dari Paraguay yang meraih kemenangan 3-1 atas tim lemah, Bolivia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Argentina vs Cile: Gol Free Kick Messi Jadi Sia-sia

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Partai big match Copa America 2021 mempertemukan Argentina vs Cile di Olympic Stadium, Selasa (15/6/2021). Laga ini berakhir dengan skor 1-1.

Pada babak pertama, Cile langsung menekan lini belakang Argentina. Peluang pertama didapat oleh anak asuh Martín berLasarte pada menit ke-5. Namun belum bisa membobol gawang Emiliano Martinez.

argentina vs cile

Argentina di pertengahan babak pertama mulai bangkit menyerang. Striker Lautaro Martinez memiliki peluang emas mencetak gol setelah menerima umpan silang Giovani Lo Celso pada menit ke-12. Namun usaha ini belum membuahkan hasil.

Argentina akhirnya bisa mencetak gol pada menit ke-33 lewat sepakan free kick Lionel Messi. Sepakan kaki kiri Messi dari luar kotak penalti ke pojok kiri atas tidak bisa diantisipasi oleh Bravo.

Dikutip dari catatan Opta, ini jadi gol pertama La Pulga lewat free kick untuk Argentina setelah puasa 1672 hari. Lionel Messi terakhir mencetak gol lewat free kick untuk Argentina pada 15 November 2016 ke gawang Kolombia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2018. Skor 1-0 bertahan di babak pertama Argentina vs Cile.

Pada babak kedua, Cile berupaya untuk bisa menyamakan kedudukan. Hasilnya pada menit ke-57, Eduardo Vargas berhssil menaklukan kiper Martinez memanfaatkan bola rebound tendangan penalti Arturo Vidal. Skor 1-1 jadi hasil akhir laga Argentina vs Cile di Copa America 2021.

Susunan pemain Argentina vs Cile:

Argentina: 23-Emiliano Martinez; 4-Gonzalo Montiel (26-Nahuel Molina 85′), 2-Lucas Martinez Quarta, 19-Nicolas Otamendi, 3-Nicolas Tagliafico; 7-Rodrigo De Paul, 5-Leandro Paredes (14-Exequiel Palacios 68′), 20-Gio Lo Celso (11-Angel Di Maria 67′); 10-Lionel Messi, 22-Lautaro Martinez (9-Sergio Aguero 80′), 15-Nicolas Gonzalez (16-Joaquin Correa 80′)

Pelatih: Lionel Scaloni

Cile: 1-Claudio Bravo; 4-Mauricio Isla, 3-Guillermo Maripan, 17-Gary Medel (5-Enzo Roco 84′). 2-Eugenio Mena; 13-Erick Pulgar, 20-Charles Aranguiz, 8-Arturo Vidal (19-Tomas Alarcon 85′), 21-Carlos Palacios (22-Ben Brereton 77′), 9-Jean Meneses (14-Pablo Galdames 90′), 11-Eduardo Vargas (7-Cesar Pinares 77′)

Pelatih: Martín Lasarte

Kartu Kuning: Martinez Quarta 30′, Lautaro 62′ – Isla 25′, Pulgar 32′, Vidal 35′

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Argentina Semakin Jauh dari Brasil

gamespool
Kualifikasi Piala Dunia 2022: Argentina Semakin Jauh dari Brasil 13

Football5star.com, Indonesia – Argentina gagal mendekati Brasil di puncak klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan karena cuma mampu meraih satu poin ketika bertandang ke markas Kolombia. Kedua tim kini terpaut enam angka.

Brasil sukses menjauhkan diri dari kejadan Albiceleste berkat kemenangan 2-0 di markas Paraguay. Sepasang gol kemenangan Brasil dicetak oleh Neymar (4′) dan Lucas Paqueta 90+3′).

Meski gagal memetik kemenangan, Lionel Messi cs tetap menempati peringkat kedua klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan. Pasalnya, Ekuador yang menjadi pesaing terdekat Albiceleste menelan kekalahan atas tim juru kunci, Peru.

Posisi keempat menjadi milik Uruguay. Mereka berhasil menggusur Paraguay meski hanya mampu membawa pulang satu angka dari markas Venezuela. Paraguay sendiri kini duduk di peringkat keenam dengan perolehan tujuh poin. Terpaut satu angka dari Uruguay.

Argentina - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - @uruguay
twitter.com/uruguay
HASIL PERTANDINGAN KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2022 ZONA AMERIKA SELATAN:

Rabu (9/6)

  • Ekuador 1-2 Peru (Gonzalo Plata 90+2′ – Christian Cueva 62′, Luis Advincula 88′)
  • Venezuela 0-0 Uruguay
  • Kolombia 2-2 Argentina (Luis Muriel 51′ [p], Miguel Borja 90+4′ – Cristian Romero 3′, Leandro Paredes 8′)
  • Paraguay 0-2 Brasil (Neymar 4′, Lucas Paqueta 90+3′)
  • Cile 1-1 Bolivia (Erick Pulgar 69′ – Marcelo Moreno 82′)
KLASEMEN KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2022 ZONA AMERIKA SELATAN:
Posisi Tim Selisih Gol Poin
1 Brasil 14 18
2 Argentina 4 12
3 Ekuador 4 9
4 Uruguay 0 8
5 Kolombia -2 8
6 Paraguay -1 7
7 Cile 0 6
8 Bolivia -5 5
9 Venezuela -6 4
10 Peru -8 4

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Kolombia vs Argentina

cover Kolombia vs Argentina
Prediksi: Kolombia vs Argentina 20
Banner Gamespool Baru Football5Star

PREDIKSI HASIL
FootballPredictions
Kolombia 0-1 Argentina
Predictz
Kolombia 1-0 Argentina
Forebet
Kolombia 1-2 Argentina
Football5Star
Kolombia 0-1 Argentina

 

Estadio Metropolitano Roberto Melendez, Rabu (9/6/2021) Pukul 06.00 WIB 

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL akan mempertemukan Kolombia vs Argentina di Estadio Metropolitano Roberto Melendez, Rabu (9/6/2021). Tim tamu pada laga sebelumya melawan Cile hanya mampu meraih hasil imbang 1-1. Meski begitu, hasil itu masih membuat tim Tango belum terkalahkan di lima laga terakhir mereka.

Dari lima pertandingan tersebut, Tim Tango berhasil merengkuh tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Torehan tersebut membuat La Albiceleste kini berada di peringkat dua klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL dengan poin 11.

Kemenangan jadi harga mati untuk Lionel Messi dkk demi bisa memangkas poin dengan Brasil. Saat ini Argentina terpaut 4 poin dari tim Samba. Namun Kolombia bukan lawan yang mudah untuk ditaklukan. Apalagi di laga terakhir, mereka mampu meraih kemenangan telak 4-0 atas Peru.

Namun dari rekor pertemuan kedua tim, Kolombia memang kurang beruntung. La Albiceleste dari 40 pertemuan meraih kemenangan sebanyak 23 kali sementara Kolombia banyak 9 kali. Yang menarik juga, kedua pelatih, Reinaldo Rueda dan Lionel Scaloni sama-sama belum pernah menang. Rueda hanya meraih hasil 4 kali imbang atas Argentina, sedangkan Scaloni 1 kalah dan imbang.

REKOR PERTEMUAN
Head to head Kolombia vs Argentina
Prediksi: Kolombia vs Argentina 21
TREN PERFORMA
5 laga terakhir Kolombia vs Argentina
Prediksi: Kolombia vs Argentina 22
STATISTIK MENARIK
  • Ini jadi pertemuan ke-40 antara Argentina dan Kolombia.
  • La Albiceleste dari 40 pertemuan meraih kemenangan sebanyak 23 kali sementara Kolombia banyak 9 kali.
  • Kolombia hanya memenangkan satu dari sembilan pertandingan terakhir mereka melawan Argentina.
  • Argentina mencatatkan tujuh clean sheet dalam sembilan pertemuan sebelumnya dengan Kolombia di semua kompetisi.
  • Argentina saat ini dalam 12 pertandingan tak terkalahkan. Terakhir Lionel Messi dkk kalah pada Copa America 2019.
  • Dari lima pertandingan terakhir, pada 2016 Argentina meraih kemenangan telak 3-0.
  • Dari lima pertandingan terakhir, Kolombia kebobolan 11 gol.
PELATIH
  • Pertandingan Kolombia vs Argentina akan mempertemukan Reinaldo Rueda dengan Lionel Scaloni
  • Rekor Reinaldo Rueda vs Argentina: 0 menang, 4 imbang, dan 3 kalah.
  • Rekor Lionel Scaloni vs Kolombia: 0 menang, 1 imbang, 1 kalah.
WASIT
  • Pertandingan Kolombia vs Argentina akan dipimpin oleh wasit asal Cile, Roberto Tobar.
  • Rekor Roberto Tobar di lima pertandingan terakhir: 2 kali tim tuan rumah menang, 1 imbang dan 2 kali tim tamu menang.
  • Tercipta lebih dari 1 gol di lima pertandingan terakhir yang dipimpin Roberto Tobar.
PEMAIN KUNCI

Kolombia

Top Scorer: Luis Muriel (2 gol)
Top Assist: John Medina (2 assist)
Top Rating: –

Argentina

Top Scorer: Lionel Messi, Lautaro Martinez (2 gol)
Top Assist: Gio Leo Celso (2 assist)
Top Rating:

*Statistik di Kualifikasi Piala Dunia 2022

BERITA KEDUA TIM
  • Kolombia: James Rodriguez dan Radamel Falcao (cedera)
  • Argentina: Franco Armani (Covid-19)
PRAKIRAAN FORMASI

lineup Kolombia vs Argentina
Prediksi: Kolombia vs Argentina 23

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Nostalgia Hari Ini: Singa Afrika Bikin Malu Diego Maradona dkk

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Singa Afrika, Kamerun catat sejarah manis di perhelatan Piala Dunia 1990 yang berlangsung di Italia. Berstatus tim underdog, Roger Milla dkk membuat malu juara bertahan, Argentina yang diperkuat oleh Diego Maradona.

Piala Dunia 1990 jadi penampilan kedua Singa Afrika. Kamerun jalani debut di Piala Dunia pada edisi ke-12 yang berlangsung di Spanyol. Sayangnya di Piala Dunia 1982, Kamerun tak bisa berbuat banyak. Mereka gagal lolos dari fase grup.

Nostalgia Hari Ini: Singa Afrika Bikin Malu Diego Maradona dkk
fifa.com

Setelah tak mampu lolos di Piala Dunia 1986, Kamerun berbenah. Pria asal Uni Soviet, Valery Nepomnyashchy didapuk jadi pelatih gantikan Claude Le Roy asal Prancis. Kedatangan Nepomnyashchy membawa perubahan di sepak bola Kamerun.

Tak seperti pelatih sebelumnya, Nepomnyashchy membuat sepak bola Kamerun berbenah dari segi struktur organisasi hingga masalah kendala bahasa yang jadi masalah di Piala Dunia pertama mereka. Nepomnyashchy menggenjot fisik para pemain Singa Afrika dan menanamkan kepercayaan diri bahwa mereka juga layak tampil di Piala Dunia.

Nepomnyashchy juga memiliki kebijakan soal pemilihan pemain yang bisa tampil bersama tim nasional. Ia membawa pemain amatir dan profesional untuk membela Kamerun di Italia 1990. Roger Milla tentu saja jadi andalan. Namun Nepomnyashchy tak hanya punya Milla, ia juga memiliki Biyik bersaudara, André Kana-Biyik dan François Omam-Biyik serta kiper tangguh, Thomas N’Kono.

Di Piala Dunia 1990, Singa Afrika Kamerun tergabung di grup B bersama juara bertahan Argentina, Rumania yang diperkuat Gheorghe Hagi dan runner up Euro 1988, Uni Soviet. Di atas kertas, harusnya Kamerun gagal lolos dari grup ini.

9 Pemain Bikin Malu Diego Maradona dkk

Pada pertandingan pertama grup B Piala Dunia 1990, Kamerun harus ladeni juara bertahan, Argentina. Publik tentu saja menjagokan tim Tango. Pelatih Carlos Bilardo saat itu memiliki komposisi pemain winning team dari Piala Dunia 1986.

Ada Néstor Sensini, Oscar Ruggeri, Abel Balbo, Claudio Caniggia hingga megabintang mereka, Diego Maradona. Dengan susunan pemain seperti ini, tim Tango mestinya bisa pesta gol ke gawang N’Kono. Namun idiom bola itu bundar berlaku di laga ini.

Bermain di Stadion San Siro, Milan, Argentina langsung menggebrak lini belakang Kamerun. Sadar bahwa secara skill Kamerun kalah kelas, mereka kemudian menerapkan pemain keras untuk menghentikan laju para pemain Argentina.

Nostalgia Hari Ini: Singa Afrika Bikin Malu Diego Maradona dkk
fifa.com

Di babak pertama, gawang N’Kono aman tak kebobolan. Di babak kedua, Argentina terus menggempur pertahanan Kamerun. Petaka datang untuk anak asuh Nepomnyashchy pada menit ke-61. André Kana-Biyik mendapat kartu merah dari wasit asal Prancis, Michel Vautrot. Argentian di atas angin.

Namun justru Kemarun yang memanfaatkan kepercayaan diri Argentina karena unggul jumlah pemain. Enam menit setelah Kana-Biyik mendapat kartu merah, saudaranya, Oman Biyik justru mampu membobol gawang Argentina memanfaatkan blunder kiper Nery Pumpido. 1-0 Singa Afrika memimpin.

Tertinggal satu gol, Diego Maradona dkk mulai frustasi. Kamerun di menit ke-88 bahkan harus bermain dengan 9 orang setelah bek Benjamin Massing mendapat kartu kuning kedua. Sayangnya hal itu tak membuat Argentina bisa menyamakan kedudukan. Kamerun cetak sejarah meraih kemenangan perdana di Piala Dunia.

Langkah Kamerun di Piala Dunia 1990 kemudian jadi sensasi. Mereka mampu mengalahkan Rumania 2-1, kemenangan yang membuat mereka lolos dari grup B sebagai juara grup didampingi Rumania dan Argentina yang jadi peringkat ketiga terbaik.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Argentina Pastikan Tanding di Copa America 2021

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Federasi sepak bola Argentina, AFA memastikan Lionel Messi dkk akan berpartisipasi di perhelatan Copa America 2021. Kepastian keikutsertaan Argentina di Copa America 2021 di tengah-tengah rumor adanya boikot di kompetisi sepak bola terakbar di Amerika Selatan tersebut.

“Argentina mengonfirmasi partisipasi di Copa America 2021 yang mencerminkan semangat olahraga yang dimiliki tim sepanjang sejarah mereka,” bunyi pernyataan resmi AFA seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Senin (7/6/2021).

Argentina Pastikan Tanding di Copa America 2021
marca

“Dengan upaya besar dari AFA yang menyiapkan semua alat yang diperlukan untuk dapat menjamin perawatan kesehatan khusus yang kami butuhkan di masa sulit seperti saat ini,”

Ajang Copa America 2021 sempat diwarnai rumor adanya boikot dari sejumlah tim peserta. Awalnya kompetisi ini dijadwalkan akan berlangsung di Argentina dan Kolombia namun kemudian dipindahkan ke Brasil. Kompetisi ini akan berlangsung pada 13 Juni mendatang.

Dibanding pemain dari negara-negara lain, pemain Argentina tidak secara terbuka menolak ikut serta di kompetisi ini. Meskipun pelatih tim Tango, Lionel Scaloni mengungkap keprihatinannya atas turnamen yang berlangsung di Brasil, karena situasi COVID-19 saat ini.

“Tentunya kondisi di Brasil sama atau lebih buruk dari kita sendiri. Dari sudut pandang itu sulit untuk menyetujui keputusan itu, tetapi kami masih harus pergi,” kata Scaloni.

“Kami akan bermain, kami akan mencoba membuat Copa America berjalan sebaik mungkin, tetapi ada banyak hal yang tidak kita ketahui ke depannya,” tambahnya.

AFA sendiri menegaskan bahwa pihak mereka akan berusaha keras agar perjalanan tim Tango ke Brasil tetap mementingkan protokol kesehatan.

“Semua staf Argentina akan bekerja sama untuk mengatasi kesulitan ini yang sayangnya mempengaruhi kita semua orang di Amerika Selatan,” tulis AFA.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Argentina Gagal Menang, Lionel Messi Tetap Puas

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Argentina harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Cile di lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Latin, Jumat (4/6/2021). Meski Argentina gagal menang, Lionel Messi mengaku puas dengan hasil tersebut.

Pada laga itu, Lionel Messi mencetak gol pertama Argentina lewat eksekusi penalti. Namun gawang Tim Tango dibobol oleh mantan rekan Messi di Barcelona, Alexis Sanchez.

Lionel Messi tak diberi ruang gerak pada laga Argentina vs Cile pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

“Itu adalah pertandingan yang sulit, seperti biasa melawan Cile. Saya senang dengan hasil di luar kenyataan bahwa kami tidak bisa meraih kemenangan,” kata Messi seperti dikutip Football5star.com dari France 24.

Menurut bintang Barcelona tersebut, para pemain Argentina menunjukkan kerjasama tim yang sangat bagus. Bagi Messi, bukan hal mudah untuk pemain bisa langsung on fire setelah cukup lama membela tim nasional.

“Dinamika tim sangat bagus. Tidak mudah untuk kembali setelah sekian lama tak membela tim nasional,” ungkap Messi.

Messi juga menegaskan bahwa Argentina saat ini terus berkembang jelang perhelatan Copa America di Brasil. “Tim ini sedikit demi sedikit menjadi lebih kuat lagi,” tambah La Pulga.

Dalam laga melawan Cile, Messi dan pemain tim Tango lainnya memberi penghormatan untuk mendiang legenda Diego Maradona. Menurut Messi, momen untuk Maradona sangat menguras emosinya.

“Itu adalah pertandingan yang sangat spesial karena itu adalah yang pertama tanpa Diego. Kami tahu apa arti tim nasional baginya dan kami tahu bahwa dia hadir. Selain itu, ini istimewa karena situasi negara dan dunia saat ini. Ini sangat sulit bagi semua orang,” ucap Messi.

Hasil imbang melawan Cile membuat anak asuh Lionel Scaloni tersebut masih bertengger di posisi kedua klasemen babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan. Setelah hadapi Cile, tim Tango akan melawan Kolombia di Stadion Metropolitano Roberto Melendez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Penghormatan Tertinggi Timnas Argentina untuk Maradona

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sudah tujuh bulan Diego Maradona meninggal dunia. Tapi penghormatan untuk legenda terbesar Argentina tidak pernah usai dilakukan.

Yang paling baru dilakukan timnas Argentina jelang laga menghadapi Cile dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL. Di stadion Unico Madre de Ciudades, skuat Albiceleste berkumpul di luar stadion beberapa jam sebelum kick off.

Dalam upacara tersebut Lionel Messi dkk meresmikan patung Diego Maradona. Patung ini jadi persembahan kesekian kalinya untuk sang legenda.

Patung tersebut menunjukkan El Diego sedang berdiri gagah dengan kedua tangan di pinggang. Sedangkan kedua kakinya mengapit bola yang ada di tengah.

Di bagian bawah patung tertulis “Diego Armando Maradona 1960-2020”. Peresmian patung El Diego di depan stadion Unico Madre de Ciudades tidak hanya dihadiri skuat Argentina.

Ada juga para pertinggi Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) dan pemerintah kota Santiago. Penghormatan juga tidak berhenti sampai di situ. Saat kick off dimulai, terdapat foto Maradona di bagian dada jersey terbaru Lionel Messi dkk.

Banyak yang percaya bahwa patung merupakan penghormatan tertinggi. Itu menjadi bukti kecintaan dan keabadian seseorang yang akan terus diingat selamanya.

Di sisi lain, upacara di luar stadion tidak membuat pasukan Lionel Scaloni digdaya saat bertanding. Mereka ditahan Cile 1-1. Penalti Lionel Messi berhasil disamakan Alexis Sanchez untuk memaksa laga berakhir imbang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Argentina Belum 100 Persen Siap Jadi Tuan Rumah Copa America

gamespool
Argentina Belum 100 Persen Siap Jadi Tuan Rumah Copa America 39

Football5Star.com, Indonesia – Menteri kesehatan Argentina, Carla Vizzotti, mengungkapkan bahwa negaranya belum 100 persen siap untuk menjadi tuan rumah Copa America 2021. Padahal kompetisi itu akan dimulai dalam waktu dua minggu lagi.

Copa America awalnya akan diadakan pada tahun lalu, namun diundur menjadi tahun ini sama seperti mayoritas kompetisi internasional lainnya karena pandemi Covid-19. Awalnya edisi kali ini memiliki dua tuan rumah, Kolombia dan Argentina.

Presiden CONMEBOL Alejandro Dominguez mengumumkan Copa America diundur ke 2021 (Getty Images)
Getty Images

Namun Federasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) mencopot status Kolombia sebagai tuan rumah karena adanya gelombang aksi protes anti pemerintah pada negara tersebut. Awalnya pemerintah Kolombia meminta Copa America 2021 diundur kembali ke November 2021, tapi CONMEBOL menolaknya karena jadwal yang padat.

Akibatnya, Argentina menjadi satu-satunya tuan rumah Copa America 2021. Tapi, negara peraih dua gelar Piala Dunia itu kini mengalami lonjakan kasus Covid-19. Hal ini yang membuat Menteri kesehatan Argentina belum yakin 100 persen negaranya siap.

“Ini belum 100 persen ditentukan. Mereka yang harus membuat keputusan itu berada di bagian analisis akhir. Pekerjaan sedang dilakukan seolah-olah Copa America akan berlanjut. Keputusan akhir akan dibuat dalam beberapa hari mendatang,” ucap Vizzotti seperti dikutip Football5Star.com dari Marca.

CONMEBOL dikabarkan telah berusaha keras untuk memiliki rencana cadangan, termasuk memindahkan kompetisi ke Cile dan Paraguay, atau bahkan ke Amerika Serikat. Laga pembuka Copa America akan diadakan pada 13 Juni dengan laga Argentina vs Cile di markas River Plate, El Monumental.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Nostalgia Hari Ini: Debut Diego Maradona bersama Argentina

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Diego Maradona merupakan salah satu legenda terbesar di dunia sepak bola. Tidak hanya di Argentina, Semua orang akan sepakat dengan label tersebut.

Tanpa Diego Maradona, Argentina mungkin hanya sekali juara dunia. Pun sebaliknya. Tanpa Argentina, El Diego mungkin tidak akan sebesar yang kita ketahui sekarang.

Anggapan ini tidak berlebihan. Bersama Maradona Tim Tango berhasil memenangkan Piala Dunia 1986, mengulang prestasi yang mereka buat delapan tahun sebelumnya.

Penampakan Awan Mirip Maradona Hebohkan Orang Argentina
Clarin

Maradona memang sudah mencuri perhatian sejak masih belia. Bahkan pada usia yang baru menginjak 16 tahun dia sudah merasakan caps bersama Albiceleste.

Dan momen bersejarah itu tercipta pada hari ini 44 tahun silam. Pemain bernama lengkap Diego Armando Maradona menjalani debut bersama timnas saat menghadapi Hungaria pada laga persahabatan.

Argentina Hantam Hungaria

Situasi saat itu sejatinya sedikit berbeda. Hungaria lebih superior. Mereka adalah kekuatan nyata sepak bola dengan mencapai dua final Piala Dunia (1938 dan 1954) dan tiga kali meraup medali emas Olimpiade (1952, 1964, 1968).

Sementara Albiceleste belum jadi apa-apa. Mereka hanya sekali mencapai final Piala Dunia pada edisi pertama 1930. Selebihnya taring negara Amerika Latin hanya teruji di tingkat regional saja dengan menjadi raja Copa America.

Walau kalah kelas, Argentina tampil digdaya hari itu. Mereka sukses mengalahkan Hungaria di stadion La Bombonera dengan skor cukup telak 5-1.

Pada babak pertama saja Albiceleste sudah memimpin empat gol tanpa balas. Hat-trick dibukukan Daniel Bertoni dan kemudian Leopoldo Luque menggenapi interval pertama dengan skor 4-0.

diego maradona news18
news18.com

Luque mencetak gol keduanya pada awal babak kedua. Sedangkan gol semata wayang Hungaria dicetak oleh Zombori Sandor pada menit ke-61.

Unggul 5-1, pelatih Ricardo Villa membuat beberapa perubahan. Strategi inilah yang menjadi awal mula seorang Diego Armando Maradona. Sang pelatih memainkan pemain yang kala itu masih berseragam Argentinos Juniors.

Masuk menggantikan Leopoldo Luque, Maradona memang tidak banyak membuat perubahan. Tapi pada 27 Febuari 1977 itu mata dunia telah dibuka oleh kehadiran bintang masa depan dan terhebat sepanjang sejarah Argentina.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Timnas U-23 Indonesia Akan Uji Coba Lawan Argentina dan Pantai Gading

Timnas U-23 Indonesia Akan Uji Coba Lawan Argentina dan Pantai Gading 47

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-23 Indonesia kabarnya akan menjajal kekuatan dua raksasa dunia, Argentina dan Pantai Gading dalam partai uji coba. Kabar tersebut pun tak ditampik oleh PSSI.

Seperti diketahui, skuat Garuda memang sudah melakukan pemusatan latihan (TC) di Jakarta sejak awal Februari. Tetapi, sampai saat ini belum ada agenda uji coba yang akan dijalani pasukan Shin Tae-yong tersebut.

Belakangan beredar kabar, Timnas U-23 akan menjalani empat laga uji coba. Dua di antaranya melawan Argentina U-23 dan Pantai Gading U-23. Dari beberapa isu yang beredar, Timnas U-23 akan menghadapi Argentina pada 25 Maret mendatang.

Timnas U-23 Indonesia Bakal TC Lagi, Timnas Senior Belum Jelas Pemerintah Cuma Prioritaskan Vaksin buat Timnas Indonesia, Bukan Liga 1 Timnas U-23 dan Timnas Senior Indonesia Akan Dikumpulkan Februari Trauma Serdy Ephy, Bhayangkara FC Ultimatum Pemainnya di Timnas U-23

Sedang, empat hari kemudian Timnas U-23 Indonesia bakalan menghadapi Pantai Gading. Namun, sebelum menghadapi dua raksasa sepak bola itu, Timnas U-23 akan meladeni dua tim lokal, yakni Bhayangkara Solo FC dan Bali United.

Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, buka suara terkait kabar calon lawan Timnas U-23. Dia tak menampik kalau daftar calon lawan skuat Garuda pada Maret mendatang tersebut sudah masuk dalam rencana.

“Namun, jadwal uji coba Timnas U-23 Indonesia ini semua masih dalam komunikasi. Pertandingan akan digelar di Jakarta,” kata Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, Rabu (24/2/2021), saat dihubungi oleh awak media.

Berikut Kabar Jadwal Uji Coba Timnas U-23:

3 Maret 2021
Timnas U-23 vs Bhayangkara Solo FC

5 Maret 2021
Timnas U-23 vs Bali United

25 Maret 2021
Timnas U-23 vs Argentina U-23

29 Maret 2021
Timnas U-23 vs Pantai Gading U-23

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Maradona Tinggalkan Dua Brankas di Dubai, Apa Isinya?

gamespool
Maradona Tinggalkan Dua Brankas di Dubai, Apa Isinya? 51

Football5star.com, Indonesia – Wafatnya legenda sepak bola dunia, Diego Maradona masih menimbulkan banyak perhatian dari banyak pihak. Sorotan saat ini soal harta warisan Maradona. Pada November 2020 terungkap bahwa sang legenda tak meninggalkan surat wasiat.

Tidak adanya harta warisan dari Maradona menimbulkan konflik baru di keluarga dekat. Sejumlah anggota keluarga dan orang terdekat Maradona mulai mengklaim sejumlah harta benda peninggalan eks bintang Napoli tersebut.

Diego Maradona Menderita 8 Jam Sebelum Sakaratul Maut

Bahkan saat ini mulai muncul pertanyaan berapa banyak harta yang ditinggalkan Maradona? Sejumlah media Inggris dan Argentina menyebut Maradona meninggalkan uang sebesar 37 sampai 55 juta poundsterling. Meski angka ini belum dikonfirmasi secara pasti.

Selain itu, yang saat ini menarik minat keluarga dan orang terdekat Maradona ialah dua brankas miliki sang legenda yang tersimpan di Dubai, UEA. Hingga saat ini dua branks itu belum dibuka karena tidak ada surat legal yang mengizinkan proses tersebut.

“Ini adalah hal-hal yang disimpan Diego dan hanya dia yang tahu apa yang dia simpan.” kata salah seorang kerabat Maradona seperti dikutip Football5star.com dari Daily Star, Kamis (28/1/2021).

“Mungkin bisa dirham, jam tangan, dolar, atau tidak ada isinya sama sekali,” tambah kerabat Maradona itu.

Menurut laporan dari pihak keluarga, dua branks itu selama dua tahun belum sama sekali dibuka.

Sebelumnya, sejumlah media Argentina menyoroti persoalan siapa yang paling berhak mendapat warisan dari sang legenda. Maradona sebelum jatuh sakit sempat menegaskan bahwa tidak satu pun anak-anaknya yang berhak mendapatkan harta kekayaannya jika ia wafat.

“Yang saya tahu adalah seiring bertambahnya usia, orang lebih mengkhawatirkan apa yang akan Anda tinggalkan daripada yang Anda lakukan,” kata Maradona.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pelatih yang Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2014 Meninggal Dunia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kabar duka kembali datang dari Argentina. Alejandro Sabella, mantan pelatih Tim Tango meninggal dunia pada Selasa (8/12/2020).

Alejandro Sabella meninggal pada usia 66 tahun. Ia menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan penyakit kanker yang sudah diidap selama setahun terakhir.

Kepergian Sabella jelas menambah duka publik Argentina. Pasalnya dua minggu lalu mereka baru ditinggal legenda terbesarnya, Diego Maradona.

Pelatih 66 tahun orang yang berjasa membangkitkan sepak bola Negeri Tango. Setelah lama tidak menginjakkan kaki di final Piala Dunia, legenda River Plate itu sukses membawa Lionel Messi dkk ke partai puncak turnamen akbar sejagad.

Memimpin Argentina di Piala Dunia 2014, ia berhasil membawa negaranya menembus final. Sayang, upaya untuk merengkuh trofi ketiga gagal setelah takluk 0-1 dari Jerman di babak perpanjangan waktu.

Kehebatan Alejandro Sabella tidak hanya dirasakan sebagai pelatih. Ketika bermain, dia juga sosok yang sangat disegani. Dia adalah pemain yang turut membawa Albiceleste juara Piala Dunia 1978 silam.

Di tingkat klub, ia dibesarkan oleh River Plate. Sukses besar bersama klub ibu kota, Sabella mencoba peruntungan ke Inggris. Bersama tiga rekannya, Osvaldo Ardiles, Ricardo Villa, dan Alberto Tarantini, ia bermain di Liga Inggris selama dua tahun.

Dua tahun di Inggris Alejandro Sabella memperkuat dua klub. Yakni Sheffield United dan Leeds United.

Diego Maradona Dimakamkan di Samping Pusara Orang Tua

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Diego Maradona sudah dimakamkan pada Kamis (26/11/2020) di Buenos Aires. Pemakaman sang legenda berlangsung khidmat dan tertutup.

Diego Maradona dimakamkan di pemakaman keluarga di Jardin Bella Vista. Jenazahnya dikebumikan di samping makam orang tuanya, Dalma dan Diego. Hanya keluarga dan teman dekat yang diperbolehkan hadir dalam acara ini.

pemakaman diego maradona FansTribeHQ
@FansTribeHQ

Walau berlangsung tertutup, ribuang orang tetap melepas kepergiannya. Di sepanjang jalan mobil jenazah melintas, para penggemar berkumpul sejauh 20 blok sepanjang jalan Plaza de Mayo, bahkan banyak dari mereka yang mencoba menyentuh mobil jenazah.

Mereka membentangkan bendera Argentina, menyanyikan lagu kebangsaan untuk mengantar legenda terbesarnya menuju keabadian. Tidak sedikit pula dari fan yang menangis

Sehari sebelumnya, jenazah Diego Maradona disemayamkan di istana kepresidenan. Di sana para fan diberi kesempatan untuk melihat sang legenda untuk terakhir kalinya. Enam jam di sana, ia langsung di bawa ke tempat peristirahatan terakhir di Jardin bella Vista.

diego maradona pemakaman FansTribeHQ
@FansTribeHQ

Kepergian Maradona memang menyisakan duka yang mendalam. Di Eropa, semua pertandingan Liga Champions dan Liga Europa tengah pekan ini diawali dengan mengheningkan cipta sebelum bertanding.

Sementara di Napoli, para pemain tidak bisa menahan sedih saat menjamu NHK Rijeka di Liga Europa. Sebelum bertanding, Lorenzo Insigne menyempatkan diri menaruh karangan bunga di depan stadion.

Di dalam lapangan seluruh pemain dan pelatih Gennaro Gattuso kompak memakai jersey bernomor 10 atas nama Diego Maradona.

Pengacara akan Usut Penyebab Kematian Maradona

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Meninggalnya Diego Maradona meninggalkan kesedihan mendalam untuk banyak orang. Termasuk pengacara sang legenda, Matias Morla.

Diego Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) karena serangan jantung. Yang masih mengganjal perasaan Matias Morla adalah penanganan pihak medis.

Ia mempertanyakan kehadiran mobil ambulans yang baru datang setengah jam setelah sang legenda tidak sadarkan diri. Sang pengacara pun akan mengusut masalah ini.

Sosok Ini Dilarang Mengetahui Kabar Wafatnya Diego Maradona

“Ambulans membutuhkan waktu lebih dari setengah jam untuk tiba, ini kejahatan bodoh. Fakta ini tidak boleh luput dari perhatian dan saya meminta Anda menyelidikinya sampai akhir,” kata Matias Morla seperti dilansir Calcio Mercato, Jumat (27/11/2020).

“Seperti yang Diego pernah katakan pada saya ‘kamu adalah prajurit saya yang bekerja tanpa belas kasihan’,” kenang sang pengacara.

Bukan hanya ambulans, penanganan dari tim medis di rumah sakit juga minim. Disebutkan pula oleh Jaksa San Isidro bahwa pemain yang membawa Argentina juara Piala Dunia itu tidak mendapat perhatian dan kontrol dari petugas medis.

Terlepas dari masalah di atas, Matias Morla mengatakan bahwa ini adalah momen tersedih dalam hidupnya. Ia juga berharap pemakaman Maradona nantinya akan jadi momen yang sakral dan kpenuh kekeluargaan.

“Hari ini adalah hari kesedihan, kesedihan dan refleksi yang mendalam. Dalam hati saya merasakan kehilangan teman yang saya hormati dengan kesetiaan sampai hari terakhir. Saya meyapanya secara langsung. Pemakan Diego harus menjadi momen sakral,” tutup Matias Morla.

Satu Cahaya La Bombonera untuk Diego Maradona

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Diego Maradona telah tiada. Dia meninggal dunia tadi malam karena serangan jantung. Dunia sepak bola pun menangis melepas tuhannya.

Di Argentina, pemerintah menetapkan berkabung nasional selama tiga hari untuk mengenang Diego Maradona. Di jalanan beberapa kota, pemujanya turun ke jalan mengantar kepergian legenda terbesar ke tempat semestinya.

Di tempat yang pernah merasakan magis Si Tangan Tuhan juga sama. Dengan cara berbeda mereka melepas Maradona. Stadion Azteca di Meksiko, tempat di mana dia melewati delapan pemain Inggris dan menciptakan gol tangan tuhan terdapat satu karangan bunga di mulut gawang dan ucapan bela sungkawa di tengah lapangan.

la bombonerao FOXSoccer
@FOXSoccer

Stadion San Paolo, markas Napoli, menyalakan seluruh lampu stadion. Padahal malam tadi Napoli tidak bertanding. Tapi lampu dinyalakan sebagai penerang jalan El Diego ke surga.

Tak kalah indahnya dengan San Paolo, stadion La Bombonera juga melakukan hal yang sama. Bedanya, stadion milik Boca Juniors hanya menyalakan satu lampu. Yang bikin lebih indah, lampu itu bukan berasal dari penerang stadion. Melainkan dari sebuah ruangan.

Itu bukan ruangan sembarangan. Ruangan itu milik Diego Maradona. Setiap Boca Juniors atau timnas Argentina bertanding di La Bombonera, sang legenda selalu duduk di sana.

Memang cahaya yang dipancarkan hanya dari satu sudut saja. Tapi itulah cahaya satu-satunya yang bersinar, yang menerangi seluruh Buenos Aires.

Cahaya ini seakan menggambarkan dunia boleh berduka, Argentina bisa gelap gulita. Tapi Diego Maradona tetap ada di sana dan menerangi mimpi generasi selanjutnya untuk terus bermain bola.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Diego Maradona Wafat, Suasana Haru Biru Selimuti Masyarakat Argentina

gamespool
Diego Maradona Wafat, Suasana Haru Biru Selimuti Masyarakat Argentina 68

Football5star.com, Indonesia – Suasana haru biru menyelimuti masyarakat Argentina, Kamis (26/11/2020). Sejumlah orang turun ke jalan dan tak kuasa meneteskan air mata. Legenda mereka, Diego Maradona berpulang untuk selama-selama-lamanya.

Dari pantuan media Argentina, rionegro, sejumlah sudut di kota Buenos Aires dan kota-kota lain di Argentina terlihat masyarakat Argentina berkumpul dan memberikan penghormatan terakhir untuk sang legenda.

Diego Maradona Wafat, Suasana Haru Biru Selimuti Masyarakat Argentina2
rionegro.com

Sejak dinihari waktu setempat, sejumlah orang berkumpul di kawasan La Paternal untuk memberikan penghormatan untuk Maradona. Air mata tak kuasa jatuh dari orang-orang yang berkumpul ini. Menggunakan masker, sejumlah orang menyalakan lilin sembari melihat foto dan mural Maradona dengan berlinangan air mata.

Di alun-alun Buenos Aires pada pukul 22:00 malam waktu setempat, sejumlah orang berkumpul dan bertepuk tangan sebagai bentuk penghormatan kepada Maradona. Saluran televisi di Argentina selama 24 jam menyiarkan breaking news.

“Tidak ada orang yang mau tidur mendengar kabar duka ini. Semua orang berkumpul dan merasakan kesedihan yang sama,” tulis salah satu media Argentina.

Diego Maradona Wafat, Suasana Haru Biru Selimuti Masyarakat Argentina3
rionegro.com

Pukul 10:00 pagi waktu setempat, Casa Rosada akan dibuka untuk umun. Jenazah Maradona akan mendapat penghormatan terakhir di istana presiden Argentina tersebut. Pemerintah Argentina mengantisipasi bahwa bakal ada 1 juta orang yang akan memberikan penghormatan untuk sang legenda.

“Saya berpikir untuk membuka Istana Presiden untuk Diego, itu karena dari balkon ini dia pergi ke Piala Dunia 1986 dan menyapa di Piala Dunia 1990, dan saya ingin semua orang Argentina melepasnya dari sini,” kata Presiden Argentina, Alberto Fernandez.

Kabar terbaru menyebutkan pihak keluarga Maradona sudah meminta pemerintah untuk tidak menggelar upacara pelepasa jenazah secara ekstensif.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Upacara Pelepasan Jenazah Maradona Akan Berlangsung di Istana Presiden

gamespool
Upacara Pelepasan Jenazah Maradona Akan Berlangsung di Istana Presiden 72

Football5star.com,Indonesia – Pemerintah Argentina mengumumkan bahwa upacara pelepasan jenazah Diego Maradona akan berlangsung di Casa Rosada, istana kepresidenan dan kantor resmi Presiden Argentina.

Dikutip Football5star.com dari rionegro.com, Kamis (26/11/2020), Presiden Argentina, Alberto Fernández mengatakan memang berkenginan untuk upacara pelepasan jenazah Maradona berlangsung di Istana Presiden.

diego maradona-goal

“Saya berpikir untuk membuka Istana Presiden untuk Diego, itu karena dari balkon ini dia pergi ke Piala Dunia 1986 dan menyapa di Piala Dunia 1990, dan saya ingin semua orang Argentina melepasnya dari sini,” kata Fernandez.

“Pertama awalnya saya ingin melakukannya di markas Argentinos Juniors. saya suda berbicara kepada Claudia Villafena, saya memberikan dua opsi pilihan dan dia lebih memilih Istana Presiden,” tambahnya.

Dari pantauan terbaru media Argentina tersebut, sejak dini hari tadi, persiapan untuk upacara pelepasan jenazah Diego Maradona sudah berlangsung. Sejumlah pekerja tampak sibuk membongkar struktur palet di halaman Istana Presiden.

Di tengah kondisi pandemi Corona saat ini, pihak pemerintah Argentina disebutkan akan menerapkan aturan protokol kesehatan untuk upacara pelepasan jenazah sang legenda.

Menurut laporan bbc, Maradona meninggal dunia di tempat tinggalnya pada usia 60 tahun akibat penyakit jantung. Sebelumnya pada awal November ini, Maradona sempat menjalani operasi akibat hematoma subdural, yang merupakan gumpalan darah di permukaan otak.

Maradona sangat berjasa untuk Argentina saat memenangi Piala Dunia 1986. Dia juga sangat dihormati di kota Naples setelah mampu membawa Napoli meraih gelar Scudetto dua kali sampai Piala UEFA.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

BREAKING: Diego Maradona Meninggal Dunia!

gamespool
BREAKING: Diego Maradona Meninggal Dunia! 76

Foootball5star.com Indonesia – Sebuah berita mengejutkan tiba-tiba merebak dari jagat sepak bola. Dikabarkan, legenda asal Argentina, Diego Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020).

Berita itu petama kali diapungkan media asal Argentina, Clarin. Pria yang baru menginjak usia 60 tahun pada 30 Oktober lalu itu meninggal dunia di kediamannya di San Andres, Tigre.

Lolos dari Maut, Hal yang Ingin Dilakukan Diego Maradona
Istimewa

Kabar meninggalnya Maradona memang menggemparkan jagat sepak bola dunia. Meski sudah menjalani perawatan intensif dalam beberapa bulan terakhir, kondisi mantan pemain Napoli itu tak menunjukkan gejala kritis.

Pada 3 November silam, Maradona juga baru saja menjalani operasi akibat adanya subdural hematoma atau penggumpalan darah di otak. Setelah operasi itu, Maradona sempat pulang pada 11 November.

Namun setelah operasi itu, kondisi kesehatan Maradona tak kunjung membaik. Pada akhirnya, Clarin mengklaim Maradona mengembuskan napas terakhirnya pada Tabu (25/11/2020) waktu setempat akibat gagal jantung.

“Diego Maradona meninggal dunia,” bunyi keterangan seperti dikutip Football5star.com dari Clarin, Rabu (25/11/2020).

Saat kondisi kritis itu, sejumlah ambulans memang sempat datang ke kediaman mantan pelatih timnas Argentina tersebut. Namun, sang legenda tak tertolong. Diego Maradona meninggal dunia.

Kabar itu lantas membuat dunia tersentak. Beragam ucapan belasungkawa membanjiri media sosial. Termasuk dari sejumlah klub dan pemain top Eropa.

Selamat jalan, legenda! Rest in Peace, Diego Armando Maradona!

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Cerita Lautaro Martinez yang Idolakan Radamel Falcao

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Lautaro Martinez boleh saja berasal dari Argentina. Tapi untuk urusan idola masa kecil, dia menjagokan bintang asal Kolombia, Radamel Falcao.

Bukan tanpa alasan Lautaro Martinez mengidolakan Radamel Falcao. Sebelum berpetualang di Eropa bomber asal Kolombia pernah merumput di Liga Argentina bersama River Plate.

Dan yang lebih membuat pemain Inter Milan bangga, dia pernah berhadapan dengan Falcao. Momen itu terjadi saat Argentina berhadapan dengan Kolombia di Copa Amerika.

Radamel Falcao - Timnas Kolombia - Getty Images
Getty Images

“Idola masa kecil saya adalah Falcao, saya mengaguminya ketika dia bermain untuk River Plate. Saya kemudian bertemu dengannya di Copa America saat Argentina melawan Kolombia,” ujar Lautaro seperti dikutip Football5star dari Matchday Programme, Rabu (25/11/2020).

“Saya bilang kepadanya dan meminta bertukar jersey dengannya. Sangat membanggakan ketika Anda bisa bermain di lapangan yang sama dengan idola masa kecil,” ia menambahkan.

Di tingkat klub, Lautaro dan Falcao tidak pernah bertemu. Maklum saja, ketika bintang Argentina memulai kariernya bersama Racing Club, pemain berjuluk El Tigre sudah hengkang ke Eropa.

Dan ketika Lautaro Martinez sudah berkiprah di Eropa bersama Inter Milan, dia juga tidak kunjung berhadapan lagi dengan pemain yang kini memperkuat Galatasaray. Pasalnya klub yang dibela Radamel Falcao baik itu AS Monaco maupun Galatasaray belum pernah bertemu La Beneamata di kancah Eropa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bek Ajax: Kok Bisa Lionel Messi Begitu Hebat?

gamespool
Bek Ajax: Kok Bisa Lionel Messi Begitu Hebat? 83

Football5star.com, Indonesia – Bek Ajax asal Argentina, Nicolas Tagliafico memuji rekan senegaranya, Lionel Messi. Menurut Tagliafico, Messi merupakan sosok pesepak bola yang sangat hebat di lapangan namun begitu ramah di luar lapangan.

“Ketika Anda meliatnya bermain, Anda pasti terkejut. Kemudian Anda bertemu dengannya secara langsung dan berkata, ‘bagaimana dia bisa begitu normal meski sehebat itu’,” ucap Tagliafico seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Senin (23/11/2020).

Nicolas Tagliafico Zimbio

Bek berusia 28 tahun itu pun mengaku sangat senang bisa bermain satu lapangan bersama Lionel Messi. Menurutnya, bermain bersama Messi di Argentina adalah momen yang cukup membahagiakan.

“Itu adalah sesuatu yang harus saya nikmati karena Messi akan mendekati akhir kariernya,” kata Tagliafico.

Menariknya, Tagliafico tidak hanya satu kali ini saja bisa bermain dengan sosok hebat di sepak bola Argentina. Pada usia 19 tahun, ia berkesempatan menjalani sesi latihan bersama legenda hidup Argentina, Diego Maradona di Banfield.

“Saya bisa melakukan sesi latihan dengan para senior saat itu karena ada pemain yang cedera. Saya ingat betul dia (Maradona) pernah berteriak kepada saya di sesi latihan agar saya terus menekan. Saya tidak akan pernah melupakannya,” kenang Tagliafico.

Sebelum bergabung ke Ajax pada 2018, ia sempat menjalani musim yang membahagiakan bersama klub Argentina, Independiente. Menurutnya, bermain bersama klub itu jadi satu momen indah dalam karier sepak bolanya.

“Itu sangat penting dan saya memiliki salah satu tahun terbaik dalam karier sepak bola saya,” ucap bek bernama lengkap Nicolás Alejandro Tagliafico tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Nostalgia Hari Ini: Sejarah Baru Javier Zanetti Bersama Timnas Argentina

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Namanya memang tidak semegah Diego Maradona, Lionel Messi, atau Gabriel Batistuta. Tapi jika berbicara soal loyalitas dan kesetiaan, Javier Zanetti adalah juaranya.

Di tingkat klub saja, Javier Zanetti hanya mengenal Banfield dan Inter Milan. Sementara bersama timnas Argentina, ia adalah pekerja keras yang senantiasa berlari ke sana ke sini.

Zanetti adalah simbol loyalitas. Di timnas Argentina dia adalah kapten tim selama beberapa tahun. Sudah sejak 1994 silam dia melakoni debut di negara tercinta. Memang usia debutnya tidak semuda Diego Simeone atau Ariel Ortega.

javier zanetti mundo albiceleste
Mundo Albiceleste

Tapi apa yang kemudian dia torehkan melebihi dari dua sejawatnya itu. Sejak debut 1994 silam, Zanetti selalu diandalkan di lini belakang Albiceleste. Siapa pun pelatihnya, nama dia selalu masuk starting 11.

Tak heran jika 13 tahun kemudian pemain berjuluk El Tractor menggoreskan tinta emas dalam karier internasional. Tepat pada hari ini 2007 lalu dia jadi pemegang rekor caps terbanyak Albiceleste.

Hari bersejarah itu ditandai oleh pertandingan Argentina melawan Bolivia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia. Bermain di hadapan 43 ribu suporter yang memadati stadion Antonio Liberti, Buenos Aires, Zanetti mencatatkan penampilan ke-116.

Rekornya Dipatahkan Javier Mascherano

javier zanetti argentina goal
goal

Mengukuhkan diri sebagai pemegang caps terbanyak kala itu, legenda Inter Milan pun mempersembahkan kado istimewa. Yakni kemenangan tiga gol tanpa balas. Tiga gol tuan rumah hari itu dipersembahkan oleh Sergio Aguero dan Juan Roman Riquelme yang mencetak brace.

Mewakili negara di dua Piala Dunia, yakni 1998 dan 2002, Javier Zanetti memutuskan pensiun 2011 lalu. Jika ditotal dia adalah pengoleksi 143 penampilan bersama Albiceleste. Namanya pun sempat berada di daftar paling atas pemilik caps terbanyak selama bertahun-tahun sebelum dipatahkan Javier Mascherano tiga tahun lalu.

Hingga saat ini Javier Mascherano menjadi pemain Argentina sebagai penampilan terbanyak dengan 147 laga. Disusul Zanetti di tempat kedua dan Lionel Messi di urutan ketiga dengan 140 penampilan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Peru vs Argentina

cover Peru vs Argentina
Prediksi: Peru vs Argentina 95
GamesPools GIF
Prediksi: Peru vs Argentina 96
PREDIKSI HASIL
FootballPredictions
Peru 0-1 Argentina
Predictz
Peru 0-2 Argentina
Forebet
Peru 0-1 Argentina
FOOTBALL5STAR
Peru 0-2 Argentina
Stadion Nacional, Rabu (18/11/2020) Pukul 02.30 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Matchday keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan akan menghadirkan laga Peru vs Argentina di Stadion Nacional, Rabu (18/11/2020). Di atas kertas, tim tuan rumah memiliki catatan buruk di lima pertandingan terakhir.

Dari lima pertandingan terakhir, tim berjuluk La Rojiblanca tersebut tak mampu satu pun meraih kemenangan. Hasil itu membuat tim asuhan Ricardo Gareca berada di peringkat ke-8 dari 10 tim di zona Conmebol.

Sementara itu, tim Tango, menatap laga melawan Peru dengan cukup positif. Dari lima laga terakhir, Lionel Messi cs belum merasakan kekalahan. Meski begitu, Argentina di laga terakhir hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Paraguay.

Peru dan Argentina terakhir kali bertemu di Kualifikasi Piala Dunia 2018. Dua bentrokan mereka semuanya berkesudahan imbang, yakni 2-2 di Peru dan 0-0 di Argentina.

REKOR PERTEMUAN
head to head peru vs argentina
Prediksi: Peru vs Argentina 97
TREN PERFORMA
Lima laga terakhir peru vs argentina
Prediksi: Peru vs Argentina 98
GamesPools GIF
Prediksi: Peru vs Argentina 99
STATISTIK MENARIK
  • Dari 51 pertemuan kedua tim di semua kompetisi, Peru hanya menang 5 kali sedangkan tim Tango meraih 32 kali kemenangan.
  • Peru tanpa kemenangan dalam 6 laga terakhirnya.
  • Argentina tak terkalahkan dalam 10 laga terakhirnya
PELATIH
  • Pertandingan Peru vs Argentina akan mempertemukan Ricardo Gareca dengan Lionel Scaloni.
  • Rekor Gareca vs Argentina: 0 menang, 2 imbang, 0 kalah.
  • Lionel Scaloni belum pernah bertemu dengan Peru ataupun Ricardo Gareca.
WASIT
  • Pertandingan Peru vs Argentina dipimpin oleh wasit asal Kolombia, Wilmar Roldán.
  • Rekor Wilmar Roldán : 3 kali tim tuan rumah menang, 1 kali tim tamu menang.
  • Tercipta lebih dari 3 gol di 5 laga terahir yang dipimpin Wilmar Roldán.
PEMAIN KUNCI

Peru

Top Scorer: André Carrillo (3 gol)
Top Assist: Miguel Trauco (1 assist)
Top Rating:

Argentina

Top Scorer: Lionel Messi, Lautaro Martinez (1 gol)
Top Assist: Giovani Lo Celso (1 assist)
Top Rating:

*Statistik di Babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 menurut Conmebol

BERITA KEDUA TIM
  • Peru: Mitchell Dijks (cedera), Gary Medel (cedera)
  • Argentina:
PRAKIRAAN FORMASI

line up Peru vs Argentina
Prediksi: Peru vs Argentina 100

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Dukungan Scaloni untuk Paulo Dybala yang Alami Masalah di Organ Vital

gamespool
Dukungan Scaloni untuk Paulo Dybala yang Alami Masalah di Organ Vital 104

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Argentina, Lionel Scaloni menyebut bahwa striker Juventus, Paulo Dybala saat ini tengah melalui masa-masa sulit. Dybala harus absen membela Argentina di babak kualifikasi Piala Dunia karena memilki masalah gastrointestinal.

Sekedar informasi, masalah gastrointestinal merupakan pendarahan saluran pencernaan adalah masalah kesehatan serius di saluran pencernaan. Karenanya Scaloni pun meminta semua pihak memberikan dukungan untuk Dybala.

Paulo Dybala - Juventus - Maurizio Zamparini - Goal
Goal

“Dybala adalah anak laki-laki yang sangat kami hargai, ketidakharinnya sangat berat bagi kami,” ucap Scaloni seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia, Jumat (13/10/2020).

“Kami merindukannya karena kami membutuhkan tenaganya di lapangan seperti dalam latihan,” tambah Scaloni

“Sayangnya Paulo tidak sehat, saya harus mengatakan bahwa itu menghancurkan jiwa kami melihat dia dalam kondisi saat ini. Dia adalah pria yang kami hargai di atas dan di luar level teknis,”

“Dia sedang melalui masa sulit dan kami harus dekat dengannya. Kami dekat dengannya dan kami menunggu dia seperti yang kami lakukan untuk semua pemain. Salam peluk untuknya,” ucap Scaloni.

Sebelumnya, pihak PSSI-nya Argentina mencoret nama Dybala dari skuat Argentina untuk laga babak kualifikasi Piala Dunia.

“Dybala dipulangkan karena menunjukkan gejala yang tidak umum dengan alat kelaminnya sehingga memerlukan istirahat dan evaluasi,” bunyi pernyataan resmi AFA.

Pencoretan tersebut membuat Paulo Dybala semakin terpinggirkan dari Timnas Argentina. Pemain berusia 26 tahun itu terakhir kali bermain untuk Tim Tango pada laga persahabatan melawan Uruguay pada 18 November 2019.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lionel Scaloni Pede Lautaro Martinez Bisa Main Lawan Paraguay

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Argentina dihantui badai cedera pemain jelang kualifikasi Piala Dunia melawan Paraguay, Jumat (13/11/2020). Salah satu pemain yang kondisinya masih diragukan adalah Lautaro Martinez.

Lautaro Martinez menderita cedera paha. Ia sudah merasakan masalah di pahanya saat memperkuat Inter Milan di markas Atalanta akhir pekan lalu.

Kendati begitu, pelatih Lionel Scaloni masih percaya diri bisa menurunkan sang bomber. Ia menilai keadaan pemain andalannya itu baik-baik saja. Namun, ia masih akan melihat perkembangan.

lautaro martinez Argentina
@Argentina

“Secara prinsip, Lautaro baik-baik saja. Kami akan melihat bagaimana responsnya hari ini. tapi kami percaya dia akan berada di sana dan berjuang bersama kami,” ujar Lionel Scaloni seperti dikutip Football5star dari Clarin, Kamis (12/11/2020).

“Dia adalah andalan kami, tapi saya juga tidak mau membebaninya. Jadi kami akan lihat apa yang terjadi nanti. Jika semua berjalan sesuai rencana dia akan bermain,” sambung pelatih yang menggantikan posisi Jorge Sampaoli.

Tim medis Argentina masih terus mengawasi striker Inter Milan itu. Jika pada akhirnya Lautaro tak bisa main melawan Paraguay, Lionel Scaloni tidaklah kekurangan sosok pengganti.

Masih ada Paulo Dybala dan Joaquin Correa yang siap unjuk gigi. Selain itu Scaloni juga bisa memanfaatkan ketajaman bomber Bayer Leverkusen, Lucas Alario, yang sudah mencetak sembilan gol dari 10 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Timnas Argentina Kehilangan Lautaro Martinez

gamespool
Timnas Argentina Kehilangan Lautaro Martinez 111

Football5star.com, Indonesia – Timnas Argentina dipastikan tak bisa menggunakan jasa Lautaro Martinez pada partai Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Paraguay, 13 November nanti. Menurut laporan TyC Sports, Lautaro harus absen karena menderita cedera paha.

Cedera ini didapatkan Lautaro ketika melakukan pemanasan pada partai melawan Atalanta akhir pekan lalu. Meski mengalami cedera, Lautaro tetap berhasil tampil gemilang dan mampu mencetak satu gol ke gawang Atalanta.

Cederanya Lautaro tentu menjadi pukulan telak buat timnas Argentina. Pasalnya, ia merupakan salah satu pemain kunci dan mampu menjadi pahlawan Albiceleste di markas Bolivia, Oktober lalu.

Lautaro Martinez - Argentina - Paraguay - La Pelotita
La Pelotita

Saat ini, Lautaro masih terus mendapat perawatan dari tim medis timnas Argentina. Albiceleste tentu berharap Lautaro akan bisa fit dan bermain pada partai tandang melawan Peru, 18 November mendatang.

Salah satu pemain yang bisa dimainkan untuk mengisi peran Lautaro adalah bomber Bayer Leverkusen, Lucas Alario. Pria berumur 28 tahun itu sedang berada dalam performa terbaiknya dan berhasil menyumbang sembilan gol dari 10 penampilannya di level klub.

Lautaro Martinez bukanlah satu-satunya pemain yang dipastikan absen membela Argentina pada partai melawan Paraguay. Albiceleste juga dipastikan tak bisa memainkan Roberto Perreyra.

“Roberto Perreyra dipastikan tak bisa membela timnas Argentina pada dua pertandingan bulan ini. Perreyra mengalami cedera otot di paha kirinya yang didapatkan ketika bermain untuk klubnya,” tulis pernyataan lengkap Albiceleste.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Argentina vs Paraguay

Prediksi Argentina vs Paraguay
GamesPools GIF
Prediksi: Argentina vs Paraguay 119
PREDIKSI HASIL
Bet365
Argentina 1-1 Paraguay
Amazing Bet 
 Argentina 2-0 Paraguay
Football Predictions
Argentina 3-1 Paraguay
FOOTBALL5STAR
Argentina 1-0 Paraguay

La Bombonera, Jumat (13/11/2020) Pukul 07.00 WIB (Mola TV)

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan ketiga Kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL yang mempertemukan Argentina vs Paraguay. Kedua tim sama-sama mendapatkan hasil positif di kedua laga sebelumnya.

Pelatih Lionel Scaloni akhirnya kembali memanggil Angel Di Maria. Namun nampaknya dia tetap akan memainkan trio Lionel Messi, Lautaro Martinez dan Lucas Ocampos yang terbukti sukses di dua laga sebelumnya. Penampilan luar biasa dari Emi Martinez di Aston Villa juga nampaknya akan memastikan dia menjadi kiper utama Albiceleste.

Paraguay mendapatkan start bagus setelah berhasil mendapatkan empat poin dari dua laga sebelumnya dan berada tepat di bawah Brasil, Argentina, dan Kolombia di klasemen. Pemain Newcaslte, Miguel Almiron tetap menjadi andalan Paraguay pada laga ini.

REKOR PERTEMUAN
Rekor Pertemuan Argentina vs Paraguay
Prediksi: Argentina vs Paraguay 120
TREN PERFORMA
Tren Performa La Albiceleste vs La Albirroja
Prediksi: Argentina vs Paraguay 121
GamesPools GIF
Prediksi: Argentina vs Paraguay 122
STATISTIK MENARIK
  • Argentina tak terkalahkan di 9 laga terakhirnya di semua kompetisi.
  • Paraguay tak terkalahkan di 5 laga terakhir di semua kompetisi.
  • Argentina hanya menang 1 kali di 5 laga terakhirnya melawan Argentina
  • Paraguay hanya kebobolan 1 kali di 4 laga tandang terakhirnya.
PELATIH
  • Kedua pelatih, Lionel Scaloni dan Eduardo Berizzo sudah bertemu satu kali, di Copa America tahun lalu, laga berakhir imbang 1-1.
  • Scaloni baru bertemu Paraguay satu kali. Begitu juga dengan Berizzo.
  • Scaloni merupakan asisten pelatih Jorge Sampaoli di Sevilla pada musim 2016-17. Dirinya dipecat bersama Sampaoli dan digantikan oleh Berizzo di musim berikutnya.
WASIT
  • Laga Argentina vs Paraguay akan dipimpin oleh wasit asal Brasil, Raphael Claus.
PEMAIN KUNCI

Argentina

Top Scorer: Joaquin Correa, Lionel Messi, Lautaro Martinez (1 gol)
Top Assist: Lautaro Martinez (1 assist)

Paraguay

Top Scorer: Angel Romero (2 gol)
Top Assist: Alberto Espinola (3 assist)

*Statistik Kualifikasi Piala Dunia 2022 berdasarkan Soccer Way.

BERITA KEDUA TIM

Argentina:
Paraguay:

PRAKIRAAN FORMASI
Prakiraan Formasi Argentina vs Paraguay

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Dokter: Operasi Diego Maradona Sukses, Dia Baik-Baik Saja

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Masa kritis Diego Maradona sudah lewat. Operasi yang dilakukan telah berhasil. Hal ini disampaikan oleh dokter pribadinya, Leopoldo Luque.

Beberapa hari lalu Diego Maradona dilarikan ke rumah sakit akibat pendarahan otak yang diderita. Tapi kini kondisinya sudah berangsur membaik.

Kendati begitu dokter Lepoldo Luque belum bisa memastikan kapan sang legenda bisa keluar dari rumah sakit. Menurutnya, hal tersebut akan tergantung pada Maradona sendiri.

“Saya berhasil mengevakuasi hematoma dan Diego melewati operasi dnegan sangat baik. Kondisinya sangat terkendali. Dia punya saluran pembuangan kecil yang akan kami keluarkan besok,” ujar Luque seperti dikutip Football5star dari AS, Rabu (4/11/2020).

“Masa tinggalnya di rumah sakit akan bergantung pada evolusinya. Tapi awal pemulihannya sangat bagus. Cara dia bereaksi setelah operasi juga sangat menjanjikan,” sambung sang dokter.

Legenda terbesar Argentina dilarikan ke rumah sakit pada Senin (2/11/2020) karena diduga dehidrasi dan anemia. Sempat dirawat di klinik Ipensa di La Plata, ia kemudian dirujuk ke klinik Olivos yang berada di Buenos Aires karena kondisinya yang terus menurun.

Apa yang dialami Diego Maradona cukup mengejutkan. Pasalnya pada Sabtu lalu ia masih sempat memimpin timnya, Gimnasia La Plata bertanding di Liga Argentina melawan Patronato. Dan dirinya sukses membawa Gimnasia menang meyakinkan dengan skor 3-0.

Diego Maradona Jalani Operasi karena Alami Pembekuan Darah di Otak

gamespool
Diego Maradona Jalani Operasi karena Alami Pembekuan Darah di Otak 128

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Argentina, Diego Maradona, akan menjalani operasi karena menderita hematoma subdural, atau pembekuan darah di otak. Belum diketahui penyebab mengapa Maradona mengalami hal itu, walaupun umumnya penyebab hematoma subdural adalah benturan atau pukulan keras di kepala.

Sebelumnya diketahui Maradona dilarikan ke Klinik Ipensa di wilayah La Plata, Buenos Aires. Terakhir kali Maradona tampil di depan publik adalah saat merayakan ulang tahunnya yang ke-60 Jumat lalu sebelum laga timnya, Gimnasia La Plata melawan Patronato.

Kini, Maradona sudah melakukan pemeriksaan tomografi setelah tes sebelumnya ditunda karena alatnya tidak berfungsi dan diketahui bahwa dia mengalami hematoma subdural.

Diego Maradona membagikan kalung sebagai jimat kepada para pemain Gimnasia La Plata jelang laga lawan Boca Juniors.
bolavip.com

“Ini adalah operasi yang diatur, operasi rutin yang seharusnya tak memiliki masalah. Ini adalah hematoma. Harus dikeringkan dan diangkat untuk mencegah kerusakan pada otak,” ucap Dokter Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Donato Villani seperti dilansir Football5Star.com dari CNN.

Villani melanjutkan, “Saya melihatnya di klinik, dia baik-baik saja. Saya memiliki perasaan yang luar biasa karena telah bekerja dengannya.

Laporan dari Bleacher Report menyebut bahwa sudah banyak para fans Argentina berkumpul di depan rumah sakit untuk menunggu hasil operasi Maradona.

Diego Maradona memang sering masuk rumah sakit selama bertahun-tahun, seringkali karena gaya hidupnya, terutama karena pemakaian kokain dan alkohol. Maradona juga masuk ke rumah sakit pada Januari 2019 lalu karena pendarahan internal di perut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]