Swiss vs Spanyol: Laporte Tak Masalah Berduet dengan Eric Garcia Lagi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Perempat final Euro 2020 pertama akan mempertemukan Swiss vs Spanyol, Jumat (2/7/2021). Laga ini sudah sangat dinantikan bek Tim Matador, Aymeric Laporte.

Selalu dimainkan sebagai starter sepanjang Euro 2020, Aymeric Laporte menatap laga Swiss vs Spanyol dengan percaya diri. Dia yakin timnya akan terus melaju.

“Kami punya skuat yang luar biasa yang telah bermain baik selama beberapa laga terakhir. Kami sulit dikalahkan, punya rekor bagus di pertandingan besar. Yang bisa saya katakan adalah kami punya keinginan besar untuk menang,” ujar Laporte di laman resmi UEFA, Jumat (2/7/2021).

eric garcia FCBarcelonaFI
@FCBarcelonaFI

Spanyol memang memiliki skuat yang merata di setiap lini. Termasuk di bek tengah yang melimbah dengan kehadiran Aymeric Laporte, Pau Torres, Eric Garcia, serta Diego Llorente.

Pada 16 besar melawan Kroasia, Luis Enrique menduetkan bek Manchester City dengan bintang anyar Barcelona, Eric Garcia. Hasilnya memang tidak terlalu impresif karena mereka kebobolan tiga gol.

Kendati demikian, ada kemungkinan duet keduanya tetap dipertahankan Enrique saat bersua Swiss. Dan terkait kemungkinan tersebut, Laporte mengaku siap.

“Kami beruntung pernah bermain bersama di Manchester City dan sekarang di sini bersama Spanyol,” ungkapnya.

“Eric pemain super, masih sangat muda dan punya karier yang bagus di depan. Di lapangan kami saling melengkapi dengan sangat baik dan saya senang bisa berduet dengannya lagi,” tutup pemain berdarah Prancis.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Spanyol Memang Sudah Lama Inginkan Aymeric Laporte

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Aymeric Laporte akhirnya main di Euro 2020. Tapi bukan Prancis yang dia bela, melainkan timnas Spanyol.

Aymeric Laporte memang berasal dari Prancis. Dia lahir dan besar di sana. Tapi palang pintu Manchester City juga memiliki darah Spanyol dari ayahnya.

Karier profesional Laporte juga berawal di Spanyol saat memperkuat Bilbao. Maka dari itu La Furia Roja berani menawarkannya pindah negara.

aymeric laporte-spanyol vs swedia-SeFutbol
@SeFutbol

Sempat berseragam Les Blues dalam pertandingan persahabatan, nama bek 27 tahun tak dipanggil lagi oleh Didier Deschamps. Dan ketika Tim Matador datang memberi tawaran dia tidak pikir panjang untuk menerima.

“Mereka menelepon saya dari federasi. Presiden memberi tahu saya tentang minat mereka. lalu Luis Nerique menelpon. Saya mengambil keputusan dan datang kewarganegaraan ganda, saya,” ujar sang bek kepada Marca, Senin (28/6/2021).

“Saya sudah dihubungi federasi Spanyol selama bertahun-tahun karena mereka selalu menginginkan saya. Ini adalah sesuatu yang saya inginkan. Untuk bermain di level tertinggi, di turnamen internasional penting bagi pemain mana pun,” ia menambahkan.

Dan benar saja. Tanpa Sergio Ramos dan pensiunnya Gerard Pique, Aymeric Laporte jadi senjata utama di jantung pertahanan La Furia Roja.

Dari tiga pertandingan fase grup dia selalu jadi starter. Berduet dengan Pau Torres, gawang Spanyol hanya kebobolan sekali.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Aymeric Laporte Pindah ke Timnas Spanyol karena Luis Enrique

gamespool
Aymeric Laporte Pindah ke Timnas Spanyol karena Luis Enrique 10

Football5Star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Aymeric Laporte, mengungkapkan bahwa Luis Enrique adalah alasan mengapa dia pindah kewarganegaraan dari Prancis ke Spanyol. Laporte juga menekankan bahwa dirinya tak punya masalah dengan Prancis.

Aymeric Laporte resmi mendapatkan caps pertamanya di laga uji coba lawan Portugal awal Juni dan bersama caps kedua di Euro 2020 melawan Swedia. Laporte lahir di Prancis dan bermain untuk tim usia Les Bleus. Namun dia belum pernah bermain untuk tim utama.

Dia akhirnya memutuskan untuk memperkuat Spanyol. Laporte memiliki keturunan Basque dari kakek neneknya. Pemain berusia 27 tahun itu mengungkapkan bahwa pelatih Spanyol, Enrique berperan besar atas keputusannya itu.

Aymeric Laporte - Luis Enrique
Bleacher Report

“Ini adalah cerita panjang dari waktu yang lama. Dia (Enrique) menelepon saya dan memberi tahu saya bahwa dia tertarik untuk mendapatkan saya, dan ingin tahu apakah saya tertarik untuk berkompetisi di Euro. Dia mengatakan kepada saya bahwa sangat layak saya bisa bermain untuk Spanyol, dan saya senang,” ucap Laporte seperti dikutip Football5Star.com dari Marca.

Laporte melanjutkan, “Itu terus mengganggu Anda (pindah dari Prancis). Anda tidak akan pernah menyenangkan semua orang. Ini adalah topik yang rumit, tetapi pada akhirnya saya harus melakukan apa yang saya yakini sebagai hal yang benar. Saya selalu berusaha untuk tetap menghormati semua orang dan bermain.”

Mantan pemain Athletic Bilbao mengatakan bahwa dia tidak dalam tekanan setelah memutuskan untuk pindah kewarganegaraan dan sangat senang dengan keputusannya.

“Ya, saya merasa nyaman dan juga sangat bahagia. Saya berada dalam tahap hidup saya di mana saya sangat bahagia dan saya memanfaatkannya. Di sini saya seperti anak kecil yang menjalani mimpinya. Saya menantikan untuk terus berada di sini dan saya senang setiap detik,” kata Aymeric Laporte.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Aymeric Laporte: Spanyol Frustrasi Hadapi Swedia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Spanyol gagal menang pada laga pertamanya di Euro 2020. Mengadapi Swedia di stadion La Cartuja, Selasa (15/6/2021) dinihari WIB kedua tim berbagi angka 0-0.

Hasil ini pun membuat Aymeric Laporte kecewa. Ia tidak menampik jika Spanyol dibuat frustrasi oleh Swedia yang menerapkan permainan bertahan.

“Kami frustrasi berdasarkan upaya yang telah kami lakukan malam ini. Dari 10 pertandingan seperti ini kami akan memenangkan sembilan di antaranya,” ujar Laporte kepada El Chiringuito TV seperti dilansir Football Espana, Selasa (15/6/2021).

aymeric laporte - spanyol
@SeFutbol

Rasa frustrasi yang diungkapkan pemain Manchester City cukup beralasan. Mengingat La Furia Roja tampil dominan sepanjang 90 menit.

Tim Matador bahkan mampu menguasai bola sebanyak 76 persen. Beberapa peluang juga didapat oleh Alvaro Morata maupun Koke. Namun, upaya mereka gagal menembus jala Swedia.

Hanya meraup satu poin, Tim Matador menempati peringkat kedua Grup E. Mereka tertinggal dua angka dari Slovakia yang sebelumnya mengalahkan Polandia 2-1.

Memiliki dua pertandingan sisa di fase grup, peluang skuat besutan Luis Enrique untuk menembus babak 16 besar masih terbuka lebar. Syaratnya laga melawan Slovakia dan Polandia harus disapu bersih dengan kemenangan.

Hal ini pula yang jadi incaran Laporte. Dia ingin Spanyol menang di sisa laga. “Kami sekarang harus langsung beralih ke laga berikutnya dan fokus untuk mendapat tiga poin,” sang bek menegaskan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Aymeric Laporte: Terima Kasih Banyak, Luis Enrique!

gamespool
Aymeric Laporte: Terima Kasih Banyak, Luis Enrique! 17

Football5star.com, Indonesia – Aymeric Laporte tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah menjalani debut bersama timnas Spanyol. Ia pun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelatih La Furia Roja, Luis Enrique.

Laporte dipercaya tampil pada partai persahabatan melawan Portugal di Stadion Wanda Metropolitano dinihari tadi. Pemain kelahiran Prancis itu diduetkan bersama Pau Torres dan bermain selama 79 menit.

“Menjadi warga negara Spanyol merupakan perjalanan yang cukup panjang. Tapi, kini hal terpenting saya sudah bisa memperkuat timnas Spanyol,” ujar Aymeric Laporte dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Aymeric Laporte - Luis Enrique
Bleacher Report

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak federasi dan Luis Enrique yang sudah berperan besar,” sambung pemain berusia 27 tahun itu.

Performa gemilang Laporte pada partai melawan Portugal mendapat sanjungan dari Enrique. Ia memastikan Laporte bakal diduetkan dengan Torres pada partai pembuka Euro 2020 pekan depan.

“Saya sangat menyukai performa Laporte dan Torres di pertandingan ini, mereka tampil luar biasa. Keduanya sama-sama mengandalkan kaki kiri. Hal tersebut membuat mereka bisa mengalirkan bola dari belakang dengan mudah. Laporte dan Torres mungkin akan tampil pada partai pembuka Euro 2020,” tutur Enrique.

Rencananya, Spanyol masih akan menjalani satu partai uji coba lagi sebelum tampil di Euro 2020. La Furia Roja akan menantang Lithuania di Estadio Municipal de Butarque pada Rabu (9/6) dinihari WIB. Enam hari setelahnya, mereka bakal menghadapi Swedia pada partai pembuka grup E Euro 2020.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Didier Deschamps Ogah Pusingkan Pilihan Aymeric Laporte

gamespool
Didier Deschamps Ogah Pusingkan Pilihan Aymeric Laporte 21

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, tak mau terlalu memikirkan keputusan Aymeric Laporte yang membelot ke Spanyol jelang Euro 2020. Deschamps malah meluruskan berbagai rumor mengenai hubungannya dengan Laporte.

Seperti yang diketahui, Laporte tidak pernah mendapat kesempatan bermain untuk timnas Prancis. Hal itu membuatnya memutuskan untuk menjalani proses naturalisasi di Spanyol.

Beberapa waktu lalu, Laporte sudah mendapat paspor dan kini resmi menyandang warga negara Spanyol. Pemain berusia 27 tahun itu bakal memperkuat timnas Spanyol di ajang Euro 2020.

Aymeric Laporte - Didier Deschamps - Prancis - Spanyol - Foot01
Foot01

“Aymeric Laporte memiliki kebebasan untuk pindah ke Spanyol. Jika saya dia bermain selama 10 detik bersama kami, dia tidak memiliki kebebasan tersebut,” ujar Didier Deschamps kepada Ouest-France.

“Laporte selalu menjadi salah satu pemain yang saya pertimbangkan. Tapi, ada pemain lain yang juga bersaing dengannya. Saya tidak pernah menyertakan satu pemain agar Laporte tidak bisa masuk ke dalam skuat,” sambung Deschamps.

Lebih lanjut, Deschamps juga mengirim doa agar Laporte bisa meraih kesuksesan bersama timnas Spanyol. Ia mengaku tak akan menyesali keputusan Laporte yang pindah kewarganegaraan.

“Laporte masuk ke dalam daftar pemain yang saya pertimbangkan pada November dan Maret lalu. Saya tidak melakukan kesalahan karena Laporte sudah membuat keputusan. Saya tentu berharap dia akan bisa meraih kesuksesan di masa depan. Dia memiliki kebebasan untuk menentukan tim nasional yang ia bela,” tandas Deschamps.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Laporte Sanjung Phil Foden sebagai Pemain Muda Terbaik

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Aymeric Laporte menyebut rekan satu timnya, Phil Foden sebagai salah satu pemain muda terbaik di Liga Champions musim ini. Menurut Laporte, Phil Foden terus menunjukkan peningkatan penampilan di tiap pertandingan.

“Dengan begitu banyak hal pada tahun ini, dia menunjukkan level yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Saya pikir dia sudah dewasa dan dia adalah pemain yang nyata, pemain yang sangat bagus, pemain yang bertalenta,” kata Laporte seperti dikutip Football5star.com dari Manchester Evening News, Rabu (26/5/2021).

Phil Foden - Pep Guardiola - Man City - sport. fr

“Dia bisa menunjukkan banyak, banyak hal. Dia berbeda dan saya pikir dia adalah pemain muda terbaik di Liga Champions musim ini. Saya pikir dia sangat bagus karena bermain di sini. Bermain di tim ini sangat sulit. Ada banyak pemain top dari seluruh dunia dan semua orang bermain untuk timnas masing-masing,” papar Laporte.

“Ada banyak pemain yang melakuknnya dengan baik dan dia telah menunjukkan sejak awal bahwa dia berbeda dalam cara dia menyerang dan cara dia mengambil bola,”

“Dan dia meningkat di setiap pertandingan dan dia melakukan yang lebih baik. Kami senang melihat pemain seperti dia yang banyak melakukan untuk kami,”

Aymeric Laporte juga menegaskan jelang partai final Liga Champions. Para pemain Manchester City sudah sangat siap untuk mengukir sejarah dengan meraih gelar juara.

“Ini berbeda karena ini adalah final yang berbeda dari yang kami mainkan beberapa tahun terakhir,”

“Kami belum pernah bermain di final Liga Champions, jadi ini sesuatu yang baru dan kami akan berusaha meraih kemenangan,” tutup Laporte.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

RESMI! Aymeric Laporte Gantikan Sergio Ramos di Timnas Spanyol

gamespool
RESMI! Aymeric Laporte Gantikan Sergio Ramos di Timnas Spanyol 27

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Aymeric Laporte akhirnya mendapat kesempatan untuk memperkuat timnas Spanyol di ajang Euro 2020. Laporte menjadi salah satu nama yang masuk ke dalam skuat pilihan Luis Enrique.

Laporte bukanlah satu-satunya pemain Man City yang masuk skuat timnas Spanyol. Total, The Cityzens menyumbang empat pemain. Mereka adalah Laporte, Eric Garcia, Rodri dan Ferran Torres.

Di Euro 2020, Laporte akan menggantikan peran Sergio Ramos. Kapten Real Madrid itu tak masuk skuat timnas Spanyol karena kembali mengalami cedera.

Ramos bukanlah satu-satunya nama beken yang tak masuk skuat timnas Spanyol untul Euro 2020. Beberapa nama besar lain yang tak dipilih Luis Enrique adalah Kepa Arrizabalaga, Saul Niguez, Alvaro Odriozola, Nacho Fernandez serta Rodrigo Moreno.

Spanyol tergabung ke dalam grup E Euro 2020 bersama dengan Swedia, Polandia dan Slowakia. La Furia Roja akan mengawali petualangannya pada partai melawan Swedia di Estadio La Cartuja de Sevilla pada 14 Juni 2021.

DAFTAR PEMAIN TIMNAS SPANYOL

Kiper: David De Gea (Manchester United), Unai Simon (Athletic Bilbao), Robert Sanchez (Brighton)

Belakang: Jose Luis Gaya (Valencia), Jordi Alba (Barcelona), Pau Torres (Villarreal), Aymeric Laporte (Manchester City), Eric Garcia (Manchester City), Diego Llorente (Leeds United), Cesar Azpilicueta (Chelsea)

Tengah: Marcos Llorente (Atletico Madrid), Sergio Busquets (Barcelona), Rodri (Manchester City), Pedri (Barcelona), Thiago Alcantara (Liverpool), Koke (Atletico Madrid), Fabian Ruiz (Napoli), Dani Olmo (RB Leipzig)

Depan: Mikel Oyarzabal (Real Sociedad), Gerard Moreno (Villarreal), Alvaro Morata (Juventus), Ferran Torres (Manchester City), Adama Traore (Wolves), Pablo Sarabia (PSG)

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Diabaikan Prancis, Aymeric Laporte Perkuat Spanyol di Euro 2020

gamespool
Diabaikan Prancis, Aymeric Laporte Perkuat Spanyol di Euro 2020 31

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Manchester City, Aymeric Laporte, dikabarkan sudah memenuhi syarat penuh untuk bermain bersama timnas Spanyol. Laporte nantinya akan dipanggil oleh Luis Enrique untuk memperkuat La Furi Roja pada Euro 2020 bulan depan.

Laporte bermain untuk timnas usia muda Prancis sejak U-17 sampai U–21. Namun, dia sama sekali belum pernah memperkuat timnas senior. Pada Agustus 2016, Laporte dikabarkan menerima panggilan dari pelatih timnas Spanyol saat itu, Julen Lopetegui. Namun dia lebih memilih Prancis dan dipanggil ke tim senior pada Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Bulgaria dan Belanda, Oktober 2016. Namun, dia tak bermain di kedua laga itu.

Aymeric Laporte - Carabao Cup - Man City - Eurosport
Eurosport

Pelatih Didier Deschamps tak memanggil Laporte di Piala Dunia 2018. Pada Agustus 2019, dia dipanggil kembali untuk bermain melawan Albania dan Andorra di Kualifikasi Euro 2020. Namun dia malah menderita cedera. Karena hal inilah Laporte masih bisa berganti negara karena dia sama sekali belum pernah bermain untuk Les Bleus.

Aymeric Laporte bisa bermain untuk timnas Spanyol karena dia merupakan keturunan Basque dari kakek dan nenek buyutnya. Itu juga yang menjadi alasan mengapa Laporte bisa lolos ke akademi Athletic Bilbao pada 2010. Menurut laporan Football5Star.com dari Marca, perpindahan kewarganegaraan Laporte akan disetujui hari ini, Rabu (12/5/21).

Tentu saja hal ini menjadi angin segar untuk timnas Spanyol. La Furia Roja saat ini sedang mengalami krisis bek tengah. Mayoritas bek tengah mereka merupakan pemain-pemain tim papan tengah, sebut saja Diego Llorente, Inigo Martinez, dan Pau Torres. Sedangkan bek lainnya, Eric Garcia jarang bermain untuk Manchester City dan Sergio Ramos sering mengalami cedera musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Antar Man City Raih Carabao Cup, Begini Kata Aymeric Laporte

gamespool
Antar Man City Raih Carabao Cup, Begini Kata Aymeric Laporte 35

Football5star.com, Indonesia – Aymeric Laporte merasa sangat senang karena berhasil membawa Man City mempertahankan gelar Carabao Cup. Bagi Laporte, keberhasilan membawa pulang trofi Carabao Cup menjadi penebusan atas kegagalan The Cityzens di ajang Piala FA.

Man City sukses mempertahankan gelar Carabao Cup setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di partai final pada Minggu (25/4) malam WIB. Kemenangan tersebut dipastikan oleh gol tunggal Laporte pada menit ke-82.

“Ini adalah momen yang sangat spesial bagi kami. Karena, ini menjadi penebusan setelah kami tersingkir di Piala FA pekan lalu,” ujar Aymeric Laporte dikutip football5star dari BBC Sport.

Aymeric Laporte - Carabao Cup - Man City - Sporting Life
Sporting Life

“Kemenangan ini membangkitkan kepercayaan diri kami. Saya merasa sangat yakin kami akan bisa mempertahankan tren gemilang ini dan kembali meraih gelar,” sambung Laporte.

Lebih lanjut, Laporte merasa sangat senang karena bisa merayakan keberhasilan mempertahankan gelar Carabao Cup bersama para suporter setia Man City. Ia sedikit menyayangkan karena tak banyak suporter The Cityzens yang hadir menyaksikan partai fnal di Wembley.

“Kami tentu saja merasa sangat bahagia karena bisa kembali bermain di hadapan para suporter. Sebenarnya, saya berharap keberhasilan ini kami rayakan dengan lebih banyak suporter. Tapi, kami tetap merasa senang,” tandas Laporte.

Man City tak bisa terlalu lama bersantai menikmati keberhasilannya menjuarai Carabao Cup. Pasalnya, mereka akan melakoni partai leg I semifinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada Kamis (29/4).

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Carabao Cup: Aymeric Laporte Lanjutkan Hegemoni Man City

gamespool
Carabao Cup: Aymeric Laporte Lanjutkan Hegemoni Man City 39

Football5star.com, Indonesia – Man City berhasil mempertahankan gelar Carabao Cup setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di Stadion Wembley pada Senin (26/4) dinihari WIB. Partai Man City vs Tottenham berakhir dengan skor 1-0 berkat gol tunggal Aymeric Laporte.

Tampil sebagai tim unggulan, Man City langsung mengambil inisiatif serangan. Dalam 10 menit pertama, The Cityzens mendapat sepasang peluang lewat Raheem Sterling dan Phil Foden yang belum membuahkan hasil.

Pada menit ke-27, Man City mendapatkan peluang emas lewat upaya Foden yang menerima umpan Kevin De Bruyne.. Namun, kali ini sepakannya digagalkan tiang gawang kawalan Hugo Lloris.

Pada menit ke-35 dan 37, giliran Riyad Mahrez yang mendapat peluang emas. Namun, dua sepakan Mahrez melenceng tipis dan skor 0-0 tak berubah hingga babak pertama berakhir.

Aymeric Laporte - Man City vs Tottenham - Carabao Cup - mancity. com
mancity.com

Selepas turun minum, giliran Tottenham yang mengancam. Pada menit ke-48, The Lilywhites hampir mencuri keunggulan. Namun, sepakan Giovani Lo Celso dari jarak dekat bisa diblok Zack Steffen dengan baik.

Pada menit ke-61, Man City lagi-lagi mendapat peluang emas. Tapi, kali ini sundulan Ilkay Guendogan yang gagal menemui sasaran. Sembilan menit berselang, Guendogan kembali mendapat peluang. Namun, sepakannya dari mulut gawang Lloris malah melebar.

Usaha keras Man City akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-82. Aymeric Laporte berhasil menanduk sepakan bebas kiriman Kevin de Bruyne. Unggul satu gol tak membuat Man City mengendurkan intensitas serangannya. Mereka terus membombardir lini belakang Tottenham.

Meski terus menyerang, Man City gagal menggandakan keunggulan dan skor 1-0 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Kemenangan ini membuat The Cityzens berhasil menjadi juara Carabao Cup untuk kali keempat secara beruntun.

SUSUNAN PEMAIN MAN CITY VS TOTTENHAM:

Man City: 13-Zack Steffen; 2-Kyle Walker, 3-Ruben Dias, 14-Aymeric Laporte, 27-Joao Cancelo; 25-Fernandinho (16-Rodri 84′), 8-Ilkay Guendogan; 26-Riyad Mahrez, 17-Kevin De Bruyne (20-Bernardo Silva 87′), 7-Raheem Sterling; 47-Phil Foden

Pelatih: Pep Guardiola

Tottenham: 1-Hugo Lloris; 24-Serge Aurier (23-Steven Bergwijn 90′), 4-Toby Alderweireld, 15-Eric Dier, 3-Sergio Reguilon; 8-Harry Winks, 5-Pierre-Emile Hojbjerg (20-Dele Alli 84′), 18-Giovani Lo Celso (17-Moussa Sissoko 67′); 27-Lucas Moura (9-Gareth Bale 67′), 10-Harry Kane, 7-Son Heung-min

Pelatih Interim: Ryan Mason

Kartu Kuning: Laporte 45′, Fernandinho 59′ – Reguilon 27′

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Aymeric Laporte Diminta Berjuang Lebih Keras Dapatkan Posisi Starter

gamespool
Aymeric Laporte Diminta Berjuang Lebih Keras Dapatkan Posisi Starter 43

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, meminta Aymeric Laporte untuk segera menampilkan performa terbaiknya untuk bisa bersaing dapatkan posisi reguler. Guardiola berjanji akan memberi kesempatan untuk Laporte dan berharap dia berikan performa terbaik.

Laporte mulai tersingkir dari posisi starter City setelah duet Ruben Dias-John Stone menampilkan performa luar biasa. Saat ini City merupakan tim dengan pertahanan terbaik dengan hanya kebobolan 13 gol dari 17 pertandingan. Saat ditanya apakah Guardiola akan mengembalikan Laporte ke starting XI, Guardiola akan memberi kesempatan.

“Itu tergantung dia, dia ada kualitas. (Laporte harus) berada di performa terbaiknya dan memiliki pemikiran yang terbuka. Dia adalah bek kidal terbaik yang kami miliki. Dia punya kualitas spesial dengan bola,” ucap Guardiola seperti dikutip Football5Star.com dari Goal.

Aymeric Laporte - Manchester CIty - @laporte 2
@laporte

Guardiola melanjutkan, “Dia harus fokus untuk kembali ke kondisi terbaiknya dan dia akan mendapatkan menit bermainnya. Setelah itu, tergantung performanya dan juga tergantung pada performa yang lain.”

Manchester City akan berhadapan melawan Aston Villa pada Kamis (21/1/21). Lalu mereka akan berhadapan dengan klub League Two, Cheltenham pada Piala FA di akhir pekan. Laga itu akan menjadi kesempatan untuk bek City lainnya, bukan hanya Laporte.

“Itu akan menjadi kabar bagus. Kami membutuhkannya, seperti kami membutuhkan (Nathan) Ake, Eric (Garcia). Kami sudah sangat baik (di posisi bek), kecuali pada laga melawan Leicester City (kalah 5-2) di awal musim,” kata Guardiola.

Aymeric Laporte baru bermain 4 kali di Premier League musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Sepekan Lagi Liga Bergulir, Manchester City Alami Hal Buruk

gamespool
Sepekan Lagi Liga Bergulir, Manchester City Alami Hal Buruk 47

Football5star.com, Indonesia – Dua pemain andalan Manchester City, Riyad Mahrez dan Aymeric Laporte dilaporkan positif terpapar corona. Kabar ini tentu tak mengenakkan kubu City yang akan melakoni laga Liga Inggris musim ini pekan depan.

Dikutip Football5star.com dari halaman resmi klub, Senin (7/9/2020) dua pemain ini tak memiliki gejala virus corona namun hasil tes swab menunjukkan keduanya positif terpapar corona. Saat ini menurut pihak klub, kedua pemain tersebut tengah melakukan isolasi mandiri dan tak diperkenankan berdekatan dengan rekan City lainnya.

Hasil Aston Villa vs Man City: Hattrick dan Rekor Baru Sergio Aguero

“Kedua pemain saat ini sedang menjalani masa isolasi diri sesuai dengan protokol Liga Inggris dan protokol Pemerintah Inggris tentang karantina. Tidak ada yang menunjukkan gejala virus,” demikian pernyataan resmi klub.

“Semua orang di klub mendoakan Riyad dan Aymeric cepat sembuh sebelum mereka kembali berlatih dan menjalani musim baru.”

Manchester City akan melakoni pekan pertama Liga Inggris pada 21 September melawan Wolverhampton Wanderes. City jalani pekan pertama lebih lama dibanding tim lain karena menjalani babak perempat final Liga Champions musim lalu.

Jika kedua pemain tersebut melakukan isolasi mandiri selama 14 hari terhitung hari ini, keduanya pun diragukan bisa langsung tampil saat melawan Wolves. Keduanya harus menjalani tes PCR untuk mengetahui tak lagi terpapar corona.

Musim lalu, dua pemain ini merupakan andalan Pep Guardiola. Laporte jadi pemain andalan di lini belakang dan melakoni 15 laga di liga Inggris musim lalu. Sedangkan Riyad Mahrez jadi pemain andalan Pep di lini depan dan melakoni 33 laga liga Inggris dan catatkan 11 gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya

terassd
Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya 55

Football5Star.com, Indonesia – Pemain yang bersinar bersama klubnya biasanya pasti akan dipanggil untuk memperkuat timnas atau negaranya. Tapi tidak dengan pemain-pemain ini.

Banyak alasan kenapa pemain-pemain itu tidak dipanggil. Entah karena tidak cocok dengan taktik pelatih timnasnya, banyaknya pemain yang lebih bagus darinya, atau melakukan hal yang kontroversial. Berikut daftar pesepak bola hebat yang tidak pernah memperkuat timnas.

Aymeric Laporte (Prancis)

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya
Bleacher Report

Laporte merupakan salah satu bek termahal di dunia saat ini. Manchester City membelinya dari Athletic Bolbao dengan harga 57 juta pounds, dan dia selalu menjadi andalan Pep Guardiola di lini belakang The Cityzens. Dia bahkan masuk ke dalam PFA Team Of The Year musim 2018-19.

Dia sebenarnya sempat dipanggil pada bulan Agustus untuk melakoni kualifikasi Euro 2020 bersama Prancis, tetapi sayangnya dia menderita cedera lutut. Tapi toh, panggilan timnas Laporte juga dinilai cukup telat karena dia sudah menjadi pilar utama City sejak 2018.

Steve Bruce (Inggris)

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya
Pinterest

Legenda dan mantan kapten Manchester United, Steve Bruce, memenangkan total 12 gelar bersama The Red Devils. Tapi dia tidak pernah sekalipun memperkuat timnas Inggris. Dia sebenarnya pernah sekali memperkuat The Three Lions, tapi itu adalah tim Inggris B.

Alasan pastinya pun tidak diketahui. Yang pasti Bruce memang bisa dibilang telat untuk bersinar di karier klubnya. Dia baru bermain di klub besar (Manchester United) saat usianya 27. Dan dia baru bersinar di usia 31 saat berduet dengan Garry Pallister dan memenangkan Piala Winners.

Paolo Di Canio (Italia)

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya
The Sun

Sama seperti Steve Bruce, Di Canio sebenarnya pernah memperkuat Italia, tapi itu adalah Italia B. Di Canio memulai kariernya dari Lazio, lalu ke Juventus, dan ke AC Milan. Tapi kariernya dia mulai benar-benar bersinar saat memperkuat West Ham United.

Alasan karena dia tidak pernah dipanggil timnas Italia, karena pandangan politiknya. Di Canio merupakan seorang fasisme dan pendukung diktator Benito Mussolini. Dia pernah menggunakan Roman Salute saat dia memperkuat Lazio. Dia bahkan pernah dipecat dari pekerjaan pundit di Sky Sports Italia karena memperlihatkan tato ‘DUX’ yang berarti Il Duce suatu bentuk dukungan kepada Benito Mussolini.

Gabi (Spanyol)

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya
Bleacher Report

Gabi dijuluki eterno capitan atau kapten abadi oleh fans Atletico Madrid. Walaupun performa Gabi bisa dibilang cukup telat untuk bersinar. Saat Euro 2008, 2012 dan Piala Dunia 2010, tidak ada harapan bagi Gabi karena saat itu lini tengah timnas Spanyol diisi oleh Xavi, Iniesta, Cesc Fabregas, Sergio Busquets dll. Dia baru benar-benar dipandang setelah era Diego Simeone.

Banyak yang bilang bahwa dia seharusnya dipanggil ke Piala Dunia 2014, karena performanya yang bisa membawa Los Rojiblancos juara La Liga dan runner-up Liga Champions. Tapi pelatih Vicente Del Bosque masih memanggil nama-nama lama dan lebih memilih Koke dari Atletico karena usianya yang jauh lebih muda.

Stefan Klos (Jerman)

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya
Daily Record

Stefan Klos merupakan salah satu kiper terbaik pada masanya. Dia menjadi kiper utama Borussia Dortmund sejak 1990-1998. Dia memenangkan 4 gelar, 2 Bundesliga, 1 Liga Champions, dan 1 Piala Interkontinental. Bahkan setelah pindah ke Rangers di tahun 1998 dia masih menjadi kiper utama dan memenangkan 8 gelar domestik.

Tapi di timnas Jerman, dia harus bersaing dengan tiga kiper. Bodo Illgner yang merupakan kiper utama Jerman saat menang Piala Dunia 1990. Andreas Kopke, kiper terbaik Eropa 1996 dan pemenang Euro 1996. Saat kedua kiper itu sudah termakan usia. Jerman malah menemukan kiper baru bernama Oliver Kahn.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Diisolasi, Aymeric Laporte Tolak Bermalas-malasan

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Bek andalan Manchester City, mengaku akan tetap bekerja keras selama masa karantina di rumahnya. Menurut Laporte, masa isolasi bukanlah alasan untuk bermalas-malasan di kediamannya.

Seluruh penggawa Manchester City kini memang sedang diisolasi di kediamannya masing-masing. Aksi ini dilakukan untuk meminimaslir penyebaran virus COVID-19 yang mulai mewabah di Inggris.

“Adanya jadwal latihan setiap individu adalah hal terbaik untuk semua orang. Kami selalu melakukan hal itu setiap hari di rumah,” ujar Aymeric Laporte seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman France 24.

Aymeric Laporte - Manchester CIty - @laporte
instagram.com/laporte

“Mereka memberikan kepercayaan dan kami harus tetap profesional. Kami harus mengikuti setiap instruksi dan tetap bertanggung jawab dalam kondisi seperti ini. Jadi, kami semua sudah siap untuk kembali berlatih di luar ketika situasi sudah normal,” sambung Laporte menambahkan.

Lebih lanjut, Laporte juga mengatakan kalau seluruh penggawa Manchester City mendapatkan protokol yang sama seperti penduduk Inggris lainnya. Yakni untuk tetap berada di rumah dan meminimalisir kontak fisik dengan orang lain.

“Kami semua mendapatkan protokol yang sama seperti orang-orang lain. Yakni tetap berada di rumah, jangan bepergian, serta batasi kontak fisik dengan orang lain,” kata Laporte.

“Jika berada di supermarket dan saya bertemu dengan seseorang yang dikenal, maka saya akan tetap menyapanya tapi tidak menawarkan diri untuk berjabat tangan,” tandas pria berumur 25 tahun itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Guardiola: Laporte Tak Bisa Selesaikan Semua Masalah City

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengaku bahagia dengan kembalinya Aymeric Laporte. Tapi, menurut dia, pemain asal Prancis itu tak bisa menyelesaikan semua masalah The Citizens.

“Kami tidak dapat mengharapkan Aymeric Laporte untuk menyelesaikan semua masalah Manchester City. Setelah empat atau lima bulan, ia akan membutuhkan waktu, sehingga ia tidak akan segera siap untuk melakukannya,” kata Guardiola di Soccerway.

Aymeric Laporte - Pep Guardiola - Manchester City - Timnas Prancis - @ManCity
@ManCity

Aymeric Laporte terakhir kali membela Manchester City pada Agustus 2019. Sejak ia mengalami cedera, pertahanan The Citizens jadi rapuh dan mereka tertinggal jauh dari Liverpool di singgasana.

Kini, Laporte telah mulai pulih dan mengikuti sesi latihan. Pemain asal Prancis itu juga kemungkinan akan bermain saat Manchester City menghadapi Fulham di Piala FA pekan depan.

Pulihnya Laporte mendapat sambutan dari Benjamin Mendy. Bek kiri Manchester City itu berharap Laporte bisa main secepatnya.

“Aymeric Laportea sangat penting. Cara kami bermain, kaki kirinya diperlukan sehingga sangat baik ia kembali ke posisi bek tengah. Saya pikir City akan jauh lebih baik dengan Laporte,” ucap Mendy.

City sendiri kini berada di posisi dua klasemen Liga Inggris. Laporte dan kawan-kawan masih tertinggal 16 poin dari Liverpool di singgasana.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Laporte Diperkirakan Absen Enam Bulan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pemain bertahan Manchester City, Aymeric Laporte, diperkirakan akan absen enam bulan setelah menjalani operasi. Sementara itu, Leroy Sane diharapkan sudah bisa kembali merumput sebelum musim ini berakhir.

Manchester City harus kehilangan Aymeric Laporte dalam waktu lama. Bek berusia 25 tahun itu mengalami cedera lutut di kani kanan saat tim berjulukan The Cityzens menang 4-0 atas Brighton & Hove Albion pada 31 Agustus lalu.

Masalah itu membuat Laporte memerlukan tindakan operasi dan telah dijalan empat hari seusai laga tersebut. Kini, ia masih harus menjalani masa pemulihan yang diperkirakan memakan waktu sampai enam bulan.

Bayern Munich - Manchester City - Leroy Sane - mancity. com 2
Mancity.com

“Laporte butuh waktu lama. Sekitar lima atau enam bulan. Sudah pasti sampai tahun depan,” kata Guardiola seperti dilansir Football5star.com dari laman resmi Man City.

Pep Guardiola tak hanya kehilangan Laporte. Leroy Sane juga harus absen panjang juga karena cedera lutut.

Sane mendapatkan cedera itu di pertandingan Community Shield 2019. Tepatnya saat Man City mengalahkan Liverpool lewat adu penalti Agustus lalu.

“Sane akan kembali sebelum akhir musim. Ia cedera pada Agustus lalu dan seharusnya sudah pulih pada Desember, Januari, atau Februari,” ujar Guardiola.

“Operasi berjalan baik dan sekarang mulai menjalani rehabilitasi. Semoga segala sesuatunya berjalan baik,” ucapnya.

https://www.instagram.com/p/B2MY1gNgh8o/

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Cedera Laporte Jadi Alarm Untuk Manchester City

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Gary Neville, memprediksi penampilan Manchester City bakal menurun seiring cedera yang dialami Aymeric Laporte.

“Dalam hal figur pemimpin, saya pikir Laporte seperti Vincent Kompany. Apa yang akan saya katakan adalah bahwa jika Laporte absen untuk waktu yang lama, saya pikir itu akan membuat City kehilangan poin karena dia adalah bek tengah yang dominan. Saya melihatnya di Spanyol tiga kali dan dia pemain yang hebat. Ini adalah kekhawatiran nyata bagi City,” kata Neville kepada Sky Sports.

Aymeric Laporte - Pep Guardiola - Manchester City - Timnas Prancis - @Laporte
premierleague.com

Laporte mengalami cedera lutut saat The Citizens menang 4-0 atas Brighton and Hove Albion, akhir pekan lalu. Dia ditarik keluar pada menit ke-34 setelah berbenturan dengan Adam Webster.

Selepas pertandingan, manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyebut Laporte bisa menepi cukup lama. Jika benar demikian, City dalam masalah besar.

Sebab, stok lini belakang The Citizens hanya menyisakan John Stones dan Nicolas Otamendi. Selain itu, City urung mendatangkan pengganti Kompany pada bursa transfer musim panas.

“Saya mengatakan beberapa minggu yang lalu bahwa saya sulit untuk memahami mengapa City tidak merekrut Harry Maguire ketika Kompany meninggalkan klub,”

“Manchester United melakukannya dengan baik untuk mendapatkan Maguire, tetapi saya terkejut City tidak benar-benar mengejar Maguire. Mungkin mereka melakukannya dan mereka menarik diri karena alasan uang atau apa pun,” ucap Neville.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Aymeric Laporte Sudah Fit Jelang West Ham vs Manchester City

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Pep Guardiola agaknya sedikit lega jelang pertandingan perdana Liga Inggris 2019-20 antara West Ham vs Manchester City akhir pekan nanti.

Pasalnya Guardiola kemungkinan besar akan bisa memainkan bek andalannya, Aymeric Laporte. Laporte seperti dikutip dari manchestereveningnews, Kamis (8/8/2019) sudah cukup fit dari cedera yang ia alami.

Laporte dikabarkan sudah berlatih bersama pemain Manchester City lainnya. Sebelumnya bek Prancis ini sedikit alami masalah pada kakinya di laga Community Shield melawan Liverpool.

Aymeric Laporte - Pep Guardiola - Manchester City - Timnas Prancis - @ManCity
@ManCity

Laporan dari tim medis Manchester City menyebutkan bahwa masalah pada kaki Laporte tidak terlalu serius. Si pemain pun sudah diizinkan untuk bisa berlatih dengan Sergio Aguero cs.

Manchester City sendiri di pekan perdana Liga Inggris 2019-20 besar kemungkinan tidak akan bisa diperkuat Leroy Sane. Pemain yang kabarnya diincar oleh Bayern Munich ini masih berkutat dengan cedera.

Pertandingan antara West Ham vs Manchester City bakal berlangsung di London Stadium, 10 Agustus 2019. Pertemuaun ini akan sangat spesial bagi pelatih West Ham, Manuel Pellegrini yang pernah melatih City.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

5 Pemain Bertahan Dengan Nilai Transfer Termahal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Dalam beberapa tahun terakhir, pemain belakang memang menjadi sebuah komoditas yang semakin mahal harganya di dunia sepak bola. Hal ini semakin dibuktikan dengan kepindahan Harry Maguire ke Manchester United seharga 80 juta Poundsterling pada Senin (5/8).

Maguire sendiri merupakan pemain ke-3 yang berhasil memecahkan rekor pembelian termahal untuk seorang pemain bertahan dalam tiga tahun terakhir. Berikut www.old.football5star.com sudah merangkum 5 pemain bertahan dengan nilai transfer termahal sepanjang sejarah sepak bola.

1. HARRY MAGUIRE (Leicester City ke Manchester United, 80 juta Poundsterling)

Para penggemar timnas Inggris dan Premier League tentu sudah tak asing lagi dengan kemampuan bertahan yang dimiliki oleh Harry Maguire. Pemain 1993 tahun itu kerap kali disebut sebagai bek terbaik yang dimiliki oleh timnas Inggris dalam beberapa tahun terakhir.

Tak hanya piawai dalam bertahan, Maguire juga handal ketika mendribel bola keluar dari area pertahannya. Kemampuan lengkap tersebut membuat Manchester United rela menebusnya dari Leicester City dengan banderol 80 juta Poundsterling di bursa transfer musim panas tahun ini.

2. Matthijs de Ligt (Ajax ke Juventus, 78 juta Poundsterling)

Sebelum dipecahkan oleh Maguire, rekor bek dengan pembelian termahal sempat dipegang oleh bintang muda asal Belanda, Matthijs de Ligt. Ia menjadi bek termahal di dunia ketika resmi hijrah dari Ajax ke Juventus dengan mahar 78 juta Poundsterling beberapa pekan lalu.

Angka ini terasa sangat fantastis mengingat usia De Ligt yang masih berada di angka 19 tahun. Meskipun masih remaja, De Ligt sudah berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan prestasinya sebagai kapten tim bersama Ajax dan tandem dari Virgil van Dijk di timnas Belanda pada musim 2018-19 lalu.

De Ligt Cocok Jadi Tandem Laporte di City

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan Pelatih Ajax Amsterdam, Peter Bosz, menilai Matthijs de Ligt cocok jadi tandem baru Aymeric Laporte di Manchester City.

“Jika saya Manchester City, saya akan segera mendapatkannya. Vincent Kompany akan pergi dan saya pikir Nicolas Otamendi tidak cukup baik. De Ligt akan sangat cocok berduet dengan Aymeric Laporte. Dia akan bermain lebih baik dengan De Ligt di sebelahnya, saya yakin itu,” kata Bosz di Soccerway.

De Ligt merupakan pemain muda yang tengah menjadi sorotan klub-klub elite Eropa berkat penampilannya impresif bersama Ajax. Baru berusia 19 tahun, ia sudah menjadi kapten tim, dan begitu tangguh di lini pertahanan.

Ia juga sukses membawa Ajax lolos ke semifinal Liga Champions. Kehebatannya di posisi bek tengah menyedot minat tim sekelas Liverpool, Barcelona dan Manchester City.

Matthijs de Ligt AFC Ajax AS
Getty Images

Menurut Bosz, De Ligt sudah siap pindah ke klub besar musim depan. “Biasanya saya akan mengatakan kepada seorang anak laki-laki berusia 19 tahun yang telah memiliki dua tahun sepak bola profesional untuk bersabar. Mereka membutuhkan dua tahun pengalaman lagi dengan Ajax di Eredivisie dan di Liga Champions.”

“Hanya saja, saya pikir De Ligt adalah pengecualian. Dia sudah siap untuk langkah itu. Tapi apa langkah terbaik? Di mata saya, itu pasti pindah ke klub di mana Anda bisa bermain,” ucap Bosz.

Musim ini, De Ligt membela Ajax dalam 55 pertandingan di semua kompetisi. Ia juga menyumbangkan tujuh gol dan empat assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Aymeric Laporte Sebut Media Prancis Sebarkan Banyak Hoaks

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bintang Manchester City, Aymeric Laporte, membuka permusuhan baru dengan media-media Prancis. Menurutnya media di negaranya itu banyak menebar kabar hoaks terkait dirinya.

Amarah Aymeric Laporte ini tak lepas dari beberapa kabar di Prancis yang menyebut dirinya tidak tulus membela Les Blues. Selain mengecam pemberitaan di sana ia pun bersikukuh tidak akan mau diwawancarai lagi oleh media-media di negaranya tersebut.

“Dalam dua tahun terakhir saya sudah berhenti memberikan wawancara kepada media Prancis. Saya sudah sangat jijik dengan semua kebohongan yang mereka katakan dan mereka tidak pernah menarik berita bohong itu,” ujar Laporte kepada France Football, Rabu (22/5/2019).

laporte-prancis
madeinfoot.com

“Kejadian ini sudah beberapa kali terjadi. Terutama soal timnas Prancis yang keluar dari mulut Willy Sagnol yang pernah bilang saya sangat ingin bermain untuk Les Blues hanya demi karier saja, bukan karena kecintaan pada negara. Jadi saya putuskan untuk berhenti bicara karena tidak ada gunanya,” ia menambahkan.

Performa apik mantan pemain Athletic Bilbao di City musim ini memang tidak pernah dilirik pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps. Bahkan sampai saat ini ia belum pernah berseragam Les Blues di ajang resmi.

Padahal ia mengaku sangat berhasrat membela negaranya itu. “Selalu saya bilang bahwa saya hanya ingin bermain untuk negara saya. Membela negara leluhur adalah mimpi sejak dulu dan saya berharap kesempatan itu masih terbuka,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Laporte: Manchester City Ingin Kuasai Sepak Bola Inggris

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, IndonesiaAymeric Laporte mengatakan Manchester City ingin menguasai sepak bola Inggris selamanya. Man City ingin berada di top level sepak bola Inggris meski baru saja meraih treble di kompetisi domestik.

Aymeric Laporte, mantan pemain bertahan Athletic Bilbao, yang didatangkan Manchester City pada Januari 2018, tampil dalam 35 penampilan di Liga Inggris musim 2018-19 dan juga turut andil dalam kemenangan 6-0 pada final Piala FA melawan Watford.

Setelah merayakan kemenangan di Piala FA, Laporte mengungkapkan visi Man City untuk musim depan dan menekankan keyakinannya dapat meningkatkan kualitas mereka di Liga Champions dan mempertahankan kesuksesan mereka dalam waktu yang lama di masa masa yang akan datang.

Aymeric Laporte Manchester City The National
thenational.ae

“Ini musim yang luar biasa.” Akan tetapi, Laporte turut kecewa atas tersingkirnya Man City dari Liga Champions. “Kami kecewa dengan Liga Champions tetapi saya pikir kami bereaksi dengan sangat baik dan membuat musim yang luar biasa.”

Laporte juga mengatakan, setelah Piala FA klubnya tidak akan larut dalam kemenangan, namun akan terus mempersiapkan guna terus meraih kesuksesan di masa mendatang.

“Piala FA adalah yang terakhir di musim ini dan saya sangat senang juga memenangkannya. Sekarang kita akan menatap ke depan pada musim baru. Tentu kami ingin selalu berada di puncak. Kami memiliki tim untuk melakukan hal-hal ini.” ungkap Aymeric Laporte.

Laporte terikat kontrak dengan Manchester City hingga 2025 dan ia mengaku senang dapat bermain dan dilatih oleh Pep Guardiola yang dinilainya sebagai salah satu manajer terbaik.

“Tentu saja dia salah satu manajer terbaik di dunia, jika bukan yang terbaik,” kata Aymeric Laporte.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Aymeric Laporte: Manchester City Tak Peduli Laga Liverpool vs Wolves

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City asal Prancis, Aymeric Laporte mengatakan bahwa fokus ia dan rekan-rekannya pada pertandingan melawan Brighton bukan pada laga Liverpool vs Wolves.

“Secara pribadi, yang paling penting ialah fokus pada pertandingan (melawan Brighton). Itulah motivasi kami jelang pertandingan nanti,” kata Laporte seperti dikutip www.old.football5star.com dari fourfourtwo, Sabtu (11/5/2019).

“Sekarang semuanya di tangan kami. Kami berpikir untuk tidak membuat kesalahan di pertandingan terakhir ini,” tambah Laporte.

Laporte yakin bahwa Manchester City akan mampu kalahkan Brhghton untuk bisa meraih gelar juara Liga Inggris. Semua tim menurutnya memiliki perasaan dan pemikiran sama.

Aymeric Laporte - Pep Guardiola - Manchester City - Timnas Prancis - @ManCity
@ManCity

“Itu ada visi dan benak kami. Kami bisa menjadi juara lagi dan mengangkat gelar trofi Liga Inggris,” ucap Laporte.

Hal senada juga diungkapkan oleh pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Menurutnya, anak asuhnya tak boleh lengah dan melakukan kesalahan sekecil apapun di pertandingan melawan Brighton.

“Ada lebih banyak tekanan yang tercipta di pihak kami. Jika ada satu kesalahan entah dari pemain atau dari wasit, itu semua bisa menentukan gelar musim ini,” tambah Pep.

Pria Spanyol itu menyebut bahwa ia dan anak asuhnya harus memperhatikan detail kecil jelang pertandingan melawan Brighton. “Dalam pertandingan, apapun bisa terjadi,” ucap Pep.

Jika mampu meraih kemenangan atas Brighton berapapun skornya, Manchester City dipastikan akan meraih gelar juara Liga Inggris musim ini. Meskipun Liverpool vs Wolves berakhir juga dengan kemenangan untuk The Reds.

Hal ini dikarenankan perolehan poin Manchester City tak mungkin lagi dikejar anak asuh Jurgen Klopp. Saat ini, Manchester City berada di peringkat pertama dengan koleksi 95 poin. Selisih satu poin dengan Liverpool di peringkat kedua.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Laporte: Man. City Lebih Kuat dari Liverpool

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Aymeric Laporte, mengaku optimistis dengan peluang timnya menjuarai Premier League musim ini. Pasalnya, menurut Laporte, The Citizens lebih kuat dari pesaing utamanya, Liverpool.

Man. City menempati posisi kedua klasemen sementara Premier League. Pasukan Pep Guardiola tertinggal dua angka dari Liverpool yang bertengger di puncak, tetapi masih mengantongi satu laga sisa.

Oleh sebab itu, Laporte menyatakan keyakinannya bahwa The Citizens mampu menyalip The Reds. Bek asal Prancis tersebut juga berharap bisa meraih semua trofi pada akhir musim ini.

“Jika memenangi hampir semua pertandingan, Anda merasa berada di klub yang sangat besar. Anda harus terus berjuang untuk memenangi semua trofi. Itu yang kami inginkan di klub ini,” kata Laporte, seperti dilansir Telefoot.

“Menjadi klub terbaik di liga adalah hadiah yang penting dan saya berharap bakal mengakhiri musim ini dengan beberapa trofi,” ujarnya.

guardiola bangga city juara
Manchester City (Foto: Twitter @ManCity)

“Menurut saya, kami lebih kuat dari Liverpool. Namun, itu bakal sedikit berbeda. Liverpool memiliki skuat yang sangat bagus, tetapi saya berharap kami akan membuat perbedaan. Saya di klub ini untuk memenangi semua trofi, termasuk Liga Champions,” tutur Laporte.

Peluang Manchester City meraih trofi dari semua kompetisi yang diikuti masih terbuka. Selain telah menjuarai Piala Liga Inggris, David Silva dan kolega juga lolos ke final Piala FA dan perempat final Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Guardiola Yakin Laporte Akan Bela Timnas Prancis

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, meyakini bahwa bek andalannya, Aymeric Laporte, tak lama lagi akan mendapatkan cap pertama untuk timnas Prancis. Ia pun mengaku sangat senang melihat performa gemilang dari Aymeric Laporte musim ini.

Meskipun berhasil menunjukkan penampilan yang cukup baik dalam dua musim terakhir, Aymeric Laporte belum sekalipun mendapat kesempatan untuk membela timnas Prancis. Sang pemain bahkan sempat menuduh Didier Deschamps memiliki masalah pribadi dengannya.

“Saya tak bisa memberikan komentar mengenai hal ini karena saya menghargai keputusan dari pelatih timnas Prancis. Saya tak bsia ikut campur dalam keputusan yang ia ambil,” kata Pep Guardiola dikutip dari laman France 24.

Aymeric Laporte - Pep Guardiola - Manchester City - Timnas Prancis - @ManCity
@ManCity

“Menurut saya, Laporte adalah pemain yang luar biasa. Baik di sektor depan maupun belakang dan di situasi bola-bola mati. Kami senang karena ia bisa menunjukkan penampilan yang apik bersama Manchester City musim ini,” katanya menambahkan.

Tak masuknya nama Aymeric Laporte ke skuat timnas Prancis membuat pria 24 tahun itu mendapatkan kesempatan istirahat selama jeda internasional. Setelah beristirahat, ia akan kembali berlatih bersama skuat Manchester City jelang partai Premier League melawan Fulham pada 30 Maret mendatang.

“Saya yakin Laporte akan segera menjadi bagian dari timnas Prancis. Tapi, hanya dirinya yang bisa membuat hal itu menjadi kenyataan. Sekarang, ia bisa mendapatkan sedikit waktu istirahat. Setelah itu, ia akan kembali berlatih bersama kami,” pungkas Pep Guardiola.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Laporte Perpanjang Masa Bakti di Manchester City

Football5star.com, Indonesia – Aymeric Laporte memperpanjang masa baktinya di Manchester City hingga tahun 2025. Padahal, ia baru didatangkan oleh Pep Guardiola pada Januari 2018. Kontrak Laporte yang awalnya berakhir pada 2023, diperpanjang dua tahun menjadi tahun 2025.

Posisi Laporte di Manchester City memang sungguh vital. Ia menjadi pemain di The Cityzens, julukan Manchester City yang paling sering bermain di Liga Inggris selain penjaga gawang. Ia bermain di seluruh pertandingan Manchester City di Liga Inggris dengan total 2.337 menit.

“Saya tidak bisa lebih bahagia untuk berkomitmen menjalani masa depan saya di Manchester City. Sejak hari pertama saya tiba di sini, saya disambut oleh Pep dan semua pemain,” urai Aymeric Laporte dikuip Football5star dari laman resmi Manchester City.

laporte-makin sulit kejar liverpool
dailymail

Laporte pun membeberkan alasannya ketika memutuskan menerima perpanjangan kontrak dengan The Cityzens. Padahal, ia baru semusim berseragam biru langit ini. Ia juga ingin memberikan lebih banyak gelar untuk klub yang bermarkas di Stadion Etihad tersebut.

“Klub ini menawarkan segala yang saya butuhkan untuk meningkatkan kualitas permainan saya. Saya sudah membuat langkah besar dan saya ingin terus menjadi lebih baik dan lebih baik. Jelas, aku ingin memenangkan banyak gelar dan aku merasa City adalah tempat terbaik untuk memenuhi semua ambisiku.”

Perpanjangan kontrak Laporte menjadi kabar baik baginya sebelum ia akan berhadapan dengan deretan penyerang Chelsea dalam final Piala Carabao pada Minggu (24/02) malam.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Laporte: Manchester City Makin Kesulitan Kejar Liverpool

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan mengejutkan Manchester City dari Newcastle United membuat bek andalan mereka, Aymeric Laporte, ragu dengan kansnya mempertahankan gelar Premier League. Kalah 1-2 di St James Park membuat jarak poin timnya dengan Liverpool berpeluang menjadi tujuh.

Liverpool bisa memperlebar jarak andai mampu mengalahkan Leicester City pada Kamis (31/1/2019) dinihari WIB. Ini pula yang ditakuti Laporte jika anak asuh Juergen Klopp benar-benar menaklukkan tim tamu.

Walau begitu ia tidak mau putus asa. Pemain asal Prancis ini pun menekankan timnya harus bekerja ekstra keras karena upaya untuk mempertahankan gelar kali ini jauh lebih sulit dari musim lalu.

Newcastle United - Manchester City - Liga Inggris - Football5star
premierleague.com

“Tentu saja selalu mengecewakan jika Anda menderita kekalahan karena artinya bagi kami adalah gagal mendekati Liverpoool di posisi puncak. Kami harus lebih banyak belajar lagi dan tetap melihat ke depan. Kami tidak boleh lagi mengulang kesalahan dan berpikir untuk laga selanjutnya,” kata Laporte seperti dilansir Daily Mail, Rabu (30/1/2019).

“Masih ada 14 pertandingan di depan, jadi kami harus terus berusaha hingga akhir. Kami punya tim yang hebat dan saya tidak khawatir dengan performa tim ini. Tapi kami membutuhkan kerja ekstra keras karena akan lebih sulit mengejar Liverpool,” ia menambahkan.

Adapun kekalahan dari Newcastle dinihari tadi membuat City sudah kalah empat kali pada musim ini. Sebelumnya mereka sudah dikalahkan oleh Chelsea, Leicester City dan Crystal Palace.

Deschamps Beberkan Alasan Tak Pernah Panggil Laporte

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, akhirnya membeberkan alasan tidak pernah memanggil penggawa Manchester City, Aymeric Laporte. Menurutnya, tidak mungkin dalam sebuah tim memiliki dua bek tengah yang sama-sama memiliki kekuatan dengan kaki kiri.

Prancis saat ini dianugerahi banyak pemain bertalenta sehingga membuat pelatih harus memutar otaknya dalam menentukan pemain. Salah satu posisi yang dihuni banyak pemain hebat adalah bek tengah, yang mana sudah ada Raphael Varane, Clement Lenglet, Samuel Umtiti, serta Adil Rami.

Untuk diketahui, Rami adalah pemain kidal, begitupula dengan Laporte. Kesamaan ini pula yang membuat Deschamps harus mengambil keputusan tepat terkait kebutuhan tim.

laporte-ingin jadi bek terbaik dunia, tirulah ramos
standard.co.uk

“Saya tidak mengerti kenapa Laporte marah. Saya tidak mengerti. Saya tidak punya masalah dengan siapa pun. Ketika saya memilih seseorang, itu bukan untuk saya. Saya hanya ingin bilang padanya untuk meneruskan performa terbaiknya di klub,” ujar Deschamps kepada RMC Sport, Sabtu (22/12/2018).

“Jika Anda memberi tahu saya dia pasti berada di tempat Rami maka saya akan segera menghentikan Anda. Maaf, tapi dua bek dengan kaki kiri di bek tengah pada tingkat internasional itu tidak mungkin, kami memiliki banyak pemain kidal dan sedikit pemain kaki kanan,” ia menambahkan.

Seperti yang diketahui, pemain City ini tidak dipanggil Prancis saat Piala Dunia 2018. Setelah itu, ia juga belum juga dilirik Deschamps untuk memperkuat Les Blues di ajang UEFA Nations League kendati tampil apik di tingkat klub.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Laporte Buka Permasalahan Dirinya dengan Deschamps

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Bintang Manchester City, Aymeric Laporte, mulai mengumbar permasalahannya dengan pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps. Ini tak lepas dari tidak masuknya nama sang bek ke skuat Prancis di Piala Dunia 2018 dan UEFA Nations League.

Keputusan Deschamps tidak memanggil Laporte memang cukup mengejutkan. Sejak memperkuat City musim dingin lalu, ia berhasil membuktikan diri sebagai salah satu pembelian terbaik Pep Guardiola.

Akan tetapi, Deschamps justru meninggalkannya saat Piala Dunia. Sang pelatih lebih memilih Samuel Umtiti, Raphael Varane, serta Lucas Hernandez. Ketika ditanya penyebab dirinya tidak dipanggil timnas, Laporte menjawab masalah sesungguhnya ada dalam diri sang pelatih.

laporte-prancis
madeinfoot.com

“Pertanyaan itu tidak bisa saya jawab. Masalahnya ada pada pelatih yang tidak memanggil saya, jadi saya hanya menunggu dan terus bekerja keras, hanya itu. Tapi tentu saja saya tidak berpikir itu karena alasan olahraga,” ujar Laporte seperti dilansir Daily Mail, Jumat (14/12/2018).

“Mungkin Anda bisa bertanya pada pelatih secara personal. Saya tidak punya permusuhan secara personal dengannya, tapi jika seseorang ada masalah, itu dari dia bukan saya. Saya rasa dia tidak memanggil saya karena alasan personal, tapi saya tetap menghormatinya,” ia menambahkan.

Pemain yang didatangkan Manchester City senilai 57 juta pounds dari Athletic Bilbao itu terakhir kali berseragam Prancis pada Maret 2017. Ketika itu ia masuk sebagai pemain pengganti ketika Les Blues kalah 0-2 dari Spanyol dalam laga persahabatan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]