Ayoze Perez Pernah Tolak Tawaran dari Real Madrid dan Barcelona

terassd
Ayoze Perez Pernah Tolak Tawaran dari Real Madrid dan Barcelona 4

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang Leicester City, Ayoze Perez, ungkapkan pernah menolak tawaran dari Barcelona dan Real Madrid, dan lebih memilih untuk bergabung ke Newcastle pada 2014 lalu. Hal itu dia lakukan bukan tanpa alasan.

Perez bermain bersama klub Segunda Division, Tenerife, sebelum akhirnya direkrut oleh Newcastle United pada tahun 2014. Perez mengungkapkan bahwa dia sebenarnya mendapat tawaran dari Real Madrid dan Barcelona pada saat itu. Tetapi dia menolaknya karena dia pasti akan dimainkan di tim U-21nya.

Ayoze Perez Pernah Tolak Tawaran dari Real Madrid dan Barcelona
The Sun

“Tim U-21 Madrid dan Barcelona menginginkan saya, tapi itu berarti saya akan bermain di divisi kedua lagi. Tawaran lainnya ada dari Porto tim utama, dan Newcastle juga tim utama. Tentu saja bermain di Barcelona dan Real Madrid akan selalu spesial, tapi bermain di tim keduanya membuat saya berpikir mungkin itu bukan keputusan yang tepat,” ucap Perez seperti dilansir Football5Star.com dari talkSPORT.

Perez juga mengungkapkan bahwa sebenarnya dia hampir saja pindah ke Porto, tapi Newcastle membuat penawaran menarik untuknya.

“Saya hampir pindah ke Porto, sangat hampir. Hanya sisa beberapa detail kecil, tapi pada saat itu Newcastle membuat penawaran yang membuat saya tertarik. Saya juga selalu punya mimpi untuk bermain di Premier League, jadi itu adalah sebuah kesempatan,” ucap Perez.

Ayoze Perez menghabiskan 5 musim bersama The Magpies dan mencetak 48 gol dari 195 pertandingan sebelum pindah ke Leicester City dengan harga 30 juta pounds musim panas lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Jamie Vardy dan Ayoze Perez Ulangi Torehan Duet Pemain Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Ada banyak catatan menarik dari kemenangan sensasional 9-0 yang dibukukan Leicester City di kandang Southampton. Salah satunya menyangkut torehan gol Jamie Vardy dan Ayoze Perez.

Di Stadion St. Mary’s, Jamie Vardy dan Ayoze Perez sama-sama membukukan hat-trick. Tiga gol Perez diciptakan pada menit ke-19, 39, dan 57. Adapun tiga gol Vardy dibukukan pada menit ke-45, 58, dan empat menit memasuki injury time.

Dua pemain mencetak hat-trick pada sebuah pertandingan adalah hal langka pada pentas Premier League. Jamie Vardy dan Ayoze Perez bersama Leicester City adalah yang pertama melakukan hal tersebut dalam 16 tahun terakhir.

Kali terakhir dua pemain mencetak tiga gol dalam sebuah pertandingan terjadi pada pengujung musim 2002-03. Dalam laga pekan ke-33, Jermaine Pennant dan Robert Pires sama-sama mencetak hat-trick bagi Arsenal. Menariknya, hal itu juga terjadi saat melawan Southampton.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Highbury tersebut, Arsenal menang 6-1 atas The Saints. Pires membuka skor pada menit ke-8. lalu, dia mencetak dua gol tambahan pada menit ke-22 dan 46. Adapun Pennant menjaringkan bola pada menit ke-15, 18, dan 25.

Bagi Ayoze Perez, hat-trick ke gawang Southampton kali ini membuat dia menyamai jejak Luis Suarez. Sementara itu, bagi Jamie Vardy, trigol kali ini menyudahi kesialannya dalam enam pertemuan terdahulu dengan The Saints. Ini juga merupakan keberhasilan kedua dirinya mencetak gol dalam sepuluh pertemuan dengan The Saints.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Striker Leicester City Samai Jejak Luis Suarez di Premier League

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Kemenangan sensasional 9-0 yang dibukukan Leicester City di kandang Southampton punya arti khusus bagi striker Ayoze Perez. Tak tanggung-tanggung, ada dua makna yang dirasakan striker The Foxes tersebut. Salah satunya menyamai prestasi Luis Suarez pada pentas Premier League.

Ayoze Perez tampil gemilang saat Leicester City membantai Southampton di Stadion St. Mary’s. Tiga gol dilesakkan pemain asal Spanyol itu ke gawang yang dikawal Angus Gunn. Itu mengulangi catatan pertemuan terakhirnya dengan The Saints, musim lalu. Pada 20 April 2019, dia juga mencetak hat-trick saat Newcastle United menang 3-1.

Mencetak hat-trick dalam dua pertemuan beruntun ke gawang tim yang sama terbilang langka pada pentas Premier League. Sebelum sang winger Leicester City, pemain terakhir yang melakukan hal tersebut adalah Luis Suarez bersama Liverpool pada 2012.

Ayoze Perez akhirnya mencetak gol pertamanya bagi Leicester City sejak dibeli dari Newcastle United pada awal musim.
standard.co.uk

Luis Suarez tercatat secara mencetak hat-trick pada dua pertemuan beruntun dengan Norwich City. Keduanya di kandang lawan. Trigol pertama dibukukan saat The Reds menang 3-0 pada 28 April 2012. Sementara itu, hat-trick kedua dilesakkan ketika The Reds unggul 5-2 pada 29 September 2012.

Selain menyamai jejak Luis Suarez, ada makna lain dari trigol Ayoze Perez ke gawang Southampton. Hat-trick itu mengakhiri kemandulannya. Sejak diangkut dari Newcastle pada awal musim, dia tak mampu mencetak gol dalam sepuluh pertandingan beruntun pada berbagai ajang. Beruntunglah, Brendan Rodgers tetap memberikan kepercayaan kepada dia.

“Itu akan datang,” kata Brendan Rodgers sebelum laga Southampton vs Leicester City seperti dikutip Football5Star.com dari Leicester Mercury. “Dia telah bekerja sangat keras dan sayangnya selalu saja gagal. Namun, begitu mendapatkan gol pertama, itu akan benar-benar meningkatkan kepercayaan dirinya.”

Di St. Mary’s, Ayoze Perez membuktikan kata-kata sang manajer. Setelah memecah telur pada menit ke-19, dia lantas menambah dua gol pada menit ke-39 dan 57.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Klopp Beberkan Pemicu Laga Liverpool vs Leicester Berakhir Ricuh

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer asal Jerman, Juergen Klopp, membeberkan pemicu pertandingan Liverpool vs Leicester City berakhir ricuh. Laga yang berlangsung di Stadion Afield, Sabtu (5/10) itu memang berujung keributan antarpemain dari kedua kubu.

Keributan bermula dengan perang mulut antara pemain Leicester, Ayoze Perez, dan bek Liverpool, Andrew Robertson. Insiden itu pecah saat wasit meniup peluit tanda akhir laga, tak lama setelah Liverpool mencetak gol kemenangan melalui eksekusi penalti James Milner.

Brendan Rodgers - Liverpool - Leicester - Daily Mail

Drama pada laga Liverpool vs Leicester berlanjut meski pertandingan dinyatakan selesai. Kericuhan pecah melibatkan beberapa pemain dari kedua kubu. Kamera televisi menampilkan momen ketika pemain Leicester, Ayoze Perez, terlibat adu mulut dengan bek Liverpool, Andrew Robertson.

Menurut Manajer Leicester, Brendan Rodgers, Ayoze Perez tersulut emosinya akibat aksi selebrasi kemenangan Andrew Robertson. Dalam meluapkan kegembiraan, Robertson disebut sampai mendorong Perez. Alhasil, Perez pun geram dan coba membalas.

Sejumlah pemain dari kedua tim coba melerai hingga ada yang ikut dalam perdebatan. Termasuk James Milner, Adam Lallana, dan Virgil van Dijk di kubu Liverpool, lalu Jamie Vardy dari Leicester, dan beberapa nama lain.

Liverpool-vs-Leicester-Berakhir-Ricuh-Ternyata-Ini-Penyebabnya-Ayoze-Perez-vs-Andrew-Robertson-1-GettyImages
Getty Images

“Andy Robertson melakukan perayaan setelah peluit tanda akhir pertandingan ditiup, dan dia mendorongnya (Ayoze Perez). Dia (Robertson) mungkin tak menduga itu. Namun, hal itu membuat lawan jengkel,” urai Juergen Klopp menjelaskan penyebab insiden pada akhir laga Liverpool vs Leicester.

Kericuhan sempat mereda sampai akhirnya semua pemain meninggalkan lapangan pertandingan. Namun, aksi adu mulut terus berlanjut sepanjang perjalanan di lorong menuju ruang ganti.

Akibat aksi Robertson pada akhir laga Liverpool vs Leicester itu, Ayoze Perez terlusut emosinya. Namun, Manajer Leicester, Brendan Rodgers, tak menganggap serius insiden tersebut.

“Dia (Perez) mungkin tidak menduga (itu). Dia jelas kesal dan itu menyebabkan sedikit huru-hara. Tapi sebenarnya tidak ada apa-apa,” ucap Rodgers seperti dikutip Football5star.com dari Metro.co.uk.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Leicester Berakhir Ricuh, Ternyata Ini Penyebabnya

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Liverpool vs Leicester City berakhir ricuh. Keributan terjadi antara kedua kubu. Pemicunya adalah konfrontasi yang melibatkan Ayoze Perez dan Andrew Robertson.

Pertandingan Liverpool vs Leicester memang berakhir dramatis. Gol penalti James Milner pada injury time babak kedua menjadi penentu kemenangan Liverpool atas Leicester di Stadion Anfield, Sabtu (5/10).

Beberapa saat setelah gol itu, wasit langsung meniupkan peluit tanda akhir laga. Akan tetapi, drama tak lantas berhenti. Kericuhan pecah melibatkan beberapa pemain dari kedua kubu.

Kamera televisi menampilkan momen ketika pemain Leicester, Ayoze Perez, terlibat adu mulut dengan bek Liverpool, Andrew Robertson. Sejumlah pemain coba melerai hingga ada yang ikut dalam perdebatan. Termasuk James Milner, Adam Lallana, dan Virgil van Dijk di kubu Liverpool, lalu Jamie Vardy dari Leicester.

Liverpool-vs-Leicester-Berakhir-Ricuh-Ternyata-Ini-Penyebabnya-Ayoze-Perez-vs-Andrew-Robertson-1-GettyImages

Kericuhan sempat mereda sampai akhirnya semua pemain meninggalkan lapangan pertandingan. Namun, aksi adu mulut terus berlanjut sepanjang perjalanan di lorong menuju ruang ganti.

Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, mengklaim emosi tak terkendali Ayoze Perez muncul akibar diprovokasi oleh Andrew Robertson. “Menurut para pemain, saat peluit akhir ditiup, Andy Robertson melakukan selebrasi dengan mendorongnya (Ayoze Perez),” aku Rodgers, seperti dikutip Football5star.com dari Metro.co.uk.

Akibat aksi Robertson tersebut, Ayoze Perez terlusut emosinya. “Dia (Perez) mungkin tidak menduga (itu). Dia jelas kesal dan itu menyebabkan sedikit huru-hara. Tapi sebenarnya tidak ada apa-apa,” ucap Rodgers coba meredakan situasi.

Terkait kekalahan dramatis yang dialami timnya, Rodgers pun mengaku sangat menyesali. Menurut dia, Leicester City pantas meraih hasil yang lebih baik.

“Tanpa keberuntungan, kami tak akan bisa memenangi sejumlah pertandingan. Namun selama 90 menit, kami sebenarnya pantas meraih tiga poin,” bilang dia memungkasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gagal Dapatkan Klub Besar Spanyol, Penyerang Ini Malah ke Leicester

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Leicester City mendatangkan penyerang anyar pada bursa tranfer musim panas ini. Ya, mereka resmi menggaet Ayoze Perez dari Newcastle United, Kamis (4/7/2019).

Ayoze Perez bergabung bersama Leicester City dengan ikatan kontrak berdurasi empat tahun. Penyerang berusia 25 tahun ini berlabuh di Stadion King Power dengan biaya transfer yang diyakini sebesar 30 juta pounds atau sekitar Rp532 miliar.

“Leicester City FC senang bisa mengonfirmasi penyerang asal Spanyol, Ayoze Perez, dengan biaya transfer yang tidak bisa disebutkan,” tulis pernyataan resmi Leicester seperti dikutip Football5star.com.

Kepastian ini berarti tidak sesuai dengan rencana Perez sebelumnya. Ya, ia sempat membuat pernyataan bahwa ingin kembali berkarier di Spanyol musim depan.

“Kembali ke negeri sendiri, bermain bersama tim besar, dan menikmati La Liga akan menjadi sesuatu yang luar biasa dalam karier saya,” ucap Perez.

Ayoze Perez adalah striker yang berhasil mengemas 13 gol dan 2 assist di semua kompetisi bersama Newcastle.

Ia mengikuti langkah yang diambil Rafael Benitez untuk pergi dari Saint James Park setelah musim 2018-19 berakhir. Mantan pelatih Liverpool, Chelsea, dan Real Madrid itu memutuskan untuk menjajal karier bersama salah satu klub asal Cina, Dalian Yifang.

https://www.instagram.com/p/Bze731QAJD3/

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Newcastle Segera Lepas Perez ke Leicester

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, IndonesiaNewcastle United setuju melepas Ayoze Perez ke Leicester City. Dikabarkan, The Foxes memberikan penawaran kepada The Magpies senilai 30 juta pounds atau senilai 532 miliar rupiah.

Ayoze Perez didatangkan oleh Newcastle United dari klub Spanyol, Tenerife pada tahun 2014. Musim lalu, ia berhasil mencetak 12 gol dan 2 assist dari 37 pertandingan di Liga Inggris. Performanya berhasil menyelematkan The Magpies dari degradasi. Secara keseluruhan, Perez mencetak 48 gol dari 195 penampilan bersama Newcastle.

ayoze perez newcastle united - twitter HalaTransfers
twitter – @halatransfer

Newcastle United dan Leicester City tinggal menunggu kesepakatan personal dan tes medis untuk menyelesaikan proses transfer Perez. Transfer Perez akan menjadi pemain kedua yang akan dikontrak manajer Leicester, Brendan Rodgers, pada musim panas ini. Sebelumnya, The Foxes telah mendatangkan pemain bertahan, James Justin, dari Luton Town.

Kepergian Perez menjadi pukulan telak bagi pendukung The Magpies. Sebelumnya, Newcastle telah melepas manajer Rafael Benitez karena perbedaan visi dengan manajemen dan habis masa kontrak. Selain itu, striker Salomon Rondo juga akan kembali ke klub asalnya, West Bromwich Albion, setelah selesai masa peminjaman.

Sementara itu, Leicester City dilaporkan juga berpotensi akan melepas pemain bertahan Harry Maguire yang diminati oleh Manchester United. Klub asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu dikabarkan akan menawar Maguire dengan bayaran 90 juta poundsterling atau senilai 1.6 miliar rupiah.

Tawaran Manchester United sebelumnya sebesar 70 juta pounds (1.2 miliar rupiah) dinilai kurang oleh Leicester City. Jka terealisasi, transfer Harry Maguire akan menjadi salah satu bek termahal di dunia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Striker Newcastle Beri Kode untuk Spurs dan Valencia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Striker Newcastle, Ayoze Perez, memberi lampu hijau untuk Tottenham Hotspur dan Valencia. Perez mengaku tidak menutup peluang untuk hengkang dari Stadion St. James’ Park.

Perez meniti karier di Premier League bersama Newcastle dalam lima musim terakhir. Musim 2018-19 menjadi musim paling produktif bagi pemain asal Spanyol tersebut.

Dari 41 penampilan di berbagai ajang, Perez menyumbangkan 13 gol. Penyerang berusia 25 tahun tersebut juga mampu membukukan empat assist.

Spurs dikabarkan tertarik untuk memboyong Perez untuk menggantikan Fernando Llorente yang tidak mendapat kontrak baru pada musim panas 2019. Valencia pun dikaitkan dengan mantan pemain Tenerife tersebut.

“Itu sesuatu yang tidak bisa saya katakan saat ini. Anda tidak bisa memberi jaminan. Kita lihat saja. Ini akan menjadi musim panas yang panjang. Tentu saja, ada hari saat Anda membuat keputusan,” kata Perez, seperti dilansir Goal.

ayoze perez newcastle united - twitter HalaTransfers
Ayoze Perez (Foto: Twitter.com/HalaTransfers)

“Itu tergantung banyak hal. Kita lihat apa yang akan terjadi. Klub ini akan selalu berada di hati saya, apa pun yang terjadi,” ujarnya.

“Sejujurnya, saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Namun, rasa terima kasih saya tidak cukup untuk Newcastle, kota, klub dan sekitarnya, atas apa yang mereka berikan untuk saya,” tutur Perez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Arsenal Siapkan 25 Juta Pounds untuk Datangkan Ayoze Perez

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Musim 2018-2019 yang segera berakhir membuat Arsenal mulai mengambil ancang-ancang untuk mendapatkan pemain baru. Satu nama menjadi buruan utama mereka, yaitu bomber andalan Newcastle United, Ayoze Perez.

Ketertarikan Arsenal pada Ayoze Perez sebenarnya sudah sejak Juni lalu. Tapi upaya mereka ketika itu menemui jalan buntu. Namun, klub besutan Unai Emery belum menyerah dan ingin mendekatinya lagi Juni mendatang.

Tidak ingin kegagalan yang lalu terulang, manajemen sudah menyiapkan dana segar. The Sun melaporkan The Gunners bersedia menggelontorkan dana sebesar 25 juta pounds untuk menggaetnya.

Ayoze Perez Twitter Premier League
@premierleague

Harga tersebut akan sulit ditolak Newcastle mengingat angka tersebut sudah sesuai dengan klausul pelepasan sang pemain. Sementara itu, Perez sepertinya memang ingin keluar dari St James Park dan bermain di klub yang lebih besar lagi.

“Musim panas nanti saya akan mempunyai beberapa pilihan. Artinya saya akan membuat keputusan soal masa depan. Saya sudah mendengar kabar ada beberapa klub yang tertarik pada saya, tapi saya belum tahu akan pergi ke mana dan saya belum 100 persen akan meninggalkan Newcastle,” katanya seperti dilansir Tribal Football, Jumat (10/5/2019).

Klub asal London Utara sejatinya bukan satu-satunya klub yang menginginkan talenta asal Spanyol tersebut. Mereka harus bersaing dengan dua raksasa Italia, Napoli dan Inter Milan yang juga meminati pemain berusia 25 tahun tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Dihubungkan Dua Klub Eropa, Ayoze Perez Bisa Tinggalkan Newcastle

Football5Star.com, Indoensia – Penyerang Newcastle United, Ayoze Perez, dikabarkan didekati oleh dua klub Eropa, Real Betis dan Napoli. Pemain asal Spanyol tersebut telah lima tahun berkarier di St. James Park.

Ayoze Perez memperkuat Newcastle United sejak tahun 2014 didatangkan dari klub Spanyol, Tenerife. Menururt laporan media, Perez menjadi target dua klub Eropa, Real Betis dan Napoli.

Perez dapat bermain sebagai penyerang maupun gelandang serang, telah menjadi pilihan utama dibawah asuhan Rafael Benitez bersama The Magpies musim ini.

Pemain berusia 25 tahun itu telah mencetak tujuh gol dan memberikan dua assist dari 35 pertandingan. Enam gol diantaranya dicetak di Liga Inggris.

perez read newcastle
readnewcastle.com

Dilaporkan, Betis berada di posisi utama untuk mendapat tenaga Perez dibandingkan klub asal Italia, Napoli.

Perez pun memiliki keinginan hengkang dari The Magpies karena ia merasa dalam karier terdapat siklus dan momen untuk mengubah kariernya menjadi lebih baik.

“Saya percaya pada siklus karier dan ketika tidak berjalan sesuai rencana. Maka, saat itulah momen terbaik mengubah kariernya. Dan mungkin inilah saatnya.” Ujar Perez mengenai peluang hengkang dari The Magpies.

Sementara bersama The Magpies, Rafa Benitez cenderung menempatkannya sebagai rekan Salomon Rondon di lini depan. Kedua pemain saling melengkapi, Rondon yang kuat secara fisik sedangkan Perez memiliki kecepatan untuk merusak pertahanan lawan.

Beragam reaksi datang dari pendukung The Magpies. Ada yang mendukung keinginannya hengkang dan mendapatkan karier yang lebih baik, serta ada yang menginginkannya bertahan di Liga Inggris bersama Newcastle United.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Penyerang Newcastle United Pernah Dikejar Barcelona

Football5star.com, Indonesia – Ayoze Perez mengaku sempat mendapatkan tawaran dari FC Barcelona, sebelum bergabung dengan Newcastle United pada 2014.

“Tawaran lebih banyak datang dari Inggris, tetapi ada pula ketertarikan dari Barcelona. Anda mesti bekerja keras agar hal semacam ini bisa terjadi,” kata Ayoze dalam sesi wawancara dengan Cadena Ser.

Ia menceritakan kisah masa lalunya saat masih bermain bersama Tenerife. Dalam program radio Cadena Ser, Ayoze merespons pertanyaan soal pendekatan Atletico Madrid terhadapnya pada masa lalu.

Pernah diminati FC Barcelona menjadi sebuah kebanggaan bagi Ayoze. Namun, cerita lama itu tak mengganggu konsentrasinya menatap Premier League 2017-18.

“Fokus saya ada di Newcastle,” tutur Ayoze.

Musim lalu, Ayoze mengemas sembilan gol di Divisi Championship bersama Newcastle United musim 2016-2017. Ia juga mengantar The Toon Army meraih tiket promosi ke Premier League 2017-2018.

Perez Dan Berahino Sesuai Kriteria Pochettino

Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino mengungkapkan kriteria striker yang ingin direkrutnya pada bursa transfer musim dingin mendatang. Pochettino menegaskan lebih memilih menggaet pemain yang merumput di Inggris.

Beberapa waktu lalu, Pochettino menilai bahwa Spurs kekurangan stok pemain depan. The Lilywhites hanya memiliki Harry Kane dan Clinton N’Jie yang berposisi asli sebagai striker.

Oleh sebab itu, Spurs pun dihubungkan dengan sejumlah nama striker. Di antaranya, Michy Batshuayi (Olympique Marseille), Daniel Divadi (VfB Stuttgart), Ayoze Perez (Newcastle United) dan Saido Berahino (West Bromwich Albion).

Dua nama terakhir pun tampaknya jadi incaran utama Spurs lantaran sesuai dengan kriteria yang diinginkan Pochettino. Pasalnya, Perez telah membela Newcastle sejak musim lalu dan Berahino merupakan pemain asal Inggris.

“Selalu sulit mendatangkan pemain dari luar (Inggris),” ujar Pochettino, seperti dikutip dari Sportsmole.

“Bagi mereka untuk beradaptasi di Premier League, kultur dan bahasa, itu merupakan hal yang sulit bagi pemain luar. Anda harus mencari pemain dengan karakter yang tepat,” imbuh manajer asal Argentina tersebut.

“Saya lebih memilih merekrut pemain dari Inggris. Jika memiliki opsi untuk mendatangkan pemain dari sini, saya lebih memilih itu, entah Premier League, Championship atau League One,” tandasnya.

Ayoze Perez Klaim Diminati MU dan Spurs

Penyerang Newcastle United, Ayoze Perez, mengaku dirinya tengah diminati oleh Manchester United dan Tottenham Hotspur. Meski demikian, Ayoze memilih untuk setiap berseragam The Magpies.

Sejak dibeli Newcastle dari Tenerife musim panas tahun lalu, Ayoze memang jadi primadona baru di St James’ Park. Di musim pertamanya, pemain asal Spanyol itu bikin tujuh gol dari 36 penampilan di Premier League.

Penampilan Ayoze semakin oke di musim keduanya, di mana ada empat gol dan dua assist disumbangkannya dari 15 kali tampil di liga. Dengan performanya tersebut, wajar jika Ayoze kemudian diincar sejumlah klub Eropa.

Beberapa klub Inggris, sebut saja MU dan Spurs, dikabarkan tertarik untuk meminang pemain 22 tahun itu. Ayoze disebut bakal jadi amunisi yang pas memperkuat lini depan kedua tim yang memang bermasalah musim ini.

MU sendiri bermasalah karena mereka cuma punya dua penyerang murni, yakni Wayne Rooney dan Anthony Martial. Sayangnya, Rooney tengah sulit bikin gol, 2 gol dari 13 pertandingan liga, sementara Martial baru bikin empat gol dari 12 pertandingan.

Sementara itu, Spurs cuma punya dua penyerang yakni Harry Kane dan Son Heung-Min. Baru Kane yang bisa diandalkan lewat torehan 9 gol dari 17 pertandingan. Son sendiri baru bikin satu gol.

“Ada kebenaran dalam pembicaraan terkait ketertarikan terhadap saya. Itu bermanfaat bagi saya,” ujar Ayoze kepada Radio Club Tenerife seperti dilansir Soccerway.

“Ada banyak kebenaran dalam kabar ketertarikan dari Tottenham dan Manchester Untied, tapi tempat saya saat ini di Newcastle,” lanjutnya.