Prediksi: Barcelona vs Espanyol

Barcelona vs Espanyol mian

Stadion Camp Nou, Sabtu (30/3/2019) Pukul 22.15 WIB (Bein Sports)

Football5Star.com, Indonesia – Stadion Camp Nou akan menyajikan Derby Catalunya antara Barcelona vs Espanyol. Seperti yang sudah-sudah, situasi kedua tim berbeda 180 derajat musim ini.

Barcelona kokoh di puncak klasemen dengan 66 poin. Sementara Espanyol harus kembali berjuang di papan bawah dengan menempati urutan ke-13.

Tidak ada alasan bagi Azulgrana untuk kalah pada derbi kali ini. Apalagi bintang lapangan mereka, Lionel Messi sedang dalam perfoma apik dengan menempati puncak top skorer LaLiga musim ini.

Sementara bagi tim tamu, tidak ada cara lain bagi mereka untuk bertahan sebaik mungkin guna terhindar dari kebobolan banyak gol. Apalagi mereka punya rekor buruk jika bermain tandang musim ini.

REKOR PERTEMUAN

Barcelona vs Espanyol head to head

TREN PERFORMA

Barcelona vs Espanyol Lima laga trakhir

STATISTIK MENARIK
  • Rekor kandang Barcelona  musim ini: 13 menang, 5 imbang, 1 kalah.
  • Barcelona selalu menang di 3 laga kandang beruntun.
  • Azulgrana selalu mencetak di atas 3 gol dalam 3 laga terakhir di semua ajang.
  • Lionel Messi selalu mencetak gol di 6 laga kandang terakhir.
  • Rekor tandang Espanyol musim ini: 1 menang, 7 imbang, 9 kalah.
  • Espanyol selalu meraih hasil imbang di 3 laga tandang terakhir.
  • Espanyol hanya kalah sekali dari 7 laga terakhir di semua ajang.
  • Barcelona hanya kalah sekali dari 24 pertemuan terakhir melawan Espanyol.
  • Terakhir kali El Barca kalah di Camp Nou dari Espanyol terjadi pada musim 2008-2009.
PELATIH
  • Ernesto Valverde dan Rubi sudah 4 kali bertemu.
  • Valverde tak terkalahkan tiap menghadapi Rubi.
  • Valverde hanya kalah sekali dari 8 laga terakhir melawan Espanyol.
  • Rubi selalu kalah tiap menghadapi Barcelona.
WASIT
  • Laga Barcelona vs Espanyol akan dipimpin oleh Carlos Del Cerro Grande.
  • Statistik Grande musim ini: 4 tuan rumah menang, 4 imbang, 5 kalah.
  • Barcelona tidak pernah menang dari 2 laga terakhir yang dipimpin Grande.
  • Espanyol selalu kalah di 2 laga terakhir yang dipimpin Grande.
  • Grande baru sekali memimpin laga kedua tim dan Barcelona sukses memenangkan pertandingan.
PEMAIN KUNCI

BARCELONA:

Top Scorer: Lionel Messi (29 gol)

Top Assist:  Lionel Messi (12 assist)

Top Rating:  Lionel Messi (8,6)

ESPANYOL:

Top Scorer: Borja Iglesias (11 gol)

Top Assist: Oscar Melendo (4 assist)

Top Rating: Mario Hermoso (6,94)

BERITA KEDUA TIM
  • Barcelona terancam tidak bisa menurunkan Luis Suarez yang menderita cedera.
  • Samuel Umtiti sudah bisa diturunkan lagi setelah sembuh dari cedera.
  • Arthur Melo akan kembali mengisi starting 11 Barcelona pada laga ini.
  • Pablo Piatti dan Facundo Pereyra tidak bisa diturunkan Espanyol karena cedera.
  • Espanyol juga tak diperkuat Sergi Darder yang terkena akumulasi kartu.
  • Hernan Perez akan dimainkan sebagai sayap kanan pada laga ini.
PRAKIRAAN FORMASI

man utd vs west bromBarcelona vs Espanyol line up

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Barcelona 3-1 Espanyol
ScorePredictor
Barcelona 3-1 Espanyol
Predictz
Barcelona 3-0 Espanyol
FOOTBALL5STAR
BARCELONA 4-1 ESPANYOL

Coutinho Debut, Barcelona Lolos ke Semifinal Copa del Rey

Football5Star.com, Indonesia – Barcelona berhasil lolos ke semifinal Copa del Rey setelah mengalahkan tim sekotanya, Espanyol, di leg kedua perempat final di Camp Nou, Jumat (26/1/2018) dinihari WIB. keberhasilan ini pun sekaligus menandakan debut pemain baru mereka, Philippe Coutinho, yang dimasukkan pada babak kedua.

Coutinho masuk menggantikan Andres Iniesta pada menit ke-68 ketika Barcelona sudah memimpin 2-0. Ini adalah laga perdananya bersama klub baru setelah dibeli seharga 142 juta pounds dari Liverpool.

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi ajang balas dendam Blaugrana karena pada laga leg pertama mereka dikalahkan Espanyol. Itu menjadi kekalahan perdana Lionel Messi dkk musim ini di semua ajang.

philippe coutinho debut
@FCBarcelona

Tertinggal agregat 1-0 membuat Valverde menurunkan pemain utamanya di laga ini. Keputusan tersebut pun langsung membuahkan hasil ketika laga baru berjalan sembilan menit. Luis Suarez kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah tandukannya masuk ke gawang yang dikawal Pau Lopez.

Unggul cepat membuat permainan tuan rumah makin tak terbendung. Mereka pun berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-25 melalui aksi Lionel Messi. La Pulga sukses mengelabui beberapa pemain lawan sebelum melepaskan tendangan yang tak mampu dibendung kiper lawan.

Keunggulan ini pun membuat Barca bermain lebih aman. Kendati telah memasukkan Coutinho, tuan rumah gagal menambah pundi-pundi golnya. Hingga wasit meniup pluit panjang, skor 2-0 tidak berubah.

Unggul agregat 2-1 membuat Los Cules menjadi klub terakhir yang lolos ke semifinal. Mereka pun telah ditunggu Sevilla, Valencia, dan Leganes di babak selanjutnya.

https://www.youtube.com/watch?v=JrjJsS_weJQ

Susunan Pemain:

Barcelona (4-4-2): 13-Jasper Cillessen; 18-Jordi Alba, 23-Samuel Umtiti, 3-Gerard Pique, 20-Sergi Roberto; 22-Aleix Vidal (15-Paulinho 63’), 5-Sergio Busquets, 4-Ivan Rakitic (21-Andre Gomes 90’), 8-Andres Iniesta (14-Philippe Coutinho 68’); 9-Luis Suarez, 10-Lionel Messi
Pelatih: Ernesto Valverde

Espanyol (4-3-2-1): 1-Pau Lopez, 3-Aaron Caricol, 5-Naldo, 22-Mario Hermoso, 2-Marc Nevarro; 4-Victor Mata (14-Oscar Melendo 87’), 15-David Lopez, 18-Javi Fuego; 23-Esteban Granero (9-Sergio Garcia 65’), 25-Sergi Darder (11-leo Baptistao 46’); 7-Gerard Moreno
Pelatih: Quique Flores

Prediksi: Barcelona Vs Espanyol

Barcelona vs Espanyol

Stadion Camp Nou, Minggu (10/9/2017) Pukul 01.45 WIB (SCTV/BeIN Sport 2)

Football5Star.com, Indonesia – Barcelona akan menghadapi Espanyol dalam Derbi Catalan pada pertandingan pekan ketiga Divisi Primera La Liga, Sabtu (9/9/17) malam atau Minggu pukul 01.45 WIB.

Berbeda dengan derbi lain, duel antara Barcelona dan Espanyol ini tidaklah terlalu panas. Kendati demikian, bukan berarti Espanyol takkan bisa membuat kejutan.

Pada sebuah laga persahabatan, 25 Oktober 2016, Periquitos bisa menang 1-0 atas Barca di Camp Nou. Itulah kemenangan pertama rival satu daerah Barca sejak 21 Februari 2009.

Berbicara performa musim ini, Barca sudah menemukan ritme performa setelah tampil buruk pada pramusim hingga Piala Super Spanyol. Mereka memenangi dua laga pertama La Liga.

Sebaliknya, Espanyol masih labil. Bisa menahan Sevilla di kandangnya, Periquitos malah kalah 0-1 dari Leganes di kandang sendiri.

HEAD TO HEAD

Total Pertemuan: 179
Barcelona Menang: 107
Seri: 38
Espanyol Menang: 34

Banner Pertemuan Sebelumnya Barcelona vs Espanyol

TREN PERFORMA
BARCELONA ESPANYOL
26/08/17 : Alaves 0-2 Barcelona
20/08/17 : Barcelona 2-0 Real Betis
16/08/17 : Madrid 2-0 Barcelona
13/08/17 : Barcelona 1-3 Madrid
07/08/17 : Barcelona 5-0 Chapecoense
27/08/17 : Espanyol 0-1 Leganes
19/08/17 : Sevilla 1-1 Espanyol
10/08/17 : Napoli 2-0 Espanyol
06/08/17 : Hamburg SV 1-1 Espanyol
02/08/17 : Twente 0-0 Espanyol
REKOR KANDANG BARCELONA
  • El Barca sudah 89 kali menjamu Espanyol di Camp Nou. Tuan rumah superior dengan meraih 70 kemenangan dan hanya sembilan kali kalah.
  • Blaugrana terakhir kalah di kandang sendiri terjadi pada pekan ketiga La Liga musim lalu. Ketika itu, El Barca kalah 1-2 dari Alaves.
  • Setelah ditahan imbang Real Madrid pada 3 Desember 2016, El Barca meraih 13 kemenangan beruntun di Camp Nou.
REKOR TANDANG ESPANYOL
  • Termasuk hasil imbang melawan Sevilla, Periquitos tak terkalahkan dalam lima pertandingan La Liga terakhir di kandang lawan.
  • Sembilan kemenangan yang diraih Espanyol di Camp Nou seluruhnya terjadi pada pertandingan La Liga. Namun, kali terakhir dilakukan pada 2008-09.
STATISTIK MENARIK
  • Lionel Messi merupakan pemain yang paling getol melepas tembakan sejauh ini. Bintang Blaugrana itu menembak 20 kali dalam dua pertandingan.
  • Sejauh ini, Barca menjadi satu-satunya tim yang bisa memenangi dua laga pembuka musim secara beruntun dalam enam tahun berturut-turut.
  • Periquitos merupakan tim kedua yang paling minim melakukan pelanggaran di La Liga sejauh ini. Dalam dua laga, mereka hanya 22 kali melakukan pelanggaran.
PELATIH
  • Quique Sanchez Flores, pelatih Espanyol, termasuk inferior ketika menghadapi Barca. Dia hanya menang tiga kali dan dua kali bermain imbang dari 12 pertemuan.
  • Ernesto Valverde juga punya rekor tak terlalu bagus menghadapi Espanyol. Dari 16 laga, dia kalah enam kali dan lima kali meraih kemenangan.
  • Menghadapi Sanchez Flores, Valverde unggul tipis. Dari sembilan pertemuan, dia menang empat kali dan kalah tiga kali.
WASIT
  • Jesus Gil Manzano sudah memimpin pertandingan Divisi Primera sejak 2012-13.
    Wasit berusia 33 tahun ini sudah 14 kali memimpin Barca. Dipimpin dia, Barcelona meraih 9 kemenangan dan tiga kali kalah.
    Rekor Periquitos saat dipimpin Manzano juga cukup apik. Lima kali menang dan empat kali seri dari 12 penampilan.
PEMAIN KUNCI*

BARCELONA:
Top Scorer: Lionel Messi (2 gol)
Top Assist: Paco Alcacer, Gerard Deulofeu, Jordi Alba (@1 assist)
Top Rating: Lionel Messi (9,09)

ESPANYOL:
Top Scorer: Leo Baptistao (1 gol)
Top Assist: –
Top Rating: Leo Baptistao (7,54)

* Statistik dan rating di La Liga musim ini berdasarkan WhoScored.com

BERITA BARCELONA
  • Ousmane Dembele berpeluang menjalani debut pada laga kali ini sejak berstatus sebagai pemain termahal di La Liga.
  • Kondisi Luis Suarez masih tanda tanya. Dia mengalami cedera ringan saat membela Uruguay pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018.
  • Nelson Semedo bisa kembali diplot sebagai bek kanan. Sergi Roberto digeser ke lini tengah andai kebugaran Ivan Rakitic diragukan.
BERITA ESPANYOL
  • Diego Lopez masih belum tentu bisa fit pada laga ini. Pau Lopez kemungkinan akan kembali dipercaya sebagai kiper.
  • Javi Lopez dan Oscar Duarte akan absen membela Espanyol karena cedera.
PRAKIRAAN FORMASI

Banner Lineup Barcelona vs Espanyol

PREDIKSI HASIL
Bursa Taruhan
PaddyPower
WillHill
Ladbrokes
1(1,17) X(8,50) 2(18,00)
1(1,17) X(7,50) 2(15,00)
1(1,17) X(7,50) 2(19,00)
Prediksi Skor
WhoScored
FootballExpert
Barcelona 3-0 Espanyol
Barcelona 2-1 Espanyol
Prediksi Football5Star
Barcelona: 50% Seri: 25% Espanyol: 25%

Berita Bola: Gasak Espanyol, Barcelona Gusur Sevilla

Barcelona kembali menduduki posisi kedua menyusul kemenangan atas Espanyol dalam lanjutan Divisi Primer bertajuk Derbi barceloni di Camp Nou, Minggu (18/12).

Barcelona sempat turun ke posisi ketiga. Anak asuh Luis Enrique digusur Sevilla yang menang 4-1 saat menjamu Malaga di Ramon Sanchez Pizjuan kemarin.

Peluang pertama Barcelona tercipta saat laga baru berjalan tujuh menit. Lionel Messi secara mengejutkan gagal memaksimalkan umpan tarik Neymar.

Luis Suarez membuka keunggulan Barcelona pada menit ke-18. Dia menuntaskan umpan panjang Andres Iniesta setelah lepas dari kawalan para pemain belakang Espanyol.

Gol kedua Barcelona kembali dicetak oleh Suarez pada menit ke-67. Itu tidak lepas dari kelincahan Messi yang mengecoh empat pemain lawan sebelum sepakannya diblok dan bola liar dimanfaatkan Suarez.

Hanya butuh waktu satu menit bagi Barcelona untuk kian membuat Espanyol tertinggal. Messi lagi-lagi merepotkan pertahanan lawan dan membuat Jordi Alba berhasil membobol gawang Espanyol dengan tendangan mendatarnya.

Espanyol memperkecil kedudukan berkat pada menit ke-79. Setelah bekerja sama dengan Pablo Piatti, Gerard Moreno menyodorkan bola yang dituntaskan dengan tendangan voli David Lopez.

Messi menutup pertandingan dengan skor 4-1. Dia meneruskan assist dari Suarez dengan tendangan cungkil untuk mengecoh kiper Espanyol jelang berkahirnya waktu normal.

Barcelona mengumpulkan 34 poin atau tertinggal tiga angka dari Real Madrid yang memuncaki klasemen Divisi Primera sementara dengan tabungan satu laga.

Barcelona Pesta Gol Di Derby Catalan

Barcelona tinggal selangkah lagi untuk mempertahankan titel Divisi Primera setelah menang 5-0 atas Espanyol pada hari Minggu (8/5).

Tampil di hadapan puluhan ribu pendukung setia di Camp Nou, Barca langsung mengambil inisiatif menyerang begitu laga dimulai.

Namun, rapatnya barisan pertahanan Espanyol membuat Barca hanya bisa mencuri gol melalui tendangan bebas Lionel Messi pada babak pertama.

Di babak kedua, barulah Blaugrana bisa berpesta gol, diawali oleh Luis Suarez pada menit ke-52. Memanfaatkan operan terobosan dari Messi, penyerang asal Uruguay tersebut tanpa kesulitan menyarangkan bola kedalam gawang.

Tak sampai 10 menit kemudian, Suarez kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambut sepak pojok dari Neymar.

Pada menit ke-74, publik Camp Nou lagi-lagi bersorak. Akibat blunder yang dilakukan oleh kiper Pau Lopez, Rafinha sukses memperlebar keunggulan Barca menjadi 4-0.

Tujuh menit menjelang waktu normal berakhir, Neymar turut menyumbangkan gol setelah menerima operan dari Suarez. Skor 5-0 bertahan hingga laga berakhir.

Berkat kemenangan dalam Derby Catalan ini, skuat asuhan pelatih Luis Enrique hanya perlu meraih satu kemenangan lagi untuk memastikan gelar Divisi Primera. Sedangkan, Espanyol tertahan di peringkat ke-15 klasemen.

SUSUNAN PEMAIN

Barcelona (4-3-3): Ter Stegen; Alves, Pique, Mascherano, Alba (Mathieu 70′); Rakitic (Turan 73′), Busquets, Iniesta (Rafinha 73′); Messi, Suarez, Neymar.

Espanyol (4-3-3): Pau; Lopez, Roco, Duarte, Alvarez; Sanchez, Canas (Montanes 72′), Diop; Perez (Correa 66′), Caicedo (Moreno 46′), Asensio.

Busquets Enggan Anggap Remeh Granada Di Laga Penentuan Juara

Barcelona kini tinggal selangkah lagi menuju gelar juara Divisi Primera usai mengalahkan Espanyol dengan skor telak 5-0 di Camp Nou, Minggu (8/5) malam.

Pada jornada terakhir, Barcelona akan bertandang ke markas Granada. Meski Granada sudah dalam posisi aman, Sergio Busquets menilai tim asuhan Jose Gonzalez tersebut tak akan memberikan kemenangan secara cuma-cuma bagi Barcelona.

Bila mampu menaklukkan Granada, maka otomatis gelar juara Divisi Primera akan kembali ke tangan Barcelona.

Namun, bila Barcelona ditahan imbang atau justru kalah dari Granada dan Real Madrid meraih kemenangan di markas Deportivo La Coruna, maka trofi juara meluncur ke Santiago Bernabeu.

“Laga pada Sabtu (14/5) depan akan sangat sulit karena Granada baru saja memastikan diri lolos dari degradasi dan akan coba memenangkan pertandingan untuk menyempurnakan perayaan mereka,” ujar Busquets, dilansir Football Espana.

Oleh karena itu, Busquets menegaskan Barcelona tak akan lengah sejak awal pertandingan.

“Kami akan memaksakan diri untuk memenangkan pertandingan. Kami tak tahu efek dari keberhasilan Granada bertahan sebelum laga lawan kami. Namun yang jelas kami tetap akan pergi ke sana untuk memenangkan pertandingan,” ucap Busquets.

Busquets menyebut Barcelona sukses memberikan respons bagus usai menderita kekalahan beruntun dan tersingkir dari Liga Champions. Namun hal itu dianggap Busquets tak boleh membuat El Barca berada dalam kondisi terlalu percaya diri di pekan terakhir.

“Kami tahu bahwa kami tak bermain cukup bagus di fase tersebut (kekalahan beruntun), namun sepak bola juga mengandung keberuntungan.”

“Di Valencia, kami percaya bahwa kami setidaknya layak meraih hasil seri namun kami kalah dan hal itu tentu tak boleh dilupakan,” kata Busquets.

Harga Jual Messi Mengalahkan Nilai Seluruh Skuat Espanyol

Barcelona akan menjamu rival sekotanya, Espanyol, pada pekan ke-37 Divisi Primera, Minggu (8/5). Laga ini menguak sebuah fakta unik tentang kedua klub. Ternyata nilai Espanyol tidak ada apa-apanya dibanding Barcelona.

Nilai yang dimaksud adalah prediksi harga pasar semua pemain di klub. Transfermarkt menyebutkan value seluruh skuat Los Pericos mencapai 58 juta euro. Namun, nilai itu tidak sampai setengahnya dari prediksi harga jual Lionel Messi seorang.

Messi diperkirakan oleh Transfermarkt bisa bernilai 120 euro di pasaran. Nilai Messi merupakan yang termahal di antara pemain Barcelona lain. Harga jual rekan satu tim yang mendekati harga nilai Messi hanyalah Neymar dengan prediksi banderol harga sebesar 100 juta euro.

Hal ini jelas menggambarkan perimbangan kekuatan Barcelona dan Espanyol. Los Pericos jauh berada di bawah El barca. Bayangkan saja, pemain termahal mereka adalah Marco Asensio. Nilai pemain berumur 20 tahun yang dipinjam dari Real Madrid ini hanya delapan juta euro.

Tidak aneh, di atas kertas, Barcelona jelas diunggulkan ketika menjamu Espanyol pada akhir pekan nanti. Namun, seringkali pertandingan tidak ditentukan oleh kekuatan uang. Mendiang pelatih El Barca, Johan Cryuff, sendiri pernah mengeluarkan pernyataan menarik tentang hal ini. Dia berkata, “Saya tidak pernah melihat sekantung uang bisa mencetak gol.”

Hal ini merupakan peringatan kepada Barcelona agar tidak memandang remeh Espanyol. Terbukti, dalam laga di paruh pertama atau saat bertemu di Copa del Rey musim ini, El Barca mesti memeras tenaga untuk menundukkan Espanyol.

Derby Catalan, Enrique Fokus ke Sepak Bola

Barcelona akan menghadapi Espanyol, Rabu (13/1) besok, di leg kedua babak 16-besar Copa del Rey. Pada laga leg pertama, pekan lalu, Lionel Messi dkk menang telak 4-1 atas sesama tim Catalan itu.

Jelang laga derby Catalan besok, tensi tinggi menaungi kedua tim. Pasalnya, sempat terjadi keributan di lorong masuk ke ruang ganti pada akhir laga. Luis Suarez yang dianggap memicu keributan pun dihukum larangan bertanding pada laga esok hari. Perang opini di media pun sempat dilakukan kedua kubu.

Namun, pelatih Luis Enrique menegaskan dirinya hanya akan fokus ke urusan sepak bola pada laga nanti. Hal-hal di luar sepak bola, seperti keributan pemain, pertengkaran fans, dan lain-lain, tak dipedulikannya.

“Saya hanya ingin fokus pada para pemain saya, bukan hal di luar sepak bola. Saya hanya membuat rencana untuk laga di lapangan. Saya tak tahu apa yang akan terjadi besok. Dalam urusan sepak bola di atas lapangan, saya tak tahu. Saya menyiapkan pertandingan sama seperti biasanya. Namun, derby selalu sulit,” bilang Enrique.

Enrique juga membuka peluang untuk bertemu dan menyalami pelatih Espanyol, Constantin Galca, pada awal laga. Tujuannya adalah untuk sedikit meredakan ketegangan antara dua tim Catalan itu.

“Jika pertemuan itu bisa meredakan tensi, maka luar biasa. Saya akan melakukan apa pun untuk itu. Walaupun saya tak tahu apakah itu akan terjadi. Jika benar terjadi, fantastis,” tambah sang entrenador.

Suarez Memprovokasi Keributan Dengan Skuat Espanyol

Luis Suarez terancam terkena sanksi akibat dianggap memprovokasi keributan dengan para pemain Spanyol. Penyerang Barcelona itu melontarkan kata-kata yang membuat skuat Los Periquitos meradang di lorong menuju ruang ganti di Stadion Camp Nou.

Kejadian terjadi setelah pertandingan antara Barcelona versus Espanyol pada leg pertama babak 16-besar Copa del Rey berakhir pada Kamis (7/1). Wasit Juan Martínez Munuera menyatakan Suarez mencegat skuat Espanyol lalu mengeluarkan kalimat yang membuat lawannya geram.

“Di dalam lorong ada pemain Barcelona bernomor sembilan, Luis Suarez. Ketika itu skuat Espanyol tengah berjalan menuruni tangga. Dia menunggunya dan meneriakinya beberapa kali. Dia berkata, ‘Saya menunggu kalian, ke sini, dasar orang yang sia-sia.’,” demikian laporan yang ditulis oleh Munuera.

Sang pengadil juga menyatakan tindakan Suarez itu memicu keributan antara skuat Espanyol dan Barcelona. Alhasil, Suarez terancam terkena sanksi karena insiden itu dimasukkan Munuera ke dalam laporan resmi pertandingan.

“Tindakan itu memprovokasi konfrontasi antara pemain kedua klub dan petugas keamanan mesti melerainya, begitu pula halnya dengan pelatih kedua tim,” tambah laporan Munuera.

Selain Suarez, Munuera disebut juga melaporkan alasan kartu merah yang diperoleh pemain Espanyol, Pape Diop dalam laga tersebut. Munuera menyatakan Diouf melontarkan kalimat tidak sopan yang bernada menyerang terhadap pemain Barcelona. Pernyataan itu tidak ditoleransi karena menyinggung tentang ibu pemain lawan.

Belum diketahui apakan Suarez maupun Diop bakal terkena sanksi. Namun yang jelas tindakan keduanya sudah dicatat dan dimasukkan ke dalam laporan resmi pertandingan yang dibuat oleh wasit.

Panas, Laga Barcelona Versus Espanyol Didominasi Saling Hina Dan Kericuhan Antarpemain

Laga Derby Catalonia antara Barcelona lawan Espanyol di Copa del Rey pada Kamis (7/1) benar-benar panas. Pertandingan leg pertama babak 16-besar Copa del Rey itu didominasi oleh saling hina dan ricuh antarpemain.

Dalam pertandingan yang dimenangi Barcelona dengan skor 4-1 tersebut, wasit Juan Martinez Munuera mengeluarkan sebelas kartu kuning dan dua kartu merah. Hal itu terpaksa dilakukan karena keributan antarpemain pecah di atas lapangan.

Sebuah acara dari Radio Catalonia yang bernama La TdP melaporkan seorang pemain Espanyol mengeluarkan kata-kata provokatif dan menghina kepada pemain Barcelona. Pemain itu berkata, “Saya akan melakukannya ke kalian.”

Sejak itulah keributan pecah sehingga Munuera mengusir dua pemain Los Periquitos, Pape Diop pada menit ke-72 dan Hernan Perez pada menit ke-75, ke luar lapangan. Namun, sebelum itu pun ketegangan sudah sering terjadi.

Kiper Espanyol, Pau Lopez dilaporkan Marca berulang kali mengejek striker El Barca, Luis Suarez, ketika gagal menciptakan gol. Suarez pun ganti menghina Lopez. Puncaknya pada menit ke-44, dia merayakan gol kedua Lionel Messi tepat di depan Lopez.

Lopez pun sempat memicu insiden dengan Messi. Marca menyebut dia terekam tengah menginjak kaki Messi dalam suatu momen dalam pertandingan. Usai laga, para pemain kedua tim juga terlibat keributan di lorong menuju ruang ganti.

Hal ini jelas akan membuat laga leg kedua yang bakal digelar di Stadion Cornella-El Prat pada Rabu (13/1) memanas. Saat itu, Espanyol ganti akan menjamu El Barca.

Debut Vidal Dan Turan Di Barcelona Memuaskan Enrique

Pelatih Barcelona, Luis Enrique, mengaku senang dengan penampilan Arda Turan dan Aleix Vidal yang menjalani debutnya ketika mengalahkan Espanyol 4-1 pada hari Kamis (7/1).

Setelah masa hukuman larangan transfer yang diberikan oleh Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) berakhir, kedua pemain yang diboyong pada bursa transfer musim panas 2015 tersebut akhirnya dapat membela Barcelona di kompetisi resmi.

Dalam laga leg pertama babak 16 Copa del Rey yang digelar di Nou camp tersebut, Vidal dan Turan dimasukkan oleh Enrique pada menit ke-68 untuk menggantikan Dani Alves dan Ivan Rakitic.

Enrique mengatakan bahwa kehadiran mereka berdua dapat membuat perbedaan yang positif dalam permainan Blaugrana.

“Saya senang dengan apa yang saya lihat dari mereka berdua. Mereka jelas tidak bermain lama, tetapi mereka mampu memberikan kami solusi. Aleix beberapa kali memiliki momen yang hebat,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut seperti yang dikutip oleh Marca.

Sebagai informasi, Vidal diboyong oleh Barcelona dari Sevilla dengan nilai transfer sekitar 10 juta Euro, sementara Turan didatangkan dari Atletico Madrid dengan harga sekitar 35 juta Euro.

Pertandingan sendiri berjalan berat sebelah. Meski Felipe Caicedo sempat membawa Espanyol unggul terlebih dahulu di menit ke-9, tuan rumah mampu membalikkan situasi berkat Lionel Messi (13′, 44′), Gerard Pique (49′), dan Neymar (88′).

Leg kedua akan digelar pada hari Kamis (14/1) di Estadi Cornela-El Prat.

Tantangan Pique Untuk Fans Espanyol

Bek Barcelona, Gerard Pique, menantang fans Espanyol untuk memenuhi Stadion Cornela-El Prat dalam laga leg kedua babak 16-besar Copa del Rey pada Kamis (14/1) pekan depan.

Barcelona berhasil menang telak dengan skor 4-1 atas Espanyol dalam laga leg pertama yang digelar di Camp Nou pada hari Kamis (7/1). Gol Felipe Caicedo yang sempat membawa Espanyol unggul di menit ke-9 tak berarti banyak setelah tuan rumah membalikkan keadaan berkat Lionel Messi (13′, 44′), Pique (49′), dan Neymar (88′).

Tensi pertandingan memang tinggi. Wasit sampai harus mengeluarkan dua kartu merah, masing-masing untuk Hernan Perez (72′) dan Pape Diop (76′). Seusai pertandingan, ketegangan juga masih terjadi di lorong pemain.

Pique pun kemudian mengejek fans Espanyol yang tak mampu memenuhi El Prat ketika kedua tim bermain imbang tanpa gol di Divisi Primera pada tanggal 2 Januari silam.

“Mereka menyebut diri mereka sendiri kelompok minoritas yang hebat dan benar mereka merupakan minoritas karena mereka bahkan tak bisa memenuhi stadion mereka sendiri. Kita lihat saja apakah mereka mampu memenuhinya pada leg berikutnya, karena kemarin hal tersebut tidak terjadi,” ujar mantan bek Manchester United tersebut seperti yang dikutip oleh Marca.

“Ini akan menjadi leg kedua yang sangat intens dan menarik. Pertandingan akan berjalan dengan atmosfer pertandingan sepak bola yang menarik,” tambah dirinya.

Enrique: Ini Sepak Bola, Bukan American Football

Pelatih Barcelona, Luis Enrique, mengkritik permainan Espanyol dalam leg pertama babak 16-besar Copa del Rey pada hari Kamis (7/1).

Barcelona berhasil menang telak 4-1 atas Espanyol setelah gol-gol dari Lionel Messi (13′, 44′), Pique (49′), dan Neymar (88′) membalas gol tim tamu yang dicetak oleh Felipe Caicedo (9′).

Tidak hanya hujan gol, pertandingan juga berjalan dengan tensi tinggi. Dua pemain Espanyol, Hernan Perez (72′) dan Pape Diop (76′) bahkan sampai diusir keluar lapangan oleh wasit.

Meski mengaku senang dengan hasil akhir, Enrique kurang puas dengan jalannya pertandingan yang keras.

“Tujuan kami adalah untuk menikmati permainan dan menghibur sebaik mungkin. Kami ingin fans kami menikmati permainan. Itulah yang kami lakukan. Saya pikir kami mencapai tujuan kami, meskipun seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol karena kami terus menciptakan peluang,” terang Enrique seperti yang dikutip oleh Marca.

“Semua tergantung pelatih atau para pemain untuk bermain dengan tenang, tetapi wasit harus memastikan bahwa kami bermain sepak bola, bukan American football. Saya lebih suka pertandingan yang lebih sedikit interupsi dan tanpa cedera,” tambah dirinya.

Namun, Enrique enggan mengomentari kartu merah yang diterima oleh Perez dan Diop.

“Bukan hak saya untuk berkomentar. Itu akan menjadi penilaian terhadap performa wasit. Saya tidak pernah melakukannya. Tidak ketika saya marah atau senang, seperti saya saat ini,” tegas mantan pelatih AS Roma tersebut.

Dua Pemain Espanyol Diusir, Pique Puji Wasit

Bek Barcelona, Gerard Pique, memuji performa wasit Juan Martinez Munuera, ketika mereka mengalahkan Espanyol 4-1 dalam laga leg pertama babak 16-besar Copa del Rey pada hari Kamis (7/1).

Dalam laga yang digelar di Nou Camp tersebut, tensi pertandingan yang tinggi membuat beberapa insiden tak terelakkan di atas lapangan. Hernan Perez (72′) dan Pape Diop (76′) bahkan sampai diganjar kartu merah oleh sang pengadil.

Seusai pertandingan, Pique memuji kepemimpinan Munuera yang bertindak tegas dalam memberikan hukuman kepada para pemain Espanyol.

“Ini adalah sepak bola, bukan American Football. Dalam pertandingan lain, kami mungkin mendapatkan wasit yang membiarkan segalanya tetap berjalan, tetapi tidak hari ini,” ujar mantan bek Manchester United tersebut seperti yang dikutip oleh Marca.

“Sebuah derby memang selalu bertensi tinggi. Mereka fokus memainkan permainan mereka. Beberapa wasit membiarkan hal tersebut, seperti yang pada laga sebelumnya dan yang lain tidak, seperti hari ini,” tambah dirinya.

Meski Espanyol sempat membuka keunggulan pada menit ke-9 lewat Felipe Caicedo, pada akhirnya Blaugrana berhasil menaang telak berkat Lionel Messi (13′, 44′), Pique (49′), dan Neymar (88′).

Keunggulan agregat yang besar ini disambut gembira oleh suami dari penyanyi Shakira tersebut.

“Aku pikir kami mendapatkan hasil yang sangat baik. Mereka masih ada di kompetisi ini karena kami belum sepenuhnya menang, meski empat gol ini membuat kami sedikit tenang. Sekarang, waktunya untuk memikirkan laga selanjutnya,” ucap Pique.

Sebelum menjalani leg kedua pada hari Kamis (14/1), anak-anak asuhan pelatih Luis Enrique akan terlebih dahulu menghadapi Granada dalam laga lanjutan Divisi Primera pada hari Sabtu (9/1).

Diop: Espanyol Tidak Kasar, Tidak Ada Darah Yang Keluar

Laga antara Barcelona dan Espanyol di Babak 16-Besar Copa del Rey pada Rabu (6/1) berlangsung ricuh. Namun, pemain Los Periquitos, Papakouli Diop,menampik bahwa timnya bermain kasar dan membahayakan.

Dalam pertandingan leg pertama babak 16-besar Copa del Rey di Stadion Camp Nou tersebut, wasit Juan Martinez Munuera mengeluarkan sebelas kartu kuning dan dua kartu merah. Hal itu dikarenakan terjadi kericuhan antarpemain dan pertandingan berlangsung keras.

Usai laga, Los Periquitos mendapat kritik tajam. Mereka disebut bermain kasar, sehingga membahayakan. Namun, Diop yang terkena kartu merah dalam laga melawan El Barca menampik dengan tegas.

“Kami tidak bisa dibilang kasar. Tidak ada darah yang keluar. Jika kami mau seperti itu, para pemain Barcelona akan dipapah keluar dengan tandu,” ujar Diop kepada Carrusel Deportivo.

Diop kedapatan bersitegang dengan striker Barcelona, Luis Suarez. Hal itulah yang membuatnya terkena kartu merah. Terkait hal ini, Diop sangat kecewa terhadap putusan wasit.

“Kami saling menyerang. Dia mengumpat kepada saya dan saya ganti menyumpahinya. Namun, akhirnya hanya saya yang diusir. Wasit berkata kepada saya dia tidak mendengar aksi Suarez, hanya saya,” ucap Diop.

Espanyol masih akan menjalani laga leg kedua babak 16-besar Copa del Rey melawan Barcelona pada Rabu (13/1). Diperkirakan pertandingan yang akan digelar di Stadion Cornella-El Prat itu akan berlangsung panas seperti sekarang.

Balas Dendam, Barcelona Cukur Sembilan Pemain Espanyol

Satu kaki Barcelona telah berada di perempat final Copa del Rey musim ini. Dalam leg pertama babak 16-Besar, anak asuh Luis Enrique menang telak atas rival sekotanya, Espanyol di Stadion Camp Nou pada Rabu (6/1).

Barcelona langsung menekan sejak kick-off babak pertama. Laga baru berjalan delapan menit, peluang Neymar masih mampu digagalkan kiper Espanyol, Pau Lopez.

Satu menit berselang, justru gawang Barcelona yang kebobolan lewat serangan pertama yang dibangun Espanyol. Felipe Caicedo melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dibendung penjaga gawang Marc-Andre ter Stegen berkat assist Marco Asensio lewat serangan balik.

Lima menit berselang, Barcelona mampu menyamakan skor. Umpan terobosan Andres Iniesta dituntaskan dengan sempurna oleh Lionel Messi yang menghujamkan bola ke pojok kanan gawang Espanyol.

Barcelona memastikan unggul 2-1 pada babak pertama. Jelang turun minum, Messi kembali mencatatkan nama di papan skor melalui tendangan bebasnya dari sisi kiri pertahanan tim tamu.

Empat menit babak kedua berjalan, Barcelona kembali menambah pundi golnya. Kini giliran Messi yang mengirim umpan matang dan disambut tendangan jarak dekat Gerard Pique.

Pertandingan berjalan keras usai Barcelona memimpin dengan skor 3-1. Kartu merah keluar dari saku wasit bagi dua pemain Espanyol, yakni Hernan Perez pada menit ke-72 dan Pape Diop dua menit berselang.

Espanyol kian kelimpungan usai tampil dengan sembilan pemain. Alhasil, Barcelona menutup laga dengan kemenangan 4-1 setelah Neymar menggetarkan gawang Espanyol dua menit jelang berakhirnya waktu normal.

Barcelona pun berhasil membalas dendam usai ditahan imbang tanpa gol oleh Espanyol dalam lanjutan Divisi Primera akhir pekan lalu. Pada leg kedua, Rabu (13/1), Barcelona bakal menyambangi markas Espanyol di Stadion Cornella-El Prat.

SUSUNAN PEMAIN

Barcelona: Ter Stegen; Alves (Vidal 67), Pique, Mascherano, Alba; Busquets, Arda (Rakitic 68), Iniesta; Messi, Suarez, Neymar
Espanyol: Pau; Lopez, Raillo, Roco, Alvarez; Diop, Abraham (Burgui 60; Hernan, Asensio (Sevilla 46), Gerard; Caicedo (Jordan 41)

“Mungkin Barcelona Berusaha Memengaruhi Wasit Untuk Copa Del Rey”

Pertandingan Babak 16-Besar Copa del Rey antara Barcelona versus Espanyol diprediksi akan berlangsung panas. Bagaimana tidak, Presiden Espanyol, Joan Collet, tidak suka dengan kritik bermain brutal yang dialamatkan ke timnya. Dia juga memanaskan suasana dengan menuding semua itu hanya cara El Barca untuk memengaruhi wasit.

Hubungan Espanyol dan Barcelona mendadak dalam tensi tinggi setelah kedua tim berlaga pada pekan ke-18 Divisi Primera. Saat itu, Los Periquitos berhasil menahan seri El Barca dengan skor 0-0 di Stadion Cornella-El Prat. Akibatnya, tim tamu mesti kehilangan posisi puncak klasemen sementara Divisi Primera yang ganti diduduki oleh Atletico Madrid.

Sesudah laga, kritik diperoleh oleh Espanyol. Mereka dituding melakukan permainan keras yang berbahaya atas El Barca. Selain itu, suporternya juga dianggap melakukan pelecehan rasial kepada bintang Barcelona, Neymar Jr. Hal ini kontan membuat Collet marah.

Dia ganti menuding ada pihak-pihak biasa yang selalu membawa isu Barcelona sebagai simbol pro-nasionalisme Catalan. Hal itu menurut Collet selalu terjadi ketika El Barca tidak meraih hasil yang diinginkan.

“Bohong jika kami disebut bermain keras. Setiap kali mereka tidak menang, komentarnya selalu sama. Hanya sedikit yang melihat terjadi kekerasan dan hal itu dilakukan sebagai alasan kegagalan untuk menang,” kata Collet.

Collet juga menampik tudingan bahwa suporter Espanyol bertindak rasialis kepada Neymar. Menurutnya dia hadir di sana bersama 30 ribu suporter dan tidak melihat apa pun yang melecehkan Neymar.

“Mungkin semua ini untuk memengaruhi wasit pada 6 Januari nanti,” tutur Collet.

Pada 6 Januari nanti, Espanyol memang dijadwalkan bertemu dengan Barcelona lagi. Namun, kali ini kedua tim mesti berduel di babak 16-besar Copa del Rey. Selain itu, sekarang giliran El Barca menjamu Los Periquitos di Stadion Camp Nou.

“Barcelona Tak Terlena Dengan Kesuksesan Tahun Lalu”

Barcelona mencanangkan target tinggi di 2016. Pelatih Luis Enrique pun menyebut kemenangan bukan hal sulit diperoleh mengingat anak asuhnya tak pernah merasa bosan dengan hal tersebut.

Tren Barcelona di tahun lalu menunjukkan grafik meningkat. Gelar internasional pertama diperoleh Enrique saat mengalahkan River Plate di final Piala Dunia Antar Klub. Selain itu, Barcelona pun berada di posisi teratas klasemen sementara Divisi Primera La Liga dan terus melaju di ajang Copa del Rey.

Begitu pula di kancah Liga Champions. Barcelona masih sangat diunggulkan untuk mempertahankan gelar mereka musim ini.

Meski begitu, Enrique memilih untuk tetap membumi. Dia mengakui bahwa mempertahankan performa di level tertinggi bukanlah sesuatu hal yang mudah.

“Saya melihat para pemain tak pernah merasa bosan untuk meraih kemenangan. Pencapaian musim lalu sudah kami lupakan dan kini kami hanya ingin fokus ke depan,” sebut Enrique, dilansir AS.

Di laga perdana di 2016 ini, Barcelona akan menghadapi sang rival sekota, Espanyol dalam lanjutan Divisi Primera. Derby Catalan ini tentu akan berjalan sengit, mengingat kedua tim akan kembali bersua beberapa hari kemudian di ajang Copa del Rey.

Enrique meyakini, laga ini bakal berlangsung spesial. “Kemenangan di laga derby selalu menyenangkan. Tapi semuanya tak akan mengubah kami,” tandasnya.

Ditahan Espanyol, Cuma 15 Menit Barcelona Dominan

Barcelona ditahan imbang tanpa gol oleh Espanyol, Sabtu (2/1), di pekan ke-18 Liga Spanyol. Hasil imbang ini pasti mengecewakan bagi Blaugrana, tapi sangat menyenangkan bagi Espanyol.

Pelatih Espanyol, Constantin Galca, tak bisa menyembunyikan rasa senangnya setelah menahan seri Barcelona. Dia menyebut Lionel Messi dkk dominan terhadap timnya hanya dalam 15 menit. Selebihnya, laga berjalan seimbang. Bahkan, Galca sedikit menyesal timnya gagal mencetak gol.

Pada laga itu, Barcelona memang menguasai bola sebanyak 74 persen. Namun, jumlah tembakan ke gawang Espanyol sangat minim. Hanya dua tembakan yang mengarah ke gawang Espanyol selama 90 menit.

“Kami meraih satu poin dari tim terbaik di dunia. Kami menerapkan pertahanan yang hebat dan saya sangat puas. Kami juga bermain dengan intens dan saling membantu antarpemain,” bilang Galca.

“Tapi kami harusnya lebih sering memainkan bola dan lebih banyak membuat peluang. Kami tak banyak melakukannya. Kami sering merebut bola, tapi tidak sabar untuk mempertahankannya,” tambah dia.

“Barcelona lebih baik dari kami hanya selama 15 menit pertama babak kedua. Sisanya, laga berjalan dengan sangat imbang. Sayang sekali, kami hanya kekurangan sedikit kreativitas,” ujar Galca.

Dengan tambahan satu poin, Barcelona mengoleksi 39 poin dari 17 laga. Mereka memang memainkan satu laga lebih sedikit dari tim-tim lain karena keharusan tampil di Piala Dunia Antarklub 2015, tengah bulan lalu.

Turan Gatal Untuk Segera Lakoni Debut Bersama Barcelona

Penantian panjang Arda Turan untuk debut resminya bersama Barcelona tak lama lagi akan berakhir. Gelandang yang diboyong dari Atletico Madrid ini kemungkinan akan tampil saat Barcelona menghadapi Espanyol di leg pertama babak 16-besar Copa del Rey pada Kamis (7/1) dini hari mendatang.

Kabar ini, tentu saja membuat Turan kembali bergairah. Maklum, dia sudah menunggu lama untuk bisa kembali tampil di lapangan.

Bahkan, demi debutnya itu, Turan rela berlatih tiga kali sehari sebagai persiapan.

“Kakiku seperti bergetar karena bahagia. Aku tak mau ada kesalahan. Aku ingin memberikan yang terbaik saat debut nanti,” sebut Turan, dilansir Sport.

Turan sebenarnya telah resmi bergabung dengan Barcelona pada bursa transfer musim panas lalu. Untuk mendatangkannya dari Atletico, Barcelona perlu menggelontorkan dana sebesar 41 juta Euro.

Namun, lantaran Barcelona tengah menjalani sanksi embargo transfer yang dijatuhkan FIFA, mereka tidak diperkenankan mendaftarkan pemain baru. Sanksi ini baru berakhir pada Senin, 4 Januari mendatang.

Turan sendiri, selama absen membela Barcelona, tetap aktif memperkuat timnas Turki. Dia tampil di lima laga terakhir Turki di babak kualifikasi Piala Eropa 2016 dan sukses membawa negaranya lolos ke putaran final.