Jordi Alba: Liverpool Rusak Kesempurnaan Barcelona

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mimpi Barcelona untuk meraih tiga gelar utama musim ini harus pupus di tangan dua tim, Liverpool dan Valencia. Hal ini disayangkan bek Blaugrana, Jordi Alba. Menurutnya, dua pertandingan itu menjadi momen paling pahit bagi timnya musim ini.

Barca tersingkir dari Liga Champions oleh Liverpool. Alba dkk gagal mempertahankan keunggulan agregat tiga gol yang mereka dapat pada leg pertama di Camp Nou. Menghadapi The Reds di Anfield, Blaugrana tak mampu berbuat banyak dan kalah 0-4.

Sementara Valencia, jadi penjegal Barca di final Copa del Rey. Valencia memastikan gelar Copa del Rey kedelapan mereka setelah berhasil mengalahkan Barcelona pada laga final pada Minggu (26/5) pagi. Pertandingan berlangsung di Stadion Benito Villamarin dan berkesudahan dengan kedudukan 2-1 untuk Santi Mina dkk.

alba barca blaugranes
barcablaugranes.com

“Ini adalah momen berat untuk kami. Seperti yang sudah-sudah sebelumnya, semua pemain sudah memberi kemampuan maksimal. Sekarang, kami harus memulihkan mental dan fisik untuk bersiap menghadapi kompetisi selanjutnya,” kata Alba seperti dikutip dari Sport English.

“Aku berharap kami bisa menutup musim dengan cara lain. Namun, dua pertandingan itu jadi momen kelam kami musim ini. Kini, kami tetap dicap gagal musim ini meskipun berhasil menjuarai LaLiga. Mimpi kami tetap menjuarai tiga gelar walaupun gagal,” katanya melanjutkan.

Kendati demikian, Alba tetap menganggap musim ini merupakan momen terbaik dalam kariernya. “Jika tidak termasuk dua pertandingan itu, aku rasa ini adalah musim terbaik dalam karierku,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Mourinho: Lionel Messi Istimewa Selamanya

Banner live dan podcast baru

Footbal5star.com, Indonesia – Jose Mourinho ikut berkomentar soal pertandingan Barcelona vs Liverpool. Menurutnya, faktor pembeda di pertandingan tersebut adalah adanya sosok Lionel Messi.

Barcelona berhasil menuai kemenangan di laga leg pertama semifinal Liga Champions. Bermain di Stadion Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB, Lionel Messi dkk menang 3-0 di partai Barcelona vs Liverpool.

Luis Suarez lebih dulu membuat gol pembuka pada menit ke-26. Lionel Messi tampil sebagai pemasti kemenangan tim berjulukan Blaugrana lewat dua golnya (75′, 82′).

Gol kedua Messi diciptakannya secara sensasional lewat tendangan bebas jarak jauh. Dua gol tersebut membuat catatan golnya selama berkarier di Barcelona kini genap mencapai 600 gol.

Liga Champions - Barcelona - Lionel Messi
uefa.com

Menurut Jose Mourinho, Messi bukan pemain yang bersinar dalam waktu singkat. Buat pelatih berjulukan The Special One, megabintang asal Argentina itu adalah sosok akan selalu bisa tampil istimewa.

“Liverpool akan lebih difavoritkan apabila Barcelona tidak diperkuat Lionel Messi. Namun, adanya messi membuat semuanya jadi berbeda,” ucap Mourinho dikutip Football5star.com dari Bein Sports.

“Messi bukan pemain yang spesial hanya dalam sepekan. Dia begitu istimewa selamanya,” katanya.

Hasil laga Barcelona vs Liverpool tentu memberikan keuntungan besar bagi Blaugrana dalam upaya melangkah ke final Liga Champions musim ini.

Betapa tidak, mereka hanya butuh hasil imbang di leg kedua untuk dapat menghentikan langkah The Reds di semifinal. Pertandingan kedua akan berlangsung di markas Liverpool di Stadion Anfield pada 8 Mei 2019.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Liverpool Butuh Bantuan Keajaiban di Anfield

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Setelah hasil laga Barcelona vs Liverpool, James Milner berharap ada keajaiban di partai leg kedua semifinal Liga Champions.

Liverpool mengalami kekalahan di pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions. Bermain di Stadion Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB, James Milner dkk mengalami kekalahan 0-3 di partai Barcelona vs Liverpool.

Luis Suarez lebih dulu membuat gol pembuka pada menit ke-26. Lionel Messi tampil sebagai pemasti kemenangan tim berjulukan Blaugrana lewat dua golnya (75′, 82′).

Di pertandingan tersebut tim berjulukan The Reds sebenarnya bisa tampil impresif. Bahkan, mendapatkan sejumlah peluang emas untuk mencetak gol. Namun, mereka kurang efektif dalam penyelesaian akhir.

Manchester United - Liverpool - Football5star - Milner
Bbc.com

Kebobolan tiga gol tentu membuat asa Liverpool semakin sulit untuk bisa lolos ke final. Namun, Milner akan memastikan The Reds akan tampil habis-habisan di leg kedua sambil berharap adanya keajaiban.

“Kita lihat saja apa yang terjadi di Anfield. Kami akan mengerahkan semua kemampuan. Hal-hal spesial pernah terjadi Anfield sebelumnya,” kata James Milner dikutip Football5star.com dari situs resmi UEFA setelah laga Barcelona vs Liverpool.

“Dengan kualitas pemain yang dimiliki Barcelona, akan sulit untuk tetap tidak kebobolan di Anfield. Akan selalu menjadi sulit ketika Anda mengalami situasi seperti ini,” ucapnya.

Pertandingan kedua akan berlangsung di markas Liverpool di Stadion Anfield pada 8 Mei 2019. Jika ingin lolos, skuat asuhan Juergen Klopp wajib menang minimal 4-0, sedangkan Blaugrana hanya butuh hasil imbang atau kalah tidak lebih dari 0-2 untuk bisa menembus ke final.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Milner: Main Bagus Tidak Cukup di Semifinal Liga Champions

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Setelah pertandingan Barcelona vs Liverpool, James Milner menilai bermain bagus saja tidak cukup. Di tahap semifinal, hasil merupakan satu-satunya hal terpenting menurutnya.

Liverpool mengalami kekalahan di pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions. Bermain di Stadion Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB, James Milner dkk mengalami kekalahan 0-3 di partai Barcelona vs Liverpool.

Luis Suarez lebih dulu membuat gol pembuka pada menit ke-26. Lionel Messi tampil sebagai pemasti kemenangan tim berjulukan Blaugrana lewat dua golnya (75′, 82′).

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United
Foxsportasia

Di pertandingan tersebut tim berjulukan The Reds sebenarnya bisa tampil impresif. Bahkan, mendapatkan sejumlah peluang emas untuk mencetak gol. Namun, mereka kurang efektif dalam penyelesaian akhir.

“Menurut saya di tahap ini, hasil adalah satu-satunya hal terpenting. Kami bisa menciptakan sejumlah peluang dan seharusnya bisa memaksimalkannya, tetapi tidak terjadi,” kata James Milner dikutip Football5star.com dari situs resmi UEFA setelah laga Barcelona vs Liverpool.

“Kami boleh puas dengan cara kami bermain. Sungguh, ini hasil yang sulit diterima, tetapi kami perlu kembali bersatu dan mengambil hal-hal positif,” ucapnya.

Hasil tersebut tentu memberikan keuntungan besar bagi Blaugrana dalam upaya melangkah ke final Liga Champions musim ini.

Betapa tidak, mereka hanya butuh hasil imbang di leg kedua untuk dapat menghentikan langkah The Reds di semifinal. Pertandingan kedua akan berlangsung di markas Liverpool di Stadion Anfield pada 8 Mei 2019.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Lionel Messi Selalu Berhasil Menakuti Lawan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Setelah laga Barcelona vs Liverpool, Ernesto Valverde mengatakan Lionel Messi selalu berjuang dan berhasil ketika sangat dibutuhkan. Bahkan, megabintang asal Argentina itu bisa secara konstan membuat lawan takut.

Barcelona berhasil menuai kemenangan 3-0 di laga leg pertama semifinal Liga Champions. Bermain di Stadion Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB, Lionel Messi dkk menang 3-0 di partai Barcelona vs Liverpool.

Luis Suarez lebih dulu membuat gol pembuka pada menit ke-26. Lionel Messi tampil sebagai pemasti kemenangan tim berjulukan Blaugrana lewat dua golnya (75′, 82′).

Gol kedua Messi diciptakannya secara sensasional lewat tendangan bebas jarak jauh. Ernesto Valverde tak menduga anak asuhnya akan melepaskan tembakan langsung.

https://twitter.com/D9INE_X_/status/1123731235019329537

“Leo selalu mengejutkan. Sungguh, itu adalah tendangan bebas jarak jauh dan saya tidak tahu jika ia akan melepaskan tembakan langsung,” ujar Valverde dikutip Football5star.com dari situs resmi UEFA.

“Saya tidak tahu bagaimana ia melakukannya tetapi ia selalu berjuang dan berhasil saat kami sangat membutuhkannya. Ia memberikan rasa takut kepada lawan secara konstan,” katanya.

Kemenangan di laga Barcelona vs Liverpool tentu memberikan keuntungan besar bagi Blaugrana dalam upaya melangkah ke final Liga Champions musim ini.

Betapa tidak, mereka hanya butuh hasil imbang di leg kedua untuk dapat menghentikan langkah tim beralias The Reds di semifinal. Pertandingan kedua akan berlangsung di markas Liverpool di Stadion Anfield pada 8 Mei 2019.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Wenger: Liverpool Kalah dari Barcelona Gara-Gara Van Dijk

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, ikut mengomentari kekalahan 0-3 Liverpool dari Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (2/5/2019) dinihari WIB. Menurutnya kekalahan ini disebabkan oleh kesalahan Virgil van Dijk.

Tiga gol Barcelona di Camp Nou dicetak lewat satu gol Luis Suarez dan dua gol Lionel Messi. Pada gol pertama lah Wenger menyoroti kinerja Van Dijk.

Bagi pelatih asal Prancis itu, Van Dijk telah lalai dalam mengawal pergerakan Luis Suarez. Baginya, tidak ada yang salah dengan performa sang bek sepanjang 90 menit, tapi lolosnya striker Barcelona dalam kawalan adalah tanggung jawab pemain nomor empat tersebut.

wenger-saya fans arsenal dan sedih jika melihat mereka kalah
dailymail.co.uk

“Ketika Barcelona masuk di sepertiga lapangan mereka adalah tim yang berkualitas. Anda sudah melihat gol yang mereka buat. Satu peluang, satu gol. Ini sangat menarik karena Van Dijk bisa menjaga posisi dengan baik, tapi dia harus terus mengikuti Suarez pergi untuk menghalau bola,” ujar Wenger kepada Bein Sports, Kamis (2/5/2019).

“Masalah terutama di bek tengah yang punya kualitas luar biasa. Tapi dia justru melepasnya begitu saja. Sejak awal pertandingan posisi Virgil tidaklah buruk tapi dia tidak merespons apa pun ketika melihat Suarez. Ini tanggung jawabnya,” sambungnya.

Lini belakang The Reds di Camp Nou dinihari tadi memang menjadi sorotan. Selain karena kinerja pemain di lapangan, keputusan Juergen Klopp memainkan Joe Gomez sebagai bek kanan untuk menggantikan Trent Alexander Arnold juga menuai pertanyaan dari berbagai pihak.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Cetak Gol ke-600, Ini Rataan Gol Messi Semusim

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Lionel Messi kembali berhasil membuat pencapaian penting dalam perjalanan karier bersama timnya. Di pertandingan Barcelona vs Liverpool, megabintang asal Argentina itu menciptakan gol ke-600.

Barcelona berhasil menuai kemenangan di laga leg pertama semifinal Liga Champions. Bermain di Stadion Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB, Lionel Messi dkk menang 3-0 di partai Barcelona vs Liverpool.

Luis Suarez lebih dulu membuat gol pembuka pada menit ke-26. Lionel Messi tampil sebagai pemasti kemenangan tim berjulukan Blaugrana lewat dua golnya (75′, 82′).

Gol kedua tersebut yang menggenapi torehan gol Messi menjadi 600 dari 683 pertandingan di semua kompetisi. Pencapaian tersebut didapatnya setelah berseragam Barcelona selama hampir menuntaskan 15 musim.

Total 600 gol tersebut tercipta di enam ajang berbeda. Jika dirata-rata, Messi sudah mengemas 43 gol setiap musim selama berkarier di klub raksasa La Liga tersebut.

Dengan rincian 417 gol di Liga Spanyol, 112 gol (Liga Champions), 50 gol (Copa del Rey). Juga, 13 gol (Piala Super Spanyol) 5 gol (Piala Dunia Klub), dan 3 gol (Piala Super Eropa).

Sejauh ini Messi pun telah mengemas 10 gelar Liga Spanyol, 4 Liga Champions, dan 6 trofi Copa del Rey. Ditambah 8 total Piala Super Spanyol, 3 Piala Super Eropa, dan 3 trofi Piala Dunia Klub.

Kemenangan di laga Barcelona vs Liverpool tentu memberikan keuntungan besar bagi Blaugrana dalam upaya melangkah ke final Liga Champions musim ini.

Betapa tidak, mereka hanya butuh hasil imbang di leg kedua untuk dapat menghentikan langkah tim beralias The Reds di semifinal. Pertandingan kedua akan berlangsung di markas Liverpool di Stadion Anfield pada 8 Mei 2019.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Setelah Crystal Palace, kini Barcelona yang Hancurkan Liverpool

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Barcelona sukses mempermalukan Liverpool lewat kemenangan 3-0 di Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dinihari WIB. Keberhasilan mereka mencetak tiga gol ke gawang Alisson Becker pun menjadikan Lionel Messi dkk menyamai rekor yang sebelumnya dibuat Crystal Palace di Premier League.

Pada laga leg pertama semifinal Liga Champions dinihari tadi Barcelona membuat tiga gol melalui kaki Luis Suarez dan brace Lionel Messi di babak kedua. Selain membawa satu kakinya ke final, mereka ternyata mencatatkan rekor lainnya.

Klub asal Katalonia itu menjadi klub kedua yang sukses memberondong tiga gol ke gawang The Reds musim ini. Sebelumnya hanya Crystal Palace yang berhasil membuat Alisson memungut bola dari gawangnya sebanyak tiga kali.

Torehan Palace itu dibuat pada Januari lalu ketika mereka tandang ke Anfield. Adalah Andros Townsend, James Tomkins, dan Max Meyer yang memberondong gawang Liverpool ketika itu. Tapi pada saat itu anak asuh Juergen Klopp masih mampu menang 4-3.

Setelah empat bulan berlalu, gawang The Reds kembali diberondong tiga gol dalam satu pertandingan. Catatan minor ini tentu menjadi pekerjaan rumah buat Juergen Klopp, terlebih mereka sebelumnya hanya kebobolan satu gol dari lima laga terakhir sebelum tandang ke Camp Nou.

Tidak hanya soal kebobolan tiga gol saja, gagalnya para pemain Liverpool mencetak gol dinihari tadi sekaligus membuat mereka untuk pertama kali gagal cetak gol dalam lima pertandingan terakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Valverde Tak Menyangka Barcelona Menang Besar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Ernesto Valverde tak menyangka timnya bisa menang besar di pertandingan Barcelona vs Liverpool. Padahal, jika dilihat dari bagaimana pertandingan berlangsung, hasil imbang mungkin sudah memuaskan.

Barcelona berhasil menuai kemenangan di laga leg pertama semifinal Liga Champions. Bermain di Stadion Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB, Lionel Messi dkk menang 3-0 di partai Barcelona vs Liverpool.

Luis Suarez lebih dulu membuat gol pembuka pada menit ke-26. Lionel Messi tampil sebagai pemasti kemenangan tim berjulukan Blaugrana lewat dua golnya (75′, 82′).

Ernesto Valverde menegaskan Barcelona harus mewaspadai rekor tandang Manchester United.
vg.no

Agresifnya perlawanan Liverpool membuat kemenangan 3-0 Barcelona seolah menjadi hasil yang luar biasa. Hal itu pun diakui Ernesto Valverde.

“Sungguh, ini adalah hasil luar biasa melawan tim yang sangat kuat. Kami membuat beberapa penyesuaian kecil saat jeda dan mereka benar-benar tampil agresif di babak kedua,” kata Valverde dikutip Football5star.com dari situs resmi UEFA setelah laga Barcelona vs Liverpool.

“Tak terpikirkan berapa skor yang akan tercipta. Berdasarkan dari bagaimana pertandingan berlangsung, 1-1 mungkin akan menjadi skor bagus. Kami menang berkat perlawanan hebat,” ujarnya.

Hasil tersebut tentu memberikan keuntungan besar bagi Blaugrana dalam upaya melangkah ke final Liga Champions musim ini. Betapa tidak, mereka hanya butuh hasil imbang di leg kedua untuk dapat menghentikan langkah tim beralias The Reds di semifinal.

Pertandingan kedua akan berlangsung di markas Liverpool di Stadion Anfield pada 8 Mei 2019.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

5 Fakta Menarik dari Laga Barcelona vs Liverpool

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Partai leg pertama semifinal Liga Champions yang mempertemukan Barcelona vs Liverpool baru saja selesai digelar. Pada partai tersebut, Barcelona berhasil keluar sebagai pemenang lewat brace Lionel Messi dan satu gol Luis Suarez.

Kemenangan ini membuat Azulgrana berhasil mendapatkan satu kakinya ke partai puncak Liga Champions. Selain itu, ada juga beberapa catatan menarik di balik partai Barcelona vs Liverpool. Berikut www.old.football5star.com sudah merangkum 5 fakta menarik yang terjadi di partai Barcelona vs Liverpool dinihari tadi:

1. 600 GOL
5 Fakta Menarik dari Partai Barcelona vs Liverpool - 600 gol - uefa. com
uefa.com

Selain berhasil membawa Barcelona meraih kemenangan penting, brace Lionel Messi ke gawang Alisson Becker ternyata memiliki catatan khusus. Sepasang gol tersebut membuat Lionel Messi berhasil mencetak 600 gol sepanjang karier profesionalnya.

Hal ini membuatnya semakin mendekati raihan gol dari rival abadinya, Cristiano Ronaldo. Pasalnya, Ronaldo sudah berhasil mencetak lebih dari 600 gol dalam karier profesionalnya sebagai pesepak bola.

2. PERKASA DI LEG PERTAMA
5 Fakta Menarik dari Partai Barcelona vs Liverpool - leg pertama - uefa. com
uefa.com

Kemenangan di Camp Nou semakin menegaskan dominasi Barcelona pada partai leg pertama di babak gugur di kompetisi Eropa sepanjang sejarahnya. Sejauh ini, Azulgrana sudah berhasil mencatatkan 38 kemenangan dari 42 partai di babak gugur kompetisi Eropa.

Dua dari tiga kekalahan tersebut mereka telan ketika menghadapi tim asal Inggris. Kekalahan pertama terjadi di partai Piala Super Eropa dari Aston Villa pada tahun 1982. Sementara itu, kekalahan kedua mereka alami di babak perempat final Piala Winners dari Manchester United pada musim 1983-84.

3. BELUM AMAN
5 Fakta Menarik dari Partai Barcelona vs Liverpool - belum aman - uefa. com
uefa.com

Meskipun berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-0, Barcelona tak boleh lengah di partai leg kedua nanti. Musim lalu, mereka harus merelakan keunggulan agregat 3-1 setelah dikalahkan oleh AS Roma di leg kedua dengan skor 3-0.

Jika melihat gaya bermain yang ditunjukkan oleh pasukan Juergen Klopp di Camp Nou, Liverpool masih mungkin mencetak empat gol ke gawang Marc-Andre ter Stegen pada partai leg kedua mendatang. Apalagi, The Reds akan mendapatkan dukungan dari puluhan ribu suporter di Anfield.

4. TUMPUL DI MARKAS LAWAN
5 Fakta Menarik dari Partai Barcelona vs Liverpool - Liverpool away - uefa. com
uefa.com

Kekalahan di Camp Nou membuat Liverpool memiliki rekor tandang yang kurang baik di ajang Liga Champions musim ini. Pasalnya, mereka hanya mampu meraih dua kemenagnan dari enam partai tandangnya di Eropa musim ini. Empat laga sisanya berakhir dengan kekalahan.

5. MOMOK BAGI KLUB INGGRIS
Barcelona v Liverpool - UEFA Champions League Semi Final: First Leg
uefa.com

Klub Inggris merupakan lawan yang cukup mudah ditaklukkan oleh Lionel Messi. Hal itu ia buktikan dengan catatan 25 gol dari 33 partai melawan klub asal Premier League.

Di musim ini saja, La Pulga sudah berhasil mencetak enam gol dari lima partai melawan klub Inggris. Enam gol tersebut ia cetak ke gawang Tottenham Hotspur, Manchester United, dan Liverpool.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Barcelona vs Liverpool: Lionel Messi dan Luis Suarez Menangkan Tuan Rumah

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pada Kamis (2/5) dinihari WIB, Liga Champions menyajikan partai sengit di babak semifinal antara Barcelona vs Liverpool. Pertandingan ini dimenangkan oleh Barcelona lewat brace Lionel Messi dan satu gol Luis Suarez.

Tampil dengan skuat terbaiknya, Barcelona sempat kesulitan keluar dari tekanan Liverpool di awal-awal pertandingan. Strategi pressing ketat yang diterapkan oleh Juergen Klopp berhasil membuat lini pertahanan tim tuan rumah kerepotan.

Setelah tertekan di 20 menit pertama pertandingan, Barcelona mulai keluar menyerang. Hasilnya, Luis Suarez mampu menjebol gawang Alisson setelah menerima umpan silang dari Jordi Alba pada menit ke-26.

Selepas gol dari Luis Suarez, Liverpool kembali keluar menyerang. Di menit ke-35, mereka mendapatkan peluang emas dari Sadio Mane yang lepas dari penjagaan Gerard Pique. Namun, sepakannya masih melambung tipis dari gawang Barcelona.

Barcelona vs Liverpool - Liga Champions - @LFC
twitter.com/LFC

Azulgrana juga kerap kali melepaskan serangan-serangan di sisa waktu babak pertama. Namun, kedua tim gagal mencetak gol tambahan. Paruh pertama pun berakhir dengan skor 1-0 untuk tim tuan rumah.

Di babak kedua, The Reds yang tertinggal langsung mengambil inisiatif serangan. Strategi ini pun membuat Azulgrana hanya mengandalkan serangan balik untuk mencetak gol keduanya.

Strategi dari tim tuan rumah pun berdengan efektif. Melalui skema serangan balik cepat, Luis Suarez berhasil lepas dari pengawalan bek Liverpool. Penyerang asal Uruguay itu pun melepaskan sepakan yang membentur mistar gawang Alisson. Bola muntah langsung disambar Lionel Messi untuk membawa Barcelona unggul 2-0 pada menit ke-75.

Tertinggal dua gol, mental para pemain Liverpool langsung jatuh. Pasalnya, Lionel Messi lagi-lagi berhasil menjebol gawang Alisson pad amenit ke-82. Kali ini, sang kapten Barcelona berhasil mencetak gol melalui eksekusi sepakan bebas yang tak kuasa dibendung Alisson.

Beberapa saat setelah gol kedua Messi, Liverpool sempat mendapatkan peluang emas lewat Roberto Firmino. Namun, sepakannya masih bisa dibendung oleh pemain belakang tim tuan rumah. Bek Barcelona kemudian kembali mampu menahan bola muntah yang jatuh ke kaki Mohamed Salah.

Di sisa waktu pertandingan, kedua tim saling jual beli serangan. Namun, tak ada gol tambahan yang tercipta. Hasil ini pun membuat Barcelona berhasil melangkahkan satu kaki ke partai puncak Liga Champions.

SUSUNAN PEMAIN BARCELONA VS LIVERPOOL:

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Sergi Roberto (Carles Alena 90′), Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba; Sergio Busquets, Arturo Vidal, Ivan Rakitic; Philippe Coutinho (Nelson Semedo 60′), Luis Suarez (Ousmane Dembele 90′), Lionel Messi

Pelatih: Ernesto Valverde

Liverpool: Alisson; Joe Gomez, Joel Matip, Virgil van Dijk, Andy Robertson; James Milner (Divock Origi 85′), Fabinho, Naby Keita (Jordan Henderson 24′); Gini Wijnaldum (Roberto Firmino 78′); Mohamed Salah, Sadio Mane

Pelatih: Juergen Klopp

Kartu Kuning: Lenglet 39′, Suarez 82′, Jordi Alba 86′ – Fabinho 81′

Statistik Pertemuan: Barcelona Superior, Liverpool Inferior

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Barcelona vs Liverpool kali ini bukanlah bentrok pertama kedua tim di Liga Champions. Berdasarkan pertemuan sebelumnya, klub berjulukan Blaugrana tergolong lebih superior.

Laga Barcelona vs Liverpool kali terjadi di semifinal Liga Champions. Leg pertama akan berlangsung di Stadion Camp Nou, Rabu (1/5/2019) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Barcelona lolos dari perempat final dengan menghentikan Manchester United dengan agregat telak 4-0. Sementara itu, skuat asuhan Juergen Klopp mencukur FC Porto dengan agregat 6-1.

Pertemuan Barcelona vs Liverpool di Liga Champions sejauh ini sudah terjadi sebanyak empat kali. Dari data yang didapat Football5star.com dari Transfermarkt, Blaugrana bisa memenangi dua pertemuan di antaranya. Tim berjulukan The Reds hanya sekali menang dan satu laga lain berujung imbang.

Dua bentrok pertama kedua kesebelasan terjadi pada babak penyisihan grup musim 2001-02. Kala itu, raksasa Spanyol tersebut menang 3-1 di Stadion Anfield dan bermain imbang 0-0 ketika bertemu di Camp Nou.

Pada musim 2006-07, kedua klub kembali bertemu dalam perebutan tiket perempat final. Saat itu, berkat kemenangan 2-1 di Camp Nou dan hanya kalah 0-1 di Anfield, Liverpool berhak melanjutkan kiprah di Liga Champions. Meski agregat berakhir 2-2, Barcelona harus kandas karena kalah agresivitas gol tandang.

Barcelona vs tim-tim Inggris

Lionel Messi Menggila, Man United jadi Pecundang - Liga Champions - uefa
Uefa.com

Selain melawan Liverpool, Barcelona cukup sering melawan tim-tim asal Inggris di Liga Champions. Total, mereka pernah melawan delapan klub berbeda asal negeri Ratu Elizabeth.

Termasuk The Reds, kedelapan tim tersebut, yakni Chelsea, Manchester United, Arsenal, Manchester City, Newcastle United, Tottenham Hotspur, dan Leeds United.

Chelsea merupakan tim yang paling sering dilawan Barcelona. Keduanya sudah 14 kali bertemu di Liga Champions dengan hasil berimbang. Sama-sama 4 kali menang dan 6 laga lain berakhir seri.

Sementara itu, Barcelona terbilang superior saat melawan tim-tim asal Inggris lainnya. Sebanyak 10 kali melawan Man United, mereka hanya sekali mengalami mengalami kekalahan.

Hanya sekali kalah juga terjadi saat melawan Arsenal (9 pertemuan), Man City (6 pertemuan), Newcastle (4 pertemuan). Bahkan, kontra Tottenham dan Leeds, Blaugrana belum pernah kalah dalam dua pertemuan masing-masing.

Liverpool vs tim-tim Spanyol

Liverpool - Klopp - Chelsea - Liga Inggris - Football5star - Mohamed Salah
Twitter/@Premierleague

Liverpool juga memiliki banyak pengalaman melawan tim-tim asal Spanyol. Total sudah 19 kali mereka melakoni laga Liga Champions kontra tujuh tim berbeda asal negeri Matador.

Real Madrid merupakan lawan yang paling sering diladeni The Reds di Liga Champions. Dengan jumlah pertemuan sebanyak lima kali dan rincian dua kali menang dan tiga kali kalah.

Lima tim lain yang pernah dilawan Liverpool pada ajang Liga Champions, yakni Real Betis, Deportivo La Coruna, Atletico Madrid, Sevilla, dan Valencia. Dengan jumlah pertemuan melawan masing-masing sebanyak dua kali.

Hasilnya, Liverpool inferior melawan kelima tim tersebut. Pasalnya, hanya mampu sekali menang dan seri melawan Betis dan Deportivo La Coruna.

Selalu bermain imbang melawan Atletico dan Sevilla dari dua pertemuan. Bahkan, selalu kalah di dua bentrok kontra Valencia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Barcelona vs Liverpool: Main di Camp Nou, Mane Teringat Ronaldinho

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Leg pertama semifinal Liga Champions antara Barcelona vs Liverpool yang akan berlangsung di Stadion Camp Nou punya arti lebih untuk Sadio Mane. striker Liverpool ini sangat mengidolai legenda Barcelona, Ronaldinho.

Pertandingan dinihari nanti akan jadi yang pertama kali bagi Mane melawan Barcelona. Walau begitu klub asal Katalonia itu bukanlah sesuatu yang asing baginya.

Kapten timnas Senegal itu mengaku sering menyaksikan El Barca bertanding, terutama ketika mereka masih diperkuat Ronaldinho. Baginya, pria asal Brasil tersebut adalah inspirasinya dalam bermain.

Ronaldinho
Getty Images

“Saya benar-benar suka melihatnya bermain, terutama di sini, stadion Camp Nou. Permainannya sangat menginspirasi saya. Saya juga senang jika bisa bermain dengannya. Tapi dia tidak ada di sini sekarang dan itu jadi keuntungan buat kami,” ujar Sadio Mane seperti dilansir Daily Mail, Rabu (1/5/2019).

“Ronaldninho tetap menjadi pahlawan bagi saya selamanya. Saya suka skilnya, juga senyumnya. Mungkin ketika saya sedang tidak tersenyum di lapangan orang-orang berpikir saya sedang marah. Saya suka melihat dia senyum karena dia selalu tersenyum untuk semua orang,” ia menambahkan.

Kendati dilanda nostalgia pada ingatannya tentang Ronaldinho, pemain bernomor 10 ini tetap fokus penuh pada pertandingan Barcelona vs Liverpool. Ia pun menargetkan bisa mencetak gol di Camp Nou nanti.

“Sangat penting untuk meraih Golden Boot. Saya sangat bersemangat menyambut laga ini dan berharap bisa mencetak gol lagi untuk Liverpool,” imbuhnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Barcelona vs Liverpool: 5 Kesamaan Milik Kedua Tim

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kamis (1/5/2019) dini hari WIB, Liga Champions akan menyajikan duel panas yang mempertemukan Barcelona vs Liverpool. Keduanya merupakan klub yang cukup disegani di Eropa sepanjang abad ke-20 dan 21 serta memiliki sejarah panjang dan beberapa kesamaan.

Selain memiliki sejarah panjang, Liverpool dan Barcelona juga memiliki beberapa kemiripan. Apa saja kemiripan yang dimiliki oleh kedua klub? Berikut Football5star.com sudah merangkum 5 kesamaan yang dimiliki kedua tim jelang laga Barcelona vs Liverpool.

1. LIMA GELAR LIGA CHAMPIONS
Barcelona vs Liverpool 5 Kesamaan Milik Kedua Tim - Liga Champions - Daily Mirror
Daily Mirror

Liverpool dan Barcelona bukanlah tim yang asing dengan kesuksesan di kancah sepak bola Eropa. Kedua tim sama-sama berhasil mengoleksi lima gelar Liga Champions/ Piala Champions dalam sejarahnya. Keberhasilan itu membuat mereka menajdi salah satu tim yang berhak mengenakan badge of honour setiap berlaga di ajang Liga Champions.

Liverpool berhasil mendominasi sepak bola Eropa di era 1970 dan 1980an. Gelar Liga Champions pertama untuk The Reds datang di musim 1976-77. Empat gelar setelahnya mereka raih pada musim 1977-1978, 1980-81,  1983-84 dan 2004-05.

Sementara itu Barcelona berhasil menjadi tim yang disegani di era 2000-an. Azulgrana pertama kali mencicipi gelar Liga Champions pada musim 1991-92. Empat gelar setelahnya datang pada tahun 2005-06, 2008-09, 2010-11, dan 2014-15.

2. MEMILIKI AKADEMI KELAS DUNIA
Barcelona vs Liverpool 5 Kesamaan Milik Kedua Tim - Liga Champions - tribuna. com
tribuna.com

Kesuksesan yang diraih oleh kedua tim tentu tak lepas dari peran akademi yang memiliki standar kelas dunia. Dalam hal ini, Barcelona sedikit lebih unggul dari Liverpool karena berhasil memproduksi beberapa pemain legendaris seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, Carles Puyol, Andres Iniesta dan Pep Guardiola.

Sementara itu, Liverpool juga sempat memproduksi nama-nama yang tak kalah beken. Beberapa bakat yang berhasil ditelurkan oleh akademi Liverpool adalah Steven Gerrard, Michael Owen, Robbie Fowler, Steve McManaman hingga Trent Alexander-Arnold.

3. BERBASIS DI KOTA YANG MEMILIKI CIRI KHAS TERSENDIRI
Barcelona vs Liverpool 5 Kesamaan Milik Kedua Tim - Liga Champions - tribuna. com
time.com

Bukan rahasia lagi jika Azulgrana kerap kali membanggakan identitas Catalan miliknya. Bahkan pihak Barcelona menjadi salah satu klub yang cukup vokal menyuarakan kemerdekaan Catalunia dari genggaman Kerajaan Spanyol. Hal ini sempat membuat Azulgrana mendapatkan tekanan yang cukup berat ketika Spanyol dipimpin oleh diktator Francisco Franco di abad ke-20.

Meskipun kisahnya tak sedramatis Barcelona, Liverpool yang berbasis di Liverpool, Merseyside juga kerap kali membanggakan identitasnya. Masyarakat Merseyside atau yang biasa disebut dengan istilah Scouser dikenal memiliki gaya hidup yang cukup berbeda dengan warga Inggris lainnya. Mereka bahkan sempat berjaya di era revolusi industri karena memiliki pelabuhan terkenal yang kerap disinggahi oleh kapal-kapal terkenal. 

4. MEMILKI GAYA BERMAIN YANG ATRAKTIF
Barcelona vs Liverpool 5 Kesamaan Milik Kedua Tim - Liga Champions - The Telegraph
The Telegraph

Di era 1990, Barcelona berhasil membuat banyak suporter berdecak kagum dengan gaya permainan indahnya. Hal ini tentu tak lepas dari peran sang legenda, Johan Cruyff. Pria asal Belanda itu berhasil menanamkan sebuah identitas baru di dalam diri Barcelona yang hingga kini masih terlihat jelas di atas lapangan.

Sementara itu, Liverpool juga memiliki gaya bermain yang cukup apik. Berawal dari kehadiran Juergen Klopp, The Reds kini bermain dengan menggunakan teknik Gegenpressing atau yang kerap kali disebut dengan istilah Heavy Metal Football.

Kedua tim sama-sama memiliki pemain yang handal dalam mengalirkan bola. Barcelona memiliki Ivan Rakitic, Arthur Melo dan Sergio Busquets. Sementara itu, Liverpool memiliki Jordan Henderson, Andy Robertson, Trent Alexander-Arnold dan James Milner.

5. TRIO LINI DEPAN YANG GANAS
Barcelona vs Liverpool 5 Kesamaan Milik Kedua Tim - Liga Champions - Footytube
Footytube

Dimotori oleh Lionel Messi, dalam beberapa tahun terakhir Barcelona selalu memiliki trio lini depan yang sangat ditakuti. Berawal dari trio Lionel Messi, David Villa dan Pedro kemudian berubah menjadi Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar. Kepergian Neymar membuat Barcelona harus sedikit mengubah komposisi di lini depannya. Kini, trio di lini depan Azulgrana dihuni oleh Lionel Messi, Luis Suarez, dan Philippe Coutinho/Ousmane Dembele.

Hal senada juga dimiliki oleh Liverpool. Trio mereka di lini depan yang terdiri dari Sadio Mane, Mohamed Salah dan Roberto Firmino berhasil memporak-porandakan para pemain bertahan milik klub-klub Premier League. Patut dinanti aksi dari kedua lini depan tersebut pada partai Barcelona vs Liverpool yang akan digelar di Camp Nou pada Kamis (1/5) mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Ernesto Valverde Berharap Tuah Camp Nou

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Jelang partai Barcelona vs Liverpool, Ernesto Valverde mengaku berharap para suporter yang hadir di Camp Nou bisa memberikan dukungan yang maksimal. Menurutnya, keberhasil Barcelona di partai melawan Liverpool berada di tangan penonton.

Dengan kapasitas yang menyentuh angka 99.000, Camp Nou menjadi salah satu stadion dengan atmosfer yang cukup mencekam untuk setiap tim tamu. Namun, Juergen Klopp sudah mengatakan bahwa dirinya tak takut mengahadapi tekanan di markas Barcelona.

“Dalam beberapa pekan terakhir, penonton di Camp Nou berhasil menunjukakn dukungan yang luar biasa. Mereka membuat kami bermain dengan motivasi yang sangat tinggi di setiap pertandingannya,” kata Ernesto Valverde dilansir Sky Sports.

Ernesto Valverde - Barcelona vs Liverpool - Camp Nou - Barca Blaugranes
Barca Blaugranes

“Kami merasakan hal itu. Saya rasa, lawan-lawan kami juga merasakan hal yang serupa. Jadi, kami tentu berharap mereka akan tertekan dengan dukungan suporter di Camp Nou,” imbuhnya.

Rekor Barcelona di Camp Nou pada ajang Liga Champions musim ini boleh dibilang cukup menakutkan. Pasalnya, mereka berhasil meraih lima kemenangan dan satu imbang dari enam partai kandang mereka di ajang Liga Champios musim ini. Tottenham Hotspur merupakan satu-satunya tim yang bisa mengimbangi Barcelona di kandangnya.

Partai leg pertama antara Barcelona vs Liverpool akan digelar pada Kamis (2/5) dinihari nanti. Sepekan setelahnya, kedua tim akan kembali saling berhadapan. Di partai leg kedua, Liverpool akan berlaku sebagai tim tuan rumah.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Prediksi Barcelona vs Liverpool

Barcelona vs Liverpool main

Stadion Camp Nou, Kamis (01/04/2019) Pukul 02.00 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Liga Champions babak semifinal akan mempertemukan Barcelona vs Liverpool di Stadion Camp Nou pada Kamis (01/5) dini hari. Rekor pertemuan kedua kesebelasan di Liga Champions dimenangkan oleh Barcelona

Barcelona, sang tuan rumah memiliki modal apik jelang bertemu Liverpool. Dalam lima pertandingan terakhir, Blaugrana empat kali merah kemenangan dan sekali imbang

Sementara sang tamu, Liverpool datang ke Spanyol juga dengan modal apik. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka selalu menang.

REKOR PERTEMUAN

Barcelona vs Liverpool head to head

TREN PERFORMA

Barcelona vs Liverpool Lima laga trakhir

STATISTIK MENARIK
  • Barcelona menjadi klub yang paling sering mengalahkan wakil dari Inggris di Liga Champions dengan 27 kali
  • Kedua kesebelasan empat kali bertemu sebelumnya di Liga Champions dengan catatan Barcelona dua kali menang, sekali imbang, dan Liverpool hanya bisa sekali menang
  • Total, kedua kesebelan telah bertemu sebanyak enam kali di semua ajang dengan Liverpool menang tiga kali, Barcelona hanya dua kali dan sekali imbang
  • Dalam 31 pertandingan terakhir Barcelona di Liga Champions yang digelar di Stadion Camp Nou, mereka tak terkalahkan dengan catatan 28 kali menang dan 3 kali imbang
  • Jika mencetak gol dalam laga melawan Liverpool nanti, mereka akan mencetak 500 gol di Liga Champions.
  • Semifinal kali ini menjadi yang ke-11 sepanjang sejarah bagi Liverpool. Dalam sepuluh kesempatan, hanya dua kali Liverpool gagal lolos ke babak final Liga Champions, yakni pada 1964-65 melawan Inter Milan dan pada 2007-08 melawan Chelsea.
WASIT
  • Laga Barcelona vs Liverpool dipimpin oleh Bjorn Kuipers
  • Kuipers baru 45 kali memimpin pertandingan Liga Champions dan mengeluarkan 169 kartu kuning dan 4 kartu merah langsung
  • Kuipers baru 8 kali memimpin pertandingan Barcelona dengan hasil 3 kali menang, 4 kali imbang, dan sekali kalah.
  • Sementara itu, Kuipers baru 5 kali memimpin pertandingan Liverpool dengan hasil 4 kali menang dan sekali imbang.
PELATIH
  • Barcelona saat ini dilatih Ernesto Valverde
  • Pertandingan melawan Liverpool kali ini menjadi yang pertama bagi Valverde
  • Liverpool saat ini dilatih Juergen Klopp
  • Pertandingan melawan Barcelona kali ini menjadi pertemuan pertama bagi Klopp
  • Pertandingan antara Barcelona vs Liverpool ini akan menjadi pertemuan ke-3 bagi kedua pelatih
  • Rekor Valverde vs Klopp: sekali menang dan sekali kalah
PEMAIN KUNCI

BARCELONA:
Top Scorer: Lionel Messi (10 gol)

Top Assist: Jordi Alba (4 assist)

Top Rating: Lionel Messi (8,81)

LIVERPOOL:

Top Scorer: Sadio Mane, Mohamed Salah, Roberto Firmino (@4 gol)

Top Assist: James Milner (2 assist)

Top Rating: Sadio Mane (7,22)

*Statistik di Liga Champions berdasarkan WhoScored

BERITA KEDUA TIM

BARCELONA:

  • Ernesto Valverde akan memilih antara Arthur atau Arturo Vidal di lini tengah
  • Nelson Semedo akan diproyeksikan mengisi bek sayap kanan untuk mengantisipasi kecepatan Sadio Mane
  • Clement Lenglet akan dipasang di posisi bek tengah mendampingi Samuel Umtiti

LIVERPOOL:

  • Joel Matip akan menemani Virgil van Dijk di lini belakang
  • Roberto Firmino yang sempat cedera, akan kembali mengisi lini depan
PRAKIRAAN FORMASI

Barcelona vs Liverpool line up

PREDIKSI HASIL

WhoScored
Barcelona 2-1 Liverpool

FreeSuperTips
Barcelona 2-1 Liverpool

Predictz
Barcelona 2-1 Liverpool

FOOTBALL5STAR
Barcelona 2-1 Liverpool

PREDIKSI HASIL

Coutinho: Bahaya dari Liverpool Tak Hanya di Lini Depan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Philippe Coutinho berusaha memperingatkan timnya untuk ekstra waspada di pertandingan Barcelona vs Liverpool. Menurutnya, ancaman dari tim asuhan Juergen Klopp tidak hanya datang dari Sadio Mane, Roberto Firmino, atau Mohamed Salah.

Laga Barcelona vs Liverpool akan terjadi pada laga leg pertama semifinal Liga Champions. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Camp Nou, Rabu (1/5/2019) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Sebagai pemain yang pernah berseragam Liverpool, Coutinho tentu cukup tahu kekuatan tim berjulukan The Reds. Ia mengungkapkan bahwa kekuatan klub yang bermarkas di Stadion Anfield itu tak hanya terletak di lini serang.

chelsea bidik coutinho untuk gantikan hazard
Dailymail.com

Lini tengah dan belakang Liverpool juga memiliki pemain-pemain sarat kualitas. Bahkan, seringkali turut memberikan kontribusi mencetak gol.

“Mereka tim hebat dan memiliki mentalitas yang sangat kuat. Saya melihat penampilan mereka sepanjang musim. Mereka luar biasa dalam menyerang dan bertahan, jadi kami harus ekstra waspada,” ujar Coutinho dikutip Football5star.com dari situs resmi Barcelona.

“Mereka memiliki banyak pemain penting, bukan hanya Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah. Ada sejumlah bek dan gelandang yang sarat kualitas serta bekerja keras untuk menciptakan gol buat tim,” katanya.

Sebelum berseragam Barcelona, Coutinho merupakan pemain yang berkarier selama lima tahun di Anfield. Selama itu, performanya tergolong mengilap dengan catatan 54 gol dari 201 penampilan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Suarez Jamin Tak Akan Tampil Setengah Hati Lawan Liverpool

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Barccelona, Luis Suarez, menyatakan bahwa Liverpool memiliki arti penting dalam kariernya. Namun, jelang laga Barcelona vs Liverpool, ia memastikan tidak akan bermain setengah hati.

Laga Barcelona vs Liverpool akan terjadi pada laga leg pertama semifinal Liga Champions. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Camp Nou, Rabu (1/5/2019) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Suarez merupakan pemain yang telah menuai sukses bersama tim berjulukan Blaugrana sejak didatangkan dari Liverpool pada 2014. Sejauh ini, penyerang asal Uruguay itu telah memenangi empat gelar Liga Spanyol, 4 trofi Copa del Rey, dan satu titel Liga Champions.

luis suarez barcelona ajax amsterdam, real madrid
Elpais.com

Akan tetapi, Liverpool merupakan klub yang melambungkan karier Suarez. Selama empat musim di klub yang bermarkas di Anfield, ia menjelma menjadi salah satu striker terbaik.

Meski The Reds memiliki arti penting dalam karier, Suarez memastikan akan tetap berusaha memberikan yang terbaik buat Barcelona.

“Liverpool akan selalu penting buat saya buat memberikan saya kesempatan memainkan peran besar dalam perkembangan saya,” kata Suarez dikutip Football5star.com dari Express.

“Akan tetapi, ini adalah semifinal. Tugas saya adalah membantu Barcelona berjuang untuk selangkah lebih dekat dengan trofi Liga Champions,” ucapnya.

Selama berseragam The Reds, Suarez merupakan pemain yang bisa membuat catatan 82 gol dari 133 penampilan. Bahkan, 69 gol di antaranya diciptakan di Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Statistik & Rekor Apik di Semifinal Liga Champions

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Semifinal Liga Champions 2018-19 akan dimulai pada tengah pekan ini. Empat klub berjuang untuk melaju ke partai puncak, yakni laga Barcelona vs Liverpool dan Tottenham Hotspur vs Ajax.

Pada leg pertama semifinal Liga Champions musim ini, partai Tottenham Hotspur vs Ajax akan lebih dulu dimainkan di Stadion Tottenham Hotspur, Selasa (30/4/2019). Sehari berselang, laga Barcelona vs Liverpool akan bentrok di Stadiona Camp Nou.

Ini merupakan edisi ke-25 sejak format semifinal diperkenalkan pada Liga Champions musim 1993-94. Berbagai statistik dan rekor apik pun tercipta dalam sejarah semifinal Liga Champions.

Berikut ini adalah berbagai rekor dan statistik semifinal Liga Champions:

Diboyong Juventus dari madrid, Ronaldo pecahkan beberapa rekor transfer. (www.old.football5star.com / thenational.ae)
Foto: thenational.ae

Pemain dengan Penampilan Terbanyak
21 – Cristiano Ronaldo (Manchester United & Real Madrid)
17 – Xabi Alonso (Liverpool, Real Madrid & Bayern Munich)
16 – Xavi Hernandez (Barcelona)
15 – Sergio Ramos (Real Madrid)
14 – Iker Casillas (Real Madrid), Dani Alves (Barcelona & Juventus), Thomas Mueller (Bayern Munich), John Terry (Chelsea), Edwin van der Sar (Ajax Amsterdam & Manchester United), Victor Valdes (Barcelona)

Pemain Tersubur
13 gol – Cristiano Ronaldo (Manchester United & Real Madrid)
6 – Roberto Lewandowski (Borussia Dortmund & Bayern Munich)
5 – Jari Litmanen (Ajax Amsterdam)
4 – Karim Benzema (Real Madrid), Thomas Mueller (Bayern Munich), Arjen Robben (Bayern Munich), Andriy Shevchenko (Dynamo Kiev & AC Milan), Zinedine Zidane (Juventus & Real Madrid)

Pencetak Gol Terbanyak Dalam Satu Laga
4 gol – Robert Lewandowski (Borussia Dortmund vs Real Madrid, 24/4/2013)

Misi Pribadi Virgil van Dijk Saat Liverpool Hadapi Barcelona

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Menaklukkan Lionel Messi memang jadi misi utama yang diemban Virgil van Dijk saat Liverpool menghadapi Barcelona pada semifinal Liga Champions. Namun, selain itu, masih ada misi pribadi yang coba dituntaskannya.

Misi pribadi itu adalah memutus rekor buruk saat melawan tim asal Spanyol. Sepanjang kiprahnya, tim yang dibelanya bukan hanya tak pernah menang, melainkan selalu kalah. Hal itu dialaminya dalam tiga kesempatan.

Ketiga laga yang dilakoni Virgil van Dijk melawan tim asal Spanyol berlangsung di kancah Liga Champions. Dua kali bersama Celtic FC dan sekali bersama Liverpool.

Virgil van Dijk saat membela Celtic FC melawan Barcelona pada fase grup Liga Champions 2013-14.
dailymail.co.uk

Dua kesempatan bersama Celtic FC dilakoni pada fase grup musim 2013-14. Kala itu, bersama Mikael Lustig cs., dia dua kali menghadapi Barcelona. Di kandang sendiri, mereka kalah 0-1. Namun, di Camp Nou, kekalahan telak 1-6 yang didapatkan.

Virgil van Dijk terang-terangan berharap pengalaman buruk di Camp Nou tak terulang. “Kala itu adalah kesempatan pertamaku, satu-satunya, dan kali terakhir. Jadi, aku sangat menantikan bermain melawan mereka lagi, salah stau tim terbaik dunia. Namun, kukira kali ini akan benar-benar berbeda,” ucap dia seperti dikutip Football5Star.com dari The Independent.

Sementara itu, satu kesempatan bersama Liverpool adalah pada final musim lalu melawan Real Madrid. The Reds kalah 1-3 dalam laga yang diwarnai cedera Mohamed Salah pada babak pertama dan blunder konyol Loris Karius tersebut.

Meskipun selalu kalah, penampilan bek berumur 27 tahun itu dalam tiga kesempatan tersebut tidaklah jeblok. Statistiknya terbilang baik. Bahkan, dia selalu jadi pemain dengan jumlah clearance terbanyak. Lalu, saat Celtic dibantai 1-6, dia sanggup mengeblok tiga tembakan lawan.

Hal positif lain, Virgil van Dijk tidak ceroboh. Buktinya, hanya dua pelanggaran yang dilakukan bek timnas Belanda tersebut dalam tiga laga melawan wakil Spanyol itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Fakta Sejarah: Liverpool Unggul atas Barcelona

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Tengah pekan ini, Kamis (2/5/2019) WIB akan berlangsung laga semifinal leg pertama Liga Champions antara Barcelona vs Liverpool di Stadion Camp Nou.

Tidak sering kedua klub bertemu di kompetisi Eropa. Dari 8 pertemuan yang telah berlangsung, The Reds julukan Liverpool lebih unggul dibandingkan Blaugrana, julukan Barcelona. Skuat asuhan Jurgen Klopp tersebut telah memenangi tiga laga, Lionel Messi dan kawan-kawan 2 kali menang dan sisanya berakhir imbang.

Dari delapan pertandingan, empat pertemuan berlangsung di ajang Piala UEFA, kini bernama Liga Europa, dan empat laga lainnya di Liga Champions.

Pertama kali kedua klub bertemu di Piala UEFA pada tahun 1976 dan terakhir kali bertemu pada 2007 di babak 16 besar Liga Champions. Football5Star.com mencoba merangkum dari berbagai sumber momen-momen bersejarah pertemuan kedua klub.

Berikut kami sajikan lima pertandingan bersejarah antara Barcelona vs Liverpool jelang leg pertama semifinal Liga Champions nanti.

Barcelona vs Liverpool 1976 Liverpool FC
liverpoollfc.com

30 Maret 1976: Barcelona 0 – 1 Liverpool

Laga ini merupakan pertemuan pertama kedua tim. Laga ini terjadi pada leg pertama semifinal Piala UEFA yang berlangsung di Stadion Camp Nou. Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tim tamu, Liverpool. Satu-satunya gol yang tercipta dicetak oleh John Toshack. 

5 April 2001: Barcelona 0 – 0 Liverpool

The Reds menghadapi Blaugrana yang saat itu masih diperkuat oleh Luis Enrique, Pep Guardiola, Patrick Kluivert dan Rivaldo. Leg pertama semifinal Piala UEFA ini berakhir imbang tanpa gol.

Gerard Houllier, manajer Liverpool saat itu menampilkan lini pertahanan yang sangat disiplin dan terorganisir saat bertandang ke Camp Nou. Akan tetapi, di laga ini The Reds sesungguhnya memiliki peluang mencetak gol melalui striker mereka, Robbie Fowler.

19 April 2001: Liverpool 1 – 0 Barcelona

Leg kedua semifinal Piala UEFA berhasil dimenangkan oleh The Reds. Sebuah penalti di babak pertama yang dieksekusi oleh Gary McAllister sudah cukup untuk meloloskan The Reds ke babak final.

Barcelona saat itu bukannya tanpa peluang, namun beberapa peluang yang dimiliki gagal dikonversi menjadi gol. Berkat kemenangan 1-0, Liverpool lolos ke partai final menghadapi wakil Spanyol lainnya, Alaves.

21 Februari 2007: Barcelona 1-2 Liverpool

Laga ini merupakan leg pertama 16 besar Liga Champions. The Reds yang saat itu dilatih oleh Rafa Benitez berhasil mencuri kemenangan penting atas Barcelona dengan skor 2-1. Dua gol The Reds dicetak oleh Craig Bellamy dan John Arne Riise.

Namun yang menjadi sorotan di laga ini bukan kemenangan The Reds, tetapi kesalahan Victor Valdes yang terjadi pada gol pertama The Reds. Tangkapan Valdes yang tidak sempurna menyebabkan bola masuk ke gawang sendiri.

6 Maret 2007: Liverpool 0-1 Barcelona

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 6 Maret 2007 di leg kedua perempat final Liga Champions. Di laga ini Liverpool mesti mengakui keunggulan tamunya, Barcelona, dengan skor 1-0.

Meski kalah, Liverpool tetap memastikan lolos ke babak semifinal berkat unggul gol tandang. Sebab, di leg pertama yang berlangsung di Nou Camp, The Reds meraih kemenangan dengan skor 2-1.

Di laga leg kedua ini, Eidur Gudjohnsen mencetak satu-satunya gol Barcelona pada menit ke-75. Hingga akhir pertandingan, The Reds mesti menahan gempuran trio lini depan Barcelona yang diisi oleh Ronaldinho, Samuel Eto’o, dan Lionel Messi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Barcelona vs Liverpool: Ini Rekor Messi Lawan Tim Inggris di Camp Nou

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Partai besar Barcelona vs Liverpool akan terjadi pada leg pertama babak semifinal Liga Champions di Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB. Tuan rumah bakal mengandalkan Lionel Messi di laga ini.

Lionel Messi tampil brilian musim ini. Pemain asal Argentina itu sudah menyumbangkan 46 gol dan 22 assist dalam 45 pertandingan di semua kompetisi.

Jelang melawan Liverpool, Messi juga punya rekor sangat baik melawan tim Inggris. Total, pemain berjuluk La Pulga sudah bermain lawan klub-klub Inggris sebanyak 32 kali dalam 13 tahun terakhir.

Dalam kurun waktu itu, ia mencetak 24 gol dan menambahkan enam assist. Messi juga telah mencetak 15 gol dalam 15 pertandingan melawan tim Inggris di Camp Nou.

Hal ini tentu harus diwaspadai Liverpool. Jika tak hati-hati, Messi bisa jadi bintang di laga Barcelona vs Liverpool dan menjebol gawang pasukan Jurgen Klopp.

Lionel Messi Barcelona Manchester United
Getty Images

Berikut Rekor Messi vs Tim Inggris

  • Messi telah mencetak 15 gol melawam tim Inggris dalam 15 pertandingan di Camp Nou. Namun, ia hanya bisa mengemas tujuh gol dalam 15 pertandingan tandang di wilayah Inggris. Messi juga mencetak dua gol pada dua laga final di tempat netral.
  • Klub Inggris yang paling sering dijebol Messi adalah Arsenal. The Gunners dijebol oleh La Pulga sebanyak sembilan kali hanya dari enam pertemuan saja.
  • Messi paling sering berjumpa dengan Chelsea yakni sebanyak 10 kali. Namun La Pulga sejauh ini hanya bisa mencetak tiga gol saja.
  • Selain Chelsea dan Arsenal, Messi pernah bersua dengan Manchester United, Manchester City dan Tottenham. United dijebolnya dua kali (empat jika menghitung final Liga Champions 2009 dan 2011). City dijebolnya sebanyak enam kali dari enam pertemuan, sementara Spurs dikoyaknya dua kali dari dua pertemuan.
  • Messi juga pernah berduel melawan Liverpool sebanyak dua kali. Namun, dari dua pertemuan itu ia sama sekali tak bisa membuat gol atau assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Luis Suarez Nilai Liverpool Punya Masa Depan Cerah

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Jelang pertandingan Barcelona vs Liverpool, Luis Suarez mengatakan bahwa tim berjulukan The Reds memiliki masa depan yang sangat cerah.

Luis Suarez merupakan pemain yang pernah bersinar bersama Liverpool sebelum memutuskan hengkang ke Barcelona pada 2014. Kini, penyerang asal Uruguay itu pun akan menjadi andalan skuat beralias Blaugrana di pertandingan Barcelona vs Liverpool.

Ya, laga leg pertama Barcelona vs Liverpool akan berlangsung di Stadion Camp Nou, Rabu (1/5/2019) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Luis Suarez
fcbarcelona.com

Di bawah asuhan Juergen Klopp, klub yang bermarkas di Anfield menjelma sebagai tim yang mampu bersaing di Liga Inggris dan Liga Champions. Ya, The Reds menjadi salah satu kandidat juara Premier League musim ini. Pada 2018, mereka juga berhasil melangkah ke final Liga Champions sebelum dikalahkan Real Madrid pada laga puncak.

“Liverpool sekarang dalam posisi di mana masa depan mereka kembali tampak sangat cerah. Persaingan di Inggris musim ini begitu ketat, tidak memungkinkan mengatakan Liverpool atau Manchester City yang akan menjadi juara,” kata Suarez dikutip Football5star.com dari Express.

“Saat kami hampir memenangi gelar, ada banyak kekecewaan karena saya pikir ketika itu adalah satu-satunya kesempatan dan tidak akan mendapat kesempatan lain. Namun, sekarang mereka memiliki skuat, investasi, dan dipersiapkan agar tak hanya bersaing satu musim saja,” ujarnya.

The Reds saat ini menempati posisi kedua klasemen Liga Inggris dengan raihan 91 poin. Jumlah tersebut hanya terpaut satu poin dari Manchester City yang berada di puncak klasemen di dua laga tersisa musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Duel Lini Depan Barcelona vs Liverpool di Liga Champions

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Liga Champions sudah memasuki fase empat besar. Empat pertandingan, Barcelona vs Liverpool dan Tottenham Hotspur vs Ajax akan jadi sarana menyaring dua kontestan di babak final.

Salah satu yang paling ditunggu adalah pertemuan antara Barcelona vs Liverpool. Laga nanti mempertemukan dua kubu lini serang terbaik di Eropa saat ini. Kubu Blaugrana sejauh ini sudah menggelontorkan 23 gol. Sementara The Reds, mengemas 18 sejak fase grup, September lalu.

Barcelona mengandalkan trio Lionel Messi, Luis Suarez, dan Philippe Coutinho untuk mendobrak barisan bertahan lawan. Nama terakhir masuk skuat utama seiring cedera yang dialami Ousmane Dembele. Performa pemain jebolan Vasco da Gamma itu terbilang apik dalam beberapa laga terakhir.

lionel messi luis suarez coutinho
fcbarcelona.com

Philippe Coutinho juga mencuri perhatian pada laga terakhir menghadapi Manchester United. Tembakan terukurnya dari luar kotak penalti memastikan David De Gea dkk harus angkat koper dari pada babak perempat final.

Juergen Klopp di sisi lain, masih mengandalkan susunan serang Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane jelang Barcelona vs Liverpool. Khusus untuk Firmino, kabar terbaru menyebut jika ia harus absen pada leg pertama semifinal melawan Barca karena mengalami cedera saat latihan.

Dari segi produktivitas, trip Coutinho, Messi, dan Suarez masih lebih unggul dengan 13 gol. Namun, hanya Messi (10) dan Coutinho (3) yang sudah menyumbang gol. Sementara Suarez, belum sama sekali menjebol gawang lawan di Liga Champions musim ini.

Trio milik The Reds kalah satu digit dari Barca yakni 12 gol. Bedanya, sumbangan tiga pemain andalan Juergen Klopp ini lebih merata dibandingkan kubu lawan. Baik Firmino, Mane, dan Salah, sama-sama sudah menciptakan empat gol sepanjang turnamen Liga Champions musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

5 Pemain yang Pernah Membela Barcelona dan Liverpool

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia Leg pertama semifinal Liga Champions musim 2019-2020 akan mempertemukan Barcelona vs Liverpool di Stadion Nou camp, Kamis (2/5/2019).

Pertemuan Barcelona vs Liverpool ibarat final kepagian. Layaknya kedua tim memang saling mengalahkan di partai final Liga Champions musim ini.

Kedua tim sama-sama memiliki pemain berkualitas dari semua lini. Sepanjang sejarahnya, kedua tim ternyata memiliki hubungan baik dalam urusan transfer pemain.

Tercatat ada 6 pemain yang pernah merasakan berjersey Barcelona dan Liverpool. Keenam pemain ini memiliki pengalaman dan kontribusi berbeda-beda.

Berikut para penyeberang dari kedua tim untuk pembaca setia www.old.football5star.com jelang laga Barelona vs Liverpool.

Jari Litmanen

Bagi sepak bola Finlandia, sosok ini ialah legenda hidup. Bernama lengkap Jari Olavi Litmanen, ia adalah gelandang serang yang memiliki karakter bermain cukup unik.

Mengawali karier di Reipas pada 1977, Litmanen merasakan kejayaan saat ia memutuskan pindah ke Ajax pada 1992 silam. Bermain di Amsterdam hingga 1999, Litmanen ikut mengantarkan Ajax meraih titel Liga Champions pada 1994-1995.

jari litmanen
theanfieldwrap.com

Kecemerlangannya di Ajax membuat Barcelona tergiur. Ia pun pindah ke tim Catalan demi bisa reuni dengan mantan pelatihnya, Louis van Gaal. Namun, keputusan Litmanen ini keliru.

Usia yang tak lagi muda dan riwayat cedera membuatnya tak berkembang di Nou Camp. Van Gaal bahkan terang-terangan mengkritik penampilan Litmanen. “Litmanen misalnya, dia harus tunjukkan permainan yang berbeda saat di sini,” kata van Gaal.

Menariknya meski hanya bermain 21 kali dan mencetak 3 gol di Barcelona, pesona Litmanen tetap ada. Liverpool pun memboyongnya dengan status bebas transfer pada 2001.

Hebatnya saat di Anfield, Litmanen justru bermain sedikit lebih baik. Ia torehkan 26 penampilan dan mencetak 5 gol. Ia juga mempersembahkan gelar Piala Super Eropa 2001 dan Community Shield.

Luis Garcia

Luis Javier García Sanz merupakan produk asli La Masia, Barcelona. Ia menimba ilmu di La Masia sejak 1990 hingga 1997. Setahun kemudian ia promos ke tim utama setelah menjalani 73 caps bersama Barcelona B.

Naas bagi Luis Garcia, ia promosi pada waktu yang tak tepat. Barcelona pada musim itu memiliki pemain sayap jempolan mulai dari Luis Figo hingga Luis Enrique. Ia pun lebih banyak jadi pemain pinjaman.

Barcelona melepas permanen ke Atletico Madrid pada 2002, namun 2003 mereka kembali merekrutnya. Lagi-lagi Luis Garcia tidak mampu tunjukkan penampilan terbaik di Nou Camp.

Luis Garcia
theanfieldwrap.com

Hanya catatkan 25 pertandingan dan mencetak 4 gol, pada 2004, ia memutuskan merantau ke Inggris dan membela Liverpool. Bersama Liverpool, permainnya justru lebih berkembang.

Luis Garcia jadi salah satu kekuatan Liverpool di sisi sayap. Total 18 gol ia cetak dari 77 penampilan. Garcia juga jadi aktor utama saat The Reds juara Liga Champions musim 2004-2005 dan Piala FA 2005-2006.

Javier Mascherano

Javier Mascherano
fcbarcelona.com

Selanjutnya ada gelandang bertahan yang bisa jadi bek asal Argentina, Javier Mascherano. Pemain yang saat ini bermain di Liga Super Cina tersebut justru alami nasib sedikit berbeda dengan Luis Garcia.

Menginjakkan kaki pertama di Inggris pada 2006 dan membela West Ham, nama Mascherano sempat jadi buah bibir karena kasusnya bersama Carlos Teves. Pada 2007, ia pindah ke Anfield.

Bermain di Anfield selama 3 musim, Masherano bisa dibilang gagal. Tak ada gelar yang ia persembahkan. Meski begitu Barcelona masih tertarik untuk merekrutnya.

Mahar sebesar 24 juta euro dibayar lunas dengan Mascherano dengan sejumlah gelar bergengsi. Selama di tim Catalan tersebut, pemain jebolan akademi River Plate ini mempersembahkan 5 gelar Liga Spanyol, 2 Liga Champions, 2 Piala Dunia Antarklub, dan 2 Piala Super Eropa.

  • Daniel Pacheco

Saat Mascherano pindah dari West Ham ke Liverpool pada 2007, pemain muda Barcelona, Daniel Pacheco juga datang ke Anfield.

Pacheco ialah salah satu produk akademi Barcelona. Sebelumnya ia juga sempat menimba ilmu di akademi Malaga. Tiba di Anfield bersamaa dengan Mascherano, karier Pacheco tak jauh berbeda.

Pemain yang sekarang berkostum Malaga ini hanya dimainkan sebanyak 5 kali. Sisanya ia lebih banyak berstatus pemain pinjaman, mulai dari Norwich, Atletico Madrid, Rayo Vallecano dan Huesca.

Pada 2013, Liverpool resmi melepasnya ke tim asal kota Madrid, Alcorcon.

Luis Suarez

Tidak ada yang salah dengan penampilan Luis Suarez bersama The Reds dari rentang waktu 2011 hingga 2014. Pemain asal Uruguay ini juga cukup produktif sebagai striker.

Total 69 gol dari 110 penampilan ia torehkan untuk The Reds. Namun sebagai striker ambisius, Suarez ogah jika sepanjang kariernya ia hanya meraih gelar Piala Liga Inggris 2011-2012.

Pilihan untuk angkat koper dari Liverpool pun ia ambil pada musim 2014. Barcelona jadi persinggahan baru eks pemain Ajax ini.

Pilihannya tak salah, Luis Suarez menjelma jadi trisula mematikan lini depan Blaugrana. Bersama Messi dan Neymar (sebelum pindah ke PSG), publik sangat familiar dengan sebutan trio MSN.

Luis Suarez
fcbarcelona.com

Bersama Barcelona, Suarez baru saja menambah koleksi gelarnya dengan antarkan tim Catalan ini juara Liga Spanyol musim 2019-2020. 5 gelar Liga Spanyol, 4 gelar Copa de Rey, 2 Supercopa Espana, 1 Liga Champions serta 1 Piala Dunia Antarklub tentu jadi balasan setimpal untuk kepindahannya dari Liverpool.

Philippe Coutinho

Terakhir ada nama pemain asal Brasil, Philippe Coutinho. Coutinho sepertinya juga belajar dari Luis Suarez saat memutuskan hijrah dari Liverpool.

Tentu tak enak bagi seorang Coutinho jika ia berkarier di Liverpool hanya bisa menjadi runner up yakni runner up Piala Liga Inggris musim 2015-2016 dan runner up Liga Europa 2015-2016.

Sebagai pemain, membawa klub jadi juara tentu lebih diinginkan dibanding rekor individi atau capaian bagus di awal-awal musim.

philippe coutinho selebrasi barcelona vs manchester united - @barcacentre

Kepindahan ke Barcelona pun jadi pilihan yang harus diambil eks Inter Milan ini. Nyatanya tidak sampai 3 musim, Coutinho sudah bisa meraih 5 gelar untuk Blaugrana.

Meski perannya tak sebesar seperti di Liverpool, Coutinho tetap bisa menjadi kartu AS di sejumlah pertandingan penting tim Catalan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Barcelona vs Liverpool: Statistik Menarik Kedua Kesebelasan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga seru akan terjadi di Stadion Camp Nou pada Kamis (2/5/2019) dini hari WIB. Laga seru itu adalah Barcelona vs Liverpool pada babak semifinal leg pertama Liga Champions musim 2018-19.

Ada banyak catatan menarik yang menemani laga sarat gengsi ini. Misalnya saja statistik bahwa Barcelona menjadi klub yang paling sering mengalahkan wakil dari Inggris di Liga Champions dengan 27 kali.

Statistik Menarik Barcelona vs Liverpool

Head to Head
  • Barcelona menjadi klub yang paling sering mengalahkan wakil dari Inggris di Liga Champions dengan 27 kali
  • Kedua kesebelasan empat kali bertemu sebelumnya di Liga Champions dengan catatan Barcelona dua kali menang, sekali imbang, dan Liverpool hanya bisa sekali menang
  • Jumlah gol yang dicetak Barcelona lebih banyak (5 gol) dibandingkan Liverpool (3 gol) di Liga Champions
  • Total, kedua klub telah bertemu sebanyak enam kali di semua ajang dengan Liverpool menang tiga kali, Barcelona hanya dua kali menang, dan sekali imbang
Barcelona
  • Dalam 31 pertandingan terakhir di Liga Champions yang digelar di Stadion Camp Nou, Barcelona tak terkalahkan dengan catatan 28 kali menang dan 3 kali imbang
  • Catatan di atas menjadi catatan terbaik di Liga Champions
  • Dalam 31 pertandingan itu, Barcelona hanya kemasukan 15 gol dan tak pernah kemasukan lebih dari satu gol dalam satu pertandingan
  • Jika mencetak gol dalam laga melawan Liverpool nanti, mereka akan mencetak 500 gol di Liga Champions.
  • Lionel Messi menjadi pemain yang mencetak gol terbanyak di Liga Champions dengan 10 gol
  • Mayoritas gol Barcelona di Liga Champions musim ini terjadi pada menit ke-76 hingga menit ke-90
Liverpool
Barcelona vs Liverpool: Statistik Menarik Kedua Kesebelasan - Football5star - The Independent
The Independent
  • Semifinal kali ini menjadi yang ke-11 sepanjang sejarah bagi Liverpool
  • Dalam sepuluh kesempatan, hanya dua kali Liverpool gagal lolos ke babak final Liga Champions, yakni pada 1964-65 melawan Inter Milan dan pada 2007-08 melawan Chelsea
  • Jika menang melawan Barcelona, ini akan menjadi tiga kemenangan tandang beruntun Liverpool di Liga Champions. Catatan terbaik mereka saat lima kali menang beruntun pada rentang waktu September 1983 hingga 1984.
  • Hanya Steven Gerrard yang memiliki jumlah gol lebih banyak (21 gol) dari catatan Trio Firmansah, Firmino-Mane-Salah (14 gol).
  • Trio Firmansah mencetak empat gol di Liga Champions musim ini

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Klopp: Tak Mungkin Jadi Tim Favorit Lawan Barcelona

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Menurut Juergen Klopp, tim manapun yang akan melawan Barcelona tak akan mungkin berstatus favorit.

Liverpool akan menghadapi dua pertandingan sulit di semifinal Liga Champions musim ini. Agar bisa melaju ke final, tim berjulukan The Reds harus mampu mengalahkan skuat berstatus favorit juara, Barcelona.

Partai pertama akan berlangsung di Stadion Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB. Juergen Klopp memiliki cukup banyak pengalaman melawan tim-tim papan atas Eropa semisal Bayern Munich atau Real Madrid.

Juergen Klopp menilai Liverpool dirugikan gol berbau offside pada babak pertama.
Standard.co.uk

Namun, melawan Barcelona di Liga Champions musim ini menjadi pengalaman pertamanya dalam perjalanan karier sebagai pelatih.

Menurut Klopp di laga ini Barcelona jelas akan menjadi tim favorit menang ketimbang timnya. Ia pun yakin untuk bisa mendapatkan hasil positif dari Lionel Messi dkk, Liverpool perlu melakukan cara berbeda dari biasanya.

“Saya sudah beberapa kali melawan Real Madrid, tetapi tidak pernah menghadapi Barcelona. Hal keren tentang Barcelona adalah Anda tidak akan pernah menjadi favorit,” kata Klopp dikutip Football5star.com dari DAZN.

“Guna menghadapi peran itu, Anda mungkin perlu melakukan hal-hal berbeda dari yang lain dan itu menarik,” ucapnya.

The Reds sampai ke semifinal Liga Champions musim ini berkat keberhasilan menyingkirkan FC Porto. Mohamed Salah dkk menang dengan agregat telak 6-1.

Sementara itu, klub raksasa Liga Spanyol tersebut juga lolos dengan agregat menyakinkan melawan Manchester United di perempat final (4-0).

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Berita Bola: Suarez: Barcelona vs Liverpool Lebih Pantas ada di Liga Champions

Barcelona akan menghadapi Liverpool pada laga uji coba pramusim. Menurut Luis Suarez, laga antara kedua tim sejatinya lebih layak berada di level Liga Champions.

Bagi Suarez, pertemuan dengan Liverpool memang memiliki makna spesial. Karier Suarez sempat mencuat kala membela The Reds sebelum akhirnya diboyong oleh Barcelona.

Tak heran, sampai saat ini Suarez pun memegang kenangan indah bersama Liverpool. Dia masih respek dengan klub yang sempat membesarkan namanya itu dan tak sabar untuk bertemu sebagai lawan.

“Ini akan menjadi momen indah bagi suporter. Saya punya beberapa teman di Inggris dan sangat baik bisa kembali bermain dengan Liverpool,” tuturnya kepada Liverpool Echo.

“Fans Liverpool adalah salah satu yang terbaik di dunia dan saya yakin mereka akan antusias melihat timnya menghadapi Barcelona, pun banyak pemain kelas dunia nanti,” tambah dia.

Sang pemain juga mengakui bahwa Liverpool sangat penting bagi perkembangan kariernya. Dia tak akan melupakan kisah-kisah indah bersama The Reds.

“Semua orang tahu betapa pentingnya Liverpool bagi hidup, karier, dan keluarga saya. Anak kedua saya lahir di sana. Saya pun punya momen-momen indah di dalam tim,” ungkapnya.

“Beruntung laga nanti hanyalah persahabatan karena seharusnya Barcelona vs Liverpool hanya terjadi di turnamen berkelas seperti Champions League. Akan sangat sulit melawan Liverpool. Tapi, ini adalah persahabatan sehingga setiap pemain harus menikmatinya,” tutup dia.