Masuk Bui, Benjamin Mendy Ditempatkan di Sel Khusus

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Benjamin Mendy, bek Manchester City, masuk bui untuk kasus dugaan kasus rudapaksa. Mendy harus masuk ke bui sembari menunggu persidangan di kasusnya tersebut.

Dikutip Football5star.com dari Mail Online, Rabu (1/9/2021), Benjamin Mendy sempat dikabarkan mengalami kondisi tak stabil karena harus masuk ke dalam penjara. Mendy sempat mengira bahwa dirinya akan mendapat perlakuan khusus.

Benjamin Mendy Ditahan Kepolisian karena Kasus Kekerasan Seksual

Namun Mendy harus menerima pil pahit karena dirinya untuk sementara ditempatkan ke sel khusus. Hal ini dilakukan petugas penjara demi keselamatannya sendiri.

“Ketika Mendy tiba, petugas penjara menjelaskan bahwa dia akan ditempatkan ke sayap khusus demi keselamatannya sendiri,” ujar seorang petugas di penjara yang tak mau diketahui identitasnya.

Masuk Bui, Benjamin Mendy Ditempatkan ke Sel Khusus

“Dia tidak senang dengan situasi tersebut. Ini adalah pengalaman yang sangat serius baginya,”

Benjamin Mendy untuk sementara hingga proses persidangannya selesai akan menempati sel di penjara HMP Altcourse di Liverpool.

Benjamin Mendy Diduga Lakukan Rudapaksa dan Penyerangan

Bek kiri asal Prancis itu didakwa dengan empat dakwaan kasus rudapaksa dan satu dakwaan serangan seksual terhadap tiga korban. Atas kasus ini, Mendy mendapat kasus skorsing hingga kasusnya selesai.

Benjamin Mendy Ditahan Kepolisian karena Kasus Kekerasan Seksual

“The Crown Prosecution Service telah memerintahkan Cheshire Constabulary untuk mendakwa seorang pria sehubungan dengan tuduhan penyerangan seksual,”

“Benjamin Mendy, pemain 27 tahun telah didakwa dengan empat tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan atas penyerangan seksual,”

“Kasus ini dilaporkan dari tiga korban yang berusia di atas 16 tahun dan diduga kejadian itu terjadi pada Oktober 2020 dan Agustus 2021,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Benjamin Mendy Ditahan Kepolisian karena Kasus Pemerkosaan

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Manchester City telah mengumumkan bahwa mereka menskors Benjamin Mendy karena dia didakwa oleh kepolisian. Mendy didakwa dengan kasus pemerkosan dan tuduhan penyerangan seksual.

Menurut laporan Football5Star.com dari Sky Sports, Mendy telah didakwa dengan empat tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan penyerangan seksual

Mendy akan muncul di pengadilan pada hari Jumat (27/8/21) dan telah diskors oleh City sambil menunggu penyelidikan.

Benjamin Mendy Ditahan Kepolisian karena Kasus Kekerasan Seksual
Eurosport

“Manchester City dapat mengonfirmasi bahwa setelah dia didakwa oleh polisi hari ini, Benjamin Mendy telah diskors sambil menunggu penyelidikan,” tulis pernyataan City seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

“Masalah ini tunduk pada proses hukum dan oleh karena itu Klub tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut sampai proses tersebut selesai,” lanjut pernyataan mereka.

Polisi mengatakan tuduhan itu terkait dengan tiga pengadu, berusia di atas 16 tahun, dan diduga terjadi antara Oktober tahun lalu dan bulan ini.

“Cheshire Constabulary dan Crown Prosecution Service ingin mengingatkan semua orang bahwa proses pidana terhadap Mendy sedang berlangsung dan bahwa dia memiliki hak untuk mendapatkan pengadilan yang adil,” kata juru bicara kepolisian Chesire.

Benjamin Mendy Ditahan Kepolisian karena Kasus Kekerasan Seksual
Todayuknews

Karier Benjamin Mendy di Manchester City

Mendy didatangkan dari AS Monaco dengan harga fantastis, 52 juta pounds pada 2017. Namun uang banyak yang dikeluarkan The Cityzens nampaknya tidak setimpal.

Mendy selalu bermasalah dengan cedera. Dia bahkan hanya mencatatkan 8 kali penampilan di musim pertamanya. Pemain asal Prancis itu tak pernah bermain lebih dari 20 kali per musim di Premier League. Total Mendy hanya bermain 75 kali selama kariernya di City dan mencetak dua gol.

Pep Guardiola Bela Benjamin Mendy yang Langgar Protokol Covid-19

gamespool
Pep Guardiola Bela Benjamin Mendy yang Langgar Protokol Covid-19 13

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, membela pemainnya, Benjamin Mendy, yang melanggar protokol Covid-19 saat tahun baru. Guardiola menyebut bahwa hal yang dilakukan Mendy sebenarnya adalah hal yang lumrah.

Manchester City sudah membuat pernyataan bahwa mereka “kecewa” dengan Mendy yang mengundang beberapa orang di pesta tahun baru pada Kamis malam. Tapi, Guardiola tetap membawa pemain asal Prancis itu ke dalam skuad melawan Chelsea kemarin (3/1/21) walaupun tidak dimainkan.

“Dia memiliki niat baik dengan hati yang dia miliki, tetapi dia harus memahami beberapa hal. Dia mengundang dua atau tiga orang pada malam tahun baru, mereka semua dinyatakan negatif Covid-19, tetapi mereka ada di rumahnya. Saya ingin tahu berapa banyak orang yang memiliki lima atau enam orang di rumah pada malam tahun baru, saya yakin banyak,” ucap Guardiola seperti dikutip Football5Star.com dari Goal.

Benjamin Mendy - Manchester City - Premier League - @ftblphotos
@ftblphotos

Guardiola melanjutkan, “Biasanya dalam masyarakat kita menilai orang lain, akan lebih baik jika kita menilai diri sendiri. Saya yakin Benjamin akan memperbaikinya dan lain kali dia akan lebih berhati-hati.”

Pelatih asal Spanyol itu meminta kepada orang-orang untuk tidak menghakimi hal yang dilakukan Mendy.

“Dia melanggar aturan, saya tidak membenarkannya, dia tidak boleh melakukannya. Tapi jangan berikan pelajaran kepada yang lain, jangan berikan contoh dari para pemain untuk masyarakat. Kita semua harus melakukan apa yang harus kita lakukan,” kata Guardiola.

Pep Guardiola melanjutkan, “Tentu saja perbuatannya tidak benar, tetapi jangan terlalu menghakimi dia, jika kita melihat apa yang telah kita lakukan pada malam tahun baru, banyak, banyak orang mungkin melakukan hal yang sama.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pernyataan Guardiola Bikin Mendy Berbunga-bunga

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Benjamin Mendy, berbunga-bunga mendengar pernyataan Manajer Pep Guardiola yang merindukannya di lapangan.

Benjamin Mendy datang ke City dari AS Monaco pada 2017. Namun, baru musim ini ia bisa menampilkan sedikit kemampuan terbaiknya.

Dua musim pertama Mendy di Etihad Stadium dirusak oleh cedera lutut kambuhan, yang membuatnya tidak maksimal.

Sementara musim ini, pemain berusia 25 tahun itu telah tampil dalam 26 pertandingan, dan tiga kali dipercaya sebagai starter dalam empat pertandingan sejak kembali bergulirnya Liga Primer Inggris pada 17 Juni.

City telah memenangkan delapan trofi sejak kedatangan Mendy di Manchester, tetapi ia mengakui masih merasa kurang dengan kesuksesan tersebut karena sangat terbatasnya kontribusi sang pemain di lapangan hijau.

Bernardo Silva dijatuhi hukuman oleh Komisi Disiplin FA gara-gara candaan kepada Benjamin Mendy.
en24.news

“Ketika Guardiola mengatakan dia merindukan saya, saya selalu bahagia. Ini adalah sesuatu yang sangat bagus dan menyentuh saya. Saya ingin menunjukkan kepadanya, saya pikir dia tahu, tetapi saya ingin menunjukkan Manchester City dan dunia kemampuan saya,” kata Mendy di situs klub.

“Pertama untuk Manchester City, karena ini adalah tim saya dan saya suka tim ini dan memberikan segalanya untuk mereka karena mereka layak untuk apa yang mereka lakukan pada saya selama dua tahun, sambil memenangkan piala dan gelar.“

“Saya memainkan beberapa pertandingan, tetapi jujur, Anda menang dan saya tidak merasakan hal yang sama. Saya senang, tetapi saya tidak merasakan hal yang sama. Saya ingin bertarung dan mengatakan bahwa saya membantu tim memenangkan trofi ini,” Mendy menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pep Guardiola Harap Benjamin Mendy Bisa Lebih Berkontribusi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, senang Benjamin Mendy bisa bermain kembali. Ia pun berharap bek kirinya itu bisa lebih berkontribusi musim ini.

Seperti diketahui, sejak datang ke Manchester City 2017 lalu Benjamin Mendy gagal mengeluarkan potensi terbaiknya. Ia lebih sering dibekap cedera hingga membuatnya baru bermain 47 kali selama ini.

Musim ini Mendy kembali diterpa cedera. Namun, cedera kali ini tidak terlalu parah hingga membuatnya bisa mengoleksi 15 pertandingan di Premier League.

benjamin mendy get french football news
Get French Football News

“Dia punya kualitas spesial dengan energi dan potensinya. Sebagai bek kiri dia adalah pemain luar biasa, tapi kami tidak bisa lupa dia hanya bermain satu laga sejak kompetisi berlangsung lagi. Memang benar dia kembali sangat fit setelah lockdown dan dia fokus,” ujar Guardiola seperti dilansir Tribal Football, Senin (22/6/2020).

“dengan Benji kami harus menunggu sedikit dan mudah-mudahan dia bisa bermain di banyak pertandingan dan main secara teratur karena kami sudah sering kehilangan dia. Ini soal kondisinya,” sambung pelatih asal Spanyol.

Tidak ketinggalan, sang pelatih juga berharap pemain yang dibeli dari AS Monaco bisa beradaptasi dengan kondisinya sekarang. Ia tidak menampik bahwa sulit untuk seorang pemain kembali ke level terbaik jika sering absen lama karena cedera.

“Dia adalah pemain yang bisa kami andalkan, tapi kami tidak bisa mengandalkannya selama dua tahun dan itu adalah waktu yang sangat lama. Setiap pemain butuh menit dan fit. Kami ingin dia membantu kami dan bermain,” tutup Guardiola.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Mendy: City Bodoh Kalau Remehkan Madrid

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Benjamin Mendy, tak mau timnya meremehkan Real Madrid, meskipun The Citizens sementara unggul agregat atas Los Blancos di Liga Champions.

City belum pernah meraih kesuksesan di ajang Liga Champions. Karena itu, memenangkan Liga Champions menjadi impian semua orang di City.

Pada musim ini, City sudah berada di babak 16 besar. Sergio Aguero dan kawan-kawan bahkan mempunyai peluang untuk melangkah lebih jauh dengan modal kemenangan 2-1 atas Real Madrid di leg pertama.

Mendy mengatakan skuadnya sangat ingin menjadi juara Eropa tetapi tetap berhati-hati menjelang leg kedua melawan Madrid. The Citizens tak boleh meremehkan kemampuan pasukan Zinedine Zidane.

Benjamin Mendy - Manchester City - Premier League - @ftblphotos 2
Getty Images

“Saya tahu bahwa di benak setiap pemain, mereka tahu bahwa hanya karena kami menang di sana, tidak berarti itu selesai atau kami berkualitas. Tidak setiap hari Anda pergi ke suatu tempat seperti Bernabeu dan tampil seperti itu di Liga Champions, kata Mendy di Goal.

“Kami memiliki peluang untuk melangkah jauh dalam turnamen ini. Kami menginginkannya, jadi semua orang bangun, berolahraga, tetap fokus pada target ketika mereka mengatakan kami bisa kembali. Kami belum pernah meraih Liga Champions, jadi itu adalah mimpi,” ia menambahkan.

Dalam kesempatan itu, Mendy mengaku sudah tidak sabar dengan kembalinya Premier League. Kompetisi tersebut ditangguhkan pada bulan Maret tetapi bisa dilanjutkan setelah 1 Juni.

“Saya tidak sabar. Kami hanya menunggu lampu hijau. Di mana-mana, kami melihat kami akan mulai pada tanggal ini dan tanggal itu. Sekarang, saya menunggu orang-orang mengirim sms kepada kami untuk memberi tahu kami bahwa liga akan dimulai pada saat ini, dan kami akan sangat bahagia.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Leroy Sane Ungkap Dua Rekan yang Bantu Pemulihan Cedera Lututnya

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Leroy Sane, winger Manchester City, saat ini tengah menantikan saat-saat untuk kembali bermain. Selama berbulan-bulan, dia harus melupakan lapangan hijau karena cedera ligamen lutut yang mengharuskan operasi dan pemulihan selama berbulan-bulan. Untungnya, dia dibantu Ilkay Guendogan dan Benjamin Mendy.

Dalam menjalani proses pemulihan yang membosankan, Leroy Sane mengaku berguru kepada dua rekannya, Ilkay Guendogan dan Benjamin Mendy. Seperti dia, kedua pemain itu pun pernah mengalami cedera lutut parah dan absen berbulan-bulan.

Leroy Sane sudah kembali bermain saat tim U-23 Manchester City melawan tim U-23 Arsenal pada akhir Februari lalu.
mediareferee.com

“Tentu saja seluruh skuat memberikan dukungan kepadaku. Namun, aku secara khusus lebih sering bicara dengan Guendogan Mendy soal cedera ini. Aku menanyakan apa saja yang mereka lakukan, apa yang terjadi, dan berbagai pengalaman mereka lainnya,” urai Leroy Sane seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Manchester City.

Menimba ilmu dari orang-orang yang berpengalaman dinilai penting oleh Sane. “Itu sungguh membantuku untuk tahu bagaimana rasanya dan apa saja yang mungkin terjadi. Itu sungguh membantu dan aku sangat senang mereka mendorongku melewati situasi ini,” ucap dia lagi.

Sane mengalami cedera ligamen lutut saat Manchester City menghadapi Liverpool pada laga Community Shield. Tak ayal, dia pun belum tampil sama sekali bagi The Cityzens pada ajang Premier League musim ini.

Akhir Februari lalu, Leroy Sane sudah turun membela tim U-23 Man. City melawan Arsenal. Namun, comeback dengan tim asuhan Pep Guardiola harus ditunda karena pandemi Virus Corona yang memaksa kompetisi ditunda hingga waktu yang belum pasti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kalung Bling-Bling Ala Benjamin Mendy

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Benjamin Mendy, adalah pecinta bling-bling. Ia suka memesan berbagai macam perhiasan mahal layaknya seorang rapper.

Adalah Abtin Abassi, pemilik toko berlian A Jewellers di London, yang menceritakan kelakukan Benjamin Mendy. Pemain asal Prancis itu sering memesan berbagai macam kalung, cincin yang dipenuhi berlian dan permata di toko Abassi.

Benjamin Mendy The Sun

Suatu ketika, Benjamin Mendy bahkan memesang kalung yang mirip dengan grup hip-hop dari Amerika Serikat, Migos. Mendy memang sering menghabiskan waktunya bersama grup tersebut.

“Kami sedang dalam proses melakukan sesuatu dengan Benjamin Mendy, dan ia secara spesifik meminta kalung tenis yang harus berukuran tertentu dan berliannya harus berukuran tertentu,” kata Abassi di The Sun.

“Mendy bilang dia bersama Migos, dan melihat kalung mereka dan menginginkan yang sama. Tapi Mendy menginginkan buatannya dari batu VVS, jadi itu adalah pesanan yang sangat mahal,” Abassi menambahkan.

Dengan gaji 90 ribu poundsterling (sekitar Rp 1,6 miliar) per pekan, Mendy memang bisa membeli apa saja, termasuk berbagai macam berlian dan permata yang ia suka.

Benjamin Mendy The Sun

Ngomong-ngomong soal permata, bagi Anda yang tertarik mengoleksi batu permata, kunjungilah PermataStar.com atau JualPermata.com. Di sana Anda bisa mendapatkan beragam koleksi permata dengan kualitas dan harga yang terbaik, seperti ruby, sapphire, emerald, chrysoberyl, cat’s eye, spinel, tsavorite, dan lainnya.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera kunjungi PermataStar.com atau JualPermata.com. Dapatkan koleksi permata terbaikmu di sana! (adv)

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

City Kalah, Benjamin Mendy Akui Blundernya

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Benjamin Mendy, mengakui telah membuat kesalahan fatal saat timnya kalah dari Wolverhampton Wanderers.

City kalah 2-3 dari tuan rumah Wolverhampton Wanderers pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Molineux Stadium, Sabtu (28/12/2019) dini hari WIB. Gol City dicetak Raheem Sterling, sementara gol tim tamu dilesakkan Adama Traore, Raul Jimenez dan Matt Doherty.

Dalam laga itu, Benjamin Mendy bikin blunder fatal di gol kedua tuan rumah yang dicetak Jimenez. Bola di kaki Mendy berhasil dicuri Traore yang kemudian memberi assist kepada Jimenez.

Usai pertandingan, sang bek sayap langsung angat bicara soal kesalahannya. Ia secara jantan mengakui telah berbuat blunder.

Benjamin Mendy - Manchester City - Premier League - @ftblphotos 2
Getty Images

“Sangat mudah untuk berbicara ketika semuanya berjalan dengan baik, tetapi sulit melakukan sesuatu ketika membuat kesalahan dan fans marah,” tulis Benjamin Mendy di Twitter.

“Kesalahan besar malam ini dan saya berutang budi pada Anda atas dukungan yang berkelanjutan. Saatnya untuk tetap tegar dan terus berusaha untuk kembali ke level terbaik kami,” Benjamin Mendy menambahkan.

Akibat kekalahan itu, City terpaku di posisi tiga klasemen Liga Inggris dengan 38 poin. The Cityzens tertinggal satu angka dari Leicester City yang berada di atasnya.

Sementara Wolves naik ke posisi lima klasemen. Traore dan kawan-kawan telah mengoleksi 30 poin dari 19 pertandingan Liga Inggris.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kompetisi Masih Panjang, City Takkan Menyerah Kejar Liverpool

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Benjamin Mendy, menegaskan timnya takkan menyerah dalam mengejar Liverpool di puncak klasemen Liga Inggris.

City menang 2-1 atas Chelsea pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Etihad Stadium, Sabtu (23/11/2019). Dalam laga itu, The Blues unggul lebih dulu melalui N’Golo Kante, sebelum dibalas oleh Kevin de Bruyne dan Riyad Mahrez.

Meski menang, City masih tertinggal sembilan poin dari Liverpool di singgasana. Klub terakhir sukses menggebuk Crystal Palace dengan skor 2-1.

Bernardo Silva dijatuhi hukuman oleh Komisi Disiplin FA gara-gara candaan kepada Benjamin Mendy.
Getty Images

“Saat ini City masih juara bertahan, jadi kami akan berjuang sampai akhir untuk mempertahankan gelar dan kompetisi belum berakhir,” kata Mendy di Soccerway.

“Masih ada banyak pertandingan untuk dimainkan, sehingga kami akan mencoba yang terbaik dan kita akan lihat. Jika pada akhirnya Liverpool memenangkan gelar, kami akan mengucapkan selamat, tetapi Man City akan terus berjuang.”

“Kami harus berjuang untuk setiap pertandingan dan kami harus tetap fokus. Segalanya bisa terjadi. Jika kami kalah melawan Chelsea, maka kami akan semakin jauh sehingga semuanya masih bisa terjadi. Itu tergantung pada setiap akhir pekan dan kami harus siap karena kami tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan,” Mendy menambahkan.

City sendiri pada laga berikutnya di Liga Inggris akan tandang ke markas Newcastle United. Sebelum itu, mereka akan menjamu Shakhtar Donetsk di Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Benjamin Mendy Kirimkan Peringatan ke Liverpool

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manchester City kini memang memiliki ketertinggalan sembilan poin dari Liverpool di tabel klasemen Premier League. Namun, hal itu tidak menyurutkan niatan Benjamin Mendy untuk terus tampil maksimal di sisa pertandingan musim ini.

Menurut Mendy, kesempatan Manchester City untuk kembali menjadi juara Premier League belumlah tertutup. Karena, Premier League masih menyisakan cukup banyak pertandingan.

“Saat ini, kami masih berstatus sebagai juara Premier League. Jadi, kami akan terus berjuang hingga musim 2019-20 habis dan berusaha untuk mempertahankan gelar juara yang kami miliki,” ungkap Benjamin Mendy seperti dikutip www.old.football5star.com dari Goal.

Benjamin Mendy - Manchester City - Liverpool - Yahoo Sports
Yahoo Sports

“Masih ada cukup banyak pertandingan sebelum musim ini usai. Jadi, kami akan berusaha untuk meraih hasil maksimal di setiap pertandingan. Apabila Liverpool keluar sebagai juara, maka kami akan menjadi tim pertama yang mengucapkan selamat,” sambung Mendy menambahkan.

Lebih lanjut, Mendy mengaku enggan terlalu memikirkan soal rekor unbeaten milik The Reds musim ini. Menurut Mendy, hal terpenting yang ada di benaknya saat ini adalah Manchester City.

Mereka bisa mencetak gol di awal ataupun akhir pertandingan dan meraih kemenangan. Seluruh pemain dan pelatih tentu akan fokus dengan fakta tersebut. Tapi, kami tak boleh terus-terusan memikirkan tentang tim lain. Mereka mampu menunjukkan penampilan yang gemilang. Tapi, kami juga mulai sanggup mengejar,” tandas Mendy.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Tweet Soal Mendy Buat Bernardo Silva Harus Absen Lawan Chelsea

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Manchester City dipastikan tak akan diperkuat Bernardo Silva saat menjamu Chelsea pada Minggu (24/11/2019) dini hari WIB. Gelandang serang asal Portugal tersebut harus absen karena hukuman FA yang dijatuhkan terkait tweet-nya soal Benjamin Mendy, September lalu.

Sesuai putusan yang dibuat Komisi Disiplin FA, Rabu (13/11/2019), Benjamin Mendy dijatuhi skors satu pertandingan. Selain itu, eks pemain AS Monaco tersebut juga diharuskan membayar denda 50 ribu pounds (sekitar Rp900 juta) dan menjalani edukasi tatap muka setelah mengakui melanggar Poin E3 Peraturan FA.

Peraturan FA yang dimaksud adalah terkait soal pelanggaran menyangkut ekspresi yang menyinggung ras, warna kulit dan/atau asal etnik. Hukuman untuk pelanggaran ini sebenarnya minimal enam pertandingan. Namun, dalam kasus ini, FA hanya menjatuhkan skors satu pertandingan.

Cuitan Bernardo Silva soal Benjamin Mendy yang dipermasalahkan oleh FA.
Twitter @BernardoCSilva

“Komisi ini tak terikat untuk menjatuhkan larangan bertanding setidaknya enam pertandingan untuk pelanggaran buruk ini. Penyebabnya, komunikasi tersebut dilakukan melalui media sosial,” terang pernyataan resmi FA seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports.

Komisi Disiplin FA juga mengakui cuitan Bernardo Silva kepada Benjamin Mendy hanyalah lelucon. “Tweet tersebut ditujukan sebagai candaan di antara teman setim dan telah ditanggapi dengan semangat yang sama oleh pihak yang dituju, yakni Tuan Mendy,” tulis pernyataan resmi FA.

Karena hukuman yang dijatuhkan tersebut berlaku segera, Bernardo Silva harus absen pada laga berikut yang dijalani Manchester City. Laga tersebut adalah menjamu Chelsea pada lanjutan Premier League selepas jeda internasional.

Bernardo Silva dianggap telah melakukan pelecahan rasial kepada rekannya, Benjamin Mendy, di media sosial. Gara-garanya, dia mengunggah foto Mendy saat masih anak-anak yang disandingkan dengan figur Conguitos, yakni sosok bertubuh cokelat yang merupakan brand sebuah produk makanan.

Tudingan miring itu membuat Bernardo Silva frustrasi. Dia menyebut, saat ini bahkan sulit untuk sekadar bercanda dengan teman sendiri. Dia pun didukung manajer Manchester City, Pep Guardiola, dan eks bintang Liverpool, John Barnes.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Jadi Kiper, Kyle Walker Disanjung Benjamin Mendy

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Hasil kurang memuaskan dituai Manchester City pada matchday IV Liga Champions, Kamis (7/11/2019) dini hari WIB. Di kandang Atalanta, mereka hanya menuai hasil imbang. Namun, hasil itu cukup disyukuri Benjamin Mendy. Secara khusus, dia berterima kasih kepada Kyle Walker.

Ucapan terima kasih Benjamin Mendy terkait keberanian Kyle Walker menjadi kiper saat Claudio Bravo dikartu merah wasit pada menit ke-81. meskipun harus menjaga gawang sekitar 16 menit, sang bek kanan mampu membuat Atalanta gagal mencetak gol lagi.

Tampil 16 menit sebagai kiper, Kyle Walker mampu menjaga gawang Manchester City dari serbuan para pemain Atalanta.
uefa.com

“Aku katakan lagi, ‘Terima kasih, Kyle.’ Tidak mudah mengambil tanggung jawab dengan masuk dan menjadi kiper. Lalu, dia menyelamatkan tendangan bebas,” kata Benjamin Mendy seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi UEFA.

Salah satu aksi Kyle Walker memang saat menyelamatkan tendangan bebas yang diperoleh Atalanta. Dia tengan tenang menahan eksekusi Ruslan Malinovskyi dengan dadanya!

Pada lawatan ke San Siro yang jadi markas Atalanta sepanjang berkiprah di Liga Champions musim ini, Manchester City menghadapi masalah serius di posisi kiper. Pada awal babak kedua, Ederson Moraes harus digantikan Claudio Bravo karena mengalami cedera ringan.

Drama terjadi hanya sembilan menit jelang laga Atalanta vs Manchester City usai. Bravo menerima kartu merah setelah dinyatakan melanggar Josip Ilicic. Sebagai solusi, manajer Pep Guardiola memasukkan Kyle Walker dengan mengorbankan Riyad Mahrez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Buntut Cuitan Bernada Rasial, Bernardo Silva Terancam Hukuman 6 Laga

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Manchester City, Bernardo Silva terancam hukuman 6 laga dari federasi sepak bola Inggris, FA. Hal tersebut merupakan buntut dari kasus rasial Bernardo kepada rekan satu timnya, Benjamin Mendy.

Kasus tersebut berawal pada saat Bernardo mengunggah kicauan yang disebut merupakan tindakan rasial. Pemain asal Portugal itu mengunggah sebuah foto bergambar monyet dalam obrolannya dengan Mendy.

Sang pemain pun sempat berkicau kembali bahwa hal itu hanyalah sebuah candaan biasa dengan Mendy. Namun, kasus itu justru ditanggapi secara serius oleh FA.

“Bernardo Silva telah didakwa melakukan pelanggaran terhadap Peraturan FA E3, sehubungan dengan posting media sosial pada 22 September 2019. Diduga jika aktivitas pemain Manchester City itu dianggap melakukan penghinaan dan perbuatan tidak patut yang mencemarkan sepakbola,” tulis pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh FA, dikutip Football5Star.com dari detik.

Badan tertinggi sepakbola Inggris itu menambahkan, pelanggaran yang dilakukan oleh Silva diperparah dengan hinaan yang merujuk kepada ras dan warna kulit. Pemain asal Portugal itu diberi waktu hingga 9 Oktober untuk menanggapi dakwaan tersebut.

Akibat dakwaan tersebut, Silva terancam dijatuhi hukuman larangan bertanding selama tiga hingga enam laga. Itu artinya pesepakbola asal Portugal itu bakal melewatkan laga-laga penting The Citizen, termasuk duel dengan Liverpool di Anfield pada 11 November mendatang.

Sebelumnya, pelatih Manchester City, Pep Guardiola sempat menjadi penengah dalam kasus tersebut. Guardiola menyebut bahwa postingan itu sama sekali tidak menunjukkan niat Silva melakukan serangan rasial kepada Mendy.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Sterling Tak Permasalahkan Cuitan Bernardo Silva ke Mendy

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Winger Manchester City, Bernardo Silva, sedang apes. Ia dituduh melakukan penghinaan rasialis terhadap rekan setimnya, Benjamin Mendy lewat emoji. Namun, menurut Raheem Sterling, hal itu sama sekali bukan penghinaan.

Sterling menganggap, apa yang dilakukan Bernardo merupakan becandaan terhadap teman sendiri. Lagipula, Mendy juga sama sekali tidak mempermasalahkan hal tersebut. Sebelumnya, manajer Manchester City juga sudah berkomentar serupa soal masalah cuitan tersebut.

Bernardo dipersekusi oleh badan antirasialisme, Kick It Out. Hal itu berbuntut pada investigasi oleh Football Association sebagai federasi penanggung jawab tertinggi sepak bola di Inggris.

Raheem Sterling - SIlva - Mendy - football5star
AFP

“Dia (Bernardo), sama sekali tidak bermaksud menyinggung warna kulit. Dalam gambar tersebut, mereka digambarkan memiliki kepala yang kecil. Benjamin pun tahu, dan dia juga tidak mempermasalahkan. Mereka berdua sedang bercanda dan itu yang terjadi,” ucap Sterling seperti dikutip dari AS.

“Aku ikut prihatin melihat masalah ini jadi berlarut-larut. Bernardo jadi terpukul atas kejadian ini, karena dia tidak seperti itu. Mereka berdua berteman baik. Jadi, melihat kejadiannya melebar seperti ini, aku ikut menyayangkan,” lanjutnya.

Isu rasialisme tengah menjadi sorotan belakangan ini. Eskalasinya meningkat setelah Romelu Lukaku menjadi korban pelecehan rasial oleh sekelompok fans Cagliari. Sterling, termasuk salah satu pemain yang vokal menyuarakan isu ini. Namun, untuk kasus yang menimpa rekan setimnya, ia justru menyayangkan sikap sebagian orang yang menurutnya berlebihan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pep Guardiola Heran FA Investigasi Cuitan Bernardo Silva

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Pep Guardiola, manajer Manchester City, tak habis pikir oleh langkah FA yang menginvestigasi cuitan Bernardo Silva. Dia menilai cuitan yang ditujukan kepada Benjamin Mendy itu sama sekali tidak mengarah pada pelecehan rasial.

Keyakinan itu didasarkan pada kedekatan antara kedua pemain dan kepribadian Bernardo Silva. Bagi Pep Guardiola, cuitan Bernardo Silva itu hanya candaan antarsahabat yang sama sekali tak berhubungan dengan rasialisme.

“Gambar itu bukan soal warna kulit. Dia mencomot foto Benjamin saat kecil dan menyamakannya dengan kartun itu yang memiliki kemiripan,” urai Pep Guardiola setelah Manchester City mengalahkan Preston North End, Rabu (25/9/2019) dini hari WIB, seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News.

Cuitan Bernardo Silva soal Benjamin Mendy yang dipermasalahkan oleh FA.
Twitter @BernardoCSilva

Mantan Pelatih Barcelona itu menegaskan, candaan seperti cuitan Bernardo Silva bukan hal baru. Menurut dia, sudah sangat sering orang membuat candaan dengan menyamakan muka atau mimik seseorang dengan karakter kartun. Kebetulan saja, Benjamin Mendy berkulit hitam.

“Saya kira respons dari Mendy sangat jelas soal itu. Mereka selalu bercanda setiap waktu. Mungkin, saran saya, hindari hal itu di media sosial,” seloroh Pep Guardiola.

Pria yang juga sempat menangani Bayern Munich tersebut menegaskan, Bernardo bukanlah seorang rasialis. “Dia itu salah satu orang paling baik yang pernah saya temui sepanjang hidup. Dia berbicara empat atau lima bahasa. Itu cara termudah memahami betapa dia punya pikiran terbuka dan salah satu sahabatnya adalah Mendy yang sudah ibarat saudara baginya,” kata dia lagi.

Meskipun demikian, Pep Guardiola mempersilakan bila FA keukeuh melakukan investigasi terhadap cuitan Bernardo Silva. Dia yakin sang pemain tak akan melarikan diri. Namun, akan merasa sangat heran bila kemudian mantan pemain AS Monaco itu dijatuhi hukuman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Bernardo Silva Tersandung Cuitan Bernada Rasial kepada Mendy

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Asosiasi Sepak Bola Inggris, FA tengah mendalami kasus terkait cuitan salah seorang pemain Manchester City, Bernardo Silva. Bernardo dituding melakukan sebuah cuitan bernada rasialisme terhadap rekan satu timnya sendiri, Benjamin Mendy.

Kasus tersebut berawal dari sebuah postingan Bernardo Silva di akun twitternya. Pemain asal Portugal tersebut menyertakan sebuah gambar yang dianggap sebagai pelecehan rasial kepada Mendy.

Silva pun menambahkan kata “Tebak Siapa?” dalam postingan tersebut yang ditujukan kepada Mendy. Gambar yang disertakan Silva adalah sebuah logo dari perusahaan permen di Spanyol, Conguitos.

Namun, tak berselang lama, postingan tersebut kemudian dihapus oleh sang pemain.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Akan tetapi, FA telah mengetahui perihal postingan tersebut. Mereka pun menyiapkan tim mereka untuk menyelidiki lebih lanjut tentang cuitan tersebut kepada Bernardo Silva. Jikalau terbukti bersalah, Silva akan dijatuhi denda ataupun larangan bermain.

Setelahnya, Bernardo Silva pun kembali memposting sebuah cuitan yang berisikan kekecewaannya lantaran ia tak bisa mengekspresikan candaannya terhadap temannya.

Bernardo Silva Dipanggil FA Gara-Gara Perkataan Rasis ke Benjamin Mendy
Getty Images

“Bahkan saya tidak bisa bercanda dengan teman saya sekarang ini…teman…” cuitan tersebut pun mendapat cibiran dari warganet.

Mendy dan Silva merupakan teman yang akrab. Mereka telah bersama sejak 2016 lalu di klub AS Monaco yang kemudian mereka hijrah ke Manchester City.

Namun, dari tudingan cuitan rasialisme tersebut, Mendy nampak tak tersinggung atas apa yang Silva lakukan. Ia pun hanya menjawab dengan sebuah emoji senyum dengan kata-kata “1-0 Anda akan lihat,”.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Benjamin Mendy Siap Bawa Man. City Pertahankan Gelar Premier League

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Benjamin Mendy, mengaku ingin kembali memenangkan Premier League setelah dinyatakan pulih dari cedera paha. Ia juga merasa sangat senang karena bisa kembali merumput setelah dinyatakan pulih.

Semenjak datang ke Manchester City, Benjamin Mendy memang sering mengalami cedera. Musim ini, ia harus melewatkan 33 pertandingan karena mengalami tiga cedera yang berbeda. Musim lalu, ia juga harus absen di 43 pertandingan karena menderita cedera lutut.

“Saya merasa kuat dan sangat senang. Saya mendapatkan perlakuan yang sangat baik dari rekan-rekan setim dan staf lainnya. Saya bukanlah dokter. Saya hanya mengikuti instruksi yang diberikan agar bisa segera bermain,” kata Benjamin Mendy dikutip dari talkSPORT.

Benjamin Mendy - Manchester City - Premier League - @ftblphotos
@ftblphotos

“Saya kembali mengalami cedera di bulan Januari lalu ketika berusaha untuk memulihkan diri dari masalah sebelumnya. Tapi, sekarang saya sudah merasa kuat dan siap memberikan segalanya untuk membantu tim meraih kemenangan,” sambung pemain 24 tahun itu.

Benjamin Mendy sudah membuktikan dirinya sebagai salah satu bek sayap terbaik di Premier League meskipun kerap kali menderita cedera. Dari sembilan penampilan di ajang Premier League musim ini, ia mampu mengemas lima assist.

Selain itu, cederanya Oleksandr Zinchenko membuat kembalinya Benjamin Mendy bagaikan angin segar. Oleksandr Zinchenko menderita cedera otot paha di partai semifinal Piala FA yang digelar pada Sabtu (6/4) lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Benjamin Mendy Begadang di Kelab Malam, Pep Guardiola Santai

Football5Star.com, Indonesia – Pep Guardiola, manajer Manchester City, termasuk sosok pelatih yang terlalu ketat mengatur kehidupan para pemainnya. Hal itu tercermin dari sikapnya terhadap Benjamin Mendy yang menghabiskan waktu di kelab malam.

Akhir pekan lalu, Benjamin Mendy dikabarkan menghabiskan malam di sebuah kelab. Bek kiri asal Prancis itu berada di sana hingga pukul 3.30 dini hari waktu setempat. Hal itu dilakukan setelah dia tak masuk skuat saat menghadapi Fulham.

Saat ditanya soal itu, Pep Guardiola menanggapi dengan santai. “Mereka sudah cukup dewasa untuk tahu hal-hal yang mereka harus lakukan. Saya bukan ayahnya,” ujar mantan pelatih Barcelona itu seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News.

Pep Guardiola tak ambil pusing soal Benjamin Mendy yang menghabiskan waktu di kelab malam sampai dini hari pada akhir pekan lalu.
newsjizz.com

Lebih lanjut, dia mengatakan, “Saya tentu saja lebih suka dia pulang ke rumah lebih awal. Namun, saya tak mengontrol para pemain dalam situasi seperti itu.”

Pria yang juga pernah melatih Bayern Munich itu pun mengaku tak terlalu ambil pusing dengan hal tersebut. Meskipun mengaku tak suka, dia tak mau memikirkan hal-hal semacam itu secara berlebihan.

“Saya tak tertekan oleh hal itu. Saya orang yang santai. Saya memang tak menyukai itu, tapi saya dapat tidur dengan cukup baik,” jelas Pep Guardiola lagi.

Benjamin Mendy belum dapat bermain lagi sejak mengalami cedera lutut pada November tahun lalu. Hal itu membuat Pep Guardiola harus memutar otak dan merotasi beberapa pemain di posisi bek kiri. Di antaranya Danilo, Oleksandr Zinchenko, dan Fabian Delph.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pep Guardiola Belum Berani Mainkan Benjamin Mendy

Football5star.com, Indonesia – Pep Guardiola belum berani memainkan Benjamin Mendy dalam waktu dekat meski ia sudah pulih pascaoperasi lutut. Menurut pelatih berusia 48 tahun itu Mendy masih perlu waktu kembali beradaptasi sebelum diturunkan di laga kompetitif.

Manchester City akan melakoni pertandingan sulit melawan Chelsea di Stadion Etihad, Minggu (10/2/2019) malam WIB. Jelang partai tersebut, kabar positif datang dari Benjamin Mendy.

Bek sayap berusia 24 tahun ini sebelumnya absen bermain sejak November 2018. Ia harus menjalani operasi guna menuntaskan cedera lutut yang dialami.

Meski telah pulih, Pep Guardiola masih enggan memainkan Mendy di partai kontra Chelsea. Ia tak ingin mengambil risiko lantaran pemain yang didatangkan dari AS Monaco itu belum dalam performa yang dibutuhkannya.

Benjamin Mendy tetap bergurau meski baru jalani operasi lutut.
Standard.co.uk

“Mendy cedera dan ini tidak mudah. Meniscus (lutut). Ia butuh kembali beradaptasi,” ucap Guardiola seperti dikutip Football5star.com dari situs resmi Manchester City.

“Anda tidak bisa kembali dan berlatih selama dua hari dan siap bermain. Anda harus berhati-hati,” katanya.

Sementara itu, kapten Man City, Vincent Kompany, belum pulih dari cedera otot. Masalah itu didapatnya ketika tim berjulukan The Citizens menuai kemenangan 2-1 atas Liverpool awal tahun ini.

Laga melawan Chelsea menjadi ujian konsistensi Man City menuai kemenangan melawan tim-tim elite Liga Inggris. Pekan lalu, mereka sukses mengandaskan Arsenal dengan kemenangan 3-1. Di samping itu, Sergio Aguero dkk juga wajib menang jika ingin mempertahankan posisi puncak klasemen Premier League.

Guardiola Tak Bisa Ubah Perilaku Mendy

Football5star.com, Indonesia – Semenjak didatangkan Manchester City dari AS Monaco, Benjamin Mendy lebih sering berkutat dengan cedera. Masalah lain yang menghinggapi bek kiri berkebangsaan Prancis adalah perilaku kekanak-kanakan Mendy di media sosial. Pep Guardiola mengaku tak bisa ubah perilaku Mendy.

Bagi Pep Guardiola, ia tak mempermasalahkan perilaku Mendy yang bersikap kekanak-kanakan di media sosial. Menurut mantan pelatih Barcelona itu, ia bukan sang Ayah dan tak bisa mengubah mentalitasnya.

“Saya tak punya masalah dengan Mendy (penggunaan media sosial berlebih). Aku di sini tak ingin mengubah mentalitasnya. Jalan hidupnya milik dirinya. Ketika kami membelinya, kami paham itu,” ucap Guardiola dikutip Football5star dari Goal.

Benjamin Mendy tetap bergurau meski baru jalani operasi lutut.
standard.co.uk

Sebagai pelatih, yang terpenting adalah ketika sang permain berlatih dengan baik. Hal-hal buruk di luar lapangan tak menjadi sorotan oleh Pep Guardiola. Ia hanya seorang pelatih, bukan sang Ayah yang bisa mengatur hidupnya.

“Tak masalah dia aktif di media sosial, selama dia berlatih dengan sempurna di sesi pelatihan. Itulah yang terjadi.

“Kami mencoba meyakinkannya, tapi aku bukan ayahnya! (Kukatakan padanya), ‘Fokuslah pada pekerjaanmu dan apa yang harus kita lakukan. Kamu masih muda, dan kamu bisa menjadi salah satu bek kiri terbaik, tapi itu terserah kamu.'”

Mendy Beberkan Sistem Kerja BIelsa Selama Melatih

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Pernah dididik oleh Marcelo Bielsa selama semusim membuat Benjamin Mendy tahu betul sistem kerja pria yang kini melatih Leeds United itu. Secara tidak langsung, penggawa Manchester City ini mengatakan Bielsa sebagai pelatih yang sangat keras.

Anggapan Mendy ini cukup beralasan. Dari julukannya saja, bisa dibayangkan bagaimana cara kerja Bielsa. Untuk diketahui, ia dijuluki sebagai “El Loco” atau “Si Gila”. Salah satu kegilaan yang diterapkan pria asal Argentina selama ini adalah dirinya tidak segan-segan mengeluarkan stafnya andai melakukan kesalahan.

“Mengenai stafnya, jika ia mengatakan bahwa Anda harus menempatkan Cone pada jarak 10 meter dan Anda menempatkannya pada jarak 11 meter, Anda akan dikeluarkan dari tim pada laga selanjutnya. Semua stafnya harus bekerja dengan baik selama sepekan untuk tetap berada dalam tim,” kata Mendy kepada Canal Plus, Rabu (26/12/2018).

mendy-bielsa
20minutes.fr

Mendy dan Bielsa sama-sama berada di Olympique Marseille dari 2014 hingga 2015. Pada tahun pertama kerja sama keduanya, bek kiri ini mengungkapkan bahwa sang pelatih tidak membawa serta asistennya dalam sebuah laga uji coba.

“Pertandingan pertama kami musim itu adalah saat melakukan pertandingan persahabatan dan kami hanya pergi dengan dokter tim. Dia bahkan tidak tidak berbicara dengan bahasa Prancis dan tidak mengajak asistennya karena melakukan kesalahan saat latihan,” ia menambahkan.

“Mereka melakukan kesalahan yang tidak perlu dan pelatih menghukumnya. Saya rasa dia orang yang sangat disiplin tapi juga keras pada semua detil timnya,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Neymar Sebut Pemain Hebat Harus Berlaga di Liga Inggris

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Paris Saint-Germain, Neymar, memuji kualitas kompetisi sepak bola Inggris. Ia mengatakan jika Premier League merupakan salah satu tolok ukur kualitas seorang pemain.

Pernyataan tersebut ia lontarkan ketika sedang melayaani sesi tanya jawab di kanal YouTube pribadinya. Pemain jebolan Santos itu menjawab pertanyaan bek Manchester City, Benjamin Mendy soal bermain di Inggris.

“Kita tidak akan pernah tahu masa depan akan seperti apa. Tapi, aku percaya, setiap pemain hebat setidaknya harus mencoba atmosfer Liga Inggris dalam kariernya,” paparnya.

Neymar juga menjawab tawaran David Beckham soal bermain di Inter Miami FC, klub milik suami Victoria tersebut. Sambil tersipu, ia menjawab akan datang ke Amerika Serikat jika sudah tidak lagi berkarier di Eropa.

https://www.youtube.com/watch?v=ZZLhMPn9NQc

Neymar menjadi sosok penting bagi permainan PSG musim ini. Klub asal ibu kota Prancis tersebut baru satu kali menelan kekalahan musim ini yakni saat bertandang ke Anfield, untuk menghadapi Liverpool di Liga Champions.

Hingga kini, ayah satu anak tersebut sudah mencetak 15 gol dari 18 penampilannya musim ini. Ia berpeluang besar mempersembahkan trofi Ligue 1 kepada PSG untuk kedua kalinya setelah musim lalu.

Peluang untuk melangkah ke babak 16 besar Liga Champions juga masih terbuka lebar. Les Parisiens saat ini menempati peringkat kedua Grup C, di bawah Napoli dan hanya terpaut satu angka.

Mendy Sering Menderita Cedera, Guardiola Kecewa

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indionesia – Cedera yang kerap kali didapatkan oleh Benjamin Mendy ternyata membuat pelatih Manchester City, Pep Guardiola merasa kecewa. Ia pun ingin Mendy dapat segera pulih dan kembali bermain.

Menurut Guardiola, Mendy patut belajar banyak hal dari Fernandinho untuk menjaga kondisi fisiknya. Guardiola menganggap Fernandinho adalah pemain yang sempurna karena tak pernah menderita cedera parah.

“Dia harus belajar bagaimana caranya terbebas dari cedera. Ia harus mempelajari hal tersebut karena kami bermain setiap tiga hari sekali. Dia perlu belajar banyak kepada Fernandinho yang selalu bermain tapi hampir tidak pernah mendapatkan cedera,” ujar Guardiola dikutip dari laman resmi Manchester City.

Benjamin Mendy - Pep Guardiola - Manchester City - @benmendy23
@benmendy23

“Mendy sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa. Sayangnya, ia tidak dapat banyak bermain karena selalu mengalami cedera yang parah,” imbuh mantan pelatih Barcelona tersebut.

Musim lalu, Mendy harus menepi selama delapan bulan karena mengalami cedera lutut. Meskipun hanya bermain di beberapa pertandingan, pria asal Prancis itu berhak mendapatkan medali gelar juara Premier League. Selain itu, ia juga menjadi bagian dari skuat Timnas Prancis yang berhasil menjadi juara Piala Dunia 2018 lalu.

Selepas Piala Dunia, Mendy diharapkan dapat menjadi bek kanan utama Manchester City musim ini. Ia pun sempat tampil di sembilan partai Premier League dan berhasil mencetak lima assist. Namun, ia kembali harus menepi karena mengalami cedera lutut yang cukup parah.

Jalani Operasi Lutut Lagi, Benjamin Mendy Tetap Bergurau

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Cedera dan operasi sepertinya sangat lekat dengan Benjamin Mendy belakangan ini. Bek kiri Manchester City itu baru saja menjalani operasi lutut kirinya. Namun, alih-alih bersedih, dia tetap melontarkan gurauan di media sosial terkait cedera dan operasi yang dijalaninya itu.

Benjamin Mendy sedianya memperkuat timnas Prancis dalam dua laga internasional pada pekan ini. Namun, dia menarik diri dari skuat dan terbang ke Barcelona untuk menjalani operasi lutut. Meniskus lutut kiri mantan penggawa AS Monaco itu mengalami retak saat The Citizens menang 3-1 atas Manchester United dalam Derbi Manchester, akhir pekan lalu.

Terkait hal itu, pihak klub lewat akun Twitter resmi menyampaikan ucapan semoga lekas sembuh. Namun, sang pemain malah me-reply dengan santai dan nada bergurau.

“Lutut yang lain iri, tapi operasi berjalan baik dan semuanya baik-baik saja sekarang. Aku akan segera kembali, tapi kalian harus mencari kapten FPL (Fantasy Premier League) yang baru untuk beberapa pertandingan,” tulis Benjamin Mendy seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitter-nya.

Ucapan soal lutut yang iri itu merujuk pada lutut kanannya yang harus menjalani operasi pada musim lalu. Kala itu, Benjamin Mendy hampir beristirahat sepanjang musim karena cedera ligamen di lutut kanannya. Adapun soal FPL, dia memang sempat membuat banyak orang kecewa ketika tiba-tiba tak bermain setelah tampil apik di laga sebelumnya.

[better-ads type=”banner” banner=”156408″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”center” show-caption=”1″][/better-ads]

Fernandinho: Saya Punya Peran Penting di City

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Gelandang Manchester City, Fernandinho, sadar dirinya memiliki peran penting di klubnya sekarang. Untuk itu, ia pun ingin memberikan segala kemampuan terbaik demi membuat City terus melaju musim ini.

Apa yang dikatakan gelandang asal Brasil ini memang terbukti. Musim ini saja ia selalu main sebagai strarter di Premier League. Bahkan dari 11 laga, hanya sekali dirinya ditarik keluar Pep Guardiola.

Fernandinho mengakui tugasnya musim ini lebih berat karena dirinya tak jarang harus mengisi posisi Benjamin Mendy yang kerap maju membantu serangan. “Peran saya adalah memperbaiki banyak hal. Kami memiliki Mendy dan kadang saya harus memblokir sisi kiri saat dia maju. Di sisi lain, Kyle Walker juga sering membantu serangan,” katanya seperti dilansir Daily Mail, Minggu (11/11/2018).

FernandinhoManchesterCityvsBrightonHoveK iHwIiqTpHl
zimbio.com

“Tanggung jawab saya sangat besar, saya tahu betapa pentingnya saya untuk tim ini. Kenapa? Saya orang yang baik, saya sudah mendengar apa yang telah dikatakan, saya mengambil bola tanpa melanggar lawan. Saya tersenyum karena saya pria yang bahagia,” ia menambahkan.

Sementara itu, terkait duel-duel yang dihadapi di lapangan, Fernandinho mengatakan hal tersebut tidak bisa dihindarkan dalam sepak bola. Tidak ketinggalan, pemain 33 tahun itu juga percaya diri mengatakan dirinya sangat pantas bermain untuk klub sebesar Manchester City.

“Sepak bola adalah olahraga kontak. Itu sangat normal. Di negara saya, mereka memanggil pemain yang bermain di posisi saya sebagai gelandang bertahan, tidak untuk bermain defensif. Saya mencoba memenangkan bola atas untuk memulai serangan. Saya tahu saya punya kualitas yang cukup untuk bermain di tim seperti ini,” imbuhnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Deschamps Kritik Benjamin Mendy

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Didier Deschamps, pelatih timnas Prancis, melontarkan kritik pedas kepada bek kiri Benjamin Mendy. Dia menilai pemain Manchester City itu tak menunjukkan profesionalitas yang baik. Atas dasar itu pulalah Deschamps tak memanggil sang bek kiri ke skuat Les Bleus untuk menjalani laga di UEFA Nations League.

Deschamps mengakui kualitas kemampuan Benjamin Mendy. Namun, dia mengeluhkan perilaku sang pemain yang tak profesional selepas mendapat cedera panjang. Dia menilai mantan pemain AS Monaco itun tak bisa menjaga tubuh sehingga kondisinya tidak ideal.

Mendy gagal memikat Deschamps meski kembali jadi starter saat Manchester City melawan Liverpool.

“Setelah cedera, dia perlu mengerti bahwa dia perlu merawat tubuhnya dengan baik di dalam dan luar lapangan,” ujar Didier Deschamps, Selasa (9/10/2018), seperti dikutip Football5Star.com dari RMC Sport. “Dia harus memenuhi tuntutan bermain di level tertinggi.”

Meskipun Benjamin Mendy sudah kembali bermain sebagai starter untuk Manchester City saat melawan Liverpool, kapten Les Blues saat juara Piala Dunia 1998 tersebut tak menyesali putusan tak memanggil sang bek kiri ke skuatnya saat ini. Dia meyakini putusan itu tepat.

“Saya tak pernah menyesal. Saya membuat pilihan dan mempertanggungjawabkannya,” seloroh dia. Soal performa sang bek kiri saat melawan Liverpool, Deschamps berujar, “Saya tidak terkejut dia bermain. Saya pikir dia cukup bagus, terutama dalam duel.”

Timnas Prancis akan menjalani dua laga pada pertengahan Oktober ini sonder Benjamin Mendy. Pada Jumat (12/10/2018), Hugo Lloris dkk. akan menghadapi Islandia dalam sebuah uji tanding. Lima hari kemudian, anak-anak asuh Deschamps akan melawan Jerman dalam lanjutan Penyisihan Grup 1 UEFA Nations League A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bek Manchester City Dihukum Larangan Mengemudi Setahun

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Bek sayap Manchester City, Benjamin Mendy harus berurusan dengan pihak kemananan setelah melakukan pelanggaran di jalan raya. Akibat melakukan sejumlah pelanggaran, pemain asal Prancis tersebut dihukum setahun tak boleh mengemudi kendaraan mobil.

Mendy
zimbio.com

Sky Sports memberitakan bahwa Mendy dikenakan hukuman poin sebanyak 24 karena tertangkap ngebut-ngebutan di jalan raya. Bahkan ia melakukan pelanggaran tersebut sejumlah empat kali dalam kurun waktu selama dua minggu.

Tak hanya itu menurut BBC bek berusia 24 tahun itu juga tak menjelaskan kepada pihak kepolisian tentang siap yang mengendarai mobilnya secara kencang tersebut. Eks pemain Monaco tersebut tak merasa membawa mobil tersebut meski pada akhirnya ia didenda sejumah 2500 poundsdan biaya 185 pounds.

“Kami berurusan dengan empat pelanggaran di sini pada dua pada hari yang sama. Itu masalah serius,” kata hakim yang memimpin kasus Mendy seperti dikutip Football5star dari Sky Sports, Sabtu (22/9/2018).

“Dia benar-benar telah mengabaikan kasus ini dan saya pikir itu tidak sopan bahwa dia tidak ada di sini. Sehingga kami dapat berbicara dengannya tentang hal itu,” sambungnya.

Sementara itu Pengacara yang mengawal kasus Mendy menolak dianggap kliennya tak hadir di sidang tersebut. “Saya menganggap dia hadir di hadapan saya,” ucap Gwyn Lewis.

Di sisi lain Mendy tak ikut bermain saat Manchester City dikalahkan Lyon di kandang sendiri pada matchday pertama Liga Champions. Ia tak dimainkan karena mengalami cedera lutut yang ia dapatkan sebelum menghadapi Fulham di ajang Premier League.

Kecewakan Jutaan Peserta FPL, Mendy Minta Maaf

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia – Putusan mengejutkan dibuat Pep Guardiola saat Manchester City menghadapi Fulham, Sabtu (15/9/2018). Dia tak membawa bek kiri Benjamin Mendy. Hal ini membuat jutaan peserta Fantasy Premier League (FPL) kecele. Sang pemain pun meminta maaf.

Untuk pekan ke-5 Premier League, seperti dilansir akun Twitter resmi FPL, Mendy dipasang oleh 2.102.786 orang. Itu adalah 37,7 persen dari seluruh peserta. Bahkan, sebanyak 204.461 orang sengaja mentransfer pemain asal Prancis itu pada pekan ini.

Putusan para peserta fantasy league itu tak terlepas dari performa apik Mendy sejak awal musim. Dia selalu menjadi andalan Guardiola dan membuat empat assist dalam empat laga. Hanya saat imbang melawan Wolverhampton Wanderers, sang bek kiri tak membuat assist.

Hal itu diperkuat oleh performa sang pemain bersama timnas Prancis. Saat melawan timnas Belanda, dia mengirim assist yang berbuah gol kemenangan dari Olivier Giroud. Tak heran bila sebanyak 30.584 peserta FPL menjadikan dia sebagai kapten untuk gameweek 5.

Ketiadaan Mendy di skuat Manchester City itu lantas di-tweet oleh akun resmi FPL. Akun resmi Manchester City me-reply dengan emotikon tak tahu-menahu. Adapun sang pemain rupanya sadar banyak orang kecewa. Dia pun me-reply dengan ungkapan ikut bersedih dan minta maaf.

“Banyak yang patah hati pada hari ini. Maaf telah mengecewakan kalian,” cuit pemain berumur 24 tahun itu sembari menyisipkan emoji patah hati dan tertawa.

Akun FPL lantas me-reply dengan sebuah tuntutan, “Hati kami berat. Namun, sebuah gol dan dua assist pada gameweek 6 akan memulihkannya.”

Sosok Benjamin Mendy Jadi Pembeda bagi Manchester City

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia – Setelah membantai Huddersfield Town dengan skor 6-1, Pep Guardiola memuji penampilan Benjamin Mendy yang membuat satu assist pada laga itu.

Manchester City mengamuk dan memukul Huddersfield Town dengan skor telak, 6-1. Kemenangan itu diraih berkat hat-trick Sergio Aguero dan tiga gol lain dicetak Gabriel Jesus, David Silva, dan bunuh diri Terence Kongolo.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan pujian khusus kepada Benjamin Mendy. Bek kiri asal Prancis itu memberikan dimensi baru bagi permainan The Citizens. Mendy juga membuat Manchester City mampu membongkar pertahanan rapat yang digalang Huddersfield.

“Musim lalu Huddersfield bermain dengan lima pemain belakang. Sekarang kami membuat keputusan untuk bermain dengan dua penyerang. Semua pemain tampil hebat,” ujar Guardiola dilansir Football5Star.com dari Standard.

benjamin mendy manchestercity vs huddersfield twitter
Twitter Manchester City

“Kami tak bisa menyerang seperti saat ini karena kami tak memiliki Benjamin Mendy musim lalu. Dia sangat cerdas dalam menyerang dan bertahan. Saat dia bermain, kami bisa menyerang lebih baik,” kata pria asal Spanyol itu.

Selain satu assist, Mendy juga berperan dalam gol Gabriel Jesus. Pergerakannya yang menusuk dari sisi sayap membuat Jesus berdiri bebas dan mampu melesatkan bola ke gawang Huddersfield. Umpan silang Mendy yang gagal diselamatkan kiper Huddersfield juga berhasil berbuah gol lewat sontekan Aguero.

Kemenangan telak ini membuat Manchester City merebut takhta klasemen dari tangan Chelsea. Manchester City dan Chelsea sama-sama mengoleksi enam poin, namun pasukan Guardiola unggul selisih gol dari The Blues.