Nostalgia Hari Ini: Langkah Timnas Indonesia di SEA Games 1999 Tak Terbendung

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – 9 Agustus 2009 silam, boleh dibilang menjadi salah satu penampilan terbaik timnas Indonesia pada SEA Games 1999. Dalam laga itu, mereka membantai Brunei Darussalam, tiga gol tak berbalas dan melangkah ke semifinal dengan status juara grup.

Dalam pertandingan yang digelar di Berakas Sports Complex, Bandar Seri Begawan itu, skuat Garuda yang dinakhodai oleh Bernhard Schumm memang langsung tancap gas sejak peluit pertama ditiupkan wasit Mohammad Kadri asal Malaysia.

Laga baru berusia tiga menit, timnas Indonesia sudah membuka skor melalui Uston Nawawi. Dia sukses mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan keras hasil umpan salah satu rekannya dari sisi kanan.

Nostalgia Hari Ini: Langkah Timnas Indonesia di SEA Games 1999 Tak Terbendung
Dok. Antv

Dua menit kemudian, Bambang Pamungkas mendapatkan peluang matang usai memanfaatkan kemelut di depan gawang. Sayang, tembakan dia melambung tinggi di atas gawang.

Bepe kembali mengancam menit ke-21. Mendapatkan umpan dari Uston Nawawi, Bepe menanduk bola tapi masih bisa ditangkap oleh penjaga gawang Brunei.

Menit ke-29, timnas Indonesia mendapat kesempatan melalui titik putih setelah Bepe dilanggar. Bima Sakti yang jadi algojo dengan baik menuntaskan tugasnya. Indonesia pun unggul 2-0.

Nostalgia Hari Ini: Langkah Timnas Indonesia di SEA Games 1999 Tak Terbendung
Dok. Antv

Paruh kedua, skuat Garuda beberapa kali mengancam. Tapi pertahanan Brunei tampaknya cukup disiplin. Anak asuh Bernhard Schumm sebenarnya mendapat sejumlah peluang. Tapi gagal dimanfaatkan.

Perjuangan Brunei untuk mengejar gol Indonesia kian berat setelah menit ke-55, Mohammad Ali mendapat kartu kuning kedua dalam laga itu.

Indonesia pun menambah skor menit ke-87 melalui Andrian Mardiansyah. Memanfaatkan kemelut, Andrian sukses melepaskan tendangan keras kaki kanan yang menghujam gawang Brunei. Gol itu sekaligus mengunci kemenangan 3-0 Indonesia atas Brunei.

https://www.youtube.com/watch?v=umVAOtF8usU

Timnas Indonesia Tak Terbendung

Kemenangan 3-0 atas Brunei kian menegaskan keperkasaan timnas Indonesia di Grup D SEA Games 1999 cabang sepak bola. Mereka tak terbendung dengan mengumpulkan 10 poin hasil tiga menang dan sekali imbang.

Bahkan, anak asuh Bernhard Schumm itu tampak perkasa. Mereka sukses melesakkan 11 gol dalam empat pertandingan dan cuma kejebolan satu gol saja. Satu-satunya pemain yang berhasil jebol gawang Indonesia kala itu ialah Indra Sahdan Daud kala membawa Singapura menahan imbang 1-1 Indonesia.

Salah satu kemenangan terbesar timnas Indonesia di fase Grup B ialah saat membantai Malaysia enam gol tanpa balas. Sayang, perjalanan skuat Garuda antiklimaks setelah dikalahkan Vietnam di semifinal dan meraih medali perunggu usai taklukkan Singapura via adu penalti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bima Sakti Ambil Hikmah dari Batalnya Piala Asia U-16 Tahun Ini

Bima Sakti Ambil Hikmah dari Batalnya Piala Asia U-16 Tahun Ini 9

Football5star.com Indonesia – Pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, tak ingin larut dalam kekecewaan menyusul pembatalan Piala Asia U-16 pada tahun ini. Menurutnya, ada hikmah yang bisa dipetik dari keputusan AFC tersebut.

Sejatinya, Bima sudah mempersiapkan anak asuhnya untuk tampil pada Piala Asia U-16 2020 yang digelar di Bahrain pada Maret-April tahun ini. Timnas U-16 Indonesia tergabung di grup D bersama tiga negara kuat Asia, Jepang, Arab Saudi, dan Cina.

Timnas U-16 Indonesia - pssi-org
pssi.org

Apa lacur, kerja keras yang dilakukan Bima Sakti dan seluruh anak asuhnya harus berujung kekecewaan. Piala Dunia U-16 2020 dibatalkan, dan dilewati ke edisi berikutnya pada 2023 dengan Bahrain masih menjadi tuan rumah.

“Ini sudah menjadi keputusan FIFA dan AFC. Sejak setahun lebih, kami menjalani pemusatan latihan serta uji coba internasional. Saya yakin ada manfaatnya pada kemudian hari nanti,” bilang Bima, dikutip Football5star.com dari laman PSSI.

Ada kemungkinan timnas U-16 Indonesia yang diasuh Bima Sakti, akan diproyeksi untuk tampil dalam ajang Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Secara usia, para pemain timnas U-16 memang paling pas untuk dipersiapkan PSSI menyambut event tersebut.

Bima Sakti Timnas U-16 Indonesia  - pssi.org
pssi.org

Bima Sakti pun yakin, anak asuhnya kelak akan berguna untuk timnas Indonesia level usia di atasnya. “Tim ini punya prospek yang bagus dan masa depan yang cerah untuk timnas kelompok usia selanjutnya,” kata Bima menambahkan.

Jika benar skenario tersebut, ada wacana timnas U-16 Indonesia saat ini akan diambil alih oleh Shin Tae-yong ke depannya. Sementara, Bima Sakti kemungkinan akan tetap menangani timnas U-16 tapi dengan tim yang berbeda.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Shin Tae-yong Ambil Alih Timnas U-16 Indonesia dari Bima Sakti

Shin Tae-yong Ambil Alih Timnas U-16 Indonesia dari Bima Sakti 13

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Shin Tae-yong bakalan mengambil alih Timnas U-16 Indonesia untuk persiapan Piala Dunia U-20 2023. Nantinya, itu masuk dalam roadmap yang akan disusun oleh Shin Tae-yong.

Seperti diketahui, Piala Dunia U-20 secara resmi dibatakan oleh FIFA karena pandemi COVID-19. Turnamen bergengsi dunia dalam usia muda itu dibatalkan tahun depan dan dilongkap menjadi edisi 2023. Jelas, ini merusak segala rencana yang sudah disusun PSSI untuk Timnas U-19, pun Shin Tae-yong.

Namun demikian, PSSI sendiri sudah langsung memiliki bayangan. Kemungkinan besar Timnas U-16 Indonesia yang kini diasuh oleh Bima Sakti bakalan diambil alih untuk disiapkan menuju Piala Dunia U-20 2023.

Shin Tae-yong Ambil Alih Timnas U-16 Indonesia dari Bima Sakti Timnas U-16 Sudah Siap Betul: Tinggal Lihat Lawannya Saja! Football5Star.com, Indonesia - Timnas U-16 Indonesia sudah sangat siap tempur setelah menjalani serangkaian persiapan. Fisik mereka pun disebut-sebut sudah mengalami peningkatan secara pesat. Memang, anak asuh Bima Sakti itu sudah beberapa kali menggelar pemusatan latihan. Dari mulai di Bekasi, sampai kini melakoni TC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta. Pelatih fisik tim, Gilang Ramadhan, senang dengan perkembangan para pemain. “Kondisi anak-anak Timnas U-16 selama TC saya bilang luar biasa perkembangannya. Sebenarnya kita tinggal tunggu melihat lawannya saja. Kalau internal game, kita kan tahu lawannya," ungkap Gilang dalam laman resmi PSSI. "Kondisi fisik mereka lagi naik, karena kita juga sudah beberapa kali treatment latihan endurance, speed sama latihan strength. Jadi kita seminggu itu selalu ada latihan tiga item tersebut,” sambung dia. Sementara itu, pelatih kepala tim, Bima Sakti, menyebut kalau memang latihan di Jogjakarta sangat bnerartibuat Timnas U-16 Indonesia. Banyak hal yang kini bisa dipelajari oleh pasukannya. “Seminggu sudah kami latihan semua progres, dari Senin hingga Sabtu, kami mengadakan internal game. Dari sana kita bisa melihat hal-hal yang perlu dipelajari lagi dan dibenahi, dengan menonton rekaman video," papar Bima. Dari segi penguasaan bola, Bima menyebut, pemain Timnas U-16 sudah mulai bagus. Saat bertahan juga sudah kelihatan, jarak antara pemain belakang, tengah dan depan semakin baik. "Hal yang perlu kita benahi adalah transisi, ini terus kita perbaiki saat dari dua laga uji coba melawan UEA (Uni Emirat Arab). Terutama saat transisi negatif (dari menyerang ke bertahan)," pungkas dia.

“Ya memang nantinya kelahiran 2003, 2004, bisa juga 2005 yang akan kami gunakan. Lihat nanti Shin Tae-yong seperti apa kira-kira pola yang dilakukan untuk seleksi,” ungkap Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

“Karena anak-anak Bima Sakti kan rata-rata kelahiran 2004. Ada 2005. Di 2023 nanti itu yang akan mewakili Timnas U-19 Indonesia,” sambung dia.

PSSI sendiri memberi kepercayaan penuh kepada arsitek asal Korsel itu untuk mempersiapkan semuanya. Mereka juga menunggu roadmap yang disusun oleh Shin menuju 2023.

“Selebihnya ada pada kewenangan pelatih. Dan coach Shin akan menangani itu. Tapi kami akan lihat roadmap coach Shin dari 2021 menuju 2023,” pungkas Yunus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemain Keturunan Kanada Sudah Anggap Timnas U-16 Indonesia Rumah Kedua

gamespool
Pemain Keturunan Kanada Sudah Anggap Timnas U-16 Indonesia Rumah Kedua 18

Football5star.com Indonesia – Victor Jonson Benjamin Dethan menjadi pemain keturunan kedua yang bergabung ke dalam pemusatan latihan timnas U-16 Indonesia. Meski masih baru, pemain blasteran Indonesia-Kanada itu sudah menganggap timnas U-16 sebagai rumah kedua.

Seperti diberitakan sebelumnya, timnas U-16 Indonesia mulai membuka pintu lebar-lebar untuk pemain keturunan. Setelah sebelumnya ada Ronaldo Joybera Kwateh, kini pelatih Bima Sakti kedatangan Victor Jonson Benjamin Dethan.

Victor Jonson Benjamin Dethan timnas U-16 Indonesia 2 - pssi
pssi.org

Sama seperti Ronaldo yang bermain untuk Persib Bandung, Victor juga produk sepak bola dalam negeri. Pemain sayap kanan itu didikan akademi PSM Makassar. Victor memiliki darah Indonesia berasal dari ayahnya yang asli Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara sang ibu merupakan orang Kanada.

Victor bergabung sejak tim melakukan pemusatan latihan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada 6 Desember 2020. Sebetulnya dia sudah mendapat panggilan ke Timnas U-16 Indonesia pada Januari lalu. Namun, saat itu dia tidak bisa bergabung karena cedera.

“Aku nyaman berada di sini. Ini merupakan rumah kedua bagiku di sepak bola, tentu setelah klub aku. Semua di sini menyambut dengan tangan terbuka, tapi juga diperlakukan sama seperti yang lain,” kata Victor Jonson Benjamin Dethan, dikutip Football5star.com dari laman PSSI.

Victor Jonson Benjamin Dethan timnas U-16 Indonesia - pssi

Victor mengaku tak kesulitan beradaptasi dengan rekan-rekan baru di timnas U-16. Dia juga mengaku tak kesulitan menghadapi latihan berintensitas tinggi dari pelatih Bima Sakti.

“Aku sudah terbiasa dan akrab serta bisa berbaur dengan teman-teman lain. Apalagi dalam tim, kami diatur juga saat makan dan tidurnya,” urai dia menceritakan soal peraturan partner tidur dan makan yang dirotasi. Tujuannya agar bisa saling kenal dan berteman baik dengan yang lain.

“(Latihan) intensitasnya juga tinggi, namun aku tidak masalah dan masih bisa mengikutinya,” sebut dia memungkasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Setelah Ronaldo, Timnas U-16 Indonesia Kedatangan Satu Pemain Keturunan Lagi

gamespool
Setelah Ronaldo, Timnas U-16 Indonesia Kedatangan Satu Pemain Keturunan Lagi 23

Football5star.com Indonesia – Timnas U-16 Indonesia tampaknya mulai membuka pintu lebar-lebar untuk pemain keturunan. Setelah sebelumnya ada Ronaldo Joybera Kwateh, kini pelatih Bima Sakti kedatangan pemain keturunan lainnya, Victor Jonson Benjamin Dethan.

Sama seperti Ronaldo yang bermain untuk Persib Bandung, Victor juga produk sepak bola dalam negeri. Pemain berposisi sayap kanan itu merupakan didikan akademi PSM Makassar.

Victor Jonson Benjamin Dethan & Ronaldo Joybera Kwateh timnas U-16 Indonesia - pssi
pssi.org

Victor bergabung sejak tim melakukan pemusatan latihan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada 6 Desember 2020. Sebetulnya dia sudah mendapat panggilan ke Timnas U-16 Indonesia pada Januari lalu. Namun, saat itu dia tidak bisa bergabung karena cedera.

Berbeda dengan Ronaldo Joybera Kwateh, yang memiliki darah Liberia dari sang ayah dan Indonesia dari ibunya. kalau Victor Jonson Benjamin Dethan, darah Indonesia ustru berasal dari ayahnya. Sementara sang ibu merupakan orang Kanada.

Victor Jonson Benjamin Dethan timnas U-16 Indonesia 2 - pssi
pssi.org

“Ayahku asli Kupang, NTT (Nusa Tenggara Timur), sedangkan Ibuku berasal dari Kanada. Aku lahir di Kupang dan tinggal di Malang,” bilang Victor Jonson Benjamin Dethan, dikutip Football5star.com dari laman PSSI.

Victor berharap selama pemusatan latihan di Yogyakarta dia bisa memikat hati pelatih Bima Sakti dan bertana di skuat timnas U-16 Indonesia.

“Tentu dengan kerja keras, aku akan memberikan segenap kemampuan sepak bolaku di tim ini. Aku berharap bisa terus dipanggil dan memperkuat timnas U-16 untuk membela Indonesia di turnamen mendatang,” bilang dia memungkasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Timnas U-16 Indonesia Sudah Siap Betul: Tinggal Lihat Lawannya Saja!

Timnas U-16 Indonesia Sudah Siap Betul: Tinggal Lihat Lawannya Saja! 27

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-16 Indonesia sudah sangat siap tempur setelah menjalani serangkaian persiapan. Fisik mereka pun disebut-sebut sudah mengalami peningkatan secara pesat.

Memang, anak asuh Bima Sakti itu sudah beberapa kali menggelar pemusatan latihan. Dari mulai di Bekasi, sampai kini melakoni TC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta. Pelatih fisik tim, Gilang Ramadhan, senang dengan perkembangan para pemain.

“Kondisi anak-anak Timnas U-16 selama TC saya bilang luar biasa perkembangannya. Sebenarnya kita tinggal tunggu melihat lawannya saja. Kalau internal game, kita kan tahu lawannya,” ungkap Gilang dalam laman resmi PSSI.

bima sakti Masih Banyak Kekurangan di Timnas U-16 Indonesia

“Kondisi fisik mereka lagi naik, karena kita juga sudah beberapa kali treatment latihan endurance, speed sama latihan strength. Jadi kita seminggu itu selalu ada latihan tiga item tersebut,” sambung dia.

Sementara itu, pelatih kepala tim, Bima Sakti, menyebut kalau memang latihan di Jogjakarta sangat bnerartibuat Timnas U-16 Indonesia. Banyak hal yang kini bisa dipelajari oleh pasukannya.

“Seminggu sudah kami latihan semua progres, dari Senin hingga Sabtu, kami mengadakan internal game. Dari sana kita bisa melihat hal-hal yang perlu dipelajari lagi dan dibenahi, dengan menonton rekaman video,” papar Bima.

Dari segi penguasaan bola, Bima menyebut, pemain Timnas U-16 sudah mulai bagus. Saat bertahan juga sudah kelihatan, jarak antara pemain belakang, tengah dan depan semakin baik.

“Hal yang perlu kita benahi adalah transisi, ini terus kita perbaiki saat dari dua laga uji coba melawan UEA (Uni Emirat Arab). Terutama saat transisi negatif (dari menyerang ke bertahan),” pungkas dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Masih Banyak Kekurangan di Timnas U-16 Indonesia

Masih Banyak Kekurangan di Timnas U-16 Indonesia 31

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Bima Sakti menilai kalau skuat Timnas U-16 Indonesia masih memiliki banyak kekurangan. Hal itu setelah mereka melakoni pertandingan internal dalam TC Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Dalam internal game itu, Timnas U-16 Indonesia dibagi dua, yakni tim merah dan putih. Gol semata wayang yang terjadi di internal game tersebut, diciptakan oleh Aditiya Daffa Al Haqi, dari tim Putih. Bima menyebut kalau timnya terlihat masih banyak kekurangan.

“Masih banyak beberapa hal yang harus diperbaiki. Seperti komunikasi antar lini, ada sejumlah pemain yang suaranya masih tidak terdengar, sehingga ada saja kehilangan bola,” ungkap Bima Sakti dalam laman resmi PSSI.

Masih Banyak Kekurangan di Timnas U-16 Indonesia

“Ini gunanya kami adakan internal game di TC, untuk melihat sejauh mana para pemain sudah menyerap ilmu yang diberikan oleh tim pelatih. Saya rasa, kami masih harus bekerja lebih keras lagi, di sisa TC Yogyakarta, memperbaiki komunikasi, transisi, dan yang lainnya,” sambung dia.

Ada dua pemain Timnas U-16 Indonesia yang menurutnya mencolok. Mereka adalah Marcel Januar dan Aditiya Daffa. Marcel mampu melakukan koordinasi yang baik di lini belakang. “Dia juga yang suaranya terdengar sampai tempat dimana saya duduk (saat itu, Bima duduk di tribun penonton). Itu yang saya inginkan dari pemain lain,” jelas Bima Sakti.

“Kemudian Aditiya Daffa Al Haqi, dia pencetak satu-satunya gol di laga ini. Saya melihat dia tak kenal lelah berlari, mencari ruang hingga bisa cetak gol. Kredit positif untuk keduanya dan mereka berhak mendapatkan penghargaan dari kami, tim pelatih. Saya juga berharap, mereka bisa terus lebih baik,” tutup Bima Sakti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ronaldo Bicara Soal Persib dan Timnas U-16 Indonesia

Ronaldo Bicara Soal Persib dan Timnas U-16 Indonesia 36

Football5star.com Indonesia – Seiring berakhirnya pemusatan latihan timnas U-16 Indonesia, Ronaldo Joybera Kwateh pun balik ke klubnya, Persib Bandung. Rasa syukur disampaikannya karena bisa mencicipi pengalaman bersama timnas U-16.

Selama dua pekan berlatih bersama timnas U-16 di Jakarta, Ronaldo mengaku telah mengerahkan kemampuan terbaiknya. Dia berharap performanya bisa memikat pelatih Bima Sakti.

Ronaldo Kwateh timnas u-16 Indonesia TC - pssi
pssi.org

“Puji Tuhan, semuanya berjalan lancar buat saya. Enggak ada kesulitan karena sama dengan yang saya kerjakan di Persib. Sekarang saya menunggu semoga ada panggilan kedua,” kata Ronaldo, seperti dikutip Football5star.com dari laman Persib.

Selama menjalani pemusatan latihan bersama timnas U-16 Indonesia, Ronaldo mengikuti tiga game internal. Dia mencetak tiga gol dan sekali terpilih sebagai pemain terbaik.

Pemain blasteran Indonesia-Liberia itu pun berharap terpilih untuk membela timnas U-16 pada masa mendatang dalam ajang-ajang resmi. Selain itu, dia juga bertekad untuk bisa meniti karier bagus bersama Persib Bandung hingga menembus skuat utama.

Ronaldo Kwateh Akhirnya, Bima Sakti Panggil Pemain Keturunan ke Timnas U-16 Indonesia
persib.co.id

“Main untuk timnas dan Persib sudah jadi cita-cita. Malahan mungkin semua pemain pasti ingin main untuk negaranya, mudah-mudahan saya dapat panggilan lagi di TC (Training Camp) selanjutnya,” bilang dia menambahkan.

Ronaldo Joybera Kwateh menjadi pemain keturunan pertama yang dipanggil Bima Sakti guna mengikuti pemusatan latihan timnas U-16. Darah Indonesia diperoleh dari sang ibu, sedangkan Liberia merupakan negara asal ayahnya, Roberto Saydee Kwateh.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bima Sakti Belum Mau Gojlok Pemain Timnas U-16 Indonesia Dulu

Bima Sakti Belum Mau Gojlok Pemain Timnas U-16 Indonesia Dulu 40

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Bima Sakti tak mau langsung menggojlok para pemain Timnas U-16 Indonesia dahulu. Sebab, mereka baru saja menjalani latihan lagi meski sesekali diberi menu taktikal.

Timnas U-16 Indonesia memulai kembali pemusatan latihan (TC) di bulan November. Sebanyak 26 pemain yang dipanggil pelatih, Bima Sakti mengikuti latihan pagi tadi di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (16/11/2020).

Kendati demikian, Bima Sakti tak mau begitu menggojlok para pemain Timnas U-16 langsung. Intinya untuk materi latihan hari ini, timnya berlatih langsung ke permainan sepak bolanya, dengan intensitas latihan tempo sedang.

Bima Sakti Belum Mau Gojlok Pemain Timnas U-16 Indonesia Dahulu
PSSI

“Alhamdulillah latihan (Timnas u-16) di hari perdana berjalan lancar. Pemain menjalankan latihan dengan baik. Fokus latihan hari ini kita bermain small side game 4 lawan 4 , 7 lawan 7 dibagi tiga tim. Kemudian terakhir game 75 m, 11 melawan 11,” kata Bima Sakti dalam laman resmi PSSI

“Intensitas latihan masih sedang, karena ini masih awal latihan setelah libur hampir 3 minggu, jadi belum banyak materi terkait taktik,” sambung Bima.

TC Timnas U-16 Indonesia akan berlangsung hingga 29 Nopvember. TC ini menjadi rangkaian persiapan skuat Garuda Asia jelang putaran final Piala Asia U-16. Timnas U-16 menjadi satu-satunya negara dari ASEAN yang tampil pada salah satu turnamen usia muda Asia bergengsi ini.

“Sebelum mendatangkan pemain dari daerah masing-masing, sudah diinstruksikan, sesuai protokol kesehatan PSSI, bahwa setiap pemain dan ofisial harus menjalani tes swab PCR sebelum tiba di Bogor, hal ini sebagai bagian dari protokol kesehatan yang harus selalu dipatuhi,” pungkas Bima Sakti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jadi Satu-Satunya Pemain Keturunan di Timnas U-16, Ini Kata Ronaldo Kwateh

Jadi Satu-Satunya Pemain Keturunan di Timnas U-16, Ini Kata Ronaldo Kwateh 44

Football5Star.com, Indonesia – Salah satu pemain keturunan, Ronaldo Kwateh, mengaku sangat berambisi ketika dipanggil ke Timnas U-16 Indonesia. Dia bersemangat untuk bisa mendapatkan satu tempat di skuat besutan Bima Sakti.

Dalam 26 pemain yang dipanggil Bima Sakti, nama Ronaldo Joybera Kwateh memang menjadi perhatian. Kwateh merupakan putra dari mantan pemain asing asal Liberia, Roberto Kwateh. Sementara ibunya asli Indonesia bernama Citra Kusumawati.

Pemain muda yang berposisi sebagai striker itu mengaku terpacu untuk membuktikan kebolehannya di depan Bima Sakti. Dia bersemangat dan mempersiapkan mentalitasnya jelang TC bersama Garuda Muda.

Sebelumnya, selama masa pandemi Covid-19, Kwateh berlatih mandiri di Bantul. Meski demikian, dia mengaku dalam kondisi prima untuk mengikuti pemusatan latihan.

Satu-Satunya Pemain Keturunan di Timnas U-16, Ini Kata Ronaldo Kwateh

“Puji Tuhan, saya dalam keadaan sehat dan kondisi terjaga dengan baik. Puji Tuhan, saya dalam keadaan sehat dan kondisi terjaga dengan baik,” ungkap Ronaldo Kwateh dikutip laman resmi Persib Bandung.

Rencananya, Timnas U-16 Indonesia bakal menggelar pemusatan latihan (TC) pada 16-29 November 2020 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. TC ini dilakukan untuk menjaga kondisi fisik para pemain guna menatap Piala Asia U-16 awal tahun depan.

“Saya sangat bersemangat mengikuti pemusatan latihan bersama timnas. Mudah-mudahan menjadi modal bagus dari segi mental sehingga selama TC bisa berjalan lancar dan tidak mengecewakan,” tutup Ronaldo Kwateh.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Akhirnya, Bima Sakti Panggil Pemain Keturunan ke Timnas U-16 Indonesia

Akhirnya, Bima Sakti Panggil Pemain Keturunan ke Timnas U-16 Indonesia 48

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Bima Sakti secara resmi kembali memanggil 26 pemain, termasuk satu keturunan ke Timnas U-16 Indonesia. Dia adalah Ronaldo Joybera Kwateh yang tenaganya bakal dijajal oleh Bima Sakti.

Rencananya, Timnas U-16 Indonesia bakal menggelar pemusatan latihan (TC) pada 16-29 November 2020 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. TC ini dilakukan untuk menjaga kondisi fisik para pemain guna menatap Piala Asia U-16.

Bima Sakti dalam TC Timnas U-16 Indonesia kali ini memanggil beberapa pemain baru yang akan ikut bergabung. Adapun sebagian besar pemain yang ada merupakan mereka yang sudah bergabung di pemusatan latihan sebelumnya.

“Ada beberapa pemain baru yang saya panggil pada pemusatan latihan kali ini karena tentunya ada penilaian tersendiri akan kemampuan mereka di lapangan,” kata Bima Sakti dalam laman resmi PSSI.

“Kami akan melihat bagaimana para pemain ini menerapkan instruksi saat latihan karena itu akan menjadi poin penilaian kami tim pelatih, meski kerangka tim sudah ada,” sambung dia.

Akhirnya, Bima Sakti Panggil Pemain Keturunan ke Timnas U-16 Indonesia

Salah satu yang menarik ialah kehadiran Ronaldo Joybera Kwateh dalam daftar pemain Timnas U-16 Indonesia. Dia merupakan salah satu pemain keturunan Indonesia yang membela Tim U-16 Persib Bandung.

Ronaldo Kwateh merupakan putra dari mantan pemain asing asal Liveria, Roberto Kwateh. Sementara ibunya asli Indonesia bernama Citra Kusumawati.

Berikut 26 Pemain Timnas U-16 Indonesia:

  1. I Made Putra Kaicen – Bali United (Kiper)
  2. Muhammad Raufa Aghastya – Persib Bandung (Kiper)
  3. Raka Octa Bernanda – PSS Sleman (Kiper)
  4. Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera (Bek)
  5. Ferre Murarri Bhayangkara FC (Bek)
  6. Kadek Arel Priyatna – Bali United (Bek)
  7. Marcell Januar Putra – Bali United (Bek)
  8. Mikael Alfredo Tata – Waana Bintuka FC (Bek)
  9. Mochammad Aditya Rangga Saputra – Persebaya Surabaya (Bek)
  10. Muhammad Tezar Briantama – SSB Asiop Jakarta (Bek)
  11. Vito Ramadyzky – Persikabo (Bek)
  12. Aditiya Daffa Al Haqi -Barito Putera (Gelandang)
  13. Alfin Esa Ahmad – PPOP DKI Jakarta (Gelandang)
  14. Arkhan Fikri – Barito Putera (Gelandang)
  15. Diandra Diaz Dewari – Persib Bandung (Gelandang)
  16. Dimas Juliono Pamungkas – Persib Bandung (Gelandang)
  17. Marselino Ferdinan – Persebaya Surabaya (Gelandang)
  18. Mochammad Faizal Syaifullah – Persela Lamongan (Gelandang)
  19. Muhammad Rafly Ikram Selang – SSB Cipta Cendikia (Gelandang)
  20. Raka Cahyana Rizky – Persija Jakarta (Gelandang)
  21. Resa Aditya Nugraha – Persija Jakarta (Gelandang)
  22. Sandy Kusuma Triandy – SSB New Star Salam (Gelandang)
  23. Ahmad Athallah Araihan – SKO Ragunan (Depan)
  24. Lugas Satrya Pratama – SSB Gasliko (Depan)
  25. Ronaldo Joybera Kwateh – Persib Bandung (Depan)
  26. Valeroen – Persib Bandung (Depan)

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Alasan Pelatih Timnas U-16 Turut Pantau Seleksi Garuda Select III

gamespool
Alasan Pelatih Timnas U-16 Turut Pantau Seleksi Garuda Select III 52

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas U-16, Bima Sakti, menjadi salah satu sosok yang turut hadir di proses seleksi Garuda Select jilid III di Stadion Pakansari sore tadi. Bima tak menutup peluang untuk mengangkut calon pemain Garuda Sleect ke timnas U-16.

PSSI dan Mola TV sudah memulai proses seleksi pemain untuk skuat Garuda Select III pada Selasa (27/10) lalu. Proses seleksi ini digelar di Stadion Pakansari, Bogor dan akan berlangsung hingga 4 November mendatang.

“Saya melihat ada beberapa yang menarik, kemungkinan saja bisa saya panggil ke timnas U-16. Banyak potensi bagus di seleksi Garuda Select jilid ketiga ini,” ungkap Bima Sakti seperti dikutip football5star dari laman resmi PSSI.

Bima Sakti - Timnas U-16 - Garuda Select - @pssi
instagram.com/pssi

Lebih lanjut, Bima mengaku cukup terkesan dengan para pemain muda yang berhasil dijaring tim Garuda Select. Ia pun berharap program ini akan terus melahirkan pemain-pemain berbakat dan terus dilanjutkan demi kepentingan timnas Indonesia.

“Setiap tahun saya lihat ada saja peningkatan serta bibit-bibit baru bermunculan dan saya berharap program ini terus berkelanjutan,” beber mantan pemain Persema Malang tersebut.

Proses seleksi kali ini diikuti oleh 130 pemain. Seluruh pemain ini merupakan peserta kompetisi Piala Soeratin U-15 dan Elite Pro Academy U-16 yang digelar beberapa waktu lalu.

Nantinya, pemain-pemain yang terpilih akan menjalani latihan di Inggris selama enam bulan. Mereka dijadwalkan akan berangkat ke Negeri Ratu Elizabeth pada awal 2021 mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-16 Indonesia Kalah Lagi, Bima Sakti Soroti Sisi Buruk UEA Ini

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-16 Indonesia tak menuai hasil bagus pada laga kedua melawan timnas U-16 UEA. Sabtu (24/10/2020), dengan beberapa perubahan yang dilakukan pelatih Bima Sakti, Garuda Muda takluk 4-0. Pada babak pertama saja, mereka sudah tertinggal 0-2.

Hasil ini lebih buruk dari laga sebelumnya. Pada pertemuan pertama yang berlangsung pada 21 Oktober lalu, timnas U-16 Indonesia hanya kalah 2-3. Mereka bahkan mampu dua kali unggul dan hanya kalah karena hat-trick si anak ajaib UEA, Sultan Adel Muhammad.

Mengenai kekalahan telak itu, Bima Sakti mengakui ada kelemahan di dalam tim asuhannya. Namun, dia juga menyoroti satu sisi buruk tim U-16 yang dinilainya jadi salah satu pelajaran penting yang dipetik tim asuhannya.

“Uji coba internasional ini pada kesimpulannya bagus untuk kami, artinya kami punya kesempatan untuk bertanding melawan tim Arab, bagaimana kami menjadi tahu bahwa mereka suka memancing emosi pemain,” urai Bima Sakti seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi PSSI.

Timnas U-16 Indonesia asuhan Bima Sakti menelan kekalahan 0-4 pada uji tanding kedua melawan timnas U-16 UEA.
uaefa.ae

Menurut Bima Sakti, timnas U-16 UEA juga pandai memprovokasi lawan. Selain itu mereka juga mampu memanfaatkan kesalahan-kesalahan lawan dari hasil provokasi itu.

“Secara performa, anak-anak lumayan. Dalam arti mereka bermain dengan cara yang kami inginkan. Namun, tim banyak melakukan kesalahan di pertandingan, ditambah kecerdikan tim lawan pada laga tadi dengan memanfaatkan free kick sehingga menyulitkan tim kami,” ujar Bima lagi.

Dalam pandangan Bima, poin-poin tersebut jadi bahan evaluasi untuk timnas U-16 nantinya. Terutama untuk menghadapi Arab Saudi. Meskipun tak mau jadi dalih, dia mengingatkan, dua laga lawan UEA adalah uji tanding pertama Marcell Januar dkk.

Bima Sakti Tak Lakukan Rotasi Besar

Sebelum pertandingan kedua, Bima Sakti mengisyaratkan akan melakukan rotasi di timnya. Namun, hal itu ternyata tak dilakukan secara besar-besaran. Hanya ada empat nama berbeda dari saat laga pertama yang berada di starting XI. Mereka adalah kiper Raka Octa Bernanda, Vito Ramadziky, Ferre Murari, dan Aditya Daffa.

Perubahan itu ternyata tak berbuah manis. Baru 16 menit laga berjalan, gawang Raka Octa dijebol Ahmed Mohammed. Sepuluh menit kemudian, Abdulaziz Ali menggandakan keunggulan UEA. Adapun dua gol tambahan lawan dicetak Sultan Adel pada menit ke-75 dan Ali Mohammed hanya 4 menit kemudian.

Setelah menjalani dua uji tanding melawan timnas U-16 UEA, timnas U-16 Indonesia akan kembali ke tanah air. Tim asuhan Bima Sakti dijadwalkan bertolak dari Dubai pada 25 Oktober 2020.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kalah dari UEA, Pemain Timnas U-16 Indonesia Disuruh Main Voli

gamespool
Kalah dari UEA, Pemain Timnas U-16 Indonesia Disuruh Main Voli 59

Football5star.com Indonesia – Pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, menerapkan evaluasi menyusul kekalahan 2-3 dari Uni Emirat Arab (UEA), Kamis (22/10/2020). Salah satunya dengan menyuruh anak asuhnya bermain voli sebagai proses pemulihan.

Latihan pemulihan berlangsung kurang lebih dua jam di lapangan milik federasi sepak bola UEA, Dubai. Para pemain timnas U-16 dibagi menjadi dua kelompok oleh Bima Sakti. Mereka yang bermain selama 90 menit penuh dan yang baru diturunkan usai babak pertama berakhir.

Timnas U-16 Indonesia  UEA, Bima Sakti
pssi.org

“Hari ini pemain dibagi menjadi dua kelompok. Beberapa pemain yang turun penuh pada laga kemarin diminta pemulihan dengan bermain voli. Sedangkan, pemain pengganti serta yang belum bermain dipisah dan diberikan materi menyangkut finishing dan shooting,” ungkap Bima Sakti, seperti dikutip Football5star.com dari laman PSSI.

Serupa diterapkan di sektor penjaga gawang. I Made Putra Kaicen yang bermain 2×45 menit diberikan latihan pemulihan terpisah. Pelatih kiper Timnas U-16 Indonesia, Markus Horison, mengatakan akan melakukan rotasi pemain untuk bisa perkembangan dari kiper timnas U-16 Indonesia yang ikut ke UEA.

“Untuk uji coba ini kami membawa tiga penjaga gawang dan kemarin kita sudah lihat I Made Putra Kaicen (Cecen) bermain. Insya Allah dua kiper lain yang saya bawa akan dimainkan juga pada uji coba ini. Karena kita sekaligus melihat bagaimana perkembangan di sektor penjaga gawang,” ungkap Markus Horison.

Timnas U-16 Indonesia akan kembali bertemu UEA pada Sabtu (24/10/2020). Sebelumnya, anak asuh Bima Sakti takluk dari tuan rumah dengan skor tipis 2-3. Uji tanding ini merupakan bagian dari persiapan mengikuti Piala AFC U-16 2020 pada 2021 mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bima Sakti Janji Buktikan Kekuatan Timnas U-16 Saat Lawan UEA Lagi

Bima Sakti Janji Buktikan Kekuatan Timnas U-16 Saat Lawan UEA Lagi 63

Football5Star.com, Indonesia – Bima Sakti bertekad untuk membawa Timnas U-16 Indonesia saat dijamu Uni Emirates Arab (UEA) lagi. Apalagi, para pemain disebut Bima menunjukkan sikap yang bagus dalam laga sebelumnya.

Kekalahan 2-3 dari UEA, Rabu (21/10/2020) malam WIB sebenarnya tak terlalu buruk buat Timnas U-16 Indonesia. Apalagi, ini menjadi partai perdana mereka sepanjang 2020 dan langsung digelar di kandang lawan.

Terlebih, pasukan Bima Sakti itu sempat unggul dua kali dalam partai itu. Hal ini tentunya menjadi modal berharga mereka menatap laga selanjutnya. Dalam uji coba selanjutnya di Stadion Diab Awana, 24 Oktober mendatang, Bima berjanji kalau anak asuhnya akan mencoba meraih kemenangan.

Timnas U-16 Indonesia Di-comeback UEA, Bima Sakti Justru Senang

“Kami masih ada 2 hari persiapan melawan mereka lagi. Secara umum pemain sudah berjuang dan kasih terbaik, meski ada kurang fokus di beberapa momen. Semoga di laga berikutnya performa pemain lebih baik,” ungkap Bima Sakti dalam laman resmi PSSI.

Laga melawan UEA sendiri dijadikan Timnas U-16 Indonesia batu pijakan untuk meraba kekuatan calon lawan di turnamen sesungguhnya. Karena pada Piala Asia U-16 yang rencananya dihelat awal 2021 mendatang, mereka akan segrup dengan Arab Saudi, belum lagi Jepang dan China.

“Cuma memang ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan dievaluasi. Seperti kedisiplinan dalam menempati posisi masing-masing dan komunikasi antarpemain,” tutup Bima.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-16 Indonesia Di-comeback UEA, Bima Sakti Justru Senang

Timnas U-16 Indonesia Di-comeback UEA, Bima Sakti Justru Senang 67

Football5Star.com, Indonesia – Bima Sakti mengaku senang dengan aksi pemain Timnas U-16 Indonesia meski kalah 2-3 dari Uni Emirates Arab (UEA), Rabu (21/10/2020) malam WIB. Sebab, para pemainnya bermain tak buruk dan mampu memberikan perlawanan.

Dalam partai tersebut, sebenarnya pasukan Bima Sakti unggul cepat atas UEA. Timnas U-16 Indonesia sukses mencetak gol saat laga baru berjalan empat menit melalui Raka Cahyana Rizky.

Sultan Adel Muhammad kemudian menyamakan kedudukan menit ke-25. Sebelum Attalah Araihan membuat Indonesia unggul 2-1 pada paruh pertama. Tetapi, Sultan Aden Muhammad menjadi bintang dalam laga ini pada paruh kedua dengan menambah dua gol lagi menit 52′ dan 74′, menggenapkannya menjadi hat-trick.

bima sakti-indonesia-piala aff 2018

Hasil itu sebenarnya tak terlalu buruk buat Timnas U-16 Indonesia. Apalagi, ini menjadi partai perdana mereka sepanjang 2020 dan langsung digelar di kandang lawan. Bima Sakti mengapresiasi anak asuhnya yang memberikan perlawanan berarti.

“Alhamdulillah permainan sudah banyak mengalami progres. Mulai dari segi permainan, chemistry pemain, taktik saat defend, transisi, sudah kelihatan lumayan,” bilang Bima Sakti usai pertandingan.

Timnas U-16 dijadwalkan dua kali meladeni perlawanan UEA. Setelah ini, mereka akan kembali melawan UEA U-16 di Stadion Diab Awana, 24 Oktober mendatang.

“Secara umum pemain sudah berjuang dan kasih terbaik, meski ada kurang fokus di beberapa momen,” tutup Bima Sakti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-16 Indonesia Belajar dari Tim Senior UEA

Timnas U-16 Indonesia Belajar dari Tim Senior UEA 70

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-16 Indonesia mengaku buta dengan kekuatan Uni Emirates Arab (UEA) jelang laga Rabu (21/10/2020) malam nanti. Namun pelatih Bima Sakti mengakui mempelajari kekuatan sang calon lawan dari tim seniornya.

Partai yang akan digelar di Lapangan UEA FA, Dubai, itu memang menjadi pertandingan uji coba perdana Garuda Muda. Jelas, aksi pasukan Bima Sakti itu patut dinantikan karena memang sudah lama melakukan persiapan.

Timnas U-16 Indonesia sendiri mengaku tak tahu betul dengan kekuatan UEA. Namun, berkaca dari seniornya, UEA jelas lawan yang berkualitas.

https://www.instagram.com/p/CGl4P-bAvsI/

“Kami masih buta dengan kekuatan UEA, tapi kami bisa lihat dari permainan tim seniornya, apalagi tim seniornya pernah bertemu dengan Indonesia di Asian Games. Mereka tim yang bagus dan berkualitas. Jadi, bisa jadi gambaran kami juga,” kata Bima Sakti dalam rilis yang diterima FootballStar.

Mereka menjadikan UEA sebagai batu loncatan untuk menghadapi Arab Saudi di Piala Asia U-16 awal 2021 mendatang. Bima menambahkan kesempatan untuk melakukan uji coba di luar negeri menjadi penting untuk persiapan menuju Piala Asia U-16. Partai ini jua membuat Timnas U-16 Indonesia bisa mengukur diri karena cara main UEA mirip-mirip dengan Arab Saudi, calon lawan di Piala Asia.

“Kondisi pemain memang agak menurun karena perjalanan. Tapi, yang pasti mereka sudah siap dan semua sudah bertekad bermain secara maksimal,” tutup Bima Sakti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Lawan Indonesia, Timnas U-16 UEA Bermodal Catatan Apik

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-16 Indonesia pada Rabu (21/10/2020) ini dijadwalkan beruji tanding dengan timnas U-16 UEA. Kedua tim rencananya akan kembali bertarung pada 24 Oktober mendatang. Uji tanding ini merupakan bagian dari pemusatan latihan anak-anak asuh Bima Sakti.

Menilik rekam jejak timnas U-16 UEA sepanjang tahun ini, laga nanti akan jadi ujian yang tak mudah bagi timnas U-16 Indonesia. Tim asuhan Majed Salem Alzaabi memiliki catatan apik. Mereka tak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir.

Dalam enam pertandingan, UEA meraup empat kemenangan dan dua hasil imbang. Dari enam pertandingan tersebut, tiga laga dilakoni pada ajang kualifikasi Piala Asia U-16. Adapun tiga laga lainnya merupakan uji tanding.

TImnas U-16 UEA terakhir menjalani double header melawan timnas U-16 Oman pada Januari 2020.
uaefa.ae

Tahun ini, sebelum melawan Indonesia, timnas U-16 UEA melakoni double header dengan Oman. Pada pertandingan pertama yang berlangsung pada 26 Januari 2020, tim asuhan Majed Salem hanya mampu imbang 2-2. Namun, pada laga kedua, mereka mampu meraup kemenangan 4-2.

Sebelumnya, dalam tiga pertandingan pada babak Kualifikasi Piala Asia U-16, mereka meraup hasil sempurna dari tiga laga. Mereka menang 1-0 atas Irak, lalu menaklukkan Kirgistan 2-1, dan menggasak Lebanon 4-1.

Kali terakhir UEA mengalami kekalahan pada 8 September 2019. Kala itu, tim asuhan Majed Salem takluk 0-2 dari Uzbekistan. Tiga hari kemudian, mereka meraup hasil imbang 1-1. Double header itu merupakan persiapan jelang Kualifikasi Piala Asia U-16.

UEA Andalkan Sultan Adel

Mohamed Al Harthi dan Sultan Adil jadi sosok penting di timnas U-16 UEA Asuhan Majeed Alzaabi.
uaefa.ae

Lalu, siapa pemain timnas U-16 UEA yang harus diwaspadai timnas U-16 Indonesia pada double header nanti? Berdasarkan hasil 6 laga terakhir, Sultan Adel adalah sosok yang potensial mengancam gawang tim asuhan Bima Sakti. Pemain yang satu ini juga sudah dipanggil memperkuat tim U-19 UEA.

Sultan Adil membuat 5 gol dalam 6 laga terakhir timnas U-16 UEA. Dia berturut-turut menceploskan satu gol ke gawang Irak, Kirgistan, dan Lebanon pada Kualifikasi Piala Asia U-16. Lalu, saat timnya menang 4-2 atas Oman, dia ikut menyumbang satu gol. Dia pun yang mencetak gol saat imbang dengan Uzbekistan.

Pemain lain yang juga harus diwaspadai adalah Mohamed Al Harthi. Pemain Baniyas itu mampu mencetak brace kala timnas U-16 UEA menang 4-1 atas Lebanon pada babak Kualifikasi Piala Asia U-16. Ini menjadi bukti kepantasannya mengenakan kostum nomor 10.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Catat! Berikut Jadwal Laga Uji Coba Timnas U-16 vs UEA

gamespool
Catat! Berikut Jadwal Laga Uji Coba Timnas U-16 vs UEA 78

Football5star.com, Indonesia – Timnas U-16 telah berada di Uni Emirat Arab (UEA) untuk menjalani laga uji coba. Nantinya anak asuh Bima Sakti itu akan menjalani dua laga melawan tim tuan rumah.

Pada laga pertama, Muhammad Valeroen dkk akan melawan UEA pada 21 Oktober 2020 di Lapangan UEA FA, Dubai. Tiga hari kemudia di tempat yang sama, skuat U-16 akan kembali melawan tim UEA U-16.

Timnas U-16 Indonesia Juga Akan ke Eropa, Tapi Inggris atau Turki Pemain Timnas Pesan Makan Lewat Aplikasi Online, Ini Hukumannya Pelatih Timnas Indonesia Soal Henk Wullems: Beliau Gak Pandang Bulu! Aturan Ketat Saat Timnas U-16 Indonesia Lakukan TC di Bekasi

Menghadapi dua laga ini, Bima Sakti mengaku sudah mempersiapkan timnya secara matang. Soal kondisi pemain, Bima mengaku pemainnya sempat menurun akibat lelah di perjalanan namun hal itu bisa dipulihkan dalam waktu dekat.

”Hari ini tim sudah melakukan official training satu hari jelang melawan tuan rumah tim UEA U-16. Kondisi pemain memang agak menurun karena perjalanan kemarin, tapi yang pasti mereka sudah siap dan semua sudah bertekad bermain secara maksimal,” kata Bima Sakti seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi PSSI, Rabu (20/10/2020).

Timnas U-16 sebelumnya belum pernah bertemu dengan UAE. Meski belum pernah bertemu, namun Bima Sakti yakin kekuatan UEA U-16 tidak jauh berbeda dengan penampilan impresif skuat timnas senior UAE yang pernah tampil pada gelaran Asian Games 2018.

“Kami masih buta dengan kekuatan mereka tapi kami bisa lihat dari permainan tim seniornya, apalagi tim seniornya pernah bertemu dengan Indonesia di Asian Games. Mereka tim yang bagus dan berkualitas, jadi bisa jadi gambaran kami juga” tutup Bima.

Jadwal Laga Uji Coba Timnas U-16 vs UEA

21 Oktober 2020
UEA U-16 vs Indonesia U-16
Venue: Lapangan UEA FA, Dubai, Uni Emirat Arab
Kick Off: 20.00 WIB

24 Oktober 2020
UEA U-16 vs Indonesia U-16
Venue: Lapangan UEA FA, Dubai, Uni Emirat Arab
Kick Off: 20.00 WIB

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Satu Tim dengan Anak Legenda Barcelona, Noah Gesser Makin Ciamik

gamespool
Satu Tim dengan Anak Legenda Barcelona, Noah Gesser Makin Ciamik 81

Football5star.com, Indonesia – Pemain keturunan Indoensia, Noah Gesser makin menunjukkan prestasinya bersama tim muda Ajax U-16. Baru-baru ini, pemain yang tak dilirik pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, mencetak quattrick saat Ajax U-16 menang 9-0.

Dikutip Football5star.com dari ajaxshowtime, Selasa (20/10/2020), Noah mencetak empat gol ke gawang tim Ajax U-15. Menariknya, Noah pada laga tersebut bermain bersama anak legenda Barcelona, Michael Reiziger, Gabriel Reiziger. Gabriel pada laga itu sendiri juga menjaringkan satu gol.

Gabriel dan Noah sendiri sudah bermain bersama-sama sejak 2018. Keduanya saat itu satu tim di tim U-14 Ajax. Pada 1 September 2018, Noah dan Gabriel juga sama-sama mencetak gol saat Ajax U-14 menghancurkan Sparta Rotterdam U-14. Pada saat itu, Noah mencetak 2 gol sedagkan Gabriel satu gol.

Penampilan Gabriel bersama tim muda Ajax sendiri cukup diamati oleh publik Belanda. Seperti dikutip dari Ad.nl, Gabriel dianggap salah satu anak eks pemain bola Belanda yang bisa jadi bintang. Ia disejajarkan dengan anak-anak dari Robin van Persie, Shaqueel van Persie serta anak Mark van Bommel, Ruben van Bommel.

Sedangkan Noah juga memiliki catatan tak kalah impresif. Noah bergabung bersama Ajax pada 2018, dari tim amatir Belanda bernama Alphense.

Noah juga menjadi top skor sementara Ajax Amsterdam U-16. Menurut data resmi dari akademi Ajax Amsterdam, Noah sudah mengoleksi 11 gol untuk tim U-16.

Catatan itu sekaligus mengalahkan top skor dari tim kelompok usia lainnya yakni U-15, U-17, U-18, dan U-23. Noah memiliki darah Indonesia dari sang ibunda yang merupakan seorang perempuan Jawa.

Sayangnya meski catatkan penampilan impresif bersama Ajax, pelatih U-16 Bima Sakti tak memanggil Noah Gesser. Timnas U-16 Indonesia akan menjalani dua laga ujicoba melawan timnas U-16 Uni Emirat Arab pada 21 dan 24 Oktober mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Timnas U-16 Indonesia Jadikan UEA Batu Loncatan Hadapi Arab Saudi

Timnas U-16 Indonesia Jadikan UEA Batu Loncatan Hadapi Arab Saudi 85

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-16 Indonesia sangat antusias jelang menghadapi Uni Emirates Arab (UEA) dalam sebuah uji coba di Dubai. Mereka menjadikan UEA sebagai batu loncatan untuk menghadapi Arab Saudi di Piala Asia U-16 awal 2021 mendatang.

Setelah merampungkan pemusatan latihan, Timnas U-16 Indonesia akan akan bertolak ke Dubai. Ini menjadi laga uji coba internasional pertama bagi anak asuh Bima Sakti tersebut sepanjang tahun 2020.

Sebelumnya Garuda Muda sudah merampungkan pemusatan latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang pada 3 Oktober 2020. Setelah memulangkan pemain ke daerah masing-masing, pemain akan dikumpulkan kembali untuk keberangkatan ke UEA.

Timnas U-16 Indonesia Juga Akan ke Eropa, Tapi Inggris atau Turki Pemain Timnas Pesan Makan Lewat Aplikasi Online, Ini Hukumannya Pelatih Timnas Indonesia Soal Henk Wullems: Beliau Gak Pandang Bulu! Aturan Ketat Saat Timnas U-16 Indonesia Lakukan TC di Bekasi

“Alhamdulilah kita terima kasih kepada Pak Ketua Umum PSSI Bapak Mochamad Iriawan karena kami bisa melakukan uji coba ke luar negeri. Insya Allah kami akan berangkat ke Uni Emirat Arab,” ungkap Bima Sakti dalam laman resmi PSSI.

“Bersyukur juga akan mendapat dua kali uji coba di sana dan saya pikir ini baik buat para pemain untuk dapat mengembangkan permainan,” sambung dia.

Bima menambahkan kesempatan untuk melakukan uji coba di luar negeri menjadi penting untuk persiapan menuju Piala Asia U-16. Partai ini jua membuat Timnas U-16 bisa mengukur diri karena cara main UEA mirip-mirip dengan Arab Saudi, calon lawan di Piala Asia.

“Para pemain akan mendapat jam terbang karena mereka akan menghadapi tim yang saya yakin levelnya bagus. Ini juga menjadi tolak ukur kami nanti ke depan. Karena tim Uni Emirat Arab cara bermain dan kualitasnya seperti tim Arab Saudi, yang akan menjadi calon lawan kami nanti di Piala Asia” tutup Bima Sakti.

Timnas U-16 Indonesia menjadi satu-satunya wakil ASEAN yang mentas di Piala Asia. Mereka gabung grup yang lumayan berat, yakni kontra Jepang, China dan Arab Saudi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-16 Indonesia Juga Akan ke Eropa, Inggris atau Turki

Timnas U-16 Indonesia Juga Akan ke Eropa, Inggris atau Turki 89

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-16 Indonesia juga melakoni pemusatan latihan (TC) di Eropa, tujuannya antara Inggris atau Turki. Mereka dijadwalkan juga akan melakoni pertandingan melawan Uni Emirates Arab (UEA).

Sama seperti Timnas U-19, Timnas U-16 memang juga tengah dalam persiapan menatap Piala Asia U-16 yang ditunda tahun depan. Mereka beberapa kali menggelar pemusatan latihan, teranyar dihelat di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi.

Ada serangkaian persiapan yang akan dilalui oleh pasukan Bima Sakti itu. imnas U-16 dijadwalkan bakal terbang ke Eropa untuk melakukan pemusatan latihan seperti Timnas U-19.

Timnas U-16 Indonesia Bakal Susul Timnas U-19 ke Turki Usir Jenuh, pemain Timnas U-16 Adakan Lomba Menghafal Al-Quran

“Rencana saat ini di sana (Timnas U-16) akan melakukan uji coba dua pertandingan melawan Uni Emirat Arab. Setelah uji coba kami sudah punya dua opsi untuk melakukan TC ke Inggris atau ke Turki,” kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dalam wawancara dengan Kabar Arena, TV One.

Saat ini, Garuda Muda sendiri sudah dibubarkan sementara karena Piala Asia U-16 diundur. Tapi dalam waktu dekat, Bima Sakti akan kembali mengumpulkan anak asuhnya di Timnas U-16.

“Nanti akan kembali dikabari untuk kembali berkumpul. Karena sejauh ini kan masih rencana (uji coba vs UEA). Takutnya malah enggak jadi,” ujar Bima Sakti.

Timnas U-16 Indonesia menjadi satu-satunya wakil ASEAN yang mentas di Piala Asia. Mereka jua gabung grup yang lumayan berat, yakni kontra Jepang, China dan Arab Saudi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-16 Indonesia Bakal Uji Coba Lawan Tim Kuat Asia

Timnas U-16 Indonesia Bakal Uji Coba Lawan Tim Kuat Asia 93

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-16 Indonesia juga bakal mendapatkan lawan tanding yang kuat dalam waktu dekat. Mereka dikonfirmasi bakal meladeni kekuatan salah satu tim besar Asia, Uni Emirates Arab (UEA).

Sama seperti seniornya, Timnas U-16 memang juga tengah dalam persiapan menatap Piala Asia U-16 yang ditunda tahun depan. Mereka beberapa kali menggelar pemusatan latihan, teranyar dihelat di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi.

PSSI sendiri jelas tak ingin menganaktirikan pasukan Bima Sakti itu. Mereka akan menyiapkan sebuah laga uji coba internasional buat para pemain Timnas U-16. UEA bakal jadi lawan tanding mereka.

Marcell Januar Putra Aturan Ketat Saat Timnas U-16 Indonesia Lakukan TC di Bekasi Timnas u-16 indonesia
PSSI

“Dua hari lalu ada surat lagi dari UEA yang menerima Timnas Indonesia (U-16) untuk uji coba. Rencananya sih sebelum 21 Oktober ini,” beber Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, saat dihubungi awak media.

Soal lokasi uji coba tersebut, Yunus Nusi, bilang kalau Timnas U-16 Indonesia diundang ke UEA. “Iya benar uji coba akan berlangsung di UEA,” sambung Yunus.

Saat ini, Garuda Muda sendiri sudah dibubarkan sementara karena Piala Asia U-16 diundur. Tapi dalam waktu dekat, Bima Sakti akan kembali mengumpulkan anak asuhnya di Timnas U-16.

“Nanti akan kembali dikabari untuk kembali berkumpul. Karena sejauh ini kan masih rencana (uji coba vs UEA). Takutnya malah enggak jadi,” ujar Bima Sakti memungkasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemain Timnas Pesan Makan Lewat Aplikasi Online, Ini Hukumannya

Pemain Timnas Pesan Makan Lewat Aplikasi Online, Ini Hukumannya 97

Football5Star.com, Indonesia – Para pemain Timnas U-16 Indonesia akan mendapatkan pengawasan ketat soal makanan. Bahkan kalau ada yang memesan makanan lewat aplikasi online, akan ada hukumannya.

Seperti diketahui, masalah makanan pemain memang sempat jadi persoalan dan dibicarakan oleh suporter timnas. Banyak yang mengkritisi soal asupan gizi yang bisa memengaruhi performa pemain di lapangan.

Pelatih Timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, sadar kalau hal itu memang demi kebaikan pemainnya. Makanya, dia berpesan kepada pemain Timnas U-16 agar jangan sampai mengonsumsi makan-makanan yang dianggapnya sampah.

Pemain Timnas Pesan Makan Lewat Aplikasi Online, Ini Hukumannya Pelatih Timnas Indonesia Soal Henk Wullems: Beliau Gak Pandang Bulu! Aturan Ketat Saat Timnas U-16 Indonesia Lakukan TC di Bekasi

“Kalau ada yang ketahuan mengonsumsi makanan yang kami golongkan sebagai makanan sampah dan racunm termasuk memesannya secara daring akan didenda Rp 100 ribu,” ungkap Bima Sakti dikutip dari Antara.

Sebenarnya, kata Bima Sakti, larangan itu bukan cuma sekadar sanksi saja. Tapi pemain Timnas U-16 Indonesia harus bisa disiplin terhadap diri sendiri. Apalagi, makanan menurutnya bisa sangat berpengaruh kepada fisik pemain.

“Jadi ini bukan soal dendanya. Tetapi bagaimana para pemain membiasakan untuk disiplin soal makanan. Hingga nanti mereka memperkuat timnas kelompok umur yang lebih dewasa,” tutup Bima Sakti.

Timnas U-16 Indonesia sendiri sedang menggelar pemusatan latihan (TC) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Mereka terus berhias diri agar bisa meraih hasil terbaik dalam Piala Asia U-16 yang rencananyua dihelat awal 2021 itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong Sebenarnya Mulai Pe-de dengan Kiprah Timnas U-19 di Piala Asia

Shin Tae-yong Sebenarnya Mulai Pe-de dengan Kiprah Timnas U-19 di Piala Asia 101

Football5Star.com, Indonesia – Piala Asia U-19 2020 yang ditunda akhirnya membuat pelatih Timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong buka suara. Sebenarnya, kata Shin, pemusatan latihan pasukannya di Kroasia sebenarnya buat Piala Asia, tapi malah ditunda.

Seperti diketahui, sudah sejak awal September lalu pasukan Garuda Muda menggelar pemusatan di Kroasia. Mereka jua sudah menjalani sebuah turnamen meski hasilnya kurang memuaskan.

Akan tetapi beberapa waktu lalu, AFC resmi mengumumkan kalau Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan akan ditunda karena pandemi COVID-19. Rencananya gelaran bergengsi di Asia itu akan dimulai tahun depan, meski AFC tak menyebutkan tanggalnya.

Timnas U-19 Indonesia Shin Tae-yong - pssi-org

Shin Tae-yong sendiri bereaksi soal penundaan Piala Asia U-19 2020. Dia menyebut sebenarnya Timnas U-19 sudah siap bila turnamen tersebut tetap dilanjutkan sesuai dengan jadwal.

“Saat ini timnas U-19 sedang menjalani pemusatan latihan di Kroasia, sebenarnya ini merupakan persiapan mengikuti Piala Asia U-19 bulan Oktober di Uzbekistan. Namun setelah diundur kami langsung mengubah program latihan timnas U-19,” ungkap Shin Tae-yong dalam laman resmi PSSI.

Tak cuma Piala Asia U-19, tapi Piala Asia U-16 jua terpaksa ditunda. Sama dengan Shin, Bima Sakti selaku nahkoda Timnas U-16 Indonesia tetap akan menggelar persiapan ke skuatnya.

“Tentunya ini keputusan terbaik yang dilakukan AFC. Kami tentu akan mengubah dan menyesuaikan program pemusatan latihan untuk timnas U-16. Rencananya kami akan berkumpul 20 September mendatang,” ujar Bima Sakti memungkasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih Timnas Indonesia Soal Henk Wullems: Beliau Gak Pandang Bulu!

Pelatih Timnas Indonesia Soal Henk Wullems: Beliau Gak Pandang Bulu! 106

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, memiliki kenangan manis bersama almarhum Henk Wullems saat masih jadi pemain. Dia menyebut kalau memang Wullems merupakan sosok pelatih yang tegas.

Seperti diketahui, mantan pelatih Timnas Indonesia itu menghembuskan napas terakhir di usia 84 tahun. Menurut pihak keluarga Wullems memang sudah beberapa hari terakhir dirawat di rumah sakit di Belanda akibat mengalami infark otak.

Pelatih asal Belanda itu semasa hidupnya banyak meraih prestasi di Timnas Indonesia. Henk Wullems pernah membawa Timnas Indonesia tampil impresif sampai menembus final di SEA Games 1997 silam. Sayang, kala itu Indonesia kalah dari Thailand via drama adu penalti dalam partai puncak.

Pelatih Timnas Indonesia Soal Henk Wullems: Beliau Gak Pandang Bulu! Aturan Ketat Saat Timnas U-16 Indonesia Lakukan TC di Bekasi

Pada SEA Games 1997, Bima Sakti berhasil mencetak dua gol untuk Timnas Indonesia di bawah arahan sang pelatih. Satu disumbangkan melawan Vietnam dan satunya kontra Singapura di semifinal.

“Banyak hal positif bang dari beliau. Terutama masalah disiplin. Beliau memang orang yang selalu disiplin, dan menuntut pemainnya di Timnas Indonesia selalu maksimal,” kata pelatih Timnas U-16 Indonesia itu saat dihubungi Football5Star.

Henk Wullems, kata Bima Sakti, jua sangat tegas terutama buat pemain-pemain malas di Timnas Indonesia. Bahkan hal itu jua menjadi salah satu yang diterapkan oleh Bima saat menjadi pelatih seperti saat ini.

Kurniawan Dwi Yulianto: Henk Wullems Sosok Keras Tapi Humoris

“Beliau itu enggak pandang bulu. Malas-malas latihan ya tak akan main. Mungkin yang bikin inspirasinya ya kedisiplinannya itu,” tutup pelatih yang membawa Timnas U-16 Indonesia jadi satu-satunya tim ASEAN di Piala Asia U-16 2020 itu.

Rekor Henk Wullems di Timnas Indonesia:

Kualifikasi Piala Dunia 1998

Indonesia 1-1 Uzbekistan
Yaman 1-1 Indonesia
Uzbekistan 3-0 Indonesia

Persahabatan

Indonesia 3-1 Tanzania
Indonesia 5-0 Selandia Baru

SEA Games 1997

Indonesia 5-2 Laos
Indonesia 2-2 Vietnam
Indonesia 4-0 Malaysia
Indonesia 2-0 Filipina
Indonesia 2-1 Singapura
Indonesia 1-1 Thailand (kalah 2-4 via adu penalti)

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Anak Asuh Henk Wullems di Timnas Indonesia yang Jadi Pelatih

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Anak Asuh Henk Wullems di Timnas Indonesia yang Jadi Pelatih 112

Football5Star.com, Indonesia – Henk Wullems boleh dibilang menjadi salah satu sosok yang berhasil melahirkan banyak pelatih hebat selama menangani Timnas Indonesia. Ada beberapa nama alumnus SEA Games 1997 yang berhasil jadi pelatih.

Robby Darwis contohnya. Pencetak salah satu gol ke gawang Laos di SEA Games 1997 itu kini dipercaya menangani PSKC Cimahi pada Liga 2. Dia bahkan sudah membesut tim tersebut sejak 2017 lalu.

Nah selain Robby Darwis, ada lima anak asuh Henk Wullems di Timnas Indonesia yang kini jadi pelatih. Siapa saja? Berikut Football5Star.com rangkum:

Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto menjadi salah satu sosok yang sering bekerja sama dengan Henk Wullems. Kurniawan bahkan sukses mencetak lima gol pada SEA Games 1997, termasuk di final melawan Thailand.

https://www.instagram.com/p/CEC7hrXHBWW/

Selain di Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto jua sempat sama-sama dengan Henk Wullems mengantarkan PSM Makassar juarai Liga Indonesia 1999-2000. Saat itu, almarhum memang menjabat sebagai Direktur Teknik PSM. Kini, Kurniawan menjadi nahkoda klub Malaysia, Sabah FA.

Widodo C Putro

Widodo C Putro menjadi salah satu andalan Henk Wullems ketika Timnas Indonesia raih runner-up SEA Games 1997. Dia berhasil mencetak dua gol dalam turnamen itu, satu melawan Malaysia dan satu kontra Laos.

Widodo Cahyono Putro - Persita Tangerang
Ervan Satrio

Kini, Widodo sendiri menjadi nahkoda Persita Tangerang sejak 2019 lalu. Semasa kariernya, Widodo jua berhasil membawa Timnas Indonesia dapat medali emas SEA Games 1991 silam.

Fakhri Husaini

Sama, Fakhri Husaini jua menjadi pemain andalan sang pelatih asal Belanda itu di SEA Games 1997. Dia jua mencetak tiga gol sepanjang turnamen itu, dua melawan Malaysia dan satu kontra Singapura di semifinal. Fakhri jua sukses menjadi penendang penalti di final meski akhirnya Indonesia takluk.

Fakhri Husaini menilai timnas U-18 Indonesia mendapatkan pelajaran penting dari laga lawan Iran.

Kini, Fakhri Husaini menjadi salah satu sosok berhasil saat menangani Timnas usia muda INdonesia. Dia berhasil mengantarkan Indonesia U-16 juara Piala AFF 2018 dan membawa Timnas U-19 Indonesia ke Piala Asia.

Bima Sakti

Bima Sakti menjadi salah satu pelatih sukses di Indonesia. Dia berhasil membawa Timnas U-16 Indonesia raih peringkat ketiga di Piala AFF 2019. Lalu tentu saja menjadikan Timnas U-16 Indonesia tim satu-satunya dari ASEAN di Piala Asia U-16 2020.

https://www.instagram.com/p/CD-u0pjJRtk/

Pada SEA Games 1997, Bima Sakti berhasil mencetak dua gol untuk Timnas Indonesia di bawah arahan sang pelatih. Satu disumbangkan melawan Vietnam dan satunya kontra Singapura di semifinal.

Uston Nawawi

Uston Nawawi jua menjadi salah satu anak asuh Henk Wullems yang main di SEA Games. Berposisi sebagai gelandang, Uston berhasil ikut mencatatkan namanya di papan skor saat Indonesia menang 2-0 atas Filipina pada fase Grup A.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Anak Asuh Henk Wullems di Timnas Indonesia yang Jadi Pelatih

Saat ini, Uston Nawawi jua sudah fokus di dunia kepelatihan. Setelah menjadi nahkoda PSIR Rembang dan Persebaya U-20, kini dia dipercaya mendampingi Aji Santoso di tim senior Bajul Ijo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-16 Menang Besar, Bima Sakti Ingatkan Hal Ini kepada Anak Asuh

dinasti
Timnas U-16 Menang Besar, Bima Sakti Ingatkan Hal Ini kepada Anak Asuh 116

Football5star.com, Indonesia – Timnas U-16 Indonesia sukses meraih kemenangan besar melakoni laga uji coba melawan tim Asosiasi Kabupaten Bekasi U-18. Anak asuh Bima Sakti tersebut menang 5-0 di laga yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (24/7/2020).

Meski mampu meraih kemenangan dengan skor telak, Bima Sakti berharap bahwa anak asuhnya bisa terus menjaga konsistensi di laga-laga uji coba berikutnya.

“Saya puas dengan kinerja pemain, meskipun sudah lama mereka tidak bermain. Progres mereka sejauh ini bisa memberikan permainan terbaik mereka, berusaha memberikan yang terbaik dan maksimal.”

Aturan Ketat Saat Timnas U-16 Indonesia Lakukan TC di Bekasi

“Alhamdulillah kita bisa bermain sesuai dengan metode permainan yang kita mau. Hasil bukan yang saya cari disini,” kata Bima seperti dikutip Football5star.com dari halaman resmi PSSI, Minggu (26/7).

Terkait jalannya pertandingan, Bima Sakti juga menjawab ini sebagai cerminan dari bentuk latihan sejauh ini. “Yang pasti kita baru bermain hari ini, saya berharap progres mereka bisa lebih baik lagi nantinya,” tambahnya.

“Minggu depan rencananya kami akan kembali mengadakan uji coba melawan, kalau tidak ada halangan di hari Selasa minggu depan, melawan Bina Taruna U18, semoga mereka bisa mempersiapkan timnya, bisa memberikan banyak pelajaran ke kami dan tekanan. Karena itu nanti akan membuat keuntungan bagi kami berdua, kami jadi sama-sama belajar dari pertandingan nanti,” katanya.

Timnas U-16 dipersiapkan untuk mengikuti Piala AFC U-16 2020 pada 25 November hingga 12 Desember mendatang di Bahrain. Pada ajang Piala AFC U-16 2020, Indonesia berada di grup D bersama Arab Saudi, Cina, dan Jepang. Empat tim yang lolos ke semi final akan mendapatkan tiket ke Piala Dunia U-17 2021 mendatang di Peru.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemain Timnas U-16 Dibatasi di Medsos, HP Diambil Setelah Makan Siang

Pemain Timnas U-16 Dibatasi di Medsos, HP Diambil Setelah Makan Siang 120

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Timnas U-16 Indonesia punya peraturan ketat dalam berkomunikasi, terutama di Media Sosial (Medsos). Bahkan telepon genggam mereka harus dikumpulkan usai tim makan siang.

Seperti diketahui, Timnas U-16 Indonesia memang sudah kembali menjalani TC di Stadion Patriot, Bekasi, sejak Senin (6/7/2020). TC tersebut memang berjalan ketat dan mewajibkan seluruh skuat harus menggunakan sarung tangan sesuai protokol kesehatan.

Tak cuma itu, para pemain Timnas U-16 Indonesia harus fokus dalam TC kali ini. Pelatih Bima Sakti menerapkan aturan ketat dalam penggunaan telepon genggam, demikian pula media sosial.

“Saya sudah sampaikan sejak awal, kami memang mewanti-wanti untuk masalah media sosial karena ini berpengaruh terhadap mental pemain. Pemain saya sudah mulai terkenal, followers Instagramnya sudah banyak,” kata Bima Sakti dalam konferensi pers virtual.

Marcell Januar Putra Aturan Ketat Saat Timnas U-16 Indonesia Lakukan TC di Bekasi Timnas u-16 indonesia
PSSI

Bahkan, pemain Timnas U-16 Indonesia tak boleh terlalu banyak menggunakan telepon genggamnya. Bima Sakti menyebut kalau tak percaya, silakan ditelepon salah satu pemainnya pada jam-jam tertentu. Pasti tak akan ada yang mengangkat.

“Kalau tidak percaya silakan telepon pemain saya sekarang. Seandainya mereka angkat, bakal kena denda. Saya ambil semua ponselnya setelah makan siang agar mereka istirahat. Nanti, diberikan waktu dengan telepon genggam untuk berkomunikasi dengan orang tua,” tutup Bima Sakti.

Dari hasil undian Piala Asia U-16 2020, para pemain Timnas U-16 akan satu grup dengan lawan-lawan berat, seperti Jepang, Arab Saudi dan China. Timnas U-16 Indonesia akan melawan Arab Saudi pada laga perdana, 27 November mendatamg.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemain Timnas U-16 Jalani Psikotes untuk Cek Mentalitas

Pemain Timnas U-16 Jalani Psikotes untuk Cek Mentalitas 124

Football5Star.com, Indonesia – Para pemain Timnas U-16 Indonesia melakukan psikotes agar bisa dicek soal mentalitasnya. Hasilnya, para pemain dalam kondisi yang baik dan siap tempur.

Timnas U-16 Indonesia memang sudah kembali menjalani TCd i Stadion Patriot, Bekasi, sejak Senin (6/7/2020). TC tersebut memang berjalan ketat dan mewajibkan seluruh skuat harus menggunakan sarung tangan.

Ini juga menjadi latihan perdana pasukan Bima Sakti itu jelang Piala Asia U-16 2020 setelah empat bulan absen akibat pandemi COVID-19. Bima membeberkan kalau pemain Timnas U-16 jua baru saja menjalani psikotes.

Usir Jenuh, pemain Timnas U-16 Adakan Lomba Menghafal Al-Quran

“Mental kuat. Pada Maret ini semua sudah psikotes, dari hasil itu kita lihat kita ukur juga setelah psikolog, liat pemain yang bermental baja dan memang kita bisa lihat dari dalam dan luar,” ujar Bima Sakti.

“Dari data psikolog hasilnya bagus, tinggal kita saja, ada beberapa pemain yang memiliki mental baik dan khusus, karena memang usia mereka lebih muda dari yang lain,” sambung dia.

Setelah libur 3,5 bulan, Bima sendiri jua puas dengan para pemain Timnas U-16 Indonesia. Karena memang dirinya selalu memberikan pekerjaan rumah buat para pemainnya.

“Alhamdulillah pemain libur 3,5 bulan kita latihan virtual seminggu sekali memberikan PR buat mereka, alhamdulilah sifatnya individual, timbangan berat badan ga ada yang naik, karena memang naik sekilo mereka harus bayar. Oleh sebab itu kondisi mereka semua menjalankan dengan baik. Kondisi mereka sangat terjaga,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]