Nostalgia Hari Ini: Bocah 12 Tahun Jalani Debut Profesional di Liga Bolivia

gamespool
Nostalgia Hari Ini: Bocah 12 Tahun Jalani Debut Profesional di Liga Bolivia 5

Football5Star.com, Indonesia – Musim lalu, Youssoufa Moukoko menjadi sensasi ketika bermain untuk Borussia Dortmund di usia 16 tahun. Lalu ada pemain Mallorca, Luka Romero yang bermain di La Liga pada usia 15 tahun 219 hari pada Juni tahun lalu. Tapi rekor itu, tidak ada apa-apanya dibandingan pemain Bolivia, Mauricio Baldivieso.

Pada 19 Juli, 2009, Baldivieso melakukan debutnya untuk klub asal Bolivia, Aurora, pada usia 12 tahun! Tepatnya kurang 3 hari dari ulang tahunnya ke-13. Dia dimasukkan di laga lanjutan Liga Bolivia melawan La Paz di penghujung laga. Aurora harus kalah 1-0 di laga itu.

Karena itu, Baldivieso sampai saat ini menjadi pemain termuda sepanjang sejarah sepak bola profesional. Tapi apakah Baldivieso sebagus itu sampai dia langsung dimainkan saat usia nya masih sangat belia?

Faktor Sang Ayah

Nostalgia Hari Ini Bocah 12 Tahun Jalani Debut Profesional di Liga Bolivia
Ultima Hora

Lahir di Cochabamba Bolivia, 22 Juli 1996, Baldivieso bergabung ke akademi Aurora pada 2007. Dia adalah anak dari legenda Bolivia, Julio Cesar Baldivieso. Cesar bermain untuk timnas Bolivia 85 kali dan merupakan bagian dari generasi emas Bolivia yang berhasil lolos ke Piala Dunia 1994.

Aurora menunjuk Cesar sebagai pelatih pada 2008 dan dia berhasil membawa Aurora menjadi juara untuk pertama kalinya sejak 1963 dan masuk ke Copa Libertadores. Wajar saja, Cesar sangat dihormati baik di klub maupun di Bolivia sendiri.

Tapi pada 19 Juli 2009, Cesar membuat keputusan kontroversial setelah memasukkan anaknya sendiri Baldivieso yang masih berusia 12 tahun di penghujung laga melawan La Paz di pekan lanjutan Liga Bolivia.

Saat bermain, Baldivieso beberapa kali mendapatkan bola dan memberi umpan-umpan pendek. Tapi salah satu pemain La Paz menerjang kaki Baldivieso dan membuatnya menangis. Cesar melakukan protes keras atas keputusannya itu.

Lima hari setelah kejadian itu, pihak klub bertanya kepada Cesar apakah dia lebih memilih klub atau sang anak. Karena pertanyaan itu, Cesar mengundurkan diri dan dia juga membawa Baldivieso keluar dari klub. Namun, Cesar kembali melatih Aurora pada 2011 dan dia kembali membawa Baldivieso ke klub.

Karier Baldivieso

Nostalgia Hari Ini Bocah 12 Tahun Jalani Debut Profesional di Liga Bolivia
Getty Images

Karier Mauricio Baldivieso benar-benar sangat tergantung dengan sang ayah Julio Cesar Baldivieso. Saat ayahnya melatih Real Potosi pada 2012, Baldivieso pindah ke sana dengan status pinjaman. Sang ayah kembali ke Aurora di tahun yang sama dan Baldivieso tentu saja mengikuti

Julio Cesar lalu melatih Nacional Potosi pada 2013 dan kembali membawa sang anak. Barulah pada 2015, Baldivieso tidak mengukuti jejak sang ayah yang saat itu melatih timnas Bolivia. Namun, tiga klub Baldivieso selanjutnya, Universitario de Sucre (2015), Wilstermann (2015-2016), dan San Jose (2016-2018), merupakan tiga klub yang pernah Julio Cesar latih.

Secara penampilan, Baldivieso hanyalah pemain yang lebih sering duduk di bangku cadangan. Kini, walaupun usianya masih 24 tahun, dia tak memiliki klub sejak kontraknya habis bersama San Jose di 2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Cile vs Bolivia: Eks Timnas Inggris Pastikan 3 Angka La Roja

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Cile bangkit pada laga kedua Copa America Grup A. Menghadapi Bolivia di Arena Pantanal, Alexis Sanchez dkk menang tipis 1-0.

Unggul segalanya membuat Cile tampil percaya diri. Beberapa peluang langsung mereka peroleh pada awal laga. Hasilnya pun terlihat saat pertandingan baru berjalan 10 menit.

Memanfaatkan umpan matang Eduardo Vargas, Ben Brereton sukses mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini cukup istimewa untuk sang bomber.

cile vs bolivia LaRoja
@LaRoja

Ini adalah gol pertama Brereton untuk Cile sejak memutuskan pindah negara. Sebagai informasi, sang bomber memiliki darah Inggris dan lahir serta besar di sana. Bahkan dirinya pernah memperkuat timnas U-19 dan U-20 Inggris.

Akan tetapi ia membuat keputusan berani.  Pemain Blackburn Rovers pulang untuk memperkuat negara leluhur ibunya, Cile, di tingkat senior.  Bomber 22 tahun.

Gol cepat Ben Brereton membuat laga berlangsung dalam tempo tinggi. Baik Cile maupun Bolivia menciptakan banyak peluang.

Bolivia beruntung memiliki kiper setangguh Carlos Lampe. Ia melakukan banyak penyelamatan gemilang seperti menghalau sontekan Erick Pulgar, sundulan Charles Aranguiz, hingga upaya kedua Ben Brereton.

Di sisi lain, serangan sporadis yang mereka lancarkan juga cukup berbahaya. Namun, penyelesaian yang buruk tidak jua mengubah kedudukan.

Sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga skor 1-0 tetap bertahan. Kemenangan ini melambungkan posisi Cile ke puncak klasemen Grup A dengan empat angka. Sedangkan sang lawan masih terbenam di dasar klasemen tanpa merauh poin.

Susunan Pemain:

Cile (4-3-3): 1-Claudio Bravo; 2-Eugenio Mena, 3-Guillermo Maripan, 17-Gary Medel, 4-Mauricio Isla; 8-Arturo Vidal (Tomas Alarcon 69’), 13-Erick Pulgar, 20-Charles Aranguiz; 22-Ben Brereton, 11-Eduardo Vargas, 9-Jean Meneses (Cesar Pinares 64’)

Pelatih: Martin Lasarte

Bolivia (4-4-2): 1-Carlos Lampe; 8-Diego Ibanez, 2-Jairo Quinteros, 5-Adrian Jusino, 17-Roberto Fernandez; 7-Juan Carlos Arce, 6-Leonel JUstiniano, 20-Ramiro Vaca, 16-Erwin Saavedra; 25-Jeyson Chura (Rodrigo Ramallo 64’), 18-Gilbert Alvarez

Pelatih: Cesar Farias

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Cile vs Bolivia

Prediksi: Cile vs Bolivia
Prediksi: Cile vs Bolivia 16
Banner Gamespool Baru Football5Star

PREDIKSI HASIL
Sportskeeda
Cile 2-1 Bolivia
Predictz
Cile 2-0 Bolivia
Forebet
Cile 2-0 Bolivia
FOOTBALL5STAR
Cile  2-0 Bolivia
Arena Pantanal, Sabtu (19/6/2021) 04:00 WIB (Mola TV)

Football5Star.com, Indonesia Partai Cile vs Bolivia dalam lanjutan Grup A Copa America 2021 yang akan dihelat di Arena Pantanal, Sabtu (19/6/2021) dini hari wib diprediksi akan jadi milik La Roja. Sebab, Cile unggul segalanya bila dilirik dari rekor pertemuan melawan Bolivia.

Saat ini, Cile memang tengah dalam performa gemilang. Setelah berhasil menahan imbang 1-1 Argentina, pasukan Martin Lasarte itu jelas membidik kemenangan kala bersua Bolivia. Mereka di atas kertas diunggulkan karena sukses meraih 10 kemenangan, empat imbang, dan cuma dua kalah dari 16 pertemuan terakhir melawan Bolivia.

Terlebih, Bolivia dalam kondisi kurang optimal usai kalah 1-3 dari Paraguay, beberapa hari lalu. Namun, anak asuh Cesar Farias tak bisa begitu saja dianggap remeh. Justru tak diunggulkan, mereka bisa main lepas tanpa beban dan siap mengeluarkan efek kejutnya.

REKOR PERTEMUAN
Prediksi: Cile vs Bolivia
Prediksi: Cile vs Bolivia 17
TREN PERFORMA
Prediksi: Cile vs Bolivia
Prediksi: Cile vs Bolivia 18
Banner Gamespool Baru Football5Star

STATISTIK MENARIK
  • Meski unggul secara rekor pertemuan, Cile nyatanya selalu berhasil dijebol oleh Bolivia dalam tiga pertemuan terakhir.
  • Kemenangan terakhir Bolivia atas Cile terjadi pada 6 September 2017 saat menang 1-0 pada Kualifikasi Piala Dunia 2018.
  • Total, Cile sudah 35 kali menjebol gawang Bolivia dalam 16 pertemuan dan cuma kemasukan 13 gol.
  • Partai Cile vs Bolivia dijamin bakal terjadi gol. Sebab, dalam 16 pertemuan tak pernah ada hasil tanpa gol.
  • Cile cuma dua kali gagal menjebol gawang Bolivia, yakni pada 2000 dan 2017. Kedua laga itu dimenangi oleh Bolivia dengan skor 1-0.
 PELATIH
  • Martin Lasarte baru dua kali bersua Bolivia, yakni saat membawa timnya menang 2-1 dan imbang 1-1 pada 9 27 Maret dan 9 Juni 2021.
  • Lasarte dua kali bersua Cesar Farias dengan rekor satu menang dan sekali imbang.
  • Farias sudah 8 kali bersua Cile sejak 2008 bersama dua negara, yakni Venezuela dan Bolivia.
  • Partai Cile vs Bolivia kian diprediksi dimenangkan oleh La Roja karena rekor buruk Farias. Dia cuma sekali menang, tiga imbang, dan menelan empat kekalahan lawan Cile.

Wasit
  • Pertandingan Cile vs Bolivia akan dipimpin wasit asal Spanyol, Jesus Gil.
  • Gil jadi wasit Copa America setelah adanya pertukaran pengadil dengan UEFA. Laga di EURO juga dipimpin wasit asal Amerika Selatan, yakni Fernando Rapallini.
  • Gil pernah sekali mewasiti Cile, yakni saat main imbang 1-1 melawan Rusia, 9 Juni 2017.
  • Partai nanti akan jadi kali pertama Jesus Gil memimpin laga Bolivia.
PEMAIN KUNCI

Cile

Top Scorer: Eduardo Vargas (1)
Top Assist:
Top Rating:

Bolivia

Top Scorer: Erwin Saavedra (1)
Top Assist:
Top Rating:

*Statistik berdasar Copa America 2021 via Soccerway.

BERITA KEDUA TIM
  • Cile: Alexis Sanchez, Eduardo Vargas (cedera)
  • Bolivia: Marcelo Martins, dan empat pemain yang tak disebutkan namanya (Covid-19).
PRAKIRAAN FORMASI
Prediksi: Cile vs Bolivia
Prediksi: Cile vs Bolivia 19

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Soal Klaim Bolivia Diundang Timnas Indonesia, PSSI Sebut Hoaks

Soal Klaim Bolivia Diundang Timnas Indonesia, PSSI Sebut Hoaks 23

Football5Star.com, Indonesia – PSSI buka suara soal klaim Asosiasi Sepak Bola Bolivia (FBF) yang diundang lawan Timnas Indonesia. Mereka bahkan menyebut kabar itu hoaks.

Sebelumnya memang FBF mengaku diundang oleh PSSI untuk melakoni sebuah laga persahabatan. Hal itu bahkan dikonfirmasi langsung oleh Presiden FBF, Fernando Costa. Dia bilang Indonesia mengundang uji coba pada akhir Maret ini.

Akan tetapi, ketika dikonfirmasi PSSI bilang hal itu tak benar. Plt Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, malah kaget dengan kabar tersebut. Bahkan dia menyebut pernyataan FBF soal rencana Timnas Indonesia hadapi Bolivia merupakan kabar hoaks.

Soal Klaim Bolivia Diundang Timnas Indonesia, PSSI Sebut Hoaks PSSI Masih Berharap Persipura Jayapura Berubah Pikiran Kritikan IDI Soal Piala Menpora 2021 Bikin PSSI Bereaksi Soal Kualifikasi Piala Dunia 2022, PSSI Setuju dengan Malaysia Tak Cuma Liga 1 dan Liga 2021, PSSI Minta Polri Izinkan Kompetisi Ini Musim 2020 Dibubarkan, Liga 1 2021 Masih Mengambang Pemain Keturunan Indonesia yang Baru Susul Timnas U-19 ke Spanyol? Ramai Kabar Mahar 100 Ribu Dolar buat Jadi Manajer Timnas U-19 Indonesia sandy walsh Lamaran PSSI Ditolak Pemain Keturunan Indonesia, Lebih Pilih Belanda Dua Klub Liga 1 Ini Bakal Wakili Indonesia Kompetisi Asia? Football5Star.com, Indonesia - PSSI buka suara soal wakil Indonesia pada kompetisi Asia musim depan. Ada kemungkinan besar dua klub, yakni PSM Makassar dan Bali United akan ditunjuk mewakili Liga 1. Seperti diketahui, memang PSSI harus segera menyetor klub-klub yang akan maju bertarung pada kompetisi Benua Kuning. Harusnya, wakil yang akan ke sana adalah yang tampil istimewa pada Liga 1 2020. Akan tetapi, diketahui kalau Liga 1 2020 juga nasibnya masih belum jelas. Kompetisi sepak bola Indonesia itu direncanakan baru akan berlanjut pada Februari 2021. Hal itu jelas bikin PSSI harus berkoordinasi dahulu untuk menentukan dua slot yang akan mewakili Indonesia di pentas Asia. "AFC meminta batas waktu penyampaian tentang itu (perwakilan klub) tanggal 22 Desember 2020. Nanti akan diputuskan lagi dalam rapat Exco," kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, saat dihubungi awak media. Bali United yang berstatus juara Liga 1 2019 dan PSM Makassar sebagai kampiun Piala Indonesia besar kemungkinan akan ditunjuk. Karena, bukan kali ini saja Indonesia menunjuk wakil dari juara musim lalu. Saat kompetisi Indonesia vakum 2016 lalu, PSSI sempat menunjuk Persib Bandung dan Persipura Jayapura di AFC Cup 2017. Namun, karena keteledoran PSSI yang terlambat mendaftarkan keduanya kala itu, alhasil Indonesia tanpa wakil pada kompetisi Asia. Hal ini jelas harus menjadi pelajaran PSSI. Berhubung kompetisi juga belum bisa lanjut, besar kemungkinan Bali United dan PSM yang akan kembali mentas di Asia. Apalagi, keduanya gagal menyelesaikan kompetisi musim 2020 karena dihentikan AFC akibat pandemi COVID-19. Liga 1 2020 Dilanjutkan Februari, Pakai Format Baru?

“Hoaks itu. Enggak ada surat dari Bolivia masuk. Mungkin cuma klaim. Hoaks dari mana ya? Kami enggak ada surat dari sana soalnya,” ungkap Yunus Nusi saat dihubungi oleh Football5Star.

Hal senada juga disuarakan oleh Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. Sama seperti Yunus Nusi, Indra menyebut PSSI tak pernah sekalipun mengirim surat tawaran uji coba Indonesia melawan negara berperingkat ke-79 FIFA itu.

“Tidak ada surat kami ke Bolivia untuk bertanding. Coba tanya mereka dari mana asal permintaan itu. Jadi tidak pernah ada rencana uji coba pertandingan melawan Bolivia,” papar Indra Sjafri.

Kabarnya pula, Bolivia juga membatalkan rencana melawan Timnas Indonesia. Mereka lebih memilih untuk bermain di sekitaran Conmebol saja untuk hindari pandemi Covid-19.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Lionel Messi Hina Ibunda Orang yang Kagum Kepadanya

gamespool
Lionel Messi Hina Ibunda Orang yang Kagum Kepadanya 26

Football5star.com, Indonesia – Pada pertandingan Bolivia vs Argentina di babak kualifikasi Piala Dunia 2022, Lionel Messi sempat terlibat keributan dengan pelatih fisik Bolivia, Lucas Nava. Bintang Barcelona itu bahkan dituding menghina ibu dari Nava.

“Kamu adalah anak terburuk dari ibumu, botak,” hina Messi kepada Nava seperti dikutip Football5star.com dari laporan Marca, Kamis (15/10/2020).

https://www.instagram.com/p/B2hAuayggkU/

“Anda terus-terusan teriak sepanjang laga. Apa yang Anda lakukan? Dari bangku cadangan, cuma berteriak ke arah saya,” tambah Messi.

Mendapat hinaan tersebut, Nava mengaku tak sakit hati dengan pemain berjuluk La Pulga tersebut. Nava bahkan mengaku bahwa apa yang terjadi usai pertandingan hanya salah paham.

Nava mengatakan bahwa awalnya ia hanya ingin melerai perkelahian antara pemain Bolivia dengan Messi. Namun, Messi menganggap tindakannya tersebut sebagai serangan hingga melontarkan hinaan tersebut.

Lucas Nava bahkan mengaku bahwa dirinya sebenarnya adalah penggemar Messi. Bahkan Nava memberikan nama anaknya Lionel.

“Saya tumbuh dengan menonton Messi bermain. Dia adalah hal terhebat yang pernah ada. Saya kagum kepadanya sehingga anak saya dinamai Lionel,” ucapnya.

“Saat pertandingan berakhir, saya hanya ingin melerai perkelahian antar pemain. Pada saat itu tampaknya terjadi kesalahapahaman. Sangat menyakitkan bagi saya bahwa anak-anak saya mendengar idola ayahnya melakukan hal tersebut,” tambah pria asal Argentina tersebut.

Keributan usai laga Bolivia vs Argentina disinyalir terjadi akibat provokasi kapten Bolivia, Marcelo Martins. Saat itu, Martins mengingatkan Messi dkk soal kekalahan 6-1 Argentina dari Bolivia beberapa tahun lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lautaro Martinez Bersyukur Bisa Lewati Ujian Berat di Kandang Bolivia

gamespool
Lautaro Martinez Bersyukur Bisa Lewati Ujian Berat di Kandang Bolivia 30

Football5star.com, Indonesia – Penyerang timnas Argentina, Lautaro Martinez, merasa sangat senang karena bisa memberikan kontribusi maksimal di partai melawan Bolivia, Rabu (14/10) dinihari WIB. Menurut Lautaro, rekan-rekannya harus berjuang ekstra keras untuk membawa pulang tiga poin.

Partai Bolivia vs Argentina di La Paz dinihari tadi berakhir dengan skor 1-2 untuk Albiceleste. Lautaro memberi kontribusi maksimal dengan sumbangan satu gol pada menit ke-44. Gol kemenangan Albiceleste dicetak oleh pemain pengganti, Joaquin Correa pada menit ke-79.

“Kami sempat sangat khawatir jelang pertandingan ini. Karena, secara historis kami selalu kesulitan ketika bermain di sini. Kemenangan ini mengubah banyak hal,” ungkap Lautaro Martinez di sesi wawancara pasca pertandingan.

Lautaro Martinez - Bolivia - Argentina - @argentina 2
twitter.com/argentina

“Kami memang mengkhawatirkan banyak hal. Tapi, kami tetap fokus terhadap tugas utama di sini. Yaitu meraih kemenangan dan membawa pulang tiga poin.”

“Kami tahu pertandingan ini akan berjalan dengan sangat sulit. Saya rasa, kami semua berhasil menunjukkan kebesaran hati untuk bisa meraih kemenangan. Kami sangat bahagia karena berhasil melanjutkan tren positif,” sambung Lautaro.

Kemenangan ini membuat Argentina sukses meraup poin penuh dari dua partai Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan. Pasalnya, mereka juga mampu mengalahkan Ekuador pada pertandingan sebelumnya.

Bulan depan, Argentina akan kembali berusaha melanjutkan tren positifnya. Mereka dijadwalkan bakal menjamu Paraguay (12/11) dan melawat ke kandang Peru lima hari berselang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bolivia vs Argentina: Joaquin Correa Jadi Pahlawan Albiceleste

gamespool
Bolivia vs Argentina: Joaquin Correa Jadi Pahlawan Albiceleste 34

Football5star.com, Indonesia – Joaquin Correa berhasil menjadi pahlawan Argentina setelah sukses mencetak gol kemenangan Albiceleste di markas Bolivia pada Rabu (14/10) dinihari WIB. Partau Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Bolivia vs Argentina berakhir dengan skor 1-2.

Tampil sebagai tim tuan rumah, Bolivia langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-14, mereka mendapat peluang emas lewat Rudy Cardozo. Namun, sepakan jarak jauhnya masih bisa diamankan Franco Armani.

Pada menit ke-24 Bolivia berhasil membuka keunggulan setelah Marcelo Martins berhasil menanduk umpan Alejandro Chumacero. Selepas gol Martins, Argentina berusaha bangkit dan mulai menekan barisan belakang Bolivia.

Di penghujung babak pertama, Argentina berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi Lautaro Martinez yang memanfaatkan kesalahan barisan belakang Bolivia. Skor 1-1 pun bertahan hingga wasit mengakhiri babak pertama.

Joaquin Correa - Bolivia vs Argentina - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - beIN Sports
beIN Sports

Selepas turun minum, Argentina langsung mengambil inisiatif serangan. Namun, mereka kesulitan menciptakan peluang berarti meski berhasil membuat lini belakang Bolivia kerepotan.

Memasuki menit ke-70, giliran Bolivia yang keluar menyerang. Asyik menyerang, gawang Bolivia kembali nyaris kejebolan pada menit ke-76. Namun, Carlos Lampe masih bisa menyelamatkan gawangnya dari sepakan keras Lautaro.

Usaha keras Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79 setelah melalui sepakan keras pemain pengganti, Joaquin Correa. Di sisa waktu pertandingan, Bolivia coba mengurung lini pertahanan Argentina. Namun, mereka gagal mencetak gol dan skor 1-2 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan.

Kemenangan ini semakin memperparah derita Bolivia yang belum berhasil keluar dari posisi juru kunci Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Amerika Selatan. Bagi Argentina, ini menjadi kemenangan kedua mereka dari dua pertandingan.

SUSUNAN PEMAIN BOLIVIA VS ARGENTINA:

Bolivia: 1-Carlos Lampe; 4-Jose Sagredo, 2-Gabriel Valverde, 5-Jose Carrasco, 21-Saul Torres; 10-Rudy Cardozo (7-Christian Arabe 87′), 6-Diego Wayar (15-Jorge Orozco 83′), 14-Raul Castro (8-Boris Cespedes 66′), 3-Alejandro Chumacero (11-Bruno Miranda 66′); 9-Marcelo Martins, 19-Carlos Saucedo (17-Antonio Bustamante 46′)

Pelatih: Cesar Farias

Argentina: 1-Franco Armani; 3-Nicolas Tagliafico, 19-Nicolas Otamendi, 2-Lucas Martinez, 4-Gonzalo Montiel; 20-Exequiel Palacios, 5-Leandro Paredes (16-Guido Rodriguez 69′), 15-Rodrigo de Paul (17-Nicolas Dominguez 69′); 11-Lucas Ocampos (9-Joaquin Correa 59′), 22-Lautaro Martinez (14-Facundo Medina 90′), 10-Lionel Messi

Pelatih: Lionel Scaloni

Kartu Kuning: Valverde 38′, Carrasco 60′, Torres 90′ – Tagliafico 16′, Dominguez 90′, Palacios 90′

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Bolivia vs Argentina

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2022: Bolivia vs Argentina
GamesPools GIF
PREDIKSI HASIL
Sportskeeda
Bolivia 0-2 Argentina
Footballpredictions
Bolivia 0-1 Argetina
 FOOTBALL5STAR
Bolivia 0-0 Argentina
Corinthians Arena, Sabtu (10/10/2020) Pukul 07.30 WIB

Football5star.com, Indonesia – Argentina bakal menghadapi ujian berat pekan ini karena harus melawat ke markas Bolivia. Partai Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Bolivia vs Argentina akan digelar di Estadio Hernando Siles, La Paz, pada Rabu (14/10) dinihari WIB.

Argentina membawa misi untuk melanjutkan tren kemenangannya. Pada partai pertama Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan, mereka berhasil mengalahkan Ekuador dengan skor tipis, 1-0.

Sementara, Bolivia berharap pada ketangguhan Estadio Hernando Siles. Mereka memang memiliki rekor gemilang ketika menggelar laga kandang di stadion berkapasitas 41.000 penonton itu. Argentina bahkan berhasil dibuat tersungkur dalam lawan tereakhirnya ke La Paz, tiga tahun lalu.

Faktor kandang bakal membuat Bolivia bisa merepotkan Argentina. Football5star memprediksi pertandingan ini akan berjalan sengit dan berakhir dengan skor 0-0.

REKOR PERTEMUAN

head to head Bolivia vs Argentina

TREN PERFORMA
Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2022: Bolivia vs Argentina
GamesPools GIF
STATISTIK MENARIK
  • Argentina berhasil mencetak 17 gol dalam empat pertemuan terakhir melawan bolivia.
  • Argentina tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhirnya (tiga menang, dua imbang).
  • Argentina dikalahkan Bolivia pada lawatan terakhirnya ke La Paz pada 2017 lalu.
  • Argentina sempat dibuat kaget oleh Bolivia setelah menelan kekalahan telak, 1-6, di La Paz, 11 tahun silam.
PELATIH
  • Partai Bolivia vs Argentina kali ini merupakan pertemuan perdana antara Cesar Farias dengan Lionel Scaloni.
  • Rekor Farias vs Argentina: satu menang, empat kalah.
  • Scaloni belum pernah menghadapi Bolivia.
PEMAIN KUNCI
BOLIVIA:

Top Skorer: –

Top Assist: –

ARGENTINA:

Top Skorer: Lionel Messi (1 gol)

Top Assist: –

Statistik di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan

BERITA KEDUA TIM
  • Bolivia: Tidak ada pemain absen.
  • Argentina: Marcos Rojo, Sergio Aguero dan Giovani Lo Celso cedera. Paulo Dybala diragukan.
PRAKIRAAN FORMASI
Bolivia vs Argentina

Brasil vs Bolivia: Selecao Pesta Lima Gol di Arena Corinthians

gamespool
Brasil vs Bolivia: Selecao Pesta Lima Gol di Arena Corinthians 44

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan seru terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL yang mempertemukan Brasil vs Bolivia. Tim tuan rumah menang dengan skor 5-0. Penyerang Liverpool, Roberto Firmino, berhasil mencetak brace pada laga ini.

45 detik jalannya laga, Brasil hampir langsung mencetak gol. Umpan Douglas Luiz berhasil disambar oleh Everton Soares, namun tipis berada di sisi kanan gawang. Tiga menit kemudian, giliran Marquinhos yang sundulannya melebar.

Namun pada menit ke-16 Marquinhos menebus kesalahannya. Umpan cantik dari Danilo mampun disundul ke dalam gawang oleh kapten PSG itu.

Carlos Lampe melakukan penyelamatan bagus pada menit ke-24 dengan menepis tendangan deflek dari Philippe Coutinho.

Brasil mencetak gol keduanya pada menit ke-30. Bek kiri Atletico Madrid, Renan Lodi berhasil memberi umpan ke Roberto Firmino yang hanya tinggal men-tap in bola ke gawang.

Casemiro hampir membuat skor menjadi 3-0 lewat tendangan bebas yang cukup keras, namun kembali ditepis oleh Lampe.

Babak pertama laga Brasil vs Bolivia berakhir dengan skor 2-0.

Empat menit setelah sepak mula babak kedua, Roberto Firmino kembali mencetak gol setelah mendapatkan umpan dari Neymar. Lalu, Gol keempat datang pada menit ke-66. Coutinho melakukan aksi individu dan melepaskan umpan yang mengenai Jose Carrasco dan masuk ke gawang sendiri.

Coutinho akhirnya berhasil mencetak gol setelah berhasil menanduk dengan sempurna umpan dari Neymar pada menit ke-73.

Tak ada tambahan gol di sisa babak. Laga Brasil vs Bolivia berakhir dengan skor 5-0.

Susunan Pemain Brasil vs Bolivia:

Brasil (4-3-3): 12-Weverton; 2-Danilo, 3-Thiago Silva (15-Felipe), 4-Marquinhos, 6-Renan Lodi (13-Alex Telles); 8-Douglas Luiz, 5-Casemiro, 11-Philippe Coutinho (16-Everton Ribeiro); 19-Everton Soares (21-Rodrygo) , 20-Roberto Firmino (7-Richarlison), 10-Neymar.

Pelatih: Tite.

Bolivia (4-5-1): 1-Carlos Lampe; 2-Juan Valverde, 3-Jesus Sagredo, 4-Jose Sagredo, 5-Jose Carrasco; 6-Diego Wayar, 7-Christian Arabe (21-Rudy Cardozo), 17-Antonio Bustamante, 11-Bruno Miranda, 18-Fernando Saldias (14-Boris Cespedes); 9-Cesar Menacho (10-Jhasmani Campos).

Pelatih: Cesar Farias.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Brasil vs Bolivia

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2022: Brasil vs Bolivia
GamesPools GIF
PREDIKSI HASIL
Freesupertips
Brasil 4-0 Bolivia
Footballpredictions
Brasil 4-0 Bolivia
Bet365
Brasil 4-0 Bolivia
 FOOTBALL5STAR
Brasil 3-0 Bolivia
Corinthians Arena, Sabtu (10/10/2020) Pukul 07.30 WIB

Football5star.com, Indonesia – Brasil bakal melakoni pertandingan pertamanya tahun ini ketika menjamu Bolivia. Partai Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Brasil vs Bolivia akan digelar di Corinthians Arena pada Sabtu (10/10) pagi WIB.

Bagi kedua tim, laga ini merupakan pertandingan pembuka Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan. Hal ini membuat kedua tim dipastikan bakal tampil habis-habisan agar bisa mendapat start sempurna.

Dalam rekor head to head, Brasil memiliki keunggulan atas signifikan Bolivia. Pasalnya, Thiago Silva cs berhasil memetik tiga kemenangan dari empat pertemuan terakhir melawan Bolivia.

Football5star memprediksi Selecao akan bisa melanjutkan tren positif tersebut.Skuat arahan Tite diprediksi bakal meraih kemenangan mudah dengan skor 3-0.

REKOR PERTEMUAN

Rekor Pertemuan Brasil vs Bolivia

TREN PERFORMA
Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2022: Brasil vs Bolivia
GamesPools GIF
STATISTIK MENARIK
  • Brasil berhasil meraih tiga kemenangan dalam empat pertemuan terakhir melawan Bolivia.
  • Brasil mampu meraih kemenangan dengan skor 3-0 pada pertemuan terakhirnya melawan Bolivia.
  • Bolivia gagal mencetak gol dari empat pertemuan terakhir melawan Brasil.
  • Bolivia hanya mampu mencetak satu gol dari delapan laga tandang terakhirnya.
PELATIH
  • Partai Brasil vs Bolivia kali ini merupakan pertemuan ketiga antara Tite dengan Cesar Farias.
  • Dalam dua pertemuan sebelumnya, Farias dan Tite sama-sama meraih satu kemenangan
  • Rekor Tite vs Bolivia: dua menang, satu imbang.
  • Rekor Farias vs Brasil: satu menang, dua imbang, satu kalah.
PEMAIN KUNCI
BRASIL:

Top Skorer: –

Top Assist: –

Top Rating:

BOLIVIA:

Top Skorer:

Top Assist: –

Top Rating: –

Statistik di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan menurut whoscored.com

BERITA KEDUA TIM
  • Brasil: Alisson dan Gabriel Jesus cedera. Neymar diragukan.
  • Bolivia: Tidak ada pemain absen.
PRAKIRAAN FORMASI
Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2022: Brasil vs Bolivia

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Stadion Sepak Bola yang Digosipkan Berhantu

dinasti
Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Stadion Sepak Bola yang Digosipkan Berhantu 57

Football5Star.com, Indonesia – Stadion membuat semua fans senang jika tim yang mereka dukung memenangkan pertandingan. Atau sedih saat tim yang didukung kalah. Tapi diantara beberapa momen itu, ada beberapa momen yang mungkin menyeramkan bisa terjadi.

Beberapa Stadion punya beberapa cerita horror tersendiri. Dan beberapa diantaranya bahkan sempat terekam kamera. Berikut daftar Stadion Sepak Bola yang digosipkan berhantu.

St. Mary Stadium – Southampton

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Stadion Sepak Bola yang Digosipkan Berhantu
Southern Daily Echo

Southampton pindah ke St. Mary pada 2001. Stadion ini dibuat dengan biaya 32 juta pounds. Mereka pindah dari The Dell setelah 103 tahun bermain di sana.

Stadion itu didirikan di tempat yang sebelumnya merupakan sebuah pemakaman. Katanya arwah penasaran yang dikubur mengutuk Southampton pada saat mereka menjalani musim pertamanya di Stadion itu. Betul saja, The Saints hanya berhasil mengumpulkan 10 poin dari 14 laga pertama pada musim 2001-02.

Ghazi Stadium – Afghanistan

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Stadion Sepak Bola yang Digosipkan Berhantu
Travel Notes

“Tidak ada yang mau datang ke sini saat sore, bahkan kami sendiri tidak berani masuk. Setiap orang percaya, tempat ini dihantui oleh arwah-arwah orang-orang mati yang belum beristirahat dengan tenang.” Itulah perkataan dari Nabeel Qari, petugas keamaan Stadion Ghazi kepada Reuters beberapa tahun lalu.

Stadion Ghazi saat ini merupakan markas dari timnas Afghanistan. Tapi cerita itu berbedaa saat rezim Taliban berkuasa (1996-2001).

Stadion ini dulunya digunakan untuk mengeksekusi orang yang diduga tersangka pembunuhan. Algojo biasanya mengeksekusi dengan cara menembak kepala dengan menggunakan AK-47. Tapi menurut petugas kebersihan Stadion yang menjadi saksi mata kejadian itu, tidak semua orang yang di eksekusi bersalah.

Estadio Hernando Siles – Bolivia

Kandang dari timnas Bolivia ini memang terkenal angker bagi lawan. Karena ketinggiannya yang berada di 3,637 meter membuat para pemain kesulitan untuk bernapas. Tapi selain itu, Stadion ini juga terkenal angker karena sempat menangkap kejadian mistis. Stadion ini sempat merekam sebuah objek berwarna hitam yang bergerak cepat di tribun penonton.

Kejadian itu terjadi pada babak 16 besar Copa Libertadores yang mempertemukan tuan rumah The Strongest melawan Defensor Sporting dari Uruguay pada 17 April, 2017.

Stadium of Light – Sunderland

Pada April 2005, dua staf mengklaim bahwa mereka melihat sebuah bayangan hitam di dalam koridor. Banyak yang mengatakan bahwa itu hanyalah orang lain yang lewat. Tapi setelah kejadian itu, penyerang Irlandia, Stephen Elliot melaporkan bahwa dia melihat hantu.

Pada September 2016, pada acara Monday Night Football yang dipandu oleh Jamie Carragher di Sky Sports, terekam sebuah bayangan hitam yang tiba-tiba menghilang begitu saja.

Estadio do Dragao – Porto

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Stadion Sepak Bola yang Digosipkan Berhantu
sportskeeda

Porto berhasil mengalahkan Paris Saint-Germain pada laga Liga Champions di 2012. Megabintang Kolombia, James Rodriguez mencetak satu-satunya gol dan berselebrasi dengan para fans. Tapi pada saat itu, salah satu fotografer menangkap sebuah penampakan.

Para media Portugal menyebutnya ‘The Ghost of the Dragao’ walaupun rumor ini sebenarnya sudah berakhir karena ada fotografer lain yang menangkap foto dari angle yang berbeda yang menjelaskan bahwa itu hanyalah seorang kakek yang juga menonton laga, tapi para fans banyak yang tidak mengakui itu begitu saja.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pemain Bolivia dan Iran jadi Korban Pertama yang Tewas Akibat COVID-19

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kabar duka datang dari sepak bola Bolivia. Pemain Bolivia, Deibert Frans Roman Guzman dikabarkan pemain pertama yang meninggal dunia akibat virus COVID-19.

Dilaporkan Daily Star, Sabtu (30/5/2020) Roman Guzman yang bermain untuk klub divisi dua Liga Bolivia meninggal dunia di usia 25 tahun. Sebelumnya, ayah dan paman dari Roman Guzman juga meninggal dunia akibat corona.

Belizario Roman, ayah dari Frans yang juga mantan presiden klub Deportivo Perejique meninggal dunia pada awal bulan lalu. Tak berselang lama, sang paman yang menjadi manajer klub, Luis Carmelo Roman juga menghembuskan nafas terakhirnya.

Pemain Bolivia dan Iran jadi Korban Pertama yang Tewas Akibat COVID-19
tehrantimes

Kematian dari Frans Roman membuat federasi sepak bola Bolivia sangat menyesalkan penanganan pandemi corona di negara tersebut. Selain pemerintah yang disebutkan lalai, warga Bolivia juga tidak displin mengikuti protokol kesehatan.

“Sebagai asosiasi kami kecewa dengan apa yang terjadi di negara ini. Kami meminta semua orang untuk mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah,” tulis federasi sepak bola Bolivia.

Sementara itu, jika merujuk pada fakta yang ada. Frans Roman bisa dikatakan bukan pesepak bola pertama yang meninggal akibat corona. Pada 6 Mei 2020, laporan dari media Iran, tehrantimes menyebutkan bahwa pemain bernama Mohsen Bavi jadi pemain pertama yang tewas akibat corona di negara tersebut.

“Mohsen Bovi, pemain dari tim sepak bola, Shariati Kut-e meninggal karena virus corona pada Selasa (5/5) waktu setempat,” tulis media tersebut.

“Dia memiliki rekam jejak pernah membela klub Esteghal Ahvaz dan Bavi adalah pemain Iran pertama yang meninggal karena COVID-19,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Nostalgia Hari Ini: Kehancuran Messi dan Argentina di Bolivia

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Argentina adalah kekuatan besar di dunia sepak bola. Kehebatan mereka tidak hanya berlaku di regional Amerika Latin saja, tapi juga sudah menyebar ke seluruh dunia.

Dua trofi Piala Dunia dan 14 gelar Copa Amerika adalah bukti nyata betapa hebatnya Tim Tango. Namun, seperti kata pepatah sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga, negara yang kini berperingkat sembilan FIFA pun pernah merasakan hal tersebut.

Kejatuhan timnas Argentina terasa makin sempurna karena dialami langsung oleh dua simbol sepak bola mereka. Ada Lionel Messi sebagai pemain dan Diego Maradona sebagai pelatih.

diego maradona vs bolivia-fpd
FPD

Hari ini, 11 tahun yang lalu Albiceleste dibikin malu oleh tim paling lemah Amerika Latin, Bolivia. Datang dengan rasa percaya diri ke dataran tinggi La Paz, Lionel Messi hanya terdiam di lapangan.

Reputasi Diego Maradona pun hancur pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2010 tersebut. Bayangkan saja, mereka kalah memalukan dengan skor 1-6.

Sebelum pertandingan di Stadion Hernando Siles itu, Tim Tango sejatinya menorehkan catatan apik selama kualifikasi. Mereka menang lima kali, imbang empat kali, dan hanya sekali menelan kekalahan. Termasuk saat mengalahkan Bolivia 3-0 dalam pertemuan pertama.

Kepercayaan diri Javier Zanetti dkk makin tinggi saat melihat statistik buruk Bolivia. Mereka hanya menang dua kali dalam 11 laga kualifikasi.

Hancur dari Dataran Tinggi La Paz

Akan tetapi, ketika 22 pemain masuk lapangan, catatan statistik di atas tidak berlaku lagi. Sedari awal wasit meniup peluit tanda dimulai pertandingan, Argentina sudah tampak kewalahan meladeni permainan taktis tuan rumah.

bolivia vs argentina-expansion
Expansion

Terbukti, gawang Juan Pablo Carrizo sudah kebobolan saat laga baru berusia 11 menit lewat dentuman keras Marcelo Moreno. Gol ini sejatinya sempat membuat Albiceleste tersentak. Mereka menyamakan kedudukan melalui tendangan Lucho Gonzalez pada menit ke-24. Namun, hanya sampai di situ perlawanan mereka.

Sisa babak pertama Bolivia memborong dua gol lagi melalui Joaquin Botero dan Alex da Rosa. Pada babak kedua, laga praktis menjadi milik tuan rumah.

Gol kedua Joaquin Botero dan Alex da Rosa pada menit ke-53 dan ke-65 menjauhkan keunggulan Bolivia menjadi 5-1. Kehancuran Argentina akhirnya disudahi oleh gol pemain pengganti, Didi Torrico, empat menit jelang laga usai.

Kalah 1-6 menjadi kekalahan paling telak yang pernah diderita Argentina. Skor ini juga menyamai rekor kakalahan terburuk mereka sepanjang masa yang sebelumnya diderita dari Cekoslowakia 1958 silam.

bolivia vs argentina-diario el dia bolivia
diario el dia bolivia

Sementara itu, banyak yang menganggap bahwa tidak berdayanya anak asuh Diego Maradona kala itu disebabkan oleh venue pertandingan. Ya, stadion Hernando Siles di kota La Paz berada di dataran tinggi. Stadion berkapasitas 40 ribu penonton berada di ketinggian 3.640 meter di atas permukaan laut.

Beberapa pemain Argentina juga mengakui hal itu. Nama-nama seperti Javier Zanetti, Javier Mascherano, dan Messi bahkan mengaku mereka sulit bernafas selama pertandingan. Pun dengan Angel Di Maria yang membutuhkan alat bantu pernafasan di sela-sela pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Bolivia vs Venezuela

Prediksi Copa America 2019 Bolivia vs Venezuela
Stadion Governador Magalhaes Pinto, Minggu (23/6/2019) Pukul 02.00 WIB

Football5star.com, Indonesia – Laga pamungkas Grup A Copa America 2019 antara Bolivia vs Venezuela akan tersaji pada hari Minggu (23/6/2019) WIB di Stadion Governador Magalhaes Pinto, Brasil.

Venezuela yang menempati peringkat ketiga masih berpeluang lolos ke babak selanjutnya di Copa America 2019. Akan tetapi, La Vinotinto julukan Venezuela lolos dengan syarat mampu mengalahkan Bolivia dengan empat gol tanpa balas dan di laga lainnya di Grup A antara Peru vs Brasil berakhir imbang tanpa gol.

Sememntara, La Verde julukan Bolivia peluang lolos ke babak selanjutnya di Copa America 2019 telah tertutup. Skuat asuhan Eduardo Villegas itu selalu meraih kekalahan dari dua laga awal, yakni kalah 0-3 atas Brasil dan 1-3 atas Peru.

REKOR PERTEMUAN
Rekor Pertemuan Bolivia vs Venezuela
TREN PERFORMA
Tren Performa Bolivia vs Venezuela
STATISTIK MENARIK
  • Dua laga awal Copa America 2019, La Vinotinto selalu mengakhiri pertandingan dengan skor 0-0 yakni kala bersua Brasil dan Peru.
  • La Verde berada di dasar klasemen Grup A tanpa poin setelah kalah dari Brasil dan Peru. Itu berarti La Verde selalu kalah dari tujuh pertandingan terakhir mereka di Copa America.
  • Gol yang dicetak La Verde saat menghadapi Peru merupakan satu-satunya gol yang dicetak La Verde dalam lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.
PELATIH
  • Laga La Verde vs La Vinotinto kali ini akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua pelatih yakni Rafael Dudamel dan Eduardo Villegas.
  • Laga ini akan menjadi pertemuan kedua bagi pelatih Venezuela, Rafael Dudamel, menghadapi La Verde.
  • Rafael Dudamel berhasil meraih kemenangan pada pertemuan pertamanya menghadapi La verde.
  • Laga ini akan menjadi pertemuan kedua bagi pelatih Bolivia, Eduardo Villegas, menghadapi La Vinotinto.
  • Eduardo Villegas gagal meraih kemenangan pada pertemuan pertamanya menghadapi La Vinotinto.
WASIT
  • Laga La Verde vs La Vinotinto akan dipimpin oleh wasit Esteban Ostojich asal Uruguay.
  • Esteban Ostojich telah memimpin 19 laga sepanjang musim 2018-19.
  • Esteban Ostojich belum pernah memimpin pertandingan La Verde vs La Vinotinto.
  • Ini akan pertama kalinya bagi La Verde dan La Vinotinto dipimpin oleh Esteban Ostojich.
PEMAIN KUNCI

BOLIVIA:

Top Scorer: Marcelo Moreno Martins (1 gol)
Top Assist:
Top Rating: Luis Haquin (6.6)

VENEZUELA:

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating: Wuilker Farinez (7.38)

Statistik di Copa America 2019 menurut WhoScored

BERITA KEDUA TIM
  • Tidak ada pemain dari La Vinotinto yang mendapatkan sanksi pertandingan atau cedera.
  • La Verde dapat memainkan seluruh pemainnya, sebab tidak ada pemain yang mendapatkan larangan bertanding atau mengalami cedera.
PRAKIRAAN FORMASI
Prakiraan Formasi Bolivia vs Venezuela
PREDIKSI HASIL
Whoscored
Bolivia 0 – 1 Venezuela
Football Expert
Bolivia 0 – 1 Venezuela
Forbet
Bolivia 0 – 3 Venezuela
FOOTBALL5STAR
Bolivia 0 – 2 Venezuela

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]



Sempat Tertinggal, Peru Bangkit dan Hajar Bolivia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Sempat tertinggal, Peru berhasil bangkit dan menang 3-1 atas Bolivia pada lanjutan pertandingan Grup A Copa America 2019 di Estadio do Maracana, Rabu (19/6) pagi WIB.

Peru sempat dikejutkan oleh penalti kontroversi Marcelo Moreno pada menit 28. Wasit Roddy Zambrano menunjuk titi putih setelah melihat hasil VAR. Meski demikian, Peru tak menyerah dan berhasil membalas lewat Jose Paolo Guerrero di penghujung babak pertama.

Di babak kedua, Peru menyerang Bolivia habis-habisan. Hasilnya, dua tambahan tercipta melalui Jefferson Farfan (55′) dan Edison Flores (90′). Skor jadi 3-1 dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Bolivia vs Peru
Getty Images

Dengan hasil ini, Peru sementara memuncaki klasemen Grup A dengan empat poin, hasil dari dua pertandingan. Di bawahnya ada Brasil dengan tiga angka, namun baru bermain satu kali. Bolivia sendiri kini jadi juru kunci dengan poin nol.

Susunan Pemain

Bolivia: Carlos Lampe; Diego Bejarano, Luis Haquin, Adrian Jusino, Marvin Bejarano (c); Erwin Saavedra (eonardo Vaca 73′), Leonel Justiniano, Fernando Saucedo (Roberto Fernandez 71′), Alejandro Chumacero; Raul Castro (Gilbert Alvarez 80′); Marcelo Moreno Martins.

Peru: Pedro Gallese; Luis Advincula, Carlos Zambrano (Miguel Araujo 85′), Luis Abram, Miguel Trauco; Renato Tapia, Yoshimar Yotun; Jefferson Farfan, Christian Cueva (Edison Flores 79′), Andy Polo; Paolo Guerrero (c) (Christopher Gonzales 90′).

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Coutinho Akui Penampilan Brasil Belum Sesuai Harapan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Meski mampu menang 3-0 di pertandingan Brasil vs Bolivia, Philippe Coutinho menilai laga tersebut berlangsung sulit. Bahkan, ia mengakui timnya belum bisa tampil sesuai harapan publik Brasil di Copa America 2019.

Partai Brasil vs Bolivia menjadi pembuka perhelatan Copa America 2019. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Cicero Pompeu de Toledo, Sabtu (15/6/2019) pagi WIB.

Pada laga tersebut tim yang berstatus tuan rumah sempat mengalami kesulitan untuk membuka keunggulan atas Bolivia. Alhasil, babak pertama hanya berujung dengan skor imbang tanpa gol.

Namun, di babak kedua Philippe Coutinho tampil sebagai pemain yang mampu memecahkan kebuntuan serangan Tim Samba. Hanya dalam durasi tiga menit pemain Barcelona ini mampu mengemas dua gol.

https://www.instagram.com/p/Byueoq2AAcv/

Gol pertama tercipta dari titik penalti pada menit ke-50 dan gol kedua lahir pada menit ke-53. Everton tampil sebagai pemain pemastik kemenangan Brasil seusai mencetak gol lima menit sebelum laga berakhir.

Meski mampu menutup laga dengan kemenangan, Coutinho tak membantah rekan satu tim dianggap belum tampil bagus.

“Sungguh, itu adalah pertandingan sulit. Kami mungkin tidak bermain sesuai yang diharapkan. Wajar jika mereka ingin kami tampil bagus,” ujar Coutinho dikutip Football5star.com dari Ole.

“Namun, setelah mencetak gol, kami bisa tampil dengan cara yang benar. Sesuai dengan yang kami inginkan,” ucapnya seusai laga Brasil vs Bolivia.

Di laga berikutnya, Brasil akan melawan Venezuela pada Rabu (19/6/2019) pagi WIB.

Prediksi: Brasil vs Bolivia

Prediksi Copa America 2019 Brasil vs Bolivia
Estádio do Morumbi, São Paulo, Sabtu (15/6) Pukul 07.30 WIB 

Football5star.com, Indonesia – Tim nasional Brasil akan menjalani laga pembuka Copa America 2019 melawan Bolivia di Estádio do Morumbi, São Paulo, Sabtu (15/6) pagi WIB. Kemenangan jadi harga mati bagi tuan rumah dalam laga Brasil vs Bolivia nanti.

Brasil sudah delapan kali menjuarai Copa America. Namun, terakhir kali Tim SAMBA menjuarai turnamen ini adalah pada edisi 2007 silam. Selecao tentu ingin kembali menjadi yang terbaik di daratan Amerika Selatan. Start terbaik diincar dan Bolivia wajib dikalahkan.

Sementara itu, Bolivia tanpa kemenangan dalam tujuh laga terakhir. Pasukan Eduardo Villegas juga selalu kalah tanpa bisa mencetak gol dalam tiga uji coba terakhir. Akan sangat mengejutkan jika Bolivia sampai mampu menahan atau mengalahkan Selecao di laga pembuka.

REKOR PERTEMUAN
Rekor Pertemuan Brasil vs Bolivia
TREN PERFORMA
tren Performa Kedua Tim
STATISTIK MENARIK
  • Bolivia kalah dalam lima pertandingan terakhir di Copa America.
  • Brasil telah memenangkan dua pertemuan terakhir melawan Bolivia tanpa kebobolan.
  • Dalam dua tahun terakhir, kemenangan tandang Bolivia hanya terjadi di Myanmar.
PELATIH
  • Tite sudah 2 kali menghadapi Bolivia dengan hasil 1 kemenangan dan 1 kali seri.
  • Tite belum pernah menghadapai Eduardo Villegas.
  • Eduardo Villegas belum pernah menghadapi Brasil.
WASIT
  • Laga ini dipimpin wasit Argentina, Néstor Pitana.
  • Néstor Pitana baru 1 kali memimpin pertandingan Brasil dengan hasil imbang.
  • Néstor Pitana belum pernah memimpin pertandingan Bolivia.
PEMAIN KUNCI

 

BRASIL

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating:

BOLIVIA

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating:

*) Statistik di Copa America 2019

BERITA KEDUA TIM
  • Neymar absen dari Copa America musim panas ini setelah menderita kerusakan ligamen pergelangan kaki di salah satu pertandingan uji coba. Ketidakhadirannya merupakan pukulan nyata bagi tuan rumah.
  • Pelatih Brasil Tite dapat memindahkan Philippe Coutinho ke trio ofensif sebagai akibat dari ketidakhadiran Neymar, tetapi mungkin tetap mempertahankan pemain Barcelona itu di lini tengah dan memulai dengan bintang muda Ajax David Neres.
  • Gabriel Jesus dan Roberto Firmino bersaing untuk memimpin lini depan Brasil musim panas ini, dengan Jesus yang diperkirakan akan jadi starter.
  • Alisson dan Filipe Luis diprediksi memenangi persaingan dengan Ederson dan Alex Sandro di posisi kiper dan bek kiri. Dani Alves diangkat sebagai kapten Brasil dalam persiapan turnamen dan akan mulai sebagai bek kanan.
  • Casemiro, Allan dan Fernandinho bersaing untuk peran sebagai gelandang bertahan Brasil, meskipun nama pertama diperkirakan akan jadi starter melawan Bolivia.
  • Gilbert Alvarez dan Marcelo Moreno bersaing untuk mendapatkan tempat di laga pembuka Copa America melawan Brasil.
  • Bolivia diprediksi mempertahankan starter serupa dengan yang digunakan dalam pertandingan uji coba melawan Prancis.
PRAKIRAAN FORMASI
Prakiraan Formasi Brasil vs Bolivia
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Brasil 3-0 Bolivia
Forebet
Brasil 2-1 Bolivia
Predictz
Brasil
5-0 Bolivia
FOOTBALL5STAR
BOLIVIA 2-O BOLIVIA

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lemar dan Griezmann Bawa Prancis Kalahkan Bolivia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, IndonesiaPrancis berhasil mengalahkan tamunya, Bolivia 2-0 dalam laga persahabatan jelang Kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Stade de la Beaujoire, Prancis, Senin (3/6/2019) dini hari WIB.

Gol kemenangan Prancis seluruhnya dicetak di babak pertama melalui Thomas Lemar pada menit ke-5 dan Antoine Griezmann pada menit ke-43.

Bermain di hadapan pendukungnya, Prancis mencoba langsung menekan tim tamu, Bolivia. Hasilnya pertandingan berjalan lima menit, Les Blues telah berhasil unggul 1-0 melalui gol Thomas Lemar memanfaatkan assist Antoine Griezmann.

Tercatat hingga menit ke-30, skuat asuhan Didier Deschamps berhasil menguasai jalanannya pertandingan dengan 54 persen penguasaan bola.

Enam menit jelang babak pertama berakhir, Prancis hampir menambah keunggulan andai sundulan Griezmann memanfaatkan crossing Digne tidak berhasil diselamatkan penjaga gawang Bolivia, Carlos Lampe.

Prancis Goal Persahabatan
goal.com

Memasuki menit ke-43, Prancis berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui Griezmann. Namun, setelah itu tidak ada lagi gol tercipta. Skor 2-0 berakhir hingga babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, dalam laga uji coba jelang Kualifikasi Piala Eropa 2020, Didier Deschamps melakukan pergantian pemain untuk memberikan menit bermain kepada beberapa pemain lainnya.

Di babak kedua ini, seperti babak pertama, Prancis masih menguasai jalannya pertandingan. Hingga menit ke-80, Paul Pogba dan kawan-kawan menguasai 60 persen penguasaan bola.

Namun, skor 2-0 tidak berubah hingga babak kedua berakhir. Prancis 2-0 Bolivia. Selanjutnya, Les Blues akan menghadapi Turki, Minggu (9/6/2019) dalam Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup H.

Skuat asuhan Didider Deschamp kini menempati peringkat pertama Grup H Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan 6 poin dari dua pertandingan.

Susunan Pemain Prancis vs Bolivia:

Prancis XI (4-2-3-1): Alphonse Areola; Benjamin Pavard (Leo Dubois 46′), Raphael Varane, Samuel Umtiti (Kurt Zouma 89′), Lucas Digne (Ferland Mendy 79′); Paul Pogba, Tanguy Ndombele (Blaise Matuidi 66′); Florian Thauvin, Antoine Griezmann, Thomas Lemar (Kingsley Coman 66′); Kylian Mbappe (Wissam Ben Yedder 46′)

Pelatih: Didier Deschamps

Kartu Kuning: –

Bolivia XI (4-4-1-1): Carlos Lampe; Marvin Bejarano, Adrian Jusino (Jose Carrasco 89′), Luis Haquin, Diego Bejarano Ibanez (Saul Torres 85′); Erwin Saavedra (Roberto Fernandez 66′), Samuel Galindo (Fernando Saucedo 46′), Leonel Justiniano, Alejandro Chumacero (Diego Wayar 81′); Raul Castro (Leonardo Vaca 73′); Marcelo Moreno

Pelatih: Eduardo Villegas

Kartu kuning: Adrian Jusino 29′

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Luis Suarez Bisa Main Melawan Bolivia di Kualifikasi Piala Dunia Zona CONMEBOL

Football5star.com, Indonesia – Pelatih tim nasional Uruguay, Oscar Tabarez, memastikan bahwa penyerangnya, Luis Suarez bisa tampil kala menghadapi Bolivia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL. Pemain Barcelona tersebut sempat dikabarkan akan menjalani operasi pengangkatan kista di lututnya. Namun, Tabarez menegaskan, Suarez tidak perlu melakukannya dalam waktu dekat. Oleh karena itu, ia masuk dalam skuat yang dipersiapkan melawan Bolivia.

“Kalau itu (kista) cukup besar dan harus segera diangkat, seharusnya ia sudah berada di atas meja operasi saat ini. Sejauh ini Luis masih baik-baik saja dan siap main. Dia selalu punya cara untuk memberikan kejutan,” ungkap Tabarez.

“Sering sekali aku terpikir untuk menggantikannya dengan pemain lain. Namun, tiba-tiba ia mencetak gol vital untuk tim yang membuatku selaku mengurungkan niat menariknya keluar,” lanjutnya.

Tabarez menambahkan, ia kagum dengan profesionalisme yang diperlihatkan mantan pemain Ajax Amsterdam tersebut. Sebagai salah seorang pemain andalan, ia berkomitmen penuh terhadap negaranya tidak peduli masalah apa pun yang menerpa.

“Luis telah melewati berbagai macam cobaan dengan kami. Namun, ia berhasil melewati semua itu. Dia tidak akan menyerah hanya karena hal sepele seperti ini. Ia pernah mengalami hal yang lebih buruk dari sekarang. Dia memang keras kepala, tapi tidak terlalu jadi masalah untukku,” kata Tabarez.

Uruguay kini menempati peringkat kedua kualifikasi zona Amerika Selatan. Mereka butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan posisinya tidak tergeser oleh tim lain. Jika masuk ke dalam kategori delapan runner-up terbaik, La Celeste berhak melanjutkan pertandingan ke babak play-off. 

 

Bolivia Buat Brasil Kehabisan Napas

Football5star.com, Indonesia – Timnas Brasil bermain dalam kondisi yang tidak biasa ketika melakoni lanjutan Kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan. Melawan Bolivia, Neymar dkk dibuat kehabisan nafas akibat bertanding di ketinggian 3,640 mdpl. Pertandingan tersebut pada akhirnya berakhir imbang tanpa ada gol yang tercipta.

Usai laga, beberapa penggawa Selecao mengaku sangat kelelahan akibat kurangnya asupan oksigen di ketinggian tersebut. Bahkan, Neymar menyebut, kondisi tersebut sangat tidak layak untuk menggelar sebuah pertandingan sepak bola. Kekecewaan Neymar diungkapkan melalui Instagram miliknya. Pada unggahan tersebut, ia memasang foto para pemain di ruang ganti yang harus mengenakan masker oksigen.

“Bermain di kondisi yang kurang manusiawi. Mulai dari lapangan, ketinggian, hingga bola, semuanya buruk,” tulisnya.

Keluhan serupa juga diamini oleh penyerang Manchester City, Gabriel Jesus. Pemain berusia 20 tahun tersebut mengaku sangat kewalahan bermaindi Bolivia. Sepanjang hidupnya, ia belum pernah merasakan pengalaman seperti itu.

“Sangat menguras tenaga. Kami tidak bisa melakukan penguasaan bola akibat kondisi lapangan yang tidak bagus. Tapi, kami harus terima hal itu. Karena sudah menjadi tugas kami untuk bermain baik. Sekarang waktunya istirahat dan mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya,” kata Jesus.

“Ini adalah pertama kalinya aku bermain di ketinggian seperti ini. Seharusnya tidak ada masalah. Namun, ternyata kondisinya tidak mendukung. Kami mencoba bermain norma dengan mengatur tempo. Sayangnya, itu tidak berjalan dengan baik,” lanjutnya.

Brasil sejatinya sudah memastikan lolos ke Piala Dunia sejak beberapa bulan lalu. Lawatannya ke Bolivia hanyalah sebagai “formalitas” menghabiskan pertandingan di babak kualififkasi. Perolehan 38 poin mereka tidak mungkin terkejar dari kontestan lain. Philippe Coutinho dkk tinggal menyisakan satu pertandingan lagi melawan Cile pada Selasa, 10 Oktober 2017 mendatang.

https://www.instagram.com/p/BZ4uxMoDDqK/?taken-by=neymarjr

Brasil Hanya Bermain Imbang di Bolivia

Football5Star.com, Indonesia – Keangkeran Stadion Hernando Siles di La Paz, Bolivia, masih terjaga. Menjamu Brasil, Jumat (6/10/2017) dinihari WIB, tuan rumah berhasil menahan imbang Tim Samba dengan skor 0-0. Kendati menguasai jalannya laga, tim tamu gagal menembus pertahanan rapat tim asuhan Mauricio Soria.

Tidak ada yang dipertaruhkan di laga ini. Selecao sudah memastikan lolos ke Piala Dunia dari jauh-jauh hari. sedangkan Bolivia bertanding tanpa beban karena sudah pasti tidak lolos ke Rusia.

Suhu tinggi di La Paz membuat pertandingan berjalan lambat. Terlebih bagi Brasil yang tidak bisa mengembangkan permainan mereka. Peluang pertama pun baru tercipta di menit ke-25 saat Neymar melakukan terobosan ke kotak penalti. Namun, tendangannya masih bisa diselamatkan penjaga gawang, Carlos Lampe.

Tensi pertandingan meningkat di paruh kedua, tim tamu beberapa kali mengancam lewat aksi Philippe Coutinho dan Gabriel Jesus. Tapi lagi-lagi Lampe bermain gemilang di bawah mistar gawang.

Skor kacamata tidak berubah sampai wasit meniupkan pluit panjang. Di laga terakhir, Brasil akan meladeni tim kuat, Cile, sementara Bolivia akan bertandang ke Uruguay.

Susunan Pemain:

Bolivia (4-3-3): 1-Carlos Lampe; 8-Diego Ibanez, 3-Gabriel Valverde, 16-Ronald Raldes, 5-Luis Guiterrez; 4-Leonel Morales, Cristian Machado, Leonel Justiano (Raul Castro 46’); 7-Carlos Arce (Fernando Saucedo 79’), 9-Marcelo Moreno, 18-Juan Fierro (Gilbert Alvarez 58’)
Pelatih: Mauricio Soria

Brasil (4-3-3): 1-Alisson; 6-Alex Sandro, 3-Miranda, 14-Thiago Silva (Marquinhos30’), 2-Daniel Alves; 15-Paulinho (Fernandinho 82’), 5-Casemiro, 8-Renato Augusto, 11-Philippe Coutinho (Willian 66’), 9-Gabriel Jesus, 10-Neymar
Pelatih: Tite

Berita Bola: Nasihat untuk Neymar

Pelatih Brasil, Tite, meminta kepada Neymar untuk lebih dewasa dalam bermain. Pasalnya, meski kinerjanya cukup apik saat Brasil menang 5-0 atas Bolivia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL, Jumat (7/10) pagi WIB, Neymar mendapat kartu kuning.

Kartu kuning tersebut membuat Neymar harus absen dalam laga melawan Venezuela pada Rabu (12/10) mendatang. Neymar mendapat kartu kuning setelah bereaksi berlebihan usai dilanggar pemain Bolivia.

Dalam laga tersebut, Neymar menjadi pencetak gol pembuka bagi Brasil pada menit ke-11. Gol Brasil berikutnya dicetak oleh Coutinho, Filipe Luis, Gabriel Jesus, dan Roberto Firmino.

“Wasit saya kira kurang tegas karena membiarkan pelanggaran yang dilakukan pemain Bolivia terhadap Neymar. Beberapa kali dia dilanggar oleh lawan, dan wasit diam saja. Reaksi belebihan Neymar memang wajar. Tapi, di sepak bola, kedewasaan diperlukan,” ucap Tite seperti dilansir Soccerway.

Imbuhnya, “Neymar perlu lebih dewasa dalam menyikapi kejadian tersebut. Kerugian tak hanya bagi dirinya, melainkan juga tim”.

Tite meyakini para pemain Bolivia memang sengaja melakukan provokasi terhadap Neymar. Striker Barcelona tersebut telah terkena jebakan dari para pemain Bolivia dan emosinya terpancing.

“Anda bisa mengatakan bahwa pelanggaran adalah bagian dari permainan. Saya juga sependapat. Tapi, seharusnya wasit lebih tegas. Terlepas dari itu, hal tersebut tanggung jawab saya sebagai pelatih dalam mendidikan sikap pemain,” sebut Tite.

Tite berharap laga melawan Venezuela nanti timnya tetap solid meski tanpa Neymar.

Berita Bola: Bek Bolivia Mengaku Kesal dan Sengaja Membuat Neymar Berdarah

Tak sedikit pemain yang membenci gaya bermain bomber timnas Brasil, Neymar. Salah satunya bek Timnas Bolivia, Yasmani Duk. Bahkan, Duk mengaku sengaja menyikut Neymar hingga berdarah pada saat Brasil menang 5-0 atas Bolivia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Conmebol.

Saat itu, Neymar harus keluar lapangan akibat kepalanya disikut oleh bek yang bermain untuk New York Cosmos itu. Neymar memang sempat mengelabui Duk dengan cara melewati bola di kedua kakinya. Hal ini sepertinya membuat Duk kesal hingga bermain kasar kepada bintang Barcelona itu.

Menariknya, Duk sama sekali tak berniat meminta maaf. Dia malah mengungkapkan bahwa Neymar harus sedikit menjaga sikapnya di lapangan.

“Neymar terlalu sombong dan angkuh. Dia terlihat seperti itu sepanjang laga. Saya hanya ingin menghentikan dia seperti sepak bola pada umumnya,” jelas Duk kepada AS.

“Semua orang tahu sepak bola adalah olahraga keras. Saya sempat mengalami patah hidung dan tak satu pun yang peduli,” tambah dia.

Tak berhenti di sana, bek satu ini juga memberikan masukan kepada Neymar cara yang benar untuk menjadi seorang pemain terbaik.

“Untuk jadi pemain terbaik dunia, dia harus menghilangkan sikap sombong seperti itu dan mulai memperlihatkan respek kepada lawan,” ungkap dia.

Neymar sendiri baru saja mengungkapkan di akun Instagramnya bahwa tak ada masalah pada luka di kepalanya. “Sangat senang dengan kemenangan itu. Kami berkembang setiap hari. Soal cedera, ini hanya luka kecil,” tulis Neymar.

Berita Terkini: Argentina Juara Grup D Copa America Usai Hajar Bolivia 3-0

Argentina memetik kemenangan besar di laga terakhir Grup D Copa America Centenario. Kemenangan 3-0 atas Bolivia itu memastikan Tim Tango menjadi juara Grup D usai memetik tiga kemenangan.

Saat melakoni pertandingan di Century Link Field, Rabu (15/6/2016) siang WIB, Argentina mampu unggul di menit 13. Gol itu dilesakkan oleh Erik Lamela lewat satu tendangan bebas.

Tim besutan Gerardo Martino itu mencetak gol lagi di menit ke-15. Gol itu merupakan hasil bola rebound sundulan Gonzalo Higuain. Bola muntah bisa disambar oleh Ezequiel Lavezzi hingga berbuah gol kedua Argentina.

Di menit ke-32, membawa Argentina kian jauh. Dia meneruskan umpan silang Lavezzi di muka kotak penalti, untuk memasukkan bola ke gawang Bolivia.

Di sisa babak pertama tak ada gol tambahan, Argentina unggul tiga gol saat turun minum.

Di babak kedua, Argentina masih berusaha menambah gol. Peluang itu hadir di menit 55 oleh Lucas Biglia. Sepakannya sudah tepat sasaran, tapi masih belum berbuah gol.

Messi gagal memanfaatkan tendangan bebas di menit ke-61, tapi bolanya belum menemui sasaran. Sama halnya dengan eksekusi sepakan bebasnya di menit ke-82, bola masih melenceng.

Sergio Aguero juga tak mau ketinggalan untuk melepaskan percobaan. Sialnya juga belum membuahkan hasil. Dengan hasil ini, Argentina ada di posisi pertama Grup D, dengan raihan sembilan poin. Bolivia ada di posisi paling buncit karena tak berhasil meraup poin.

Susunan Pemain:

Argentina: Romero, Roncaglia, Mori, Cuesta, Otamendi (Maidana 75), Kranevitter, Lamela, Banega (Biglia 46), Lavezzi, Higuain (Messi 46), Aguero

Bolivia: Lampe, Saavedra, Gutierrez, Cabrera, Zenteno, Arce (Machado 46), Smedberg (Algaranaz 85), Campos, Azogue, Duk (Ibanez 24), Melean

Berita Bola: Dipenuhi Insiden, Cile Menang Dramatis Atas Bolivia

Cile berhasil memperpanjang napasnya di Copa America Centenario setelah menang 2-1 atas Bolivia pada hari Sabtu (11/6).

Bermain di Stadion Gillette, Cile wajib meraih tiga angka setelah dalam laga pembuka kalah oleh Argentina. Mereka pun langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit-menit awal.

Untuk menghadapi permainan ofensif Cile, Bolivia menumpuk banyak pemain di kotak pertahanan. Alhasil, Alexis Sanchez dkk. kesulitan untuk menciptakan peluang bersih dan menciptakan gol pembuka.

Baru di babak kedua Cile bisa memecah kebuntuan. Pada menit ke-46, Arturo Vidal sukses memanfaatkan kemelut di muka gawang kiper Carlos Lampe untuk membawa timnya unggul 1-0.

Gol dari Vidal membuat Cile semakin semangat untuk menggempur pertahanan Bolivia. Sayang, mereka gagal mengantisipasi serangan balik skuat asuhan pelatih Julio Cesar Baldivieso dengan baik dan memberikan tendangan bebas di zona yang berbahaya pada menit ke-60. Jhasmani Campos dengan brillian menyarangkan bola ke gawang kiper Claudio Bravo.

Drama mulai terjadi ketika di menit ke-87. Akibat cedera yang dialami oleh Marvin Bejarano, wasit memberikan tambahan waktu selama delapan menit. Lalu, tepat di pengujung masa injury time, wasit menunjuk titik putih karena Luis Gutierrez dianggap melakukan handsball di dalam kotak penalti.

Protes keras yang dilakukan oleh para pemain dan ofisial Bolivia tidak berhasil membatalkan keputusan wasit. Vidal sebagai eksekutor pun tidak menyia-nyiakan peluang untuk mengemas tiga poin bagi La Roja.

SUSUNAN PEMAIN

Cile (4-3-3): Bravo; Jara, Medel, Beausejour, Isla (Fuenzalida 76′); Hernandez, Aranguiz, Vidal; Pinilla (Vargas 58′), Orellana (Puch 68′), Sanchez.

Bolivia (5-4-1): Lampe; Zenteno, Gutierrez, Eguino, Bejarano, Saavedra; Castro (Campos 58′), Melean, Smedberg-Dalence, Arce (Ramallo 54′); Duk (Veizaga 82′)

Berita Bola: Meski Kontroversial, Cile Merasa Pantas Menang Atas Bolivia

Cile berhasil menjaga peluangnya mempertahankan trofi Copa America yang diraihnya tahun lalu. Kesuksesan itu muncul sesudah menundukkan Bolivia dalam lanjutan laga Grup D Copa America Centenario pada Sabtu (11/6). Meski kontroversial, pelatih Cile, Juan Antonio Pizzi, menilai tim asuhannya memang pantas meraih tiga poin.

Cile menundukkan Bolivia dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan diborong oleh gelandang Arturo Vidal. Gol pertama dicetak Vidal pada menit ke-46. Gol keduanya hadir pada menit ke-90 lewat sebuah tendangan penalti yang dianggap kontroversial oleh lawannya.

Pemicu kontroversi adalah alasan putusan wasit Jair Marrufo yang menghadiahi Cile tendangan penalti. Marrufo menunjuk titik putih sesudah lengan atas pemain Bolivia, Luis Gutierrez, terkena bola. Skuat Bolivia berang karena tangan Gutierrez sejatinya ditaruh di belakang badan. Selain itu, wajahnya pun tidak menghadap bola.

Bolivia merasa hal itu sebagai tindakan handsball pasif yang tidak termasuk sebuah pelanggaran. Namun, wasit Marrufo berpikir lain.

Meski diwarnai insiden kontroversial, Cile merasa tetap pantas menang atas Bolivia. “Saya menekankan validitas kemenangan ini,” ujar Pizzi. “Ini jelas keunggulan yang pantas diraih. Kami memiliki banyak peluang, mengontrol permainan, dan semua yang dibutuhkan untuk menang. “

Pernyataan Pizzi memang tepat. Menurut ESPN FC, Cile menguasai bola hingga 79 persen. Selain itu, mereka juga melakukan upaya mencetak gol sebanyak 19 kali. Sebaliknya, Bolivia hanya tiga kali mengancam gawang Cile.

“Kami perlu meningkatkan beberapa hal, tapi kami harus terus yakin bahwa kami sanggup menunjukkan peningkatan dan kami bisa menerapkan permainan kami,” ujar Pizzi.

Berita Terkini: Panama Tekuk Bolivia 2-1

Tim nasional Panama berhasil memetik hasil positif di pertandingan pertama ajang Copa America Centenario. Mereka memetik kemenangan 2-1 atas Bolivia.

Dalam pertandingan di Camping World Stadium, Orlando, Florida, AS, Selasa (7/6) pagi WIB, Panama unggul saat menit 11. Gol itu diciptakan oleh Blas Perez.

Perez menyambut umpan silang Alberto Quintero dari sayap kiri, dengan tendangan first time kaki kanan. Bola kemudian masuk ke gawang yang dijaga oleh Carlos Lampe. Di sisa babak pertama tak ada gol tambahan, kedudukan 1-0 bertahan sampai turun minum.

Bolivia membalas satu gol saat pertandingan memasuki menit 54. Gol itu dilesakkan oleh Juan Arce dengan sepakan keras dari dalam kotak penalti.

Tiga menit menjelang bubaran, Panama mencetak gol kemenangan. Gol itu dilesakkan oleh Perez. Dia meneruskan umpan Abdiel Arroyo yang menyisir sisi kanan pertahanan Bolivia sebelum mengirim umpan mendatar ke tengah kotak penalti yang sukses dikonversi menjadi gol oleh Perez.

Dengan kemenangan ini, Panama untuk sementara menempati posisi pertama Grup D dengan raihan tiga angka. Bolivia menempati posisi paling bawah.

Pertandingan Grup D lain antara Argentina melawan Cile Baru akan kick-off pukul 9.00 WIB.

Susunan Pemain:

Panama: Penedo, Cummings (Henriques 63), Miller, Machado, Baloy, Gomez, Cooper (Arroyo 74), Quintero, Godoy, Perez, Torres (Tejada 56)

Bolivia: Lampe, Cabrera, Eguino (Melean 46), Zenteno, Ibanez, Arce, Semdberg, Azogue, Bejarano, Saucedo (Campos 46), Duk (Ramallo 87)