Pep Guardiola: Saya Belajar Banyak dari Brendan Rodgers

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengagumi kinerja Brendan Rodgers selama menjadi pelatih. Guardiola mengakui bahwa dia belajar banyak dari pelatih asal Skotlandia itu.

Manchester City akan berhadapan dengan Leicester di pekan ke-4 Premier League, (11/9/21). The Foxes asuhan Rodgers berhasil mengalahkan City dua kali dari tiga laga pertemuan terakhir. Guardiola mengakui bahwa dia mengagumi Rodgers.

Pep Guardiola Saya Belajar Banyak dari Brendan Rodgers (Lates Page News)
Latest Page News

“Selama beberapa tahun terakhir, Leicester adalah salah satu pesaing teratas tim papan atas. Saya fans berat pelatih mereka, Saya belajar banyak dari melihat timnya,” ucap Guardiola seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

Dia melanjutkan, “Mereka memiliki direktur olahraga top, mereka melakukan transfer dengan sangat baik untuk apa yang mereka butuhkan dan bertandang ke Leicester selalu merupakan pertandingan yang sulit. Tapi kami siap untuk tantangan itu.”

Pep Guardiola: Jack Grealish Masih Bisa Lebih Baik

Pep Guardiola Puas dengan Debut Jack Grealish
@goal

Grealish sudah bermain 4 kali bersama City. Guardiola memberi impresi awal soal penampilan pemain timnas Inggris itu bersama The Cityzens.

“Ini adalah waktu yang singkat kami bersama, saya masih merasa dia akan menjadi lebih baik. Sejauh ini bersama kami sangat bagus. Yang saya khawatirkan adalah bagaimana dia berkembang untuk dirinya sendiri,” katanya.

Dia melanjutkan, “Saya tidak tahu apakah itu keterampilannya dengan bola (yang menarik pelanggaran). Ketika dia bermain, dia melakukan tindakan untuk dirinya sendiri dan tim. Lawan bisa menghentikannya dan itu bisa menjadi pelanggaran.”

Prediksi: Norwich City vs Leicester City

prediksi Norwich City vs Leicester City
Prediksi: Norwich City vs Leicester City 12
Banner Gamespool Baru Football5Star

PREDIKSI HASIL
Whoscored
Norwich 1-2 Leicester
Predictz
Norwich 2-2 Leicester
Forebet
Norwich 1-2 Leicester
FOOTBALL5STAR
Norwich 0-1 Leicester
Carrow Road, Sabtu (28/8/2021) 21:00 WIB (Mola TV)

Football5Star.com, Indonesia Ketat, begitu prediksi partai Norwich City vs Leicester City pada pekan ketiga Premier League 2021-22 di Carrow Road, Sabtu (28/8/2021). Meski di atas kertas Leicester diunggulkan, nyatanya Norwich beberapa kali sempat jadi batu sandungan serius.

Baru promosi, Norwich City memang langsung dihantam cobaan bertemu dua tim raksasa sekaligus pada dua pekan awal, yakni Liverpool dan Manchester City. Bahkan, dua laga itu mereka kejebolan delapan gol sekaligus. Namun, perlahan tapi pasti anak asuh Daniel Farke itu mulai bangkit.

Fakta baru menang enam gol tanpa balas atas Leicester City pada ajang Piala Liga jadi buktinya. Hal ini pastinya jadi lampu kuning bagi Leicester City yang pekan lalu pun harus menelan malu takluk 1-4 di markas West Ham United.

Leicester di atas kertas memang diunggulkan karena unggul secara rekor pertemuan. Namun, Norwich City menyimpan bahaya yang bisa bikin anak asuh Brendan Rodgers itu tercelat lagi.

REKOR PERTEMUAN
prediksi Norwich City vs Leicester City
Prediksi: Norwich City vs Leicester City 13
TREN PERFORMA
prediksi Norwich City vs Leicester City
Prediksi: Norwich City vs Leicester City 14
Banner Gamespool Baru Football5Star

STATISTIK MENARIK
  • Kedua tim terakhir kali ketemu di Premier League pada 29 Februari 2020. Saat itu gol tunggal Jamal Lewis memenangkan Norwich di Carrow Road.
  • Prediksi Norwich City vs Leicester City memihak kepada tim tamu. Hal itu karena Norwich punya rekor buruk tak selalu kalah dalam 12 laga Premier League terakhir.
  • Norwich gagal mencetak gol enam laga kandang terakhir di Premier League.
  • Leicester City baru sekali gagal menjebol gawang Norwich sejak 8 pertemuan terakhir.
  • Pertemuan kedua tim acap sengit karena selisih gol yang tercipta tak pernah lebih dari satu dalam enam pertemuan beruntun.
 PELATIH
  • Daniel Farke baru dua kali bertemu Leicester dan tak pernah kalah. Dia bawa Norwich meraih sekali menang dan satu imbang.
  • Farke tak pernah kalah lawan Brendan Rodgers dalam dua kali bersua, yakni sekali menang dan sekali imbang.
  • Brendan Rodgers sudah 13 kali ketemu Norwich sejak 2008 bersama empat tim berbeda.
  • Rekor Rodgers lawan Norwich: 6 menang, 2imbang, 5 kalah.

Wasit
  • Partai Norwich City vs Leicester City rencananya akan diwasiti oleh Robert Jones.
  • Jones sudah enam kali mewasiti Norwich sebelumnya dengan mengeluarkan 7 kartu kuning.
  • Rekor Norwich saat diwasiti Jones: 2 menang, 3 imbang, 1 kalah.
  • Leicester City sudah tiga kali diwasiti Jones dan menerima tiga kartu kuning.
  • Prediksi Norwich City vs Leicester City sepertinya memihak tim tamu dari faktor wasit Robert Jones. Hal itu karena Leicester tak pernah kalah saat diwasiti Jones dengan dua menang dan satu imbang.
PEMAIN KUNCI

Norwich

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating: Pierre Lees-Melou (6,6)

Leicester

Top Scorer: Jamie Vardy, Youri Tielemans (1)
Top Assist: Ricardo pereira (1)
Top Rating: Youri Tielemans (7)

*Statistik berdasar Premier League 2021-22 via Whoscored.

BERITA KEDUA TIM
  • Norwich City: Sam Byram (cedera), Przemyslaw Placheta, Andre Omobamidele (diragukan)
  • Leicester City: Wesley Fofana, James Justin, Nampalys Mendy, Jonny Evans Jannik Vestergaard (cedera), Ayoze Pérez (akumulasi)
PRAKIRAAN FORMASI
prediksi Norwich City vs Leicester City
Prediksi: Norwich City vs Leicester City 15

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Brendan Rodgers Bangga Meski Leicester Cuma Menang Tipis

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Brendan Rodgers, pelatih Leicester City mengaku bangga anak asuhnya mampu meraih kemenangan di pekan pertama Liga Inggris 2021-22. Leicester City meraih kemenangan 1-0 atas Wolverhampton Wanders di King Power Stadium, Minggu (15/8/2021).

“Kami hanya ingin melakukan yang terbaik. Jika Anda melihat beberapa klub lain dan beberapa dari mereka beli pemain di bursa transfer, kami tidak berada di dekat level itu,” ucap Brendan Rodgers seperti dikutip Football5star.com dari BBC.

Brendan Rodgers Bangga Meski Leicester Cuma Menang Tipis
eurosport.com

“Saya hanya berharap kami bisa terus berkembang. Jika kami bisa maju lagi tahun ini, saya akan sangat senang dan kita lihat saja ke mana itu akan membawa kami,” tambah Brendan Rodgers.

“Kami menjalani pramusim yang sangat bagus dan hari ini kami ingin memberikannya. Kami bermain sangat baik di babak pertama, beberapa permainan yang kami mainkan sangat luar biasa dan kami tidak memiliki terlalu banyak masalah,”

Brendan Rodgers Bangga Meski Leicester Cuma Menang Tipis
Eurosport.com

“Babak kedua kami bertahan lebih banyak dan kami bisa membuat permainan lebih nyaman, tetapi menjaga clean sheet dan bermain ke level itu benar-benar menyenangkan,” papar mantan pelatih Liverpool tersebut.

Gol kemenangan Leicester pada laga melawan Wolverhampton dicetak oleh striker mereka, Jamie Vardy pada menit ke-41.

Brendan Rodgers Targetkan Leicester Tembus Empat Besar

Leicester City pada musim lalu gagal meraih posisi empat besar. The Foxes di akhir musim hanya mampu menempati posisi kelima dengan raihan 66 poin, selisih satu poin dari Chelsea yang berada di tempat keempat.

Musim ini, Brendan Rodgers hal tersebut tak diulangi oleh anak asuhnya. Ia menargetkan The Foxes bisa menembus empat besar di Liga Inggris 2021-22.

Brendan Rodgers Bangga Meski Leicester Cuma Menang Tipis
Eurosport.com

Rodgers pun mengapresasi dukungan yang diberikan fan Leicester di laga melawan Wolverhampton. Menurutnya dukungan tersebut sangat penting untuk Jamie Vardy dkk.

“Para fans memberikan energi ekstra buat kami,” lanjut Rodgers.

“Anda bisa melihat koneksi para pemain dengan dukungan semacam tadi. Mereka telah membantu kami untuk tampil jauh lebih baik.” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers: Wesley Fofana akan Absen Sampai 2022

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, memberi kabar buruk soal cedera yang diderita bek andalannya, Wesley Fofana. Rodgers mengatakan cedera yang diderita Fofana ternyata cukup parah.

Seperti yang diketahui, Fofana menderita cedera di laga uji coba melawan Villarreal, Kamis (5/8/21). Fofana menderia cedera di kaki kirinya setelah mendapat terjangan dari Fer Nino pada babak kedua. Dia sudah mengungkapkan bahwa dia menderita cedera retak fibula.

Fofana akan menjalani operasi pada Senin (9/8/21) dan belum diketahui berapa lama dia akan meneps. Brendan Rodgers akhirnya mengkonfirmasi pasca laga Community Shield bahwa Fofana akan menepi sampai tahun depan.

Wesley Fofana - Leicester City - Fer Nino - The Guardian
The Guardian

“Fofana menjalani operasi pada hari Senin dan dia tidak akan bermain sampai 2022. Pada titik apa itu, kita harus menilai itu dalam enam bulan ke depan atau lebih,” ucap Fofana seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports.

Dia melanjutkan, “Di dalam dan di sekitar ligamen medialnya, ada lebih banyak kerusakan di sana daripada yang kami harapkan. Pemindaian menunjukkan bahwa itu ada kerusakan yang cukup besar di sana.”

Rodgers kecewa akan kehilangan Fofana cukup lama. Mantan pelaih Liverpool itu mengakui dia akan mencari pemain pengganti pada bursa transfer ini.

“Kami jelas kurang di area itu. Filip Benkovic telah melakukannya dengan sangat baik selama pra-musim, Daniel Amartey juga bisa bermain di sana dan telah melakukannya dengan baik, tetapi saya tidak berpikir ada keraguan bahwa kami kurang di area itu, dan itu adalah sesuatu yang harus kami lihat,” kata Rodgers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Leicester City Ogah Lepas James Maddison

gamespool
Leicester City Ogah Lepas James Maddison 28

Football5star.com, Indonesia – Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, mulai gusar mengenai berbagai rumor masa depan James Maddison. Rodgers mengatakan bahwa Maddison akan tetap membela panji The Foxes pada musim 2021-22.

Dalam beberapa bulan terakhir, Maddison memang santer diberitakan bakal hengkang dari Leicester. Dua klub yang disebut-sebut tertarik mendatangkan Maddison tahun ini adalah Arsenal dan Manchester United.

“Saya belum mendengar keinginan James Maddison untuk pindah klub dalam waktu dekat. Dia terlihat senang di sesi latihan dan terus bekerja keras agar bisa mengawali musim 2021-22 dengan maksimal,” tutur Brendan Rodgers dikutip Football5star dari laman Football365.

“Musim lalu, Maddison gagal menunjukkan performa terbaiknya karena mengalami berbagai cedera. Saya berharap musim depan dia bisa terbebas dari cedera dan menunjukkan kapasitasnya,” sambung Rodgers.

James Maddison - Leicester City - London Evening Standard
London Evening Standard
LEICESTER CITY SEDANG MENCARI BEK BARU

Satu hal yang bakal dilakukan Leicester dalam waktu dekat adalah mendatangkan bek anyar. Mereka butuh tambahan amunisi di lini belakang karena Wesley Fofana dipastikan absen beberapa bulan karena mengalami cedera serius.

Bukan cuma Fofana, The Foxes juga tidak bisa mengawali musim 2021-22 dengan Jonny Evans. Pemain kawakan asal Irlandia Utara itu belum berada dalam kondisi fit karena mengalami masalah kaki.

Rodgers memastikan Leicester bakal terjun ke bursa transfer untuk mencari bek tengah anyar. Akan tetapi, ia enggan menyebutkan nama-nama yang masuk radar The Foxes.

Timothy Castagne - Leicester - Brendan Rodgers - @lcfc
twitter.com/lcfc

“Kami saat ini sedang kekurangan stok bek tengah. Filip Benkovic menunjukkan performa gemilang selama pramusim dan Daniel Amartey bisa dimainkan sebagai bek tengah,” ujar Rodgers dikutip Football5star dari Daily Mail.

“Tapi, kami kemungkinan besar akan terjun ke bursa transfer untuk mendatangkan bek baru. Kami sudah memiliki beberapa nama yang diincar. Kita lihat saja apa yang akan terjadi selama beberapa hari ke depan,” imbuh pria berumur 48 tahun itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Jelang Community Shield, Leicester City Kehilangan Wesley Fofana

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Leicester City dipastikan tampil pincang pada laga Community Shield, Sabtu (7/8/2021). Manajer Brendan Rodgers tak akan dapat menurunkan bek andalannya, Wesley Fofana. Pemain asal Prancis tersebut mengalami patah kaki pada uji tanding lawan Villarreal, Kamis (5/8/2021) dini hari WIB.

Fofana harus meninggalkan lapangan saat pertandingan berjalan 60 menit. Tekel brutal Fernando Nino membuat dia terkapar. Setelah ditangani tim medis Leicester, dia lantas dilarikan ke rumah sakit. Vonis awal sangat menyesakkan. Pemain berumur 20 tahun itu mengalami patah fibula dan harus absen untuk beberapa lama.

Pertandingan di Stadion King Power itu berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk Leicester. Salah satu gol Villarreal dicetak oleh Nino hanya sekitar 15 menit setelah mencederai Fofana. Tak ayal, dia pun mendapatkan umpatan dan sorakan tak mengenakkan dari para pendukung The Foxes yang kesal.

Fofana langsung memberikan kabar. “Halo, semuanya, terima kasih atas semua pesan kalian. Ini hari buruk, tapi aku berada di klub luar biasa dengan tim medis hebat. Aku akan memberi kalian kabar segera setelah diagnosis akhir keluar. Namun, kami sudah tahu fibulaku patah,” ujar dia seperti dikutip Football5Star.com dari akun Instagram-nya.

Wesley Fofana Sangat Diandalkan Rodgers

Meskipun mengalami hal mengerikan, Wesley Fofana menunjukkan ketabahan dan ketegaran luar biasa. Dalam unggahannya di Instagram, dia tampak tersenyum dengan masih memakai jersi Leicester City. “Aku akan kembali dan lebih kuat. Jangan khawatir,” kata dia.

Ketegaran hati dan jiwa Fofana cukup menenangkan bagi para pendukung Leicester. Namun, bagi Rodgers, kecemasan tak bisa dibuang jauh-jauh. Dia harus berpikir lebih keras untuk meracik kembali lini pertahanan The Foxes, terutama untuk laga Community Shield melawan Manchester City.

Musim lalu, Fofana adalah salah satu bek yang paling sering diturunkan oleh Rodgers. Bersama Jonny Evans, dia turun dalam 38 laga di semua ajang. Bedanya, dia sempat 3 kali tampil sebagai pengganti dan 7 kali ditarik keluar sebelum laga usai. Total, dia turun dalam 3.084 menit atau rata-rata 81 menit per laga.

Tanpa Fofana, Rodgers kemungkinan besar akan menduetkan Evans dengan bek timnas Turki, Caglar Soyuncu. Musim lalu, Soyuncu turun 32 kali dengan 26 kali di antaranya tampil penuh selama 90 menit. Masalahnya kemudian, Evans dikabarkan belum dalam kondisi prima pada saat ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers: Akan Sangat Mengecewakan Jika Gagal Finis di Empat Besar

gamespool
Brendan Rodgers: Akan Sangat Mengecewakan Jika Gagal Finis di Empat Besar 34

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, mengatakan bahwa dirinya tak mau menyerah untuk kejar posisi empat besar setelah dikalahkan Chelsea. Namun dia mengakui itu akan menyakitkan jika Leicester gagal mendapatkannya.

Leicester kalah 2-1 dari Chelsea, (19/5/21). Kekalahan itu membuat posisi The Foxes di empat besar terancam. Jika Liverpool bisa mengalahkan Burnley, (20/5/21). Leicester akan turun ke posisi kelima karena kalah selisih gol. Tapi Rodgers tak mau putus asa.

“Liverpool memiliki beberapa pertandingan. Chelsea memiliki pertandingan tandang yang sulit di Aston Villa. Saya selalu mengatakan kami hanya perlu berkonsentrasi pada diri kami sendiri. Kami masih berada di empat besar dan kami memiliki satu pertandingan lagi untuk pergi,” ucap Rodgers seperti dilansir Football5Star.com dari Reuters.

Brendan Rodgers - Chelsea - Leicester - The Transfer Tavern
The Transfer Tavern

Brendan Rodgers melanjutkan, “Jika kami memenangkannya dan itu masih belum cukup bagi kami, kami harus menerimanya. Ini masih musim yang hebat. Akan sangat mengecewakan (kehilangan empat besar).”

“Tapi cerita kami dan cerita Anda berbeda. Jika kami gagal setelah 38 pertandingan sebagai tim dengan anggaran terbesar kedelapan, itu menunjukkan kami berjuang sangat keras.”

Jika berasumsi Liverpool akan menang melawan Burnley, Kamis (20/5) dinihari WIB, Chelsea akan berada pada posisi ketiga dengan 67 poin, Liverpool dan Leicester memiliki poin yang sama, 66 poin. Tapi The Reds kini unggul satu selisih gol dan tentu saja akan bertambah tergantung berapa gol yang akan mereka cetak lawan Burnley.

Pada pekan terakhir, Chelsea akan berhadapan dengan Aston Villa, Liverpool melawan Crystal Palace, dan Leicester akan melawan Tottenham.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers: Leicester Ingin Perparah Derita Chelsea

gamespool
Brendan Rodgers: Leicester Ingin Perparah Derita Chelsea 38

Football5star.com, Indonesia – Brendan Rodgers merasa sangat optimistis dengan peluang Leicester City mengalahkan Chelsea pada partai pekan ke-37 Liga Inggris, Rabu (19/5) dinihari WIB. Namun, Rodgers tak ingin anak asuhnya meremehkan kekuatan The Blues.

Akhir pekan lalu, Leicester berhasil mengalahkan Chelsea pada partai final Piala FA. Laga tersebut berakhir dengan skor 1-0 berkat gol semata wayang Youri Tielemans di babak kedua.

“Chelsea adalah tim yang sangat hebat. Mereka berada di final Liga Champions karena alasan tersebut,” ujar Brendan Rodgers pada sesi jumpa pers, Senin (17/5) petang WIB.

Leicester - Brendan Rodgers - Chelsea - Football London
Football London

“Keberhasilan mengalahkan Chelsea di final Piala FA merupakan hasil yang sangat membanggakan buat kami. Kami akan menghadapi laga nanti dengan pendekatan yang sama dan bekerja ekstra keras,” sambung Rodgers.

Lebih lanjut, Rodgers memastikan Jonny Evans tak akan memperkuat Leicester di laga nanti. Rodgers mengatakan Evans mengalami cedera pergelangan kaki dan kemungkinan baru akan kembali bermain pada partai melawan Tottenham, Minggu (23/5).

“Jonny Evans tak akan bermain melawan Chelsea. Dia tak cukup fit untuk bermain. Kami akan terus memantau kondisinya untuk pertandingan akhir pekan nanti,” tutur Rodgers.

Meski kehilangan Evans, Leicester tetap dipastikan bakal tampil habis-habisan di laga nanti. Pasalnya, mereka membutuhkan tambahan tiga poin demi menjaga asa finis di tiga besar dan meraih tiket Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Final Piala FA: Rodgers Tak Tahu Ini Gelar Perdana Leicester City

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Brendan Rodgers akhirnya merengkuh trofi pertama bersama Leicester City. kemenangan 1-0 atas Chelsea di Wembley, Sabtu (15/5/2021) membuat mereka mengangkat gelar Piala FA.

Gol semata wayang di Wembley tercipta pada pertengahan babak kedua. adalah Youri Tielemans yang mencatatkan namanya di papan skor.

Ada yang menarik dari kesuksesan Leicester City menang Piala FA. Brendan Rodgers tidak tahu jika ini gelar perdana klubnya di kompetisi tertua dunia.

chelsea vs leicester SquawkaNews
@SquawkaNews

“Sungguh perasaan luar biasa. Saya tidak tahu sebelum saya datang ke sini bahwa klub tidak pernah memenangkan Piala FA. Tim telah kalah di empat final sebelumnya sehingga bisa memberikan itu untuk pemilik dan fan sangatlah spesial,” ujar Rodgers kepada BBC, Sabtu (15/5/2021).

“Sangat istimewa rasanya, pernah berada di enam final sebelumnya dan memenangkannya, hari ini adalah yang ketujuh dan ini adalah Piala FA yang sangat istimewa. Ini sangat berarti bagi kami dan juga semua orang yang mencintai klub ini,” ia menambahkan.

Dalam sejarahnya, The Foxes sudah meraih lima gelar. Yakni satu Premier League, tiga Carabo Cup, dan satu Community Shield.

Tak ada satu pun trofi Piala FA di lemari mereka sebelum final di Wembley kali ini. Padahal Leicester City sudah empat kali menembus final. Yakni pada 1949, 1961, 1963, dan 1969. Namun, butuh waktu lebih dari empat dekade sejak final terakhir untuk juara pertama kalinya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Rodgers: Final Saja Tidak Cukup, Leicester Harus Juara Piala FA

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Leicester City akan melakoni final Piala FA ketiganya dalam sejarah. Di stadion Wembley, Sabtu (15/5/2021) mereka sudah ditunggu Chelsea.

Brendan Rodgers menuai sukses musim ini. Dia membawa Leicester City ke final Piala FA pertama sejak 50 tahun terakhir. Dalam dua final sebelumnya pada 1968-1969 dan 1962-1963 The Foxes selalu gagal.

Mereka takluk di tangan Manchester City dan Manchester United. Tapi tahun ini Brendan Rodgers tak mau hasil serupa terjadi. Ia menargetkan juara karena tim sudah melaju jauh.

Leicester - Chelsea -piala fa - Eurosport
Eurosport

“Kami tahu harus bermain sangat baik melawan tim yang luar biasa dan ambisi kami adalah menang. Kami telah melangkah sejauh ini di semua kompetisi. Sekarang kami di final dan bagi kami tidak cukup hanya sampai di sini,” kata Rodgers di laman resmi klub, Sabtu (15/5/2021).

“Saya tahu semua orang berpikir bagus bisa mencapai final, tapi ambisi kami adalah menjuarai Piala FA. Kami harus melakukan semua yang kami bisa. Kami akan melakukan segalanya dan jika keuntungan berjalan sesuai keinginan kami, itu akan menguntungkan,” sambung Rodgers.

Sekali pun Leicester gagal mengalahkan Chelsea, nakhoda asal Irlandia Utara tidak akan terlalu kecewa. Mengingat apa yang dilakukan Jamie Vardy dkk sudah di luar ekspektasi.

“Jika kami gagal tidak masalah. Kami telah memberikan semua yang kami miliki dan hanya itu bisa bisa kami lakukan,” tutup Brendan Rodgers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers Tak Tertarik Tangani Tottenham Hotspur

gamespool
Brendan Rodgers Tak Tertarik Tangani Tottenham Hotspur 48

Football5star.com, Indonesia – Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, dilaporkan sama sekali tak tertarik menangani Tottenham Hotspur pada musim 2021-22 mendatang. Menurut laporan Sky Sport, Rodgers merasa sangat optimistis dengan masa depan The Foxes.

Brendan Rodgers memang berhasil menunjukkan performa gemilang bersama Leicester dalam dua musim terakhir. Di bawah komando Rodgers, The Foxes menjadi salah satu tim yang disegani di Inggris.

Saat ini, Leicester menjadi salah satu tim yang mengikuti perburuan tiket Liga Champions. Jamie Vardy cs duduk di peringkat ketiga klasemen Liga Inggris dengan perolehan 62 poin. Unggul sembilan angka dari Tottenham yang terdampar di peringkat ketujuh.

Brendan Rodgers - Leicester - Tottenham - Optus Sport
Optus Sport

Catatan gemilang tersebut membuat Rodgers menjadi salah satu pelatih yang masuk radar Tottenham. Selain Rodgers, The Lilywhites juga dilaporkan tertarik meminang Maurizio Sarri dan Massimiliano Allegri.

Tottenham sedang melakukan perburuan pelatih karena baru saja memberhentikan Jose Mourinho. Sebagai pengganti sementara, The Lilywhites akan ditangani Ryan Mason hingga akhir musim 2020-21.

Bersama Mason, Totenham mulai bisa menunjukkan peningkatan performa. Akan tetapi, akhir pekan lalu, mereka harus menelan pil pahit karena menelan kekalahan dari Manchester City pada partai final Carabao Cup.

Pada Minggu (3/5) mendatang, Mason akan berusaha membangkitkan The Lilywhites. Rencananya, Harry Kane cs akan menghadapi tim juru kunci, Sheffield United di Stadion Tottenham Hotspur.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers Puji Wesley Fofana yang Tetap Tampil Baik Walaupun Berpuasa

gamespool
Brendan Rodgers Puji Wesley Fofana yang Tetap Tampil Baik Walaupun Berpuasa 52

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers memuji pemain mudanya, Wesley Fofana yang mampu tampil apik walaupun sedang menjalankan ibadah puasa. Namun, Rodgers mengatakan bahwa dia harus “melindungi” Fofana seperti di laga terakhir melawan West Brom.

Fofana tetap memutuskan untuk menjalankan puasa walaupun harus bermain. Tapi penampilannya luar biasa. Di laga semifinal Piala FA, melawan Southampton akhir pekan lalu, Fofana tampil apik dengan menjaga timnya tak kebobolan dan menang 1-0. Padahal di laga itu, Fofana baru berbuka puasa pada menit ke-75.

“Dia baik-baik saja. Dia pemain muda di tengah Ramadhan, jadi dia tidak makan di siang hari. Ini luar biasa. Jika Anda memikirkan penampilannya pada akhir pekan di semifinal Piala FA, di mana dia belum makan sepanjang hari dan kemudian dia baru merasakan makanan pertama dengan 15 menit tersisa,” ucap Rodgers seperti dilansir Football5Star.com dari Sport Bible.

Brendan Rodgers Puji Wesley Fofana yang Tampil Baik Walaupun Berpuasa
Football Ace

Namun di laga melawan West Brom, Jumat dini hari (23/4/21), Rodgers “melindungi” Fofana denggan menggantinya dengan Marc Albrighton pada menit ke-60. The Foxes berhasil menang 3-0 di laga itu.

“Dan hari ini sama, dengan kick-off pukul 8 malam, dia tidak makan sepanjang hari atau minum dan dia masih bisa tampil di level itu. Itu hanya satu di mana saya pikir jika saya bisa menggantikannya maka dia bisa mendapatkan makanan di bangku cadangan, dan hanya melindunginya sedikit,” kata Rodgers.

Brendan Rodgers melanjutkan, “Saya telah bekerja dengan banyak pemain dengan pengabdian pada keyakinan mereka. Dan bagi banyak orang hal itu memberi mereka kekuatan. Dia menemukan kekuatan luar biasa untuk terus bermain dan berlatih selama Ramadhan. Dia memiliki bakat spesial dan pemain besar bagi kami.”

Wesley Fofana sudah menjadi starter untuk Leicester walaupun masih berusia 20 tahun. Pemain timnas Prancis U-21 itu sudah bermain 22 kali di Premier League musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Rodgers: Leicester Lebih Berani daripada Manchester United

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Leicester City sukses mengalahkan Manchester United 3-1 di perempat final Piala FA, Minggu (21/3/2021). Kemenangan ini membuat pasukan Brendan Rodgers menembus semifinal.

Brendan Rodgers mengakui Leicester City memang lebih pantas menang. Menurutnya, The Foxes tampil lebih berani dibanding Manchester United.

“Saya sangat senang. Ini penampilan tim yang hebat. Setiap aspek permainan hari ini lengkap. Kami tampil lebih berani dan menunjukkan itu melawan salah satu tim terhebat di Eropa. Saya pikir kami pantas mendapatkannya,” ujar Rodgers kepada BBC, Senin (22/3/2021).

Brendan Rodgers - Leicester - lcfc. com
lcfc.com

“Soliditas dan intensitas tekanan yang kami lakukan sangat bagus. Untuk mengalahkan Manchester United 3-1 Anda harus komplet di semua aspek permainan dan para pemain melakukan itu hari ini,” ia menambahkan.

Satu pemain yang mendapat perhatian khusus dari sang pelatih adalah bomber andalan, Kelechi Iheanacho. Pada laga di stadion King Power dia memang jadi bintang dengan mencetak dua gol.

“Kelechi selalu berkontribusi. Mungkin kepercayaan dirinya lebih rendah tapi dia bekerja sangat keras setiap hari dan selalu datang untuk memberikan segalanya. Anda bisa lihat kepercayaan dirinya sekarang. Dia berada di puncak permainan,” imbuhnya.

“Kami memainkan struktur yang berbeda. Kelechi mungkin lebih baik bermain dengan tendem bersamanya di depan. Keduanya bekerja sangat baik dan saya senang melihatnya,” tutup Brendan Rodgers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers Ungkap Biang Keladi Kekalahan Leicester

gamespool
Brendan Rodgers Ungkap Biang Keladi Kekalahan Leicester 59

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Leicester City,Brendan Rodgers, tak ingin menyalahkan para pemainnya atas kekalahan dari Slavia Praha. Rodgers mengaku sebagai sosok yang bertanggung jawab atas tersingkirnya The Foxes dari Liga Europa.

Perjalanan Leicester di Liga Europa berakhir setelah mereka menelan kekalahan ketika menjamu Slavia Praha dinihari tadi. Slavia berhasil memetik kemenangan dengan skor 2-0 berkat gol Lukas Provod (49′) dan Abdallah Sima (79′).

“Kami jelas-jelas kalah dari tim yang tampil lebih baik. Saya merupakan sosok yang bertanggung jawab atas kekalahan ini. Karena, saya salah memilih tim,” ungkap Brendan Rodgers dikutip football5star dari BBC Sport.

Brendan Rodgers - Leicester - Liga Europa - uefa. com 2
uefa.com

“Kami tidak menciptakan peluang-peluang berbahaya dalam dua partai melawan Slavia Praha. Selain itu, kami juga tak bertahan dengan intensitas tinggi dan kebobolan dua gol yang sebenarnya bisa dicegah,” kata Rodgers menambahkan.

Rodgers tak bisa menurunkan skuat terbaiknya karena ada sejumlah pemain kunci yang harus menepi karena cedera. Akan tetapi, Rodgers tak mau menyalahkan badai cedera sebagai penyebab utama kegagalan Leicester.

“Saya tak mau terlalu banyak memberikan alasan. Kami memang kehilangan sejumlah pemain kunci. Tapi, saya menaruh harapan lebih kepada pemain-pemain yang diturunkan.”

“Saya yakin para pemain akan mendapat pelajaran berharga dari kekalahan ini. Kami tentu kecewa karena gagal melaju ke babak 16 besar. Tapi, kami juga sadar kalau kami tidak pantas lolos,” tandas Rodgers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers Kaget Leicester City Bungkam Liverpool

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Leicester City sukses membungkam Liverpool 3-1, Sabtu (13/2/2021). Kemenangan di stadion King Power ini pun disambut gembira oleh Brendan Rodgers.

Leicester City sejatinya sempat tertinggal lebih dulu lewat Mohamed Salah. Tapi kemudian mereka membalikkan keadaan melalui James Maddison, Jamie Vardy, dan Harvey Barnes.

Keberhasilan The Foxes membalikkan keadaan membuat Brendan Rodgers kaget. Sebab musim lalu mereka selalu menemui kesulitan ketika tertinggal lebih dulu. Apalagi lawan yang dihadapi kali ini adalah Liverpool.

Jamie Vardy Alisson Becker Leicester City vs Liverpool - @LCFC
@LCFC

“Saya sangat bangga dengan tim ini. Tapi saya juga tidak menyangka dengan hasilnya karena musim lalu jika kami tertinggal kami tidak bisa berbuat apa-apa,” kata mantan pelatih The Reds kepada BT Sport, Sabtu (13/2/2021).

“Kami punya peluang bagus di babak pertama tapi kami harus lebih agresif. Babak kedua kami jauh lebih baik dan kami menyerang dengan agresif. Kami beradaptasi sangat baik dengan rencana yang sudah kami bikin,” ia menambahkan.

Tambahan tiga poin untuk sementara membawa Leicester City berada di peringkat kedua. tapi pelatih asal Irlandia Utara tidak mau timnya terbuai dengan capaian ini. Menurutnya, kompetisi masih panjang dan mereka harus menjaga fokus di tiap laga.

“Jalan masih panjang. Masih ada 14 pertandingan lagi yang harus kami hadapi. Tentu saja kmai tidak boleh jemawa dengan hasil ini,” tutup Brendan Rodgers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool kalah Lagi di Anfield, Juergen Klopp Samai Brendan Rodgers

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kekalahan Liverpool dari Brighton & Hove Albion, Kamis (4/2/2021) dini hari WIB, jadi noda tersendiri bagi Juergen Klopp. Dia menapaki jejak hitam Brendan Rodgers yang membawa The Reds kalah beruntun di Stadion Anfield pada ajang Liga Inggris.

Menjamu Brighton di Anfield, Liverpool secara mengejutkan justru takluk 0-1. Satu-satunya gol The Seagulls dijaringkan Steven Alzate pada menit ke-56. Itu kejutan karena Brighton sudah 38 tahun tak menang di kandang The Reds.

Kali terakhir Brighton & Hove Albion menang di Anfield pada 20 Februari 1983. Dalam laga Babak V Piala FA, The Seagulls menang 2-1 atas The Reds. Kekalahan tersebut menyudahi sebuah rekor panjang, yakni 63 laga kandang tak terkalahkan pada ajang Piala FA dan Piala Liga Inggris.

Hasil laga lawan Brighton membuat Liverpool kini menderita kekalahan beruntun di Anfield. Sebelumnya, tim asuhan Juergen Klopp takluk dengan skor sama kala menjamu Burnley pada 21 Januari silam yang menghentikan rekor 68 laga tak terkalahkan di Anfield pada ajang Premier League.

Back to back kalah di Anfield pada ajang Premier League bukan hal biasa. Kali terakhir Liverpool merasakan hal itu pada September 2012 ketika masih ditangani Brendan Rodgers dan bukan berstatus juara bertahan Liga Inggris.

Klopp Lebih Buruk dari Rodgers

Kekalahan beruntun yang dialami Liverpool bersama Klopp bisa dikatakan lebih buruk dari zaman Rodgers. Pasalnya, meskipun hanya takluk 0-1, mereka kalah dari dua tim semenjana, Burnley dan Brighton & Hove Albion.

Pada 2012, kekalahan beruntun di Anfield dialami anak-anak asuh Rodgers saat menjamu dua raksasa. Pada 2 September, The Reds takluk 0-2 saat menjamu Arsenal. Tiga pekan kemudian, giliran Manchester United yang menang di Anfield dengan skor 2-1.

Jejak kekalahan beruntun di Anfield yang menyamai Brendan Rodgers itu tentu tak bisa diabaikan Juergen Klopp. Tak hati-hati, kekalahan ketiga secara beruntun bisa dituai pada akhir pekan nanti. Pasalnya, mereka akan menjamu Manchester City yang saat ini tak kalah dalam 13 laga beruntun di semua ajang. The Cityzens juga tak kebobolan dalam 8 laga terakhir Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers: Harusnya Chelsea Beri Frank Lampard Waktu

gamespool
Brendan Rodgers: Harusnya Chelsea Beri Frank Lampard Waktu 68

Football5star.com, Indonesia – Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, menjadi salah satu sosok yang cukup tekejut dengan keputusan Chelsea memberhentikan Frank Lampard. Di mata Rodgers, Lampard adalah pelatih bagus yang butuh waktu tambahan.

Chelsea resmi memberhentikan Lampard pada Senin (25/1) malam WIB. Lampard dipecat karena cuma mampu mempersembahkan empat kemenangan dari 11 partai terakhirnya di semua kompetisi.

“Ini adalah momen yang menyedihkan buat Frank Lampard dan staf pelatihnya. Saya tahu seberapa besar arti Chelsea bagi Lampard,” ujar Brendan Rodgers dikutip football5star dari Sky Sports.

Brendan Rodgers - Chelsea - Frank Lampard - The Guardian
The Guardian

“Lampard memiliki skuat yang dihuni cukup banyak pemain muda. Skuat Lampard membutuhkan waktu yang agak lama agar bisa berkembang. Sayangnya, Lampard tidak diberikan waktu tersebut,” sambung Rodgers.

Lebih lanjut, Rodgers juga memuji keberanian Lampard yang langsung kembali ke Chelsea meski cuma memiliki pengalaman melatih selama satu musim. Ia mengaku cukup terkesan dengan performa Lampard di Stamford Bridge.

“Lampard memiliki keberanian yang luar biasa karena dia langsung terjun ke dunia kepelatihan setelah gantung sepatu. Lalu, dia mendapat tawaran yang tak bisa ditolak meski cuma belum memiliki banyak pengalaman.”

“Lampard menunjukkan kinerja yang luar biasa bersama Derby County. Ketika pindah ke Chelsea, saya sudah yakin dia akan bisa memberikan kinerja yang tak kalah baik. Menurut saya pribadi, Lampard sudah menunjukkan kinerja yang baik di sana,” tandas Rodgers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Leicester City Tak Mampu Bayar Christian Eriksen

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Leicester City jadi salah satu klub yang meminati Christian Eriksen. Tapi peluang mereka terbilang kecil karena keterbatasan dana.

Hal ini diakui Brendan Rodgers. Sang pelatih mengakui timnya butuh gelandang serang baru untuk mengisi kekosongan yang ditinggal Dennis Praet yang cedera.

Akan tetapi, ia menganggap Leicester City tidak mampu memboyong gelandang Inter Milan. Harga yang dipatok Inter di atas kapasitas The Foxes.

Brendan Rodgers - Leicester - lcfc. com
lcfc.com

“Jika kami bisa menggaet gelandang serang di bursa transfer kali ini akan jadi hal yang fantastis. Kami harus kehilangan Dennis Praet sampai April. Idealnya kami ingin memboyong pemain yang punya karakter menyerang jika memungkinkan,” ujar Brendan Rodgers seperti dilansir Sempre Inter, Sabtu (23/1/2021).

“Tapi untuk sekarang sangat sulit. Dia memiliki banderol yang tinggi dan tidak bisa kami sanggupi dan karena itu kami tidak bisa mendatangkannya. Ini soal finansial klub. Tapi bukan berarti kami tidak bisa mendatangkan pemain bagus,” ia menambahkan.

Yang menjadi masalah bukanlah biaya transfer Christian Eriksen karena dia hanya akan dipinjamkan oleh Inter Milan. Tapi besaran gaji yang akan diterima nantinya.

Saat ini Christian Eriksen mendapat gaji sebesar 7,5 juta euro permusim. Angka ini jelas sangat tinggi untuk klub seperti Leicester City. Apalagi kubu I Nerazzurri menuntut siapa saja klub yang ingin meminjam gelandang Denmark untuk membayar gajinya secara penuh.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Cara Jitu Brendan Rodgres Taklukan Strategi Frank Lampard

gamespool
Cara Jitu Brendan Rodgres Taklukan Strategi Frank Lampard 75

Football5star, Indonesia – Leicester City sukses membungkam Chelsea dengan skor 2-0 di Stadion King Power, Rabu (20/1/2021) dalam lanjutan Liga Inggris. Menurut pelatih Brendan Rodgres, anak asuhnya menerapkan cara jitu untuk taklukkan strategi Frank Lampard.

Menurut eks pelatih Liverpool tersebut, Leicester bermain secara tim dengan kerjasama padu antar pemain di antar lini. Sedangkan Chelsea menurut pandangan Rodgores hanya terpaku dengan penampilan individu pemain.

Leicester vs Chelsea - Liga Inggris - Reuters 2

“Kami menerapkan penampilan bagus. Chelsea adalah tim berbakat dengan kualitas individu, tetapi sebagai tim kami bermain sangat baik. Kami memiliki ancaman lewat skema serangan balik di babak pertama,” kata Rodgers seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

“Jelang-jelang menit akhir babak pertama, kami mencoba untuk terus menekan lini belakang mereka. Kami pun mengubah permainan di babak kedua dengan menerapkan strategi bertahan,” lanjut Rodgers.

Menurut Rodgers, permainan Leicester musim ini tak lepas dari kekompakan anak asuhnya yang sudah dibangun sejak sesi latihan. Ia pun menganggap hubungan antar pemain terjalin dengan sangat bagus.

“Kepuasan saya ialah melihat para pemain memiliki hubungan baik yang mereka bangun sejak sesi latihan. Para pemain telah mampu memenangkan banyak pertandingan melawan tim besar musim ini,”

“Kami melihat kedewasaa dalam penampilan. Itu aspek yang menyenangkan dari kami. Kami saat ini memiliki momen sepak bola yang sangat bagus,” tambah Brendan Rodgers.

Sementara itu, kekalahan dari Leicester membuat posisi Lampard dalam tekanan besar. Ia pun menegaskan bahwa soal pemecatan di luar kendalinya dan ia hanya bisa menunggu keputusan dari manajemen.

“Hasil ini sangat negatif. Hasil buruk Chelsea selalu menekanku sejak beberapa waktu lalu. Harapan di klub ini sangat tinggi. Soal pemecatan tentu saja bukan keputusanku. Ada beberapa hal yang berada di luar kendaliku,” kata Lampard.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Frank Lampard Tak Akan Lupakan Jasa Brendan Rodgers

gamespool
Frank Lampard Tak Akan Lupakan Jasa Brendan Rodgers 79

Football5star.com, Indonesia – Manajer Chelsea, Frank Lampard, mengatakan bahwa Brendan Rodgers merupakan salah satu sosok di balik kesuksesan kariernya sebagai pemain. Ia mengaku tak akan melupakan seluruh jasa-jasa Rodgers.

Rodgers merupakan salah satu anggota staf pelatih Chelsea pada periode 2004 hingga 2008. Ketika itu, Rodgers lebih banyak menghabiskan waktunya bersama tim muda The Blues meski tak jarang membantu Jose Mourinho di skuat senior.

“Brendan Rodgers adalah kawan dekat dan memiliki andil besar dalam keberhasilan saya sebagai pemain. Meski ketika itu dia lebih sering menghabiskan waktunya bersama tim akademi, saya sudah punya firasat Rodgers akan menjadi pelatih hebat,” tutur Frank Lampard dikutip dari Football London.

Brendan Rodgers - Frank Lampard - Chelsea - Diario AS
Diario AS

“Saya rasa, Rodgers telah menunjukkan kinerja yang luar biasa bersama seluruh klub yang ia latih. Terutama dalam beberapa tahun terakhir,” kata Lampard menambahkan.

Dinihari nanti, Lampard dan Rodgers akan beradu taktik pada partai Liga Ingris antara Leicester vs Chelsea. Lampard memprediksi laga tersebut akan berjalan alot buat The Blues karena Rodgers memiliki skuat yang sangat bagus.

“Saya selalu mengalami kesulitan ketika menghadapi Rodgers karena dia merupakan pelatih hebat yang didukung pemain-pemain berbakat. Saya benar-benar menghargai kinerja Rodgers selama ini.”

“Pertama-tama, kami akan terlibat pertandingan dan duel yang sangat tangguh. Setelah itu, baru kami akan saling bertegur sapa,” tuntas Lampard.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers: Kekalahan Adalah Bencana Bagi Manchester United

gamespool
Brendan Rodgers: Kekalahan Adalah Bencana Bagi Manchester United 83

Football5star.com, Indonesia – Leicester City akan hadapi Manchester United di Stadion Stadion King Power, Sabtu (26/12/2020). Jelang menghadapi United, pelatih Brendan Rodgers memberi pujian dengan kinerja Ole Gunnar Solskjaer.

Menurut Rodgers, Solskjaer saat ini sangat fokus untuk meningkatkan permainan United. Hal itu yang menurut Rodgers akan membuat anak asuhnya tidak akan dengan mudah bisa mengalahkan United.

Spurs vs Leicester - Liga Inggris - Jamie Vardy - @OfficialFPL 2

“Saya cukup yakin, suara apapun di luar sana tidak akan didengarkan Solskjaer. Ole tampaknya sangat fokus. Anda tahu dengan dia di sana, dia menginginkan yang terbaik untuk Manchester United,” ucap Rodgers seperti dikutip Football5star.com dari Sports Mole.

“Anda memiliki seorang mantan pemain Manchester United dan dia ingin klub kembali ke nilai-nilainya dan tingkat kemenangan yang biasa mereka dapatkan,” tambahnya.

“Mereka memiliki seseorang di sana yang telah berada di situasi seperti itu sebagai pemain yang ingin mengambilnya kembali sebagai pelatih.”

Brendan Rodgers pun menganggap sejumlah hasil buruk yang pernah di alami United seperti tersingkir dari Liga Champions justru bisa jadi pelecut bagi anak asuh Ole Gunnar Solskjaer meraih hasil positif hingga akhir musim ini.

“Mereka tentu saja kecewa tersingkir dari Liga Champions karena sejarah mereka dibangun di atas kesuksesan besar yang dimiliki di kompetisi Eropa,”

“Terkadang ada narasi seputar Manchester United, klub-klub besar selalu memiliki ekspektasi besar, jika Anda kalah dalam pertandingan maka itu ada bencana,” tutup eks pelatih Liverpool tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers Ungkap Kesamaan Liga Europa dengan Liga Inggris

gamespool
Brendan Rodgers Ungkap Kesamaan Liga Europa dengan Liga Inggris 87

Football5star.com, Indonesia – Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, membeberkan faktor kegemilangan timnya di ajang Liga Europa musim ini. Menurut Rodgers, kompetisi Eropa tak memiliki perbedaan signifikan dibanding Liga Inggris.

Leicester menjadi salah satu dari 18 tim yang sudah memastikan tempat di babak 32 besar Liga Europa. Keberhasilan tersebut mereka dapatkan berkat catatan tiga menang, satu imbang dan sekali kalah dari lima pertandingan.

“Liga Europa tidak memiliki perbedaan yang signifikan dibanding Liga Inggris. Keduanya merupakan kompetisi yang sangat kompetitif dan dihuni tim dengan gaya bermain yang sangat berbeda,” ujar Brendan Rodgers seperti dikutip football5star dari Leicester Mercury.

Brendan Rodgers - Leicester - Liga Europa - Leicester Mercury
Leicester Mercury

“Jadi, kami sudah mulai terbiasa melakoni dua kompetisi tersebut setiap pekannya. Tapi, mungkin banyak orang yang belum terbiasa menjalani hal ini secara reguler,” sambung Rodgers.

Lebih lanjut, Rodgers mengakui kekuatan tim-tim peserta Liga Europa musim ini. Menurutnya, seluruh tim merupakan klub terbaik di negaranya masing-masing dan berhak unjuk gigi di Eropa.

“Setiap tim peserta merupakan klub terbaik di negaranya masing-masing. Jadi, mereka datang ke kompetisi ini dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi.”

“Secara taktik dan teknis, setiap klub bermain dengan standar yang cukup tinggi. Mungkin, tak semua orang familiar dengan para pemain di sini secara individual. Tapi, mereka tetap merupakan sosok yang hebat,” tutup Rodgers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers: Arteta Sudah Tepat Depak Oezil dari Skuat

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Keputusan Mikel Arteta untuk mendepak Mesut Oezil dari skuat Arsenal mendapat dukungan dari banyak pihak. Salah satunya pelatih Leicester City, Brendan Rodgers.

Brendan Rodgers tidak menampik kehebatan Mesut Oezil. Bahkan baginya sang gelandang adalah salah satu pemain terbaik yang pernah ada di Premier League.

Akan tetapi, mantan pelatih Liverpool menganggap talenta seseorang akan sia-sia jika mereka tidak bisa menyatu dengan tim. Dan inilah yang sedang dialami Oezil.

Mikel Arteta Senang Mesut Oezil Marah karena Tak Pernah Bermain
The Sun

“Saya mendukung keputusan Mikel. Jika saya ada di posisinya saya juga akan melakukan hal yang sama. Kita tahu Oezil adalah pemain berbakat, tapi itu tergantung pada struktur Anda,” kata Rodgers kepada Sky Sports, Minggu (25/10/2020).

“Kami membutuhkan semua pemain berkontribusi pada aspek pertahanan dan penyerangan. Tim harus bekerja dengan satu pemikiran. Dia adalah pemain luar biasa, sangat kreatif dan salah satu yang terbaik. Tapi kita berbicara tentang menyatukan kualitas individu ke dalam permainan tim. jika ada pemain yang tak bisa melakukannya, tim akan menderita,” ia menambahkan.

Dinihari nanti Leicester City akan tandang ke markas Arsenal. Dengan tidak mainnya Mesut Oezil, Brendan Rodgers mengaku tidak terlalu memikirkan hal tersebut.

“Apakah saya kecewa dia tidak ada? Tidak juga. Arsenal tetaplah Arsenal. Mereka punya Arteta yang telah membuat perubahan besar. Mereka adalah ancaman besar bagi kami,” tutup Brendan Rodgers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers Beri Tantangan kepada Skuat Leicester City

gamespool
Brendan Rodgers Beri Tantangan kepada Skuat Leicester City 94

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, merasa sangat senang karena bisa meningkatkan performa anak asuhnya selama satu setengah musim terakhir. Menurut Rodgers, saat ini tugas The Foxes adalah terus meningkatkan standarnya.

Di bawah kendali Rodgers, Leicester berhasil kembali menjadi tim yang ditakuti di Inggris. Pada musim 2019-20 lalu, The Foxes bahkan sempat cukup lama bertengger di peringkat tiga sebelum akhirnya finis di peringkat lima dan lolos ke Liga Europa.

“Ketika saya datang ke sini di tengah musim 2018-19, kami berhasil finis di petingkat sembilan. Itu merupakan musim kedua kami finis di peringkat sembilan,” ungkap Brendan Rodgers dikutip dari laman resmi klub.

Brendan Rodgers - Leicester - lcfc. com
lcfc.com

“Musim lalu, kami berhasil meningkatkan performa dan berhasil finis di peringkat lima. Kini, tugas kami adalah terus berkembang agar menjadi tim yang lebih baik lagi,” kata Rodgers menambahkan.

Menurut Rodgers, musim ini Jamie Vardy cs akan mendapat tantangan yang lebih berat karena ikut berkompetisi di Liga Europa. Oleh karena itu, ia meminta anak asuhnya untuk tetap lapar dan berkembang agar bisa unjuk gigi di Eropa.

“Kami ingin terus berkembang, terus memberi tantangan ke tim-tim besar dan menjadi lebih kompetitif musim ini. Kami sudah tahu siapa saja tim yang menjadi kompetitor kami. Kami masih memiliki ambisi besar untuk tetap berkompetisi,” tutup Rodgers.

Di Liga Europa musim ini, Leicester tergabung di grup G bersama AEK Athena, SC Braga dan Zorya Luhansk. Mereka akan mengawali petualangannya ketika menjamu Zorya Luhansk pada 23 Oktober mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kata Brendan Rodgers Soal Debut Sempurna Timothy Castagne

gamespool
Kata Brendan Rodgers Soal Debut Sempurna Timothy Castagne 98

Football5star.com, Indonesia – Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, merasa sangat senang dengan penampilan gemilang Timothy Castagne di pertandingan melawan West Brom, Minggu (13/9). Menurut Rodgers, gaya bermain Castagne sangat cocok dengan Liga Inggris.

Castagne berhasil melakoni debut sempurna bersama The Foxes. Selain mampu membawa timnya mencetak clean sheet, Castagne juga berhasil mencetak satu gol ke gawang West Brom.

“Timothy Castagne melakoni laga debut di Liga Inggris dengan sangat baik. Dia mampu bermain luar biasa secera defensif serta mampu mencetak satu gol,” kata Brendan Rodgers dikutip dari Leicester Mercury.

Timothy Castagne - Brendan Rodgers - Leicester - Leicester Mercury
Leicester Mercury

“Castagne memiliki profil yang sangat cocok buat kami. Dia sangat atletis dan bisa terus berlari sepanjang pertandingan. Castagne seolah-olah dilahirkan untuk bermain di Inggris.”

“Castagne mampu bertahan dengan baik menghadapi pemain sayap yang cukup merepotkan hari ini. Dia tampil sangat bagus dan memiliki mentalitas jempolan. Saya sangat senang dengannya,” sambung Rodgers.

Castagne bukanlah satu-satunya pemain Leicester yang tampil menawan di markas West Brom. Penyerang gaek, Jamie Vardy, juga berhasil menunjukkan penampilan apik dengan sumbangsih dua gol.

Kemenangan 3-0 ini membuat The Foxes kini menduduki peringkat dua klasemen Liga Inggris. Pekan depan, mereka rencananya akan melakoni pertandingan kandang pertamanya musim ini. Berdasarkan jadwal, mereka bakal menjamu Burnley pada Senin (21/9) dinihari WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Timothy Castagne Segera Lakoni Debut Bersama Leicester

gamespool
Timothy Castagne Segera Lakoni Debut Bersama Leicester 102

Football5star.com, Indonesia – Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, mengaku siap menurunkan Timothy Castagne pada partai pembuka Liga Inggris akhir pekan ini. Menurut Rodgers, Castagne mampu menunjukkan penampilan yang baik di sesi latihan dan langsung akrab dengan pemain-pemain lainnya.

Castagne didatangkan Leicester dari Atalanta dengan banderol 24 juta Euro. Pemain asal Belgia itu akan mengisi pos yang ditinggalkan bek kiri yang ditinggalkan Ben Chilwell.

“Timothy Castagne memiliki profil yang cocok untuk bermain di sini. Dia berhasil menembus skuat timnas Belgia dan saya sudah memantaunya selama beberapa tahun terakhir,” ujar Brendan Rodgers di sesi jumpa pers pada Jumat (11/8).

Timothy Castagne - Leicester - Brendan Rodgers - @lcfc
twitter.com/lcfc

“Castagne langsung cocok dengan pemain-pemain lain ketika baru tiba di sini. Saya takkan ragu-ragu memainkannya di pertandingan nanti,” kata Rodgers menambahkan.

Rencananya, Leicester akan mengawali kiprahnya di Liga Inggris 2020-2 dengan partai tandang melawan tim promosi, West Bromwich Albion. Meski hanya akan melawan tim promosi, Rodgers tak mau meremehkan potensi kejutan milik West Brom.

“West Brom memiliki pelatih yang sangat hebat dalam sosok Slaven Bilic. Dia adalah pelatih dengan segudang pengalaman.”

“Selain itu, West Brom juga memiliki pemain-pemain berpengalaman yang cukup hebat. Saya yakin pertandingan nanti akan berjalan dengan alot. Tapi, kami sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai situasi di laga nanti,” tutup Rodgers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Trending Sepekan: Kiprah Pascal Struijk hingga Prediksi Leicester vs Sheffield

dinasti

Football5Star.com, Indonesia – Berbagai artikel menarik terkait persaingan di liga-liga besar Eropa menghiasi kabar-kabar sepak bola pekan ini. Di antaranya soal Leeds United yang promosi ke Premier League dan diwarnai kiprah bek berdarah Indonesia, Pascal Struijk. Artikel ini justru jadi yang teratas pada trending sepekan kali ini.

Bagi kamu yang kasip memantau berita-berita sepekan terakhir, berikut ini Football5Star.com menyajikan 5 artikel yang menjadi trending dalam sepekan terakhir. Ini selengkapnya.


Penampilan Pascal Struijk saat Leeds melawan Barnsley jadi pemuncak trending sepekan
1. Keputusan Marcelo Bielsa Turunkan Bek Berdarah Indonesia Dianggap Sangat Berani

Saat Leeds United menghadapi Barnsley dan memastikan promosi ke Premier League, Pascal Struijk diturunkan oleh pelatih Marcelo Bielsa. Penampilan bek berdarah Indonesia itu ternyata mampu menyita perhatian media di Kota Leeds. Mereka menilai sang pemain mampu menjawab kepercayaan Bielsa.


Permintaan Maaf Brendan Rodgers setelah Leicester Dikalahkan Bournemouth jadi trending
2. Leicester City Kalah Telak, Brendan Rodgers Minta Maaf

Kekalahan telak Leicester City dari Bournemouth membuat manajer Brendan Rodgers meminta maaf kepada para fan The Foxes. Dia tak mau mencari-cari kambing hitam. Sikap kesatria pria asal Irlandia Utara itu ternyata mengundang simpati para pembaca hingga menjadi salah satu artikel yang trending pada pekan ini.


Persaingan Karim Benzema dengan Lionel Messi jadi perhatian pekan ini
3. Top Skorer Liga Spanyol Pekan ke-37: Karim Benzema Kian Pepet Lionel Messi

Berkat torehan duia gol pada pekan ke-37, Karim Benzema kian memepet perolehan gol Lionel Messi dalam perburuan top skorer Liga Spanyol 2019-20. Geliatnya ini mampu menyedot perhatian meskipun akhirnya dia gagal menyalip La Pulga dan merebut trofi Pichichi pada pekan terakhir LaLiga Santander.


Kematian Tragis Hafiz Rahim memuncaki trending sepekan kali ini
4. Berita Duka! Eks Striker Timnas Singapura Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Motor

Kabar duka dari Singapura ini sudah lumayan lama berlalu, tapi tetap jadi salah satu berita yang trending pada pekan ini. Eks striker timnas Singapura, Hafiz Rahim, dikabarkan tewas akibat mengalami kecelakaan motor di negerinya. Kabar itu antara lain disampaikan kiper Hassan Sunny yang merupakan sahabatnya.


Prediksi Leicester City vs Sheffield United ternyata menyita perhatian sepekan terakhir
5. Prediksi: Leicester City vs Sheffield United

Pertemuan dua tim semenjana yang tengah moncer pada pentas Liga Inggris 2019-20 ini ternyata diminati oleh banyak orang. Apalagi, hasil laga ini juga berpengaruh terhadap konstelasi persaingan masuk Zona Liga Champions yang melibatkan klub-klub teras Inggris. Sebut saja Manchester United dan Chelsea.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Leicester City Kalah Telak, Brendan Rodgers Minta Maaf

gamespool
Leicester City Kalah Telak, Brendan Rodgers Minta Maaf 113

Football5star.com, Indonesia – Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, tak ingin mencari alasan di balik kekalahan telak anak asuhnya di markas Bournemouth dinihari tadi. Di sesi jumpa pars, Rodgers meminta maaf kepada seluruh suporter The Foxes.

Seperti yang diketahui, Leicester harus pulang dari markas Bournemouth dengan tangan hampa setelah kalah 1-4. Kekalahan ini membuat Jamie Vardy cs gagal menggusur Chelsea dari posisi tiga klasemen Liga Inggris.

“Saya ingin meminta maaf kepada seluruh suporter. Saya rasa, ini kali pertama saya meminta maaf selama melatih Leicester,” ungkap Brendan Rodgers dikutip dari laman resmi The Foxes.

Leicester - Bournemouth - Brendan Rodgers - Goal
Goal

Lebih lanjut, Rodgers juga merasa sangat kecewa dengan performa buruk anak asuhnya di babak kedua. Menurut Rodgers, Leicester kehilangan momentum ketika Bournemouth sukses menyamakan kedudukan.

“Kami selalu menjadi tim kuat secara fisik maupun mental sebelum turun ke lapangan. Tapi, saya sangat kecewa karena kami benar-benar kolaps di babak kedua,” kata Rodgers.

“Di babak pertama, kami mengontrol jalannya pertandingan. Di babak kedua, kami yakin Bournemouth akan keluar menyerang. Terutama di 10-15 menit pertama.”

“Kami kehilangan momentum ketika mereka mendapat penalti. Tak lama setelahnya, mereka berhasil unggul dan kami harus bermain dengan 10 pemain,” tandas Rodgers.

Tak hanya gagal menggusur Chelsea, kekalahan ini juga membuat Leicester berpotensi turun ke posisi lima. Mereka akan terlempar dari empat besar apabila Manchester United sukses mengalahkan Southampton dinihari nanti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers Tak Yakin Leicester City Bertahan di 4-Besar

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Brendan Rodgers tak dapat menutupi kekecewaannya setelah Leicester City kalah 1-2 dari Everton, Kamis (2/7/2020) dini hari WIB. Dia pun tak yakin The Foxes mampu mempertahankan posisi di 4-besar Premier League.

Brendan Rodgers sangat geram melihat permainan Leicester City di kandang Everton, terutama pada babak pertama. Dia menilai Jamie Vardy cs. tak menunjukkan diri sebagai penghuni papan atas yang berpotensi lolos ke Liga Champions musim depan.

“Saya katakan saat jeda, ada terlalu banyak momen saya harus masuk dan merasa harus menyelamatkan pertandingan. Entah dengan melakukan pergantian pemain atau dengan bicara lebih agresif pada jeda laga untuk mendapatkan respons,” ujar Rodgers seperti dikutip Football5Star.com dari Leicester Mercury.

Para pemain Leicester City dituntut mengubah mentalitas oleh Brendan Rodgers.
derbytelegraph.co.uk

Secara khusus, Redgers menyoroti mentalitas para pemain Leicester City. Dalam pandangannya, hal itu jadi kelemahan yang sangat mencolok pada saat ini.

“Saya tahu kami memiliki skuat muda, tapi harus secara konsisten bersaing di papan atas. Itu harus jadi pola pikir. Tak diragukan lagi, kami harus mengeset ulang mentalitas jika ingin meraih hal yang diinginkan,” ucap Rodgers.

Rodgers Tuntut Leicester Bangkit

Perubahan mentalitas itu dinilai sangat penting oleh Rodgers. Pasalnya, Leicester City justru krisis kemenangan sejak Premier League kembali digulirkan setelah sempat terhenti karena pandemi Virus Corona. Mereka hanya meraih dua poin dari tiga pertanding di Premier League dan kalah pada perempat final Piala FA.

Leicester City belum menang sejak Premier League digulirkan kembali.
derbytelegraph.co.uk

“Kami berada di posisi yang kuat. Nasib masih berada di tangan kami untuk meraih impian. Namun, sejak kembali, kami tak menunjukkan performa yang benar. Kami butuh kemenangan pada Sabtu nanti,” kata Rodgers lagi.

Bagi Brendan Rodgers, hal terpenting bagi Leicester saat ini adalah berusaha sekeras mungkin untuk mencapai impian. “Saya selalu katakan, kami akan coba finis setinggi yang kami bisa. Jika kami tak finis di sana, berarti kami belum cukup bagus,” ucap Rodgers lagi.

Kekalahan dari Everton membuat Leicester City hampir disalip Chelsea. Beruntung bagi mereka, The Blues juga kalah dari West Ham United. Namun, posisi mereka kini bukan hanya terancam oleh The Blues, melainkan juga Manchester United dan Wolverhampton Wanderers. The Foxes hanya terpuat tiga poin dari kedua klub itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brendan Rodgers Pede Bisa Akhiri Puasa Leicester City

gamespool
Brendan Rodgers Pede Bisa Akhiri Puasa Leicester City 121

Football5star.com, Indonesia – Kegagalan Leicester City meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhirnya ternyata tak membuat sang pelatih, Brendan Rodgers gusar. Ia pun yakin akan bisa mengakhiri puasa kemenangan The Foxes dalam waktu dekat.

Leicester memang belum pernah meraup poin penuh semenjak Liga Inggris kembali digulirkan kembali. Tren buruk ini pun membuat posisi Jamie Vardy cs di tabel klasemen Liga Inggris mulai diancam oleh Chelsea.

Saat ini, Leicester memang masih duduk di posisi tiga klasemen Liga Inggris. Akan tetapi, mereka hanya memiliki keunggulan satu angka dari Chelsea yang mengintai di posisi empat.

Brendan Rodgers - Leicester - Reuters
Reuters

“Tentu saja kami sedikit terganggu karena kompetisi sempat terhenti. Tapi, saya memiliki kepercayaan yang sangat tinggi kepada para pemain,” ujar Brendan Rodgers dikutip dari laman resmi The Foxes.

“Tingginya ekspektasi yang dibebankan memiliki arti kalau kami berhasil menunjukkan penampilan yang cukup baik sepanjang musim ini. Wajar jika ada sedikti aura negatif yang muncul. Tapi, kami harus tetap fokus untuk memperbaiki penampilan,” sambung Rodgers.

Lebih lanjut, Rodgers juga tak mau terlalu memikirkan mengenai ancaman yang dimiliki Chelsea. Menurutnya, The Foxes masih berada dalam posisi yang sangat baik di sisa tujuh pertandingan terakhir.

“Kami masih berada dalam posisi yang baik dan masih punya sisa tujuh pertandingan lagi. Kami hanya akan berfokus pada diri sendiri dan berusaha untuk meraih poin penuh di pertandingan selanjutnya,” tandas Rodgers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]